| Home | Berita | Booklet Kota Sukabumi | Forum | Harga Bahan Pokok | perubahan waktu Jumat, 18 April 2014
Berita Utama

4/17/2014
PENYAMPAIAN LKPJ HARUS DITUNAIKAN OLEH KEPALA DAERAH
 
4/17/2014
DALAM PROSES POLITIK SEPANJANG MASA
 
4/17/2014
PEMKOT SUKABUMI AKAN LAUNCHING PELAYANAN TERPADU NANG KIS SOS
 
Untitled Document
 
Jumat, 22 November 2013
PELAJAR SDN DEWI SARTIKA CBM BERI BANTUAN 150 BATANG POHON MAHONI
Reporter : ENDANG SUMARDI
 

Pelajar SDN Dewi Sartika CBM Kota Sukabumi, belum lama ini memberi bantuan sebanyak 150 batang pohon Mahoni, kepada Anggota Remaja Pecinta Lingkungan (RPL) SMAN 3 Kota Sukabumi. Kepala SDN Dewi Sartika CBM Kota Sukabumi, Ida Farida, S.Pd. menjelaskan, diberikannya bantuan pohon tersebut, selain dalam rangka memperingati Hari Cinta Puspa dan Satwa Nasional Tingkat Kota Sukabumi Tahun 2013, tepatnya yang jatuh pada tanggal 5 November 2013, juga membantu RPL SMAN 3 Kota Sukabumi, khususnya dalam pengadaan pohon, untuk bersama-sama ditanam, dijaga dan dirawat di lingkungan SMAN 3 Kota Sukabumi.

Sementara Koordinator Sekolah Berbudaya Lingkungan (SBL) SMAN 3 Kota Sukabumi, Ine Rumiati menjelaskan, pihaknya menyambut baik sekaligus memberikan apresiasi yang tinggi, sekaligus mengucapkan terima kasih kepada pelajar SDN Dewi Sartika CBM Kota Sukabumi, yang telah memberikan bantuan pohon tersebut. Karena bantuan tersebut sangat positif dan besar manfaatnya, khususnya untuk memperkenalkan terhadap para pelajar SMAN 3 Kota Sukabumi, ter-utama dalam mencintai sekaligus menjaga dan merawat lingkungan yang bersih, sehat, indah, hijau dan rindang, khususnya di lingkungan SMAN 3 Kota Sukabumi. Sebab SMAN ini, merupakan salah satu SBL di Kota Sukabumi, serta saat ini sedang mengikuti Lomba Percontohan Adiwiyata Tahun 2013.

Untuk menunjang kelancaran dan keberhasilan dalam mengikuti lomba tersebut, pihaknya sudah mengirimkan berbagai persyaratan, khusunya yang menjadi kriteria penilaian. Diharapkannya, SMAN ini dapat terpilih menjadi SMAN Percontohan Adiwiyata Tahun 2013. Disamping itu, untuk menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, indah, hijau dan rindang, khususnya di lingkungan SMAN 3 Kota Sukabumi, selain dibentuk RPL SMAN 3 Kota Sukabumi, juga seluruh pelajar SMAN 3 Kota Sukabumi, diwajibkan melakukan penanam, sekaligus menjaga dan merawat pohon di depan kelasnya masing-masing, serta secara rutin dilaksanakan lomba kebersihan antar kelas, yang para juaranya diumumkan pada setiap upaca bendera.

Dalam pada itu, Ketua RPL SMAN 3 Kota Sukabumi, Rachmi Nurhidayah menjelaskan, hingga saat ini sudah ada lima jenis pohon yang ditanam di lingkugan SMAN 3 Kota Sukabumi. Antara lain, pohon Jabon, Pala, Mahoni, Manila dan Gamelia. Kelima jenis pohon tersebut, merupakan hibah dan bantuan dari komunitas pencinta lingkungan dan sekolah lainnya, termasuk sumbangan dari para pelajar SMAN 3 Kota Sukabumi. Sedangkan jumlahnya, sudah mencapai ratusan batang pohon.

 
Selasa, 1 Oktober 2013
WALIKOTA MELANTIK 63 PEJABAT ESELON III DAN IV SERTA 55 KEPALA SDN
Reporter : ENDANG SUMARDI
 

Walikota Sukabumi, H. Mohamad Muraz, S.H., M.M., hari Selasa, 1 Oktober 2013, bertempat di Gedung Korpri Kota Sukabumi, mengambil sumpah sekaligus melantik 63 Pejabat Eselon III dan IV, serta 55 Kepala SDN di Lingkungan Pemerintah Kota Sukabumi. Adapun ke-63 Pejabat Eselon III dan IV tersebut, diantaranya Direktur Perusahaan Daerah (PD) Waluya Farma Kota Sukabumi, H. Tejo Condro Nugroho, A.P., M.T., Camat Baros, Dra. Yunita Nusmeri Sitepu, M.M., Camat Gunungpuyuh, Fajar Rajasa, S.STP., Inspektur Pembantu Wilayah III, H. Encep Mulyadi, S.IP., M.Si., dan Kepala Bagian Administrasi Kesra Setda Kota Sukabumi, Drs. H. Dede Nurdin, S.IP., M.Ag.

Selanjutnya Kepala Bidang Pemakaman DPSPP Kota Sukabumi, Edna Kustiah, S.I.Kom., Kepala Bidang Penanaman Modal BPMPT Kota Sukabumi, Endang Toib, S.IP., Kepala Bidang Perijinan BPMPT Kota Sukabumi, Alfini, S.IP., Kepala Bidang Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Disporaparekraf Kota Sukabumi, Hj. Enny Indarti, S.STP., M.Si., Kepala Bidang Pembendaharaan DPPKAD Kota Sukabumi, Yayat Hidayat, SE., MSE., Sekretaris Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kota Sukabumi, Drs. Asep Suhendrawan, Kepala Bidang Keperawatan RSUD R. Syamsudin, S.H. Kota Sukabumi, Hani Tri Iswarti, S.Kp., Kepala Bidang Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) Diskopperindag Kota Sukabumi, Drs. Wahyu Setiawan, serta Kepala Bidang Tenaga Kerja dan Transmigrasi Dinsosnakertrans Kota Sukabumi, Drs. H. Didin Syarifusin, M.Si.

Kemudian Sekretaris Kecamatan Baros, Drs. Mimbar Solihin, M.Si., Sekretaris Kecamatan Gunungpuyuh, Unang Djuaedi Djuminta, Lurah Karang Tengah Kecamatan Gunungpuyuh, Acep Junaedi, S.IP., Lurah Karamat Kecamatan Gunungpuyuh, Hery Purnomo, S.H., dan Lurah Nyomplong Kecamatan Warudoyong, Edi Sukarya, S.H.

Dalam sambutannya, Walikota Sukabumi mengharapkan, para Pejabat Eselon III dan IV serta para Kepala SDN tersebut, dapat melaksanakan berbagai kebijakan yang telah dirumuskan, serta memahami tugas pokok dan fungsi, termasuk berbagai masalah teknis yang berhubungan dengan jabatan masing-masing. Selain itu, juga dituntut untuk menjadi seorang pemimpin yang baik, yang dapat dicontoh dan diteladani oleh seluruh staf dan masyarakat dalam berbagai aspek.

Hadir pada kesempatan tersebut, Wakil Walikota Sukabumi, Pimpinan dan Anggota DPRD, unsur Muspida, Sekretaris Daerah Kota Sukabumi, para Asisten dan Staf Ahli, para Kepala OPD dan Instansi Vertikal, para Camat dan Lurah, Insan Pers dan undangan lainnya.

 
Kamis, 27 September 2012
SDN CBM Suryakencana Kota Sukabumi juara I LSS 2012 Tingkat Nasional
Reporter : Deden Dendayasa
 

SDN Cipta Bina Mandiri (CBM) Suryakencana Kota Sukabumi tampil sebagai juara pertama dalam Lomba Sekolah Sehat ( LSS ) ditingkat nasional tahun 2012, piala dan piagam penghargaan diserahterimakan dari Menkes RI senin 24 september 2012 kepada para kepala sekolah di hotel Lor In Sentul Sirkuit Cibinong Kabupaten Bogor. Menurut Kepala Kantor PDE Arda dan Humas,Diar Riswidjanarko, ATD,M.Eng.M Untuk perwakilan jawa barat SDN CBM Suryakencana Kota Sukabumi sebagai juara I,Juara harapan II SMAN 15 dari Kota Bandung dan TK dari Indramayu tampil sebagai juara harapan III. Walikota Sukabumi, H. Mokh. Muslikh Abdussyukur, SH MSi menegaskan, sebenarnya bagi Pemerintah dan masyarakat Kota Sukabumi, juara bukan merupakan pola kejar utama dalam setiap mengikuti kegiatan lomba, namun apabila dari hasil kerja keras, kerja cerdas, kerja ichlas dan kerja tuntas ini selalu memperoleh predikat juara, itu suatu hal yang wajar diberikan kepada upaya mendorong secara kompotetitip Kota maupun Kabupaten dalam meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia ( IPM ). baik dari sisi Pendidikan Kesehatan dan Perdagangan. “Program Usaha Kesehatan Sekolah (UKS), bagi Pemerintah Kota Sukabumi merupakan salah satu program yang sangat strategis, dengan dasar pemikiran, dengan basis sasaran para siswa di sekolah, UKS merupakan media pembelajaran yang tepat, khususnya dalam upaya mengenalkan dan membiasakan sejak dini warga masyarakat, untuk terbiasa hidup sehat, sekaligus dapat bekerja sama dalam pengelolaan lingkungan hidup di sekitarnya”. " Melalui program Trias UKS “ ungkap “ DR. HMN Hanafie Zein , terdiri dari , Pendidikan Kesehatan, Pelayanan Kesehatan dan Penyuluhan Lingkungan Sehat, diharapkan dapat meningkatkan derajat kesehatan warga masyarakat, yang tentunya dapat berpengaruh terhadap peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM). Selain itu, melalui Trias UKS, diharapkan dapat mendorong upaya pencapaian program Kota Sukabumi Sehat, Jawa Barat Sehat, dan Indonesia Sehat. Ketiga, kondisi warga masyarakat yang sehat, selain akan mencerminkan keberhasilan pembangunan, juga dapat menjadi aset berharga bagi Pemerintah Kota Sukabumi, khususnya dalam menghadapi berbagai tantangan dan problematika pembangunan, pada masa mendatang yang semakin kompleks. Ditegaskannya “Upaya menunjang kelancaran dan keberhasilan program UKS di Kota Sukabumi, telah digulirkan beberapa kebijakan. Antara lain Keputusan Walikota Sukabumi Nomor 288 Tahun 2003, Tentang Bebas Rokok di setiap lingkungan sekolah, dan Peraturan Daerah (Perda) Kota Sukabumi Nomor 7 Tahun 2004, Tentang Pendalaman Materi Pendidikan Agama Islam pada sekolah umum di Kota Sukabumi. Sedangkan upaya dalam memupuk jiwa yang sehat sejak dini, di Kota Sukabumi ditempuh melalui pengembangan nilai kejujuran, ketaatan pada aturan dan tanggungjawab, serta pengembangan program Kantin Kejujuran.

 
Selasa, 25 September 2012
SDN SURYAKENCANA CBM BERPELUANG RAIH JUARA LSS TINGKAT NASIONAL 2012
Reporter : ENDANG SUMARDI
 

SDN Suryakencana CBM Kota Sukabumi, berpeluang meraih gelar juara Lomba Sekolah Sehat (LSS) Tingkat Nasional Tahun 2012, yang saat ini penilaiannya sudah memasuki tahap akhir. Selain itu, dalam waktu dekat ini, Walikota Sukabumi, H. Mokhamad Muslikh Abdussyukur, S.H., M.Si., akan melaksanakan ekspose tentang Usaha Kesehatan Sekolah (UKS), khususnya yang dilaksanakan oleh Pemerintah Kota Sukabumi, beserta dinas, instansi dan lembaga terkait lainnya.

Sekretaris Daerah Kota Sukabumi, Doktor H.M.N. Hanafie Zain, M.Si. menandaskan, dengan dilaksanakannya ekspose tentang UKS oleh Walikota Sukabumi tersebut, merupakan salah satu pertanda, bahwa SDN Suryakencana CBM Kota Sukabumi, berpeluang meraih gelar juara LSS Tingkat Nasional Tahun 2012.

Diungkapkannya, bagi Pemerintah Kota Sukabumi, program UKS merupakan salah satu program yang sangat strategis, dengan dasar pemikiran, yakni dengan basis sasaran para siswa di seluruh jenjang persekolahan, dari mulai jenjang pendidikan TK dan RA, hingga jenjang pendidikan SMA, SMK dan MA, UKS merupakan media pembelajaran yang sangat tepat, dalam upaya mengenalkan dan membiasakan sejak dini masyarakat, untuk terbiasa hidup sehat, serta meningkatkan kerjasama dalam pengelolaan lingkungan hidup di sekolah dan sekitarnya.

Selanjutnya melalui program Trias UKS, yakni pendidikan kesehatan, pelayanan kesehatan, dan penyuluhan lingkungan sehat, diharapkan dapat berpengaruh pada peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Sukabumi, serta diharapkan dapat mendorong terhadap upaya pencapaian program Kota Sukabumi Sehat, sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari program Jawa Barat Sehat dan Indonesia Sehat. Disamping itu, kondisi masyarakat yang sehat, selain dapat mencerminkan keberhasilan pembangunan, juga menjadi asset yang sangat berharga Pemerintah Kota Sukabumi, khususnya dalam menghadapi berbagai tantangan dan problematika pembangunan di masa mendatang yang semakin kompleks.

Sekretaris Daerah Kota Sukabumi menandaskan, bagi warga masyarakat dan Pemerintah Kota Sukabumi, gelar juara bukan merupakan tujuan akhir dalam setiap mengikuti kegiatan lomba. Namun apabila kerja keras yang dilakukan oleh warga masyarakat dan Pemerintah Kota Sukabumi, baik dari sisi pembangunan fisik maupun dari sisi pembangunan mental spiritual senantiasa mendapatkan prestasi dan penghargaan dari pemerintah, hal tersebut merupakan hal yang sangat tepat dan wajar, sebagai pemacu dan pemicu warga masyarakat dan Pemerintah Kota Sukabumi, dalam meningkatkan kualitas di berbagai bidang pembangunan, baik pembangunan fisik maupun pembangunan non fisik.

 
Minggu, 27 November 2011
DALAM JANGKA WAKTU 7 TAHUN DIBANGUN SEBANYAK 7 SDN CBM
Reporter : ENDANG SUMARDI
 

Dalam jangka waktu 7 tahun terakhir, di Kota Sukabumi telah dibangun sebanyak 7 Sekolah Dasar Negeri (SDN) Citra Bina Mandiri (CBM), tepatnya di 6 wilayah kecamatan se Kota Sukabumi. Adapun ke-7 SDN CBM tersebut, yakni SDN Dewi Sartika CBM Kecamatan Cikole, SDN Pakujajar CBM Kecamatan Citamiang, SDN Baros Kencana CBM Kecamatan Baros, SDN Gunungpuyuh CBM Kecamatan Gunungpuyuh, SDN Cipanengah CBM Kecamatan Lembursitu, SDN Dayeuhluhur CBM Kecamatan Warudoyong, dan SDN Suryakencana CBM Kecamatan Cikole.

Dari 7 SDN CBM yang tersebar di 6 kecamatan se Kota Sukabumi tersebut, sebanyak 6 SDN CBM telah mengikuti sekaligus meraih gelar juara, dalam Lomba Sekolah Sehat (LSS), baik di Tingkat Jawa Barat maupun di Tingkat Nasional. Adapun ke-6 SDN CBM tersebut, yakni SDN Dewi Sartika CBM, SDN Pakujajar CBM, SDN Baros Kencana CBM, SDN Cipanengah CBM, SDN Dayeuhluhur CBM, dan SDN Gunungpuyuh CBM. Sementara SDN Suryakencana CBM, saat ini sedang dalam tahap proses penilaian LSS Tingkat Jawa Barat Tahun 2011. Sebab SDN tersebut, berhasil meraih gelar juara pertama LSS Tingkat Wilayah Bogor Tahun 2011.

Walikota Sukabumi, H. Mokhamad Muslikh Abdussyukur, S.H., M.Si. menandaskan, pembangunan ke-7 SDN CBM tersebut, merupakan salah satu wujud nyata dan komitmen Pemerintah Kota Sukabumi, dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan kesehatan sekolah di Kota Sukabumi. Hal tersebut sesuai dengan Visi Pembangunan Kota Sukabumi, yakni Terwujudnya Kota Sukabumi, Sebagai Pusat Pelayanan Berkualitas Bidang Pendidikan, Kesehatan dan Perdagangan di Jawa Barat, Berlandaskan Iman dan Taqwa. Selain itu, juga sesuai dengan Visi Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi, yakni Dengan Iman dan Taqwa Mewujudkan Pemerintahan yang Amanah Berparadigma Surgawi, Menuju Kota Sukabumi yang Cerdas, Sehat dan Sejahtera, baik lahir maupun batin, dilandasi nilai-nilai fhilosofis, Sidiq, Tabligh, Amanah, Fathonah.

Walikota Sukabumi juga menandaskan, berbagai bidang pembangunan yang dilaksanakan di Kota Sukabumi, senantiasa memerhatikan aspirasi warga masyarakat, yang dilaksanakan melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrtenbang), dari mulai tingkat kelurahan hingga tingkat kota.

 
Rabu, 23 November 2011
SDN SURYAKENCANA CBM DINILAI TIM LSS TINGKAT JAWA BARAT TAHUN 2011
Reporter : ENDANG SUMARDI
 

SDN Suryakencana CBM Kota Sukabumi, hari Rabu, 23 Nopember 2011, dinilai Tim Lomba Sekolah Sehat (LSS) Tingkat Provinsi Jawa Barat Tahun 2011. Adapun kedatangan Tim Penilai LSS tersebut, diterima Wakil Walikota Sukabumi, Doktor H. Mulyono, M.M., bertempat di Ruangan Utama Balai Kota Sukabumi.

Hadir dalam kesempatan tersebut, Pimpinan DPRD, unsur Muspida, para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Ketua Tim Penggerak PKK dan Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP), serta undangan lainnya.

Usai diterima Wakil Walikota Sukabumi, Tim Penilai melakukan tugas penilaian ke Sekretariat Tim Pembina Usaha Kesehatan Sekolah (TP UKS) Kota Sukabumi, dilanjutkan penilaian ke SDN Suryakencana CBM Kota Sukabumi, dan TP UKS Kecamatan Cikole.

Dalam sambutannya, Wakil Walikota Sukabumi menjelaskan, program Usaha Kesehatan Sekolah (UKS), bagi Pemerintah Kota Sukabumi merupakan salah satu program yang sangat strategis, dengan dasar pemikiran, Pertama, dengan basis sasaran para siswa di sekolah, UKS merupakan media pembelajaran yang tepat, khususnya dalam upaya mengenalkan dan membiasakan sejak dini warga masyarakat, untuk terbiasa hidup sehat, sekaligus dapat bekerja sama dalam pengelolaan lingkungan hidup di sekitarnya. Kedua, melalui program Trias UKS, yang terdiri dari Pendidikan Kesehatan, Pelayanan Kesehatan dan Penyuluhan Lingkungan Sehat, diharapkan dapat meningkatkan derajat kesehatan warga masyarakat, yang tentunya dapat berpengaruh terhadap peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM). Selain itu, melalui Trias UKS, juga diharapkan dapat mendorong upaya pencapaian program Kota Sukabumi Sehat, Jawa Barat Sehat, dan Indonesia Sehat. Ketiga, kondisi warga masyarakat yang sehat, selain akan mencerminkan keberhasilan pembangunan, juga dapat menjadi aset berharga bagi Pemerintah Kota Sukabumi, khususnya dalam menghadapi berbagai tantangan dan problematika pembangunan, pada masa mendatang yang semakin kompleks.

Ditandaskannya, untuk menunjang kelancaran dan keberhasilan program UKS di Kota Sukabumi, telah digulirkan beberapa kebijakan. Antara lain Keputusan Walikota Sukabumi Nomor 288 Tahun 2003, Tentang Bebas Rokok di setiap lingkungan sekolah, dan Peraturan Daerah (Perda) Kota Sukabumi Nomor 7 Tahun 2004, Tentang Pendalaman Materi Pendidikan Agama Islam pada sekolah umum di Kota Sukabumi. Sedangkan upaya dalam memupuk jiwa yang sehat sejak dini, di Kota Sukabumi ditempuh melalui pengembangan nilai kejujuran, ketaatan pada aturan dan tanggungjawab, serta pengembangan program Kantin Kejujuran.

 
Sabtu, 25 Juni 2011
SDN BABAKAN SIRNA I DAN II KOTA SUKABUMI LEPAS SISWA KELAS 6
Reporter : ENDANG SUMARDI
 

SDN Babakan Sirna I dan II Kelurahan Benteng, Kecamatan Warudoyong, Kota Sukabumi, hari Sabtu, 25 Juni 2011, secara resmi melepas siswa kelas 6. Acara pelepasan yang dimeriahkan oleh berbagai pentas seni tradisional dan modern ini, dihadiri Kepala UPT TK-SD Warudoyong, Kepala SDN Babakan Sirna, Ketua Komite SDN Babakan Sirna, Dewan Guru dan Tata Usaha, jajaran pengurus Komite Sekolah dan Komite Kelas, Orang Tua, para Siswa dan undangan lainnya.

Kepala SDN Babakan Sirna II Kota Sukabumi, Ecep Suriat, S.Pdi., dalam sambutannya menjelaskan, siswa kelas 6 SDN Babakan Sirna I dan II Tahun Pelajaran 2010-2011, seluruhnya berjumlah 67 siswa, yakni 32 siswa SDN Babakan Sirna I dan 35 siswa SDN Babakan Sirna II. Dikatakannya, para siswa tersebut, seluruhnya dinyatakan lulus dalam mengikuti Ujian Nasional (UN) Tahun Pelajaran 2010-2011, dengan meraih nilai yang cukup baik, serta memuaskan dan membanggakan semua pihak.

Adapun nilai terendah UN mata pelajaran Bahasa Indonesia 6,60 dan tertinggi 8,80, nilai Matematika terendah 6,50 dan tertinggi 9,00, serta nilai Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) terendah 6,50 dan tertinggi 8,50. Ditandaskannya, keberhasilan tersebut merupakan keberhasilan semua pihak, khususnya pihak sekolah, dewan guru dan para siswa, dalam melakukan proses Kegiatan Belajar Mengajar (KBM). Selain itu, juga tidak terlepas dari dukungan Komite Sekolah, Komite Kelas dan Orang Tua, serta Pemerintah Kota Sukabumi dan Dinas-Instansi terkait.

