|
Untitled Document
|
| |
| Rabu, 22 Mei 2013 |
| WALIKOTA SUKABUMI TINJAU LOKASI LONGSOR DI KAMPUNG SUKAWARNA |
| Reporter : ENDANG SUMARDI |
| |
|
Walikota Sukabumi, H. Muhamad Muraz, S.H., M.M., Wakil Walikota Sukabumi, H. Achmad Fahmi, S.Ag., M.M.Pd., dan Sekretaris Daerah Kota Sukabumi, Doktor H.M.N. Hanafie Zain, M.Si., beserta para pejabat dan aparat instansi terkait, hari Rabu, 22 Mei 2013, melakukan peninjauan ke lokasi tanah longsor, tepatnya di wilayah RT 5 RW 1 Kampung Sukawarna, Kelurahan Sindangsari, Kecamatan Lembursitu, Kota Sukabumi.
Sejumlah warga masyarakat di sekitar lokasi tanah longsor menjelaskan, longsor terjadi pada hari Selasa malam, 21 Mei 2013, serta mengakibatkan bagian belakang belasan bangunan rumah kontrakan rusak berat dan ringan. Selain itu, juga seorang penghuni rumah kontrakan dibawa ke rumah sakit, karena mengalami luka-luka, akibat tertimpa bagian bangunan yang roboh.
Sedangkan terjadinya longsor tersebut, akibat pondasi tembok untuk bangunan sebuah pertokoan, milik salah seorang pengusaha sepanjang 50 meter jebol, karena tidak kuat menahan resapan air, yang diatasnya terdapat urugan tanah. Dijelaskan pula, pada saat terjadinya longsor, para penghuni rumah kontrakan tersebut, sedang berkumpul di dalam rumah kontrakannya masing-masing.
Sejumlah warga masyarakat di sekitar lokasi longsor, khususnya pemilik dan para penghuni rumah kontrakan tersebut, meminta kepada pemilik tanah dan pengembang bangunan pertokoan tersebut, agar bertanggungjawab, sekaligus memperbaiki seluruh bangunan rumah kontrakan yang rusak, serta membersihkan tanah akibat longsor tersebut.
Walikota Sukabumi, H. Muhamad Muraz, S.H., M.M., saat dimintai komentarnya oleh sejumlah wartawan media cetak dan elektronik, terkait permintaan yang disampaikan warga masyarakat, khususnya pemilik dan para penghuni rumah kontrakan tersebut menandaskan, pihaknya akan memfasilitasi permintaan warga masyarakat tersebut, dengan memerintahkan seluruh aparat instansi terkait.
Maksud dan tujuannya, untuk segera memanggil pemilik tanah dan pengembang bangunan pertokoan tersebut, guna dimintai keterangan atas jebolnya pondasi tuntuk bangunan pertokoan tersebut, yang mengakibatkan terjadinya longsor ke pemukiman warga masyarakat. Selain itu, juga untuk dimintai pertanggungjawabannya, untuk segera memperbaiki seluruh bangunan rumah kontrakan yang rusak, serta membersihkan tanah akibat longsor tersebut.
|
| |
| Rabu, 22 Mei 2013 |
| WALIKOTA SUKABUMI BUKA PASANGGIRI SEKAR GENDING TAHUN 2013 |
| Reporter : ENDANG SUMARDI |
| |
|
Walikota Sukabumi, H. Muhamad Muraz, S.H., M.M., hari Rabu, 22 Mei 2013, di Halaman Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (P dan K) Kota Sukabumi, secara resmi membuka Pasanggiri Sekar Gending Tingkat Kota Sukabumi Tahun 2013. Pasanggiri yang diselenggarakan Dinas P dan K Kota Sukabumi ini, diperuntukan bagi guru dan siswa SD se Kota Sukabumi.
Hadir dalam kesempatan tersebut, unsur Muspida, para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Camat dan Lurah, unsur Muspika, para Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) TK-SD, Kepala Sekolah, jajaran panitia penyelenggara, para peserta dan undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Walikota Sukabumi, H. Muhamad Muraz, S.H., M.M., mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya, kepada jajaran Dinas P dan K Kota Sukabumi, yang telah berupaya optimal dan bekerja keras, sehingga Pasanggiri Sekar Gending ini dapat dilaksanakan dengan baik, serta berjalan lancar, aman dan tertib.
Diharapkannya, dengan dilaksanakannya Pasanggiri Sekar Gending ini, dapat menjadi ajang silaturahmi dan wahana evaluasi bagi guru dan siswa SD se Kota Sukabumi, khususnya yang menekuni Sekar dan Gending. Disamping itu juga diharapkan, dapat memelihara dan melestarikan, sekaligus meningkatkan dan mengembangkan seni budaya Sunda, khususnya Sekar dan Gending di Kota Sukabumi.
Selain secara resmi membuka Pasanggiri Sekar Gending Tingkat Kota Sukabumi Tahun 2013, Walikota Sukabumi juga secara resmi mengukuhkan Ketua TP PKK Kota Sukabumi, Nyonya Hajah Esih Setiasih Muraz, sebagai Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Kota Sukabumi.
Ketua TP PKK Kota Sukabumi, Nyonya Hajah Esih Setiasih Muraz, dalam sambutannya mengatakan, Rasulullah telah memberikan isyarat, bahwa setiap ibu merupakan sekolah bagi anak-anaknya. Untuk itu, dengan telah dikukuhkannya sebagai Bunda PAUD Kota Sukabumi, pihaknya akan senantiasa berupaya optimal memajukan sekaligus meningkatkan dan mengembangkan pendidikan, khususnya PAUD di Kota Sukabumi, dengan semua pihak, yakni pemerintah, sektor swasta dan warga masyarakat Kota Sukabumi.
Disamping itu, Ketua TP PKK Kota Sukabumi selaku Bunda PAUD Kota Sukabumi, menghimbau kepada semua pihak, untuk senantiasa berupaya optimal memerhatikan sekaligus memprioritaskan pendidikan dan kesehatan anak, dari dimulai sejak dalam kandungan, hingga pertumbuhan dan perkembangannya, dengan hati nurani dan kasih sayang.
|
| |
| Senin, 20 Mei 2013 |
| WALIKOTA SUKABUMI HADIRI PERINGATAN ISRO MIRAJ DI MASJID AL-KHODIJAH |
| Reporter : ENDANG SUMARDI |
| |
|
Walikota Sukabumi, H. Muhamad Muraz, S.H., M.M., hari Minggu malam, 19 Mei 2013, menghadiri peringatan Isro Miraj Nabi Muhammad Tahun 1434 Hijriyah, di Masjid Jami AL-Khodijah/ RT 1 RW 9 Kelurahan Dayeuhluhur, Kecamatan Warudoyong, Kota Sukabumi.
Hadir dalam kesempatan tersebut, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Sukabumi, H. Deden Solehudin, S.Ag., M.M., Kepala Bagian Administrasi Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Kota Sukabumi, H. Encep Mulyadi, S.IP., Sekretaris Kecamatan Warudoyong, Dodi Supriadi, S.Ag., M.M., Lurah Dayeuhluhur, Insinyur Ria Andriyani, jajaran pengurus RW 9 Kelurahan Dayeuhluhur, jajaran pengurus RT se wilayah RW 9 Kelurahan Dayeuhluhur, tokoh masyarakat, alim ulama, pemuda dan undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Walikota Sukabumi, H. Muhamad Muraz, S.H., M.M. menjelaskan, momentum dan makna peringatan Isro Miraj Nabi Muhammad ini, harus senantiasa dijadikan uswatun hasanah atau contoh yang baik bagi seluruh umat Islam, khususnya dalam melaksanakan tatanan kehidupan sehari-hari, baik secara individu atau perorangan, maupun secara keluarga dan masyarakat. Selain itu, Walikota Sukabumi juga menghimbau kepada segenap aparat dan warga masyarakat, agar dalam setiap melaksanakan kegiatan, khususnya yang berkaitan dengan pembangunan, pemerintahan dan kemasyarakatan, harus senantiasa didasarkan pada perintah Allah, Rasulullah dan ajaran agama, serta berbagai peraturan dan perundang-undangan yang berlaku. Maksud dan tujuannya, supaya kegiatan pembangunan, pemerintahan dan kemasyarakatan yang dilaksanakan tersebut, selain dapat berdampak pada kemaslahatan dan kesejahteraan umat, juga tidak bertentangan dengan peraturan dan perundang-undangan yang berlaku.
Sementara K.H. Usep M.Z. Muda, dalam kesempatan tersebut menyampaikan hikmah peringatan Isro Miraj, diantaranya menjelaskan, semua yang ada pada diri manusia, pada hakekatnya merupakan titipan Allah. Oleh karenanya, titipan tersebut harus senantiasa dijaga dan dipelihara dengan baik dan optimal, disertai keikhlasan dan tanggung jawab yang tinggi. Selain itu juga dijelaskan, dilaksanakannya peringatan Isro Miraj ini, untuk menambah ilmu pengetahuan dan melaksanakan ajaran agama dengan baik dan benar. Diantaranga melaksanakan sholat dengan baik dan bernar serta tepat waktu, serta senantiasa berbuat baik terhadap sesama umat manusia, guna mewujudkan khusnul khotimah.
|
| |
| Sabtu, 18 Mei 2013 |
| WALIKOTA SUKABUMI MEMBUKA KONTES KOI 2ND SUKABUMI YOUNG KOI SHOW 2013 |
| Reporter : ENDANG SUMARDI |
| |
|
Walikota Sukabumi, H. Muhamad Muraz, S.H., M.M., hari Sabtu, 18 Mei 2013, secara resmi membuka Kontes atau Lomba Ikan Koi dan Bazar 2nd Sukabumi Young Koi Show 2013, bertempat di Gelanggang Olah Raga (GOR) Remaja Merdeka Kota Sukabumi, yang diprakarsai Sukabumi Bersatu Koi Club (SBKC). Hadir dalam kesempatan tersebut, Kepala Balai Budidaya Air Tawar (BBAT) Sukabumi, Insinyur H. Saripin, M.S., Kepala Dinas Pertanian, Perikanan dan Ketahanan Pangan (DPPKP) Kota Sukabumi, Insinyur Hajah Kardina Karsoedi, M.T., Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disporaparekraf) Kota Sukabumi, Drs. Beni Haerani, M.M., jajaran panitia penyelenggara, para peserta dan undangan lainnya.
Walikota Sukabumi, H. Muhamad Muraz, S.H., M.M., dalam sambutannya mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada semua pihak, khususnya kepada jajaran panitia penyelenggara, yang telah berupaya optimal dan bekerja keras, sehingga 2nd Sukabumi Young Koi Show 2013 ini, dapat dilaksanakan dengan baik, serta berjalan lancar, aman dan tertib.
Ditandaskannya, kegiatan ini sangat positif dan besar manfaatnya, khususnya dalam upaya meningkatkan ekonomi kreatif budidaya ikan koi di Kota Sukabumi, sekaligus mencapai Visi Kota Sukabumi, sebagai pusat pelayanan jasa bidang perdagangan di Jawa Barat. Ditandaskan pula, pendapatan para pembudidaya ikan koi ini, jauh lebih tinggi apabila dibandingan dengan para pembudidaya ikan biasa, yakni untuk per kilonya bisa mencapai 100 juta ribu rupiah. Sedangkan para pembudidaya ikan biasa, untuk per kilonya paling tinggi hanya 30 ribu rupiah, atau setelah diolah dengan cara dipepes paling tinggi 60 ribu rupiah.
Dalam pada itu, Panitia Penyelenggara, Mochamad Ichwan Hamid menjelaskan, dilaksanakannya 2nd Sukabumi Young Koi Show 2013 ini, untuk meningkatkan citra ikan koi, khususnya hasil budidaya Kota dan Kabupaten Sukabumi. Dijelaskan pula, kegiatan yang berlangsung selama 2 hari, tepatnya dari tanggal 18 sampai dengan 19 Mei 2013 ini, diikuti oleh para hobbies dan seluruh Pembudidaya Ikan Koi se Indonesia, serta Club-Club Koi di bawah naungan Asosiasi Pecinta Koi Indonesia (APKI), dan Asosiasi Koi Club lainnya.
Adapun jenis ikan koi yang dilombakan, seluruh berjumlah 17 jenis. Antara lain, Kohaku, Taisho Sanshoku, Showa Sanshoku, Shiro Utsuri, Hi Ki Utsurimono, Bekko, Koromo, Goshiki, Shusui, Asagi, Kinginrin A, Kinginrin B, Hikari Mujimono, Hikari Moyomono, Kawarimono, Tancho, dan Doitsu.
Dijelaskan pula, para juara pertama dari setiap katagori lomba, mendapat piala atau plakat kayu pernis berhiaskan patung koi, serta piala untuk Most Entry, Most Point dan Most Handling. Selain itu, juga mendapat uang pembinaan bagi Ikan Champion, total 10 juta rupiah, serta door prize, berupa 2 unit motor, 2 iPad atau Tablet, 2 BB, 2 TV LCD, Sepeda Gunung dan lain-lain.
|
| |
| Jumat, 17 Mei 2013 |
| MANTAN WALIKOTA PERIODE 2003-2008 DAN 2008-2013 AKAN TETAP ABDIKAN DIRI |
| Reporter : ENDANG SUMARDI |
| |
|
Mantan Walikota Sukabumi periode tahun 2003-2008 dan periode tahun 2008-2013, H. Mokhamad Muslikh Abdussyukur, S.H., M.Si., menurut rencana akan tetap mengabdikan diri kepada pemerintah dan masyarakat Kota Sukabumi, dengan mencalonkan Anggota DPRD Kota Sukabumi, pada Pemilihan Umum Legislatif (Pileg) Tahun 2014 mendatang. Dikatakannya, apabila dipercaya oleh masyarakat, pihaknya akan mencalonkan Anggota DPRD di Daerah Pemilihan (Dapil) III Kota Sukabumi, yakni di Kecamatan Gunungpuyuh dan Kecamatan Warudoyong.
Adapun yang menjadi pertimbangan dan keputusan untuk mencalonkan Anggota DPRD tersebut, karena pihaknya ingin terus memberikan kontribusi kepada pemerintah dan masyarakat Kota Sukabumi. Ditandaskannya, apabila terpilih menjadi Anggota DPRD, pihaknya siap dan akan senantiasa berupaya optimal memperjuangkan sekaligus merealisasikan aspirasi masyarakat di berbagai bidang, sesuai dengan peraturan dan perundang-undangan yang berlaku.
Dalam pada itu, Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golongan Karya (Golkar) Kota Sukabumi, H. Andri Setiawan, S.H., M.H. menjelaskan, mantan Walikota Sukabumi periode tahun 2003-2008 dan periode tahun 2008-2013, H. Mokhamad Muslikh Abdussyukur, S.H., M.Si., akan mencalonkan Anggota DPRD Kota Sukabumi, dari Partai Golkar. Untuk itu, Ketua DPD Partai Golkar Kota Sukabumi, atas nama pribadi dan partai berlambang pohon Beringin tersebut, akan senantiasa berupaya optimal mendukung rencana dan niat mantan Walikota Sukabumi periode tahun 2003-2008 dan periode tahun 2008-2013 tersebut.
Sebab sosok orang tersebut, selama 2 periode mengemban jabatan Walikota Sukabumi, dinilai oleh berbagai pihak cukup berhasil, khususnya dalam menciptakan suasana kondusif wilayah Kota Sukabumi, yakni aman, tenteram, tertib dan damai, serta berhasil meraih prestasi dan penghargaan di Tingkat Provinsi Jawa Barat dan Tingkat Nasional, baik secara pribadi maupun secara kelembagaan dalam berbagai bidang. Diantaranya peringkat pertama dalam penyusunan implementasi Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintahan (SAKIP), dengan meraih nilai B secara berturut-turut 4 kali, Millennium Development Goals (MDGs), Leadership Award, Inovative Government Award (IGA), Wahana Tata Nugraha (WTN), Penghargaan Adipura, juara pertama Lomba Kelurahan Tingkat Nasional, serta juara pertama Lomba Sekolah Sehat (LSS) Tingkat Nasional, untuk katagori TK, SD, SMP, SMA dan SMK, tepatnya sejak tahun 2008 sampai dengan 2012.
Sedangkan prestasi lainnya, yakni Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Sukabumi, saat ini telah mencapai 75,55 point, lebih tinggi dari rata-rata IPM Jawa Barat, dengan Angka Melek Huruf (AMH) mencapai 99,68 persen, Rata-Rata Lama Sekolah (RLS) 9,42 tahun, Angka Harapan Hidup (AHH) 69,74 tahun, serta Daya Beli Masyarakat (DBM) mencapai 640 ribu rupiah.
|
| |
| Kamis, 16 Mei 2013 |
| WALIKOTA DAN WAKIL WALIKOTA SUKABUMI MEMINPIN APEL PAGI PEGAWAI |
| Reporter : ENDANG SUMARDI |
| |
|
Walikota Sukabumi, H. Muhamad Muraz, S.H., M.M., dan Wakil Walikota Sukabumi, H. Achmad Fahmi, S.Ag., M.M.Pd., hari Kamis, 16 Mei 2013, meminpin apel pagi pegawai, di lingkungan Setda Kota Sukabumi, termasuk pegawai Dinas Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPPKAD) Kota Sukabumi, serta Kantor Komunikasi dan Informatika (Kankominfo) Kota Sukabumi, bertempat di halaman apel Setda Kota Sukabumi. Hadir dalam kesempatan tersebut, para pejabat eselon II dan III se Kota Sukabumi.
Dalam sambutannya, Walikota Sukabumi, H. Muhamad Muraz, S.H., M.M., meminta kepada seluruh pegawai di lingkungan Pemerintah Kota Sukabumi, agar senantiasa berupaya optimal meningkatkan kinerja dan memberikan pelayanan yang terbaik, termasuk keamanan dan perlindungan kepada segenap lapisan warga masyarakat Kota Sukabumi, sesuai dengan tugas dan fungsi Pegawai Negeri Sipil (PNS), yakni sebagai Abdi Negara, Abdi Pemerintah, dan Abdi Masyarakat.
Selain itu, juga agar senantiasa berupaya optimal merealisasikan Visi Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi periode tahun 2013-2018, yakni Dengan Iman dan Taqwa, Mewujudkan Pemerintahan yang Rahmatan Lilalamin, serta Misi Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi periode tahun 2013-2018, yakni Mewujudkan Reformasi Birokrasi dan Sumber Daya Manusia (SDM) yang Beriman, Bertaqwa dan Berilmu; Mewujudkan Kepemerintahan yang Baik, Bersih dan Berwibawa, dengan Aparatur yang Jujur, Adil dan Profesional; Mendengar dan Melayani Masyarakat dengan Ikhlas; Mewujudkan Pelayanan Dasar yang Lebih Berkualitas; Mendorong Pertumbuhan Ekonomi dan Daya Saing Daerah; serta Meningkatkan Perlindungan Terhadap Seluruh Masyarakat.
Sementara Wakil Walikota Sukabumi, H. Achmad Fahmi, S.Ag., M.M.Pd., dalam sambutannya mengajak kepada seluruh pegawai di lingkungan Pemerintah Kota Sukabumi, untuk senantiasa berupaya optimal membangun kebersamaan dan budaya kerja yang baik dan sehat, serta senantiasa berkomitmen memberikan pelayanan dan meningkatkan kesejahteraan warga masyarakat, dalam berbagai bidang.
Usai melaksanakan apel pagi, dilanjutkan Rapat Pimpinan (Rapim), yang diikuti oleh seluruh pejabat eselon II dan III se Kota Sukabumi, diantaranya membahas program prioritas pembangunan yang akan dilaksanakan selama 5 tahun ke depan. Antara lain, Bidang Agama dan Sosial Budaya; Reformasi Birokrasi; Pemeliharaan dan Pembangunan Infrastruktur dan Lingkungan Hidup; Program Bidang Pendidikan; Bidang Kesehatan; Program Ekonomi; Pemberdayaan Koperasi dan Usaha Mikro Kecil Menengah (KUMKM) serta Penanggulangan Kemiskinan; dan Program Bebas Biaya Pelayanan Dasar.
|
| |
| Kamis, 16 Mei 2013 |
| WALIKOTA SUKABUMI MELAKUKAN BERBAGAI PERUBAHAN |
| Reporter : ENDANG SUMARDI |
| |
|
Walikota Sukabumi, H. Muhamad Muraz, S.H., M.M., melakukan berbagai perubahan, terhadap tata letak dan interior ruangan kerjanya. Adapun maksud dan tujuannya, selain untuk memanfaatkan ruangan yang kosong, juga untuk menciptakan suasana kerja yang lebih nyaman dan sehat.
Dikatakannya, selain melakukan berbagai perubahan terhadap tata letak dan interior ruangan kerjanya, pihaknya juga akan melakukan berbagai perbaikan terhadap beberapa bagian ruangan kantor yang sudah rusak dan lapuk, serta akan membuat ruangan rapat kecil khusus Walikota, untuk kegiatan rapat dengan kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), seperti ruangan rapat yang ada di ruangan Sekretaris Daerah Kota Sukabumi. Selain itu, juga saat ini sedang dilakukan perbaikan, terhadap fisik bangunan Rumah Dinas, baik Rumah Dinas Walikota maupun Rumah Dinas Wakil Walikota Sukabumi.
Walikota Sukabumi juga mengatakan, pihaknya akan senantiasa berupaya optimal menjalin hubungan secara sinergis dengan berbagai pihak, termasuk dengan Pemerintah Kabupaten Sukabumi, kearah yang lebih baik lagi. Sebab sebelum diambil sumpah dan dilantik oleh Gubernur Jawa Barat, sebagai Walikota Sukabumi periode tahun 2013-2018, pihaknya juga sudah mengunjungi sekaligus bersilaturahni dengan Bupati Sukabumi.
Sementara Wakil Walikota Sukabumi, H. Achmad Fahmi, S.Ag., M.M.Pd. menjelaskan, dari hasil orientasi ke sejumlah OPD di lingkungan Pemerintah Kota Sukabumi, perlu dilakukan beberapa perubahan dan perbaikan, khususnya yang berkaitan dengan ruangan kerja di sejumlah OPD. Maksud dan tujuannya, agar setiap ruangan kerja yang ada di setiap OPD di lingkungan Pemerintah Kota Sukabumi, lebih refresentatif, serta nyaman dan sehat. Selain itu, juga untuk menunjang kelancaran dan keberhasilan para pegawai, dalam melaksanakan tugas dan fungsinya secara optimal dan lebih baik lagi.
Wakil Walikota Sukabumi mengungkapkan, selama kepemimpinan Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi periode tahun 2008-2013, H. Mokhamad Muslikh Abdussyukur, S.H., M.Si. dan Doktor H. Mulyono, M.M., banyak prestasi yang diraih Kota Sukabumi dalam berbagai bidang, baik di Tingkat Jawa Barat maupun di Tingkat Nasional. Untuk itu, pihaknya berharap kepada seluruh pegawai di lingkungan Pemerintah Kota Sukabumi, agar senantiasa berupaya optimal meningkatkan prestasi Kota Sukabumi dalam berbagai bidang, supaya Kota Sukabumi dapat lebih baik dan maju lagi dalam berbagai bidang, khususnya selama 5 tahun ke depan.
|
| |
| Rabu, 15 Mei 2013 |
| HARI PERTAMA MASUK KERJA WALIKOTA SUKABUMI PERIODE 2013-2018 |
| Reporter : ENDANG SUMARDI |
| |
|
Hari pertama masuk kerja Walikota Sukabumi periode tahun 2013-2018, H. Muhamad Muraz, S.H., M.M., Rabu, 15 Mei 2013, selain melaksanakan tugas rutin khususnya dalam bidang pemerintahan, pembangunan dan kemasyarakatan, juga melaksanakan kegiatan laiinya, termasuk menghadiri undangan dari sejumlah organisasi.
Sementara Wakil Walikota Sukabumi, H. Achmad Fahmi, S.Ag., M.M.Pd., didampingi Sekretaris Daerah Kota Sukabumi, Doktor H.M.N. Hanafie Zain, M.Si., Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Sukabumi, H. Deden Solehudin, S.Ag., M.M., Staf Ahli Bidang Hukum, Politik dan Pemerintahan Kota Sukabumi, Drs. H. Andri Setiawan, M.M., Staf Ahli Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan Kota Sukabumi, Drs. H. Saleh Makbullah, M.Si., serta Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia (SDM) Kota Sukabumi, Drs. H. Dadang Sudaryat, melakukan orientasi ke seluruh Bagian di lingkungan Setda Kota Sukabumi, termasuk Dinas Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPPKAD) Kota Sukabumi, Kantor Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kota Sukabumi, Sekretariat Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) Kota Sukabumi, dan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Sukabumi.
Adapun maksud dan tujuannya, seperti dijelaskan Wakil Walikota Sukabumi, H. Achmad Fahmi, S.Ag., M.M.Pd., selain dalam rangka silaturahmi, juga untuk mengenal dan mengetahui kinerja pegawai di setiap Bagian di lingkungan Setda Kota Sukabumi, termasuk DPPKAD Kota Sukabumi, Kantor Kominfo Kota Sukabumi, Sekretariat UKS Kota Sukabumi, dan Bappeda Kota Sukabumi.
Usai melaksanakan orientasi, Wakil Walikota Sukabumi mengatakan, infrastruktur khususnya ruangan di sejumlah unit kerja, harus dilakukan pembenahan dan penataan kembali. Maksud dan tujuannya, untuk menunjang kelancaran, keamanan, kenyamanan dan peningkatan kinerja para pegawai. Dengan demikian, berbagai prestasi yang diraih Kota Sukabumi, dapat ditingkatkan lagi, minimal dipertahankan.
Disamping itu, Wakil Walikota Sukabumi juga mengajak kepada seluruh pegawai di lingkungan Pemerintah Kota Sukabumi, untuk bersama-sama memajukan Kota Sukabumi dalam berbagai bidang, dengan senantiasa melaksanakan tugas sebaik-baiknya, disertai disiplin dan tanggungjawab yang tinggi, khususnya dalam memberikan pelayanan yang terbaik kepada segenap lapisan warga masyarakat Kota Sukabumi, sesuai dengan Tugas Pokok dan Fungsi (Tupoksi) masing-masing.
|
| |
| Rabu, 15 Mei 2013 |
| PROFIL WALIKOTA SUKABUMI PERIODE TAHUN 2013-2018 |
| Reporter : ENDANG SUMARDI |
| |
|
Profil Walikota Sukabumi Periode Tahun 2013-2018, H. Muhamad Muraz, S.H., M.M., antara lain, lahir di Kota Sukabumi tahun 1956, pendidikan terakhir S-2 Magister Management Keuangan (M.M.), dari Universitas Padjadjaran (UNPAD) Bandung. Selanjutna nama isteri, Hajah Esih Setiasih, dan nama anak, Olga Pragosta, S.H., Arras Shahiba, S.S., dan Muhammad Arfana.
Sedangkan jenjang karir dan jabatan dalam pekerjaan, antara lain tahun 1975 Staf Sekretariat DPRD Kota Sukabumi, tahun 1980 Kasubbag Keuangan Sekretariat DPRD Kota Sukabumi, tahun 1984 Kasubbag Persidangan Sekretariat DPRD Kota Sukabumi, tahun 1983 sampai dengan 1990 Guru di STM Pasundan Sukabumi dan SMEA YASPI Syamsul Ulum Sukabumi serta Dosen STHI Syamsul Ulum Sukabumi, tahun 1987 Wakil Direktur PD Bank Pasar Kota Sukabumi, tahun 1989 Kepala Bagian Hukum dan Ortala Setda Kota Sukabumi, tahun 1991 Kepala Bagian Keuangan Setda Kota Sukabumi, tahun 1996 Kepala Dinas Pendapatan Daerah Kota Sukabumi, dan tahun 2000 Asisten Administrasi Setda Kota Sukabumi.
Kemudian tahun 2004 sampai dengan 2008 Ketua Badan Pengawas PD Apotek Waluya Kota Sukabumi, tahun 2003 sampai dengan 2012 Ketua Dewan Pembina Penasehat Hukum Pemerintah Kota Sukabumi, tahun 2004 sampai dengan 2010 Ketua Badan Pengawas Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Sukabumi, tahun 2004 sampai dengan 2012 Wakil Ketua Dewan Pembina RSUD R. Syamsudin, S.H. Kota Sukabumi, tahun 2007 sampai dengan 2012 Sekretaris Apeksi se wilayah III Provinsi Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), tahun 2008 PLH Walikota Sukabumi selama Walikota Sukabumi Cuti Pemilukada, dan tahun 2003 sampai dengan 2012 Sekretaris Daerah Kota Sukabumi.
