| Home | Berita | Booklet Kota Sukabumi | Forum | Harga Bahan Pokok | perubahan waktu Senin, 21 April 2014
Berita Utama

4/20/2014
GUBERNUR JABAR MELEPAS BELASAN RIBU PESERTA GERAK JALAN SANTAI
 
4/20/2014
KENDARAAN DAYA MUAT 12 TON DILARANG MELINTAS KOTA SUKABUMI
 
4/20/2014
RAPAT PLENO REKAPITULASI PENGHITUNGAN SUARA SAH PILEG TAHUN 2014
 
Untitled Document
 
Selasa, 15 April 2014
WAKIL WALIKOTA SUKABUMI MENYERAHKAN PENGHARGAAN ADHI BHAKTI 2014
Reporter : ENDANG SUMARDI
 

foto berita Wakil Walikota Sukabumi, H. Achmad Fahmi, S.Ag., M.M.Pd., menyerahkan Piagam Penghargaan Adhi Bhakti Tahun 2014, kepada 70 orang pengurus dan anggota TP PKK se Kota Sukabumi. Antara lain, Adhi Bhakti Utama 25 Tahun ke atas 18 orang, Adhi Bhakti Madya 15 Tahun ke atas 32 orang, dan Adhi Bhakti Pratama 10 Tahun ke atas 20 orang.

Selanjutnya Piagam Penghargaan kepada para juara lomba 10 Program Pokok PKK, Tingkat Provinsi Jawa Barat dan Tingkat Kota Sukabumi. Diantaranya juara Lomba Administrasi PKK, Lomba Kader PKK, Lomba Penyuluhan KDRT dan Trafficking, Lomba UP2K, Lomba Hatinya PKK, Lomba Makanan Etnik, Lomba B2SA, Lomba Pemanfaatan Halaman, Lomba Posyandu, Lomba Kader PKK, dan Lomba Kader Posyandu. Selain itu, juga menyerahkan door prize, berupa bingkisan kepada pengurus dan anggota TP PKK yang beruntung.

Piagam Penghargaan dan door prize tersebut, diserahkan pada peringatan ke 42 Hari Kesatuan Gerak PKK Tingkat Kota Sukabumi Tahun 2014, bertempat di Gedung Juang 45 Kota Sukabumi, hari Selasa, 15 April 2014, ditandai peniupan lilin dan pemotongan kue ulang tahun, oleh Wakil Walikota Sukabumi beserta Ketua dan Wakil Ketua TP PKK Kota Sukabumi.

Hadir pada kesempatan tersebut, para Kepala OPD, para Camat dan Lurah, jajaran pengurus dan anggota TP PKK, Dharma Wanita Persatuan, IKIAD, GOW, Persit Chandra Kirana, Bhayangkari, dan undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Wakil Walikota Sukabumi, H. Achmad Fahmi, S.Ag., M.M.Pd. menjelaskan, sebagaimana dimaklumi bersama, bahwa sejak dulu kaum wanita bangsa Indonesia sudah memiliki pandangan jauh ke depan, serta memahami benar bahwa perjuangan dalam merintis kemerdekaannya, hanya bisa berhasil apabila ditempuh melalui persatuan dan kesatuan yang kokoh dan kuat, dari seluruh komponen bangsa Indonesia.

Karena dengan persatuan dan kesatuan yang kokoh dan kuat, tidak akan ada satu kekuatan apapun, yang dapat menundukan suatu bangsa. Selain itu, dengan persatuan dan kesatuan yang kokoh dan kuat, tidak akan ada satu rintangan apapun, yang tidak bisa diatasi oleh suatu bangsa.

Oleh karenanya, Wakil Walikota Sukabumi menghimbau kepada segenap kaum wanita Kota Sukabumi, agar senantiasa berupaya optimal membina semangat persatuan dan kesatuan yang kokoh dan kuat, guna melanjutkan perjuangan, khususnya membangun bangsa dan negara di berbagai bidang.

Sebelum menghadiri peringatan ke 42 Hari Kesatuan Gerak PKK Tingkat Kota Sukabumi Tahun 2014, Wakil Walikota Sukabumi didampingi para Kepala OPD, Instansi Vertikal dan Lembaga terkait, melakukan peninjauan pelaksanaan UN (Ujian Nasional) hari kedua Siswa Kelas 12 SMA, SMK dan MA Tahun 2014, ke sejumlah SMA, SMK dan MA yang ada di Kota Sukabumi.

 
Jumat, 21 Maret 2014
WALIKOTA DAN WAKIL WALIKOTA SUDAH SAMPAIKAN DATA SPT PPH TAHUN 2014
Reporter : ENDANG SUMARDI
 

foto berita Walikota Sukabumi, H. Mohamad Muraz, S.H., M.M., dan Wakil Walikota Sukabumi, H. Achmad Fahmi, S.Ag., M.M.Pd., sudah menyampaikan data SPT (Surat Pemberitahuan) Tahunan PPh (Pajak Penghasilan) Orang Pribadi Tahun 2014, kepada KPP (Kantor Pajak Pratama) Sukabumi, melalui layanan online e-Filing. Penyampaian SPT Tahunan PPh Orang Pribadi tersebut, dilaksanakan usai memimpin acara Pekan Panutan Penyampaian SPT Tahunan PPh Orang Pribadi Tahun Pajak 2014, beserta Kepala KPP Sukabumi, Siswana Sudjana, tepatnya pada tanggal 19 Maret 2014, di Ruangan Utama Balai Kota Sukabumi.

Dikatakannya, sebagai aparatur pemerintah, sudah seharusnya memberi contoh dan teladan kepada masyarakat, untuk lebih awal menyampaikan data SPT Tahunan PPh Orang Pribadi, baik secara konvensional maupun melalui layanan online e-Filing. Dikatakan pula, Walikota Sukabumi sangat mendukung terhadap upaya dan program yang diluncurkan KPP Sukabumi, yang memberikan layanan untuk penyampaian data SPT Tahunan PPh Orang Pribadi dan Badan, melalui layanan online e-Filing. Karena selain bisa lebih cepat, juga dapat memudahkan masyarakat yang akan menyampaikan data SPT Tahunan PPh, dimanapun mereka berada.

Selain itu, Walikota Sukabumi juga menghimbau kepada seluruh lapisan masyarakat dan PNS (Pegawai Negeri Sipil) di Kota Sukabumi, agar lebih awal menyampaikan SPT Tahunan PPh Orang Pribadi Tahun Pajak 2014, kepada KPP Sukabumi. Karena batas waktu maksimal penyampaian data SPT Tahunan PPh Orang Pribadi Tahun 2014 ini, yakni pada tanggal 30 Maret 2014, dan data SPT Tahunan PPh Badan, pada tanggal 30 April 2014.

Dikatakannya, pajak merupakan pemasukan terbesar bagi negara dan pemerintah. Untuk itu, apabila dalam pemasukannya tidak ada hambatan, akan berdampak positif pada kelancaran pelaksanaan pembangunan di berbagai bidang, termasuk di Kota Sukabumi. Berkaitan dengan hal tersebut, Walikota Sukabumi berharap, agar pelayanan KPP Sukabumi, dari waktu ke waktunya dapat lebih baik dan optimal lagi.

Sementara Kepala KPP Sukabumi, Siswana Sudjana menjelaskan, pada tahun 2014 ini, untuk Sukabumi mengalami kenaikan target pajak sebesar 26,61 persen, atau sebesar 165 milyar rupiah, dari target tahun 2013 sebesar 620 milyar rupiah menjadi 785 milyar rupiah. Dikatakannya, kenaikan target tersebut cukup berat. Namun demikian, target tersebut optimis dapat dicapai. Karena masyarakat Sukabumi, merupakan masyarakat yang taat pajak.

Menyinggung jumlah WP (Wajib Pajak) Orang Pribadi di Sukabumi, seperti diungkapkan Kepala KPP Sukabumi, saat ini mencapai 152 ribu WP, dan untuk WP Badan menyapai 6 ribu Badan. Sedangkan mengenai layanan online e-Filing, masyarakat bisa mengaksesnya melalui website www.pajak.go.id, yakni untuk WP Orang Pribadi yang menggunakan formulir SPT Tahunan PPh Orang Pribadi Form 1770-S dan 1770-SS, namun harus terlebih dahulu mendaftarkan diri, untuk mendapatkan e-Fin-nya.

 
Senin, 17 Maret 2014
WAKIL WALIKOTA BUKA DIKLATPIM TINGKAT IV ANGKATAN I TAHUN 2014
Reporter : ENDANG SUMARDI
 

foto berita Wakil Walikota Sukabumi, H. Achmad Fahmi, S.Ag., M.M.Pd., hari Senin, 17 Maret 2014, di Gedung Korpri Kota Sukabumi, secara resmi membuka Diklatpim (Pendidikan dan Pelatihan Kepemimpinan) Tingkat IV Angkatan I Tahun 2014, di lingkungan Pemerintah Kota Sukabumi. Hadir dalam kesempatan tersebut, Kepala Badan Diklat Provinsi Jawa Barat, Sekretaris Daerah Kota Sukabumi, para Widya Iswara, para Kepala SKPD (Satuan Kerja Perangkat Daerah), Jajaran Panitia Penyelenggara, para peserta, dan undangan lainnya.

Wakil Walikota Sukabumi, dalam sambutannya mengucapkan terima kasih sekaligus memberikan apresiasi yang tinggi, kepada Kepala Badan Diklat Provinsi Jawa Barat, atas fasilitasi dan kerja samanya yang sinergis, khususnya dalam penyelenggaraan Diklatpim ini. Karena sangat positif dan besar manfaatnya, terutama dalam menciptakan sekaligus meningkatkan keunggulan dan kualitas SDM (Sumber Daya Manusia) Aparatur Pemerintah di Kota Sukabumi.

Selain itu juga dikatakan, semangat yang kuat untuk membangunan Kota Sukabumi dalam berbagai bidang, merupakan salah satu upaya yang sangat mulia. Sebab dapat mengangkat semangat, harkat dan martabat masyarakat Kota Sukabumi. Dijelaskannya, menjadikan atau mewujudkan masyarakat Kota Sukabumi yang sejahtera, serta nyaman dan aman dalam menjalankan kehidupannya sehari-hari di berbagai bidang, sangat penting dilakukan oleh semua pihak, khususnya oleh aparatur pemerintah. Maksud dan tujuannya, supaya masyarakat tidak akan merasa khawatir akan kekurangan sandang, pangan dan papan. Hal tersebut sesuai dengan tujuan nasional bangsa Indonesia, sebagaimana yang tercantum dalam Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945, yakni Melindungi Segenap Bangsa Indonesia dan Seluruh Tumpah Darah Indonesia, serta Untuk Memajukan Kesejahteraan Umum dan Mencerdaskan Kehidupan Bangsa.

Dalam pada itu, Kepala Bidang Diklat BKPP Kota Sukabumi, Drs. Ade Suherman, M.Si. menjelaskan, jumlah PNS di lingkungan Pemerintah Kota Sukabumi mencapai 5 ribu 453 orang. Dari total tersebut, sebanyak 712 orang Pejabat. Antara lain, Pejabat Eselon II sebanyak 25 orang, Pejabat Eselon III sebanyak 111 orang, dan Pejabat Eselon IV sebanyak 576 orang.

Sedangkan maksud dan tujuan dilaksanakannya Diklatpim ini, untuk mencapai persyaratan kompetensi kepemimpinan pejabat struktural eselon IV, khususnya kompetensi kepemimpinan operasional, diantaranya kemampuan merencanakan program dan kegiatan, kemampuan untuk melaksanakan detail teknis program dan kegiatan, serta kemampuan untuk mempengaruhi dan memobilisasi staf atau pelaksana, khususnya dalam melaksanakan kegiatan yang telah direncanakan.

 
Sabtu, 15 Maret 2014
WALIKOTA DAN WAKIL WALIKOTA SUKABUMI JADI JURKAM PILEG TAHUN 2014
Reporter : ENDANG SUMARDI
 

Walikota Sukabumi, H. Mohamad Muraz, S.H., M.M., dan Wakil Walikota Sukabumi, H. Achmad Fahmi, S.Ag., M.M.Pd., menjadi Jurkam (Juru Kampanye) Pileg (Pemilihan Umum Legislatif) Tahun 2014. Antara lain, Walikota Sukabumi menjadi Jurkam untuk Partai Demokrat, dan Wakil Walikota Sukabumi menjadi Jurkam untuk PKS (Partai Keadilan Sejahtera).

Berkaitan dengan hal tersebut, baik Walikota maupun Wakil Walikota Sukabumi, sudah mengajukan cuti kepada Menteri Dalam Negeri dan Gubernur Jawa Barat, untuk setiap kali melaksanakan tugas sebagai Jurkam pada hari kerja, sesuai dengan jadual kampanye Parpol (Partai Polilik)-nya masing-masing.

Dijelaskannya, setiap melaksanakan tugas sebagai Jurkam, baik Walikota maupun Wakil Walikota Sukabumi, tidak akan menggunakan fasilitas negara, seperti rumah dinas dan kendaraan dinas, termasuk ajudan, serta kegiatan lainnya yang berkaitan dengan kegiatan dan kepentingan Parpol-nya masing-masing. Hal tersebut dilakukan, sesuai dengan peraturan dan perundang-undangan yang berlaku.

Dikatakannya, kendati Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi menjadi Jurkam untuk Partai Demokrat dan PKS, orang nomor satu dan nomor dua di Kota Sukabumi ini, tetap menghimbau kepada seluruh PNS di lingkungan Pemerintah Kota Sukabumi, agar tetap netral dalam Pileg Tahun 2014, yang akan dilaksanakan pada tanggal 9 April 2014 mendatang.

Sebab seperti dikatakan Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi, apabila ada PNS yang tidak netral dalam Pileg ini, akan diberi sanksi hukuman disiplin secara tegas, dari mulai sanksi hukuman sedang hingga sanksi hukuman berat, sesuai dengan PP (Peraturan Pemerintah) Nomor 53 Tahun 2010, Tentang Disiplin PNS.

Namun demikian, seluruh PNS di lingkungan Pemerintah Kota Sukabumi, harus tetap mendukung sekaligus menyukseskan pelaksanaan Pileg ini, termasuk menghadiri kampanye seluruh calon legislatif, guna menyimak visi dan misi, serta program-program yang akan dilaksanakan oleh seluruh calon legislatif.

Karena yang tidak boleh dilakukan oleh setiap PNS ini, yakni tidak boleh menjadi Jurkam salah satu calon legislatif, tidak boleh memakai atribut salah satu calon legislatif, serta tidak boleh mendukung salah satu calon legislatif, terutama pada saat pelaksanaan kampanye, termasuk pada masa tenang menjelang pelaksanaan Pileg ini.

Maksud dan tujuannya, guna menjamin dan menjaga netralitas, serta keutuhan dan kekompakan, termasuk persatuan dan kesatuan PNS, khususnya di lingkungan Pemerintah Kota Sukabumi. Sebab tugas utama PNS ini, sebagai abdi negara, abdi pemerintah, dan abdi masyarakat, yakni menjalankan berbagai kebijakan yang diputuskan oleh Kepala Daerah, untuk memberi pelayanan yang sebaik-baiknya, kepada seluruh lapisan warga masyarakat.

Untuk itu, selama masa pelaksanaan kampanye Pileg ini berlangsung, berbagai aktifitas dan mobilitas setiap PNS di lingkungan Pemerintah Kota Sukabumi, akan dipantau dan diawasi oleh aparat dari Inspektorat Kota Sukabumi, Panwaslu (Panitia Pengawas Pemilihan Umum) Kota Sukabumi, dan KPU (Komisi Pemilihan Umum) Kota Sukabumi.

 
Kamis, 13 Maret 2014
WAKIL WALIKOTA BUKA MUSRENBANG RKPD KOTA SUKABUMI TAHUN 2015
Reporter : ENDANG SUMARDI
 

Wakil Walikota Sukabumi, H. Achmad Fahmi, S.Ag., M.M.Pd., hari Kamis, 13 Maret 2014, di Gedung Juang 45 Kota Sukabumi, secara resmi membuka Musrenbang (Musyawarah Perencanaan Pembangunan) RKPD (Rencana Kerja Pemerintah Daerah) Kota Sukabumi Tahun 2015.

Hadir dalam kesempatan tersebut, dari Bappenas (Badan Perencanaan Pembangunan Nasional), Bappeda (Badan Perencanaan Pembangunan Daerah) Provinsi Jawa Barat, BKPP (Badan Koordinasi Pemerintahan dan Pembangunan) Wilayah Bogor, Pimpinan DPRD, unsur FKPD (Forum Komunikasi Pimpinan Daerah), Kepala Setukpa Lemdikpol Sukabumi, Ketua TP PKK, Sekretaris Daerah Kota Sukabumi, para Asisten dan Staf Ahli, para Kepala SKPD (Satuan Kerja Perangkat Daerah) dan Instansi Vertikal, para Camat dan Lurah, unsur Akademisi, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Wanita dan Pemuda, serta undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Wakil Walikota Sukabumi menjelaskan, sebagaimana amanat Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 Tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional, Musrenbang Kota Sukabumi ini, merupakan rangkaian sistem dalam rangka memenuhi ketentuan yang ada dalam undang-undang tersebut, diantaranya mengatur kewajiban Pemerintah Daerah menyusun RKPD sebagai rencana tahunan, yang merupakan tahap lanjutan dari pelaksanaan Musrenbang Kelurahan dan Kecamatan, serta Forum Diskusi SKPD dan Forum Gabungan SKPD. Dengan demikian, RKPD Kota Sukabumi ini, merupakan penggabungan dari hasil pemikiran, yang mengakomodir unsur-unsur teknokratik, politik, partisipatif, bottom up dan top down dari berbagai referensi perencanaan pembangunan, dengan hasil aspirasi dari berbagai stakeholders pembangunan.

Dikatakannya, Musrenbang RKPD Kota Sukabumi ini, merupakan Musrenbang pada fase ketiga RPJPD (Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah) Kota Sukabumi Tahun 2005-2025, untuk pelaksanaan pembangunan tahun 2013-2018. Dikatakan pula, sebagaimana telah diketahui bersama, bahwa dalam rangkaian penyelenggaraan pembangunan di Kota Sukabumi, pada tahun 2013 telah dilaksanakan pergantian Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi periode tahun 2013-2018, dengan salah satu fungsinya sebagai pedoman bagi penyusunan Renstra (Rencana Strategis) setiap SKPD dan RKPD setiap tahunnya, yang dilakukan secara terpadu, menyeluruh dan komprehensif, serta mengedepankan partisipasi masyarakat, dengan mempertimbangkan dan menampung aspirasi para pemangku kepentingan dan stakeholders pembangunan lainnya.

Selain itu juga dikatakan, berdasarkan kondisi masyarakat Kota Sukabumi saat ini, permasalahan dan tantangan yang dihadapi pada masa mendatang, serta dengan memperhitungkan faktor strategis dan potensi yang dimiliki oleh masyarakat, para pemangku kepentingan dan Pemerintah Daerah, maka dalam pelaksanaan pemerintahan dan pembangunan untuk periode tahun 2013-2018, tetah ditetapkan Visi Pembangunan Kota Sukabumi, yakni Dengan Iman dan Taqwa, Mewujudkan Pemerintahan Yang Rahmatan Lil Alamin.

 
Kamis, 27 Februari 2014
WAKIL WALIKOTA SUKABUMI TERPILIH JADI KETUA ICMI PERIODE 2014-2019
Reporter : ENDANG SUMARDI
 

Wakil Walikota Sukabumi, H. Achmad Fahmi, S.Ag., M.M.Pd., terpilih menjadi Ketua Umum ICMI Orda (Ikatan Cendikiawan Muslim Indonesia Organisasi Daerah) Kota Sukabumi, periode tahun 2014-2019, menggantikan Ketua Umum ICMI Orda Kota Sukabumi periode tahun 2007-2012, Prof. Dr. K.H. Dedi Ismatullah Machdi, S.H., M.Hum., yang saat ini menjadi Ketua Dewan Pakar ICMI Orwil (Organisasi Wilayah) Jawa Barat.

Terpilihnya Wakil Walikota Sukabumi menjadi Ketua Umum ICMI tersebut, berdasarkan hasil Musda (Musyawarah Daerah) ICMI Orda Kota Sukabumi, yang dibuka secara resmi oleh Walikota Sukabumi, H. Mohamad Muraz, S.H., M.M., tepatnya pada hari Rabu, tanggal 26 Februari 2014, di Gedung Pusat Kajian Islam Kota Sukabumi.

Wakil Walikota Sukabumi, H. Achmad Fahmi, S.Ag., M.M.Pd. menjelaskan, dengan terpilihnya menjadi Ketua Umum ICMI ini, kendati dengan kesibukannya sebagai Wakil Walikota Sukabumi, pihaknya akan senantiasa berupaya optimal meningkatkan dan mengembangkan roda organisasi. Karena dengan terpilihnya menjadi Ketua Umum ICMI ini, merupakan sebuah kepercayaan dan amanah, yang harus dijalankan dengan baik dan sungguh-sungguh.

Selain itu, pihaknya juga akan senantiasa berupaya optimal menjalin hubungan dan bekerjasama secara sinergis dengan pemerintah daerah dan instansi terkait lainnya, khususnya dalam mendukung sekaligus merealisasikan berbagai program dan kegiatan yang dilaksanakan pemerintah daerah, terutama dalam meningkatkan dan mengembangkan kualitas umat dalam berbagai bidang. Karena maksud dan tujuan dibentuknya organisasi ICMI ini, untuk menjadi pelopor dalam meningkatkan dan mengembangkan kemajuan bangsa di berbagai bidang, termasuk meningkatkan pengetahuan dan wawasan keagamaan, keimanan dan ketaqwaan, serta moral dan akhlakul karimah, khususnya di kalangan generasi muda, sebagai penerus dan pejuang bangsa.

Untuk itu, pihaknya akan berupaya optimal melakukan pembinaan kepada generasi muda, khususnya pelajar SLTA, terutama yang berkaitan dengan pengetahuan dan wawasan keagamaan, keimanan dan ketaqwaan, serta moral dan akhlakul karimah. Maksud dan tujuannya, supaya pelajar tersebut menjadi generasi penerus dan pejuang bangsa yang baik, serta tidak terjerumus pada kegiatan dan perbuatan yang negatif, seperti kenakalan, pergaulan bebas, penyalahgunaan narkoba dan obat-obatan terlarang lainnya.

 
Rabu, 12 Februari 2014
WAKIL GUBERNUR JABAR MERESMIKAN GALERI MOCHI KASWARI LAMPION
Reporter : Ratna Nurseha
 

Wakil Gubernur Jawa Barat, H. Deddy Mizwar, meresmikan Galeri Mochi Kaswari Lampion yang menempati gedung baru di Jl. Bhayangkara Gg. Kaswari No. 9 Kota Sukabumi, Rabu, 12 Pebruari 2014.

Sebelumnya, sentra produksi makanan khas Sukabumi ini berada di Gg.Kaswari no. 19, sedikit agak jauh dari jalan raya. Setelah menempati gedung baru ini konsumen yang datang untuk membeli kue Mochi Lampion tidak perlu jauh-jauh masuk ke dalam gang karena galeri baru ini sekalipun masih berada di gang Kaswari namun letaknya lebih dekat ke jalan raya.

Dalam kesempatan tersebut, Wagub mengatakan merasa sangat terkesan dengan kehadiran Galeri Mochi Kaswari Lampion ini.

“Sekilas saya membaca sejarah Mochi Kaswari Lampion ini, saya terinspirasi dengan kesabaran dan ketekunan pendiri Mochi Kaswari, yaitu Bapak Kuswandi, yang selama bertahun-tahun menekuni bisnis kuliner yang tidak digeluti oleh orang lain. Meskipun sering rugi, kuenya tidak laku, tapi dengan kesabaran dan keuletannya, hari ini kita bisa melihat Mochi Kaswari ini menjadi cikal bakal berdirinya industri kue mocha di Kota Sukabumi,” ujar Wagub.

“Yang kedua, saya terkesan dengan kegigihan Pak Kuswandi yang mampu memperkenalkan kue mochi yang awalnya adalah makanan dari Negara Jepang, menjadi makanan yang cocok dengan lidah orang Indonesia bahkan menjadi ciri khas dari Kota Sukabumi. Bahkan saat ini sudah banyak variasi rasa yang dikembangkan, dari yang awalnya hanya satu rasa sekarang sudah ada bermacam-macam rasa bahkan mungkin ke depannya bisa lebih banyak lagi. Ini sesuatu yang luar biasa, bisa menjadi inspirasi bagi para pelaku usaha dan juga pengembangan industri kuliner di Kota Sukabumi,” lanjut Wagub.

Wagub mengharapkan, hadirnya industri rumahan seperti yang dirintis oleh mochi Lampion ini dapat melahirkan entrepreneur-enterpreneur baru yang mampu menyerap banyak tenaga kerja dan juga memberi efek positif terhadap geliat ekonomi di daerah dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Sementara itu, pemilik usaha Mochi Kaswari Lampion, Wanti Kuswanti menjelaskan, usaha mochi kaswari ini merupakan usaha keluarga yang dirintis sejak tahun 1983 oleh Bapak Kuswandi. Meskipun awalnya banyak hambatan yang dihadapi dalam menjalankan usaha ini, namun, berkat kesabaran, ketekunan dan keuletan yang terus dipupuk, kini, setelah lebih dari 30 tahun berdiri, Mochi Kaswari telah menjadi ikon oleh-oleh khas Kota Sukabumi.

Saat ini, Mochi Kaswari Lampion memiliki 75 orang tenaga kerja dengan kapasitas produksi 10.000 – 20.000 butir kue pada hari biasa dan 20.000 – 40.000 butir kue pada hari libur. Dengan ditempatinya galeri baru ini, Wanti berharap akan lebih banyak konsumen dan wisatawan yang lebih mengenal Mochi Kaswari Lampion.

 
Rabu, 22 Januari 2014
WALIKOTA DAN WAKIL WALIKOTA SUKABUMI LAKSANAKAN KEGIATAN JUMLING
Reporter : ENDANG SUMARDI
 

Walikota Sukabumi, H. Mohamad Muraz, S.H., M.M., dan Wakil Walikota Sukabumi, H. Achmad Fahmi, S.Ag., M.M.Pd., beserta unsur Muspida Kota Sukabumi, secara marathon melaksanakan kegiatan Jumat Keliling (Jumling), ke setiap masjid yang ada di wilayah Kota Sukabumi.

Adapun kegiatan Jumling untuk Triwulan Pertama akhir bulan Januari 2014, atau pada hari Jumat, 24 Januari 2014, seperti diungkapkan Kepala Bagian Administrasi Kesra Setda Kota Sukabumi, Drs. H. Dede Nurdin, S.IP., M.Ag., didampingi Kasubag Agama dan Pendidikan Bagian Administrasi Kesra Setda Kota Sukabumi, H. Dadang Suhendra, S.Ag., M.Si., yakni di Masjid Nurul Iman, RT 2 RW 1, Kelurahan Gunung Puyuh Kecamatan Gunung Puyuh.

Sementara kegiatan Jumling yang sudah dilaksanakan pada Triwulan Pertama bulan Januari 2014, yakni pada tanggal 3 Januari 2014, di Masjid AL-Muqorrobin, RW 2 Kelurahan Gedong Panjang Kecamatan Citamiang, tanggal 10 Januari 2014, di Masjid Jamiatul Islamiah, RW 5 Babakan Garung, Kelurahan Karang Tengah Kecamatan Gunung Puyuh, dan tanggal 17 Januari 2014, di Masjid Jamiatul Huda, RT 2 RW 3, Kelurahan Sukakarya Kecamatan Warudoyong.

Sedangkan kegiatan Jumling yang akan dilaksanakan pada Triwulan Pertama bulan Februari dan Maret 2014, yakni tanggal 7 Februari 2014, di Masjid AL-Fallah, RT 1 RW 2, Kelurahan Gedong Panjang Kecamatan Citamiang, tanggal 14 Februari 2014, di Masjid AL-Amanah, RT 4 RW 5, Kelurahan Benteng Kecamatan Warudoyong, tanggal 21 Februari 2014, di Masjid Nurul Huda, RT 3 RW 1, Kelurahan Sriwidari Kecamatan Gunung Puyuh, dan tanggal 28 Februari 2014, di Masjid At-Taqwa, Gang Haji Bustomi, Kelurahan Nyomplong Kecamatan Warudoyong.

Kemudian tanggal 7 Maret 2014, di Masjid AL-Muhajirin, RT 3 RW 7, Kelurahan Nanggeleng Kecamatan Citamiang, tanggal 14 Maret 2014, di Masjid Baiturrahman, RT 1 RW 3, Kelurahan Karamat Kecamatan Gunung Puyuh, tanggal 21 Maret 2014, di Masjid As-Suhada, RT 2 RW 2, Kelurahan Dayeuhluhur Kecamatan Warudoyong, dan tanggal 28 Maret 2014, di Masjid As-Saadah, RT 2 RW 5, Kelurahan Warudoyong Kecamatan Warudoyong.

Dikatakannya, dalam kegiatan Jumling tersebut, diserahkan bantuan untuk sarana keagamaan dari APBD Kota Sukabumi Tahun 2014, masing-masing sebesar 1 juta rupiah, dan bantuan AL-Quran dari Bank AL-Quran Kota Sukabumi, masing-masing 10 Kitab. Sedangkan maksud dan tujuan dilaksanakannya kegiatan Jumling tersebut, dalam rangka upaya meningkatkan sekaligus mempererat jalinan silaturahmi, antara Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi, beserta unsur Muspida Kota Sukabumi, dengan warga masyarakat. Dikatakan pula, kegiatan Jumling tersebut, sesuai dengan Visi Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi Tahun 2014-2018, yakni Dengan Iman dan Taqwa, Mewujudkan Pemerintahan yang Rahmatan Lil Alamin.

 
Jumat, 10 Januari 2014
WAKIL WALIKOTA SUKABUMI MENGUCAPKAN TERIMA KASIH KEPADA MASYARAKAT
Reporter : ENDANG SUMARDI
 

Wakil Walikota Sukabumi, H. Achmad Fahmi, S.Ag., M.M.Pd., mengucapkan terima kasih kepada segenap lapisan warga masyarakat, atas dilaluinya tahun 2013 dengan aman dan tenteram, serta diwarnai dengan raihan prestasi Kota Sukabumi di berbagai bidang. Selain itu, Wakil Walikota Sukabumi juga mengajak kepada segenap lapisan warga masyarakat, untuk bersama-sama menyongsong tahun 2014 dengan semangat, optimis dan harapan yang lebih baik dalam berbagai bidang kehidupan, termasuk dalam mendukung berbagai program dan kegiatan yang dilaksanakan oleh Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi Jawa Barat, dan Pemerintah Kota Sukabumi.

Ucapan terima kasih dan ajakan Wakil Walikota Sukabumi tersebut, disampaikan saat memberi sambutan, pada acara peringatan Maulid Nabi Muhammad, bertempat di Masjid AL-Falah, Gang Masjid RT 1 RW 5 Kelurahan Warudoyong, Kecamatan Warudoyong, Kota Sukabumi. Ditandaskannya, Pemerintah Kota Sukabumi sangat mendukung terhadap berbagai program dan kegiatan keagamaan, termasuk kewajiban siswa SD yang akan melanjutkan ke SMP Negeri harus memiliki Ijazah Madrasah Diniah (MD).

Selain itu, juga meningkatkan kesejahteraan bagi para ustadz, dengan memberi stimulan dari APBD Kota Sukabumi, membentuk Bank Quran, dengan sumbangan dari para kaum agniya dan perusahaan, untuk disalurkan secara gratis kepada warga masyarakat yang membutuhkan, melaksanakan Jumat Keliling (Jumling) secara marathon ke setiap masjid jami, dalam rangka menjalin hubungan dan silaturahmi yang lebih baik, antara jajaran Pemerintah Kota Sukabumi dengan warga masyarakatnya, melarang Minuman Beralkohol (Mihol), karena sangat membahayakan dan menimbulkan banyak masalah, serta memberi pelayanan kependudukan gratis secara bertahap.

Diharapkannya, segenap lapisan warga masyarakat agar senantiasa proaktif mendukung dan membantu, agar seluruh program dan kegiatan yang dilaksanakan oleh Pemerintah Kota Sukabumi tersebut, dapat berjalan dengan baik, guna menunjang kelancaran dan keberhasilan pencapaian Visi Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi Tahun 2013-2018, yakni Dengan Iman dan Taqwa, Mewujudkan Pemerintahan Yang Rahmatan Lil Alamin.

Acara peringatan Maulid Nabi Muhammad yang diawali Pembacaan Ayat Suci AL-Quran dan Laporan Panitia Penyelenggara ini, diprakarsai oleh sesepuh Ustad Abidin dan Ustadz Opiq, sekaligus sebagai Ketua Panitia Penyelenggara. Dalam laporannya, Ustadz Opiq menjelaskan, acara peringatan Maulid Nabi ini, merupakan agenda rutin DKM AL-Falah, seraya mengucapkan terima kasih kepada semua pihak, yang telah mendukung dan membantu pelaksanaan acara peringatan Maulid Nabi ini, baik berupa moril maupun materil.

Hadir dalam kesempatan tersebut, Anggota DPRD Kota Sukabumi, Camat Warudoyong, unsur Muspika Warudoyong, Lurah Warudoyong, para Ketua RT dan RW, para sesepuh, alim ulama, tokoh masyarakat dan pemuda, para jamaah Masjid AL-Falah, serta undangan lainnya.

 
Senin, 30 Desember 2013
WAKIL WALIKOTA AKAN DATA ULANG ODHA DI KOTA SUKABUMI
Reporter : ENDANG SUMARDI
 

Wakil Walikota Sukabumi, H. Achmad Fahmi, S.Ag., M.M.Pd., selaku Ketua Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kota Sukabumi, beserta jajarannya akan mendata ulang Orang Dengan HIV-AIDS (ODHA) di Kota Sukabumi. Sebab jumlah penderita HIV-AIDS di Kota Sukabumi, saat ini masuk peringkat ketiga di Jawa Barat. Ditandaskannya, hal tersebut, selain menjadi sorotan dari berbagai pihak, juga menjadi perhatian khusus Pemerintah Kota Sukabumi.

Wakil Walikota Sukabumi mengungkapkan, selama 11 tahun terakhir, tepatnya sejak tahun 2002 hingga tahun 2013, jumlah penderita HIV-AIDS di Kota Sukabumi mencapai 770 orang. Sedangkan jumlah penderita warga asli Kota Sukabumi, hanya sebagian kecil. Sebagai salah satu contohnya pada tahun 2013. Dari jumlah 120 orang penderita HIV-AIDS yang ditangani di rumah sakit di Kota Sukabumi, hanya 48 orang warga asli Kota Sukabumi. Sedangkan sebanyak 72 orang berasal dari luar Kota Sukabumi.

Untuk itu, pihaknya beserta jajarannya, akan mendata ulang ODHA di Kota Sukabumi, yakni hanya akan mendata warga asli Kota Sukabumi saja. Sebab apabila dari luar Kota Sukabumi dimasukan, akan merugikan Kota Sukabumi sendiri. Sebab selain jumlahnya akan melambung, juga dapat mempengaruhi peringkat di Jawa Barat, seperti yang terjadi pada saat ini.

Dalam pada itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Sukabumi, dr. Hajah Ritanenny Edlien Silyena Mirah menjelaskan, pihaknya beserta jajarannya senantiasa berupaya optimal meningkatkan pelayanan kesehatan kepada warga masyarakat, termasuk kepada penderita HIV-AIDS, yakni selain di rumah sakit juga di Puskesmas.

Namun untuk Puskesmas di Kota Sukabumi, yang sudah pemberikan pelayanan kepada penderita HIV-AIDS, baru ada 5 Puskesmas. Antara lain, Puskesmas Selabatu, Sukabumi, Cipelang, Lembursitu, dan Puskesmas Baros. Karena para petugas dari ke-5 Puskesmas tersebut, sudah mengikuti pelatihan tentang cara-cara penanganan ODHA.

Diharapkannya, para petugas di 5 Puskesmas tersebut, dapat memberikan pelayanan terbaik kepada penderita HIV-AIDS. Dengan demikian, pelayanan dan penanganan terhadap penderita penyakit tersebut, dapat dilaksanakan secara cepat dan optimal, serta kondisi kesehatannya dapat segera ditingkatkan.

 
Kamis, 7 November 2013
WAKIL WALIKOTA SUKABUMI MENCOBA MENAIKI GERBONG KRD PANGRANGO
Reporter : ENDANG SUMARDI
 

Wakil Walikota Sukabumi, H. Achmad Fahmi, S.Ag., M.M.Pd., mencoba menaiki Gerbong Kelas Eksekutif Kereta Rel Diesel (KRD) Pangrango, jurusan Sukabumi-Bogor, tepatnya pada uji coba hari terakhir KRD tersebut, tanggal 6 November 2013, di Stasiun Kereta Api Kota Sukabumi. Adapun pengoperasian KRD tersebut, akan dimulai pada tanggal 9 November 2013, serta akan diresmikan oleh Gubernur Jawa Barat, H. Ahmad Heryawan, Lc., di Stasiun Kereta Api Kota Sukabumi.

Usai mencoba menaiki Gerbong KRD tersebut, Wakil Walikota Sukabumi menjelaskan, dioperasikannya kembali KRD jurusan Sukabumi-Bogor ini, merupakan realisasi atas keluhan dan aspirasi warga masyarakat, yang disampaikan secara langsung oleh Walikota Sukabumi, H. Mohamad Muraz, S.H., M.M., kepada Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Dr. Dahlan Iskan, serta disampaikan kembali sekaligus direspon secara positif oleh Presiden RI, Dr. H. Susilo Bambang Yudhoyono, tepatnya pada tanggal 21 Oktober 2013, di kompleks Setukpa Lemdikpol Sukabumi, pada acara Terima Kasih NKRI, Dalam Rangka Gotong Royong Perkokoh Gerakan Nasional Memiliki Jaminan kesehatan, melalui Badan Penyelenggara Jaminan Sosial atau BPJS Kesehatan, yang akan diberlakukan mulai tanggal 1 Januari 2014 mendatang.

Dijelaskannya, dengan dioperasikannya kembali KRD tersebut, dapat mengatasi permasalahan transportasi darat di Kota Sukabumi, khususnya menuju arah Bogor. Untuk itu, Wakil Walikota Sukabumi menghimbau kepada seluruh warga masyarakat, khususnya kepada para penumpang KRD tersebut, agar bersama-sama menjaga dan memelihara, serta tidak merusak fisik dan fasilitas yang ada dalam KRD tersebut. Untuk menunjang kelancaran dan keberhasilan beroperasinya KRD tersebut, sekaligus untuk mengantisipasi terjadinya kecelakaan, pemerintah akan menertibkan seluruh bangunan liar yang ada di sepanjang lintasan KRD tersebut.

Berdasarkan informasi dari PT Kereta Api Indonesis (PT KAI), KRD tersebut merupakan pengganti dari KRD Bumi Geulis yang rusak, yang hingga saat ini masih dalam proses perbaikan. Selain itu, dalam setiap harinya, KRD tersebut menurut rencana akan melakukan 6 kali perjalanan pergi dan pulang. Yakni pergi dari Kota Sukabumi pukul 05.00 WIB, pukul 10.00 WIB, dan pukul 15.00 WIB, serta pulang dari Bogor pukul 07.30 WIB, pukul 12.30 WIB, dan pukul 17.30 WIB.

Dikatakannya, KRD tersebut, untuk sementara hanya akan mengoperasikan sebanyak 5 rangkaian gerbong. Antara lain, 1 Gerbong Lokomotif CC 204, 1 Gerbong Kelas Eksekutif, serta 3 Gerbong Kelas Bisnis dan Kelas Ekonomi AC. Sedangkan mengenai nama KRD tersebut, diambil dari nama Gunung Pangrango, yang ada di kawasan antara Sukabumi dan Bogor. Adapun mengenai harga tiket, untuk Kelas Eksekutif 35 ribu rupiah, Kelas Bisnis 25 ribu rupiah, dan Kelas Ekonomi AC 15 ribu rupiah.

 
Minggu, 3 November 2013
WAKIL WALIKOTA SUKABUMI MENANAM 52 BATANG POHON SUKUN
Reporter : ENDANG SUMARDI
 

Wakil Walikota Sukabumi, H. Achmad Fahmi, S.Ag., M.M.Pd., beserta aparat dan warga masyarakat, sedikitnya menanam 52 batang pohon Sukun, tepatnya di wilayah Kelurahan Cipanengah, Kecamatan Lembursitu, Kota Sukabumi. Adapun penanaman pohon tersebut, dilakukan pada kegiatan Jumat Bersih (Jumsih) baru-baru ini, yang dilaksanakan di wilayah kelurahan tersebut.

Selain melakukan penanam pohon tersebut, Wakil Walikota Sukabumi beserta aparat dan warga masyarakat, juga melaksanakan Operasi Bersih (Opsih), serta melakukan sosialisasi cara pembuatan pupuk kompos, kepada warga masyarakat di wilayah kelurahan tersebut.

Wakil Walikota Sukabumi, usai melakukan kegiatan tersebut menjelaskan, dilaksanakannya penanaman pohon, Opsih dan sosialisasi cara pembuatan pupuk kompos kepada warga masyarakat tersebut, merupakan salah satu upaya, untuk menambah Ruang Terbuka Hijau (RTH) di Kota Sukabumi, sekaligus untuk menjaga kondisi lingkungan yang rawan longsor, bersih, indah, nyaman dan sehat, serta menambah pengetahuan, wawasan dan keterampilan warga masyarakat tersebut, khususnya dalam melakukan pembuatan pupuk kompos, untuk memupuk berbagai jenis tanaman.

Dikatakannya, penggunaan pupuk kompos terhadap berbagai jenis tanaman ini, sangat penting dilakukan. Karena selain besar manfaatnya serta mudah dan murah, juga sangat efektif dalam memlihara tanaman. Sebab berbagai jenis tanaman yang tumbuh pada tanah yang berkompos, selain cenderung lebih sehat, juga tahan penyakit dan hama, serta pada musim kemarau tidak membutuhkan banyak air. Sedangkan keuntungan lainnya dari penggunaan pupuk kompos ini, yakni dapat meningkatkan aktivitas mikroba, mengembangkan struktur tanah, dan mengembangkan kimia tanah.

Untuk itu, Wakil Walikota Sukabumi menghimbau kepada seluruh lapisan warga masyarakat, khususnya warga masyarakat Kelurahan Cipanengah, agar dalam menjaga dan memelihara berbagai jenis tananam, sebaiknya menggunakan pupuk kompos. Selain itu agar secara secara aktif dan rutin melaksanakan kegiatan Jumsih, sekaligus menjaga dan memelihara, serta menyiram dan memupuk seluruh pohon Sukun yang telah ditanam tersebut. Maksud dan tujuannya, supaya seluruh pohon Sukun yang telah ditanam tersebut, dapat tumbuh dengan subur dan sehat.

 
Sabtu, 26 Oktober 2013
WAKIL WALIKOTA SUKABUMI KEMBALI TERJUN LANGSUNG LAKSANAKAN OPSIH
Reporter : ENDANG SUMARDI
 

Setelah sebelumnya pada tanggal 13 Oktober 2013 terjun langsung bersama warga masyarakat Kecamatan Warudoyong dan Kecamatan Gunungpuyuh melaksanakan Operasi Bersih (Opsih) di ruas Jalan K.H. Ahmad Sanusi, tepatnya dari Jembatan Cipelang sampai dengan Jalan Cemerlang, Wakil Walikota Sukabumi, H. Achmad Fahmi, S.Ag., M.M.Pd., kermbali terjun langsung bersama warga masyarakat Kelurahan Subangjaya, Kecamatan Cikole, melaksanakan Opsih, dan Program Kali Bersih (Prokasih) di wilayah Kelurahan Subangjaya, tepatnya pada tanggal 25 Oktober 2013.

Usai melaksanakan Opsih dan Prokasih tersebut, Wakil Walikota Sukabumi mengharapkan, agar kegiatan ini dilaksanakan secara rutin, guna membiasakan dan membudayakan warga masyarakat, dalam menjaga lingkungan yang bersih dan sehat, serta Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Dengan demikian, lingkungan dan warga masyarakat Kota Sukabumi yang bersih dan sehat, dapat senantiasa terjaga dan terpelihara dengan baik. Selain itu, juga sebagai salah satu upaya untuk menunjang kelancaran dan keberhasilan Kota Sukabumi, dalam pelaksanaan penilaian Adipura. Sebab salah satu persyaratan dan kriteria penilaian utama untuk mendapatkan Piala Adipura ini, yakni masalah kebersihan dan kesehatan lingkungan.

Dalam pada itu, Lurah Subangjaya, Fery Munggaran, S.STP. menjelaskan, kegiatan Opsih dan Prokasih di Kelurahan Subangjaya ini, senantiasa dilaksanakan secara rutin, serta sudah menjadi kebiasaan dalam kehidupan warga masyarakat Kelurahan Subangjaya. Selain itu, warga masyarakat Kelurahan Subangjaya ini, juga senantiasa melaksanakan gerakan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN), dengan senantiasa melaksanakan kegiatan 3-M secara rutin, yakni Menutup dan Menguras Bak Penampungan Air, serta Mengubur barang-barang bekas yang dapat digunakan tempat bersarang dan berkembang biak Nyamuk Aedes Aegypti. Adapun maksud dan tujuannya, sebagai salah satu upaya untuk menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat, sekaligus mengantisipasi munculnya berbagai jenis penyakit, khususnya penyakit Diare, Demam Berdarah Dengue (DBD) dan Chikungunya.

Untuk itu, Lurah Subangjaya mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya, kepada segenap lapisan warga masyarakat Kelurahan Subangjaya, yang senantiasa secara rutin melaksanakan kegiatan Opsih dan Prokasih di wilayah Kelurahan Subangjaya, termasuk secara rutin melaksanakan gerakan PSN dan kegiatan 3-M, seraya mengharapkan, agar kegiatan tersebut senantiasa ditingkatkan dan dikembangkan, guna mewujudkan lingkungan Kelurahan Subangjaya yang bersih dan sehat.

 
Minggu, 13 Oktober 2013
WAKIL WALIKOTA SUKABUMI TERJUN LANGSUNG MELAKSANAKAN OPSIH
Reporter : ENDANG SUMARDI
 

Wakil Walikota Sukabumi, H. Achmad Fahmi, S.Ag., M.M.Pd., pada hari Minggu pagi, 13 Oktober 2013, terjun langsung dan ikut bergabung dengan warga masyarakat dan aparat Kecamatan Warudoyong dan Kecamatan Gunungpuyuh, serta para pelajar Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Kecamatan Warudoyong Kota Sukabumi, melaksanakan Operasi Bersih (Opsih) di ruas Jalan K.H. Ahmad Sanusi, tepatnya dari Jembatan Cipelang wilayah Kelurahan Benteng, Kecamatan Warudoyong, dan wilayah Kelurahan Gunungpuyuh, Kecamatan Gunungpuyuh, sampai dengan Jalan Cemerlang wilayah Kelurahan Sukakarya, Kecamatan Warudoyong, dan Jalan K.H. Ahmad Sanusi, wilayah Kelurahan Karangtengah, Kecamatan Gunungpuyuh.

Selain Wakil Walikota Sukabumi, Camat Warudoyong, Camat Gunungpuyuh, Sekretaris Kecamatan Gunungpuyuh, Kasi Trantib Kecamatan Gunungpuyuh, Kasi Trantib dan Kasi Pembangunan Kecamatan Warudoyong, para Lurah se Kecamatan Warudoyong dan Gunungpuyuh, ikut serta dan terjun langsung melaksanakan kegiatan Opsih tersebut.

Usai melaksanakan kegiatan Opsih tersebut, Wakil Walikota Sukabumi mengharapkan, agar kegiatan Opsih ini menjadi agenda rutin dan kebiasaan di masyarakat. Maksud dan tujuannya, untuk mewujudkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), sekaligus mewujudkan wilayah Kota Sukabumi yang bersih dan sehat.

Sementara Camat Warudoyong, Yadi Mulyadi, S.STP., M.Si. menjelaskan, pelaksanaan Opsih di wilayah Kecamatan Warudoyong, senantiasa diupayakan untuk menjadi kebiasaan di masyarakat, sebagai tonggak untuk menggugah kembali budaya gotong royong, serta PHBS di masyarakat.

Sedangkan pelaksanaan Opsih di wilayah Kecamatan Warudoyong pada pekan ini, selain dilakukan di ruas Jalan K.H. Ahmad Sanusi wilayah Kelurahan Benteng dan ruas Jalan Cemerlang wilayah Kelurahan Sukakarya, juga dilakukan di ruas Jalan Nyomplong dan Jalan Pabuaran wilayah Kelurahan Nyomplong, tepatnya pada tanggal 7 Oktober 2013, di lingkungan Kantor Kecamatan Warudoyong, tanggal 9 Oktober 2013, di ruas Jalan Pabuaran wilayah Kelurahan Warudoyong, tanggal 10 Oktober 2013, serta di ruas Jalan Pabuaran dan Tempat Pemakaman Koleberes wilayah Kelurahan Dayeuhluhur, tanggal 11 Oktober 2013. Dikatakannya, pelaksanaan kegiatan Opsih tersebut, dikoordinir oleh Camat Warudoyong, Lurah Nyomplong, Lurah Warudoyong, dan Lurah Dayeuhluhur.

 
Rabu, 11 September 2013
WAKIL WALIKOTA MENYERAHKAN UANG KADEUDEUH KEPADA PULUHAN ATLET
Reporter : ENDANG SUMARDI
 

Wakil Walikota Sukabumi, H. Achmad Fahmi, S.Ag., M.M.Pd., menyerahkan Piagam Penghargaan dan Uang Kadeudeuh kepada puluhan Atlet, Pelatih, Pembina, dan Wasit Berprestasi, baik di Tingkat Jawa Barat maupun di Tingkat Nasional dan Internasional, serta kepada Penggerak Olahraga Masyarakat dan Lembaga Pemerintah. Piagam Penghargaan dan Uang Kadeudeuh tersebut, diserahkan pada Upacara Puncak Peringatan Hari Olah Raga Nasional (Haornas) Ke-30 Tingkat Kota Sukabumi Tahun 2013, hari Rabu, 11 September 2013, bertempat di Lapangan Merdeka Kota Sukabumi.

Adapun yang bertindak sebagai Pembina Upcara, Wakil Walikota Sukabumi, H. Achmad Fahmi, S.Ag., M.M.Pd., Pengatur Upacara, Kepala Seksi Bina dan Pengembangan Olahraga Dinas Pemuda, Olahraga, Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disporaparekraf) Kota Sukabumi, Mohamad Zaelani, S.Pd., dan Pemimpin Upcara, dari unsur Cabang Olah Raga (Cabor) Yudo, Kompol Heri Cahyono, S.Pd. Sedangkan peserta upcara, terdiri dari para Pelajar, Mahasiswa, Pegawai Negeri Sipil (PNS), TNI, Polri, Masyarakat, Insan Olahraga, dan Pengurus Cabor Prestasi se Kota Sukabumi.

Sementara Tema Peringatan Haornas Ke-30 Tahun 2013 Tingkat Nasional, yakni Olahraga Membangun Karakter Bangsa, dan Tema Peringatan Haornas Ke-30 Tahun 2013 Tingkat Kota Sukabumi, yakni Melalui Hari Olahraga Nasional, Kita Dukung Olahraga Prestasi, Olahraga Masyarakat dan Olahraga Pendidikan, Menuju Kota Sukabumi yang Sehat dan Rahmatan Lil Alamin.

Hadir dalam kesempatan tersebut, Pimpinan dan Anggota DPRD, unsur Muspida, para Asisten dan Staf Ahli, para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Instansi Vertikal, para Camat dan Lurah, jajaran pengurus Organisasi Kemasyarakatan, Wanita dan Pemuda, serta Insan Pers dan Undangan Lainnya.

Usai upacara, dilanjutkan pagelaran kolaborasi olahraga dan seni, senam masal bersama masyarakat, jalan sehat dan sepeda masal, serta go green atau tindakan penyelamatan bumi dengan penanaman pohon.

 
Sabtu, 7 September 2013
WAKIL WALIKOTA MELAKUKAN KUNJUNGAN KE KECAMATAN WARUDOYONG
Reporter : ENDANG SUMARDI
 

Wakil Walikota Sukabumi, H. Achmad Fahmi, S.Ag., M.M.Pd., baru-baru ini melakukan kunjungan kedinasan ke Kantor Kecamatan Warudoyong Kota Sukabumi. Maksud dan tujuannya, dalam rangka pembinaan wilayah, serta tindak lanjut laporan situasi wilayah dari Camat Warudoyong via sms dan telepon, kepada Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi. Adapun kedatangan Wakil Walikota Sukabumi tersebut, diterima secara resmi oleh Camat Warudoyong, Yadi Mulyadi, S.STP., M.Si., bertempat di Ruangan Kerja Camat Warudoyong.

Wakil Walikota Sukabumi menjelaskan, Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi, senantiasa berupaya optimal melakukan pemantauan terhadap situasi dan kondisi wilayah Kota Sukabumi, termasuk wilayah Kecamatan Warudoyong, terutama selama Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-68 Proklamasi Kemerdekaan RI Tahun 2013, serta kondisi lainnya, sebagai bahan input kebijakan Pemerintah Kota Sukabumi lebih lanjut.

Dalam pada itu, Camat Warudoyong menjelaskan, secara umum situasi dan kondisi wilayah Kecamatan Warudoyong cukup kondusif, aman, tertib dan terkendali. Hal tersebut dapat terwujud, berkat sinergitas yang baik, antara Camat Warudoyong dengan Kapolsek Warudoyong, Danramil Warudoyong, serta Kasi Trantib Kecamatan Warudoyong, para Lurah dan Kasi Trantib Kelurahan se Kecamatan Warudoyong, termasuk dengan RW dan RT, serta Tokoh Masyarakat, Alim Ulama dan Pemuda, di wilayah Kecamatan Warudoyong. Selain itu, juga sesuai dengan komitmen antar komponen yang ada di Kecamatan Warudoyong, dibawah komando Muspika Warudoyong.

Pada akhir kunjungan kedinasannya, Wakil Walikota Sukabumi berpesan kepada seluruh aparat wilayah Kecamatan Warudoyong dan Kelurahan se Kecamatan Warudoyong, termasuk unsur Polsek Warudoyong dan Koramil Warudoyong, agar senantiasa menjaga kekompakan dan kebersamaan, persatuan dan kesatuan, serta senantiasa berkordinasi dan melaporkan situasi dan kondisi wilayah, sebagaimana yang sudah berjalan selama ini.

 
Senin, 26 Agustus 2013
WAKIL WALIKOTA SUKABUMI BUKA BINTEK MODEL PANDU GEMPITA
Reporter : ENDANG SUMARDI
 

foto berita Wakil Walikota Sukabumi, H. Achmad Fahmi, S.Ag., M.M.Pd., hari Senin, 26 Agustus 2013, di Hotel Taman Sari Sukabumi, secara resmi membuka Bimbingan Teknis (Bintek) Model Pelayanan Terpadu Gerakan Masyarakat Peduli Kota (PANDU GEMPITA), bagi para Pejabat Setingkat Eselon III, di lingkungan Pemerintah Kota Sukabumi. Hadir dalam kesempatan tersebut, unsur Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Pelayanan Kesejahteraan Sosial (B2P3KS) Yogyakarta, para Asisten dan Staf Ahli, para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), para Nara Sumber, serta undangan lainnya.

Wakil Walikota Sukabumi dalam sambutannya menandaskan, pihaknya menyambut baik dan memberikan apresiasi yang tinggi, atas dilaksanakannya Bintek Model PANDU GEMPITA ini, bagi para Pejabat Setingkat Eselon III, khususnya yang menangani perencanaan, di lingkungan Pemerintah Kota Sukabumi. Untuk itu, Wakil Walikota Sukabumi mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya, kepada B2P3KS Yogyakarta, sebagai panitia pelaksana bintek ini. Diharapkannya, berbagai hal yang dicita-citakan oleh B2P3KS Yogyakarta, melalui bintek ini dapat dicapai dengan baik dan optimal.

Ditandaskan pula, sebagaimana dimaklumi bersama, bahwa upaya pelayanan sosial yang tujuan utamanya untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat, merupakan salah satu amanat dari Undang-Undang Dasar 1945, dan hingga saat ini belum terpacai secara berkeadilan. Karena kesejahteraan masyarakat tersebut, sebagian besar masih menjadi sebuah harapan. Oleh karenanya, pemerintah pusat dan daerah, menjadikan pelaksanaan berbagai bidang pembangunan, untuk kesejahteraan masyarakat.

Wakil Walikota Sukabumi mengatakan, untuk mencapai kesejahteraan masyarakat yang berkeadilan sangat sulit, karena berhubungan dengan berbagai faktor yang saling terkait, seperti dengan tingkat pendidikan, kesehatan, budaya dan daya beli masyarakat. Dikatakan pula, berbagai program yang telah diluncurkan oleh Pemerintah Kota Sukabumi saat ini, khususnya yang berkaitan dengan kesejahteraan masyarakat, antara lain melalui program Jaminan Kesehatan Masyarakat (Jamkesmas), Jaminan Kesehatan Daerah (Jamkesda), Beras Untuk Masyarakat Miskin (Raskin), Bea Siswa, Program Keluarga Harapan, Bantuan Langsung Sementara Masyarakat (BLSM), Pemberdayaan Usaha Kecil dan Menengah (UKM), Bantuan Sosial dan sebagainya.

Dijelaskannya, program-program tersebut, hingga saat ini masih dilaksanakan tersebar di berbagai OPD. Karena secara struktural di lingkup nasional, juga masih dilaksanakan tersebar di berbagai kementerian dan lembaga. Berkaitan dengan hal tersebut, Wakil Walikota Sukabumi mengharapkan, melalui bintek ini dapat memberikan masukan atau penguatan, untuk penyusunan rencana aksi pengembangan model kebijakan dan strategi, dalam penyelenggaraan kesejahteraan sosial secara terpadu, melalui pelayanan satu pintu.

 
Minggu, 25 Agustus 2013
WAKIL WALIKOTA SUKABUMI LEPAS 6 RIBU PESERTA GERAK JALAN SEHAT
Reporter : ENDANG SUMARDI
 

foto berita Wakil Walikota Sukabumi, H. Achmad Fahmi, S.Ag., M.M.Pd., hari Minggu pagi, 25 Agustus 2013, di depan Balai Kota Sukabumi, secara resmi melepas 6 ribu peserta gerak jalan sehat, dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-66 Koperasi Tingkat Kota Sukabumi Tahun 2013. Hadir dalam kesempatan tersebut, Pimpinan DPRD, unsur Muspida, para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Instansi Vertikal, Ketua Dewan Koperasi Indonesia Daerah (Dekopinda) Kota Sukabumi, serta undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Wakil Walikota Sukabumi menandaskan, proses pembangunan suatu bangsa dan negara, sangat ditentukan oleh kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) yang dimiliki oleh bangsa dan negara yang bersangkutan. Sedangkan kualitas SDM, salah satunya dapat diukur oleh kualitas kesehatannya. Berkaitan dengan hal tersebut, bagi setiap orang yang tidak memiliki kesehatan yang baik, tidak akan dapat mendedikasikan dan memberikan potensi yang optimal dalam berbagai bidang pembangunan.

Untuk mewujudkan hal tersebut, menurut Wakil Walikota Sukabumi, dibutuhkan perilaku dan budaya hidup sehat, di berbagai lapisan warga masyarakat, diantaranya melalui berbagai kegiatan olahraga. Sebab dengan berolahraga, dapat menjaga kebugaran dan kesehatan tubuh. Seperti sebuah pepatah mengatakan, men sana in corpore sano, yang artinya, dalam tubuh yang sehat akan berkembang pula jiwa yang sehat.

Oleh karenanya, pengembangan kegemaran untuk senantiasa berolahraga di berbagai lapisan warga masyarakat, merupakan bagian yang tiadak kalah penting dalam keseluruhan pembangunan, baik lahir maupun batin. Untuk itu, dalam kesibukan menjalankan aktivitas dan tugas sehari-hari, Pemerintah Kota Sukabumi senantiasa berupaya optimal menciptakan iklim, khususnya yang dapat mendorong terhadap perkembangan olahraga. Dikatakannya, pelaksanaan kegiatan gerak jalan sehat ini, merupakan salah satu upaya, untuk mewujudkan warga masyarakat Kota Sukabumi yang lebih sehat, supaya benar-benar dapat produktif, serta berguna bagi bangsa dan negara.

Adapun rute yang ditempuh oleh para peserta gerak jalan tersebut, antara lain, start dari Jalan R. Syamsudin, S.H., tepatnya depan Balai Kota Sukabumi, kemudian masuk ke Jalan Siliwangi, Jalan Suryakencana, Jalan Bhayangkara, Jalan Sriwidari, Jalan Veteran, Jalan Suryakencana, dan finish di Jalan R. Syamsudin, S.H., depan Balai Kota Sukabumi.

Sedangkan door prize yang diberikan oleh panitia penyelenggara, antara lain, 1 buah sepeda motor, 6 HP, 1 Kompor Gas, 1 DVD Player, 2 Dispenser, 2 Meja Komputer, 8 Jam Dinding, 3 Tas Pinggang, dan berbagai hadiah menarik lainnya.

 
Senin, 19 Agustus 2013
Wakil Walikota Sukabumi Menjadi Pembina Apel Pagi Sekaligus memperingati Hari Ulang Tahun Propinsi Jawa Barat Yang Ke 68
Reporter : Yuli Noviawan
 

foto berita Wakil Walikota Sukabumi H. Achmad Fahmi, S.Ag., M.MPd Menjadi Pembina Apel Pagi Sekaligus memperingati Hari Ulang Tahun Propinsi Jawa Barat Yang Ke 68 di Lapangan Apel Setda Kota Sukabumi (Senin/19 Agustus 2013)

Wakil Walikota Sukabumi H. Achmad Fahmi, S.Ag., M.MPd juga membacakan sambutan Gubernur Jawa Barat dalam rangka HUT Propinsi Jawa Barat yang ke 68

Hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris daerah Kota Sukabumi DR. H.M.N Hanafie Zain, M.Si, Para Staf Ahli Walikota, Para Asisten Di Lingkungan Setda Kota Sukabumi, Kepala Bappeda Kota Sukabumi, Kepala BKPP Kota Sukabumi, Kepala DPPKAD Kota Sukabumi, Kepala Kantor Komunikasi dan Informatika Kota Sukabumi,para Kepala Bagian di Lingkungan Setda Kota Sukabumi serta para pegawaidi lingkungan setda Kota Sukabumi.

Selain membacakan sambutan Gubernur Jawa Barat, Wakil Walikota Wakil Walikota Sukabumi H. Achmad Fahmi, S.Ag., M.MPd, juga mengucapkan selamat kepada Pemerintah Propinsi Jawa Barat dan bersama kita dukung Jawa Barat menjadi Propinsi termaju di Indonesia.

 
Sabtu, 6 Juli 2013
IKWI PERWAKILAN KOTA SUKABUMI GELAR OPERASI KATARAK GRATIS
Reporter : Ratna Nurseha
 

Ikatan Keluarga Wartawan Indonesia (IKWI) Perwakilan Kota Sukabumi bekerja sama dengan RS Cicendo, dan RSUD R. Syamsudin SH Kota Sukabumi menggelar bakti sosial operasi katarak gratis bagi warga kota dan kabupaten Sukabumi, bertempat di RSUD R. Syamsudin SH., Sabtu, 6 Juli 2013.

Kegiatan ini mendapat sambutan positif, baik dari warga masyarakat maupun dari pemerintah kota dan kabupaten Sukabumi. Hadir dalam kesempatan tersebut, Wakil Walikota Sukabumi, H. Achmad Fahmi, S. Ag., M. MPd., Direktur RSUD R. Syamsudin SH, dr. Suherman. M.KM. pengurus PWI dan IKWI Jawa Barat, serta pengurus dan anggota PWI Perwakilan Kota Sukabumi.

Wakil Walikota Sukabumi menyatakan menyambut baik kegiatan ini, karena kegiatan ini dapat menunjang terwujudnya masyarakat sehat, khususnya bagi penderita katarak yang rata-rata sudah berusia lanjut. Wakil Walikota berharap, kegiatan ini dapat dilaksanakan secara rutin karena masih banyak penderita katarak yang kurang mendapat informasi mengenai kegiatan semacam ini. Dengan peran pers sebagai penyampai informasi diharapkan lebih banyak warga masyarakat yang mengetahui kegiatan-kegiatan bakti social seperti ini, baik yang diselenggarakan oleh pemerintah maupun pihak swasta.

Sementara itu, Ketua IKWI perwakilan kota Sukabumi, Ny. Popi Rayadi menjelaskan, kegiatan ini digelar dalam rangka memperingati hari ulang tahun IKWI yang ke-52 dan Hari Lanjut Usia Nasional (HALUN) tingkat Kota Sukabumi, diikuti oleh 29 orang warga kota dan kabupaten Sukabumi yang berasal dari keluarga kurang mampu.

Dijelaskan pula, keduapuluh sembilan orang pasien ini sebelumnya telah melewati serangkaian pemeriksaan, seperti pemeriksaan tensi darah, skrining dan pemeriksaan laboratorium, beberapa hari sebelum pelaksanaan operasi.

Ditambahkan pula, selama dua bulan masa pendaftaran calon pasien, pendaftar mencapai 92 orang calon pasien, baik yang mendaftar melalui PWI Kota Sukabumi, RSUD R. Syamsudin SH, Puskesmas, dan Dinas Kesehatan. Namun, dari hasil pemeriksaan sejumlah calon pasien harus menunda pelaksanaan operasi disebabkan karena beberapa faktor, diantaranya karena adanya komplikasi penyakit, tensi darah yang terlalu tinggi, atau karena panyakit katarak dinyatakan belum matur.

 
Rabu, 26 Juni 2013
PENGUCAPAN SUMPAH WAKIL KETUA DPRD KOTA SUKABUMI TAHUN 2009-2014
Reporter : ENDANG SUMARDI
 

DPRD Kota Sukabumi, menyelenggarakan Rapat Paripurna Istimewa, dengan acara pengucapan sumpah dan janji Wakil Ketua DPRD Kota Sukabumi, masa jabatan tahun 2009-2014, H. Yayan Suryana, S.Pdi., dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), menggantikan H. Achmad Fahmi, S.Ag., M.M.Pd., yang saat ini menjabat Wakil Walikota Sukabumi, periode tahun 2013-2018. Rapat Paripurna yang berlangsung hari Selasa, 25 Juni 2013, bertempat di Ruangan Rapat Paripurna DPRD Kota Sukabumi ini, dipimpin Wakil Ketua DPRD Kota Sukabumi, H. Tatang Komara, S.Sos., M.M.

Adapun Susunan Acara Rapat Paripurna tersebut, antara lain Kata-Kata Pembukaan Pimpinan Rapat. Kemudian Pokok-Pokok Kegiatan, yang terdiri dari Pembacaan Keputusan Gubernur Jawa Barat, Nomor 171/KEP.763-PEM.UM/2013, Tentang Peresmian Pengangkatan Wakil Ketua DPRD Kota Sukabumi Masa Jabatan Tahun 2009-2014, oleh Sekretaris DPRD Kota Sukabumi, Drs. H. Yudi Wiharsa, M.Si., Pengambilan Sumpah oleh Ketua Pengadilan Negeri Sukabumi, serta Penanda-tangan Berita Acara Pengambilan Sumpah, dan Kata-Kata Penutupan oleh Pimpinan Rapat.

Wakil Ketua DPRD Kota Sukabumi, H. Tatang Komara, S.Sos., M.M. mengungkapkan, sesuai dengan amanat Pasal 43 Ayat 1 Peraturan DPRD Kota Sukabumi Nomor 1 Tahun 2010, Tentang Tata Tertib DPRD Kota Sukabumi, sebagaimana telah diubah dengan Peraturan DPRD Kota Sukabumi Nomor 1 Tahun 2013 menjelaskan, bahwa Pimpinan DPRD, sebelum memangku jabatannya, harus mengucapkan sumpah dan janji, yang dipandu oleh Ketua Pengadilan Negeri, pada Rapat Paripurna Istimewa DPRD, sebagai tindak lanjut dari Keputusan Gubernur Jawa Barat, Nomor 171/KEP.763-PEM.UM/2013, Tentang Peresmian Pengangkatan Wakil Ketua DPRD Kota Sukabumi, Masa Jabatan Tahun 2009-2014, tertanggal 24 Juni 2013.

Selain itu, Wakil Ketua DPRD Kota Sukabumi, H. Tatang Komara, S.Sos., M.M., mengharapkan kepada Wakil Ketua DPRD Kota Sukabumi, H. Yayan Suryana, S.Pdi., agar senantiasa bersinergi dalam kerangka pelaksanaan tugas dan fungsi pada lembaga legislatif ini. Sedangkan kepada PLT Wakil Ketua DPRD Kota Sukabumi, Alit Gunawan, S.Pdi., Wakil Ketua DPRD Kota Sukabumi, H. Tatang Komara, S.Sos., M.M., mengucapkan terima kasih, atas segala daya dan kemampuan, dalam menjalankan tugas, wewenang dan kewajiban, sebagai PLT Wakil Ketua DPRD Kota Sukabumi.

Hadir dalam kesempatan tersebut, Walikota Sukabumi, Wakil Walikota Sukabumi, Kepala Setukpa Lemdikpol, unsur Muspida, Sekretaris Daerah Kota Sukabumi, para Asisten dan Staf Ahli, para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Instansi Vertikal, para Camat dan Lurah, para Pejabat TNI, Polri dan Sipil, para sesepuh dan tokoh masyarakat, para Pimpinan Organisasi Sosial, Politik, Kemasyarakatan, Pemuda dan Wanita, serta Mahasiswa, Insan Pers dan undangan lainnya.

 
Senin, 3 Juni 2013
WALIKOTA DAN WAKIL WALIKOTA LAKUKAN JUMLING KE SETIAP MASJID
Reporter : ENDANG SUMARDI
 

Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi, H. Muhamad Muraz, S.H., M.M. dan H. Achmad Fahmi, S.Ag., M.M.Pd., didampingi unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (FKPD) dan Pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta Camat dan Lurah, secara marathon melakukan Jumat Keliling (Jumling) ke setiap masjid, yang ada di 33 kelurahan, yang tersebar di 7 wilayah kecamatan se Kota Sukabumi. Adapun masjid yang dijadikan lokasi Jumling tersebut, diserahkan sepenuhnya kepada Camat dan Lurah masing-masing.

Dikatakannya, pelaksanaan Jumling ini, sesuai dengan kegiatan yang dilakukan oleh Kholifah AL-Rasyid, yang dalam setiap melakukan dakwahnya, senantiasa mengerahkan segenap aparatur pemerintah, dari mulai pejabat teratas hingga pejabat paling bawah. Maksud dan tujuannya, selain dalam rangka upaya mempererat jalinan silaturahmi dan komunikasi, juga untuk menyerap berbagai aspirasi dan keluhan, yang dihadapi warga masyarakat Kota Sukabumi dalam berbagai bidang. Selain itu, juga untuk melakukan sosialisasi berbagai program dan kegiatan pembangunan, khususnya yang akan dilaksanakan oleh Pemerintah Kota Sukabumi.

Karena hingga saat ini, masih ada warga masyarakat, yang belum mengetahui program-program yang akan dilaksanakan oleh Pemerintah Kota Sukabumi. Demikian pula aspirasi dan keluhan yang dihadapi warga masyarakat, ada yang belum dan tidak sampai kepada Pemerintah Kota Sukabumi, sehingga beberapa kebijakan yang diambil oleh Pemerintah Kota Sukabumi, tidak sesuai dengan aspirasi warga masyarakat.

Untuk itu, dengan dilaksanakannya Jumling ini, berbagai aspirasi dan keluhan yang dihadapi warga masyarakat, dapat diketahui secara jelas dan detail, guna ditangani secara bersama-sama dan satu kesatuan, dengan satu prinsip bersatu untuk maju, untuk kemajuan Kota Sukabumi.

Menyinggung program prioritas pembangunan yang akan dilaksanakan Pemerintah Kota Sukabumi, antara lain Bidang Agama dan Sosial Budaya, Reformasi Birokrasi, Pemeliharaan dan Pembangunan Infrastruktur dan Lingkungan Hidup, Program Bidang Pendidikan, Bidang Kesehatan, Program Ekonomi, Pemberdayaan Koperasi dan Usaha Mikro Kecil Menengah (KUMKM) serta Penanggulangan Kemiskinan, Program Bebas Biaya Pelayanan Dasar, dan berbagai program lainnya.

 
Jumat, 24 Mei 2013
RENCANA PELANTIKAN DAN PERESMIAN WAKIL KETUA DPRD KOTA SUKABUMI
Reporter : ENDANG SUMARDI
 

Pimpinan DPRD Kota Sukabumi, sudah mengirimkan surat kepada Pemerintah Kota Sukabumi, tentang rencana pelantikan dan peresmian Wakil Ketua DPRD Kota Sukabumi, H. Yayan Suryana, S.Pdi., dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), menggantikan H. Achmad Fahmi, M.M.Pd., yang saat ini menjabat Wakil Walikota Sukabumi periode tahun 2013-2018.

Kepala Bagian Rapat, Risalah dan Humas Sekretariat DPRD Kota Sukabumi, Asep L. Sukmana, S.H., M.Si. menjelaskan, surat tersebut sudah disampaikan kepada Pemerintah Kota Sukabumi beberapa hari yang lalu, untuk secepatnya diserahkan dan diusulkan kepada Gubernur Jawa Barat.

Dikatakannya, jabatan Wakil Ketua DPRD Kota Sukabumi ini, dari semenjak dilepas oleh Wakil Ketua DPRD Kota Sukabumi, H. Achmad Fahmi, M.M.Pd., dijabat oleh Pelaksana Tugas (PLT) Wakil Ketua DPRD Kota Sukabumi, Alit Gunawan, S.Pdi., dari Fraksi PKS.

Dikatakan pula, apabila surat dari Gubernur Jawa Barat sudah turun, akan segera ditindaklanjuti oleh Badan Musyawarah (Bamus) DPRD Kota Sukabumi, yang memiliki wewenang untuk menentukan jadual dan waktu, tentang pelaksanaan pelantikan dan peresmian Wakil Ketua DPRD Kota Sukabumi tersebut.

Adapun mengenai rencana tentang pelaksanaan pelantikan dan peresmian Wakil Ketua DPRD Kota Sukabumi tersebut, menurut Kepala Bagian Rapat, Risalah dan Humas Sekretariat DPRD Kota Sukabumi, dijadualkan pada bulan Juni 2013 mendatang.

Sedangkan mengenai proses Pergantian Antar Waktu (PAW) Anggota DPRD Kota Sukabumi, untuk menggantikan Anggota dari Fraksi PKS yang ditinggalkan oleh H. Achmad Fahmi, M.M.Pd., Pimpinan DPRD Kota Sukabumi, hingga saat ini masih menunggu keputusan dari Komisi pemilihan Umum (KPU) Kota Sukabumi. Sebab institusi ini yang lebih mengetahui, tentang figur yang berhak menjadi PAW Anggota DPRD Kota Sukabumi tersebut.

 
Kamis, 16 Mei 2013
WALIKOTA DAN WAKIL WALIKOTA SUKABUMI MEMINPIN APEL PAGI PEGAWAI
Reporter : ENDANG SUMARDI
 

Walikota Sukabumi, H. Muhamad Muraz, S.H., M.M., dan Wakil Walikota Sukabumi, H. Achmad Fahmi, S.Ag., M.M.Pd., hari Kamis, 16 Mei 2013, meminpin apel pagi pegawai, di lingkungan Setda Kota Sukabumi, termasuk pegawai Dinas Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPPKAD) Kota Sukabumi, serta Kantor Komunikasi dan Informatika (Kankominfo) Kota Sukabumi, bertempat di halaman apel Setda Kota Sukabumi. Hadir dalam kesempatan tersebut, para pejabat eselon II dan III se Kota Sukabumi.

Dalam sambutannya, Walikota Sukabumi, H. Muhamad Muraz, S.H., M.M., meminta kepada seluruh pegawai di lingkungan Pemerintah Kota Sukabumi, agar senantiasa berupaya optimal meningkatkan kinerja dan memberikan pelayanan yang terbaik, termasuk keamanan dan perlindungan kepada segenap lapisan warga masyarakat Kota Sukabumi, sesuai dengan tugas dan fungsi Pegawai Negeri Sipil (PNS), yakni sebagai Abdi Negara, Abdi Pemerintah, dan Abdi Masyarakat.

Selain itu, juga agar senantiasa berupaya optimal merealisasikan Visi Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi periode tahun 2013-2018, yakni Dengan Iman dan Taqwa, Mewujudkan Pemerintahan yang Rahmatan Lilalamin, serta Misi Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi periode tahun 2013-2018, yakni Mewujudkan Reformasi Birokrasi dan Sumber Daya Manusia (SDM) yang Beriman, Bertaqwa dan Berilmu; Mewujudkan Kepemerintahan yang Baik, Bersih dan Berwibawa, dengan Aparatur yang Jujur, Adil dan Profesional; Mendengar dan Melayani Masyarakat dengan Ikhlas; Mewujudkan Pelayanan Dasar yang Lebih Berkualitas; Mendorong Pertumbuhan Ekonomi dan Daya Saing Daerah; serta Meningkatkan Perlindungan Terhadap Seluruh Masyarakat.

Sementara Wakil Walikota Sukabumi, H. Achmad Fahmi, S.Ag., M.M.Pd., dalam sambutannya mengajak kepada seluruh pegawai di lingkungan Pemerintah Kota Sukabumi, untuk senantiasa berupaya optimal membangun kebersamaan dan budaya kerja yang baik dan sehat, serta senantiasa berkomitmen memberikan pelayanan dan meningkatkan kesejahteraan warga masyarakat, dalam berbagai bidang.

Usai melaksanakan apel pagi, dilanjutkan Rapat Pimpinan (Rapim), yang diikuti oleh seluruh pejabat eselon II dan III se Kota Sukabumi, diantaranya membahas program prioritas pembangunan yang akan dilaksanakan selama 5 tahun ke depan. Antara lain, Bidang Agama dan Sosial Budaya; Reformasi Birokrasi; Pemeliharaan dan Pembangunan Infrastruktur dan Lingkungan Hidup; Program Bidang Pendidikan; Bidang Kesehatan; Program Ekonomi; Pemberdayaan Koperasi dan Usaha Mikro Kecil Menengah (KUMKM) serta Penanggulangan Kemiskinan; dan Program Bebas Biaya Pelayanan Dasar.

 
Rabu, 15 Mei 2013
PROFIL WAKIL WALIKOTA SUKABUMI PERIODE TAHUN 2013-2018
Reporter : ENDANG SUMARDI
 

Profil Wakil Walikota Sukabumi Periode Tahun 2013-2018, H. Achmad Fahmi, S.Ag., M.M.Pd., antara lain, lahir di Jakarta tahun 1974, pendidikan terakhir Sarjana dari Fakultas Ushuludin IAIN Syarif Hidayatullah Jakarta lulusan tahun 1997, dan Pasca Sarjana Manajemen Pendidikan dari Sekolah Tinggi Manajemen IMNI lulusan tahun 2010. Kemudian nama isteri, Hajah Fitri Hayati, M.M.Pd., dan nama anak, Nabil Akmaludin, Najma, dan Najwa.

Sementara jenjang karir dan jabatan dalam pekerjaan, antara lain tahun 1997 Supervisor PT Sharp Company Indonesia, tahun 2003 Kepala SMK Plus Bina Teknik Kota Sukabumi, tahun 2004 Anggota Komisi II DPRD Kota Sukabumi, dan tahun 2009 Wakil Ketua DPRD Kota Sukabumi.

Sedangkan kegiatan dan jabatan di organisasi, diantaranya di Lembaga Dakwah Kampus Fikratussalam IAIN Syarif Hidayatullah Jakarta, DPC Partai Keadilan Kecamatan Tebet Timur Jakarta, Sekretaris Umum Dewan Syariah Pusat DPP Persatuan Umat Islam (PUI) Jakarta, Bidang Kebijakan Publik DPD PKS Kota Sukabumi, Bendahara Umum DPD PKS Kota Sukabumi, dan Dewan Pembina Ikatan Dai Indonesia.

Menyinggung Visi Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi periode tahun 2013-2018, yakni Dengan Iman dan Taqwa, Mewujudkan Pemerintahan Rahmatan Lilalamin, dengan Misi Mewujudkan Reformasi Birokrasi dan Sumber Daya Manusia (SDM) yang Beriman, Bertaqwa dan Berilmu, Mewujudkan Kepemerintahan yang Baik, Bersih dan Berwibawa, dengan Aparatur yang Jujur, Adil dan Profesional, Mendengar dan Melayani Masyarakat dengan Ikhlas, Mewujudkan Pelayanan Dasar yang Lebih Berkualitas, Mendorong Pertumbuhan Ekonomi dan Daya Saing Daerah, serta Meningkatkan Perlindungan Terhadap Seluruh Masyarakat.

Adapun program prioritas pembangunan yang akan dilaksanakan, seluruhnya berjumlah 7 program prioritas. Antara lain, Bidang Agama dan Sosial Budaya, Reformasi Birokrasi, Pemeliharaan dan Pembangunan Infrastruktur dan Lingkungan Hidup, Program Bidang Pendidikan, Bidang Kesehatan, Program Ekonomi, Pemberdayaan Koperasi dan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (KUMKM) serta Penanggulangan Kemiskinan, dan Program Bebas Biaya Pelayanan Dasar.

 
Sabtu, 27 April 2013
LKPJ AMJ WALIKOTA DAN WAKIL WALIKOTA SUKABUMI TAHUN 2008-2013
Reporter : ENDANG SUMARDI
 

Walikota Sukabumi, H. Mokhamad Muslikh Abdussyukur, S.H., M.Si., beberapa waktu yang lalu sudah menyampaikan Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban Akhir Masa Jabatan (LKPJ AMJ) Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi Periode Tahun 2008-2013, kepada DPRD Kota Sukabumi. Maksud dan tujuannya, untuk memenuhi amanat Pasal 27 Ayat 2 Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004, Tentang Pemerintahan Daerah, dan Peraturan Pemerintah Nomor 3 Tahun 2007, Tentang Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (LPPD) kepada Pemerintah, Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban (LKPJ) Kepala Daerah kepada DPRD, dan Informasi Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (ILPP) kepada masyarakat.

Ditandaskannya, LPPD bukan hanya mencerminkan kinerja dari Kepala Daerah semata, melainkan cerminan kinerja seluruh jajaran birokrasi, DPRD dan berbagai komponen warga masyarakat. Hal ini didasarkan pada paradigma yang dianut di Indonesia, bahwa tata pemerintahan yang baik ditopang oleh tiga pilar. Antara lain, pemerintahan, sektor swasta dan masyarakat.

Menyinggung beberapa indikator makro pembangunan di Kota Sukabumi selama periode tahun 2008-2013, menurut Walikota Sukabumi, harus diakui oleh semua pihak, sudah mengalami peningkatan yang sangat berarti. Antara lain, Laju Pertumbuhan Ekonomi (LPE), Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Perkapita dan Daya Beli Masyarakat (DBM), mengalami peningkatan yang cukup sinifikan.