Diharapkannya, seluruh siswa kelas 6 SDN Babakan Sirna I dan II ini, dapat melanjutkan sekolah ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi, baik ke SMP maupun ke MTs. Karena seluruh SMP dan MTs yang ada di wilayah Kota Sukabumi, telah diinstruksikan oleh Walikota Sukabumi, untuk menampung seluruh lulusan SD dan MI Tahun Pelajaran 2010-2011. Bahkan untuk lulusan SD dan MI Tahun Pelajaran 2010-2011 yang tidak mampu, akan dibantu oleh Pemerintah Kota Sukabumi, dengan diberi bantuan bea siswa.

Sementara Ketua Komite SDN Babakan Sirna, Endang Sumardi, dalam sambutannya mengucapkan terima kasih yang sedalam-dalamnya kepada Kepala Sekolah, Dewan Guru dan Tata Usaha SDN Babakan Sirna I dan II, yang telah berupaya optimal membimbing dan mendidik seluruh siswa, sehingga siswa SDN Babakan Sirna I dan II ini, banyak yang berhasil meraih prestasi yang cukup memuaskan dan membanggakan semua pihak, baik dalam intra kurikuler maupun ekstra kurikuler.

Selain itu, seluruh siswa kelas 6 SDN Babakan Sirna I dan II ini, dinyatakan lulus dalam menempuh UN Tahun Pelajaran 2010-2011, dengan meraih nilai yang cukup baik, serta memuaskan dan membanggakan semua pihak. Diharapkannya, berbagai pengorbanan dan kerja keras Kepala Sekolah, Dewan Guru dan Tata Usaha SDN Babakan Sirna I dan II, dalam membimbing dan mendidik seluruh siswa SDN Babakan Sirna I dan II ini, senantiasa dijadikan lumbung amal soleh, serta mendapat balasan berlipat ganda dari Allah Taalla.

 
Senin, 21 Maret 2011
SDN KEBONKAWUNG SETIAP TAHUN DAPAT DBS DARI PEMPROV JABAR
Reporter : ENDANG SUMARDI
 

Sekolah Dasar Negeri (SDN) Kebonkawung, Kelurahan Tipar, Kecamatan Citamiang, Kota Sukabumi, setiap tahun mendapat Dana Bantuan Sosial (DBS), dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar). Dana sebesar 10 juta rupiah per tahun tersebut, menurut Kepala SDN Kebonkawung, Dadang Effendi, S.Pd., merupakan kepedulian dan perhatian Pemerintah Provinsi Jawa Barat, terhadap SDN Kebonkawung Kota Sukabumi. Karena SD ini berfungsi sebagai SD Inklusi, yang menerima siswa biasa dan siswa Anak Berkelainan Khusus (ABK), seperti gagap atau kurang lancar berbicara dan sebagainya. Adapun alokasi dana tersebut, diantaranya untuk biaya pendataan dan penjaringan, indentifikasi, asesmen dan intervensi, penerimaan siswa baru, seting pendidikan inklusi, sosialisasi pendidikan siswa inklusi, dan advokasi pembimbing khusus pendidikan inklusi.

Menyinggung upaya lainnya untuk membantu siswa ABK terutama siswa autis, seperti dijelaskan Kepala SDN Kebonkawung, pihaknya saat ini sedang mengajukan bantuan bea siswa kepada Pemerintah Provinsi Jawa Barat, berupa bea siswa Bantuan Gubernur Untuk Siswa (BAGUS). Diharapkannya, pengajuan bantuan bea siswa tersebut dapat direalisasikan. Maksud dan tujuannya, untuk membantu siswa autis yang ada di SDN Kebonkawung, khususnya untuk membantu biaya terapi, yang dikelola oleh Lembaga Psikologi Terapan (LPT) Grahita Indonesia Cabang Sukabumi.

Adapun jumlah siswa yang ada saat di SDN Kebonkawung, dari mulai kelas 1 hingga kelas 6, seluruhnya mencapai 181 siswa. Dari jumlah tersebut, sebanyak 23 siswa merupakan siswa ABK, yang terdiri dari ABK Hyper Active, Disleksia, Autis, Diskalkulia, Disgrafia, dan Berbakat atau Giffed. Dijelaskannya, siswa tersebut berasal dari wilayah Kota dan Kabupaten Sukabumi. Dijelaskan pula, setelah siswa tersebut dididik dan ditempa, taraf perkembangan siswa tersebut, biasanya mengarah pada Low Vision atau lambat dalam berfikir, namun dalam berbahasa dan bergaul cukup normal. Selain itu, juga biasanya mengarah pada Slow Learner atau lamban dalam belajar, akan tetapi dalam berbicara dan bergaul cukup aktif.

Sedangkan upaya lainnya yang telah dilakukan, seperti dikatakan Kepala SDN Kebonkawung, yakni pihaknya telah mengajukan kepada pihak dinas-instansi terkait, agar SDN yang dipimpinnya tersebut, pada tahun 2011 mendapat jatah Dana Alokasi Khusus (DAK) dari pemerintah. Karena dari semenjak diluncurkannya program tersebut oleh pemerintah, SDN Kebonkawung belum pernah mendapat jatah. Adapun penggunaan dan pengalokasian dana tersebut, yakni untuk membiayai 7 point pembangunan, yang dibutuhkan oleh SDN Kebonkawung saat ini. Diantaranya untuk membiayai pembangunan Ruangan Kelas Baru (RKB), Ruangan Perpustakaan, Toilet, Laboratorium. Mushola, Ruangan Usaha Kesehatan Sekolah (UKS), dan Ruangan Komputer untuk siswa.

 
Senin, 14 Maret 2011
SDN KEBONKAWUNG SANGAT HARAPKAN DAPAT JATAH DAK DARI PEMERINTAH
Reporter : ENDANG SUMARDI
 

Sekolah Dasar Negeri (SDN) Kebonkawung, yang berlokasi di Jalan Pemuda II Nomor 29, Kelurahan Tipar, Kecamatan Citamiang, Kota Sukabumi, sangat mengharapkan mendapat jatah Dana Alokasi Khusus (DAK) dari pemerintah. Karena sejak diluncurkannya program tersebut oleh pemerintah, SDN Kebonkawung belum pernah mendapat jatah. Padahal untuk mendapat jatah DAK tersebut, Kepala SDN Kebonkawung, Dadang Effendi, S.Pd., senantiasa mengusulkan kepada pihak dinas-instansi, namun hingga saat ini belum ada realisasinya.

Untuk itu, Kepala SDN Kebonkawung meminta kepada pihak dinas-instansi terkait, agar memerhatikan sekaligus merealisasikan harapan dan usulan yang disampaikan oleh SDN ini. Adapun penggunaan dan pengalokasian DAK tersebut, seperti yang tercantum dalam usulan tahun 2011, yakni untuk membiayai 7 point pembangunan yang dibutuhkan oleh SDN ini. Diantaranya Ruangan Kelas Baru (RKB), Ruangan Perpustakaan, Toilet, Laboratorium, Mushola, Ruangan Usaha Kesehatan Sekolah (UKS), dan Ruangan Komputer untuk siswa.

Adapun maksud dan tujuannya, selain untuk meningkatkan kerapihan, kebersihan, keindahan dan kesehatan lingkungan sekolah, juga untuk meningkatkan keamanan, kenyamanan, dan kesejahteraan warga sekolah, yang terdiri dari para guru, siswa dan orang tua. Selain itu, juga untuk meningkatkan kelancaran dan keberhasilan proses Kegiatan Belajar Mengajar (KBM).

Terlebih untuk SDN ini, dalam melaksanakan proses KBM memerlukan perhatian, kepedulian dan penangan secara khusus dan serius dari semua pihak, terutama dari pemerintah. Karena SDN ini berfungsi sebagai SDN Inklusi, yang menerima siswa atau anak biasa dan Anak Berkelainan Khusus (ABK), seperti gagap atau kurang lancar berbicara dan sebagainya.

Menyinggung jumlah siswa SDN Inklusi Kebonkawung saat ini, dari mulai kelas 1 sampai dengan kelas 6, seluruhnya mencapai 181 siswa. Dari jumlah tersebut, sebanyak 23 siswa merupakan siswa ABK, yang terdiri dari ABK Hyper Active, Disleksia, Autis, Diskalkulia, Disgrafia, dan Berbakat atau Giffed. Dijelaskannya, anak-anak tersebut berasal dari wilayah Kota dan Kabupaten Sukabumi.

Kepala SDN Kebonkawung mengungkapkan, dalam melaksanakan proses KBM terutama kepada ABK, memerlukan perhatian, kepedulian dan penangan secara khusus dan serius dari semua pihak, terutama dari pemerintah. Karena anak-anak tersebut, setelah dididik dan ditempa, taraf perkembangan anak-anak tersebut, biasanya mengarah pada Low Vision atau lambat dalam berfikir, namun dalam berbahasa dan bergaul cukup normal. Selain itu, juga biasanya mengarah pada Slow Learner atau lamban dalam belajar, akan tetapi dalam berbicara dan bergaul cukup aktif.

 
Rabu, 9 Maret 2011
SDN KEBONKAWUNG SAAT INI SEDANG LAKUKAN BERBAGAI PERSIAPAN
Reporter : ENDANG SUMARDI
 

Sekolah Dasar Negeri (SDN) Kebonkawung, Kelurahan Tipar, Kecamatan Citamiang, Kota Sukabumi, saat ini sedang melakukan berbagai persiapan, untuk menghadapi Ujian Akhir Sekolah Berstandar Nasional (UAS BN) Tahun Pelajaran 2010-2011, yang menurut rencana akan dilaksanakan pada tanggal 9 hingga 11 Mei 2011 mendatang. Adapun berbagai persiapan yang dilaksanakan untuk menghadapi UAS BN tersebut, menurut Kepala SDN Kebonkawung Kota Sukabumi, Dadang Effendi, S.Pd., diantaranya menambah jam pelajaran, pengayaan, Try Out (TO), dan remedial, bagi siswa yang memiliki nilai dibawah standar.

Sedangkan mata pelajaran yang akan diujikan dalam UAS BN tersebut, terdiri dari ujian tertulis dan ujian praktik. Adapun untuk ujian tertulis, terdiri dari Ilmu Pengetahuan Alam (IPA), Matematika, dan Bahasa Indonesia. Sementara untuk ujian praktik, terdiri dari Seni Budaya dan Keterampilan (SBK), Agama, Bahasa Sunda, Pendidikan Jasmani dan Kesehatan (Penjaskes), IPA, dan Bahasa Indonesia.

Untuk itu, Kepala SDN Kebonkawung Kota Sukabumi, menghimbau kepada seluruh siswa kelas 6 yang akan mengikuti UAS BN, agar senantiasa menjaga kesehatan, mengurangi bermain, lebih rajin belajar dan menghapal, serta senantiasa mengikuti seluruh program yang dilaksanakan oleh pihak sekolah, seperti penambahan jam pelajaran, pengayaan, TO, dan remedial.

Sementara kepada segenap orang tua siswa kelas 6, Kepala SDN Kebonkawung Kota Sukabumi menghimbau, agar senantiasa memerhatikan dan mengawasi putera-puterinya, terutama setelah pulang dari sekolah, sekaligus mengingatkan dan menyuruh putra-putrinya, untuk senantiasa menghapal seluruh mata pelajaran. Hal tersebut sangat perlu dilakukan, untuk menunjang kelancaran dan keberhasilan putra-putri mereka dalam mengikuti ujian, baik ujian tertulis maupun ujian praktik.

Kepala SDN Kebonkawung Kota Sukabumi mengharapkan, dengan dilaksanakannya berbagai persiapan dan adanya peran serta dari segenap orang tua tersebut, siswa kelas 6 yang mengikuti UAS BN dalam Tahun Pelajaran 2010-2011 ini, bisa lulus 100 persen seperti pada tahun-tahun pelajaran sebelumnya. Karena pada tahun-tahun pelajaran sebelumnya pun, siswa kelas 6 SDN Kebonkawung Kota Sukabumi ini, senantiasa lulus 100 persen, dengan meraih nilai yang memuaskan dan membanggakan semua pihak, khususnya pihak sekolah, para siswa, dan orang tua.

 
Rabu, 2 Maret 2011
SDN KEBONKAWUNG AKAN KEMBANGKAN MULOK PENCAK SILAT
Reporter : ENDANG SUMARDI
 

Sekolah Dasar Negeri (SDN) Kebonkawung Kelurahan Tipar Kecamatan Citamiang Kota Sukabumi, menurut rencana akan mengembangkan Muatan Lokal (Mulok) Pencak Silat. Karena Pencak Silat mengandung unsur olahraga, seni, dan bela diri. Adapun etimologis atau pemaknaan kata Pencak, mengandung pengertian gerak dasar bela diri yang terikat pada peraturan, serta digunakan dalam belajar, latihan dan pertunjukan. Sedangkan etimologis atau pemaknaan kata Silat, mengandung pengertian gerak bela diri yang sempurna, bersumber pada kerohanian yang suci murni, guna menjaga keselamatan diri dan kesejahteraan bersama, termasuk untuk menghindarkan diri atau membela diri dari bencana.

Hal tersebut, menurut Kepala SDN Kebonkawung, Dadang Effendi, S.Pd., sesuai dengan visi SDN Kebonkawung, yakni mewujudkan siswa yang beriman, berilmu, berbudi pekerti luhur, serta taat beragama. Sedangkan misi SDN Kebonkawung, yakni meningkatkan keimanan dan ketakwaan, melaksanakan pembelajaran aktif, kreatif, efektif, dan menyenangkan, mengembangkan pendidikan dan keterampilan, sebagai salah satu bekal hidup di masa mendatang, serta menjalin kerja sama, antara keluarga sekolah dan lingkungan.

Adapun ekstra kurikuler yang dikembangkan saat ini di SDN Kebonkawung, diantaranya Pramuka, Paskibra, PKS, Degungan, dan Seni Musik. Sementara prestasi yang berhasil diraih baru-baru ini, diantaranya juara II Seni Musik Rayon Bogor. Selain itu, juga atas keberhasilan SDN Kebonkawung dalam melaksanakan pendidikan inklusif, belum lama ini, Walikota Sukabumi mendapat penghargaan dari Pemerintah Tailand.

Menyinggung tenaga kependidikan yang ada saat ini di SDN Kebonkawung, seluruhnya berjumlah 13 orang. Antara lain, 1 Kepala Sekolah, 6 Guru Kelas, 4 Guru Bidang, 1 Tata Usaha, dan 1 Penjaga Sekolah. Dari jumlah tersebut, sebanyak 8 orang sudah bersertifikasi, dan 1 orang sedang dalam tahap proses. Ditandaskannya, baik Guru Kelas maupun Guru Bidang yang ada di SD tersebut, selain seluruhnya sudah menyandang S-1, juga sudah mengikuti Pendidikan dan Pelatihan (Diklat), di Tingkat Provinsi Jawa Barat dan Tingkat Nasional. Diharapkannya, SDN Kebonkawung ini, kembali menjadi salah satu SD Favorit di Kota Sukabumi. Karena sebelumnya pun, SD tersebut merupakan salah satu SD Favorit di Kota Sukabumi, tepatnya sejak didirikannya tahun 1974, hingga difungsi-gandakan menjadi sekolah umum dan sekolah inklusif tahun 2003.

 
Senin, 21 Februari 2011
SDN KEBONKAWUNG MERUPAKAN SALAH SATU SD INKLUSI DI KOTA SUKABUMI
Reporter : ENDANG SUMARDI
 

Sekolah Dasar Negeri (SDN) Kebonkawung Kelurahan Tipar Kecamatan Citamiang Kota Sukabumi, merupakan salah satu SD Inklusi di Kota Sukabumi. Karena saat ini, jumlah SD Inklusi di Kota Sukabumi telah mencapai 6 SD. Antara lain, SDN Kebonkawung, SDN Cisarua, SDN Sriwidari, SDN Pakujajar CBM, SDN Baros Kencana CBM, dan SDN Lembursitu CBM.

Adapun yang dimaksud dengan SD Inklusi, seperti dijelaskan Kepala SDN Kebonkawung, Dadang Effendi, S.Pd., yakni SD yang menerima siswa biasa dan siswa atau Anak Berkelainan Khusus (ABK), seperti gagap atau kurang lancar bicara dan sebagainya.

Menyinggung jumlah siswa SDN Kebonkawung saat ini, dari mulai kelas 1 sampai dengan kelas 6, seluruhnya mencapai 181 siswa. Dari jumlah tersebut, sebanyak 23 siswa merupakan siswa ABK, yang terdiri dari ABK Hyper Active, Disleksia, Autis, Diskalkulia, Disgrafia, dan Berbakat atau Giffed.

Kepala SDN Kebonkawung mengungkapkan, anak-anak tersebut, berasal dari wilayah Kota dan Kabupaten Sukabumi. Diungkapkan pula, setelah dididik, taraf perkembangan anak-anak tersebut, biasanya mengarah pada Low Vision atau lambat dalam berfikir, namun dalam berbahasa dan bergaul cukup normal, seperti anak-anak pada umumnya, atau mengarah pada Slow Learner, yakni lamban dalam belajar, tapi dalam berbicara dan bergaul cukup aktif.

Selain itu, juga bahan atau soal pembelajaran dan pendidikan yang diberikan kepada siswa ABK, baik untuk belajar sehari-hari maupun untuk Ujian Akhir Sekolah Berstandar Nasional (UAS BN), berasal dari provinsi, sesuai dengan penanganan siswa ABK. Demikian pula istilah naik kelas bagi siswa ABK, disebut pindah kelas, dan siswa yang lulus disebut pindah sekolah, ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi, yakni ke SMP, SMA dan SMK.

Adapun jenjang pendidikan SMP yang menerima siswa ABK di Kota Sukabumi, menurut Kepala SDN Kebonkawung, saat ini baru ada 3 SMP, yakni SMP Negeri 1, SMP Negeri 8, dan SMP Negeri 15. Sedangkan untuk jenjang pendidikan SMA, hingga saat ini baru ada 1 SMA, yakni SMA Negeri 4. Demikian pula untuk jenjang pendidikan SMK, hingga saat ini baru ada 1 SMK, yakni SMK Negeri 3.

 
Rabu, 16 Februari 2011
SDN KEBONKAWUNG AWALNYA MERUPAKAN SD FAVORIT DI KOTA SUKABUMI
Reporter : ENDANG SUMARDI
 

Sekolah Dasar Negeri (SDN) Kebonkawung, tepatnya yang beralamat di Jalan Pemuda II Nomor 29, Kelurahan Tipar, Kecamatan Citamiang, Kota Sukabumi, didirikan pada tahun 1974. SD tersebut, pada awalnya merupakan salah satu SD Favorit di Kota Sukabumi, sehingga banyak orang tua yang menyekolahkan anak-anaknya ke SD tersebut.

Namun dari semenjak SD tersebut difungsi-gandakan sebagai sekolah umum dan sekolah inklusif, tepatnya pada tahun 2003, kefavoritan SD tersebut mengalami penurunan secara drastis. Sebab warga masyarakat, khususnya masyarakat awam beranggapan, bahwa SD tersebut sudah berubah fungsi menjadi SD bagi anak-anak idiot. Bahkan tidak sedikit warga masyarakat awam yang beranggapan, bahwa SD tersebut sudah berubah fungsi menjadi SD Luar Biasa (SDLB).

Selain itu, juga bangunan termasuk sarana dan prasaranya sudah tidak memadai lagi. Karena tempatnya, terutama halaman sekolahnya terlalu sempit, sehingga perlu diperluas. Demikian pula ruangan kelasnya, perlu dilakukan penambahan, atau dibangun kembali menjadi dua tingkat. Sebab bagi sekolah yang difungsi-gandakan sebagai sekolah umum dan sekolah inklusif, setiap ruangan kelas dari mulai ruangan kelas 1 sampai dengan ruangan kelas 6, idealnya masing-masing memiliki dua ruangan kelas, yakni untuk ruangan kelas siswa umum dan ruangan kelas siswa Anak Berkelainan Khusus (ABK).

Kepala SDN Kebonkawung, Dadang Effendi, S.Pd. menjelaskan, rencana perluasan halaman dan penambahan ruangan kelas tersebut, telah diusulkan kepada dinas-instansi terkait, beberapa tahun yang lalu. Namun hingga saat ini belum ada realisasinya. Untuk itu, pihaknya mengharapkan kepada dinas-unstansi terkait, agar perluasan halaman dan penambahan ruangan kelas SD tersebut segera direalisasikan. Maksud dan tujuannya, untuk meningkatkan kualitas pelayanan, pendidikan dan pembelajaran, guna mengembalikan citra SD tersebut, sebagai SD Favorit di Kota Sukabumi.

 
Sabtu, 5 Februari 2011
SDN BABAKAN SIRNA I DAN II KOTA SUKABUMI LAKUKAN BERBAGAI PERSIAPAN
Reporter : ENDANG SUMARDI
 

Kendati pelaksanaan Ujian Akhir Sekolah Berstandar Nasional (UAS BN) Tahun Pelajaran 2010-2011 masih lama, yakni sekitar tiga bulan lagi, atau tepatnya pada tanggal 9 hingga 11 Mei 2011 mendatang, namun SDN Babakan Sirna I dan II Kelurahan Benteng Kecamatan Warudoyong Kota Sukabumi, telah melakukan berbagai persiapan, baik untuk ujian tertulis maupun untuk ujian praktik.

Adapun berbagai persiapan yang telah dilakukan tersebut, seperti dijelaskan Kepala SDN Babakan Sirna II Kota Sukabumi, Ecep Suriat, S.Pdi., diantaranya menambah jam pelajaran, pengayaan, Try Out (TO), dan remedial, bagi siswa yang memiliki nilai dibawah standar. Sedangkan mata pelajaran yang akan diujikan, untuk ujian tertulis terdiri dari PPKN, Bahasa Indonesia, Matematika, IPA, IPS, Agama, Mulok Wajib dan Mulok Pilihan. Sementara untuk ujian praktik, terdiri dari Agama, Bahasa Indonesia, Bahasa Sunda, IPA, Penjas, Olahraga, Kesenian dan Keterampilan.

Berkaitan dengan hal tersebut, Kepala SDN Babakan Sirna II Kota Sukabumi, menghimbau kepada seluruh siswa kelas 6 yang akan mengikuti UAS BN, agar senantiasa menjaga kesehatan, mengurangi bermain, lebih rajin belajar dan menghapal, serta senantiasa mengikuti seluruh program yang dilaksanakan oleh pihak sekolah.

Demikian pula kepada segenap orang tua siswa kelas 6, Kepala SDN Babakan Sirna II Kota Sukabumi menghimbau, agar senantiasa memerhatikan dan mengawasi putera-puterinya, terutama setelah putera-puterinya pulang dari sekolah, sekaligus mengingatkan dan menyuruh putra-putrinya, untuk senantiasa menghapal seluruh mata pelajaran. Hal tersebut sangat perlu dilakukan, untuk menunjang kelancaran dan keberhasilan putra-putri mereka dalam mengikuti ujian, baik ujian tertulis maupun ujian praktik.