Selain itu, juga sejak tahun 2004 sampai dengan sekarang, Ketua Pembina Yayasan Kusumah Bangsa Kota Sukabumi, Ketua Dewan Pembina Politeknik UNSI Kota Sukabumi, Ketua Dewan Pembina STIKES Kota Sukabumi, dan Ketua Dewan Pembina PD BPR Pasar Kota Sukabumi.
Sementara jabatan di organisasi, antara lain, Ketua Umum Korpri Kota Sukabumi, Anggota Dewan Penasehat Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Sukabumi, Wakil Ketua Dewan Pertimbangan Badan Amil Zakat (BAZ) Kota Sukabumi, Ketua Umum Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Kota Sukabumi dari tahun 2004 sampai dengan 2012, Ketua Penggerak Penghapal AL-Quran Kota Sukabumi dari tahun 2010 sampai dengan 2012, dan Ketua DKM Masjid AL-Ikhlas Pemda Kota Sukabumi dari tahun 2004 sampai dengan 2009.
Selanjutnya Ketua Harian KONI Kota Sukabumi dari tahun 2004 sampai dengan 2009, Ketua Umum Pengcab IPSI dan PPSI Kota Sukabumi, Ketua Korwil IPSI Wilayah Bofor Pengda IPSI Jawa Barat, Ketua Umum Pengcab PTMSI Kota Sukabumi, Ketua IKA STH Pasundan Kota Sukabumi, Dewan Penasehat KBP3 Kota Sukabumi, dan Ketua Dewan Penasehat SOKSI Kota Sukabumi.
|
| |
| Rabu, 15 Mei 2013 |
| PROFIL WAKIL WALIKOTA SUKABUMI PERIODE TAHUN 2013-2018 |
| Reporter : ENDANG SUMARDI |
| |
|
Profil Wakil Walikota Sukabumi Periode Tahun 2013-2018, H. Achmad Fahmi, S.Ag., M.M.Pd., antara lain, lahir di Jakarta tahun 1974, pendidikan terakhir Sarjana dari Fakultas Ushuludin IAIN Syarif Hidayatullah Jakarta lulusan tahun 1997, dan Pasca Sarjana Manajemen Pendidikan dari Sekolah Tinggi Manajemen IMNI lulusan tahun 2010. Kemudian nama isteri, Hajah Fitri Hayati, M.M.Pd., dan nama anak, Nabil Akmaludin, Najma, dan Najwa.
Sementara jenjang karir dan jabatan dalam pekerjaan, antara lain tahun 1997 Supervisor PT Sharp Company Indonesia, tahun 2003 Kepala SMK Plus Bina Teknik Kota Sukabumi, tahun 2004 Anggota Komisi II DPRD Kota Sukabumi, dan tahun 2009 Wakil Ketua DPRD Kota Sukabumi.
Sedangkan kegiatan dan jabatan di organisasi, diantaranya di Lembaga Dakwah Kampus Fikratussalam IAIN Syarif Hidayatullah Jakarta, DPC Partai Keadilan Kecamatan Tebet Timur Jakarta, Sekretaris Umum Dewan Syariah Pusat DPP Persatuan Umat Islam (PUI) Jakarta, Bidang Kebijakan Publik DPD PKS Kota Sukabumi, Bendahara Umum DPD PKS Kota Sukabumi, dan Dewan Pembina Ikatan Dai Indonesia.
Menyinggung Visi Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi periode tahun 2013-2018, yakni Dengan Iman dan Taqwa, Mewujudkan Pemerintahan Rahmatan Lilalamin, dengan Misi Mewujudkan Reformasi Birokrasi dan Sumber Daya Manusia (SDM) yang Beriman, Bertaqwa dan Berilmu, Mewujudkan Kepemerintahan yang Baik, Bersih dan Berwibawa, dengan Aparatur yang Jujur, Adil dan Profesional, Mendengar dan Melayani Masyarakat dengan Ikhlas, Mewujudkan Pelayanan Dasar yang Lebih Berkualitas, Mendorong Pertumbuhan Ekonomi dan Daya Saing Daerah, serta Meningkatkan Perlindungan Terhadap Seluruh Masyarakat.
Adapun program prioritas pembangunan yang akan dilaksanakan, seluruhnya berjumlah 7 program prioritas. Antara lain, Bidang Agama dan Sosial Budaya, Reformasi Birokrasi, Pemeliharaan dan Pembangunan Infrastruktur dan Lingkungan Hidup, Program Bidang Pendidikan, Bidang Kesehatan, Program Ekonomi, Pemberdayaan Koperasi dan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (KUMKM) serta Penanggulangan Kemiskinan, dan Program Bebas Biaya Pelayanan Dasar.
|
| |
| Rabu, 15 Mei 2013 |
| PISAH SAMBUT WALIKOTA SUKABUMI PERIODE 2008-2013 DAN PERIODE 2013-2018 |
| Reporter : ENDANG SUMARDI |
| |
|
Pisah sambut Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi periode tahun 2008-2013, H. Mokhamad Muslikh Abdussyukur, S.H., M.Si. dan Doktor H. Mulyono, M.M., dengan Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi periode tahun 2013-2018, H. Muhamad Muraz, S.H., M.M. dan H. Achmad Fahmi, S.Ag., M.M.Pd., berlangsung hari Selasa malam, 14 Mei 2013, di Gedung Anton Sudjarwo Setukpa Lemdikpol Sukabumi.
Dalam sambutannya, Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi periode tahun 2008-2013, H. Mokhamad Muslikh Abdussyukur, S.H., M.Si. dan Doktor H. Mulyono, M.M., menyampaikan permohonan maaf yang sedalam-dalamnya, apabila selama memimpin Kota Sukabumi selama 5 tahun terakhir, banyak hal yang kurang berkenan, serta banyak program dan aspirasi warga masyarakat Kota Sukabumi, yang belum dapat direalisasikan dengan baik dan optimal. Selain itu, juga mengajak kepada segenap aparat dan warga masyarakat Kota Sukabumi, untuk bersama-sama mendukung dan membantu Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi periode tahun 2013-2018 dalam berbagai bidang, supaya Kota Sukabumi dapat lebik baik dan maju lagi.
Sementara Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi periode tahun 2013-2018, H. Muhamad Muraz, S.H., M.M. dan H. Achmad Fahmi, S.Ag., M.M.Pd., mengucapkan terima kasih, sekaligus memohon dukungan dan bantuan kepada segenap aparat dan warga masyarakat Kota Sukabumi, khususnya dalam menjalankan roda pemerintahan, pembangunan dan kemasyarakatan, selama 5 tahun ke depan.
Dalam pada itu, Ketua DPRD Kota Sukabumi, Aep Saepurahman, S.E., atas nama unsur Pimpinan Daerah Kota Sukabumi, Ketua Persatuan Purnawirawan dan Warakawuri TNI dan Polri (PEPABRI) Kota Sukabumi, Kolonel Purnawirawan Dayat, atas nama warga masyarakat Kota Sukabumi, Sekretaris Daerah Kota Sukabumi, Doktor H.M.N. Hanafie Zain, M.Si., atas nama Pegawai Pemerintah Kota Sukabumi, mengucapkan terima kasih kepada Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi periode tahun 2008-2013, atas berbagai pengabdian dan kerja kerasnya, dalam memimpin dan memajukan Kota Sukabumi di berbagai bidang, selama periode tahun 2008-2013. Disamping itu, juga akan senantiasa mendukung dan membantu merealisasikan berbagai program dan kebijakan, yang digulirkan Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi periode tahun 2013-2018, untuk kemajuan Kota Sukabumi, selama 5 tahun ke depan.
Pada kesempatan tersebut, disampaikan cindera mata kepada Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi periode tahun 2008-2013, dilanjutkan hiburan dan ramah tamah. Hadir dalam kesempatan tersebut, Pimpinan dan Anggota DPRD, unsur Muspida, para Asisten dan Staf Ahli, para Kepala OPD dan Instansi Vertikal, para Pimpinan BUMN dan BUMD, para pejabat TNI dan Polri, Camat dan Lurah, para pegawai di lingkungan Pemerintah Kota Sukabumi, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama, Pimpinan Organisasi Kemasyarakatan, Pemuda dan Wanita, serta Insan Pers dan undangan lainnya.
|
| |
| Senin, 13 Mei 2013 |
| PELANTIKAN WALIKOTA DAN WALIKOTA SUKABUMI PERIODE TAHUN 2013-2018 |
| Reporter : ENDANG SUMARDI |
| |
|
Gubernur Jawa Barat, H. Ahmad Heryawan, Lc., hari Senin, 13 Mei 2013, bertempat di Gedung Anton Sujarwo Setukpa Lemdikpol Sukabumi, secara resmi melantik Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi periode tahun 2013-2018, H. Muhamad Muraz, S.H., M.M. dan H. Achmad Fahmi, S.Ag., M.M.Pd. Pelantikan Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi yang berlangsung hidmat, aman dan tertib ini, dilakukan dalam Rapat Paripurna Istimewa DPRD Kota Sukabumi, yang dipimpin oleh Ketua DPRD Kota Sukabumi, Aep Saepurahman, S.E.
Hadir dalam kesempatan tersebut, Pejabat dari Kementerian Dalam Negeri, Anggota DPR RI, Pimpinan dan Anggota DPRD, unsur Muspida dan para Pejabat Pemerintah Provinsi Jawa Barat, para Bupati dan Walikota serta Pimpinan DPRD se Jawa Barat, unsur Muspida Kota Sukabumi, Sekretaris Daerah Kota Sukabumi, para Asisten dan Staf Ahli, para Kepala OPD dan Instansi Vertikal, Pimpinan BUMN dan BUMD, para pejabat TNI dan Polri, Camat dan Lurah, Pimpinan Partai Politik, KPU, Panwaslu, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama, Pimpinan Organisasi Kemasyarakatan, Pemuda dan Wanita, serta Insan Pers dan undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Gubernur Jawa Barat, H. Ahmad Heryawan, Lc., atas nama Pemerintah Pusat dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat, mengucapkan selamat kepada Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi periode tahun 2013-2018, seraya mengharapkan, agar amanah ini dapat dilaksanakan dengan sebaik-baiknya dan optimal, supaya Kota Sukabumi ini, dapat lebih baik dan maju lagi, di berbagai bidang.
Selain itu, Gubernur Jawa Barat juga mengucapkan terima kasih kepada Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi periode tahun 2008-2013, H. Mokhamad Muslikh Abdussyukur, S.H., M.Si. dan Doktor H. Mulyono, M.M., atas berbagai pengabdian dan kerja kerasnya, dalam memajukan Kota Sukabumi di berbagai bidang. Dengan demikian, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Sukabumi, saat ini telah mencapai 75,55 point, lebih tinggi dari rata-rata IPM Jawa Barat, dengan Angka Melek Huruf (AMH) mencapai 99,68 persen, Rata-Rata Lama Sekolah (RLS) 9,42 tahun, Angka Harapan Hidup (AHH) 69,74 tahun, serta Daya Beli Masyarakat (DBM) mencapai 640 ribu rupiah. Selain itu, juga berhasil meraih berbagai prestasi dan penghargaan, baik di tingkat Provinsi Jawa Barat maupun di Tingkat Nasional.
Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Jawa Barat, H. Ahmad Heryawan, Lc., menyerahkan piagam penghargaan kepada Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi periode tahun 2008-2013, H. Mokhamad Muslikh Abdussyukur, S.H., M.Si. dan Doktor H. Mulyono, M.M., atas berbagai pengabdian dan keberhasilannya, selama memimpin Kota Sukabumi.
|
| |
| Senin, 13 Mei 2013 |
| HARAPAN MASYARAKAT KEPADA WALIKOTA SUKABUMI PERIODE 2013-2018 |
| Reporter : ENDANG SUMARDI |
| |
|
Berbagai harapan warga masyarakat Kota Sukabumi, kepada Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi periode tahun 2013-2018, H. Muhamad Muraz, S.H., M.M. dan H. Achmad Fahmi, S.Ag., M.M.Pd., pada umumnya menghendaki, agar pendidikan, kesehatan dan kesejahteraan warga masyarakat Kota Sukabumi, lebih ditingkatkan lagi. Maksud dan tujuannya, untuk mewujudkan warga masyarakat Kota Sukabumi yang cerdas, sehat dan sejahtera, baik lahir maupun batin.
Harapan warga masyarakat tersebut, disampaikan kepada Radio Siaran Pemerintah Daerah (RSPD) FM Kota Sukabumi, baik melalui reporter maupun penyiar dan pesan singkat, yang disiarkan langsung oleh RSPD FM Kota Sukabumi, tepatnya pada saat menjelang dan pasca pelantikan Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi periode tahun 2013-2018, oleh Gubernur Jawa Barat, hari Senin, 13 Mei 2013, bertempat di Gedung Anton Sujarwo Setukpa Lemdikpol Sukabumi, pada Rapat Paripurna Istimewa DPRD Kota Sukabumi, yang dipimpin oleh Ketua DPRD Kota Sukabumi.
Adapun warga masyarakat yang menyampaikan berbagai harapan tersebut, terdiri dari berbagai kalangan. Diantaranya PNS, TNI, Polri, Kepala Sekolah, Guru, Pegawai Swasta, Pengamat Politik dan Pemerintahan, Wartawan, Tokoh Masyarakat, Alim Ulama, Pemuda, Pedagang, Ibu Rumah Tangga, dan sebagainya.
Sedangkan harapan lainnya, disampaikan oleh salah seorang PNS di lingkungan Pemerintah Kota Sukabumi, Hajah Erni, yang akan memasuki masa purna bhakti atau pensiun bulan depan. PNS tersebut mengharapkan, agar Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi periode tahun 2013-2018, memerhatikan para pensiunan di lingkungan Pemerintah Kota Sukabumi, dengan memberikan kembali uang kadeudeuh. Sebab uang kadeudeuh tersebut sangat didambakan, serta sangat positif dan besar manfaatnya, bagi peningkatan kesejahteraan para pensiunan.
Selain menyampaikan berbagai harapan, warga masyarakat tersebut mengucapkan selamat kepada Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi periode tahun 2013-2018, seraya meminta, agar berbagai harapan yang disampaikan oleh warga masyarakat tersebut, dapat direalisasikan dengan baik dan optimal.
Disamping itu, warga masyarakat tersebut, juga mengucapkan terima kasih kepada Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi periode tahun 2008-2013, H. Mokhamad Muslikh Abdussyukur, S.H., M.Si. dan Doktor H. Mulyono, M.M., atas berbagai pengabdian dan kerja kerasnya, dalam memimpin dan memajukan Kota Sukabumi di berbagai bidang.
|
| |
| Sabtu, 11 Mei 2013 |
| WALIKOTA SUKABUMI MENYAMBUT BAIK KONSEP FULL DAY SCHOOL |
| Reporter : ENDANG SUMARDI |
| |
|
Walikota Sukabumi, H. Mokhamad Muslikh Abdussyukur, S.H., M.Si., menyambut baik konsep Full Day School, atau belajar sehari penuh di sekolah, yang diterapkan MTs Muhammadiyah I Kota Sukabumi. Karena konsep tersebut, sangat membantu warga masyarakat, khususnya para orang tua murid yang memiliki pekerjaan atau bekerja sehari penuh.
Hal tersebut disampaikan Walikota Sukabumi, usai melakukan peletakan batu pertama pembangunan tiga Ruang Kelas Baru (RKB) SD Aisiyah Kota Sukabumi, yang beralamat di Jalan Kempul, Perum Cipoho Indah, Kelurahan Cikondang, Kecamatan Citamiang, Kota Sukabumi, yang diberi nama Ruangan Hajah Siti Aisyah Abdussyukur dan Hajah Ida Syahbandar, tepatnya pada tanggal 7 Mei 2013.
Ditandaskannya, dengan konsep tersebut, selain para guru dan siswa dapat lebih lama melaksanakan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM), juga secara tidak langsung dapat mengurangi para peserta didik, dari kegiatan atau hal-hal yang negatif. Demikian pula bagi para orang tua, yang menyekolahkan anaknya di sekolah yang menerapkan konsep tersebut, bisa berkumpul bersama-sama, setelah anak pulang sekolah dan orang tua pulang bekerja.
Menyinggung peletakan batu pertama pembangunan satu RKB dari tiga RKB di SD Aisyiyah Kota Sukabumi tersebut, khususnya RKB yang diberi nama Ruangan Hajah Siti Aisyah Abdussyukur, menurut Walikota Sukabumi, merupakan sumbangan pribadi Walikota Sukabumi, atas nama ibunda tercinta Walikota Sukabumi, Hajah Siti Aisyah Abdussyukur, sebesar 80 juta rupiah. Dikatakannya, uang tersebut merupakan shodaqoh dari ibunda tercinta Walikota Sukabumi, Hajah Siti Aisyah Abdussyukur, yang disisihkan untuk membangun RKB.
Sementara Ketua Pimpinan Daerah (PD) Muhammadiyah Sukabumi, Ade Rahmatullah menjelaskan, konsep pendidikan full day school yang diterapkan di MTs Muhammadiyah 1 Kota Sukabumi ini, merupakan salah satu upaya pihaknya. Adapun maksud dan tujuannya, untuk meningkatkan kualitas pendidikan, khususnya di sekolah-sekolah yang ada di bawah naungan Muhammadiyah Sukabumi.
|
| |
| Minggu, 5 Mei 2013 |
| PELANTIKAN WALIKOTA SUKABUMI PERIODE 2013-2018 AKAN DIJAGA KETAT |
| Reporter : ENDANG SUMARDI |
| |
|
Pelaksanaan pengambilan sumpah dan pelantikan Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi periode tahun 2013-2018, yang dijadualkan berlangsung pada tanggal 13 Mei 2013 pekan depan, akan dijaga secara ketat oleh aparat keamanan, termasuk pada pra dan pasca pelantikan. Bahkan pada saat pelaksanaan pengambilan sumpah dan pelantikan tersebut, Polres Sukabumi Kota akan menyiapkan satu unit helikopter, untuk memantau kegiatan tersebut, sekaligus melakukan percepatan transportasi dalam keadaan darurat, apabila terjadi hal-hal yang tidak diinginkan oleh semua pihak.
Kapolres Sukabumi Kota, AKBP Hari Santoso menjelaskan, dalam pelaksanaan pengambilan sumpah dan pelantikan Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi tersebut, pihaknya akan menurunkan sebanyak 15 kompi dari Polda Jabar, dibantu aparat dari Kodim 0607 Sukabumi, Yonif 310 Kidang Kancana, Yon Armed 13 Nanggala, Dinas Perhubungan Kota Sukabumi, dan Satpol PP Kota Sukabumi.
Adapun maksud dan tujuannya, untuk menunjang kelancaran dan keberhasilan, sekaligus untuk menjaga hal-hal yang tidak diinginkan oleh semua pihak, baik pada saat pelaksanaan pengambilan sumpah dan pelantikan Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi periode tahun 2013-2018, maupun pada pra dan pasca pelantikan. Selain itu, juga untuk menjaga kondusifitas wilayah Kota Sukabumi, yakni aman, tenteram, tertib dan damai.
Kapolres Sukabumi Kota menandaskan, pada saat pelaksanaan pengambilan sumpah dan pelantikan Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi tersebut, pihaknya akan melakukan pengamanan secara berlapis, terbuka dan tertutup, serta ada beberapa titik vital lokasi yang akan dilakukan pengamanan secara ketat.
Namun demikian, Kapolres Sukabumi Kota tetap menghimbau seluruh lapisan warga masyarakat Kota Sukabumi, agar senantiasa proaktif membantu aparat keamanan, khususnya dalam menjaga kondusifitas wilayah Kota Sukabumi, termasuk pada saat pelaksanaan pengambilan sumpah dan pelantikan Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi tersebut.
Ditandaskan pula, pihak keamanan baik Polri maupun TNI dan Sipil di Kota Sukabumi, akan senantiasa berupaya optimal melakukan pengamanan, guna menjaga kondusifitas wilayah Kota Sukabumi, sekaligus memberikan perlindungan dan pengayoman kepada seluruh lapisan warga masyarakat. Dengan demikian, berbagai aktivitas warga masyarakat, termasuk perekonomian dan pembangunan yang dilaksanakan di wilayah Kota Sukabumi, dapat dilaksanakan dengan baik dan berjalan lancar.
|
| |
| Jumat, 3 Mei 2013 |
| WALIKOTA DEPOK MERASA KAGUM ATAS PRESTASI YANG DIRAIH KOTA SUKABUMI |
| Reporter : ENDANG SUMARDI |
| |
|
Walikota Depok, Doktor Insinyur H. Nur Mahmudi Ismail, M.Sc., menyatakan merasa kagum atas berbagai prestasi, yang berhasil diraih Kota Sukabumi di Tingkat Nasional. Pernyataan Walikota Depok tersebut, disampaikan saat memimpin rombongan aparat Pemerintah Kota Depok, yang terdiri dari Sekretaris Daerah Kota Depok, para Asisten Daerah dan para Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di lingkungan Pemerintah Kota Depok, untuk melakukan Kunjungan Kerja (Kunker) Kota Sukabumi, tepatnya pada tanggal 1 Mei 2013.
Dikatakannya, kunker ke Kota Sukabumi ini, dalam rangka study banding, sekaligus belajar ke Kota Sukabumi, khususnya dalam bidang Usaha Kesehatan Sekolah (UKS), serta dalam bidang Penyelenggaraan Pemerintahan Kelurahan. Selain itu, juga untuk mempererat jalinan silaturahmi, antara aparat Pemerintah Kota Depok dengan aparat Pemerintah Kota Sukabumi, terlebih dengan Walikota Sukabumi, H. Mokhamad Muslikh Abdussyukur, S.H., M.Si., yang sudah dikenalnya lebih dekat, saat bersama-sama menerima penghargaan Satya Lancana Karya Bhakti Praja Nugraha, dari Presiden RI beberapa waktu yang lalu.
Untuk itu, Walikota Depok beserta jajarannya, ingin melihat secara langsung prestasi yang sudah diraih Kota Sukabumi, khususnya ke Sekolah Sehat SDN Suryakencana CBM, Kecamatan Cikole, Kota Sukabumi, yang berhasil meraih gelar juara pertama Lomba Sekolah Sehat (LSS) Tingkat Nasional, dan Kelurahan Subangjaya, Kecamatan Cikole, Kota Sukabumi, yang berhasil meraih gelar juara pertama Lomba Kelurahan Tingkat Nasional, serta berbagai prestasi pelayanan dan pembangunan lainnya di Kota Sukabumi. Ditandaskannya, hasil kunker dari Kota Sukabumi ini, akan diterapkan dan dikembangkan secara optimal di Kota Depok.
Adapun kedatangan rombangan aparat Pemerintah Kota Depok tersebut, diterima secara resmi oleh Sekretaris Daerah Kota Sukabumi, Doktor H.M.N. Hanafie Zain, M.Si., bertempat di Rumah Dinas Walikota Sukabumi. Hadir dalam kesempatan tersebut, para Asisten dan Staf Ahli, para Kepala SKPD terkait di lingkungan Pemerintah Kota Sukabumi, serta undangan lainnya. Usai diterima secara resmi oleh Sekretaris Daerah Kota Sukabumi, dilanjutkan peninjauan langsung ke SDN Suryakencana CBM, Kelurahan Subangjaya, dan ke lokasi lainnya.
|
| |
| Senin, 29 April 2013 |
| WALIKOTA SUKABUMI DAPAT PENGHARGAAN SEBAGAI WALIKOTA TERBAIK |
| Reporter : ENDANG SUMARDI |
| |
|
Walikota Sukabumi, H. Mokhamad Muslikh Abdussyukur, S.H., M.Si., beserta sejumlah Bupati dan Walikota lainnya, termasuk beberapa mantan Bupati dan Walikota di Indonesia, mendapat penghargaan Satya Lancana Karya Bhakti Praja Nugraha dari Peresiden RI, Doktor H. Susilo Bambang Yudhoyono, sebagai Bupati dan Walikota terbaik. Penghargaan tersebut, diserahkan Menteri Dalam Negeri, Gamawan Fauzi, tepatnya pada tanggal 25 April 2013, di Hotel Bidakara, Jakarta.
Menteri Dalam Negeri, Gamawan Fauzi menjelaskan, penghargaan Satya Lancana Karya Bhakti Praja Nugraha tersebut, merupakan penghargaan tertinggi dari Presiden RI, dalam hal pengaturan manajemen pemerintahan. Dijelaskan pula, untuk mendapatkan penghargaan tersebut, Bupati dan Walikota harus memenuhi berbagai kriteria penilaian. Diantaranya pencapaian kinerja dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah, melalui pencapaian dan peningkatan pelayanan kesehatan, pendidikan, pekerjaan umum, perumahan dan sebagainya.
Sementara Walikota Sukabumi, H. Mokhamad Muslikh Abdussyukur, S.H., M.Si. menjelaskan, didapatnya penghargaan tersebut, berkat dukungan dari seluruh aparat pemerintah, DPRD dan warga masyarakat Kota Sukabumi, khususnya dalam melakukan pengaturan manajemen pemerintahan di Kota Sukabumi. Untuk itu, Walikota Sukabumi mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya, kepada seluruh aparat pemerintah, DPRD dan warga masyarakat Kota Sukabumi, yang telah berupaya optimal memberi dukungan, khususnya dalam melakukan pengaturan manajemen pemerintahan di Kota Sukabumi. Karena atas dukungan dari seluruh aparat pemerintah, DPRD dan warga masyarakat Kota Sukabumi ini, Walikota Sukabumi mendapat penghargaan Satya Lancana Karya Bhakti Praja Nugraha dari Peresiden RI, untuk katagori Walikota terbaik.
Ditandaskannya, penghargaan tersebut dipersembahkan bagi seluruh aparat pemerintah, DPRD dan warga masyarakat Kota Sukabumi, sebagai kado ulang tahun ke-99 Kota Sukabumi, tepatnya yang jatuh pada tanggal 1 April 2013, sekaligus sebagai kado dalam mengakhiri masa jabatannya sebagai Walikota Sukabumi periode tahun 2008-2013, tepatnya yang jatuh pada tanggal 13 Mei 2013 mendatang. Ditandaskan pula, penghargaan Satya Lancana Karya Bhakti Praja Nugraha untuk kategori Walikota terbaik ini, baru pertama kali didapatkannya, selama dua periode menjabat Walikota Sukabumi, yakni periode tahun 2003-2008 dan periode tahun 2008-2013. Namun penghargaan Satya Lancana Karya Bhakti Praja Nugraha untuk katagori lainnya, seperti untuk bidang pendidikan, kesehatan, olahraga dan sebagainya sudah didapatkannya, yang apabila dihitung jumlahnya sudah mencapai 13 penghargaan Satya Lancana Karya Bhakti Praja Nugraha, untuk berbagai bidang kategori.
|
| |
| Sabtu, 27 April 2013 |
| LKPJ AMJ WALIKOTA DAN WAKIL WALIKOTA SUKABUMI TAHUN 2008-2013 |
| Reporter : ENDANG SUMARDI |
| |
|
Walikota Sukabumi, H. Mokhamad Muslikh Abdussyukur, S.H., M.Si., beberapa waktu yang lalu sudah menyampaikan Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban Akhir Masa Jabatan (LKPJ AMJ) Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi Periode Tahun 2008-2013, kepada DPRD Kota Sukabumi. Maksud dan tujuannya, untuk memenuhi amanat Pasal 27 Ayat 2 Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004, Tentang Pemerintahan Daerah, dan Peraturan Pemerintah Nomor 3 Tahun 2007, Tentang Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (LPPD) kepada Pemerintah, Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban (LKPJ) Kepala Daerah kepada DPRD, dan Informasi Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (ILPP) kepada masyarakat.
Ditandaskannya, LPPD bukan hanya mencerminkan kinerja dari Kepala Daerah semata, melainkan cerminan kinerja seluruh jajaran birokrasi, DPRD dan berbagai komponen warga masyarakat. Hal ini didasarkan pada paradigma yang dianut di Indonesia, bahwa tata pemerintahan yang baik ditopang oleh tiga pilar. Antara lain, pemerintahan, sektor swasta dan masyarakat.
Menyinggung beberapa indikator makro pembangunan di Kota Sukabumi selama periode tahun 2008-2013, menurut Walikota Sukabumi, harus diakui oleh semua pihak, sudah mengalami peningkatan yang sangat berarti. Antara lain, Laju Pertumbuhan Ekonomi (LPE), Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Perkapita dan Daya Beli Masyarakat (DBM), mengalami peningkatan yang cukup sinifikan.