Demikian pula dalam bidang kesejahteraan sosial, pendidikan dan kesehatan, kendati ada perubahan sistem dalam penghitungannya, namun secara faktual mengalami trend peningkatan yang lebih baik. Seperti pada Angka Melek Huruf (AMH), Rata-Rata Lama Sekolah (RLS), Angka Harapan Hidup (AHH), Angka Kematian Bayi (AKB), Prosentase Penduduk Miskin (PPM), dan Angka Partisipasi Angkatan Kerja (APAK).

Selain itu, juga pencapaian kinerja dalam bidang keuangan daerah, khususnya Pendapatan Asli Daerah (PAD), dan besaran Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) selama kurun waktu tahun 2008-2013, sudah mengalami peningkatan yang cukup menggembirakan. Namun demikian, Walikota Sukabumi berharap, agar APBD Kota Sukabumi dapat segera mencapai limit minimal 1 trilyun rupiah. Untuk itu, ada hal yang harus menjadi catatan penting oleh semua pihak, yakni bagaimana agar daya serap APBD Kota Sukabumi, bisa lebih optimal dan efektif. Karena APBD, bisa menjadi motor penggerak perekonomian masyarakat.

 
Kamis, 4 April 2013
Kelurahan Sudajaya Hilir Siap Mewakili Kota Sukabumi
Reporter : Riksan
 

Kelurahan Sudajaya Hilir terus melakukan pembenahan menghadapi Lomba Kelurahan Tingkat Provinsi Jawa Barat Tahun 2013. Terpilihnya Kelurahan Sudajaya Hilir sebagai wakil Kota Sukabumi karena Kelurahan yang dipimpin oleh Lurah Iyan Rojiman,S.IP ini merupakan Juara I lomba kelurahan tingkat Kota Sukabumi tahun 2012.

Dalam rapat koordinasi persiapan lomba kelurahan tingkat Provinsi Jawa Barat yang dipimpin oleh Kepala Bagian Tata Pemerintahan, Iskandar,S.IP.,MT, siang tadi ( 4/4 ) dijelaskan bahwa kemungkinan penilaian lomba kelurahan Provinsi Jawa Barat akan dilaksanakan pada minggu kedua bulan Mei 2013. Mengingat waktu persiapan yang sangat singkat, Kabag Tapem mengajak seluruh SKPD untuk memberikan dukungan kepada kelurahan Sudajaya Hilir sesuai tugas pokok dan fungsi masing – masing agar Kelurahan Sudajaya Hilir dapat berprestasi di lomba kelurahan tingkat Jawa Barat.

Kabag Tapem juga menyampaikan instruksi Walikota Sukabumi kepada seluruh SKPD untuk berperan aktif dalam mendukung kelurahan Sudajaya Hilir, dan juga agar setiap SKPD memainkan perannya masing – masing terutama dalam monitoring dan evaluasi menghadapi lomba kelurahan ini.

Berbagai bidang yang harus dilakukan pembenahan dibahas dalam rapat koordinasi ini. Diantaranya pembenahan dibidang infrastruktur seperti jalan, juga pembinaan terhadap para kader PKK Kelurahan Sudajaya Hilir.

Kelurahan Sudajaya Hilir yang mempunyai luas wilayah 128,44 hektar ini telah mempunyai beberapa andalan yang akan ditonjolkan dalam lomba nanti seperti industri masyarakat pembuatan roti dan baso, posyandu, penetasan ikan patin dan pembangunan masjid hasil swadaya masyarakat. Namun ini semua masih dalam tahap penyeleksian tim Pembina Kelurahan, sehingga pada akhirnya yang ditonjolkan pada lomba nanti benar – benar adalah yang benar - benar layak dan bisa memberikan poin bagi Kelurahan Sudajaya Hilir.

Kelurahan Sudajaya Hilir saat ini tengah gencar bersosialisasi ke masyarakat tentang lomba Kelurahan dan juga untuk mengajak peran aktif masyarakat agar kelurahannya dapat berprestasi di Jawa Barat. Selain itu pula beberapa perbaikan infrastruktur tengah dilaksanakan oleh Kelurahan yang berpopulasi 5.599 jiwa ini.

 
Selasa, 2 April 2013
SUMPAH WAKIL KETUA DPRD KOTA SUKABUMI MASA JABATAN 2009-2014
Reporter : ENDANG SUMARDI
 

DPRD Kota Sukabumi, menyelenggarakan Rapat Paripurna Istimewa, dengan acara Pengucapan Sumpah dan Janji Wakil Ketua DPRD Kota Sukabumi, H. Tatang Komara, S.Sos., M.M., masa jabatan tahun 2009-2014. Rapat Paripurna yang berlangsung hari Selasa, 2 April 2013, bertempat di Ruangan Rapat Paripurna DPRD Kota Sukabumi ini, dipimpin Ketua DPRD Kota Sukabumi, Aep Saepurahman, S.E.

Hadir dalam kesempatan tersebut, unsur Muspida, Sekretaris Daerah Kota Sukabumi, para Asisten dan Staf Ahli, para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Instansi Vertikal, para Camat dan Lurah, para Pejabat TNI, Polri dan Sipil, para sesepuh dan tokoh masyarakat, para Pimpinan Organisasi Sosial, Politik, Kemasyarakatan, Pemuda dan Wanita, serta Mahasiswa, Insan Pers dan undangan lainnya.

Adapun Susunan Acara Rapat Paripurna tersebut, antara lain Kata-Kata Pembukaan Pimpinan Rapat. Selanjutnya Pokok-Pokok Kegiatan, yang terdiri dari Pembacaan Keputusan Gubernur Jawa Barat, Nomor: 171.1/KEP.359-PEM.UM/2013, Tentang Peresmian Pemberhentian dan Pengangkatan Wakil Ketua DPRD Kota Sukabumi Masa Jabatan Tahun 2009-2014, oleh Sekretaris DPRD Kota Sukabumi, Drs. H. Yudi Wiharsa, M.Si., Pengambilan Sumpah dipandu oleh Ketua Pengadilan Negeri Sukabumi, serta Penanda-tangan Berita Acara Pengambilan Sumpah, dan Kata-Kata Penutupan oleh Pimpinan Rapat.

Ketua DPRD Kota Sukabumi, Aep Saepurahman, S.E. mengatakan, sesuai dengan amanat Pasal 43 Ayat 1 Peraturan DPRD Kota Sukabumi Nomor 1 Tahun 2010, Tentang Tata Tertib DPRD Kota Sukabumi menjelaskan, bahwa Pimpinan DPRD sebelum memangku jabatannya, harus mengucapkan sumpah dan janji, yang dipandu oleh Ketua Pengadilan Negeri, pada Rapat Paripurna Istimewa DPRD.

Selain itu juga dikatakan, terbitnya Keputusan Gubernur Jawa Barat tersebut, diawali dengan usulan DPD Partai Golkar Kota Sukabumi, melalui Surat Nomor: B.13/GOLKAR/I/2013, tertanggal 31 Januari 2013, yang ditindak-lanjuti dengan Keputusan DPRD Kota Sukabumi Nomor: 5 Tahun 2013, Tentang Pemberhentian dan Calon Pengganti Wakil Ketua DPRD Kota Sukabumi Masa Jabatan Tahun 2009-2014, melalui Rapat Paripurna DPRD tanggal 19 Februari 2013. Dijelaskannya, sebagai tindak lanjut atas penetapan tersebut, DPRD Kota Sukabumi menyampaikan surat kepada Walikota Sukabumi, untuk diusulkan peresmiannya melalui Keputusan Gubernur Jawa Barat.

 
Sabtu, 26 Januari 2013
WAKIL WALIKOTA KUNJUNGI PADEPOKAN ANAK YATIM DAN DZIKIR PANCAROBA
Reporter : ENDANG SUMARDI
 

Wakil Walikota Sukabumi, Doktor H. Mulyono, M.M., mengunjungi Padepokan Anak Yatim dan Dzikir Pancaroba Kota Sukabumi, tepatnya di Jalan Sikib Nomor 48, RT 2, RW 10 Kampung Cijangkar, Kelurahan Nanggeleng, Kecamatan Citamiang, Kota Sukabumi. Kunjungan yang berlangsung pada tanggal 25 Januari 2013 ini, dalam rangka memperingati Maulid Nabi Tahun 1434 Hijriyah.

Dalam kesempatannya, Wakil Walikota Sukabumi menjelaskan, dilaksanakannya kunjungan tersebut, sebagai salah satu bentuk perhatian dan kepedulian, sekaligus melihat dari dekat keberadaan para anak yatim, khususnya yang ada di Padepokan Anak Yatim dan Dzikir Pancaroba Kota Sukabumi.

Ditandaskannya, segenap lapisan warga masyarakat Kota Sukabumi yang memiliki kemampuan, agar senantiasa memerhatikan dan mempedulikan keberadaan para anak yatim. Sebab keberadaan para anak tersebut, sangat membutuhkan perhatian dan kepedulian dari semua pihak, baik berupa moril maupun materil. Maksud dan tujuannya, untuk menunjang kelancaran, keberhasilan dan keberlangsungan hidup para anak tersebut, baik mengenai pendidikannya, maupun mengenai kesehatan dan kesejahteraannya.

Hal tersebut, sesuai dengan Visi Pembangunan Kota Sukabumi Tahun 2005-2025, yakni Terwujudnya Kota Sukabumi, Sebagai Pusat Pelayanan Berkualitas Bidang Pendidikan, Kesehatan dan Perdagangan di Jawa Barat, Berlandaskan Iman dan Taqwa; serta Visi Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi Tahun 2008-2013, yakni Dengan iman dan taqwa, mewujudkan pemerintahan yang amanah berparadigma surgawi, menuju Kota Sukabumi yang cerdas, sehat dan sejahtera, baik lahir maupun batin, dilandasi nilai-nilai fhilosofis, Shidiq, Tabligh, Amanah, Fathonah.

Dalam pada itu, Pembina Padepokan Yatim dan Dzikir Pancaroba Kota Sukabumi, Ustadz H. Ayi Suryadi menjelaskan, dalam memperingati Maulid Nabi Tahun 1434 Hijriyah, seluruh anak yatim dan jajaran pengurus Padepokan Yatim dan Dzikir Pancaroba Kota Sukabumi, menggelar doa dan dzikir bersama, supaya wilayah Kota Sukabumi senantiasa dalam keadaan kondusif, yakni aman, tenteram, tertib dan damai, serta terhindar dari berbagai bencana.

Dikatakannya, doa yang disampaikan oleh para anak yatim tersebut, diyakini oleh segenap umat Islam, akan diberkahi oleh Allah Aza Wa Zalla. Dikatakan pula, peringatan Maulid Nabi Tahun 1434 Hijriyah ini, diikuti oleh sebanyak 350 anak yatim, yang berasal dari 28 Pengurus Cabang (PC) Padepokan Yatim dan Dzikir Pancaroba Kota Sukabumi, se Kota dan Kabupaten Sukabumi.

 
Rabu, 16 Januari 2013
TANGGAPAN DAN JAWABAN WALIKOTA DAN WAKIL WALIKOTA SUKABUMI
Reporter : ENDANG SUMARDI
 

DPRD Kota Sukabumi, menyelenggarakan Rapat Paripurna, dengan acara Tanggapan dan Jawaban Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi, atas Pemandangan Umum Fraksi-Fraksi, terhadap Penjelasan Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban (LKPJ) Akhir Masa Jabatan Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi, periode tahun 2008-2013. Rapat Paripurna yang dipimpin oleh Ketua DPRD Kota Sukabumi, Aep Saepurahman, S.E. ini, berlangsung hari Rabu, 16 Januari 2013, bertempat di Ruangan Rapat Paripurna DPRD Kota Sukabumi.

Sedangkan Susunan Acara Rapat Paripurna tersebut, antara lain Pembukaan, yang terdiri dari Pengesahan Kuorum, Pengesahan Acara, dan Kata-Kata Pengantar Pimpinan Rapat. Selanjutnya Pokok-Pokok Kegiatan, yakni Tanggapan dan Jawaban Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi, atas Pemandangan Umum Fraksi-Fraksi, terhadap Penjelasan LKPJ Akhir Masa Jabatan Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi, periode tahun 2008-2013, oleh Walikota Sukabumi, H. Mokhamad Muslikh Abdussyukur, S.H., M.Si., serta Kata-Kata Penutupan Pimpinan Rapat.

Ketua DPRD Kota Sukabumi, Aep Saepurahman, S.E. menjelaskan, LKPJ Akhir Masa Jabatan Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi periode tahun 2008-2013 ini, dilakukan secara terbuka, melalui rapat paripurna DPRD. Dijelaskan pula, kajian dan telaahan yang dituangkan dalam Pemandangan Umum Fraksi-Fraksi, merupakan pengejawantahan kebijakan terhadap pelaksanaan kinerja secara sistematis, efektif, efisien, transparan dan akuntabel, sekaligus menyuarakan aspirasi masyarakat, sebagai bentuk pertanggungjawaban secara pilitis, yang disampaikan secara resmi dalam rapat paripurna.

Dalam pada itu, Walikota Sukabumi, H. Mokhamad Muslikh Abdussyukur, S.H., M.Si. menjelaskan, berdasarkan Pemandangan Umum Fraksi-Fraksi, secara kumulatif terdapat 73 pertanyaan, pernyataan dan saran, yang terdiri dari 33 pertanyaan serta 40 pertanyaan dan saran. Antara lain, Fraksi Partai Golkar 11 pertanyaan serta 10 pertanyataan dan saran, Fraksi Partai Keadilan Sejahtera 11 pertanyaan serta 4 pertanyataan dan saran, Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan 2 pertanyaan serta 6 pertanyataan dan saran, Fraksi Partai Amanat Nasional 2 pertanyaan serta 6 pertanyataan dan saran, Fraksi Partai Persatuan Pembangunan 4 pertanyaan serta 8 pertanyataan dan saran, Fraksi Partai Demokrat Bersatu 3 pertanyaan serta 6 pertanyataan dan saran.

Hadir dalam kesempatan tersebut, Wakil Walikota Sukabumi, Kepala Setukpa Lemdikpol Sukabumi, unsur Muspida, Sekretaris Daerah Kota Sukabumi, para Asisten dan Staf Ahli, para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), para pejabat TNI, Polri dan Sipil, para Tokoh Masyarakat dan Alim Ulama, para Pimpinan Organisasi Sosial, Politik, Kemasyarakatan, Pemuda dan Wanita, serta Mahasiswa, Insan Pers dan undangan lainnya.

 
Sabtu, 12 Januari 2013
WAKIL WALIKOTA BUKA KEJUARAAN BULU TANGKIS WALIKOTA CUP I
Reporter : ENDANG SUMARDI
 

Wakil Walikota Sukabumi, Doktor H. Mulyono, M.M., hari Sabtu, 12 Januari 2013, bertempat di Gelanggang Olah Raga (GOR) Remaja Merdeka Kota Sukabumi, secara resmi membuka kejuaraan Bulu Tangkis Walikota Sukabumi Cup I Tahun 2013, antar pelajar serta instansi dan perusahaan se Wilayah I Bogor, ditandai dengan pemukulan satel kok oleh Wakil Walikota Sukabumi, Pimpinan DPRD, unsur Muspida, Ketua Pengurus Daerah (Pengda) Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indoanesia (PBSI) Provinsi Jawa Barat, dan Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Cabang Kota Sukabumi.

Dalam sambutannya, Wakil Walikota Sukabumi atas nama Pemerintah Kota Sukabumi, mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya, kepada seluruh jajaran Panitia Penyelenggara, yang telah berupaya optimal menyelenggarakan kejuaraan Bulu Tangkis ini. Karena kejuaraan ini sangat positif dan besar manfaatnya, dalam upaya memasyarakatkan olahraga dan mengolahragakan masyarakat, khususnya dalam upaya menggali bibit-bibit atlet Bulu Tangkis potensial, guna melahirkan atlet Bulu Tangkis yang berprestasi, baik di tingkat regional dan nasional, maupun di tingkat internasional.

Acara pembukaan kejuaraan Bulu Tangkis Walikota Sukabumi Cup I Tahun 2013 ini, diawali dengan Pengukuhan dan Pelantikan jajaran Pengurus Cabang (Pengcab) PBSI Kota Sukabumi periode tahun 2012-2016, yang diketuai oleh Doktor H. Mulyono, M.M., oleh Ketua Pengda PBSI Provinsi Jawa Barat, Insinyur H. Lutfi Hamid.

Wakil Walikota Sukabumi, selaku Ketua Pengcab PBSI Kota Sukabumi menandaskan, pihaknya beserta jajarannya, akan senantiasa berupaya optimal melakukan penataan dan pembenahan terhadap sarana dan prasarana olaharaga Bulu Tangkis, guna menunjang kelancaran dan keberhasilan pembinaan dan pembibitan atlet Bulu Tangkis, khususnya di Kota Sukabumi.

Hadir dalam kesempatan tersebut, para Asisten dan Staf Ahli, para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), para Kepala Sekolah, Guru, Pembina, Pelatih dan Atlet Bulu Tangkis, serta para pelajar dan undangan lainnya.

 
Sabtu, 12 Januari 2013
WAKIL WALIKOTA SERAHKAN BANTUAN SERAGAM ROMPI TAHAP PERTAMA
Reporter : ENDANG SUMARDI
 

Wakil Walikota Sukabumi, Doktor H. Mulyono, M.M., hari Jumat sore, 11 Januari 2012, bertempat di Ruangan Pengujian Kendaraan Dinas Perhubungan Kota Sukabumi, secara simbolis menyerahkan bantuan seragam rompi tahap pertama, kepada para pengemudi Angkutan Kota (Angkot), yang beroperasi di wilayah Kota Sukabumi. Selain menyerahkan bantuan seragam rompi, Wakil Walikota Sukabumi juga menyerahkan bantuan uang transport, kepada puluhan pengemudi angkot dari berbagai trayek, yang hadir dalam kesempatan tersebut, sebagai pengganti uang transport.

Dikatakannya, pemberian bantuan seragam rompi kepada para pengemudi angkot ini, merupakan salah satu bentuk perhatian dan kepedulian Pemerintah Kota Sukabumi, sekaligus sebagai salah satu bentuk aplikasi, dalam upaya mewujudkan pelayanan berkualitas kepada warga masyarakat, khususnya dalam bidang jasa transportasi. Untuk itu, Wakil Walikota Sukabumi menghimbau kepada seluruh pengemudi angkot yang telah mendapat bantuan seragam rompi ini, agar dapat merubah etika ke arah yang lebih baik lagi, khususnya dalam memberikan pelayanan kepada segenap lapisan warga masyarakat, terutama kepada para pengguna jasa angkot di Kota Sukabumi. Selain itu, Wakil Walikota Sukabumi juga meminta kepada seluruh pengemudi angkot yang telah mendapat bantuan seragam rompi ini, agar memelihara rompi tersebut dengan baik, supaya dapat tahan lama.

Dalam pada itu, Kepala Dinas Perhubungan Kota Sukabumi, Drs. H. Andri Setiawan, M.M. menjelaskan, bantuan seragam rompi kepada para pengemudi angkot yang beroperasi di wilayah Kota Sukabumi ini, untuk tahap pertama seluruhnya berjumlah 1.000 rompi. Sedangkan pengemudi angkot yang beroperasi di wilayah Kota Sukabumi saat ini, seluruhnya berjumlah 2 ribu 262 orang. Sementara sisanya sebanyak 1 ribu 262 orang, akan diberikan menyusul. Diharapkannya, dengan diberikannya bantuan seragam rompi ini, dapat membantu warga masyarakat khususnya para pengguna jasa angkot di Kota Sukabumi, dalam mengantisipasi berbagai hal yang tidak diinginkan, sekaligus dapat memudahkan warga masyarakat, khususnya dalam mengenal para pengemudi angkot.

 
Sabtu, 12 Januari 2013
WAKIL WALIKOTA SERAHKAN UANG KADEUDEUH KEPADA 1.559 GURU HONOR
Reporter : ENDANG SUMARDI
 

Wakil Walikota Sukabumi, Doktor H. Mulyono, M.M., menyerahkan uang kadeudeuh, kepada 1.559 Guru Honor se Kota Sukabumi. Uang kadeudeuh yang berasal dari Gubernur Jawa Barat ini, diserahkan secara simbolis kepada 7 perwakilan Pengurus Cabang (PC) Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kecamatan se Kota Sukabumi, tepatnya pada tanggal 10 Januari 2013, bertempat di Gelanggang Olah Raga (GOR) Remaja Meredeka Kota Sukabumi, untuk diserahkan kembali secara langsung, kepada setiap Guru Honor yang ada di PC PGRI Kecamatan masing-masing. Hadir dalam kesempatan tersebut, Ketua PGRI Kota Sukabumi, H. Sanusi Harjadireja, M.Pd., dan undangan lainnya.

Dikatakannya, uang kadeudeuh tersebut, merupakan bantuan dana hibah dari Gubernur Jawa Barat, untuk para Guru Honor di Kota Sukabumi. Dikatakan pula, berapapun besarnya bantuan dana hibah tersebut, merupakan apresiasi dan penghargaan dari Gubernur Jawa Barat, yang harus disyukuri oleh seluruh Guru Honor yang ada di Kota Sukabumi. Kendati bantuan tersebut, tidak sebanding dengan nilai pengabdian dan pengorbanan, yang dilakukan oleh para Guru Honor selama ini. Diharapkannya, bantuan untuk para Guru Honor tersebut, agar diberikan secara rutin setiap tahun.

Sementara Ketua PGRI Kota Sukabumi, H. Sanusi Harjadireja, M.Pd. mengungkapkan, ke-1.559 Guru Honor tersebut, masing-masing mendapat bantuan sebesar 150 ribu rupiah, sehingga total bantuan yang diberikan kepada Guru Honor se Kota Sukabumi ini, mencapai 233 juta 850 ribu rupiah, yang diserahkan kepada 7 perwakilan PC PGRI Kecamatan se Kota Sukabumi.

Saat dikonfirmasi kemungkinan masih adanya Guru Honor di Kota Sukabumi yang tidak terdaftar, sehingga tidak mendapatkan bantuan tersebut dari Gubernur Jawa Barat, menurut Ketua PGRI Kota Sukabumi, kepala sekolah yang bersangkutan harus bertanggung jawab. Sebab pihaknya telah meminta kepada setiap kepala sekolah yang ada di Kota Sukabumi, untuk melakukan pendataan terhadap seluruh Guru Honor yang ada di sekolahnya masing-masing. Namun apabila kepala sekolahnya tidak bertanggung jawab, pihak PGRI Kota Sukabumi, siap untuk mempertanggung jawabkannya. Adapun ke-1.559 Guru Honor se Kota Sukabumi, yang mendapat bantuan dari Gubernur Jawa Barat tersebut, terdiri dari Guru Honor TK sebanyak 201 orang, Guru Honor SD sebanyak 512 orang, Guru Honor SMP sebanyak 300 orang, Guru Honor SMA sebanyak 215 orang, dan Guru Honor SMK sebanyak 331 orang.

 
Sabtu, 5 Januari 2013
WAKIL WALIKOTA SERAHKAN SEMBAKO KEPADA RATUSAN PETUGAS PARKIR
Reporter : ENDANG SUMARDI
 

Wakil Walikota Sukabumi, Doktor H. Mulyono, M.M., menyerahkan bantuan paket Sembilan Bahan Pokok (Sembako), kepada ratusan orang Petugas Parkir se Kota Sukabumi. Bantuan paket sembako tersebut, diserahkan pada acara silahturahmi dan tatap muka, dengan ratusan orang Petugas Parkir se Kota Sukabumi, hari Sabtu, 5 Januari 2013, bertempat di Aula Pengujian Dinas Perhubungan Kota Sukabumi.

Dikatakannya, bantuan paket sembako tersebut, sebagai bentuk perhatian dan penghargaan kepada para petugas parkir di wilayah Kota Sukabumi, yang tidak mengenal lelah mengatur sekaligus menertibkan berbagai jenis kendaraan, baik roda empat maupun roda dua, yang parkir di sejumlah ruas jalan di wilayah Kota Sukabumi. Selain itu, para petugas parkir tersebut, juga sangat besar jasa dan pengorbanannya, khususnya dalam memberikan kontribusi secara positif, terhadap peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Sukabumi, terutama dari sektor retribusi parkir.

Untuk itu, Wakil Walikota Sukabumi meminta kepada pihak pengusaha yang mengelola parkir di Kota Sukabumi, agar senantiasa berupaya optimal memerhatikan para petugas parkir, baik mengenai kesehatannya maupun kesejahteraannya. Karena para petugas parkir ini, merupakan bagian dari pemerintahan daerah, khususnya dalam upaya peningkatan PAD Kota Sukabumi.

Dalam pada itu, Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Parkir Dinas Perhubungan Kota Sukabumi, Mahpudin menjelaskan, berdasarkan data hingga akhir bulan Desember 2012, PAD Kota Sukabumi dari sektor retribusi parkir, mencapai 1 milyar 169 juta 701 ribu rupiah, atau melebihi target sebesar 2 juta 501 ribu rupiah, dari target yang ditetapkan sebesar 1 milyar 167 juta 200 ribu rupiah.

Dijelaskan pula, jumlah PAD dari sektor retribusi parkir tersebut, berasal dari 24 lokasi parkir yang ada di wilayah Kota Sukabumi, tidak termasuk 4 ruas jalan nasional. Karena berdasarkan Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009, Tentang Lalu Lintas, tidak diperbolehkan memungut parkir di ruas jalan nasional. Adapun ke-4 ruas jalan nasional tersebut, antara lain Jalan R.A. Kosasih, Jalan Siliwangi, Jalan RSUD R. Syamsudin, S.H., dan Jalan Bhayangkara. Menyinggung jumlah petugas parkir yang ada di wilayah Kota Sukabumi, berdasarkan data yang ada di UPT Parkir Dinas Perhubungan Kota Sukabumi, saat ini mencapai 230 orang.

 
Jumat, 28 Desember 2012
WAKIL WALIKOTA MELAKUKAN SIDAK KE 7 PROYEK PEMBANGUNAN
Reporter : ENDANG SUMARDI
 

Wakil Walikota Sukabumi, Doktor H. Mulyono, M.M., beserta Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Sukabumi, H. Deden Solehudin, S.Ag., M.M., termasuk unsur pimpinan instansi terkait lainnya, melakukan Inspeksi Mendadak (Sidak), ke 7 proyek pembangunan infrastruktur di wilayah Kota Sukabumi, khususnya yang menggunakan dana dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Sukabumi, APBD Provinsi Jawa Barat, serta Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun Anggaran 2012.

Adapun ke-7 proyek pembangunan tersebut, antara lain, Intelegent Transportation System (ITS) Room Dinas Perhubungan Kota Sukabumi, Klinik Paru-Paru Dinas Kesehatan Kota Sukabumi, SDN Cibeureum CBM Kecamatan Cibeureum, Puskesmas Cibeureum Kecamatan Cibeureum, Terminal Bus Type A Kota Sukabumi, dan Gedung Sekretariat Dinas Pendidikan Kota Sukabumi, serta Ruang Terbuka Hijau (RTH), lengkap dengan fasilitas olahraga, tepatnya di wilayah Lamping, Kelurahan Gedong Panjang, Kecamatan Citamiang.

Dari ke-7 proyek pembangunan tersebut, hanya 4 proyek yang sudah bisa dikatakan selesai 100 persen, menjelang akhir tahun 2012. Antara lain, ITS Room dan Terminal Bus Type A, SDN Cibeureum CBM, dan Puskesmas Cibeureum. Sedangkan 3 proyek lagi, yakni Klinik Paru-Paru, Gedung Sekretariat Dinas Pendidikan, dan RTH Lamping, masih dalam pengerjaan. Untuk itu, Wakil Walikota Sukabumi mengharapkan, agar ke-3 proyek tersebut dapat segera diselesaikan tepat waktu, yakni pada tanggal 31 Desember 2012.

Sedangkan dari ke-3 proyek yang diharapkan bisa selesai pada tanggal 31 Desember 2012 ini, ada dua proyek pembangunan yang menjadi perhatian Pemerintah Kota Sukabumi, yakni Gedung Sekretariat Dinas Pendidikan dan Klinik Paru-Paru. Bahkan untuk Gedung Sekretariat Dinas Pendidikan, telah melewati masa waktu penyelesaian, yakni pada tanggal 26 Desember 2012. Dengan keterlambatan penyelesaian tersebut, pihak Dinas Pendidikan Kota Sukabumi, harus membayar denda sekitar 2 juta rupiah per hari, hingga tanggal 31 Desember 2012, yang disetorkan ke kas daerah.

Sementara Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Sukabumi, H. Deden Solehudin, S.Ag., M.M. mengatakan, pihaknya merasa optimis, bahwa ke-3 proyek pembangunan tersebut bisa selesai tepat waktu. Dijelaskannya, khusus untuk proyek pembangunan Klinik Paru-Paru, pihaknya sudah mengingatkan, agar bisa selesai tepat waktu sesuai kontrak. Karena apabila tidak selesai tepat waktu, bisa dikenakan sanksi dan denda. Sedangkan untuk proyek pembangunan Gedung Sekretariat Dinas Pendidikan yang sudah melewati batas waktu, diharapkan dapat diselesaikan pada tanggal 31 Desember 2012.

 
Kamis, 13 Desember 2012
WAKIL WALIKOTA SUKABUMI MEMBUKA SUKABUMI EXPO TAHUN 2012
Reporter : ENDANG SUMARDI
 

Wakil Walikota Sukabumi, Doktor H. Mulyono, M.M., hari Kamis, 13 Desember 2012, bertempat di Lapangan Merdeka Kota Sukabumi, secara resmi membuka Sukabumi Expo Tahun 2012. Pembukaan Sukabumi Expo tersebut, ditandai dengan pemukulan gong dan pelepasan balon oleh Wakil Walikota Sukabumi, Doktor H. Mulyono, M.M., serta pengguntingan untaian bunga melati oleh Ketua Tim Penggerak PKK Kota Sukabumi, Nyonya Hajah Isye Muslikh Abdussyukur.

Selain itu, juga dimeriahkan berbagai pertunjukan tari, yang dipersembahkan oleh Sanggar Seni Catrik Palagan Kota Sukabumi, Paduan Suara Simfonia Mahasiswa UMMI Sukabumi, serta demo merias karakter dan fashion show, yang dipersembahkan oleh sejumlah siswa SMK Negeri 3 Kota Sukabumi.

Dalam kesempatan tersebut, diserahkan berita acara serah terima barang milik negara, berupa bangunan pasar tradisional Degung Kota Sukabumi, dari Kementerian Koperasi RI kepada Pemerintah Kota Sukabumi, oleh pejabat dari Kementerian Koperasi RI, Tiwan Kurniawan, kepada Wakil Walikota Sukabumi, Doktor H. Mulyono, M.M.

Disamping itu, Wakil Walikota Sukabumi menyerahkan berbagai piagam peghargaan, trophy dan uang pembinaan kepada 3 koperasi berprestasi tahun 2012, yang terdiri dari KSU Simpatika Mandiri, Koperasi Silih Asih, dan Koperasi Sauyunan, serta koperasi award tahun 2012, kepada 3 koperasi, yakni Koperasi Setia Kawan, Koperasi Karya SMP Negeri 5, dan Primkop Kartika Suryakancana 0607 Sukabumi.

Hadir pada kesempatan tersebut, Pimpinan dan Anggota DPRD, unsur Muspida, para Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), para Kepala Sekolah, jajaran pengurus Dekopinda, Dekranasda, Kadinda, Hiswana Migas, Badan Musyawarah Perbankan Daerah, Alim Ulama, Tokoh Masyarakat, Pemuda, para Pengurus Koperasi dan Pelaku Dunia Usaha, serta para Peserta Sukabumi Expo.

 
Rabu, 12 Desember 2012
WAKIL WALIKOTA LANTIK PENGURUS FPK KOTA SUKABUMI PERIODE 2012-2017
Reporter : ENDANG SUMARDI
 

Wakil Walikota Sukabumi, Doktor H. Mulyono, M.M., hari Rabu, 12 Desember 2012, secara resmi melantik jajaran pengurus Forum Pembaruan Kebangsaan (FPK) Kota Sukabumi periode tahun 2012-2017. Pelantikan jajaran pengurus FPK Kota Sukabumi tersebut, berlangsung di Gedung Juang 45 Kota Sukabumi, serta dimeriahkan berbagai pementasan seni tradisional.

Adapun jajaran pengurus FPK Kota Sukabumi tersebut, antara lain, Ketua Dewan Pembina, Wakil Walikota Sukabumi, Sekretaris, Kepala Kantor Kesatuan Bangsa, Politik dan Perlindungan Masyarakat (Kesbangpol dan Linmas) Kota Sukabumi, serta Anggota, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Sukabumi, Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat, Perempuan dan Keluarga Berencana (BPMPKB) Kota Sukabumi, Kepala Dinas Pendidikan Kota Sukabumi, Kepala Dinas Sosial, Tenaga Kerja dan Penanggulangan Bencana (Dinsostek PB) Kota Sukabumi, Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata (Disporabudpar) Kota Sukabumi, Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskopperindag) Kota Sukabumi, Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Sukabumi, Kepala Bagian Administrasi Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Kota Sukabumi, serta Kepala Seksi Kesatuan Bangsa pada Kantor Kesbangpol dan Linmas Kota Sukabumi.

Selajutnya Ketua, H. Charly Dahlan, S.IP. M.Si., Wakil Ketua I, Helmi Johar, Wakil Ketua II, Nathael B. Soebianto, STH., Wakil Ketua III, Ramli Barnawi, Sekretaris I, Salman Alfarizi, Sekretaris II, Ade Munhiar, S.E., M.M., Bendahara I, Hajah Yulia Dadang, S.Pdi., dan Bendahara II, Hajah Nurjanah, S.IP., serta Anggota, Pendeta Hartono Suryadarma, Drs. Karmana Rachman, Ikwang Chandra, S.Pd., M.S. Suhardi, dan Kahfi Sudarma. Jajaran pengurus FPK Kota Sukabumi tersebut, dilengkapi Anggota Forum Pemuka Masyarakat, Anggota Forum Organisasi Kebangsaan, dan Anggota Forum Organisasi Kedaerahan.

Hadir dalam kesempatan tersebut, Pimpinan dan Anggota DPRD, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah, Sekretaris Daerah Kota Sukabumi, para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Instansi, Ketua Majelis Ulama (MUI), Ketua FPK Provinsi Jawa Barat, para pini sepuh, alim ulama, tokoh agama, tokoh masyarakat, pemuda dan mahasiswa, serta undangan lainnya.

 
Senin, 26 November 2012
WAKIL WALIKOTA BUKA SOSIALISASI PP NOMOR 60 TAHUN 2008
Reporter : ENDANG SUMARDI
 

Wakil Walikota Sukabumi, Doktor H. Mulyono, M.M., hari Senin, 26 November 2012, bertempat di Gedung Pusat Kajian Islam Kota Sukabumi, secara resmi membuka sosialisasi Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 60 Tahun 2008, Tentang Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP).

Dalam sambutannya, Wakil Walikota Sukabumi menandaskan, sosialisasi PP Nomor 60 Tahun 2008 Tentang SPIP ini, sangat penting dilaksanakan, guna meningkatkan pemahaman aparatur pemerintah, atas pentingnya pengendalian intern, khususnya bagi setiap organisasi, dalam rangka mewujudkan tata kepemerintahan yang baik atau good governance, menuju pemerintahan yang bersih atau clean governmet, termasuk keefektifan dalam mewujudkan Wilayah Bebas Korupsi.

Wakil Walikota Sukabumi juga menandaskan, sebagaimana diketahui bersama, bahwa pemerintahan yang bersih dan baik atau clean and good governance, merupakan salah satu hal yang sangat didambakan oleh segenap lapisan warga masyarakat Indonesia, khususnya pemerintahan yang bebas dari tindakan yang dapat merugikan semua pihak, baik pihak pemerintahan maupun pihak yang diperintah atau warga masyarakat.

Dikatakannya, hidup dalam sistem pemerintahan yang baik dan bersih, merupakan aspektasi dan cita-cita setiap orang. Adapun sistem pemerintahan yang bersih dan baik tersebut, yakni sistem pemerintahan yang tertata dengan rapi, sistematis dan memiliki daya operasional yang sinergis, serta memiliki aspek keseimbangan atau checks and balances secara sistemik.

Dikatakan pula, good governance menunjuk pada suatu penyelenggaraan negara, yang bertanggung jawab serta efektif dan efisien, dengan senantiasa menjaga kesinergisan interaksi konstruktif, antara institusi negara atau pemerintah (state), dengan sektor swasta atau dunia usaha (private sector) dan masyarakat (society).

Untuk itu, paradigma good governance, menekankan arti yang sangat penting, yakni kesejajaran hubungan antara domain negara, dengan sektor swasta atau dunia usaha dan masyarakat. Sebab ketiga hal tersebut, berada pada posisi yang sederajat dan saling mengawasi, untuk menghindari penguasaan atau eksploitasi oleh salah satu domain terhadap domain yang lainnya.

 
Senin, 12 November 2012
SEBANYAK 4 PASANGAN BALON GUBERNUR DAN WAKIL GUBERNUR JAWA BARAT
Reporter : ENDANG SUMARDI
 

Sebanyak 4 Pasangan Bakal Calon (Balon) Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat, sudah mendaftar secara resmi ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Jawa Barat, Jalan Garut Nomor 11 Bandung, tepatnya pada hari terakhir pendaftaran, yakni pada hari Sabtu, tanggal 10 November 2012. Adapun ke-4 Pasangan Balon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat tersebut, yakni Pasangan Rieke Diah Pitaloka dan Teten Masduki (Paten) yang diusung PDI Perjuangan, Pasangan Dede Macan Effendi atau Dede Yusuf dan Lex Laksamana yang diusung Partai Demokrat, PKB, Gerindra dan PAN, Pasangan Ahmad Heryawan dan Deddy Mizwar yang diusung PKS, PPP dan Hanura, serta Pasangan Irianto M.S. Safiuddin alias Yance dan Tatang Farhanul Hakim yang diusung Partai Golongan Karya (Golkar).

Ke-4 Pasangan Balon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat tersebut, akan mengikuti Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat Periode Tahun 2013-2018, yang pelaksanaannya dijadualkan berlangsung para hari Minggu, tanggal 24 Februari 2013 mendatang, bersamaan dengan Pemilukada Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi Periode Tahun 2013-2018.

Setelah secara resmi mendaftar ke KPU Provinsi Jawa Barat, menurut berbagai sumber media massa, baik media cetak maupun media elektronik, ke-4 Pasangan Balon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat tersebut, menyampaikan visi dan misinya.

Adapun Pasangan Rieke Diah Pitaloka dan Teten Masduki (Paten) menjelaskan, pencalonannya sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat, hanya bermodalkan militansi, memiliki kecintaan, simpati dan empati, serta hanya bermodalkan komitmen kepada rakyat Jawa Barat.

Sedangkan Pasangan Dede Macan Effendi atau Dede Yusuf dan Lex Laksamana mengungkapkan, selama 5 tahun menjabat sebagai Wakil Gubernur Jawa Barat, dirinya sangat mengetahui etos kerja pasangannya, yakni sangat berpengalaman dalam bidang pemerintahan, sehingga dapat mempermudah sekaligus mempercepat proses pelaksanaan pembangunan di Jawa Barat.

Sementara Pasangan Ahmad Heryawan dan Deddy Mizwar menjelaskan, bahwa warga masyarakat Jawa Barat merupakan warga masyarakat yang religius, dengan jumlah penduduk paling banyak apabila dibandingkan dengan provinsi-provinsi lainnya di Indonesia, sehingga membutuhkan pemimpin yang kuat pikirannya dan memiliki tenaga yang besar, untuk mengemban amanah khususnya dalam meningkatkan kesejahteraan dan rasa aman warga masyarakat Jawa Barat.

Sedangkan Pasangan Irianto M.S. Safiuddin alias Yance dan Tatang Farhanul Hakim mengatakan, alasan pencalonannya sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat, semata-mata ingin memuliakan Jawa Barat, dengan bekal pengalaman yang matang, karena pihaknya pernah menjadi Bupati Indramayu, dan pasangannya pernah menjabat sebagai Bupati Tasikmalaya.

 
Minggu, 11 November 2012
SEBANYAK 4 PASANGAN CALON WALIKOTA DAN WAKIL WALIKOTA SUKABUMI
Reporter : ENDANG SUMARDI
 

Sebanyak 4 pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi periode tahun 2013-2018, sudah mendaftar secara resmi ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Sukabumi. Antara lain, Pasangan Calon Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi, H. Muhamad Muraz, S.H., M.M. dan H. Achmad Fahmi, S.Ag., M.M.Pd. Bersama Masyarakat (MUFAKAT), mendaftar pada hari Rabu, tanggal 7 November 2012.

Sedangkan 3 pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi lainnya, mendaftar secara resmi pada hari pendaftaran terakhir, yakni pada hari Sabtu, tanggal 10 November 2012. Adapun ke-3 pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi tersebut, yakni pasangan Doktor H. Mulyono, M.M. dan Jona Arizona, S.IP. Berhasil (MUJARAB), pasangan H. Andri Setiawan, S.H., M.H. dan Achmad Seha Nuklir, serta pasangan H. Sanusi Harjadireja, M.Pd. dan Insinyur H. Yeyet Hudayat.

Ke-4 pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi tersebut, akan terjun dalam Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) Kota Sukabumi Periode Tahun 2013-2018, yang pelaksanaannya dijadualkan berlangsung pada hari Minggu, tanggal 24 Februari 2013 mendatang, bersamaan dengan pelaksanaan Pemilukada Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat.

Ketua KPU Kota Sukabumi, Anton Rachman, S.Sos. menjelaskan, sejak dibuka pendaftaran calon Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi periode tahun 2013-2018, tepatnya pada tanggal 4 November 2012 hingga ditutupnya pendaftaran tanggal 10 November 2012, yang mendaftar sebagai calon Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi, secara keseluruhan sudah berjumlah 4 pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi, serta hampir menyerap 27 parpol yang ada di Kota Sukabumi. Selain itu, juga hampir dipastikan sudah tidak ada lagi pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi yang mendaftar.

Dikatakannya, dari ke-4 pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi tersebut, masih terdapat kekurangan berkas persyaratan pendaftaran pencalonan, khususnya yang berkaitan dengan lembaga di luar KPU Kota Sukabumi. Antara lain, Pengadilan Negeri, Pengadilan Niaga, Laporan Harta Kekayaan Penyelenggaran Negara Komisi Pemberantasan Korupsi (LHKPN KPK), Pajak dan Rekening Dana Kampanye. Untuk itu, pihak KPU Kota Sukabumi memberikan waktu kepada ke-4 pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi tersebut, hingga tanggal 17 Nobember 2012 mendatang, untuk melengkapi seluruh berkas persyaratan tersebut.

 
Sabtu, 10 November 2012
WAKIL WALIKOTA MENYERAHKAN UANG KADEUDEUH KEPADA 25 ORANG
Reporter : ENDANG SUMARDI
 

Wakil Walikota Sukabumi, Doktor H. Mulyono, M.M., menyerahkan bantuan Uang Kadeudeuh dari Pemerintah Kota Sukabumi, kepada 25 orang warga masyarakat Kota Sukabumi, yang terdiri dari Anggota Perintis, Janda Perintis dan Pengurus Persatuan Perintis Kemerdekaan Kota Sukabumi, serta Janda Anggota DHC BPK 45 Kota Sukabumi dan LVRI Kota Sukabumi.

Selain itu, juga menyerahkan bantuan bimbingan fisik, mental sosial dan latihan keterampilan, dengan jenis keterampilan Tata Rias, Tata Busana dan Montir, kepada 3 orang remaja terlantar putus sekolah tahun 2012, dari Balai Pemberdayaan Sosial Bina Remaja Provinsi Jawa Barat, serta Alat Bantu kepada 4 orang Penyandang Cacat Tubuh, Tuna Netra dan Tuna Rungu, berupa Kursi Roda, Tongkat Ketiak, Tongkat Putih dan Earing Aid, dari Dinas Sosial Provinsi Jawa Barat.

Bantuan tersebut, diserahkan pada Upacara Puncak Peringatan Hari Pahlawan Tahun 2012 Tingkat Kota Sukabumi, yang dipusatkan di Lapangan Merdeka Kota Sukabumi, hari Sabtu kemarin, 10 November 2012.

Hadir dalam kesempatan tersebut, para Pini Sepuh, Tokoh Pejuang Perintis, para Veteran, para Pejuang Kemerdekaan, Alim Ulama, Pimpinan dan Anggota DPRD, Kepala Setukpa Lemdikpol, unsur Muspida, Sekretaris Daerah Kota Sukabumi, para Asisten dan Staf Akhli, para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), para Camat dan Lurah, Pimpinan Organisasi Sosial, Politik, Kemasyarakatan, Pemuda dan Wanita, serta Mahasiswa, Insan Pers dan undangan lainnya.

Adapun yang bertindak selaku Inspektur Upacara, Wakil Walikota Sukabumi, Doktor H. Mulyono, M.M., Perwira Upacara, Kabag Ops Polres Sukabumi Kota, Kompol Suardi, Komandan Upacara, Kanit Sabara Polsek Citamiang, Iptu Roni Haryanto, S.IP., Pengibar Bendera, Purna Paskibraka Indonesia (PPI) Kota Sukabumi Tahun 2012, Pembaca Naskah Pancasila, Inspektur Upacara, Pembaca Naskah Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945, Soni Djulian Saputra, Pembaca Naskah Pesan-Pesan Pahlawan, Aiptu Suhud Jaya Kusumah dan Brigadir Astuti, serta Korsik, Marching Band Gema Swara Korpri Kota Sukabumi, dan Paduan Suara, Merah Putih Dinas Pendidikan Kota Sukabumi.

Sedangkan Peserta Upacara, terdiri dari Kodim 0607 Sukabumi, Yonif 310 Kidang Kancana, Yon Armed 13 Nanggala, Polres Sukabumi Kota, Satpol PP Kota Sukabumi, Korpri Kota Sukabumi, OKP, Mahasiswa, Pelajar SMA, SMK, MA, SMP, MTs, Pramuka dan PMR.

 
Sabtu, 3 November 2012
PEMILUKADA WALIKOTA DAN WAKIL WALIKOTA SUKABUMI PERIODE 2013-2018
Reporter : ENDANG SUMARDI
 

Pelaksanaan Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi periode tahun 2013-2018, kemungkinan besar diikuti oleh sejumlah pejabat dan mantan pejabat Pemerintah Kota Sukabumi. Hal tersebut, menurut Ketua Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kota Sukabumi, H. Ending Muhidin, S.Sos., memungkinkan adanya keterlibatan oknum Pegawai Negeri Sipil (PNS) dalam politik praktis. Untuk itu, pihak Panwaslu Kota Sukabumi, akan senantiasa berupaya optimal dan serius menjalankan tugas, khususnya dalam melakukan pengawasan terhadap para PNS di lingkungan Pemerintah Kota Sukabumi, yang terlibat dalam politik praktis.

Ditandaskannya, apabila ada oknum PNS yang terlibat politik praktis dalam pelaksanaan Pemilukada Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi tersebut, akan ditindak secara tegas, serta akan diserahkan kepada pihak yang berwenang, untuk diproses sesuai dengan peraturan dan perundang-undangan yang berlaku, sebagaimana yang tercantum dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 53 Tahun 2010, terlebih menjadi tim sukses salah satu calon pasangan Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi. Karena dalam pelaksanaan Pemilukada Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi tersebut, tidak menutup kemungkinan ada oknum PNS yang terlibat secara vulgar, melakukan kampanye terhadap salah satu calon pasangan Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi.

Ketua Panwaslu Kota Sukabumi, H. Ending Muhidin, S.Sos. mengatakan, setiap PNS berhak menyalurkan aspirasi dan hak politiknya di bilik suara. Namun apabila terlibat dalam politik praktis dalam pelaksanaan Pemilukada tersebut, akan menjadi masalah besar, karena melanggar ketentuan, serta peraturan dan perundang-undangan yang berlaku.

Berkaitan dengan hal tersebut, pihak Panwaslu Kota Sukabumi, akan senantiasa berupaya optimal dan serius melakukan pengawasan dan memonitor berbagai gerakan dan tingkah laku PNS dalam pelaksanaan Pemilukada tersebut. Maksud dan tujuannya, supaya tidak ada oknum PNS yang terlibat politik praktis, atau dukung-mendukung terhadap salah satu calon pasangan Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi dalam pelaksanaan Pemilukada tersebut.

Sebab sesuai dengan ketentuan, peraturan dan perundang-undangan yang berlaku, bahwa setiap PNS harus bersikap netral dalam setiap pelaksanaan Pemilu dan Pemilukada, serta tidak boleh terlibat dalam politik praktis, baik secara vulgar maupun secara terselumbung. Karena apabila ada PNS yang terlibat politik praktis dalam Pemilukada tersebut sangat menghawatirkan, serta akan berdampak negatif terhadap pemerintahan. Selain itu, keberadaan PNS juga akan menjadi terkotak-kotak, serta akan berdampak negatif pula terhadap persatuan dan kesatuan PNS itu sendiri, sehingga tidak akan dapat bekerja dengan baik dan optimal, khususnya dalam memberikan palayanan kepada warga masyarakat.

 
Jumat, 19 Oktober 2012
WAKIL WALIKOTA BUKA KENAIKAN TINGKAT PRAMUKA PENEGAK BANTARA
Reporter : ENDANG SUMARDI
 

Wakil Walikota Sukabumi, Doktor H. Mulyono, M.M., secara resmi membuka pelaksanaan kegiatan kenaikan tingkat Pramuka Penegak Bantara, khususnya di SMA Negeri 2 Kota Sukabumi, hari Jumat, 19 Oktober 2012. Adapun kegiatan kenaikan tingkat pramuka yang akan dilaksanakan di kawasan Pondok Halimun tersebut, diikuti 307 Anggota Pramuka Penggalang, siswa Kelas X SMA Negeri 2 Kota Sukabumi, yang terdiri dari 140 Putera dan 167 Puteri. Sedangkan dilaksanakannya kegiatan kenaikan tingkat pramuka tersebut, sebagai tingkatan syarat kecakapan umum pertama, dalam Satuan Pramuka Penegak sebelum Penegak Laksana.

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Walikota Sukabumi, Doktor H. Mulyono, M.M. menandaskan, Gerakan Pramuka di SMA, saat ini cukup positif. Karena gerakan pramuka ini, merupakan salah satu solusi, untuk menurunkan angka kenakalan pelajar termasuk tawuran. Sebab dalam gerakan pramuka ini, lebih mengedepankan pembentukan karakter dan pendidikan attitude. Ditandaskan pula, melalui gerakan pramuka ini, dapat membentuk moral dan akhlak generasi muda, ke arah yang lebih baik lagi. Dijelaskannya, pelaksanaan kegiatan kenaikan tingkat pramuka ini, lebih mengedepankan skill dan aturan, sebagai syarat kecakapan umum dalam Satuan Penegak Gerakan Pramuka.

Wakil Walikota Sukabumi berpesan kepada seluruh Anggota Pramuka, khususnya di SMA Negeri 2 Kota Sukabumi, sebagai generasi penerus, agar senantiasa berupaya optimal untuk tampil menjadi pemimpin yang terbaik dan berkualitas. Selain itu, Wakil Walikota Sukabumi juga mengilustrasikan, sebagai Tunas Kelapa atau Kitri, seluruh Anggota Pramuka harus senantiasa menjadi cikal bakal yang bermanfaat bagi nusa, bangsa dan agama. Disamping itu, seluruh Anggota Pramuka harus bisa bercermin, serta harus seperti Pohon Kelapa. Karena pohon tersebut banyak sekali manfaatnya, yakni dari mulai akar, pohon hingga pucuk.

Dikatakannya, Gerakan Pramuka, dewasa ini telah memberikan sumbangsih yang cukup positif dan signifikan, khususnya dalam membina generasi muda. Diantaranya melalui berbagai kegiatan, yang mengarah pada pembinaan mental spiritual, mental emosional dan keterampilan, serta rasa cinta terhadap tanah air dan lingkungan. Dengan demikian, Anggota Pramuka di Kota Sukabumi, diharapkan dapat tumbuh menjadi manusia Indonesia yang memiliki kepribadian luhur, menjadi warga negara yang memiliki disiplin tinggi, serta menjadi kader pembangunan, yang mampu menjawab tantangan masa depan, dengan berbagai dimensinya yang semakin berat dan kompleks.

 
Selasa, 16 Oktober 2012
PENGURUS PWI PERWAKILAN KOTA SUKABUMI PERIODE TAHUN 2012-2015
Reporter : ENDANG SUMARDI
 

Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Perwakilan Kota Sukabumi periode tahun 2012-2015, secara resmi dilantik oleh Ketua PWI Cabang Jawa Barat, Drs. H. Mirza Zulhadi, M.M., tepatnya pada hari Selasa, 16 Oktober 2012, bertempat di Gedung Juang 45 Kota Sukabumi. Adapun Pengurus PWI Perwakilan Kota Sukabumi tersebut, antara lain, Ketua, Drs. Ahmad Rayadi, Wakil Ketua, Issamsi, S.H., Sekretaris, Gunawan Yusuf, Wakil Sekretaris, Anggun Gumelar, Bendahara, A. Salimi, Wakil Bendahara, A. Hanif Nasution, Seksi Organisasi, Arief Avenk, Seksi Advokasi Wartawan, M. Satiri, Seksi Kesejahteraan, Ida Muzdalifah, dan 5 orang anggota.

Hadir dalam kesempatan tersebut, Walikota Sukabumi, H. Mokhamad Muslikh Abdussyukur, S.H., M.Si., Pimpinan dan Anggota DPRD Kota Sukabumi dan Kabupaten Sukabumi, unsur Forum Pimpinan Daerah Kota dan Kabupaten Sukabumi, Kepala Dinas Informasi dan Komunikasi (Diskominfo) Provinsi Jawa Barat, Doktor Dudi Sudradjat Abdurachim, M.T., Kepala Kantor PDE, Arsip Daerah dan Humas Kota Sukabumi, Diar Ruswidjanarko, ATD., M.Eng.M., dan Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lainnya di lingkungan Pemerintah Kota dan Kabupaten Sukabumi, serta para Tokoh Masyarakat, Alim Ulama, Ormas, OKP, Mahasiswa, dan undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Ketua PWI Cabang Jawa Barat, Drs. H. Mirza Zulhadi, M.M., mengucapkan selamat kepada Pengurus PWI Perwakilan Kota Sukabumi tersebut, seraya mengharapkan, agar senantiasa berupaya optimal menjalan tugas dan fungsi kewartawanan dengan baik, disertai tanggung jawab dan kode etik kewartawanan, serta peraturan dan perundang-undangan yang berlaku.

Sementara Ketua PWI Perwakilan Kota Sukabumi, Drs. Ahmad Rayadi, dalam sambutannya memohon doa restu dan dukungan kepada semua pihak, baik jajaran pemerintahan maupun warga masyarakat, agar Pengurus dan Anggota PWI Perwakilan Kota Sukabumi, dapat menjalan tugas dan fungsi dengan baik, sesuai dengan harapan semua pihak.

Pada kesempatan tersebut, Ketua PWI Perwakilan Kota Sukabumi, Drs. Ahmad Rayadi, menyerahkan cindera mata kepada salah seorang Tokoh Wartawan Sukabumi, H. Dani Sunarya Wiria, sebagai salah satu bentuk nyata penghargaan, atas dedikasinya dalam memajukan dunia kewartawan, khususnya di Sukabumi, serta santunan kepada Yayasan Yatim Piatu Umi Kulsum, Kelurahan Nanggeleng, Kecamatan Citamiang, Kota Sukabumi.

Selain itu, dalam kesempatan tersebut, Direktur PASIM Sukabumi, Doktor Fajar Laksana, S.E., CQM., M.M., menyerahkan bea siswa kepada 4 orang Calon Anggota PWI Perwakilan Kota Sukabumi, secara simbolis diwakili oleh Aria Gumelar.

Usai acara pelantikan, dilajutkan acara diskusi publik, dengan mengambil topik Penguatan Peranan Dewan Pers Dalam Menyelesaikan Sengketa Masyarakat Dengan Media Massa. Adapun yang bertindak selaku nara sumber, salah seorang Anggota Dewan Pers, Muhammad Rdlo Eisy, dan moderator, Sekretaris Jenderal (Sekjen) PWI Cabang Jawa Barat, Uyun Achadiyat.

 
Jumat, 12 Oktober 2012
WAKIL WALIKOTA MELEPAS KEBERANGKATAN 221 ORANG JAMAAH CALON HAJI
Reporter : ENDANG SUMARDI
 

Wakil Walikota Sukabumi, Doktor H. Mulyono, M.M., hari Jum’at dini hari, 12 Oktober 2012, bertempat di Masjid Jami AL-Mutaqin Setukpa Lemdikpol Sukabumi, secara resmi melepas keberangkatan 221 orang Jamaah Calon Haji Kota Sukabumi Tahun 1433 Hijriyah. Hadir dalam kesempatan tersebut, Pimpinan dan Anggota DPRD, unsur Muspida, Sekretaris Daerah Kota Sukabumi, para Asisten dan Staf Ahli, para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), para Camat dan Lurah, jajaran pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Sukabumi, Keluarga Jamaah Calon Haji, dan undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Wakil Walikota Sukabumi, atas nama pribadi, pemerintah dan warga masyarakat Kota Sukabumi turut berdoa, agar para Jamaah Calon Haji Kota Sukabumi ini, senantiasa diberi kesehatan dan keselamatan, keimanan dan ketaqwaan, serta dapat melaksanakan ibadah haji dengan baik dan benar. Dengan demikian, para Jamaah Calon Haji ini, dapat kembali ke Kota Sukabumi dengan sehat dan selamat, serta dapat menjadi haji yang makbul dan mabrur, sesuai dengan harapan semua pihak. Selain itu, Wakil Walikota Sukabumi juga mengharapkan kepada para Jamaah Calon Haji Kota Sukabumi, agar di Tanah Suci Mekah AL-Mukaromah dapat mendoakan warga masyarakat dan Pemerintah Kota Sukabumi, supaya menjadi warga masyarakat dan pemerintah yang penuh dengan barokah.

Sementara Kepala Seksi Penyelenggara Haji dan Umroh Kantor Kementerian Agama Kota Sukabumi, Drs. H. Entis Sutisna, M.Ag. menjelaskan, sebenarnya kuota Jamaah Calon Haji Kota Sukabumi Tahun 1433 Hijriyah ini seluruhnya berjumlah 240 orang. Namun yang siap diberangkatkan seluruhnya berjumlah 238 orang, karena sebanyak 2 orang menunda keberangkatannya. Sedangkan dari jumlah 238 orang tersebut, yang siap diberangkatkan dari Kota Sukabumi seluruhnya berjumlah 221 orang jamaah, karena sebanyak 17 orang minta dimutasi ke Bandung.

Dikatakannya, keberangkatan ke-221 orang Jamaah Calon Haji Kota Sukabumi ini, terlebih dahulu menuju Asrama Haji Bekasi, untuk bergabung dengan para Jamaah Calon Haji dari Kabupaten Kuningan, Karawang dan Bekasi, tepatnya pada pukul 09.00 WIB. Sedangkan mengenai keberangkatan ke Tanah Suci Mekah AL-Mukaromah, para Jamaah Calon Haji tersebut, dijadualkan berangkat pada hari Sabtu dini hari, tanggal 13 Oktober 2012, tepatnya pada pukul 01.00 WIB, dari Bandara Soekarno-Hatta Jakarta, menggunakan Pesawat Nomor SV 5405, Kelompok Terbang atau Kloter 67. Dikatakan pula, keberangkatan ke-221 orang Jamaah Calon Haji Kota Sukabumi tersebut, didampingi oleh 1 orang petugas dari TPHI, 1 orang dari PT IHI, 3 orang dari TKHI, yang terdiri dari 1 orang dokter dan 2 orang paramedis, serta 1 orang dari TPHD.

 
Rabu, 3 Oktober 2012
WAKIL WALIKOTA SUKABUMI BUKA ORIENTASI JURNALISTIK
Reporter : ENDANG SUMARDI
 

Wakil Walikota Sukabumi, Doktor H. Mulyono, M.M., hari Rabu, 3 Oktober 2012, bertempat di Ruangan Pertemuan Balai Budidaya Air Tawar (BBAT) Kota Sukabumi, secara resmi membuka orientasi jurnalistik, bagi aparatur di lingkungan Pemerintah Kota Sukabumi. Dalam sambutannya, Wakil Walikota Sukabumi mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya, kepada Forum Komunikasi Media Biro Sukabumi (FKMS), yang telah menyelenggarakan orientasi jurnalistik, bagi aparatur di lingkungan Pemerintah Kota Sukabumi. Karena orientasi jurnalistik yang mengambil tema Memahami Profesi Jurnalistik dari Perspektif Kompetensi/ Etika dan Delik Pers ini, sangat positif dan besar manfaatnya, bagi aparatur di lingkungan Pemerintah Kota Sukabumi.

Dikatakannya, kebebasan pers merupakan salah satu unsur penting, dalam membentuk sistem bernegara yang demokratis, terbuka dan transparan. Dikatakan pula, pers sebagai media informasi, merupakan pilar keempat demokrasi, yang berjalan seiring dengan penegakan hukum, guna terciptanya keseimbangan dalam suatu negara. Oleh karenanya, pers sebagai media informasi, sudah saatnya menjadi media koreksi, dengan dijaminnya kebebasan dalam menjalankan tugas dan profesi kewartawannya. Hal ini sangat penting, guna menjaga objektifitas dan transparansi dalam dunia pers, sehingga pemberitaan dapat dituangkan secara benar, tanpa ada rasa takut atau adanya ancaman, seperti pada masa Orde Baru berkuasa atau self-censorship.

Adapun salah satu tantangan internal di kalangan jurnalistik, yakni harus mampu mewujudkan profil diri yang kompeten dan berintegritas. Salain itu, jurnalis juga harus merasa tertantang untuk senantiasa merealisasikan semua unsure kode etik jurnalistik yang berlaku, sehingga dapat terhindar dari tindakan yang melanggar hukum. Ditandaskannya, dengan senantiasa melaksanakan kode etik jurnalistik, insan pers telah memuliakan profesi dan diri, serta harkat dan martabat kemanusiaan.

Orientasi tersebut, ditutup secara resmi oleh Kasi Humas dan RSPD Kantor PDE, Arsip Daerah dan Humas Kota Sukabumi, Deden Dendayasa, S.IP. Dalam kesempatannya, Kasi Humas dan RSPD Kantor PDE, Arsip Daerah dan Humas Kota Sukabumi menjelaskan, salah satu tugas jurnalistis, yakni memenuhi hak setiap warga Negara, dalam memenuhi kebutuhan informasi. Berkaitan dengan hal tersebut, jurnalis harus mampu melaksanakan tugas dengan baik, profesional dan berimbang, memihak kebenaran, membantu yang lemah, serta percaya diri dalam menyampaikan informasi yang didapat, tanpa harus merasa menang sendiri. Disamping itu, jurnalis juga diharapkan dapat terbuka, dalam menerima masukan dan pendapat orang lain yang bersifat konstruktif, serta menyampaikan aspirasi masyarakat tanpa melihat latar belakang, untuk kepentingan dan kebaikan bersama.

 
Kamis, 27 September 2012
SOSIALISASI PEMILUKADA WALIKOTA DAN WAKIL WALIKOTA SUKABUMI TAHUN 2013
Reporter : ENDANG SUMARDI
 

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Sukabumi, hari Kamis, 27 September 2012, bertempat di Gedung Juang 45 Kota Sukabumi, melakukan sosialisasi, tentang tahapan program dan jadual penyelenggaraan Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi Tahun 2013 mendatang. Hadir dalam kesempatan tersebut, Wakil Walikota Sukabumi, Doktor H. Mulyono, M.M., unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah, para Pejabat TNI, Polri dan Sipil, para Camat dan Lurah, para Alim Ulama, para Sesepuh dan Tokoh Masyarakat, para Pimpinan Organisasi Sosial, Politik, Kemasyarakatan, Pemuda, dan Wanita, serta Mahasiswa, Pelajar, Insan Pers dan undangan lainnya.

Ketua KPU Provinsi Jawa Barat, yang diwakili Ferdinan Bariguna, S.T., dan Ketua KPU Kota Sukabumi, Anton Rachman, S.Sos. menjelaskan, maksud dan tujuan dilaksanakannya sosialisasi tersebut, supaya segenap lapisan warga masyarakat Kota Sukabumi, khususnya yang telah memiliki hak pilih, mengetahui dan memahami tentang tahapan program dan jadual penyelenggaraan Pemilukada Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi, yang menurut rencana akan dilaksanakan pada hari Minggu, tanggal 24 Februari 2013 mendatang, bertepatan dengan pelaksanaan Pemilukada Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat.

Adapun tahapan program dan jadual penyelenggaraan Pemilukada Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi tersebut, antara lain penyusunan program dan anggaran Pemilukada Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi, penetapan keputusan dan pedoman teknis Pemilukada Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi, pembentukan dan pengangkatan PPK dan PPS, pemberitahuan dan pendaftaran pemantau, serta menerima pemberitahuan DPRD Kota Sukabumi kepada KPU Kota Sukabumi, mengenai berakhirnya masa jabatan Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi.

Selanjutnya pemutakhiran data atau daftar pemilih dan pembentukan PPDP, pencalon dari perseorangan, pencalonan dari Partai Politik (Parpol) atau gabungan Parpol, serta pengadaan dan pendistribusian perlengkapan pemungutan dan penghitungan suara berdasarkan norma, standar, prosedur dan kebutuhan yang ditetapkan oleh KPU. Kemudian kampanye, pemungutan dan penghitungan suara, pelantikan dan pengucapan sumpah Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi, oleh Gubernur Jawa Barat atas nama Presiden RI, dalam Rapat Paripurna DPRD Kota Sukabumi.

Ditandaskannya, apabila ada keberatan termasuk Pemilukada Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi Putaran Ke-2, dilanjutkan penyelesaian, serta penetapan calon Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi Putaran Ke-2, pengadaan dan pendistribusian perlengkapan pemungutan dan penghitungan suara berdasarkan norma, standar, prosedur dan kebutuhan yang ditetapkan oleh KPU, kampanye penajaman visi dan misi pasangan calon selama 3 hari, masa tenang selama 3 hari, serta pemungutan dan penghitungan suara di TPS.

Ditandaskan pula, apabila ada keberatan terhadap hasil Pemilukada Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi oleh pasangan calon lainnya kepada MK, KPU Kota Sukabumi memberitahukan kepada DPRD Kota Sukabumi yang bersangkutan selama 1 hari. Selanjutnya penyelesaian, proses PHPU di MK, pelantikan dan pengucapan sumpah Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi, oleh Gubernur Jawa Barat atas nama Presiden RI, dalam Rapat Paripurna DPRD Kota Sukabumi, memelihara arsip dan dokumen Pemilukada Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi, serta mengelola barang inventaris. Kemudian pembubaran PPK, PPS dan KPPS, sesuai dengan tingkatannya, paling lama 60 hari sesudah hari pemungutan suara putaran ke-2, pemantauan, evaluasi dan pelaporan, serta pengawasan hasil pelaksanaan Pemilukada Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi, paling lama 60 hari sesudah hari pemungutan suara putaran ke-2, termasuk pertanggungjawaban anggaran Pemilukada Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi, paling lama 60 hari sesudah hari pemungutan suara putaran ke-2.

 
Rabu, 26 September 2012
WAKIL WALIKOTA SUKABUMI DAPAT PENGHARGAAN DARMA BHAKTI PRAMUKA 2012
Reporter : ENDANG SUMARDI
 

Wakil Walikota Sukabumi, Doktor H. Mulyono, M.M., selaku Wakil Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab) Gerakan Pramuka Kota Sukabumi, mendapat penghargaan Darma Bhakti Pramuka Tahun 2012. Adapun yang mendapat penghargaan tersebut, seluruhnya berjumlah 8 orang, yang terdiri dari Kepala Daerah lainnya di Jawa Barat, termasuk Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat, Insinyur H. Lex Laksamana Zaenal Lan, Dipl.H.E., yang telah berjasa dan berhasil melaksanakan pembinaan dan pengembangan kepramukaan di daerahnya masing-masing.

Penghargaan tersebut, disematkan Wakil Gubernur Jawa Barat, Dede Yusuf, selaku Ketua Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Provinsi Jawa Barat, sekaligus sebagai Inspektur Upacara Peringatan Ke-51 Hari Ulang Tahun (HUT) Gerakan Pramuka Tingkat Provinsi Jawa Barat, tepatnya pada tanggal 25 September 2012, bertempat di Lapangan Gasibu Kota Bandung.

Selain menyerahkan penghargaan Darma Bhakti Pramuka Tahun 2012, Wakil Gubernur Jawa Barat, juga menyerahkan penghargaan Melati Pramuka kepada 15 orang, yang terdiri dari Anggota Pramuka dan Tokoh Masyarakat, yang telah berjasa di bidang pembinaan kepramukaan di Jawa Barat. Dengan demikian, yang mendapat penghargaan pada Upacara Peringatan Ke-51 HUT Gerakan Pramuka Tingkat Provinsi Jawa Barat Tahun 2012 ini, seluruhnya berjumlah 23 orang.

Upacara Peringatan Ke-51 HUT Gerakan Pramuka Tingkat Provinsi Jawa Barat tersebut, diikuti sekitar 1000 orang Anggota Pramuka se Jawa Barat, serta dihadiri para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Tingkat Provinsi Jawa Barat, dan undangan lainnya.

Wakil Walikota Sukabumi, Doktor H. Mulyono, M.M., selaku Wakil Ketua Mabicab Gerakan Pramuka Kota Sukabumi mengatakan, pihaknya merasa bangga mendapat penghargaan tersebut. Dijelaskannya, penghargaan tersebut dipersembahkan bagi segenap lapisan warga masyarakat, khususnya anggota pramuka dan Pemerintah Kota Sukabumi. Karena keberhasilan dalam meraih penghargaan tersebut, merupakan keberhasilan semua pihak, yakni pemerintah dan warga masyarakat Kota Sukabumi, khususnya anggota Pramuka.

Wakil Walikota Sukabumi mengharapkan, dengan telah diraihnya penghargaan tersebut, dapat menjadi salah satu motivasi bagi semua pihak, baik bagi pemerintah maupun bagi warga masyarakat Kota Sukabumi, khususnya anggota Pramuka, untuk senantiasa bekerja dan berkarya yang terbaik, bagi pembinaan dan pengembangan kepramukaan di Kota Sukabumi. Ditandaskannya, pembinaan kepramukaan di Kota Sukabumi, harus senantiasa ditingkatkan dan dikembangkan. Karena melalui peningkatan dan pengembangan pembinaan kepramukaan, dapat menciptakan karakter calon-calon pemimpin, yang memiliki kemandirian dan berjiwa nasionalisme yang tinggi, terhadap bangsa dan negara.

 
Jumat, 27 Juli 2012
WAKIL WALIKOTA BUKA GEBYAR RAMADHAN TAHUN 1433 HIJRIYAH
Reporter : ENDANG SUMARDI
 

Wakil Walikota Sukabumi, Doktor H. Mulyono, M.M., hari Jumat pagi, 27 Juli 2012, di Graha Qolbun Salim Kota Sukabumi, secara resmi membuka Gebyar Ramadhan Tahun 1433 Hijriyah. Acara yang berlangsung selama 8 hari, tepatnya dari tanggal 27 Juli 2012 sampai dengan 3 Agustus 2012 ini, diantaranya diisi dengan Tadarus AL-Quran, Musabaqoh Tilawatil Quran (MTQ), Lomba Hapalan AL-Quran, dan Lomba Pesantren Kilat antar SD dan MI, SMP dan MTs, serta SMA, SMK dan MA se Kota Sukabumi.

Hadir pada kesempatan tersebut, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Sukabumi, H. Deden Solehudin, S.Ag., M.M., Kepala Dinas Pendidikan Kota Sukabumi, Drs. Ayep Supriatna, M.M., Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Sukabumi, Drs. K.H. Khoirudin, M.M., Kepala Bagian Administrasi Kesra Setda Kota Sukabumi, Encep Mulyadi, S.IP., Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Sukabumi, Profesor Doktor K.H. Dedi Ismatullah Machdi, S.H., M.H., Ketua Badan Amil Zakat (BAZ) Kota Sukabumi, Drs. K.H. Muchtar Ubaedillah, para Kepala Sekolah, para Guru, para Ketua Osis, dan undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Wakil Walikota Sukabumi mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada semua pihak, khususnya kepada pihak Dinas Pendidikan Kota Sukabumi dan pihak Kantor Kementerian Agama Kota Sukabumi, yang telah berupaya optimal melaksanakan Gebyar Ramadhan Tingkat Kota Sukabumi Tahun 1433 Hijriyah ini. Karena kegiatan ini sangat positif dan besar manfaatnya, khususnya dalam meningkatkan keimanan dan ketaqwaan, serta pengetahuan, wawasan dan keterampilan dalam menulis dan membaca AL-Quran.

Selain itu, kegiatan ini sesuai dengan Visi Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi, yakni Dengan Iman dan Taqwa, Mewujudkan Pemerintahan yang Amanah Berparadigma Surgawi, Menuju Kota Sukabumi yang Cerdas, Sehat dan Sejahtera, baik lahir maupun batin, dilandasi nilai-nilai fhilosofis, Sidiq, Tabligh, Amanah, Fathonah.

 
Senin, 16 Juli 2012
DRS. ACHMAD RAYADI KETUA PWI PERWAKILAN KOTA SUKABUMI 2012-2015
Reporter : ENDANG SUMARDI
 

Wartawan Harian Umum Pikiran Rakyat Bandung, Drs. Achmad Rayadi, terpilih menjadi Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Perwakilan Kota Sukabumi, periode tahun 2012-2015. Adapun pemilihan Ketua PWI Perwakilan Kota Sukabumi tersebut, berlangsung dalam Konferensi Wilayah PWI Perwakilan Kota Sukabumi, yang dilaksanakan pada tanggal 15 Juli 2012, bertempat di Ruangan Pertemuan Setda Kota Sukabumi.

Konferensi Wilayah PWI Perwakilan Kota Sukabumi tersebut, dibuka secara resmi oleh Sekretaris Daerah Kota Sukabumi, Doktor H.M.N. Hanafie Zain, M.Si. Sedangkan yang hadir dalam konferensi tersebut, antara lain Sekretaris PWI Cabang Jawa Barat, Uyun Achadiyat, jajaran pengurus PWI Cabang Jawa Barat lainnya, anggota PWI Perwakilan Kota Sukabumi, dan undangan lainnya.

Sekretaris Daerah Kota Sukabumi, Doktor H.M.N. Hanafie Zain, M.Si., dalam kesempatannya mengharapkan kepada segenap wartawan di Kota Sukabumi, agar dalam setiap menjalankan tugas profesinya, senantiasa menjaga dan berpedoman pada kode etik jurnalistik, supaya karya jurnalistik yang dihasilkannya dapat memberikan dampak yang positif. Untuk itu, PWI sebagai tempat berhimpunnya para wartawan, agar senantiasa eksis dan kontinyu melakukan pembinaan terhadap anggota dan segenap wartawan yang bertugas di Kota Sukabumi.

Berdasarkan hasil pemantauan RSPD FM Kota Sukabumi, Situs Remi Pemda Kota Sukabumi, dan Majalah Berita Kota Sukabumi, proses pemilihan Ketua PWI Perwakilan Kota Sukabumi tersebut, berjalan lancar, aman dan tertib.

Sedangkan pemilihan Ketua PWI Perwakilan Kota Sukabumi tersebut, diikuti oleh 2 orang anggota, yakni Drs. Achmad Rayadi dan Issamsi, dari jumlah anggota keseluruhan sebanyak 12 orang. Dalam pemilihan tersebut, Drs. Achmad Rayadi mendapat 7 suara, dan Issamsi mendapat 5 suara.

Ketua PWI Perwakilan Kota Sukabumi terpilih, Drs. Achmad Rayadi menandaskan, pihaknya beserta jajaran pengurus lainnya, akan berupaya optimal meningkatkan kualitas organisasi dan kinerja wartawan di Kota Sukabumi, supaya dapat lebih baik lagi. Untuk itu, pihaknya beserta jajaran pengurus lainnya, akan berupaya optimal meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) Wartawan, khususnya yang tergabung dalam PWI Perwakilan Kota Sukabumi. Sedangkan mengenai pelantikan Ketua PWI Perwakilan Kota Sukabumi periode tahun 2012-2015, beserta jajaran pengurus lainnya, akan dilaksanakan dalam waktu dekat ini.

 
Kamis, 27 Oktober 2011
WAKIL WALIKOTA UCAPKAN TERIMA KASIH KEPADA ANGGOTA DPRD
Reporter : ENDANG SUMARDI
 

Wakil Walikota Sukabumi, Doktor H. Mulyono, M.M., atas nama pemerintah dan warga masyarakat Kota Sukabumi, mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya, kepada segenap Anggota DPRD Kota Sukabumi, khususnya kepada para Ketua dan Anggota Panitia Khusus (Pansus) DPRD Kota Sukabumi, yang telah mendedikasikan waktu, tenaga dan pikirannya, untuk merampungkan pembahasan 9 Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kota Sukabumi, menjadi keputusan yang definitif.

Adapun ke-9 Raperda Kota Sukabumi tersebut, terdiri dari Retribusi Pelayanan Kesehatan Kelas III di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) R. Syamsudin, S.H. Kota Sukabumi, Retribusi Pelayanan Kesehatan pada Dinas Kesehatan Kota Sukabumi, Retribusi Pelayanan Pasar, Retribusi Pelayanan Persampahan dan Kebersihan, Retribusi Pelayanan Pemakaman, Retribusi Rumah Potong Hewan (RPH), Retribusi Penggantian Biaya Cetak Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan Akta Catatan Sipil, Perubahan Atas Peraturan Daerah (Perda) Kota Sukabumi Nomor 4 Tahun 2009 Tentang Penyelenggaraan Administrasi Kependudukan, dan Pengelolaan Sampah.

Dikatakannya, dari ke-9 Raperda tersebut, diantaranya 7 Raperda disusun dalam rangka pelaksanaan Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2009 Tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah, serta optimalisasi penerimaan retribusi daerah dan tertib administrasi dalam pemungutannya.

Dikatakan pula, beberapa Raperda tersebut, terbagi menjadi beberapa golongan, sebagaimana diatur dalam Pasal 110 dan Pasal 127 Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2009 Tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah. Antara lain, Golongan Jasa Umum terdiri dari Retribusi Pelayanan Kesehatan Kelas III di RSUD R. Syamsudin, S.H. Kota Sukabumi, Retribusi Pelayanan Kesehatan pada Dinas Kesehatan Kota Sukabumi, Retribusi Pelayanan Persampahan dan Kebersihan, Retribusi Penggantian Biaya Cetak KTP dan Akta Catatan Sipil, Retribusi Pelayanan Pemakaman, dan Retribusi Pelayanan Pasar. Selanjutnya Golongan Jasa Usaha, yakni Retribusi RPH.

Sedangkan 2 Raperda Tentang Pengelolaan Sampah dan Perubahan Atas Perda Kota Sukabumi Nomor 4 Tahun 2009 Tentang Penyelenggaraan Administrasi Kependudukan, menurut Wakil Walikota Sukabumi, bukan merupakan pelaksanaan dari Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2009 Tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah.

 
Rabu, 26 Oktober 2011
WAKIL WALIKOTA SUKABUMI TUTUP EXECUTIVE SINGING CONTEST TAHUN 2011
Reporter : ENDANG SUMARDI
 

Wakil Walikota Sukabumi, Doktor H. Mulyono, M.M., hari Rabu malam, 26 Oktober 2011, bertempat di Gedung Juang 45 Kota Sukabumi, secara resmi menutup Executive Singing Contest Tahun 2011, yang dilaksanakan oleh Radio Siaran Pemerintah Daerah (RSPD) FM Kota Sukabumi, dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-42 RSPD FM Kota Sukabumi, yang jatuh pada tanggal 11 September 2011, bertepatan dengan peringatan Hari Radio Nasional.

Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, tepatnya dari tanggal 25 sampai dengan 26 Oktober 2011 ini, diikuti oleh 75 peserta, yang terdiri dari para Executive serta para karyawan dan karyawati lainnya, di wilayah Kota Sukabumi.

Acara penutupan Executive Singing Contest ini, dimeriahkan oleh sejumlah Bintang Tamu, diantaranya Firman dengan hitnya kehilangan, serta Taj Mahal Band, Naluri Band, dan Rubato Band. Bahkan Wakil Walikota Sukabumi pun, berkesempatan melantunkan lagu, dengan suara dan penampilan khasnya, sebagai kado untuk RSPD FM Kota Sukabumi, yang tengah merayakan ulang tahun ke-42.

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Walikota Sukabumi, didampingi Sekretaris Daerah Kota Sukabumi, Ketua Tim Penggerak PKK Kota Sukabumi, dan Ketua Penyelenggara, melakukan pemotongan tumpeng HUT Ke-42 RSPD FM Kota Sukabumi.

Selain itu, Wakil Walikota Sukabumi, juga menyerahkan trophy dan piagam penghargaan, serta hadiah menarik lainnya, seperti Tiket Jakarta-Bali Pergi-Pulang, Pesawat Televisi, blackberry dan uang pembinaan, kepada para juara Executive Singing Contest, baik kepada para juara katagori Executive maupun kepada para juara katagori umum, dan kepada juara favorit.

Selanjutnya, menyerahkan trophy dan piagam penghargaan serta uang pembinaan kepada para juara Lomba Membaca Berita Berbahasa Inggeris atau English News Presenter Contest, antar pelajar SMA dan SMK se Kota Sukabumi Tahun 2011, yang dilaksanakan oleh RSPD FM Kota Sukabumi selama dua hari, tepatnya dari tanggal 17 sampai 18 Oktober 2011, bertempat di Studio 3 dan Studio 1 RSPD FM Kota Sukabumi, Jalan Perintis Kemerdekaan Nomor 11, Lantai 2 Gedung Pemuda Kota Sukabumi.

Adapun juara pertama Executive Singing Contest Tahun 2011, untuk katagori Executive, Benny Mustari, juara kedua, Feron, dan juara ketiga, Nicke Siti Rahayu. Sedangkan juara pertama untuk katagori umum, Istinoviya, juara kedua Iqbal, dan juara ketiga, Aki Riyadi. Sementara juara favorit berdasarkan pilihan para penonton melalui folling SMS, diraih oleh H. Helmi Sutikno.

Selanjutnya juara pertama Lomba Membaca Berita Berbahasa Inggeris atau English News Presenter Contest Tahun 2011, yakni Pelajar SMA Negeri 3 Kota Sukabumi, Nadya Sivalia Eurika, juara kedua Pelajar SMK Pasim Kota Sukabumi, Rizki Tahir, juara ketiga Pelajar SMA Negeri 1 Kota Sukabumi, Anggara Brajamusti, dan juara favorit Pelajar SMA Negeri 2 Kota Sukabumi, Amadis Bambang Soediyo.