Kepala SDN Babakan Sirna II Kota Sukabumi mengharapkan, dengan dilakukannya berbagai persiapan dan adanya peran serta dari segenap orang tua tersebut, siswa kelas 6 yang mengikuti UAS BN Tahun Pelajaran 2010-2011, bisa lulus 100 persen, dengan meraih nilai yang memuaskan dan membanggakan semua pihak, khususnya pihak sekolah, siswa dan orang tua, seperti pada tahun-tahun sebelumnya.

 
Sabtu, 22 Januari 2011
SDN BABAKAN SIRNA I DAN II AGAR SEGERA DIREGROUPING
Reporter : ENDANG SUMARDI
 

SDN Babakan Sirna I dan II Kota Sukabumi, yang beralamat di Jalan Babakan Sirna, Kelurahan Benteng, Kecamatan Warudoyong, Kota Sukabumi, diusulkan oleh warga masyarakat, khususnya oleh jajaran pengurus Komite Sekolah, Komite Kelas, Orang Tua, Guru dan Tata Usaha SDN tersebut, agar segera diregrouping atau dimerger menjadi satu SD, yang dipimpin oleh seorang Kepala Sekolah.

Diusulkannya SDN Babakan Sirna I dan II Kota Sukabumi, agar segera diregrouping atau dimerger menjadi satu SD tersebut, menyusul dengan telah purna bhaktinya atau pensiunnya Kepala SDN Babakan Sirna I Kota Sukabumi, Dewi Puspitasari, S.Pd., terhitung mulai tanggal 1 Januari 2011.

Demikian disampaikan Kepala SDN Babakan Sirna II Kota Sukabumi, Ecep Suriat, S.Pdi., didampingi Ketua Komite SDN Babakan Sirna I dan II Kota Sukabumi, Endang Sumardi, kepada RSPD FM Kota Sukabumi, Situs Resmi Pemda Kota Sukabumi, dan Majalah Berita Kota Sukabumi, baru-baru ini.

Adapun maksud dan tujuannya, sebagai salah satu upaya efektivitas dan efisiensi penyelenggaraan pendidikan di SDN Babakan Sirna I dan II Kota Sukabumi. Karena dengan diregrouping atau dimergernya SD tersebut menjadi satu SD, serta dipimpin oleh seorang Kepala Sekolah, penyelenggaraan pendidikan di SD tersebut akan lebih kondusif, efektif dan efisien.

Dijelaskannya, untuk mewujudkan usulan warga masyarakat tersebut, dalam waktu dekat ini akan disampaikan surat permohonan secara resmi kepada Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) TK-SD Kecamatan Warudoyong, yang tembusannya disampaikan kepada Kepada Kepala Bidang Kepewaian Dinas Pendidikan Kota Sukabumi, tertanggal 18 Januari 2011.

Dijelaskan pula, surat permohonan tersebut, secara resmi ditanda-tangani oleh Ketua Komite SDN Babakan Sirna I dan II Kota Sukabumi, Endang Sumardi, serta disetujui oleh jajaran pengurus Komite Sekolah lainnya, jajaran pengurus Komite Kelas, Guru dan Tata Usaha SDN Babakan Sirna I dan II Kota Sukabumi.

 
Rabu, 3 November 2010
SDN BENTENG 1 GENTRA MASEKDAS BORONG 4 GELAR JUARA
Reporter : ENDANG SUMARDI
 

SDN Benteng 1 Gentra Masekdas Kecamatan Warudoyong Kota Sukabumi, berhasil memborong 4 gelar juara, pada Pasanggiri Tari Kreasi Kaulinan Urang Lembur Tingkat Kota Sukabumi Tahun 2010. Antara lain, juara 1 Kreatifitas, juara 1 Naskah dan Koreografi, juara 2 Penata Tari, dan juara 1 Penampilan Terbaik. Sedangkan SDN Pakujajar CBM Kecamatan Citamiang, memborong 5 gelar juara, antara lain juara 2 Kreatifitas, juara 1 Penata Artistik, juara 1 Penata Tari, juara 2 Penampilan Terbaik, dan juara favorit.

Selanjutnya Gugus Depan Baros, meraih 3 gelar juara, yakni juara 2 Penata Artistik, juara 1 Penata Gending, serta juara 3 Naskah dan Koreografi; SDN Cibeureum Hilir 5 Kecamatan Cibeureum meraih 2 gelar juara, yakni juara 2 Penata Rias dan Busana, serta juara 3 Penata Gending; SDN Dayeuhluhur CBM Kecamatan Warudoyong meraih 2 gelar juara, yakni juara 2 Penata Gending serta juara 2 Naskah dan Koreografi; SDN Gunungpuyuh CBM Kecamatan Gunungpuyuh meraih 2 gelar juara, yakni juara 3 Penata Artistik dan juara 3 Penata Tari; SDN Dewi Sartika CBM Kecamatan Cikole meraih 2 gelar juara, yakni juara 3 Kreatifitas dan juara 3 Penampilan Terbaik; serta SDN Cipanengah CBM Kecamatan Lembursitu dan SDNi Kibitay Kecamatan Lembursitu, masing-masing meraih 1 gelar juara, yakni juara 1 dan juara 3 Penata Rias dan Busana.

Pasanggiri Tari Kreasi Kaulinan Urang Lembur yang diselenggarakan Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata (Disporabudpar) Kota Sukabumi ini, berlangsung di Gedung Juang 45 Kota Sukabumi, hari Selasa, 2 Oktober 2010. Kepala Disporabudpar Kota Sukabumi, Drs. Beni Haerani, M.M., didampingi Kepala Bidang Kebudayaan dan Pariwisata Disporabudpar Kota Sukabumi, Alfini, S.IP. menjelaskan, juara 1, 2 dan 3 dari masing-masing katagori, selain mendapat Trophy dan Piagam Penghargaan, juga mendapat uang pembinaan dari Panitia Penyelenggara, yakni untuk masing-masing juara 1 sebesar 700 ribu rupiah, juara 2 sebesar 500 ribu rupiah, dan juara 3 sebesar 300 ribu rupiah.

 
Selasa, 1 Juni 2010
SDN SELAKASO SENANTIASA BERHASIL MERAIH PRESTASI DALAM BERBAGAI BIDANG PENDIDIKAN
Reporter : SARASWATI - ENDANG SUMARDI
 

SDN Selakaso Kelurahan Babakan Kecamatan Cibeureum Kota Sukabumi, senantiasa berhasil meraih prestasi dalam berbagai bidang pendidikan, baik intra maupun ekstra kurikuler. Adapun prestasi yang berhasil di raih SD tersebut baru-baru ini, diantaranya juara satu Solo Tingkat Kota Sukabumi. Selanjutnya juara dua Catur Tingkat Kecamatan, juara satu Puisi Sunda Tingkat Kecamatan, juara satu Bola Volly Tingkat Kecamatan, juara dua Tenis Meja Tingkat Kecamatan, dan juara tiga Lomba Bidang Studi Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) Tingkat Kecamatan.

Sedangkan Visi SDN Selakaso Kelurahan Babakan Kecamatan Cibeureum Kota Sukabumi, yakni tercapainya mutu dan proses pembalajaran yang konduktif. Sementara Misi SD tersebut, yakni meningkatkan iman dan taqwa, meningkatkan prestasi peserta didik, meningkatkan budi pekerti peserta didik, dan meningkatkan proses pembelajaran yang berkualitas.

Menyinggung nilai tertinggi Ujian Akhir Semester Bertarap Nasional (UASBN) Tahun Pelajaran 2009-2010, menurut kepala SDN Selakaso Kelurahan Babakan Kecamatan Cibeureum Kota Sukabumi, Hajah I. Rosmiati, S.Pd., yakni dalam Bidang Studi Agama, atas nama Ikhsan, Safitra, Ajeng, dan Rista, mendapat nilai 100, dari jumlah siswa kelas 6 keselurahan sebanyak 31 orang.

Sementara jumlah siswa keseluruhan yang ada di SD Selakaso, dari kelas satu sampai dengan kelas enam mencapai 235 siswa, yang terdiri dari 117 siswa laki-laki dan 118 siswa perempuan, serta di bimbing oleh 10 orang Tenaga Pengajar, termasuk 2 orang Tenaga Tata Usaha (TU) dan Penjaga Sekolah. Sedangkan pembangunan fisik yang telah selesai dilaksanakan dalam Tahun Anggaran 2009-2010, diantaranya pambangunan Ruangan Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) ber-ukuran 4 kali 4 meter, dan Toilet ber-ukuran 1,5 kali 2 meter. Kepala SD Selakaso mengharapkan, dengan telah selesai dilaksanakannya pembangunan tersebut, dapat meningkatkan derajat kesehatan dan kesejahteraan warga sekolah, khususnya Dewan Guru, para siswa, dan orang tua murid.

 
Rabu, 26 Mei 2010
SDN CIBEUREUM HILIR 5 KOTA SUKABUMI BANYAK MERAIH PRESTASI
Reporter : SARASWATI - ENDANG SUMARDI
 

SDN Cibeureum Hilir 5 Kelurahan Babakan Kecamatan Cibeureum Kota Sukabumi, banyak meraih prestasi, yang cukup membanggakan semua pihak, baik pihak sekolah maupun siswa dan orang tua murid. Adapun prestasi yang baru-baru ini berhasil diraih SD terserbut, diantaranya juara satu Dokter Kecil (Dokcil) Tingkat Kota Sukabumi, juara satu Musabaqoh Tilawatil Quran (MTQ) Tingkat Kota Sukabumi, juara satu Melukis Tingkat Kota Sukabumi, juara satu Dongeng Tingkat Kota Sukabumi, juara dua Lomba Baca Tingkat Kota Sukabumi, dan juara satu Pencak Silat Tingkat Kota Sukabumi.

Menyinggung nilai tertinggi Ujian Akhir Sekolah Bertaraf Nasional (UAS BN) Tahun Pelajaran 2009-2010, menurut Kepala SDN Cibeureum Hilir 5 Kota Sukabumi, Syarifah, S.Pd., yakni 9,7, atas nama Sarah Fauziah, dari jumlah siswa kelas 6 sebanyak 57 siswa. Sedangkan jumlah siswa keseluruhan dari kelas 1 sampai dengan kelas 6, mencapai 433 siswa, yang terdiri dari 217 siswa laki-laki, dan 216 siswa perempuan, serta dibimbing oleh 20 orang tenaga pengajar, termasuk 2 orang tenaga Tata Usaha (TU) dan Penjaga Sekolah.

Sementara acara kenaikan kelas dan pelepasan siswa kelas 6 SDN Ciberuem Hilir 5, menurut rencana dijadualkan berlangsung pada tanggal 26 Juni 2010, bertempat di Gedung Wanita Kota Sukabumi, serta akan dimeriahkan oleh berbagai pagelaran kesenian, baik tradisional maupun modern, kreasi siswa-siswi SD tersebut. Selain itu, juga akan dimeriahkan hiburan Dongeng, yang akan disampaikan oleh salah seorang Juru Dongeng kenamaan, Dedi Mulyadinata, dan Organ Tunggal.

Kepala SDN Cibeureum Hilir 5 menandaskan, pihaknya senantiasa ber-upaya secara optimal meningkatkan kualitas pendidikan, baik dalam bidang intra maupun ekstra kulikuler, termasuk kerajinan membuat Topeng, Peta, Mozaik, Melukis dan Elektronik, sesuai dengan bakat dan minat siswa masing-masing. Hal tersebut dilakukan, guna mencapai Visi Pembangunan Kota Sukabumi Tahun 2005-2025, yakni Terwujudnya Kota Sukabumi Sebagai Pusat Pelayanan Berkualitas Bidang Pendidikan, Kesehatan dan Perdagangan di Jawa Barat, Berlandaskan Iman dan Taqwa; serta Visi Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi Tahun 2008-2013, yakni Dengan Iman dan Taqwa Mewujudkan Pemerintahan yang Amanah Berparadigma Surgawi, Menuju Kota Sukabumi yang Cerdas, Sehat dan Sejahtera, baik lahir maupun batin, dilandasi nilai-nilai fhilosofis, Sidiq, Tabligh, Amanah, Fathonah.

 
Rabu, 26 Mei 2010
SDN CBM DAYEUH LUHUR SIAP TANDANG DALAM LSS DI TINGKAT NASIONAL
Reporter : Dendayasa
 

Sukabumi, Dalam waktu dekat ini Pemerintah dan masyarakat kota sukabumi akan menerima rombongan tamu dari Tim penilai Lomba Sekolah Sehat ( LSS ) tingkat nasional untuk melaksanakan tugas penilaian terhadap SDN Cipta Bina Mandiri ( CBM ) Dayeuh luhur kecamatan Warudoyong yang akan diawali dengan peninjauan ke ruang sekretariat UKS tingkat Kota dan ruang UKS kecamatan. Melihat dari dekat tentang pelaksanaan penataan secara administrative Usaha kesehatan tersebut. Demikian dikemukakan Assisten 2 bidang Prekonomian dan pembangunan. H. Deden Solehudin, S.Ag MM pada acara rapat yang dilangsungkan belum lama Ini, diruang pertemuan balaikota, dihadiri dinas instansi terkait, antara lain Dinas P dan K, Dinas kesehatan, Dinas Pekerjaan umum, Dinas Perhubungan, Perusahaan Daerah Air Minum, Kantor PDE Arda dan Humas, kantor Lingkungan hidup, kantor Perpustaan, Camat dan Lurah, Kepala Sekolah serta undangan lainnya. Dalam kesempatan tersebut Assiesten Prekonomian dan pembangunan , H. Deden Solehudin, SA.g, MM atas nama Walikota mengharapkan kepada seluruh dinas instansi terkait sesuai dengan tugas kewenangannya untuk melakukan tugas monitoring kelapangan, dalam rangka mengantisipasi kesiapan dan persiapan SDN CBM Dayeuh luhur, baik dari sisi infra struktur maupun sufra struktur, agar pada saatnya nanti memenuhi persyaratan penilaian. H. Deden Solehudin, SA.g, MM merasa lega ketika menerima laporan, bahwa semua dinas insransi terkait termasuk camat dan lurah secara rutin telah, sedang dan akan terus melakukan pembinaan kepada warga sekolah ,antara lain unsure pendidil. Orang tua murid dan peserta didik serta warga masyarakat setempat , mendorong untuk berpartisipasi aktif dalam Lomba Sekolah Sehat tersebut. Bagi kota Sukabumi, tandas walikota Sukabumi H. Mokh Muslikh Abdussyukur SH. M.Si, juara bukan tujuan akhir dalam setiap mengikuti kegiatan lomba, namun apabila upaya keras yang dilakukan selama ini baik dari sisi pembangunan fisik maupun mental spiritual selalu mendapatkan prestasi dan penghargaan dari pihak pemerintah, provinsi maupun pusat, itu hal yang wajar sebagai pemacu dan pemicu bagi peningkatan kualitas pembangunan dalam upaya mendongkrak indeks pembangunan manusia (IPM).

 
Selasa, 4 Mei 2010
SDN GUNUNGPUYUH CBM KOTA SUKABUMI BERHASIL MERAIH GELAR JUARA UMUM LOMBA GERAK JALAN PRESTASI
Reporter : ENDANG SUMARDI
 

SDN Gunungpuyuh CBM Kota Sukabumi, berhasil meraih gelar juara umun Lomba Gerak Jalan Prestasi, untuk kategori tingkat SD. Karena baik regu puteri maupun regu putera SD ini, dalam lomba tersebut berhasil meraih gelar juara pertama dan kedua. Dengan demikian, SDN Gunungpuyuh CBM Kota Sukabumi, berhak memboyong Trophy Bergilir. Lomba Gerak Jalan yang pertama kali dilaksanakan oleh Dinas Pendidikan Kota Sukabumi, dalam rangka memeriahkan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) Tingkat Kota Sukabumi Tahun 2010.

Kepala SDN Gunungpuyuh CBM Kota Sukabumi, Hajah Neni Mulyaningsih, S.Pd. mengatakan, pihaknya merasa bangga atas prestasi non akademik yang di raih anak didiknya tersebut. Diharapkannya, prestasi yang berhasil diraih tersebut dapat menjadi motivasi bagi siswa lainnya di SDN Gunungpuyuh CBM. Diharapkan pula, pada masa mendatang, para siswanya bukan hanya dapat berprestasi dalam bidang atau jalur non akademik saja, akan tetapi dalam bidang akademik pun dapat berprestasi. Untuk itu, pihaknya senantiasa ber-upaya optimal melakukan pembinaan, termasuk meningkatkan mutu pendidikan ke arah yang lebih baik lagi, supaya berbagai penghargaan dan prestasi yang sudah diraih, dapat ditingkatkan dan dikembangkan, serta menjadi motivasi bagi seluruh warga sekolah, guna membawa harum nama Sekolah, Dinas Pendidikan, dan Pemerintah Kota Sukabumi, khusunya dalam bidang pendidikan.

Ditandaskannya, SDN Gunungpuyuh CBM merupakan salah satu Sekolah Standar Nasional atau SSN di Kota Sukabumi. Berkaitan dengan hal tersebut, pihaknya senantiasa melakukan peningkatan dan pengembangan dalam berbagai bidang, termasuk dalam peraihan prestasi siswa di berbagai perlombaan dan kejuaraan. Ditandaskan pula, berbagai prestasi yang berhasil diraih SDN Gunungpuyuh CBM, baik dalam bidang akademik maupun non akademik, merupakan keberhasilan dan dukungan serta kerja keras dari semua pihak. Baik para guru maupun para siswa dan orang tua, termasuk berbagai pihak instansi terkait dan Pemerintah Kota Sukabumi.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala SDN Gunungpuyuh CBM Kota Sukabumi, berpesan kepada seluruh siswa-siswinya yang sudah lulus dan yang masih duduk dibangku sekolah, agar lebih inovatif dan kreatif lagi, baik dalam meraih prestasi maupun dalam melakukan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) sehari-hari, supaya bisa bersaing secara profesional dalam berbagai bidang. Selain itu, Kepala SDN Gunungpuyuh CBM Kota Sukabumi juga menghimbau kepada seluruh warga sekolah, agar senantiasa menyatukan gerak, langkah dan irama, untuk bergerak lebih maju dari sekolah-sekolah lainnya. Sebab SDN CBM Gunungpuyuh CBM ini, merupakan pionir dan contoh bagi sekolah-sekolah lainnya, khususnya di Kecamatan Gunugpuyuh, umumnya di Kota Sukabumi.

 
Kamis, 22 April 2010
PROGRAM KERJA TIM PEMBINA UKS SDN DAYEUHLUHUR CBM KOTA SUKABUMI
Reporter : ENDANG SUMARDI
 

Program kerja Tim Pembina Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) SDN Dayeuhluhur CBM Kelurahan Dayeuhluhur Kecamatan Warudoyong Kota Sukabumi, diantaranya program Pendidikan Kesehatan, yang terdiri dari Penyuluhan Kesehatan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS); Pelatihan Dokter Kecil (Dokcil); Lomba Kebersihan, Keindahan dan Ketertiban (K3) antar kelas; serta Lomba Dokcil.

Selanjutnya program Pelayanan Kesehatan, terdiri dari Imunisasi; Penjaringan Kesehatan Siswa dan Pemeriksaan Pendidik, yang terdiri atas Golongan Darah, Tinggi Badan, Berat Badan, dan Kesegaran Jamani; Menggosok Gigi secara Berkala; Pemberian Makanan Anak; Pemberian Obat Cacing; Rujukan; Pelayanan Pertolongan Pertama pada Penyakit (P3P); serta Pelayanan Pertolongan Pertama pada Kecelakaan (P3K).

Kemudian program Pelayanan Kesehatan Lingkungan, yang terdiri dari Kerja Bhakti K3 Umum; Pembinaan terhadap Warga Sekolah; Penataan Kebun Sekolah; Tanaman Obat Keluarga (Toga); serta Penataan dan Pemanfaatan Toga kepada Siswa.

Selain itu, menurut Kepala SDN Dayeuhluhur CBM Kota Sukabumi, Edi Junaedi, S.Pd., juga program Organisasi dan Manajemen Tim Pembina UKS, yang terdiri dari Penyuluhan Program Kerja; Pembenahan Administrasi UKS; Pemeriksaan Sarana dan Prasarana UKS; Konsultasi dan Koordinasi; serta Rapat UKS dan Evaluasi.

Ditandaskannya, program kerja Tim Pembina UKS tersebut, sesuai dengan Visi SDN Dayeuhluhur CBM Kota Sukabumi, yakni Ber-akhlak Mulia, Ber-ilmu dan Ber-amal, Sehat Jasmani dan Rokhani, serta Berbudaya Lingkungan. Sementara Misi SDN Dayeuhluhur CBM Kota Sukabumi, yakni Meningkatkan keimanan dan ketaqwan kepada Tuhan Yang Maha Esa; Meningkatkan akhlak yang mulia dan berbudi pekerti luhur; Meningkatkan mutu pendidikan dan mengembangkan kemampuan berfikir siswa; Menciptakan lingkungan sehat dan membiasakan hidup sehat; Melestarikan Seni budaya; serta menggalakan Pramuka dan Olah Raga.

 
Sabtu, 17 April 2010
SDN DAYEUHLUHUR CBM KOTA SUKABUMI OPTIMIS RAIH GELAR JUARA LSS TINGKAT NASIONAL
Reporter : ENDANG SUMARDI
 

SDN Dayeuhluhur CBM Kelurahan Dayeuhluhur Kecamatan Warudoyong Kota Sukabumi, berhasil meraih gelar juara pertama Lomba Sekolah Sehat (LSS) Tingkat Jawa Barat Tahun 2009-2010. Dengan demikian, SD tersebut berhak mengikuti LSS Tingkat Nasional, mewakili Provinsi Jawa Barat. Menyinggung peluang pada LSS Tingkat Nasional Tahun 2009-2010, seperti dikatakan Kepala SDN Dayeuhluhur CBM Kota Sukabumi, Edi Junaedi, S.Pd., pihaknya merasa optimis dan akan ber-upaya optimal meraih gelar juara.