Demikian pula dalam bidang kesejahteraan sosial, pendidikan dan kesehatan, kendati ada perubahan sistem dalam penghitungannya, namun secara faktual mengalami trend peningkatan yang lebih baik. Seperti pada Angka Melek Huruf (AMH), Rata-Rata Lama Sekolah (RLS), Angka Harapan Hidup (AHH), Angka Kematian Bayi (AKB), Prosentase Penduduk Miskin (PPM), dan Angka Partisipasi Angkatan Kerja (APAK).
Selain itu, juga pencapaian kinerja dalam bidang keuangan daerah, khususnya Pendapatan Asli Daerah (PAD), dan besaran Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) selama kurun waktu tahun 2008-2013, sudah mengalami peningkatan yang cukup menggembirakan. Namun demikian, Walikota Sukabumi berharap, agar APBD Kota Sukabumi dapat segera mencapai limit minimal 1 trilyun rupiah. Untuk itu, ada hal yang harus menjadi catatan penting oleh semua pihak, yakni bagaimana agar daya serap APBD Kota Sukabumi, bisa lebih optimal dan efektif. Karena APBD, bisa menjadi motor penggerak perekonomian masyarakat.
|
| |
| Rabu, 24 April 2013 |
| WALIKOTA SUKABUMI LANTIK 32 PEJABAT ESELON III DAN IV |
| Reporter : ENDANG SUMARDI |
| |
|
Walikota Sukabumi, H. Mokhamad Muslikh Abdussyukur, S.H., M.Si., hari Rabu, 24 April 2013, bertempat di Halaman Apel Setda Kota Sukabumi, secara resmi melantik dan mengambil sumpah 32 Pejabat Eselon III dan IV, di lingkunagn Pemerintah Kota Sukabumi. Hadir dalam kesempatan tersebut, Pimpinan dan Anggota DPRD, unsur Muspida, Sekretaris Daerah Kota Sukabumi, para Asisten dan Staf Ahli, para Kepala Organisasi Perangkar Daerah (OPD), para Pimpinan Organisasi Wanita, Organisasi Pemuda, Organisasi Sosial, Insan Pers dan undangan lainnya.
Adapun para pejabat yang dilantik dan diambil sumpah tersebut, diantaranya Sekretaris Dinas Perhubungan Kota Sukabumi, H. Asep Mohamad Ilyas, S.IP., M.Sc., Sekretaris Kecamatan Baros, Dra. Yunita Nusmeri Sitepu, M.M., Sekretaris Kecamatan Cikole, Asep Koswara, S.IP., M.Si., Sekretaris Kecamatan Lembursitu, Fajar Rajasa, S.STP., Sekretaris Kecamatan Cibeureum, Ence Wahyudin, Sm,Hk., Lurah Subangjaya Kecamatan Cikole, Fery Munggaran, S.STP., dan Lurah Sukakarya Kecamatan Warudoyong, Supriatna Sugianto.
Selanjutnya Kasubbag Humas dan Protokol Bagian Umum Setda Kota Sukabumi, Arlan Paranti Rivai, S.STP., Kasubbid Mutasi dan Kepangkatan Pegawai Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kota Sukabumi, Apandi, S.IP., Kasubbid Pembinaan dan Kesejahteraan Pegawai BKPP Kota Sukabumi, Budi Purwanto, S.IP., Sekretaris Kelurahan Cisarua Kecamatan Cikole, Tirta Gumelar, S.STP., Sekretaris Kelurahan Cikole Kecamatan Cikole, Dedi Kuswandi, Sm.Hk., Sekretaris Kelurahan Sudajaya Hilir Kecamatan Baros, Yudi Saripudin, S.H., dan Sekretaris Kelurahan Sindangpalay Kecamatan Cibeureum, Hidayat Ece.
Walikota Sukabumi, H. Mokhamad Muslikh Abdussyukur, S.H., M.Si., dalam sambutannya mengucapkan selamat kepada para pejabat tersebut, baik yang mendapat promosi maupun rotasi. Diharapkannya, tugas dan amanah yang diberikan ini, menjadi berkah kebaikan, serta mampu dilaksanakan dengan penuh rasa tanggungjawab oleh para pejabat tersebut, selaku Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah Kota Sukabumi.
|
| |
| Rabu, 24 April 2013 |
| WALIKOTA SUKABUMI BUKA SOSIALISASI SENSUS PERTANIAN TAHUN 2013 |
| Reporter : ENDANG SUMARDI |
| |
|
Walikota Sukabumi, H. Mokhamad Muslikh Abdussyukur, S.H., M.Si., secara resmi membuka sosialisasi Sensun Pertanian Tahun 2013, di Kota Sukabumi. Sosialisasi tersebut, berlangsung hari Rabu, 24 April 2013, di Operation Room Setda Kota Sukabumi. Dalam sambutannya, Walikota Sukabumi mengatakan, sensus pertanian ini harus ditempatkan dalam kerangka membangun sektor pertanian, yang berbasis pada research and development.
Untuk itu, Walikota Sukabumi mengharapkan, agar dari pelaksanaan sensus pertanian ini, mampu menghasilkan basis data pertanian di Kota Sukabumi yang akurat dan applicanble, yang dapat digunakan untuk memetakan berbagai potensi produk unggulan pertanian Kota Sukabumi, sekaligus menginventarisasi berbagai permasalahan dan kendala, yang benar-benar berguna sebagai infut dalam merumuskan kebijakan bidang pertanian di Kota Sukabumi.
Sementara Kasi Statistik Produksi Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Sukabumi, selaku Ketua Panitia Penyelenggara, Cece Sodikin M, S.E. menjelaskan, pelaksanaan sensus pertanian ini merupakan yang keenam kalinya di Kota Sukabumi, yang dilaksanakan setiap 10 tahun sekali. Antara lain pada tahun 1963, tahun 1973, tahun 1983, tahun 1993, tahun 2003, dan tahun 2013. Dijelaskan pula, pelaksanaan sosialisasi ini, merupakan salah satu tahapan, dari rangkaian panjang pelaksanaan Sensus Pertanian Tahun 2013 di Kota Sukabumi.
Kasi Statistik Produksi BPS Kota Sukabumi juga mengatakan, sosialisasi ini dikemas dalam bentuk diskusi panel, dengan menghadirkan dua orang nara sumber, yakni Kepala Dinas Pertanian, Perikanan dan Ketahanan Pangan (DPPKP) Kota Sukabumi, Insinyur Hajah Kardina Karsoedi, M.T., menyampaikan materi tentang Pontensi dan Prospek Pertanian di Kota Sukabumi, dan Kepala BPS Kota Sukabumi, Insinyur Dudung Supriyadi, menyampaikan materi tentang Penjelasan Umum Sensus Pertanian Tahun 2013, dan Hasil Pendataan Sektor Pertanian di Kota Sukabumi, serta moderator Kepala Kantor Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kota Sukabumi, Insinyur H. Cecep Mansur, M.M.
Sedangkan jumlah peserta yang mengikuti sosialisasi tersebut, seluruhnya mencapai 60 orang. Antara lain aparat instansi pemerintah yang bertugas dalam bidang pertanian, camat, lurah, unsur perguruan tinggi, dan unsur organisasi masyarakat yang bergerak dalam bidang pertanian.
|
| |
| Jumat, 12 April 2013 |
| PENETAPAN RANTUS DPRD TENTANG REKOMENDASI LKPJ WALIKOTA TAHUN 2012 |
| Reporter : ENDANG SUMARDI |
| |
|
DPRD Kota Sukabumi, menetapkan Rancangan Keputusan (Rantus) DPRD, Tentang Rekomendasi Terhadap Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban (LKPJ) Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi Tahun 2012, menjadi Keputusan DPRD yang definitif. Selain itu, juga menyerahkan Keputusan DPRD, Tentang Rekomendasi Terhadap LKPJ Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi Tahun 2012. Penetapan Rantus dan Penyerahan Keputusan DPRD Tentang Rekomendasi Terhadap LKPJ Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi Tahun 2012 tersebut, dilakukan dalam Rapat Paripurna dan Rapat Paripurna Istimewa DPRD, yang dipimpin oleh Ketua DPRD Kota Sukabumi, Aep Saepurahman, S.E., bertempat di Ruangan Rapat Paripurna DPRD, hari Jumat siang, 12 April 2013.
Hadir dalam kesempatan tersebut, Walikota Sukabumi, Kepala Setukpa Lemdikpol Sukabumi, unsur Muspida, Sekretaris Daerah Kota Sukabumi, para Asisten dan Staf Ahli, para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Instansi Vertikal, para Alim Ulama, para Sesepuh dan Tokoh Masyarakat, Pimpinan Organisasi Sosial, Politik, Kemasyarakatan, Pemuda dan Wanita, serta Mahasiswa, Insan Pres dan undangan lainnya.
Adapun Susunan Acara Rapat Paripurna DPRD tersebut, antara lain Pembukaan, yang terdiri dari Pengesahan Kuorum, Pengesahan Acara, dan Kata-Kata Pengantar oleh Pimpinan Rapat. Selanjutnya Pokok-Pokok Kegiatan, yang terdiri dari Pembacaan Laporan Hasil Kerja Komisi-Komisi Tentang Pembahasan LKPJ Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi Tahun 2012. Antara lain, Komisi I disampaikan Wakil Ketua, H. Wahyudi Kelana, Komisi II disampaikan Ketua Komisi, Dadang Hermawan, dan Komisi III disampaikan Anggota Komisi, Syihabudin, S.Pdi., Pembacaan Rantus DPRD Kota Sukabumi, Tentang Rekomendasi Terhadap LKPJ Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi Tahun 2012, oleh Sekretaris DPRD Kota Sukabumi, Drs. H. Yudi Wiharsa, M.Si., Penetapan dan Penandatanganan Rantus DPRD Tentang Rekomendasi Terhadap LPKJ Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi Tahun 2012, oleh Pimpinan DPRD, serta Kata-Kata Penutupan oleh Pimpinan Rapat.
Sedangkan Susunan Acara Rapat Paripurna Istimewa DPRD tersebut, antara lain Pembukaan, yakni Kata-Kata Pengantar oleh Pimpinan Rapat. Kemudian Pokok-Pokok Kegiatan, yang terdiri dari Pembacaan Berita Acara Penyampaian Keputusan DPRD, Tentang Rekomendasi Terhadap LKPJ Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi Tahun 2012, oleh Sekretaris DPRD Kota Sukabumi, Penandatangan Berita Acara oleh Ketua DPRD Kota Sukabumi dan Walikota Sukabumi, Penyerahan Keputusan DPRD Tentang Rekomendasi Terhadap LKPJ Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi Tahun 2012, dari Ketua DPRD Kota Sukabumi kepada Walikota Sukabumi, serta Kata-Kata Penutupan oleh Pimpinan Rapat.
|
| |
| Senin, 8 April 2013 |
| WALIKOTA SUKABUMI MEMBUKA DIKLAT PENYUSUNAN KONTRAK KEGIATAN |
| Reporter : ENDANG SUMARDI |
| |
|
Walikota Sukabumi, H. Mokhamad Muslikh Abdussyukur, S.H., M.Si., hari Senin, 8 April 2013, bertempat di Gedung Korpri Kota Sukabumi, secara resmi membuka Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Tentang Penyusunan Kontrak Kegiatan, di lingkungan Pemerintah Kota Suklabumi. Hadir dalam kesempatan tersebut, Pimpinan DPRD, unsur Muspida, Sekretaris Daerah Kota Sukabumi, para Asisten dan Staf Ahli, para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), para Camat dan Lurah, para nara sumber, para peserta dan undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Walikota Sukabumi menjelaskan, diklat ini merupakan salah satu proses pembelajaran, serta tidak mengenal usia dan berkelanjutan, atau life long education. Berkaitan dengan hal tersebut, pelaksanaan diklat ini agar dijadikan salah satu media, khususnya dalam memperluas cakrawala dan wawasan, oleh para peserta. Dengan demikian, para peserta diklat ini dapat meningkatkan pengetahuan dan wawasan, serta akan semakin bijak dalam mengendalikan dan memecahkan berbagai persoalan yang dihadapi. Selain itu, juga dapat mengambil keputusan yang tepat, serta dapat diterima oleh semua pihak.
Untuk itu, Walikota Sukabumi meminta kepada seluruh peserta, agar mengikuti diklat ini dengan sebaik-baiknya, dengan mengikuti seluruh materi yang diberikan oleh para nara sumber, disertai semangat dan disiplin yang tinggi. Dengan demikian, seluruh materi yang diberikan oleh para nara sumber, dapat diserap dan dipahami dengan baik oleh para peserta, sekaligus dapat direalisasikan dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.
Dijelaskan pula, pelaksanaan diklat ini merupakan salah satu upaya Pemerintah Kota Sukabumi, dalam melakukan reformasi kinerja aparatur di lingkungan Pemerintah Kota Sukabumi. Selain itu, juga sebagai salah satu upaya Pemerintah Kota Sukabumi, dalam melakukan reformasi birokrasi di lingkungan Pemerintah Kota Sukabumi, khususnya dalam melakukan penyusunan kontrak kegiatan dengan berbagai pihak yang berkepentingan, sesuai dengan peraturan dan perundang-undangan yang berlaku, dari mulai waktu hingga biaya dan persyaratan.
Walikota Sukabumi mengharapkan, dengan dilaksanakannya diklat ini, dapat memberikan nilai tambah dan manfaat yang mendalam kepada seluruh peserta diklat. Dengan demikian, seluruh peserta diklat dapat meningkatkan kinerja dan kompetensi, khususnya dalam melakukan penyusunan kontrak kegiatan dengan berbagai pihak yang berkepentingan, guna meningkatkan kualitas kinerja aparatur pemerintahan di Kota Sukabumi.
|
| |
| Kamis, 4 April 2013 |
| WALIKOTA SUKABUMI MEMBUKA SOSIALISASI PERMASALAHAN HUKUM |
| Reporter : ENDANG SUMARDI |
| |
|
Walikota Sukabumi, H. Mokhamad Muslikh Abdussyukur, S.H., M.Si., secara resmi membuka sosialisasi permasalahan hukum, terkait Keterbukaan Informasi Publik (KIP) dan Aspek Pidana Khusus dalam Pengelolaan Administrasi Keuangan Negara. Kegiatan yang berlangsung hari Kamis, 4 April 2013, di Operation Room Setda Kota Sukabumi ini, diikuti oleh seluruh pimpinan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), di lingkungan Pemerintah Kota Sukabumi.
Dalam sambutannya Walikota Sukabumi menjelaskan, informasi merupakan kebutuhan pokok setiap orang, bagi pengembangan pribadi dan lingkungan sosialnya, serta merupakan bagian yang sangat penting bagi ketahanan nasional. Untuk itu, hak setiap orang untuk mendapatkan informasi, merupakan Hak Asasi Manusia (HAM), dan KIP merupakan salah satu ciri penting bagi negara demokratis, yang menjunjung tinggi kedaulatan rakyat, untuk mewujudkan penyelenggaraan negara yang baik.
Dijelaskan pula, salah satu elemen penting dalam mewujudkan penyelenggaraan negara yang terbuka, yakni hak publik untuk mendapatkan informasi, sesuai dengan peraturan dan perundang-undangan yang berlaku. Berkaitan dengan hal tersebut, hak atas informasi menjadi sangat penting, karena semakin terbuka penyelenggaraan Negara, semakin dapat dipertanggungjawabkan. Selain itu, hak setiap orang untuk mendapatkan informasi, juga sangat relevan dengan perkembangan zaman saat ini. Maksud dan tujuannya, untuk meningkatkan kualitas pelibatan masyarakat, dalam proses pengambilan keputusan publik. Ditandaskannya, partisipasi atau pelibatan masyarakat dalam berbagai bidang, tidak akan banyak berarti, apabila tanpa adanya jaminan KIP.
Berkaitan dengan hal tersebut, setiap badan publik, memiliki kewajiban untuk membuka akses atas informasi publik, khususnya yang berkaitan dengan badan publik tersebut, bagi masyarakat luas. Adapun lingkup badan publik ini, terdiri dari lembaga eksekutif, yudikatif, legislatif dan penyelenggara negara lainnya, yang mendapatkan dana dari Anggaran Pendapatan dan Belanaja Negara (APBN), serta Anggaran Pendapatan dan Belanaja Daerah (APBD). Selain itu, juga organisasi non pemerintah, baik yang berbadan hukum maupun yang tidak berbadan hukum, seperti Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), perkumpulan serta orgnisasi lainnya, yang mengelola atau menggunakan dana, baik sebagian maupun seluruhnya dari APBN atau APBD, termasuk sumbangan dari masyarakat atau bantuan dari luar negeri. Diharapkannya, melalui mekanisme dan pelaksanaan prinsip keterbukaan, dapat menciptakan kepemerintahan yang baik, peran serta masyarakat yang transparan dan akuntabilitas yang tinggi, sebagai salah satu prasyarat untuk mewujudkan demokrasi yang hakiki.
|
| |
| Selasa, 2 April 2013 |
| RANTUS USUL PEMBERHENTIAN WALIKOTA MASA JABATAN 2008-2013 |
| Reporter : ENDANG SUMARDI |
| |
|
DPRD Kota Sukabumi, menetapkan Rancangan Keputusan (Rantus), Tentang Usul Pemberhentian Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi Masa Jabatan Tahun 2008-2013, serta Usul Pengesahan Pengangkatan Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi Masa Jabatan Tahun 2013-2018, menjadi Keputusan DPRD yang definitif. Penetapan Rantus tersebut, dilaksanakan dalam Rapat Paripurna, yang dipimpin Wakil Ketua DPRD Kota Sukabumi, H. Tatang Komara, S.Sos., M.M., hari Selasa, 2 April 2013, bertempat di Ruangan Rapat Paripurna DPRD Kota Sukabumi.
Adapun Susunan Acara Rapat Paripurna tersebut, antara lain Pembukaan, yang terdiri dari Pengesahan Kuorum, Pengesahan Acara dan Kata-Kata Pengantar oleh Pimpinan Rapat. Kemudian Pokok-Pokok Kegiatan, yang terdiri dari Pembacaan Rantus DPRD Kota Sukabumi, Tentang Usul Pemberhentian Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi Masa Jabatan Tahun 2008-2013, serta Usul Pengesahan Pengangkatan Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi Masa Jabatan Tahun 2013-2018, oleh Sekretaris DPRD Kota Sukabumi, Drs. H. Yudi Wiharsa, M.Si. Selanjutnya Penetapan dan Penanda-tanganan Rantus tersebut, oleh Pimpinan DPRD, serta Kata-Kata Penutupan oleh Pimpinan Rapat.
Wakil Ketua DPRD Kota Sukabumi, H. Tatang Komara, S.Sos., M.M. mengatakan, sebagaimana diketahui bersama, bahwa Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi Masa Jabatan Tahun 2008-2013, akan berakhir masa jabatannya pada tanggal 13 Mei 2013. Untuk itu, berdasarkan Pasal 29 Ayat 3 Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 Tentang Pemerintahan Daerah, serta Pasal 123 Ayat 3 Peraturan Pemerintah Nomor 6 Tahun 2005 Tentang Pemilihan, Pengesahan Pengangkatan dan Pemberhentian Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah dijelaskan, bahwa Pemberhentian Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah, diberitahukan oleh Pimpinan DPRD, yang diputuskan dalam Rapat Paripurna.
Oleh karenanya, dalam rapat paripurna ini, diterbitkan Keputusan DPRD Kota Sukabumi, Tentang Usul Pemberhentian Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi Masa Jabatan Tahun 2008-2013, serta Usul Pengesahan Pengangkatan Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi Masa Jabatan Tahun 2013-2018. Ditandaskannya, berdasarkan Pasal 99 Ayat 2 Peraturan Pemerintah Nomor 6 Tahun 2005, DPRD mengusulkan Pasangan Calon Walikota dan Wakil Walikota Terpilih, selambat-lambat dalam jangka waktu 3 hari kepada Menteri Dalam Negeri (Mendagri) melalui Gubernur, berdasarkan Berita Acara Penetapan Pasangan Calon Terpilih dari Komisi Pemilihan Umum (KPU), yang dilengkapi dengan berkas pemilihan, untuk mendapatkan pengesahan pengangkatan.
Hadir dalam kesempatan tersebut, unsur Muspida, Sekretaris Daerah Kota Sukabumi, para Asisten dan Staf Ahli, para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Instansi Vertikal, para Camat dan Lurah, para Pejabat TNI, Polri dan Sipil, para sesepuh dan tokoh masyarakat, para Pimpinan Organisasi Sosial, Politik, Kemasyarakatan, Pemuda dan Wanita, serta Mahasiswa, Insan Pers dan undangan lainnya.
|
| |
| Sabtu, 30 Maret 2013 |
| WALIKOTA SUKABUMI SUDAH MENYAMPAIKAN LKPJ TAHUN 2012 |
| Reporter : ENDANG SUMARDI |
| |
|
Walikota Sukabumi, H. Mokhamad Muslikh Abdussyukur, S.H., M.Si., sudah menyampaikan Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban (LKPJ) Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi Tahun 2012, kepada DPRD Kota Sukabumi. Selain itu, pada awal tahun 2013, Walikota Sukabumi juga sudah menyampaikan LKPJ Akhir Masa Jabatan (AMJ) Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi Tahun 2008-2013, kepada DPRD Kota Sukabumi.
Dijelaskannya, LKPJ AMJ Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi Tahun 2008-2013 tersebut, memuat data proses dan pencapaian hasil pembangunan sampai dengan bulan Oktober 2012. Dengan demikian, masih ada beberapa hasil pembangunan yang belum dilaporkan. Untuk itu, dalam LKPJ Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi Tahun 2012 ini, seluruh hasil pembangunan yang dilaksanakan selama tahun 2012 dilaporkan.
Dijelaskan pula, penyampaian LKPJ Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi Tahun 2012 ini, merupakan salah satu amanat yang harus ditunaikan oleh Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi, sebagaimana yang tertuang dalam Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004, Tentang Pemerintahan Daerah, tepatnya pada Pasal 27 Ayat 2, serta Peraturan Pemerintah Nomor 3 Tahun 2007, Tentang Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (LLPD) kepada Pemerintah Pusat, LKPJ kepada DPRD, dan Informasi Laporan Penyelenggaraan Pemerintah Daerah (ILPPD) kepada masyarakat.
Disamping itu, penyampaian LKPJ ini, merupakan salah satu laporan progres tahunan, yang disampaikan kepada DPRD, berdasarkan tolak ukur Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2012, yang berisi pelaksanaan urusan desentralisasi, yang terdiri dari urusan wajib dan urusan pilihan, serta tugas umum pemerintahan dan tugas pembantuan, termasuk hambatan dan permasalahan yang dihadapi, serta solusi terbaik pemecahannya.
Walikota Sukabumi menandaskan, implementasi tugas tersebut, intinya mengarah pada upaya peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM), yang dijabarkan melalui visi dan misi Kota Sukabumi, dengan menyinergikan 6 urusan pusat dan 16 urusan wajib daerah, serta menyelaraskan dengan visi dan misi Pemerintah Kota Sukabumi Tahun 2008-2013, sebagaimana yang tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Sukabumi Tahun 2008-2013.
|
| |
| Rabu, 27 Maret 2013 |
| JAWABAN WALIKOTA ATAS LKPJ WALIKOTA TAHUN ANGGARAN 2012 |
| Reporter : ENDANG SUMARDI |
| |
|
DPRD Kota Sukabumi, hari hari Rabu, 27 Maret 2013, di Ruangan Rapat Paripurna DPRD Kota Sukabumi, menyelenggarakan Rapat Paripurna, dengan acara Tanggapan dan Jawaban Walikota Sukabumi, Atas Pemandangan Umum Fraksi-Fraksi, Terhadap Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban (LKPJ) Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi Tahun Anggaran 2012. Rapat Paripurna tersebut, dipimpin PLT Wakil Ketua DPRD Kota Sukabumi, H. Tatang Komara, S.Sos., M.M.
Adapun susunan acara Rapat Paripurna tersebut, antara lain Pembukaan, yang terdiri dari Pengesahan Kuorum, Pengesahan Acara dan Kata-Kata Pengantar oleh Pimpinan Rapat. Kemudian Pokok-Pokok Kegiatan, yakni Tanggapan dan Jawaban Walikota Sukabumi, Atas Pemandangan Umum Fraksi-Fraksi, Terhadap LKPJ Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi Tahun Anggaran 2012, serta Kata-Kata Penutupan oleh Pimpinan Rapat.
PLT Wakil Ketua DPRD Kota Sukabumi, H. Tatang Komara, S.Sos., M.M., dalam kesempatannya menjelaskan, LKPJ Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi Tahun Anggaran 2012, sebagaimana yang telah disampaikan dan sedang dibahas, dikaji dan ditelaah oleh DPRD Kota Sukabumi, dilakukan secara terbuka, melalui rapat paripurna.
Dikatakannya, bahasan, kajian dan telaahan yang dituangkan dalam Pemandangan Umum Fraksi-Fraksi, sebagai pengejawantahan kebijakan, terhadap pelaksanaan kinerja secara sistematis, efektif, efisien, transparan dan akuntabel, sekaligus menyuarakan aspirasi masyarakat, sebagai bentuk pertanggungjawaban secara politis, yang telah disampaikan secara resmi, melalui rapat paripurna. Dengan demikian, Tanggapan dan Jawaban Walikota Sukabumi, Atas Pemandangan Umum Fraksi-Fraksi, Terhadap LKPJ Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi Tahun Anggaran 2012 tersebut, sangat penting dilakukan.
Hadir dalam kesempatan tersebut, Kepala Setukpa Lemdikpol Sukabumi, unsur Muspida, para Asisten dan Staf Ahli, para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Instansi Vertikal, para pejabat TNI, Polri dan Sipil, Alim Ulama, Sesepuh dan Tokoh Masyarakat, Pimpinan Organisasi Sosial, Politik, Kemasyarakatan, Pemuda dan Wanita, serta Mahasiswa, Insan Pers dan undangan lainnya.
|
| |
| Selasa, 26 Maret 2013 |
| PEMANDANGAN UMUM FRAKSI-FRAKSI TERHADAP LKPJ WALIKOTA TAHUN 2012 |
| Reporter : ENDANG SUMARDI |
| |
|
DPRD Kota Sukabumi, menyelenggarakan Rapat Paripurna, dengan acara Pemandangan Umum Fraksi-Fraksi, terhadap Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban (LKPJ) Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi Tahun Anggaran 2012. Rapat Paripurna yang berlangsung hari Selasa, 26 Maret 2013, di Ruangan Rapat Paripurna DPRD Kota Sukabumi ini, dipimpin PLT Wakil Ketua DPRD Kota Sukabumi, H. Tatang Komara, S.Sos., M.M.
Adapun Susunan Acara Rapat Paripurna tersebut, antara lain Pembukaan, yang terdiri dari Pengesahan Kuorum, Pengesahan Acara, dan Kata-Kata Pengantar Pimpinan Rapat. Kemudian Pokok-Pokok Kegiatan, yakni Pemandangan Umum Fraksi Partai Keadilan Sejahtera disampaikan Yayan Suryana, S.Pdi., Fraksi Partai Amanat Nasional disampaikan Eeng Iwan Ruswandi, Fraksi Partai Persatuan Pembangunan disampaikan Drs. Rachmat Purnama, M.M., Fraksi Partai Demokrat Bersatu disampaikan Edi Gunawan, S.E., Fraksi Partai Golkar disampaikan Priatman Maman, Sm.Hk., S.Pd., dan Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan disampaikan Idod Juhandi, serta Kata-Kata Penutupan Pimpinan Rapat.
Dalam kesempatannya, PLT Wakil Ketua DPRD Kota Sukabumi, H. Tatang Komara, S.Sos., M.M. menjelaskan, sebagaimana diketahui bersama, bahwa LKPJ Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi Tahun Anggaran 2012 ini, telah disampaikan oleh Walikota Sukabumi, melalui Rapat Paripurna DPRD, tepatnya pada tanggal 25 Maret 2013. Dijelaskan pula, konstruksi ini merupakan salah satu bentuk pelaksanaan administrasi pemerintahan yang bersifat strategis, untuk diketahui oleh semua pihak, baik oleh DPRD sebagai Lembaga Perwakilan Rakyat maupun oleh warga masyarakat.
PLT Wakil Ketua DPRD Kota Sukabumi, H. Tatang Komara, S.Sos., M.M. juga menjelaskan, untuk mengkaji, menelaah dan mengevaluasi materi, khususnya yang berkaitan dengan kegiatan pemerintahan dan kemasyarakatan, proses dan mekanisme tanggapannya pun, harus melalui fraksi-fraksi sebagai perwakilan dari masyarakat, termasuk dalam menanyakan berbagai hal dan kebijakan yang telah dilaksanakan. Ditandaskannya, Pemandangan Umum Fraksi-Fraksi ini, merupakan aplikasi dari pelaksanaan fungsi dan hak-hak DPRD, dalam mengupayakan penyelenggaraan pemerintahan daerah.