 
Selasa, 18 Oktober 2011
WAKIL WALIKOTA LEPAS JAMAAH CALON HAJI TAHUN 1432 HIJRIYAH
Reporter : ENDANG SUMARDI
 

Wakil Walikota Sukabumi, Doktor H. Mulyono, M.M., hari Selasa sore, 18 Oktober 2011, bertempat di Gedung Juang 45 Kota Sukabumi, secara resmi melepas keberangkatan Jamaah Calon Haji Kota Sukabumi Tahun 1432 Hijriyah, menuju Asrama Haji Pondok Gede Bekasi. Hadir dalam kesempatan tersebut, Pimpinan dan Anggota DPRD, unsur Muspida, para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), para Camat dan Lurah, Keluarga Jamaah Calon Haji, dan undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Wakil Walikota Sukabumi mengharapkan kepada Jamaah Calon Haji Kota Sukabumi, agar senantiasa berupaya optimal menjaga kesehatan dan keselamatan, termasuk keamanan dan ketertiban, serta keimanan dan ketaqwaan, supaya dapat melakasanakan ibadah haji dengan baik dan benar, disertai kesungguhan, kekhusyuan dan keikhlasan. Untuk itu, Wakil Walikota Sukabumi, atas nama pribadi, pemerintah dan warga masyarakat Kota Sukabumi turut berdoa, agar Jamaah Calon Haji Kota Sukabumi ini, senantiasa diberi kesehatan dan keselamatan, keimanan dan ketaqwaan, serta dapat melaksanakan ibadah haji dengan baik dan benar.

Selain itu, Wakil Walikota Sukabumi mengharapkan kepada Jamaah Calon Haji Kota Sukabumi, agar di Tanah Suci Mekah AL-Mukaromah, dapat mendoakan warga masyarakat dan Pemerintah Kota Sukabumi, supaya warga masyarakat dan Pemerintah Kota Sukabumi ini, menjadi warga masyarakat dan pemerintah yang penuh dengan barokah. Diharapkan pula, Jamaah Calon Haji Kota Sukabumi ini, dapat kembali ke Kota Sukabumi dengan sehat dan selamat, serta dapat menjadi haji yang makbul dan mabrur, sesuai dengan harapan semua pihak.

Sementara Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Sukabumi, Drs. K.H. Khoirudin, M.M.--- menjelaskan, Jamaah Calon Haji Kota Sukabumi ini, menurut rencana akan diterima di Asrama Haji Pondok Gede Bekasi, pada hari Selasa malam, tanggal 18 Oktober 2011, pukul 22.00 WIB. Sementara jadual keberangkatan dari Asrama Haji Pondok Gede Bekasi ke Bandara Soekarno-Hatta, menurut rencana pada hari Rabu sore, tanggal 19 Oktober 2011, pukul 15.00 WIB. Sedangkan jadual keberangkatan dari Bandara Soekarno-Hatta ke Tanah Suci Mekah, menurut rencana pada hari Rabu malam, tanggal 19 Oktober 2011, pukul 19.00 WIB, menggunakan pesawat Nomor SV-5311, Kelompok Terbang atau Kloter 46, Gelombang I, bergabung dengan Jamaah Calon Haji Kabupaten Karawang.

Menyinggung Jamaah Calon Haji Kota Sukabumi yang berangkat ke tanah suci tahun ini, menurut Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Sukabumi, seluruhnya berjumlah 242 orang, yang terdiri dari 107 orang pria dan 136 orang wanita. Dikatakannya, jumlah Jamaah Calon Haji terserbut, berasal dari Kecamatan Gunungpuyuh sebanyak 34 orang, Kecamatan Cikole 59 orang, Kecamatan Citamiang 47 orang, Kecamatan Warudoyong 34 orang, Kecamatan Baros 11 orang, Kecamatan Cibeureum 33 orang, dan dari Kecamatan Lembursitu 24 orang.

 
Selasa, 27 September 2011
WALIKOTA SERAHKAN PENGHARGAAN KEPADA WAKIL WALIKOTA
Reporter : ENDANG SUMARDI
 

Walikota Sukabumi, H. Mokhamad Muslikh Abdussyukur, S.H., M.Si., menyerahkan penghargaan kepada Wakil Walikota Sukabumi, Doktor H. Mulyono, M.M., sebagai Pembina Olahraga, Ketua Umum Perbasi Kota Sukabumi, Ketua Pertina Kota Sukabumi, Ketua IODI Kota Sukabumi, dan Dewan Penasehat Persatuan Bulutangkis Pakusarakan Kota Sukabumi.

Selain itu, Walikota Sukabumi juga menyerah penghargaan kepada 15 orang insan olahraga lainnya, yang terdiri dari Pembina Olahraga, Penggerak Olahraga, Pelatih Olahraga, Wasit Olahraga, Dokter Olahraga, Pembina Sentra Olahraga Usia Dini, Wartawan Olahraga, dan Keluarga Olahraga, yang telah mengharumkan nama Kota Sukabumi, baik di tingkat regional maupun di tingkat nasional.

Penghargaan tersebut, diserahkan pada Upacara Peringatan Ke-28 Hari Olahraga Nasional (Haornas) Tingkat Kota Sukabumi Tahun 2011, yang dirangkai dengan Upacara Pembukaan Pekan Olahraga Kota (Porkota) Ke-4 Sukabumi Tahun 2011, hari Selasa, 27 September 2011, bertempat di Lapangan Merdeka Kota Sukabumi.

Dalam kesempatan tersebut, Walikota Sukabumi, H. Mokhamad Muslikh Abdussyukur, S.H., M.Si., menyampaikan sambutan Wakil Presiden RI, Boediono, diantaranya mengungkapkan rasa syukur dan bahagia, karena bangsa Indonesia dikarunia kesempatan untuk memperingati Haornas ke-28 tahun 2011.

Diharapkannya, peringatan Haornas ini, bukan sekedar upacara rutin tahunan belaka, akan tetapi harus dijadikan momen bagi seluruh bangsa Indonesia, untuk mengukuhkan kembali kesadaran tentang makna dari olahraga, sebagai pribadi dan sebagai bangsa.

Selain itu juga diungkapkan, 63 tahun yang lalu, tepatnya pada tanggal 9 September 1948, sewaktu Republik Indonesia baru lahir, sedang mengalami tantangan berat, dan sewaktu bangsa Indonesia sedang berjuang mempertahankan eksistensinya, para pemimpin dan tokoh olahraga Indonesia, bertekad untuk menyelenggarakan Pekan Olahraga Nasional (PON) Pertama di Kota Solo.

Dikatakannya, dalam suasana perjuangan yang hebat tersebut, para pemimpin bangsa sudah melihat dengan jelas, betapa pentingnya peran olahraga, khususnya dalam menempa rasa kebangsaan, termasuk dalam memperkokoh persatuan dan kesatuan, serta dalam mengobarkan semangat perjuangan bangsa.

 
Selasa, 27 September 2011
Wakil Gubernur Jawa Barat Canangkan Kelurahan Subangjaya Kecamatan Cikole sebagai Kelurahan Siaga Narkotika di Kota Sukabumi
Reporter : Yuli Noviawan
 

Wakil Gubernur Jawa Barat Canangkan Kelurahan Subangjaya Kecamatan Cikole sebagai Kelurahan Siaga Narkotika di Kota Sukabumi. Kegiatan ini kerjasama antara Badan Narkotika Propinsi (BNP) Jawa Barat dengan Badan Narkotika Kota (BNK) Sukabumi.

Wakil Gubernur Jawa Barat Bapak Dede Yusuf, selaku Ketua Badan Narkotika Propinsi Jawa Barat dalam sambutannya mengatakan bahwa, peredaran gelap narkotika di Jawa Barat selama tiga tahun terakhir ini yang tadinya menempati rangking satu, turun menjadi rangking dua setelah DKI Jakarta.

Wakil Gubernur juga mengungkapkan bahwa masalah narkotika ini merupakan masalah kita semua, pemerintah, aparat penegak hukum serta masyarakat. Dalam perderananya narkoba sudah menjadi kegiatan industri rumah tangga, di buat di rumah2 penduduk, sehingga masyarakat khususnya masyarakat Kota Sukabumi dapat membuka mata telinga terhadap kegiatan narkoba ini, jika ada yang mencurigakan dengan tetangganya bisa segera lapor ke polisi.

Walikota Sukabumi H. Mokh Muslikh Abdussyukur, SH., M.Si mengatakan dalam sambutannya mengatakan bahwa, kita semua prihatin saat ini banyak generasi muda yang terlibat narkoba, dengan kegiatan ini Kota Sukabumi Siap bekerjasama dengan Badan Narkotika Propinsi Jawa Barat untuk terus memerangi peredaran narkotika di Kota Sukabumi.

Wakil Walikota Sukabumi DR. H. Mulyono., MM selaku Ketua Badan Narkotika Kota Sukabumi, mengatakan bahwa Kelurahan Siaga narkoba ini menjadi bagian dari kegiatan Badan Narkotika Kota Sukabumi untuk terus memerangi peredaran gelap narkotika bekerjasama dengan berbagai pihak, selain dari kegiatan lain berupa penyuluhan-penyuluhan ke sekolah sekolah di Kota Sukabumi.

Dalam laporannya sekretaris Badan Narkotika Kota Sukabumi H. oscar lesnusa., SH., MM mengatakan bahwa, Kelurahan Subangjaya Kecamatan Cikole Kota Sukabumi ini merupakan Keluarahan yang ke empat di wilayah Jawa barat yang menjadi Kelurahan siaga narkotika.

 
Rabu, 17 Agustus 2011
WAKIL WALIKOTA SUKABUMI MENYERAHKAN REMISI KEPADA 349 NARAPIDANA
Reporter : ENDANG SUMARDI
 

Wakil Walikota Sukabumim Doktor H. Mulyono, M.M., pada upacara puncak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-60 Proklamasi Kemerdekaan RI, hari Rabu, 17 Agustus 2011, secara simbolis menyerahkan remisi atau pengurangan hukuman kepada 349 Narapidana, di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II B Nyomplong Sukabumi, dari Menteri Kehakiman dan Hak Asasi Manusia (HAM) RI, Patrialis Akbar.

Adapun ke-349 Narapidana yang mendapat remisi tersebut, terdiri dari Pidana Umum (Pidum) 180 orang, Pidana Khusus (Pidsus) Narkoba dan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) 48 orang, PP Nomor 28 Tahun 2006 sebanyak 60 orang, B II A sebanyak 46 orang, dan Remisi Umum (RU) II sebanyak 12 orang.

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Walikota Sukabumi, menyampaikan sambutan Menteri Kehakiman dan HAM RI, diantaranya menjelaskan, peringatan HUT Ke-60 Proklamasi Kemerdekaan RI, bersamaan dengan datangnya Bulan Suci Ramadhan Tahun 1432 Hijriyah. Diharapkannya, kesucian Bulan Ramadhan ini, dapat memberikan berkah kepada segenap bangsa, khususnya dalam menyongsong masa depan yang lebih elok.

Dikatakannya, sebagai warga negara yang sadar akan sejarah, bahwa peringatan HUT Ke-60 Proklamasi Kemerdekaan RI ini, akan lebih bermakna, apabila peringatan ini dijadikan sumber semangat dan kekuatan oleh segenap warga negara, khususnya dalam mewujudkan cita-cita Proklamasi Kemerdekaan RI, 17 Agustus 1945.

Dikatakan pula, perjuangan yang dilaksanakan oleh para pendahulu bangsa Indonesia, telah mengorbankan jiwa dan raga, serta tanpa pamrih dalam membela negara, untuk mencapai kemerdekaan. Oleh karenanya, segenap warga negara, sudah sepantasnya memberikan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada para pendahulu, dengan berbuat yang terbaik bagi bangsa dan negara, khususnya dalam membangun berbagai aspek kehidupan, baik ekonomi, politik dan hukum, maupun kehidupan sosial dan budaya.

 
Rabu, 10 Agustus 2011
WAKIL WALIKOTA UCAPKAN TERIMA KASIH KEPADA DPRD KOTA SUKABUMI
Reporter : ENDANG SUMARDI
 

Wakil Walikota Sukabumi, Doktor H. Mulyono, M.M., mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya, kepada seluruh unsur Pimpinan dan Anggota DPRD Kota Sukabumi, atas terjalinnya kemitraan, khususnya dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah, yang didasari oleh dedikasi dan curahan pikiran yang ikhlas, untuk terwujudnya akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah.

Ucapan terima kasih dan penghargaan Wakil Walikota Sukabumi tersebut, juga disampaikan secara khusus kepada Badan Anggaran dan Panitia Khusus (Pansus) DPRD, yang telah mencermati dan membahas secara serius, teliti dan seksama, atas Pertanggungjawaban Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Sukabumi Tahun 2011.

Selain itu, juga kepada seluruh Fraksi DPRD Kota Sukabumi, yang telah menyampaikan pemandangannya secara objektif dan korektif, serta menjadi masukan positif bagi Pemerintah Kota Sukabumi, sekaligus memberikan kontribusi yang cukup berarti dalam pencapaian keberhasilan pembangunan di Kota Sukabumi.

Wakil Walikota Sukabumi mengungkapkan, berdasarkan laporan hasil pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), atas Laporan Keuangan Pemerintah Kota Sukabumi Tahun 2010. Adapun Opini yang diberikan BPK kepada Kota Sukabumi, yakni Wajar Dengan Pengecualian atau WDP. Dijelaskannya, pengecualian tersebut, diantaranya terhadap penyajian akun nilai aset tetap.

Wakil Walikota Sukabumi mengatakan, kendati kondisi ini hampir terjadi di seluruh organisasi pemerintahan di Indonesia, namun Pemerintah Kota Sukabumi menaruh perhatian yang sangat serius, khususnya dalam penatausahaan dan pengelolaan aset tetap, untuk pengamanan aset daerah. Diantaranya dengan melakukan inventarisasi secara menyeluruh, atas aset tetap yang dimiliki oleh Pemerintah Kota Sukabumi, sekaligus melakukan penelusuran dokumen terkait aset tetap, sehingga Pemerintah Kota Sukabumi dapat menyajikan nilai aset tetap, yang dapat ditelusuri keberadaannya, serta dapat diyakini kebenarannya oleh Tim Pemeriksa. Dengan demikian, harapan semua pihak untuk mendapat Opini BPK Wajar Tanpa Pengecualian atau WTP, dapat dicapai dengan baik pada masa mendatang.

 
Senin, 1 Agustus 2011
Wakil Walikota Sukabumi Membuka Kegiatan Kultum Sesudah Sholat Dzuhur Berjamaah
Reporter : Yuli Noviawan
 

Wakil Walikota Sukabumi DR. H. Mulyono.,MM Membuka Kegiatan Kultum Sesudah Sholat Dzuhur Berjamaah selama bulan puasa, di masjid Al Ikhlas Setda Kota Sukabumi. (1/07/2011)

Kegiatan ini merupakan sebuah inovasi yang baik, serta dapat menambah ilmu tentang agama Islam bagi kita semua, demikian ungkap Wakil Walikota DR. H. Mulyono., MM saat memberikan sambutan pada pembukaan kegiatan Kultum sesudah sholat dzuhur berjamaah di masjid Al Ikhlas Setda Kota Sukabumi.

Kegiatan ini nantinya akan secara bergilir diisi materinya oleh para ulama di Kota Sukabumi, serta diharapkan para karyawan di lingkungan Kota Sukabumi dapat terus mengikuti kegiatan ini dengan baik.

Hadir dalam kegiatan kali ini para Asisten, Kepala DPPKAD, Kepala kantor PDE, Arsip Daerah dan Humas, para kepala Bagian di lingkungan Setda Kota Sukabumi serta karyawan dan karyawati di lingkungan Setda Kota Sukabumi.

Dalam ceramahnya kali ini KH. Abdullah Fauzi menjelaskan tentang betapa dekatnya Allah SWT dengan kita semua.

 
Kamis, 28 Juli 2011
WAKIL WALIKOTA TANDA TANGANI DEKLARASI MAKLUMAT RAMDHAN 1432 HIJRIYAH
Reporter : ENDANG SUMARDI
 

Wakil Walikota Sukabumi, Doktor H. Mulyono, M.M., Kapolres Sukabumi Kota, AKBP Anwar, S.Ik., M.Si., Ketua DPRD Kota Sukabumi, Aep Saepurahman, S.E., dan Ketua Umum MUI Kota Sukabumi, Profesor Doktor K.H. Dedi Ismatullah Machdi, S.H., M.H., menandatangani Deklarasi Maklumat Ramdhan Tahun 1432 Hijriyah. Penandatanganan deklarasi tersebut, dilaksanakan pada apel akbar para peserta Pawai Tarhib Ramadhan Tahun 1432 Hijriyah, hari Kamis, 28 Juli 2011, bertempat di Lapangan Merdeka Kota Sukabumi.

Adapun isi Deklarasi Maklumat Ramdhan Tahun 1432 Hijriyah tersebut, antara lain, Pertama, kami dan seluruh kaum Muslimin Kota Sukabumi, bertekad kuat, guna bersikap dan memperlakukan Ramadhan, sebagai bulan istimewa atau afdhallul syuhur, dengan penuh hormat, penuh khidmat dan seksama, serta menjalani ibadah shaum dengan sadar, ikhlas dan penuh makna, karena boleh jadi, Ramadhan ini adalah Ramadhan terakhir. Kedua, kami dan seluruh kaum Muslimin Kota Sukabumi, bertekad kuat, untuk menyempurnakan ibadah di bulan Ramadhan dengan munajat doa, rintihan taubat-istighfar, tadarrus AL-Quran, Shalat Tarawih atau Qiyamullail, saling memaafkan, merajut tali silaturahim, memperbanyak zakat, infaq dan shodaqoh, serta peduli fakir miskin, kaum dhuafa dan anak yatim. Ketiga, kami dan seluruh kaum Muslimin Kota Sukabumi, mengharapkan dan menghimbau, khususnya kepada kalangan Non Muslim, dan umumnya kepada segenap umat Islam, agar menghormati dan menghargai, serta respeks terhadap bulan suci ini, dengan cara tidak melakukan sikap, perilaku dan kegiatan yang mengganggu, mencederai dan menodai keagungan Ramadhan, serta tidak bertingkah yang dapat mengusik kekhusyuan ibadah kaum Muslimin.

Selain itu, dalam deklarasi tersebut juga dijelaskan, bahwa sejatinya tiada derajat, martabat dan peringkat manusia yang melebihi derajat taqwa. Namun peringkat taqwa tersebut, tidak akan teraih, apabila tanpa sikap sadar dalam mengistimewakan, memuliakan dan memakmurkan berbagai ibadah di bulan Ramadhan, yang penuh berkah, rahmah dan maghfiroh.

Selanjutnya dijelaskan, berpijak pada landasan normatif dan filosofis tersebut, maka bulan Ramadhan Tahun 1432 Hijriyah ini, agar dilaksanakan dengan sebaik-baiknya dan ikhlas, serta senantiasa mengharap hidayah, taufiq, inayah dan ridho Allah Taalla, disertai niat, itiqad dan semangat tafrih, tarhib dan targhib Ramadhan.

Kemudian, dalam deklarasi tersebut juga mengharapkan, semua pihak agar bersinergi dan bahu-membahu, serta bersama-sama menjalankan dan mengamalkannya, guna melahirkan manusia sejati, yang kembali suci di hari raya Idul Fitri.

 
Kamis, 28 Juli 2011
WAKIL WALIKOTA LEPAS PESERTA PAWAI TARHIB RAMADHAN TAHUN 1432 HIJRIYAH
Reporter : ENDANG SUMARDI
 

Wakil Walikota Sukabumi, Doktor H. Mulyono, M.M., hari Kamis, 28 Juli 2011, di Jalan Perintis Kemerdekaan, tepatnya di depan Markas Polres Sukabumi Kota, secara resmi melepas peserta Pawai Tarhib Ramadhan Tahun 1432 Hijriyah, baik peserta pawai kendaraan bermotor, maupun peserta pawai pejalan kaki. Namun sebelum para peserta pawai tersebut dilepas secara resmi, terlebih dahulu dilaksanakan apel akbar para peserta, bertempat di Lapangan Merdeka Kota Sukabumi.

Hadir dalam kesempatan tersebut, unsur Muspida, Ketua DPRD Kota Sukabumi, Aep Saepurahman, S.E., Sekretaris Daerah Kota Sukabumi, H. Mohamad Muraz, S.H., M.M., Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Sukabumi, Drs. K.H. Khoirudin, M.M., Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Sukabumi, Profesor Doktor K.H. Dedi Ismatullah Machdi, S.H., M.H., Tokoh Masyarakat, Alim Ulama, dan undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Wakil Walikota Sukabumi, atas nama Pemerintah Kota Sukabumi, menyambut baik dan memberikan apresiasi yang tinggi, atas dilaksanakannya Pawai Tarhib Ramadhan tersebut. Karena pawai tersebut, sangat positif dan besar manfaatnya, khususnya dalam menyemarakan syiar Bulan Suci Ramadhan Tahun 1432 Hijriyah, sekaligus sebagai bentuk nyata penyambutan dan pemuliaan bulan suci tersebut di Kota Sukabumi.

Untuk itu, Wakil Walikota Sukabumi mengucapkan terima kasih kepada segenap lapisan warga masyarakat dan aparat dinas-instasni terkait, yang telah membantu dan mendukung secara optimal, baik berupa moril maupun meteril, sehingga pelaksanaan pawai tersebut dapat berjalan dengan baik dan lancar, serta aman dan tertib.

Pada kesempatan tersebut, juga dilaksanakan penanda-tanganan Deklarasi Maklumat Ramdhan Tahun 1432 Hijriyah, oleh Wakil Walikota Sukabumi, Doktor H. Mulyono, M.M., Kapolres Sukabumi Kota, AKBP Anwar, S.Ik., M.Si., Ketua DPRD Kota Sukabumi, Aep Saepurahman, S.E., dan Ketua Umum MUI Kota Sukabumi, Profesor Doktor K.H. Dedi Ismatullah Machdi, S.H., M.H.

Selain itu, juga dilaksanakan pengukuhan Patroli Simpatik Barisan Keamanan Ramadhan Tahun 1432 Hijriyah, oleh Ketua Umum MUI Kota Sukabumi, Profesor Doktor K.H. Dedi Ismatullah Machdi, S.H., M.H., dan penyerahan Santunan Tafrih Ramdhan Tahun 1432 Hijriyah, kepada 5 ribu orang kaum dhuafa se Kota Sukabumi, secara simbolis diserahkan oleh Wakil Walikota Sukabumi, Doktor H. Mulyono, M.M., kepada 7 Ketua MUI Kecamatan se Kota Sukabumi.

 
Senin, 25 Juli 2011
WAKIL WALIKOTA BUKA PORSENI KE-II MI TINGKAT KOTA SUKABUMI TAHUN 2011
Reporter : ENDANG SUMARDI
 

Wakil Walikota Sukabumi, Doktor H. Mulyono, M.M., hari Senin, 25 Juli 2011, bertempat di Lapangan Merdeka Kota Sukabumi, secara resmi membuka Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) ke-II Madrasah Ibtidaiyah (MI) Tingkat Kota Sukabumi Tahun 2011, ditandai pelepasan balon.

Pembukaan Porseni yang dihadiri unsur Muspida, Ketua DPRD Kota Sukabumi, Aep Saepurahman, S.E., Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Sukabumi, Drs. K.H. Khoirudin, M.M., para Kepala MI dan undangan lainnya ini, diawali devile para peserta se Kota Sukabumi, serta dimeriahkan oleh pertunjukan Kasidah, Marawis, Pencak Silat dan Marching Band.

Dalam sambutannya, Wakil Walikota Sukabumi menjelaskan, Pemerintah Kota Sukabumi menyambut baik, sekaligus memberikan apresiasi yang tinggi, atas dilaksanakannya Porseni tersebut. Karena sangat positif dan besar manfaatnya, khususnya dalam meningkatkan keterampilan dan kecerdasan para siswa MI di Kota Sukabumi, terutama dalam bidang olahraga dan seni. Selain itu, juga sebagai ajang akuntabilitas MI kepada pemerintah dan warga masyarakat, atas berbagai upaya dan pembinaan yang dilaksanakan di MI, khususnya dalam bidang olahraga dan seni.

Hal tersebut, menurut Wakil Walikota Sukabumi, sesuai dengan Visi Pembangunan Kota Sukabumi, yakni Terwujudnya Kota Sukabumi, Sebagai Pusat Pelayanan Berkualitas Bidang Pendidikan, Kesehatan dan Perdagangan di Jawa Barat, Berlandaskan Iman dan Taqwa. Selain itu, juga sesuai dengan Visi Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi, yakni Dengan iman dan taqwa, mewujudkan pemerintahan yang amanah berparadigma surgawi, menuju Kota Sukabumi yang cerdas, sehat dan sejahtera, baik lahir maupun batin, dilandasi nilai-nilai fhilosofis, Shidiq, Tabligh, Amanah, Fathonah.

Wakil Walikota Sukabumi mengharapkan, melalui pelaksanaan Porseni ini, dapat menghasilkan para atlet MI Kota Sukabumi yang tangguh dan berprestasi, guna membawa harum nama Kota Sukabumi, baik di tingkat lokal dan regional, maupun di tingkat nasional.

 
Minggu, 3 Juli 2011
WAKIL WALIKOTA SUKABUMI LEPAS KONTINGEN ATLET BASKET DAN TINJU
Reporter : ENDANG SUMARDI
 

Wakil Walikota Sukabumi, sekalugus sebagai Ketua Perbasi Kota Sukabumi, Doktor H. Mulyono, M.M., hari Minggu, 3 Juli 2011, bertempat di Ruangan Pertemuan Setda Kota Sukabumi, secara resmi melepas kontingen atlet Basket dan Tinju Kota Sukabumi, untuk berlaga pada Kejuaran Basket Pekan Olahraga Pelajar Wilayah (Popwil), di Kota Depok, dan Kejuaran Tinju Bupati Cup 2011 Tingkat Jawa Barat, di Soreang Kabupaten Bandung.

Hadir dalam kesempatan tersebut, Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Cabang Kota Sukabumi, H. Sutisna, pengurus Persatuan Basket Seluruh Indonesia (Perbasi) Cabang Kota Sukabumi, dan pengurus Persatuan Tinju Amatir Indonesia (Pertina) Cabang Kota Sukabumi.

Dalam sambutannya, Wakil Walikota Sukabumi mengharapkan, seluruh atlet yang akan bertanding tersebut, harus bisa tampil maksimal, serta harus memiliki motivasi, semangat juang dan keberanian, khususnya dalam menghadapi setiap lawan. Maksud dan tujuannya, supaya seluruh atlet tersebut, tidak kalah sebelum bertanding. Karena seluruh atlet tersebut, akan membawa harum nama Kota Sukabumi, baik di tingkat wilayah maupun di tingkat provinsi. Untuk itu, seluruh atlet tersebut, harus dapat menunjukan seluruh kemampuannya, supaya tidak kalah oleh atlet dari daerah lain.

Dijelaskannya, baik atlet tinju maupun basket, di Kota Sukabumi sudah mulai menunjukan prestasi yang cukup membanggakan semua pihak, baik di tingkat lokal maupun di tingkat wilayah dan provinsi. Buktinya beberapa waktu yang lalu, atlet tinju yang tergabung dalam Pertina Cabang Kota Sukabumi, berhasil meraih 15 medali, yang terdiri dari 5 medali emas, 5 medali perak, dan 5 medali perunggu, pada Kejuaraan Tinju Walikota Cup 2011, di Kota Bandung. Demikian pula atlet basket yang tergabung dalam Perbasi Cabang Kota Sukabumi, belum lama ini berhasil meraih gelar juara, pada Kejuaraan Basket di Kota Sukabumi.

Sementara salah seorang pengurus Pertina Cabang Kota Sukabumi, Veron menjelaskan, atlet tinju yang akan berlaga pada Kejuaran Tinju Bupati Cup 2011 Tingkat Jawa Barat, di Soreang Kabupaten Bandung tersebut, seluruhnya berjumlah 18 orang, serta akan bertanding pada Kelas Kadet, Junior, Senior Pemula, dan Senior Utama. Sedangkan kejuaraan tersebut, dijadualkan berlangsung selama 5 hari, tepatnya dari tanggal 4 sampai dengan 9 Juli 2011.

Adapun ke-18 atlet tinju tersebut, berasal dari 3 sasana tinju yang ada di Kota Sukabumi, yakni dari Nirwana Boxing Camp, Satria Boxing Cam, dan Disporabudpar Boxing Camp. Dikatakannya, ke-18 atlet tinju yang diikutsertakan dalam Kejuaran Tinju Bupati Cup 2011 tersebut, untuk menambah jam terbang bertanding, sebagai persiapan untuk mengikuti Pekan Olah Raga Daerah (Porda) Jawa Barat Tahun 2013 mendatang.

 
Senin, 13 Juni 2011
WAKIL WALIKOTA SUKABUMI BUKA MANASIK HAJI TAHUN 2011
Reporter : ENDANG SUMARDI
 

Wakil Walikota Sukabumi, Doktor H. Mulyono, M.M., hari Senin, 13 Juni 2011, bertempat di Gedung Pusat Kajian Islam Kota Sukabumi, secara resmi membuka manasik atau bimbingan haji tahun 2011. Dalam sambutannya, Wakil Walikota Sukabumi menjelaskan, dilaksanakannya manasik atau bimbingan haji ini, merupakan salah satu upaya, agar para calon haji dari Kota Sukabumi, pada saat melaksanakan ibadah haji di Tanah Suci Mekah, dapat melaksanakannya dengan baik dan benar. Dengan demikian, predikat haji mambrur sebagaimana yang diinginkan oleh semua pihak, dapat diraih dengan baik, oleh para haji dari Kota Sukabumi.

Berkaitan dengan hal tersebut, Wakil Walikota Sukabumi mengharapkan kepada segenap calon haji dari Kota Sukabumi, agar mengikuti manasik atau bimbingan haji ini dengan sungguh-sungguh, disertai disiplin yang tinggi, supaya hasilnya dapat memuaskan dan membanggakan semua pihak.

Selain itu, Wakil Walikota Sukabumi juga menghimbau segenap calon haji dari Kota Sukabumi, agar senantiasa berupaya optimal menjaga kebugaran dan kesehatan, dari mulai mengikuti manasik dan berangkat ke Tanah Suci Mekah melaksanakan ibadah haji, hingga pulang kembali ke Kota Sukabumi dengan selamat, serta dalam keadaan bugar dan sehat.

Sedangkan hal yang tidak kalah penting, menurut Wakil Walikota Sukabumi, yakni segenap calon haji dari Kota Sukabumi, agar memperbanyak dan meningkatkan amal ibadah, baik kepada Allah Taalla maupun kepada sesama umat manusia. Selain itu, juga agar senantiasa rajin membaca, serta mempelajari seluruh materi yang disampaikan dalam manasik haji ini.

Maksud dan tujuannya, untuk meningkatkan pengetahuan, wawasan, keterampilan dan kemampuan, khususnya dalam melaksanakan ibadah haji. Disamping itu, juga pada saat melaksanakan ibadah haji di Tanah Suci Mekah, para calon haji dari Kota Sukabumi, agar melakukannya dengan ikhlas dan khusyu, supaya predikat haji mabrur sebagaimana yang diinginkan oleh semua pihak, dapat diraih dengan baik dan sempurna.

 
Kamis, 2 Juni 2011
WAKIL WALIKOTA SUKABUMI BUKA PAMERAN WAJAH KOTA SUKABUMI TAHUN 2011
Reporter : ENDANG SUMARDI
 

Wakil Walikota Sukabumi, Doktor H. Mulyono, M.M., hari Kamis, 2 Juni 2011, bertempat di Lapangan Merdeka Kota Sukabumi, secara resmi membuka Pameran Wajah Kota Sukabumi Tahun 2011. Pembukaan pameran yang ditandai pemukulan Gong dan prosesi seni upacara adat Sunda ini, hadiri Pimpinan DPRD Kota Sukabumi, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Kota Sukabumi, para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Lingkungan Pemerintah Kota Sukabumi, Ketua Tim Penggerak PKK Kota Sukabumi, dan undangan lainnya.

Dalam kesempatannya, Wakil Walikota Sukabumi menjelaskan, Pameran Wajah Kota Sukabumi Tahun 2011 ini, merupakan rangkaian kegiatan, dalam rangka memperingati Hari Jadi Ke-97 Kota Sukabumi, dan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) Tahun 2011. Untuk itu, Wakil Walikota Sukabumi, atas nama pemerintah dan warga masyarakat Kota Sukabumi, mengucapkan terima kasih, sekaligus memberikan apresiasi yang tinggi, atas dilaksanakannya pameran tersebut. Karena pameran tersebut, sesuai dengan Visi Pembangunan Kota Sukabumi, yakni Terwujudnya Kota Sukabumi Sebagai Pusat Pelayanan Berkualitas Bidang Pendidikan, Kesehatan dan Perdagangan di Jawa Barat, Berlandaskan Iman dan Taqwa.

Ditandaskannya, untuk mencapai Visi Kota Sukabumi tersebut, diperlukan peran serta dan tanggung jawab dari semua pihak, yakni pemerintah, sektor swasta, dan masyarakat. Ditandaskan pula, pelaksanaan pameran ini, merupakan peran serta pemerintah, sektor swasta, dan masyarakat. dalam upaya mewujudkan Visi Kota Sukabumi.

Dalam pada itu, Panitia Penyelenggara, Holil Wahyudin menjelaskan, Pameran Wajah Kota Sukabumi Tahun 2011 ini, menurut rencana dijadualkan berlangsung selama 10 hari, tepatnya dari tanggal 2 sampai dengan 11 Juni 2011. Adapun para peserta yang mengikuti pameran ini, terdiri dari instansi pemerintah, swasta, trend produk, dan Kelompok Usaha Kecil Menengah (KUKM), hasil karya warga masyarakat Kota Sukabumi.

Dikatakannya, pameran ini menurut rencana akan diisi oleh berbagai acara dan kegiatan. Diantaranya Marawis dan Kasidah, Tabligh Akbar Ustad Cilik, Mojang dan Jejaka, Parade Band, Lomba Karaoke, Dangdut Full, Lomba Mewarnai, Lomba Dance, Lomba Busana Muslim, Karaoke Live, Festival Band, Lomba Marching Band, Tembang Kenangan, Performance Band Lokal, Bintang Tamu, dan Pesta Malam Penutup.

Usai membuka pameran secara resmi, Wakil Walikota Sukabumi, didampingi Pimpinan DPRD Kota Sukabumi, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Kota Sukabumi, para Kepala OPD, Ketua Tim Penggerak PKK Kota Sukabumi dan undangan lainnya, melakukan peninjauan terhadap sejumlah stand peserta pameran.

 
Rabu, 1 Juni 2011
Wakil Walikota Sukabumi Lakukan Sosialisasi Kegiatan DBHCHT di RSPD FM Kota Sukabumi
Reporter : Yuli Noviawan
 

Wakil Walikota Sukabumi Lakukan Sosialisasi Kegiatan DBHCHT di RSPD FM Kota Sukabumi (31/05/2011). Hadir sebagai nara sumber adalah Wakil Walikota Sukabumi DR. H. Mulyono.,MM, Kepala Dinas Perindagkop Kota Sukabumi, Drs. Dudi Fatudzawad., M.Pd, Kepala Kantor PDE, Arsip Daerah dan Humas Kota Sukabumi H. Oscar Lesnusa, SH., MM, serta Kepala Satuan Pol PP Kota Sukabumi, Agus wawan Gunawan., SIP.

Sosialisasi ini disiarkan secara langsung oleh RSPD FM dipandu oleh DR. H. Asep Deni serta penyiar Tyas.

Wakil Walikota Sukabumi DR. H. Mulyono., MM mengungkapkan bahwa dari jumlah penduduk di Indonesia 70 persen adalah perokok, dan 91 dari perokok tadi merokok di dalam rumah. Label Sehat dalam Visi Walikota dan Walikota Sukabumi sekarang merupakan tujuan kita bersama, sehingga kegiatan DBHCHT ini sesuai dengan arah tujuan kita.

Menurut Kepala Dinas Perindagkop Kota Sukabumi, dalam kegiatan DBHCHT ini Dinas Perindagkop merupakan leading sektor. Pada Tahun 2011 ini terdapat 3 kegiatan , yaitu Sosialisai cukai rokok, pengumpulan informasi cukai rokok yang legal dan belanja modal yang mendukung kegiatan DBHCHT.

Sedangkan Kepala satuan Pol PP Kota Sukabumi dalam sosialisasi ini menjelaskan bahwa Pol PP Kota Sukabumi melakukan pencarian data dan informasi tentang cukai rokok ilegal dan rokok tanpa cukai, yang telah dilaksanakan di 7 kelurahan, dengan hasil sebagai berikut, terdapat 28 jenis rokok yang disinyalir cukainya palsu dan 4 jenis rokok tanpa label cukai. Namun Kepala satuan Pol PP Kota Sukabumi menjelaskan bahwa dari rokok tersebut diatas adalah jenis rokok dari merk yang tidak terkenal.

Kapala Kantor PDE, Arsip Daerah dan Humas Kota Sukabumi H. Oscar Lesnusa., SH., MM, Menjelaskan bahwa kegiatan Sosialisasi DBHCHT ini dilaksanakan oleh Kantor PDE, diantaranya adalah kegiatan hari ini, yaitu siaran langsung melalui RSPD FM Kota Sukabumi.

 
Jumat, 20 Mei 2011
WAKIL WALIKOTA SERAHKAN KACAMATA KEPADA 50 SISWA SD DAN MI
Reporter : ENDANG SUMARDI
 

Wakil Walikota Sukabumi, Doktor H. Mulyono, M.M., menyerahkan bantuan Kacamata dari Sukabumi Optikal, kepada 50 siswa SD dan MI yang kurang mampu se Kota Sukabumi, secara simbolis kepada 17 siswa SD dan MI. Selain itu, juga menyerahkan Sertifikat dari Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Jawa Barat, dan Uang Kadeudeuh sebesar 15 juta rupiah dari Pemerintah Kota Sukabumi, kepada Anik Istiqomah, sebagai terbaik ke 2 Hafidzhah atau Penghafal AL-Quran 30 Juz, Tingkat Jawa Barat Tahun 2011.

Bantuan Kacamata dan Uang Kadeudeuh tersebut, diserahkan pada Upacara Peringatan Ke-103 Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) Tingkat Kota Sukabumi Tahun 2010, hari Jumat, 20 Mei 2011, bertempat di Lapangan Merdeka Kota Sukabumi.

Adapun yang bertindak selaku Inspektur Upacara, Wakil Walikota Sukabumi, Doktor H. Mulyono, M.M., Perwira Upacara, Kapolsek Cikole, Kompol Endang Mulyadi, serta Komandan Upacara, AKP Nandang Subarna.

Selanjutnya Pembaca Teks Pancasila, Inspektur Upacara, Pembaca Teks Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945, Gustiar Arif Vilana, dari Purna Paskibraka Indonesia (PPI) Kota Sukabumi, Pengibar Bendera, Pokribra Kota Sukabumi, dan Korsik, Gema Swara Korpri Kota Sukabumi.

Sedangkan peserta upacara, terdiri dari Setukpa Lemdikpol, Kodim 0607 Sukabumi, Yonif 310 Kidang Kancana, Yon Armed 13 Nanggala, Polres Sukabumi Kota, Korpri, PGRI, Linmas, Dinas Perhubungan, KNPI, OKP, dan Calon Paskibraka (Capaska), serta Mahasiswa, Pelajar SMA, SMK, MA, SMP, MTs, dan Pramuka.

Hadir dalam kesempatan tersebut, Pimpinan dan Anggota DPRD, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah, para Kepala OPD, Camat, Lurah, para Kepala Sekolah, para pini sepuh, kaum cerdik cendikia, tokoh masyarakat, alim ulama, para Pimpinan Organisasi Wanita, Organisasi Pemuda, Organisasi Sosial, Insan Pers dan undangan lainnya.

Upacara Peringatan Ke-103 Harkitnas tersebut, dimeriahkan atraksi pencak silat missal, yang diikuti oleh 1.000 pesilat tingkat SD, SMP, SMA, SMK dan Perguruan Silat se Kota Sukabumi. Sekretaris Umum PPSI dan IPSI Cabang Kota Sukabumi, Drs. Dikdik Kristiana, M.Pd. menjelaskan, atraksi pencak silat tersebut, sebagai wujud evaluasi Peraturan Walikota Sukabumi, Tentang Muatan Lokal Pencak Silat di Kota Sukabumi, yang merupakan satu-satunya Muatan Lokal Bela Diri, sebagai salah satu budaya masyarakat di Indonesia.

 
Kamis, 28 April 2011
WAKIL KETUA KADIN JAWA BARAT INGATKAN PARA PELAKU UKM
Reporter : ENDANG SUMARDI
 

Wakil Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jawa Barat, Iwan Gunawan, mengingatkan para pelaku Usaha Kecil dan Menengah (UKM) Kota dan Kabupaten Sukabumi, terhadap rencana pembangunan Jalan Tol Bogor – Ciawi – Sukabumi (Bocimi). Karena apabila jalan bebas hambatan tersebut sudah dioperasikan, selain akan menjadi peluang juga dapat menjadi masalah, yakni para pelaku UKM Kota dan Kabupaten Sukabumi, akan menjadi penonton di rumahnya sendiri.

Hal tersebut dialami oleh para pelaku UKM di Bandung, setelah dibuka dan dioperasikannya Jalan Tol, para pelaku UKM tersebut menjadi penonton di rumahnya sendiri. Karena para pelaku UKM yang menguasai bisnis di Bandung, setelah dibuka dan dioperasikannya Jalan Tol berasal dari luar daerah Bandung. Ancaman tersebut, bisa saja terjadi kepada para pelaku UKM Kota dan Kabupaten Sukabumi, apabila Jalan Tol Bocimi telah dibuka dan dioperasikan.

Peringatan Wakil Ketua Kadin Jawa Barat tersebut, disampaikan saat memberi materi Pelatihan Indigopreneur UKM, yang berlangsung di Hotel Taman Sari Kota Sukabumi, baru-baru ini. Dijelaskannya, proses pembangunan jalan Tol Bocimi tersebut, saat ini sedang dilakukan oleh Pemerintah Pusat. Dijelaskan pula, dalam waktu dekat ini, pembangunan Jalan Tol Bocimi tersebut akan segera dimulai, setelah proses pembebasan lahan selesai. Untuk itu, sebelum dibuka dan dioperasikannya Jalan Tol tersebut, para pelaku UKM Kota dan Kabupaten Sukabumi agar mempersiapkan diri, guna menghadapi persaingan usaha.

Wakil Ketua Kadin Jawa Barat menandaskan, apabila para pelaku UKM Kota dan Kabupaten Sukabumi tidak mempersiapkan diri dari sekarang, setelah dibuka dan dioperasikannya Jalan Tol tersebut, dihawatirkan akan menjadi penonton di rumahnya sendiri. Karena akan kalah bersaing oleh para pelaku usaha, yang datang dari luar daerah Kota dan Kabupaten Sukabumi. Berkaitan dengan hal tersebut, Pelatihan Indigopreneur UKM ini, supaya dijadikan bekal dan acuan, khususnya dalam menghadapi rencana pembangunan Jalan Tol Bocimi.

Ditandaskan pula, apabila para pelaku UKM Kota dan Kabupaten Sukabumi sudah mempersiapkan diri dari sekarang, setelah dibuka dan dioperasikannya Jalan Tol tersebut, para pelaku UKM Kota dan Kabupaten Sukabumi, tidak akan kalah bersaing oleh para pelaku UKM yang datang dari luar daerah Kota dan Kabupaten Sukabumi.

 
Minggu, 17 April 2011
WAKIL GUBERNUR JAWA BARAT BUKA KEGIATAN LAWUNG MOTEKAR III TAHUN 2011
Reporter : ENDANG SUMARDI
 

Wakil Gubernur Jawa Barat, Dede Yusuf, hari Sabtu malam, 16 April 2011, bertempat di Gedung Juang 45 Kota Sukabumi, secara resmi membuka kegiatan Lawung Motekar III Tahun 2011, menampilkan 9 Koreografer Jaipong Jawa Barat. Pembukaan kegiatan Lawung Motekar III Tahun 2011 tersebut, ditandai pemukulan kendang, oleh Wakil Gubernur Jawa Barat, Dede Yusuf, dan Walikota Sukabumi, H. Mokhamad Muslikh Abdussyukur, S.H., M.Si., di atas Panggung Gedung Juang 45 Kota Sukabumi.

Dalam sambutannya, Wakil Gubernur Jawa Barat, atas nama pribadi dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat, menyatakan menyambut baik atas dilaksanakannya kegiatan tersebut. Selain itu, Wakil Gubernur Jawa Barat juga menghimbau kepada segenap dinas-instansi dan lembaga terkait, baik di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Barat maupun di lingkungan Pemerintah Kota dan Kabupaten se Jawa Barat, agar senantiasa memerhatikan seni budaya Sunda khususnya Tari Jaipong. Sebab tari tersebut, sudah menjadi icon seni budaya Jawa Barat, yang keberadaannya perlu dilestarikan dan dikembangkan.

Pada kesempatan tersebut, Wakil Gubernur Jawa Barat, Dede Yusuf, menyerahkan Komunitas Peduli Jaipong Jawa Barat (KPJJB) Award Tahun 2011, diantaranya kepada Walikota Sukabumi, H. Mokhamad Muslikh Abdussyukur, S.H., M.Si., Sanggar Seni Catrik Palagan Kota Sukabumi dan Sanggar-Sanggar Seni lainnya, Tokoh Seniman, Penari Jaipong dan Media Massa, yang senantiasa peduli memerhatikan eksistensi dan kehidupan Tari Jaipong, khususnya di daerahnya masing-masing, umumnya di jawa Barat.

Selain itu, Wakil Gubernur Jawa Barat, juga menyerahkan trophy, piagam penghargaan dan uang pembinaan, kepada para juara Seni Helaran Tingkat Kota Sukabumi Tahun 2011. Antara lain, juara pertama Kelurahan Lembursitu Kecamatan Lembursitu, dengan judul Rajah Patih Goah, juara kedua Kelurahan Cikondang Kecamatan Citamiang, dengan judul Cikondang Tandang, dan juara ketiga Kelurahan Subangjaya Kecamatan Cikole, dengan judul Betok. Selanjutnya juara harapan pertama Kelurahan Kebonjati Kecamatan Cikole, dengan judul Karyaan Di Alas Kamiyaka, juara harapan kedua Kelurahan Benteng Kecamatan Warudoyong, dengan judul Purwadaksi, dan juara harapan ketiga Kelurahan Cipanengah Kecamatan Lembursitu, dengan judul Gondang Midang Calung Manggung.

 
Sabtu, 16 April 2011
WAKIL WALIKOTA LAKSANAKAN PANEN RAYA PADI FULL ORGANIK P2O
Reporter : ENDANG SUMARDI
 

Wakil Walikota Sukabumi, Doktor H. Mulyono, M.M., hari Kamis, 14 April 2011, melaksanakan Panen Raya Padi Full Organik P2o, tepatnya pada lahan Kelompok Tani (Poktan) Danau Bambu Lestari, RW 2 Kampung Situawi, Kelurahan Karangtengah, Kecamatan Gunungpuyuh, Kota Sukabumi.

Panen raya tersebut, dihadiri Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kota Sukabumi, Insinyur Hajah Kardina Karsoedi, M.T., Camat Gunung Puyuh, Wawan Gunawan Permana, S.IP., M.Si., unsur Muspika Gunungpuyuh, para Lurah, para Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) se Kota Sukabumi, para anggota Poktan, tokoh masyarakat, alim ulama dan undangan lainnya.

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Walikota Sukabumi menyatakan merasa kagum dan bangga kepada Poktan Danau Bambu Lestari, yang telah berhasil melakukan penanaman dan melaksanakan Panen Raya Padi Full Organik P2o. Karena di sela-sela banyaknya lahan pertanian yang beralih fungsi ke pembangunan permanen, tapi para petani yang tergabung dalam Poktan Danau Bambu Lestari, mampu mengolah dan menyuburkan lahan pertaniannya, dengan menggunakan pupuk organik, serta menghasilkan padi organik yang sehat dan bermutu baik, sekaligus mendukung terciptanya ramah lingkungan, karena menggunakan pupuk non kimiawi.

Diharapkannya, pola-pola penanaman padi organik dengan menggunakan pupuk organik, tidak hanya diaplikasikan oleh para orang tua saja, akan tetapi harus ditularkan kepada para generasi penerus, supaya para generasi penerus dapat belajar, akan pentingnya pendidikan penanaman padi organik tersebut, sekaligus melaksanakannya. Karena penanaman padi organik tersebut, merupakan budaya yang sangat positif, serta tidak akan mengalami degradasi.

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Walikota Sukabumi mengucapkan terima kasih kepada segenap jajaran PT Khansa Citra Buana, yang telah membimbing para petani secara optimal, khususnya dalam melakukan penanaman dan pengembangan padi non kimiawi, di Kota Sukabumi.

 
Sabtu, 9 April 2011
WAKIL WALIKOTA SAMPAIKAN JAWABAN PEMANDANGAN UMUM FRAKSI-FRAKSI DPRD
Reporter : ENDANG SUMARDI
 

Wakil Walikota Sukabumi, Doktor H. Mulyono, M.M., menyampaikan jawaban atas Pemandangan Umum Fraksi-Fraksi DPRD Kota Sukabumi, terhadap Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban (LKPJ) Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi Tahun Anggaran 2010. Jawaban Wakil Walikota Sukabumi tersebut, disampaikan pada Rapat Paripurna DPRD, yang dipimpin oleh Ketua DPRD Kota Sukabumi, Aep Saepurahman, S.E., hari Jumat, 8 April 2011, di Ruangan Rapat Paripurna DPRD setempat.

Wakil Walikota Sukabumi menjelaskan, berdasarkan pemandangan umum yang telah disampaikan oleh Fraksi-Fraksi DPRD Kota Sukabumi, secara akumulatif terdapat 94 pertanyaan dan pernyataan, yang terdiri dari 49 pertanyaan dan 45 pernyataan termasuk saran. Antara lain, Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (P3) menyampaikan 8 pertanyaan dan 9 pernyataan, Fraksi Demokrat Bersatu menyampaikan 8 pertanyaan dan 19 pernyataan, Fraksi Partai Golkar menyampaikan 12 pertanyaan dan 9 pernyataan, Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menyampaikan 9 pertanyaan dan 4 pernyataan, Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) menyampaikan 4 pertanyaan dan 1 pernyataan, serta Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) menyampaikan 8 pertanyaan dan 3 pernyataan. Dijelaskan pula, dari 94 pertanyaan dan pernyataan tersebut, terdapat beberapa pertanyaan dan pernyataan yang sama.

Wakil Walikota Sukabumi menandaskan,pihaknya sangat memahami atas pemandangan umum yang telah disampaikan oleh ke-enam Fraksi DPRD tersebut, karena substansi dan materi yang disampaikan sangat mendalam. Oleh karenanya, dalam merumuskan jawaban dilakukan secara komprehensif, dengan melihat aspek normatif yuridis, kebijakan dan komitmen, antara eksekutif dan legislatif, serta data dan fakta yang ada, khususnya yang telah dilaksanakan pada tahun 2010.

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Walikota Sukabumi beserta jajaran Pemerintah Kota Sukabumi, mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh Fraksi DPRD Kota Sukabumi, yang telah menyampaikan pemandangan umum terhadap LKPJ Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi Tahun Anggaran 2010.

Selain itu, Wakil Walikota Sukabumi juga mengatakan, pihaknya menyadari sepenuhnya, bahwa implementasi dan tugas-tugas Pemerintahan Daerah Kota Sukabumi, dalam pelaksanaannya mungkin belum dapat memenuhi harapan semua pihak. Dikatakan pula, pemandangan umum yang telah disampaikan oleh Fraksi-Fraksi DPRD Kota Sukabumi tersebut, baik secara obyektif maupun secara korektif, dapat menjadi masukan yang sangat positif bagi Pemerintah Kota Sukabumi, sekaligus memberikan kontribusi yang cukup berarti, bagi pencapaian keberhasilan pembangunan Kota Sukabumi pada masa yang akan datang.

 
Sabtu, 9 April 2011
WAKIL WALIKOTA TUTUP DIKLAT PRAJABATAN CPNS ANGKATAN II TAHUN 2011
Reporter : ENDANG SUMARDI
 

Wakil Walikota Sukabumi, Doktor H. Mulyono, M.M., hari Jumat, 8 April 2011, di Gedung Korpri Kota Sukabumi, secara resmi menutup Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Prajabatan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Golongan II Angkatan II Tahun 2011, di lingkungan Pemerintah Kota Sukabumi. Hadir dalam kesempatan tersebut, Kepala Badan Diklat Daerah Provinsi Jawa Barat, Kepala Badan Kepegawaian dan Diklat (BKD) Kota Sukabumi, para Widya Iswara dan jajaran panitia penyelenggara Diklat Prajabatan, para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), dan undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Wakil Walikota Sukabumi menandaskan, pemerintah memandang penting dilaksanakannya Diklat Prajabatan tersebut. Adapun maksud dan tujuannya, pertama untuk meningkatkan pengetahuan, keakhlian, keterampilan dan sikap, khususnya dalam melaksanakan tugas secara professional, dilandasi kepribadian dan etika Pegawai Negeri Sipil (PNS), sesuai dengan kebutuhan instansi; kedua untuk menciptakan aparatur yang mampu berperan sebagai pembaharu serta perekat persatuan dan kesatuan bangsa; ketiga untuk memantapkan sikap dan semangat pengabdian yang berorientasi pada pelayanan, pengayoman dan pemberdayaan masyarakat; keempat untuk menciptakan kesamaan visi dan dinamika pola pikir, dalam melaksanakan tugas pemerintahan umum dan pembangunan, demi terwujudnya kepemerintahan yang baik.

Hal penting lainnya yang harus senantiasa diperhatikan oleh para peserta Diklat Prajabatan dan seluruh aparatur di lingkungan Pemerintah Kota Sukabumi saat ini, yakni perkembangan lingkungan strategis, yang menuntut seluruh aparatur pemerintah, untuk senantiasa konsisten menempatkan posisi, sebagai aparatur negara yang lebih professional, transparan dan akuntabel, dalam setiap menjalan tugas dan peran. Selain itu, juga harus senantiasa netral dari pengaruh golongan dan partai dalam menjalankan hak politik, serta harus memiliki komitmen yang tinggi dalam mewujudkan visi dan misi nasional, visi dan misi Provinsi Jawa Barat, visi dan misi Kota Sukabumi, serta visi dan misi Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi.

Ditandaskannya, hal tersebut merupakan pra syarat mutlak yang harus senantiasa dilaksanakan, guna mewujudkan prinsip-prinsip kepemerintahan yang baik atau good gonernance, dan pemerintahan yang bersih atau clean government. Selain itu, Wakil Walikota Sukabumi, meminta kepada para peserta Diklat Prajabatan dan seluruh aparatur di lingkungan Pemerintah Kota Sukabumi, agar senantiasa memahami permasalahan-permasalahan yang dihadapi oleh warga masyarakat dan bangsa Indonesia dewasa ini, sekaligus menjaga dan mengubah citra PNS, sebagai abdi Negara, abdi pemerintah, dan abdi masyarakat.

 
Selasa, 5 April 2011
WALIKOTA DAN WAKIL WALIKOTA SAMPAIKAN LKPJ TAHUN ANGGARAN 2010
Reporter : ENDANG SUMARDI
 

Walikota Sukabumi, H. Mokhamad Muslikh Abdussyukur, S.H., M.Si., dan Wakil Walikota Sukabumi, Doktor H. Mulyono, M.M., menyampaikan Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban (LKPJ) Tahun Anggaran 2010. LKPJ tersebut, disampaikan Walikota Sukabumi, pada Rapat Paripurna DPRD, hari Selasa, 5 April 2011, bertempat di Ruangan Rapat Paripurna DPRD Kota Sukabumi.

Dalam kesempatannya, Walikota Sukabumi, H. Mokhamad Muslikh Abdussyukur, S.H., M.Si. menjelaskan, penyampaian LKPJ kepada DPRD ini, merupakan salah satu amanat yang harus ditunaikan oleh Kepala Daerah, sesuai dengan peraturan dan perundang-undangan yang berlaku. Selain itu, LKPJ yang disampaikan kepada DPRD ini, merupakan salah satu progress report tahunan, berdasarkan tolok ukur Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2010, yang berisikan pelaksanaan urusan desentralisasi, yang terdiri dari urusan wajib dan urusan pilihan, tugas umum pemerintahan dan tugas pembantuan, termasuk hambatan dan permasalahan yang dihadapi, serta solusi pemecahan masalahnya.

Dijelaskan pula, implementasi tugas tersebut, intinya mengarah pada upaya peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM), yang dijabarkan melalui visi dan misi Kota Sukabumi, dengan mensinergikan 6 urusan pusat dan 16 urusan wajib daerah, serta menyelaraskan dengan visi dan misi Pemerintah Kota Sukabumi Tahun 2008-2013, sebagaimana yang tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Sukabumi Tahun 2008-2013.

Walikota Sukabumi menandaskan, untuk mencapai hasil yang optimal, dalam melaksanakan kegiatan pembangunan, Pemerintah Kota Sukabumi senantiasa berpedoman pada asas umum penyelenggaraan Negara, sebagaimana yang diamanatkan dalam Pasal 20 Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004, yang meliputi asas kepastian hokum, asas tertib penyelenggaraan negara, asas kepentingan umum, asas keterbukaan, asas proporsionalitas, asas profesionalisme, asas akuntabilitas, asas efisiensi, dan asas efektivitas.

Diharapkannya, berdasarkan asas-asas tersebut, penyelenggaraan Otonomi Daerah (Otda), dapat mengarah pada peningkatan kesejahteraan masyarakat, dengan senantiasa memperhatikan kepentingan dan aspirasi yang tumbuh dalam masyarakat. Disamping itu, penyelenggaraan Otda ini, harus menjamin keserasian hubungan antar daerah, yakni mampu membangun kerja sama antar daerah, untuk meningkatkan kesejahteraan bersama, serta mencegah ketimpangan antar daerah. Hal lainnya yang tidak kalah penting, Otda juga harus mampu menjamin hubungan yang serasi dengan pemerintah pusat, yakni harus mampu memelihara sekaligus menjaga keutuhan wilayah negara, serta tetap tegaknya Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dalam rangka mewujudkan tujuan negara.

 
Rabu, 23 Maret 2011
WAKIL WALIKOTA TERIMA ROMBONGAN APARAT KABUPATEN KONAWE UTARA
Reporter : ENDANG SUMARDI
 

Wakil Walikota Sukabumi, Doktor H. Mulyono, M.M., hari Selasa, 22 Maret 2011, menerima rombongan Kunjungan Kerja (Kunker) Aparat Pemerintah dan DPRD Kabupaten Konawe Utara Sulawesi Tenggara. Rombongan Kunker Aparat Pemerintah dan DPRD tersebut, dipimpin Sekretaris Daerah Kabupaten Konawe Utara, H. Abdul Kahar Pagala.

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Walikota Sukabumi, Doktor H. Mulyono, M.M., mengucapkan selamat datang, sekaligus menyampaikan permohonan maaf kepada rombongan kunker tersebut, atas berbagai kekurangan dan kehilafan dalam penerimaan rombongan ini. Selain itu, Wakil Walikota Sukabumi juga menjelaskan kepada rombongan, tentang sejarah singkat Kota Sukabumi, geografis, sosial ekonomi, potensi, visi dan misi, serta keberhasilan yang telah diraih Kota Sukabumi.

Sementara Sekretaris Daerah Kabupaten Konawe Utara, H. Abdul Kahar Pagala menjelaskan, Kabupaten Konawe Utara masih membutuhkan banyak transmigran, karena di kabupaten tersebut masih banyak lahan kosong yang belum digarap. Dijelaskan pula, kesejahteraan para transmigran asal Jawa Barat khususnya asal Kota Sukabumi, saat ini sudah mulai ada peningkatan kesejahteraan, bahkan tidak akan lama lagi akan melaksanakan panen palawija.

Sekretaris Daerah Kabupaten Konawe Utara juga mengatakan, Kabupaten Konawe Utara, saat ini masih membutuhkan transmigran yang benar-benar mempunyai motivasi untuk maju dan sejahtera. Berkaitan dengan hal tersebut, Sekretaris Daerah Kabupaten Konawe Utara, menghimbau pihak dinas-instasi terkait di lingkungan Pemerintah Kota Sukabumi, apabila akan mengirimkan calon transmigran ke Kabupaten Konawe Utara, harus diseleksi terlebih dahulu. Selain itu, juga harus yang benar-benar memiliki keterampilan, serta usianya yang masih muda dan produktif, sehingga pada saat sampai ke Kabupaten Konawe Utara, para transmigran tersebut tidak akan tinggal diam, tapi akan melakukan berbagai aktifitas dan kegiatan. Diungkapkannya, di Kabupaten Konawe Utara, saat ini terdapat 25 Kepala Keluarga (KK) transmigran asal Jawa Barat, yang diberangkatkan pada tahun 2010, tepatnya ke daerah transmigrasi Amarome, yakni dari Kabupaten Ciamis 10 KK, dan dari Kota Sukabumi 15 KK.

Dalam pada itu, Kasi Transmigrasi Dinas Tenaga Kerja dan Transmigran (Disnakertrans) Provinsi Jawa Barat, Saifudin menjelaskan, untuk tahun 2011 ini, Disnakertrans Provinsi Jawa Barat akan mengirimkan transmigran sekitar 500 sampai 600 KK, ke 14 provinsi yang menjadi daerah tujuan transmigrasi. Untuk itu, pihaknya telah melaksanakan seleksi secara ketat, terhadap para calon transmigran tersebut. Maksud dan tujuannya, supaya para transmigran tersebut, pada saat sampai ke daerah tujuan transmigrasi tidak akan berpangku tangan, akan tetapi dapat mengolah lahan secara maksimal, sehingga dapat menghasilkan berbagai produk pertanian yang berkualitas. Dengan demikian, para transmigran tersebut, dapat meningkatkan kesejahteraan.

 
Rabu, 9 Maret 2011
WAKIL WALIKOTA BUKA SELEKSI PENGHAPAL AL-QURAN TAHUN 2011
Reporter : ENDANG SUMARDI
 

Wakil Walikota Sukabumi, Doktor H. Mulyono, M.M., hari Rabu, 9 Maret 2011, di Masjid Agung Kota Sukabumi, secara resmi membuka Seleksi Penghapal AL-Quran Tingkat Kota Sukabumi Tahun 2011. Hadir dalam kesempatan tersebut, Ketua dan Anggota DPRD Kota Sukabumi, unsur Muspida Kota Sukabumi, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Sukabumi, para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota Sukabumi, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Sukabumi, Ketua Lembaga Pengembangan Tilawati Quran (LPTQ) Kota Sukabumi, dan undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Wakil Walikota Sukabumi mengungkapkan, ada dua bekal dari Rosululloh bagi segenap umatnya, sebagai tuntunan untuk keselamatan di dunia dan akhirat. Yakni pertama AL-Qur’an dan kedua AL-Hadits. Dikatakannya, secara mendasar, hal tersebut mengandung makna, bahwa siapapun orangnya dengan latar belakang pendidikan dan status sosial ekonomi seperti apapun, akan mendapatkan keselamatan, serta rahmat dan anugerah yang melimpah ruah dari Allat Taalla, selama orang tersebut berpegang pada AL-Quran dan AL-Hadits.

Sementara Sekretaris Daerah Kota Sukabumi, selaku Ketua LPTQ Kota Sukabumi dan Ketua Tim Seleksi Penghapal AL-Quran Tingkat Kota Sukabumi Tahun 2011, H. Mohamad Muraz, S.H., M.M. menjelaskan, seleksi yang baru pertama kali dilaksanakan tersebut, dijadualkan berlangsung selama 10 hari, tepatnya dari tanggal 9 sampai dengan 19 Maret 2011, bertempat di Masjid Agung Kota Sukabumi, dan Masjid AL-Ikhlas Pemda Kota Sukabumi.

Adapun jumlah peserta yang mengikuti seleksi tersebut, seluruhnya 361 pelajar, yang terdiri dari 10 pelajar TK dan RA, 213 pelajar SD dan MI, 37 pelajar SMP dan MTs, serta 101 pelajar SMA, SMK dan MA se Kota Sukabumi. Sedangkan maksud dan tujuan dilaksanakannya seleksi tersebut, dalam rangka upaya meningkatkan dan mengembangkan pengetahuan, wawasan, keterampilan dan kemampuan generasi muda Kota Sukabumi, khususnya dalam membaca dan menghapal AL- Quran dengan baik dan benar.

Dikatakannya, seleksi ini sebagai ajang untuk mencari bibit-bibit pelajar yang potensial, khususnya dalam membaca dan menghapal AL- Quran dengan baik dan benar, untuk dibina oleh Pemerintah Kota Sukabumi. Dikatakan pula, para pelajar yang berhasil meraih prestasi terbaik, selain akan diberi piagam penghargaan, juga akan diberi reward oleh Pemerintah Kota Sukabumi.

 
Sabtu, 12 Februari 2011
WALIKOTA DAN WAKIL WALIKOTA NAIK MOTOR KE PELABUHANRATU
Reporter : ENDANG SUMARDI
 

Walikota Sukabumi, H. Mokhamad Muslikh Abdussyukur, S.H., M.Si., dan Wakil Walikota Sukabumi, Doktor H. Mulyono, M.M., beserta unsur Muspida, naik motor ke Pelabuhanratu Kabupaten Sukabumi, dalam kegiatan touring bersama ratusan anggota komunitas motor Kota Sukabumi, dari mulai Motor Gede (MOGE), hingga Motor Vespa, yang tergabung dalam Komunitas Otomotif Sukabumi (KOS).

Kegiatan touring yang menempuh jarak lebih-kurang 60 kilometer ini, serta yang dijadualkan menginap satu malam di Ibukota Kabupaten Sukabumi tersebut, dilepas secara resmi oleh Kapolres Sukabumi Kota, AKBP Anwar, S.Ik., M.Si., hari Jumat, 11 Februarti 2011, pukul 14.00 WIB, di jalan R. Syamsudin, S.H. Kota Sukabumi, tepatnya di depan Balai Kota Sukabumi.

Walikota Sukabumi, H. Mokhamad Muslikh Abdussyukur, S.H., M.Si. mengatakan, kegiatan touring ini sebagai ajang siaturahmi dengan komunitas pencinta otomotif Kota Sukabumi. Selain itu, juga sebagai salah satu ajang rekreasi yang menyenangkan, bagi komunitas pencinta otomotif Kota Sukabumi. Karena dalam kegiatan touring ini, terbangun kekompakan dan kebersamaan, serta persatuan dan kesatuan, khususnya di kalangan komunitas pencinta otomotif Kota Sukabumi.

Dikatakannya, kegiatan ini dinamakan Road Safety Action. Maksud dan tujuannya, untuk menciptakan kekompakan dan kebersamaan atau fatnershif, khususnya di kalangan komunitas pencinta otomotif Kota Sukabumi. Dikatakan pula, untuk menciptakan kekompakan dan kebersamaan ini, bisa dibangun apabila terjalin komunikasi dengan baik, satu arah dan satu tujuan.

Sementara Kapolres Sukabumi Kota, AKBP Anwar, S.Ik., M.Si. mengatakan, kegiatan ini bukan hanya sebagai ajang rekreasi, akan tetapi juga sebagai ajang kekompakan dan kebersamaan, sekaligus sebagai bentuk kegiatan pasca dibubarkannya berandalan motor di Kota Sukabumi.

Ditandaskannya, kegiatan ini sangat besar manfaat dan maknanya, khususnya dalam meningkatkan kekompakan dan kebersamaan dengan club motor, sekaligus sebagai salah satu upaya untuk mengantisipasi berandalan motor.

 
Kamis, 27 Januari 2011
WAKIL WALIKOTA SUKABUMI BERIKAN APRESIASI YANG TINGGI KEPADA LP2M
Reporter : ENDANG SUMARDI
 

Wakil Walikota Sukabumi, Doktor H. Mulyono, M.M., memberikan apresiasi yang tinggi kepada Lembaga Peduli Pendidikan Masyarakat (LP2M), yang telah berupaya dan peduli untuk mengentaskan pengangguran di Kota Sukabumi, bekerja sama dengan Perguruan Tinggi CBI Sukabumi. Adapun upaya yang dilaksanakan LP2M tersebut, diantaranya dengan menggelar kegiatan dan pelatihan digital printing, bagi para pemuda di wilayah Kelurahan Dayeuhluhur, Kecamatan Warudoyong, Kota Sukabumi, baru-baru ini. Pelatihan yang digelar selama satu hari ini, diikuti oleh 30 peserta, yang terdiri dari para pemuda dan mahasiswa.

Wakil Walikota Sukabumi mengatakan, kendati hanya diikuti oleh 30 peserta, namun pelatihan yang dilaksanakan oleh LP2M ini, memiliki nilai positif. Diharapkannya, kegiatan sejenis pada masa-masa mendatang agar dilaksanakan di setiap kelurahan, dengan melibatkan Perguruan Tinggi, serta pihak dunia usaha dan industri. Dengan demikian, setiap peserta yang mengikuti pelatihan ini, dapat bekerja di dunia usaha dan industri, atau membuka usaha sendiri.

Wakil Walikota Sukabumi juga mengatakan, lulusan SMA dan SMK di Kota Sukabumi, dalam setiap tahunnya sekitar 50 persen melanjutkan ke Perguruan Tinggi, 30 persen bekerja, dan sekitar 20 persen belum bekerja. Dengan demikian, dari presentase 20 persen tersebut, sekitar 1.000 sampai dengan 1.200 orang lulusan SMA dan SMK belum bekerja.

Sementara Lurah Dayeuhluhur, Endang Koswara menjelaskan, pelatihan tersebut sangat positif dan besar manfaatnya, khususnya bagi para pemuda di wilayah Kelurahan Dayeuhluhur yang belum mendapat pekerjaan. Karena para pemuda tersebut, dapat menambah pengetahuan, wawasan dan keterampilan. Diharapkannya, para pemuda tersebut, dalam waktu dekat bisa mendapat pekerjaan, atau membuka usaha sendiri, sehingga bisa hidup mandiri.

Dalam pada itu, Ketua LP2M, Ahmad Hidayat menjelaskan, dilaksanakannya kegiatan pelatihan tersebut, sebagai salah satu upaya dan bentuk kepedulian terhadap para pemuda, khususnya para pemuda di wilayah Kelurahan Dayeuhluhur yang belum mendapat pekerjaan. Diharapkannya, dengan mengikuti pelatihan ini, para pemuda tersebut memiliki bekal pengetahuan dan keterampilan, serta dapat direkrut oleh perusahaan, atau membuka usaha sendiri.

Dikatakannya, di wilayah Kota Sukabumi masih terbuka lebar peluang, untuk membuka usaha digital printing, dan pangsa pasarnya cukup baik. Dikatakan pula, selain melaksanakan pelatihan digital printing, pihaknya juga dalam waktu dekat akan melaksanakan Pameran Usaha Kecil Menengah (UKM) di Kota Sukabumi.

 
Senin, 17 Januari 2011
WAKIL WALIKOTA SUKABUMI BUKA BIMBINGAN UJIAN ORARI
Reporter : ENDANG SUMARDI
 

Wakil Walikota Sukabumi, Doktor H. Mulyono, M.M., hari Senin, 17 Januari 2011, di Ruangan Pertemuan Setda Kota Sukabumi, secara resmi membuka Bimbingan Ujian Organisasi Amatir Radio Indonesia (ORARI). Dalam sambutannya, Wakil Walikota Sukabumi menjelaskan, ORARI merupakan satu-satunya wadah bagi amatir radio di Indonesia, sebagai media dalam memberikan kontribusi pemikiran dan gagasan baik, yang secara teknik dan regulasi, serta melakukan operasi penanggulangan berbagai bencana yang terjadi.

Dikatakannya, apabila semua pihak melihat ke belakang, ORARI memiliki peran yang cukup besar, dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), melalui jaringan komunikasi yang cukup luas dan kuat. Selain itu, ORARI juga menjadi alat komunikasi alternatif, dalam setiap terjadi bencana besar di Indonesia, seperti bencana alam tsunami di Aceh. Karena pada saat itu, alat komunikasi lumpuh hingga beberapa hari. Namun ORARI menjadi satu-satunya alat komunikasi yang tetap eksis, khususnya dalam memberikan informasi, tentang perkembangan yang terjadi di daerah tersebut. Berkaitan dengan hal tersebut, aparatur pemerintah selaku pelayan masyarakat, serta sesuai dengan visi dan misi Kota Sukabumi, perlu ikut andil berperan dalam ORARI.

Untuk mencapai pemahaman tersebut, Wakil Walikota Sukabumi berharap kepada seluruh peserta, agar dalam mengikuti Bimbingan Ujian ORARI ini, dilakukan dengan sungguh-sungguh, disertai dengan disiplin yang tinggi. Maksud dan tujuannya, supaya dapat menciptakan komunikasi dua arah, sehingga dapat memecahkan berbagai permasalahan yang terjadi. Selain itu, juga dapat memperlancar dan menggali informasi, sesuai dengan kebutuhan, khususnya yang berkaitan dengan ilmu pengetahuan tentang keradioan.

Ditandaskannya, keberhasilan menjadi anggota ORARI, bukan hanya dengan memiliki pemahaman terhadap metode, konsep, dan definisi saja, akan tetapi juga dituntut memiliki kemajuan, disiplin, tanggung jawab, dan kejujuran. Disamping itu, juga senantiasa bekerja keras, serta memiliki semangat dan komitmen yang tinggi.

Wakil Walikota Sukabumi mengucapkan terima kasih kepada segenap peserta, yang telah rela dan ikhlas, serta sungguh-sungguh mengikuti Bimbingan Ujian ORARI ini. Diharapkannya, pada saat pelaksanaan ujian, seluruh peserta dapat mengikutinya dengan baik dan lancar, serta berhasil lulus, dengan meraih nilai yang maksimal.

 
Minggu, 16 Januari 2011
WAKIL WALIKOTA SUKABUMI LAKUKAN PENANAMAN 1.200 POHON
Reporter : ENDANG SUMARDI
 

Wakil Walikota Sukabumi, Doktor H. Mulyono, M.M., secara simbolis melakukan penanaman 1.200 pohon, di Hutan Kota Kibitay, hari Sabtu, 15 Januari 2011. Penanaman pohon yang diprakarsai oleh Keluarga Besar AL-Azhar 7 ini, dalam rangka Hari Gerakan Pencanangan Sejuta Pohon, khususnya di Kota Sukabumi.

Hadir dalam kesempatan tersebut, Kepala Kantor Lingkungan Hidup (KLH) Kota Sukabumi, Insinyur H. Rudi Djuansyah, Camat Lembursitu, Ayi Jamiat, S.STP., M.Si., Lurah Lembursitu, Rosidin Muhamad Suwardi, S.IP., Tokoh Masyarakat, Alim Ulama, Pemuda, Keluarga Besar AL-Azhar 7, dan undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Wakil Walikota Sukabumi, atas nama pribadi dan pemerintah, mengucapkan terima kasih kepada Keluarga Besar AL-Azhar 7, yang telah berpartisipasi melakukan penanaman 1.200 pohon di kawasan Hutan Kota Kibitay. Karena kegiatan yang dilakukan oleh Keluarga Besar AL-Azhar 7 ini, sangat positif dan besar manfaatnya, khususnya untuk mencegah terjadinya pemanasan global, serta terjadinya perubahan iklim di Kota Sukabumi dan sekitarnya.

Dijelaskannya, pembangunan di Kota Sukabumi berkembang sangat pesat. Untuk itu, perlu adanya keseimbangan, antara pembangunan dan pelestarian lingkungan atau konservasi. Adapun yang harus dilakukan oleh semua pihak, yakni mewujudkan ketersediaan ruang terbuka hijau di kawasan perkotaan. Maksud dan tujuannya, guna menstabilkan iklim mikro di Kota Sukabumi. Dijelaskan pula, yang perlu mendapat dukungan dan partisipasi dari seluruh lapisan warga masyarakat di Kota Sukabumi, yakni melakukan penanaman dan pemeliharaan pohon, serta menjaga kelestarian lingkungan, khususnya di kawasan yang telah ditetapkan sebagai kawasan Hutan Kota. Adapun salah satu kawasan yang telah ditetapkan sebagai Hutan Kota di Kota Sukabumi, berdasarkan Keputusan Walikota Sukabumi Nomor 209 Tahun 2009, yakni Hutan Kota Kibitay.

Wakil Walikota Sukabumi mengharapkan, dengan dilakukannya penanaman pohon tersebut, dapat menjadi salah satu upaya, agar berbagai hal yang akan terjadi di Kota Sukabumi dapat diantisipasi. Selain itu juga diharapkan, penanaman pohon yang dilakukan oleh Keluarga Besar AL-Azhar 7 ini, dapat diikuti oleh institusi dan warga masyarakat lainnya. Karena kegiatan ini sangat positif dan besar manfaatnya, khususnya untuk mencegah terjadinya pemanasan global, serta terjadinya perubahan iklim di Kota Sukabumi dan sekitarnya.

 
Selasa, 4 Januari 2011
WAKIL WALIKOTA SUKABUMI BUKA SEMINAR NASIONAL AGRIMEET 2011
Reporter : ENDANG SUMARDI
 

Wakil Walikota Sukabumi, Doktor H. Mulyono, M.M., hari Selasa, 4 Januari 2011, bertempat di Auditorium Universitas Muhammadiyah Sukabumi (UMMI), secara resmi membuka Seminar Nasional Agribusiness Management, Leadershif and Entrepreneurship Training (AGRIMEET) 2011. Seminar yang berlangsung selama 3 hari tersebut, dibagi dalam 3 jienis kegiatan. Antara lain, Seminar Nasional dan Entrepreneurship Training, dilaksanakan pada tanggal 4 Januari 2011, Lokakarya Nasional Program Pemerintah Dalam Membangun Pertanian Daerah, dilaksanakan pada tanggal 5 Januari 2011, dan Agribisnis Fair, dilaksanakan pata 4 sampai dengan 6 Januari 2011.

Adapun tema yang diangkat dalam seminar tersebut, yakni Revitalisasi Kemandirian Pemuda Berbasiskan Sosial Ekonomi Pertanian. Sementara yang bertindak sebagai pembicara dalam seminar tersebut, antara lain, Kepala Dinas Pertanian Sukabumi, Insinyur Sudrajat, M.M., Dekan Fakultas Pertanian Sukabumi, Amelia Nur Milla, M.P., Praktisi Agribisnis, Insinyur H. Mukhlis Yusuf, serta Trainer, Direktur SEM Insitute Jakarta, Mochamad Karebet Wijaya Kusuma, M.A. Sedangkan peserta yang mengikuti seminar tersebut, terdiri dari unsur Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kota dan Kabupaten Sukabumi, masyarakat umum, UNPAD Bandung, IPB Bogor, UNWIR Indramayu, UNWIM Sumedang, UIN Jakarta, UMMI Sukabumi, UNSWAGANTI Garut, serta SMA dan SMK Kota dan Kabupaten Sukabumi.

Dalam sambutannya, Wakil Walikota Sukabumi, Doktor H. Mulyono, M.M. mengatakan, pemerintah harus campur tangan dan memberikan sentuhan dalam mencari solisi permasalahan yang terjadi saat ini, khususnya dalam upaya meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) dalam berbagai bidang. Dijelaskannya, sebagai ilustrasi, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Sukabumi, saat ini telah mencapai angka 89 persen. Adapun yang harus digali lebih jauh pada saat ini, yakni dalam bidang agribisnis. Maksud dan tujuannya, supaya para pelaku usaha dalam bidang tersebut, dapat meningkatkan kuantitas dan kualitas produk dengan baik, serta memiliki daya saing yang tinggi. Selain itu, para pelaku usaha dalam bisang tersebut, juga dapat ber-upaya secara optimal, serta secara gencar melakukan promosi produk-produk yang dihasilkan, sehingga dapat dikenal dan disukai oleh warga masyarakat.

 
Rabu, 1 Desember 2010
RAPERDA APBD TAHUN 2011 DIJELASKAN WAKIL WALIKOTA SUKABUMI
Reporter : ENDANG SUMARDI
 

Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Sukabumi Tahun Anggaran 2011, dijelaskan Wakil Walikota Sukabumi, Doktor H. Mulyono, M.M., pada Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Sukabumi.

Rapat Paripurna yang berlangsung pada hari Kamis malam, 25 November 2010, di Ruangan Rapat Paripurna DPRD tersebut, dipimpin oleh Wakil Ketua DPRD Kota Sukabumi, Jona Arizona, S.IP. Adapun susunan acara Rapat Paripurna tersebut, terdiri dari Pembukaan, Pengesahan Kuorum, Pengesahan Acara, dan Kata-kata Pengantar Pimpinan Rapat, serta Pokok-Pokok Kegiatan, yakni Penjelasan Wakil Walikota Sukabumi, Terhadap Raperda Tentang APBD Kota Sukabumi Tahun Anggaran 2011, dan Kata-Kata Penutupan Pimpinan Rapat.

Wakil Ketua DPRD Kota Sukabumi, Jona Arizona, S.IP. menjelaskan, sesuai dengan amanat dan ketentuan peraturan per-undang-undangan, APBD di dalamnya memiliki sejumlah penegasan dan fungsi. Diantaranya penegasan tujuan dan fungsi penganggaran Pemerintah Daerah, serta penegasan peran DPRD dan Pemerintah Daerah, dalam proses penyusunan dan penetapan anggaran, yang harus senantiasa meng-integrasikan sistem akuntabilitas kerja, dan sistem penganggaran pada tahap penggunaan kerangka pendapatan, termasuk pengeluaran dalam satu tahun anggaran. Selain itu, juga merupakan alat akuntabilitas manajemen dan kebijakan ekonomi, sebagai instrument kebijakan ekonomi. Selanjutnya, APBD juga dapat berfungsi untuk mewujudkan pertumbuhan dan stabilitas ekonomi, serta pemerataan pendapatan, dalam rangka mencapai tujuan Pemerintah Daerah, sebagaimana yang dirumuskan dalam Visi Pemerintah Daerah dan Visi Kepala Daerah.

Untuk itu, yang menjadi prioritas dalam proses penyusunan dan penetapan APBD tersebut, yakni harus mampu memperlihatkan perbaikan anggaran dalam sektor publik, dengan pencapaian anggaran yang berbasis prestasi kerja. Dengan demikian, sistem ini memiliki alat pengendali kinerja dan evaluasi, untuk menghindari duplikasi dalam penyusunan rencana kerja. Selain itu, melalui sistem tersebut, diharapkan mampu mendukung terhadap perwujudan APBD yang realistis, sehat dan berkesinambungan, serta mampu mencapai peningkatan sumber keuangan daerah yang lebih baik, sebagai dasar permodalan dan pelaksanaan pembangunan di daerah.