Untuk mewujudkan rasa optimis tersebut, belum lama ini pihaknya telah membentuk jajaran Panitia Penyelenggara, yang susunan personalianya terdiri dari, Ketua, Edi Junaedi, S.Pd., Sekretaris, Erna Permanawati, S.Pd.SD., dan Bendahara, Ika Kartika, S.Pd.SD. Selanjutnya Seksi Acara, Hajah Euis Yulia, S.Pdi., Seksi Humas, Ujang Supriatna, S.Pd., Seksi Konsumsi, Habibah dan Imas Lesmanawati, S.Pd., Seksi Dokumentasi, Handi Riandi, Amd. dan Danny Ramdhani, Seksi Kesehatan, Sumiyati, S.Pd., Seksi Usaha, Ketua Komite SDN Dayeuhluhur CBM, Mohamad Gugud, Seksi Peralatan, Helmi Ramlan, S.Pd. dan Atan Herdiana, S.Sn., Anggota, Hajah Muhaeni, S.Pd., Eli Nurjanah, S.Pd., Cucu Sumirat, S.Pd., Tya Septyawati, S.Pd., Piceu Nurotussofiah, S.S., Resti Sri Khodijah, Hamdan Soleh, serta Ketua Komite Kelas 1 sampai dengan Kelas 6, baik A maupun B.

Sedangkan upaya lainnya yang dilaksanakan, diantaranya koordinasi dengan pihak instansi dan lembaga terkait, pembinaan rutin terhadap seluruh warga sekolah tentang kesehatan, serta penataan lingkungan sekolah, termasuk sarana dan prasarana sekolah.

Namun demikian, menurut Kepala SDN Dayeuhluhur CBM Kota Sukabumi, berbagai upaya yang dilakukan tersebut, tidak akan berjalan dan berhasil dengan baik, apabila tidak didukung dan dibantu oleh semua pihak. Untuk itu, Kepala SDN Dayeuhluhur CBM Kota Sukabumi, menghimbau semua pihak instansi dan lembaga terkait, termasuk warga sekolah dan masyarakat di sekitar sekolah, agar senantiasa pro-aktif mendukung dan membantu, baik berupa moril maupun materil. Maksud dan tujuannya, supaya SDN Dayeuhluhur CBM yang menjadi kebanggaan warga masyarakat dan Pemerintah Kota Sukabumi ini, dalam mengikuti LSS Tingkat Nasional Tahun 2009-2010 berhasil meraih gelar juara, sekaligus membawa harum nama Kota Sukabumi dan Provinsi Jawa Barat di Tingkat Nasional.

 
Selasa, 13 April 2010
SDN GUNUNGPUYUH CBM KEMBANGKAN KETERAMPILAN DASAR SERTA PEDULI DAN BERBUDAYA LINGKUNGAN
Reporter : ENDANG SUMARDI
 

Salah satu visi dan misi SDN Gunungpuyuh CBM Kota Sukabumi, khususnya yang berkaitan dengan pengembangan sekolah peduli dan berbudaya lingkungan, yakni mengembangkan keterampilan dasar, serta peduli dan berbudaya lingkungan. Kepala SDN Gunungpuyuh CBM Kota Sukabumi, Hajah Neni Mulyaningsih, S.Pd. menjelaskan, dari ide dasar visi dan misi tersebut, pengembangan SDN Gunungpuyuh CBM Kota Sukabumi, diarahkan pada upaya mewujudkan Sekolah Sehat dan Sekolah Peduli serta Berbudaya Lingkungan (SPBL).

Menyinggung tujuan penyelenggaraan pendidikan di SDN Gunungpuyuh CBM Kota Sukabumi, yakni mencetak Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas, guna menjadi kader bangsa yang ber-ilmu amaliyah dan ber-amal ilmiyah, dengan mempersiapkan siswa yang memiliki pengetahuan, keterampilan, dan nilai-nilai yang dapat dijadikan dasar, dalam memasuki kehidupan bermasyarakat. Selanjutnya mempersiapkan siswa menjadi manusia harapan bangsa, negara, dan agama, serta meningkatkan kualitas pendidikan. Diantaranya ditempuh melalui Kurikulum, Kesiswaan, Sarana dan Prasarana, Organisasi dan Manajemen, Keuangan dan Biaya, serta Kerja-sama dengan Masyarakat.

Ditandaskannya, dalam meningkatkan kualitas pelayanan pendidikan di SDN Gunungpuyuh CBM Kota Sukabumi, sejalan dengan Visi Pembangunan Kota Sukabumi Tahun 2005-2025, yakni Terwujudnya Kota Sukabumi Sebagai Pusat Pelayanan Berkualitas Bidang Pendidikan, Kesehatan dan Perdagangan di Jawa Barat, Berlandaskan Iman dan Taqwa; serta Misi Pembangunan Kota Sukabumi Tahun 2005-2025, yakni mewujudkan sumber daya manusia yang ber-iman, bertaqwa dan berbudaya; mewujudkan pelayanan pendidikan yang berkualitas; mewujudkan pelayanan kesehatan yang berkualitas; mewujudkan pengembangan perdagangan dan sektor lapangan usaha lainnya yang berdaya saing tinggi; mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik dengan aparatur pemerintahan daerah yang profesional dan amanah; serta mewujudkan Kota Sukabumi yang nyaman dan indah.

 
Senin, 29 Maret 2010
SDN GUNUNGPUYUH CBM HASIL STRATEGI KEBIJAKAN PROGRAM PEMBANGUNAN PENDIDIKAN KOTA SUKABUMI
Reporter : ENDANG SUMARDI
 

Sekolah Dasar Negeri (SDN) Gunungpuyuh Cipta Bina Mandiri (CBM) Kota Sukabumi, merupakan salah satu hasil strategi kebijakan program pembangunan pendidikan Kota Sukabumi, yang diresmikan oleh Walikota Sukabumi, tepatnya pada tanggal 10 Januari 2001.

Seperti dijelaskan Kepala SDN Gunungpuyuh CBM Kota Sukabumi, Hajah Neni Mulyaningsih, S.Pd., SDN Gunungpuyuh pada awalnya merupakan Sekolah Rakyat (SR), yang didirikan oleh Pemerintah Hindia Belanda pada tahun 1914, bersama SR Benteng dan SR Kebonjati, dengan lama belajar 3 tahun. Pada tahun 1918, SR Gunungpuyuh dikembangkan menjadi 2 SR, yakni SR Gunungpuyuh I dan SR Gunungpuyuh II. Namun setelah Indonesia merdeka, nama SR Gunungpuyuh dan SR-SR lainnya di Kota Sukabumi, diubah menjadi Sekolah Dasar atau SD, dengan lama belajar 6 tahun. Ke-2 SD tersebut selanjutnya dikembangkan menjadi 4 Sekolah Dasar Negeri (SDN), yakni SDN Gunungpuyuh I, II, III dan IV. Dijelaskan pula, pada tahun 2001, ke-4 SDN tersebut selanjutnya diregrouping atau digabung menjadi 1 SDN, dengan nama SDN Gunungpuyuh Cipta Bina Mandiri (CBM).

Kepala SDN Gunungpuyuh CBM Kota Sukabumi mengatakan, salah satu aspek terpenting dari pengelolaan sekolah efektif, yakni sekolah harus memiliki visi dan misi tentang kehidupan sekolah, yang merupakan representasi dan keinginan untuk senantiasa meningkatkan mutu pendidikan.

Adapun visi SDN Gunungpuyuh CBM Kota Sukabumi, yakni Unggul dalam prestasi, berakhlakul karimah, serta berwawasan lingkungan. Sedangkan misi SDN Gunungpuyuh CBM, yakni Memperkuat dasar keimanan dan ketaqwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa; Meningkatkan profesionalisme pelayanan pendidikan; Meningkatkan pengetahuan akademik dan non akademik; Mengembangkan keterampilan dasar, peduli dan berbudaya lingkungan; serta Meningkatkan pertisipasi orang tua dalam meningkatkan kualitas pendidikan.

Dikatakannya, visi dan misi SDN Gunungpuyuh CBM tersebut, dikolaborasikan dengan aspirasi warga sekolah, yakni guru-guru, siswa, orang tua siswa dan para stakeholder pendidikan. Hal tersebut sangat penting dilakukan, guna mendapat dukungan positif dari berbagai pihak.

 
Jumat, 26 Maret 2010
SDN GUNUNGPUYUH CBM KOTA SUKABUMI BERUPAYA OPTIMAL LAKUKAN PERSIAPAN HADAPI UAS-BN
Reporter : ENDANG SUMARDI
 

Sekolah Dasar Negeri (SDN) Gunungpuyuh Cipta Bina Mandiri (CBM) Kota Sukabumi, saat ini tengah ber-upaya optimal melakukan berbagai persiapan, menghadapi Ujian Akhir Sekolah Berstandar Nasional (UAS-BN) Tahun Pelajaran 2009-2010, yang dijadualkan berlangsung pada tanggal 4, 5 dan 6 Mei 2010 mendatang, yakni untuk mata pelajaran Bahasa Indonesia, Matematika, dan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA).

Kepala SDN Gunungpuyuh CBM Kota Sukabumi, Hajah Neni Mulyaningsih, S.Pd. menjelaskan, berbagai persiapan yang dilakukan dalam menghadapi UAS-BN di SD yang dipimpinnya tersebut, diantaranya membentuk Panitia Pelaksana UAS-BN, yang terdiri dari Ketua, Kepala SDN Gunungpuyuh CBM Kota Sukabumi, Sekretaris, Nandi Syaripudin, M.Pd., Bendahara, Titin Sukaesih, S.Pd., Anggota, Mamat Rahmat, S.Pd.S.D., Dewi Winarni, S.Pd., Ujang Suparman, S.Pd., Aripah, S.Pd., M.M., dan Heru Supanji, S.Pd., M.M.

Disamping itu, juga dilaksanakan penambahan jam pelajaran dan pengayaan, serta try out dan remedial, termasuk pembinaan kesehatan dan Istigosah. Maksud dan tujuannya, supaya seluruh siswa kelas 6, pada saat menghadapi dan mengikuti UAS-BN tersebut, dalam kondisi sehat dan siap, baik mental maupun spiritual, serta dapat menjawab soal-soal UAS-BN dengan baik. Hal tersebut dilakukan, guna memperbaiki ranking UAS-BN siswa SDN Gunungpuyuh CBM, yang pada pelaksanaan UAS-BN Tahun Pelajaran 2008-2009 menduduki ranking 4 dan 5 se Kota Sukabumi.

Untuk menunjang kelancaran dan keberhasilan UAS-BN tersebut, Kepala SDN Gunungpuyuh CBM Kota Sukabumi, menghimbau segenap siswa kelas 6, agar mengikuti seluruh program yang dilaksanakan oleh pihak sekolah. Selain itu, juga agar senantiasa belajar dan menghapal seluruh mata pelajaran, termasuk dalam menjaga kesehatan. Demikian pula kepada segenap orang tua siswa, Kepala SDN Gunungpuyuh CBM Kota Sukabumi menghimbau, agar senantiasa pro-aktif membantu, dengan memberi bimbingan dan motivasi, termasuk mengawasi dan mengarahkan putera-puterinya, khususnya dalam melakukan pembelajaran, baik di sekolah maupun di rumah masing-masing. Karena dengan adanya kerja-sama yang baik dan sinergis dari ketiga unsur tersebut, yakni unsur sekolah, siswa dan orang tua, dapat menghasilkan dan meningkatkan nilai UAS-BN, sesuai dengan harapan semua pihak, khususnya pihak sekolah, siswa dan orang tua. Selain itu juga sesuai dengan tema Ujian Nasional (UN) dan UAS-BN Kota Sukabumi Tahun Pelajaran 2009-2010, yakni Jujur dan Berprestasi.

Adapun jumlah Siswa Kelas 6 Tahun Pelajaran 2009-2010, seperti dijelaskan Kepala SDN Gunungpuyuh CBM Kota Sukabumi, seluruhnya 76 siswa, dari 2 Rombongan Belajar (Rombel). Dikatakannya, ke-76 siswa tersebut, pada pelaksanaan UAS-BN Tahun Pelajaran 2009-2010, akan ditempatkan di 4 ruang kelas, sesuai dengan aturan yang berlaku, yakni setiap ruang kelas hanya diperbolehkan diisi maksimal oleh 20 siswa.

 
Rabu, 24 Maret 2010
SEBANYAK 75 SISWA SDN DEWI SARTIKA CBM LAKUKAN PEMANTAUAN JENTIK NYAMUK AIDES AIGEPTY
Reporter : ENDANG SUMARDI
 

Sebanyak 75 siswa SDN Dewi Sartika CBM Kota Sukabumi, yang tergabung dalam Kader Lingkungan dan Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) SDN Dewi Sartika CBM Kota Sukabumi, melakukan pemantauan jentik nyamuk Aides Aigepty, pada bak-bak penampungan air yang ada di lingkungan sekolah, perkantoran, dan perumahan warga masyarakat di sekitar sekolah, radius 500 meter. Diantaranya, perkantoran di lingkungan Setda Kota Sukabumi, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Sukabumi, PT jasa Raharja Perwakilan Sukabumi, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Sukabumi, Koperasi Pegawai Republik Indonesia Pemerintah Kota Sukabumi (KPRI-PKS), Kantor Perpustakaan Umum Daerah Kota Sukabumi, Sekretariat Tim Penggerak PKK Kota Sukabumi, dan sejumlah perumahan warga masyarakat di sekitar lingkungan sekolah.

Kepala SDN Dewi Sartika CBM Kota Sukabumi, Drs. Asep Rukman Wiria, M.M. menjelaskan, pelaksanaan pemantauan jentik nyamuk Aides Aigepty tersebut, selain merupakan program rutin Kader Lingkungan dan UKS SDN Dewi Sartika CBM Kota Sukabumi yang dilaksanakan setiap 4 bulan sekali, juga dalam rangka memperingati Hari Air se Dunia, yang jatuh pada tanggal 22 Maret 2010, serta dalam rangka memperingati Hari Jadi Ke-96 Kota Sukabumi dan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-10 SDN Dewi Sartika CBM Kota Sukabumi, yang jatuh pada tanggal 1 April 2010.

Dijelaskan pula, selain melaksanakan pemantauan jentik nyamuk Aides Aigepty, para Kader Lingkungan dan UKS serta siswa lainnya SDN Dewi Sartika CBM Kota Sukabumi, juga senantiasa aktif melaksanakan gerakan kebersihan dan kegiatan 3-M, yakni Menguras dan Menutup Bak Penampungan Air, serta Membuang atau Mengubur Barang-Barang Bekas, yang dapat digunakan tempat bersarang dan berkembang biak nyamuk Aides Aigepty, termasuk melaksanakan penanaman pohon di sekitar sekolah.

Diharapkannya, dengan dilaksanakannya berbagai kegiatan yang dilakukan oleh para Kader Lingkungan dan UKS serta siswa lainnya SDN Dewi Sartika CBM Kota Sukabumi tersebut, dapat menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, indah, nyaman dan rindang, serta dapat meng-antisipasi munculnya berbagai jenis penyakit, ter-utama penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD), khususnya di sekitar lingkungan sekolah, umumnya di Kota Sukabumi.

Disamping itu, juga dapat menunjang terhadap pencapaian Visi Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi Tahun 2008-2013, yakni Dengan Iman dan Taqwa Mewujudkan Pemerintahan yang Amanah Berparadigma Surgawi, Menuju Kota Sukabumi yang Cerdas, Sehat dan Sejahtera, baik lahir maupun batin.

 
Senin, 22 Maret 2010
SDN SURYAKENCANA CBM KOTA SUKABUMI MENDIRIKAN KANTIN SEHAT
Reporter : ENDANG SUMARDI
 

SDN Suryakencana CBM Kota Sukabumi, belum lama ini mendirikan Kantin Sehat. Maksud dan tujuannya, untuk mewujudkan Rintisan Sekolah Sehat, serta penerapan pendidikan pembudayaan hidup aktif dan sehat. Pendirian Kantin Sehat yang ber-ukuran 8 kali 7 meter tersebut, menurut Kepala SDN Suryakencana CBM Kota Sukabumi, Amir Sidik, S.Pd., didampingi Koordinator Model Sekolah Sehat SDN Suryakencana CBM Kota Sukabumi, Neni Kusdiningsih, S.Pd., bantuan dari Pusat Kesegaran Jasmani (Pusjas) Kementerian Pendidikan, bekerja-sama dengan Perusahaan Sinar Mas, termasuk meubeler serta sarana dan pra-sarana lainnya.

Adapun produk yang dijual di Kantin Sehat tersebut, yakni berbagai jenis makanan dan minuman sehat, diantaranya produk Perusahaan Sinar Mas dan warga SDN Suryakencana CBM Kota Sukabumi. Untuk itu, Kepala SDN Suryakencana CBM Kota Sukabumi, menghimbau segenap warga sekolah setempat, agar menjaga dan memelihara, sekaligus memanfaatkan dan memberdayakan Kantin Sehat tersebut. Karena produk yang dijual di Kantin Sehat tersebut, yakni berbagai jenis makanan dan minuman, yang kebersihan dan kesehatannya terjamin.

Diharapkannya, dengan telah didirikannya Kantin Sehat tersebut, dapat menunjang terhadap kelancaran dan keberhasilan program sekolah, khususnya penerapan pendidikan dan pembudayaan hidup aktif dan sehat, khususnya bagi warga SDN Suryakencana CBM Kota Sukabumi, umumnya bagi warga masyarakat yang bersomisili di sekitar sekolah tersebut.

Selain itu, menurut Kepala SDN Suryakencana CBM Kota Sukabumi, juga untuk menunjang kelancaran dan keberhasilan, sekaligus mencapai Visi Pembangunan Kota Sukabumi Tahun 2005-2025, yakni Terwujudnya Kota Sukabumi Sebagai Pusat Pelayanan Berkualitas Bidang Pendidikan, Kesehatan dan Perdagangan di Jawa Barat, Berlandaskan Iman dan Taqwa; serta Visi Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi Tahun 2008-2013, yakni Dengan Iman dan Taqwa Mewujudkan Pemerintahan yang Amanah Berparadigma Surgawi, Menuju Kota Sukabumi yang Cerdas, Sehat dan Sejahtera.

 
Minggu, 21 Maret 2010
SDN SURYAKENCANA CBM KOTA SUKABUMI LAKUKAN BERBAGAI PERSIAPAN UNTUK HADAPI UAS-BN
Reporter : ENDANG SUMARDI
 

SDN Suryakencana CBM Kota Sukabumi, saat ini sedang melakukan berbagai persiapan, untuk menghadapi Ujian Akhir Sekolah Berstandar Nasional (UAS-BN) Tahun Pelajaran 2009-2010, yang dijadualkan berlangsung pada tanggal 4, 5 dan 6 Mei 2010, yakni untuk mata pelajaran Bahasa Indonesia, Matematika, dan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA).

Adapun berbagai persiapan yang dilakukan di SDN Suryakencana CBM Kota Sukabumi dalam menghadapi UAS-BN tersebut, diantaranya membentuk Panitia Pelaksana UAS-BN, yang terdiri dari Ketua, Kepala SDN Suryakencana CBM Kota Sukabumi, Amir Sidik, S.Pd., Wakil Ketua, Saripudin, S.Pd., Sekretaris Abdul Sobur, S.Pd., dan Bendahara, Enung Nurjanah, S.Pd., serta Anggota, Mori, S.Pd., Sumiati, S.Pd., dan Neni Kurdiningsih, S.Pd.

Selain itu, juga dilaksanakan penambahan jam pelajaran dan pengayaan, serta remedial dan try out, termasuk pembinaan kesehatan dan Istigosah. Maksud dan tujuannya, supaya seluruh siswa kelas 6, pada saat menghadapi dan mengikuti UAS-BN tersebut, dalam kondisi sehat dan siap, baik mental maupun spiritual, serta dapat menjawab seluruh soal UAS-BN dengan baik.

Untuk menunjang kelancaran dan keberhasilan para siswa dalam menghadapi dan mengikuti UAS-BN tersebut, Kepala SDN Suryakencana CBM Kota Sukabumi, menghimbau segenap siswa kelas 6, agar mengikuti seluruh program yang dilaksanakan oleh pihak sekolah. Disamping itu, juga agar senantiasa rajin belajar dan menghapal seluruh mata pelajaran, termasuk dalam menjaga kesehatan.

Demikian pula kepada segenap orang tua siswa, Kepala SDN Suryakencana CBM Kota Sukabumi menghimbau, agar senantiasa pro-aktif membantu, dengan memberi bimbingan dan dorongan, serta mengawasi dan mengarahkan putera-puterinya, khususnya dalam melakukan pembelajaran, baik di sekolah maupun di rumah masing-masing.

Diharapkannya, dengan adanya kerja-sama yang baik dan sinergis dari ketiga unsur tersebut, yakni sekolah, siswa dan orang tua, pelaksanaan UAS-BN di SDN Suryakencana CBM Kota Sukabumi dapat berjalan lancar dan baik, sesuai dengan harapan semua pihak, khususnya pihak sekolah, siswa dan orang tua.

Menyinggung Siswa Kelas 6 Tahun Pelajaran 2009-2010, seperti dijelaskan Kepala SDN Suryakencana CBM Kota Sukabumi, seluruhnya berjumlah 155 siswa, dari 8 Rombongan Belajar (Rombel). Ke-155 siswa tersebut, pada pelaksanaan UAS-BN akan mengisi 8 ruang kelas, sesuai dengan aturan yang berlaku, yakni setiap ruang kelas hanya diperbolehkan diisi maksimal oleh 20 siswa.

 
Rabu, 17 Maret 2010
SDN SITU ENDAH I DAN II KOTA SUKABUMI MENURUT RENCANA AKAN DIGABUNG MENJADI SATU SD
Reporter : ENDANG SUMARDI
 

SDN Situ Endah I dan II Kelurahan Lembursitu Kecamatan Lembursitu Kota Sukabumi, menurut rencana akan digabung menjadi satu SD. Adapun maksud dan tujuannya, dalam rangka meng-efektifkan manajerial, peng-administrasian, dan pengelolaan sekolah, sekaligus meningkatkan pelayanan dan mutu pendidikan. Untuk mewujudkan rencana tersebut, pada hari Jumat, 12 Maret 2010, telah dilaksanakan rapat rencana penggabungan kedua SD tersebut, bertempat di SDN Situ Endah I Kota Sukabumi.

Hadir dalam kesempatan tersebut, Lurah Lembursitu Kecamatan Lembursitu Kota Sukabumi, Drs. Dodi Supriadi, M.M., Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) TK-SD Kecamatan Lembursitu, Hasan, S.Pd., Pengawas TK-SD, Kepala SDN Situ Endah I dan II, Jajaran Komite SDN Situ Endah I dan II, Dewan Guru SDN Situ Endah I dan II, serta Orang Tua dan Wali Murid SDN Situ Endah I dan II.

Dalam kesempatan tersebut, Lurah Lembursitu, Drs. Dodi Supriadi, M.M. menjelaskan, keberhasilan berbagai bidang pembangunan yang dilaksanakan di wilayah Kelurahan Lembursitu saat ini, karena adanya kesadaran dan pemahaman dari segenap lapisan warga masyarakat, khususnya dalam mendukung dan membantu pelaksanaan berbagai bidang pembangunan, baik berupa moril maupun materil, termasuk dalam membayar pajak secara menyeluruh. Dengan demikian, berbagai bidang pembangunan yang dilaksanakan di wilayah Kelurahan Lembursitu, dapat berjalan dengan baik dan lancar, termasuk pembangunan sarana dan prasarana pendidikan.