Hadir dalam kesempatan tersebut, Walikota Sukabumi, Kepala Setukpa Lemdikpol Sukabumi, unsur Muspida, para Asisten dan Staf Ahli, para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Instansi Vertikal, para pejabat TNI, Polri dan Sipil, para Alim Ulama, para Sesepuh dan Tokoh Masyarakat, para Pimpinan Organisasi Sosial, Politik, Kemasyarakatan, Pemuda dan Wanita, serta Mahasiswa, Insan Pers dan undangan lainnya.
|
| |
| Senin, 25 Maret 2013 |
| DPRD SELENGGARAKAN RAPAT PARIPURNA LKPJ WALIKOTA TAHUN ANGGARAN 2012 |
| Reporter : ENDANG SUMARDI |
| |
|
DPRD Kota Sukabumi, hari Senin, 25 Maret 2013, menyelenggarakan Rapat Paripurna, dengan acara Penjelasan Walikota Sukabumi, terhadap Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban (LKPJ) Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi, Tahun Anggaran 2012. Rapat Paripurna yang dipimpin PLT Wakil Ketua DPRD Kota Sukabumi, H. Tatang Komara, S.Sos., M.M. ini, berlangsung di Ruangan Rapat Paripurna DPRD Kota Sukabumi, Jalan Ir. H. Juanda Nomor 10 Kota Sukabumi.
Adapun susunan acara rapat paripurna tersebut, yakni Pembukaan, yang terdiri dari Pengesahan Kuorum, Pengesahan Acara, dan Kata-Kata Pengantar oleh Pimpinan Rapat. Selanjutnya Pokok-Pokok Kegiatan, yakni Penjelasan Walikota Sukabumi, H. Mokhamad Muslikh Abdussyukur, S.H., M.Si., terhadap LKPJ Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi Tahun Anggaran 2012, serta Kata-Kata Penutupan oleh Pimpinan Rapat.
Hadir dalam kesempatan tersebut, Kepala Setukpa Lemdikpol Sukabumi, unsur Muspida, para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Instansi Vertikal, para Pejabat TNI, Polri dan Sipil, para Alim Ulama dan Tokoh Masyarakat, para Pimpinan Organisasi Sosial, Politik, Kemasyarakatan dan Pemuda, serta Mahasiswa, Insan Pers dan undangan lainnya.
PLT Wakil Ketua DPRD Kota Sukabumi, H. Tatang Komara, S.Sos., M.M. menjelaskan, memerhatikan Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 Tentang Pemerintahan Daerah, sebagaimana yang telah diubah beberapa kali, dan yang terakhir dengan Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2008, serta Juncto Pasal 23 Peraturan Pemerintah Nomor 3 Tahun 2007 Tentang Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (LPPD) kepada Pemerintah, LKPJ Kepala Daerah kepada DPRD, dan Informasi Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (ILPPD) kepada masyarakat.
Berkaitan dengan hal tersebut, maka Walikota dan Wakil Walikota wajib melaporkan penyelenggaraan pemerintahan daerah kepada pemerintah melalui LPPD, kepada DPRD melalui LKPJ, dan kepada warga masyarakat melalui ILPPD. Dijelaskan pula, atas dasar tersebut, melalui rapat paripurna, Walikota Sukabumi, H. Mokhamad Muslikh Abdussyukur, S.H., M.Si., menyampaikan LKPJ Tahun Anggaran 2013 kepada DPRD Kota Sukabumi, sebagai bentuk pemenuhan kewajiban, yang telah diamanatkan dalam ketentuan peraturan dan perundang-undangan yang berlaku.
|
| |
| Senin, 25 Maret 2013 |
| WALIKOTA ANUGERAHKAN SATYA LANCANA KARYA SATYA KEPADA 306 PNS |
| Reporter : ENDANG SUMARDI |
| |
|
Walikota Sukabumi, H. Mokhamad Muslikh Abdussyukur, S.H., M.Si., hari Senin, 25 Maret 2013, bertempat di Gedung Juang 45 Kota Sukabumi, menganugerahkan Tanda Penghargaan Satya Lancana Karya Satya 30 Tahun, 20 Tahun dan 10 Tahun dari Presiden RI, kepada 306 Pegawai Negeri Sipil (PNS), di Lingkungan Pemerintah Kota Sukabumi. Penganugerahan tanda penghargaan tersebut, dalam rangka memperingati Hari Jadi Ke-99 Kota Sukabumi, tepatnya yang jatuh pada tanggal 1 April 2013 pekan depan.
Hadir dalam kesempatan tersebut, Pimpinan dan Anggota DPRD, unsur Muspida, para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Instansi Vertikal, serta Ketua Tim Penggerak PKK, dan undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Walikota Sukabumi mengharapkan, dengan dianugerahkannya tanda penghargaan ini, dapat menambah motivasi dan inovasi bagi para PNS tersebut, khususnya dalam memberikan pelayanan prima kepada segenap lapisan warga masyarakat Kota Sukabumi.
Dijelaskannya, sebagaimana dimaklumi bersama, bahwa PNS adalah aparatur pemerintah, yang menjalankan roda pemerintahan sehari-hari, dalam rangka mencapai tujuan nasional bangsa Indonesia, sebagaimana dirumuskan dalam Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945. Dijelaskan pula, menjalankan roda pemerintahan, berarti menjalankan suatu kebijakan umum, yang telah digariskan oleh para pembuat kebijakan, pada setiap tingkatan penyelenggaraan negara.
Walikota Sukabumi mengatakan, dalam sistem demokrasi yang dianut saat ini, kebijakan yang diambil dirumuskan berdasarkan aspirasi dan keinginan warga masyarakat. Untuk itu, pada pelaksanaannya, aparatur pemerintah harus senantiasa memerhatikan keinginan dan aspirasi warga masyarakat.
Dikatakan pula, secara rinci dan lebih lanjut, telah diatur dalam Undang-Undang Pokok-Pokok Kepegawaian RI, diantaranya menyatakan, bahwa PNS merupakan unsur aparatur negara, yang memiliki tugas sebagai abdi negara, abdi pemerintah dan abdi masyarakat, khususnya dalam memberikan pelayanan prima secara adil dan merata kepada warga masyarakat. Selain itu, juga untuk menjaga persatuan dan kesatuan bangsa, dengan penuh kesetiaan kepada Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945.
|
| |
| Sabtu, 16 Maret 2013 |
| WALIKOTA SUDAH MENYERAHKAN SPT PPH KE KPP PRATAMA SUKABUMI |
| Reporter : ENDANG SUMARDI |
| |
|
Walikota Sukabumi, H. Mokhamad Muslikh Abdussyukur, S.H., M.Si., sudah menyerahkan Surat Pemberitahuan Tahunan (SPT) Pajak Penghasilan (PPh), ke Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Sukabumi, Jalan R.E. Martadinata Kota Sukabumi, tepatnya pada tanggal 14 Maret 2013. Padahal batas akhir penyerahan SPT tersebut, pada tanggal 31 Maret 2013 mendatang.
Selain Walikota Sukabumi, beberapa pejabat lainnya juga ikut serta menyerahkan SPT tersebut. Antara lain, Ketua DPRD Kota Sukabumi, diwakili Anggota DPRD Kota Sukabumi, Drs. Rachmat Purnama, M.M., Inspektur Kota Sukabumi, Hadi Wahyudin, S.H., M.Si., Kepala DPPKAD Kota Sukabumi, diwakili Kepala Bidang Penagihan dan Penyuluhan DPPKAD Kota Sukabumi, Insinyur Yudi Yustiawan, M.T., dan Kepala KPPN Sukabumi, Herianto.
Walikota Sukabumi menandaskan, penyerahan SPT tersebut, lebih cepat lebih baik, guna menunjang kelancaran dan keberhasilan program KPP Pratama Sukabumi, khususnya program Pekan Panutan Penyampaian SPT PPh. Ditandaskan pula, sebagai panutan, para pejabat harus melakukan kewajibannya, yakni membayar pajak kepada negara, sekaligus memberi contoh yang baik kepada warga masyarakat, khususnya para Wajib Pajak (WP) di Kota Sukabumi.
Untuk itu, Walikota Sukabumi menghimbau kepada segenap lapisan warga masyarakat, khususnya para WP di Kota Sukabumi, agar segera menyampaikan SPT tersebut ke KPP Pratama Sukabumi, jangan menunggu batas akhir atau jatuh tempo. Demikian pula kepada para pimpinan instansi pemerintah dan swasta yang ada di wilayah Kota Sukabumi, agar menghimbau para pegawai atau stafnya, untuk segera menyampaikan SPT tersebut ke KPP Pratama Sukabumi.
Walikota Sukabumi mengungkapkan, tingkat kepatuhan dan ketaatan warga masyarakat Kota Sukabumi, khususnya para WP dalam membayar pajak tersebut cukup baik. Karena selain wilayah Kota Sukabumi yang tidak terlalu luas, juga gencarnya sosialisasi kepada segenap lapisan warga masyarakat, yang dilaksanakan KPP Pratama Sukabumi. Walikota Sukabumi juga mengungkapkan, pihaknya akan senantiasa mendukung KPP Pratama Sukabumi, yang senantiasa berupaya optimal mencapai target pajak tersebut, untuk menunjang kelancaran dan keberhasilan pembangunan.
|
| |
| Kamis, 14 Maret 2013 |
| WALIKOTA MEMBUKA MUSRENBANG KOTA SUKABUMI TAHUN 2013 |
| Reporter : ENDANG SUMARDI |
| |
|
Walikota Sukabumi, H. Mokhamad Muslikh Abdussyukur, S.H., M.Si., hari Kamis, 14 Maret 2013, di Gedung Juang 45 Kota Sukabumi, secara resmi membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kota Sukabumi Tahun 2013, untuk Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) Kota Sukabumi Tahun 2014. Hadir dalam kesempatan tersebut, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Jawa Barat, Kepala Badan Koordinasi Pemerintahan dan Pembangunan (BKPP) Wilayah I Bogor, Pimpinan dan Anggota DPRD, unsur Muspida, para Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), Camat dan Lurah, serta undangan lainnya.
Dalam sambutannya Walikota Sukabumi mengatakan, sebagaimana amanat Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 Tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional, Musrenbang Kota Sukabumi ini merupakan rangkaian sistem, dalam rangka memenuhi ketentuan yang ada di dalam Undang-Undang tersebut.
Dijelaskannya, Undang-Undang tersebut mengatur, bahwa Pemerintah Daerah wajib menyusun RKPD, sebagai rencana tahunan, yang merupakan tahap lanjutan dari pelaksanaan Musrenbang Tingkat Kelurahan, Tingkat Kecamatan dan Forum Gabungan SKPD. Dengan demikian, RKPD Kota Sukabumi ini, merupakan penggabungan dari hasil pemikiran, yang mengakomodir unsur-unsur teknokratik, politik, partisipatif, bottom up dan top down, dari referensi perencanaan pembangunan, dengan hasil aspirasi dari berbagai stakeholders pembangunan.
Walikota Sukabumi menandaskan, Musrenbang RKPD Kota Sukabumi Tahun 2013 ini, merupakan Musrenbang pada fase ketiga Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Kota Sukabumi, untuk pelaksanaan pembangunan tahun 2013-2018. Dijelaskannya, di dalam Peraturan Daerah (Perda) Kota Sukabumi Nomor 8 Tahun 2008 Tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Sukabumi Tahun 2013-2018, mengatur program transisi perencanaan pembangunan. Maksud dan tujuannya, untuk mengisi kekosongan dokumen perencanaan, pada tahun berakhirnya masa jabatan Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi Tahun 2008-2013.
Dijelaskan pula, seiring dengan berakhirnya masa jabatan Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi Tahun 2008-2013, program transisi ini berisi program indikatif untuk tahun 2014, yang mengacu pada RPJPD Kota Sukabumi Tahun 2005-2025, sekaligus memberikan arah dan sebagai acuan, bagi seluruh komponen pelaku pembangunan daerah, dalam mewujudkan pembangunan daerah yang berkesinambungan.
|
| |
| Rabu, 13 Maret 2013 |
| WALIKOTA MENYERAHKAN PENGHARGAAN ADHI BHAKTI PRATAMA TAHUN 2013 |
| Reporter : ENDANG SUMARDI |
| |
|
Walikota Sukabumi, H. Mokhamad Muslikh Abdussyukur, S.H., M.Si., didampingi unsur Muspida dan Ketua Tim Penggerak PKK Kota Sukabumi, Nyonya Hajah Isye Muslikh Abdussyukur, menyerahkan Piagam Tanda Penghargaan Adhi Bhakti Pratama Tahun 2013, kepada 34 orang Pengurus dan Anggota Tim Penggerak PKK se Kota Sukabumi.
Selain itu, juga menyerahkan piagam penghargaan dan trophy, kepada para juara Lomba Tingkat Kota Sukabumi. Diantaranya juara Lomba Pelaksana Terbaik 10 Program Pokok PKK, Lomba Kader PKK, Lomba Penyuluhan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) dan Simulasi Traffiking, Lomba Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K), Lomba Pos PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini), Festival Keanekaragaman Makanan Khas Jawa Barat, Lomba Cipta Menu Beragam, Bergizi, Seimbang dan Aman (B2SA), Lomba Masak Serba Ikan Bandeng, Lomba Hatinya PKK, dan Lomba Kader Pos Yandu. Selanjutnya kepada juara II Lomba Pemanfaatan Toga Tingkat Jawa Barat, juara III Lomba Olahan Ikan Tingkat Jawa Barat, dan juara III Lomba Kreativitas Produk Perempuan Kepala Keluarga Tingkat Provinsi Jawa Barat.
Piagam Tanda Penghargaan Adhi Bhakti Pratama, serta piagam penghargaan dan trophy kepada para juara lomba tersebut, diserahkan pada puncak Hari Kesatuan Gerak PKK Ke-41 Tingkat Kota Sukabumi Tahun 2013, yang berlangsung pada hari Rabu, 13 Maret 2013, di Gedung Juang 45 Kota Sukabumi.
Hadir dalam kesempatan tersebut, Pimpinan dan Anggota DPRD, para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Instansi Vertikal, para Camat dan Lurah, Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP), Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW), Ketua Bhayangkari Setukpa Lemdikpol Sukabumi, Ketua Bhayangkari Polres Sukabumi Kota, Ketua Dharma Pertiwi, Ketua Persit Kartika Chandra Kirana, para Kader PKK, Kader Pos Yandu, Kader Bina Keluarga Balita (BKB), Kader Bina Keluarga Remaja (BKR), Kader PAUD, dan undangan lainnya.
Ketua Panitia Penyelenggara, Nyonya Hajah Ai Rukoyah Syaripin menjelaskan, maksud dan tujuan dilaksanakannya Hari Kesatuan Gerak PKK Ke-41 Tingkat Kota Sukabumi Tahun 2013 ini, antara lain untuk memasyarakatkan Gerakan PKK, sebagai gerakan yang dikelola dengan prinsip dari, oleh dan untuk masyarakat, serta meningkatkan pemahaman segenap jajaran Tim Penggerak PKK, masyarakat dan seluruh komponen bangsa, tentang keberadaan, tujuan, program dan kegiatan PKK, dalam rangka memberdayakan dan meningkatkan kesejahteraan keluarga. Selanjutnya meningkatkan motivasi dan kesadaran para kader dan masyarakat, untuk lebih tahu, mau dan mampu melaksanakan program-program PKK, serta senantiasa aktif mendukung kegiatan PKK. Adapun tema yang diangkat, yakni Dengan Semangat Hari Kesatuan Gerak PKK Ke-41, Kita Wujudkan Keluarga yang Mandiri dan Sejahtera, Melalui Hari Kesatuan Gerak PKK.
|
| |
| Rabu, 13 Maret 2013 |
| WALIKOTA MENGUCAPKAN TERIMA KASIH KEPADA JAJARAN TIM PENGGERAK PKK |
| Reporter : ENDANG SUMARDI |
| |
|
Walikota Sukabumi, H. Mokhamad Muslikh Abdussyukur, S.H., M.Si., mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya, kepada segenap jajaran pengurus dan anggota Tim Penggerak PKK se Kota Sukabumi. Selain itu, juga kepada segenap jajaran pengurus dan anggota organisasi wanita lainnya, diantaranya Dharma Wanita Persatuan (DWP), Gabungan Organisasi Wanita (GOW), Bhayangkari Setukpa Lemdikpol Sukabumi, Bhayangkari Polres Sukabumi Kota, Dharma Pertiwi, Persit Kartika Chandra Kirana dan sebagainya, yang telah berupaya optimal membantu sekaligus merealisasikan berbagai program dan kegiatan, yang dilaksanakan Pemerintah Kota Sukabumi.
Ucapan terima kasih Walikota Sukabumi tersebut, disampaikan saat memberi sambutan, pada puncak Hari Kesatuan Gerak PKK Ke-41 Tingkat Kota Sukabumi Tahun 2013, hari Rabu, 13 Maret 2013, bertempat di Gedung Juang 45 Kota Sukabumi.
Ditandaskannya, berbagai keberhasilan dan prestasi yang diraih Kota Sukabumi, baik di tingkat regional Jawa Barat maupun di tingkat nasional, khususnya selama 10 tahun dirinya menjabat Walikota Sukabumi, tepatnya dari tahun 2003 sampai dengan tahun 2013 ini, merupakan keberhasilan semua pihak, yakni pemerintah, swasta dan masyarakat, termasuk Tim Penggerak PKK dan organisasi wanita lainnya yang ada di Kota Sukabumi. Karena tanpa adanya bantuan dari semua pihak, berbagai keberhasilan dan prestasi tersebut, tidak mungkin dapat diraih dengan baik.
Selain itu, Walikota Sukabumi meminta kepada segenap kaum wanita Kota Sukabumi, agar senantiasa bersatu dan menjalin kerja sama dengan kaum pria, sareundeuk saigel sabobot sapihanean, ka cai jadi saleuwi ka darat jadi salebak, silih asah silih asih jeung silih asuh, guna menciptakan Kota Sukabumi yang Reugreug Pageuh Repeh Rapih, yakni Tangguh, Kukuh, Aman, Tenteram dan Bersatu.
Pada bagian lain sambutannya, Walikota Sukabumi juga menyampaikan permohonan maaf yang sedalam-dalamnya kepada semua pihak, jajaran pemerintahan, swasta dan masyarakat, termasuk kepada jajaran Tim Penggerak PKK dan organisasi wanita lainnya yang ada di Kota Sukabumi, atas berbagai kekurangan dan kesalahan, selama 10 tahun dirinya menjabat Walikota Sukabumi, yang akan berakhir pada tanggal 13 Mei 2013 mendatang. Disamping itu, pada akhir masa jabatannya sebagai Walikota Sukabumi, sudah barang tentu banyak program dan kegiatan yang diharapkan oleh warga masyarakat Kota Sukabumi, yang belum dapat diwujudkan dengan baik.
|
| |
| Senin, 4 Maret 2013 |
| WALIKOTA MEMBUKA O2SN SD DAN SMP TINGKAT KOTA SUKABUMI TAHUN 2013 |
| Reporter : ENDANG SUMARDI |
| |
|
Walikota Sukabumi, H. Mokhamad Muslikh Abdussyukur, S.H., M.Si., hari Senin, 4 Maret 2013, di Stadion Suryakencana Kota Sukabumi, secara resmi membuka Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN), Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N), Olimpiade Sains Nasional (OSN), dan Apresiasi Seni Sastra Sunda, jenjang pendidikan SD dan SMP, Tingkat Kota Sukabumi Tahun 2013. Hadir dalam kesempatan tersebut, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (P dan K) Kota Sukabumi, Drs. Ayep Supriatna, M.M., para Pengawas, Kepala Sekolah, Guru SD dan SMP, siswa SD dan SMP, serta undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Walikota Sukabumi, selain menyatakan merasa bangga, juga menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya, kepada segenap jajaran Dinas P dan K Kota Sukabumi, para Pengawas, Kepala Sekolah, Guru SD dan SMP se Kota Sukabumi, atas dedikasi, kredibilitas dan sumbangannya yang sangat berarti, bagi dunia pendidikan di Kota Sukabumi. Diharapkannya, segenap insan pendidikan di Kota Sukabumi, agar senantiasa konsisten dalam mencetak tunas-tunas bangsa yang berkualitas, berbudi pekerti luhur, dan siap dalam berkompetisi di era global.
Selain itu, Walikota Sukabumi juga menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya, kepada segenap jajaran panitia penyelenggara, yang telah berinisiatif dan berkreasi, dengan melaksanakan kegiatan O2SN, FLS2N, OSN dan Apresiasi Seni Sastra Sunda, jenjang pendidikan SD dan SMP, Tingkat Kota Sukabumi Tahun 2013. Karena kegiatan ini, sangat positif dan besar manfaatnya, terutama dalam menumbuhkan dan meningkatkan kreatifitas para pelajar dalam berkesenian. Disamping itu, juga dapat menggalang rasa kebersamaan dan persaudaraan, khususnya diantara pelajar SD dan SMP.
Dikatakannya, sebagaimana dimaklumi bersama, bahwa segenap anak peserta didik, merupakan potensi harapan bangsa, yang diharapkan dapat menggantikan estafet kepemimpinan pada masa mendatang. Oleh karenanya, potensi tersebut harus dipupuk sejak dini, supaya dapat tumbuh dengan subur, menjadi generasi yang berkualitas, mandiri dan kreatif.
|
| |
| Kamis, 28 Februari 2013 |
| SELURUH PASANGAN CALON WALIKOTA HARUS BERLAPANG DADA DAN LEGOWO |
| Reporter : ENDANG SUMARDI |
| |
|
Walikota Sukabumi, H. Mokhamad Muslikh Abdussyukur, S.H., M.Si., berharap kepada seluruh Pasangan Calon Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi, khususnya yang tidak terpilih dalam Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) Periode Tahun 2013-2018, yang ditentukan dan ditetapkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Sukabumi, melalui Rapat Pleno Penghitungan Hasil Suara Pemilukada tersebut, yang berlangsung hari Jumat, 1 Maret 2013, harus berlapang dada dan legowo menerima kenyataan. Karena yang namanya manusia hanya berhak berupaya, sebab yang menentukan hanya Yang Maha Kuasa.
Selain itu, Walikota Sukabumi berharap kepada seluruh Pasangan Calon Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi, Partai Politik (Parpol) pengusung para pasangan calon, tim sukses pasangan calon dan segenap lapisan warga masyarakat, agar senantiasa menjaga keamanan dan ketertiban, serta kerukunan dan kedamaian. Maksud dan tujuannya, untuk menjaga kondusifitas wilayah Kota Sukabumi, yakni aman, tenteram dan tertib, serta rukun dan damai, Reugreug Pageuh Repeh Rapih.
Hal tersebut, sesuai dengan deklarasi damai dan fakta integritas, yang ditandatangani oleh seluruh Pasangan Calon Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi, tepatnya pada pelaksanaan kampanye bersama, di Jalan Lingkar Selatan Kota Sukabumi, tanggal 7 Februari 2013 yang lalu. Dikatakannya, deklarasi damai dan fakta integritas tersebut, sebagai salah satu bukti nyata kesiapan para pasangan calon, untuk menerima hasil Pemilukada Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi Periode Tahun 2013-2018, baik menang maupun kalah, yang dilaksanakan pada tanggal 24 Februari 2013.
Harapan Walikota Sukabumi tersebut, disampaikan usai menerima hibah dana bina lingkungan Corporate Social Responsibility (CSR) tahun 2012, sebesar 50 juta rupiah, untuk pembangunan Masjid Agung Kota Sukabumi, dari PT Askes Persero Divisi Regional V Jawa Barat, hari Kamis, 28 Februari 2013, bertempat di Rumah Dinas Walikota Sukabumi.
Walikota Sukabumi menandaskan, siapapun Pasangan Calon Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi, yang terpilih menjadi pemenang dalam Pemilukada Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi Periode Tahun 2013-2018 tersebut, merupakan yang terbaik dan pilihan warga masyarakat Kota Sukabumi. Yang penting, Pasangan Calon Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi yang terpilih dalam Pemilukada tersebut, dapat membawa perubahan bagi warga masyarakat dan Pemerintah Kota Sukabumi, ke arah yang lebih baik lagi. Selain itu, Walikota Sukabumi juga menandaskan, sebagai Kepala Daerah, dalam pelaksanaan Pemilukada tersebut, pihaknya berada pada posisi yang netral, tidak memihak terhadap salah satu pasangan calon.
|
| |
| Minggu, 24 Februari 2013 |
| WALIKOTA BESERTA ISTERI MENCOBLOS DI TPS 4 KELURAHAN CIKOLE |
| Reporter : ENDANG SUMARDI |
| |
|
Walikota Sukabumi, H. Mokhamad Muslikh Abdussyukur, S.H., M.Si., beserta isteri sekaligus sebagai Ketua Tim Penggerak PKK Kota Sukabumi, Nyonya Hajah Isye Muslikh Abdussyukur, hari Minggu pagi, 24 Februari 2013, melakukan pencoblosan terhadap Pasangan Calon Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi Periode Tahun 2013-2018, serta Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat Periode Tahun 2013-2018, di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 4, Kelurahan Cikole, Kecamatan Cikole, Kota Sukabumi.
Sedangkan Wakil Walikota Sukabumi, Doktor H. Mulyono, M.M., beserta isteri selaku Wakil Ketua Tim Penggerak PKK Kota Sukabumi, Nyonya Hajah Puji Mulyono, melakukan pencoblosan di TPS 14, Kelurahan Cikondang, Kecamatan Citamiang, Kota Sukabumi.
Sementara Sekretaris Daerah Kota Sukabumi, Doktor H.M.N. Hanafie Zain, M.Si., beserta isteri sekaligus sebagai Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kota Sukabumi, Nyonya Dra. Nanita Agustiana Singawinata Hanafie Zain, melakukan pencoblosan di TPS 12, Kelurahan Nanggeleng, Kecamatan Citamiang, Kota Sukabumi.
Usai melakukan pencoblosan, Walikota Sukabumi, beserta Dandim 0607 Sukabumi, Kapolres Sukabumi Kota, Sekretaris Daerah Kota Sukabumi, para Asisten, Kepala Kantor Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kota Sukabumi, Kepala Bagian Umum dan Protokol Setda Kota Sukabumi, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Sukabumi, Perwakilan dari Kementerian Dalam Negeri, dan Desk Pemilukada Provinsi Jawa Barat, melakukan Inspeksi Mendadak (Sidak) ke sejumlah TPS, yang tersebar di 33 kelurahan dan 7 kecamatan se Kota Sukabumi, untuk melihat secara langsung, sekaligus memantau pelaksanaan pemungutan suara Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi Periode Tahun 2013-2018, serta Pemilukada Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat Periode Tahun 2013-2018.
Dalam kesempatannya, Walikota Sukabumi menjelaskan, pelaksanaan pemungutan suara Pemilukada tersebut, khususnya di wilayah Kota Sukabumi, pada umumnya berjalan baik dan lancar, aman, tertib dan damai, yang dilakukan sesuai dengan asas Pemilu, yakni Langsung, Umum, Bebas dan Rahasia (LUBER), serta Jujur dan Adil (Jurdil). Selain itu, juga dilakukan sesuai dengan aspirasi, serta hati nurani warga masyarakat masing-masing.
|
| |
| Sabtu, 23 Februari 2013 |
| WALIKOTA SUKABUMI HIMBAU SEGENAP MASYARAKAT AGAR SALURKAN HAK PILIH |
| Reporter : ENDANG SUMARDI |
| |
|
Walikota Sukabumi, H. Mokhamad Muslikh Abdussyukur, S.H., M.Si., menghimbau segenap lapisan warga masyarakat, khususnya yang telah memiliki hak pilih, agar menyalurkan hak pilihnya, pada Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi Periode Tahun 2013-2018, serta Pemilukada Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat Periode Tahun 2013-2018, dengan cara mencoblos salah satu pasangan calon, di Tempat Pemungutan Suara (TPS) terdekat, sesuai dengan aspirasi dan hati nurani masing-masing, serta dilakukan secara Langsung, Umum, Bebas dan Rahasia atau LUBER.
Dijelaskannya, penyelenggaraan Pemilukada Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi, serta Pemilukada Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat tersebut, di Kota Sukabumi dilaksanakan berbarengan, yakni pada hari Minggu, 24 Februari 2013.