 
Senin, 22 November 2010
WAKIL WALIKOTA LEPAS KONTINGEN PORPEMDA VI JAWA BARAT TAHUN 2010
Reporter : ENDANG SUMARDI
 

Wakil Walikota Sukabumi, Doktor H. Mulyono, M.M., hari Senin pagi, 22 November 2010, bertempat di halaman Apel Setda Kota Sukabumi, secara resmi melepas kontingen Pekan Olahraga Pemerintah Daerah (Porpemda) VI Jawa Barat Tahun 2010. Adapun maksud dan tujuan dilaksanakannya Porpemda tersebut, yakni sebagai salah satu ajang unjuk prestasi, bagi atlet PNS se Jawa Barat. Selain itu, juga untuk memper-erat tali silaturahmi, serta persatuan dan kesatuan, antara Pegawai Pemerintah Kota Sukabumi dengan Pegawai Pemerintah Kota dan Kabupaten se Jawa Barat, termasuk dengan Pegawai Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Walikota Sukabumi, berharap kepada kontingen Porpemda Kota Sukabumi, agar senantiasa menjaga kekompakan dan kebersamaan, persatuan dan kesatuan, serta senantiasa menjaga stamina dan kesehatan. Selain itu, juga agar senantiasa disiplin dan sungguh-sungguh, disertai semangat juang yang tinggi dalam setiap mengikuti pertandingan, guna meraih prestasi gemilang, sekaligus membawa harum nama Pemerintah Daerah Kota Sukabumi.

Sementara Kepala Bidang Pemuda dan Olahraga Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata (Disporabudpar) Kota Sukabumi, Drs. Mohamad Yonan Sufyarman, M.M., selaku Ketua Kontingen menjelaskan, Porpemda yang dilaksanakan di Bandung ini, dijadualkan berlangsung selama 4 hari, tepatnya dari tanggal 23 sampai dengan 26 November 2010.

Adapun Cabang Olahraga (Cabor) yang dipertandingkan dalam Porpemda VI Jawa Barat Tahun 2010, seluruhnya berjumlah 9 Cabor. Sedangkan Cabor yang diikuti oleh kontingen Kota Sukabumi, seluruhnya berjumlah 6 Cabor. Antara lain, Cabor Gerak Jalan Putera, Tenis Meja Putera dan Puteri, Senam Beregu, Bola Voli Putera, Billiard, dan Futsal. Sementara atlet yang mengikuti Porpemda tersebut, seluruhnya berjumlah 60 orang PNS, dari sejumlah dinas dan instansi se Kota Sukabumi. Selanjutnya target yang ingin dicapai dalam Porpemda tersebut, yakni meraih kejuaraan sebanyak-banyaknya.

Menyinggung babak final Lomba Jalan Cepat Korpri Tingkat Kota Sukabumi Tahun 2010, menurut Kepala Bidang Pemuda dan Olahraga Disporabudpar Kota Sukabumi, diikuti oleh 5 Kelompok Putera, yang terdiri dari UPT Baros, Dinas Pendidikan A, SDN Dayeuhluhur CBM, DPPKAD, dan PDAM; serta 5 Kelompok Puteri, yang terdiri dari UPT Baros, Secapa Polri 2, UPT Gunungpuyuh, SMPN 10, dan SMPN 15. Sedangkan babak final lomba tersebut, dijadualkan berlangsung pada puncak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-39 Korpri Tingkat Kota Sukabumi, tanggal 29 November 2010 mendatang, bertempat di Lapangan Merdeka Kota Sukabumi.

 
Senin, 22 November 2010
WAKIL WALIKOTA SUKABUMI SERAHKAN UANG PANYECEP
Reporter : DENDAYASA, S.IP
 

Sukabumi, Korps Pegawai Republik Indonesia ( Korpri ) Kota Sukabumi bekerjasama dengan Yayasan Nurul Iman Kelurahan Nanggeleng Kecamatan Citamiang menyelenggarakan Khitanan massal bagi 45 anak warga kurang yang berdomisili di wilayah kota dan kabupaten Sukabumi, kegiatan tersebut dilangsungkan kamis pagi (18/11), bertempat di mejid Jami Nurul Amal RT.5.RW V. Tujuan dilaksanakannya kegiatan tersebut, menurut ketua pantiya penyelenggara , Melaksanakan syariat islam, menumbuhkan ukhuwah islamian serta kepedulian sosial terhadap warga kurang mampu Wakil Walikota Sukabumi H.DR. Mulyono, MM pada kesempatan tersebut ,menyerahkan uang kadeudeuh atau uang panyecep secara simbolis kepada 5 orang anak yang dikhitan, disaksikan aparat wilayah Camat, Ka Polsek, Lurah, Ulama, tokoh masyarakat setempat, unsure pemuda dan sejumlah para orang tua anak yang dikhitan serta undangan lainnya. Penasehat Korpri menegaskan, bahwa HUT Korpri ke 39 tahun 2010, difokuskan kepada tiga aspek yakni, Dalam rangka menunjang mempertahankan Adipura,dengan harapan terciptanya Kota Sukabumi bersih, hijau dan rindang, yang dilakukan melalui Lomba kebersihan antar Organisasi perangkat daerah ( OPD ), BUMN, BUMD, Kecamatan dan kelurahan sampai ketingkat RW dan RT, sehingga diharapkan akan terbangunnya prilaku bersih sehat. Kedua tentang Kepedulian sosial, dan ketiga Kekorprian, Wakil Walikota merasa bangga dan terharu tingginya partisipai masyarakat Kota Sukabumi, khususnya warga kelurahan naggeleng yang telah mampu membangun pola kebersamaan, Sareundeuk saigel sapihanean, kacai jadi saleuwi kadarat jadi salebak, silih asah, silih asih dan silih asuh, yang dikembangkan melalui kepeduliaan sosial.sebagai fakta kongkrit kegiatan Khitanan massal menjadi kalender atau agenda tahunan. Menurut Wakil ketua panitya, Drs. Ipin Syaripin, MSi bahwa penyelenggara . HUT Korpri ke 39 tahun 2010.telah, sedang dan akan dilaksanakan berbagai kegiatan meliputi, Lomba Kebersihan, Lomba Lampu hias, Gerak jalan cepat, Gerak jalan santai anggota beserta keluarga Korpri, baur dgn masyarakat umum, Lomba pengucapan Sapta Prasetya Korpri dan Pengucapan Undang-undang Dasar 45, Donor darah, Pengobatan gratis, Khitanan missal, Lomba Defile, Penghijauan, Ziarah ke Taman makan pahlawan suryakancana, seminar AIDS dan masih banyak kegiatan lain yang dilaksanakan serta puncak acara HUT yang akan dilangsungkan di lapangan merdeka tanggal 29 Nop[ember 2010.

 
Sabtu, 6 November 2010
WAKIL WALIKOTA SERAHKAN BANTUAN KEPADA WARGA MASYARAKAT
Reporter : ENDANG SUMARDI
 

Wakil Walikota Sukabumi, Doktor H. Mulyono, M.M., didampingi Kepala Bagian Administrasi Kesra Setda Kota Sukabumi, Drs. H. Bude Daryana, M.Si., Camat Warudoyong, Yadi Mulyadi, S.STP., dan Lurah Dayeuhluhur, Endang Koswara, baru-baru ini menyerahkan bantuan uang dan Sembako kepada warga masyarakat RT 1 RW 2 Kelurahan Dayeuhluhur Kecamatan Warudoyong Kota Sukabumi, yang terkena musibah, yakni Riza dan Maman, yang atap rumahnya ambruk, akibat diguyur hujan deras dan diterpa angin kencang.

Dalam kesempatannya, Wakil Walikota Sukabumi mengatakan, bantuan yang diberikan tersebut, jangan dilihat nilai besar-kecilnya, akan tetapi harus dilihat dari kepedulian Pemerintah Kota Sukabumi, yang senantiasa memperhatikan warga masyarakat, khususnya yang mengalami musibah. Diharapkannya, bantuan ini dapat meringankan beban yang diderita oleh kedua Kepala Keluarga tersebut.

Sementara Riza dan Maman menjelaskan, selain Pemerintah Kota Sukabumi, warga masyarakat setempat pun memberi bantuan, baik berupa moril maupun materil. Untuk itu. baik Riza maupun Maman, mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kota Sukabumi dan warga masyarakat setempat, atas kepedulian dan perhatiannya, dengan memberi bantuan uang dan Sembako. Diharapkannya, bantuan yang telah diberikan tersebut, senantiasa dijadikan lumbung amal soleh, serta medapat balasan berlipat ganda dari Allah Taalla.

Diungkapkannya, musibah ambruknya atap rumah milik Riza dan Maman tersebut, terjadi sekitar pukul 09.00 WIB, pada saat hujan deras yang disertai dengan tiupan angin kencang. Selain itu, juga kondisi rumah milik kedua warga masyarakat tersebut, ter-utama pada bagian atap dan dindingnya sudah lapuk, akibat sudah terlalu tua. Baik Riza maupun Maman, mengharapkan kepada Pemerintah Kota Sukabumi dan warga masyarakat setempat, agar membantu memperbaiki atap rumah miliknya yang ambruk tersebut, baik berupa moril maupun materil, guna ditempati kembali.

 
Kamis, 4 November 2010
WAKIL WALIKOTA SERAHKAN PENGHARGAAN KEPADA PARA PELAKU SENI
Reporter : ENDANG SUMARDI
 

Wakil Walikota Sukabumi, Doktor H. Mulyono, M.M., hari Rabu malam, 3 Oktober 2010, bertempat di Gedung Juang 45 Kota Sukabumi, menyerahkan penghargaan kepada para pelaku seni dan budaya, serta kepada para pemenang Lomba Sapta Pesona Hotel dan Rumah Makan Tingkat Kota Sukabumi Tahun 2010. Antara lain, penghargaan bagi para seniman dan budayawan, diserahkan kepada Budayawan, Sutrisna, Musisi dan Pencipta Lagu, Hendar Pradesa, Farid Harja dan Suparman, Seni Tradisi, Ki Domon dan Endang Sumardi, Seni Lukis, Pendi, Cece dan Sinta Maya Putri Kertanegara, serta Pelestari Benda Cagar Budaya, Setiawati. Sedangkan penghargaan Sapta Pesona khusus hotel dan restaurant, kategori Hotel Melati I, juara I Hotel Astra Putra, katagori Hotel Melati II, juara I Hotel Varista II, dan katagori Hotel Melati III, juara I Hotel Wisma Kenanga. Sementara untuk kategori rumah makan, juara I kategori A, Bubur Bunut, juara I kategori B, Rumah Makan Pondok Ibuku II, serta juara 1 kategori C, Rumah Makan Amih.

Dalam sambutannya, Wakil Walikota Sukabumi menjelaskan, kegiatan yang digelar secara rutin oleh Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata (Disporabudpar) Kota Sukabumi ini, sesuai dengan Visi Pembangunan Kota Sukabumi Tahun 2005-2025, yakni Terwujudnya Kota Sukabumi, Sebagai Pusat Pelayanan Berkualitas Bidang Pendidikan, Kesehatan dan Perdagangan di Jawa Barat, Berlandaskan Iman dan Taqwa; serta Visi Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi Tahun 2008-2013, yakni Dengan Iman dan Taqwa Mewujudkan Pemerintahan yang Amanah Berparadigma Surgawi, Menuju Kota Sukabumi yang Cerdas, Sehat dan Sejahtera. Diharapkannya, penyerahan penghargaan kepada para pelaku seni dan budaya, serta pengumuman para pemenang Lomba Sapta Pesona Hotel dan Rumah Makan Tingkat Kota Sukabumi Tahun 2010 ini, dapat memotivasi kreatifitas para pelaku seni dan budaya, termasuk para pengusaha hotel dan restoran di Kota Sukabumi.

Sementara Kepala Disporabudpar Kota Sukabumi, Drs. Beni Haerani, M.M. menjelaskan, maksud dan tujuan dilaksanakannya kegiatan tersebut, dalam rangka upaya meningkatkan tali silaturahmi dengan para pelaku seni dan budaya, serta para pengusaha hotel dan restoran, termasuk dengan para pengusaha jasa pariwisata lainnya di Kota Sukabumi. Selain itu, juga untuk menjadikan Kota Sukabumi sebagai tujuan wisata, meningkatkan kualitas pelayanan pariwisata termasuk pembinaan kepada para pelaku usaha jasa pariwisata dan sarana pendukung lainnya, serta meningkatkan kesadaran warga masyarakat, khususnya dalam bidang wisata dan sapta pesona, dengan senantiasa menciptakan keamanan, kebersihan, ketertiban, kenyamanan, keindahan, keramah-tamahan dan ketenangan.

Kegiatan yang dihadiri oleh Kepala Secapa Polri Sukabumi, Brigjen Polisi Drs. Edi Prawoto, S.H., unsur Muspida, para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Camat dan Lurah, para Kepala Sekolah, para Pengusaha Hotel dan Restoran, para Seniman dan Budayawan ini, dimeriahkan berbagai pagelaran seni, diantaranya pagelaran tari Catrik Palagan Kota Sukabumi.

 
Minggu, 31 Oktober 2010
WAKIL WALIKOTA TINJAU PEMBANGUNAN SALURAN IRIGASI
Reporter : ENDANG SUMARDI
 

Wakil Walikota Sukabumi, Doktor H. Mulyono, M.M., baru-baru ini meninjau proyek pembangunan saluran irigasi Kelurahan Lembursitu, tepatnya di wilayah RW 9 Bojongloa, Kelurahan Lembursitu Kecamatan Lembursitu Kota Sukabumi.

Kedatangan Wakil Walikota Sukabumi tersebut, disambut Camat Lembursitu, Ayi Jamiat, S.STP., M.Si., Lurah Lembursitu, Rosidin Muhamad Suwardi, S.IP., Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kelurahan Lembursitu, Dede Suhaya, jajaran pengurus Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM), dan warga masyarakat setempat, di lokasi proyek pembangunan saluran irigasi tersebut.

Dalam kesempatannya, Wakil Walikota Sukabumi menyatakan merasa puas, kendati dalam tahap pertama proyek pembangunan saluran irigasi tersebut, belum mencapai 100 persen. Untuk itu, Wakil Walikota Sukabumi berharap, agar proyek pembangunan saluran irigasi tahap pertama dan tahap berikutnya, segera direalisasikan, serta dikerjakan secara optimal, supaya hasilnya benar-benar berkualitas. Karena proyek pembangunan tersebut sangat dibutuhkan oleh warga masyarakat, khususnya oleh para petani di Kelurahan Lembursitu.

Selain itu juga diharapkan, apabila proyek pembangunan saluran irigasi tersebut telah selesai secara keseluruhan, segenap lapisan warga masyarakat khususnya warga masyarakat RW 9 Bojongloa Kelurahan Lembursitu, agar turut serta menjaga dan memelihara, supaya kondisi fisik proyek pembangunan tersebut dapat tahan lama. Sebab dilaksanakannya proyek pembangunan tersebut, untuk memenuhi kepentingan dan kebutuhan air warga masyarakat, khususnya para petani, guna meningkatkan produk pertanian khususnya komoditas padi. Dengan demikian, pendapatan dan kesejahteraan para petani di Kelurahan Lembursitu dapat meningkat.

Sementara Camat Lembursitu, Ayi Jamiat, S.STP., M.Si. menjelaskan, panjang proyek pembangunan saluran irigasi tersebut, seluruhnya mencapai 347 meter. Antara lain, sepanjang 230 meter dibiayai dari dana hibah Pemerintah Kota Sukabumi, dan sepanjang 117 meter dibiayai dari dana PNPM. Sedangkan dilaksanakannya proyek pembangunan tersebut, untuk mengairi areal pesawahan di Kelurahan Lembursitu, yang luasnya mencapai 40 hektar.

 
Selasa, 26 Oktober 2010
WAKIL WALIKOTA SUKABUMI CANANGKAN KESATUAN GERAK PKK
Reporter : ENDANG SUMARDI
 

Wakil Walikota Sukabumi, Doktor H. Mulyono, M.M., hari Selasa, 26 Oktober 2010, di Ruangan Pertemuan Setda Kota Sukabumi, secara resmi mencanangkan Pelaksanaan Kesatuan Gerak PKK, KB dan Kesehatan, Tingkat Kota Sukabumi Tahun 2010. Dalam sambutannya, Wakil Walikota Sukabumi menjelaskan, baik secara politis maupun secara sosial, kaum wanita hampir tanpa hambatan, bersama kaum pria secara sinergis mengambil peranan yang sama, dalam membangun dan mengembangkan bangsa. Selain itu, dalam berbagai bidang kehidupan dan potensi, kaum wanita dapat meng-ekspresikan cita-cita, harapan dan kemampuan, bahkan pada saat ini, kaum wanita telah mampu menjadi seorang pemimpin negara, pemimpin daerah, serta aktif di partai dan di legislatif, menjadi pimpinan perusahaan, pimpinan lembaga sosial, lembaga kemasyarakatan, lembaga pendidikan dan sebagainya.

Dikatakannya, pelaksanaan Kesatuan Gerak PKK, KB dan Kesehatan ini, merupakan salah satu wadah bagi kaum wanita, untuk meng-ekspresikan cita-cita, harapan, kemampuan dan tanggung-jawab, dalam membawa bangsa Indonesia ke arah yang lebih baik. Dikatakan pula, apabila dikaji secara mendalam, harus diakui oleh semua pihak, bahwa peran kaum wanita lebih dominant, berat dan strategis, ter-utama dalam mempersiapkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas, melalui pendidikan informal dalam keluarga, dimulai sejak bayi dalam kandungan sampai menjadi seorang anak remaja berangkat dewasa.

Wakil Walikota Sukabumi menandaskan, peranan kaum wanita khususnya para Ibu, bukan hanya membantu mengembangkan kecerdasan saja, akan tetapi juga membekali anak-anak dengan pendidikan agama dan budi pekerti yang luhur, guna menciptakan masa depan bangsa yang lebih baik. Ditandaskan pula, dalam konteks pemahaman demikian, ibu-ibu khususnya yang tergabung dalam wadah PKK, diharapkan dapat berperan lebih aktif bersama-sama dengan unsur Pemerintah Kota Sukabumi, serta berbagai komponen masyarakat lainnya, ter-utama dalam mewujudkan Visi Pembangunan Kota Sukabumi, yakni Terwujudnya Kota Sukabumi, Sebagai Pusat Pelayanan Berkualitas Bidang Pendidikan, Kesehatan dan Perdagangan di Jawa Barat, Berlandaskan Iman dan Taqwa; serta Visi Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi, yakni Dengan Iman dan Taqwa, Mewujudkan Pemerintahan yang Amanah Berparadigma Surgawi, Menuju Kota Sukabumi yang Cerdas, Sehat dan Sejahtera, baik lahir maupun batin, dilandasi nilai-nilai fhilosofis, Sidiq, Tabligh, Amanah, Fathonah.

 
Senin, 25 Oktober 2010
WAKIL WALIKOTA BUKA LCC TP UKS KECAMATAN TAHUN 2010
Reporter : ENDANG SUMARDI
 

Wakil Walikota Sukabumi, Doktor H. Mulyono, M.M., hari Senin, 25 Oktober 2010, bertempat di Gedung Juang 45 Kota Sukabumi, secara resmi membuka Lomba Cerdas Cermat (LCC) Tim Pembina Usaha Kesehatan Sekolah (TP UKS) Kecamatan, se Kota Sukabumi Tahun 2010. Dalam sambutannya, Wakil Walikota Sukabumi, Doktor H. Mulyono, M.M. menjelaskan, untuk menunjang kelancaran dan keberhasilan program UKS di Kota Sukabumi, telah digulirkan beberapa kebijakan. Diantaranya Keputusan Walikota Sukabumi Nomor 288 Tahun 2003, Tentang Bebas Rokok di setiap lingkungan sekolah, dan Peraturan Daerah (Perda) Kota Sukabumi Nomor 7 Tahun 2004, Tentang Pendalaman Materi Pendidikan Agama Islam pada sekolah umum di Kota Sukabumi. Sedangkan upaya dalam memupuk jiwa yang sehat sejak dini, diantaranya ditempuh melalui pengembangan tanggung-jawab, serta nilai kejujuran dan ketaatan pada aturan.

Dijelaskannya, UKS merupakan salah satu program yang sangat strategis, dengan dasar pemikiran, Pertama, dengan basis sasaran para siswa di sekolah, UKS merupakan media pembelajaran yang tepat, dalam upaya mengenalkan dan membiasakan sejak dini masyarakat, untuk terbiasa hidup sehat, serta meningkatkan kerjasama dalam pengelolaan lingkungan hidup di sekolah dan sekitarnya. Kedua, melalui program Trias UKS, yakni pendidikan kesehatan, pelayanan kesehatan, dan penyuluhan lingkungan sehat, diharapkan dapat berpengaruh pada peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Sukabumi. Ketiga, kondisi masyarakat yang sehat, selain mencerminkan keberhasilan pembangunan, juga menjadi asset berharga bagi Pemerintah Kota Sukabumi, dalam menghadapi berbagai tantangan dan problematika pembangunan di masa mendatang yang semakin kompleks.

Sementara Kepala Seksi Kesehatan Khusus Dinas Kesehatan Kota Sukabumi, Ema Kristina, S.Pd., selaku Ketua Panitia Pelaksana menjelaskan, LCC Tim Pembina UKS ini diikuti 7 Kecamatan se Kota Sukabumi. Sedangkan maksud dan tujuannya, sebagai salah satu upaya untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan, khususnya Tim Pembina UKS Kecamatan di Kota Sukabumi. Diharapkannya, dengan LCC ini dapat membentuk Tim Pembina UKS Kecamatan terbaik di Kota Sukabumi. Selain itu, setiap Kecamatan di Kota Sukabumi memiliki kesamaan persepsi, khususnya dalam melakukan pembinaan terhadap Tim Pelaksana UKS di setiap sekolah, sekaligus meningkatkan motivasi dalam melaksanakan pembinaan dan pengembangan UKS di Kota Sukabumi. Untuk menunjang kelancaran dan keberhasilan LCC ini, jajaran Panitia Pelaksana melibatkan Dewan Juri, yang terdiri dari unsur Dinas Kesehatan Kota Sukabumi, dan unsur Dinas Pendidikan Kota Sukabumi.

 
Senin, 18 Oktober 2010
WAKIL WALIKOTA BERSYUKUR PERSSI KOTA SUKABUMI LOLOS KE BABAK 8 BESAR
Reporter : ENDANG SUMARDI
 

Kesebelasan Perssi Kota Sukabumi, berhasil lolos ke babak 8 besar Kompetisi Sepakbola PSSI Divisi III Tingkat Nasional Tahun 2010, setelah berhasil mengalahkan kesebelasan Bintang Kranggan Jakarta dengan skor 2-1, pada laga perdana Kompetisi Sepakbola PSSI Divisi III Tingkat Nasional Zona Jawa Tahun 2010, hari Jumat sore, 15 Oktober 2010, dan pada laga kedua berhasil melumat kesebelasan Maung Bandung Jawa Barat dengan skor telak 3-0, hari Minggu sore, 17 Oktober 2010, bertempat di Stadion Suryakencana Kota Sukabumi.

Kompetisi Sepakbola PSSI Divisi III Tingkat Nasional Zona Jawa Tahun 2010 tersebut, secara resmi dibuka oleh Wakil Walikota Sukabumi, Doktor H. Mulyono, M.M., hari Jumat sore, 15 Oktober 2010, bertempat di Stadion Suryakencana Kota Sukabumi. Adapun Kompetisi Sepakbola tersebut, berlangsung selama 7 hari, tepatnya dari tanggal 15 sampai dengan 22 Oktober 2010, bertempat di Stadion Suryakencana Kota Sukabumi, serta diikuti oleh 4 kesebelasan. Antara lain, Perssi Kota Sukabumi Jawa Barat, Maung Bandung Jawa Barat, Bintang Kranggan DKI Jakarta, dan Cilegon Mandiri FC Banten.

Dengan berhasilnya kesebelasan Perssi Kota Sukabumi lolos ke babak 8 besar Kompetisi Sepakbola PSSI Divisi III Tingkat Nasional Tahun 2010 tersebut, disambut oleh berbagai pihak, baik oleh aparat dinas-instansi dan lembaga terkait, maupun oleh warga masyarakat. Wakil Walikota Sukabumi, Doktor H. Mulyono, M.M., menyatakan bersyukur atas prestasi kesebelasan Perssi Kota Sukabumi, yang berhasil lolos ke babak 8 besar Kompetisi Sepakbola PSSI Divisi III Tingkat Nasional Tahun 2010. Untuk itu, Wakil Walikota Sukabumi mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh pemain, pelatih, official dan jajaran pengurus kesebelasan Perssi Kota Sukabumi, yang telah berjuang dan ber-upaya optimal, dalam mengikuti kompetisi sepakbola tersebut, sehingga dapat membuahkan hasil yang cukup memuaskan dan membanggakan semua pihak.

Selain itu, Wakil Walikota Sukabumi juga berharap kepada segenap aparat dinas-instansi dan lembaga terkait, termasuk kepada segenap lapisan warga masyarakat, agar senantiasa pro-aktif memberi dukungan yang positif terhadap kesebelasan Perssi Kota Sukabumi, baik berupa moril maupun materil, supaya kesebelasan Perssi Kota Sukabumi senantiasa dapat tampil dengan baik, serta mampu meraih prestasi yang cukup memuaskan dan membanggakan semua pihak di tingkat nasional, sekaligus dapat memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan kualitas persepakbolaan di Indonesia, khususnya di Kota Sukabumi.

 
Senin, 18 Oktober 2010
WAKIL WALIKOTA SUKABUMI BUKA SEMINAR ADVOKASI ISLAM
Reporter : Giri Nugroho
 

foto berita Dengan mengusung tema : Seminar Advokasi Islam kita jadikan pencerahan hukum dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Bertempat di Gedung PUKIS (Pusat Kajian Islam) Jalan Veteran II, Wakil Walikota Sukabumi Doktor H. Mulyono, M.M membuka secara resmi kegiatan seminar tersebut.

Wakil Walikota SukabumiDoktor H. Mulyono, M.M dalam sambutannya hasil dari seminar ini diharpkan dapat menjadi salah satu indikator yang dapat mendukung terwujudnya Visi dan Misi Pemerintah Kota Sukabumi.

 
Senin, 18 Oktober 2010
WAKIL WALIKOTA SUKABUMI BUKA SECARA RESMI KOMPETISI SEPAKBOLA DIVISI III PSSI ZONA JAWA
Reporter : Giri Nugroho
 

foto berita Bertempat di Stadion Sepakbola Suryakencana Kota Sukabumi Wakil Walikota Sukabumi Doktor H. Mulyono, M.M, Jumat, 15 Oktober 2010 membuka secara resmi Kompetisi Divisi III PSSI zona Jawa. Adapun tim yang bertanding pada kompetisi ini masing-masing : Maung Bandung (Jawa Barat), Bintang Kranggan (DKI Jakarta),Cilegon FC dan PERSSI Kota Sukabumi yang bertindak selaku tuan rumah pada kompetisi ini.

Dalam sambutannya Wakil Walikota Sukabumi Doktor H. Mulyono, M.M menyambut baik kompetisi ini dan berharap kompetisi ini dapat meningkatkan kualitas persepakbolaan di Indonesia dan khususnya persepakbolaan di Kota Sukabumi. Wakil Walikota juga menghimbau agar setiap tim yang bertanding untuk selalu menjunjung tinggi sportifitas.

 
Jumat, 15 Oktober 2010
WAKIL WALIKOTA SUKABUMI HADIRI ACARA PELANTIKAN ANGGOTA MAJELIS PENGAWAS DAERAH NOTARIS KOTA DAN KABUPATEN SUKABUMI
Reporter : Giri Nugroho
 

foto berita Bertempat di Pendopo Kabupaten Sukabumi Jalan A. Yani Sukabumi Wakil Walikota Sukabumi Doktor H. Mulyono, M.M, Jumat, 15 Oktober 2010 menghadiri acara Pelantikan Anggota Majelis Pengawas Daerah Notaris Kota Dan Kabupaten Sukabumi.

Hadir pada acara tersebut Kepala Divisi Pelayanan Hukum dan HAM Kantor Hukum dan Hak Azasi Manusia Propinsi Jawa Barat, Wakil Bupati Sukabumi Drs. Akmad Djajuli, M.Pd serta para Notaris yang bertugas di Kota dan Kab. Sukabumi.

Dalam sambutannya Wakil Walikota Sukabumi Doktor H. Mulyono, M.M, berharap Majelis Pengawas Daerah Notaris dapat memberikan kontribusi kepada tercapainya kepastian, ketertiban dan perlindungan hukum, sehingga dapat menunjang pembangunan hukum di Kota dan Kabupaten Sukabumi. Turut dilantik sebagai pengurus Majelis Pengawas Daerah Notaris Kota dan Kabupaten Sukabumi beberapa pejabat dari Pemerintah Kota Sukabumi antara lain, Inspektur Kota Sukabumi Hadi Wahyudin, S.H., M.Si., Kepala Bagian Hukum Setda Kota Sukabumi Rudi Juhayat, S.H, Kepala Bagian Keuangan dan Kepegawaian Setda Kota Sukabumi Nicke Siti Rahayu, S.H.

 
Kamis, 14 Oktober 2010
WAKIL WALIKOTA SUKABUMI PIMPIN RAPAT EVALUASI PERSIAPAN KOMPETISI PSSI DIVISI III
Reporter : Giri Nugroho
 

foto berita Wakil Walikota Sukabumi Doktor H. Mulyono, M.M. bertempat di OP Room Sekretariat Daerah Kota Sukabumi, Kamis, 14 Oktober 2010 memimpin rapat evaluasi tuan rumah kompetisi PSSI Divisi III.

Hadir dalam acara tersebut Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata (Disporabudpar) Kota Sukabumi Drs. Beni Haerani, M.M., Kepala Bagian Umum dan Protokol Setda Kota Sukabumi Drs. Adil Budiman, M.Si selaku Ketua Panitia Pelaksana, Kepala Bagian Perlengkapan dan Rumah Jabatan Setda Kota Sukabumi Drs. H. Yudi Wiharsa, M.Si. selaku Ketua PERSSI serta pihak-pihak terkait.

Wakil Walikota Sukabumi Doktor H. Mulyono, M.M menghimbau seluruh pihak terkait untuk dapat menyiapkan segala sesuatu yang berkaitan dengan kompetisi ini dengan semaksimal mungkin dengan harapan kegiatan ini dapat berjalan dengan lancar. Adapun kegiatan kompetisi PSSI Divisi III zona Jawa tingkat Nasional ini akan di ikuti oleh empat tim peserta yaitu masing-masing : PERSSI Kota Sukabumi Jawa Barat, Maung Bandung Jawa Barat, Putra Kraggan DKI Jakarta serta Cilegon Mandiri FC Banten.

Kompetisi ini akan dilaksanakan selama tujuh hari terhitung sejak tanggal 15 sampai dengan 22 Oktober 2010 dan bertempat di Stadion Suryakencana.

 
Senin, 4 Oktober 2010
DALAM UPACARA HAPSAK PANCASILA WAKIL WALIKOTA SUKABUMI MEMBACA IKRAR
Reporter : ENDANG SUMARDI
 

Dalam Upacara Hari Peringatan Kesaktian (Hapsak) Pancasila Tingkat Kota Sukabumi Tahun 2010, hari Jumat, 1 Oktober 2010, bertempat di halaman Apel Setda Kota Sukabumi, Wakil Walikota Sukabumi, Doktor H. Mulyono, M.M., atas nama segenap peserta upacara membaca ikrar.

Adapun isi ikrar selengkapnya yang dibacakan Wakil Walikota Sukabumi pada Upacara Hapsak Pancasila tersebut, yakni Dengan Rahmat Tuhan Yang Maha Esa, kami yang melakukan upacara ini menyadari sepenuhnya:

bahwa sejak diproklamasikan Kemerdekaan Negara Kesatuan Republik Indonesia pada tanggal 17 Agustus 1945, pada kenyataannya telah banyak terjadi rongrongan, baik dari dalam negeri maupun dari luar negeri, terhadap Negara Kesatuan Repbulik Indonesia;

bahwa rongrongan tersebut dimungkinkan oleh karena kelengahan, kekurang waspadaan bangsa Indonesia, terhadap kegiatan yang ber-upaya untuk menumbangkan Pancasila, sebagai Ideologi Negara;

bahwa dengan semangat kebersamaan yang dilandasi oleh nilai-nilai luhur Ideologi Pancasila, bangsa Indonesia tetap dapat memperkokoh tegaknya Negara Kesatuan Republik Indonesia;

maka dihadapan Tuhan Yang Maha Esa, Allah SWT, dalam memperingati Hari Kesaktian Pancasila, kami membulatkan tekad, untuk tetap mempertahankan dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila, sebagai sumber kekuatan menggalang kebersamaan, untuk memperjuangkan, menegakan kebenaran dan keadilan, demi keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Usai upacara, Wakil Walikota Sukabumi mengharapkan, dengan dilaksanakannya upacara Hapsak Pancasila tersebut, dapat meningkatkan dan menumbuh-kembangkan kembali pengamalan nilai-nilai Pancasila di berbagai lapisan warga masyarakat, dalam kehidupan sehari-hari. Karena pengamalan nilai-nilai luhur Ideologi Negara di berbagai lapisan warga masyarakat saat ini, mengalami penurunan yang cukup drastis, sehingga sanggat perlu ditingkatkan dan ditumbuh-kembangkan kembali.

Adapun pejabat upacara dalam upacara tersebut, terdiri dari Inspektur Upacara, Wakil Walikota Sukabumi, Doktor H. Mulyono, M.M., Perwira Upacara, Kompol Sution, Komandan Upacara, AKP Subagio, Pembaca Teks Pancasila, Sekretaris Daerah Kota Sukabumi, H. Mohamad Muraz, S.H., M.M., Pembaca Teks Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945, Dalies Pujiyanti, S.IP., dan Korsik, Korsik Pemda Kota Sukabumi.

Sedangkan peserta upacara, terdiri dari unsur Kodim 0607 Sukabumi, Yonif 310 Kidang Kancana, Yon Armed 13 Nanggala, Polres Sukabumi Kota, Secapa Polri Sukabumi, Korpri, PGRI, Mahasiswa, Pelajar dan Pramuka. Sementara undangan yang hadir dalam upacara tersebut, terdiri dari unsur Muspida, Pimpinan dan Anggota DPRD, para Asisten, para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Tim Penggerak PKK, serta Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kota Sukabumi.

 
Rabu, 29 September 2010
WAKIL WALIKOTA TUTUP MANASIK CALON HAJI TAHUN 2010
Reporter : ENDANG SUMARDI
 

Wakil Walikota Sukabumi, Doktor H. Mulyono, M.M., hari Selasa, 28 September 2010, di Gedung Juang 45 Kota Sukabumi, secara resmi menutup pelaksanaan Manasik atau Bimbingan Calon Haji Kota Sukabumi Tahun 2010. Dalam sambutannya, Wakil Walikota Sukabumi menjelaskan, pelaksanaan manasik atau bimbingan haji ini, sebagai salah satu upaya, agar para Calon Haji pada saat melaksanakan ibadah haji di Tanah Suci Mekah, dapat melakukannya dengan baik dan benar, sehingga predikat haji mambrur dapat diraih.

Untuk menunjang kelancaran dan keberhasilan pelaksanaan ibadah haji tersebut, Wakil Walikota Sukabumi menghimbau kepada segenap Calon Haji, agar senantiasa ber-upaya optimal menjaga kebugaran dan kesehatan, dari mulai persiapan dan berangkat menuju Tanah Suci Mekah, hingga pulang kembali ke Kota Sukabumi dengan selamat, serta dalam keadaan bugar dan sehat.

Selain itu, para Calon Haji juga agar memperbanyak dan meningkatkan amal ibadah, baik kepada Allah Taalla maupun kepada sesama umat manusia, serta rajin membaca dan mempelajari seluruh materi yang didapat dalam manasik haji. Maksud dan tujuannya, untuk meningkatkan pengetahuan, wawasan dan kemampuan dalam melaksanakan ibadah haji. Adapun hal yang sangat penting dilakukan dalam pelaksanaan ibadah haji, yakni pada saat melaksanakan ibadah haji, para Calon Haji agar melakukannya dengan ikhlas dan khusyu, sehingga predikat haji mabrur dapat diraih dengan sempurna.

Sementara Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Sukabumi, Drs. H. Abubakar Sidiq, M.Ag. menjelaskan, quota Calon Haji Kota Sukabumi seluruhnya berjumlah 244 orang. Namun yang dipastikan berangkat dari Kota Sukabumi berjumlah 299 orang, karena sebanyak 10 orang mutasi ke daerah lain. Sedangkan sisanya sebanyak 5 orang, yakni 4 orang batal berangkat, dan 1 orang meninggal dunia. Dikatakannya, dari jumlah Calon Haji yang dipastikan berangkat tersebut, yakni sebanyak 59 orang PNS, 3 orang TNI dan Polri, 7 orang Pegawai BUMN, 47 Pegawai Swasta, 11 orang Pedagang, 4 orang Petani, 80 orang Ibu Rumah Tangga, dan 18 orang lain-lain.

Adapun jadual pemberangkatan para Calon Haji dari Kota Sukabumi menuju Asrama Haji Bekasi, yakni pada tanggal 21 Oktober 2010, tepatnya dari Gedung Juang 45 Kota Sukabumi, pukul 14.00, dan dijadualkan diterima di Asrama Haji Bekasi pada pukul 19.00. Sedangkan berangkat dari Asrama Haji Bekasi menuju Bandara Soekarno-Hatta, pada tanggal 22 Oktober 2010 siang hari, dan berangkat menuju Tanah Suci Mekah, pada pukul 19.00, menggunakan Pesawat SV 5302, Kloter 28 Gelombang 1, dibimbing oleh 6 orang Petugas Haji.

 
Rabu, 29 September 2010
WAKIL WALIKOTA SERAHKAN UANG KADEUDEUH KEPADA INSAN OLAHRAGA BERPRESTASI
Reporter : ENDANG SUMARDI
 

Wakil Walikota Sukabumi, Doktor H. Mulyono, M.M., menyerahkan Piagam Penghargaan dan Uang Kadeudeuh, kepada insan olahraga yang berprestasi, diantaranya Piagam Penghargaan dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat, kepada H. Sutisna, S.H., sebagai Sukarelawan Pembina Olahraga, khususnya Olahraga Basket dan Beladiri Karate di Kota Sukabumi.

Selain itu, juga diserahkan Uang Kadeudeuh kepada sejumlah Atlet dan Pelatih, yang berprestasi pada Pekan Olah Raga Daerah (PORDA) XI Jawa Barat Tahun 2010, diwakili oleh Pelatih Anggar Kota Sukabumi, Linda Mamesah. Selanjutnya Atlet Berprestasi, diwakili oleh Atlet Senam, Mohamad Faisal Tauziri, Atlet Kempo, Ilham Ginanjar, dan Atlet Atletik Tri Lomba Juang, Cong Sulaeman.

Kemudian Pelatih Berprestasi, diwakili oleh Pelatih Nasional Judo, AKP Rohandi, dan Pelatih Nasional Atletik, Igun Gunawan, Wasit Berprestasi diwakili oleh Wasit Nasional Billiard, Andi Suherli, Pembina Olahraga Berprestasi diwakili oleh Pembina Olahraga Pencak Silat, Erus Rusman, A.Md., Pembina Olahraga Pelajar diwakili oleh Pembina Badan Olahraga Pelajar Sukabumi (BAPOPSI), Drs. Pipid Hudaya, M.Si., serta Guru Penjas, sekaligus sebagai Pelatih dan Wasit Olahraga Basket, Renang dan Tinju, Sukendar, Penggerak Olahraga Masyarakat diwakili oleh Penggerak dan Pembina Senam Osteophorosis Kota Sukabumi, Doktor H. Mulyono Maksum, dan Instruktur Senam Aerobic Masyarakat sekaligus sebagai Komisi Teknik Senam Umum Persatuan Senam Seluruh Indonesia (PERSANI) Kota Sukabumi, Mira Dwi Mutiara, serta Penggerak Instansi Olahraga Masyarakat, yang senantiasa merespon kegiatan Olahraga Masyarakat di Kota Sukabumi, diwakili oleh PT Askes Persero Sukabumi dan Kantor Imigrasi Sukabumi.

Piagam Penghargaan dan Uang Kadeudeuh tersebut, diserahkan Wakil Walikota Sukabumi, Doktor H. Mulyono, M.M., pada Upacara Peringatan Ke-17 Hari Olah Raga Nasional (HAORNAS) Tingkat Kota Sukabumi, hari Selasa, 28 September 2010, bertempat di Lapangan Merdeka Kota Sukabumi, sekaligus pencangan Senam Jumat Bersih Sehat (JUMSIHAT), bagi PNS di Lingkungan Pemerintah Kota Sukabumi.

Pencanangan Senam JUMSIHAT tersebut, ditandai pelepasan sejumlah Burung Merpati dan Senam JUMSIHAT, serta dimeriahkan oleh Pagelaran Kolaborasi Seni dan Olahraga, yang mengambil tema, Bangkitlah Prestasi Olahraga Bangsaku, produk Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata (DISPORABUDPAR) Kota Sukabumi, dan Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Kesenian Kota Sukabumi.

Adapun yang bertindak selaku Pembina Upacara pada Peringatan Haornas tersebut, yakni Wakil Walikota Sukabumi, Doktor H. Mulyono, M.M., Penanggungjawab Upacara, Mohamad Zaelani, S.Pd., dan Pemimpin Upacara, Ahmad Suhendro, S.E. Sedangkan peserta upacara, terdiri dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD), BUMN, BUMD, Pengurus Cabang (Pengcab) Olahraga, Insan Olahraga, Mahasiswa dan Pelajar.

 
Jumat, 28 Mei 2010
WAKIL WALIKOTA SUKABUMI BUKA PEKAN PROMOSI DAN POTENSI DAERAH KOTA SUKABUMI TAHUN 2010
Reporter : ENDANG SUMARDI
 

Wakil Walikota Sukabumi, hari Jumat, 28 Mei 2010, di Lapangan Merdeka Kota Sukabumi, secara resmi membuka Pekan Promosi dan Potensi Daerah Kota Sukabumi Tahun 2010, dalam rangka memperingati Hari Jadi Ke-96 Kota Sukabumi, yang jatuh pada tanggal 1 April 2010.

Dalam sambutannya, Wakil Walikota Sukabumi memanjatkan puji dan syukur ke hadirat Illahi Robbi, atas limpahan rahmat dan karunianya kepada segenap lapisan masyarakat Kota Sukabumi, sehingga mampu menjalankan tugas dan pengabdian dalam berbagai bidang pembangunan, baik fisik maupun non fisik.

Dikatakannya, sebagaimana dimaklumi bersama, bahwa upaya untuk mencapai Visi Pembangunan Kota Sukabumi Tahun 2005-2025, yakni Terwujudnya Kota Sukabumi Sebagai Pusat Pelayanan Berkualitas Bidang Pendidikan, Kesehatan dan Perdagangan di Jawa Barat, Berlandaskan Iman dan Taqwa; serta Visi Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi Tahun 2008-2013, yakni Dengan Iman dan Taqwa Mewujudkan Pemerintahan yang Amanah Berparadigma Surgawi, Menuju Kota Sukabumi yang Cerdas, Sehat dan Sejahtera, perlu adanya peran aktif dari seluruh komponen masyarakat, khususnya dalam mendorong pertumbuhan perdagangan dan perekonomian di Kota Sukabumi.

Dikatakan pula, penyelenggaraan Pekan Promosi dan Potensi Daerah Kota Sukabumi Tahun 2010 ini, merupakan salah satu wujud kepedulian dan sumbangsih, serta menjadi media promosi dan apresiasi karya masyarakat Kota Sukabumi. Diharapkannya, kegiatan Pekan Promosi dan Potensi Daerah Kota Sukabumi Tahun 2010 ini, mampu mendorong partisipasi masyarakat di bidang perdagangan dan perekonomian, serta mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Sementara Ketua Panitia Penyelenggara Pekan Promosi dan Potensi Daerah Kota Sukabumi Tahun 2010, Asep Suhendar menjelaskan, kegiatan Pekan Promosi dan Potensi Daerah Kota Sukabumi, yang berlangsung sejak tanggal 25 Mei sampai dengan 4 Juni 2010 ini, dimeriahkan Festival band dan penyanyi dangdut.

Dijelaskan pula, kegiatan Pekan Promosi dan Potensi Daerah Kota Sukabumi Tahun 2010 ini, merupakan salah satu kegiatan pameran ber-aneka ragam visualisasi, baik instansi pemerintah maupun swasta, trend produk, serta kelompok usaha kecil dan menengah, hasil karya masyarakat Kota Sukabumi. Ditandaskannya, kegiatan tersebut sebagai sarana sosialisasi, informasi dan transaksi masing-masing peserta, sehingga Pekan Promosi dan Potensi Daerah Kota Sukabumi Tahun 2010 ini, sangat besar manfaatnya bagi masyarakat dan Pemerintah Kota Sukabumi, khususnya dalam menggerakan roda perdagangan dan perekonomian Kota Sukabumi.

 
Selasa, 11 Mei 2010
WAKIL WALIKOTA SUKABUMI BUKA SOSIALISASI HAM BIDANG KESEHATAN TINGKAT KOTA SUKABUMI TAHUN 2010
Reporter : ENDANG SUMARDI
 

Wakil Walikota Sukabumi, Doktor H. Mulyono, M.M., hari Selesa, 11 Mei 2010, di Operation Room Setda Kota Sukabumi, secara resmi membuka sosialisasi Hak Asasi Manusia (HAM) Bidang Kesehatan, Tingkat Kota Sukabumi Tahun 2010. Dalam sambutannya, Wakil Walikota Sukabumi menjelaskan, visi Indonesia yakni Indonesia Sehat. Sedangkan Visi Provinsi Jawa Barat, yakni Jawa Barat Manis (Mandiri, Dinamis dan Sejahtera). Sementara Visi Pembangunan Kota Sukabumi Tahun 2005-2025, yakni Terwujudnya Kota Sukabumi Sebagai Pusat Pelayanan Berkualitas Bidang Pendidikan, Kesehatan dan Perdagangan di Jawa Barat, Berlandaskan Iman dan Taqwa; serta Visi Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi Tahun 2008-2013, yakni Dengan Iman dan Taqwa Mewujudkan Pemerintahan yang Amanah Berparadigma Surgawi, Menuju Kota Sukabumi yang Cerdas, Sehat dan Sejahtera, baik lahir maupun batin, dilandasi nilai-nilai fhilosofis, Sidiq, Tabligh, Amanah, Fathonah. Dengan demikian, baik masyarakat Indonesia maupun Jawa Barat dan Kota Sukabumi, harus cerdas, sehat dan sejahtera. Untuk mewujudkan hal tersebut, menurut Wakil Walikota Sukabumi, aparat kesehatan di Kota Sukabumi, harus senantiasa ber-upaya optimal meningkatkan kualitas pengetahuan dan wawasan, termasuk sarana dan prasarana, serta pelayanan kepada segenap lapisan masyarakat. Disamping itu, masyarakat pun perlu diberi pengetahuan, wawasan dan pemahaman, tentang cara-cara memelihara dan menjaga kesehatan, serta cara-cara berperilaku hidup sehat dan bersih.

Sementara Kepala Bagian Hukum Setda Kota Sukabumi, Rudi Juhayat, S.H. menjelaskan, penyelenggaraan sosialisasi HAM Bidang Kesehatan ini, merupakan agenda rutin yang dilaksanakan oleh Pemerintah Kota Sukabumi, yang dimulai sejak tahun 2009. Adapun maksud dan tujuannya, untuk meningkatkan pemahaman tenaga kesehatan, terhadap permasalahan-permasalahan HAM dalam bidang kesehatan, yang ada disekitarnya. Diharapkannya, dengan diselenggarakannya sosialisasi HAM ini, Aparat Kesehatan dapat meng-antisipasi sekaligus mencari solusi terbaiknya, serta menyelesaikan permasalahan-permasalahan HAM yang timbul di lingkungannya.

Dalam pada itu, Kasubbag Bantuan Hukum Bagian Hukum Setda Kota Sukabumi, Ujang Hamdan, S.H. menjelaskan, peserta sosialisasi HAM Bidang Kesehatan ini, seluruhnya berjumlah 40 orang, yang terdiri dari para Kepala Puskesmas se Kota Sukabumi, Ketua Ikatan Dokter Gigi Indonesia Cabang Kota Sukabumi, Ketua Ikatan Dokter Anak Indonesia Cabang Kota Sukabumi, Ketua Ikatan Bidan Indonesia Cabang Kota Sukabumi, Ketua Persatuan Dokter Gigi Indonesia Cabang Kota Sukabumi, Rumah Sakit se Kota Sukabumi, serta Perawat dan Tenaga Kesehatan. Sedangkan materi yang disampaikan, terdiri dari HAM Secara Umum Dalam Bidang Kesehatan, Pelayanan Kesehatan Berbasis HAM, dan Standar Pelayanan Minimal (SPM) Rumah Sakit Dalam Rangka Pemenuhan HAM. Sementara yang menyampaikan materi, antara lain dari Dinas Kesehatan Kota Sukabumi, Dokter Siswanto, dari Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) R. Syamsudin, S.H. Kota Sukabumi, Dokter H. Suherman, MKM., dan dari Sekolah Tinggi Hukum (STH) Pasundan Sukabumi, Hadi Wahyudin, S.H., M.Si.

 
Rabu, 5 Mei 2010
WAKIL WALIKOTA SUKABUMI BUKA PELATIHAN KEPEMIMPINAN PEMUDA KNPI KOTA SUKABUMI
Reporter : ENDANG SUMARDI
 

Wakil Walikota Sukabumi, Doktor H. Mulyono, M.M., hari Rabu, 5 Mei 2010, di Aula LP3I Kota Sukabumi, secara resmi membuka Pelatihan Kepemimpinan Pemuda, yang diselenggarakan oleh Buletin Pemuda KNPI Kota Sukabumi. Pelatihan tersebut diikuti oleh lebih kurang 50 orang, utusan dari FKPPI, AMK, PPI, GADA, AMDI, KBPPP, GMPI, Pemuda Bulan Bintang dan GP Anshor. Sedangkan yang hadir dalam acara pembukaan, diantara Ketua DPRD Kota Sukabumi, Aep Saepurahman, S.E., Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata (Disporabudpar) Kota Sukabumi, Drs. Beni Haerani, M.M., Ketua KPU Kota Sukabumi, Anton Rachman, S.Sos., dan undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Wakil Walikota Sukabumi menandaskan, dinamika politik bangsa dalam setiap periode kejadiannya, senantiasa diwarnai oleh keterlibatan kaum pemuda. Momen-momen penting dalam kehidupan berbangsa dan bernegera, senantiasa menempatkan pemuda sebagai garda terdepan, dalam menentukan arah perubahan atau direction of change. Hal tersebut dapat dibuktikan, seperti dalam peristiwa Sumpah Pemuda, Proklamasi Kemerdekaan, Gerakan Angkatan 66 sampai Gerakan Reformasi tahun 1998, yang kesemuanya sarat dengan peranan para pemuda.

Dikatakannya, sebagai bagian dari gerakan serta wadah yang menampung aktifitas para pemuda, KNPI telah tampil dengan sosoknya yang sangat khas. Dikatakan pula, dalam setiap aktifitas dan gerakannya, KNPI senantiasa menitik-beratkan pada sisi intelektualitas, idealisme dan moralitas yang tinggi, tanpa kehilangan karakteristiknya, sebagai sebuah gerakan kaum pemuda yang dinamis, optimis dan sedikit meledak-ledak. Dengan demikian, KNPI telah menjadi organisasi kepemudaan terdepan di Indonesia, yang telah memberikan kontribusi yang sangat besar, bagi terbangunnya watak dan karakter bangsa atau character national buildings.

Wakil Walikota Sukabumi menjelaskan, sangat banyak para alumni KNPI yang menempati posisi kunci dan memegang peranan penting di birokrasi pemerintahan. Selain itu, juga tidak sedikit yang menjadi politisi, pengusaha, dosen, wartawan dan sebagainya. Mereka eksis dan besar, setelah melewati Kawah Candradimuka KNPI. Keberhasilan tersebut tentu saja menjadi kebanggaan bagi keluarga besar KNPI, sekaligus sebagai tantangan bagi pengurus KNPI, untuk lebih meningkatkan kualitas diri, demi sumbangsihnya pada bangsa dan negara di masa-masa mendatang.

 
Senin, 3 Mei 2010
WAKIL WALIKOTA SUKABUMI BUKA PENTAS KREATIFITAS SENI WARGA BINAAN LAPAS SUKABUMI
Reporter : ENDANG SUMARDI
 

Wakil Walikota Sukabumi, Doktor H. Mulyono, M.M., hari Sabtu, 1 Mei 2010, bertempat di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II B Nyomplong Sukabumi, secara resmi membuka Pentas Kreatifitas Seni Warga Binaan Lapas Kelas II B Nyomplong Sukabumi, ditandai dengan pemukulan Goong. Adapun jenis seni yang ditampilkan dalam pentas kreatifitas seni tersebut, diantaranya Rampak Kendang, Rampak Ibing dan Kabaret.

Hadir dalam kesempatan tersebut, unsur Muspida Kota dan Kabupaten Sukabumi, Pimpinan dan Anggota DPRD Kota dan Kabupaten Sukabumi, Kepala Lapas Kelas II B Nyomplong Sukabumi, Drs. Soeprapto, Bc.Ip., M.M., Kepala Kantor PDE, Arsip Daerah dan Humas Kota Sukabumi, H. Oscar Lesnussa, S.H., M.M., Kepala Bagian Administrasi Kesra Setda Kota Sukabumi, Drs. Ipin Syaripin, M.Si., Kepala Bagian Umum dan Protokol Setda Kota Sukabumi, Drs. Adil Budiman, M.Si., Camat Warudoyong, Wawan Gunawan Permana, S.IP., M.Si., dan undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Wakil Walikota Sukabumi, atas nama Pemerintah Kota dan Kabupaten Sukabumi, menyambut baik dan memberikan apresiasi yang tinggi, atas dilaksanakannya Pentas Kreatifitas Seni Warga Binaan Lapas Kelas II B Nyomplong Sukabumi tersebut. Karena jenis seni yang ditampilkan dalam pentas kreatifitas seni tersebut, baik Rampak Kendang maupun Rampak Ibing dan Kabaret, kualitasnya tidak kalah dari grup-grup seni profesional, baik yang ada di Kota dan Kabupaten Sukabumi maupun di Jawa Barat. Dikatakannya, jenis-jenis seni hasil kreasi warga binaan tersebut, sangat layak dan pantas untuk dipromosikan dalam berbagai event, baik pada level Kota dan Kabupaten Sukabumi maupun pada level yang lebih tinggi.

Sementara Kepala Lapas Kelas II B Nyomplong Sukabumi, Drs. Soeprapto, Bc.Ip., M.M., dalam sambutannya menjelaskan, dilaksanakannya Pentas Kreatifitas Seni Warga Binaan tersebut, disamping sebagai salah satu upaya pembinaan terhadap warga binaan khususnya dalam bidang seni, juga dalam rangka memeriahkan Peringatan Ke-46 Hari Bhakti Pemasyarakatan Tingkat Kota dan Kabupaten Sukabumi Tahun 2010.

Pada kesempatan tersebut, Wakil Walikota Sukabumi menyerahkan bantuan sejumlah uang dari Pemerintah Kota Sukabumi, kepada Panitia Penyelenggara Pentas Kreatifitas Seni Warga Binaan Lapas Kelas II B Nyomplong Sukabumi. Sementara Kepala Lapas Kelas II B Nyomplong Sukabumi, menyerahkan cindera mata kepada Wakil Walikota Sukabumi, hasil kreatifitas warga binaan, berupa Dompet, Gelang dan Cincin. Sedangkan Panitia Penyelenggara Pentas Kreatifitas Seni Warga Binaan Lapas Kelas II B Nyomplong Sukabumi, menyerahkan bantuan satu set alat musik tradisional Calung, dan satu set alat musik tradisional yang sama dari Grup Calung Samudra Sukabumi, kepada Kepala Lapas Kelas II B Nyomplong Sukabumi, untuk dimanfaatkan oleh para warga binaan. Selain itu, juga diserahkan berbagai hadiah kepada para juara lomba dan kreatifitas Warga Binaan Lapas Kelas II B Nyomplong Sukabumi.

 
Kamis, 29 April 2010
WAKIL WALIKOTA SUKABUMI MINTA KEPADA SELURUH SEKOLAH AGAR TINGKATKAN KUALITAS PENDIDIKAN
Reporter : ENDANG SUMARDI
 

Wakil Walikota Sukabumi, Doktor H. Mulyono, M.M., meminta kepada seluruh sekolah di Kota Sukabumi, agar senantiasa ber-upaya optimal meningkatkan kualitas pendidikan. Hal tersebut, guna meningkatkan kualitas dan kuantitas lulusan, supaya mampu bersaing dalam berbagai bidang, khususnya dalam era globalisasi saat ini, yang penuh tantangan dan persaingan.

Selain itu, juga untuk menunjang pencapaian Visi Pembangunan Kota Sukabumi Tahun 2005-2025, yakni Terwujudnya Kota Sukabumi Sebagai Pusat Pelayanan Berkualitas Bidang Pendidikan, Kesehatan dan Perdagangan di Jawa Barat, Berlandaskan Iman dan Taqwa; serta Visi Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi Tahun 2008-2013, yakni Dengan iman dan taqwa mewujudkan pemerintahan yang amanah berparadigma surgawi, menuju Kota Sukabumi yang cerdas, sehat dan sejahtera, baik lahir maupun batin, dilandasi nilai-nilai fhilosofis Shidiq, Tabligh, Amanah, Fathonah. Permintaan Wakil Walikota Sukabumi tersebut, disampaikan saat memberi sambutan pada acara perpisahan siswa kelas XII angkatan ke-6 SMA Negeri 5 Kota Sukabumi, hari Selasa, 27 April 2010, di Gelanggang Olah Raga (GOR) Remaja Merdeka Kota Sukabumi.

Pada bagian lain sambutannya, Wakil Walikota Sukabumi mengucapkan selamat kepada seluruh jajaran civitas akademika SMA Negeri 5 Kota Sukabumi, atas prestasi yang telah diraih, khususnya dalam kelulusan siswa kelas XII, yang hampir mencapai 100 persen. Diharapkannya, prestasi tersebut agar senantiasa ditingkatkan, guna membawa harum nama sekolah dan Kota Sukabumi. Sedangkan kepada seluruh lulusan SMA Negeri 5 Kota Sukabumi, Wakil Walikota Sukabumi meminta, agar mempersiapkan dan menata diri, khususnya dalam menghadapi masa depan.

Sementara Kepala SMA Negeri 5 Kota Sukabumi, H. Mochamad Effendi, S.Pd., M.Si., dalam sambutannya menjelaskan, acara perpisahan siswa kelas XII angkatan ke-6 SMA Negeri 5 Kota Sukabumi ini, mengambil tema Be A Star. Dikatakannya, tema yang diambil tersebut, sesuai dengan salah satu misi SMA Negeri 5 Kota Sukabumi, yakni ilmu, iman dan amal, dengan harapan, agar pada masa yang akan dating, para siswa dapat menjadi bintang dalam berbagai bidang kehidupan.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala SMA Negeri 5 Kota Sukabumi, secara simbolis menyerahkan ijazah kelulusan, kepada Buldan Ilham M., yang meraih nilai Ujian Nasional (UN) terbaik, yakni 54,30. Hadir pada acara tersebut, Ketua DPRD Kota Sukabumi, Aep Saepurahman, S.E., Kepala Dinas Pendidikan Kota Sukabumi, Sanusi Hardjadiredja, S.Pd., para orang tua dan wali murid siswa kelas XII, insan pers dan undangan lainnya.

 
Kamis, 15 April 2010
VISI WALIKOTA DAN WAKIL WALIKOTA SUKABUMI DITETAPKAN MELALUI PERDA KOTA SUKABUMI NOMOR 7 TAHUN 2008
Reporter : ENDANG SUMARDI
 

Visi Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi periode tahun 2008-2013, ditetapkan melalui Peraturan Daerah (Perda) Kota Sukabumi Nomor 7 Tahun 2008, Tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Tahun 2008-2013, yakni Dengan Iman dan Taqwa Mewujudkan Pemerintahan yang Amanah Berparadigma Surgawi, Menuju Kota Sukabumi yang Cerdas, Sehat dan Sejahtera, baik lahir maupun batin, dilandasi nilai-nilai fhilosofis, Sidiq, Tabligh, Amanah, Fathonah.

Seperti ditandaskan Walikota Sukabumi, H. Mokhamad Muslikh Abdussyukur, S.H., M.Si., dan Wakil Walikota Sukabumi, Doktor H. Mulyono, M.M., pemerintahan yang amanah dan berparadigma surgawi mengandung konsekuensi, bahwa segala bentuk kebijakan yang dikeluarkan oleh Pemerintah Kota Sukabumi, harus diarahkan sebesar-besarnya untuk kepentingan masyarakat, serta memiliki pola pikir dan pola tindak, yang didasarkan pada norma-norma agama, hukum, dan sosial. Ditandaskan pula, melalui visi tersebut, diharapkan pada akhir Tahun 2013 dapat tercapai kondisi masyarakat yang Cerdas, Sehat dan Sejahtera.

Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi menjelaskan, yang dimaksud dengan Cerdas, yakni semakin meningkatnya taraf pendidikan masyarakat Kota Sukabumi pada akhir tahun 2013, sehingga dapat menuntaskan Wajib Belajar Pendidikan atau Wajardik 12 tahun, dengan biaya sekolah yang terjangkau, serta didukung oleh kualitas manajemen pendidikan dan kualitas tenaga kependidikan, tumbuh dan berkembangnya minat baca, di berbagai lapisan masyarakat.

Sedangkan yang dimaksud dengan Sehat, yakni meningkatnya derajat kesehatan masyarakat Kota Sukabumi, sehingga semakin memiliki kemampuan untuk meningkatkan produktifitasnya, serta dapat berpartisipasi penuh dalam proses mencari penghasilan dan kehidupan yang layak.

Sementara yang dimaksud dengan Sejahtera, yakni semakin meningkatnya kualitas kehidupan ber-agama, serta semakin dijunjungnya nilai-nilai religius dalam sendi-sendi kehidupan masyarakat, termasuk meningkatnya toleransi kehidupan ber-agama dalam masyarakat, dibarengi dengan pertumbuhan ekonomi yang semakin meningkat, serta perluasan lapangan kerja dan daya beli masyarakat. Dengan demikian, masyarakat Kota Sukabumi mampu memenuhi kebutuhan sandang, pangan, dan papan, termasuk kebutuhan pendidikan, kesehatan, dan kebutuhan dasar lainnya.

 
Kamis, 8 April 2010
WAKIL WALIKOTA SUKABUMI TUTUP DIKLAT PRAJABATAN CPNSD
Reporter : GIRI NUGROHO
 

Wakil Walikota Sukabumi, Doktor H. Mulyono, M.M., hari Rabu, 7 April 2010, bertempat di Graha KPDA Sukabumi, Jalan Pelabuhan II Sukabumi, menutup secara resmi Diklat Prajabatan Calon Pegawai Negeri Sipil Daerah (CPNSD), Golongan II angkatan I tahun 2010, di lingkungan Pemerintah Kota Sukabumi.

Hadir pada acara tersebut, Sekretaris Badan Diklat Daerah Propinsi Jawa Barat Hajah Dewi Laraswati, M.Si, Kepala Badan Kepegawaian dan Diklat (BKD) Kota Sukabumi, Drs. Suwarsa, M.Si., Kepala Dinas Perhubungan Kota Sukabumi, Drs. H. Andri Setiawan, M.M., Kepala Kantor PDE, Arsip Daerah dan Humas Kota Sukabumi, H. Oscar Lesnusa, S.H., M.M., serta para Kepala Bidang di Lingkungan BKD Kota Sukabumi.

Dalam sambutannya, Wakil Walikota Sukabumi, Doktor H. Mulyono, M.M. mengharapkan, melalui Diklat Prajabatan ini dapat melahirkan aparatur Pemeritah Daerah, yang benar-benar memiliki kesiapan dalam menghadapi berbagai tugas, termasuk tantangan saat ini yang semakin kompleks.

Dikatakannya, Pegawai Negeri Sipil (PNS) merupakan unsur Aparatur Negara yang memiliki tugas sebagai Abdi masyarakat dan Abdi Negara, mempunyai peran yang sangat penting dan strategis, dalam rangka usaha mencapai tujuan nasional, sekaligus menciptakan masyarakat madani yang taat hukum, berperadaban modern, demokratis, makmur, adil dan bermoral tinggi, dalam penyelenggaraan pelayanan kepada masyarakat secara adil dan merata, serta menjaga persatuan dan kesatuan bangsa, dengan penuh kesetian kepada Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945

Sementara Kepala Badan Diklat Daerah Propinsi Jawa Barat yang pada kesempatan tersebut diwakili oleh Sekretaris Badan Diklat Daerah Propinsi Jawa Barat, Hajah Dewi Laraswati, M.Si., dalam sambutannya menjelaskan, Diklat Prajabatan ini sebagai salah satu persyaratan untuk merubah status kepegawaian, dari CPNS menjadi PNS. Diharapkannya, para peserta Diklat Prajabatan ini, senantiasa menunjukan komitmen dan tanggungjawab moral, supaya dapat menjadi PNS yang disiplin, berkualitas dan professional.

Dalam pada itu, Kepala Bidang Pendidikan dan Latihan BKD Kota Sukabumi, Een Rukmini, S.H. menjelaskan, pelaksaan kegiatan Diklat Prajabatan CPNSD Golongan II Angkatan I ini, berlangsung selama 10 hari, tepatnya dari tanggal 29 Maret 2010 sampai dengan 7 April 2010, bertempat di Graha KPDA Sukabumi, serta diikuti oleh 42 orang CPNSD.

 
Kamis, 25 Maret 2010
WAKIL WALIKOTA SUKABUMI BUKA MUSRENBANG KOTA SUKABUMI TAHUN 2010
Reporter : ENDANG SUMARDI
 

Wakil Walikota Sukabumi, Doktor H. Mulyono, M.M., hari Rabu, 24 Maret 2010, di Gedung Juang 45, secara resmi membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kota Sukabumi Tahun 2010, untuk Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2011.

Dalam sambutannya, Wakil Walikota Sukabumi menjelaskan, Musrenbang Kota Sukabumi ini, dilaksanakan dalam rangka memenuhi amanat Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004, Tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional, yang menyatakan, bahwa Pemerintah Daerah wajib menyusun RKPD, sebagai rencana tahunan, yang merupakan tahap lanjutan dari pelaksanaan Musrenbang Kelurahan dan Kecamatan, serta Forum Gabungan Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Dengan demikian, RKPD ini merupakan hasil pemikiran dan aspirasi berbagai pemangku kepentingan pembangunan.

Dikatakannya, Musrenbang Kota Sukabumi Tahun 2010 untuk RKPD Tahun 2011 ini, merupakan Musrenbang tahun ketiga, dari pelaksanaan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Sukabumi Tahun 2008-2013. Berkaitan dengan hal tersebut, Wakil Walikota Sukabumi mengingatkan kembali visi Walikota dan Wakil Walikota yang tertuang dalam RPJMD Kota Sukabumi Tahun 2008-2013, yakni Dengan Iman dan Taqwa Mewujudkan Pemerintahan yang Amanah Berparadigma Surgawi, Menuju Kota Sukabumi yang Cerdas, Sehat dan Sejahtera. Dengan misi Mewujudkan pengamalan nilai-nilai agama, sosial dan budaya; Mewujudkan tata kelola pemerintahan dan aparatur yang profesional dan religius, atau clean government and good governance; serta Mewujudkan kualitas pelayanan publik dalam bidang pendidikan, kesehatan dan perdagangan.

Dikatakan pula, sebagai penjabaran dari ketiga misi tersebut, maka strategi pencapaian visi dan misi Walikota dan Wakil Walikota dalam RPJMD Kota Sukabumi Tahun 2008-2013, yakni dalam bidang agama, sosial dan budaya, meningkatkan kualitas kehidupan ber-agama dan toleransi antar umat ber-agama, guna mewujudkan masyarakat yang religius, meningkatkan rasa saling percaya dan harmonisasi antar kelompok, mengembangkan budaya yang berlandaskan nilai-nilai luhur, serta meningkatkan keamanan, ketertiban dan penanggulangan kriminalitas, guna mewujudkan kehidupan sosial yang kokoh, dengan berlandaskan pada budaya dan kearifan lokal. Selanjutnya dalam bidang pemerintahan, meningkatkan kepuasan masyarakat terhadap pelayanan publik pemerintah, guna mewujudkan pemerintahan dengan kualitas pelayanan yang prima kepada masyarakat. Kemudian dalam bidang pendidikan, kesehatan, perdagangan dan sektor lainnya, mewujudkan masyarakat yang cerdas, mewujudkan masyarakat yang sehat, dan mewujudkan daya saing ekonomi kota.

 
Selasa, 23 Maret 2010
WAKIL WALIKOTA SUKABUMI PADA HARI PERTAMA PELAKSANAAN UN LAKUKAN SIDAK KE SEJUMLAH SEKOLAH
Reporter : ENDANG SUMARDI
 

Wakil Walikota Sukabumi, Doktor H. Mulyono, M.M., didampingi Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Sukabumi, H. Deden Solehudin, S.Ag., M.M., Kepala Dinas Pendidikan Kota Sukabumi, Sanusi Hardjadiredja, S.Pd., serta Kepala Kantor PDE, Arsip Daerah dan Humas Kota Sukabumi, H. Oscar Lesnussa, S.H., M.M., pada hari pertama pelaksanaan Ujian Nasional (UN), hari Senin pagi, 22 Maret 2010, melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke sejumlah sekolah. Diantaranya ke SMA Negeri 4, SMA dan SMK Muhamadiyah, SMA dan SMK Taman Siswa, SMK Negeri 1, SMK Negeri 3, SMK Teknologi Plus Padjadjaran, SMA dan SMK Pasundan, SMA Negeri 3, dan SMA Negeri 5.

Selain Wakil Walikota Sukabumi, Sekretaris Daerah Kota Sukabumi, H. Mohamad Muraz, S.H., M.M., didampingi Asisten Administrasi Setda Kota Sukabumi, Drs. H. Achmad Husni, M.Si., juga melakukan Sidak ke sejumlah sekolah, diantaranya ke SMA MY, SMA PGRI 1, SMA Negeri 1, MA Negeri 1, SMK Negeri 2, SMK PGRI 1, SMK PGRI 2, serta MA dan Bina Teknik Tegallega. UN siswa SMA, SMK dan MA tahun pelajaran 2009-2010 tersebut, dijadwalkan berlangsung selama 5 hari, tepatnya dari tanggal 22 hingga 26 Maret 2010.

Wakil Walikota Sukabumi, Doktor H. Mulyono, M.M., dalam kesempatan tersebut mengharapkan, seluruh siswa SMA, SMK dan MA di Kota Sukabumi lulus 100 persen, dengan mendapat nilai baik. Ditandaskannya, apabila seluruh siswa SMA, SMK dan MA di Kota Sukabumi lulus 100 persen, dapat memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan kualitas pendidikan Kota Sukabumi, sekaligus meningkatkan peringkat di Jawa Barat.

Sementara Kepala Dinas Pendidikan Kota Sukabumi, Sanusi Hardjadiredja, S.Pd. menjelaskan, siswa SMA, SMK dan MA yang mengikuti UN dalam tahun pelajaran 2009-2010, seluruhnya berjumlah 5 ribu 794 siswa, terdiri dari 2 ribu 543 siswa SMA, 2 ribu 837 siswa SMK, dan 414 siswa MA. Sedangkan standar nilai kelulusan UN tahun pelajaran 2009-2010, yakni 5,50 untuk seluruh mata pelajaran yang diujikan, dengan nilai minimal 4,00 untuk paling banyak 2 mata pelajaran, dan 4,25 untuk seluruh mata pelajaran lainnya.

Ditandaskannya, seluruh naskah hasil UN siswa SMA, SMK dan MA tahun pelajaran 2009-2010, akan dibawa ke Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat, untuk di scan dan dilakukan scoring di Badan Pengembangan Teknologi Pendidikan (BPTP) Provinsi Jawa Barat Bandung. Ditandaskan pula, seluruh siswa SMA, SMK dan MA yang mengikuti UN, tidak diperbolehkan membawa alat-alat elektronik, seperti HP dan Kalkulator. Maksud dan tujuannya, untuk menjamin sekaligus menjaga kebocoran soal-soal ujian.

Untuk itu, pihak Panitia UN Tingkat Kota Sukabumi, pada pelaksanaan UN siswa SMA, SMK dan MA tahun pelajaran 2009-2010, menurunkan 80 orang Tim Pemantau Independen (TPI) dari Perguruan Tinggi, dan 656 Pengawas, yang ditugaskan di setiap Ruang Kelas, masing-masing sebanyak 2 orang. Adapun kelulusan hasil UN untuk siswa SMA, SMK dan MA tahun pelajaran 2009-2010, menurut rencana akan diumumkan sebulan kemudian, setelah pelaksanaan UN.

 
Senin, 22 Maret 2010
WAKIL WALIKOTA SUKABUMI SECARA RESMI MELEPAS PESERTA OLAH RAGA SEPEDA SANTAI
Reporter : ENDANG SUMARDI
 

Wakil Walikota Sukabumi, Doktor H. Mulyono, M.M., hari Minggu pagi, 21 Maret 2010, di jalan R. Syamsudin, S.H., tepatnya di depan Balaikota Sukabumi, secara resmi melepas peserta olah raga Sepeda Santai, dalam rangka menyambut sekaligus memeriahkan Hari Jadi Ke-96 Kota Sukabumi, yang jatuh pada tanggal 1 April 2010 mendatang.

Dalam sambutannya, Wakil Walikota Sukabumi menjelaskan, pembangunan dan pengembangan olah raga di Kota Sukabumi semakin penting, baik olah raga pendidikan maupun olah raga rekreasi dan olah raga prestasi. Karena pembangunan dan pengembangan olah raga, merupakan salah satu cara untuk menjaga dan meningkatkan kesehatan, sekaligus sebagai salah satu sarana untuk mengembangkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang bermutu, serta sehat dan kuat. Sebab dalam tubuh yang sehat dan kuat, akan berkembang pula jiwa yang sehat dan kuat.

Berkaitan dengan hal tersebut, pembangunan dan pengembangan serta kegemaran olah raga di kalangan masyarakat Kota Sukabumi, merupakan bagian yang tidak kalah penting dari keseluruhan pembangunan bangsa, yakni untuk mewujudkan masyarakat yang sejahtera lahir dan batin, masyarakat yang sehat jasmani dan rokhani, serta masyarakat yang sehat sosial dan spiritual.

Dikatakannya, dengan semakin semaraknya aktivitas dan kreativitas olah raga yang dilakukan oleh warga masyarakat Kota Sukabumi, dapat menunjang kelancaran dan keberhasilan terhadap program Pemerintah Kota Sukabumi, khususnya dalam mencapai Visi Pembangunan Kota Sukabumi Tahun 2005-2025, yakni Terwujudnya Kota Sukabumi Sebagai Pusat Pelayanan Berkualitas Bidang Pendidikan, Kesehatan dan Perdagangan di Jawa Barat, Berlandaskan Iman dan Taqwa; serta Visi Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi Tahun 2008-2013, yakni Dengan Iman dan Taqwa Mewujudkan Pemerintahan yang Amanah Berparadigma Surgawi, Menuju Kota Sukabumi yang Cerdas, Sehat dan Sejahtera.

 
Kamis, 18 Maret 2010
WAKIL WALIKOTA SUKABUMI BUKA RAPAT KERJA KANTOR KEMENTERIAN AGAMA KOTA SUKABUMI TAHUN 2010
Reporter : ENDANG SUMARDI
 

Wakil Walikota Sukabumi, Doktor H. Mulyono, M.M., hari Rabu pagi, 17 Maret 2010, di Graha Qolbun Salim Kompleks Masjid Agung Kota Sukabumi, secara resmi membuka Rapat Kerja Kantor Kementerian Agama Kota Sukabumi Tahun 2010.

Dalam sambutannya, Wakil Walikota Sukabumi menjelaskan, sebagaimana dimaklumi bersama, bahwa pembangunan kehidupan agama di Indonesia, merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari pembangunan manusia Indonesia se-utuhnya. Hal tersebut, bukan ber-arti karena bangsa Indonesia sebagai bangsa yang kuat rasa keagamaannya, melainkan juga karena bangsa Indonesia memandang agama mempunyai arti dan peranan yang sangat penting bagi kehidupan, baik dalam konteks perseorangan maupun dalam konteks bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

Ditandaskannya, Negara Indonesia bukan Negara Agama. Artinya ideologi dan dasar negaranya tidak didasarkan pada agama. Tapi peran agama sangat sentral dalam menentukan arah kehidupan bangsa dan negara. Namun demikian, menurut Wakil Walikota Sukabumi, pihaknya tidak setuju apabila Negara Indonesia dikatagorikan ke dalam Negara Sekuler. Karena menurut pengamatan Wakil Walikota Sukabumi, Negara Indonesia tidak terpisah secara diametral dengan agama. Bahkan agama sering kali memberikan inspirasi, tata nilai, dan etika, bagi kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Ditandaskan pula, salah satu segi yang sangat penting dalam pembangunan kehidupan agama di Negara Indonesia, yakni masalah penciptaan kerukunan dan toleransi antar dan intern umat ber-agama.

Wakil Walikota Sukabumi mengatakan, semua pihak tentu tidak menghendaki adanya disharmoni dan intoleransi dalam kehidupan ber-agama. Karena hal tersebut akan berdampak secara negatif, terhadap proses pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat, yang saat ini sedang gencar dilaksanakan.

Dikatakan pula, semua pihak patut bersyukur, karena di Kota Sukabumi tidak ditemukan kasus yang dapat mengganggu ketertiban, serta kedamaian masyarakat dan umat ber-agama. Untuk itu diharapkan, kondisi yang kondusif tersebut harus senantiasa dipertahankan dan ditingkatkan. Diantaranya melalui keseriusan dalam menjalankan roda pemerintahan dan pelayanan terhadap segenap lapisan masyarakat.

 
Kamis, 11 Maret 2010
WAKIL WALIKOTA SUKABUMI SERAHKAN BANTUAN KEPADA KELUARGA KORBAN TANAH LONGSOR
Reporter : ENDANG SUMARDI
 

Wakil Walikota Sukabumi, Doktor H. Mulyono, M.M., hari Selasa, 9 Maret 2010 baru-baru ini, menyerahkan bantuan kepada keluarga korban tanah longsor, warga kampung Cisarua Legok RT 5 RW 13 Kelurahan Cisarua Kecamatan Cikole Kota Sukabumi. Antara lain, kepada keluarga korban meninggal dunia, yang menimpa pasangan suami-isteri, Utom (82 tahun) dan Mariam (63 tahun), berupa uang untuk biaya pemakaman dan uang duka sebesar 2 juta rupiah, dan kepada Azis Muslim sebesar 500 ribu rupiah, yang bagian dapur rumahnya terkena longsoran tanah.

Selain bantuan uang, keluarga korban meninggal dunia pasangan suami-isteri tersebut, juga mendapat bantuan natura dari Dinas Sosial, Tenaga Kerja dan Penanggulangan Bencana (Dinsostek PB) Kota Sukabumi, berupa beras 2 karung, Ikan Sarden 30 kaleng, Kecap dan Saus 15 botol, Family Kit 2 set, dan Tikar 2 helai.

Dalam kesempatannya, Wakil Walikota Sukabumi menyampaikan turut bela sungkawa kepada keluarga korban meninggal dunia pasangan suami-isteri tersebut, atas terjadinya musibah tersebut, seraya memanjatkan doa, agar arwah kedua korban suami-isteri yang meninggal dunia tersebut, mendapat rahmat dan maghfiroh, diterima iman-islamnya, serta ditempatkan di tempat yang diridoi oleh Allah Taalla.

Disamping itu, Wakil Walikota Sukabumi juga menghimbau segenap lapisan warga masyarakat, khususnya warga masyarakat kampung Cisarua Legok Kelurahan Cisarua Kecamatan Cikole, umumnya warga masyarakat Kota Sukabumi, ter-utama yang rumahnya berlokasi di daerah perbukitan atau di pinggir tebing dan di Daerah Aliran Sungai (DAS), agar senantiasa waspada dan berhati-hati, khususnya pada setiap hujan turun.

Sementara sejumlah warga masyarakat setempat menjelaskan, musibah tanah longsor tersebut terjadi pada hari Senin, 8 Maret 2010, sekitar pukul 11 malam, pada saat hujan lebat mengguyur wilayah Kota Sukabumi, yang turun sejak sore hari. Dijelaskannya, warga masyarakat setempat telah ber-upaya meng-antisipasi terjadinya musibah tanah longsor tersebut, dengan memasang tanggul, karena bukit yang ada di perkampungan tersebut rawan longsor. Untuk itu, ke depan warga masyarakat di sekitar perkampungan tersebut akan meningkatkan kewaspadaan dan lebih berhati-hati, ter-utama pada setiap terjadi hujan turun.

 
Rabu, 10 Maret 2010
WAKIL WALIKOTA SUKABUMI MENUTUP KEGIATAN PPL MAHASISWA STISIP SYAMSUL ULUM KOTA SUKABUMI
Reporter : GIRI NUGROHO
 

Wakil Walikota Sukabumi, Doktor H. Mulyono, M.M., hari Selasa, 9 Maret 2010, di Rumah Makan Makan Paeon Ligar Jalur Kota Sukabumi, secara resmi menutup kegiatan Praktek Pengalaman Lapangan (PPL) Mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (STISIP) Syamsul Ulum Kota Sukabumi.

Adapun kegiatan PPL yang dilaksanakan selama satu bulan penuh, tepatnya dari tanggal 6 Februari sampai dengan 6 Maret 2010 tersebut, diikuti oleh 28 peserta mahasiswa STISIP Syamsul Ulum Kota Sukabumi, serta mengambil tempat yang tersebar di tiga Kecamatan di Kota Sukabumi, yakni di Kecamatan Baros 9 orang, di Kecamatan Warudoyong 9 orang, dan di Kecamatan Lembur Situ 10 orang.

Wakil Walikota Sukabumi, Doktor H. Mulyono, M.M., dalam sambutannya menegaskan, kegiatan PPL tersebut sangat penting dilaksanakan, karena berkaitan dengan tiga pilar tugas pokok mahasiswa. Antara lain, nasionalis, intelektual, dan agamis. Dikatakannya, apabila para mahasiswa sudah memahami tiga pilar tugas pokok tersebut, dapat menciptakan dan mewujudkan pribadi-pribadi yang unggul dan berdaya saing tinggi dalam berbagai bidang.

Diharapkannya, para mahasiswa yang mengikuti PPL tersebut, dapat mengamalkan seluruh pengalaman dan pengetahuan yang didapat selama mengikuti PPL tersebut, baik di bangku perkuliahan maupun di masyarakat dan di tempat kerja.