Selain itu, kesadaran warga masyarakat Kelurahan Lembursitu dalam menurunkan angka kehamilan dan kelahiran anak pun cukup tinggi, dengan mengikuti program Keluarga Berencana (KB) secara kontinyu. Buktinya jumlah anak usia sekolah di wilayah Kelurahan Lembursitu, dalam setiap tahunnya senantiasa mengalami penurunan yang cukup signifikan. Hal tersebut mengakibatkan berkurangnya anak usia sekolah yang mendaftar ke sekolah, khususnya ke SDN Situ Endah I dan II. Berkaitan dengan hal tersebut, untuk meng-efektifkan manajerial, peng-administrasian, dan pengelolaan sekolah, sekaligus meningkatkan pelayanan dan mutu pendidikan, keberadaan SDN Situ Endah I dan II tersebut, perlu dilakukan penggabungan menjadi satu SD.

Sementara Kepala UPT TK-SD Kecamatan Lembursitu, Hasan, S.Pd. menjelaskan, rencana penggabungan kedua SDN tersebut merupakan salah satu hal yang wajar, dan sangat dimengerti oleh semua pihak. Namun setiap dilaksanakannya penggabungan sejumlah SD menjadi satu SD, pasti akan terjadi perubahan adminitrasi, serta sarana dan prasarana lainnya, khususnya bagi Dewan Guru yang mengajar di SD yang digabungkan tersebut, yakni ada yang tetap mengajar di SD tersebut, dan ada pula yang dipindahkan ke SD lain.

Rapat rencana penggabungan SDN Situ Endah I dan II Kelurahan Lembursitu Kecamatan Lembursitu Kota Sukabumi tersebut, diakhiri penanda-tanganan kesepakatan Orang Tua dan Wali Murid, Dewan Guru, para Ketua RT dan RW, serta sejumlah Tokoh Masyarakat yang berdomisili di sekitar SD tersebut.

 
Rabu, 10 Maret 2010
SDN DEWI SARTIKA CBM AKAN SELENGGARAKAN PEKAN KREATIVITAS SISWA DAN LAUNCHING PSB ONLINE
Reporter : ENDANG SUMARDI
 

SDN Dewi Sartika CBM Kota Sukabumi, selama 4 hari, tepatnya dari tanggal 27 sampai dengan 31 Maret 2010, akan menyelenggarakan Pekan Kreativitas Siswa dan Launching Pusat Sumber Belajar (PSB) Online. Maksud dan tujuannya, dalam rangka memperingati ulang tahun ke-10 SDN Dewi Sartika CBM Kota Sukabumi, yang jatuh pada tanggal 1 April 2010 mendatang.

Adapun kegiatan yang akan dilaksanakan dalam Pekan Kreativitas Siswa dan Launching Pusat Sumber Belajar Online tersebut, seperti dikatakan Kepala SDN Dewi Sartika CBM Kota Sukabumi, Drs. Asep Rukman Wiria, M.M., yakni berbagai perlombaan untuk siswa TK dan SD se Kota Sukabumi, serta berbagai perlombaan intern untuk siswa SDN Dewi Sartika CBM, termasuk untuk Komite Kelas SDN Dewi Sartika CBM. Selain itu, juga akan dilaksanakan sujud syukur, tepatnya pada tanggal 1 April 2010. Dijelaskan pula, kegiatan tersebut mengambil tema, Melalui Pekan Kreativitas Siswa dan Launching Pusat Sumber Belajar Online, Kita Siapkan SDN Dewi Sartika CBM Menghadapi Globalisasi Pendidikan.

Kepala SDN Dewi Sartika CBM Kota Sukabumi menandaskan, kegiatan Pekan Kreativitas Siswa tersebut, sebagai wahana yang tepat, untuk meng-apresiasikan bakat dan minat, serta kemampuan, pengetahuan dan keterampilan para siswa, baik siswa TK maupun siswa SD di Kota Sukabumi. Sedangkan Launching Pusat Sumber Belajar Online, menurut Kepala SDN Dewi Sartika CBM Kota Sukabumi, merupakan momentum yang tepat untuk menyiapkan para siswa, khususnya dalam menghadapi era Information Tecnology atau Teknologi Informasi, menuju SDN Dewi Sartika CBM Kota Sukabumi, sebagai sekolah berbasis teknologi yang bermutu tinggi.

Diharapkannya, kegiatan tersebut dapat berjalan lancar, aman dan tertib. Untuk itu, Kepala SDN Dewi Sartika CBM Kota Sukabumi, menghimbau semua pihak, baik pihak pemerintah maupun swasta dan warga masyarakat khususnya orang tua siswa, agar pro-aktif membantu dan mendukung, baik berupa moril maupun materil.

 
Selasa, 9 Maret 2010
SDN DAYEUHLUHUR CBM AKAN DAPAT BANTUAN DARI APBD KOTA SUKABUMI SEBESAR 100 JUTA RUPIAH
Reporter : ENDANG SUMARDI
 

SDN Dayeuhluhur CBM Kelurahan Dayeuhluhur Kecamatan Warudoyong Kota Sukabumi, dalam waktu dekat akan mendapat bantuan dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Sukabumi Tahun 2010, sebesar 100 juta rupiah.

Kepala Bagian Administrasi Kesra Setda Kota Sukabumi selaku Sekretaris Tim Pembina Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) Kota Sukabumi, Drs. Ipin Syaripin, M.Si. menjelaskan, bantuan tersebut untuk membantu biaya pemagaran, paping blok halaman, dan pembangunan mushola SDN Dayeuhluhur CBM.

Ditandaskannya, bantuan tersebut akan segera diserahkan, apabila pihak sekolah telah menyerahkan 3 proposal pembangunan tersebut ke Pemerintah Kota Sukabumi, melalui Bagian Administrasi Kesra Setda Kota Sukabumi, dilengkapi gambar dan rencana biaya dari Dinas Pekerjaan Umum Kota Sukabumi.

Maksud dan tujuan akan diserahkannya bantuan tersebut, untuk menunjang kelengkapan SDN Dayeuhluhur CBM, khususnya dalam melakukan persiapan untuk mengikuti Lomba Sekolah Sehat (LSS) Tingkat Nasional Tahun 2010, yang akan diselenggarakan antara bulan Mei dan Juni 2010 mendatang, mewakili Jawa Barat. Karena SDN Dayeuhluhur tersebut, berhasil meraih gelar juara pertama LSS Tingkat Jawa Barat.

Sedangkan pembangunan tersebut, dilaksanakan secara swakelola, oleh Komite Sekolah setempat. Untuk itu, Kepala Bagian Administrasi Kesra Setda Kota Sukabumi, menghimbau seluruh warga sekolah setempat khususnya orang tua murid, pada saat pembangunan tersebut dilaksanakan agar berpartisipasi aktif, baik berupa moril maupun materil. Karena bantuan yang diberikan oleh Pemerintah Kota Sukabumi tersebut, hanya bersifat stimulant.

Dikatakannya, keberhasilan SDN Dayeuhluhur CBM Kota Sukabumi dalam LSS tersebut, sangat mengejutkan dan membanggakan semua pihak, karena di Jawa Barat banyak SD yang lebih bagus. Namun dari Sumber Daya Manusia (SDM), SDN Dayeuhluhur CBM lebih unggul di Jawa Barat.

Dikatakan pula, dalam LSS baik di Tingkat Jawa Barat maupun di Tingkat Nasional, Kota Sukabumi senantiasa berhasil meraih gelar juara pertama. Adapun sekolah-sekolah di Kota Sukabumi yang telah berhasil meraih gelar juara LSS di Tingkat Nasional cukup banyak. Diantaranya TK Fathia, TK Negeri Pembina Baros, SDN Benteng 1 Gentra Masekdas, SDN Dewi Sartika CBM, SDN Pakujajar CBM, SDN Cipanengah CBM, SDN Baros Kencana CBM, dan SDN Gunung Puyuh CBM, serta SMP Negeri 5, SMP Negeri 10, SMK Negeri 2, dan SMK Negeri 3.

 
Kamis, 4 Maret 2010
PEMBANGUNAN 8 RUANG KELAS SDN DEWI SARTIKA CBM KOTA SUKABUMI BELUM LAMA INI TELAH SELESAI
Reporter : ENDANG SUMARDI
 

Pembangunan 8 Ruang Kelas SDN Dewi Sartika CBM Kelurahan Cikole Kecamatan Cikole Kota Sukabumi, belum lama ini telah selesai. Seperti dikatakan Kepala SDN Dewi Sartika CBM Kota Sukabumi, Drs. Asep Rukman Wiria, M.M., pembangunan ke-8 ruang kelas tersebut, menghabiskan dana bantuan dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Sukabumi Tahun 2009, sebesar 1 milyar 289 juta 149 ribu 400 rupiah.

Dijelaskannya, dengan telah selesai dibangunnya ke-8 ruang kelas tersebut, dapat memenuhi kebutuhan sekolah dan siswa. Karena jumlah ruang kelas yang dimiliki SDN Dewi Sartika, saat ini telah mencapai 24 ruang kelas. Dengan demikian, jumlah Rombongan Belajar (Rombel) di SDN Dewi Sartika, pada tahun-tahun mendatang bisa ditingkatkan menjadi 24 Rombel, karena saat ini telah mencapai 17 Rombel. Dijelaskan pula, dengan telah selesai dibangunnya ke-8 ruang kelas tersebut, dapat menunjang terhadap kelancaran dan keberhasilan para guru dan siswa, khususnya dalam meningkatkan proses Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) dan kualitas pendidikan, baik intra maupun ekstra kurikuler. Sebab para guru dan siswa, dalam melakukan proses KBM tersebut merasa lebih aman dan nyaman. Disamping itu, proses KBM yang dilaksanakan di SDN Dewi Sartika CBM kembali normal dan berjalan lancar seperti semula. Karena selama dilaksanakannya pembangunan ke-8 ruang kelas tersebut, pelaksanaan proses KBM di SDN Dewi Sartika CBM dibagi 2 shift, yakni untuk kelas 1, 2 dan 3, dari pukul 7.15 sampai dengan pukul 10 pagi, serta untuk kelas 4, 5 dan 6, dari pukul 10 pagi sampai dengan pukul 2 siang.

Untuk itu, Kepala SDN Dewi Sartika CBM Kota Sukabumi, mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kota Sukabumi, yang telah merealisasikan dan mendanai pembangunan ke-8 ruang kelas tersebut, yang didanai dari APBD Kota Sukabumi Tahun 2009. Karena dengan dibangunnya ke-8 ruang kelas tersebut, dapat meningkatkan pelayanan kepada warga masyarakat secara optimal, khususnya dalam bidang pendidikan. Selain itu, juga dapat menunjang terhadap pencapaian Visi Pembangunan Kota Sukabumi Tahun 2005-2025, yakni Terwujudnya Kota Sukabumi Sebagai Pusat Pelayanan Berkualitas Bidang Pendidikan, Kesehatan dan Perdagangan di Jawa Barat, Berlandaskan Iman dan Taqwa; serta Visi Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi Tahun 2008-2013, yakni Dengan Iman dan Taqwa Mewujudkan Pemerintahan yang Amanah Berparadigma Surgawi, Menuju Kota Sukabumi yang Cerdas, Sehat dan Sejahtera, baik lahir maupun batin, dilandasi nilai-nilai fhilosofis, Sidiq, Tabligh, Amanah, Fathonah. Yang tidak kalah penting, dengan telah selesai dibangunnya ke-8 ruang kelas tersebut, dapat meningkatkan keindahan, kebersihan dan kesehatan lingkungan sekolah, termasuk kesejahteraan dan derajat kesehatan warga sekolah, khususnya para guru dan siswa.

Berkaitan dengan hal tersebut, Kepala SDN Dewi Sartika CBM Kota Sukabumi, menghimbau seluruh warga sekolah, baik para guru maupun para siswa dan orang tua, agar turut serta memelihara ke-8 ruang kelas yang telah selesai dibangun tersebut, termasuk ruang-ruang kelas lainnya yang sebelumnya telah ada, supaya seluruh fisik bangunan yang dimiliki SDN Dewi Sartika CBM, dapat tahan lama dan senantiasa kelihatan indah.

 
Selasa, 2 Maret 2010
DALAM HADAPI UAS-BN TAHUN PELAJARAN 2009-2010 SDN DEWI SARTIKA CBM LAKUKAN BERBAGAI PERSIAPAN
Reporter : ENDANG SUMARDI
 

Dalam rangka menghadapi pelaksanaan Ujian Akhir Sekolah Berstandar Nasional (UAS-BN) Tahun Pelajaran 2009-2010, SDN Dewi Sartika CBM Kota Sukabumi, saat ini sedang fokus melakukan berbagai persiapan. Diantaranya menyiapkan seluruh siswa kelas 6 sedini mungkin, melalui peningkatan proses Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) secara intensif, supaya seluruh mata pelajaran dapat disampaikan kepada para siswa secara optimal.

Selain itu, menurut Kepala SDN Dewi Sartika CBM Kota Sukabumi, Drs. Asep Rukman Wiria, M.M., juga ditempuh melalui latihan-latihan, serta pengayaan dan try out, termasuk membedah kisi-kisi UAS-BN, khususnya dalam melakukan pembuatan dan penyusunan soal-soal ujian.

Dijelaskannya, pelaksanaan try out di SDN Dewi Sartika CBM Kota Sukabumi, dijadualkan berlangsung 5 putaran. Adapun putaran pertama, dijadualkan berlangsung pada hari Rabu, tanggal 3 Maret 2010. Dijelaskan pula, hasil dari setiap putaran try out tersebut, akan dikaji, dievaluasi dan dianalisa oleh Tim Pelaksana Try Out, guna menentukan try out berikutnya.

Kepala SDN Dewi Sartika CBM Kota Sukabumi menandaskan, bagi para siswa yang mendapat nilai rendah dalam try out, akan dikelompokan dan dilakukan remedial atau perbaikan secara khusus, supaya pada pelaksanaan try out berikutnya, nilai yang didapat para siswa tersebut dapat meningkat. Sedangkan bagi para siswa yang mendapat nilai tinggi dalam try out, akan diberikan pengayaan atau tambahan jam pelajaran, sesuai hasil musyawarah dan kesepakatan pihak sekolah dengan orang tua siswa.

Namun demikian, untuk menunjang kelancaran dan keberhasilan UAS-BN Tahun Pelajaran 2009-2010, Kepala SDN Dewi Sartika CBM Kota Sukabumi, menghimbau seluruh siswa kelas 6, agar ber-upaya optimal memanfaatkan waktu luang untuk senantiasa belajar, serta mengikuti seluruh program dan kegiatan yang dilaksanakan pihak sekolah, termasuk menjaga kesehatan dan menghapal seluruh mata pelajaran.

Sedangkan kepada orang tua siswa, Kepala SDN Dewi Sartika CBM Kota Sukabumi menghimbau, agar senantiasa pro-aktif membantu, dengan cara memberi bimbingan dan dorongan, serta mengawasi dan mengarahkan putera-puterinya, khususnya dalam melakukan pembelajaran, baik di sekolah maupun di rumah masing-masing. Karena dengan adanya kerja-sama yang baik dan sinergis dari ketiga unsur tersebut, yakni pihak sekolah, para siswa dan orang tua, pelaksanaan UAS-BN di SDN Dewi Sartika CBM Kota Sukabumi, dapat berjalan lancar serta dapat menghasilkan nilai yang lebih baik.

Menyinggung Siswa Kelas 6 Tahun Pelajaran 2009-2010, seperti dikatakan Kepala SDN Dewi Sartika CBM Kota Sukabumi, seluruhnya berjumlah 96 siswa, dari 2 Rombongan Belajar (Rombel). Dikatakan pula, ke-96 siswa tersebut, pada waktu pelaksanaan UAS-BN yang dijadualkan berlangsung pada tanggal 4, 5 dan 6 Mei 2010 mendatang tersebut, akan ditempatkan di 5 ruangan. Hal tersebut sesuai dengan peraturan yang berlaku, yakni setiap ruangan hanya diperbolehkan diisi oleh para peserta UAS-BN, maksimal oleh 20 siswa.

 
Kamis, 5 November 2009
SDN BABAKAN SIRNA KOTA SUKABUMI TENGAH MEMBANGUN GEDUNG PERPUSTAKAAN, RUANGAN UKS, DAN TOILET
Reporter : ENDANG SUMARDI
 

SDN Babakan Sirna Kelurahan Benteng Kecamatan Warudoyong Kota Sukabumi, saat ini tengah membangun 2 lokal Gedung Perpuskaan, 2 lokal Ruangan Usaha Kesehatan Sekolah (UKS), dan 4 buah Toilet.

Kepala SDN Babakan Sirna I dan II, Dewi Puspitasari, S.Pd. dan Ecep Ruhiat, S.Pdi. menjelaskan, pembangunan 2 lokal Gedung Perpustakaan tersebut, terdiri dari lantai bawah dan lantai atas, masing-masing ber-ukuran 9,2 meter kali 6,2 meter. Demikian pula pembangunan 2 Ruangan UKS, terdiri dari lantai bawah dan lantai atas, masing-masing ber-ukuran 4 kali 3 meter, serta 4 buah Toilet, terdiri dari 2 buah di lantai bawah dan 2 buah di lantai atas, masing-masing ber-ukuran 1,5 meter kali 1 meter.

Ditandaskannya, pembangunan 2 lokal Gedung Perpuskaan, 2 lokal Ruangan UKS, dan 4 buah Toilet tersebut, dipastikan menyerap biaya dari Dana Alokasi Khusus (DAK) sebesar 342 juta 600 ribu rupiah, dan dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kota Sukabumi sebesar 34 juta 260 ribu rupiah, termasuk untuk biaya pengadaan meubeler perpustakaan.

Ditandaskan pula, dilaksanakan pembangunan 2 lokal Gedung Perpuskaan, 2 lokal Ruangan UKS, dan 4 buah Toilet tersebut, sebagai salah satu upaya memenuhi sarana dan prasarana sekolah, untuk menunjang kelancaran dan keberhasilan proses Kegiatan Belajar Mengajar (KBM), sekaligus untuk meningkatkan kesejahteraan, kebersihan, keindahan, dan kesehatan, baik bagi warga sekolah maupun bagi lingkungan sekolah.

Menyinggung partisipasi warga masyarakat khususnya orang tua murid, menurut Kepala SDN Babakan Sirna I dan II, cukup baik dan tinggi. Buktinya belum lama ini, orang tua murid SDN Babakan Sirna I dan II, secara sukarela bergotong royong mengecat 4 ruangan belajar, serta melengkapi 12 ruangan belajar dengan puluhan set Gorden, menghabiskan dana sebesar 8 juta rupiah.

Untuk itu, Kepala SDN Babakan Sirna I dan II, mengucapkan terima kasih kepada segenap orang tua murid, yang telah berpartisipasi mengecat 4 lokal ruangan belajar, dan melengkapi 12 ruangan belajar dengan puluhan set Gorden tersebut. Diharapkannya, partisipasi orang tua murid tersebut, agar senantiasa ditingkatkan dan dikembangkan, guna meningkatkan keberhasilan dan kualitas pendidikan, serta prestasi SDN Babakan Sirna I dan II dalam berbagai bidang, baik intra maupun ekstra kurikuler.

 
Senin, 26 Oktober 2009
SDN DEWI SARTIKA CBM KOTA SUKABUMI SEBAGAI SEKOLAH BERBUDAYA LINGKUNGAN
Reporter : ENDANG SUMARDI
 

SDN Dewi Sartika CBM Kelurahan Cikole Kecamatan Cikole Kota Sukabumi, sebagai Sekolah Berbudaya Lingkungan (SBL). Untuk mewujudkan hal tersebut, seperti dikatakan Kepala SDN Dewi Sartika CBM Kota Sukabumi, Drs. Asep Rukman Wiria, M.M., diantaranya ditempuh melalui implementasi program Green School, dengan visi Terbentuknya generasi yang peduli lingkungan dan mampu meng-implementasikan kepeduliannya dalam kehidupan sehari-hari. Sedangkan misi dari program tersebut, yakni Mengembangkan sumber daya manusia yang memahami dan sadar terhadap kondisi lingkungan saat ini, ter-utama lingkungan sekolah dan sekitarnya; Mengembangkan sumber daya manusia yang mampu merumuskan upaya memelihara, memperbaiki, dan meningkatkan kualitas lingkungan, ter-utama lingkungan sekolah dan sekitarnya; dan Mengembangkan sumber daya manusia yang peduli dan berbudaya lingkungan, ter-utama lingkungan sekolah dan sekitarnya, serta mau dan mampu mewujudkan kepeduliannya dalam kehidupan sehari-hari.

Kepala SDN Dewi Sartika CBM Kota Sukabumi menjelaskan, maksud dan tujuan dari program Green School, yakni Untuk meningkatkan kondisi belajar mengajar yang lebih nyaman dan kondusif bagi semua warga sekolah; Untuk menciptakan kondisi kebersamaan yang akomodatif bagi semua warga sekolah; Untuk menjadikan tempat pembelajaran aktif, kreatif, efektif, dan menyenangkan bagi peserta didik, dengan model pengelolaan lingkungan hidup yang baik dan benar; serta Untuk mendorong dan memberikan kesempatan kepada masyarakat sekolah memper-oleh pengetahuan, keterampilan dan sikap, yang pada akhirnya dapat menumbuhkan kepedulian, komitmen untuk melindungi, memperbaiki serta memanfaatkan lingkungan hidup secara bijaksana.

Adapun prinsip-prinsip dasar dari program tersebut, yakni Sebagai upaya mengangkat isu lingkungan global ke dalam lingkungan sekolah dan sekitarnya, sebagai satu unit ekosistem; Warga sekolah dan sekitarnya diposisikan sebagai agent dan pemeran utama, dan komponen diluarnya diposisikan sebagai pendukung; serta Pemda dan Dinas Teknis atau instansi terkait lainnya, diposisikan sebagai fasilitator. Selain itu, juga dilaksanakan berbasis kurikulum yang ter-integrasi dengan berbagai jenis kegiatan sekolah, baik intra maupun ekstra kurikuler; serta dilakukan sesuai dengan jenjang, jenis karakteristik sekolah secara lokal spesifik. Selanjutnya komunitas sekolah terlibat dalam menajemen sekolah, yang meliputi keseluruhan proses perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi, serta tanggung jawab dan peran masing-masing warga sekolah.