Adapun Pemilukada Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi tersebut, diikuti oleh 4 Pasangan Calon. Antara lain, Pasangan Calon Nomor Urut 1, Menang H. Andri Setiawan, S.H., M.H. dan Achmad Seha Nuklir Dangkih untuk Sukabumi (MADANI), Pasangan Calon Nomor Urut 2, H. Muhamad Muraz, S.H., M.M. dan H. Achmad Fahmi, S.Ag., M.M.Pd. Bersama Masyarakat (MUFAKAT), Pasangan Calon Nomor Urut 3, H. Sanusi Harjadireja, M.Pd. dan H. Yeyet Hudayat, S.T., M.T. Amanah dan Merakyat (SYAHADAT), serta Pasangan Calon Nomor Urut 4, Doktor H. Mulyono, M.M. dan Jona Arizona, S.IP. Berhasil (MUJARAB).
Sedangkan Pemilukada Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat, diikuti oleh 5 Pasangan Calon. Antara lain, Pasangan Nomor Urut 1, Dikdik Mulyana Arief Mansur dan Cecep NS Toyib, Pasangan Nomor Urut 2, Irianto MS Sapiudin alias Yance dan Tatang Farhanul Hakim, Pasangan Nomor Urut 3, Dede Yusuf Macan Efendi dan Lex Lakasama Zain Lan, Pasangan Nomor Urut 4, Ahmad Heryawan dan Deddy Mizwar, serta Pasangan Nomor Urut 5, Rieke Diah Pitaloka dan Teten Masduki.
Dijelaskan pula, Pemilukada tersebut, bagi warga masyarakat Kota Sukabumi dan Jawa Barat, sangat penting dilaksanakan. Karena secara filosofis, merupakan implementasi dari partisipasi politik dan kehendak rakyat, yang dituangkan dalam Undang-Undang, serta dilaksanakan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Partai Politik. Selain itu, makna Pemilukada tersebut, sangat berarti bagi warga masyarakat Kota Sukabumi dan Jawa Barat. Karena dapat membawa harapan rakyat yang besar, akan adanya perubahan dan perbaikan dalam kehidupan nyata di berbagai bidang.
|
| |
| Sabtu, 23 Februari 2013 |
| WALIKOTA BERHARAP PEMILUKADA 2013-2018 BERLANGSUNG SATU PUTARAN |
| Reporter : ENDANG SUMARDI |
| |
|
Walikota Sukabumi, H. Mokhamad Muslikh Abdussyukur, S.H., M.Si. berharap, pelaksanaan Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi Periode Tahun 2013-2018, yang penyelenggaraan pemilihannya dilaksanakan berbarengan dengan Pemilukada Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat Periode Tahun 2013-2018, yakni pada hari Minggu, 24 Februari 2013, berlangsung satu putaran. Karena pada tanggal 13 Mei 2013 mendatang, akan dilaksanakan pengambilan sumpah dan pelantikan, sekaligus serah terima jabatan, dari Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi Periode Tahun 2008-2013, kepada Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi Periode Tahun 2013-2018.
Harapan Walikota Sukabumi tersebut, disampaikan saat bersilaturahmi dengan sejumlah wartawan, baik media cetak maupun media elektronik, bertempat di Ruangan Pertemuan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Perwakilan Kota Sukabumi, Lantai I Gedung Pemuda Kota Sukabumi. Hadir dalam kesempatan tersebut, Kepala Kantor Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kota Sukabumi, Insinyur H. Cecep Mansur, M.M., serta Kepala Seksi Komunikasi dan Desiminasi Informasi Kantor Kominfo Kota Sukabumi, Deden Dendayasa, S.IP.
Dijelaskannya, Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi Periode Tahun 2008-2013, sudah melaksanakan kewajiban, yakni menyampaikan Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban Akhir Masa Jabatan (LKPJ AMJ) kepada DPRD Kota Sukabumi, melalui rapat paripurna beberapa waktu yang lalu. Selain itu, juga sudah menyampaikan Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (LPPD) kepada Pemerintah, Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban Pemerintahan Daerah (LKPPD) kepada DPRD, serta Informasi Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (IPPD) kepada masyarakat. Hal tersebut, menurut Walikota Sukabumi, sesuai dengan Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004, Tentang Pemerintahan Daerah, tepatnya dalam Pasal 27 Ayat 2 mengamanatkan, bahwa Kepala Daerah berkewajiban memberikan LKPJ kepada DPRD, yang secara teknis diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 3 Tahun 2007.
Walikota Sukabumi menjelaskan, pelaksanaan Pemilukada Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi Periode Tahun 2013-2018, yang dilaksanakan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Sukabumi, tinggal beberapa tahapan lagi. Diantaranya, pelaksanaan pencoblosan yang dilaksanakan hari Minggu, 24 Februari 2013, proses penghitungan suara, penetapan perolehan suara, serta pelaksanaan pengambilan sumpah dan pelantikan, sekaligus serah terima jabatan, dari Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi Periode Tahun 2008-2013, kepada Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi Periode Tahun 2013-2018, tepatnya pada tanggal 13 Mei 2013 mendatang.
|
| |
| Kamis, 21 Februari 2013 |
| WALIKOTA UCAPKAN TERIMA KASIH KEPADA SEGENAP LAPISAN MASYARAKAT |
| Reporter : ENDANG SUMARDI |
| |
|
Walikota Sukabumi, H. Mokhamad Muslikh Abdussyukur, S.H., M.Si., dan Sekretaris Daerah Kota Sukabumi, Doktor H.M.N. Hanafie Zain, M.Si., atas nama Pemerintah Kota Sukabumi, mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya, kepada segenap lapisan warga masyarakat Kota Sukabumi, khususnya para Pengurus Partai Politik, seluruh Tim Pemenangan Pasangan Calon Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi, Pengurus Organisasi Kemasyarakatan dan media massa, baik media cetak maupun media elektronik, yang telah membantu secara optimal, dalam menjaga keamanan dan ketertiban, selama pelaksanaan Kampanye Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi Periode Tahun 2013-2018.
Karena dengan hal tersebut, pelaksanaan Kampanye Pemilukada Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi ini, dapat berjalan dengan baik dan lancar, serta aman, tertib dan damai, sesuai dengan harapan semua pihak. Dikatakannya, hal tersebut menandakan, bahwa kesadaran warga masyarakat Kota Sukabumi, khususnya dalam menjaga keamanan dan ketertiban, termasuk dalam kegiatan berpolitik, semakin dewasa dan meningkat.
Ucapan terima kasih dan penghargaan tersebut, juga disampaikan kepada segenap aparat keamanan, khususnya aparat Polres Sukabumi Kota, Kodim 0607 Sukabumi, dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Sukabumi, termasuk Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Sukabumi, dan Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kota Sukabumi, yang senantiasa siap dan sigap, serta senantiasa bekerja keras dan berupaya optimal, dalam meningkatkan keamanan dan ketertiban, terutama selama pelaksanaan Kampanye Pemilukada Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi tersebut.
Diharapkannya, kesadaran segenap lapisan warga masyarakat, serta kesiapan dan kesigapan segenap aparat keamanan tersebut, khususnya dalam menjaga keamanan dan ketertiban ini, agar senantiasa dipertahankan dan ditingkatkan, guna menunjang kelancaran dan keberhasilan pelaksanaan berbagai bidang pembangunan, pemerintahan dan kemasyarakatan, termasuk perekonomian, khususnya di Kota Sukabumi.
|
| |
| Kamis, 21 Februari 2013 |
| WALIKOTA SUKABUMI SERAHKAN BANTUAN OPERASIONAL KEPADA LPM |
| Reporter : ENDANG SUMARDI |
| |
|
Walikota Sukabumi, H. Mokhamad Muslikh Abdussyukur, S.H., M.Si., didampingi Sekretaris Daerah Kota Sukabumi, Doktor H.M.N. Hanafie Zain, M.Si., hari Kamis, 21 Februari 2013, bertempat di Ruangan Pertemuan Setda Kota Sukabumi, menyerahkan bantuan operasional kepada Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kecamatan dan Kelurahan se Kota Sukabumi.
Bantuan tersebut, diserahkan secara simbolis kepada 5 orang perwakilan pengurus LPM Kecamatan dan Kelurahan. Antara lain, Pengurus LPM Kecamatan Gunungpuyuh dan Kecamatan Baros, serta Pengurus LPM Kelurahan Cikole Kecamatan Cikole, Kelurahan Cikondang Kecamatan Citamiang, dan Kelurahan Lembursitu Kecamatan Lembursitu.
Adapun besaran bantuan yang berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Sukabumi Tahun 2013 ini, yakni untuk Pengurus LPM Kecamatan masing-masing sebesar 1 juta 700 ribu rupiah, dan untuk Pengurus LPM Kelurahan masing-masing sebesar 1 juta 75 ribu rupiah.
Dalam sambutannya, Walikota Sukabumi menjelaskan, bantuan tersebut merupakan bentuk perhatian dan kepedulian Pemerintah Kota Sukabumi, kepada Pengurus LPM Kecamatan dan Kelurahan, untuk menunjang kelancaran dan keberhasilan operasional, dalam melaksanakan pemberdayaan masyarakat di berbagai bidang pembangunan, khususnya di kecamatan dan kelurahannya masing-masing.
Diharapkannya, peran dan fungsi LPM Kecamatan dan Kelurahan tersebut, agar senantiasa ditingkatkan dan dikembangkan secara optimal, supaya LPM Kecamatan dan Kelurahan di Kota Sukabumi bisa berprestasi, baik di tingkat regional Jawa Barat maupun di tingkat nasional.
Sementara Ketua LPM Kota Sukabumi, Charly Dahlan, S.IP., S.HI., dalam kesempatannya mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kota Sukabumi, khususnya kepada Walikota Sukabumi, H. Mokhamad Muslikh Abdussyukur, S.H., M.Si. beserta jajarannya, yang telah memerhatikan dan mempedulikan Pengurus LPM Kecamatan dan Kelurahan se Kota Sukabumi, dengan memberikan bantuan operasional.
Dikatakannya, bantuan tersebut sangat positif dan besar manfaatnya, bagi Pengurus LPM Kecamatan dan Kelurahan se Kota Sukabumi, khususnya untuk menunjang kelancaran dan keberhasilan operasional, dalam melaksanakan pemberdayaan masyarakat di berbagai bidang pembangunan, dari mulai proses perencanaan hingga pelaksanaan, di kecamatan dan kelurahannya masing-masing.
|
| |
| Rabu, 20 Februari 2013 |
| PELAKSANAAN KAMPANYE PEMILUKADA WALIKOTA 2013 BERJALAN LANCAR |
| Reporter : ENDANG SUMARDI |
| |
|
Pelaksanaan kampanye Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi Periode Tahun 2013-2018, yang dilakukan oleh 4 Pasangan Calon Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi, pada umumnya dapat dikatakan berjalan lancar, aman, tertib dan damai.
Adapun ke-4 Pasangan Calon Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi tersebut, yakni Pasangan Calon Nomor Urut 1, Menang H. Andri Setiawan, S.H., M.H. dan Achmad Seha Nuklir Dangkih untuk Sukabumi (MADANI), Pasangan Calon Nomor Urut 2, H. Muhamad Muraz, S.H., M.M. dan H. Achmad Fahmi, S.Ag., M.M.Pd. Bersama Masyarakat (MUFAKAT), Pasangan Calon Nomor Urut 3, H. Sanusi Harjadireja, M.Pd. dan H. Yeyet Hudayat, S.T., M.T. Amanah dan Merakyat (SYAHADAT), serta Pasangan Calon Nomor Urut 4, Doktor H. Mulyono, M.M. dan Jona Arizona, S.IP. Berhasil (MUJARAB).
Namun demikian, menurut Ketua Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kota Sukabumi, H. Ending Muhidin, S.Sos., M.M., selama pelaksanaan kampanye Pemilukada Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi tersebut, bukan tanpa adanya pelanggaran, yang dilakukan oleh para peserta kampanye tersebut. Karena selama pelaksanaan kampanye Pemilukada tersebut, pihak Panwaslu Kota Sukabumi, sudah mencatat sejumlah pelanggaran yang dilakukan oleh para peserta kampanye, baik dari sisi administrarif maupun dari sisi lalu lintas dan sebagainya.
Ditandaskannya, sejumlah pelanggaran tersebut, sudah dilaporkan ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Sukabumi dan Polres Sukabumi Kota, untuk ditindaklanjuti sesuai dengan peraturan dan perundang-undangan yang berlaku. Adapun pelanggaran lalu lintas yang dilakukan oleh para peserta kampanye tersebut, diantaranya tidak menggunakan helm, jumlah penumpang sepeda motor lebih dari dua orang, serta duduk diatas atap mobil. Sedangkan pelanggaran administratif yang dilakukan oleh para peserta kampanye tersebut, yakni masih terdapatnya anak-anak di bawah umur, yang diikutsertakan dalam kampanye dan konvoi kendaran, baik roda dua maupun roda empat.
Karena melibatkan anak-anak di bawah umur dalam kegiatan kampanye, seperti ditandaskan Ketua Panwaslu Kota Sukabumi tidak diperbolehkan. Hal tersebut sesuai dengan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak, yang melarang melibatkan anak-anak di bawah umur dalam kegiatan politik. Selain itu, juga Pasal 78 butir h Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 Tentang Pelarangan Kampanye, berupa arak-arakan dan konvoi kendaraan atau berjalan kaki.
|
| |
| Minggu, 17 Februari 2013 |
| KPU SUDAH TERIMA DAFTAR LHKPN CALON WALIKOTA PERIODE 2013-2018 |
| Reporter : ENDANG SUMARDI |
| |
|
Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Sukabumi, sudah menerima daftar Laporan Hasil Kekayaan Pejabat Negara (LHKPN) Calon Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi, yang mengikuti Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi Periode Tahun 2013-2018, dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Antara lain, H. Andri Setiawan, S.H., M.H., memiliki kekayaan sekitar 69 milyar 781 juta 81 ribu 754 rupiah dan 2 ribu 300 US Dollar. Sedangkan Achmad Seha Nuklir Dangkih, belum dapat diumumkan, karena masih dalam proses verifikasi oleh KPK. Selanjutnya H. Muhamad Muraz, S.H., M.M., memiliki kekayaan sekitar 2 milyar 601 juta 495 ribu 671 rupiah, H. Achmad Fahmi, S.Ag., M.M.Pd., sekitar 707 juta 408 ribu 588 rupiah, H. Sanusi Harjadireja, M.Pd., sekitar 1 milyar 323 juta 695 ribu 43 rupiah, H. Yeyet Hudayat, S.T., M.T., sekitar 898 juta 620 ribu 327 rupiah, Doktor H. Mulyono, M.M., sekitar 1 milyar 217 juta 44 ribu 14 rupiah, serta Jona Arizona, S.IP., sekitar 7 milyar 522 juta 13 ribu 508 rupiah.
Ketua Kelompok Kerja (Pokja) Pencalonan KPU Kota Sukabumi, Agus Firmansyah menjelaskan, kendati KPK belum mengeluarkan LHKPN Achmad Seha Nuklir Dangkih, tapi tidak akan berpengaruh terhadap proses pencalonannya sebagai Calon Wakil Walikota Sukabumi Periode Tahun 2013. Sebab LHKPN tersebut hanya sebagai persyaratan pendukung saja, pada saat melakukan proses pendaftaran calon ke KPU Kota Sukabumi. Diungkapkannya, LHKPN yang diberikan Calon Wakil Walikota, Achmad Seha Nuklir Dangkih kepada KPK, yakni LHKPN tahun 2009 yang lalu. Padahal yang dibutuhkan KPK, yakni LHKPN tahun 2012.
Dengan telah diterimanya LHKPN Calon Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi tersebut, warga masyarakat Kota Sukabumi dapat menilai dan mengetahui, tentang kekayaan yang dimiliki oleh para Calon Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi tersebut.
Ketua Pokja Pencalonan KPU Kota Sukabumi mengatakan, selain sudah menerima LHKPN Calon Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi Periode Tahun 2013-2018, KPU Kota Sukabumi juga sudah menerima surat usulan, tentang Pergantian Antar Waktu (PAW) DPRD Kota Sukabumi, terhadap Jona Arizona, S.IP.
Dijelaskannya, dalam surat tersebut, bahwa DPRD Kota Sukabumi sudah memberhentikan anggotanya, bernama Jona Arizona, S.IP., dari Partai Golongan Karya, sekaligus meminta nama calon PAW Anggota DPRD tersebut, yang dilampiri foto copy daftar calon tetap dan daftar peringkat perolehan suara Partai Politik (Parpol) yang bersangkutan, yang telah dilegalisir oleh KPU Kota Sukabumi.
Dijelaskan pula, nama calon PAW Anggota DPRD tersebut, akan segera dikirimkan ke DPRD Kota Sukabumi. Namun dari hasil urutan dan perolehan suara pada Pemilihan Legislatif (Pileg) Tahun 2009 lalu, yang berpeluang besar untuk diusulkan menjadi PAW Anggota DPRD tersebut, yakni H. Maman Mujizat, dari Daerah Pemilihan (Dapil) II, yakni Baros, Cibeureum dan Lembursitu, atau yang lebih dikenal dengan sebutan Dapil II Bacile.
|
| |
| Jumat, 15 Februari 2013 |
| WALIKOTA SUKABUMI MENGAMBIL SUMPAH DAN MELANTIK 219 PEJABAT |
| Reporter : ENDANG SUMARDI |
| |
|
Walikota Sukabumi, H. Mokhamad Muslikh Abdussyukur, S.H., M.Si., hari Jumat, 15 Februari 2013, bertempat di Gedung Juang 45 Kota Sukabumi, mengambil sumpah dan melantik 219 Pejabat, di lingkungan Pemerintah Kota Sukabumi, yang terdiri dari 2 Pejabat Eselon II, 3 Lurah, 194 Kasi, Kasubbag dan Kasubbid, 2 Kepala SMA Negeri, dan 18 Kepala SD Negeri.
Adapun ke-2 Pejabat Eselon II tersebut, terdiri dari Sekretaris DPRD Kota Sukabumi, Drs. H. Yudi Wiharsa, M.Si., serta Kepala Dinas Pertanian, Perikanan dan Ketahanan Pangan (DPPKP) Kota Sukabumi, Insinyur Hajah Kardina Karsoedi, M.T.
Sedangkan ke-3 Lurah tersebut, terdiri dari Lurah Cisarua, Kecamatan Cikole, Wawan Ruswanda, S.Ag., Lurah Nyomplong, Kecamatan Warudoyong, Wawan Rustandi Suardi, S.Ag., dan Lurah Cipanengah, Kecamatan Lembursitu, Widya Yudha Setiawan, S.STP.
Sementara ke-194 Kasi, Kasubbag dan Kasubbid tersebut, diantaranya Kasubbag Tata Usaha Kantor Komunikasi dan Informatika (Kankominfo) Kota Sukabumi, Yuli Noviawan, S.T., M.T., Kasi Komunikasi dan Desiminasi Informasi Kankominfo Kota Sukabumi, Deden Dendayasa, S.IP., Kasi Teknologi Informasi dan Aplikasi Telematika Kankominfo Kota Sukabumi, Rakhman Gania Kusumah, S.T., M.T., serta Kasi Pengelolaan Data Elektronik, Pos dan Telekomunikasi Kankominfo Kota Sukabumi, Riksan Satyaprawira, S.S.
Selanjutnya Kasubbag Pemeliharaan Bagian Perlengkapan Setda dan Rumah Jabatan Kota Sukabumi, Rizan Junistiar, S.STP., Kasubbag Pemberdayaan Masyarakat dan Kesehatan Bagian Administrasi Kesejahteraan Setda Kota Sukabumi, Sapti Handayani, S.H., Kasubbag Verifikasi dan Pelaporan Sekretariat DPRD Kota Sukabumi, Emil Faisal, S.H., Kasubbag Humas dan Protokol Sekretariat DPRD Kota Sukabumi, Anda Suhanda, Kasubbid Pengembangan Karier dan Informasi Pegawai Badan Kepegawaian, Pelatihan dan Pendidikan (BKPP) Kota Sukabumi, Tantan Hadiansyah, S.Kom., M.T.
Kemudian 2 Kepala SMA Negeri, yakni Kepala SMA Negeri 4 Kota Sukabumi, Asep Sukanta, S.Pd. dan Kepala SMA Negeri 5 Kota Sukabumi, Drs. Agus Indrayana, M.Si., serta 18 Kepala SD Negeri, diantaranya Kepala SD Negeri Dewi Sartika CBM, Ida Farida, S,Pd., Kepala SD Negeri Warudoyong 1, Euis Sulaesih, S.Pd., Kepala SD Negeri Manunggal Bhakti, Hajah Ai Rosanah, S.Pd., Kepala SD Negeri Balandongan, Hajah Gimaswati, S.Pd., dan Kepala SD Negeri Cicadas Girang, Hajah Faulina Megah Dekrita, S.Pd.
Usai pengambilan sumpah dan pelantikan, ke-219 pejabat tersebut, secara spontan menyerahkan bantuan uang untuk pembangunan Masjid Agung Kota Sukabumi, kepada panitia dari BKPP Kota Sukabumi serta Subbag Protokol Bagian Umum dan Protokol Setda Kota Sukabumi. Menurut keterangan dari salah seorang Staf Subbag Protokol Bagian Umum dan Protokol Setda Kota Sukabumi, Hajah Rani Setiani, bantuan uang dari para pejabat tersebut berjumlah 4 juta 450 ribu rupiah. Dikatakannya, bantuan uang tersebut, akan segera diserahkan kembali, kepada Panitia Pembangunan Masjid Agung Kota Sukabumi.
|
| |
| Kamis, 14 Februari 2013 |
| DEBAT PASANGAN CALON WALIKOTA SUKABUMI PERIODE 2013-2018 |
| Reporter : ENDANG SUMARDI |
| |
|
Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Sukabumi, telah menyelenggarakan Debat Pasangan Calon Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi, Periode Tahun 2013-2018, tepatnya pada hari Rabu malam, 13 Februari 2013, di Gedung Anton Sudjarwo Setukpa Lemdikpol Sukabumi.
Debat Pasangan Calon Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi tersebut, diikuti oleh seluruh pasangan calon, yang jumlahnya mencapai 4 pasangan calon. Antara lain, Pasangan Calon Nomor Urut 1, Menang H. Andri Setiawan, S.H., M.H. dan Achmad Seha Nuklir Dangkih untuk Sukabumi (MADANI), Pasangan Calon Nomor Urut 2, H. Muhamad Muraz, S.H., M.M. dan H. Achmad Fahmi, S.Ag., M.M.Pd. Bersama Masyarakat (MUFAKAT), Pasangan Calon Nomor Urut 3, H. Sanusi Harjadireja, M.Pd. dan H. Yeyet Hudayat, S.T., M.T. Amanah dan Merakyat (SYAHADAT), serta Pasangan Calon Nomor Urut 4, Doktor H. Mulyono, M.M. dan Jona Arizona, S.IP. Berhasil (MUJARAB).
Namun sebelum dilaksanakan debat, seluruh Pasangan Calon Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi tersebut, terlebih dahulu menyampaikan visi dan misi, serta program-program yang akan dilaksanakan. Selain itu, juga dilaksanakan pertanyaan dari 3 Panelis, kepada masing-masing Pasangan Calon Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi tersebut, yakni seputar bidang ekonomi, kesehatan, pendidikan dan infrastruktur pembangunan Kota Sukabumi selama 5 tahun ke depan, apabila kelak terpilih menjadi Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi Periode Tahun 2013-2018.
Sedangkan masing-masing pasangan calon, hanya diberi waktu selama 2 menit, untuk menjawab setiap pertanyaan yang dilontarkan oleh 3 Panelis, yang terdiri dari Doktor Arry Bainus, dari FISIP UNPAD, Profesor Doktor Asep Yusuf Warlan, S.H., dari Universitas Katolik Parahyangan, dan Doktor Yudi Latip, dari Reformasi Institute (Revisi).
Debat Pasangan Calon Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi tersebut, berjalan lancar, aman, tertib dan damai. Bahkan salah seorang Panelis, Doktor Yudi Latip, menyatakan merasa salut dan bangga, karena dari 4 Pasangan Calon Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi yang mengikuti debat ini, tampak begitu akrab, serta penuh kekeluargaan.
Ditandaskannya, pelaksanaan Debat Pasangan Calon Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi ini, merupakan yang terbaik di Jawa Barat, bahkan di Indonesia. Diharapkannya, pelaksanaan Debat Pasangan Calon Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi ini, bisa dicontoh oleh daerah-daerah lainnya, khususnya di Jawa Barat, umumnya di Indonesia.
Usai pelaksanaan debat, Ketua KPU Kota Sukabumi, Anton Rachman, S.Sos. beserta jajarannya, termasuk para panelis dan undangan VIP, mengucapkan selamat dan terima kasih kepada seluruh pasangan calon. Sebab pelaksanaan debat ini, sesuai dengan moto KPU Kota Sukabumi, yakni Selamat, Aman, Lancar, Terpercaya, Partisipatif dan Edukatif (Salat Pardu).
|
| |
| Jumat, 8 Februari 2013 |
| KAMPANYE BERSAMA 4 PASANGAN CALON WALIKOTA TAHUN 2013 BERJALAN LANCAR |
| Reporter : ENDANG SUMARDI |
| |
|
Pelaksanaan Kampanye Bersama 4 Pasangan Calon Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi Periode Tahun 2013-2018, pada umumnya berjalan lancar, aman dan tertib. Hal tersebut, menurut Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Sukabumi, Anton Rachman, S.Sos., sesuai dengan moto KPU Kota Sukabumi, yakni Selamat, Aman, Lancar, Terpercaya, Partisipatif dan Edukatif (Salat Pardu). Maksud dan tujuannya, untuk menciptakan kedamaian dan kerukunan, sekaligus mewujudkan suasana kondusif wilayah Kota Sukabumi.
Adapun ke-4 Pasangan Calon Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi tersebut, terdiri dari Pasangan Calon Nomor Urut 1, Menang H. Andri Setiawan, S.H., M.H. dan Achmad Seha Nuklir untuk Sukabumi (MADANI), Pasangan Calon Nomor Urut 2, H. Muhamad Muraz, S.H., M.M. dan H. Achmad Fahmi, S.Ag., M.M.Pd. Bersama Masyarakat (MUFAKAT), Pasangan Calon Nomor Urut 3, H. Sanusi Harjadireja, M.Pd. dan Insinyur H. Yeyet Hudayat, S.T., M.T. Amanah dan Merakyat (SYAHADAT), serta Pasangan Calon Nomor Urut 4, Doktor H. Mulyono, M.M. dan Jona Arizona, S.IP. Berhasil (MUJARAB).
Sedangkan Kampanye Bersama 4 Pasangan Calon Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi tersebut, dilaksanakan dengan cara pawai keliling Kota Sukabumi, yang dilepas secara resmi oleh unsur Muspida, dengan mengambil rute, yakni start dari Jalan Lingkar Selatan, kemudian masuk ke Jalan Pelabuhan 2, Jalan Merdeka, Jalan Baros, Jalan Garuda, Jalan Sarasa, Jalan Pembangunan, Jalan R.A. Kosasih, Jalan Gudang, Jalan R.E. Martadinata, Jalan Siliwangi, Jalan Rumah Sakit, Jalan Suryakencana, Jalan Bhayangkara, Jalan K.H. Ahmad Sanusi, Jalan Cemerlang, dan finish di Jalan Lingkar Selatan.
Ketua KPU Kota Sukabumi menandaskan, dilaksanakannya kampanye dan pawai keliling tersebut, sebagai salah satu media komunikasi dan pengenalan, agar seluruh lapisan warga masyarakat mengetahui, sekaligus mengenal ke-4 Pasangan Calon Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi tersebut.
Adapun pelaksanaan Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilkada) Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi Periode Tahun 2013-2018 tersebut, akan dilaksanakan berbarengan dengan Pemilukada Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat Periode Tahun 2013-2018, yakni pada hari Minggu, tanggal 24 Februari 2013 mendatang.
Untuk menunjang kelancaran dan keberhasilan pelaksanaan Pemilukada tersebut, Ketua KPU Kota Sukabumi menghimbau kepada segenap lapisan warga masyarakat Kota Sukabumi, agar senantiasa menaati dan mematuhi berbagai peraturan dan perundang-undangan yang berlaku, termasuk menjaga keamanan dan ketertiban, serta menghindari berbagai hal yang tidak diinginkan oleh semua pihak.
|
| |
| Kamis, 7 Februari 2013 |
| PENYAMPAIAN VISI MISI PASANGAN CALON WALIKOTA TAHUN 2013-2018 |
| Reporter : ENDANG SUMARDI |
| |
|
DPRD Kota Sukabumi, menyelenggarakan Rapat Paripurna Istimewa, dengan acara penyampaian Visi, Misi dan Program Pasangan Calon Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi, Periode Tahun 2013-2018. Rapat Paripurna tersebut, dipimpin Ketua DPRD Kota Sukabumi, Aep Saepurahman, S.E., tepatnya pada hari Kamis, 7 Februari 2013, bertempat di Ruangan Rapat Paripurna DPRD Kota Sukabumi.