Sementara Pembantu Ketua I Bidang Akademik STISIP Syamsul Ulum Kota Sukabumi, Drs. Dadang, M.Si. berharap, para mahasiswa yang mengikuti program PPL tersebut, dapat meng-analisa seluruh obyek PPL, dikaitkan dengan teori yang didapat di bangku perkuliahan. Dengan demikian, para mahasiswa tersebut dapat meningkatkan inovasi, sekaligus meng-aplikasikannya di masyarakat dan di tempat kerja masing-masing, ter-utama bagi para mahasiswa yang sudah bekerja sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS).

 
Senin, 8 Maret 2010
WAKIL WALIKOTA SUKABUMI SECARA RESMI LEPAS PESERTA PAWAI CAP GO MEH TAHUN BARU IMLEK 2561
Reporter : ENDANG SUMARDI
 

Wakil Walikota Sukabumi, Doktor H. Mulyono, M.M., hari Sabtu sore, 6 Maret 2010, di jalan Pajagalan Kota Sukabumi, tepatnya di depan Vihara Widhi Sakti Kota Sukabumi, secara resmi melepas peserta pawai Cap Go Meh Tahun Baru Imlek 2561.

Dalam sambutannya, Wakil Walikota Sukabumi menjelaskan, pelaksanaan pawai tersebut dapat dijadikan salah satu sarana untuk memperkokoh sekaligus meningkatan persatuan dan kesatuan bangsa, karena dalam pawai tersebut, tidak membeda-bedakan suku, ras, agama, dan golongan.

Untuk itu diharapkan, persatuan dan kesatuan bangsa yang dilakukan melalui pelaksanaan pawai tersebut, agar senantiasa dipertahankan dan dilestarikan, sekaligus ditingkatkan dan dikembangkan dalam kehidupan sehari-hari, guna mewujudkan suasana Kota Sukabumi yang aman, tenteram, tertib dan damai.

Selain itu, juga dapat dijadikan salah satu atraksi wisata yang memiliki daya tarik tersendiri di Kota Sukabumi, sekaligus sebagai salah satu sarana dan upaya pelestarian seni budaya daerah. Sebab dalam pawai tersebut, selain ditampilkan Barongsay dan Liong, juga berbagai jenis seni budaya daerah, seperti Kuda Lumping, Kuda Renggong, Sisingaan, Kidang Kancana, Lengser, Calung, Tanjidor dan Pencak Silat.

Yang tidak kalah penting, menurut Wakil Walikota Sukabumi, dalam pelaksanaan pawai tersebut, dapat dijadikan salah satu sarana peningkatan perekonomian masyarakat Kota Sukabumi. Buktinya seluruh ruas jalan yang dilalui pawai tersebut, senantiasa dipadati oleh para penonton, baik dari dalam maupun dari luar wilayah Kota Sukabumi. Ditandaskannya, kehadiran para penonton tersebut, tidak hanya sebatas menyaksikan jalannya pawai saja, akan tetapi dibarengi dengan kegiatan belanja barang dan makanan, yang dijajakan oleh para pedagang di Kota Sukabumi.

Acara pelepasan pawai Cap Go Meh Tahun Baru Imlek 2561 tersebut, ditandai penyerahan gotongan Tandu Joli Abu, yakni Tandu Pembakaran Arang dan Kayu Cendana milik Vihara Widhi Sakti Kota Sukabumi, oleh Wakil Walikota Sukabumi, didampingi unsur Muspida, kepada Panitia Penyelenggara. Gotongan Tandu tersebut, oleh Panitia Penyelenggara diserahkan kembali kepada petugas pengusung, yang selanjutnya diarak keliling Kota Sukabumi.

Adapun rute pawai tersebut, yakni start dari jalan Pajagalan, tepatnya dari depan Vihara Widhi Sakti Kota Sukabumi, kemudian masuk ke jalan Pelabuhan II, jalan Harun Kabir, jalan A. Yani, jalan Gudang, jalan R.E. Martadinata, jalan Ciwangi, jalan A. Yani, jalan Lettu Bakri, jalan Pasundan, jalan Lettu Sobri, jalan Teratai, dan finish di jalan Pajagalan. Sementara peserta pawai, datang dari berbagai daerah, diantaranya dari Tangerang, Jakarta, Depok, Bogor dan Cianjur, serta dari Kota dan Kabupaten Sukabumi.

 
Selasa, 2 Maret 2010
WAKIL WALIKOTA SUKABUMI NYATAKAN MERASA BANGGA ATAS MENINGKATNYA KESIAPAN APARATUR
Reporter : ENDANG SUMARDI
 

Wakil Walikota Sukabumi, Doktor H. Mulyono, M.M., menyatakan merasa bangga, atas meningkatnya kesiapan aparatur pemerintah Kota Sukabumi, khususnya dalam melaksanakan tugas dan pengabdian kepada pemerintah, negara dan masyarakat. Pernyataan Wakil Walikota Sukabumi tersebut, disampaikan pada apel pegawai, hari Senin pagi, 1 Maret 2010, di halaman Apel Setda Kota Sukabumi.

Dijelaskannya, tugas dan pengabdian aparatur pemerintah Kota Sukabumi tersebut, dimulai sejak apel pagi, hingga melaksanakan tugas dan pengabdian, sesuai dengan kewenangan aparatur pemerintah Kota Sukabumi masing-masing, khususnya dalam bidang pemerintahan, pembangunan dan kemasyarakatan. Dijelaskan pula, pada era reformasi saat ini, segenap aparatur pemerintah telah ber-upaya optimal melakukan reformasi birokrasi, yakni dari penguasa menjadi pelayanan masyarakat.

Wakil Walikota Sukabumi menandaskan, untuk mewujudkan reformasi birokrasi dari penguasa menjadi pelayanan masyarakat tersebut, diperlukan kesiapan dan persiapan sumber daya aparatur yang handal, khususnya dalam memberikan pelayanan prima kepada segenap lapisan masyarakat dalam berbagai bidang, baik dalam bidang pendidikan maupun dalam bidang kesehatan dan perdagangan, sesuai dengan Visi Pembangunan Kota Sukabumi Tahun 2005-2025, yakni Terwujudnya Kota Sukabumi Sebagai Pusat Pelayanan Berkualitas Bidang Pendidikan, Kesehatan dan Perdagangan di Jawa Barat, Berlandaskan Iman dan Taqwa. Selain itu, juga sesuai dengan Visi Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi Tahun 2008-2013, yakni Dengan Iman dan Taqwa Mewujudkan Pemerintahan yang Amanah Berparadigma Surgawi, Menuju Kota Sukabumi yang Cerdas, Sehat dan Sejahtera, baik lahir maupun batin, dilandasi nilai-nilai fhilosofis, Sidiq, Tabligh, Amanah, Fathonah.

Hal tersebut, menurut Wakil Walikota Sukabumi, sangat perlu direalisasikan secara optimal, guna mewujudkan sekaligus meningkatkan derajat kesehatan, kecerdasan dan kesejahteraan warga masyarakat Kota Sukabumi.

 
Senin, 8 Februari 2010
WAKIL WALIKOTA SUKABUMI SECARA RESMI BUKA KARATE SMANSA CUP X TAHUN 2010 SE WILAYAH BOGOR
Reporter : ENDANG SUMARDI
 

Wakil Walikota Sukabumi, Doktor H. Mulyono, M.M., hari Sabtu pagi, di Gelanggang Olah Raga (GOR) Remaja Merdeka Kota Sukabumi, secara resmi membuka Karate SMANSA Cup X, Tahun 2010 se Wilayah Bogor. Kejuaraan tersebut, diikuti sekitar 300 peserta, dari berbagai kelas dan usia.

Dalam sambutannya, Wakil Walikota Sukabumi mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setingg-tingginya kepada jajaran Panitia Penyelenggara, yang telah ber-upaya optimal menyelenggarakan kegiatan tersebut, seraya mengharapkan, melalui kejuaraan tersebut dapat memunculkan bibit-bibit baru atlet Karate, yang dapat berkiprah di ajang yang lebih tinggi lagi, baik di tingkat regional, maupun di tingkat nasional dan internasional.

Dijelaskannya, Karate merupakan salah satu cabang olahraga, yang menuntut kemampuan dari para atletnya, untuk memiliki stamina dan fisik yang baik. Hal tersebut sangat diperlukan, untuk menunjang keterampilan, kecepatan dan ketepatan, khususnya dalam melakukan setiap serangan, termasuk dalam mengolah tubuh. Dengan demikian, mayoritas atlet Karate memiliki tubuh yang kekar dan ber-otot. Dijelaskan pula, kejuaraan tersebut sangat tepat dilaksanakan di Kota Sukabumi. Karena Pemerintah Kota Sukabumi, saat ini sedang gencar meningkatkan prestasi para atlet, dari berbagai cabang olahraga.

Pada bagian lain sambutannya, Wakil Walikota Sukabumi mengharapkan kepada jajaran Panitia Penyelenggara, agar event tersebut dijadikan kalender tetap tahunan, serta dilaksanakan dengan cara yang profesional, supaya jumlah peserta yang mengikuti kegiatan tersebut, dalam setiap tahunnya mengalami peningkatan, baik dari segi kuantitas maupun dari segi kualitas.

Sedangkan kepada seluruh atlet Karate yang mengikuti kejuaraan tersebut, Wakil Walikota Sukabumi mengharapkan, agar senantiasa menjunjung tinggi nilai-nilai sportifitas dan fair play, guna menghindari terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan oleh semua pihak, baik oleh para atlet sendiri maupun oleh para pelatih, pembina dan official.

 
Senin, 18 Januari 2010
WAKIL WALIKOTA SUKABUMI BUKA SEMINAR UJI KOMPETENSI DAN UJIAN NASIONAL
Reporter : ENDANG SUMARDI
 

Wakil Walikota Sukabumi, Doktor H. Mulyono, M.M., hari Kamis, 14 januari 2010, di Auditorium Universitas Muhammadiyah Sukabumi (UMMI), secara resmi membuka Seminar Uji Kompetensi dan Ujian Nasional (UN) Tahun Pelajaran 2009-2010. Kegiatan tersebut, diikuti oleh para Kepala Sekolah dan Guru se wilayah Bogor, ter-utama para Kepala Sekolah dan Guru dari Kota Sukabumi, Kabupaten Sukabumi, dan Kabupaten Cianjur.

Dalam sambutannya Wakil Walikota Sukabumi mengharapkan, dengan dilaksanakannya seminar tersebut, dapat meningkatkan pengetahuan dan wawasan para Kepala Sekolah dan Guru, khususnya dalam menyiapkan seluruh siswa yang menjadi anak didiknya, dalam menghadapi dan mengikuti UN Tahun Pelajaran 2009-2010. Dengan demikian, pelaksanaan UN Tahun Pelajaran 2009-2010, khususnya di Kota Sukabumi dapat lebih baik dan lebih berkualitas, serta lebih aman dan lebih tertib dari tahun-tahun sebelumnya.

Sementara Rektor Universitas Muhammadiyah Sukabumi (UMMI), Profesor Doktor Asmawi Zainul menjelaskan, Ujian Nasional (UN) Tahun Pelajaran 2009-2010, dilaksanakan tiga tahap. Yakni tahap pertama UN Utama, tahap kedua UN Susulan, dan tahap ketiga UN Ulangan. Dengan demikian, bagi siswa yang tidak lulus pada UN Utama, bisa mengikuti UN Susulan.

Menyinggung keterlibatan Perguruan Tinggi (PT) ter-utama Lembaga Pendidikan Tinggi Kependidikan (LPTK) pada pelaksanaan UN, menurut Rektor UMMI bukan merupakan hal yang baru. Karena sejak Evaluasi Belajar Tahap Akhir (EBTA), keterlibatan PT menunjukan angka yang signifikan, baik dalam kapasitas kontributor konsep maupun dalam pengadaan materi ujian. Selain itu, keterlibatan PT pada tahun-tahun sebelumnya tidak bisa dikesampingkan, ter-utama dalam hal mendinamisasi tim pemantau independen. Ditandaskannya, keterlibatan PT dalam penyelenggaraan UN Tahun 2009-2010 menjadi lebih signifikan. Karena Civitas Perguruan Tinggi tidak lagi sebatas menjadi pemantau, akan tetapi meningkat menjadi penyelenggara, dengan tanggung-jawab yang lebih besar.

Dalam pada itu, Ketua Panitia Penyelenggara, Dadang Heri Kusumah mengharapkan, dengan dilaksanakannya Seminar Uji Kompetensi dan Ujian Nasional tersebut, seluruh peserta seminar dapat menyikapi dengan baik kebijakan pemerintah tentang UN. Selain itu, juga diharapkan dapat menyiapkan anak-anak didiknya lebih baik lagi, dalam menghadapi dan mengikuti UN Tahun Pelajaran 2009-2010.

 
Senin, 28 Desember 2009
WAKIL WALIKOTA SUKABUMI TUTUP DIKLAT PRAJABATAN CPNS GOLONGAN II TAHUN 2009
Reporter : ENDANG SUMARDI
 

Wakil Walikota Sukabumi, Drs. H. Mulyono, M.M., hari Rabu pagi, 23 Desember 2009, di Gedung KPDA Sukabumi, secara resmi menutup Diklat Prajabatan CPNS Golongan II Tahun 2009, di lingkungan Pemerintah Kota Sukabumi.

Dalam sambutannya Wakil Walikota Sukabumi mengharapkan, segenap CPNS di lingkungan Pemerintah Kota Sukabumi yang telah selesai mengikuti Diklat Prajabatan, agar senantiasa ber-upaya optimal merealisasikan seluruh ilmu pengetahuan yang didapat dari Diklat Prajabatan, guna membentuk sumber daya aparatur yang berkualitas, khususnya dalam setiap menjalankan tugas, sebagai abdi negara dan abdi masyarakat.

Selain itu, segenap CPNS di lingkungan Pemerintah Kota Sukabumi yang telah selesai mengikuti Diklat Prajabatan, hendaknya pandai bersyukur dalam mengisi ruang dan waktu pekerjaan seoptimal mungkin dan sebaik mungkin, guna menciptakan mutu pelayanan kepada masyarakat dalam berbagai bidang. Karena tidak sedikit PNS yang memiliki prestasi, serta menduduki jabatan di tempat-tempat strategis, yang diawali dari Golongan I dan II, karena didukung dengan niat dan tekad yang kuat, khususnya dalam setiap melaksanakan tugas pekerjaan secara optimal. Dengan demikian, para PNS tersebut secara bertahap mendapat kepercayaan dari pimpinan, untuk menduduki jabatan.

Berkaitan dengan hal tersebut, kepada segenap CPNS di lingkungan Pemerintah Kota Sukabumi yang telah selesai mengikuti Diklat Prajabatan, agar senantiasa bersungguh-sungguh melaksanakan tugas pekerjaannya dengan baik, sesuai dengan tuntutan dan tantangan zaman yang berkembang saat ini.

Wakil Walikota Sukabumi juga menjelaskan, dalam perkembangan lingkungan stratejik nasional yang dihadapi saat ini dan masa mendatang, mensyaratkan perubahan paradigma kepemerintahan, pembaruan sistem kelembagaan, serta peningkatan kompetensi Sumber Daya Manusia (SDM), dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan bangsa, yang harus mengarah pada penyelenggaraan kepemerintahan yang baik dan bersih, atau clean and good governance.

Untuk mewujudkan tujuan tersebut, menurut Wakil Walikota Sukabumi harus ada dukungan yang positif dari sumber daya aparatur pemerintahan, yang memiliki sosok, perilaku, kualitas, tujuan dan kegiatan, yang dilandasi oleh ke-akhlian dan keterampilan. Disamping itu, juga harus kreatif dan berjiwa inovatif, serta mampu meng-antisipasi tantangan dan perkembangan, termasuk didalamnya memiliki etos kerja yang tinggi.

Selanjutnya memiliki kemampuan sebagai penggerak swadaya masyarakat, serta memiliki rasa solidaritas yang tinggi, peka terhadap dinamika masyarakat yang berkembang, mampu bekerja-sama dengan baik, dan memiliki orientasi berpikir people centered orientation. Kemudian memiliki disipilin yang tinggi, berpikir konsisten terhadap program, serta mampu menjabarkan berbagai kebijakan nasional menjadi program operasional Pemerintah Daerah, sesuai dengan rambu-rambu urusan wajib yang dilimpahkan oleh Pemerintah Pusat.

 
Senin, 28 Desember 2009
WAKIL WALIKOTA SUKABUMI HIMBAU MASYARAKAT, PARA PEJABAT DAN PENGUSAHA AGAR MENYUMBANG BUKU
Reporter : ENDANG SUMARDI
 

Wakil Walikota Sukabumi, Doktor H. Mulyono, M.M., menghimbau masyarakat, para pejabat, dan pengusaha, agar menyumbangkan buku, khususnya buku-buku bacaan kepada Taman Bacaan yang didirikan Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kota Sukabumi. Sebab Taman Bacaan yang berlokasi di jalan R.E. Martadinata Kota Sukabumi tersebut, baru diresmikan. Selain itu, juga koleksi buku-buku yang ada di Taman Bacaan milik GOW Kota Sukabumi tersebut masih perlu ditambah, sebab dirasakan masih kurang dan belum lengkap. Maksud dan tujuannya, untuk memenuhi kebutuhan para pembaca di Taman Bacaan tersebut.

Himbauan Wakil Walikota Sukabumi tersebut, disampaikan usai meresmikan Taman Bacaan milik GOW Kota Sukabumi, pada acara resepsi peringatan ke-81 Hari Ibu Tingkat Kota Sukabumi Tahun 2009, di Gedung Wanita Kota Sukabumi, hari Selasa, tanggal 22 Desember 2009.

Ditandaskannya, Pemerintah Kota Sukabumi menyambut baik atas didirikannya Taman Bacaan tersebut. Sebab sesuai dengan amanat Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945, yakni untuk mencerdaskan kehidupan bangsa. Selain itu, juga sesuai dengan Visi Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi Tahun 2008-2013, yakni Dengan iman dan taqwa, mewujudkan pemerintahan yang amanah berparadigma surgawi, menuju Kota Sukabumi yang cerdas, sehat dan sejahtera, baik lahir maupun batin.

Untuk itu, Wakil Walikota Sukabumi mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada jajaran pengurus GOW Kota Sukabumi, yang telah ber-upaya optimal mendirikan Taman Bacaan tersebut, seraya menghimbau kepada segenap lapisan masyarakat, agar memanfaatkan secara optimal fasilitas yang didirikan GOW Kota Sukabumi tersebut.

Acara resepsi peringatan ke-81 Hari Ibu Tingkat Kota Sukabumi Tahun 2009 ini, berlangsung meriah dan semarak, sebab diisi berbagai jenis hiburan. Diantaranya berbagai jenis tarian, dan pertunjukan fashion show. Hadir dalam kesempatan tersebut, Ketua Tim Penggerak PKK Kota Sukabumi, Hajah Isye Muslikh Abdussyukur, Wakil Ketua Tim Penggerak PKK Kota Sukabumi, Hajah Puji Mulyono, Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kota Sukabumi, Hajah Esih Muraz, Ketua Persit Kartika Chandra Kirana, Nyonya M. Yusuf, Ketua GOW Kota Sukabumi, dan undangan lainnya.

 
Rabu, 23 Desember 2009
WAKIL WALIKOTA SUKABUMI SECARA RESMI MENUTUP MTQ KE-31 TINGKAT KOTA SUKABUMI TAHUN 2009
Reporter : ENDANG SUMARDI
 

Wakil Walikota Sukabumi, Doktor H. Mulyono, M.M., hari Senin malam, 21 Desember 2009, di Lapangan Merdeka Kota Sukabumi, secara resmi menutup Musabaqoh Tilawatil Quran (MTQ) Ke-31, Tingkat Kota Sukabumi Tahun 2009.

Dalam sambutannya, Wakil Walikota Sukabumi menjelaskan, penyelenggaraan MTQ Ke-31 Tingkat Kota Sukabumi Tahun 2009, merupakan salah satu upaya, dalam rangka meningkatkan kesadaran keagamaan. Karena bagi setiap ummat yang ber-agama, ada tuntutan untuk melaksanakan ajaran agama. Sedangkan bagi ummat Islam, tuntutan dan pedomannya sudah sangat jelas, yakni sebagaimana yang terkandung dalam AL-Quran. Untuk itu, bagi ummat Islam sangat penting, untuk senantiasa menumbuhkan kesadaran, khususnya dalam mencintai sekaligus menggali nilai-nilai yang terkandung dalam AL-Quran.

Dikatakannya, kegiatan seperti MTQ dapat menciptakan suasana keagamaan, serta dapat menyuburkan kesadaran dan keyakinan agama yang tulus. Sebab dalam alunan suara dan pembacaan ayat suci AL-Quran, akan menimbulkan keharuan dan kedamaian dalam hati. Namun demikian, MTQ sebagai kegiatan yang sifatnya berjenjang dan berdimensi kejuaraan, para qori dan qoriah harus tunduk pada aturan yang berlaku, diantaranya kesempurnaan pelafalan tajwid dan keindahan, serta sisi estetika pembacaan AL-Quran. Berkaitan dengan hal tersebut, tentu banyak faktor yang akan menentukan seseorang, untuk menjadi qori atau qoriah terbaik. Oleh karenanya, hal tersebut sudah menjadi hukum alam, yakni dalam setiap kejuaraan tidak semua peserta dapat menjadi yang terbaik atau juara.

Dikatakan pula, dalam konteks pemahaman demikian, sikap ikhlas harus senantiasa melandasi niat segenap peserta. Karena dengan demikian, posisi juara dan bukan juara dari pelaksanaan MTQ ini, dapat menjadi bahan evaluasi, ter-utama dalam kemajuan membaca AL-Quran yang telah dicapai, sehingga ke depan dapat meningkatkan kualitas, sekaligus dapat meraih prestasi yang diinginkan.

Wakil Walikota Sukabumi juga mengingatkan, karena pelaksanaan MTQ ini sifatnya kejuaraan yang berjenjang, para qori dan qoriah terbaik agar terus berlatih, supaya memiliki bekal yang lebih baik, serta mampu berprestasi dalam MTQ Tingkat Provinsi Jawa Barat pada tahun-tahun mendatang. Untuk itu, Wakil Walikota Sukabumi mengajak kepada segenap ummat Islam, untuk bersama-sama berdoa, agar pelaksanaan MTQ ini, dapat mendorong dan menumbuh kembangkan minat baca AL-Quran, sekaligus dapat meningkatkan minat untuk memahami kandungan AL-Quran, termasuk mengamalkan ajaran-ajaran AL-Quran.

 
Senin, 21 Desember 2009
PWI PERWAKILAN SUKABUMI MENERIMA PENDAFTARAN CALON ANGGOTA
Reporter : ENDANG SUMARDI
 

Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Perwakilan Sukabumi, mulai tanggal 12 Desember 2009 sampai dengan 15 Januari 2010, menerima pendaftaran Calon Anggota, bagi Wartawan yang bertugas di wilayah Kota dan Kabupaten Sukabumi, baik media cetak maupun elektronik.

Untuk itu, Ketua PWI Perwakilan Sukabumi, Djadjay Anawidjaya, menghimbau segenap Wartawan yang bertugas di wilayah Kota dan Kabupaten Sukabumi yang berminat menjadi Calon Anggota PWI Perwakilan Sukabumi, agar segera mendaftar ke Sekretariat PWI Perwakilan Sukabumi, mulai pukul 10 pagi sampai dengan pukul 4 sore.

Adapun syarat-syarat pendaftaran, antara lain foto copy Surat Tugas yang ditanda-tangani Pemimpin Redaksi (Pemred), baik media cetak maupun elektronik; foto copy tulisan atau berita ter-akhir dan membawa 1 eksemplar Surat Kabar, Surat Kabar Mingguan (SKM), atau Tabloid tempat bekerja; serta foto copy ijazah pendidikan ter-akhir minimal Sekolah Lanjutan Tingkat Atas (SLTA), yang telah dilegalisir Dinas Pendidikan dan memperlihatkan ijazah asli.

Selanjutnya foto copy Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan Kartu Pers yang masih berlaku; Surat Keterangan Tempat Tinggal dari Kelurahan atau dari Desa yang diketahui Camat masing-masing; pas foto ukuran 3 kali 4 dan 2 kali 3 berwarna masing-masing 2 buah; mencantumkan nomor HP atau telepon yang bisa dihubungi; Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK); serta membayar uang pendaftaran dan biaya administrasi.

Sedangkan bagi yang sudah memiliki Kartu Biru, baik sebagai Calon Anggota maupun Anggota Muda dan Anggota Biasa, agar melampirkan foto copy Sertifikat KLW yang diselenggarakan PWI Jawa Barat. Untuk keterangan atau penjelasan lebih lanjut, agar menghubungi Sekretariat PWI Perwakilan Sukabumi, Gedung Pemuda Lantai I, jalan Perintis Kemerdekaan Nomor 9-A Sukabumi.

 
Kamis, 17 Desember 2009
WAKIL WALIKOTA SUKABUMI BUKA SOSIALISASI KESELAMATAN BERLALULINTAS
Reporter : ENDANG SUMARDI
 

Wakil Walikota Sukabumi, Doktor H. Mulyono, M.M., hari Senin, 14 Desember 2009, di Gedung Pusat Kajian Islam Kota Sukabumi, secara resmi membuka sosialisasi keselamataan berlalu-lintas, yang diselenggarakan Dinas Perhubungan Kota Sukabumi, Polres Kota Sukabumi, dan Kantor Lingkungan Hidup (KLH) Kota Sukabumi.

Dalam sambutannya, Wakil Walikota Sukabumi menjelaskan, kesadaran warga masyarakat akan kepatuhan dan pentingnya kesadaran dalam menciptakan tertib berlalu-lintas masih minim. Buktinya di beberapa ruas jalan, tidak sedikit warga masyarakat khususnya para pengemudi, baik roda dua maupun roda empat, yang tidak mengindahkan peraturan berlalu-lintas, sesuai dengan petunjuk yang terpampang dalam rambu-rambu lalu-lintas.

Dikatakannya, kesadaran warga masyarakat dalam menciptakan tertib berlalu-lintas, akan timbul dari individu masing-masing warga masyarakat, apabila diawali dengan niat yang tulus dan ikhlas, khususnya dalam menaati dan mematuhi berbagai peraturan dan perundang-undangan yang berlaku.

Untuk itu, Wakil Walikota Sukabumi mengharapkan, dengan dilaksanakannya sosialisasi keselamatan berlalu-lintas tersebut, bisa merubah mindset atau pola pikir warga masyarakat, untuk melakukan berbagai aktivitas, dengan senantiasa memperhatikan keselamatan berlalu-lintas.

Sementara Kepala Dinas Perhubungan Kota Sukabumi, Drs. Andri Setiawan, M.M. menjelaskan, faktor keselamatan jalan raya di seluruh wilayah termasuk di Sukabumi, bukan merupakan tugas dan tanggung-jawab pemerintah semata, akan tetapi tugas dan tanggung-jawab semua pihak, yakni pemerintah dan warga masyarakat. Untuk itu, baik pemerintah dan warga masyarakat, agar senantiasa bahu-membahu dan bersama-sama mematuhi berbagai peraturan dan perundang-undangan yang berlaku, khususnya dalam meningkatkan kualitas penyelenggaraan transportasi. Karena penyelenggaraan transportasi merupakan kebutuhan semua pihak, baik pemerintah maupun warga masyarakat, untuk meningkatkan kesejahteraan dan perekonomian.

Ditandaskannya, untuk mewujudkan sekaligus meningkatkan keberhasilan tertib dan keselamatan berlalu-lintas yang baik, tidak cukup dengan menambah personil. Karena untuk mewujudkan hal tersebut, dibutuhkan adanya kesadaran, kepedulian dan dukungan dari semua pihak, baik dari pemerintah maupun dari warga masyarakat.

 
Rabu, 2 Desember 2009
WAKIL WALIKOTA SUKABUMI SECARA RESMI BUKA RAKOR DAERAH PENGURUS ICMI KOTA SUKABUMI
Reporter : ENDANG SUMARDI
 

Wakil Walikota Sukabumi, Doktor H. Mulyono, M.M., hari Selasa pagi, 1 Desember 2009, di Gedung Pusat Kajian Islam, secara resmi membuka pelaksanaan Rapat Koordinasi (Rakor) Daerah Pengurus Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Kota Sukabumi.

Dalam sambutannya, Wakil Walikota Sukabumi menjelaskan, bahwa tujuan Nasional Bangsa Indonesia, sebagaimana yang diamanatkan dalam Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945, antara lain untuk melindungi segenap bangsa, meningkatkan kesejahteraan umum, dan ikut serta melaksanakan ketertiban dunia. Dalam mewujudkan amanat tersebut, sejak kemerdekaan, berbagai agenda telah dilaksanakan oleh bangsa Indonesia, selaras dengan kebijakan yang ditempuh para pimpinan bangsa dalam setiap periodenya.

Dikatakannya, ada tiga agenda utama dari kabinet yang memerintah saat ini, yakni peningkatan kesejahteraan masyarakat atau prosperity, penguatan kualitas pembangunan demokrasi atau democracy, serta peningkatan kualitas penegakan hukum dan keadilan atau justice. Untuk mewujudkan ketiga agenda utama tersebut, membutuhkan peran serta seluruh elemen masyarakat.

Dikatakan pula, dalam sistem tata kepemerintahan terkini yang mengarah pada upaya mewujudkan kepemerintahan yang baik atau good governance, diantaranya dicirikan dengan pelibatan yang lebih optimal dari berbagai unsur masyarakat, dalam pelaksanaan pembangunan. Hal tersebut didasarkan pada pokok-pokok pikiran, bahwa pemerintahan sebenarnya merepresentasikan kehendak rakyat, sehingga pola pembangunan sudah semestinya lebih banyak melibatkan rakyat, karena rakyat lebih tahu yang sebenarnya dibutuhkan.

Wakil Walikota Sukabumi menandaskan, adalah fakta yang memang tidak bisa dibantah, apabila ummat Islam di Kota Sukabumi sebagai bagian dari komponen bangsa, mempunyai peran dan tanggung-jawab yang besar, bagi tercapainya cita-cita nasional, yakni tercapainya masyarakat yang adil dan makmur, berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945, serta dalam mengembangkan penataan kehidupan berbangsa dan bernegara. Tanggung-jawab tersebut, merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari posisi sebagai kaum muslimin dan sebagai warga Negara, yang diikat dalam nation Indonesia. Ditandaskan pula, atas dasar kematangan dan pemahaman tersebut, hingga saat ini para cerdik cendikia, kaum ulama dan seluruh masyarakat Kota Sukabumi, tetap mampu menjaga kondusifitas hidup dalam keragaman.

 
Senin, 16 November 2009
WAKIL WALIKOTA SUKABUMI MENUTUP PELAKSANAAN PORKOTA III SUKABUMI TAHUN 2009
Reporter : ENDANG SUMARDI
 

Wakil Walikota Sukabumi, Drs. H. Mulyono, M.M., Minggu sore, 15 November 2009, di Lapangan Sepak Bola Suryakencana, secara resmi menutup pelaksanaan Pekan Olah Raga Kota (Porkota) III Sukabumi Tahun 2009.

Namun sebelum dilaksanakan acara penutupan, terlebih dahulu dilaksanakan final Sepak Bola, antara Kesebelasan Kecamatan Warudoyong dengan Kesebelasan Kecamatan Gunungpuyuh, yang dimenangkan oleh Kesebelasan Kecamatan Warudoyong, dengan skor 5 – 2.

Wakil Walikota Sukabumi, dalam sambutannya atas nama pemerintah dan masyarakat Kota Sukabumi, mengucapkan terima kasih kepada seluruh Panitia Penyelenggara yang telah bekerja ekstra keras dengan tidak mengenal lelah, sehingga pelaksanaan Porkota III Tahun 2009 ini, dapat berjalan lancar, aman, dan tertib, sesuai harapan semua pihak.

Dikatakannya, penyelenggaraan Porkota III Kota Sukabumi ini, merupakan tolok ukur perkembangan prestasi olahraga di Kota Sukabumi, sekaligus menjaring atlet-atlet yang berpotensi, untuk dibina dan dikembangkan lebih lanjut pada masa yang akan datang.

Pada kesempatan tersebut, Wakil Walikota Sukabumi menyerahkan Piagam Penghargaan, Trophy Bergilir, dan Trophy Tetap kepada juara umum Porkota III Sukabumi Tahun 2009, yakni Kecamatan Cikole, serta piagam penghargaan, medali emas, medali perak, medali perunggu, dan uang pembinaan kepada Kesebelasan Kecamatan yang berhasil meraih gelar juara. Yakni juara pertama Kecamatan Warudoyong, juara kedua Kecamatan Gunungpuyuh, serta juara ketiga bersama, Kecamatan Citamiang dan Kecamatan Baros.

Selain itu/ Wakil Walikota Sukabumi secara resmi melepas 50 orang atlet sentra binaan dan Pembina Olah Raga Yunior binaan Dinas Pemuda/ Olahraga/ Kebudayaan dan Pariwisata (Disporabudpar) Kota Sukabumi/ yang terdiri dari atlet cabang olahraga senam/ atletik/ sepak takraw/ dan basket/ yang akan bertanding di Tingkat Provinsi Jawa Barat selama 4 hari/ tepatnya dari tanggal 16 sampai dengan 19 November 2009 di Bandung//

 
Senin, 2 November 2009
SEBAGAI WAKIL RAKYAT DPRD MEMILIKI TIGA FUNGSI UTAMA
Reporter : ENDANG SUMARDI
 

Sebagai wakil rakyat, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), memiliki tiga fungsi utama, yakni fungsi legislasi, fungsi penganggaran, dan fungsi pengawasan. Ketiga fungsi tersebut harus dijalankan dengan baik, tepat, dan pantas, sesuai harapan semua pihak.

Demikian disampaikan Wakil Walikota Sukabumi, Drs. H. Mulyono, M.M., saat memberi sambutan pada Rapat Paripurna Istimewa DPRD, dalam rangka Pengucapan Sumpah Janji Pimpinan DPRD Kota Sukabumi masa jabatan tahun 2009-2014, yakni Ketua, Aep Saepurahman, S.E., serta Wakil Ketua, Jona Arizona, S.IP., dan Ahmad Fahmi, S.Ag., hari Jumat pagi, 30 Oktober 2009, di Ruangan Rapat Paripurna DPRD.

Ditandaskannya, semua pihak meyakini, bahwa para pimpinan dan anggota DPRD Kota Sukabumi, memiliki kemampuan, kompetensi, dan integritas yang tinggi, dalam menjalankan tugas dan fungsinya secara profesional, memiliki komitmen yang kuat, serta senantiasa menjunjung niat baik, kesetiaan, dan kejujuran.

Ditandaskan pula, sebagaimana tujuan dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah dan pelaksanaan otonomi daerah, yakni untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan demokratisasi di daerah, dibutuhkan usaha keras dan jalinan kerjasama yang konstruktif, antara masyarakat, Pemerintah Kota Sukabumi, dan DPRD Kota Sukabumi, sebagai bagian atau unsur penyelenggara pemerintahan daerah.

Wakil Walikota Sukabumi menjelaskan, dalam implementasi pelaksanaan tugas yang dilaksanakan, tentu akan senantiasa menyandarkan pada niat dan kesadaran, untuk mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan bagi masyarakat, bangsa, dan negara. Untuk itu, jadikanlah komitmen independensi lembaga perwakilan rakyat ini, sebagai lembaga yang benar-benar mewadahi aspirasi dan kepentingan masyarakat, guna terbangunnya nilai-nilai demokrasi yang bersahaja. Dengan demikian, semua atribut yang melekat pada pimpinan dan anggota DPRD, betul-betul menjadi pengontrol yang efektif, terhadap penyelenggara aktivitas pemerintahan dan pembangunan, sesuai aturan main dan nilai kebenaran, demi terwujudkanya kemaslahatan kehidupan bermasyarakat.

Pada bagian lain sambutannya, Wakil Walikota Sukabumi, atas nama pribadi dan Pemerintah Kota Sukabumi, menyampaikan ucapan selamat kepada Pimpinan DPRD Kota Sukabumi masa jabatan tahun 2009-2014, seraya berharap, Pimpinan DPRD Kota Sukabumi yang telah mengucapkan sumpah janji ini, dapat mengemban jabatan yang telah diamanahkan, serta senantiasa memberikan kontribusi positif, baik bagi peningkatan kinerja DPRD Kota Sukabumi, maupun bagi masyarakat dan Kota Sukabumi.

 
Selasa, 6 Oktober 2009
WAKIL WALIKOTA SUKABUMI BUKA DIKLAT PRAJABATAN CPNS GOLONGAN I DAN II ANGKATAN VII TAHUN 2009
Reporter : ENDANG SUMARDI
 

Wakil Walikota Sukabumi, Drs. H. Mulyono, M.M., Selasa pagi, 6 Oktober 2009, di Gedung KPDA Sukabumi, secara resmi membuka Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Prajabatan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Golongan I dan II Angkatan VII Tahun 2009, di lingkungan Pemerintah Kota Sukabumi.

Dalam sambutannya, Wakil Walikota Sukabumi menjelaskan, Diklat Prajabatan ini merupakan proses pembelajaran yang dirancang serta dilakukan secara sistematis dan berkesinambungan, untuk meningkatkan kompetensi CPNS, supaya mampu melaksanakan tugas-tugas pekerjaan secara profesional.

Ditandaskannya, kunci keberhasilan aparatur pemerintah dalam menjalankan seluruh fungsinya, bukan hanya mampu melaksanakan tugas-tugas umum pemerintahan dan pembangunan saja, akan tetapi juga harus mampu menciptakan dan menumbuh kembangkan motivasi dan semangat membangun masyarakat, serta membangkitkan minat untuk aktif berperan dalam setiap aspek pembangunan.

Untuk itu, Wakil Walikota Sukabumi berharap, setiap aparatur harus memiliki integritas kepribadian yang berdimensikan sosial, serta memiliki pandangan jauh ke depan. Disamping itu, juga harus bersikap profesional, dengan memaknai 8 etos kerja. Yakni kerja adalah amanah, kerja adalah rakhmat, kerja adalah ibadah, kerja adalah panggilan, kerja adalah aktualisasi, kerja adalah seni, kerja adalah kehormatan, dan kerja adalah pelayanan.

Sementara Kepala Badan Kepegawaian dan Diklat (BKD) Kota Sukabumi, Drs. Suwarsa, M.Si., selaku Panitia Penyelenggara menjelaskan, Diklat Prajabatan yang berlangsung selama 19 hari ini, diikuti oleh 50 orang CPNS Golongan I dan II, di lingkungan Pemerintah Kota Sukabumi.

Adapun maksud dan tujuan dilaksanakannya Diklat Prajabatan ini, untuk memberi pengetahuan, dalam rangka pembentukan wawasan kebangsaan, kepribadian dan etika PNS, disamping pengetahuan dasar tentang sistem penyelenggaraan Pemerintahan Negara, bidang tugas dan peran sebagai pelayan masyarakat.

Selain itu, dilaksanakannya Diklat Prajabatan ini, supaya Pemerintah Daerah Kota Sukabumi mampu menyiapkan diri, khususnya dalam memasuki era pemerintahan yang kompetitif dan berdaya saing global, yang diikuti dengan pertumbuhan nilai-nilai demokratis di tingkat lokal, agar desentralisasi dan otonomi daerah dapat berjalan pada koridor yang benar, sesuai dengan peraturan dan perundang-undangan yang berlaku, sekaligus untuk mendorong pemberdayaan masyarakat.

 
Senin, 28 September 2009
VISI KOTA SUKABUMI SERTA VISI WALIKOTA DAN WAKIL WALIKOTA SUKABUMI SUDAH MULAI TEREALISIR
Reporter : ENDANG SUMARDI
 

Visi Kota Sukabumi, yakni Terwujudnya Kota Sukabumi Sebagai Pusat Pelayanan Berkualitas Bidang Pendidikan, Kesehatan dan Perdagangan di Jawa Barat, Berlandaskan Iman dan Taqwa, dinilai berbagai kalangan, sejak beberapa tahun ter-akhir sudah mulai terealisir. Buktinya yang bersekolah dari mulai SMP hingga Perguruan Tinggi, termasuk yang berobat dan berbelanja di Kota Sukabumi, selain ber-asal dari dalam Kota Sukabumi, juga ber-asal dari luar Kota Sukabumi, seperti dari Kabupaten Sukabumi, Bogor, Banten, dan Cianjur. Terlebih dalam bidang Perdagangan, khususnya dari mulai menjelang Ramadhan hingga Malam Takbiran, seluruh pusat-pusat perbelanjaan, baik pasar modern dan pasar tradisional maupun toko dan kios, senantiasa dipadati oleh para pembeli, bahkan setiap tahun jumlahnya semakin banyak.

Wakil Walikota Sukabumi, Drs. H. Mulyono, M.M. menjelaskan, dengan semakin banyaknya jumlah orang yang bersekolah termasuk yang berobat dan berbelanja ke Kota Sukabumi, masalah sosial di Kota Sukabumi akan semakin kompleks.

Dijelaskannya, apabila segenap aparat memperhatikan pada Malam Takbiran Idul Fitri 1430 Hijriyah, jumlah orang yang datang dan berbelanja ke Kota Sukabumi cukup banyak. Hal tersebut merupakan indikator keberhasilan Kota Sukabumi, khususnya dalam mencapai Visi Kota Sukabumi, Sebagai Pusat Pelayanan Berkualitas Bidang Pendidikan, Kesehatan dan Perdagangan di Jawa Barat.

Untuk itu diharapkan, dari potret tersebut harus ada kejelian dan kecerdasan dari segenap aparat dan semua pihak terkait, untuk meng-analisa bagaimana menata wilayah Kota Sukabumi ke depan, supaya kondisinya termasuk pelayanan yang diberikan kepada segenap lapisan masyarakat, pada tahun-tahun mendatang dapat lebih baik lagi, khususnya dalam sektor perdagangan.

Berkaitan dengan hal tersebut, segenap aparat dan semua pihak terkait, agar ber-upaya optimal menata dan mengemas wilayah Kota Sukabumi, supaya orang-orang yang datang ke Kota Sukabumi ini, dapat dilayani dengan baik, termasuk mendata investasi secara jelas, dari mulai menjelang Ramadhan hingga Malam Takbiran, untuk diketahui secara pasti, sekaligus sebagai bahan pertanggung-jawaban kepada masyarakat.

Demikian pula Visi Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi Tahun 2008-2013, yakni Dengan iman dan taqwa mewujudkan pemerintahan yang amanah berparadigma surgawi, menuju Kota Sukabumi yang cerdas, sehat dan sejahtera, menurut sejumlah kalangan sejak beberapa tahun ter-akhir ini sudah mulai nampak dan terealisir. Buktinya Pemerintah Kota Sukabumi melalui Bagian Administrasi Kesra Setda Kota Sukabumi, setiap tahun senantiasa mengucurkan bantuan kepada masyarakat, baik bantuan sarana keagamaan maupun bantuan sosial.

Adapun besar bantuan yang telah dikucurkan Pemerintah Kota Sukabumi hingga akhir bulan September 2009 ini, menurut Kepala Bagian Administrasi Kesra Setda Kota Sukabumi, Drs. Ipin Syaripin, M.Si., mencapai 812 juta 375 ribu rupiah. Antara lain, bantuan sarana keagamaan sebesar 589 juta 550 ribu rupiah, dan bantuan sosial sebesar 222 juta 875 ribu rupiah.

 
Kamis, 24 September 2009
WAKIL WALIKOTA SUKABUMI MENYAMPAIKAN PERMOHONAN MAAF
Reporter : ENDANG SUMARDI
 

Wakil Walikota Sukabumi, Drs. H. Mulyono, M.M., atas nama pribadi, Walikota Sukabumi dan Pemerintah Kota Sukabumi, menyampaikan permohonan maaf yang sedalam-dalamnya, kepada seluruh aparat di lingkungan Pemerintah Kota Sukabumi. Karena sebagai manusia, tidak luput dari kesalahan dan kealfaan, khususnya dalam melakukan inter-aksi keseharian, baik dalam melaksanakan tugas maupun dalam melaksanakan kegiatan-kegiatan lainnya. Untuk itu, seluruh aparat saatnya saling maaf memaafkan, untuk memberikan semangat kepada seluruh aparat, baik sebagai ummat maupun sebagai abdi negara dan abdi masyarakat.

Permohonan maaf Wakil Walikota Sukabumi tersebut, disampaikan pada kesempatan Apel Pagi Pegawai pertama kali masuk kerja, setelah menjalani libur Idul Fitri Tahun 1430 Hijriyah, di Halaman Apel Setda Kota Sukabumi, Kamis pagi, 24 September 2009.

Selain menyampaikan permohonan maaf, Wakil Walikota Sukabumi juga mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya, kepada segenap aparat di lingkungan Pemerintah Kota Sukabumi, yang telah melaksanakan tugas dengan ikhlas dan penuh rasa tanggung jawab, pada hari pertama masuk kerja.

Ditandaskannya, dengan keikhlasan dan tanggung jawab yang optimal dalam melaksanakan tugas rutinitas yang diawali dengan Apel Pagi ini, merupakan modal bagi seluruh aparat, dalam meningkatkan kinerja. Karena tanpa keikhlasan dan tanggung jawab yang optimal, berbagai aktivitas pekerjaan yang dilaksanakan hasilnya akan sia-sia.

Ditandaskan pula, tugas dan kewajiban sebagai aparat dan pelayanan masyarakat cukup berat. Karena tugas yang dilaksanakan pada hari ini harus lebih baik dari hari kemarin. Untuk itu diharapkan, ibadah shaum yang telah dilaksanakan satu bulan penuh oleh ummat Islam, dapat memberikan inspirasi kepada segenap aparat, khususnya dalam menanamkan nilai-nilai ketaatan dan nilai-nilai pengabdian kepada seluruh lapisan masyarakat. Dengan demikian, bentuk-bentuk pelayanan kepada masyarakat, karena sandarannya keikhlasan pada akhirnya akan menjadi ibadah.

Usai melaksanakan Apel Pagi, Walikota Sukabumi, H. Mokhamad Muslikh Abdussyukur, S.H., M.Si., Wakil Walikota Sukabumi, Drs. H. Mulyono, M.M., Sekretaris Daerah Kota Sukabumi, H. Mohamad Muraz, S.H., M.M., para Asisten dan Staf Akhli, Inspektur, para Kepala Badan, Dinas, Kantor dan Bagian, melakukan silaturahmi dan halal-bihalal dengan seluruh aparat, saling maaf memaafkan dari berbagai kesalahan dan kealfaan, baik dalam melaksanakan tugas maupun dalam melakukan inter-aksi sehari-hari, termasuk dalam melaksanakan kegiatan-kegiatan lainnya.

 
Kamis, 10 September 2009
WAKIL WALIKOTA SUKABUMI BUKA PEMBINAAN TERHADAP PARA PENYULUH AGAMA
Reporter : ENDANG SUMARDI
 

Wakil Wlikota Sukabumi, Drs. H. Mulyono, M.M., Kamis pagi, 10 September 2009, di Graha Qolbun Salim, secara resmi membuka pembinaan terhadap para Penyuluh Agama, di lingkungan Kantor Departemen Agama Kota Sukabumi.

Dalam sambutannya, Wakil Wlikota Sukabumi menjelaskan, apabila dikaji secara mendalam tentang universalitas ajaran Islam, akan menemukan pengetahuan dan informasi, bahwa ciri dasar ajaran Islam terletak pada sifatnya yang rahmatan lil alamien, menjadi rahmat bagi alam semesta.

Hal tersebut ber-arti, bahwa ajaran Islam hadir tidak saja demi memuliakan harkat dan martabat manusia semata, akan tetapi lebih jauh dari itu, yakni Islam adalah ajaran yang sarat dengan penghargaan terhadap alam, lingkungan, hewan dan tumbuhan. Keseluruhannya mendapat tempat dan penghargaan yang sangat layak dan mulia. Untuk menjaga berbagai aspek dan dimensi tersebut, menjadi tugas setiap ummat Islam, dalam kerangka peri- kehidupan yang penuh dengan harmoni.

Namun ciri dan sifat dasar agama Islam yang berdimensi rahmat tadi, menurut Wakil Wlikota Sukabumi, dalam berbagai kasus sering bertolak belakang dengan persepsi sebagian komunitas masyarakat, ter-utama bangsa barat. Karena sebagian orang barat dan komunitas non Islam memandang, bahwa ajaran Islam kerap identik dengan kekerasan dan terorisme.

Seperti dikatakan Wakil Walikota Sukabumi, terjadinya mis-persepsi tersebut, setidak-tidaknya dilatar-belakangi oleh dua asumsi. Pertama, bahwa sebagian orang barat dan non muslim memiliki informasi yang tidak utuh, bahkan sering keliru tentang ajaran Islam. Kedua, secara objektif, sebagian dari ummat Islam kerap mempertontonkan perilaku yang tidak Islami, serta jauh dari penghargaan terhadap aspek-aspek kemanusiaan dan tidak menjunjung tinggi akhlaqul karimah, sesuai yang dicontohkan oleh Rasulullah.

 
Rabu, 9 September 2009
WAKIL WALIKOTA SUKABUMI SERAHKAN PENGHARGAAN KEPADA 6 ORANG ATLET BERPRESTASI
Reporter : ENDANG SUMARDI
 

Wakil Walikota Sukabumi, Drs. H. Mulyono, M.M., menyerahkan penghargaan kepada 6 orang atlet berprestasi, sekaligus sebagai atlet andalan Pekan Olahraga Daerah (PORDA) XI Tahun 2010 Kota Sukabumi. Antara lain, Fajar, atlet Tinju peraih medali emas pada Kejuaraan Daerah (Kejurda) dan Simulasi Jawa Barat, Anisa Khairunisa, atlet Kempo peraih medali emas per-orangan puteri kelas 43 kilogram antar Kota Tingkat Nasional dan peringkat ke-5 Nasional pada Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Indonesia Open di Bali, Sita Adji Ramdhani, atlet Senam peraih medali emas pada Kejurda dan Simulasi Jawa Barat, serta akan mengikuti Pekan Olagraga Pelajar Nasional (POPNAS) di Yogyakarta pada bulan November 2009 mendatang, Khaidir, atlet Atletik peraih medali emas pada Kejurda dan Simulasi Jawa Barat, serta akan mengikuti POPNAS di Yogyakarta pada bulan November 2009 mendatang, Alida Mega Putri Salim, atlet Anggar peraih medali emas pada Kejurda Jawa Barat, dan peraih medali perunggu pada Kejurnas Samarinda Kalimantan Timur Tahun 2008, serta Nana Suryana, atlet Bola Voli perwakilan Kota Sukabumi di Jawa Barat, pada Kejurnas di Bali Tahun 2009.

Selain itu juga diserahkan penghargaan kepada Pelatih Berprestasi, diantaranya kepada Pelatih Tinju Nasional, Hidayat Supriatna, Pelatih Kempo Nasional, Maulana Luthfianto, dan Pelatih Karate, Dabungke, serta kepada Wasit Judo Nasional Beprestasi, Rochendi.

Selanjutnya kepada Pembina Olahraga Silat dan Tenis Meja, H. Mohamd Muraz, S.H., M.M., Pembina Olahraga Kempo dan BAPOPSI, Drs. Beni Haerani, M.M., Penggerak Olahraga Msyarakat LLI dan Jantung Sehat, Dokter Satia Gumbira, Penggerak Olahraga Masyarakat Lapang Merdeka dan Jantung Sehat, Abas Sambas, serta Instruktur Senam Lapang Merdeka, Dewi Yuswandi.

Penghargaan tersebut, diserahkan pada Upacara Puncak Peringatan Ke-26 Hari Olah Raga Nasional (HAORNAS) Tingkat Kota Sukabumi, Rabu pagi, 9 September 2009, di Gelanggang Olah Raga (GOR) Remaja Merdeka Kota Sukabumi.

 
Senin, 7 September 2009
WAKIL WALIKOTA SUKABUMI SAMPAIKAN RASA BELA SUNGKAWA DAN KEPRIHATINAN YANG DALAM
Reporter : ENDANG SUMARDI
 

Wakil Walikota Sukabumi, Drs. H. Mulyono, M.M., menyampaikan rasa bela sungkawa dan keprihatinan yang dalam, atas terjadinya bencana gempa bumi pada tanggal 2 September 2009 lalu, yang terjadi hampir di seluruh Pulau Jawa, bahkan getarannya sampai ke Pulau Bali.

Rasa bela sungkawa dan keprihatinan yang dalam Wakil Walikota Sukabumi tersebut, disampaikan saat memberi sambutan pada acara pembukaan Pasar Peduli Ramadhan Tahun 1430 Hijriyah, hari Senin, 7 September 2009, di GOR Remaja Merdeka Kota Sukabumi.

Diharapkannya, bencana gempa bumi tersebut menjadi bahan renungan dan instropeksi, bagi segenap hamba Allah yang ber-iman. Selain itu juga diharapkan, Allah memberikan hikmah yang besar kepada para korban, atas terjadinya bencana gempa tersebut.

Dikatakannya, secara umum di Kota Sukabumi tidak terjadi kerusakan yang serius, kendati hampir merata di seluruh kecamatan di Kota Sukabumi, terdapat bangunan rumah penduduk dengan tingkat kerusakan sedang dan berat.

Wakil Walikota Sukabumi mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada semua pihak, yang telah membantu Pemerintah Kota Sukabumi, dalam upaya tanggap darurat bencana, dan memberikan bantuan kepada para korban.

Diharapkan pula, dengan terselenggaranya Pasar Peduli Ramadhan Tahun 1430 Hijriyah ini, dapat membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok, selama bulan Ramadhan dan hari raya Idul Fitri 1430 Hijriyah. Selain itu, Pemerintah Kota Sukabumi melalui Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Koperindag) Kota Sukabumi, bekerjasama dengan Tim Penggerak PKK Kota Sukabumi, secara rutin menyelenggarakan Bazaar Murah Ramadhan di setiap kecamatan. Kegiatan tersebut, mendapat respons positif dari segenap lapisan masyarakat, karena dalam Bazaar Murah tersebut, menyediakan berbagai kebutuhan pokok.

Pada kesempatan tersebut, Wakil Walikota Sukabumi, secara simbolis menyerahkan bantuan sosial kepada 150 orang Tukang Becak, masing-masing sebesar 75 ribu rupiah, bantuan sosial kepada 3 ribu 663 Lansia, masing-masing sebesar 50 ribu rupiah, bantuan Gerakan Nasional Orang Tua Asuh (GN-OTA), dari 48 orang tua asuh kepada 83 anak asuh, yang terdiri dari 54 siswa SD dan MI masing-masing sebesar 120 ribu rupiah, 19 siswa SMP dan MTs masing-masing sebesar 240 ribu rupiah, serta 10 siswa SMA, SMK dan MA, masing-masing sebesar 240 ribu rupiah, total 13 juta 440 ribu rupiah.

 
Senin, 17 Agustus 2009
WAKIL WALIKOTA SUKABUMI SERAHKAN REMISI UMUM KEPADA 315 PENGHUNI LAPAS
Reporter : ENDANG SUMARDI / TIM PELIPUT
 

Wakil Walikota Sukabumi, Drs. H. Mulyono, M.M., menyerahkan remisi umum kepada 315 orang penghuni Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II B Sukabumi, yakni Remisi Umum I sebanyak 295 orang, yang terdiri dari 287 orang laki-laki dan 8 orang perempuan, serta Remisi Umum II sebanyak 20 orang, yang terdiri dari 19 orang laki-laki dan 1 orang perempuan.

Pemberian remisi umum tersebut, dilaksanakan pada Upacara peringatan HUT Ke-64 Proklamasi Kemerdekaan RI Tingkat Instansional, Senin pagi, 17 Agustus 2009, di Lapas Kelas II B Sukabumi.

Dalam kesempatannya, Wakil Walikota Sukabumi menyampaikan sambutan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM) RI, Andi Mattalatta, diantaranya mengharapkan, upacara peringatan HUT Proklamasi Kemerdekaan RI yang dilaksanakan setiap tahun, hendaknya bukan hanya sekedar seremonial untuk mengenang jasa para pahlawan, yang telah dengan tulus mengorbankan harta benda bahkan segenap jiwa dan raganya, dalam memperjuangkan Indonesia merdeka, akan tetapi harus lebih dari itu, yakni bagaimana seluruh elemen bangsa dapat ikut terlibat dan merasakan makna pembangunan yang dilakukan oleh semua pihak, dalam mengisi kemerdekaan ini, demi mencapai seluruh yang dicita-citakan dan diamanatkan oleh Pancasila.

Dikatakannya, melaksanakan pembangunan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, adalah suatu keharusan yang mesti dilakukan secara terus menerus, berkesinambungan dan tanpa henti. Seluruh generasi penerus, baik sebagai individu dan warga negara maupun sebagai masyarakat dan bangsa, memiliki kewajiban dan tanggung jawab bersama, untuk menunaikan tugas tersebut. Oleh karenanya, masing-masing masyarakat dituntut untuk dapat berperan secara aktif dalam pembangunan, bukan sebaliknya menjadi penghambat pembangunan.

Menteri Hukum dan HAM RI menjelaskan, berpartisipasi dalam pelaksanaan Pemilihan Umum tanggal 9 April 2009 memilih Anggota Legislatif serta tanggal 8 Juli 2009 memilih Presiden dan Wakil Presiden RI, masing-masing untuk masa bhakti 2009-2014, merupakan bentuk partisipasi dalam pembangunan berbangsa dan bernegara. Sesuai amanat Undang-Undang, seluruh warga negara wajib mengikuti kegiatan pesta demokrasi tersebut, tidak terkecuali bagi masyarakat yang berada dalam Lapas, Rumah Tahanan (Rutan) dan Cabang Rutan. Seluruh warga negara wajib mendukung, siapapun yang menjadi pemimpin bangsa dan negara ini jangan dipermasalahkan, karena selain hasil pemilihan mayoritas masyarakat, juga memiliki cita-cita dan tujuan yang sama, yakni menjadikan Indonesia yang makmur dan sejahtera.

 
Senin, 10 Agustus 2009
WAKIL WALIKOTA SUKABUMI SERAHKAN PENGHARGAAN KEPADA TOKOH DAN PRAKTISI KOPERASI
Reporter : ENDANG SUMARDI
 

Wakil Walikota Sukabumi, Drs. H. Mulyono, M.M., pada peringatan ke-62 Koperasi Tingkat Kota Sukabumi, Senin pagi, 10 Agustus 2009, di Gedung Juang 45, menyerahkan penghargaan kepada tokoh koperasi, yang terdiri dari Surya Anwar Dimyati, R. Sule Subanabara, dan Drs. H. M. Baehaki, serta kepada praktisi koperasi, yang terdiri dari H. Mabun Effendi, Yan Yan Nurjanah, dan Hajah Ella Komara Susilawati. Selain itu, juga diserahkan penghargaan kepada Koperasi Berprestasi, yakni kepada KBMT Ibadurrahman, KPRI Warga Husada, dan KPRI Motekar. Selanjutnya kepada Pemuda Pinilih, yakni Jini Jiani, Sadili, dan Adisti Pratiwi. Kemudian kepada para juara Lomba Tumpeng, yakni Koperasi Silih Asih, Koperasi Mitra Setia, dan Koperasi Syamsul Ulum, serta penyerahan 50 buah Roda Pedagang Kaki Lima (PKL) Koperindag, secara simbolis kepada Ukon dan Ade Irwan K.

Dalam sambutannya Wakil Walikota Sukabumi menjelaskan, untuk meningkatkan peran koperasi dalam perekonomian, Pemerintah Kota Sukabumi melalui Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskopperindag) Kota Sukabumi, sangat konsen terhadap perkembangan dan kemajuan koperasi di Kota Sukabumi, serta akan senantiasa melakukan program pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM), yang berhimpun dalam koperasi.

Ditandaskannya, peningkatan peran koperasi, dapat ditempuh dengan langkah-langkah strategis, melalui lima aspek. Pertama aspek peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM), kedua aspek peningkatan aksesibilitas modal, karena dari modal koperasi secara komersial mampu menerjemahkan ide-ide kreatifnya, ketiga aspek peningkatan mekanisme dan inovasi teknologi, karena dari aspek tersebut kualitas produksi dapat terjaga secara konsisten, keempat aspek pematenan hak cipta dan merk, karena dengan pematenan hak cipta dan merk, dapat memiliki local genius atau keunikan lokal, dan kelima aspek kelembagaan, dengan meningkatkan legalitas badan koperasi, melalui kerja sama dengan Ikatan Notaris Indonesia, sehingga memungkinkan koperasi untuk membangun linkage program ke lembaga-lembaga keuangan formal.

Ditandaskan pula, kepedulian Pemerintah Kota Sukabumi terhadap perkembangan koperasi, merupakan komitmen Pemerintah Kota Sukabumi dan masyarakat koperasi. Untuk itu, pada peringatan ke-62 Koperasi Tingkat Kota Sukabumi ini, dicanangkan Kota Sukabumi sebagai Kota Koperasi. Selain itu, untuk mendukung perekonomian rakyat, Pemerintah Kota Sukabumi melakukan penataan Pedagang Kaki Lima (PKL) melalui penyeragaman gerobak dagang, yang pertama kali diuji-cobakan di jalan Ciwangi.

Pada kesempatan tersebut, Wakil Walikota Sukabumi mengucapkan terima kasih kepada pengurus Dekopinda, pengurus dan anggota koperasi, serta kepada para tokoh masyarakat dan dunia usaha di Kota Sukabumi, yang telah ber-upaya optimal memajukan perkoperasian di Kota Sukabumi.

 
Jumat, 7 Agustus 2009
WAKIL WALIKOTA SUKABUMI BUKA SOSIALISASI AMDAL
Reporter : ENDANG SUMARDI
 

Wakil Walikota Sukabumi, Drs. H. Mulyono, M.M., hari Selasa, 4 Juli 2009 baru-baru ini, di Auditorium Universitas Muhammadiyah Sukabumi (UMMI), secara resmi membuka sosialisasi Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL).

Dalam kesempatannya, Wakil Walikota Sukabumi mengharapkan, dengan dilaksanakannya sosialisasi tersebut, dapat meningkatkan pengetahuan dan wawasan, serta kesadaran para pelaku usaha, dalam memiliki Dokumen Pengelolaan dan Pemantauan lingkungan (DPPL), baik AMDAL maupun Upaya Pengelolaan Lingkungan (UKL), dan Upaya Pemantauan Lingkungan (UPL).

Adapun yang bertindak sebagai nara sumber dalam sosialisasi tersebut, diantaranya dari Bidang Pengkajian Dampak Lingkungan Kementerian Lingkungan Hidup, Esther Simon, dan dari Bidang Tata Lingkungan Badan Pengelolaan Lingkungan Hidup Daerah (BPLHD) Provinsi Jawa Barat, Primama Ning Tyas.

Sementara Kepala Kantor Lingkungan Hidup (KLH) Kota Sukabumi, Insinyur H. Rudi Djuansyah menjelaskan, pelaku usaha di Kota Sukabumi kurang pengetahuan tentang AMDAL. Akibatnya, banyak pelaku usaha yang belum memiliki DPPL/ baik AMDAL maupun UKL dan UPL.

Diungkapkannya, dari total pelaku usaha di Kota Sukabumi, yang telah memiliki dokumen lingkungan baru sekitar 10 persen. Untuk itu, pihak KLH Kota Sukabumi telah meng-inventarisir para pelaku usaha yang belum memiliki dokumen lingkungan. Dari hasil inventarisasi yang dilakukan pihak KLH Kota Sukabumi, hingga akhir bulan Juli 2009 yang baru lalu, para pelaku usaha yang belum memiliki dokumen lingkungan tersebut berjumlah 12 pelaku usaha. Dikatakannya, para pelaku usaha tersebut diberi surat peringatan dan surat perintah, untuk segera melakukan penyusunan DPPL. Berkaitan dengan hal tersebut, menurut Kepala KLH Kota Sukabumi, ke depan pihaknya akan lebih gencar lagi menyebarkan dan meningkatkan informasi tentang AMDAL, UKL, UPL dan DPPL.

 
Selasa, 4 Agustus 2009
DUA SISWA SMP NEGERI 2 RSBI WAKILI JAWA BARAT IKUT OLIMPIADE SAINS TINGKAT NASIONAL
Reporter : ENDANG SUMARDI
 

Dua siswa SMP Negeri 2 Rintisan Sekolah Berstandar Internsional (RSBI) Kota Sukabumi, M. Ali Wardani kelas 8 RSBI 2, dan Refaldi Intri Dwi Putra kelas 9 Bilingual, mewakili Jawa Barat mengikuti olimpiade sains tingkat Nasional, yang berlangsung selama 6 hari, tepatnya dari tanggal 3 hingga 9 Agustus 2009 mendatang, bertempat di Century Park Jakarta.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Sukabumi, Sanusi Harjadireja, S.Pd. mengharapkan, SMP Negeri 2 Kota Sukabumi agar senantiasa melakukan berbagai upaya, khususnya dalam menyiapkan para siswanya, untuk mengikuti olimpiade sains yang digelar setiap tahun. Sebab sebagai RSBI yang unggul, memiliki kapasitas untuk menyiapkan prestasi para siswanya, baik di tingkat regional maupun di tingkat national, bahkan di tingkat internasional.

Sementara Kepala SMP Negeri 2 RSBI Kota Sukabumi, Mumu mengatakan, sebelum bertolak ke Century Park Jakarta, kedua siswa tersebut terlebih dahulu dilatih di Bandung selama 5 hari, tepatnya dari tanggal 29 Juli 2009 hingga 2 Agustus 2009.

Sedangkan terpilihnya kedua siswa mengikuti olimpiade sains tersebut, setelah mereka berhasil bersaing dengan para siswa lainnya dari 26 kota dan kabupaten se Jawa Barat, yang dinilai oleh tim pemantau dari Sub Dinas Pendidikan Dasar dan Menengah Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat, mewakili Kota Sukabumi.

Dijelaskannya, sebelum berangkat ke Bandung dan Jakarta, pihak sekolah telah melengkapi administrasi kedua siswa tersebut, dari Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat dan Ditjen Manajemen Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdamen). Dalam olimpiade tersebut, M. Ali Wardani mengikuti Olimpiade Sains Biologi, dan Refaldi Intri Dwi Putra mengikuti Olimpiade Sains Fisika.

Dijelaskan pula, kedua siswa tersebut memiliki segudang prestasi, baik di tingkat Kota Sukabumi maupun di tingkat Wilayah Bogor dan Jawa Barat. Diharapkannya, kedua siswa tersebut, dalam mengikuti olimpiade sains ini, mampu dan berhasil menjadi yang terbaik.

Menyinggung prestasi yang telah diraih M. Ali Wardani, baik di tingkat Kota Sukabumi maupun di tingkat Wilayah Bogor dan Jawa Barat, diantaranya juara pertama Olimpiade Sains Biologi, juara kedua Musabaqoh Dakwah, dan juara ketiga Lomba Pidato Pendidikan Agama Islam (PAI). Sedangkan prestasi yang telah diraih Refaldi Intri Dwi Putra, diantaranya juara pertama Olimpide Astronomi, juara pertama Olimpiade Sains, juara pertama Lomba Bidang Study MIPA Komputer, juara pertama Lomba Siswa Berprestasi, dan juara pertama Olimpiade Sains Fisika.

 
Jumat, 31 Juli 2009
WAKIL WALIKOTA SUKABUMI BUKA SOSIALISASI TEROR BOM
Reporter : ENDANG SUMARDI / TIM PELIPUT
 

Wakil Walikota Sukabumi, Drs. H. Mulyono, M.M., Jumat pagi, 31 Juli 2009, di Gedung Juang 45, secara resmi membuka Sosialisasi Teror Bom, bagi para Camat dan Lurah, serta Ketua RW dan RT se Kota Sukabumi.

Dalam sambutannya, Wakil Walikota Sukabumi mengungkapkan, sebagaimana dimaklumi bersama, bahwa pada tanggal 17 Juli 2009 yang baru lalu, telah terjadi dua kali teror bom, tepatnya di Hotel JW Marriot dan Hotel Ritz Carlton Jakarta. Ledakan bom tersebut menyentakan kesadaran semua pihak, sekaligus membuat rasa keprihatinan yang mendalam, atas jatuhnya para korban jiwa. Selain itu, teror bom tersebut ber-mplikasi pada terbentuknya opini dunia, bahwa Indonesia adalah negara yang tidak aman, sekaligus menjadi sasaran para teroris. Padahal Negara Indonesia, saat ini sedang recovery atas beberapa teror bom sebelumnya, yang terjadi di JW Marriot dan Bali.

Atas tertangkapnya Gembong Teroris ---Doktor Azhari--- beberapa waktu yang lalu oleh aparat Kepolisian RI, patut diapresiasi oleh semua pihak. Namun demikian, semua pihak harus senantiasa waspada, karena teror bom bisa terjadi di mana saja dan kapan saja. Bagi warga masyarakat Kota Sukabumi, tentu masih ingat, bahwa Kota Sukabumi pun pernah mendapatkan teror bom yang cukup mengagetkan semua pihak, yakni sekitar tahun 2000 yang lalu.

Wakil Walikota Sukabumi menandaskan, sebagaimana yang diamanatkan dalam Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945, bahwa salah satu tujuan didirikannya Negara RI, yakni dalam rangka melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia. Hal tersebut ber-arti. bahwa Negara Indonesia sangat commit terhadap terciptanya rasa aman bagi seluruh penduduk dan warga Negara Indonesia.

Semua pihak tentu paham, bahwa urusan keamanan menjadi domainnya institusi kepolisian. Namun demikian, semua pihak pun harus menyadari, bahwa dalam menciptakan rasa aman tersebut, tidak bisa ditangani oleh aparat kepolisian sendirian. Tapi diperlukan adanya partisipasi dari segenap lapisan masyarakat, terlebih dalam menyelesaikan kasus teror bom yang amat kompleks. Selain itu, juga di dalamnya terdapat aneka ragam motif, kompleksitas ideologi para teroris, serta kemampuan meng-eksekusi ledakan yang cukup profesional.

Berkaitan dengan hal tersebut, seluruh pejabat dan aparat beserta segenap lapisan masyarakat Kota Sukabumi, agar senantiasa mendorong segenap aparat kepolisian, untuk terus mengejar dan menangkap para pelaku teror bom tersebut, demi menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

Namun demikian, seraya semua pihak bekerja keras mencari para pelaku teror bom, harus diingat ada hal lain yang tidak kalah penting dalam menciptakan keamanan dan ketertiban masyarakat, yakni antisipasi dan deteksi sejak dini, agar teror bom di Jakarta tidak menyebar ke daerah lain, termasuk ke Kota dan Kabupaten Sukabumi. Dalam konteks demikian, Wakil Walikota Sukabumi menyambut baik atas dilaksanakannya sosialisasi teror bom ini, yang diselenggarakan Polres Kota Sukabumi. Diharapkannya, sosialisasi ini dapat memberikan berbagai informasi seputar teror bom, sekaligus dapat meng-antisipasi dan mendeteksinya sejak dini.

 
Senin, 27 Juli 2009
SMA NEGERI 4 WAKIL KOTA SUKABUMI DALAM LTUB TINGKAT WILAYAH BOGOR
Reporter : ENDANG SUMARDI
 

SMA Negeri 4, wakil Kota Sukabumi dalam Lomba Tata Upacara Bendera (LTUB), Tingkat Wilayah Bogor, yang berlangsung pada hari Sabtu, 25 Juli 2009 baru-baru ini, di halaman SMA Negeri 4 Kota Sukabumi. Sedangkan lomba tersebut, diikuti 6 daerah Kota dan Kabupaten se Wilayah Bogor, serta berlangsung selama 6 hari, tepatnya dari tanggal 22 hingga 27 Juli 2009. Sementara lomba tersebut, dinilai oleh 3 orang juri, diketuai Toto Marwoto.

Usai melakukan penilaian, Toto Marwoto mengatakan, pihaknya belum bisa memastikan hasil penilaian lomba tersebut, termasuk sekolah-sekolah yang berpeluang bisa meraih gelar juara. Sebab dari 6 daerah Kota dan Kabupaten se Wilayah Bogor yang mengikuti lomba tersebut, masih ada 1 sekolah lagi yang belum dinilai, yakni sekolah utusan dari Kabupaten Cianjur. Yang jelas, seluruh sekolah yang mengikuti lomba ini, termasuk SMA Negeri 4 Kota Sukabumi, berpeluang menjadi juara, sebab seluruh sekolah tampil baik. Menyinggung kriteria penilaian lomba tersebut, menurut Toto Marwoto, terdiri dari keserasian, artikulasi, intonasi suara, estetita peserta, dasar kemampuan baris berbaris, formasi dan kesigapan.

Sementara Kepala SMA Negeri 4 Kota Sukabumi, Drs. H. Pipid Hudaya, M.Sc. mengatakan, pihaknya merasa optimis, bahwa seluruh anak didiknya yang mengikuti lomba tersebut, dapat meraih hasil yang terbaik. Sebab seluruh anak didiknya yang mengikuti lomba tersebut, tampil cukup baik dan kompak, tanpa ada kesalahan. Namun demikian, yang menentukan kejuaraan dalam lomba tersebut bukan pihak sekolah, akan tetapi pihak Dewan Juri atau Tim Penilai.

Dijelaskannya, untuk mengikuti lomba tersebut, seluruh anak didiknya melakukan persiapan lebih kurang 1 bulan. Berbagai materi diberikan, termasuk disiplin, pengetahuan dan keterampilan, khususnya dalam bidang baris-berbaris. Dijelaskan pula, selain SMA Negeri 4 yang menjadi wakil Kota Sukabumi dalam lomba tersebut, ada 2 sekolah lagi yang menjadi utusan Kota Sukabumi, yakni SD Negeri Baros Kencana CBM, dan SMP Negeri 15.

 
Jumat, 17 Juli 2009
WAKIL WALIKOTA SUKABUMI BUKA PEKAN RAYA PEMUDA
Reporter : ENDANG SUMARDI
 

Wakil Walikota Sukabumi, Drs. H. Mulyono, M.M., Jumat siang, 17 Juli 2009, di lapangan Merdeka Kota Sukabumi, secara resmi membuka Pekan Raya Pemuda (PRP).

Dalam sambutannya, Wakil Walikota Sukabumi mengatakan menyambut baik sekaligus memberikan apresiatif yang tinggi, atas dilaksanakannya PRP ini, yang diprakarsai DPD KNPI Kota Sukabumi. Karena kegiatan ini sesuai dengan Visi Kota Sukabumi, yakni Terwujudnya Kota Sukabumi Sebagai Pusat Pelayanan Berkualitas Bidang Pendidikan, Kesehatan dan Perdagangan di Jawa Barat, Berlandaskan Iman dan Taqwa.

Diharapkannya, kegiatan ini dapat menjadi langkah yang strategis bagi DPD KNPI Kota Sukabumi, untuk lebih meningkatkan kualitas organisasi dan individu anggota, dalam menggali berbagai best practice, yang dapat bermanfaat bagi masyarakat dan bangsa, khususnya masyarakat Kota Sukabumi.

Sementara Ketua DPD KNPI Kota Sukabumi, Abdul Manan, S.Ag. menjelaskan, maksud dan tujuan dilaksanakannya PRP ini, dalam rangka memeriahkan Hari Jadi Ke-36 KNPI Tingkat Kota Sukabumi, yang jatuh pada tanggal 23 Juli 2009 pekan depan.

Selain itu, juga untuk mendorong partisipasi masyarakat, dalam menumbuh kembangkan sekaligus membangun persaudaraan dan kebersamaan, khususnya dalam mem-perkenalkan dan mempromosikan hasil karya pemuda binaan DPD KNPI Kota Sukabumi, serta produk Usaha Kecil dan Menengah (UKM) Kota Sukabumi, termasuk seni budaya tradisional Kota Sukabumi kepada masyarakat luas, baik dari dalam maupun dari luar wilayah Kota Sukabumi.

Dalam pada itu, Ketua Panitia Hari Jadi Ke-36 KNPI Tingkat Kota Sukabumi, Rahmat Hidayat menjelaskan, PRP ini dijadualkan berlangsung selama 10 hari, tetapnya dari tanggal 17 hingga 26 Juli 2009, bertempat di lapangan Merdeka Kota Sukabumi. Adapun kegiatan yang dilaksanakan dalam PRP ini, diantaranya pameran hasil karya pemuda binaan DPD KNPI Kota Sukabumi, pameran produk Usaha Kecil dan Menengah (UKM) Kota Sukabumi, serta berbagai pagelaran seni tradisional Kota Sukabumi.

 
Senin, 6 Juli 2009
WAKIL PRESIDEN RI LAKUKAN PELETAKAN BATU PERTAMA PEMBANGUNAN KAMPUS II STAI SUKABUMI
Reporter : ENDANG SUMARDI
 

Wakil Presiden RI, Jusuf Kalla, dan Walikota Sukabumi, H. Mokhamad Muslikh Abdussyukur, S.H., M.Si., hari Minggu, 5 Juli 2009 baru-baru ini, melakukan peletakan batu pertama pembangunan Kampus II Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Sukabumi, tepatnya di kampung Ciwaringin, Kelurahan Jayamekar, Kecamatan Baros, Kota Sukabumi.

Dalam sambutannya, Wakil Presiden RI mengharapkan, dengan dilaksanakannya pembangunan Kampus II STAI Sukabumi ini, dapat memajukan dan meningkatkan kualitas pendidikan, khususnya di Kota Sukabumi.

Ditandaskannya, pemerintah senantiasa ber-upaya optimal memajukan dan meningkatkan kualitas pendidikan, dengan meng-alokasikan anggaran yang cukup besar. Sebab peningkatan kualitas pendidikan sangat penting dilakukan, untuk menunjang kemajuan dan peningkatan ekonomi bangsa. Karena ekonomi dan pendidikan tidak bisa dipisahkan, sebab sangat erat kaitannya. Oleh karenanya, apabila pendidikan tanpa ekonomi yang baik tidak akan berjalan dengan baik. Demikian pula ekonomi yang tidak berkembang dengan baik, akan ber-akibat pada pendidikan yang tidak baik. Berkaitan dengan hal tersebut, untuk menunjang kelancaran dan keberhasilan, sekaligus meningkatkan kualitas pendidikan, pemerintah meng-alokasikan anggaran yang cukup besar.

Ditandaskan pula, anggaran pendidikan yang kini telah mencapai 20 persen dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negera (APBN) ini, ke depan akan ditingkatkan lebih besar lagi. Peningkatan anggaran tersebut, untuk meningkatkan kualitas pendidikan, baik di sekolah negeri maupun di sekolah swasta.

Dalam pada itu, Ketua STAI Sukabumi, Endin Nasrudin menjelaskan, dilaksanakannya pembangunan Kampus II STAI Sukabumi ini, dalam rangka upaya meningkatkan dan mengembangkan, sekaligus memenuhi sarana dan prasarana pendidikan yang berkualitas.

Untuk itu, Ketua STAI Sukabumi mengharapkan kepada jajaran panitia pelaksana pembangunan, agar pelaksanaan pembangunan Kampus II STAI Sukabumi ini dapat segera rampung, sesuai jadual dan harapan semua pihak.

Usai melakukan peletakan batu pertama pembangunan Kampus II STAI Sukabumi, Wakil Presiden RI meresmikan penggunaan gedung madrasah, di Pondok Pesantren Azzainiyyah, tepatnya di kampung Nagrog, Desa Perbawati, Kecamatan Sukabumi, Kabupaten Sukabumi.

 
Selasa, 30 Juni 2009
WAKIL WALIKOTA SUKABUMI AJAK SEGENAP MASYARAKAT UNTUK BERANTAS PENYAKIT DBD
Reporter : ENDANG SUMARDI
 

Wakil Walikota Sukabumi, Drs. H. Mulyono, M.M., mengajak segenap lapisan masyarakat, untuk bersama-sama memberantas penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD).

Selain itu, Wakil Walikota Sukabumi juga menginstruksikan segenap aparat instansi terkait, seperti Dinas Kesehatan, Dinas Pengelolaan Persampahan, Pertamanan dan Pemakaman, Kantor Lingkungan Hidup, Puskesmas dan Puskesmas Pembantu, serta Kecamatan dan Kelurahan, termasuk Ketua RW dan RT se Kota Sukabumi, agar melakukan langkah-langkah dan upaya-upaya positif, untuk mewaspadai dan mencegah penyakit DBD. Diantaranya dengan melakukan Gerakan Kebersihan, Program Kali Bersih (Prokasih), dan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN), termasuk melakukan Gerakan 3-M, yakni Menguras dan Menutup tempat penampungan air, serta Mengubur barang-barang bekas yang dapat dijadikan tempat bersarang dan bertelur nyamuk Aides Aigepty. Disamping itu, segenap aparat dan masyarakat, agar senantiasa ber-upaya optimal melakukan dan membiasakan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).

Sementara Kepala Dinas Kesehatan Kota Sukabumi, Dokter H. Boyke Priyono S, M.Kes. mengatakan, ajakan yang disampaikan Wakil Walikota Sukabumi tersebut sangat tepat. Karena hanya dengan langkah-langkah dan upaya-upaya tersebut, penyakit DBD bisa dicegah dan ditekan.

Ditandaskannya, pihak Dinas Kesehatan Kota Sukabumi, senantiasa ber-upaya optimal melakukan pencegahan, supaya kasus DBD di Kota Sukabumi bisa dicegah dan ditekan. Diantaranya dengan melakukan pengasapan atau fogging, serta menurunkan petugas Juru Pemantau Jentik (Jumantik), untuk mengecek bak atau tempat-tempat penampungan air milik warga masyarakat, agar terbebas dari jentik nyamuk Aides Aigepty, sekaligus melakukan sosialisasi kepada masyarakat, tentang pentingnya melakukan PSN, dengan senantiasa melakukan kegiatan 3-M dan PHBS, serta senantiasa menjaga dan memelihara kebersihan, di lingkungannya masing-masing.

 
Jumat, 26 Juni 2009
WAKIL WALIKOTA SUKABUMI TUTUP DIKLAT PRAJABATAN CPNS GOLONGAN I DAN II ANGKATAN TAHUN 2009
Reporter : ENDANG SUMARDI
 

Wakil Walikota Sukabumi, Drs. H. Mulyono, M.M., Jumat pagi, 26 Juni 2009, di Gedung KPDA Sukabumi, secara resmi menutup Diklat Prajabatan CPNS Golongan I dan II, Angkatan IV Tahun 2009, di lingkungan Pemerintah Kota Sukabumi.

Dalam sambutannya, Wakil Walikota Sukabumi menjelaskan, dilaksanakannya Diklat Prajabatan ini, untuk memberi bekal pengetahuan, keterampilan, dan pembentukan perilaku CPNS, supaya memiliki kemampuan dan etika dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawab.

Dijelaskan pula, Diklat Prajabatan merupakan salah satu persyaratan, untuk meningkatkan status CPNS menjadi PNS, sekaligus sebagai salah satu upaya untuk menciptakan aparatur pemerintah yang benar-benar memiliki kesiapan, dalam menghadapi berbagai tugas dan pengabdian, termasuk tantangan yang dihadapi. Dengan demikian, melalui Diklat Prajabatan ini, seluruh CPNS memiliki nilai lebih dalam setiap melaksanakan tugas dan pengabdian, termasuk perilaku, kompetensi, dan integritas.