 
Senin, 26 Oktober 2009
SDN DAYEUHLUHUR CBM KOTA SUKABUMI SEDIKITNYA RAIH 26 GELAR KEJUARAAN
Reporter : ENDANG SUMARDI
 

SDN Dayeuhluhur CBM Kelurahan Dayeuhluhur Kecamatan Warudoyong Kota Sukabumi, dalam tahun pelajaran 2006-2007, sedikitnya meraih 26 gelar kejuaraan. Antara lain, juara pertama Lompat Jauh Puteri, juara kedua Lompat Jauh Putera, juara ketiga Lompat Jauh Putera dan Puteri, juara pertama Futsal, juara pertama Lari 80 Meter Putera, dan juara harapan ketiga Lompat Jauh Putera.

Selanjutnya juara umum Futsal dan Atletik, juara ketiga Lomba Angklung, juara harapan kedua Berceritera Bahasa Sunda Putera, juara ketiga Pidato Keagamaan, juara ketiga Kaulinan Putera, juara pertama Kaulinan Puteri, dan juara ketiga Futsal Puteri.

Kemudian juara pertama Pupuh Puteri, juara umum Porseni, juara pertama Anggana Sekar, juara pertama Dongeng Sunda, juara pertama Pupuh, juara pertama Lomba Sekolah Sehat (LSS) Tingkat Kota Sukabumi, juara pertama LSS Tingkat Wilayah Bogor, dan juara kedua LSS Tingkat Provonsi Jawa Barat.

Sedangkan dalam tahun 2009, SDN yang ber-alamat di jalan Sawahbera Nomor 21 Kelurahan Dayeuhluhur Kecamatan Warudoyong Kota Sukabumi ini, berhasil meraih gelar juara pertama LSS Tingkat Kota Sukabumi, sekaligus mewakili Kota Sukabumi ke Tingkat Wilayah Bogor, yang penilaiannya telah dilaksanakan pada tanggal 16 Oktober 2009 baru-baru ini, beserta 3 sekolah lainnya di Kota Sukabumi, yakni TK Sukapirena, SMP Negeri 15, dan SMK Negeri 3.

Menyinggung visi sekolah, menurut Kepala SDN Dayeuhluhur CBM Kota Sukabumi, Edi Junaedi, S.Pd., yakni Ber-akhlak Mulia, Ber-ilmu dan Ber-amal, serta Sehat Jasmani dan Rokhani. Sedangkan misi sekolah, yakni Meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa, Meningkatkan akhlak mulia dan berbudi pekerti luhur, Meningkatkan mutu pendidikan dan mengembangkan kemampuan berpikir siswa, Melestarikan seni budaya sekaligus menggalakan Pramuka dan olahraga, serta menciptakan lingkungan sehat dan membiasakan hidup sehat.

Dijelaskannya, visi dan misi SDN Dayeuhluhur CBM tersebut, sesuai dengan Visi Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi Tahun 2008-2013, yakni Dengan Iman dan Taqwa Mewujudkan Pemerintahan yang Amanah Berparadigma Surgawi, Menuju Kota Sukabumi yang Cerdas, Sehat dan Sejahtera, baik lahir maupun batin, dilandasi nilai-nilai fhilosofis, Sidiq, Tabligh, Amanah, Fathonah.

 
Minggu, 18 Oktober 2009
GEDUNG PERPUSTAKAAN SDN DAYEUHLUHUR CBM BELUM LAMA INI TELAH SELESAI DIBANGUN
Reporter : ENDANG SUMARDI
 

Gedung Perpustakaan SDN Dayeuhluhur CBM Kelurahan Dayeuhluhur Kecamatan Warudoyong Kota Sukabumi, belum lama ini telah selesai dibangun. Pembangunan Gedung Perpustakaan yang ber-ukuran 8 kali 7 meter ini, seperti dikatakan Kepala SDN Dayeuhluhur CBM, Edi Junaedi, S.Pd., menghabiskan biaya dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Tahun 2008, lebih kurang sebesar 260 juta rupiah, termasuk biaya pengadaan buku dan meubeler.

Diharapkannya, dengan telah selesai dibangun Gedung Perpustakaan tersebut, dapat menunjang kelancaran dan keberhasilan proses Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) para siswa, khususnya dalam mencari berbagai sumber ilmu pengetahuan. Selain itu, juga dapat meningkatkan kualitas pendidikan para siswa di SD tersebut, sesuai Visi Kota Sukabumi Tahun 2005-2025, yakni Terwujudnya Kota Sukabumi Sebagai Pusat Pelayanan Berkualitas Bidang Pendidikan, Kesehatan dan Perdagangan di Jawa Barat, Berlandaskan Iman dan Taqwa, serta Visi Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi Tahun 2008-2013, yakni Dengan iman dan taqwa mewujudkan pemerintahan yang amanah berparadigma surgawi, menuju Kota Sukabumi yang cerdas, sehat dan sejahtera, baik lahir maupun batin, dilandasi nilai-nilai fhilosofis, Shidiq, Tabligh, Amanah, Fathonah.

Adapun pembangunan yang akan dilaksanakan dalam tahun pelajaran 2009-2010, menurut Kepala SDN Dayeuhluhur CBM, diantaranya Ruangan Usaha Kesehatan Sekolah (UKS), ukuran 12 kali 3 meter, dan 18 buah toilet. Pembangunan Ruangan UKS dan 18 buah toilet tersebut, diperkirakan menghabiskan biaya dari DAK Tahun 2009 sebesar 193 juta rupiah.

Kepala SDN Dayeuhluhur CBM mengharapkan, pembangunan Ruangan UKS dan 18 buah toilet tersebut dapat segera terealisir, guna memenuhi kekurangan ruangan khususnya toilet. Karena toilet yang ada saat ini hanya berjumlah 5 buah toilet, yakni 1 buah toilet kepala sekolah dan guru, serta 4 buah toilet siswa. Karena idealnya, jumlah toilet yang harus ada di setiap sekolah, yakni 1 banding 25 siswa. Sedangkan untuk SDN Dayeuhluhur CBM, jumlah toilet yang harus dimiliki sesuai dengan jumlah siswa dan guru, yakni 20 toilet. Ditandaskannya, apabila pembangunan ke-18 buah toilet tersebut dapat segera terealisir dalam tahun pelajaran 2009-2010 ini, kekurangan toilet tersebut dapat terpenuhi.

 
Rabu, 14 Oktober 2009
SDN DAYEUHLUHUR CBM OPTIMIS DAPAT GELAR JUARA PADA LSS TINGKAT WILAYAH BOGOR TAHUN 2009
Reporter : ENDANG SUMARDI
 

SDN Dayeuhluhur CBM Kelurahan Dayeuhluhur Kecamatan Warudoyong Kota Sukabumi, optimis dapat meraih gelar juara, pada Lomba Sekolah Sehat (LSS) Tingkat Wilayah Bogor Tahun 2009, yang penilaiannya akan dilaksanakan pada hari Jumat, 16 Oktober 2009.

Demikian disampaikan Kepala SDN Dayeuhluhur CBM, Edi Junaedi, S.Pd., saat dikonfirmasi RSPD FM Kota Sukabumi, Web Site Pemerintah Kota Sukabumi, dan Majalah Berita Kota Sukabumi, di SDN Dayeuhluhur CBM, jalan Sawahbera Nomor 21 Kota Sukabumi, baru-baru ini.

Rasa optimis dapat meraih gelar juara pada LSS tersebut, karena pada tahun 2007 yang lalu, SDN Dayeuhluhur CBM telah berhasil meraih gelar pertama LSS Tingkat Kota Sukabumi, juara pertama LSS Tingkat Wilayah Bogor, dan juara kedua LSS Tingkat Provinsi Jawa Barat, serta pada tahun 2009 baru-baru ini, kembali berhasil meraih gelar juara pertama LSS Tingkat Kota Sukabumi.

Selain itu, berbagai kekurangan sarana dan prasarana yang menjadi kriteria penilaian dalam LSS pada tahun 2007, telah dilengkapi dan diperbaiki, termasuk Trias UKS, yakni Pendidikan Kesehatan, Pelayanan Kesehatan, serta Kesehatan Lingkungan Sekolah dan sekitarnya.

Menyinggung partisipasi aktif warga masyarakat, khususnya orang tua murid dalam menunjang berbagai program yang digulirkan, termasuk dalam LSS Tingkat Kota Sukabumi baru-baru ini dan LSS Tingkat Wilayah Bogor yang akan dilaksanakan pada hari Jumat, 16 Oktober 2009, menurut Kepala SDN Dayeuhluhur CBM cukup baik.

Dijelaskan pula, sekolah yang berhasil meraih gelar juara pertama pada LSS Tingkat Kota Sukabumi Tahun 2009, serta berhak mengikuti LSS Tingkat Wilayah Bogor Tahun 2009 ini, seluruhnya berjumlah 4 sekolah. Yakni TK Sukapirena, SDN Dayeuhluhur CMB, SMP Negeri 15, dan SMK Negeri 3.

Untuk itu, Kepala SDN Dayeuhluhur CBM memohon doa restu kepada segenap aparat instansi terkait, para siswa, dan warga masyarakat khususnya orang tua murid, agar ke-4 sekolah dari Kota Sukabumi yang mengikuti LSS Tingkat Wilayah Bogor Tahun 2009 ini, berhasil meraih gelar juara, sekaligus menjadi duta wilayah Bogor, pada lomba yang sama Tingkat Provinsi Jawa Barat.

 
Selasa, 9 Juni 2009
SDN PAKUJAJAR CBM KOTA SUKABUMI RAIH PENGHARGAAN ADIWIYATA MANDIRI
Reporter : ENDANG SUMARDI
 

SDN Pakujajar CBM Kota Sukabumi, berhasil meraih penghargaan Adiwiyata Mandiri dari Pemerintah Pusat. Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Presiden RI, Doktor H. Susilo Bambang Yudhoyono, pada peringatan Hari Lingkungan Hidup, hari Jumat, 5 Juni 2009, di Istana Negara Jakarta.

Kepala SDN Pakujajar CBM Kota Sukabumi, Asbullah, usai menerima penghargaan tersebut menjelaskan, pihaknya merasa bangga dan bahagia, karena dapat bertemu dan bertatap muka, serta berjabat tangan langsung dengan Presiden RI, di Istana Kepresidenan.

Untuk itu, pihaknya akan senantiasa ber-upaya optimal menjaga, sekaligus meningkatkan dan mengembangkan sekolahnya sebagai Sekolah Berwawasan Lingkungan (SBL), sesuai amanat dan harapan yang disampaikan oleh Presiden RI.

Ditandaskannya, keberhasilan tersebut merupakan keberhasilan dan kerja keras, serta bantuan dan dukungan yang positif dari semua pihak, khususnya para Guru, staf Tata Usaha, para Siswa, Orang Tua Murid, dan Pemerintah Kota Sukabumi.

Berkaitan dengan hal tersebut, Kepala SDN Pakujajar CBM Kota Sukabumi, mengucapkan terima kasih kepada semua pihak, yang telah memberi bantuan dan dukungan secara positif, sehingga SDN Pakujajar CBM Kota Sukabumi berhasil meraih penghargaan Adiwiyata Mandiri dari Pemerintah Pusat.

Diharapkannya, bantuan dan dukungan positif dari semua pihak, agar senantiasa ditingkatkan dan dikembangkan, guna mempertahankan sekaligus meningkatkan dan mengembangkan prestasi SDN Pakujajar CBM dalam berbagai bidang.

Selain SDN Pakujajar CBM, ada 4 sekolah lainnya dari Kota Sukabumi, yang mendapat penghargaan Adiwiyata dalam tahun 2009 dari Pemerintah Pusat. Yakni SDN Cipanengah CBM, SMP Negeri 10, SMK Negeri 3, dan SMK Negeri 2. Adapun untuk SDN Cipanengah CBM, SMP Negeri 10, dan SMK Negeri 3, masuk menjadi Sekolah Adiwiyata, beserta 57 sekolah lainnya di Indonesia. Sedangkan SMK Negeri 2, masuk dalam katagori Calon Sekolah Adiwiyata, beserta 39 sekolah lainnya di Indonesia.

 
Minggu, 17 Mei 2009
SDN PAKUJAJAR CBM KOTA SUKABUMI TERBAIK DI JAWA BARAT
Reporter : ENDANG SUMARDI
 

SDN Pakujajar CBM Kecamatan Citamiang Kota Sukabumi, berhasil menjadi yang terbaik di Jawa Barat, dalam penilian program Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional (RSBI). Berkaitan dengan hal tersebut, SD tersebut saat ini sedang melakukan persiapan dan pembenahan dalam berbagai bidang. Diantaranya meningkatkan sarana dan prasarana, termasuk kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) tenaga pendidik dan kependidikan.

Pembantu Kepala Sekolah (PKS) Bagian Kurikulum SDN Pakujajar CBM Kecamatan Citamiang Kota Sukabumi, M. Sugriwa menjelaskan, sesuai dengan Surat Keputusan yang dikeluarkan pemerintah, baik Pemerintah Provinsi Jawa Barat maupun Departemen Pendidikan Nasional, termasuk dari Lembaga Peningkatan Mutu Pendidikan dan Tenaga Kependidikan (LPMPTK) Jawa Barat, SDN Pakujajar CBM Kecamatan Citamiang Kota Sukabumi, ditetapkan sebagai RSBI.

Dalam penetapan tersebut, RSBI harus memenuhi 8 standar, serta harus memiliki keunggulan budaya bertaraf internasional. Adapun ke-8 standar tersebut, antara lain standar kelulusan, kurikulum, proses, pendidik dan kependidikan, sarana dan prasarana, pembiayaan, pengelolaan, dan standar penilaian.

Dari 8 standar yang ditetapkan tersebut, saat ini telah terpenuhi oleh SDN Pakujajar CBM Kecamatan Citamiang Kota Sukabumi. Antara lain telah terpenuhinya 25 persen tenaga pendidik dan kependidikan S-2 atau sedang pendidikan, serta 100 persen tenaga pendidik dan kependidikan telah S-1.

Sedangkan upaya lainnya yang telah dilakukan pihak sekolah, diantaranya bekerja sama dengan Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) Jawa Barat, melakukan pelatihan bahasa Inggeris yang diikuti oleh seluruh tenaga pendidik dan kependidikan, menyediakan sarana pembelajaran siswa, berupa laboratorium IPA, Bahasa, pengenalan komputer sejak kelas 1, dan penambahan jam pelajaran.

Sementara program unggulan bertaraf internasional yang dikembangkan di SDN Pakujajar CBM Kecamatan Citamiang Kota Sukabumi, antara lain kurikulum, kualitas pendidik dan kependidikan, sarana dan prasarana berbasis informasi teknologi, serta seluruh siswa kelas 1 dikenalkan bahasa Inggeris. Selain itu, para siswa juga mendapat tambahan jam belajar, seperti dalam bidang IPA, Bahasa Indonesia, Matematika, dan pengenalan komputer.

 
Selasa, 31 Maret 2009
SDN PAKUJAJAR CBM DINILAI TIM ADIWIYATA
Reporter : ENDANG SUMARDI
 

SDN Pakujajar CBM Kecamatan Citamiang Kota Sukabumi, untuk ketiga kalinya dinilai Tim Adiwiyata, guna mendapatkan penghargaan sekolah berwawasan lingkungan dari pemerintah pusat.

Adapun Tim Penilai yang ditunjuk oleh Departemen Pendidikan Nasional, yakni Profesor Arief Rahman, sebagai Ketua Dewan Pertimbangan Penghargaan Adiwiyata Mandiri, dan tim yang ber-asal dari Kementerian Lingkungan Hidup. Sedangkan kedatangan Tim Penilai tersebut, disambut oleh Sekretaris Daerah Kota Sukabumi, H. Mohamad Muraz, S.H., M.M.

Dalam sambutannya, Sekretaris Daerah Kota Sukabumi menandaskan, Pemerintah Kota Sukabumi akan senantiasa memberi dorongan dan motivasi kepada para pengajar dan warga belajar SDN Pakujajar CBM, untuk mewujudkan sekolah yang berwawasan lingkungan. Karena hal tersebut sesuai dengan program Pemerintah Kota Sukabumi, khususnya dalam menciptakan lingkungan sekolah yang bersih, indah, sehat, nyaman dan rindang.

Sementara Ketua Dewan Pertimbangan Penghargaan Adiwiyata Mandiri, Profesor Arief Rahman menjelaskan, upaya yang dilakukan SDN Pakujajar CBM Kecamatan Citamiang Kota Sukabumi ini sudah cukup baik, karena ditunjang oleh berbagai kegiatan lingkungan hidup, serta mendapat dukungan positif dari Pemerintah Kota Sukabumi.

Ditandaskannya, SDN Pakujajar CBM Kecamatan Citamiang Kota Sukabumi banyak mengalami kemajuan, khususnya yang berkaitan dengan adiwiyata.

Dalam pada itu, Kepala SDN Pakujajar CBM Kecamatan Citamiang Kota Sukabumi, Asbullah menjelaskan, visi dan misi SDN Pakujajar CBM Kecamatan Citamiang Kota Sukabumi, yakni ber-iman, ber-ilmu dan sehat, serta berbudaya lingkungan.

 
Kamis, 4 Desember 2008
SDN CIPANENGAH CBM MENDIRIKAN PERPUSTAKAAN ADIWIYATA
Reporter : ENDANG SUMARDI
 

SDN Cipanengah CBM Kecamatan Lembursitu Kota Sukabumi, belum lama ini berhasil mendirikan Perpustakaan Adiwiyata. Adapun maksud dan tujuannya, seperti dikatakan Kepala SDN Cipanengah CBM, Asep Rukman Wirya, untuk menampung dan mengarahkan para siswa, supaya lebih gemar membaca.

Ditandaskannya, minat baca siswa di SDN Cipanengah CBM cukup tinggi. Berdasarkan data yang ada saat ini, jumlah siswa yang belajar di SDN Cipanengah CBM, seluruhnya mencapai 667 orang.

Dengan tingginya minat baca siswa, harus ditunjang dengan fasilitas yang memadai. Diantaranya dengan mendirikan Perpustakaan yang memadai, serta aman dan nyaman.

Ditandaskan pula, untuk meningkatkan minat baca siswa tidak semudah membalikan telapak tangan, terlebih bagi anak usia SD. Karena membutuhkan kerja sama yang sinergis dari semua pihak. Sebab anak usia SD, biasanya lebih suka untuk memilih bermain, dari pada belajar dan membaca.

Sedangkan untuk menunjang kelancaran dan keberhasilan sekaligus memenuhi kebutuhan siswa, Kepala SDN Cipanengah CBM senantiasa ber-upaya optimal melakukan penambahan koleksi buku. Baik buku-buku pelajaran, maupun buku-buku ceritera dan buku-buku sejarah.

Dikatakannya, dengan meningkatnya minat baca siswa, para siswa dapat meningkatkan pengetahuan dan wawasan. Dengan demikian, para siswa di SD tersebut akan mampu bersaing dengan para siswa lainnya di Kota Sukabumi. Selain itu, para siswa juga akan mampu meraih prestasi yang membanggakan semua pihak, baik dalam bidang akademik maupun non akademik.

 
Jumat, 21 November 2008
SDN BAROS KENCANA CBM JUARA PERTAMA LCC
Reporter : ENDANG SUMARDI
 

SDN Baros Kencana CBM, berhasil meraih gelar juara pertama Lomba Cerdas Cermat (LCC) antar SD se Kota Sukabumi, mendapat piala dan uang pembinaan sebesar 1 juta rupiah. Sedangkan juara kedua diraih SDN Pakujajar CBM, mendapat piala dan uang pembinaan sebesar 750 ribu rupiah, dan juara ketiga diraih SDN Cipanengah CBM, mendapat piala dan uang pembinaan sebesar 500 ribu rupiah.

Lomba Cerdas Cermat yang berlangsung di Gedung PLN Sukabumi, hari Rabu, 19 November 2008 ini, diselenggarakan Dinas P dan K Kota Sukabumi dan PT PLN APJ Sukabumi. Adapun tema yang diangkat dalam Lomba Cerdas Cermat tersebut, yakni Generasi Hemat Listrik. Sedangkan out put yang diharapkan dari pelaksanaan lomba tersebut, supaya para siswa SD dapat lebih memahami akan pentingnya dalam menghemat energi listrik sejak dini.

Hadir dalam kesempatan tersebut, Wakil Walikota Sukabumi, Drs, H. Mulyono, M.M., Kepala Dinas P dan K Kota Sukabumi, Sanusi Harjadireja, S.Pd., serta Asisten Manager Alat Pengukur dan Pembatas (Asman APP) PT PLN APJ Sukabumi, Ridwan Sudrajat.

Wakil Walikota Sukabumi, dalam sambutannya menjelaskan, Lomba Cerdas Cermat tersebut dapat meningkatkan kualitas dan mutu pendidikan, khususnya siswa SD di Kota Sukabumi. Untuk itu, Wakil Walikota Sukabumi menghimbau perusahaan lainnya di Kota Sukabumi, untuk bersama-sama melakukan upaya dan kiprah nyata, khususnya dalam meningkatkan kualitas dan mutu pendidikan di Kota Sukabumi.

Sementara Kepala Seksi Kesiswaan Bidang Prapendas Dinas P dan K Kota Sukabumi, Dra. Dian Sucianti menjelaskan, Lomba Cerdas Cermat tersebut dilaksanakan secara rutin setiap tahun sekali. Maksud dan tujuannya, dalam rangka menjaring bibit unggul siswa. Selain itu, juga dalam rangka upaya membina, sekaligus mengasah pengetahuan, wawasan dan keterampilan siswa, sebagai persiapan dalam menghadapi Ujian Akhir Sekolah Berstandar Nasional (UAS- BN).

 
Minggu, 19 Oktober 2008
SISWA SDN CIPANENGAH CBM DAN TK NEGERI PEMBINA CIPANENGAH BELAJAR CUCI TANGAN
Reporter : ENDANG SUMARDI
 

Sebanyak 540 siswa SDN Cipanengah CBM dan 104 siswa TK Negeri Pembina Cipanengah, belajar mencuci tangan dengan baik dan benar.

Hal tersebut di lakukan, dalam rangka menperingati Hari Cuci Tangan Pakai Sabun Sedunia Tingkat Kota Sukabumi, hari Rabu, 15 Oktober 2008, bertempat di SDN Cipanengah CBM dan TK Negeri Pembina Cipanengah.

Kepala Bagian Tata Usaha Dinas P dan K Kota Sukabumi, Ayep Sipriatna menandaskan, hasil penelitian Yayasan Jantung Sehat Indonesia, dari sebanyak 4 ribu 863 siswa SD, SMP, SMA dan SMK yang di diagnosa, hanya 4 orang yang memiliki fisik sehat secara sempurna. Sedangkan yang masuk dalam kategori baik hanya 7 persen, yang masuk dalam kategori cukup 20 persen, dan sisanya masuk dalam kategori kurang baik.