Adapun Susunan Rapat Paripurna Istimewa tersebut, antara lain Pembukaan, yang terdiri dari Pengesahan Acara dan Kata-Kata Pengantar oleh Pimpinan Rapat. Kemudian Pokok-Pokok Kegiatan, yang terdiri dari Pembacaan Keputusan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Sukabumi, Nomor : 08/Kpts/KPU.Kosi-011.329150/2013, Tentang Perubahan Atas Keputusan KPU Kota Sukabumi, Nomor : 36/Kpts/KPU.Kosi-011.329150/2012, Tentang Penetapan Nomor Urut Pasangan Calon Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi, Sebagai Peserta Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi Tahun 2013, oleh Ketua KPU Kota Sukabumi, Anton Rachman, S.Sos., Penyampaian Visi, Misi dan Program Pasangan Calon Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi, Periode Tahun 2013-2018. Antara lain, Pasangan Calon Nomor Urut 1, Menang H. Andri Setiawan, S.H., M.H. dan Achmad Seha Nuklir untuk Sukabumi (MADANI), Pasangan Calon Nomor Urut 2, H. Muhamad Muraz, S.H., M.M. dan H. Achmad Fahmi, S.Ag., M.M.Pd. Bersama Masyarakat (MUFAKAT), Pasangan Calon Nomor Urut 3, H. Sanusi Harjadireja, M.Pd. dan Insinyur H. Yeyet Hudayat Amanah dan Merakyat (SYAHADAT), serta Pasangan Calon Nomor Urut 4, Doktor H. Mulyono, M.M. dan Jona Arizona, S.IP. Berhasil (MUJARAB), dilanjutkan Kata-Kata Penutupan oleh Pimpinan Rapat.
Ketua DPRD Kota Sukabumi, Aep Saepurahman, S.E., selaku Pimpinan Rapat menjelaskan, dengan telah ditetapkannya Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004, Tentang Pemerintahan Daerah, yang ditindaklanjuti dengan Peraturan Pemerintah Nomor 6 Tahun 2005, Tentang Pemilihan, Pengesahan, Pengangkatan dan Pemberhentian Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah, Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi sebagai Pimpinan Daerah, memiliki peran yang sangat strategis dan tantangan yang sangat berat, terutama kewajiban meningkatkan kesejahteraan rakyat. Selain itu, juga memelihara dan menjaga ketenteraman serta ketertiban masyarakat, melaksanakan seluruh prinsip tata kelola pemerintahan yang baik dan bersih, serta mengelola keuangan daerah dan kewajiban kegiatan pemerintahan daerah. Untuk itu, perlu memiliki tingkat kapasitas dan kapabilitas yang tinggi, serta dapat mengembangkan kehidupan demokrasi, keadilan, pemerataan, kesejahteraan masyarakat, memelihara kehidupan berbangsa dan bernegara, yang serasi antara pusat dan daerah serta antar daerah, untuk menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Atas dasar tersebut, dibutuhkan figur pimpinan daerah, yang mampu mengembangkan kreativitas, loyalitas dan inovasi, dengan berorientasi dan berwawasan ke depan, serta siap melakukan perubahan ke arah yang lebih baik, sejajar dengan daerah yang telah maju, baik pada tingkat regional dan nasional maupun internasional, dengan prinsip pemerintahan yang melayani seluruh kepentingan rakyat.
Hadir dalam kesempatan tersebut, unsur Muspida, Sekretaris Daerah Kota Sukabumi, para Asisten dan Staf Ahli, para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Instansi Vertikal, para Pejabat TNI, Polri dan Sipil, para Camat dan Lurah, Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kota Sukabumi, para Alim Ulama, para Sesepuh dan Tokoh Masyarakat, para Pimpinan Organisasi Sosial, Politik, Kemasyarakatan, Pemuda dan Wanita, serta Mahasiswa, Insan Pers dan undangan lainnya.
|
| |
| Kamis, 7 Februari 2013 |
| PENYAMPAIAN VISI DAN MISI PASANGAN CALON WALIKOTA BERJALAN LANCAR |
| Reporter : ENDANG SUMARDI |
| |
|
Penyampaian Visi dan Misi serta Program Pasangan Calon Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi Periode Tahun 2013-2018, yang berlangsung dalam Rapat Paripurna Istimewa DPRD Kota Sukabumi, hari Kamis, 7 Februari 2013, di Ruangan Rapat Paripurna DPRD Kota Sukabumi, berjalan lancar, aman dan tertib.
Kepala Kantor Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kota Sukabumi, Insinyur H. Cecep Mansur, M.M. menjelaskan, keberhasilan tersebut merupakan keberhasilan Pemerintah Kota Sukabumi, khususnya aparat keamanan, baik TNI maupun Polri dan Sipil, yang senantiasa siap dan sigap, mengamankan pelaksanaan Penyampaian Visi dan Misi, serta Program Pasangan Calon Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi tersebut. Selain itu, juga atas kesadaran segenap lapisan warga masyarakat Kota Sukabumi, yang senantiasa berupaya optimal menjaga keamanan dan ketertiban, dengan senantiasa menaati dan mematuhi berbagai peraturan dan perundang-undangan yang berlaku.
Untuk itu, Kepala Kantor Kominfo Kota Sukabumi, atas nama Pemerintah Kota Sukabumi, mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya, atas kesiapan dan kesigapan aparat keamanan, serta kesadaran segenap lapisan warga masyarakat Kota Sukabumi, yang telah berupaya optimal menciptakan suasana kondusif di wilayah Kota Sukabumi, sehingga pelaksanaan Penyampaian Visi dan Misi serta Program Pasangan Calon Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi tersebut, dapat berjalan dengan baik, serta lancar, aman dan tertib.
Kepala Kantor Kominfo Kota Sukabumi mengharapkan, agar suasana kondusif wilayah Kota Sukabumi tersebut, senantiasa dipertahankan dan ditingkatkan oleh semua pihak, untuk menunjang pencapaian moto Pemerintah Kota Sukabumi, yakni Reugreug Pageuh Repeh Rapih, atau aman, tenteram, tertib dan damai, serta sehat dan sejahtera, baik lahir maupun batin.
Dalam pada itu, Kabag Ops Polres Sukabumi Kota, Kompol Suwardi, S.H. menjelaskan, aparat keamanan yang diturunkan untuk mengamankan pelaksanaan Penyampaian Visi dan Misi, serta Program Pasangan Calon Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi tersebut, seluruhnya berjumlah 500 personil, yang terdiri dari Polri, TNI dan Sipil.
Ditandaskannya, pihaknya akan senantiasa berupaya optimal menjaga sekaligus meningkatkan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas), di wilayah hukum Polres Sukabumi Kota, termasuk mengamankan pelaksanaan kampanye dan Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi Periode Tahun 2013-2018, yang pelaksanaan pemilihannya akan dilaksanakan berbarengan dengan Pemilukada Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat Periode Tahun 2013-2018, yakni pada hari Minggu, tanggal 24 Februari 2013 mendatang.
|
| |
| Rabu, 6 Februari 2013 |
| WALIKOTA SUKABUMI SECARA SIMBOLIS MENYERAHKAN KARTU JPKKS |
| Reporter : ENDANG SUMARDI |
| |
|
Walikota Sukabumi, H. Mokhamad Muslikh Abdussyukur, S.H., M.Si., secara simbolis menyerahkan Kartu Jaminan Pemeliharaan Kesehatan Kota Sukabumi (JPKKS), kepada sejumlah warga masyarakat Kota Sukabumi, tepatnya pada hari Selasa sore, 5 Februari 2013, bertempat di Rumah Dinas Walikota Sukabumi, Jalan Siliwangi Kota Sukabumi.
Hadir dalam kesempatan tersebut, unsur Muspida, Sekretaris Daerah Kota Sukabumi, para Asisten dan Staf Ahli, para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Instansi Vertikal, Tokoh Masyarakat, Alim Ulama, para Pimpinan Organisasi Sosial, Organisasi Kemasyarakatan, Organisasi Pemuda, Organisasi Wanita, Insan Pers dan undangan lainnya.
Usai menyerahkan secara simbolis Kartu JPKKS tersebut, Walikota Sukabumi menjelaskan, Kartu JPKKS ini untuk seluruh warga masyarakat Kota Sukabumi, khususnya yang berada dalam border line atau garis batas kemiskinan. Karena warga masyarakat tersebut, sangat membutuhkan Kartu JPKKS ini, untuk kepentingan berobat ke rumah sakit.
Walikota Sukabumi menandaskan, selain untuk warga masyarakat, Kartu JPKKS ini juga diberikan kepada para pegawai musiman di lingkungan Dinas Pengelolaan Persampahan, Pertamanan dan Pemakaman (DP-4) Kota Sukabumi, serta kepada para Petugas Posyandu dan Anggota Perlindungan Masyarakat (Linmas). Dintandaskan pula, kendati para pegawai musiman di lingkungan DP-4 Kota Sukabumi, serta para Petugas Posyandu dan Anggota Linmas ini tidak termasuk dalam garis batas kemiskinan, namun para pegawai dan petugas tersebut sangat membutuhkan Kartu JPKKS ini, untuk kepentingan berobat ke rumah sakit. Diharapkannya, Kartu JPKKS ini manfaatnya dapat dirasakan oleh warga masyarakat, khususnya warga masyarakat yang berada dalam garis batas kemiskinan.
Menyinggung jumlah Kartu JPKKS yang akan diberikan kepada warga masyarakat tersebut, seperti diungkapkan Walikota Sukabumi, Pemerintah Kota Sukabumi telah menyediakan kuota sebanyak 22 ribu Kartu JPKKS, yang dalam waktu dekat ini akan diserahkan kepada warga masyarakat, yang tersebar di 7 kecamatan dan 33 kelurahan se Kota Sukabumi.
Dalam pada itu, salah seorang pegawai musiman di lingkungan DP-4 Kota Sukabumi, Kusnadi, menyatakan merasa terharu sekaligus bersyukur dan berterima kasih kepada Pemerintah Kota Sukabumi, yang telah peduli memerhatikan para pegawai musiman di lingkungan DP-4 Kota Sukabumi, dengan memberikan Kartu tersebut. Karena Kartu tersebut, sangat besar manfaatnya, terutama untuk kepentingan berobat ke rumah sakit.
|
| |
| Senin, 4 Februari 2013 |
| DPRD TETAPKAN RANTUS TENTANG LKPJ AMJ WALIKOTA TAHUN 2008-2013 |
| Reporter : ENDANG SUMARDI |
| |
|
DPRD Kota Sukabumi, menyelenggarakan Rapat Paripurna, dengan acara Menetapkan Rancangan Keputusan (Rantus) DPRD Kota Sukabumi, Tentang Rekomendasi Terhadap Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban Akhir Masa Jabatan (LKPJ AMJ) Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi Tahun 2008-2013, menjadi Keputusan DPRD yang definitif, serta Rapat Paripurna Istimewa DPRD Kota Sukabumi, dengan acara Penyampaian Keputusan DPRD Kota Sukabumi, Tentang Rekomendasi Terhadap LKPJ AMJ Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi Tahun 2008-2013.
Rapat Paripurna yang berlangsung hari Senin sore, 4 Februari 2013, di Ruangan Rapat Paripurna DPRD tersebut, dipimpin Ketua DPRD Kota Sukabumi, Aep Saepurahman, S.E. Hadir dalam kesempatan tersebut, Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi Periode Tahun 2008-2013, Kepala Setukpa Lemdikpol Sukabumi, unsur Muspida, Sekretaris Daerah Kota Sukabumi, para Asisten dan Staf Ahli, para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Instansi Vertikal, para Alim Ulama, para Sesepuh dan Tokoh Masyarakat, Pimpinan Organisasi Sosial, Politik, Kemasyarakatan, Pemuda dan Wanita, serta Mahasiswa, Insan Pres dan undangan lainnya.
Adapun Susunan Acara Rapat Paripurna tersebut, antara lain Pembukaan, yang terdiri dari Pengesahan Kuorum, Pengesahan Acara, dan Kata-Kata Pengantar oleh Pimpinan Rapat. Selanjutnya Pokok-Pokok Kegiatan, yang terdiri dari Pembacaan Laporan Hasil Kerja Panitia Khusus (Pansus) Pembahasan LKPJ AMJ Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi Tahun 2008-2013, oleh Ketua Pansus, dan Pembacaan Rantus DPRD Kota Sukabumi, Tentang Rekomendasi Terhadap LKPJ AMJ Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi Tahun 2008-2013, oleh Sekretaris DPRD Kota Sukabumi. Kemudian Penetapan dan Penandatanganan Rantus DPRD Kota Sukabumi, Tentang Rekomendasi Terhadap LKPJ AMJ Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi Tahun 2008-2013, menjadi Keputusan DPRD yang definitif, oleh Pimpinan DPRD.
Dilanjutkan Pembacaan Berita Acara Tentang Penyampaian Keputusan DPRD Kota Sukabumi, Tentang Rekomendasi Terhadap LKPJ AMJ Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi Tahun 2008-2013, oleh Sekretaris DPRD Kota Sukabumi, Penandatangan Berita Acara tersebut oleh Ketua DPRD Kota Sukabumi dan Walikota Sukabumi, Penyerahan Keputusan DPRD Kota Sukabumi tentang hal tersebut, dari Ketua DPRD Kota Sukabumi kepada Walikota Sukabumi, serta Kata-Kata Penutupan oleh Pimpinan Rapat.
Ketua DPRD Kota Sukabumi, Aep Saepurahman, S.E. dalam kesempatan tersebut mengharapkan, rekomendasi-rekomendasi yang disampaikan DPRD Kota Sukabumi kepada Walikota Sukabumi tersebut, agar dijadikan kebijakan oleh Walikota Sukabumi, khususnya dalam pelaksanaan penyelenggaraan pemerintahan Kota Sukabumi ke depan.
|
| |
| Senin, 4 Februari 2013 |
| WALIKOTA SUKABUMI MELEPAS KAFILAH PAI SISWA SD TAHUN 2013 |
| Reporter : ENDANG SUMARDI |
| |
|
Walikota Sukabumi, H. Mokhamad Muslikh Abdussyukur, S.H., M.Si., hari Senin, 4 Februari 2013, bertempat di Ruangan Pertemuan Setda Kota Sukabumi, secara resmi melepas Kafilah Pendidikan Agama Islam (PAI) Siswa SD Kota Sukabumi, untuk mengikuti Pentas PAI Siswa SD Tingkat Jawa Barat Tahun 2013, yang akan dilaksanakan selama 2 hari, tepatnya pada hari Selasa dan Rabu, tanggal 5 dan 6 Februari 2013, di Kota Tasikmalaya.
Dalam sambtutannya, Walikota Sukabumi meminta kepada kafilah Kota Sukabumi, agar senantiasa menjaga kekompakan, kebersamaan, persatuan dan kesatuan, serta kesehatan dan kebugaran, termasuk berlatih dan semangat juang yang tinggi. Dengan demikian, kafilah dari Kota Sukabumi ini dapat tampil dengan baik dan optimal, serta bisa meraih prestasi yang dapat membanggakan semua pihak, sekaligus dapat membawa harum nama Kota Sukabumi di tingkat regional Jawa Barat.
Ditandaskannya, kendati bidang keagamaan merupakan kewenangan Pemerintah Pusat, namun Pemerintah Kota Sukabumi senantiasa berupaya optimal ikut serta membantu kemajuan bidang keagamaan. Diantaranya dengan memberikan bantuan pendidikan dan sarana keagamaan, termasuk memberikan bantuan honorarium terhadap guru-guru di lembaga pendidikan keagamaan, yang ada di bawah naungan Kementerian Agama, dari mulai RA, MD, MI, MTs dan MA, hingga Perguruan Tinggi (PT).
Sementara Kasi Pendidikan Agama Islam (PAIS) Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (P dan K) Kota Sukabumi, selaku Pimpinan Kafilah, Drs. Asep Hidayat, M.M. menjelaskan, kafilah Kota Sukabumi ini seluruhnya berjumlah 42 orang, yang terdiri dari 29 orang peserta pentas, dan 13 orang official, yang terdiri dari 7 Ketua Kelompok Kerja Guru (KKG) Kecamatan, Pengawas PAI dan Pembina.
Adapun cabang pentas yang akan diikuti kafilah Kota Sukabumi, seluruhnya berjumlah 7 cabang pentas. Antara lain Musabaqoh Tilawatil Quran dan Saritilawahnya putera-puteri, Hifdil Quran putera-puteri, Pildacil putera-puteri, Kesempurnaan Solat putera-puteri, Kaligrafi putera-puteri, Lomba Cerdas Cermat (LCC), dan Qasidah.
Dalam kesempatan tersebut, Walikota Sukabumi menyerahkan Uang Kadeudeuh kepada Pimpinan Kafilah. Sedangkan para pejabat yang hadir dalam kesempatan tersebut, diantaranya Sekretaris Daerah Kota Sukabumi, Doktor H.M.N. Hanafie Zain, M.Si., Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Sukabumi, H. Deden Solehudin, S.Ag., M.M., para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, dan undangan lainnya.
|
| |
| Rabu, 30 Januari 2013 |
| WALIKOTA MERESMIKAN GEDUNG BAKORDIK RSUD. R. SYAMSUDIN, S,H. |
| Reporter : RATNA NURSELA - ENDANG SUMARDI |
| |
|
Walikota Sukabumi, H. Mokhamad Muslikh Abdussyukur, S.H., M.Si., meresmikan Gedung Badan Koordinasi Pendidikan (Bakordik) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) R. Syamsudin, S.H. Kota Sukabumi, hari Rabu, 30 Januari 2013, ditandai dengan penandatanganan prasasti, yang disaksikan oleh Direktur RSUD R. Syamsudin, S.H. Kota Sukabumi, Dokter H. Suherman, MKM. Gedung berlantai 2 seluas 321 meter persegi ini, merupakan hibah dari Universitas Muhammdiyah Jakarta (UMJ), dan Universitas Islam Bandung (Unisba).
Acara peresmian gedung tersebut, dilanjutkan dengan penandatanganan kerjasama, antara Pemerintah Kota Sukabumi dengan pihak UMJ dan Unisba, yang ditandatangani oleh Walikota Sukabumi, H. Mokhamad Muslikh Abdussyukur, S.H., M.Si., dan Rektor UMJ, Profesor Doktor Hajah Masyitoh, M.Ag., serta Rektor Unisba, Profesor Doktor M. Thaufiq Siddiq Boesoirie, dr. MS. Sp. THT., K.L.(K).
Kerjasama tersebut, berlaku selama kurun waktu 20 tahun, sejak ditandatangani kerja sama ini, serta dapat diperpanjang atas persetujuan antara pihak-pihak yang melakukan kerja sama tersebut.
Dalam sambutannya, Walikota Sukabumi mengatakan, kerja sama ini adalah salah satu bentuk sinergitas dalam mewujudkan pembangunan di Kota Sukabumi, melalui kebersamaan antara pemerintah, sektor swasta dan masyarakat sipil. Diharapkannya, kerjasama ini dapat memberikan daya ungkit yang cukup signifikan, terhadap kualitas pelayanan di RSUD R. Syamsudin, S.H.
Dikatakan pula, kehadiran civitas akademika UMJ dan Unisba di rumah sakit ini, tentunya dapat menunjang terhadap upaya pencapaian visi Kota Sukabumi, yakni Terwujudnya Kota Sukabumi, Sebagai Pusat Pelayanan Berkualitas Bidang Pendidikan, Kesehatan dan Perdagangan di Jawa Barat, berlandaskan Iman dan Taqwa. Karena salah satu faktor yang mendukung terselenggaranya pelayanan kesehatan yang maksimal, adalah dengan adanya infrastruktur kesehatan yang memadai, ditunjang dengan tenaga kesehatan yang sesuai dengan keilmuannya.
Hadir dalam kesempatan tersebut, Pimpinan dan Anggota DPRD, unsur Muspida, Sekretaris Daerah Kota Sukabumi, para Asisten dan Staf Ahli, para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Ketua Tim Penggerak PKK, Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP), para Dosen serta Mahasiswa UMJ dan Unicba, insan pers dan undangan lainnya.
|
| |
| Senin, 28 Januari 2013 |
| WALIKOTA SUKABUMI MELANTIK 111 PEJABAT ESELON II DAN III |
| Reporter : ENDANG SUMARDI |
| |
|
Walikota Sukabumi, H. Mokhamad Muslikh Abdussyukur, S.H., M.Si., hari Senin, 28 Januari 2013, bertempat di Gedung Juang 45 Kota Sukabumi, secara resmi melantik dan mengambil sumpah 111 Pejabat Eselon II dan III, di lingkungan Pemerintah Kota Sukabumi. Hadir dalam kesempatan tersebut, Pimpinan dan Anggota DPRD, Wakil Walikota Sukabumi, unsur Muspida, Sekretaris Daerah Kota Sukabumi, para Asisten dan Staf Ahli, para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), para Camat dan Lurah, Ketua Tim Penggerak PKK, Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP), para Ketua Organisasi Wanita, Organisasi Pemuda, Organisasi Sosial, Insan Pers dan undangan lainnya.
Adapun ke-111 Pejabat Eselon II dan III yang dilantik dan diambil sumpah tersebut, diantaranya Asisten Pemerintahan Setda Kota Sukabumi, Hardi Harpan, Sm.Hk., Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Sukabumi, H. Deden Solehudin, S.Ag., M.M., Asisten Administrasi Setda Kota Sukabumi, Drs. Adil Budiman, M.Si., Staf Ahli Bidang Hukum, Politik dan Pemerintahan Kota Sukabumi, Drs. H. Andri Setiawan, M.M., dan Sekretaris DPRD Kota Sukabumi, Drs. H. Yudi Wiharsa, M.Si.
Selanjutnya Inspektur Kota Sukabumi, Hadi Wahyudin, S.H., M.Si., Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Sukabumi, Drs. H.A. Hamdan, M.M., Kepala Badan Kepegawaian dan Diklat (BKD) Kota Sukabumi, Drs. Suwarsa, M.Si., Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat, Perempuan dan Keluarga Berencana (BPMPKB) Kota Sukabumi, Drs. H. Kostaman, M.M., serta Kepala Badan Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu (BPMPT) Kota Sukabumi, Rudi Juhayat, S.H.
Kemudian Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (P dan K) Kota Sukabumi, Drs. Ayep Supriatna, M.M., Kepala Dinas Kesehatan Kota Sukabumi, Dokter Hajah Ritanenny Edlien Silyena Mirah, Kepala Dinas Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPPKAD) Kota Sukabumi, Drs. Dida Sembada, M.M., Kepala Dinas Perhubungan Kota Sukabumi, Insinyur Asep Irawan, M.Sc., Kepala Dinas Pengelolaan Persampahan, Pertamanan dan Pemakaman (DP-4) Kota Sukabumi, Drs. Hj. Lilis Astri Suryanita, M.M., Kepala Dinas Tata Ruang, Perumahan dan Permukiman Kota Sukabumi, Drs. Yoyo Subagio, Kepala Dinas Pertanian, Perikanan dan Ketahanan Pangan (DPPKP) Kota Sukabumi, Insinyur Hajah Kardina Karsoedi, M.T., Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disporapek) Kota Sukabumi, Drs. Beni Haerani, M.M., Kepala Dinas Sosial, Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kota Sukabumi, Adang Taufik, S.H., M.Si., Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Sukabumi, Drs. H. Ipin Syaripin, M.Si., serta Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) R. Syamsudin, S.H. Kota Sukabumi, Dokter H. Suherman, MKM.
|
| |
| Sabtu, 26 Januari 2013 |
| WAKIL WALIKOTA KUNJUNGI PADEPOKAN ANAK YATIM DAN DZIKIR PANCAROBA |
| Reporter : ENDANG SUMARDI |
| |
|
Wakil Walikota Sukabumi, Doktor H. Mulyono, M.M., mengunjungi Padepokan Anak Yatim dan Dzikir Pancaroba Kota Sukabumi, tepatnya di Jalan Sikib Nomor 48, RT 2, RW 10 Kampung Cijangkar, Kelurahan Nanggeleng, Kecamatan Citamiang, Kota Sukabumi. Kunjungan yang berlangsung pada tanggal 25 Januari 2013 ini, dalam rangka memperingati Maulid Nabi Tahun 1434 Hijriyah.
Dalam kesempatannya, Wakil Walikota Sukabumi menjelaskan, dilaksanakannya kunjungan tersebut, sebagai salah satu bentuk perhatian dan kepedulian, sekaligus melihat dari dekat keberadaan para anak yatim, khususnya yang ada di Padepokan Anak Yatim dan Dzikir Pancaroba Kota Sukabumi.
Ditandaskannya, segenap lapisan warga masyarakat Kota Sukabumi yang memiliki kemampuan, agar senantiasa memerhatikan dan mempedulikan keberadaan para anak yatim. Sebab keberadaan para anak tersebut, sangat membutuhkan perhatian dan kepedulian dari semua pihak, baik berupa moril maupun materil. Maksud dan tujuannya, untuk menunjang kelancaran, keberhasilan dan keberlangsungan hidup para anak tersebut, baik mengenai pendidikannya, maupun mengenai kesehatan dan kesejahteraannya.
Hal tersebut, sesuai dengan Visi Pembangunan Kota Sukabumi Tahun 2005-2025, yakni Terwujudnya Kota Sukabumi, Sebagai Pusat Pelayanan Berkualitas Bidang Pendidikan, Kesehatan dan Perdagangan di Jawa Barat, Berlandaskan Iman dan Taqwa; serta Visi Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi Tahun 2008-2013, yakni Dengan iman dan taqwa, mewujudkan pemerintahan yang amanah berparadigma surgawi, menuju Kota Sukabumi yang cerdas, sehat dan sejahtera, baik lahir maupun batin, dilandasi nilai-nilai fhilosofis, Shidiq, Tabligh, Amanah, Fathonah.
Dalam pada itu, Pembina Padepokan Yatim dan Dzikir Pancaroba Kota Sukabumi, Ustadz H. Ayi Suryadi menjelaskan, dalam memperingati Maulid Nabi Tahun 1434 Hijriyah, seluruh anak yatim dan jajaran pengurus Padepokan Yatim dan Dzikir Pancaroba Kota Sukabumi, menggelar doa dan dzikir bersama, supaya wilayah Kota Sukabumi senantiasa dalam keadaan kondusif, yakni aman, tenteram, tertib dan damai, serta terhindar dari berbagai bencana.
Dikatakannya, doa yang disampaikan oleh para anak yatim tersebut, diyakini oleh segenap umat Islam, akan diberkahi oleh Allah Aza Wa Zalla. Dikatakan pula, peringatan Maulid Nabi Tahun 1434 Hijriyah ini, diikuti oleh sebanyak 350 anak yatim, yang berasal dari 28 Pengurus Cabang (PC) Padepokan Yatim dan Dzikir Pancaroba Kota Sukabumi, se Kota dan Kabupaten Sukabumi.
|
| |
| Senin, 21 Januari 2013 |
| WALIKOTA SUKABUMI BUKA PEKAN KREATIFITAS SISWA TAHUN 2013 |
| Reporter : ENDANG SUMARDI |
| |
|
Walikota Sukabumi, H. Mokhamad Muslikh Abdussyukur, S.H., M.Si., hari Senin, 21 Januari 2013, bertempat di Halaman Dinas Pendidikan Kota Sukabumi, secara resmi membuka apresiasi seni dan pekan kreatifitas siswa tahun 2013, ditandai dengan Pemukulan Gong. Hadir dalam kesempatan tersebut, unsur Muspida, para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Instansi Vertikal, para Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) TK-SD Kecamatan, para Kepala Sekolah, Guru, Orang Tuas Siswa dan undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Walikota Sukabumi menjelaskan, pihaknya sangat mendukung dan memberikan apresiasi yang tinggi, atas dilaksanakannya kegiatan apresiasi seni dan pekan kreatifitas siswa tahun 2013 ini. Sebab kegiatan ini sangat positif dan besar manfaatnya bagi semua pihak, baik bagi Pemerintah Kota Sukabumi dan instansi terkait lainnya, maupun bagi warga masyarakat dan orang tua siswa, khususnya bagi para guru dan siswa, dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan dan kreatifitas para peserta didik di Kota Sukabumi.