Adapun perilaku yang diharapkan dari setiap PNS, yakni mampu menempatkan diri sebagai fasilitator dan pelayan masyarakat, bukan perilaku sebagai penguasa dan suka memerintah, tapi perilaku yang senang menolong, memiliki jiwa korsa, dan etos kerja yang tinggi. Sementara kompetensi yang diharapkan dari setiap PNS, yakni mampu melaksanakan tugas dengan baik dan benar. Sedangkan ingetritas yang diharapkan dari setiap PNS, yakni mampu melaksanakan tugas sesuai dengan standar etika.

Ditandaskannya, kompetensi dan integritas bagi setiap PNS, merupakan salah satu persyaratan utama, supaya menjadi Sumber Daya Manusia (SDM) yang patut dan layak, atau menjadi staf yang paripurna.

Sedangkan untuk menjadi staf yang paripurna, harus memiliki loyalitas yang baik, mampu mengikuti perkembangan dalam bidang pemerintahan secara makro, serta memiliki wawasan jauh ke depan, dengan dukungan ilmu pengetahuan yang memadai.

Berkaitan dengan hal tersebut, Wakil Walikota Sukabumi mengharapkan kepada segenap CPNS, agar dari mulai saat ini senantiasa ber-upaya optimal mengembangkan diri dan karier, melalui peningkatan kompetensi, baik melalui peningkatan kualifikasi pendidikan, maupun melalui belajar dari lingkungan dan pengalaman dari orang lain.

 
Rabu, 24 Juni 2009
JAJAY ANAWIJAYA TERPILIH SEBAGAI KETUA PWI PERWAKILAN SUKABUMI
Reporter : ENDANG SUMARDI
 

Wartawan Progresif, Jajay Anawijaya, terpilih sebagai Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Perwakilan Sukabumi, menggantikan Ketua lama, Mohamad Faisal Anwar Bagindo, wartawan Media Indonesia.

Terpilihnya Ketua PWI tersebut, berdasarkan hasil konferensi PWI, yang berlangsung hari Senin, 22 Juni 2009 baru-baru ini, di Hotel Pangrango Sukabumi.

Konferensi yang dihadiri unsur Muspida Kota dan Kabupaten Sukabumi, Sekretaris PWI Cabang Jawa Barat, Uyun Achadiat, dan undangan lainnya ini, dibuka oleh Walikota Sukabumi, H. Mokhamad Muslikh Abdussyukur, S.H., M.Si., dan ditutup oleh Wakil Walikota Sukabumi, Drs. H. Mulyono, M.M.

Baik Walikota Sukabumi maupun Wakil Walikota Sukabumi, dalam kesempatannya mengharapkan kepada segenap wartawan, agar dalam setiap menjalankan tugas profesinya, senantiasa menjaga dan berpedoman pada kode etik jurnalistik, sehingga karya jurnalistik yang dihasilkannya dapat memberikan dampak yang positif.

Untuk itu, PWI sebagai tempat berhimpunnya wartawan, agar senantiasa eksis dan kontinyu melakukan pembinaan terhadap anggota dan segenap wartawan yang bertugas di Kota dan Kabupaten Sukabumi.

Diharapkan pula, hubungan antara Pemerintah Kota Sukabumi dengan PWI Perwakilan Sukabumi dan seluruh wartawan yang bertugas di Kota dan Kabupaten Sukabumi, tetap terjalin dengan baik dan sinkron.

Sementara Jajay Anawijaya, dalam kesempatannya mengatakan, terpilihnya menjadi Ketua PWI tersebut, merupakan amanah dan kepercayaan dari segenap anggota PWI Perwakilan Sukabumi. Untuk itu, pihaknya akan ber-upaya optimal melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya.

Menyinggung program kerja yang akan segera dilaksanakan, menurut Jajay Anawijaya, yakni melakukan pembenahan dan penataan Sekretariat PWI, termasuk mendata wartawan yang bertugas di Kota dan Kabupaten Sukabumi.

Dijelaskannya, jumlah wartawan yang bertugas di Kota dan Kabupaten Sukabumi, baik media cetak maupun media elektronik, saat ini mencapai lebih kurang 500 orang. Namun dari jumlah tersebut tidak semuanya aktif, karena banyak yang sudah tidak memiliki media.

Berkaitan dengan hal tersebut, pihaknya akan melakukan koordinasi dengan pihak Humas Kota dan Kabupaten Sukabumi, untuk mengecek jumlah wartawan media cetak dan elektronik, baik yang masih ada medianya maupun yang sudah tidak ada medianya, jangan sampai yang medianya sudah tidak ada, akan tetapi wartawannya masih melakukan aktifitas di lapangan.

Dijelaskan pula, dalam periode kepemimpinannya selama 3 tahun ke depan, pihaknya akan merekrut anggota baru, sebagai salah satu upaya regenerasi. Selain itu, pihaknya juga akan melakukan pendekatan normatif kepada segenap wartawan yang aktif, baik wartawan media cetak maupun media elektronik yang bertugas di Kota dan Kabupaten Sukabumi, supaya dalam setiap menjalankan tugas profesinya, senantiasa menjaga dan berpedoman pada kode etik jurnalistik.

 
Senin, 22 Juni 2009
VISI KOTA SUKABUMI SERTA VISI WALIKOTA DAN WAKIL WALIKOTA SUKABUMI DAPAT SEGERA TERWUJUD
Reporter : ENDANG SUMARDI
 

Visi Kota Sukabumi, yakni Terwujudnya Kota Sukabumi Sebagai Pusat Pelayanan Berkualitas Bidang Pendidikan, Kesehatan dan Perdagangan di Jawa Barat, Berlandaskan Iman dan Taqwa, serta Visi Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi tahun 2008-2013, yakni Dengan Iman dan Taqwa Mewujudkan Pemerintahan yang Amanah Berparadigma Surgawi, Menuju Kota Sukabumi yang Cerdas, Sehat dan Sejahtera, dapat segera terwujud, apabila semua pihak bekerja secara profesional, sesuai dengan tugas dan bidangnya masing-masing.

Hal tersebut disampaikan Walikota Sukabumi, H. Mokhamad Muslikh Abdussyukur, S.H., M.Si., saat merayakan hari ulang tahun kelahirannya yang ke-62, di Rumah Dinas Walikota Sukabumi, hari Minggu, 21 Juni 2009 baru-baru ini.

Perayaan hari ulang tahun yang dikemas secara sederhana ini, dihadiri sejumlah pejabat, kerabat, sahabat dan teman-teman seangkatan kuliah tahun 1971, di Universitas Padjadjaran (UNPAD) Bandung.

Dikatakannya, perayaan hari ulang tahun ini, merupakan acara temu kangen atau reuni dengan teman-teman seangkatan kuliah di UNPAD Bandung, yang bersama-sama mengabdikan diri kepada pemerintah dan masyarakat. Walikota Sukabumi menandaskan, di usia yang ke-62 tahun, Walikota Sukabumi telah mengabdikan diri, selama 32 tahun di Kota Sukabumi.

Menyinggung upaya untuk memajukan Kota Sukabumi dalam berbagai bidang, menurut Walikota Sukabumi harus dilakukan secara bersama-sama oleh segenap aparat dan komponen masyarakat, dengan cara bekerja secara profesional, sesuai dengan tugas dan bidangnya masing-masing. Karena memajukan Kota Sukabumi tersebut, merupakan tugas dan tanggung jawab semua pihak.

Adapun para pejabat yang hadir dalam acara perayaan hari ulang tahun kelahiran ke-62 Walikota Sukabumi tersebut, selain teman-teman seangkatan kuliah di UNPAD Bandung, juga Wakil Walikota Sukabumi, Drs. H. Mulyono, M.M., para Asisten, Kepala Badan, Dinas dan Bagian, Paguyuban Artis Asal Sukabumi, tokoh masyarakat, alim ulama, pemuda, dan undangan lainnya.

 
Senin, 11 Mei 2009
WAKIL WALIKOTA SUKABUMI BUKA BABAK FINAL FESTIVAL BAND INDIE TAHUN 2009
Reporter : ENDANG SUMARDI
 

Wakil Walikota Sukabumi, Drs. H. Mulyono, M.M., Sabtu pagi, 9 Mei 2009, di Mayofiel Mall Sukabumi, secara resmi membuka babak final festival band indie tahun 2009, Tingkat Kota dan Kabupaten Sukabumi.

Dalam sambutannya, Wakil Walikota Sukabumi mengucapkan terima kasih kepada Tim Dimensi (Media Ekspresi Band Indie Sukabumi) Radio Siaran Pemerintah Daerah (RSPD) FM Kota Sukabumi dan Karima Entertainment, yang telah menyelenggarakan festival band indie tahun 2009, Tingkat Kota dan Kabupaten Sukabumi.

Diharapkannya, penyelenggaraan festival band indie tahun 2009 ini, dapat bermanfaat bagi masyarakat khususnya generasi muda Kota dan Kabupaten Sukabumi, dalam berkreasi dan ber-inovasi lewat seni musik. Dengan demikian, melalui penyelenggaraan festival band tersebut, dapat mengikis berbagai permasalahan generasi muda di Kota dan Kabupaten Sukabumi.

Ditandaskannya, permasalahan yang dihadapi generasi muda saat ini sangat kompleks. Berkaitan dengan hal tersebut, festival band indie yang dilaksanakan Tim Dimensi RSPD FM Kota Sukabumi dan Karima Entertainment ini, merupakan salah satu upaya yang sangat positif, khususnya dalam menyalurkan bakat dan minat generasi muda Kota dan Kabupaten Sukabumi kearah yang lebih positif, ter-utama dalam berkreasi dan ber-inovasi dalam dunia seni musik.

Wakil Walikota Sukabumi juga mengharapkan, pelaksanaan festival band indie ini, agar dilaksanakan secara berkesinambungan, bekerjasama dengan berbagai pihak, baik dengan instansi terkait maupun dengan perusahaan-perusahaan, yang memiliki perhatian besar dalam mengembangkan kreasi dan inovasi generasi muda dalam seni musik.

Hadir dalam kesempatan tersebut, Kepala Kantor PDE, Arsip Daerah dan Humas Kota Sukabumi, Drs. Suwarsa, M.Si., Kepala Seksi Humas dan RSPD FM Kota Sukabumi, Deden Dendayasa, S.IP., Pimpinan Karima Entertainment, Ana Purnamasari, S.E., Tim Dimensi RSPD FM Kota Sukabumi, para seniman dan budayawan, serta undangan lainnya.

 
Kamis, 30 April 2009
WAKIL WALIKOTA HIMBAU AGAR DINAS KOPERINDAG MENINGKATKAN PERANNYA DALAM PEMBANGUNAN EKONOMI DI KOTA SUKABUMI
Reporter : SYIFA
 

Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan Kota Sukabumi pada hari ini Kamis tanggal 29 April 2009 menyelenggarakan Pembukaan Kegiatan Tahun Anggaran 2009.

Pembukaan Kegiatan yang diselenggarakan oleh Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan Kota Sukabumi Tahun Anggaran 2009 bertempat di Gedung Juang 45 Kota Sukabumi dan di buka oleh Wakil Walikota, Drs. H. Mulyono, M.M.

Wakil Walikota, Drs. H. Mulyono, M.M., dalam sambutannya mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang tinggi kepada semua OPD yang telah bekerja sama serta Beliau berharap melalui kegiatan ini minimal kita mampu merefleksi dan merenungi diri bahwa rancangan ini merupakan sebuah proses dari keberhasilan.

Dikatakannya, Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan Kota Sukabumi melalui kegiatan ini merupakan salah satu langkah mengkomunikasikan atau menyampaikan pesan kepada masyarakat terhadap kegiatan apa yang akan dilakukan dan bentuk akuntabilitas serta bentuk pertanggungjawaban kepada masyarakat.

Ditambahkannya, tiga hal penting yang berkenaan dengan potensi Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan adalah potensi koperasi di Kota Sukabumi dengan 27 ribu anggota merupakan potensi yang sangat luar biasa, serta pelaku industri yang di dalamnya termasuk pelaku perdagangan serta potensi perdagangan Kota Sukabumi yang sangat besar sehingga masyarakat akhirnya memilih 3 indikator ini untuk menentukan sikap kedepan yang tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Panjang 2005-2025.

"Indikasi penurunan angka kemiskinan dan naiknya Angka Indeks Pembangunan Manusia di Kota Sukabumi merupakan indikator keberhasilan peningkatan ekonomi di Kota Sukabumi walaupun di terpa oleh Krisis Keuangan Global, Krisis Ekonomi Global serta Krisis Energi", ungkap Wakil Walikota.

Mengakhiri sambutannya, Beliau menghimbau agar Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan mampu meningkatkan pelayanan dan perannya sebagai fasilitator sertaw motivator pembangunan ekonomi khususnya untuk pengembangan usaha bagi masyarakat terutama di kalangan usaha kecil dan menengah serta dapat menerapkan strategi pembangunan ekonomi kerakyatan juga Beliau berharap semoga program dan kegiatan yang akan dilaksanakan dapat lebih meningkatkan kepercayaan masyarakat kepada Pemerintah Kota Sukabumi dan memohon Ridho Allah SWT untuk selalu membimbing perjalanan Kota Sukabumi untuk menuju hari esok yang lebih baik.

 
Senin, 27 April 2009
WAKIL WALIKOTA SUKABUMI SIDAK KE YOGYA DEPARTEMENT STORE DAN PASAR PELITA
Reporter : ENDANG SUMARDI
 

Wakil Walikota Sukabumi, Drs. H. Mulyono, M.M., didampingi Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Sukabumi, H. Deden Solehudin, S.Ag., M.M., Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan Kota Sukabumi, Drs. Dudi Fathul Jawad, M.Pd., Kepala Dinas Kesehatan Kota Sukabumi, Dokter H. Boyke Priyono S, M.Kes., dan Camat Cikole, Drs. Adil Budiman, M.Si., hari Selasa, 21 April 2009, melakukan sidak ke Yogya Departement Store dan Pasar Pelita.

Maksud dan tujuannya, untuk mengecek sejumlah produk daging sapi olahan dalam kemasan berbentuk dendeng dan abon, yang dihawatirkan masyarakat mengandung daging babi.

Usai melakukan sidak, Wakil Walikota Sukabumi menjelaskan, pihaknya tidak menemukan produk daging sapi olahan yang mengandung daging babi, sebagaimna yang diresahkan masyarakat selama ini.

Ditandaskannya, para pedagang rata-rata hanya menjual dendeng dan abon sapi yang aman dikonsumsi oleh umat Islam. Yakni dari bahan dasar daging sapi dan ayam.

Selain itu juga ditandaskan, dari hasil sidak tersebut, pihaknya tidak menemukan satu pun produk dendeng dan abon sapi dalam kemasan yang dijual di Kota Sukabumi, baik di pasar modern maupun di pasar tradisional, yang mengandung daging babi atau yang dilarang oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

Wakil Walikota Sukabumi menjelaskan, dendeng dan abon sapi yang di jual di pasar modern dan pasar tradisional di Kota Sukabumi, rata-rata buatan Bandung. Sedangkan yang masuk dalam daftar yang dilarang beredar dipasaran, yakni buatan dari luar Jawa Barat.

Namun demikian, Wakil Walikota Sukabumi menghimbau kepada segenap pedagang di Kota Sukabumi, agar senantiasa selektif dalam melakukan pembelian dan penjualan produk dendeng dan abon sapi. Bila perlu, sebelum dibeli terlebih dahulu dilakukan penelitian dan diperhatikan secara seksama, dari mulai label atau mereknya hingga kode produksinya, apakah masuk dalam daftar yang dilarang atau tidak.

 
Selasa, 21 April 2009
WAKIL WALIKOTA SUKABUMI BUKA SARESEHAN EKSPONEN 66 ATAU KAPI 66
Reporter : ENDANG SUMARDI
 

Wakil Walikota Sukabumi, Drs. H. Mulyono, M.M., hari Senin, 20 April 2009, di Gedung Juang 45, secara resmi membuka Saresehan Eksponen ‘66 atau KAPI ’66.

Dalam sambutannya, Wakil Walikota Sukabumi menjelaskan, dinamika yang terjadi di Negara Indonesia dalam beberapa waktu ke belakang hingga saat ini, mengandung harapan yang menjanjikan bagi terwujudnya bangsa Indonesia yang makmur, adil dan sejahtera, sebagaimana yang diamanatkan oleh Pembukan Undang-Undang Dasar 1945, serta yang dicita-citakan oleh para pendahulu dan pendiri bangsa Indonesia.

Dikatakannya, fenomena yang terjadi, diantaranya arus reformasi yang masih terus bergulir, perubahan pada sistem tata kepemerintahan dengan otonomi daerahnya, serta pelaksanaan kehidupan yang lebih demokratis, ditandai dengan telah dilaksanakannya Pemilihan Umum secara langsung sejak tahun 2004, baik Pemilihan Umum Legislatif, maupun Pemilihan Umum Presiden dan Wakil Presiden RI. Pemilihan Umum tersebut, merupakan langkah besar dari sebuah bangsa yang besar, yang sebelumnya hanya menjadi utopia.

Namun demikian, langkah awal yang baik ini, masih menghadapi tantangan yang luar biasa beratnya, sehingga membutuhkan bangunan komitmen yang sungguh-sungguh, dari semua komponen bangsa, untuk mewujudkannya.

Menurut Wakil Walikota Sukabumi, harus diakui, bahwa dalam beberapa hal bangsa Indonesia belum mampu mewujudkan harapan-harapan lainnya, seperti dalam penegakan hukum, pemberantasan KKN, peningktan investasi dan penyediaan lapangan kerja, serta terbukanya akses yang mudah dan murah terhadap pelayanan pendidikan dan kesehatan, termasuk peningkatan kesejahteraan rakyat secara berkeadilan.

Ditandaskannya, amanat konstitusi untuk terwujudnya bangsa Indonesia yang damai dan sejahtera, masih belum sepenuhnya tercapai, serta masih menjadi sebuah harapan dan tantangan.

 
Sabtu, 18 April 2009
WAKIL WALIKOTA SUKABUMI LEPAS KAFILAH STQ
Reporter : ENDANG SUMARDI
 

Wakil Walikota Sukabumi, Drs. H. Mulyono, M.M., hari Jum’at, 17 April 2009, di Ruangan Pertemuan Setda Kota Sukabumi, secara resmi melepas kafilah Seleksi Tilawatil Quran (STQ) Kota Sukabumi, untuk mengikuti STQ Tingkat Provinsi Jawa Barat Tahun 2009.

Dalam sambutannya, Wakil Walikota Sukabumi menjelaskan, ada dua bekal dari Rasulullah kepada umatnya, sebagai tuntunan keselamatan di dunia dan di akhirat. Pertama AL-Qur’an dan kedua AL-Hadits. Secara mendasar, hal tersebut mengandung makna, bahwa siapapun orangnya dengan latar belakang pendidikan dan status sosial ekonomi apapun, akan mendapatkan keselamatan serta rahmat dan anugerah yang melimpah ruah dari Allah Taalla, selama orang tersebut berpegang pada AL-Quran dan AL-Hadits.

Dimensi lain yang dapat digali hikmahnya dari AL-Qur’an, yakni susunan tata bahasa serta sistem kalimat yang dibangun oleh AL-Quran, sarat dengan nilai-nilai estetika dan keindahan. Sejarah telah membuktikan, bahwa secara faktual tidak ada satupun karya sastra di dunia yang seindah dan seagung Kalam Illahi.

Dikatakannya, penyelenggaraan STQ dan keikut-sertaan Kota Sukabumi dalam STQ Tingkat Provinsi Jawa Barat, sebagai salah satu upaya menggali nilai-nilai luhur AL-Quran, untuk dijadikan pedoman hidup atau way of life, sekaligus menangkap getaran spiritualitas dan relijiusitas dari untaian Kalam Illahi yang maha indah dan agung.

Wakil Walikota Sukabumi mengharapkan, melalui pelaksanaan STQ dapat menjadi gerbang bagi segenap lapisan masyarakat khususnya umat islam, untuk terus menggali AL-Qur’an, dengan senantiasa mengasah akal dan hati. Karena akal dan hati yang selalu dekat dengan AL-Quran, akan melahirkan pribadi-pribadi yang mempunyai intelektualitas yang tinggi dan sikap jiwa yang rendah hati, serta peka terhadap fenomena-fenomena alam semesta dan tanda-tanda jaman, yang sesungguhnya merupakan Ayat-Ayat Tuhan atau Ayat Kauniyah.

 
Kamis, 9 April 2009
WALIKOTA, WAKIL WALIKOTA DAN SEKRETARIS DAERAH, SALURKAN ASPIRASI DAN HAK PILIH
Reporter : ENDANG SUMARDI
 

Walikota Sukabumi, H. Mokhamad Muslikh Abdussyukur, S.H., M.Si. beserta isteri, Hajah Isye Muslikh Abdussyukur, Wakil Walikota Sukabumi, Drs. H. Mulyono, M.M. beserta isteri, Hajah Puji Mulyono, dan Sekretaris Daerah Kota Sukabumi, H. Mohamad Muraz, S.H., M.M. beserta isteri, Hajah Esih Muraz, Kamis pagi, 9 April 2009, menyalurkan aspirasi dan hak pilih pada Pemilu Legislatif 2009.

Adapun Walikota Sukabumi beserta isteri, menyalurkan aspirasi dan hak pilihnya di TPS 4 Kelurahan Cikole Kecamatan Cikole, Wakil Walikota Sukabumi beserta isteri, menyalurkan aspirasi dan hak pilihnya di TPS 13 Kelutahan Cikondang Kecamatan Citamiang, dan Sekretaris Daerah Kota Sukabumi beserta isteri, menyalurkan aspirasi dan hak pilihnya di TPS 5 Kelurahan Gedong Panjang Kecamatan Citamiang.

Usai menyalurkan aspirasi dan hak pilihnya, Walikota Sukabumi, Wakil Walikota Sukabumi, dan Sekretaris Daerah Kota Sukabumi, beserta unsur Muspida dan aparat instansi terkait, melakukan pemantauan pelaksaan Pemilu ke sejumlah TPS, yang tersebar di 33 Kelurahan dan 7 Kecamatan se Kota Sukabumi.

Baik Walikota Sukabumi maupun Wakil Walikota Sukabumi dan Sekretaris Daerah Kota Sukabumi menandaskan, pada umumnya pelaksanaan Pemilu Legislatif di Kota Sukabumi, telah sesuai dengan aturan dan mekanisme yang berlaku, serta berjalan lancar, aman dan tertib.

Demikian pula antusias warga masyarakat dalam menyalurkan aspirasi dan hak pilihnya, di setiap TPS cukup tinggi. Untuk itu, Walikota Sukabumi, Wakil Walikota Sukabumi dan Sekretaris Daerah Kota Sukabumi, mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada segenap lapisan masyarakat, yang telah berpartisipasi aktif menyukseskan pelaksanaan Pemilu Legislatif ini. Sebab salah satu ukuran keberhasilan pelaksanaan Pemilu tersebut, diantaranya dari aspek pelaksanaan, dari aspek tingginya tingkat partisipasi masyarakat, dari aspek ketertiban dan keamanan pelaksanaan, dan dari aspek tetap bersatunya masyarakat sebagai sebuah bangsa.

 
Senin, 6 April 2009
WAKIL WALIKOTA SUKABUMI TERIMA TIM PENILAI LOMBA PENGEMBANGAN KETAHANAN, PEMBERDAYAAN KELUARGA DAN PENINGKATAN KUALITAS LINGKUNGAN KELUARGA TINGKAT PROVINSI.
Reporter : SYIFA
 

Tim Penilai Lomba Pengembangan Ketahanan, Pemberdayaan Keluarga dan Peningkatan Kualitas Lingkungan Keluarga Tingkat Provinsi, diterima oleh Wakil Walikota Sukabumi , Drs. H. Mulyono, M.M di ruang utama Setda Kota Sukabumi pagi ini, Jum’at 3 April 2009.

Dalam kesempatan ini, Wakil Walikota Sukabumi menyatakan Lomba Pengembangan Ketahanan, Pemberdayaan Keluarga dan Peningkatan Kualitas Lingkungan Keluarga ini dapat memberikan kontribusi nyata terhadap perwujudan pembinaan dan peningkatan kualitas serta pemberdayaan keluarga selaras dengan visi Kota Sukabumi yaitu “Mewujudkan Kota Sukabumi sebagai Pusat Pelayanan Berkualitas Bidang Pendidikan, Kesehatan dan Perdagangan di Jawa Barat Berdasarkan Iman dan Taqwa”.

Kategori yang di kompetisikan dalam Lomba Pengembangan Ketahanan, Pemberdayaan Keluarga dan Peningkatan Kualitas Lingkungan Keluarga Tingkat Provinsi ini terdiri dari 10 kategori dan untuk Kota Sukabumi diwakili :
1. Bina Keluarga Balita (BKB) diwakili oleh Kelompok Tataliwargi Kel. Cikundul Kec. Lembursitu.
2. Bina Keluarga Balita Kesiapan Masuk Sekolah (BKB KEMAS) diwakili oleh Kelompok Tunas Harapan 3 Kel. Karamat Kec. Gunung Puyuh.
3. Bina Keluarga Remaja (BKR) diwakili oleh Kelompok Srikandi Kel. Dayeuhluhur Kec. Warudoyong.
4. Bina Keluarga Lansia (BKL) diwakili oleh Kelompok Delima 14 Kel. Baros Kec. Baros.
5. Bina Lingkungan Keluarga (BLK) diwakili oleh Kelompok Aster Kel. Cipanengah Kec. Lembursitu.
6. Kader Bina Keluarga Balita (BKB) diwakili oleh Ny. Siti Quraesin Kel. Warudoyong Kec. Warudoyong.
7. Keluarga Harmonis Sejahtera diwakili oleh Pasangan Suami Istri Bapak Hendra Purnomo/Ny. Yanti Kustiani Kel. Sukakarya Kec. Warudoyong.
8. Kelompok Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Sejahtera (UPPKS) diwakili oleh Kelompok Kamboja Kel. Sukakarya Kec. Warudoyong.
9. IMK/ Pos KB diwakili oleh Ibu Titin Sumarni Kel. Karangtengah Kec. Gunung Puyuh.
10. PLKB/PKB diwakili oleh Ade Damanhuri Kel. Babakan Kec. Cibeureum.

Aspek yang dinilai dari Lomba Pengembangan Ketahanan, Pemberdayaan Keluarga dan Peningkatan Kualitas Lingkungan Keluarga Tingkat Provinsi ini adalah pemahaman masyarakat tentang kualitas dan kesejahteraan lingkungan keluarga, peningkatan keswadayaan keluarga, pengaturan kegiatan dilingkungan RT/RW, serta peran aktif dari masyarakat.

 
Minggu, 5 April 2009
WALIKOTA DAN WAKIL WALIKOTA SUKABUMI GENCAR LAKUKAN SOSIALISASI VISI DAN MISI
Reporter : ENDANG SUMARDI
 

Walikota Sukabumi, H. Mokhamad Muslikh Abdussyukur, S.H., M.Si., dan Wakil Walikota Sukabumi, Drs. H. Mulyono, M.M., secara gencar melakukan sosialisasi visi dan misi, baik visi misi Kota Sukabumi maupun visi misi Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi Tahun 2008-2013.

Adapun visi misi Kota Sukabumi, yakni Terwujudnya Kota Sukabumi Sebagai Pusat Pelayanan Berkualitas Bidang Pendidikan, Kesehatan dan Perdagangan di Jawa Barat, Berlandaskan Iman dan Taqwa.

Sedangkan visi misi Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi Tahun 2008-2013, yakni Dengan Iman dan Taqwa Mewujukan Pemerintahan yang Amanah Berparadigma Surgawi, Menuju Kota Sukabumi yang Cerdas, Sehat dan Sejahtera, baik lahir maupun batin, dilandasi nilai fhilosofis Sidik, Tabligh, Amanah, Fathonah.

Sosialisasi visi misi tersebut, disampaikan Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi dalam berbagai kesempatan, baik dalam rapat dan pertemuan, maupun dalam kunjungan kerja dan silaturahmi dengan masyarakat.

Seperti dikatakan Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi, dilaksanakannya sosialisasi tersebut, supaya masyarakat mengetahui dan memahami, sekaligus ikut berpartisipasi mewujudkan visi dan misi tersebut.

Selain melakukan sosialisasi visi dan misi tersebut, Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi juga mengajak kepada segenap lapisan masyarakat, untuk senantiasa menjaga sekaligus memelihara kebersihan, keindahan dan kesehatan, termasuk menjaga kemanan, ketenteraman dan ketertiban.

Sementara agenda penting lainnya yang harus disukseskan oleh segenap lapisan masyarakat dan aparat, yakni pelaksanaan Pemilu Legislatif dan Pemilu Presiden 2009, diantaranya dengan menyalurkan hak pilih sesuai aspirasi dan pilihannya masing-masing. Sebab hak pilih dan aspirasi masyarakat tersebut, akan menentukan nasib bangsa dan negara dalam berbagai bidang, baik dalam bidang pemerintahan maupun dalam bidang pembangunan dan bidang kemasyarakatan.

 
Jumat, 3 April 2009
WAKIL WALIKOTA SUKABUMI MENGUCAPKAN TERIMA KASIH
Reporter : ENDANG SUMARDI
 

Wakil Walikota Sukabumi, Drs. H. Mulyono, M.M., mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh jajaran panitia penyelenggara, dan seluruh pihak yang terlibat dalam peringatan hari jadi ke-95 Kota Sukabumi.

Ucapan terima kasih Wakil Walikota Sukabumi tersebut, disampaikan saat memberi sambutan pada acara malam resepsi hari jadi ke-95 Kota Sukabumi, Rabu malam, 1 April 2009, di Gedung Juang 45.

Dikatakannya, pengorbanan yang telah diberikan, semata-mata karena rasa tanggung-jawab dan bentuk kepedulian bagi Kota Sukabumi. Modal dasar seperti ini, sangat penting untuk dimiliki oleh semua pihak, khususnya dalam mewujudkan kondisi kehidupan masyarakat Kota Sukabumi, ke arah yang lebih baik dalam berbagai bidang.

Wakil Walikota Sukabumi menandaskan, permasalahan utama yang belum mampu diatasi oleh bangsa Indonesia termasuk di Kota Sukabumi, yakni dalam mengatasi kemiskinan.

Adapun kemiskinan yang dimaksud oleh Wakil Walikota Sukabumi, tidak hanya sebatas pada ketidak mampuan secara ekonomi saja, akan tetapi termasuk kegagalan dalam memenuhi hak-hak dasar dan perlakuan diskriminatif terhadap seseorang atau sekolompok orang.

Ditandaskannya, untuk mengatasi kemiskinan sangat sulit, karena merupakan masalah kompleks yang dipengaruhi oleh berbagai faktor yang saling berkaitan. Diantaranya faktor pendapatan, kesehatan, pendidikan, akses terhadap barang dan jasa, lokasi geografis, gender dan lingkungan hidup.

Untuk mengatasi kemiskinan, semua pihak terkait harus memiliki strategi yang tepat, dengan terlebih dahulu melakukan analisis terhadap potensi, peluang, tantangan dan hambatan, terhadap faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya kemiskinan.

Dalam konteks pemahaman demikian, tidaklah keliru apabila semua pihak menetapkan kebijakan, untuk mendorong secara sungguh-sungguh mencapai keberhasilan tiga bidang, sebagaimana tercermin dalam visi Kota Sukabumi, yakni Terwujudnya Kota Sukabumi Sebagai Pusat Pelayanan Berkualitas Bidang Pendidikan, Kesehatan dan Perdagangan di Jawa Barat, Berlandaskan Iman dan Taqwa.

Dengan keberhasilan dalam bidang pendidikan, kesehatan dan perdagangan, diharapkan dapat memberikan multiflier effect terhadap keberhasilan bidang-bidang lainnya, ter-utama yang berhubungan dengan pemenuhan hak-hak dasar masyarakat.

Semangat kebersamaan, kekeluargaan dan ketulusan yang telah ditunjukan oleh seluruh lapisan masyarakat dalam menyuksuskan peringatan hari jadi ke-95 Kota Sukabumi, akan tetap terpelihara dalam menyukseskan berbagai agenda penting lainnya, khususnya dalam menanggulangi kemiskinan dengan berbagai aspeknya. Untuk itu, Wakil Walikota Sukabumi mengajak semua pihak untuk terus melakukan aksi-aksi nyata yang konstruktif. Karena langkah sekecil apapun yang dilakukan, kelak bisa menjadi langkah yang besar bagi kehidupan masyarakat ke arah yang lebih baik, khususnya bagi generasi yang akan datang.

Pada bagian lain sambutannya, Wakil Walikota Sukabumi juga mengucapkan terima kasih kepada para pejabat eselon II, III, IV dan V di lingkungan Pemerintah Kota Sukabumi, yang telah menyumbangkan bibit pohon, untuk menghijaukan Kota Sukabumi. Pemberian sumbangan tersebut, harus diikuti dengan upaya pemeliharaan secara sungguh-sungguh, agar beberapa tahun ke depan manfaatnya dapat dirasakan oleh segenap lapisan masyarakat. Selamat hari jadi ke-95 Kota Sukabumi, mudah-mudahan ke depan Kota Sukabumi dapat lebih cerdas, lebih sehat, dan lebih sejahtera, Reugreug Pageuh Repeh Rapih!

 
Senin, 30 Maret 2009
WAKIL WALIKOTA SUKABUMI BUKA DIKLAT PROTOKOLER DAN MC
Reporter : ENDANG SUMARDI
 

Wakil Walikota Sukabumi, Drs. H. Mulyono, M.M., hari Minggu, 22 Maret 2009, di Gedung Pusat Kajian Islam, secara resmi membuka pelaksanaan Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Protokoler dan Master of Ceremony (MC).

Diklat Protokoler dan MC yang diikuti 125 peserta dan dihadiri Anggota DPRD Kota Sukabumi ini, diprakarsai Forum Komunikasi Taman Asuh Anak Muslim Sakinah (FK TAAMS) Lembaga Pengembangan dan Pembinaan Keluarga Sakinah Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (LPKS BKPRMI) Kota Sukabumi.

Dalam sambutannya, Wakil Walikota Sukabumi menandaskan, protokol selain merupakan kunci dasar pelaksanaan berbagai kegiatan seremonial, juga merupakan bagian yang tidak dapat dipisahkan dari setiap aktifitas pelaksanaan fungsi-fungsi pemerintahan, pembangunan dan kemasyarakatan.

Mengingat sangat luasnya cakupan aktifitas yang diemban, maka protokol dituntut memiliki kemampuan untuk membangun komunikasi dan kerja sama yang baik, demi suksesnya suatu kegiatan. Untuk itu, Wakil Walikota Sukabumi menyambut baik atas dilaksanakannya Diklat Protokoler dan MC tersebut.

Diharapkannya, dengan dilaksanakan Diklat tersebut, dapat meningkatkan kemampuan para peserta Diklat khususnya para guru, sebagai bekal dalam melaksanakan tugas di sekolahnya masing-masing.

Berkaitan dengan hal tersebut, Wakil Walikota Sukabumi meminta kepada seluruh peserta, agar mengikuti Diklat tersebut dengan sungguh-sungguh dan disiplin yang tinggi, supaya hasilnya dapat memuaskan dan membanggakan semua pihak. Sebab kemampuan dalam bidang keprotokolan dan MC ini, bukan hanya berguna bagi diri sendiri, akan tetapi juga berguna bagi aktivitas kehidupan masyarakat, diantaranya dengan mengembangkan life skill dan kemampuan berbicara secara baik dan benar.

Sementara Kasubbag Protokol Bagian Umum dan Protokol Setda Kota Sukabumi sekaligus sebagai pemateri pada Diklat tersebut, Nanan Setiani, S.IP. mengatakan, dalam kegiatan keprotokolan, seseorang dituntut memiliki jiwa disiplin dan loyalitas yang tinggi, sesuai dengan Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1997 dan Peraturan Pemerintah Nomor 62 Tahun 1990, yakni protokol merupakan serangkaian aturan dalam acara kenegaraan atau acara resmi yang meliputi aturan tata tempat, tata upacara dan tata penghormatan bagi seseorang karena jabatan atau kedudukan dalam negara, pemerintah atau masyarakat.

Adapun syarat utama untuk seorang petugas protokol, yakni harus memiliki wawasan, penampilan, etika, serta memiliki kemampuan berbicara dan bahasa yang baik dan benar.

 
Kamis, 19 Maret 2009
WAKIL WALIKOTA BUKA MUSRENBANG RKPD KOTA SUKABUMI TAHUN 2010
Reporter : ENDANG SUMARDI
 

Wakil Walikota Sukabumi, Drs. H. Mulyono, M.M., Kamis pagi, 19 Maret 2009, di Gedung Juang 45, secara resmi membuka pelaksanaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kegiatan Pemerintah Daerah (RKPD) Kota Sukabumi Tahun 2010.

Dalam sambutannya, Wakil Walikota Sukabumi menjelaskan, dilaksanakannya Musrenbang Kota Sukabumi ini, dalam rangka memenuhi amanat Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004, Tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional, yang menyatakan bahwa Pemerintah Daerah wajib menyusun RKPD, sebagai rencana tahunan, sekaligus sebagai tahap lanjutan dari pelaksanaan Musrenbang Kelurahan, Kecamatan dan Forum Gabungan Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Dengan demikian, RKPD ini merupakan hasil pemikiran dan aspirasi berbagai stakeholder pembangunan.

Dikatakannya, Musrenbang RKPD Tahun 2010 ini, merupakan Musrenbang Tahun Kedua dari pelaksanaan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Sukabumi Tahun 2008-2013.

Berkaitan dengan hal tersebut, Wakil Walikota Sukabumi mengingatkan kepada semua pihak, tentang visi Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi yang tertuang dalam RPJMD Kota Sukabumi Tahun 2008-2013, yakni Dengan Iman dan Taqwa Mewujudkan Pemerintahan yang Amanah Berparadigma Surgawi, Menuju Kota Sukabumi yang Cerdas, Sehat dan Sejahtera.

Sedangkan misi Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi Tahun 2008-2013, yakni mewujudkan pengamalan nilai-nilai agama, sosial dan budaya; mewujudkan tata kelola pemerintahan dan aparatur yang profesional dan religius atau clean government and good governance; serta mewujudkan kualitas pelayanan publik dalam bidang pendidikan, kesehatan dan perdagangan.

Sebagai penjabaran dari tiga misi tersebut, maka strategis pencapaian visi misi Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi dalam RPJMD Kota Sukabumi Tahun 2008-2013, antara lain bidang agama, sosial dan budaya, dengan sasaran meningkatkan kualitas kehidupan ber-agama dan toleransi antar umat ber-agama, guna mewujudkan masyarakat yang religius, meningkatkan rasa saling percaya dan harmonisasi antar kelompok, mengembangkan budaya yang berlandaskan nilai-nilai luhur dan meningkatkan keamanan, ketertiban dan penanggulangan kriminalitas, guna mewujudkan kehidupan sosial yang kokoh, dengan berlandaskan pada budaya dan kearifan lokal.

Selanjutnya bidang pemerintahan, yang sasarannya meningkatkan kepuasan masyarakat terhadap pelayanan publik pemerintah, guna mewujudkan pemerintahan dengan kualitas pelayanan yang prima kepada masyarakat.

Kemudian bidang pendidikan, kesehatan, perdagangan dan sektor lainnya, sasarannya mewujudkan masyarakat yang cerdas, mewujudkan masyarakat yang sehat, dan mewujudkan daya saing ekonomi kota.

 
Senin, 16 Maret 2009
WAKIL WALIKOTA SUKABUMI LEPAS KAMPANYE BERSAMA 27 PARTAI POLITIK
Reporter : ENDANG SUMARDI
 

Wakil Walikota Sukabumi, Drs. H. Mulyono, M.M., Senin pagi, 16 Maret 2009, di jalan Lingkar Selatan, secara resmi melepas kampanye bersama 27 Partai Politik peserta Pemilu Legislatif Tahun 2009. Dalam kampanye bersama tersebut, ke-27 Partai Politik peserta Pemilu Legislatif ini, masing-masing mengirimkan 5 buah kendaraan hias, untuk bersama-sama keliling wilayah Kota Sukabumi, sebagai sosialisasi dan pengenalan kepada masyarakat.

Dalam sambutannya, Wakil Walikota Sukabumi berharap kepada 27 Partai Politik peserta Pemilu Legislatif di Kota Sukabumi, agar senantiasa memperhatikan keselamatan, keamanan dan ketertiban, sesuai dengan peraturan dan per-undang-undangan yang berlaku.

Selain itu, juga agar senantiasa menjaga persatuan dan kesatuan, saling hormat menghormati, serta saling menghargai dengan sesama Partai Politik peserta Pemilu Legislatif di Kota Sukabumi. Karena pada hakekatnya, seluruh Partai Politik peserta Pemilu Legislatif ini, memiliki visi dan misi yang baik, yakni untuk meningkatkan berbagai bidang pembangunan fisik dan non fisik, guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya di Kota Sukabumi, umumnya di Jawa Barat dan Indonesia.

Beberapa hal tersebut, menurut Wakil Walikota Sukabumi agar diperhatikan oleh seluruh Partai Politik peserta Pemilu Legilatif, guna menciptakan wilayah Kota Sukabumi yang kondusif, yakni aman, tentram, tertib dan damai, Reugreug Pageuh Repeh Rapih.

Pada bagian lain sambutannya, Wakil Walikota Sukabumi menghimbau segenap lapisan masyarakat yang telah memiliki hak pilih, agar menyalurkan hak pilihnya pada Pemilu Legislatif (Pileg) dan Pemilu Presiden (Pilpres) 2009, sesuai pilihan dan hati nurani masyarakat masing-masing. Dengan demikian, masyarakat yang telah memiliki hak pilih di Kota Sukabumi, seluruhnya berpartisipasi menyukseskan Pileg dan Pilpres, dengan menyalurkan hak pilih dan aspirasinya. Karena maksud dan tujuan dilaksanakannya Pileg dan Pilpres tersebut, untuk meningkatkan kemajuan dan keberhasilan berbagai bidang pembangunan fisik dan non fisik, yang keseluruhannya bermuara pada peningkatan kesejahteraan masyarakat, bangsa dan negara.

 
Selasa, 3 Maret 2009
SELURUH OPD HARUS JABARKAN VISI KOTA SUKABUMI SERTA VISI WALIKOTA DAN WAKIL WALIKOTA SUKABUMI
Reporter : ENDANG SUMARDI
 

Seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD), harus memahami sekaligus menjabarkan visi Kota Sukabumi serta visi Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi tahun 2008-2013, sebagaimana yang tertuang dalam Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) Kota Sukabumi. Selain itu, seluruh OPD juga harus memantapkan program kerja, supaya dapat meng-implementasikan visi tersebut.

Yang tidak kalah penting, setiap OPD di lingkungan Pemerintah Kota Sukabumi, dalam menyusun program kerja harus senantiasa mengedepankan prinsip skala prioritas. Disamping itu, juga harus mengetahui dan memahami Tugas Pokok dan Fungsi (Tupoksi) masing-masing. Selanjutnya, setiap OPD harus melakukan perencanaan yang ideal, dalam menjalankan program, sekaligus meng-evaluasi pencapaian target dalam setiap tahun, dengan melihat indikator keberhasilan yang jelas dan ter-ukur. Dari hasil evaluasi tersebut, setiap OPD bisa mengetahui berbagai keberhasilan dan kekurangan, untuk dilakukan pembenahan dan peningkatan pada tahun berikutnya. Maksud dan tujuannya, untuk mempercepat pencapaian visi Kota Sukabumi serta visi Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi tahun 2008-2013.

Demikian disampaikan Wakil Walikota Sukabumi, Drs. H. Mulyono, M.M., pada rapat penyelarasan program kerja dan kegiatan OPD dengan indikator Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM) Kota Sukabumi tahun 2008-2013, untuk menunjang kelancaran dan keberhasilan pencapaian visi Kota Sukabumi serta visi Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi, baru-baru ini.

Adapun visi Kota Sukabumi, yakni Terwujudnya Kota Sukabumi Sebagai Pusat Pelayanan Berkualitas Bidang Pendidikan, Kesehatan dan Perdagangan di Jawa Barat, Berlandaskan Iman dan Taqwa; serta visi Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi tahun 2008-2013, yakni Dengan Iman dan Taqwa Mewujudkan Pemerintahan yang Amanah Berparadigma Surgawi, Menuju Kota Sukabumi yang Cerdas, Sehat dan Sejahtera, dilandasi nilai fhilosofis Sidiq, Tabligh, Amanah, Fathonah.

Sementara Kepala Bappeda Kota Sukabumi, Doktor HMN Hanafie Zain, M.Si. menjelaskan, maksud dan tujuan dilaksanakannya rapat tersebut, untuk memberi pemahaman yang sama kepada setiap pimpinan OPD, khususnya tentang RPJM Kota Sukabumi, dalam mendukung visi Kota Sukabumi serta visi Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi tahun 2008-2013, melalui tahapan-tahapan yang ideal dan terencana dalam setiap tahun.

Ditandaskannya, melalui perencanaan yang ideal dalam menyusun program kerja dan kegiatan, merupakan kerangka utama dalam mendukung perwujudan visi Kota Sukabumi serta visi Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi. Untuk itu, kemajuan yang dicapai setiap OPD, dari tahun ke tahunnya akan dievaluasi, sehingga tingkat keberhasilan yang dicapai setiap OPD dapat diketahui.

 
Rabu, 25 Februari 2009
WAKIL WALIKOTA LANTIK 95 PEJABAT DI LINGKUNGAN DINAS PENDIDIKAN
Reporter : ENDANG SUMARDI
 

Wakil Walikota Sukabumi, Drs. H. Mulyono, M.M., hari Selasa, 24 Februari 2009, mengambil sumpah dan melantik 95 pejabat di lingkungan Dinas Pendidikan.

Adapun ke-95 pejabat tersebut, terdiri dari 29 Kepala SD, 5 Kepala SMP, 1 Kepala SMK, 3 Penilik Sekolah, dan 24 Pengawas Sekolah. Selanjutnya 12 pejabat eselon IV-B tingkat Unit Pelaksana Teknis (UPT) SMK, dan 12 pejabat eselon V-A tingkat SMP dan SMA.

Wakil Walikota Sukabumi, dalam sambutannya menjelaskan, pengambilan sumpah dan pelantikan terhadap para pejabat ini, merupakan tahap ter-akhir di lingkungan Pemerintah Kota Sukabumi.

Ditandaskannya, tugas dan peran PNS di lingkungan Dinas Pendidikan Kota Sukabumi akan semakin berat. Sebab Pemerintah Kota Sukabumi, saat ini sedang ber-upaya optimal mencapai visi Kota Sukabumi, yakni Terwujudnya Kota Sukabumi Sebagai Pusat Pelayanan Berkualitas Bidang Pendidikan, Kesehatan dan Perdagangan di Jawa Barat, Berlandaskan Iman dan Taqwa; serta visi Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi tahun 2008-2013, yakni Dengan Iman dan Taqwa Mewujudkan Pemerintahan yang Amanah Berparadigma Surgawi, Menuju Kota Sukabumi yang Cerdas, Sehat dan Sejahtera. Ditandaskan pula, untuk mewujudkan kualitas pendidikan, harus melalui proses belajar yang berkualitas, termasuk penataan lembaga dan tenaga.

Pada bagian lain sambutannya, Wakil Walikota Sukabumi mengharapkan kepada para pejabat yang diambil sumpah dan dilantik ini, agar mensyukuri sekaligus menjalankan jabatan yang diemban dan diamanahkan tersebut, dengan sebaik-baiknya. Sebab jabatan yang diemban dan diamanahkan tersebut harus dipertangung jawabkan, baik di dunia maupun diakhirat kelak.

Dikatakannya, pemerintah memberi keleluasaan kepada para guru di daerah, dalam memilih jalur karir yang akan ditempuh, yakni jabatan fungsional dan struktural, yang dilengkapi dengan surat pernyataan dari masing-masing guru. Dengan demikian, jalur dan penentuan karir tersebut, sesuai dengan keinginan para guru masing-masing.

 
Sabtu, 21 Februari 2009
WAKIL WALIKOTA SUKABUMI BUKA BULU TANGKIS WALIKOTA SUKABUMI CUP 1
Reporter : ENDANG SUMARDI
 

Wakil Walikota Sukabumi, Drs. H. Mulyono, M.M., Sabtu pagi, 21 Februari 2009, di GOR Remaja Merdeka, secara resmi membuka Bulu Tangkis Walikota Sukabumi Cup 1 Tahun 2009. Kejuaraan olahraga tersebut, diselenggarakan Forum Silaturahmi STKIP PGRI Sukabumi, serta diikuti puluhan guru se Kota Sukabumi.

Dalam sambutannya, Wakil Walikota Sukabumi mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada jajaran panitia penyelenggara, yang telah bekerja keras dan ber-upaya oprimal, sehingga kejuaraan Bulu Tangkis ini dapat dilaksanakan sesuai harapan semua pihak.

Diharapkannya, Bulu Tangkis Walikota Sukabumi Cup ini agar dilaksanakan secara berkesinambungan, karena sangat besar manfaatnya, khusunya dalam meningkatkan stamina dan kesehatan para guru di Kota Sukabumi.

Selain itu, juga dapat memberikan kontribusi positif terhadap upaya pencapaian visi Pembangunan Kota Sukabumi, yakni Terwujudnya Kota Sukabumi Sebagai Pusat Pelayanan Berkualitas Bidang Pendidikan, Kesehatan dan Perdagangan di Jawa Barat, Berlandaskan Iman dan Taqwa; serta visi Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi tahun 2008-2013, yakni Dengan Iman dan Taqwa Mewujudkan Pemerintahan yang Amanah Berparadigma Surgawi, Menuju Kota Sukabumi yang Cerdas, Sehat dan Sejahtera.

Menyinggung upaya lainnya dalam meningkatkan prestasi olahraga dan seni, di Kota Sukabumi telah ditunjuk sejumlah sekolah unggulan olahraga dan seni. Antara lain, untuk sekolah unggulan olahraga SD Negeri Cipanengah CBM Kecamatan Lembursitu, SMP Negeri 10 Kecamatan Warudoyong, dan SMA Negeri 5 Kecamatan Cibeureum. Sedangkan untuk sekolah unggulan seni SD Negeri Suryakencana CBM Kecamatan Cikole, SMP Negeri 13 Kecamatan Lembursitu, dan SMA Negeri 1 Kecamatan Citamiang.

Untuk itu, Wakil Walikota Sukabumi berharap kepada para siswa yang memiliki bakat dalam bidang olahraga dan seni, agar melanjutkan ke sekolah-sekolah unggulan olahraga dan seni, supaya bakat para siswa tersebut bisa terus dibina dan ditempa, sekaligus ditingkatkan dan dikembangkan.

 
Jumat, 20 Februari 2009
WAKIL WALIKOTA SUKABUMI LANTIK 267 PEJABAT ESELON IV
Reporter : ENDANG SUMARDI
 

Wakil Walikota Sukabumi, Drs. H. Mulyono, M.M., Jum’at pagii, 20 Februari 2009, di Graha Qolbun Salim Kota Sukabumi, mengambil sumpah dan melantik 267 pejabat eselon IV, di lingkungan Pemerintah Kota Sukabumi, yang terdiri dari para Lurah, serta para Kasi pada Kantor Kecamatan dan Kelurahan.

Dalam sambutannya, Wakil Walikota Sukabumi menjelaskan, para pejabat yang diambil sumpah dan dilantik tersebut, merupakan sumber daya yang gemar untuk berprestasi, memiliki kompetensi, dedikasi dan loyalitas yang handal, serta bersih dari berbagai perbuatan yang tidak patut. Selan itu, juga telah memahami visi dan misi, serta berbagai indikator makro yang hendak dicapai.

Dijelaskannya, sebagaimana yang tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Panjang (RPJP) Kota Sukabumi, visi Pembangunan Kota Sukabumi, yakni Terwujudnya Kota Sukabumi Sebagai Pusat Pelayanan Berkualitas Bidang Pendidikan, Kesehatan dan Perdagangan di Jawa Barat, Berlandaskan Iman dan Taqwa. Sedangkan visi Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi tahun 2008-2013, yakni Dengan Iman dan Taqwa Mewujudkan Pemerintahan yang Amanah Berparadigma Surgawi, Menuju Kota Sukabumi yang Cerdas, Sehat dan Sejahtera.

Wakil Walikota Sukabumi menandaskan, di Kota Sukabumi saat ini terdapat 282 ribu penduduk, untuk ditingkatkan pengetahuan dan wawasannya, supaya lebih cerdas, lebih sehat, dan lebih sejahtera. Untuk mewujudkan hal tersebut, sangat tergantung pada kinerja para pejabat dan seluruh aparatur pemerintah daerah. Karena sebagai pejabat dan aparatur pemerintah daerah, mengandung konsekuensi logis untuk dipertanggung-jawabkan, melalui karya-karya nyata sesuai kapasitas masing-masing.

Selaras dengan visi Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi tahun 2008-2013 yang saat ini telah ter-adopsi menjadi visi pembangunan daerah, minimal sampai dengan tahun 2013, berbagai indikator makro yang telah ditetapkan bersama diharapkan dapat terwujud. Berbagai aspirasi masyarakat terhadap pemerintah daerah, baik yang disampaikan melalui musyawarah pembangunan maupun melalui DPRD, harus diwujudkan dan diaplikasikan.

Pengambilan sumpah dan pelantikan pejabat eselon IV tersebut, disaksikan oleh Sekretaris Daerah Kota Sukabumi, H. Mohamad Muraz, S.H., M.M., para Asisten, Staf Akhli, Kepala Badan, Dinas, Kantor, dan Bagian, serta para Camat dan undangan lainnya.

 
Kamis, 19 Februari 2009
WAKIL WALIKOTA SERAHKAN 1.918 PERSONIL LINMAS KEPADA WAKAPOLRES
Reporter : ENDANG SUMARDI
 

Wakil Walikota Sukabumi, Drs. H. Mulyono, M.M., secara resmi menyerahkan 1.918 personil Perlindungan Masyarakat (Linmas) dari 33 Kelurahan se Kota Sukabumi, kepada Wakapolres Kota Sukabumi, Kompol Didi Hayamansyah, S.Ik., M.H.

Penyerahan personil Linmas yang diawali penanda-tanganan Naskah Berita Acara Serah Terima ini, berlangsung pada Apel Siaga Linmas, Kamis pagi, 19 Februari 2009, di depan Balaikota Sukabumi, dalam rangka membantu pengamanan Pemilu Legislatif dan Pemilihan Presiden tahun 2009.

Dalam sambutannya, Wakil Walikota Sukabumi menjelaskan, laju pembangunan dan perkembangan teknologi di tanah air, sangat berpengaruh terhadap seluruh aspek kehidupan masyarakat. Hal tersebut terlihat dengan adanya berbagai perubahan perilaku sosial yang terjadi di masyarakat, yang dapat menimbulkan konflik atau gangguan terhadap Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas).

Sehubungan dengan hal tersebut, perlu adanya suatu upaya terpadu, melibatkan aparat keamanan terkait dan masyarakat, dalam mencegah dan menanggulangi gangguan Kamtibmas, baik yang telah maupun yang sedang dan yang akan terjadi.

Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk meng-antisipasi hal tersebut, yakni dengan memberdayakan potensi-potensi yang ada di masyarakat, seperti Linmas, untuk membantu aparat keamanan.

Ditandaskannya, Pemerintah dan aparat instansi terkait khususnya aparat kepolisian, berkewajiban memberi bimbingan teknis dan pembinaan terhadap seluruh anggota Linmas, sebagai arah dan pedoman dalam melaksanakan tugas di lapangan.

Wakil Walikota Sukabumi menjelaskan, sebagaimana telah diketahui bersama, bahwa negara dan bangsa Indonesia, pada tahun 2009 akan melaksanakan satu agenda nasional yang sangat penting, yakni Pemilihan Umum. Berkaitan dengan hal tersebut, diperlukan adanya kesiap-siagaan anggota Linmas, untuk membantu pelaksanaan dan pengamanan agenda tersebut. Mengingat pelaksanaan agenda tersebut sangat panjang, yakni dimulai dari persiapan dan pelaksanaan kampanye terbuka, yang melibatkan 38 Partai Politik, untuk bersaing sebagai wakil rakyat di daerah, provinsi dan pusat, ditambah dengan pemilihan anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD), yang diakhiri dengan pelaksanaan Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden RI. Pelaksanaan Pemilu tersebut sangat penting dilaksanakan, untuk menentukan keberlangsungan sistem pemerintahan pada masa mendatang.

Dijelaskan pula, pelaksanaan Pemilu tahun 2009, berbeda dengan Pemilu sebelumnya. Hal tersebut memungkinkan terjadi kekeliruan dan kesalahan, baik dalam pencontrengan maupun dalam penghitungan suara. Untuk itu, Wakil Walikota Sukabumi berharap kepada semua pihak terkait, agar melakukan peningkatan pemahaman kepada masyarakat, melalui kegiatan sosialisasi, supaya masyarakat dalam Pemilu, baik Pemilu Legislatif maupun Presiden dapat berpartisipasi dengan baik, sesuai pilihan, aspirasi dan hati nurani masyarakat masing-masing.

Pada bagian lain sambutannya, Wakil Walikota Sukabumi mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh anggota Linmas, yang telah mengabdikan diri, membantu pengamanan pelaksanaan berbagai program dan kebijakan yang digulirkan pemerintah.

Apel Siaga Linmas tersebut, diakhiri pemeriksaan barisan oleh Wakil Walikota Sukabumi dan Wakapolres Kota Sukabumi, peragaan pencontrengan pemilihan oleh Wakil Walikota Sukabumi, dan sosialisasi pencontrengan pemilihan oleh Ketua Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kota Sukabumi, Aton Rachman, S.H.

 
Selasa, 10 Februari 2009
WAKIL WALIKOTA SUKABUMI LANTIK 78 PEJABAT ESELON IV
Reporter : ENDANG SUMARDI
 

Wakil Walikota Sukabumi, Drs. H. Mulyono, M.M., Selasa pagi, 10 Februari 2009, di Gedung Juang 45, mengambil sumpah dan melantik 78 pejabat eselon IV, tahap kedua di lingkungan Pemerintah Kota Sukabumi.

Pengambilan sumpah dan pelantikan pejabat eselon IV tersebut, disaksikan oleh Sekretaris Daerah Kota Sukabumi, H. Mohamad Muraz, S.H., M.M., para Asisten, Kepala Badan, Dinas, Kantor, dan Bagian, para Camat dan Lurah, serta undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Wakil Walikota Sukabumi menjelaskan, pengambilan sumpah dan pelantikan pejabat eselon IV tahap kedua di lingkungan Pemerintah Kota Sukabumi ini, merupakan implementasi dari Peraturan Daerah Kota Sukabumi Nomor 6 Tahun 2008, Tentang Pembentukan dan Susunan Organisasi Perangkat Daerah Kota Sukabumi, sebagai bentuk pemenuhan terhadap amanat Peraturan Pemerintah Nomor 41 Tahun 2007, Tentang Organisasi Perangkat Daerah, yang intinya ditujukan bagi terselenggaranya kepemerintahan daerah yang lebih baik dan akuntabel.

Diungkapkannya, para pejabat yang diambil sumpah dan dilantik tersebut, merupakan sumber daya yang gemar untuk berprestasi, memiliki kompetensi, dedikasi dan loyalitas yang handal, serta bersih dari berbagai perbuatan yang tidak patut. Selan itu, juga telah memahami visi dan misi, serta berbagai indikator makro yang hendak dicapai.

Wakil Walikota Sukabumi menandaskan, sebagaimana tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Panjang Kota Sukabumi, visi Pembangunan Kota Sukabumi, yakni Terwujudnya Kota Sukabumi Sebagai Pusat Pelayanan Berkualitas Bidang Pendidikan, Kesehatan dan Perdagangan di Jawa Barat, Berlandaskan Iman dan Taqwa. Sedangkan visi Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi tahun 2008-2013, yakni Dengan Iman dan Taqwa Mewujudkan Pemerintahan yang Amanah Berparadigma Surgawi, Menuju Kota Sukabumi yang Cerdas, Sehat dan Sejahtera.

Ditandaskan pula, saat ini di Kota Sukabumi terdapat 282 ribu penduduk, untuk ditingkatkan pengetahuan dan wawasannya, supaya lebih cerdas, lebih sehat dan lebih sejahtera. Untuk mewujudkan hal tersebut, sangat tergantung pada kinerja para pejabat dan seluruh aparatur pemerintah daerah. Karena sebagai pejabat dan aparatur pemerintah daerah, mengandung konsekuensi logis untuk dipertanggung-jawabkan, melalui karya-karya nyata sesuai kapasitas masing-masing.

Selaras visi Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi tahun 2008-2013, yang saat ini telah ter-adopsi menjadi visi pembangunan daerah, minimal sampai dengan tahun 2013, berbagai indikator makro yang telah ditetapkan bersama diharapkan dapat terwujud. Berbagai aspirasi masyarakat terhadap pemerintah daerah, baik yang disampaikan melalui musyawarah pembangunan maupun melalui DPRD, harus diwujudkan dan diaplikasikan.

Berkaitan dengan hal tersebut, Wakil Walikota Sukabumi mengingatkan, agar berbagai program dan kegiatan yang akan dilaksanakan pada tahun 2009 dan tahun-tahun berikutnya, setiap Organisasi Perangkat Daerah dapat memberikan kontribusi, baik secara langsung maupun tidak langsung, terhadap daya ungkit komposit pendukung Indkes Pembangunan Manusia Kota Sukabumi, yang pada tahun 2007 telah mencapai 75,09 point. Disamping itu, juga parameter-parameter lain, yang bermuara pada peningkatan indeks kepuasan masyarakat dalam mendapatkan pelayanan dari aparatur pemerintah.

Dikatakannya, untuk memenuhi sekaligus mewujudkan harapan-harapan tersebut, menurut Wakil Walikota Sukabumi harus dimulai dengan adanya benang merah dan sinerjitas konstruktif, antara visi Kota Sukabumi serta visi Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi. Untuk itu, seluruh Organisasi Perangkat Daerah harus segera menyempurnakan visi dan misi, agar dalam sisa waktu empat tahun ke depan, berbagai program yang dilaksanakan lebih fokus pada tujuan yang telah ditetapkan bersama. Sebab suatu instansi atau unit kerja, bisa dikatakan berhasil apabila mampu melaksanakan tugas dan tanggung-jawab, sedikitnya berkaitan dengan lima kategori penilaian. Antara lain, mampu melaksanakan visi, misi, tugas pokok, fungsi dan kewenangannya dengan sebaik-baiknya; senantiasa mampu meningkatkan kualitas kinerja dan pelayanan publik; mampu meningkatkan efisiensi dan efektivitas pengelolaan dana, SDM, peralatan dan kelengkapan kerja serta berbagai sumber daya lainnya; berhasil membangun budaya malu dan bersih, sehingga tercegah tindak KKN di lingkungan kerjanya; serta mampu mengembangkan budaya kompetitif pada era global yang keras dan penuh persaingan, seperti kreativitas, produktivitas tinggi dan profesionalisme yang matang, disertai peningkatan daya saing individual.

 
Kamis, 29 Januari 2009
WAKIL WALIKOTA SUKABUMI AKAN PANGGIL PT TELKOM DAN PERUSAHAAN OPERATOR SELULER
Reporter : TIM PELIPUT
 

Wakil Walikota Sukabumi, Drs. H. Mulyono, M.M., dalam waktu dekat akan memanggil pihak PT Telkom dan salah satu Perusahaan Operator Selular di Kota Sukabumi.

Rencana pemanggilan terhadap pihak PT Telkom dan Perusahaan Operator tersebut, seperti dikatakan Wakil Walikota Sukabumi, berkaitan dengan bekas galian pemasangan kabel serat optik, untuk jaringan telekomunikasi di sejumlah ruas jalan di Kota Sukabumi, yang hingga saat ini belum diperbaiki kembali.

Selain akan memanggil pihak PT Telkom dan salah satu Perusahaan Operator tersebut, Wakil Walikota Sukabumi juga akan memanggil dua perusahaan lainnya yang melakukan penggalian di wilayah di Kota Sukabumi, yakni PDAM dan PT PLN APJ Sukabumi. Maksud dan tujuannya, untuk menyamakan persepsi dan sinergisasi program pembangunan, khususnya yang berkaitan dengan penggalian bekas pemasangan kabel dan pipa, di sejumlah ruas jalan di Kota Sukabumi.

Dijelaskannya, rencana pemanggilan terhadap perusahaan-perusahaan tersebut, sebagai langkah antisipasi, supaya setiap galian bekas pemasangan kabel dan pipa, dapat segera diperbaiki kembali seperti semula, guna menjamin keamanan, kenyamanan dan keselamatan para pengguna jalan di Kota Sukabumi. Kendati perizinan penggalian tersebut dikeluarkan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat, tapi harus dikoordinasikan dengan Pemerintah Kota Sukabumi, serta harus mendapat rekomendasi langsung dari Kepala Daerah, baik dari Walikota Sukabumi maupun dari Wakil Walikota Sukabumi.

Sementara Kepala Dinas Perhubungan Kota Sukabumi, Drs. Andri Setiawan, M.M. menjelaskan, berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, bekas galian tersebut banyak ditemukan di ruas jalan Siliwangi, jalan Bhayangkara, jalan R.A. Kosasih, jalan Suryakencana, dan jalan Palabuhan II. Adapun ruas jalan terparah dan terbanyak bekas galian tersebut, yakni di jalan Palabuhan II hingga jalan Lembusrsitu, yang panjangnya mencapai 6 kilo meter.

Dalam pada itu, Humas PT Telkom, Wawan menjelaskan, pihaknya beserta rekanannya akan segera memperbaiki bekas galian tersebut, tepatnya pada awal bulan Februari 2009.

 
Minggu, 25 Januari 2009
WAKIL WALIKOTA SUKABUMI TETAPKAN TARIF ANGKOT BARU
Reporter : ENDANG SUMARDI
 

Wakil Walikota Sukabumi, Drs. H. Mulyono, M.M., menetapkan tarif angkutan umum angkutan kota (Angkot) baru di wilayah Kota Sukabumi, melalui Keputusan Nomor 3 Tahun 2009, tertanggal 15 Januari 2009.

Dalam lampiran keputusan tersebut disebutkan, bahwa seluruh trayek angkutan kota di Kota Sukabumi, yang terdiri dari trayek Sukabumi-Lembursitu, Bhayangkara I dan II, Sukabumi-Cicadas, Sukabumi-Santiong, Sukabumi-Balandongan, Sukabumi-Jubleg Baros, Sukabumi-Nanggeleng-Cibungur, Sukabumi-Selakaso, Sukabumi-Selabintana, Sukabumi-Goalpara, dan Sukabumi-Cisaat, yang semula tarifnya sebesar 2.500 rupiah, menjadi 2.000 rupiah per penumpang.

Sedangkan tarif bagi mahasiswa yang memakai jaket almamater sebesar 1.500 rupiah, dan tarif bagi pelajar yang memakai seragam sekolah sebesar 1.000 rupiah.

Ditandaskannya, penetapan tarif angkutan tersebut, menyusul kebijakan Pemerintah Pusat yang menurunkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM), serta sesuai dengan hasil rapat antisipasi kenaikan tarif angkutan kota pasca penurunan harga BBM di Kota Sukabumi.

Dengan demikian, tarif angkutan umum angkutan kota di wilayah Kota Sukabumi, sebagaimana yang telah ditetapkan melalui Keputusan Walikota Sukabumi Nomor 81 Tahun 2008, dinyatakan dicabut dan tidak berlaku lagi.

Untuk menunjang kelancaran kebijakan tersebut, Pemerintah Kota Sukabumi menunjuk Dinas Perhubungan Kota Sukabumi, untuk mengawasi pelaksanaan pemberlakuan tarif angkutan umum angkutan kota tersebut/ yang operasionalnya dikoordinasikan dengan Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Kota Sukabumi.

Ditandaskan pula, bagi pengusaha angkutan umum yang tidak memenuhi ketentuan tarif tersebut, merupakan pelanggaran yang dapat dikenakan sanksi pidana dan sanksi administrasi, berupa pembekuan atau pencabutan ijin trayek.

Sementara bagi masyarakat yang akan melakukan pengaduan tarif angkutan kota tersebut, bisa menghubungi Dinas Perhubungan Kota Sukabumi, melalui Pesawat Telepon Nomor (0266) 711 94 52.

 
Selasa, 20 Januari 2009
WAKIL WALIKOTA SUKABUMI LAKUKAN SIDAK KE SEJUMLAH INSTANSI
Reporter : ENDANG SUMARDI
 

Wakil Walikota Sukabumi, Drs. H. Mulyono, M.M., hari Senin baru-baru ini, melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke sejumlah instansi. Maksud dan tujuannya, untuk melihat aktifitas para pegawai dalam melaksanakan tugas dan fungsinya, termasuk dalam melakukan pembenahan dan penataan ruangan kerja, sarana dan prasarana, serta arsip dan inventaris kantor, khususnya di setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang baru, dan OPD yang mengalami perubahan.

Selain itu, dilakukannya sidak tersebut, menurut Wakil Walikota Sukabumi, juga telah dilaksanakan pengambilan sumpah dan pelantikan terhadap 129 pejabat eselon II dan III di lingkungan Pemerintah Kota Sukabumi, yakni 23 pejabat eselon II dan 106 pejabat eselon III, oleh Walikota Sukabumi, H. Mokhamad Muslikh Abdussyukur, S.H., M.Si., Jum’at pagi baru-baru ini, di Gedung Juang 45, baik para pejabat yang ditugaskan di (OPD) yang baru, maupun di OPD yang mengalami perubahan.

Adapun OPD yang baru dan OPD yang mengalami perubahan, diantaranya Badan Pemberdayaan Masyarakat, Perempuan dan KB; Dinas Pendidikan; Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan; Dinas Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah; Dinas Pengelolaan Persampahan, Pertamanan dan Pemakaman; Dinas Pekerjaan Umum; Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan; Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata; Dinas Sosial, Tenaga Kerja dan Penanggulangan Bencana; serta Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil.

Selanjutnya Bagian Administrasi Perekonomian; Bagian Administrasi Kesra; Bagian Administrasi Pembangunan; Bagian Keuangan dan Kepegawaian Setda; Bagian Perlengkapan Setda dan Rumah Jabatan; Kantor PDE, Arsip Daerah dan Humas; Kantor Lingkungan Hidup; Kantor Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu; Kantor Kesatuan Bangsa, Politik dan Linmas; serta Satuan Polisi Pamong Praja.

Ditandaskannya, pembenahan dan penataan ruangan kerja, sarana dan prasarana, serta arsip dan inventaris kantor khususnya di OPD yang baru dan OPD yang mengalami perubahan, sangat penting dilakukan, guna menunjang kelancaran dan keberhasilan pelaksanaan tugas, khususnya dalam memberikan pelayanan prima kepada segenap lapisan masyarakat.

 
Sabtu, 10 Januari 2009
WAKIL WALIKOTA SUKABUMI RESMIKAN KANTOR CABANG PEGADAIAN
Reporter : ENDANG SUMARDI
 

Wakil Walikota Sukabumi, Drs. H. Mulyono, M.M., hari Kamis, 8 Januari 2009, meresmikan penggunaan Kantor Cabang Pegadaian yang ke-2000 di Indonesia, tepatnya di Jalan Stasiun Timur Nomor 11 Kota Sukabumi.

Hadir dalam kesempatan tersebut, Direktur Utama Perum Pegadaian Pusat, Chandra Purnama, Kepala Direksi Sumberdaya Manusia Pegadaian Pusat, Direksi Pengembangan Usaha, Direksi Keuangan, Direksi Umum, Direksi Operasional, dan Kepala Kantor Cabang Pegadaian, Sondag Gayatri.

Wakil Walikota Sukabumi, Drs. H. Mulyono, M.M., dalam kesempatannya mengharapkan, keberadaan Perum Pegadaian dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat, dengan memberi pelayanan secara cepat dan tepat. Dijelaskannya, saat ini banyak masyarakat yang membutuhkan jasa Pegadaian, sebab bunga yang dikenakan Pegadaian relatif kecil, dibanding jasa perbankan. Diharapkan pula, keberadaan Perum Pegadaian ini, dapat mendorong peningkatan ekonomi masyarakat.

Sementara Direktur Utama Perum Pegadaian Pusat, Chandra Purnama menjelaskan, Perum Pegadaian telah mengalami perkembangan yang cukup signifikan, dibanding tahun-tahun sebelumnya. Adapun jenis layanan yang diberikan Perum Pegadaian, saat ini sangat berpariatif. Yakni selain gadai barang bergerak, juga telah diluncurkan jenis layanan lainnya, seperti program Kredit Untuk Ibu Rumah Tangga (Krista), dan Kredit Surat Berharga (Kreasi).

Untuk itu, Direktur Utama Perum Pegadaian Pusat menghimbau segenap Ibu Rumah Tangga yang memiliki usaha kecil, agar memanfaatkan program Krista, yang besar pinjamannya sangat berpariatif, yakni dari 200 ribu rupiah hingga 5 juta rupiah. Demikian pula bagi para pemilik kendaraan yang membutuhkan dana, bisa memanfaatkan program Kreasi, dengan jaminan surat kendaraan.

Dijelaskan pula, masyarakat yang memanfaatkan jasa pegadaian bukan hanya dari kalangan ekonomi kelas menengah ke bawah saja, akan tetapi juga dari kalangan pengusaha besar.

Direktur Utama Perum Pegadaian Pusat mengatakan, pada tahun 2008, Perum Pegadaian membukukan omset sebesar 33,5 trilyun rupiah, dari target yang ditetapkan sebesar 33 trilyun rupiah. Sedangkan pada tahun ini, Perum Pegadaian menargetkan sebesar 40 trilyun rupiah. Adapun asset perusahaan saat ini mencapai 11 trilyun rupiah. Sementara laba perusahaan pada tahun 2008 mencapai 980 milyar rupiah, melebihi target yang ditetapkan sebesar 700 milyar rupiah.

Selain itu juga dijelaskan, sejarah berdirinya Perum Pegadaian tidak terlepas dari sejarah Kota Sukabumi, yakni pada tanggal 1 April. Namun Perum Pegadaian lebih tua 13 tahun dari Kota Sukabumi, karena didirikan pada tanggal 1 April 1901. Sedangkan Kota Sukabumi didirikan pada tanggal 1 April 1914. Berkaitan dengan hal tersebut, pada peringatan HUT ke-108 Pegadaian yang bertepatan dengan peringatan ke-95 Hari Jadi Kota Sukabumi, 1 April 2009, akan dibuka Museum Pegadaian di Kota Sukabumi, sebagai kado ulang tahun bagi pemerintah dan masyarakat Kota Sukabumi.

 
Minggu, 4 Januari 2009
WAKIL WALIKOTA SUKABUMI SERAHKAN BANTUAN SARANA KEAGAMAAN
Reporter : ENDANG SUMARDI
 

Wakil Walikota Sukabumi, Drs. H. Mulyono, M.M., Kamis malam, 1 Januari 2009, di mesjid AL-Barokah Kelurahan Cikondang, menyerahkan bantuan sarana keagamaan kepada 5 DKM dan 2 Pondok Pesantren.

Bantuan yang berjumlah 7 juta 250 ribu rupiah tersebut, ber-asal dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Adapun maksud dan tujuan diserahkannya bantuan tersebut, untuk meningkatkan ukuwah islamiyah, meningkatkan sarana dan prasarana keagamaan, serta kualitas kehidupan umat ber-agama dan kesejahteraan masyarakat. Selai itu, juga untuk memotivasi para Alim Ulama, para Ustadz dan para Guru Agama, dalam melaksanakan tugas mulia dan pengabdiannya, khususnya dalam membina umat kearah yang lebih baik.

Dalam sambutannya, Wakil Walikota Sukabumi menjelaskan, visi Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi Tahun 2008-2013, yakni Dengan iman dan taqwa mewujudkan pemerintahan yang amanah berparadigma surgawi, menuju Kota Sukabumi yang cerdas, sehat dan sejahtera.

Ditandaskannya, indikator makro iman dan taqwa, salah satunya dengan melaksanakan sholat wajib berjama’ah. Untuk itu, para Ketua DKM, Pimpinan Pondok Pesantren, Alim Ulama, Ustadz dan para Guru Agama, agar senantiasa mengajak segenap umat Islam, untuk melaksanakan sholat wajib berjama’ah.

Wakil Walikota Sukabumi juga mengajak kepada segenap lapisan masyarakat, agar senantiasa meningkatkan kualitas silaturahmi, dengan senantiasa menebarkan salam dan memakmurkan mesjid, untuk menciptakan Kota Sukabumi yang berparadigma surgawi.

Pada bagian lain sambutannya, Wakil Walikota Sukabumi atas nama pribadi dan pemerintah, memohon maaf yang sedalam-dalamnya kepada segenap lapisan masyarakat, apabila selama tahun 2008 Masehi dan tahun 1429 Hijrah yang sudah ber-akhir beberapa hari yang lalu, banyak program dan keinginan masyarakat yang belum dapat direalisasikan, karena berbagai hal dan keterbatasan. Untuk itu, Wakil Walikota Sukabumi mengajak kepada segenap lapisan masyarakat, untuk senantiasa bersama-sama membangun kota Sukabumi, dengan pola kebersamaan dan kejamaahan, sareundeuk saigel sabobot sapihanean.

 
Rabu, 31 Desember 2008
WAKIL WALIKOTA SUKABUMI TUTUP SEE 2008
Reporter : ENDANG SUMARDI
 

Wakil Walikota Sukabumi, Drs. H. Mulyono, M.M., Selasa malam, 30 Desember 2008, di lapangan Merdeka, menutup kegiatan Sukabumi Economic Expo (SEE) 2008.

Dalam sambutannya, Wakil Walikota Sukabumi menjelaskan, kegiatan SEE 2008 ini, merupakan upaya untuk mencapi visi Kota Sukbumi, serta visi Walikota Sukabumi dan Wakil Walikota Sukabumi, yang ditujukan pada ekonomi kerakyatan, dengan memberdayakan KUKM.

Salah satu indikator Indeks Pembangunan Manusia (IPM), yakni daya beli mayarakat. Secara umum, IPM Kota Sukabumi sudah melampaui IPM Jawa Barat. Namun dalam tataran daya beli, Kota Sukabumi baru mencapai angka 62. Pencapaian indeks yang masih relatif kecil ini, harus didongkrak oleh semua pihak.

Ditandaskannya, peningkatan IPM tidak bisa dilakukan oleh pemerintah semata, akan tetapi harus dilakukan secara sinergis oleh semua pihak, yakni oleh pemerintah dan dunia usaha, khususnya para pelaku usaha kecil dan menengah. Karena sektor riil ini, mampu memberikan kontribusi yang cukup besar, terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Untuk itu, pemerintah akan senantiasa mengembangkan kebijakan regulasi dan fasilitas, untuk mendukung iklim ekonomi yang konusif, dengan membangun infrastruktur yang lebih baik, disertai implementasi prinsif-prinsif good governance.

Setelah selesai SEE 2008, bukan ber-arti proses inter-aksi ber-akhir. Tapi harus terus ditingkatkan dan dikembangkan, guna menjalin kemitraan dan kerjasama kearah yang lebih baik lagi. Sebab Kota Sukabumi memiliki potensi kerjasama yang konstruktif, yang dapat membawa mutual benefit bagi semua pihak. Produksi pengusaha Kota Sukabumi memiliki keunggulan dan kekhasan yang tinggi, karena produk hasil karya dan kreasi Kota Sukabumi cukup bagus.

Oleh karenanya, Wakil Walikota Sukabumi mengajak kepada semua pihak, khususnya kepada para pemodal dan investor, untuk senantiasa meningkatkan kerjasama dan menanamkan investasinya di Kota Sukabumi.

Kepada seluruh peserta, Wakil Walikota Sukabumi mengucapkan selamat jalan dan sukses. Diharapkannya, setelah mengikuti SEE ini dapat membawa inspirasi kepada dunia usaha, dengan senantiasa berkreasi dan ber-inovasi. Sedangkan kepada segenap elemen masyarakat dan seluruh unsur yang terlibat dalam kegiatan SEE ini, Wakil Walikota Sukabumi mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya.

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Walikota Sukabumi menyerahkan trophy dan piagam penghargaan kepada UKM Kurnia Meubel, sebagai stand terbaik KUMKM Kota Sukabumi. Selanjutnya kepada Aikma Kabupaten Sukabumi, sebagai stand terbaik KUMKM Kabupaten dan Kota di Jawa Barat, serta kepada PT Isopanel Dunia, sebagai stand terbaik sponsorship.

 
Selasa, 30 Desember 2008
WAKIL WALIKOTA SUKABUMI BUKA SEMILOKA ENTERPRENEUR
Reporter : ENDANG SUMARDI
 

Wakil Walikota Sukabumi, Drs. H. Mulyono, M.M., Selasa pagi, 30 Desember 2008, di Gedung Pusat Kajian Islam, membuka Seminar dan Lokakarya (Semiloka) Enterpreneur yang Berkepribadian Islam.

Dalam sambutannya, Wakil Walikota Sukabumi mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang tinggi kepada DPC Hillsi Kota Sukabumi yang telah melaksanakan Semiloka, dalam rangka upaya meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM), khususnya masyarakat Kota Sukabumi.

Dikatakannya, permasalahan yang kental saat ini secara makro, yakni krisis global, krisis keuangan dan krisis energi, yang merasuk ke seluruh penjuru dunia, termasuk ke Kota Sukabumi. Akibat krisis tersebut, setiap hari kondisi perekonomian masyarakat dengan simbul dolar terhadap rupiah atau sebaliknya, semakin tidak menentu. Harga minyak dunia, setiap hari semakin turun secara drastis. Demikian pula krisis-krisis lainnya, juga berdampak pada kehidupan ekonomi masyarakat, termasuk masyarakat Kota Sukabumi. Diprediksi dan telah tercatat sebanyak lebih kurang 1,5 sampai dengan 2 juta orang, kemungkinan terjadi Pemutusan Hubungan Kerja (PHK).

Dengan hadirnya DPC Hillsi Kota Sukabumi, ada secercah harapan bagi masyarakat dan Pemerintah Kota Sukabumi, yang telah memulai kiprahnya, dengan melaksanakan Pelatihan dan Semiloka. Diharapkannya, dengan Pelatihan dan Semiloka tersebut dapat membuahkan hasil yang memuaskan semua pihak, khususnya dalam mencari solusi untuk memecahkan berbagai permasalahan yang terjadi di Kota Sukabumi. Dengan demikian, masyarakat Kota Sukabumi bisa berbuat sesuatu, sehingga obsesi masyarakat dan Pemerintah Kota Sukabumi bisa terwujud, khususnya dalam mencapai Kota Sukabumi yang lebih cerdas, lebih sehat, dan lebih sejahtera.

Dijelaskannya, hingga saat ini, di Kota Sukabumi terdapat 12 ribu 346 Kepala Keluarga, atau lebih kurang 60 ribu jiwa termasuk keluarga miskin, yang memerlukan perhatian dan bantuan semua pihak.