Data tersebut menunjukkan, bahwa tingkat kesehatan anak sekolah masih rendah. Hal tersebut menjadi tantangan bagi semua pihak, khususnya dalam meningkatkan kesehatan anak sekolah di Kota Sukabumi.

Dijelaskannya, dilaksanakan cuci tangan dengan baik dan benar di SDN Cipanengah CBM dan TK Negeri Pembina Cipanengah tersebut, selain untuk menghilangkan mikro organisme khususnya bakteri, juga untuk membentuk pola hidup sehat siswa di sekolah tersebut.

Untuk menunjang kelancaran dan keberhasilan program tersebut di Kota Sukabumi, Kepala Bagian Tata Usaha Dinas P dan K Kota Sukabumi, menghimbau segenap guru dan siswa, agar mendukung sekaligus meng-implementasikan program tersebut, supaya segenap siswa gemar mencuci tangan dengan baik dan benar, guna meningkatkan kesehatan anak sekolah di Kota Sukabumi.

 
Selasa, 3 Juli 2007
SDN BABAKAN SIRNA I DAN II HARUS DICONTOH
Reporter : ENDANG SUMARDI
 

SDN Babakan Sirna I dan II harus dicontoh oleh sekolah-sekolah lain, khususnya di Kecamatan Warudoyong. Karena selain banyak meraih prestasi baik dalam bidang akademik maupun non akademik, juga telah ter-akreditasi “A”, dengan nilai tertinggi di Kecamatan Warudoyong.

Hal tersebut disampaikan Kepala UPTD TK-SD Kecamatan Warudoyong, Dra. Hajah Wiwin Winarni, M.M.Pd., saat memberi sambutan pada acara kenaikan kelas dan pelepasan siswa kelas 6 SDN Babakan Sirna I dan II, Rabu 27 Juni 2007 di Gedung Al-Azhar, dihadiri para Pengawas TK-SD, Penilik PLS se Kota Sukabumi, para Kepala Sekolah, Komite Sekolah, orang tua murid, para siswa dan undangan lainnya.

Ditandaskannya, untuk meningkatkan pelayanan, kebersihan dan keindahan lingkungan serta keamanan dan kenyamanan para guru dan siswa dalam melaksanakan kegiatan belajar mengajar, SD tersebut dijadwalkan dalam tahun ini mendapat bantuan dana rehabilitasi gedung dari Dana Alokasi Khusus (DAK).

Guna menunjang kelancaran dan keberhasilan pelaksanaan rehabilitasi gedung tersebut, seluruh komponen masyarakat khususnya orang tua murid, agar pro-aktif memberi dukungan dan bantuan, baik berupa moril maupun materil. Hal ini sesuai dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 Tentang Sistim Pendidikan Nasional (Sisdiknas), bahwa pembangunan bidang pendidikan bukan merupakan tanggung-jawab pemerintah semata, akan tetapi tanggung-jawab semua pihak, yakni pemerintah, swasta dan masyarakat.

Sedangkan untuk meningkatkan kelancaran dan keberhasilan program Wajib Belajar Pendidikan Dasar (Wajardikdas) 9 Tahun di Kota Sukabumi khususnya di Kecamatan Warudoyong, Wiwin Winarni berharap kepada segenap orang tua murid SD Babakan Sirna dan SD-SD lain yang putera-piterinya telah lulus ujian dari kelas 6, agar melanjutkan ke jenjang pendidikan SLTP, baik ke SMP Negeri dan Swasta, maupun ke Madrasyah Tsanawiyah atau ke Paket “B” Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM).

Sementara Kepala SDN Babakan Sirna I dan II, Dewi Puspitasari, S.Pd. dan Maesyaroh, S.Pd. menandaskan, dalam tahun pelajaran 2006-2007 pihaknya telah meterapkan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP). Kurikulum tersebut baru diterapkan di kelas 1 sampai dengan kelas 4. Sedangkan untuk kelas 5 dan 6, akan diterapkan dalam tahun pelajaran 2007-2008.

Dijelaskannya, dengan telah diterapkan kurikulum tersebut, antara kelas 1 sampai kelas 4 dengan kelas 5 dan 6, ada beberapa perbedaan sistim dalam pelaksanaan pembelajaran dan pengisian pelaporan pendidikan (Raport).

Dijelaskan pula, dalam mewujudkan visi dan misi sekolah, telah dilaksanakan berbagai cara dan upaya. Diantaranya melalui penerapan pembelajaran yang aktif, kreatif, efektif dan menyenangkan, sehingga dapat meningkatkan prestasi akademik siswa. Sementara upaya yang dilakukan dalam meningkatkan prestasi non akademik, diantaranya ditempuh melalui peningkatan kegiatan ekstra kurikuler, seperti Pramuka, Olahraga, Kesenian dan sebagainya. Dengan berbagai upaya dan kerja keras yang dilakukan pihak sekolah serta do’a dan dukungan semua pihak, seluruh siswa kelas 6 SD Babakan Sirna I dan II yang berjumlah 56 orang, dinyatakan lulus 100 persen, dengan nilai diatas rata-rata.

Menyinggung penyerahan Raport siswa kelas 1 sampai kelas 5, dilaksanakan pada hari Sabtu tanggal 30 Juni 2007. Sedangkan penyerahan Raport dan Surat Keterangan Hasil Ujian (SKHU) bagi siswa kelas 6, dilaksanakan pada hari Senin tanggal 2 Juli 2007. Sementara penyerahan Surat Tanda Tamat Belajar (STTB) siswa kelas 6 waktunya belum dapat dipastikan, karena pihak sekolah belum menerima blangko surat tersebut.

Sedangkan libur akhir tahun pelajaran 2006-2007, dimulai tanggal 2 sampai dengan 14 Juli 2007, dan masuk kembali pada tanggal 16 Juli 2007. Selanjutnya Penerimaan Siswa Baru (PSB), dimulai tanggal 3 sampai dengan 6 Juli 2007.

Pada bagian lain sambutannya, Kepala SD Babakan Sirna I dan II memohon maaf yang sedalam-dalamnya kepada segenap orang tua siswa, atas berbagai kekurangan dan keterbatasan dalam mendidik seluruh siswa di berbagai bidang ilmu pengetahuan, baik intra maupun ekstra kurikuler.

Namun demikian, sebagai akuntabilitas pihak sekolah kepada segenap orang tua murid, seperti dikatakan kedua Kepala Sekolah tersebut, dalam setiap tahun SD Babakan Sirna I dan II senantiasa meraih berbagai prestasi dalam bidang akademik dan non akademik. Adapun prestasi yang baru-baru ini berhasil diraih SD tersebut, diantaranya juara I Pasanggiri Biantara Bahasa Sunda, juara II Lomba Melukis, juara III Lomba Keterampilan Menganyam dalam Lomba Kreatifitas Siswa Tingkat Kecamatan Warudoyong, juara I dan III Senam Lantai dalam Porseni SD Tingkat Kota Sukabumi, juara II Senam Indonesia Sehat Tingkat Wilayah Bogor, juara I Lomba Adzan Tingkat Jawa Barat, juara harapan I Praktek Sholat Tingkat Jawa Barat, dan juara harapan I Puitisasi Tingkat Jawa Barat.

Sementara Ketua Komite Sekolah, Endang S, dalam kesempatan tersebut mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Kepala Sekolah dan Dewan Guru SD Babakan Sirna I dan II, yang telah ber-upaya optimal mendidik seluruh siswa, sehingga para siswa SD Babakan Sirna I dan II mampu berprestasi dalam bidang akademik dan non akademik, baik di Tingkat Kecamatan Warudoyong dan Kota Sukabumi, maupun di Tingkat Wilayah Bogor dan Propinsi Jawa Barat.

Acara kenaikan kelas dan pelepasan siswa kelas 6 SD tersebut, berlangsung gebyar dan semarak, membuat seluruh yang hadir dalam kesempatan tersebut terpesona dan terharu. Betapa tidak? sebab diisi berbagai keterampilan dan atraksi para siswa dan siswi SD setempat. Antara lain pembacaan Wahyu Illahi dan Saritilawah oleh siswa dan siswi kelas 5, yakni Abdul Latif dan Siti Sofiah, serta pagelaran berbagai jenis kesenian baik tradisional maupun modern kreasi guru dan siswa SD setempat. Diantaranya Upacara Adat, Rampak Sekar, Anggana Sekar, Tari, Angklung, Puisi, Calung, Solo dan Vocal Group.

Ketua Panitia Penyelenggara, Aam Rukmana menjelaskan, acara kenaikan kelas dan pelepasan siswa kelas 6 SDN Babakan Sirna I dan II ini merupakan program dan akuntabilitas sekolah kepada orang tua murid dan masyarakat.

Adapun yang menjadi dasar dari pelaksanaan acara tersebut, yakni program kerja SD Babakan Sirna I dan II Tahun Pelajaran 2006-2007, musyawarah Komite Sekolah dengan orang tua murid dan rapat intern Dewan Guru.

Maksud dan tujuannya untuk menumbuhkan kreatifitas guru dan siswa, meningkatkan prestasi siswa dalam bidang pendidikan non akademik, sekaligus melestarikan dan mengembangkan seni budaya khususnya seni Sunda.

Pada kesempatan tersebut diserahkan berbagai hadiah kepada sejumlah siswa berprestasi dari kelas 1 sampai kelas 6, serta cindera mata kepada Kepala Sekolah dan Guru yang dialih tugaskan. Antara lain Wawan Setiawan, S.Pd. yang menduduki jabatan baru sebagai Penilik PLS di Kecamatan Lembursitu, Tuti Rustilawati, S.Pd. yang dipromosikan menjadi Kepala SDN Benteng 2 Kecamatan Warudoyong, Winarti yang dialih-tugaskan menjadi Kepala SDN Cipanengah Kecamatan Lembursitu, dan Hajah Yeti Sumaryanti, S.Pd. yang dialih-tugaskan ke Kota Bogor.

Sementara Kepala Sekolah dan Guru yang dialih-tugaskan, dalam sambutannya yang diwakili Wawan Setiawan, mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya, seraya menyatakan merasa bangga kepada Kepala Sekolah, Dewan Guru, Komite Sekolah dan orang tua murid SD setempat, karena kendati telah dialih-tugaskan, tapi masih diundang dan diakui sebagai keluarga besar SDN Babakan Sirna.

 
Rabu, 30 Mei 2007
SDN CIPANENGAH CBM BERTEKAD MENJADI JUARA LOMBA SEKOLAH SEHAT TINGKAT NASIONAL
Reporter : Ratna Nurseha
 

Tidak berlebihan kiranya bila ada yang mengatakan jika ingin melihat contoh sekolah sehat bertaraf nasional, datanglah ke Kota Sukabumi. Karena Kota Sukabumi hampir setiap tahun selalu mendapat predikat juara dalam lomba sekolah sehat tingkat nasional. Salah satu sekolah sehat yang tahun 2007 ini diikutsertakan dalam Lomba Sekolah Sehat Tingkat Nasional adalah Sekolah Dasar Negeri Cipanengah Cipta Bina Mandiri (CBM). SDN Cipanengah CBM telah dinobatkan sebagai Juara Sekolah Sehat Tingkat Propinsi Jawa Barat dan berhak menjadi duta Jawa Barat dalam Lomba Sekolah Sehat (LSS) tingkat nasional.

Sekolah Dasar Negeri Cipanengah Cipta Bina Mandiri didirikan diatas tanah seluas 10.000 m2 berdasarkan SK Kepala Dinas Pendidikan Propinsi Jawa Barat Nomor : 421.2/SK.40-PENDAS/2006. Sekolah yang merupakan hasil regrouping dari SDN Cipanengah 1 dan 2 ini secara resmi digunakan sejak tanggal 20 Maret 2006 dengan ditandai acara peresmian oleh Gubernur Jawa Barat. Adapun cikal bakal SDN Cipanengah CBM ini bermula dari SDN Cipanengah yang didirikan pada tahun 1957 diatas hamparan tanah seluas 2.244 m2. Pada perkembangan selanjutnya, yaitu pada tahun 1973 diatas lahan yang sama dibangun gedung baru yang kemudian diberi nama SDN Cipanengah 2.

Sebelum bergabung dengan Kota Sukabumi, SDN Cipanengah 1 dan 2 awalnya berada dibawah naungan Cabang Dinas P dan K Kecamatan Baros. Namun sejak tahun 1996 dialihkan statusnya sehingga berada pada lingkungan Dinas P dan K Kota Sukabumi. Sejarah mencatat bahwa keberadaan sekolah yang sehat dan asri ini bermula dari upaya pemerintah dalam mewujudkan pendidikan yang bermutu.

Sekolah yang memiliki visi “Terwujudnya Sekolah Sehat, Cerdas, Taat Dan Mandiri Dilandasi Iman Dan Taqwa” ini menampung 654 murid yang terdiri dari 347 siswa 307 siswi dengan dibimbing oleh sejumlah personil yang memiliki keahlian dan kualifikasi pendidikan berijazah S2, S1 dan Diploma 2, terdiri dari : 1 orang kepala sekolah, 18 orang guru kelas, 3 orang guru agama, 4 orang guru penjas, 1 orang guru kesenian, 1 orang guru Bahasa Inggris, 1 guru Komputer, 2 orang pengelola perpustakaan, 3 orang tata usaha, 3 orang penjaga sekolah, 1 orang satpam dan 2 orang penelola cafetaria.

Meski baru setahun berdiri, namun dibawah bimbingan Drs. Asep Rukman Wirria selaku Kepala Sekolah, SDN CBM ke-6 di kota Sukabumi ini telah mampu mengukir banyak prestasi, diantaranya juara I Lomba Dokter Kecil Tingkat Kecamatan, kemudian masih pada tahun 2006 meraih juara I Lomba Sekolah Sehat berturut-turut mulai tingkat Kecamatan, Kota dan Wilayah I Bogor. Sementara untuk juara tingkat Propinsi Jawa Barat diraih tahun 2007. Selain itu dalam bidang olahraga beberapa prestasi juga telah diukir diantaranya juara I lomba Marathon tingkat Kota Sukabumi, Juara I Lomba Atletik (Lompat Jauh) tingkat Kota Sukabumi, Juara III Bulutangkis Single Putra Tingkat Propinsi dan Siswa Terbaik Putra dan Putri Kebugaran Jasmani Tingkat Nasional.

Tersedianya sarana dan prasarana yang lengkap di sekolah ini tentu saja sangat menunjang terselenggaranya kegiatan belajar mengajar dan ekstra kulikuler yang dilaksanakan oleh seluruh warga sekolah. Kegiatan belajar dilaksanakan tidak hanya berupa teori di ruang kelas, namun juga dilengkapi dengan pelajaran praktek dalam rangka membina life skill bagi peserta didik. Diantara praktek life skill mood sederhana yang dilakukan di sekolah ini yakni dengan mengolah makanan khas daerah seperti : terong ungu, manisan pala, juice/stup nanas, obat-obatan tradisional seperti sirup mahkota dewa, kumis kucing, dan minuman segar markisa.

Kegiatan Usaha Kesehatan Sekolah di SD Negeri Cipanengah CBM mengacu pada Trias UKS, yaitu penyelenggaraan pendidikan kesehatan yang meliputi aspek penanaman pengetahuan dan keterampilan, pembiasaan hidup bersih dan sehat melalui pendidikan kesehatan dilaksanakan terintegrasi dan terpisah dengan program kegiatan belajar mengajar. Penanaman kebiasaan hidup bersih dan sehat dilakukan melalui kegiatan rutin terjadwal, kegiatan spontan dan kegiatan teladan dari para pendidik. Sedangkan penerapan kecakapan berprilaku hidup yang baik dilakukan melalui program pembiasaan seperti kegiatan kuliah dhuha, olah raga massal, Jumat bersih, gerakan cuci tangan dan gosok gigi massal, gerakan hidup aktif nasional, kerja bakti di lingkungan sekitar sekolah, kunjungan dokcil ke posyandu dalam kegiatan penimbangan bayi dan imunisasi.

Salah satu misi sekolah yang berkenaan dengan pengembangan Usaha Kesehatan Sekolah adalah “Menumbuhkembangkan Prilaku Hidup Sehat Dalam Kehidupan Sehari-hari”, bertujuan untuk memupuk kebiasaan hidup sehat dan mempertinggi derajat kesehatan anak didik, sebab hidup sehat merupakan dasar bagi siswa untuk memperoleh pembelajaran yang efektif, inovatif dan kreatif. Berkenaan dengan hal tersebut, dapat disimpulkan bahwa kesehatan siswa berimplikasi terhadap pembelajaran yang bermakna bagi siswa. Oleh karena itu, program sekolah sehat merupakan langkah strategis guna mendukung program peningkatan mutu pendidikan.

Dalam rangka pengembangan program UKS, saat ini SD Negeri Cipanengah CBM sedang mengembangkan program kompostik yang merupakan bagian dari program sekolah berwawasan lingkungan. Program kompostik ini bertujuan untuk memanfaatkan sampah organik menjadi kompos.

Berkenaan dengan pengembangan program sekolah sehat berwawasan lingkungan, sebagai langkah awal, pada tahun ajaran 2006/2007 SDN Cipanengah CBM telah mencanangkan Gerakan Penanaman 911 pohon. Pada setiap pohon yang ditanam diberikan label nama dan waktu penanamannya. Pemeliharaan rutin dilakukan oleh masing-masing siswa penanam pohon. Diharapkan dalam setiap tahunnya pohon tersebut tidak berkurang. Ketika si penanam keluar dengan alasan pindah sekolah atau pun lulus berijazah dari Sekolah ini, maka perawatan dan pemeliharaan pohon tersebut akan digantikan oleh siswa penggantinya. Berkaitan dengan program sekolah sehat berwawasan lingkungan ini pula, pada tanggal 16 April 2007 lalu, Sekolah ini ditetapkan menjadi nominator program Adiwiyata Tingkat Nasional.

Menurut Drs. Asep Rukman Wirria, Program UKS yang dijalankan di SDN Cipanengah CBM dilaksanakan bukan semata-mata karena adanya lomba, namun terlebih karena perilaku hidup sehat sudah menjadi kebiasaan sehari-hari yang dilakukan oleh seluruh komponen warga sekolah. Jadi, adanya lomba Sekolah Sehat ini bukan dijadikan tujuan namun dijadikan sebagai alat pembinaan untuk menjadikan sekolah ini menjadi lebih baik lagi. Karena itu, adanya lomba sekolah sehat diharapkan dapat dapat membawa pengaruh yang lebih baik bagi peserta didik maupun bagi warga sekolah yang lain.

Meskipun demikian, seluruh komponen warga sekolah berharap keikutsertaan SDN Cipanengah CBM dalam Lomba Sekolah Sehat Tingkat Nasional ini bukan hanya sekedar menjadi peserta penghibur, namun dapat menjadi salah satu kandidat juara untuk kembali menjadi wakil Kota Sukabumi sekaligus duta Jawa Barat di kancah nasional mengikuti sekolah-sekolah lain yang telah terlebih dahulu membawa harum nama Kota Sukabumi menjadi juara sekolah sehat tingkat nasional.

 
Kamis, 11 Mei 2006
PENINGKATAN KEBERSIHAN DAN KESEHATAN DI SDN DAYEUH LUHUR CBM
Reporter : Djatnika
 

SDN Dayeuhluhur CBM meningkatkan kebesihan keindahan dan kesehatan di lingkungan sekolah dan sekitarnya.

Hal tersebut ditegaskan Kepala SDN Dayeuhluhur CBM, Asep Sudayat, S.Pd. diantaranya ditempuh melalui penerapan Keputusan Walikota Sukabumi Nomor 288 Tahun 2003 tentang bebas rokok di setiap lingkungan sekolah dan Surat Walikota Sukabumi Nomor 451/1284/Perkesra tahun 2002 tentang himbauan untuk menerapkan kehidupan beragama di sekolah-sekolah seperti melakukan shalat berjamaah dan membaca Al-Qur’an bagi yang beragama Islam.

Selain itu juga ditempuh melalui slogan-slogan disekitar lingkungan sekolah dan ruangan kelas dibuat oleh kepala sekolah dan guru-guru setempat.

Sedangkan untuk meningkatkan keterampilan dan kecakapan para siswa seluruh siswa selama 10 menit sebelum belajar diwajibkan melaksanakan kegiatan iqro atau membaca Al qur’an, sholat duha, sholat dhuhur berjama’ah serta pada setiap hari Jum’at diwajibkan mengikuti kultum dan sholat Jum’at berjama’ah di masjid jami terdekat karena di SD tersebut hingga saat ini belum memiliki mesjid.

Disamping itu pada setiap bulan Ramadhan seluruh siswa diwajibkan mengikuti pesantren kilat, buka bersama dan tarawih bersama-sama dengan kepala sekolah, guru-guru, komite sekolah, komite kelas dan orang tua murid yang diakhiri dengan acara halal bil halal serta peringatan kegiatan hari-hari besar Islam lainnya.

Diharapkan berbagai kegiatan dan kewajiban tersebut dapat menciptakan dan meningkatkan akhlakul karimah serta keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT khususnya warga SDN Dayeuhluhur CBM dan sekitarnya.

 
Rabu, 3 Mei 2006
SDN CBM KOTA SUKABUMI PATUT DIJADIKAN MODEL DITINGKAT REGIONAL DAN NASIONAL
Reporter : Deden Dendayasa
 

foto berita Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, Prof. DR. Ir. Ginanjar Kartasasmita bersama Prof. Moh. Surya dan Prof. DR. Nugraha Besoes, merasa terharu dibarengi rasa bangga ketika melakukan kunjungan kerja ke Kota Sukabumi, saat melihat kondisi fisik sejumlah pembangunan sekolah di kota ini karena menurut pandangan mereka, selama melakukan kunjungan kerja ke 25 daerah kota kabupaten di Jawa Barat, baru pertama kali ini melihat dan menyaksikan sendiri pembangunan SDN yang dilengkapi sarana dan prasarana yang cukup memadai. Baik ditinjau dari segi artistik dan nilai estetika bangunan sekolah yang ditata sedemikian rupa yang dapat mengundang rasa aman, nyaman bagi warga sekolah terutama dalam menunjang proses belajar mengajar.

Ketika Prof. DR. Ir. Ginanjar Kartasasmita dimintai keterangannya oleh sejumlah wartawan di SDN Cipanengah CBM dan SDN Pakujajar CBM, “Bahwa SDN CBM ini selayaknya dapat dijadikan sebuah model khususnya di Jawa Barat dan umumnya di Indonesia dan dari hasil temuan cukup berharga ini, sebagai input bermakna yang akan diangkat di tingkat nasional dalam upaya mendongkrak Indeks Pembangunan Manusia (IPM), khususnya di sektor pendidikan.