Ditandaskannya, kecerdasan peserta didik, bukan hanya dilihat dari nilai yang tertera dalam pelajaran umum saja, akan tetapi juga dapat dilihat dari prestasi yang diraih oleh para peserta didik, baik dalam bidang olahraga maupun dalam bidang kesenian. Ditandaskan pula, kegiatan apresiasi seni dan pekan kreatifitas siswa tahun 2013 ini, merupakan salah satu upaya wujud nyata, dalam mengimplementasikan sekaligus mencapai Visi Pembangunan Kota Sukabumi Tahun 2005-2025, yakni Terwujudnya Kota Sukabumi, Sebagai Pusat Pelayanan Berkualitas Bidang Pendidikan, Kesehatan dan Perdagangan di Jawa Barat, Berlandaskan Iman dan Taqwa. Selain itu, juga Visi Pemerintah Kota Sukabumi Tahun 2008-2013, yakni Dengan iman dan taqwa, mewujudkan pemerintahan yang amanah berparadigma surgawi, menuju Kota Sukabumi yang cerdas, sehat dan sejahtera, baik lahir maupun batin, dilandasi nilai-nilai fhilosofis, Shidiq, Tabligh, Amanah, Fathonah.
|
| |
| Kamis, 17 Januari 2013 |
| WALIKOTA TELAH SAMPAIKAN LKPJ AMJ PERIODE TAHUN 2008-2013 |
| Reporter : ENDANG SUMARDI |
| |
|
Walikota Sukabumi, H. Mokhamad Muslikh Abdussyukur, S.H., M.Si., telah menyampaikan Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban Akhir Masa Jabatan (LKPJ AMJ) Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi, periode Tahun 2008-2013. Penyampaikan LKPJ AMJ tersebut, dilakukan dalam Rapat Paripurna DPRD, tepatnya pada tanggal 14 Januari 2013, bertempat di Ruangan Rapat Paripurna DPRD Kota Sukabumi.
Kepala Bidang Pengkajian Evaluasi dan Pelaporan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Sukabumi, Rahmat Sukandar menjelaskan, penyampaian LKPJ AMJ tersebut, sesuai dengan Keputusan Menteri Dalam Negeri (Kepmendagri) Nomor: 131.32-286, tertanggal 23 April 2008, tentang Pengesahan Pemberhentian dan Pengesahan Pengangkatan Walikota Sukabumi Provinsi Jawa Barat, dan Surat Ketua DPRD Kota Sukabumi Nomor 170/476/DPRD, tertanggal 24 September 2012, perihal Pemberitahuan Akhir Masa Jabatan Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi, periode tahun 2008-2013.
Sedangkan mengenai mekanisme penyampaian LKPJ AMJ tersebut, diatur dalam Undang-Undang (UU) Nomor 32 Tahun 2004, tentang Pemerintahan Daerah, tepatnya dalam Pasal 27 Ayat 2 mengamanatkan, bahwa Kepala Daerah berkewajiban memberikan LKPJ kepada DPRD, yang secara teknis diatur dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 3 Tahun 2007, tentang Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (LPPD), kepada Pemerintah, Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban Pemerintahan Daerah (LKPPD), kepada DPRD, dan Informasi Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (IPPD), kepada masyarakat.
Sedangkan dalam Pasal 17 Ayat 2 UU tersebut menjelaskan, bahwa LKPJ AMD Kepala Daerah, disampaikan kepada DPRD, paling lambat 30 hari, setelah pemberitahuan DPRD, perihal Berakhir Masa Jabatan Kepala Daerah Kota Sukabumi, sesuai dengan ketentuan peraturan dan perundang-undangan yang berlaku.
Kepala Bidang Pengkajian Evaluasi dan Pelaporan Bappeda Kota Sukabumi mengungkapkan, LKPJ AMJ ini merupakan rekapitulasi dari LKPJ tahunan, selama kurun waktu kepemimpinan Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi periode Tahun 2008-2013, yang berisi laporan progress report, tentang aspek penyelenggaraan pemerintahan, yang terdiri dari hasil kinerja atau pencapaian indikator makro pembangunan daerah, serta pencapaian pelaksanaan program dan kegiatan pembangunan, dengan tolok ukur Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Sukabumi tahun 2008-2013.
|
| |
| Rabu, 16 Januari 2013 |
| TANGGAPAN DAN JAWABAN WALIKOTA DAN WAKIL WALIKOTA SUKABUMI |
| Reporter : ENDANG SUMARDI |
| |
|
DPRD Kota Sukabumi, menyelenggarakan Rapat Paripurna, dengan acara Tanggapan dan Jawaban Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi, atas Pemandangan Umum Fraksi-Fraksi, terhadap Penjelasan Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban (LKPJ) Akhir Masa Jabatan Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi, periode tahun 2008-2013. Rapat Paripurna yang dipimpin oleh Ketua DPRD Kota Sukabumi, Aep Saepurahman, S.E. ini, berlangsung hari Rabu, 16 Januari 2013, bertempat di Ruangan Rapat Paripurna DPRD Kota Sukabumi.
Sedangkan Susunan Acara Rapat Paripurna tersebut, antara lain Pembukaan, yang terdiri dari Pengesahan Kuorum, Pengesahan Acara, dan Kata-Kata Pengantar Pimpinan Rapat. Selanjutnya Pokok-Pokok Kegiatan, yakni Tanggapan dan Jawaban Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi, atas Pemandangan Umum Fraksi-Fraksi, terhadap Penjelasan LKPJ Akhir Masa Jabatan Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi, periode tahun 2008-2013, oleh Walikota Sukabumi, H. Mokhamad Muslikh Abdussyukur, S.H., M.Si., serta Kata-Kata Penutupan Pimpinan Rapat.
Ketua DPRD Kota Sukabumi, Aep Saepurahman, S.E. menjelaskan, LKPJ Akhir Masa Jabatan Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi periode tahun 2008-2013 ini, dilakukan secara terbuka, melalui rapat paripurna DPRD. Dijelaskan pula, kajian dan telaahan yang dituangkan dalam Pemandangan Umum Fraksi-Fraksi, merupakan pengejawantahan kebijakan terhadap pelaksanaan kinerja secara sistematis, efektif, efisien, transparan dan akuntabel, sekaligus menyuarakan aspirasi masyarakat, sebagai bentuk pertanggungjawaban secara pilitis, yang disampaikan secara resmi dalam rapat paripurna.
Dalam pada itu, Walikota Sukabumi, H. Mokhamad Muslikh Abdussyukur, S.H., M.Si. menjelaskan, berdasarkan Pemandangan Umum Fraksi-Fraksi, secara kumulatif terdapat 73 pertanyaan, pernyataan dan saran, yang terdiri dari 33 pertanyaan serta 40 pertanyaan dan saran. Antara lain, Fraksi Partai Golkar 11 pertanyaan serta 10 pertanyataan dan saran, Fraksi Partai Keadilan Sejahtera 11 pertanyaan serta 4 pertanyataan dan saran, Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan 2 pertanyaan serta 6 pertanyataan dan saran, Fraksi Partai Amanat Nasional 2 pertanyaan serta 6 pertanyataan dan saran, Fraksi Partai Persatuan Pembangunan 4 pertanyaan serta 8 pertanyataan dan saran, Fraksi Partai Demokrat Bersatu 3 pertanyaan serta 6 pertanyataan dan saran.
Hadir dalam kesempatan tersebut, Wakil Walikota Sukabumi, Kepala Setukpa Lemdikpol Sukabumi, unsur Muspida, Sekretaris Daerah Kota Sukabumi, para Asisten dan Staf Ahli, para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), para pejabat TNI, Polri dan Sipil, para Tokoh Masyarakat dan Alim Ulama, para Pimpinan Organisasi Sosial, Politik, Kemasyarakatan, Pemuda dan Wanita, serta Mahasiswa, Insan Pers dan undangan lainnya.
|
| |
| Senin, 14 Januari 2013 |
| WALIKOTA SAMPAIKAN LKPJ AKHIR MASA JABATAN TAHUN 2008-2013 |
| Reporter : ENDANG SUMARDI |
| |
|
Walikota Sukabumi, H. Mokhamad Muslikh Abdussyukur, S.H., M.Si., menyampaikan Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban (LKPJ), Akhir Masa Jabatan Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi periode tahun 2008-2013, pada Rapat Paripurna DPRD, hari Senin, 14 Januari 2013, bertempat di Ruangan Rapat Paripurna DPRD Kota Sukabumi.
Dijelaskannya, seperti diketahui bersama, bahwa lima tahun yang lalu, berdasarkan Surat Keputusan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Nomor 131.32-286 Tanggal 23 April 2008, Tentang Pengesahan Pemberhentian dan Pengesahan Pengangkatan Walikota Sukabumi Provinsi Jawa Barat, H. Mokhamad Muslikh Abdussyukur, S.H., M.Si. dan Doktor H. Mulyono, M.M., telah dilantik menjadi Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi, periode tahun 2008-2013.
Dijelaskan pula, selama kurun waktu tersebut, sesuai dengan prinsip kepemerintahan yang baik atau good governance, jajaran eksekutif dan legislatif Pemerintah Kota Sukabumi, serta didukung oleh peran serta masyarakat, telah bersamasama melaksanakan tugas pembangunan, yang pada intinya diarahkan pada Visi Pemerintah Kota Sukabumi Tahun 2008-2013, yakni Dengan Iman dan Taqwa, Mewujudkan Pemerintahan yang Amanah Berparadigma Surgawi, Menuju Kota Sukabumi yang Cerdas, Sehat dan Sejahtera, baik lahir maupun batin, dilandasi nilai-nilai fhilosofis, Sidiq, Tabligh, Amanah, Fathonah.
Dikatakannya, menjadi hal yang sangat membahagiakan dan mengharukan bagi Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi, karena pada kesempatan ini dapat menyampaikan LKPJ Akhir Masa Jabatan Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi, periode tahun 2008-2013. Karena penyampaian LKPJ ini, merupakan salah satu amanat yang harus ditunaikan oleh Kepala Daerah, sebagaimana yang tertuang dalam Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004, Tentang Pemerintahan Daerah, tepatnya pada Pasal 27 Ayat 2, dan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 3 Tahun 2007, Tentang Laporan Penyelenggaraan Pemerintah Daerah (LPPD), kepada Pemerintah Pusat, LKPJ kepada DPRD, dan Informasi Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (ILPPD), kepada masyarakat.
Dikatakan pula, penyampaian LKPJ Akhir Masa Jabatan Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi, periode tahun 2008-2013 ini, merupakan rekapitulasi dari LKPJ Tahunan, sekaligus merupakan progress report, yang disampaikan kepada DPRD, berdasarkan tolok ukur Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Sukabumi Tahun 2008-2013. Walikota Sukabumi mengungkapkan, sesuai dengan aturan yang berlaku, LKPJ Akhir Masa Jabatan Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi ini, berisi pelaksanaan urusan desentralisasi, yang terdiri dari urusan wajib dan urusan pilihan, tugas umum pemerintahan dan tugas pembantuan, termasuk hambatan dan permasalahan yang dihadapi, serta solusi pemecahan masalahnya.
Diungkapkan pula, implementasi tugas tersebut, intinya mengarah pada upaya peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM), yang dijabarkan melalui visi dan misi Kota Sukabumi, dengan mensinergiskan 6 urusan pusat dan 16 urusan wajib daerah, serta menyelaraskan dengan visi dan misi Pemerintah Kota Sukabumi Tahun 2008-2013, yang tertuang dalam RPJMD Kota Sukabumi Tahun 2008-2013.
|
| |
| Senin, 14 Januari 2013 |
| RAPAT PARIPURNA LKPJ AKHIR MASA JABATAN WALIKOTA TAHUN 2008-2013 |
| Reporter : ENDANG SUMARDI |
| |
|
Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Sukabumi, hari Senin, 14 Januari 2013, bertempat di Ruangan Rapat Paripurna DPRD Kota Sukabumi, menyelenggarakan Rapat Paripurna, Tentang Penjelasan Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban (LKPJ) Akhir Masa Jabatan Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi, periode tahun 2008-2013. Rapat Paripurna tersebut, dipimpin oleh Ketua DPRD Kota Sukabumi, Aep Saepurahman, S.E.
Hadir dalam kesempatan tersebut, Kepala Setukpa Lemdikpol Sukabumi, unsur Muspida, Wakil Walikota Sukabumi, Sekretaris Daerah Kota Sukabumi, para Asisten dan Staf Ahli, para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), para Pejabat TNI, Polri dan Sipil, para Camat dan Lurah, para Alim Ulama dan Tokoh Masyarakat, para Pimpinan Organisasi Sosial, Politik, Kemasyarakatan, Wanita dan Pemuda, serta Mahasiswa, Insan Pers dan undangan lainnya.
Adapun susunan Rapat Paripurna tersebut, antara lain Pembukaan, yang terdiri dari Pengesahan Kuorum, Pengesahan Acara, dan Kata-Kata Pengantar Pimpinan Rapat. Selanjutnya Pokok-Pokok Kegiatan, yakni Penjelasan LKPJ Akhir Masa Jabatan Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi, periode tahun 2008-2013, oleh Walikota Sukabumi, H. Mokhamad Muslikh Abdussyukur, S.H., M.Si., serta Kata-Kata Penutupan Pimpinan Rapat.
Ketua DPRD Kota Sukabumi menjelaskan, dilaksanakannya rapat paripurna ini, menindak lanjuti Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004, Tentang Pemerintahan Daerah, sebagaimana yang telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2008, Tentang Perubahan Kedua Atas Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004, Tentang Pemerintahan Daerah, pihak DPRD Kota Sukabumi, melalui Surat Nomor 170/606/ DPRD Tertanggal 11 Desember 2012, Perihal Pemberitahuan Akhir Masa Jabatan Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi, periode tahun 2008-2013, telah memberitahukan kepada Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi, akan berakhirnya masa jabatan pada tanggal 13 Mei 2013 mendatang.
Dengan demikian, merujuk pada Pasal 17 Ayat 2 Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 3 Tahun 2007, Tentang Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (LLPD) kepada Pemerintah Pusat, LKPJ kepada DPRD, dan Informasi Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (ILPPD), kepada masyarakat, maka LKPJ Akhir Masa Jabatan Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi, periode tahun 2008-2013, disampaikan kepada DPRD, paling lambat 30 hari setelah pemberitahuan dari DPRD.
Atas dasar itulah, melalui rapat paripurna ini, Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi, menyampaikan LKPJ Akhir Masa Jabatan Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi, periode tahun 2008-2013 kepada DPRD, merupakan salah satu bentuk pemenuhan kewajiban, sebagaimana yang diamanatkan dalam ketentuan peraturan dan perundang-undangan yang berlaku.
|
| |
| Sabtu, 12 Januari 2013 |
| WAKIL WALIKOTA BUKA KEJUARAAN BULU TANGKIS WALIKOTA CUP I |
| Reporter : ENDANG SUMARDI |
| |
|
Wakil Walikota Sukabumi, Doktor H. Mulyono, M.M., hari Sabtu, 12 Januari 2013, bertempat di Gelanggang Olah Raga (GOR) Remaja Merdeka Kota Sukabumi, secara resmi membuka kejuaraan Bulu Tangkis Walikota Sukabumi Cup I Tahun 2013, antar pelajar serta instansi dan perusahaan se Wilayah I Bogor, ditandai dengan pemukulan satel kok oleh Wakil Walikota Sukabumi, Pimpinan DPRD, unsur Muspida, Ketua Pengurus Daerah (Pengda) Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indoanesia (PBSI) Provinsi Jawa Barat, dan Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Cabang Kota Sukabumi.
Dalam sambutannya, Wakil Walikota Sukabumi atas nama Pemerintah Kota Sukabumi, mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya, kepada seluruh jajaran Panitia Penyelenggara, yang telah berupaya optimal menyelenggarakan kejuaraan Bulu Tangkis ini. Karena kejuaraan ini sangat positif dan besar manfaatnya, dalam upaya memasyarakatkan olahraga dan mengolahragakan masyarakat, khususnya dalam upaya menggali bibit-bibit atlet Bulu Tangkis potensial, guna melahirkan atlet Bulu Tangkis yang berprestasi, baik di tingkat regional dan nasional, maupun di tingkat internasional.
Acara pembukaan kejuaraan Bulu Tangkis Walikota Sukabumi Cup I Tahun 2013 ini, diawali dengan Pengukuhan dan Pelantikan jajaran Pengurus Cabang (Pengcab) PBSI Kota Sukabumi periode tahun 2012-2016, yang diketuai oleh Doktor H. Mulyono, M.M., oleh Ketua Pengda PBSI Provinsi Jawa Barat, Insinyur H. Lutfi Hamid.
Wakil Walikota Sukabumi, selaku Ketua Pengcab PBSI Kota Sukabumi menandaskan, pihaknya beserta jajarannya, akan senantiasa berupaya optimal melakukan penataan dan pembenahan terhadap sarana dan prasarana olaharaga Bulu Tangkis, guna menunjang kelancaran dan keberhasilan pembinaan dan pembibitan atlet Bulu Tangkis, khususnya di Kota Sukabumi.
Hadir dalam kesempatan tersebut, para Asisten dan Staf Ahli, para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), para Kepala Sekolah, Guru, Pembina, Pelatih dan Atlet Bulu Tangkis, serta para pelajar dan undangan lainnya.
|
| |
| Sabtu, 12 Januari 2013 |
| WAKIL WALIKOTA SERAHKAN BANTUAN SERAGAM ROMPI TAHAP PERTAMA |
| Reporter : ENDANG SUMARDI |
| |
|
Wakil Walikota Sukabumi, Doktor H. Mulyono, M.M., hari Jumat sore, 11 Januari 2012, bertempat di Ruangan Pengujian Kendaraan Dinas Perhubungan Kota Sukabumi, secara simbolis menyerahkan bantuan seragam rompi tahap pertama, kepada para pengemudi Angkutan Kota (Angkot), yang beroperasi di wilayah Kota Sukabumi. Selain menyerahkan bantuan seragam rompi, Wakil Walikota Sukabumi juga menyerahkan bantuan uang transport, kepada puluhan pengemudi angkot dari berbagai trayek, yang hadir dalam kesempatan tersebut, sebagai pengganti uang transport.
Dikatakannya, pemberian bantuan seragam rompi kepada para pengemudi angkot ini, merupakan salah satu bentuk perhatian dan kepedulian Pemerintah Kota Sukabumi, sekaligus sebagai salah satu bentuk aplikasi, dalam upaya mewujudkan pelayanan berkualitas kepada warga masyarakat, khususnya dalam bidang jasa transportasi. Untuk itu, Wakil Walikota Sukabumi menghimbau kepada seluruh pengemudi angkot yang telah mendapat bantuan seragam rompi ini, agar dapat merubah etika ke arah yang lebih baik lagi, khususnya dalam memberikan pelayanan kepada segenap lapisan warga masyarakat, terutama kepada para pengguna jasa angkot di Kota Sukabumi. Selain itu, Wakil Walikota Sukabumi juga meminta kepada seluruh pengemudi angkot yang telah mendapat bantuan seragam rompi ini, agar memelihara rompi tersebut dengan baik, supaya dapat tahan lama.
Dalam pada itu, Kepala Dinas Perhubungan Kota Sukabumi, Drs. H. Andri Setiawan, M.M. menjelaskan, bantuan seragam rompi kepada para pengemudi angkot yang beroperasi di wilayah Kota Sukabumi ini, untuk tahap pertama seluruhnya berjumlah 1.000 rompi. Sedangkan pengemudi angkot yang beroperasi di wilayah Kota Sukabumi saat ini, seluruhnya berjumlah 2 ribu 262 orang. Sementara sisanya sebanyak 1 ribu 262 orang, akan diberikan menyusul. Diharapkannya, dengan diberikannya bantuan seragam rompi ini, dapat membantu warga masyarakat khususnya para pengguna jasa angkot di Kota Sukabumi, dalam mengantisipasi berbagai hal yang tidak diinginkan, sekaligus dapat memudahkan warga masyarakat, khususnya dalam mengenal para pengemudi angkot.
|
| |
| Sabtu, 12 Januari 2013 |
| WAKIL WALIKOTA SERAHKAN UANG KADEUDEUH KEPADA 1.559 GURU HONOR |
| Reporter : ENDANG SUMARDI |
| |
|
Wakil Walikota Sukabumi, Doktor H. Mulyono, M.M., menyerahkan uang kadeudeuh, kepada 1.559 Guru Honor se Kota Sukabumi. Uang kadeudeuh yang berasal dari Gubernur Jawa Barat ini, diserahkan secara simbolis kepada 7 perwakilan Pengurus Cabang (PC) Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kecamatan se Kota Sukabumi, tepatnya pada tanggal 10 Januari 2013, bertempat di Gelanggang Olah Raga (GOR) Remaja Meredeka Kota Sukabumi, untuk diserahkan kembali secara langsung, kepada setiap Guru Honor yang ada di PC PGRI Kecamatan masing-masing. Hadir dalam kesempatan tersebut, Ketua PGRI Kota Sukabumi, H. Sanusi Harjadireja, M.Pd., dan undangan lainnya.
Dikatakannya, uang kadeudeuh tersebut, merupakan bantuan dana hibah dari Gubernur Jawa Barat, untuk para Guru Honor di Kota Sukabumi. Dikatakan pula, berapapun besarnya bantuan dana hibah tersebut, merupakan apresiasi dan penghargaan dari Gubernur Jawa Barat, yang harus disyukuri oleh seluruh Guru Honor yang ada di Kota Sukabumi. Kendati bantuan tersebut, tidak sebanding dengan nilai pengabdian dan pengorbanan, yang dilakukan oleh para Guru Honor selama ini. Diharapkannya, bantuan untuk para Guru Honor tersebut, agar diberikan secara rutin setiap tahun.
Sementara Ketua PGRI Kota Sukabumi, H. Sanusi Harjadireja, M.Pd. mengungkapkan, ke-1.559 Guru Honor tersebut, masing-masing mendapat bantuan sebesar 150 ribu rupiah, sehingga total bantuan yang diberikan kepada Guru Honor se Kota Sukabumi ini, mencapai 233 juta 850 ribu rupiah, yang diserahkan kepada 7 perwakilan PC PGRI Kecamatan se Kota Sukabumi.
Saat dikonfirmasi kemungkinan masih adanya Guru Honor di Kota Sukabumi yang tidak terdaftar, sehingga tidak mendapatkan bantuan tersebut dari Gubernur Jawa Barat, menurut Ketua PGRI Kota Sukabumi, kepala sekolah yang bersangkutan harus bertanggung jawab. Sebab pihaknya telah meminta kepada setiap kepala sekolah yang ada di Kota Sukabumi, untuk melakukan pendataan terhadap seluruh Guru Honor yang ada di sekolahnya masing-masing. Namun apabila kepala sekolahnya tidak bertanggung jawab, pihak PGRI Kota Sukabumi, siap untuk mempertanggung jawabkannya. Adapun ke-1.559 Guru Honor se Kota Sukabumi, yang mendapat bantuan dari Gubernur Jawa Barat tersebut, terdiri dari Guru Honor TK sebanyak 201 orang, Guru Honor SD sebanyak 512 orang, Guru Honor SMP sebanyak 300 orang, Guru Honor SMA sebanyak 215 orang, dan Guru Honor SMK sebanyak 331 orang.
|
| |
| Sabtu, 5 Januari 2013 |
| WAKIL WALIKOTA SERAHKAN SEMBAKO KEPADA RATUSAN PETUGAS PARKIR |
| Reporter : ENDANG SUMARDI |
| |
|
Wakil Walikota Sukabumi, Doktor H. Mulyono, M.M., menyerahkan bantuan paket Sembilan Bahan Pokok (Sembako), kepada ratusan orang Petugas Parkir se Kota Sukabumi. Bantuan paket sembako tersebut, diserahkan pada acara silahturahmi dan tatap muka, dengan ratusan orang Petugas Parkir se Kota Sukabumi, hari Sabtu, 5 Januari 2013, bertempat di Aula Pengujian Dinas Perhubungan Kota Sukabumi.
Dikatakannya, bantuan paket sembako tersebut, sebagai bentuk perhatian dan penghargaan kepada para petugas parkir di wilayah Kota Sukabumi, yang tidak mengenal lelah mengatur sekaligus menertibkan berbagai jenis kendaraan, baik roda empat maupun roda dua, yang parkir di sejumlah ruas jalan di wilayah Kota Sukabumi. Selain itu, para petugas parkir tersebut, juga sangat besar jasa dan pengorbanannya, khususnya dalam memberikan kontribusi secara positif, terhadap peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Sukabumi, terutama dari sektor retribusi parkir.
Untuk itu, Wakil Walikota Sukabumi meminta kepada pihak pengusaha yang mengelola parkir di Kota Sukabumi, agar senantiasa berupaya optimal memerhatikan para petugas parkir, baik mengenai kesehatannya maupun kesejahteraannya. Karena para petugas parkir ini, merupakan bagian dari pemerintahan daerah, khususnya dalam upaya peningkatan PAD Kota Sukabumi.
Dalam pada itu, Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Parkir Dinas Perhubungan Kota Sukabumi, Mahpudin menjelaskan, berdasarkan data hingga akhir bulan Desember 2012, PAD Kota Sukabumi dari sektor retribusi parkir, mencapai 1 milyar 169 juta 701 ribu rupiah, atau melebihi target sebesar 2 juta 501 ribu rupiah, dari target yang ditetapkan sebesar 1 milyar 167 juta 200 ribu rupiah.
Dijelaskan pula, jumlah PAD dari sektor retribusi parkir tersebut, berasal dari 24 lokasi parkir yang ada di wilayah Kota Sukabumi, tidak termasuk 4 ruas jalan nasional. Karena berdasarkan Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009, Tentang Lalu Lintas, tidak diperbolehkan memungut parkir di ruas jalan nasional. Adapun ke-4 ruas jalan nasional tersebut, antara lain Jalan R.A. Kosasih, Jalan Siliwangi, Jalan RSUD R. Syamsudin, S.H., dan Jalan Bhayangkara. Menyinggung jumlah petugas parkir yang ada di wilayah Kota Sukabumi, berdasarkan data yang ada di UPT Parkir Dinas Perhubungan Kota Sukabumi, saat ini mencapai 230 orang.
|
| |
| Jumat, 28 Desember 2012 |
| WAKIL WALIKOTA MELAKUKAN SIDAK KE 7 PROYEK PEMBANGUNAN |
| Reporter : ENDANG SUMARDI |
| |
|
Wakil Walikota Sukabumi, Doktor H. Mulyono, M.M., beserta Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Sukabumi, H. Deden Solehudin, S.Ag., M.M., termasuk unsur pimpinan instansi terkait lainnya, melakukan Inspeksi Mendadak (Sidak), ke 7 proyek pembangunan infrastruktur di wilayah Kota Sukabumi, khususnya yang menggunakan dana dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Sukabumi, APBD Provinsi Jawa Barat, serta Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun Anggaran 2012.
Adapun ke-7 proyek pembangunan tersebut, antara lain, Intelegent Transportation System (ITS) Room Dinas Perhubungan Kota Sukabumi, Klinik Paru-Paru Dinas Kesehatan Kota Sukabumi, SDN Cibeureum CBM Kecamatan Cibeureum, Puskesmas Cibeureum Kecamatan Cibeureum, Terminal Bus Type A Kota Sukabumi, dan Gedung Sekretariat Dinas Pendidikan Kota Sukabumi, serta Ruang Terbuka Hijau (RTH), lengkap dengan fasilitas olahraga, tepatnya di wilayah Lamping, Kelurahan Gedong Panjang, Kecamatan Citamiang.
Dari ke-7 proyek pembangunan tersebut, hanya 4 proyek yang sudah bisa dikatakan selesai 100 persen, menjelang akhir tahun 2012. Antara lain, ITS Room dan Terminal Bus Type A, SDN Cibeureum CBM, dan Puskesmas Cibeureum. Sedangkan 3 proyek lagi, yakni Klinik Paru-Paru, Gedung Sekretariat Dinas Pendidikan, dan RTH Lamping, masih dalam pengerjaan. Untuk itu, Wakil Walikota Sukabumi mengharapkan, agar ke-3 proyek tersebut dapat segera diselesaikan tepat waktu, yakni pada tanggal 31 Desember 2012.