Permasalahan lainnya, yakni lulusan Sekolah Menengah Atas (SMA)- Sederajat, termasuk Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), di Kota Sukabumi setiap tahun mencapai 5 ribu orang. Dari jumlah tersebut, sebanyak 50 persen melanjutkan, 30 persen ter-akomodir oleh dunia usaha dan industri, dan sisanya sebanyak 20 persen atau lebih dari seribu orang kemungkinan menganggur. Berdasarkan hasil analisa, dari 20 persen lulusan yang menganggur tersebut, karena tidak memiliki kecerdasan vokasinal, atau ketidak-siapan mereka untuk terjun ke masyarakat, karena tidak memiliki keterampilan.

Wakil Walikota Sukabumi menjelaskan, dalam akhir tahun ini ada beberapa pekerjaan rumah secara nasional yang harus segera diselesaikan, serta memerlukan bantuan semua pihak. Salah satunya yakni masih langkanya Minyak Tanah. Dengan demikian, masyarakat yang memerlukan Minyak Tanah masih harus mengantri setiap dua hari sekali.

Sementara Ketua Panitia Penyelenggara, Ipuet Syarifah, Dipl Cidesco menjelaskan, maksud dan tujuan dilaksanakannya Semiloka tersebut, untuk membentuk kepribadian warga masyarakat Kota Sukabumi yang Islami.

Sedangkan jumlah peserta yang mengikuti Semiloka tersebut, mencapai 250 orang, perwakilan dari seluruh LPK se Kota Sukabumi, didukung oleh mahasiswa dari seluruh universitas yang ada di Kota Sukabumi.

 
Senin, 29 Desember 2008
WAKIL WALIKOTA SUKABUMI LEPAS PESERTA PAWAI TAARUF
Reporter : ENDANG SUMARDI
 

Wakil Walikota Sukabumi, Drs. H. Mulyono, M.M., Senin pagi, 29 Desember 2008, di depan Alun-alun Kota Sukabumi, melepas peserta Pawai Taaruf, dalam rangka memeriahkan tahun baru Islam, 1 Muharam 1430 Hijriyah.

Pawai Taaruf tersebut, diikuti sekitar 20 ribu orang, terdiri dari siswa TK, RA, SD, MI, SMP, MTs, SMA, SMK, MA dan Mahasiswa, beserta unsur Muspika, Lurah dan Masyarakat, dari 7 kecamatan se Kota Sukabumi.

Adapun rute yang ditempuh para peserta pawai tersebut, yakni start dari depan Alun-alun Kota Sukabumi, kemudian masuk ke jalan A. Yani dan jalan Siliwangi, di terima oleh Walikota Sukabumi, H. Mokhamad Muslikh Abdussyukur, S.H., M.Si. beserta unsur Muspida, di Panggung Kehormatan, tepatnya di depan Balaikota Sukabumi, jalan R. Syamsudin, S.H. Setelah di terima oleh Walikota Sukabumi beserta unsur Muspida, para peserta melanjutkan arak-arakannya ke jalan Suryakencana, kemudian masuk ke jalan Perintis Kemerdekaan, dan finish di lapangan Merdeka.

Dalam kesempatannya, Walikota Sukabumi mengucapkan terima kasih kepada para peserta, yang telah berpartisipasi aktif mengikuti pawai tersebut, dalam rangka menyambut dan memeriahkan tahun baru Islam, 1 Muharam 1430 Hijriyah.

Dikatakannya, pihak pemerintah dan masyarakat Kota Sukabumi khususnya para tokoh dan alim ulama, senantiasa ber-upaya menggebyarkan acara penyambutan tahun baru Islam. Maksud dan tujuannya, supaya segenap umat Islam dapat meng-evaluasi berbagai kekurangan dan kelebihan, dalam menjalani berbagai kehidupan selama satu tahun ke belakang, untuk selanjutnya dijadikan paradigma hijrah kearah yang lebih baik.

Selain itu, Walikota Sukabumi, atas nama pribadi, keluarga dan Pemerintah Kota Sukabumi, menyampaikan permohonan maaf yang sedalam-dalamnya, karena kendati banyak meraih prestasi dalam berbagai bidang, tapi masih terdapat beberapa program dan aspirasi masyarakat yang belum dapat direalisasikan secara optimal, termasuk program konversi Minyak Tanah ke Gas. Karena program tersebut, merupakan program dan kebijakan pemerintah pusat. Namun demikian, Pemerintah Kota Sukabumi akan senantiasa ber-upaya optimal membantu, supaya program tersebut dapat berjalan dengan baik dan lancar.

 
Sabtu, 20 Desember 2008
WAKIL WALIKOTA SUKABUMI TUTUP STQ DAN FESTIVAL MARAWIS TAHUN 2008
Reporter : ENDANG SUMARDI
 

Wakil Walikota Sukabumi, Drs. H. Mulyono, M.M., Kamis malam, 18 Desember 2008, di Gedung Juang 45, secara resmi menutup Seleksi Tilawatil Qur’an (STQ) dan Festival Marawis Tingkat Kota Sukabumi Tahun 2008.

Dalam sambutannya Wakil Walikota Sukabumi mengatakan, tanpa terasa sudah tiga hari berkumpul dengan para qori, qori’ah, ustadz, ustadzah dan anggota kontingen STQ, serta para peserta Festival Mawaris Tingkat Kota Sukabumi, dalam upaya memperkokoh keimanan dan ketaqwaan, sekaligus mengasah kemampuan membaca untaian Kalam Illahi, yakni Al-Qur’an Nur Karim, yang merupakan satu-satunya pedoman hidup menjanjikan, bagi keselamatan di dunia dan di akhirat.

STQ dan Festival Marawis Tingkat Kota Sukabumi yang telah dilaksanakan, dalam rangka menggali nilai-nilai luhur Al-Qur’an, untuk dijadikan pedoman hidup atau way of life, sekaligus menangkap getaran spiritualitas dan relijiusitas dari untaian Kalam Illahi, yang maha indah dan maha agung.

Namun demikian, sebagai sebuah kegiatan yang sifatnya berjenjang dan berdimenasi kejuaraan, para qori dan qori’ah tentu harus tunduk pada aturan yang berlaku, ter-utama pada firman Allah sendiri, sebagaimana dinyatakan dalam Surat Al-Mujammil Ayat 4, yang artinya Bacalah Al-Qur’an dengan Tartiil, atau sebaik-baiknya bacaan dengan memperhatikan sisi gramatikal dan sisi estetika.

Berkenaan dengan hal tersebut, tentu banyak variabel yang akan menentukan seseorang untuk menjadi qori atau qori’ah terbaik. Selain itu, juga sudah menjadi hukum alam, apabila dalam setiap kejuaraan tidak semua peserta dapat menjadi yang terbaik atau juara. Demikian pula dalam Festival Marawis, tentu tidak semua kelompok dapat menjadi juara pertama, kendati telah ber-upaya dan menunjukan kemampuan terbaiknya.

Dengan ber-akhirnya STQ dan Festival Marawis ini, Kota Sukabumi telah memiliki qori dan qori’ah, serta grup Marawis terbaik, yang akan berlaga pada Seleksi Tilawatil Qur’an (STQ) Tingkat Jawa Barat.

Ditandaskannya, pelaksanaan STQ dan Festival Marawis tersebut, merupakan langkah baik, sebagai bagian dari tahapan pembinaan. Dalam konteks pemahaman demikian, maka sikap ikhlas hendaknya senantiasa melandasi niat dan tujuan dari pelaksanaan STQ dan Pestival Marawis. Dengan demikian, posisi juara dan bukan juara, hendaknya dijadikan bahan evaluasi, sudah sejauh mana kemajuan dalam membaca Al-Qur’an dan latihan musik islami Marawis yang telah dicapai, yang kesemuanya semata-mata ditujukan bagi syiar Islam, sekaligus sebagai salah satu upaya dalam mendapatkan ridho dari Allah Ta’alla.

Ditandaskan pula, mengingat pelaksanaan STQ tersebut sifatnya lomba, kepada para qori dan qori’ah termasuk grup Marawis yang berhak mengikuti STQ Tingkat Jawa Barat, agar senantiasa berlatih, supaya benar-benar memiliki bekal pengetahuan, keterampilan dan kemampun yang lebih baik lagi.

Wakil Walikota Sukabumi juga mengharapkan, pelaksanaan STQ dan Festival Marawis tersebut, dapat menjadi dorongan bagi tumbuhnya minat baca Al-Qur’an. Lebih jauh dari itu, yakni dapat meningkatkan minat untuk memahami kandungan Al-Qur’an, sekaligus mengamalkan ajaran-ajaran Al-Qur’an. Demikian pula Festival Marawis, dapat meningkatkan minat dan kecintaan generasi muda, sekaligus mengembangkan seni yang bernuansakan Islam, di tengah-tengah hiruk-pikuknya musik dan seni budaya lain.

Selain itu juga diharapkan, pelaksanaan STQ tersebut dapat menjadi gerbang bagi segenap umat Islam, untuk terus menggali Al-Qur’an, dengan senantiasa mengasah akal dan hati. Karena akal dan hati yang selalu dekat dengan Al-Qur’an, akan melahirkan pribadi-pribadi yang mempunyai intelektualitas yang tinggi, sikap jiwa yang rendah hati, serta peka terhadap fenomena-fenomena alam semesta dan tanda-tanda jaman, yang sesungguhnya merupakan Ayat-Ayat Tuhan atau Ayat Kauniyah.

Sementara Ketua Panitia STQ dan Festival Marawis Tingkat Kota Sukabumi Tahun 2008, Drs. H. Saleh Makbullah, M.Si., mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada semua pihak, atas partisipasi dan kerjasamanya, baik secara moril maupun materil. Dengan demikian, STQ dan Festival Marawis Tingkat Kota Sukabumi tersebut, dapat terselenggara dengan baik, sesuai harapan semua pihak. Diharapkannya, partisipasi baik berupa moril maupun materil yang telah diberikan, senantiasa dijadikan lumbung amal shaleh, serta mendapat balasan berlipat ganda dari Allah Ta’alla.

Dijelaskannya, pada prinsipnya pelaksanaan STQ dan Festival Marawis Tingkat Kota Sukabumi Tahun 2008, berjalan lancar, aman dan tertib, sesuai jadwal yang telah ditentukan.

Sedangkan peserta STQ dan Festival Marawis, seluruhnya berjumlah 150 peserta, mengalami penurunan dari pelaksanaan tahun lalu. Adapun yang menjadi faktor penyebabnya, karena cabang yang dilombakan dalam STQ Tahun 2008 hanya 3 cabang, yakni Musabaqoh Hifdzil Qur’an (MHQ) 1, 5, 10, 20, dan 30 juz, serta Tilawah Dewasa dan Tafsir Bahasa Arab.

Ketua Panitia STQ dan Festival Marawis mengharapkan, dari kesungguhan para peserta dan Pembina dalam mengikuti STQ dan Festival Marawis tersebut, dapat mewujudkan harapan semua pihak, yakni meraih prestasi yang terbaik pada STQ Tingkat Jawa Barat, yang dijadualkan berlangsung pada tahun 2009 mendatang, bertempat di Asrama Haji Bekasi.

Untuk menyiapkan qori dan qori’ah ke STQ Tingkat Jawa Barat, Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kota Sukabumi, dalam waktu dekat akan melaksanakan pemusatan latihan, bagi para juara 1 dari setiap Cabang STQ.

Pada kesempatan tersebut, Wakil Walikota Sukabumi menyerahkan trophy, piagam dan uang pembinaan kepada para juara dari setiap Cabang STQ dan Festival Marawis. Adapun yang tampil sebagai juara umum 1, Kecamatan Gunung Puyuh, juara umum 2, Kecamatan Citamiang, dan juara umum 3, Kecamatan Cikole.

 
Kamis, 18 Desember 2008
WAKIL WALIKOTA SUKABUMI BUKA STQ DAN FESTIVAL MARAWIS
Reporter : ENDANG SUMARDI
 

Wakil Walikota Sukabumi, Drs. H. Mulyono, M.M., Selasa malam, 16 Desember 2008, di Gedung Juang 45, membuka pelaksanaan Seleksi Tilawatil Qur’an (STQ), dan Festival Marawis Tingkat Kota Sukabumi Tahun 2008.

Dalam sambutannyam Wakil Walikota Sukabumi menjelaskan, ada dua bekal dari Rasulullah kepada umatnya, sebagai tuntunan untuk keselamatan di dunia dan di akhirat, yakni pertama AL-QUR’AN dan kedua AL-HADITS//

Secara mendasar, kedua bekal tersebut mengandung makna, bahwa siapapun orangnya, dengan latar belakang pendidikan dan status sosial ekonomi apapun, akan mendapatkan keselamatan serta rahmat dan anugerah yang melimpah ruah dari Allah Ta’alla, selama orang tersebut berpegang pada AL-QUR’AN dan AL-HADITS.

Dimensi lain yang dapat digali hikmahnya dari AL-QUR’AN, yakni susunan tata bahasa, kosa kata dan sistem kalimat, yang dibangun begitu sarat dengan nilai-nilai estetika dan keindahan. “Sejarah telah membuktikan, bahwa secara faktual tidak ada satupun karya sastra di dunia, yang seindah dan seagung KALAM ILLAHI”, tandasnya.

Penyelenggaraan STQ ini, merupakan salah satu upaya dalam rangka menggali nilai-nilai luhur AL-QUR’AN, untuk dijadikan pedoman hidup atau way of life, sekaligus menangkap getaran spiritualitas dan relijiusitas dari untaian KALAM ILLAHI, yang maha indah dan maha agung.

Diharapkannya, melalui pelaksanaan STQ ini, dapat menjadi gerbang bagi segenap umat Islam, untuk terus menggali AL-QUR’AN, dengan senantiasa mengasah akal dan hati, yang pada akhirnya, akal dan hati yang selalu dekat dengan AL-QUR’AN, akan melahirkan pribadi-pribadi yang memiliki intelektualitas tinggi, sikap jiwa yang rendah hati, serta peka terhadap fenomena-fenomena alam semesta dan tanda-tanda jaman, yang sesungguhnya merupakan ayat-ayat Tuhan atau ayat Kauniyah.

Sementara Kepala Bagian Kesejahteraan Sosial Setda Kota Sukabumi, Drs. H. Saleh Makbullah, M.Si., selaku Ketua Panitia Penyelenggara menjelaskan, Seleksi Tilawatil Qur’an (STQ) dan Festival Marawis Tingkat Kota Sukabumi ini, berlangsung selama 3 hari, tepatnya dari tanggal 16 sampai dengan 18 Desember 2008, bertempat di Gedung Juang 45 dan Gedung Pusat Kajian Islam.

Menyinggung jumlah peserta, seperti dikatakan Kepala Bagian Kesejahteraan Sosial, secara kuantitatif mengalami penurunan apabila dibandingkan dengan Musabaqoh Tilawatil Qur’an (MTQ) Tahun 2007, yakni hanya berjumlah 176 peserta, termasuk peserta Festival Marawis. “Terjadinya penurunan jumlah peserta tersebut, akibat cabang yang dilombakan dalam STQ hanya tiga cabang, yakni Musabaqoh Hifdzil Qur’an (MHQ) 1, 5, 10, 20, dan 30 juz, serta Tilawah Dewasa dan Tafsir Bahasa Arab”, ujarnya.

Sedangkan target Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kota Sukabumi dalam STQ Tingkat Jawa Barat, yakni masuk 10 besar. “Untuk mencapai target tersebut, LPTQ Kota Sukabumi akan melaksanakan pemusatan latihan bagi para juara 1, dari ketiga cabang yang dilombakan pada STQ tersebut”, katanya.

Dikatakan pula, juara 1, 2, dan 3 dari masing-masing cabang STQ dan Fastival Marawis, selain mendapat trophy dan piagam penghargaan, juga mendapat uang pembinaan dari Walikota Sukabumi.

Kepala Bagian Kesejahteraan Sosial Setda Kota Sukabumi, mengucapkan terima kasih dan pengharagaan yang setinggi-tingginya kepada semua pihak, yang telah membantu baik berupa moril maupun materil, sehingga STQ dan Festival Marawis Tingkat Kota Sukabumi ini, dapat terselenggara dengan baik.

 
Rabu, 17 Desember 2008
WAKIL WALIKOTA SUKABUMI BUKA PERAGAAN MANASIK HAJI
Reporter : ENDANG SUMARDI
 

Wakil Walikota Sukabumi, Drs. H. Mulyono, M.M., Selasa pagi, 16 Desember 2008, di lapangan Merdeka, secara resmi membuka peragaan manasik haji, bagi anak RA, TK Islam, PAUD dan TAAM se Kota Sukabumi, Tahun 2008.

Dalam sambutannya, Wakil Walikota Sukabumi menyambut baik atas dilaksanakannya peragaan manasik haji tersebut, karena sangat besar manfaatnya, khususnya dalam meningkatkan keimanan dan ketaqwaan anak sejak dini.

Selain itu, kegiatan tersebut sesuai dengan visi Kota Sukabumi, yakni Terwujudnya Kota Sukabumi Sebagai Pusat Pelayanan Berkualitas Bidang Pendidikan, Kesehatan dan Perdagangan di Jawa Barat, Berlandaskan Iman dan Taqwa, serta visi Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi, yakni Dengan Iman dan Taqwa, Mewujudkan Pemerintahan yang Amanah Berparadigma Surgawi, Menuju Kota Sukabumi yang Cerdas, Sehat dan Sejahtera, dilandasi nilai filosofis Sidik, Tablegh, Amanah, Fatonah. Diharapkannya, anak-anak yang mengikuti peragaan manasik haji ini, kelak menjadi haji yang sebenarnya.

Sementara Ketua Panitia Penyelenggara, H. Ohan Jauharudin menjelaskan, kegiatan tersebut diikuti 1.650 anak, dari 54 RA, 7 TK Islam, serta 5 PAUD dan TAAM se Kota Sukabumi.

Adapun maksud dan tujuannya, untuk memberi pendidikan dan pengetahuan sejak dini kepada anak-anak, tentang tata cara pelaksanaan ibadah haji.

Sedangkan sasaran yang ingin dicapai, untuk menciptakan anak-anak dan generasi yang cerdas, ber-iman, bertaqwa dan ber-amal. Yang lebih penting dari pelaksaan kegiatan tersebut, agar anak-anak memahami resensi rukun iman yang ke-5.

Dikatakan pula, kegiatan tersebut dilaksanakan secara rutin setiap tahun sekali, tepatnya pada setiap bulan Desember, sesuai dengan salah satu program Pengurus Daerah Ikatan Guru Raudatul Athfal (PD IGRA) Kota Sukabumi.

 
Kamis, 11 Desember 2008
WAKIL WALIKOTA SUKABUMI BUKA SOSIALISASI KEARSIPAN
Reporter : ENDANG SUMARDI
 

Wakil Walikota Sukabumi, Drs. H. Mulyono, M.M., Rabu pagi, 10 Desember 2008, di hotel Edelweis, secara resmi membuka pelaksanaan sosialisasi kearsipan.

Dalam sambutannya, Wakil Walikota Sukabumi menjelaskan, pelaksanaan kegiatan dalam suatu organisasi terlebih instansi pemerintah, memiliki sifat berkelanjutan, sehingga selalu ada hubungan yang cukup erat, antara kegiatan yang satu dengan kegiatan berikutnya.

Berkaitan dengan hal tersebut, berbagai dokumen administrasi yang mendukung suatu kegiatan, tidak bisa dimusnahkan begitu saja, mengingat memiliki makna praktis sebagai arsip aktif yang dibutuhkan pada kegiatan berikutnya, atau memiliki nilai historis yang dapat menjadi saksi perjalanan suatu instansi. Karena arsip merupakan memori kolektif, yang menggambarkan perjalanan sejarah bangsa dari masa ke masa.

Dikatakannya, kendati arsip memiliki peranan penting dalam mendukung kinerja suatu instansi, tapi belum semua instansi mampu mengelola arsip secara efisien dan efektif, karena berbagai faktor. Antara lain kurangnya dukungan sarana dan prasarana, lemahnya kemampuan manajemen pengelolaan, dan belum tumbuhnya kesadaran semua aparatur akan arti dan pentingnya arsip, sebagai alat bukti yang sah, sebagai memori kolektif, dan sebagai bukti akuntabilitas.

Dengan demikian, setiap instansi pemerintah sangat penting memiliki pemahaman yang memadai, tentang menajemen pengelolaan arsip, dengan dukungan sumber daya manusia yang peduli dan berkemampuan teknis dalam pengelolaan arsip. Konsekuensinya adalah ada upaya yang berkelanjutan untuk meningkatkan kemampuan para pengelola arsip, seperti kegiatan sosialisasi kearsipan yang dilaksanaan hari ini, disertai pemenuhan terhadap kebutuhan sarana dan prasarana yang memadai.

Wakil Walikota Sukabumi menandaskan, keberadaan arsip yang dinamis serta mudah digunakan saat diperlukan, akan mendukung terhadap upaya dalam mewujudkan kepemerintahan yang baik atau good governance. Karena sebagian arsip, bisa dijadikan dokumen pertanggung-jawaban, termasuk perencanaan, pelaksanaan dan penyelenggaraan pemerintahan, sesuai Undang-Undang Nomor 7 Tahun 1971, Tentang Ketentuan-Ketentuan Pokok Kearsipan.

Dijelaskannya, sosialisasi kearsipan tersebut, difokuskan pada pemahaman kebijakan kearsipan daerah, serta kedudukan peran pengelola arsip atau arsiparis, dan penyelenggaraan pemerintahan.

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Walikota Sukabumi menyampaikan beberapa hal, menyangkut permasalahan yang sedang berkembang, baik internal maupun eksternal. Antara lain dari aspek internal, bahwa prosedur, sistem dan tata pengelolaan arsip dalam birokrasi pemerintahan, masih belum seragam dan berstanda, sehingga perlu dilakukan pembenahan yang sungguh-sungguh, menuju manajemen kearsipan yang handal. Sedangkan dari aspek eksternal, yakni derasnya arus informasi di era globalisasi, tentu akan berpengaruh pada manajemen kearsipan di daerah dan nasional.

Adapun maksud dan tujuan dari manajemen kearsipan, untuk memberikan arah dan pedoman bagi para pelaku kearsipan dalam suatu periode tertentu. Diantaranya merumuskan strategi pengelolaan arsip dengan cakupan materi yang bersifat komprehensif, dimulai dari perencanaan, pelaksanaan agenda kegiatan dan implikasinya, serta penyajian data semaksimal mungkin; monitoring disertai evaluasi terhadap implementasi beberapa regulasi di bidang kearsipan; dan mengenal lebih jauh faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja dari implementasi kebijakan atau regulasi bidang kearsipan.

Pada bagian lain sambutannya, Wakil Walikota Sukabumi mengharapkan, dari pelaksanaan sosialisasi kearsipan ini ada nilai lebih bagi para peserta. Antara lain memahami kebijakan dan perkembangan kearsipan nasional, memper-oleh pemahaman tentang berbagai peraturan yang terkait dengan tata kearsipan daerah, memper-oleh pemahaman tentang kedudukan, tugas dan fungsi arsiparis, serta mampu mengembangkan sinerjitas lintas instansi dalam pengelolaan arsip, baik dalam memperlancar pelaksanaan tugas sehari-hari maupun dalam meningkatkan kinerja di instansi masing-masing.

 
Rabu, 3 Desember 2008
WAKIL WALIKOTA SUKABUMI TINJAU SUMBER MATA AIR BATUKARUT
Reporter : ENDANG SUMARDI
 

Wakil Walikota Sukabumi, Drs. H. Mulyono, M.M., didampingi Direktur Teknik PDAM, Agus Suhendro, Kepala Litbang, Jaki Hasan, dan Kepala Seksi Hubungan Langganan, Asep, hari Selasa, 2 Desember 2008, melakukan peninjauan ke sumber mata air Batukarut.

Maksud dan tujuannya, untuk mengetahui dari dekat, penyebab berkurangnya debit air di sumber mata air tersebut. Karena dalam kondisi intensitas dan curah hujan yang sangat tinggi saat ini, bisa mencapai 150 liter per detik, namun kenyataannya hanya mencapai 60 liter per detik.

Setelah dilakukan peninjauan secara akurat, penyebab berkurangnya debit air tersebut, yakni dari ratusan hektar lahan di sekitar resapan mata air tersebut, hanya lahan milik PDAM yang masih ditumbuhi pohon besar. Sedangkan lahan milik masyarakat, hanya berupa lahan pertanian.

Wakil Walikota Sukabumi, Drs. H. Mulyono, M.M. menandaskan, langkah pengamanan yang harus dilakukan agar debit air tetap stabil, pihak PDAM harus melakukan kerjasama dengan para petani setempat, dengan melakukan penanaman pohon. Namun keberadaan para petani di sekitar sumber mata air tersebut, harus dipikirkan oleh PDAM, karena para petani tersebut hanya menggantungkan hidup dari bertani. Wakil Walikota Sukabumi mengharapkan, para petani yang menggarap lahan PDAM, agar merelakan lahan garapannya untuk dihijaukan kembali. Maksud dan tujuannya, guna menyelamatkan dan menjaga sumber mata air tersebut. Untuk menghijaukan lahan milik PDAM di sekitar sumber mata air tersebut, Wakil Walikota Sukabumi akan melibatkan KORPRI dan Pramuka, dengan melakukan aksi penanaman pohon secara masal.

Sementara Direktur Teknik PDAM, Agus Suhendro menjelaskan, di sekitar sumber mata air Batukarut, PDAM memiliki lahan seluas 11 hektar. Namun dari luas lahan tersebut, baru 5 hektar yang telah dihijaukan. Sedangkan seluas 6 hektar lagi, dimanfaatkan oleh para petani setempat, ditanami rumput gajah.

Idealnya, untuk melindungi dan menjaga keutuhan debit air di setiap sumber mata air, diperlukan lahan seluas 20 hektar. Sementara lahan yang ada baru 11 hektar, atau masih kekurangan 9 hektar lagi. Selain itu, terjadi berkurangnya debit air di sumber mata air tersebut, juga diakibatkan oleh adanya eksploitasi pasir di daerah Cimangkok.

 
Jumat, 28 November 2008
WAKIL WALIKOTA SUKABUMI TUTUP DIKLAT PRAJABATAN
Reporter : Endang Sumardi
 

Wakil Walikota Sukabumi, Drs. H. Mulyono, M.M., Kamis pagi, 27 November 2008, di Gedung KPDA Sukabumi, secara resmi menutup pelaksanaan Diklat Prajabatan CPNS Golongan I dan II, Angkatan VII Tahun 2008. Diklat Prajabatan yang dilaksanakan BKD Kota Sukabumi dan Badan Diklat Provinsi Jawa Barat, dari tanggal 11 hingga 27 November 2008 ini, diikuti 53 orang CPNS.

Dalam sambutannya Wakil Walikota Sukabumi mengharapkan, segenap CPNS dan PNS, hendaknya pandai bersyukur dalam mengisi ruang dan waktu pekerjaan seoptimal mungkin dan sebaik mungkin, guna menciptakan mutu pelayanan kepada masyarakat dalam berbagai bidang. Sebab CPNS dan PNS, merupakan abdi negara dan abdi masyarakat.

Dijelaskannya, tidak sedikit PNS yang memiliki prestasi, sekaligus menduduki jabatan di tempat-tempat yang strategis, yang dimulai dari Golongan I dan II, karena didukung dengan niat dan tekad yang kuat, dalam melaksanakan tugas pekerjaan secara optimal. Dengan demikian, para PNS tersebut secara bertahap mendapat kepercayaan dari pimpinan, untuk menduduki jabatan.

Dijelaskan pula, sekarang banyak sekali orang lulusan D-III dan S-1, yang melamar pekerjaan untuk menjadi CPNS. Buktinya dalam penerimaan CPNS yang dilaksanakan baru-baru ini, jumlah yang mendaftar lulusan D-III dan S-1, mencapai 3 ribu 158 orang. Sedangkan formasi yang dibutuhkan hanya 241 orang, yakni untuk tenaga kependidikan 114 orang, tenaga kesehatan 79 orang, dan untuk tenaga teknis 48 orang. Untuk itu, kepada yang telah menjadi CPNS dan PNS, harus senantiasa sungguh-sungguh melaksanakan tugas pekerjaannya dengan baik, sesuai dengan tuntutan dan tantangan zaman saat ini.

Pada bagian lain sambutannya, Wakil Walikota Sukabumi menjelaskan, Pemerintah Kota Sukabumi telah memiliki komitmen yang kuat, untuk mewujudkan visi Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi, yakni Dengan iman dan taqwa mewujudkan pemerintahan yang amanah berparadigma surgawi, menuju Kota Sukabumi yang cerdas, sehat dan sejahtera. Dilandasi Nilai Filosofis Shidiq, Tabligh, Amanah, Fathonah.

Berkaitan dengan hal tersebut, segenap pegawai di lingkungan Pemerintah Kota Sukabumi, agar ber-upaya optimal mewujudkan visi Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi tersebut, diantaranya dengan melaksanakan solat subuh berjamaah, pada setiap Jum’at subuh di Mesjid Agung Kota Sukabumi, dan pada setiap Minggu subuh di Mesjid Al-Ikhlas Pemda Kota Sukabumi.

 
Selasa, 11 November 2008
PENGURUS KONI AGAR BERIKAN KONTRIBUSI TERHADAP PENCAPAIAN VISI WALIKOTA DAN WAKIL WALIKOTA
Reporter : ENDANG SUMARDI
 

Walikota Sukabumi, H. Mokhamad Muslikh Abdussyukur, S.H., M.Si., mengharapkan, jajaran pengurus KONI Kota Sukabumi periode tahun 2008-2012, agar memberikan kontribusi nyata terhadap pencaian visi Walikota dan Walikota Sukabumi, yakni Dengan iman dan taqwa mewujudkan pemerintahan yang amanah berparadigma surgawi, menuju Kota Sukabumi yang cerdas, sehat dan sejahtera.

Harapan Walikota Sukabumi tersebut, disampaikan saat memberi sambutan pada acara pelantikan jajaran pengurus KONI Kota Sukabumi periode tahun 2008-2012, Selasa pagi, 11 November 2008, di Gedung Juang 45.

Diharapkan pula, dengan telah dilantiknya jajaran pengurus KONI tersebut, dapat mengembangkan dan meningkatkan prestasi olahraga Kota Sukabumi, baik di tingkat regional maupun di tingkat nasional.

Walikota Sukabumi menandaskan, untuk mengembangkan dan meningkatkan prestasi olahraga di Kota Sukabumi, beberapa waktu yang lalu telah dilaksanakan pencanangan tahun kebangkitan olahraga Kota Sukabumi. Hasilnya sudah mulai nampak dan terasa, yakni dengan diraihnya prestasi olahraga oleh sejumlah atlet dari berbagai cabang olahraga, baik di tingkat regional maupun di tingkat nasional.

Selain itu, juga telah dilaksanakan pembenahan dan penataan kantor KONI Kota Sukabumi, serta dibangunnya 7 buah lapangan publik di 7 kecamatan se Kota Sukabumi, termasuk menyelenggarakan berbagai event olahraga, baik olahraga prestasi maupun olahraga rekreasi.

Pada bagian lain sambutannya, Walikota Sukabumi atas nama pemerintah dan masyarakat, mengucapkan selamat kepada jajaran pengurus KONI Kota Sukabumi yang telah dilantik, seraya mengajak untuk senantiasa meningkatkan kebersamaan, persatuan dan kesatuan, khususnya dalam mewujudkan moto Kota Sukabumi, “reugreug pageuh repeh rapih”, serta moto Jawa Barat, “silih asah silih asih jeung silih asuh”.

 
Kamis, 6 November 2008
MUSKOMWIL III APEKSI DIBUKA WAKIL GUBERNUR JAWA BARAT
Reporter : Tim Liputan
 

Kegiatan kemitraan seperti yang dilakukan oleh Apeksi sangat penting untuk dikembangkan terutama dalam industri kreatif dari tiap-tiap kota. Hal ini dapat membangun kemandirian dari tiap daerah sehingga tidak tergantung pada pemerintah propinsi atau pemerintah pusat.

Demikian diungkapkan Wakil Gubernur Jawa Barat, H. Dede Yusuf, saat membuka Musyawarah Komisariat Wilayah (Muskomwil) III APEKSI, di Hotel Pangrango, Sukabumi, Rabu, 5 Nopember 2008.

Menurutnya, setiap kota memiliki keunikan, kekhasan serta kreatifitas masing-masing sehingga terbangun variasi bagi pertumbuhan di daerah masing-masing. Khusus untuk Jawa Barat, Wagub berharap kota-kota yang ada di Jawa Barat dengan keunikannya masing-masing mampu mensupport wilayah yang ada di sekitarnya dengan pengembangan kreatifitas sehingga dapat meningkatkan PAD dan sinergi dengan pemerintahan yang lain, disamping tentunya propinsi perlu melakukan komunikasi yang aktif dengan pemerintah-pemerintah kota sehingga dalam melaksanakan program-program pemerintah bisa mendapatkan dukungan yang baik dari pemerintah-pemerintah kota.

“Selain sebagai amanat organisasi, pelaksanaan muskomwil ini diharapkan bisa menjadi sebuah momentum untuk menumbuhkembangkan sinergi dan kemitraan antara pemerintah propinsi dengan pemerintah kota se-Jawa Barat, DKI Jakarta, Banten, Jawa Tengah dan DIY,” ujar Wagub.

Sebagai gambaran, Jawa Barat adalah propinsi dengan jumlah penduduk terbesar yakni sekitar 42 juta jiwa. Jumlah perguruan tinggi dengan level internasional di jawa barat ada 5, dan ada 350 perguruan tinggi swasta, puluhan lembaga litbang skala nasional dan potensi sumber daya alam yang sangat melimpah. Wagub menegaskan, sudah sepatutnya kita berkumpul disini untuk menghasilkan sesuatu yang bermanfaat bagi masyarakat dan tentunya bagi pemerintah kota masing-masing.

Saat ini pemerintah Propinsi Jawa Barat tengah merencanakan beberapa hal, diantaranya pembangunan pengelolaan infrastruktur dan penanggulangan bencana melalui upaya pembangunan jalan, jembatan serta irigasi sampai ke sentra produksi. Artinya, Jawa Barat akan mengembangkan sentra produksi termasuk di kabupaten-kabupten dan kota-kota, kemudian membangun jalan-jalan hingga ke sentra produksi sehingga terjadi pergerakan ekonomi yang bisa dirasakan manfaatnya oleh sentra produksi tersebut. Termasuk salah satunya adalah pembangunan tol Bogor-Sukabumi-Cianjur.

Wagub berharap dari musyawarah ini dapat dihasilkan pemikiran-pemikiran ataupun gagasan yang dapat mensupport keberhasilan di daerah masing-masing.

Sementara itu, Walikota Sukabumi, H. Mokh. Muslikh Abdussyukur, SH., M.Si., dalam sambutannya mengucapkan selamat datang kepada para walikota dan istri yang telah berkenan hadir pada Muskomwil III Apeksi di Kota Sukabumi. Kedatangan para Walikota beserta dalam Muskomwil ini sangat berarti bagi upaya Apeksi dalam mengatasi berbagai permasalahan yang muncul terutama dalam penyelenggaraan pemerintahan Kota di Seluruh Indonesia.

Pada Muskomwil III kali ini akan dipilih kepengurusan Komisariat III Apeksi periode 2008-2011, serta berbagai permasalahan aktual, seperti mewujudkan ekonomi kreatif bagi peningkatan kesejahteraan rakyat. Selain itu, dalam muskomwil juga akan dibahas upaya pemerintah kota untuk melestarikan pusaka yang dimiliki sebagai asset daerah.

“Dari Muskomwil ini diharapkan dapat dipilih sosok ketua yang mampu mengayomi, memperjuangkan seluruh aspirasi anggotanya. Selain itu juga mampu untuk memberikan kontribusi pemikiran untuk disampaikan pada Dewan Pengurus Apeksi, Dewan Pertimbangan Otonomi Daerah dan pemerintah pusat. Hasil Muskomwil ini diharapkan mampu menjadi salah satu bentuk usulan Apeksi terhadap pelaksanaan otonomi daerah yang lebih produktif dan efektif,” harap Walikota.

Direktur eksekutif Apeksi Drs. H. Sarimun Hadi Saputra, M.Si., mengatakan, Asosiasi pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) yang beranggotakan 95 kota se-Indonesia berdiri pada tahun 2000 sejalan dengan pelaksanaan desentralisasi di Negara Indonesia. Kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan oleh Apeksi bertujuan agar upaya penyelenggaraan desentralisasi dapat berjalan sebagaimana mestinya dan pada akhirnya bermuara pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Dalam kerangka inilah, asosiasi berusaha bersama-sama kota-kota seluruh Indonesia memecahkan berbagai permasalahan yang dihadapi oleh pemerintah kota, terutama yang berkaitan dengan regulasi yang digulirkan pemerintah pusat, agar desentralisasi bisa berjalan sebagaimana mestinya. Di sisi lain, kerjasama yang dilaksanakan pemerintah kota di seluruh Indonesia dapat berjalan sesuai dengan regulasi,” ungkapnya.

Ditambahkannya, tiap wilayah punya karakteristik khas yang berbeda-beda. Oleh karena itu, didalam kerjasama yang dilaksanakan oleh tiap pemerintah kota yang dilaksanakan selama ini mengarah bukan saja pada upaya-upaya peningkatan inovasi yang dilaksanakan oleh tiap kota. Asosiasi membuat satu ketentuan atau hasil-hasil inovatif kota yang disebut best practices. Dari best practices inilah diharapkan dapat dikembangkan sesuai dengan kondisi kota masing-masing. Oleh karena itu tepatlah kiranya bila tema Muskomwil III ini adalah pengembangan ekonomi kreatif rakyat.

Dari musyawarah ini diharapkan dapat menghasilkan keputusan-keputusan yang merupakan satu upaya peningkatan kualitas penyelenggaraan pemerintah kota di wilayah III ini. Selain itu juga akan menghasilkan kepengurusan yang lebih menyinambungkan keberhasilan dari kepengurusan yang lama.

 
Kamis, 6 November 2008
WAKIL GUBERNUR JAWA BARAT BUKA PELAKSANAAN MUSKOMWIL III APEKSI
Reporter : ENDANG SUMARDI
 

Wakil Gubernur Jawa Barat, H. Dede Yusuf, Rabu malam kemarin, 5 Nopember 2008, membuka pelaksanaan Musyawarah Komisariat Wilayah III Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (MUSKOMWIL III APEKSI), yang dijadualkan berlangsung selama 3 hari, tepatnya dari tanggal 5 hingga 7 Nopember 2008, bertempat di Hotel Pangrango Selabintana Sukabumi.

Acara pembukaan yang dimeriahkan seni Angklung, Sendra Tari dan Live Musik ini, diawali pembacaan wahyu Ilahi, lagu Indonesia Raya, sambutan Walikota Sukabumi, sambutan Walikota Surakarta selaku Ketua KOMWIL III APEKSI, sambutan Direktur Eksekutif APEKSI, sambutan Wakil Gubernur Jawa Barat, dan pembacaan do’a.

MUSKOMWIL III APEKSI tersebut diikuti 24 Walikota, yakni Walikota Yogyakarta, Surakarta, Semarang, Salatiga, Magelang, Tegal, dan Walikota Pekalongan. Selanjutnya Walikota Bandung, Bogor, Sukabumi, Cirebon, Cimahi, Bekasi, Depok, Tasikmalaya, dan Walikota Banjarnegara. Kemudian Walikota Tangerang, Serang dan Walikota Cilegon, serta Walikota Jakarta Pusat, Jakarta Timur, Jakarta Selatan, Jakarta Utara, dan Walikota Jakarta Barat.

Para Walikota tersebut, didampingi isteri, Asisten I Bidang Tata Praja atau Pemerintahan, Kepala Bappeda, Kepala Bagian Tata Pemerintahan atau Kepala Bagian Kerjasama, serta Kepala Dinas Perindagkop atau pejabat yang ditunjuk oleh Walikota masing-masing.

MUSKOMWIL III APEKSI tersebut, dilanjutkan hari ini, Kamis, 6 Nopember 2008, diisi kegiatan presensi peserta, penyampaian paparan dari Dirjen Perdagangan Dalam Negeri dan paparan Gubernur Gorontalo, tentang Menumbuhkan ekonomi kreatif untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat. Selanjutnya paparan dari Profesor Doktor Carunia Mulya Firdausy, M.A., APU, tentang Ekonomi kreatif sebagai penggerak roda ekonomi masyarakat, dan paparan dari Kepala Badan Pelestarian Pusaka Indonesia (BPPI), tentang Melestarikan Kota Pusaka sebagai asset daerah, dilanjutkan Sidang Pleno I, dengan susunan acara terdiri dari pengesahan Tata Tertib dan Jadual Acara, Penetapan Pimpinan Sidang dan Penyerahan Pimpinan Sidang oleh Ketua dan Sekretaris KOMWIL III APEKSI, serta pembagian Sidang-Sidang Komisi oleh Ketua Sidang Terpilih. Antara lain, Komisi A berkaitan dengan organisasi dan kepengurusan tahun 2008-2011, Komisi B berkaitan dengan evaluasi pelaksanaan kegiatan pengurus lama dan penyusunan program kerja pengurus baru, serta Komisi C berkaitan dengan rekomendasi, diakhiri Sidang Pleno II, yang diisi Laporan Hasil Sidang Komisi-Komisi, Pemilihan Ketua KOMWIL III APEKSI, dan Penetapan Hasil Pemilihan Ketua. Selanjutnya paparan Best Practises Walikota Palembang, Wisata Kuliner dan penutupan, yang akan dimeriahkan pementasan seni Angklung dan Jaipongan. Sedangkan kegiatan esok hari atau hari ter-akhir, Jum’at, 7 Nopember 2008, yakni presensi peserta, belanja Mochi dan oleh-oleh khas Sukabumi lainnya.

Sementara kegiatan isteri-isteri Walikota pada musyawarah tersebut, difokuskan pada hari ini, Kamis, 6 Nopember 2008, yakni presensi peserta, memetik sendiri Strawbery langsung dari pohonnya, makan siang di alam terbuka diantara pohon-pohon Pinus, melihat proses pembuatan keju di Rumah Keju Bukit Baros, saresehan tentang bahaya HIV-AIDS, dan melihat proses pembuatan kaligrafi di Lembaga Kaligrafi Kelurahan Karamat Kecamatan Gunung Puyuh Kota Sukabumi.

 
Minggu, 26 Oktober 2008
GURU-GURU HONORER MELAKUKAN AUDENSI DENGAN WAKIL WALIKOTA SUKABUMI
Reporter : ENDANG SUMARDI
 

Guru-guru honorer yang tergabung dalam Forum Tenaga Honorer Sekolah Negeri (FTHSNI), melakukan audensi dengan Wakil Walikota Sukabumi beserta jajaran Dinas P dan K Kota Sukabumi.

Audensi yang di wakili 45 orang guru honorer tersebut, berlangsung hari Kamis baru-baru ini, berkaitan dengan keinginan para guru tersebut, untuk diangkat menjadi Tenaga Kontrak Kerja (TKK), bahkan diangkat menjadi CPNS dan PNS di lingkungan Pemerintah Kota Sukabumi.

Keinginan untuk diangkat menjadi TKK dan CPNS tersebut, bukan keinginan para guru honorer saja, akan tetapi keinginan seluruh Tenaga Kerja Sukarela (TKS), di beberapa SKPD di lingkungan Pemerintah Kota Sukabumi.

Wakil Walikota Sukabumi, Drs. H. Mulyono, M.M. menandaskan, peluang para guru honorer dan yang lainnya untuk diangkat menjadi TKK bahkan menjadi CPNS dan PNS masih terbuka lebar. Sebab di wilayah Kota Sukabumi, masih membutuhkan tenaga guru dan tenaga kerja lainnya, termasuk tenaga kesehatan.

Terlebih pada tahun 2010, kebutuhan guru dan yang lainnya di Kota Sukabumi akan bertambah. Karena pada tahun 2010 banyak guru dan PNS lainnya yang memasuki masa pension. Dengan demikian, peluang para guru honorer dan yang lainnya untuk diangkat menjadi TKK bahkan CPNS sangat besar, yang kurang hanya kualifikasinya saja. Untuk itu, Wakil Walikota Sukabumi mengharapkan, para guru honorer dan yang lainnya jangan khawatir. Karena pengangkatan untuk TKK, akan di laksanakan kembali pada tahun 2009.

Ditandaskannya, di tanah air setiap tahun rata-rata membutuhkan 80 ribu orang guru. Untuk mengatasi kekurangannya, sejak tahun 2003 pemerintah telah mengangkat sebanyak 300 ribu orang guru menjadi CPNS dan PNS, yang awalnya berstatus sebagai Guru Bantu Sekolah (GBS). Sedangkan di Kota Sukabumi, tenaga guru yang dibutuhkan saat ini yakni guru olahraga, kesenian dan guru mata pelajaran. Namun untuk guru mata pelajaran, jumlah yang dibutuhkan hanya diatas 20 orang.

 
Minggu, 12 Oktober 2008
WAKIL WALIKOTA DAN WAKIL KETUA DPRD AKAN SALURKAN ASPIRASI PARA MAHASISWA
Reporter : ENDANG SUMARDI
 

Wakil Walikota Sukabumi, Drs. H. Mulyono, M.M., berjanji akan menyalurkan aspirasi para mahasiswa yang tergabung dalam Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI), tentang pengesahan RUU Pornografi.

Ditandaskannya, kendati pengesahan RUU tersebut tengah dibahas dan merupakan kewenangan pusat, akan tetapi Pemerintah Kota Sukabumi tidak akan tinggal diam atas maraknya pornografi. Oleh karenanya, Pemerintah Kota Sukabumi akan menyalurkan aspirasi yang disampaikan para mahasiswa tersebut ke pusat. Selain itu, Pemerintah Kota Sukabumi akan memasukan pornografi ke dalam Peraturan Daerah, Tentang Anti Maksiat. Ditandaskan pula, Pemerintah Kota Sukabumi akan menindak tegas terhadap setiap orang yang sengaja memamerkan gambar pronografi di muka umum.

Hal senada juga disampaikan Wakil Ketua DPRD Kota Sukabumi, Drs. H. Munandi Saleh. Dikatakannya, pihak DPRD Kota Sukabumi akan menampung sekaligus menyalurkan aspirasi para mahasiswa tersebut ke pusat. Karena pengesahan RUU tersebut, merupakan isu nasional dan kewenangan pusat.

Sementara Ketua KAMMI Daerah Sukabumi, Rizal Adityanto, saat ber-orasi menyampaikan aspirasi para mahasiswa tersebut, hari Kamis baru-baru ini, meminta kepada pemerintah, agar segera mengesahkan RUU Pornografi. Karena apabila tidak segera disahkannya RUU tersebut, aksi pornografi dan porno-aksi akan semakin marak.

Dikatakannya, dengan semakin maraknya aksi pornografi yang ditayangkan di media cetak dan elektronik, akan berdampak negatif terhadap upaya peningkatan dan derajat moral bangsa.

Demikian pula dengan porno-aksi yang sering dipamerkan oleh para selebritis, baik di media cetak maupun di media elektronik, akan berpengaruh terhadap kehidupan buruk masyarakat, khsusnya di kalangan kaum muda.

 
Rabu, 8 Oktober 2008
TIGA HAL YANG PERLU DIPERHATIKAN DALAM MEWUJUDKAN VISI WALIKOTA DAN WAKIL WALIKOTA SUKABUMI
Reporter : ENDANG SUMARDI
 

Ada tiga hal yang perlu diperhatikan segenap aparat, dalam mewujudkan Visi Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi, yakni meningkatkan kesejahteraan masyarakat, memberikan pelayanan publik, dan meningkatkan daya saing.

Adapun Visi Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi tersebut, yakni Dengan iman dan taqwa, mewujudkan pemerintahan yang amanah berparadigma surgawi, menuju Kota Sukabumi yang cerdas, sehat dan sejahtera.

Demikian disampaikan Walikota Sukabumi, H. Mokhamad Muslikh Abdussyukur, S.H., M.Si., saat memberi sambutan pada apel pegawai hari pertama masuk kerja, Senin pagi, 6 Oktober 2008, di lapangan apel Setda Kota Sukabumi.

Dijelaskannya, salah satu indikator iman dan taqwa, akni melakukan silaturahmi dengan sesama umat manusia. Namun dalam silaturahmi tersebut, menurut Walikota Sukabumi, agar didahulukan dengan orang tua, baik dengan ibu maupun dengan ayah. Setelah kepada ibu dan ayah, baru kepada sanak saudara dan kerabat.

Untuk itu Walikota Sukabumi berharap, kepada para pegawai yang belum sempat bersilaturahmi dengan ibu dan ayah, agar segera mengunjunginya, sekaligus meminta maaf atas berbagai kesalahan dan kealfaan. “Sebab harus di ingat, bahwa sorga itu ada di bawah telapak kaki ibu dan ayah, serta Allah tidak akan memberikan ampunan apabila belum mendapatkan ampunan dari ibu dan ayah”, tandasnya.

Menyinggung jumlah kehadiran pegawai pada hari pertama masuk kerja, seperti dikatakan Walikota Sukabumi cukup memuaskan dan membanggakan, karena jumlah kehadiran pegawai pada hari pertama cukup banyak. Namun demikian, apabila ada pegawai yang tidak masuk kerja tanpa adanya alasan yang kuat dan jelas, akan dijatuhi sanksi sesuai dengan peraturan dan per-undang-undangan yang berlaku, baik berupa penangguhan kenaikan gaji berkala maupun penangguhan kenaikan pangkat atau golongan.

Usai melaksanakan apel pagi, Walikota Sukabumi, Wakil Walikota Sukabumi, Sekretaris Daerah Kota Sukabumi, para Asisten, para Kepala Badan, Dinas, Kantor dan Bagian, beserta unsur pimpinan lainnya, bersilaturahmi sekaligus saling maaf memaafkan dengan segenap pegawai, atas berbagai kesalahan dan kealfaan, baik secara pribadi dan keluarga maupun secara kedinasan.

 
Sabtu, 20 September 2008
WAKIL WALIKOTA SUKABUMI SIDAK KEBUTUHAN POKOK DAN MAKANAN
Reporter : ENDANG SUMARDI
 

Wakil Walikota Sukabumi, Drs. H. Mulyono, M.M. beserta kepala dan aparat instansi terkait, belum lama ini melakukan sidak kebutuhan pokok dan makanan ke sejumlah pedagang, baik di pasar swalayan maupun di pasar tradisional yang ada di wilayah Kota Sukabumi.

Maksud dan tujuannya, untuk melihat dari dekat berbagai jenis kebutuhan pokok dan makanan yang dijual oleh para pedagang, baik dari segi kuantitas dan kualitas, maupun dari segi kesehatan dan halal tidaknya.

Dalam sidak tersebut, Wakil Walikota Sukabumi beserta kepala dan aparat instansi terkait, menemukan sejumlah jenis makanan yang kedaluarsa, atau yang masa berlakunya telah habis.

Sejumlah jenis makanan yang kedaluarsa atau yang masa berlakunya telah habis tersebut, langsung disita oleh aparat dari Polres Kota Sukabumi, untuk dimusnahkan.

Wakil Walikota Sukabumi menghimbau segenap lapisan masyarakat, agar hati-hati membeli barang-barang kebutuhan pokok khususnya makanan. Sebelum dibeli, masyarakat disarankan agar terlebih dahulu memeriksa label yang tertera dalam kemasan makanan, khususnya mengenai masa berlaku dan halal tidaknya, jangan tergiur dengan harganya yang murah. Sebab apabila telah kedaluarsa atau masa berlakunya telah habis, seandainya dimakan orang akan berbahaya terhadap kondisi kesehatan orang yang memakannya.

Sejumlah tokoh masyarakat, alim ulama dan pakar kesehatan, mengucapkan terima kasih kepada Wakil Walikota Sukabumi beserta kepala dan aparat instansi terkait, yang telah melakukan sidak sekaligus menyita sejumlah jenis makanan yang kedaluarsa tersebut. Diharapkannya, kegiatan tersebut agar dilaksanakan secara rutin. Maksud dan tujuannya, untuk mewujudkan Kota Sukabumi yang lebih sehat, lebih cerdas dan lebih sejahtera.

 
Rabu, 17 September 2008
WAKIL WALIKOTA SUKABUMI SIDAK KE SEJUMLAH PABRIK
Reporter : ENDANG SUMARDI
 

Wakil Walikota Sukabumi, Drs. H. Mulyono, M.M., hari Selasa, 16 September 2008, melakukan Sidak ke sejumlah pabrik, yang ada di wilayah Kota Sukabumi.

Dalam kegiatan Sidaknya, Wakil Walikota Sukabumi menemukan banyak perusahan yang belum memerhatikan pendidikan dan keselamatan para pekerjanya. Disamping itu, juga masih ada perusahaan yang mempekerjakan buruh, tanpa pengamanan standar.

Wakil Walikota Sukabumi menjelaskan, pada awalnya, kegiatan Sidaknya tersebut hanya akan memantau kesiapan perusahaan, untuk memberi Tunjangan Hari Raya (THR) kepada para pekerjanya. Namun kenyataan di lapangan, ditemukan sedikitnya ada tiga perusahaan di Kota Sukabumi, yang mempekerjakan buruh di bawah umur.

Untuk mengatasi hal tersebut, Pemerintah Kota Sukabumi akan ber-upaya memfasilitasi para pekerja tersebut, untuk mengikuti Pendidikan Luar Sekolah, baik Paket A maupun Paket B. Dengan demikian, para pekerja tersebut kelak akan berpendidikan minimal setara dengan SLTA.

Pada kesempatan tersebut, Wakil Walikota Sukabumi meminta kepada seluruh perusahaan, agar senantiasa mengikuti peraturan dan per-undang-undangan yang berlaku, khususnya peraturan dan per-undang-undangan ketenaga-kerjaan. Seluruh perusahaan harus tegas, supaya seluruh pekerja senantiasa menggunakan alat keselamatan dan kesehatan kerja.

Menyinggung pemberian THR, menurut Wakil Walikota Sukabumi, seluruh perusahaan yang dikunjunginya menyatakan siap memberikan THR sebesar satu kali gaji kepada para pekerjanya, yang akan diserahkan paling lambat seminggu sebelum hari raya. Selain itu, yang cukup menggembirakan semua pihak, yakni adanya inisiatif dari sejumlah perusahaan, untuk senantiasa berpartisipasi aktif memelihara dan menata kesehatan lingkungan, di sekitar perusahaan miliknya.

 
Kamis, 28 Agustus 2008
WAKIL WALIKOTA SUKABUMI BUKA SEMILOKA DAN SOSIALISASI SERTIFIKASI GURU
Reporter : ENDANG SUMARDI
 

Wakil Walikota Sukabumi, Drs. H. Mulyono, M.M., Kamis pagi, 28 Agustus 2008, di Gedung Pusat Kajian Islam Kota Sukabumi, secara resmi membuka Semiloka dan Sosialisasi Sertifikasi Guru Dalam Jabatan.

Dalam sambutannya Wakil Walikota Sukabumi menjelaskan, berdasarkan hasil elaborasi forum stakeholders pusat dan daerah, terdapat 9 jenis pelayanan yang dinilai perlu diprioritaskan, dan menjadi tuntutan utama masyarakat. Antara lain, pelayanan air bersih, pendidikan, kesehatan, jalan dan angkutan umum, persampahan, sanitasi lingkungan, drainase, perijinan dan administrasi kependudukan, serta pelayanan sosial dan ekonomi atau pasar tradisional.

Ke-9 jenis pelayanan tersebut dinilai penting, karena terkait dengan kompleksitas permasalahan yang dirasakan masyarakat pada umumnya.

Menyinggung deskripsi kinerja pelayanan pendidikan pada umumnya, seperti dikatakan Wakil Walikota Sukabumi, diantaranya jumlah sekolah khususnya negeri dengan kualitas yang memadai, masyarakat menghendaki biaya pendidikan yang murah dan terjangkau, pemerintah diharapkan dapat menyediakan pelayanan pendidikan yang mudah diakses, dan masyarakat menghendaki pendidikan yang berkualitas khususnya dari aspek kualitas guru.

Berkaitan dengan hal tersebut, dengan dilaksanakannya Semiloka dan Sosialisasi Sertifikasi Guru Dalam Jabatan ini, dapat meningkatkan kualitas dan kinerja guru, khususnya di Kota Sukabumi.

Ditandaskannya, keberpihakan Pemerintah Kota Sukabumi terhadap pembangunan dan peningkatan pendidikan, dirumuskan dalam Visi Kota Sukabumi, yakni Terwujudnya Kota Sukabumi Sebagai Pusat Pelayanan Berkualitas Bidang Pendidikan, Kesehatan dan Perdagangan di Jawa Barat, Berlandaskan Iman dan Taqwa.

 
Rabu, 27 Agustus 2008
WAKIL WALIKOTA MERESMIKAN GEDUNG BARU SMA MY
Reporter : ENDANG SUMARDI
 

Wakil Walikota Sukabumi, Drs. H. Mulyono, M.M., hari Selasa, 26 Agustus 2008, meresmikan penggunaan gedung baru SMA MY. Dalam sambutannya Wakil Walikota Sukabumi menandaskan, dengan diresmikannya penggunaan gedung baru SMA tersebut, dapat meningkatkan kesehatan dan kenyamanan, serta keamanan dan kualitas pendidikan, khususnya di sekolah tersebut umumnya di Kota Sukabumi.

Selain itu, juga dapat menunjang terhadap pecapaian Visi Kota Sukabumi, yakni Terwujudnya Kota Sukabumi Sebagai Pusat Pelayanan Berkualitas Bidang Pendidikan, Kesehatan dan Perdagangan di Jawa Barat, Berlandaskan Iman dan Taqwa, serta Visi Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi, yakni Dengan iman dan taqwa mewujudkan pemerintahan yang amanah berparadigma surgawi, menuju Kota Sukabumi yang cerdas, sehat dan sejahtera.

Wakil Walikota Sukabumi mengharapkan, dengan telah diresmikannya penggunaan gedung baru tersebut, para siswa dan siswi dapat meningkatkan prestasi di bidang akademik dan non akademik, baik di tingkat lokal dan regional, maupun di tingkat nasional dan internasional.

Sementara Kepala SMA MY Kota Suklabumi, Thomas Didit menjelaskan, gedung baru SMA tersebut seluruhnya 20 ruangan, yakni 15 ruangan untuk ruangan belajar, dan 5 ruangan untuk ruangan Laboratorium Biologi, Kimia, Komputer, Fisika, dan ruangan Laboratorium Bahasa, dilengkapi fasilitas CCTV. Sedangkan pembangunan gedung baru tersebut, seluruhnya dibiayai oleh Yayasaan SMA MY.

Dijelaskan pula, selain dilaksanakan peresmian penggunaan gedung baru, juga digelar berbagai kegiatan, di sponsori oleh para alumni sekolah tersebut. Berbagai kegiatan yang berlangsung selama 4 hari, tepatnya dari tanggal 26 hingga 29 Agustus 2008 di kampus sekolah tersebut, dalam rangka memeriahkan HUT ke-63 Kemerdekaan RI, dan HUT ke-58 SMA MY Kota Sukabumi.

 
Selasa, 26 Agustus 2008
WAKIL WALIKOTA SUKABUMI BUKA PEMBINAAN IMARATUL MASAAJID
Reporter : ENDANG SUMARDI
 

Wakil Walikota Sukabumi, Drs. H. Mulyono, M.M., Selasa pagi, 26 Agustus 2008, secara resmi membuka pembinaan imaratul masaajid DKM se Kota Sukabumi.

Pembinaan yang berlangsung di Gedung Pusat Kajian Islam Kota Sukabumi ini, diikuti 50 Ketua DKM. Antara lain DKM Mesjid Agung, DKM Mesjid Besar Kecamatan, DKM Mesjid Jami Kelurahan, DKM Mesjid Kantor, DKM Mesjid Perusahaan Swasta, dan DKM Mesjid Sekolah.

Dalam sambutannya, Wakil Walikota Sukabumi mengharapkan, melalui pembinaan ini dapat memberikan kontribusi nyata terhadap perwujudan visi Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi, yakni Dengan iman dan taqwa mewujudkan pemerintahan yang amanah berparadigma surgawi, menuju Kota Sukabumi yang cerdas, sehat dan sejahtera.

Dikatakannya, indikator makro iman dan taqwa, yakni dengan melaksanakan sholat wajib berjamaah. Untuk itu, dengan diselenggarakannya pembinaan ini, dapat meningkatkan kualitas dan kuantitas pelaksanaan sholat wajib berjamaah, khususnya di wilayah dan lingkungannya masing-masing, umumnya di Kota Sukabumi.

Sementara Ketua Umum MUI sekaligus sebagai Ketua DKM Mesjid Agung Kota Sukabumi, Profesor Doktor H. Deddy Ismatulloh Machdi, S.H., M.H. menjelaskan, dilaksanakannya pembinaan tersebut dalam rangka upaya meningkatkan pemberdayaan mesjid, yakni selain tempat ibadah, juga sebagai tempat pendidikan, kesehatan dan ekonomi masyarakat, untuk menunjang perwujudan visi Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi.

Selain itu, juga untuk menunjang gerakan peningkatan kerukunan hidup umat ber-agama dan antar umat ber-agama, dengan senantiasa mengembangkan saling hormat-menghormati, saling menghargai dan saling mencintai, guna menunjang suasana Kota Sukabumi yang aman, tentram, tertib, damai dan sejahtera, baik lahir maupun batin.

 
Minggu, 24 Agustus 2008
WAKIL WALIKOTA LEPAS GERAK JALAN SANTAI
Reporter : ENDANG SUMARDI
 

Wakil Walikota Sukabumi, Drs. H. Mulyono, M.M., Minggu pagi, 24 Agustus 2008, di jalan R. Syamsudin, S.H. tepatnya di depan Balaikota Sukabumi, melepas Gerak Jalan Santai, dalam rangka memeriahkan HUT ke-63 Kemerdekaan RI.

Dalam sambutannya, Wakil Walikota Sukabumi menjelaskan, salah satu program yang dilaksanakan aparat dan masyarakat Kota Sukabumi, antara lain mewujudkan Visi Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi, yakni Dengan iman dan taqwa mewujudkan pemerintahan yang amanah berparadigma surgawi, menuju Kota Sukabumi yang cerdas, sehat dan sejahtera.

Dikatakannya, dilaksanakan gerak jalan ini, selain merupakan salah satu upaya untuk mewujudkan Visi Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi, juga sebagai ungkapan rasa syukur aparat dan masyarakat Kota Sukabumi kepada Allah Ta’alla, yang telah melimpahkan anugerah kemerdekaan kepada bangsa dan negara Indonesia.

Disamping itu, juga sebagai ungkapan rasa hormat dan terima kasih aparat dan masyarakat kepada para perintis dan pejuang, yang telah ber-upaya optimal merebut kemerdekaan dari tangan-tangan para penjajah, dengan jiwa dan raga.

Untuk itu, Wakil Walikota Sukabumi mengucapkan terima kasih kepada segenap jajaran panitia penyelenggara dan seluruh peserta, atas partisipasinya mengikuti kegiatan tersebut, dalam rangka upaya mewujudkan Visi Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi, sekaligus memeriahkan HUT ke-63 Kemerdekaan RI.

Adapun rute yang ditempuh para peserta, antara lain start dari jalan R. Syamsudin, S.H. tepatnya dari depan Balaikota Sukabumi, kemudian masuk ke jalan Siliwangi, jalan Suryakencana, jalan Bhayangkara, jalan Kenari, jalan Suryakencana, jalan R. Syamsudin, S.H., dan finish di depan Balaikota Sukabumi.

 
Sabtu, 23 Agustus 2008
WAKIL WALIKOTA SUKABUMI MERESMIKAN PENGGUNAAN MESJID BAITURRAHMAN
Reporter : ENDANG SUMARDI
 

Wakil Walikota Sukabumi, Drs. H. Mulyono, M.M., Sabtu pagi, 23 Agustus 2008, meresmikan penggunaan mesjid jami Baiturrahman, SMK Teknologi Plus Padjadjaran Kota Sukabumi.

Acara Peresmian Mesjid yang dirangkai dengan Tabligh Akbar dan Syukuran HUT ke-5 SMK Teknologi Plus Padjadjaran Kota Sukabumi ini, berlangsung hidmat, aman dan tertib.

Dalam sambutannya, Wakil Walikota Sukabumi menyatakan merasa bangga dan gembira, atas dilaksanakannya peresmian penggunaan mesjid jami Baiturrahman, Tabligh Akbar dan Syukuran HUT ke-5 SMK Teknolgi Plus Padjadjaran tersebut. Karena kegiatan ini, merupakan aplikasi dari iman dan taqwa, serta sesuai dengan visi Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi Tahun 2008-2013, yakni Dengan iman dan taqwa mewujudkan pemerintahan yang amanah berparadigma surgawi, menuju Kota Sukabumi yang cerdas, sehat dan sejahtera.

Ditandaskannya, indikator makro iman dan taqwa, salah satunya melaksanakan sholat wajib berjamaah. Untuk itu, dengan diresmikanya mesjid jami Baiturrahman ini, jajaran sivitas akademisi SMK Teknologi Plus Padjadjaran Kota Sukabumi, dapat mengajak segenap umat Islam, untuk senantiasa melaksanakan sholat wajib berjamaah.

Dalam pada itu, Kepala SMK Teknologi Plus Padjadjaran Kota Sukabumi, Youcke Noor Saeful, SS, CCNA. Menjelaskan, mesjid jami Baitrrahman yang ber-ukuran 15 kali 10 meter ini, menghabiskan dana sebesar lebih-kurang 300 juta rupiah, hasil dari swadaya orang tua murid, Yayasan SMK Teknologi Plus Padjadjaran, dan keluarga besar Drs. H. Aep Saefulrahman.

Dikatakannya, mesjid tersebut dapat digunakan oleh segenap umat Islam, baik untuk Sholat Wajib 5 Waktu dan Sholat Jum’at, maupun Tarawih dan Tadarus, serta Pengajian Rutin dan kegiatan lainnya, yang berkaitan dengan syi’ar Islam dan ukuwah Islamiyah. Maksud dan tujuannya, selain untuk memakmurkan mesjid tersebut, juga untuk meningkatkan kesejahteraan, keimanan dan ketaqwaan, serta pengetahuan dan wawasan umat Islam, khususnya di Kota Sukabumi.

 
Rabu, 13 Agustus 2008
WAKIL WALIKOTA SUKABUMI BUKA PERKEMAHAN MI, MTs, MA dan IGRA
Reporter : ENDANG SUMARDI
 

Wakil Walikota Sukabumi, Drs. H. Mulyono, M.M., Selasa sore, 12 Agustus 2008, secara resmi membuka Perkemahan Pramuka siswa MI, MTs, MA dan IGRA.

Perkemahan yang berlangsung selama 3 hari tepatnya dari tanggal 12 hingga 14 Agustus 2008 ini, bertempat di Lembah Cemara Sukabumi.

Maksud dan tujuannya, dalam rangka memperingati 100 Tahun Hari Kepanduan, Hari Ulang Tahun ke-63 Kemerdekaan RI, dan Hari Amal Bhakti Departemen Agama.

Dalam sambutannya, Wakil Walikota Sukabumi mengharapkan kepada para peserta, agar senantiasa menjaga kesehatan dan kebersamaan, serta persatuan dan kesatuan. Maksud dan tujuannya, supaya berbagai kegiatan yang dilaksanakan dalam perkemahan tersebut, dapat berjalan dengan lancar, serta aman dan tertib.

Selain itu, para peserta juga agar senantiasa menjaga kelestarian alam, khususnya di lokasi perkemahan dan sekitarnya, dengan cara memelihara dan menjaga berbagai jenis pohon dan tanaman.

Ditandaskannya, akibat ulah manusia yang tidak bertanggungjawab, dengan merusak tanaman dan menebang pohon sewenang-wenang tanpa ditanami kembali, berdampak negatif pada kehidupan manusia dan alam. Antara lain, pada musim kemarau terjadi kekeringan, sehingga masyarakat kesulitan mencari air bersih. Demikian pula pada musim penghujan, terjadi bencana banjir dan tanah longsor, yang mengakibatkan kerugian bagi manusia.

Hadir dalam kesempatan tersebut, Kepala Bagian Tata Usaha Dinas P dan K Kota Sukabumi, selaku PLT Kepala Dinas P dan K Kota Sukabumi, Sanusi Harjadireja, S.Pd., unsur Pimpinan Kantor Departemen Agama Kota Sukabumi, para Kepala MI, MTs dan MA, serta undangan lainnya.

 
Selasa, 12 Agustus 2008
WAKIL WALIKOTA SUKABUMI BUKA DIKLAT PRAJABATAN GOLONGAN I DAN II ANGKATAN V TAHUN 2008
Reporter : TIM PELIPUT
 

Wakil Walikota Sukabumi, Drs. H. Mulyono, M.M., Selasa pagi, 12 Agustsus 2008, di Gedung KPDA Sukabumi, secara resmi membuka Diklat Prajabatan Golongan I dan II Angkatan V Tahun 2008. Diklat Prajabatan yang diikuti 54 orang CPNS di lingkungan Pemerintah Kota Sukabumi ini, berlangsung selama 20 hari, tepatnya dari tanggal 12 sampai dengan 31 Agustus 2008.

Dalam sambutannya, Wakil Walikota Sukabumi menandaskan, pada era globalisasi yang telah dijalani beberapa tahun yang lalu, sebagai bagian dari bangsa-bangsa di dunia, bangsa Indonesia dihadapkan pada keadaan, permasalahan dan tantangan yang berbeda, dibandingkan dengan yang dihadapi pada era sebelumnya.

Adapun ciri mendasar dari globalisasi, antara lain ditandai dengan ketiadaan batas masyarakat, dalam meng-akses informasi dari belahan dunia manapun. Selain itu, juga berlakunya Sistem Pasar Bebas dan persaingan yang semakin ketat antar bangsa, dalam berbagai bidang kehidupan. “Hal tersebut menuntut kemampuan seluruh bangsa, dalam memberi makna positif dan menyikapinya”, tandas Wakil Walikota Sukabumi.

Demikian pula perkembangan lingkungan strategik nasional yang dihadapi saat ini dan masa mendatang, menyaratkan perubahan paradigma kepemerintahan, pembaruan sistem kelembagaan, serta peningkatan kompetensi sumber daya manusia, dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan bangsa, yang harus mengarah pada penyelenggaraan kepemerintahan yang baik dan bersih, atau clean and good governance.

Berbicara kepemerintahan yang baik dan bersih, menurut Wakil Walikota Sukabumi harus ingat pada Otonomi Daerah, yang dihantarkan oleh tuntutan semangat reformasi. “Maksud dan tujuannya, antara lain untuk mendorong pemberdayaan masyarakat, menumbuh-kembangkan prakarsa dan kreatifitas, meningkatkan peran serta masyarakat, termasuk mengembangkan peran dan fungsi DPRD”, katanya.

 
Selasa, 12 Agustus 2008
WAKIL WALIKOTA SUKABUMI SECARA SIMBOLIS MENYERAHKAN BEA SISWA
Reporter : ENDANG SUMARDI
 

Wakil Walikota Sukabumi, Drs. H. Mulyono, M.M., Selasa pagi, 12 Agustus 2008, di Ruangan Pertemuan Setda Kota Sukabumi, secara simbolis menyerahkan Bea Siswa dari Yayasan Lembaga GN-OTA Kota Sukabumi, kepada 97 siswa. Antara lain kepada 40 siswa SD, 13 siswa MI dan 5 siswa SLB, masing-masing sebesar 120 ribu rupiah, serta Seragam Sekolah, Tas dan Sepatu. Selanjutnya kepada 23 siswa SMP, 2 siswa MTs, 9 siswa SMA dan 5 siswa MA, masing-masing sebesar 240 ribu rupiah, serta Seragam Sekolah dan Sepatu.

Dalam sambutannya, Wakil Walikota Sukabumi mengucapkan terima kasih kepada Yayasan Lembaga GN-OTA Kota Sukabumi, yang setiap tahun menyerahkan Bea Siswa kepada para siswa. “Hal ini merupakan wujud nyata kepedulian Yayasan tersebut, dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan kesejahteraan masyarakat Kota Sukabumi”, katanya.

Ditandaskannya, pembangunan bidang pendidikan bukan merupakan tanggung-jawab pemerintah semata, akan tetapi tanggung-jawab semua pihak, yakni pemerintah, swasta dan masyarakat. Untuk itu, Wakil Walikota Sukabumi menghimbau segenap lapisan masyarakat termasuk sektor swasta dan perbankan, agar berpartisipasi aktif membantu memajukan dan meningkatkan kualitas pendidikan Kota Sukabumi, baik berupa moril maupun materil. “Maksud dan tujuannya, untuk mewujudkan visi Kota Sukabumi, sebagai pusat pelayanan jasa terpadu dalam bidang perdagangan, pendidikan dan kesehatan, serta visi Kota Sukabumi Sehat, Cerdas dan Sejahtera”, ujar Wakil Walikota Sukabumi.

Sementara Ketua Yayasan Lembaga GN-OTA Kota Sukabumi, Hajah Esih Muraz dan Ketua Panitia Penyerahan Bea Siswa, Drs. H.A. Hamdan, M.M. menjelaskan, Bea Siswa sebesar 16 juta 320 ribu rupiah yang diserahkan kepada 97 siswa tersebut, ber-asal dari 37 Orang Tua Asuh. Antara lain 14 orang dari unsur Pemerintah Kota Sukabumi, 1 orang dari unsur Perbankan, 19 orang dari unsur Pengusaha Swasta, 1 orang dari unsur Dharma Wanita Persatuan, dan 1 orang dari unsur Yayasan Lembaga GN-OTA.

 
Senin, 11 Agustus 2008
WAKIL WALIKOTA SUKABUMI LEPAS GERAK JALAN SEHAT DI DUA KECAMATAN
Reporter : ENDANG SUMARDI
 

Wakil Walikota Sukabumi, Drs. H. Mulyono, M.M., Minggu pagi, 10 Agustus 2008, secara resmi melepas peserta gerak jalan sehat, yang dilaksanakan di dua kecamatan, tepatnya di wilayah RW 15 Kelurahan Cisarua Kecamatan Cikole, dan di wilayah RW 12 Kelurahan Sukakarya Kecamatam Warudoyong.

Pelaksanaan gerak jalan sehat yang dilaksanakan di dua kecamatan tersebut, dalam rangka menyambut sekaligus memeriahkan Hari Ulang Tahun ke-63 Kemerdekaan RI.

Dalam sambutannya, Wakil Walikota Sukabumi menandaskan, kegiatan gerak jalan tersebut sangat besar manfaatnya. Yakni selain dapat meningkatkan kesehatan jasmani dan rokhani, juga dapat meningkatkan jalinan silaturahmi, sekaligus menumbuh-kembangkan semangat kekeluargaan dan nasionalisme, termasuk kekompakan dan kebersamaan, serta persatuan dan kesatuan. Disamping itu, juga dapat menunjang terhadap perwujudan visi dan misi Kota Sukabumi Sehat, Cerdas dan Sejahtera.

Sementara Ketua RW 15 Keluraha Cisarua Kecamatan Cikole selaku Ketua Panitia Pelaksana, Dody menjelaskan, maksud dan tujuan dilaksanakannya gerak jalan tersebut, selain untuk meningkatkan jalinan tali silaturahmi, juga untuk mempersatukan warga, khususnya dalam membangun Kota Sukabumi Sehat, Cerdas dan Sejahtra. Adapun jumlah peserta gerak jalan yang dilaksanakan di RW 15 Kelurahan Cisarua Kecamatan Cikole, seluruhnya mencapai 300 orang.

Sedangkan jumlah peserta gerak jalan yang dilaksanakan di RW 12 Kelurahan Sukakarya Kecamatan Warudoyong, mencapai 120 orang. Maksud dan tujuannya, dalam rangka menyambut sekaligus memeriahkan Hari Ulang Tahun ke-63 Kemerdekaan RI, serta Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) Sukakarya Tahun 2008. Adapun Cabang Olahraga yang dipertandingkan dalam kegiatan tersebut, selain gerak jalan, yakni Sepakbola, Bola Volly, Bulutangkis, Tenis Meja dan Catur. Sementara Cabang Seni yang dilombakan, diantaranya Karaoke Pop dan Dangdut.

 
Minggu, 10 Agustus 2008
WAKIL JAKSA AGUNG MERESMIKAN KANTIN KEJUJURAN TINGKAT JAWA BARAT
Reporter : TIM PELIPUT
 

Wakil Jaksa Agung, Muchtar Aripin, Sabtu pagi, 9 Agustus 2008, di SMA Negeri 1 Kota Sukabumi, mencanangkan Gerakan Aksi Langsung Anti Korupsi Sejak Dini, dan meresmikan Kantin Kejujuran Tingkat Jawa Barat.

Dalam kesempatannya, Wakil Jaksa Agung membacakan sambutan Jaksa Agung, diantaranya menjelaskan, peresmian kantin kejujuran ini sebagai salah satu upaya untuk menanamkan watak dan nilai-nilai kejujuran sejak dini, pada diri genarasi muda Indonesia.

Ditandaskannya, tindak pidana korupsi yang terjadi di Indonesia, perkembangannya terus meningkat dari tahun ke tahun, baik jumlah kasusial yang terjadi dan jumlah kerugian keuangan Negara, maupun dari segi tindak pidana yang dilakukan semakin meningkat, serta luang lingkupnya telah memasuki seluruh aspek kehidupan masyarakat. “Maraknya tindak pidana korupsi yang terjadi, dapat berdampak negatif pada perkembangan perekonomian nasional, serta pada kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara”, tandasnya.

Apabila perbuatan korupsi dibiarkan meraja lela, menurut Jaksa Agung, maka semua pihak tidak akan bisa mengisi kemerdekaan, dan membangun bangsa dengan baik secara berkesinambungan. Untuk itu, diperlukan suatu strategi dan kebijakan yang komprehensif, dalam menanggulangi dan memberantas tidak pidana korupsi. Adapun strategi dan kebijakan yang dapat ditempuh, selain melalui tindakan represif, yaitu dengan penjatuhan hukuman terhadap para pelaku tindak pidana korupsi, juga dilakukan tindakan preventif, melalui upaya-upaya pencegahan, termasuk melalui upaya dan tindakan yang bersifat edukatif, yakni dengan mengembangkan sikap anti korupsi sejak dini. Pengembangan sikap anti korupsi sejak dini, dapat dilakukan dengan cara menanamkan nilai-nilai kejujuran dan moral, disamping pengembangan aspek intelektual pada generasi muda, sebagai generasi penerus bangsa.

Hadir dalam kesempatan tersebut, Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan, Walikota Sukabumi, H. Mokhamad Muslikh Abdussyukur, S.H., M.Si., unsur Muspida, para Kepala SKPD, Ketua Karang Taruna Nasional, Doktor Dodi Susanto, dan undangan lainnya.

 
Jumat, 8 Agustus 2008
WAKIL WALIKOTA SUKABUMI RESMIKAN PENGGUNAAN MESJID AL-BAYAN
Reporter : ENDANG SUMARDI
 

Wakil Waikota Sukabumi, Drs. H. Mulyono, M.M., Rabu malam meresmikan penggunaan mesjid jami Al-Bayan RW 15, Kelurahan Karang Tengah Kecamatan Gunung Puyuh.

Mesjid yang ber-ukuran 12 kali 12 meter ini, menghabiskan dana sebesar 250 juta rupiah, bantuan dari Yayasan Hilal Ahmar Emirat Arab.

Dalam sambuntannya Wakil Walikota Sukabumi mengatakan, untuk mewujudkan Kota Sukabumi yang berparadigma surgawi, perlu didukung oleh sarana dan prasarana, guna membentuk manusia yang iman dan berkualitas.

Ditandaskannya, segenap lapisan masyarakat Kota Sukabumi patut bersyukur kepada Allah Ta’ala, karena pada saat ini banyak sekali bantuan yang diberikan kepada masyarakat Kota Sukabumi, baik dari pemerintah maupun dari pihak swasta.

Sementara perwakilan dari Yayasan Hilal Ahmar Emirat Arab, Drs. H. Taufik Bakhtiar menjelaskan, Yayasan Hilal Ahmar, hingga saat ini telah membangun 6 buah mesjid jami di Kota Sukabumi, termasuk mesjid jami Al-Bayan RW 15 Kelurahan Karang Tengah.

Ditandaskannya, semenjak dipercaya oleh Yayasan Hilal Ahmar sebagai pasilitator di Indonesia, Drs. H. Taufik Bakhtiar senantiasa merasa ketakutan, karena tugas yang diembannya tersebut sangat berat, sebab berkaitan dengan amanah yang harus benar-benar disampaikan kepada masyarakat yang berhak menerimanya.

Dalam kesempatan tersebut, Drs. H. Taufik Bakhtiar menyerahkan cindra mata kepada Wakil Walikota Sukabumi, Drs. H. Mulyono, M.M. dan kepada Rektor Ummi, Drs. Hidayat Salim, serta prasasti kepada Ketua DKM mesjid jami Al-Bayan, Drs. Asep Zaenal Furqon.

 
Rabu, 6 Agustus 2008
WAKIL WALIKOTA SUKABUMI BUKA SEMINAR PEMBERDAYAAN GURU
Reporter : ENDANG SUMARDI
 

Wakil Walikota Sukabumi, Drs. H. Mulyono, M.M., Rabu pagi, 6 Agustus 2008, secara resmi membuka seminar nasional pemberdayaan guru, melalui peningkatan profesionalisme.

Seminar yang berlangsung di Gedung Juang 45 Kota Sukabumi ini, mengambil tema “perspektif karya tulis ilmiah dalam pemberdayaan potensi alumni SPG dan guru-guru Sukabumi”.

Dalam sambutannya Wakil Walikota Sukabumi mengatakan, pekerjaan yang memerlukan pendidikan lanjut dalam science dan teknologi yang digunakan sebagai perangkat dasar, untuk diimplementasikan dalam berbagai kegiatan yang bermanfaat.

Ditandaskannya, guru yang profesional adalah guru yang senantiasa menguasai bahan atau materi pelajaran, yang akan diajarkan dalam interaksi belajar dan mengajar, serta senantiasa mengembangkan kemampuan secara berkelanjutan.

Sementara Ketua Panitia Pelaksana, Ai Sumiati, S.Pd. menjelaskan, sistem kegiatan yang nyata dalam real life system, ditantang untuk mengadakan perubahan kearah yang lebih baik. Kegiatan tersebut merupakan pesta ilmiah hasil penelitian dan tindakan kelas yang dilakukan oleh guru-guru Sukabumi, untuk membimbing guru TK, SD, SLTP dan SLTA, sampai dengan tahun 2014.

Dalam seminar tersebut, selain diisi paparan hasil penelitian dan tindakan kelas buatan guru, juga diisi penyampaian beberapa makalah dari berbagai pakar pendidikan, diantaranya dari UPI, UNPAD dan pemerhati pendidikan.

 
Minggu, 3 Agustus 2008
WAKIL WALIKOTA SUKABUMI BUKA BHAKTI SOSIAL PENGOBATAN UMUM DAN GIGI
Reporter : ENDANG SUMARDI
 

Wakil Walikota Sukabumi, Drs. H. Mulyono, M.M., Minggu pagi, 3 Agustus 2008, di lapangan Merdeka, secara resmi membuka bhakti sosial pengobatan umum dan gigi, bagi warga Kecamatan Cikole.