Ditegaskan Ginanjar, IPM Provinsi Jawa Barat masih tertinggal jauh dibandingkan propinsi lainnya, padahal sesuai arah kebijakan yang ada, pembangunan Provinsi Jawa Barat tahun 2010 optimis, dengan iman dan takwa menjadikan provinsi termaju di Indonesia dan mitra terdepan ibukota Negara.

Upaya mencapai harapan-harapan yang diinginkan, agar tidak sebatas angan-angan atau wacana tetapi diperlukan adanya langkah konkrit dengan memanfaatkan kualitas sumber daya manusia dan potensi yang ada untuk mengatasi ketertinggalan ini.

Ginanjar mengungkapkan, anggota DPD asal Jawa Barat pada masa resesnya memanfaatkan waktu untuk mencari input bermakna dari seluruh daerah di Jawa Barat dengan harapan nanti dapat dijadikan sebagai pijakan bagi arah pembangunan Jawa Barat secara konkrit dan aplikatif.

Lebih lanjut Ginanjar mengungkapkan, potensi sumber daya manusia di Jawa Barat pada dasarnya sangat memungkinkan mendorong provinsi ini menjadi propinsi termaju dikarenakan banyaknya perguruan tinggi ternama seperti ITB, Unpad, UPI, Unpad, Unpas, Unjani dan masih banyak perguruan tinggi lainnya. Namun dibalik potensi yang cukup menonjol ini, malahan provinsi Jawa Barat dinilai masih tertinggal dibandingkan daerah lainnya. Hal ini ditandai dengan rendahnya IPM dan buruknya infrastruktur di beberapa daerah di Jawa Barat. Kondisi ini dimungkinkan karena alokasi umum DAU Jawa Barat relatif lebih kecil dibandingkan daerah-daerah lainnya. Padahal dilihat dari luas wilayah dan jumlah penduduk Jawa Barat sangat mengherankan DAU yang diperoleh lebih kecil.

Walikota Sukabumi, H. Mokh. Muslikh Abdussyukur, S.H., M.Si. menegaskan, Kota Sukabumi telah mendapat kepercayaan dari pemerintah Provinsi Jawa Barat sekaligus menerima bantuan melalui Program Pendanaan Kompetitif (PPK) dalam upaya mendongkrak Indeks Pembangunan Manusia (IPM). Bantuan ini diarahkan ke daerah Kecamatan Baros, Cibeureum dan Lembur Situ agar nantinya daerah ini sejajar dengan daerah Kecamatan Cikole, Citamiang, Gunungpuyuh dan Warudoyong. Diharapkan pada tahun 2008 IPM Kota Sukabumi mencapai nilai 80.

 
Rabu, 22 Maret 2006
Pembangunan SDN Cipanengah CBM Menambah Nuansa Kebanggaan Warga Kota Sukabumi
Reporter : Deden Dendayasa
 

Pemerintah dan warga masyarakat kota Sukabumi, nampaknya merasa alergi, apabila melihat bangunan sekolah yang tidak karuan, dibangun asal-asalan, seperti didaerah kota kabupaten lain , karena mungkin belum memiliki program yang jelas atau pandangan jauh kedepan untuk membenahi, mengukir nasib masa depan anak bangsa ini, sehingga tidak heran apabila mutu pendidikan di Indonesia, menurut analisa fihak UNDP berada diurutan ke 111 setelah Vietnam, `apakah kita tidak merasa prihatin ?`, Dulu negara Malaysia belajar ke Indonesia, akan tetapi sekarang malah sebaliknya.
Menyikapi situasi demikian, pemerintah kota sukabumi bersama-sama komponen masyarakat yang ada menggeliat, menyatukan persepsi yang sama untuk memiliki pandangan jauh kedepan yang dituangkan dalam bentuk visi kota, yakni sebagai pusat pelayanan jasa terpadu di bidang perdagangan pendidikan dan kesehatan. Dalam mewujudkan visi tersebut dilandasi komitmen kuat, taat terhadap azas dalam melaksanakan tugas konstitusional, dengan memperhatikan aspirasi yang berkembang di masyarakat. dalam perjalanannya dijiwai pemerintahan yang amanah dengan format paradigma surgawi, meliputi dimensi kultural dan dimensi sosial ekonomi.
Salah satu bentuk Kiprah nyata yang dipentaskan oleh pemerintah daerah bersama private sector dan civil society di kota Sukabumi, dalam meningkatkan mutu pendidikan di kota sukabumi, digulirkan bertahap melalui manuferisasi pembangunan SDN-SDN unggulan (Cipta Bina Mandiri/CBM) di setiap wilayah kecamatan yang dibangun cukup refresentatif, seperti pembangunan SDN Cipanengah Cipta Bina Mandiri yang baru selesai akhir bulan februari 2006 di komplek dinas P dan K Kecamatan Lembursitu.
Kepala Kantor Infokom, Drs. H. A. Hamdan MM, dan Kepala Dinas P dan K Kota Sukabumi Drs. Mulyono MM, menjelaskan, SDN CBM Cipanengah merupakan sekolah kebanggan warga Kota Sukabumi, dibangun diatas area 10,000 m2 dengan luas bangunan 2.662 m2 dan luas halaman 4.781 m2, sementara fasilitas yang dibangun meliputi 18 RKB, ruang perpustakaan, laboratorium bahasa, lapangan upacara, lapangan olah raga, kantor tata usaha, ruang guru, kepala sekolah, UKS, WC, Musholla, Gazebo/auditorium, kantin, rumah dinas penjaga dan lahan parkir.
Walikota Sukabumi, H. Mokh. Muslikh Abdussyukur, SH MSi menegaskan Sekolah Dasar Negeri Cipanengah Cipta Bina Mandiri, merupakan regrouping dari 4 sekolah dasar negeri I, II, III dan IV, pembangunannya dibagi dalam dua tahun anggaran dengan menelan biasa sebesar Rp 3.250.000.000,-. Program regrouping telah mampu menekan kekurangan guru SD, dari semula 517 orang pada tahun 1997, menjadi kelebihan guru, khususnya untuk guru agama pada tahun 2006 ini.
Keberadaan beberapa sekolah dasar hasil regrouping seperti SDN Cipanengah Cipta Bina Mandiri telah mampu melahirkan juara-juara nasional, sebagai duta Propinsi Jawa Barat dalam Lomba Sekolah Sehat, tahun 1996 oleh SDN Gentra Masekdas, tahun 2002 oleh SDN Dewi Sartika CBM, tahun 2004 oleh SDN Pakujajar CBM dan tahun 2005 oleh SDN Baros kencana CBM.
Lebih lanjut H. Mokh. Muslikh Abdussyukur, SH MSi menegaskan, dalam final penilaian lomba sekolah sehat tingkat nasional pada tahun ini 2 sekolah berasal dari kota sukabumi yaitu TK. Negeri pembina Kecamatan baros dan SDN Gunung puyuh Cipta Bina Mandiri, sama halnya dalam lomba gugus sekolah tingkat nasional pada tahun ini juga berasal dari kota sukabumi, yaitu gugus yang bermarkas di SDN Baros kencana CBM, dan untuk sekolah berwawasan lingkungan tingkat nasional juga berasal dari kota sukabumi, yaitu SDN Pakujajar CBM, SDN Baros kencana CBM, SMP Negeri 3 dan SMK negeri 2 . Akan menjadi suatu kebanggaan sekolah, juara nasional dalam era Gverment Competitive, apabila ada suatu yang dapat dipajang di sekolah tersebut, sebagai reward dari propinsi jabar atas keberhasilannya.
Ditegaskan Walikota Sukabumi, strategi lain yang ditempuh Pemerintah Kota Sukabumi dibidang pendidikan, khususnya dalam upaya peningkatan angka Indek Pembangunan Manusia (IPM), adalah memantapkan penuntasan wajar Dikdas 9 tahun dan rintisan pelaksanaan wajib belajar pendidikan 12 tahun. Selain dengan bantuan beasiswa, baik bersumber dari pemerintah pusat, APBD propinsi jabar maupun dari APBD Kota Sukabumi, suksesnya wajib belajar pendidikan yang berkualitas, perlu didukung oleh sarana prasarana yang memadai “ujarnya”.
“ Sejak saat ini kami mulai menata gedung SMP dengan konsep Sekolah Standar Nasional, yaitu SMP Negeri 10 dengan luas lahan 11.550 meter persegi , dengan menelan biaya dari APBD Kota Sukabumi sebesar Rp. 5.862.000.000,- yang dibangun dalam 2 tahun anggaran”. Total anggaran sector pendidikan untuk belanja aparatur dan publik setiap tahun rata-rata mencapai 32 prosen dari total APBD Kota Sukabumi. Sementara bantuan propinsi jabar kepada kota sukabumi yang dialokasikan untuk pembangunan berbagai sarana prasarana fisik sekolah pada tahun anggaran 2005 sebesar Rp 6.260.200.000,- digunakan untuk rehabilitasi dan penambahan ruang kelas baru pada jenjang SMP/Mts/SMA/SMK, Block Grant pembinaan TK dan pembinaan BBE/Lifeskill.
Upaya meningkatkan angka IPM saat ini telah mencapai angka 73,94 point, dan pembangunan bidang kesehatan merupakan salah satu skla prioritas. Dalam tahun anggaran 2005, alokasi dana bagi pembangunan bidang kesehatan diluar belanja aparatur bersumber dari APBD Kota Sukabumi sebesar Rp. 30.901 689.000,-, sedangkan dalam tahun anggaran 2005 bantuan propinsi jabar di bidang kesehatan sebesar Rp 2.316.129.000,- yang telah dipergunakan untuk Pembangunan Strerilisasi center, pembangunan neonathal Intensive Care Unit dan pembangunan Gedung Diagnostic Center di RSUD R. Syamsudin serta untuk pelaksanaan Immunisasi Folio dan pembinaan TP UKS.
Berbagai prasarana yang telah dibangun, RSUD Syamsudin SH Kota Sukabumi, telah siap untuk dijadikan sebagai rumah sakit rujukan bagi penderita HIV dan Flu burung di wilayah Jawa barat, namun belum dilengkapi dengan sarana pendukung lainnya seperti ventilator. Saat ini Pemerintah Kota sukabumi, tengah berupaya keras untuk merealisasikan pembangunan ruang rawat inap khusus di RSUD Syamsudin SH, bagi anggota korpri secra gratis dengan menggunakan fasilitas Askes. Lahan peruntukan telah tersedia, namun memang sumber pembiayaannya masih kendala, masih perlu mendapat perhatian dari pemerintah propinsi jawa barat untuk program inovatif ini.
Program Pemerintah kota sukabumi dalam meningkatkan daya beli masyarakat , tidak terlepas dari pembangunan berbagai infrastruktur, prasarana jalan yang dapat memudahkan mobilitas barang dan orang. Dalam tahun anggaran 2005, bantuan propinsi jabar untuk bidang kebinamargaan sebesar Rp 3 milyar telah dipergunakan untuk pelebaran jalan propinsi, yaitu ruas jalan baros, termasuk bantuan untuk penyelesaian jalan lingkar selatan sebesar Rp 1 milyar dalam tahun anggaran 2006, dan untuk penyelesaian jalan baros masih dibutuhkan tambahan dana sebesar Rp 4 milyar.
Sebagaimana dihadapi oleh kota-kota lain, Kota Sukabumi, saat ini tengah dihadapkan kepada permasalahan bidang pengaturan lalu lintas perkotaan terutama dengan semakin banyaknya jumlah kendaraan dan relatif kecilnya penambahan ruas jalan. “ Berbagai inovasi dan rekayasa telah kami lakukan dalam manajemen lalu lintas dan Alhamdulillah telah tiga kali kota sukabumi mendapat anugrah Piala Wahana Tata Nugrah, pada tahun 1997, 2003 dan 2004 , sebelunya pada tahun 1995 dan 1996 baru mendapat sertifikat Wahana Tata Nugraha. Dan Insya Allah pada tanggal 22 Marety 2006, kota sukabumi kembali akan menerima Piala Wahana Tata Nugraha dari Presiden untuk penilaian tahun 2005.
Sebagai wujud dari implementasi UU nomor 32 tahun 2004, tentang pemerintahan daerah, Pemerintah kota sukabumi telah berupaya melakukan sinerjitas hubungan antara urusan yang menjadi kewenangan daerah dengan urusan pemerintah pusat, khususnya dengan instansi vertical, selama ini untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat. dan sebagai ilustrasi, kendati urusan agama menjadi urusan pemerintah pusat, tapi kota sukabumi, tetap memberikan bantuan untuk sarana keagamaan maupun insentif bagi para guru Madrassah Ibtidaiyah . Sementara bantuan dari propinsi jabar sebesar Rp 250 juta telah disalurkan, termasuk bantuan untuk honor bagi para guru madrassah sebesar Rp 120 juta bagi 200 orang guru masing-masing mendapatkan Rp 600 ribu.
Disampaikan Drs. Mulyono, MM, untuk kelancaran proses kegiatan belajar mengajar (KBM) di SDN Cipanengah Cipta Bina Mandiri, telah dipersiapkan secara selektif 25 unsur pendidik dengan jumlah peserta didik sebanyak 800 siswa, dan untuk kenyamanan warga sekolah, diseputar halaman depan ruang dan belakang sekolah dibangun blumbak dengan ditanami berbagai tanaman hias yang ditata sedemikian rupa, sehingga menambah nuansa kesejukan, keasrian, keindahan sekolah tersebut.
Walikota Sukabumi, H. Mokh. Muslikh Abdussyukur, SH MSi menegaskan bahwa SDN – SDN Cipta Bina Mandiri yang telah dibangun disetiap Kecamatan, telah tampil berturut-turut sebagai juara pertama dalam lomba UKS di tingkat nasional, dan pada tahun 2006 TK Negeri Pembina Jalan garuda Kecamatan baros dan SDN Gunung puyuh pada tahun ini mewakili jawa barat dalam lomba yang sama ditingkat nasional. Karena keduanya telah berhasil menduduki peringkat pertama di tingkat jawa barat dalam lomba tersebut.
Menurut Kepala SDN Cipanengah CBM, Drs. Asep Rukmana Wiria, di sekolah ini seluruh peserta didik dilatih untuk melestarikan bahasa dan kesenian daerah sunda, khususnya seperti tarian Gending dan tarian ini sengaja dipersiapkan untuk mengisi acara penyambutan, sementara untuk program bahasa daerah(bahasa sunda), setiap hari sabtu memberlakukan kewajiban siswa menggunakan bahasa sunda yang baik dan benar, karena sampai saat ini masih terdapat yang menyalah artikan, antara pertanyaan dan jawaban menurut kaidah yang sebenarnya, sebagaimana dituturkan Drs Asep ` Wangsul timana, ?, dijawab wangsul ti pasar, sedangkan jawaban yang benar adalah ` Mulih ti pasar.
Menyinggung masalah keberhasilan program Wajar Dikdas 9 tahun, Drs. Asep menambahkan, yang telah berhasil di kota sukabumi, bahkan sekarang sedang merintis Wajar Dikdas 12 tahun. Mungkin itulah sebagai wujud komitmen Pemerintah dan warga masyarakat kota sukabumi dalam masalah dunia pendidikan, namun hal inipun tentunya tidak terlepas dari sosok kepemimpinan kepala daerahnya, karena menurut pandangan seluruh unsure pendidik/guru-guru disemua jenjang pendidikan , dari mulai tingkat TK, SD, SMP< SMU sampai ke tingkat perguruan tinggi, bahwa Walikota Sukabumi, H. Mokh. Muslikh Abdussyukur, SH MSi, merupakan seorang figure pimpinan yang benar benar yang sangat perhatian terhadap dunia pendidikan, memiliki komitmen kuat terhadap dunia pendidikan, upaya mencetak anak bangsa berkualitas yang mampu menjawab tantangan dimasa kini dan mendatang.
Karena itulah ` ungkap ` kalangan pendidik sampai saar ini dimata kota/kabupaten lain diperhitungkan, sehingga tidak heran apaqbila wajar dikdas Award di raih oleh kota sukabumi. Disamping penghargaan-penghargaan lainnya yang telah diraih , baik penghargaan dari pemerintah propinsi jawa barat maupun dari pihak pemerintah pusat. Sekolah dasar negeri cipta bina mandiri di Kota Sukabumi, yang telah meraih peringkat pertama di tingkat nasional diantaranya, SDN Dewi sartika Cipta bina mandiri pada tahun 2003, SDN Pakujajar Cipta bina mandiri pada tahun 2004, dan SDN Baros kencana Cipta Bina Mandiri pada tahun 2005.

 
Jumat, 3 Maret 2006
SDN Dayeuh Luhur CBM baru 2 tahun, tapi banyak meraih prestasi.
Reporter : Endang Sumardi
 

SDN Dayeuh Luhur CBM yang berlokasi di wilayah Kelurahan Dayeuh Luhur Kecamatan Warudoyong, saat ini baru ber-usia 2 tahun. Bila diibaratkan manusia, usia tersebut baru menginjak Balita. Untuk itu, Kepala SD tersebut, Asep Sudayat, S.Pd., menghimbau semua pihak khususnya unsur dinas/instansi, tokoh masyarakat, alim ulama, tokoh pemuda, wanita dan orang tua murid, agar senantiasa pro-aktif membantu dan membimbing dalam merealisasikan berbagai program yang digulirkan, baik dalam bidang akademik maupun non akademik, supaya SD yang baru menginjak usia Balita tersebut, kelak menjadi anak, remaja dan orang dewasa yang sempurna. Hal tersebut disampaikan Asep Sudayat, saat memberi sambutan pada ceramah keagamaan, dalam rangka memperingati dan mensyukuri 2 tahun usia SD tersebut, sekaligus menyemarakan tahun baru Islam 1 Muharam 1427 Hijriyah, baru-baru ini, di halaman SD setempat. Sementara mubaligh, Drs. H. Deden Dahlan, disela-sela ceramahnya menjelaskan, kendati usia SDN Dayeuh Luhur CBM baru 2 tahun atau masih bayi, namun bayi ini bagaikan bayi Nabi Musa AS, yakni bayi yang telah dewasa. Buktinya, kendati baru ber-usia 2 tahun, tapi telah banyak meraih prestasi, baik dalam bidang akademik maupun non akademik. Ceramah keagamaan yang berlangsung hidmat, tertib dan aman ini, mengambil tema: Dengan syukuran HUT ke-2 SDN Dayeuh Luhur CBM dan tahun baru Islam 1427 Hijriyah, kita hijriyah karena Allah dan Rasulnya. Usai ceramah keagamaan, dilanjutkan acara hiburan, menampilkan berbagai atraksi seni Islami, kreasi siswa SD setempat. Dalam kesempatan tersebut, Kepala SDN Dayeuh Luhur CBM, Asep Sudayat, menyerahkan santunan kepada 20 siswa kelas 1 sampai dengan kelas 6 dari keluarga kurang mampu, berupa seragam sekolah, tas, peci, sepatu, kaos kaki dan ikat pinggang. Santunan yang nilainya mencapai 1 juta rupiah tersebut, hasil infak dari siswa SD setempat.

 
Selasa, 3 Januari 2006
TK Negeri Pembina dan SDN Gunung Puyuh CBM, juara Lomba Sekolah Sehat Tingkat Jawa Barat.
Reporter : Endang Sumardi
 

TK Negeri Pembina dan SDN Gunung Puyuh CBM Kota Sukabumi, berhasil meraih gelar juara Lomba Sekolah Sehat Tingkat Jawa Barat, tahun 2005. Sedangkan SMK Negeri 2 Kota Sukabumi, pada lomba yang sama, hanya mampu meraih gelar juara kedua. Ketiga sekolah yang berhasil meraih gelar juara tersebut, disamping mendapat piagam penghargaan dan trophy, juga mendapat hadiah uang dari Gubernur Jawa Barat, yang diserahkan pada tanggal 29 Desember 2005, bertempat di Ruangan Sidang Gedung Sate Bandung. Selain itu, dalam evaluasi kinerja Wajardikdas 9 Tahun Tingkat Jawa Barat Tahun 2005, Kota Sukabumi berhasil meraih Wajardikdas Award dari Gubernur Jawa Barat, tepatnya pada tanggal 6 Desember 2005, di Bandung; dan Kecamatan Cikole, pada evaluasi kinerja kecamatan khususnya dalam pelaksanaan Otonomi Daerah (Otda) tahun 2005 tingkat Jawa Barat, berhasil meraih predikat terbaik, serta mendapat piagam penghargaan dan hadiah seperangkat komputer dari Gubernur Jawa Barat, tepatnya pada tanggal 27 Desember 2005, di Bandung. Dengan demikian, dalam bulan Desember 2005, Kota Sukabumi mendapat 5 penghargaan dari Gubernur Jawa Barat. Ke-5 penghargaan tersebut, kata Walikota Sukabumi, H. Mokhamad Muslikh Abdussyukur, SH. MSi, merupakan keberhasilan semua pihak, sebagai “kado” tahun baru bagi masyarakat dan Pemerintah Kota Sukabumi. Menyinggung jumlah sekolah di Kota Sukabumi yang telah berhasil meraih predikat juara lomba sekolah sehat, baik di tingkat nasional maupun di tingkat regional Jawa Barat, hingga saat ini telah mencapai 9 sekolah. Karena sebelumnya, sebanyak 6 sekolah telah berhasil meraih predikat juara di tingkat nasional dan regional. Antara lain: SDN Benteng 1 Gentra Masekdas, SDN Dewi Sartika CBM, SDN Pakujajar CBM, SMP Negeri 5, SDN Baros Kencana CBM, dan TK Al-Azhar. Walikota Sukabumi menandaskan, ke-9 sekolah yang berhasil meraih gelar juara lomba sekolah sehat tersebut, merupakan keberhasilan semua pihak, khususnya Pemerintah Kota Sukabumi, dinas/instansi terkait, orang tua murid dan siswa. Selain itu, keberhasilan tersebut layak diper-oleh, karena dipersiapkan cukup lama, melalui pembinaan yang sistematis dan terencana, sehingga dapat menumbuhkan pola perilaku hidup sehat, khususnya bagi warga sekolah dan umumnya bagi masyarakat. Lebih jauh Walikota Sukabumi menjelaskan. pembinaan usaha kesehatan sekolah (UKS) di Kota Sukabumi, tidak hanya dilakukan pada jenjang pendidikan SD semata, akan tetapi dilakukan di seluruh jenjang persekolahan. Maksud dan tujuannya, untuk mewujudkan lingkungan sekolah sebagai tempat yang sehat dalam arti luas, yaitu sehat secara fisik dan sehat secara spiritual.

 
   
Pemerintah Kota Sukabumi
Jl. R. Syamsudin, S.H. No. 25 Telepon/Fax (+62266) 221123
Sukabumi, Jawa Barat - Indonesia
Kantor Komunikasi dan Informatika Kota Sukabumi 2013