Bhakti sosial yang diprakarsai TNI, Yayasan Budha Tzu Chi Indonesia dan Departemen Sosial RI ini, dalam rangka menyambut HUT ke-63 Proklamasi Kemerdekaan RI.

Dalam sambutannya Wakil Walikota Sukabumi menandaskan, Pemerintah Kota Sukabumi sangat mendukung pelaksanaan bhakti sosial tersebut. Karena kegiatan tersebut sangat besar manfaatnya, yakni disamping membantu sekaligus meringankan beban masyarakat khususnya masyarakat yang kurang mampu, juga dapat memberikan kontribusi terhadap perwujudan visi Kota Sukabumi Sehat, Cerdas dan Sejahtera, yang pada gilirannya dapat meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Sukabumi.

Diharapkannya, kegiatan tersebut agar dilaksanakan secara berkesinambungan. Maksud dan tujuannya, untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, baik lahir maupun batin.

Sementara Ketua Panitia Pelaksana, Athiam menjelaskan, selain melaksanakan bhakti sosial pengobatan umum dan gigi, juga melaksanakan bhakti sosial pemberian beras kepada masyarakat yang kurang mampu, yang hingga saat ini jumlahnya telah mencapai lebih kurang 85 ribu ton.

Disamping itu, juga telah membangun rumah masyarakat, khususnya korban bencana alam. Antara lain 1.100 unit rumah masyarakat korban penggusuran Kali Angke, 1.600 unit rumah masyarakat di daerah Muara Angke dan 3.700 unit rumah masyarakat korban Tsunami di Nanggroe Aceh Darussalam. Kemudian membangun sejumlah sekolah di daerah pasca bencana, seperti di Aceh, Nias, Medan dan Jogya, serta membangun kembali sebuah SD di daerah Sindangkerta Cililin, termasuk membangun sebuah Jembatan Gantung di daerah Garut sepanjang 104 meter.

 
Sabtu, 2 Agustus 2008
WAKIL WALIKOTA SUKABUMI TUTUP KEJUARAAN TENIS MEJA SE JAWA BARAT, BANTEN DAN DKI JAKARTA
Reporter : ENDANG SUMARDI
 

Wakil Walikota Sukabumi, Drs. H. Mulyono, M.M., Sabtu, 2 Agustus 2008, di GOR Remaja Merdeka, secara resmi menutup Kejuaraan Tenis Meja se Jawa Barat, Banten dan DKI Jakarta, memperebutkan Piala Ke-5 Walikota Sukabumi.

Dalam sambutannya, Wakil Walikota Sukabumi mengharapkan, dengan telah selesai dilaksanakannya Kejuaraan Tenis Meja tersebut, dapat meningkatkan minat dan bakat, sekaligus melahirkan atlet-atlet Tenis Meja yang handal, khususnya di Kota Sukabumi. Karena dengan kejuaraan tersebut, para atlet mendapat sparing partner dan kawan belajar yang lebih unggul. Dengan demikian, mereka bisa mengasah sekaligus mengembangkan bakat dan keterampilannya.

Sementara Sekretaris Daerah Kota Sukabumi selaku Ketua Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PTMSI) Kota Sukabumi, H. Mohamad Muraz, S.H., M.M., dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada seluruh atlet Tenis Meja dari berbagai daerah Jawa Barat, Banten dan DKI Jakarta, yang telah ber-upaya optimal menampilkan permainan terbaiknya, dengan semangat juang yang tinggi. Diharapkannya, dengan digelarnya kejuaraan tersebut, dapat menumbuh kembangkan olahraga Tenis Meja, khususnya di Kota Sukabumi.

Adapun yang tampil sebagai juara pertama Tunggal Putera Kadet, Kiki dari Club Setyo Jakarta, kedua Faizal dari Club Istiqomah Kuningan, serta juara ketiga bersama, Egi dari Club BTPN Bandung dan M. Iqbal dari Club PPLP Jakarta.

Selanjutnya juara pertama Tunggal Puteri Senior, Nurahmawati dari Club Setyo Jakarta, kedua Ade Kharisma dari Club NHI Bandung, serta juara ketiga bersama, Yosi dari Club Setyo Jakarta dan Candra dari Club NHI Bandung.

Kemudian juara pertama Tunggal Putera Senior, Ismu Harinto dari Club Wijaya Jakarta, kedua Dikdik dari Club Tiga Saudara Bandung, serta juara ketiga bersama, Ceceng dari Club Tambura dan Hendi dari Club NHI Bandung.

Sedangkan juara pertama Tunggal Veteran 4, Tito dari Club BTPN Bandung, kedua Santo dari Club BTPN Bandung, serta juara ketiga bersama, Aja dari Club Armada Bandung dan Gunawan dari Club NHI Bandung.

Para juara, disamping mendapat Trophy dan Piagam Penghargaan, juga mendapat uang pembinaan, antara 300 ribu rupiah hingga 2 juta rupiah.

 
Sabtu, 2 Agustus 2008
WAKIL WALIKOTA SUKABUMI LEPAS DELAPAN PNS YANG PURNA BHAKTI
Reporter : ENDANG SUMARDI
 

Wakil Walikota Sukabumi, Drs. H. Mulyono, M.M., secara resmi melepas delapan orang PNS yang Purna Bhakti, di wilayah Kecamatan Citamiang. Antara lain, Dra. Tjutju S, M.Pd. dari SDN Pakujajar,Ustman, Amas dan Nanang dari SMA Negeri 1, Nina dari SDN Lamping, Suliantoro dari SMP Negeri 3, Ai Juarsih dari SMK Negeri 2, dan Dayat dari SDN Babakan Bandung.

Acara pelepasan ke delapan orang PNS yang purna bhakti tersebut, berlangsung pada acara peringatan Isro Mi’raj, Sabtu pagi, 2 Agustus 2008, di SDN Pakujajar. Adapun hikmah Isro Mi’raj, disampaikan oleh salah seorang mubaligh kondang dari Polres Kota Sukabumi, H. Jujun Junaedi.

Dalam sambutannya, Wakil Walikota Sukabumi mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya, kepada delapan orang PNS yang purna bhakti tersebut, atas berbagai pengorbanan dan pengabdiannya kepada Negara, pemerintah dan masyarakat, sesuai tugas dan fungsi yang diemban masing-masing.

Ditandaskannya, masa purna bhakti PNS sudah ditentukan oleh pemerintah, sesuai peraturan dan per-undang-undangan yang berlaku, khususnya yang berkaitan dengan kepegawaian.

Wakil Walikota Sukabumi mengharapkan, ke delapan orang PNS yang telah purna bhakti tersebut, dalam mengisi kehidupan sehari-hari agar tetap berkiprah dan mengabdikan diri kepada masyarakat, pemerintah dan Negara, sesuai bidang dan keakhliannya masing-masing.

Maksud dan tujuannya, untuk membantu merealisasi berbagai program pemerintah, khususnya dalam memajukan wilayah dan kesejahteraan masyarakat, baik lahir maupun batin.

Dalam kesempatan tersebut, Wakil walikota Sukabumi menyerahkan cindera mata, kepada delapan orang PNS yang telah purna bhakti tersebut.

Selain itu, salah seorang dermawan yang awalnya berprofesi sebagai guru SD di Kecamatan Citamiang yang sekarang menjadi anggota DPRD Kota Sukabumi, Hendrik Kusnadi, M.Si., menyerahkan bantuan dana termasuk dana dari Kas PGRI Kecamatan Citamiang, kepada Panitia Pelaksana, atas terselenggaranya acara tersebut dengan baik, aman dan tertib.

 
Kamis, 31 Juli 2008
WAKIL WALIKOTA SUKABUMI BUKA KEJUARAAN TENIS MEJA SE-JAWA BARAT, BANTEN DAN DKI JAKARTA
Reporter : ENDANG SUMARDI
 

Wakil Walikota Sukabumi, Drs. H. Mulyono, M.M., Rabu, 30 Juli 2008, di GOR Remaja Merdeka, membuka Kejuaraan Tenis Meja se Jawa Barat, Banten dan DKI Jakarta.

Dalam sambutannya, Wakil Walikota Sukabumi menandaskan, sejarah dunia menunjukkan, bahwa prestasi olahraga senantiasa bergerak, searah dengan kemajuan bangsa-bangsa besar. Buktinya dalam setiap penyelenggaraan olahraga dunia, senantiasa diramaikan oleh persaingan sengit, khususnya oleh para atlet dari negara-negara maju. Dengan demikian, prestasi olahraga dapat mengangkat harkat dan martabat suatu bangsa, ke jenjang yang lebih bergengsi. Hal tersebut sejalan dengan ungkapan “Men Sana In Corpore Sano”, yang artinya: “Didalam Tubuh Yang Sehat Terdapat Jiwa Yang Kuat”.

Dikatakannya, dalam tatanan suatu bangsa, hal tersebut bermakna, bahwa jiwa dan raga rakyat yang sehat, dapat membangun negara yang kuat. Karena dengan jiwa dan raga yang sehat, dapat memicu keberanian pemuda, untuk membangkitkan semangat, melepaskan diri dari penjajahan, mengejar ketertinggalan, dan membebaskan diri dari keterbelakangan.

Wakil Walikota Sukabumi mengungkapkan, semua pihak tentu mengenal peristiwa seratus tahun yang lalu, yakni peristiwa Kebangkitan Nasional. Sebab nilai-nilai Kebangkitan Nasional yang diperjuangkan para pendahulu bangsa Indonesia, telah menjadi perekat jalinan persatuan dan kesatuan. Nilai-nilai tersebut menjadi dasar perjuangan bagi para pemuda, yang kemudian ter-organisasi dalam wadah pergerakan, dengan nama “Boedi Oetomo”, yang pada gilirannya dapat mendorong terhadap lahirnya Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Hadir dalam kesempatan tersebut, Ketua Komite Olahraga Provinsi Jawa Barat, Ketua Komite Olahraga Kota Sukabumi, Ketua Pengurus Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PTMSI) Provinsi Jawa Barat, Ketua Pengurus PTMSI Kota Sukabumi, Jajaran Panitia Penyelenggara, para Wasit, Atlet, Pelatih dan Ofisial, serta undangan lainnya.

 
Rabu, 23 Juli 2008
WAKIL WALIKOTA SUKABUMI BUKA DIKLAT PEMAHAMAN WAWASAN KEBANGSAAN
Reporter : ENDANG SUMARDI
 

Wakil Walikota Sukabumi, Drs. H. Mulyono, M.M., Rabu, 23 Juli 2008, di Gedung Pusat Kajian Islam, secara resmi membuka Diklat Pemahaman Wawasan Kebangsaan, bagi Alim Ulama Muda se Kota Sukabumi.

Dalam sambutannya Wakil Walikota Sukabumi menandaskan, saat ini banyak kalangan yang menilai perkembangan politik, sosial, ekonomi dan budaya di Indonesia, sangat memprihatinkan. Hal tersebut terjadi, akibat memudarnya wawasan kebangsaan. Yang lebih menyedihkan, apabila bangsa Indonesia kehilangan wawasan tentang makna, hakekat bangsa dan kebangsaan, yang akan mendorong terjadinya dis-orientasi dan perpecahan.

Penilaian yang disampaikan berbagai kalangan tersebut sangat wajar dan tidak mengada-ada. Karena krisis yang dialami Indonesia menjadi multi dimensional yang saling mengait. Krisis ekonomi yang tidak kunjung henti, berdampak pada krisis sosial dan politik, yang perkembangannya menyulitkan semua pihak, khususnya dalam memulihkan ekonomi. Konflik horizontal dan vertikal yang terjadi, akan melahirkan ancaman dis-integrasi bangsa. Apalagi bila dikaitkan dengan bangsa Indonesia yang plural, seperti beragamnya suku, budaya, agama dan berbagai aspek politik lainnya, serta kondisi geografis negara kepulauan, yang keseluruhannya mengandung potensi konflik atau latent social conflict, yang dapat merugikan serta mengganggu persatuan dan kesatuan bangsa.

Wakil Walikota Sukabumi mengatakan, apabila krisis politik dan ekonomi sudah sampai pada krisis kepercayaan diri, maka ekisistensi Indonesia sebagai bangsa sedang dipertaruhkan. Untuk itu, sekarang saatnya yang paling tepat untuk melakukan re-evaluasi terhadap proses terbentuknya “nation and character building”. Karena, menurut Wakil Walikota Sukabumi, bisa saja persoalan-persoalan yang dihadapi bangsa Indonesia tersebut, ber-awal dari kesalahan dalam menghayati dan menerapkan konsep awal kebangsaan, yang menjadi fondasi ke-Indonesia-an.

 
Selasa, 22 Juli 2008
WAKIL WALIKOTA SUKABUMI BUKA BHAKTI SOSIAL MCU
Reporter : ENDANG SUMARDI
 

Wakil Walikota Sukabumi, Drs. H. Mulyono, M.M., membuka Bhakti Sosial Medical Check Up (MCU), bagi para Alim Ulama se Kota Sukabumi, Selasa, 22 Juli 2008, di halaman Rumah Sakit Assyifa.

Dalam sambutannya Wakil Walikota Sukabumi menandaskan, dengan adanya bhakti sosial tersebut, merupakan salah satu upaya pengembangan da’wah islamiyah, sekaligus membantu program Pemerintah Kota Sukabumi, khususnya dalam mewujudkan visi dan misi Kota Sukabumi sehat, cerdas dan sejahtera.

Pada bagian lain sambutannya, Wakil Walikota Sukabumi menghimbau segenap lapisan masyarakat khususnya para Alim Ulama, untuk senantiasa pro-aktif membantu mewujudkan program Pemerintah Kota Sukabumi yang saat ini sedang gencar dilaksanakan, diantaranya memerangi sekaligus memberantas penyakit masyarakat, khususnya penyalahgunaan Narkoba dan HIV-AIDS melalui da’wah islamiyah. Karena dalam penyalahgunaan Narkoba, Kota Sukabumi berada di peringkat ke-5 di Jawa Barat, dan untuk HIV-AIDS, berada di peringkat ke-4 di Jawa Barat.

Sementara Ketua Pembina Yayasan Assyifa, H. Lukman menjelaskan, maksud dan tujuan dilaksanakannya bhakti sosial tersebut, untuk menjaga kesehatan para Alim Ulama, khususnya dalam melaksanakan tugas dan fungsinya, yakni da’wah islamiyah. Selain itu, juga untuk membantu program Pemerintah Kota Sukabumi, khususnya dalam meningkatkan IPM Kota Sukabumi.

Dijelaskan pula, bhakti sosial yang diikuti 175 orang Alim Ulama se Kota Sukabumi tersebut, merupakan bhakti sosial yang ke-7 kali. Karena sebelumnya, pihak Rumah Sakit Assyifa telah melaksanakan kegiatan serupa sebanyak 6 kali. Antara lain, di Kecamatan Baros 1 kali, Kecamatan Citamiang 1 kali, Pondok Pesantren Sunanul Huda Kecamatan Cisaat 1 kali, Kecamatan Cantayan 1 kali, dan di Rumah Sakit Assyifa 1 kali.

Usai membuka bhakti sosial MCU, Wakil Walikota Sukabumi sempat meninjau Ruangan ICU baru rumah sakit tersebut, yang dilengkapi ruangan khusus untuk pasien penderita penyakit menular.

 
Selasa, 22 Juli 2008
WAKIL WALIKOTA SUKABUMI BUKA DIALOG MENCARI SOLUSI PENGANGGURAN
Reporter : ENDANG SUMARDI
 

Wakil Walikota Sukabum, Drs. H. Mulyono. M.M., Minggu pagi, 20 Juli 2008, membuka dialog mencari solusi pengangguran, yang diikuti masyarakat Kelurahan Dayeuhluhur, Kecamatan Warudoyong, Kota Sukabumi, bertempat di halaman Kelurahan Dayeuhluhur.

Dalam sambutannya, Wakil Walikota Sukabumi menjelaskan, sumber daya manusia khususnya di Indoneisa, ada yang berkualitas dan ada yang tidak berkualitas. Dengan demikian, di Indonesia ada orang yang sibuk dengan aktivitasnya, ada juga orang yang menganggur. Adapun akar permasalahnya, terletak pada diri masing-masing manusia itu sendiri, bisa tidaknya menggali potensi, yang bisa membuahkan keterampilan positif, khususnya untuk dirinya sendiri, umunya untuk masyarakat luas.

Wakil Walikota Sukabumi berharap, dengan adanya pemaknaan dan pemahaman terhadap sumber daya manusia, bisa meningkatkan wawasan dan keterampilan, dengan modal motivasi, ilmu pengetahuan dan upaya yang optimal.

Sementara Ketua Forum Pemuda Peduli Pengangguran selaku Panitia Penyelenggara, Ustadz Diding Saepudin menjelaskan, maksud dan tujuan dilaksanakannya acara tersebut, untuk membuka jalan pencerahan dan masa depan pemuda Kota Sukabumi, khususnya yang sedang mencari pekerjaan. Selain itu, juga untuk meng-organisir sekaligus membuka akses informasi publik kepada pemuda yang belum mendapat pekerjaan, khususnya dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

Pada kesempatan tersebut, Wakil Walikota Sukabumi menyerahkan bantuan kepada Ketua Forum Pemuda Peduli Pengangguran, untuk diserahkan kembali kepada salah seorang anak yatim piatu warga Kelurahan Dayeuhluhur, bernama Cici Maryam.

 
Kamis, 17 Juli 2008
RAKER SMA TERPADU HAYATAN TOYYIBAH DITUTUP WAKIL WALIKOTA SUKABUMI
Reporter : ENDANG SUMARDI
 

Rapat Kerja (Raker) Tahunan SMA Terpadu Hayatan Toyyibah Kota Sukabumi yang telah berstandar internasional, di tutup secara resmi oleh Wakil Walikota Sukabumi, Drs. H. Mulyono, M.M., Rabu siang, 16 Juli 2008.

Dalam sambutannya Wakil Walikota Sukabumi menandaskan, pendidikan bermutu harus dibina dengan pemahaman intelektual, emosional, sosial, spiritual, dan vokasional.

Dikatakannya, dalam mewujudkan visi Kota Sukabumi Cerdas, salah satunya dapat ditempuh dengan memberikan pendidikan kepada anak didik minimal 12 tahun, kendati lama pendidikan tersebut bukan jaminan masa depan. Yang paling penting, menurut Wakil Walikota Sukabumi, kepribadian dapat ditanamkan kepada seluruh anak didik. Karena kepribadian anak akan lahir dari pendidikan, melalui konsep pendidikan yang berkeadilan, bukan dengan pendidikan gratis.

Untuk itu, Wakil Walikota Sukabumi berharap, agar pendidikan yang dilaksanakan di seluruh sekolah termasuk di SMA Terpadu Hayatan toyyibah, bisa menjadi daya ungkit dalam meningkatkan kecerdasan dan pendidikan, serta menjadi inpestasi buat masa depan yang cerah, khususnya dalam membangun Kota Sukabumi Sehat, Cerdas dan Sejahtera.

Sementara Ketua Panitia Penyelenggara, Ustadz Sutisno, S.Pd. menjelaskan, Rapat Kerja Tahunan tersebut, di konsentrasikan pada penyusunan administrasi guru yang mengajar di SMA Terpadu Hayatan Toyyibah, yang akan disempurnakan dan diterjemahkan ke dalam bahasa inggris pada bulan Ramadhan tahun 1429 Hijriyah mendatang.

Dikatakannya, Rapat Kerja Tahunan yang diikuti seluruh guru tersebut, dilaksanakan selama 3 hari, tepatnya dari tanggal 14 sampai dengan tanggal 16 Juli 2008, bertempat di Ruangan Pertemuan SMA Terpadu Hayatan Toyyibah Kota Sukabumi.

 
Rabu, 16 Juli 2008
WAKIL WALIKOTA SUKABUMI MEMBUKA MOS TAHUN PELAJARAN 2008-2009
Reporter : ENDANG SUMARDI
 

Wakil Walikota Sukabumi, Drs. H. Mulyono, M.M., Senin lalu, secara resmi membuka kegiatan Masa Orientasi Siswa (MOS), tahun pelajaran 2008-2009. MOS bagi seluruh siswa SMP, MTs, SMA, SMK dan MA se Kota Sukabumi ini, berlangsung di halaman SMA Negeri 4 Kota Sukabumi.

Dalam sambutannya, Wakil Walikota Sukabumi menandaskan, esensi dari pelaksanaan MOS bagi para siswa tersebut, untuk memperkenalkan lingkungan sekolah, sekaligus sebagai model pembelajaran di sekolah barunya masing-masing. Dengan demikian, para siswa bisa ber-adaptasi dengan lingkungan sekolah barunya, termasuk dengan para guru dan teman-tamannya.

Kegiatan MOS bagi para siswa tersebut, selain diisi penyampaian berbagai materi pendidikan, juga diberi pembekalan dan penyuluhan, tentang bahaya Narkoba, oleh pengurus Badan Nasional Narkotika (BNN) Kota Sukabumi.

Maksud dan tujuannya, untuk menekan angka penyalahgunaan Narkoba di kalangan pelajar. Karena saat ini, di Indonesia sudah mencapai 8 ribu pelajar SD, yang positif sebagai pengguna Narkoba. Dijelaskannya, untuk Kota Sukabumi, dalam kasus penyalahgunaan Narkoba, menempati urutan ke-5 di Jawa Barat. Sedangkan kasus penderita HIV / AIDS, berada di urutan ke-4 di Jawa Barat.

Sementara PLT Kepala Dinas P dan K Kota Sukabumi, Sanusi Harjadireja, S.Pd. menjelaskan, kegiatan MOS ini untuk memberikan kesan yang positif dan menyenangkan bagi para siswa, khususnya yang berkaitan dengan lingkungan sekolah barunya masing-masing.

Diharapkannya, dengan dilaksanakan MOS tersebut, para siswa dapat mengikuti kegiatan belajar di sekolah barunya, baik yang berhubungan dengan fisik bangunan dan lingkungan sekolahnya, maupun yang berhubungan dengan sosial dan norma-norma yang berlaku dilingkungan sekolah barunya masing-masing.

 
Senin, 14 Juli 2008
TURNAMEN BULU TANGKIS KAPOLRESTA SUKABUMI CUP DIBUKA WAKIL WALIKOTA SUKABUMI
Reporter : ENDANG SUMARDI
 

Turnamen Bulu Tangkis Kapolres Kota (Kapolresta) Sukabumi Cup, dibuka secara resmi oleh Wakil Walikota Sukabumi, Drs. H. Mulyono, M.M., Senin sore, 14 Juli 2008, di GOR Remaja Merdeka Kota Sukabumi.

Turnamen Bulu Tangkis yang berlangsung selama 6 hari tepatnya dari tanggal 14 hingga 19 Juli 2008 ini, diikuti 178 peserta se Kota dan Kabupaten Sukabumi.

Wakil Walikota Sukabumi dalam sambutannya menegaskan, kegiatan tersebut merupakan salah satu momen untuk mewujudkan Kota Sukabumi sehat, cerdas, dan sejahtera.

Dikatakannya, dalam diri setiap manusia, memiliki potensi yang harus digali dan kembangkan, khususnya untuk dirinya sendiri, umumnya untuk masyarakat luas.

Sementara Waka Polres Kota Sukabumi, Kompol Faisal, S.Ik. mengatakan, turnamen Bulu Tangkis tersebut di selenggarakan setiap tahun. Maksud dan tujuannya, dalam rangka memeriahkan Hari Bhayangkara dan hari jadi Kota Sukabumi, sekaligus memberi motivasi kepada masyarakat yang memiliki bakat dalam dunia olahraga Bulu Tangkis, untuk dikembangkan, guna membentuk manusia yang sehat, baik lahir maupun batin.

Dijelaskannya, dapat terselenggaranya turnamen Bulu Tangkis tersebut, atas kerjasama Polres Kota Sukabumi dengan instansi pemerintah, serta perusahaan di Kota dan Kabupaten Sukabumi.

Pelaksanaan turnamen Bulu Tangkis tersebut, diawali pertandingan tunggal putera, antara Wakil Walikota Sukabumi, Drs. H. Mulyono, M.M. dengan Waka Polres Kota Sukabumi, Kompol Faisal, S.Ik., yang dimenangkan Kompol Faisal, S.Ik., dipimpin Wasit dari PBSI Kota Sukabumi, Anwar.

 
Senin, 30 Juni 2008
WAKIL WALIKOTA SUKABUMI WISUDA SISWA YAYASAN PENDIDIKAN DARUL AMAL
Reporter : ENDANG SUMARDI
 

Wakil Walikota Sukabumi, Drs. H. Mulyono, M.M., mewisuda 47 siswa Yayasan Pendidikan Darul Amal, Kelurahan Karang Tengah Kecamatan Gunung Puyuh, dari jumlah keseluruhan 160 siswa. Antara lain, 30 siswa TK Islam Terpadu, 60 siswa TK Al-Qur’an, 50 siswa Taman Pendidikan Al-Qur’an, dan 20 siswa Tilawatil Qur’an Lil Aulad.

Pelaksanaan wisuda siswa Yayasan Pendidikan Darul Amal tersebut, berlangsung baru-baru ini, di Kampung Ciseureuh, RT 1 RW 5 Kelurahan Karang Tengah.

Dalam sambutannya, Wakil Walikota Sukabumi mengatakan, anak-anak yang diwisuda tersebut, bukan akhir dari belajar, akan tetapi merupakan awal perjuangan, guna menghadapi berbagai rintangan dan tantangan dimasa yang akan datang, untuk mendapatkan ilmu dan amal yang lebih tinggi, demi masa depan anak-anak, yakni menjadi panutan di masyarakat.

Pada bagian akhir sambutannya, Wakil Walikota Kota Sukabumi mengucapkan selamat kepada anak-anak yang telah diwisuda, seraya mengharapkan, agar melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi, guna menunjang kelancaran dan keberhasilan program Pemerintah Kota Sukabumi, yakni Wajib Belajar 12 Tahun.

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Walikota Sukabumi menyerahkan bantuan sebesar 750 ribu rupiah, kepada Ketua Yayasan Darul Amal Kelurahan Karang Tengah, Ustadz Wawan Munawar.

Ketua Yayasan Pendidikan Darul Amal menjelaskan, pada awalnya Yayasan tersebut merupakan sebuah Pesantren, dipimpin oleh seorang kiyai, sekitar tahun 1982. Namun pada tahun 1993, Pesantren tersebut dirubah menjadi sebuah yayasan, yang diberi nama Yayasan Darul Amal, sesuai harapan masyarakat setempat dan sekitarnya. Maksud dan tujuannya, untuk meningkatkan ilmu pengetahuan dan kencerdasan anak-anak sejak dini, baik dalam ilmu pengetahuan keagamaan maupun ilmu pengetahuan umum.

Ditandaskannya, Yayasan Pendidikan Darul Amal telah 15 kali melaksanakan Imtihan, tepatnya dari tahun 1993 hingga 2008. Namun yang dihadiri oleh pucuk pimpinan Kota Sukabumi baru kali ini. Untuk itu, Ketua Yayasan Darul Amal mengucapkan terima kasih, atas atensi pucuk pimpinan tersebut, yang telah berkenan menghadiri sekaligus menyerahkan bantuan dan mewisuda siswa Yayasan Pendidikan Darul Amal.

 
Kamis, 19 Juni 2008
WAKIL WALIKOTA JENGUK IBU ISAH
Reporter : Riksan / Tim Liputan Infokom
 

Wakil Walikota, Drs.H.Mulyono, M.M., siang hari tadi, Kamis 19 Juni 2008, menjenguk Ibu Isah, warga kelurahan Dayeuh Luhur RT 03 RW 16 yang telah 4 tahun menderita penyakit kusta. Wakil Walikota yang didampingi Lurah Dayeuh Luhur, Endang Koswara, dan dua orang kader kelurahan Siaga, menjumpai Ibu Isah dikediamannya.

Ibu Isah, yang sejak penyakit Kusta itu menyerang kakinya sehingga dia kesulitan untuk berjalan, tampak menangis terharu ketika berbincang – bincang dengan Wakil Walikota. Setiap 2 hari sekali, menurut Ibu Isah, petugas puskesmas datang untuk mengganti perban yang melilit kakinya. Walaupun telah dibujuk sejak beberapa waktu yang lalu oleh aparat kelurahan maupun kader kelurahan siaga, untuk berobat ke rumah sakit namun Ibu Isah masih belum mau untuk dirawat dirumah sakit.

Wakil Walikota pun pada kesempatan itu membujuk Ibu Isah agar mau dirawat dirumah sakit, namun karena Ibu Isah belum memberikan keputusan, maka Wakil Walikota mengatakan agar Ibu Isah mau memikirkan tawaran tersebut, dan bila siap dirawat agar segera menghubungi aparat kelurahan setempat.

Wakil Walikota juga berpesan agar Ibu Isah yang didampingi suaminya tetap bersabar dan diberikan kesembuhan oleh ALLAH SWT.

Sebelum menjenguk Ibu Isah, Wakil Walikota menyempatkan diri untuk meninjau persiapan kecamatan dan kelurahan menghadapi pembagian BLT. Wakil Walikota meninjau Kecamatan Cibeureum dan Citamiang, dan Kelurahan Sindang Palay dan Dayeuh Luhur.

 
Senin, 2 Juni 2008
WAKIL WALIKOTA JENGUK OYON
Reporter : Tim Liputan Infokom
 

Wakil Walikota Sukabumi, Drs.H.Mulyono, M.M., pagi tadi ( 2/6) menengok salah seorang warga masyarakat RT 03 RW 12 Kelurahan Gunung Puyuh, Kecamatan Gunung Puyuh, yaitu Oyon ( 60 th ) yang terbaring kaku karena struk dikediamannya dan harus mendapat perawatan intensif dari pihak medis.

Setelah berbincang – bincang sejenak dengan Oyon, Wakil Walikota yang didamping Camat dan Lurah Gunungpuyuh serta tokoh masyarakat setempat, langsung melakukan koordinasi dengan RSUD Syamsudin, SH, dan pada saat itu pula Oyon dibawa ke RSUD untuk mendapatkan perawatan medis yang layak.

Ketika dikonfirmasi, warga sekitar mengungkap bahwa Oyon adalah seorang warga Cileungsi Bogor, dan pada saat ini belum memiliki KTP Kota Sukabumi, namun sudah terdaftar dalam kartu keluarga keponakannya, Lina.

Wakil Walikota juga memerintahkan kepada Camat dan Lurah Gunung Puyuh agar menangani dan memantau lebih lanjut kondisi Oyon dan keluarganya. Apalagi ditambah dengan rumah Oyon yang bisa dibilang kurang layak huni, sehingga cukup mengkhawatirkan bila musim penghujan tiba.

Pada kesempatan itu pula, Wakil Walikota menyoroti masalah pendidikan seorang cucu Oyon yang masih duduk dibangku SMP agar yang bersangkutan mampu melanjutkan belajar tanpa dibebani iuran wajib dan biaya lainnya.

Menurut Wakil Walikota, hal ini merupakan kewajiban Pemerintah untuk menjamin dan melakukan langkah – langkah responsif terhadap kemungkinan – kemungkinan yang menjadi keprihatinan warga, baik dari segi pendidikan, kesehatan maupun kesejahteraan. Selain itu juga merupakan kewajiban sebagai individu untuk menolong orang yang sedang membutuhkan

 
Jumat, 16 Mei 2008
WAKIL WALIKOTA SUKABUMI TUTUP DIKLAT PRAJABATAN
Reporter : Riksan / Tim Liputan Infokom
 

Wakil Walikota Sukabumi, Drs.H.Mulyono, M.M., pagi tadi resmi menutup diklat prajabatan golongan I & II angkatan I tahun 2008. Diklat yang merupakan tahapan untuk menjadi PNS dilaksanakan selama 20 hari di KPDA ini diikuti oleh 53 orang CPNS kota Sukabumi.

Dalam sambutannya, Wakil Walikota menyebutkan bahwa diklat ini bertujuan untuk memberikan keterampilan, pengetahuan, kecakapan kepada para pesertanya sehingga yang bersangkutan ketika diangkat menjadi PNS siap mengemban tugas – tugasnya sebagai pelayan masyarakat. Tantangan yang dihadapi seorang PNS sebagai pelayan masyarakat adalah untuk menciptakan tatanan masyarakat madani yang sejahtera, demokratis, tertib dan aman. Beliau juga menambahkan agar setiap peserta yang kelak akan diangkat menjadi PNS mempunyai sikap professional, tangguh, dan memiliki pengetahuan maupun pemahaman terhadap tugas pokok dan fungsi masing – masing.

Penutupan diklat ini secara simbolis ditandai dengan penanggalan tanda peserta yang disertai dengan penyerahan sertifikat tanda tamat pendidikan dan pelatihan kepada 2 orang peserta diklat prajabatan.

Penutupan ini dihadiri oleh Sekda Kota Sukabumi, para kepala SKPD dan perwakilan Bandiklatda provinsi Jawa Barat.

 
Rabu, 14 Mei 2008
WALIKOTA & WAKIL WALIKOTA SUKABUMI PIMPIN APEL PAGI
Reporter : Tim Liputan Infokom
 

Walikota Sukabumi, H.Mokh.Muslikh Abdussyukur, SH, M.Si., dan Wakil Walikota Sukabumi, Drs.H.Mulyono, M.M., pagi tadi bersilaturahmi dengan karyawan dan karyawati Setda Kota Sukabumi dalam kesempatan apel pagi, Rabu 14 Mei 2008.

Dalam sambutannya Walikota menyebutkan bahwa tali ikatan kebersamaan semua pihak harus tetap dijaga karena merupakan kunci keberhasilan pembangunan Kota Sukabumi, dan juga sekaligus merupakan modal Kota Sukabumi dalam menjawab berbagai tantangan dimasa depan.

Beliau juga mengharapkan bahwa kinerja optimal pemerintah dalam menjalankan tugasnya melayani masyarakat mesti lebih ditingkatkan. Apalagi dengan rencana pemerintah pusat yang akan menaikkan harga BBM. Pemenuhan kebutuhan masyarakat Kota Sukabumi, terutamanya masyarakat miskin, harus tetap menjadi prioritas utama. Kebutuhan tersebut mulai dari pangan, pendidikan, kesehatan. Pemerintah harus bisa menjamin bahwa kebutuhan yang tergolong kebutuhan dasar ini dapat diperoleh semua masyarakat Kota Sukabumi.

Dalam kesempatan ini pula Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi menyempatkan diri untuk bersalaman dengan seluruh karyawan – karyawati yang mengikuti apel pagi ini.

 
Rabu, 14 Mei 2008
GUBERNUR LANTIK WALIKOTA & WAKIL WALIKOTA SUKABUMI
Reporter : Endang Sumardi
 

Pengambilan sumpah jabatan serta pelantikan Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi periode tahun 2008-2013, H. Mokhamad Muslikh Abdussyukur, S.H., M.Si., dan Drs. H. Mulyono, M.M., berjalan lancar, aman dan tertib.

Pengambilan sumpah jabatan serta pelantikan Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi tersebut dilakukan oleh Gubernur Jawa Barat, Danny Setiawan, atas nama Presiden RI pada Rapat Paripurna Istimewa DPRD Kota Sukabumi, kemarin pagi di Gedung Anton Sudjarwo Secapa Polri Sukabumi. Rapat Paripurna ini sendiri dipimpin Ketua DPRD Kota Sukabumi, H. Tatang Komara, S.Sos., M.M.

Usai pengambilan sumpah jabatan serta pelantikan Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi periode tahun 2008-2013 dilanjutkan acara pelantikan Ketua Tim Penggerak PKK Kota Sukabumi periode tahun 2008-2013, Hj. Isye Muslikh Abdussyukur, oleh Ketua Tim Penggerak PKK Jawa Barat, Ny. Hj. Danny Setiawan.

Selain itu juga dilaksanakan acara silaturahmi dan perkenalan Wakil Walikota Sukabumi periode tahun 2008-2013, Drs. H. Mulyono, M.M., bertempat di Gedung Gede Pangrango Secapa Polri Sukabumi.

Keberhasilan pelaksanaan pengambilan sumpah jabatan serta pelantikan Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi, pelantikan Ketua Tim Penggerak PKK Kota Sukabumi serta acara silaturahmi dan perkenalan Wakil Walikota Sukabumi tersebut, berkat kesadaran semua pihak khususnya dalam menciptakan suasana kondusif Kota Sukabumi.

 
Rabu, 2 April 2008
WALIKOTA DAN WAKIL WALIKOTA SUKABUMI MEMINTA MAAF
Reporter : ENDANG SUMARDI
 

Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi, H. Mokhamad Muslikh Abdussyukur, S.H., M.Si. dan Iwan Kustiawan, memintaaf atas berbagai kekurangan dan kelemahan, serta berbagai aspirasi masyarakat yang belum sempat terealisasikan, karena berbagai faktor dan keterbatasan, baik sumber daya aparatur maupun dana yang tersedia.

Permintaan maaf Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi tersebut, disampaikan Walikota Sukabumi, H. Mokhamad Muslikh Abdussyukur, S.H., M.Si., saat memberi sambutan pada acara malam resepsi hari jadi ke-94 Kota Sukabumi, Selasa malam, 1 April 2008, bertempat di Gedung Juang 45.

Diharapkannya, momentum peringatan hari jadi ke-94 Kota Sukabumi, agar dijadikan muhasabah dan paradigma hijrah, yakni segenap aparat pemerintah dan masyarakat, untuk bersama-sama “sareundeuk saigel sabobot sapihanean”, memperbaiki berbagai kekurangan dan kelemahan, serta meningkatkan berbagai keberhasilan yang telah diraih, supaya ke depan Kota Sukabumi bisa lebih baik, lebih sehat, lebih cerdas dan lebih sejahtera.

Untuk mewujudkan harapan tersebut, seluruh aparat dan masyarakat, hendaknya senantiasa memerhatikan 4 pilar utama pedoman umat Islam, yakni “ilmunya ulama, adilnya pemimpin, dermawannya orang kaya, dan do’anya kaum dhuafa”.

Acara malam resepsi yang berlangsung meriah dan semarak ini, ditandai pemotongan “Tumpeng” oleh Walikota Sukabumi, H. Mokhamad Muslikh Abdussyukur, S.H., M.Si. dan Ketua Tim Penggerak PKK Kota Sukabumi, Hajah Isye Muslikh, didampingi Pimpinan DPRD Kota Sukabumi dan unsur Muspida beserta isteri, Sekretaris Daerah Kota Sukabumi, H. Mohamad Muraz, S.H., M.M. dan Ketua Dharma Wanita Persatuan Kota Sukabumi, Hajah Esih Muraz, serta jajaran Panitia Peringatan Hari Jadi Ke-94 Kota Sukabumi, diserahkan kepada unsur pemuda, yang diwakili oleh Ketua KNPI Kota Sukabumi Definitif, Anton Rahman, S.Sos.

 
Selasa, 25 Maret 2008
JADWAL KAMPANYE CALON GUBERNUR DAN WAKIL GUBERNUR DI ZONA 3
Reporter : ENDANG SUMARDI
 

Jadwal kampanye ke-3 pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat periode tahun 2008-2013, di daerah kampanye atau zona 3, yakni di Kabupaten Bekasi, Kota Bekasi, Kabupaten Bogor, Kota Bogor, Kota Depok, Kota Sukabumi, Kabupaten Sukabumi, dan Kabupaten Cianjur, dijadwalkan berlangsung dari tanggal 28 Maret 2008 hingga 8 April 2008.

Adapun ke-3 pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gurbernur tersebut, yakni Nomor Urut 1 pasangan Danny Setiawan dan Iwan Sulanjana, usungan 2 Partai Politik, yakni Partai Golkar dan Partai Demokrat; Nomor Urut 2 pasangan Agum Gumelar dan Nu’man Abdul Hakim, usungan 7 Partai Politik, yakni PPP, PDIP, PKB, PKPB, PDS, PBR dan PBB; serta Nomor Urut 3 pasangan Achmad Heryawan dan Dede Yusuf, usungan 3 Partai Politk, yakni PKS, PAN dan PUI.

Hal tersebut disampaikan sejumlah sumber di Desk Pemilu Kota Sukabumi, baru-baru ini, di jalan R. Syamsudin, S.H. Nomor 25 Sukabumi.

Dijelaskannya, jadwal kampanye ke-3 pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat di zona 3, masing-masing mendapat jatah waktu 4 hari, yakni untuk pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat Nomor Urut 1, Danny Setiawan dan Iwan Sulanjana, pada tanggal 30 Maret 2008, tanggal 2, tanggal 5 dan tanggal 8 April 2008.

Sementara untuk pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat Nomor Urut 2, Agum Gumelar dan Nu’man Abdul Hakim, pada tanggal 28 dan 31 Maret 2008, serta pada tanggal 3 dan tanggal 6 April 2008.

Sedangkan untuk pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat Nomor Urut 3, Achmad Heryawan dan Dede Yusuf, pada tanggal 29 Maret 2008, tanggal 1, tanggal 4 dan tanggal 7 April 2008.

 
Minggu, 16 Maret 2008
HASIL PILKADA WALIKOTA DAN WAKIL WALIKOTA SUKABUMI RESMI DIUMUMKAN
Reporter : ENDANG SUMARDI
 

Hasil penghitungan suara Pilkada Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi periode tahun 2008-2013, Minggu pagi, 16 Maret 2008, di Gedung Gede Pangrango Secapa Polri Sukabumi, resmi diumumkan oleh Ketua KPUD Kota Sukabumi, H. Deddy Azis.

Adapun hasil penghitungan suara Pilkada Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi tersebut, sesuai Surat Keputusan KPUD Kota Sukabumi Nomor 29/Kep/KPU.Kosi/P/2008 Tentang Pengesahan Hasil Pemilu Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi 2008, yakni Pasangan Calon Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi Nomor Urut 1, Drs. Herman Gurnawijaya Machfud, M.Si. dan Dra. Hajah Yanti Indri, memper-oleh 18 ribu 191 suara; Pasangan Calon Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi Nomor Urut 2, H. Dedy Safei, S.E. dan H. Itang Abdulkarim, S.H., memper-oleh 12 ribu 823 suara; Pasangan Calon Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi Nomor Urut 3, Insinyur H. Yudi Widiana Adia, M.Si. dan Iwan Kustiawan, memper-oleh 40 ribu 609 suara; serta Pasangan Calon Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi Nomor Urut 4, H. Mokhamad Muslikh Abdussyukur, S.H., M.Si. dan Drs. H. Mulyono, M.M., memper-oleh 73 ribu 609 suara.

Ditandaskannya, jumlah pemilih di Kota Sukabumi sesuai Daftar Pemilih Tetap (DPT), seluruhnya mencapai 205 ribu 362 orang. Namun yang menggunakan hak pilih hanya 153 ribu 437 orang, atau sebesar 74,72 persen, dan yang tidak menggunakan hak pilih mencapai 51 ribu 925 orang, atau sebesar 25,28 persen.

Sedangkan dari jumlah keseluruhan yang menggunakan hak pilih sebanyak 153 ribu 437 orang atau surat suara, yang syah sebanyak 145 ribu 399 surat suara, dan yang tidak syah sebanyak 8 ribu 38 surat suara.

Ditandaskan pula, jumlah masyarakat Kota Sukabumi yang menggunakan hak pilih sebesar 74,72 persen tersebut, dinilai berbagai kalangan cukup baik, karena masih berada di atas rata-rata nasional, dan tertinggi di Jawa Barat Bagian Barat.

 
Selasa, 11 Maret 2008
PEMILU WALIKOTA DAN WAKIL WALIKOTA "SALAT"
Reporter : Riksan
 

Pemilu walikota dan wakil walikota Sukabumi berjalan dengan lancar sesuai dengan moto Pemilu yaitu SALAT ( selamat, aman, lancar, adil, terpercaya ). Seperti yang dikatakan Walikota Sukabumi, H.Mokh.Muslikh Abdussyukur, SH,M.Si., dalam kesempatan apel pagi di Setda Kota Sukabumi pagi ini, pemilu ini sukses dan berjalan dengan sesuai harapan, dalam artian pemilu berlangsung tertib dan aman sesuai harapan semua orang, walaupun KPU belum menyatakan pemenang resmi.

Untuk itu Walikota mengajak para karyawan – karyawati agar kembali memfokuskan pikiran kepada pekerjaannya masing – masing. Walikota menekankan kepada RPJD yang telah disusun sebagai track yang harus dipatuhi dan dipadu padankan nantinya dengan visi misi kandidat walikota dan wakil walikota terpilih nanti.

Walikota juga menekankan pentingnya pembangunan infrastruktur dalam kaitannya dengan Sukabumi sehat, cerdas dan sejahtera. Seperti pembangunan ruang – ruang publik, fasilitas olahraga di setiap kecamatan yang menunjang terhadap pelaksanaan dan pembibitan atlit – atlit yang berlaga di Porkot ( Pekan Olahraga Kota ). Pelayanan kesehatan pun mesti ditingkatkan.

Dalam hal kesejahteraan, walikota mengatakan bahwa peningkatan kesejahteraan PNS nampaknya tak lama lagi akan terwujud, seperti yang telah dijanjikan oleh pemerintah pusat. Bahkan hal itu sedang dalam tahap pengkajian lebih lanjut. Namun peningkatan kesejahteraan harus berbanding lurus dengan peningkatan kinerja dan profesionalisme PNS. Beliau juga mengajak para PNS muda untuk terus belajar untuk meningkatkan baik pemahaman, maupun kinerja. Satu hal yang paling ditekankan beliau adalah semua orang harus mempunyai mimpi atau dalam kata lain setiap individu musti mempunyai visi misi dalam karir.

 
Senin, 10 Maret 2008
PEMILU WALIKOTA DAN WAKIL WALIKOTA BERJALAN LANCAR
Reporter : Riksan
 

Pemilu Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi yang diselenggarakan pada tanggal 8 Maret kemarin berjalan dengan aman, lancar, dan tertib. Bahkan dari jumlah pemilih yang tercantum dalam DPT ( Daftar Pemilih Tetap ) yaitu sebanyak 205.362 pemilih di kota Sukabumi, seperti yang dikemukakan oleh Sekdakot Sukabumi, H.Moh.Muraz,SH, M.M., dalam apel pagi di lingkungan Setda kota Sukabumi, sebanyak 74 % pemilih menggunakan hak pilihnya pada pelaksanaan pemilu Sabtu kemarin.

Sekdakot sendiri mengucapkan terima kasih dan penghargaan setinggi – tingginya atas kinerja jajaran Pemerintah kota Sukabumi dalam menjaga kelangsungan dan kelancaran Pemilu. Beliau juga mengatakan lebih lanjut bahwa selama masa kampanye kemarin, netralitas PNS benar – benar terjaga. Hal ini dibuktikan dengan tidak adanya laporan – laporan terkait dengan netralitas PNS. Adapun kehadiran para PNS pada kampanye para pasangan calon walikota dan wakil walikota hanya sebatas untuk mendengarkan visi dan misi masing – masing pasangan walikota dan wakil walikota, dan hal ini dibolehkan dalam peraturan.

Mengenai masalah keamanan, Sekdakot juga mengatakan bahwa pasca pencoblosan dan penghitungan suara, kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat betul – betul kondusif. Tidak ada kejadian – kejadian yang mengancam keamanan kota Sukabumi. Para warga setelah menggunakan hak pilihnya dengan pilihan yang berbeda – beda, lalu kembali ke lingkungan tempat tinggalnya, tetap menjaga kerukunan. Untuk hal itu, Sekda menyampaikan ucapan terima kasih dan rasa bangga akan keharmonisan warga kota Sukabumi.

 
Senin, 3 Maret 2008
PASANGAN CALON WALIKOTA DAN WAKIL WALIKOTA NOMOR URUT 2 OPTIMIS DAPAT MEMENANGKAN PILKADA
Reporter : ENDANG SUMARDI
 

Pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi Nomor Urut 2, H. Dedy Safei, S.E. dan H. Itang Abdulkarim, S.H., optimis dapat memenangkan Pilkada, yang akan dilaksanakan pada tanggal 8 Maret 2008, dengan peraihan suara antara 40 hingga 60 persen.

Hal tersebut disampaikan Ketua Tim Kemenangan pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi tersebut, Usep Ubaedillah, saat dikinfirmasi RSPD FM Kota Sukabumi, di sela-sela kampanye putaran ter-akhir pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi tersebut, di lapangan Merdeka Kota Sukabumi, yang berlangsung Senin pagi hingga Senin siang, 3 Pebruari 2008.

Ditandaskannya, optimisme kemenangan pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi Nomor Urut 2 dalam Pilkada tersebut, menurut Usep Ubaedillah, didasarkan pada hasil evaluasi di lapangan.

Dengan demikian, yang menyatakan optomis dapat memenangkan Pilkada pada tanggal 8 Maret 2008, telah 3 pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi. Karena sebelumnya pada kampanye putaran ter-akhir, hal senada juga disampaikan oleh Sekretaris Tim Kampanye pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi Nomor Urut 3, Dodi Mulyadi, S.E., serta Ketua Tim Kampanye pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi Nomor Urut 1, Asep Saripulloh, S.Ag.

Kampanye putaran ter-akhir pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi Dedy-Itang ini, dihadiri belasan ribu pendukung dan simpatisam pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi tersebut, menggunakan ratusan kendaraan roda dua dan roda empat, serta mendapat pengawalan secara ketat dari aparat keamanan. Antara lain dari Unit Motoris dan Mobil Patwal Polres Kota Sukabumi, Dinas Perhubungan Kota Sukabumi, serta Dinas Pol PP dan Kesbang Kota Sukabumi.

Kampanye putaran ter-akhir pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi usungan 17 Partai Politik yang tergabung dalam Forum Lintas Partai (FLP) tersebut, berlangsung gebyar dan semarak, dimeriahkan musik dangdut dan orasi pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi tersebut.

 
Senin, 25 Februari 2008
KAMPANYE PASANGAN CALON WALIKOTA DAN WAKIL WALIKOTA SUKABUMI NOMOR URUT 3 DIISI BERBAGAI JENIS PERLOMBAAN
Reporter : ENDANG SUMARDI
 

Kampanye putaran pertama pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi Nomor Urut 3, Insinyur H. Yudi Widiana Adia, M.Si. dan Iwan Kustiawan, pasca kampanye bersama, yang dilaksanakan Senin pagi hingga Senin sore, 25 Pebruari 2008, diisi sosialisasi dan berbagai perlombaan. Antara lain lomba Gerak Jalan, Lomba Memasak Nasi Goreng, Lomba Menangkap Ikan di Kolam Menggunakan Tangan Kosong, Lomba Memancing dan berbagai jenis perlombaan lainnya, dilaksanakan di 7 Kecamatan se Kota Sukabumi.

Disamping itu, juga diisi himbauan calon Walikota Sukabumi, Insinyur H. Yudi Widiana Adia, M.Si., atas nama pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi Nomor Urut 3, bertempat di lapangan Merdeka Kota Sukabumi. Adapun himbauan yang disampaikan calon Walikota Sukabumi tersebut, antara lain ditujukan kepada segenap pendukung dan simpatisan pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi tersebut, agar segera kembali ke tempat-tempat pelaksanaan kampanye di wilayah masing-masing, yang tersebar di 7 wilayah kecamatan se Kota Sukabumi, seraya senantiasa menjaga keamanan dan ketertiban.

Kampanye pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi usungan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) ini, diikuti ribuan massa pendukung dan simpatisannya, menggunakan ratusan kendaraan roda dua dan roda empat, keliling Kota Sukabumi.

Untuk menunjang kelancaran, keamanan dan ketertiban pelaksanaan kampanye tersebut, ribuan masa pendukung dan simpatisan pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi tersebut, mendapat pengawalan secara ketat dari aparat keamanan. Antara lain Motoris dan Mobil Patwal Polres Kota Sukabumi, Dinas Perhubungan Kota Sukabumi, serta Dinas Pol PP dan Kesbang Kota Sukabumi.

 
Senin, 25 Februari 2008
PELAKSANAAN KAMPANYE PASANGAN CALON WALIKOTA DAN WAKIL WALIKOTA SUKABUMI HINGGA PUTARAN KE-5 BERJALAN LANCAR
Reporter : ENDANG SUMARDI
 

PLH Walikota Sukabumi, H. Mohamad Muraz, S.H., M.M., Minggu sore, 24 Pebruari 2008, di Sekretariat Pemda Kota Sukabumi menandaskan, pelaksanaan kampanye pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi periode tahun 2008-2013, hingga putaran ke-5 berjalan lancar, aman dan tertib, sesuai peraturan dan per-undang-undangan yang berlaku.

Untuk itu, PLH Walikota Sukabumi mengucapkan terima kasih kepada segenap aparat keamanan dan seluruh lapisan masyarakat, yang telah ber-upaya optimal menjaga keamanan, ketentraman dan ketertiban, sehingga kondusifitas wilayah Kota Sukabumi dapat dijaga dan dipertahankan dengan baik.

Diharapkannya, situasi dan kondisi tersebut agar senantiasa dipertahankan dan ditingkatkan oleh semua pihak, sehingga pelaksanaan kampanye serta Pilkada Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi periode tahun 2008-2013, dapat berjalan lancar dan baik, sesuai harapan semua pihak.

Dalam kesempatan tersebut, PLH Walikota Sukabumi menghimbau kepada segenap PNS dan Pegawai Honorer di lingkungan Pemerintah Kota Sukabumi, agar netral dalam pelaksanaan kampanye, tidak mendukung salah satu pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi.

Ditegaskannya, bila ada PNS atau Pegawai Honorer yang tidak netral atau mendukung salah satu pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi selama masa kampanye, akan ditindak tegas, bahkan diberhentikan dari PNS atau Pegawai Honorer, sesuai peraturan dan per-undang-undangan yang berlaku.

Namun demikian, seperti dikatakan PLH Walikota Sukabumi, pada waktunya pelaksanaan Pilkada, segenap PNS dan Pegawai Honorer di lingkungan Pemerintah Kota Sukabumi yang berdomisili di wilayah Kota Sukabumi, agar menyalurkan hak dan aspirasi, dengan cara mencoblos salah satu pasangan Calon Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi, sesuai pilihan dan hati nurani masing-masing.

 
Kamis, 21 Februari 2008
KAMPANYE BERSAMA SELURUH PASANGAN CALON WALIKOTA DAN WAKIL WALIKOTA SUKABUMI PAWAI KELILING KOTA
Reporter : ENDANG SUMARDI
 

Kampanye Bersama seluruh pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi periode tahun 2008 2013, untuk menciptakan kedamaian dan kerukunan, sekaligus mewujudkan suasana kondusif Kota Sukabumi. Demikian disampaikan Ketua KPUD Kota Sukabumi, H. Deddy Azis, B.A., saat memberi pengarahan sekaligus melepas iring-iringan pawai seluruh pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota keliling Kota Sukabumi, Kamis pagi, 21 Pebruari 2008, di lapangan Merdeka.

Ditandaskannya, dilaksanakan kampanye dan pawai keliling kota seluruh pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi ini, sebagai salah satu media komunikasi dan pengenalan, agar seluruh masyarakat mengetahui dan mengenal seluruh pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi, yang akan dipilih pada waktu Pilkada Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi, tepatnya pada tanggal 8 Maret 2008.

Ketua KPUD Kota Sukabumi juga mengharapkan kepada semua pihak, agar senantiasa memerhatikan keamanan, ketentraman dan ketertiban, serta senantiasa menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

Iring-iringan pawai seluruh pasangan Calon Walikota Sukabumi dan Calon Wakil Walikota Sukabumi tersebut, diawali kendaraan roda empat RSPD FM Kota Sukabumi, Radio SMS FM, Radio Menara FM, motoris Polres Kota Sukabumi, Dinas Perhubungan Kota Sukabumi, Dinas Pol PP dan Kesbang Kota Sukabumi, disusul iring-iringan kendaraan pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi Nomor Urut Satu, Drs. Herman Gurnawijaya Machfud, M.Si. dan Dra. Hajah Yanti Indri, pasangan calon Nomor Urut Dua, H. Dedy Safei, S.E. dan H. Itang Abdulkarim, S.H., pasangan calon Nomor Urut Tiga, Insinyur H. Yudi Widiana Adia, M.Si. dan Iwan Kustiawan, serta pasangan calon Nomor Urut Empat, H. Mokhamad Muslikh Abdussyukur, S.H., M.Si. dan Drs. H. Mulyono, M.M., diakhiri Mobil Dinas Kesehatan Kota Sukabumi dan Polres Kota Sukabumi.

Adapun rute pawai keliling kota yang ditempuh seluruh pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi ini, antara lain start dari lapangan Merdeka, kemudian masuk ke jalan Perintis Kemerdekaan, jalan Suryakencana, jalan Bhayangkara, jalan K.H. Sanusi, jalan Cemerlang, jalan Sejahtera, jalan Pelabuhan, jalan Lingkar Selatan, jalan Baros, jalan Garuda, jalan Sarasa, jalan Pembangunan, jalan R.A. Kosasih, jalan Siliwangi, jalan R. Syamsudin, S.H., jalan Suryakencana, jalan Perintis Kemerdekaan, dan finish di lapangan Merdeka.

 
Rabu, 20 Februari 2008
VISI-MISI SELURUH PASANGAN CALON WALIKOTA DAN WAKIL WALIKOTA SUKABUMI DISAMPAIKAN DALAM RAPAT PARIPURNA ISTIMEWA DPRD
Reporter : ENDANG SUMARDI
 

Visi-misi seluruh pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi periode tahun 2008-2013, disampaikan dalam Rapat Paripurna Istimewa DPRD Kota Sukabumi, Rabu pagi, 20 Pebruari 2008, di Ruangan Rapat Paripurna DPRD Kota Sukabumi, dipimpin Ketua DPRD Kota Sukabumi, H. Tatang Komara, S.Sos., M.M.

Adapun visi-misi pasangan Calon Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi Nomor Urut Satu, Drs. Herman Gurnawijaya Machfud, M.Si. dan Dra. Hajah Yanti Indri, usungan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dan Partai Bulan Bintang (PBB), yakni “Terwujudnya Kota Sukabumi Sebagai Pusat Pelayanan Berkualitas Bidang Pendidikan, Kesehatan Dan Perdagangan Di Jawa Barat Berlandaskan Iman Dan Taqwa”, Serta visi-misi pasangan Calon Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi Nomor Urut Dua, H. Dedy Safei, S.E. dan H. Itang Abdulkarim, S.H., usungan 17 Partai Politik (Parpol) yang tergabung dalam Forum Lintai Partai (FLP), yakni “Kota Sukabumi Yang Maju Dan Berwawasan Lingkungan 2013”.

Selanjutnya visi-misi pasangan Calon Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi Nomor Urut Tiga, Insinyur H. Yudi Widiana Adia, M.Si. dan Iwan Kustiawan, usungan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), yakni “Terwujudnya Kota Sukabumi yang Ber-akhlak Mulia, Cerdas, Kompetitif, Sehat dan Sejahtera atau Berkah dan Berkualitas”, serta visi-misi pasangan Calon Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi Nomor Urut Empat, H. Mokhamad Muslikh Abdussyukur, S.H., M.Si. dan Drs. H. Mulyono, M.M., usungan Partai Golongan Karya (Golkar), Partai Amanat Nasional (PAN) dan Partai Demokrat (PD), yakni “Terwujudnya Kota Sukabumi Sebagai Pusat Pelayanan Berkualitas Bidang Pendidikan, Kesehatan Dan Perdagangan Di Jawa Barat Berlandaskan Iman Dan Taqwa”.

Hadir dalam kesempatan tersebut, PLH Walikota Sukabumi, H. Mohamad Muraz, S.H., M.M., unsur Muspida, para Asisten Daerah, para Kepala SKPD, Tokoh Masyarakat, Alim Ulama, Pimpinan Partai Politik, Ormas, OKP dan undangan lainnya.

Penyampaian visi-misi dan program kerja seluruh pasangan Calon Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi tersebut, berjalan lancar, aman dan tertib.

Untuk itu, PLH Walikota Sukabumi, H. Mohamad Muraz, S.H., M.M., mengucapkan terima kasih kepada semua pihak, khususnya kepada segenap aparat keamanan yang telah ber-upaya optimal melaksanakan tugas, sehingga pelaksanaan penyampaian visi-misi dan program kerja seluruh pasangan Calon Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi tersebut, dapat dilaksanakan dengan baik dan sukses.

Dalam pada itu, Kabag Ops Polres Kota Sukabumi, Kompol Agus Subandi, saat dikonfirmasi RSPD FM, Website dan Berita Kota Sukabumi menjelaskan, jumlah aparat keamanan yang diterjunkan dalam pelaksanaan penyampaian visi-misi dan program kerja seluruh pasangan Calon Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi tersebut, mencapai 345 personil. Antara lain dari Polres Kota Sukabumi sebanyak 265 personil, dari Sat Pol PP sebanyak 50 personil, dan dari Dinas Perhubungan sebanyak 30 personil.

Sementara Kasubbag Informasi DPRD Kota Sukabumi, J. Soetardjo, dalam kesempatan tersebut menyampaikan permohonan maaf yang sedalam-dalamnya, sebab pada Rapat Paripurna Istimewa DPRD yang diisi penyampaian visi-misi dan program kerja seluruh pasangan Calon Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi tersebut, tidak semua orang dapat menyaksikan secara langsung di Ruangan Rapat Paripurna DPRD, mengingat kapasitas kursi sangat terbatas. Untuk itu, orang-orang yang diperbolehkan masuk ke Ruangan Rapat Paripurna DPRD, hanya diperuntukan bagi orang-orang yang membawa undangan. Hal tersebut terpaksa dilakukan, untuk menunjang keamanan, ketertiban, ketenangan dan kenyamanan, serta kelancaran dan keberhasilan pelaksanaan Rapat Paripurna tersebut.

 
Rabu, 13 Februari 2008
PNS DAN PEGAWAI HONORER AGAR MENGHADIRI KAMPANYE CALON WALIKOTA DAN WAKIL WALIKOTA SUKABUMI
Reporter : ENDANG SUMARDI
 

Sekretaris Daerah Kota Sukabumi, H. Mohamad Muraz, S.H.,M.M., menginstruksikan seluruh PNS dan Pegawai Honorer di lingkungan Pemerintah Kota Sukabumi, agar menghadiri kampanye Calon Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi periode tahun 2008-2013, yang dijadwalkan berlangsung dari tanggal 20 Pebruari hingga 4 Maret 2008.

Namun dalam pelaksanaannya harus adil, yakni harus menghadiri ke-4 Pasangan Calon Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi, serta tidak boleh meninggalkan tugas pekerjaan sehari-hari, supaya roda pemerintahan, pembangunan dan kemasyarakatan tetap berjalan sebagaimana mestinya. Maksud dan tujuannya, untuk menyimak visi dan misi, serta program kerja dari ke-4 Pasangan Calon Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi periode tahun 2008-2013.

Yang tidak diperbolehkan, menurut Sekretaris Daerah Kota Sukabumi, baik bagi PNS maupun Pegawai Honorer, yakni tidak boleh melibatkan PNS atau Pegawai Honorer lain untuk memberi dukungan dalam kampanye, tidak boleh mendukung salah satu pasangan calon, tidak boleh memakai atribut salah satu pasangan calon, serta tidak boleh menggunakan fasilitas yang terkait dengan jabatan dalam kegiatan kampanye.

Sedangkan menjadi anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK), Panitia Pemungutan Suara (PPS) dan Kelompok Panitia Pemungutan Suara (KPPS), menurut peraturan dan per-undang-undangan diperbolehkan, namun harus mendapat ijin terlebih dahulu, dari atasan langsung atau pejabat pembina pegawai yang bersangkutan.

Ditandaskannya, bagi PNS atau Pegawai Honorer yang melanggar aturan tersebut, akan dijatuhi sanksi atau hukuman berat, yakni penurunan pangkat satu tingkat lebih rendah untuk paling lama 1 tahun, diberhentikan dengan hormat atau dengan tidak hormat, tergantung berat ringannya jenis pelanggaran yang dilakukan PNS atau Pegawai Honorer.

 
Rabu, 30 Januari 2008
LAUNCHING PASANGAN CALON WALIKOTA DAN WAKIL WALIKOTA SUKABUMI MERUPAKAN SALAH SATU TUGAS KPUD
Reporter : ENDANG SUMARDI
 

Launching atau sosialisasi seluruh pasangan Calon Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi periode tahun 2008-2013, merupakan salah satu tugas KPUD Kota Sukabumi.

Selain itu, juga sebagai akuntabilitas tentang pelaksanaan proses akhir penentuan dan penetapan Calon Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi periode tahun 2008-2013, yang dilakukan KPUD Kota Sukabumi.

Maksud dan tujuannya, supaya seluruh warga masyarakat Kota Sukabumi khususnya yang telah berhak memilih, mengetahui seluruh pasangan Calon Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi, sehingga seluruh warga masyarakat yang telah berhak memilih, pada waktu pelaksanaan Pilkada yang dijadwalkan berlangsung pada tanggal 8 Maret 2008, dapat menyalurkan aspirasinya, yakni mencoblos pasangan Calon Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi, sesuai pilihan dan hati nurani masing-masing.

Demikian disampaikan Ketua KPUD Kota Sukabumi, Dedi Azis, pada acara launching atau sosialisasi seluruh pasangan Calon Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi periode tahun 2008-2013, Selasa pagi, 29 Januari 2008, di lapangan Merdeka.

Diharapkannya, semua pihak agar membantu secara optimal, supaya seluruh rangkaian proses pelaksanaan Pilkada Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi periode tahun 2008-2013, berjalan lancar, aman dan tertib, sesuai dengan moto “SALAT” KPUD Kota Sukabumi, yakni “Selamat, Aman, Lancar, Adil dan Terpercaya”.

Sementara Ketua Pokja Pilkada KPUD Kota Sukabumi, Ferdiman Putra Bar, S.T., dalam kesempatan tersebut mengucapkan terima kasih kepada semua pihak, atas partisipasi aktifnya baik berupa moril maupun materil/ sehingga seluruh rangkaian penentuan dan penetapan Calon Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi dari mulai proses pendaftaran, dapat dilaksanakan dengan baik, lancar, aman dan tertib.

Adapun keempat pasangan Calon Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi periode tahun 2008-2013 tersebut, yakni Pertama pasangan Drs. H. Herman Gurnawijaya, M.Si. dan Dra. Hajah Yanti Indri, usungan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dan Partai Bulan Bintang (PBB), Kedua pasangan Dedy Safe’i dan H. Itang Abdul Karim, usungan 17 Partai Politik (Parpol) yang tergabung dalam Forum Lintai Partai (FLP), Ketiga pasangan Insinyur H. Yudi Widiana Adia, M.Si. dan Iwan Kustiawan, usungan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), serta Keempat pasangan H. Mokhamad Muslikh Abdussyukur, S.H., M.Si. dan Drs. H. Mulyono, M.M., usungan Partai Golongan Karya (Golkar), Partai Amanat Nasional (PAN) dan Partai Demokrat (PD).

 
Selasa, 29 Januari 2008
EMPAT PASANGAN CALON WALIKOTA DAN WAKIL WALIKOTA SUKABUMI RESMI DIUMUMKAN
Reporter : ENDANG SUMARDI
 

Empat pasangan Calon Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi periode tahun 2008-2013, resmi ditetapkan dan diumumkan. Penetapan dan pengumuman keempat pasangan Calon Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi tersebut, disampaikan Ketua KPUD Kota Sukabumi, Dedi Azis, pada acara launching atau sosialisasi keempat pasangan calon tersebut, Selasa pagi, 29 Januari 2008, bertempat di lapangan Merdeka.

Adapun keempat pasangan Calon Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi tersebut, yakni Pertama pasangan Drs. H. Herman Gurnawijaya, M.Si. dan Dra. Hajah Yanti Indri, usungan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dan Partai Bulan Bintang (PBB), Kedua pasangan Dedy Safe’i dan H. Itang Abdul Karim, usungan 17 Partai Politik (Parpol) yang tergabung dalam Forum Lintai Partai (FLP), Ketiga pasangan Insinyur H. Yudi Widiana Adia, M.Si. dan Iwan Kustiawan, usungan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), serta Keempat pasangan H. Mokhamad Muslikh Abdussyukur, S.H., M.Si. dan Drs. H. Mulyono, M.M., usungan Partai Golongan Karya (Golkar), Partai Amanat Nasional (PAN) dan Partai Demokrat (PD).

Launching atau sosialisasi tersebut, diisi pembacaan data diri singkat masing-masing pasangan calon, oleh Anggota KPUD Kota Sukabumi, Dedi Setiadi, serta pembacaan dan penandatangan ikrar bersama “siap menang dan siap kalah”, dipandu Ketua Pokja Pilkada KPUD Kota Sukabumi, Ferdiman Putra Bar, S.T., disaksikan Ketua KPUD Kota Sukabumi, Ketua Panwas Pilkada KPUD Kota Sukabumi, Kapolres Kota Sukabumi, Dandim 0607 Sukabumi, Kepala Kejaksaan Negeri Sukabumi, dan Ketua Pengadilan Negeri Kota Sukabumi.

Hadir dalam kesempatan tersebut, para Kepala SKPD, Camat dan Lurah se Kota Sukabumi, para pimpinan Partai Politik, para pendukung masing-masing pasangan calon, dan undangan lainnya.

 
Rabu, 6 Juni 2007
WAKIL WALIKOTA LANTIK 16 PEJABAT ESELON IV
Reporter : Endang Sumardi
 

Wakil Walikota Sukabumi, Iwan Kustiawan, mengambil sumpah dan melantik 16 pejabat eselon IV di halaman Apel Setda Kota Sukabumi, Senin lalu (4/6). Acara pelantikan dihadiri Sekretaris Daerah Kota Sukabumi yang juga bertindak selaku saksi, sejumlah pejabat di lingkungan pemerintah Kota Sukabumi, dan karyawan-karyawati Sekretariat Daerah Kota Sukabumi.

Adapun ke-16 pejabat tersebut adalah : 1.Kepala UPTD Puskesmas Cibeureum Hilir, dr. Irma Agristina
2.Kasubbid Keperawatan pada Bidang Pelayanan Medik dan Keperawatan RSUD R. Syamsudin, SH., Hani Tri Iswanti, S.Kp.
3.Kasi Program dan Perencanaan Informasi pada Kantor Infokom, PDE dan Arsip Daerah, Benny Mustari Wiyono, S.Pd.,
4.Kasubbag Tata Usaha pada Kantor Infokom, PDE dan Arsip Daerah, Kadarisman, S.Sos.,
5.Kasi Pemberdayaan Perempuan pada Bidang Pemberdayaan Masyarakat Dinas PMKB, Dra. Tien Krisnasari,
6.Kasubbag Ketatalaksanaan pada Bagian Organisasi dan Ketatalaksanaan, Drs. Heri Sihombing,
7.Sekretaris Kecamatan Warudoyong, Yadi Mulyadi, S.STP..
8.Lurah Kebonjati, Aries Ariandi, S.IP.,
9.Lurah Citamiang, Kamal Asikin,
10.Lurah Warudoyong, Mukarom,
11.Lurah Nyomplong, Wawan Ruswanda, S.Ag.,
12.Lurah Jayaraksa, Dedi Faridi,
13.Lurah Gunung Puyuh, Dadang Sugandi, SE.,
14.Lurah Sukakarya, Lepot Supriadi,
15.Lurah Situmekar, Drs. R. Samiarto, M.Si.,
16.Lurah Sriwidari, Rohman Dayat.

Dalam sambutannya Wakil Walikota menjelaskan, isu yang paling mengemuka dalam pengelolaan administrasi publik dewasa ini, adalah tuntutan masyarakat akan pentingnya upaya dalam mewujudkan kepemerintahan yang baik atau good governance. Maksud dan tujuannya agar bangsa Indonesia mampu mengatasi problematika yang dihadapi, ter-utama sejak bergulirnya arus reformasi beberapa tahun yang lalu.

“Gencarnya tuntutan masyarakat kepada pemerintah untuk melaksanakan kepemerintahan yang baik tersebut, sejalan dengan semakin meningkatnya pengetahuan masyarakat. Selain itu juga merupakan konsekuensi dari tuntutan arus globalisasi, yang saat ini dampaknya telah dirasakan bangsa Indonesia dalam berbagai aspek kehidupan. Tuntutan masyarakat tersebut, merupakan hal yang wajar dan harus direspon oleh pemerintah, dengan melakukan perubahan-perubahan yang terarah, guna mewujudkan kepemerintahan yang baik,” tandasnya.

Sedikitnya ada tiga domain, untuk mewujudkan kepemerintahan yang baik atau good governance, yakni Negara atau State, sektor swasta atau private sector, dan masyarakat atau society. Domain Negara dalam hal ini pemerintahan memegang peranan penting, karena sangat melekat dengan fungsi administrasi, pelayanan dan pengaturan terhadap sektor swasta dan masyarakat.

Untuk itu, sangat penting dilakukan reposisi peran dan perilaku segenap aparatur pemerintah, agar tidak lagi menempatkan diri sebagai seorang penguasa, melainkan sebagai mitra bagi bawahan dan pelayan masyarakat. Maknanya, dengan jabatan yang diemban dapat memberikan gain score atau nilai tambah dari sebelumnya.

Selanjutnya, Wakil Walikota mengingatkan, para lurah yang baru dilantik, sebagai pimpinan yang berada di garis terdepan yang berhubungan langsung dengan masyarakat, agar senantiasa meningkatkan kualitas pelayanan. Hal tersebut sangat penting dilakukan, untuk mencapai keberhasilan suatu pemerintahan, yang antara lain diindikasikan dengan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Apabila kinerja pelayanan ditekankan pada kriteria yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat, yaitu keluaran dan hasil, para lurah harus senantiasa memerhatikan sedikitnya tiga faktor. Pertama, aksesibilitas pelayanan yang mempresentasikan cakupan pelayanan terhadap jumlah penduduk. Kedua, kualitas pelayanan yang mencakup kecepatan pelayanan, keterjangkauan biaya dan kemudahan mengakses pelayanan. Ketiga, kualitas pelayanan yang mempresentasikan produk pelayanan yang memenuhi standar baku dan mutu pelayanan yang berlaku.

Kepada 16 pejabat baru yang dilantik, Wakil Walikota meminta agar senantiasa meresapkan beberapa hal penting.Pertama, bahwa jabatan yang diperoleh setiap PNS, pada dasarnya merupakan sebuah amanah yang perlu disyukuri. Namun demikian, jabatan yang diperoleh tersebut, mengandung konsekuensi untuk dipertanggung-jawabkan, baik di dunia maupun kelak di akhirat.

Kedua, agar senantiasa meningkatkan secara terus-menerus kapabilitas dan kompetensi, baik kompetensi pribadi maupun kompetensi sosial dan profesional. Hal tersebut sangat penting dilakukan, supaya dapat membangkitkan energi dan komitmen seluruh staf, dalam memahami sekaligus mencapai visi unit kerja masing-masing dan visi Pemerintah Kota Sukabumi. Sebab dengan memahami visi yang hendak dicapai, penyelenggaraan tugas sehari-hari akan lebih terarah dan senantiasa terfokus pada tujuan yang telah ditetapkan bersama.

Ketiga, agar senantiasa memertajam kemampuan, untuk mengaplikasikan manajemen yang partisipatif, kondusif dan responsif, sehingga penyelenggaraan pemerintahan yang dilakukan senantiasa mengarah pada scientific government, serta dapat dipertanggung-jawabkan secara ilmiah, selaras dengan harapan-harapan yang berkembang di masyarakat.

Namun demikian, untuk mewujudkan hal tersebut tidak mudah dan harus disadari oleh semua pihak. Karena upaya yang dilakukan dalam mewujudkan kepemerintahan yang baik maupun untuk mewujudkan visi yang telah ditetapkan bersama, dampaknya tidak dapat dirasakan secara langsung, sebab harus melalui beberapa tahapan proses yang komprehensif dan simultan. Untuk itu, Wakil Walikota Sukabumi meminta semua pihak, agar senantiasa berupaya menghilangkan stigmatisasi yang pesimistis. Akan tetapi harus senantiasa berupaya memperkuat jiwa korsa, saling bahu-membahu, saling membantu dan saling menunjang seperti dalam sebuah keluarga, untuk mencapai keberhasilan sekaligus mewujudkan visi yang telah ditetapkan bersama.

 
Jumat, 25 Mei 2007
TIGA SEKOLAH WAKILI JAWA BARAT KE TINGKAT NASIONAL
Reporter : Endang Sumardi
 

Tiga sekolah di Kota Sukabumi, kemarin (24/5) dinilai Tim Lomba Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) Tingkat Nasional, mewakili Propinsi Jawa Barat. Ketiga sekolah yang dinilai tersebut, masing-masing TK Islam Fathia Kecamatan Cibeureum, SDN Cipanengah CBM Kecamatan Lembursitu, dan SMK Negeri 2 Kecamatan Citamiang. Ketiga sekolah tersebut, pada lomba yang sama di tingkat Jawa Barat, berhasil meraih gelar juara pertama.

Wakil Walikota Sukabumi, Iwan Kustiawan, saat menerima Tim Penilai di Gedung Pertemuan TK Islam Fathia menjelaskan, pemerintah dan swasta senantiasa konsen memerhatikan dunia pendidikan, dengan berupaya optimal membangun sarana dan prasarana pendidikan yang representatif, bersih, sehat, nyaman dan aman. Maksud dan tujuannya untuk mengubah sekaligus meningkatkan perilaku hidup bersih dan sehat masyarakat, khususnya aparat dan warga sekolah di Kota Sukabumi. Selain itu, juga untuk menunjang perwujudan visi dan misi Kota Sukabumi, sebagai pusat pelayanan jasa terpadu dalam bidang perdagangan, pendidikan dan kesehatan, serta dalam rangka mewujudkan Kota Sukabumi Sehat, Cerdas dan Sejahtera pada tahun 2008.

Sedangkan Ketua Tim Penilai, Purnomo menandaskan, Lomba UKS untuk tingkat TK, kriteria penilaiannya tidak akan sama dengan tingkat SD, SMP, SMA dan SMK. Karena metoda pembelajaran di TK dilaksanakan sambil bermain. Untuk itu, setiap TK yang dibangun harus dilengkapi dengan sarana dan prasarana kesehatan dan permainan yang memadai, bersih, sehat, nyaman dan aman, untuk menjamin kesehatan, keamanan dan keselamatan anak.

Sementara Kepala TK Islam Fathia, Hajah Eiry Saus, dalam kesempatan tersebut menyampaikan ekspose tentang sejarah, potensi, prestasi dan fasilitas yang dimiliki TK tersebut.

Hadir dalam kesempatan tersebut, Kepala Dinas P dan K Propinsi Jawa Barat, Dr. H. Dadang Dally, MSi., Asisten Pembangunan dan Perekonomian Setda Kota Sukabumi, Ir. H. Fifi Kusumajaya, MM., Kepala Dinas Kesehatan Kota Sukabumi, dr. H. Boyke Priyono, M.Kes., PLH Kepala Dinas P dan K Kota Sukabumi, Drs. Dudi Fathuljawad, M.Pd., dan undangan lainnya.

 
Kamis, 21 September 2006
WAKIL WALIKOTA LANTIK 227 PNS
Reporter : Ratna Nurseha
 

Pegawai negeri merupakan unsur aparatur negara yang bertugas sebagai abdi masyarakat, mempunyai peran yang penting dalam rangka usaha pencapaian tujuan nasional dan menciptakan masyarakat madani yang taat hukum, berperadaban modern, demokratis, makmur, adil dan bermoral tinggi, yang menyelenggarakan pelayanan secara adil dan merata, menjaga persatuan dan kesatuan bangsa dengan penuh kesetiaan kepada Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945.

Apabila disimak secara teliti, sesungguhnya betapa berat beban dan tanggung jawab yang berada di pundak setiap pegawai negeri. Adalah merupakan sebuah tuntutan yang wajar apabila setiap pegawai negeri sipil hendaknya memiliki kemampuan dan kompetensi untuk melaksanakan tugas-tugas secara profesional, bertanggung jawab serta bersih dari korupsi, kolusi dan nepotisme dalam menyelenggarakan tugas pemerintahan maupun pembangunan. Dalam konteks demikian, maka tidaklah berlebihan apabila dalam setiap pengadaan formasi pegawai negeri sipil, sejak perencanaan, pengumuman, pelamaran, penyaringan, pengangkatan CPNS hingga pengangkatan PNS senantiasa dilakukan oleh pemerintah secara ketat, selektif dan sungguh-sungguh.

Demikian amanat yang dikemukakan Wakil Walikota Sukabumi, Iwan Kustiawan dalam acara pengambilan sumpah PNS tahun pengangkatan 2004 di Lapangan Sekretariat Daerah Pemda Kota Sukabumi, Senin (18/9). Dalam acara ini dilantik 227 PNS yang terdiri dari 108 orang golongan IIIa, 5 orang golongan IIIb, 59 orang golongan IIa, 1 orang golongan IIb dan 54 orang golongan IIc.

“Maka dari itu, dengan telah diterimanya keputusan peningkatan status dari CPNS menjadi PNS hendaknya menjadi peristiwa yang harus senantiasa disyukuri sebagai berkah dan anugerah dari Tuhan Yang Maha Kuasa yang tentunya tidak semua orang bisa menerimanya. Demikian pula peningkatan status menjadi PNS adalah merupakan buah dari rangkaian perjuangan yang tentunya tidak mudah dalam memenuhi aturan yang berlaku, antara lain harus menjalankan masa percobaan sebagai CPNS sekurang-kurangnya satu tahun dan paling lama dua tahun; setiap unsur penilaian prestasi kerja sekurang-kurangnya bernilai baik; telah memenuhi syarat kesehatan jasmani dan rohani serta telah lulus Diklat Prajabatan” lanjut Iwan.

Acara yang dihadiri oleh jajaran pejabat di lingkungan Pemerintah Daerah Kota Sukabumi diantaranya Sekretaris Daerah, H. Moh. Muraz, Ketua DPRD Kota, H. Tatang Komara, Kepala BKD Dra. Titien Sulastri, dan sejumlah pejabat lainnya, berlangsung bersamaan dengan peringatan hari jadi PMI ke-61 dan hari jadi perhubungan yang ke-60 dirangkaikan dengan pelepasan kontingen Porseni Madrasah Tingkat Wilayah Bogor yang akan berlangsung di Depok.

Selanjutnya Wakil Walikota berharap agar peningkatan status dari CPNS menjadi PNS, dapat menambah motivasi dan menjadi energi untuk lebih meningkatkan kemampuan, kompetensi dan profesionalitas dalam menjalankan tugas sehari-hari selaku abdi masyarakat maupun abdi negara. Dengan peningkatan status menjadi PNS maka ke depan terbuka juga peluang untuk diangkat dalam jabatan struktural maupun fungsional. Dalam menangkap peluang tersebut tentunya tergantung pada bagaimana PNS itu sendiri menyikapinya; antara lain dapat ditunjukkan dengan prestasi kerja, loyalitas, sikap pengabdian, pengalaman maupun kompetensi dan kualifikasi pendidikan yang dimiliki.

 
   
Pemerintah Kota Sukabumi
Jl. R. Syamsudin, S.H. No. 25 Telepon/Fax (+62266) 221123
Sukabumi, Jawa Barat - Indonesia
Kantor Komunikasi dan Informatika Kota Sukabumi 2013