Sedangkan dari ke-3 proyek yang diharapkan bisa selesai pada tanggal 31 Desember 2012 ini, ada dua proyek pembangunan yang menjadi perhatian Pemerintah Kota Sukabumi, yakni Gedung Sekretariat Dinas Pendidikan dan Klinik Paru-Paru. Bahkan untuk Gedung Sekretariat Dinas Pendidikan, telah melewati masa waktu penyelesaian, yakni pada tanggal 26 Desember 2012. Dengan keterlambatan penyelesaian tersebut, pihak Dinas Pendidikan Kota Sukabumi, harus membayar denda sekitar 2 juta rupiah per hari, hingga tanggal 31 Desember 2012, yang disetorkan ke kas daerah.
Sementara Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Sukabumi, H. Deden Solehudin, S.Ag., M.M. mengatakan, pihaknya merasa optimis, bahwa ke-3 proyek pembangunan tersebut bisa selesai tepat waktu. Dijelaskannya, khusus untuk proyek pembangunan Klinik Paru-Paru, pihaknya sudah mengingatkan, agar bisa selesai tepat waktu sesuai kontrak. Karena apabila tidak selesai tepat waktu, bisa dikenakan sanksi dan denda. Sedangkan untuk proyek pembangunan Gedung Sekretariat Dinas Pendidikan yang sudah melewati batas waktu, diharapkan dapat diselesaikan pada tanggal 31 Desember 2012.
|
| |
| Kamis, 27 Desember 2012 |
| WALIKOTA SERAHKAN BANTUAN KEUANGAN SOSIAL TAHAP KEDUA TAHUN 2012 |
| Reporter : ENDANG SUMARDI |
| |
|
Walikota Sukabumi, H. Mokhamad Muslikh Abdussyukur, S.H., M.Si., menyerahkan bantuan keuangan sosial tahap kedua tahun 2012, kepada para Ketua RW dan RT se Kota Sukabumi. Penyerahan bantuan keuangan tersebut, dilakukan secara marathon ke 7 kecamatan se Kota Sukabumi, tepatnya dari tanggal 26 sampai dengan 28 Desember 2012.
Antara lain, tanggal 26 Desember 2012, Kecamatan Gunungpuyuh, bertempat di Ruangan Pertemuan (Ruper) Kecamatan Gunungpuyuh, dan Kecamatan Cikole, bertempat di Gedung Juang 45 Kota Sukabumi. Selanjutnya tanggal 27 Desember 2012, Kecamatan Citamiang, bertempat di SDN Pakujajar CBM Kecamatan Citamiang, dan Kecamatan Warudoyong, bertempat Gelanggang Olah Raga (GOR) Suryakencana. Kemudian tanggal 28 Desember 2012, Kecamatan Cibeureum, bertempat di GOR Double V, serta Kecamatan Baros dan Kecamatan Lembursitu, bertempat di Gedung Korpri Kota Sukabumi.
Adapun jumlah bantuan keuangan sosial tahap kedua tersebut, seluruhnya mencapai 494 juta rupiah, dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Sukabumi Tahun Anggaran 2012. Antara lain, sebesar 106 juta 500 ribu rupiah untuk 355 Ketua RW, atau masing-masing Ketua RW sebesar 300 ribu rupiah, dan sebesar 387 juta 500 ribu rupiah untuk 1.550 Ketua RT, atau masing-masing Ketua RT sebesar 250 ribu rupiah. Disamping itu, Walikota Sukabumi juga menyerahkan kain untuk seragam Ketua RW dan RT, termasuk untuk biaya menjahitnya, Buku Induk Rumah Tangga RW dan RT, serta Kartu Jaminan Kesehatan Masyarakat (Jamkesmas).
Selain menyerahkan bantuan tersebut, Walikota Sukabumi juga melakukan dialog dan audensi dengan para Ketua RW dan RT, sekaligus berpamitan serta memohon maaf yang setulus-tulusnya dan sedalam-dalamya, atas berbagai kekurangan dan kehilafan kepada para Ketua RW dan RT, khususnya dalam menjalankan roda pemerintahan, pembangunan dan kemasyarakatan di Kota Sukabumi.
Disamping itu, Walikota Sukabumi juga mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada para Ketua RW dan RT, atas berbagai pengabdian dan pengorbanannya kepada Pemerintah Kota Sukabumi, khususnya dalam membantu dan menunjang kelancaran dan keberhasilan tugas Pemerintah Kota Sukabumi, terutama dalam bidang pemerintahan, pembangunan dan kemasyarakatan di wilayahnya masing-masing. Disampaikannya permohonan maaf dan ucapan terima kasih tersebut, karena pada tanggal 13 Mei 2013 mendatang, Walikota Sukabumi akan mengakhiri masa tugasnya.
Hadir dalam kesempatan tersebut, unsur Muspida, Wakil Walikota Sukabumi, para Asisten dan Staf Ahli, para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Camat dan unsur Muspika, serta para Lurah dan undangan lainnya.
|
| |
| Rabu, 19 Desember 2012 |
| WALIKOTA SUKABUMI MEMBUKA MTQ ANTAR PELAJAR KE-3 TAHUN 2012 |
| Reporter : ENDANG SUMARDI |
| |
|
Walikota Sukabumi, H. Mokhamad Muslikh Abdussyukur, S.H., M.Si., hari Rabu, 19 Desember 2012, bertempat di Gelanggang Olah Raga (GOR) Remaja Merdeka Kota Sukabumi, secara resmi membuka Musabaqoh Tilawatil Quran (MTQ) Antar Pelajar Ke-3, Tingkat Kota Sukabumi Tahun 2012.
Acara pembukaan MTQ tersebut, diawali Laporan Kasubbag Agama dan Pendidikan Bagian Administrasi Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Kota Sukabumi, selaku Komandan Devile Kafilah MTQ Antar Pelajar Ke-3 Tingkat Kota Sukabumi Tahun 2012, H. Dadang Suhendra, S.Ag., M.Si. Adapun devile tersebut, diikuti oleh 7 Kafilah MTQ Kecamatan se Kota Sukabumi, yang terdiri dari unsur Muspika, para Lurah, Official dan Pembina, serta para Qori dan Qoriah, dipimpin oleh Camat masing-masing.
Selanjutnya Pembacaan Wahyu Illahi, oleh siswa SLB A Budi Nurani Kota Sukabumi, Wahyudi, Laporan Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Sukabumi, selaku Ketua Harian Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Kota Sukabumi, H. Deden Solehudin, S.Ag., M.M., Pengukuhan dan Pelantikan Dewan Hakim oleh Walikota Sukabumi, dan Sambutan Walikota Sukabumi, H. Mokhamad Muslikh Abdussyukur, S.H., M.Si.
Kemudian Penyerahan Trophy Bergilir Walikota Sukabumi, dari Camat Citamiang, Punjul Saepul Hayat, S.STP., selaku juara umum MTQ Antar Pelajar Ke-2 Tingkat Kota Sukabumi Tahun 2011, kepada Walikota Sukabumi, H. Mokhamad Muslikh Abdussyukur, S.H., M.Si., yang diserahkan kembali kepada Kepala Bagian Administrasi Kesra Setda Kota Sukabumi, H. Encep Mulyadi, S.IP., selaku Ketua Panitia Penyelenggara, untuk diperebutkan kembali oleh para kafilah kecamatan se Kota Sukabumi.
Hadir dalam kesempatan tersebut, Pimpinan dan Anggota DPRD, unsur Muspida, para Asisten dan Staf Ahli, para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) se Kota Sukabumi, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Sukabumi, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Sukabumi, Ketua Tim Penggerak PKK, Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP), para Kepala Sekolah, para pelajar, insan pers dan undangan lainnya.
|
| |
| Senin, 17 Desember 2012 |
| WALIKOTA SUKABUMI UCAPKAN SELAMAT HUT KE-13 DWP TAHUN 2012 |
| Reporter : ENDANG SUMARDI |
| |
|
Walikota Sukabumi, H. Mokhamad Muslikh Abdussyukur, S.H., M.Si., atas nama pribadi dan Pemerintah Kota Sukabumi, mengucapkan selamat memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-13 Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kota Sukabumi Tahun 2012. Ucapan selamat Walikota Sukabumi tersebut, disampaikan oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Sukabumi, H. Deden Solehudin, S.Ag., M.M., saat memberikan sambutan, pada acara puncak peringatan HUT Ke-13 DWP Kota Sukabumi Tahun 2012, hari Senin, 17 Desember 2012, bertempat di Gedung Juang 45 Kota Sukabumi.
Diharapkannya, DWP Kota Sukabumi dapat panjang umur, serta senantiasa sukses dalam mengemban visi dan misi, termasuk berbagai program yang hendak dicapai oleh organisasi isteri Pegawai Negeri Sipil (PNS) ini. Diharapkan pula, momen peringatan HUT Ke-13 DWP Kota Sukabumi ini, sangat tepat dijadikan sebuah renungan, untuk menyegarkan kembali akan tujuan dan misi yang hendak dicapai oleh organisasi DWP.
Walikota Sukabumi mengatakan, sebagaimana dimaklumi bersama, bahwa tujuan dibentuknya organisasi DWP ini, diantaranya untuk meningkatkan kesejahteraan anggota dan masyarakat, dengan mengemban misi untuk ikut serta menyukseskan pembangunan, khususnya pembangunan bangsa yang sehat lahir dan batin. Untuk mencapai tujuan dan misi tersebut, seluruh jajaran pengurus dan anggota DWP, dituntut memiliki kemampuan menganalisis dinamika yang berkembang saat ini, seperti kebijakan dan program pembangunan pemerintah, termasuk mempertimbangkan kondisi, adat dan budaya masyarakat secara cermat.
Ditandaskannya, mengendalikan suatu organisasi bukan merupakan pekerjaan yang mudah. Terlebih bagi organisasi DWP yang memiliki keunikan, yakni dengan keanggotaan yang mau tidak mau, suka tidak suka, seorang isteri PNS secara otomatis harus menerima peran tambahan, sebagai anggota bahkan sebagai pengurus DWP. Berkaitan dengan hal tersebut, seluruh ibu-ibu yang mendapat kepercayaan menjadi pengurus DWP, harus memahami ketentuan organisasi secara benar, serta harus memiliki kemampuan menata dan mengendalikan organisasi DWP. Untuk itu, seluruh ibu-ibu yang mendapat kepercayaan menjadi pengurus DWP, harus senantiasa belajar, agar memiliki pengetahuan dan wawasan yang lebih luas, khususnya dalam memahami ketentuan organisasi secara benar, termasuk menata dan mengendalikan organisasi DWP, ke arah yang lebih baik lagi.
|
| |
| Kamis, 13 Desember 2012 |
| WAKIL WALIKOTA SUKABUMI MEMBUKA SUKABUMI EXPO TAHUN 2012 |
| Reporter : ENDANG SUMARDI |
| |
|
Wakil Walikota Sukabumi, Doktor H. Mulyono, M.M., hari Kamis, 13 Desember 2012, bertempat di Lapangan Merdeka Kota Sukabumi, secara resmi membuka Sukabumi Expo Tahun 2012. Pembukaan Sukabumi Expo tersebut, ditandai dengan pemukulan gong dan pelepasan balon oleh Wakil Walikota Sukabumi, Doktor H. Mulyono, M.M., serta pengguntingan untaian bunga melati oleh Ketua Tim Penggerak PKK Kota Sukabumi, Nyonya Hajah Isye Muslikh Abdussyukur.
Selain itu, juga dimeriahkan berbagai pertunjukan tari, yang dipersembahkan oleh Sanggar Seni Catrik Palagan Kota Sukabumi, Paduan Suara Simfonia Mahasiswa UMMI Sukabumi, serta demo merias karakter dan fashion show, yang dipersembahkan oleh sejumlah siswa SMK Negeri 3 Kota Sukabumi.
Dalam kesempatan tersebut, diserahkan berita acara serah terima barang milik negara, berupa bangunan pasar tradisional Degung Kota Sukabumi, dari Kementerian Koperasi RI kepada Pemerintah Kota Sukabumi, oleh pejabat dari Kementerian Koperasi RI, Tiwan Kurniawan, kepada Wakil Walikota Sukabumi, Doktor H. Mulyono, M.M.
Disamping itu, Wakil Walikota Sukabumi menyerahkan berbagai piagam peghargaan, trophy dan uang pembinaan kepada 3 koperasi berprestasi tahun 2012, yang terdiri dari KSU Simpatika Mandiri, Koperasi Silih Asih, dan Koperasi Sauyunan, serta koperasi award tahun 2012, kepada 3 koperasi, yakni Koperasi Setia Kawan, Koperasi Karya SMP Negeri 5, dan Primkop Kartika Suryakancana 0607 Sukabumi.
Hadir pada kesempatan tersebut, Pimpinan dan Anggota DPRD, unsur Muspida, para Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), para Kepala Sekolah, jajaran pengurus Dekopinda, Dekranasda, Kadinda, Hiswana Migas, Badan Musyawarah Perbankan Daerah, Alim Ulama, Tokoh Masyarakat, Pemuda, para Pengurus Koperasi dan Pelaku Dunia Usaha, serta para Peserta Sukabumi Expo.
|
| |
| Rabu, 12 Desember 2012 |
| WAKIL WALIKOTA LANTIK PENGURUS FPK KOTA SUKABUMI PERIODE 2012-2017 |
| Reporter : ENDANG SUMARDI |
| |
|
Wakil Walikota Sukabumi, Doktor H. Mulyono, M.M., hari Rabu, 12 Desember 2012, secara resmi melantik jajaran pengurus Forum Pembaruan Kebangsaan (FPK) Kota Sukabumi periode tahun 2012-2017. Pelantikan jajaran pengurus FPK Kota Sukabumi tersebut, berlangsung di Gedung Juang 45 Kota Sukabumi, serta dimeriahkan berbagai pementasan seni tradisional.
Adapun jajaran pengurus FPK Kota Sukabumi tersebut, antara lain, Ketua Dewan Pembina, Wakil Walikota Sukabumi, Sekretaris, Kepala Kantor Kesatuan Bangsa, Politik dan Perlindungan Masyarakat (Kesbangpol dan Linmas) Kota Sukabumi, serta Anggota, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Sukabumi, Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat, Perempuan dan Keluarga Berencana (BPMPKB) Kota Sukabumi, Kepala Dinas Pendidikan Kota Sukabumi, Kepala Dinas Sosial, Tenaga Kerja dan Penanggulangan Bencana (Dinsostek PB) Kota Sukabumi, Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata (Disporabudpar) Kota Sukabumi, Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskopperindag) Kota Sukabumi, Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Sukabumi, Kepala Bagian Administrasi Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Kota Sukabumi, serta Kepala Seksi Kesatuan Bangsa pada Kantor Kesbangpol dan Linmas Kota Sukabumi.
Selajutnya Ketua, H. Charly Dahlan, S.IP. M.Si., Wakil Ketua I, Helmi Johar, Wakil Ketua II, Nathael B. Soebianto, STH., Wakil Ketua III, Ramli Barnawi, Sekretaris I, Salman Alfarizi, Sekretaris II, Ade Munhiar, S.E., M.M., Bendahara I, Hajah Yulia Dadang, S.Pdi., dan Bendahara II, Hajah Nurjanah, S.IP., serta Anggota, Pendeta Hartono Suryadarma, Drs. Karmana Rachman, Ikwang Chandra, S.Pd., M.S. Suhardi, dan Kahfi Sudarma. Jajaran pengurus FPK Kota Sukabumi tersebut, dilengkapi Anggota Forum Pemuka Masyarakat, Anggota Forum Organisasi Kebangsaan, dan Anggota Forum Organisasi Kedaerahan.
Hadir dalam kesempatan tersebut, Pimpinan dan Anggota DPRD, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah, Sekretaris Daerah Kota Sukabumi, para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Instansi, Ketua Majelis Ulama (MUI), Ketua FPK Provinsi Jawa Barat, para pini sepuh, alim ulama, tokoh agama, tokoh masyarakat, pemuda dan mahasiswa, serta undangan lainnya.
|
| |
| Selasa, 11 Desember 2012 |
| WALIKOTA SUKABUMI MELANTIK 71 PEJABAT ESELON III DAN IV |
| Reporter : ENDANG SUMARDI |
| |
|
Walikota Sukabumi, H. Mokhamad Muslikh Abdussyukur, S.H., M.Si., hari Selasa, 11 Desember 2012, bertempat di Halaman Apel Setda Kota Sukabumi, secara resmi melantik dan mengambil sumpah 71 Pejabat Eselon III dan IV, sebagai pejabat wilayah kecamatan dan kelurahan di lingkungan Pemerintah Kota Sukabumi.
Adapun ke-71 pejabat tersebut, diantaranya Sekretaris Kecamatan Warudoyong, Dodi Supriadi, S.Ag., M.M., Lurah Tipar Kecamatan Citamiang, Bambang Irawan, Lurah Sudajayahilir Kecamatan Baros, Iyan Rojiman, S.IP., Lurah Selabatu Kecamatan Cikole, Aries Ridwan Munandar, S.Ag., M.M., Lurah Cipanengah Kecamatan Lembursitu, Wawan Rustandi Suardi, S.Ag., Lurah Sriwidari Kecamatan Gunungpuyuh, Erwan Sulaiman Mufti, Lurah Cikole Kecamatan Cikole, Dadang Sugandi, S.Pd., M.Si., dan Lurah Sindangpalay Kecamatan Cibeureum, Dedi Mulyono.
Selanjutnya Sekretaris Kelurahan Sriwidari Kecamatan Gunungpuyuh, Saepulloh, Sekretaris Kelurahan Gunungparang Kecamatan Cikole, Mimin Aminah, S.IP., Sekretaris Kelurahan Cipanengah Kecamatan Lembursitu, Asep Sobaryaman, S.H., Sekretaris Kelurahan Gedongpajang Kecamatan Citamiang, Bunyamin, S.Sos., Sekretaris Kelurahan Dayeuhluhur Kecamatan Warudoyong, Didin Rosidin, S.Pd., dan Sekretaris Kelurahan Baros Kecamatan Baros, Ferry Syafrudin, S.E.
Kemudian Sekretaris Kelurahan Sudajayahilir Kecamatan Baros, Dedy Kuswandi, Sm.Hk., Sekretaris Kelurahan Jayaraksa Kecamatan Baros, Yanwar Ridwan, S.IP., Sekretaris Kelurahan Jayamekar Kecamatan Baros, Dede Supriatna, S.E., Sekretaris Kelurahan Limusnunggal Kecamatan Cibeureum, Mohamad Ende Surahman, dan Sekretaris Kelurahan Cibeureum Hilir Kecamatan Cibeureum, Hery Purnomo, S.H.
Hadir dalam kesempatan tersebut, Pimpinan dan Anggota DPRD, Wakil Walikota Sukabumi, unsur Muspida, Sekretaris Daerah Kota Sukabumi, para Asisten dan Staf Ahli, para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), para Camat dan Lurah, para Pimpinan Organisasi Wanita, Pemuda dan Sosial, serta Insan Pers dan undangan lainnya.
|
| |
| Jumat, 7 Desember 2012 |
| WALIKOTA WAJIB MELAKUKAN PENGENDALIAN |
| Reporter : ENDANG SUMARDI |
| |
|
Untuk mencapai tata kepemerintahan yang baik atau good gonernance, berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 60 Tahun 2008, Tentang Sistem Pengedalian Intern Pemerintah (SPIP), tepatnya pada pasal 2 ayat 1, bahwa Walikota wajib melakukan pengendalian, atas penyelenggaraan kegiatan pemerintahan, serta pengelolaan keuangan secara efektif, efisien, transparan dan akuntabel.
Walikota Sukabumi, H. Mokhamad Muslikh Abdussyukur, S.H., M.Si. menjelaskan, untuk melaksanakan pengendalian atas penyelenggaraan kegiatan tersebut, berpedoman pada SPIP. Hal ini pula yang menjadikan pentingnya SPIP, harus benar-benar dipahami, terutama oleh para pimpinan di setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD), khususnya dalam mengatur berbagai hal tentang prinsip pengendalian yang harus dilakukan oleh setiap pimpinan lembaga dan instansi pemerintah.
Dijelaskan pula, sebagaimana diketahui bersama, bahwa dari tahun 2007 sampai dengan 2011, Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI, memberikan opini terhadap Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Kota Sukabumi Wajar Dengan Pengecualian (WDP), dengan penyebab utama, antara lain kelemahan dalam pengendalian intern dan ketaatan terhadap peraturan dan perundang-undangan. Kondisi ini, seperti ditandaskan Walikota Sukabumi, sebenarnya dapat segera diperbaiki.
Karena dalam pelaksanaan tugas dan fungsi setiap OPD yang ada di lingkungan Pemerintah Kota Sukabumi, pada hakekatnya telah melaksanakan unsur-unsur SPIP. Antara lain, lingkungan pengendalian, penilaian resiko, kegiatan pengendalian, informasi dan komunikasi, serta pemantauan pengendalian intern. Ditandaskannya, kelima unsur pengendalian intern tersebut, merupakan unsur yang terjalin erat, antara unsur yang satu dengan unsur yang lainnya.
Walikota Sukabumi mengatakan, proses pengendalian menyatu pada tindakan dan kegiatan, yang dilakukan secara terus menerus oleh pimpinan dan seluruh pegawai, khususnya dalam mewujudkan sasaran dan tujuan yang ingin dicapai. Namun demikian, menurut Walikota Sukabumi, masih banyak pimpinan OPD yang belum memahami secara jelas dan benar, tentang penerapan SPIP ini.
|
| |
| Kamis, 6 Desember 2012 |
| WALIKOTA SUKABUMI MEMBUKA RAKOR PKK TAHUN 2012 |
| Reporter : ENDANG SUMARDI |
| |
|
Walikota Sukabumi, H. Mokhamad Muslikh Abdussyukur, S.H., M.Si., hari Kamis, 6 Desember 2012, bertempat di Ruangan Pertemuan PKK Kota Sukabumi, secara resmi membuka Rapat Koordinasi (Rakor) PKK Tingkat Kota Sukabumi Tahun 2012. Hadir dalam kesempatan tersebut, Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat, Perempuan dan Keluarga Berencana (BPMPKB) Kota Sukabumi, Drs. H.A. Hamdan, M.M., Kepala Kantor PDE, Arsip Daerah dan Humas Kota Sukabumi, Diar Ruswidjanarko, ATD., M.Eng.M., Ketua Tim Penggerak PKK Kota Sukabumi, Nyonya Hajah Isye Muslikh Abdussyukur, dan jajaran pengurus Tim Penggerak PKK se Kota Sukabumi.
Walikota Sukabumi, H. Mokhamad Muslikh Abdussyukur, S.H., M.Si., dalam sambutannya mengungkapkan, keberadaan organisasi PKK yang sudah lama berkiprah, telah memberikan peranan penting sekaligus menorehkan karya dan dinamika yang positif bagi bangsa dan negara, khususnya dalam meningkatkan derajat kesejahteraan dan pemberdayaan kaum wanita.
Demikian pula di Kota Sukabumi, Gerakan PKK telah memberikan kontribusi yang cukup signifikan, khususnya dalam mencapai Visi Pembangunan Kota Sukabumi, yakni Terwujudnya Kota Sukabumi, Sebagai Pusat Pelayanan Berkualitas Bidang Pendidikan, Kesehatan dan Perdagangan di Jawa Barat, Berlandaskan Iman dan Taqwa; sertaVisi Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi, yakni Dengan Iman dan Taqwa, Mewujudkan Pemerintahan yang Amanah Berparadigma Surgawi, Menuju Kota Sukabumi yang Cerdas, Sehat dan Sejahtera, baik lahir maupun batin, dilandasi nilai-nilai fhilosofis, Sidiq, Tabligh, Amanah, Fathonah. Diungkapkan pula, Gerakan PKK di Kota Sukabumi, telah bersinergi secara positif dengan pemerintah dan segenap komponen masyarakat Kota Sukabumi, khususnya dalam mengakselerasi derap pembangunan di Kota Sukabumi.
Walikota Sukabumi juga menjelaskan, organisasi PKK mempunyai tujuan untuk menyejahterakan anggota dan masyarakat, dengan mengemban misi ikut menyukseskan pembangunan bangsa yang sehat, baik lahir maupun batin. Dikatakannya, untuk mencapai tujuan dan misi tersebut, segenap jajaran pengurus dan anggota PKK, harus mampu menganalisis dinamika yang berkembang, seperti kebijakan dan program pembangunan pemerintah, termasuk kondisi, adat dan budaya masyarakat secara cermat. Dikatakan pula, mengendalikan suatu organisasi, bukan pekerjaan ringan. Demikian pula dengan organisasi PKK. Untuk itu, bagi ibu-ibu yang mendapat kepercayaan menjadi pengurus PKK, harus memahami ketentuan organisasi secara benar, serta harus memiliki kemampuan menata dan megendalikan organisasi. Selain itu, juga harus senantiasa belajar secara optimal, supaya mendapat pengetahuan dan wawasan yang lebih luas.
|
| |
| Senin, 3 Desember 2012 |
| PARPOL DIPERBOLEHKAN MENGGANTI PASANGAN BALON WALIKOTA |
| Reporter : ENDANG SUMARDI |
| |
|
Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Sukabumi, Anton Rachman, S.Sos. menandaskan, Partai Politik (Parpol) atau Tim Sukses, diperbolehkan mengganti Pasangan Bakal Calon (Balon) Walikota atau Wakil Walikota Sukabumi, apabila Pasangan Balon Walikota atau Wakil Walikota Sukabumi yang diusung oleh Parpol atau Tim Sukses yang bersangkutan, tidak lolos dalam uji kesehatan.
Penandasan Ketua KPU Kota Sukabumi tersebut disampaikan, sekaitan dengan dilaksanakannya uji kesehatan terhadap 4 Pasangan Balon Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi, yang telah mendaftar ke KPU Kota Sukabumi, untuk mengikuti Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi periode tahun 2013-2018, yang pelaksanaannya dijadualkan berlangsung pada hari Minggu, tanggal 24 Februari 2013 mendatang, berbarengan dengan Pemilukada Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat periode tahun 2013-2018.
Dikatakannya, uji kesehatan terhadap 4 Pasangan Balon Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi tersebut, dijadualkan berlangsung selama 4 hari, tepatnya dari tanggal 3 sampai dengan 6 Desember 2012 mendatang, bertempat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) R. Syamsudin, S.H. Kota Sukabumi. Antara lain, untuk Pasangan H. Muhamad Muraz, S.H., M.M. dan H. Achmad Fahmi, S.Ag., M.M.Pd., tanggal 3 Desember 2012, untuk Pasangan Doktor H. Mulyono, M.M. dan Jona Arizona, S.IP., tanggal 4 Desember 2012, untuk Pasangan H. Andri Setiawan, S.H., M.H. dan Achmad Seha Nuklir, tanggal 5 Desember 2012, serta untuk Pasangan H. Sanusi Harjadireja, M.Pd. dan Insinyur H. Yeyet Hudayat, tanggal 6 Desember 2012.
Ketua KPU Kota Sukabumi menjelaskan, apabila ada Pasangan Balon Walikota atau Wakil Walikota Sukabumi, yang tidak lulus atau gagal dalam uji kesehatan, pihak KPU Kota Sukabumi akan mengirimkan surat kepada Parpol Pengusung dan Tim Sukses Balon Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi yang bersangkutan. Selanjutnya, Parpol Pengusung dan Tim Sukses Balon Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi yang bersangkutan, untuk segara mencari penggantinya.
Dijelaskan pula, apabila Parpol Pengusung dan Tim Sukses Balon Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi yang bersangkutan telah mendapatkan Balon Penggantinya, agar secepatnya didaftarkan ke KPU Kota Sukabumi, guna dilakukan berbagai proses, termasuk test rokhani dan jasmani. Karena sebelum dilakukan Penetapan Pasangan Calon Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi, sudah ada keputusan dari KPU Kota Sukabumi. Untuk itu, Ketua KPU Kota Sukabumi mengharapkan kepada Tim Dokter RSUD R. Syamsudin, S.H. Kota Sukabumi, setelah melakukan uji kesehatan terhadap 4 Pasangan Balon Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi tersebut, agar segera memberikan keterangan atau kesimpulan hasil pemeriksaannya kepada KPU Kota Sukabumi.
|
| |
| Senin, 3 Desember 2012 |
| WALIKOTA DAN PIMPINAN DPRD MENANDATANGANI NOTA KESEPAKATAN |
| Reporter : ENDANG SUMARDI |
| |
|
Walikota Sukabumi dan Pimpinan DPRD Kota Sukabumi, menandatangani Nota Kesepakatan, Tentang Program Legislasi Daerah Kota Sukabumi Tahun Anggaran 2013. Penandatanganan Nota Kesepakatan tersebut, dilakukan dalam Rapat Paripurna, yang dipimpin oleh PLT Wakil Ketua DPRD Kota Sukabumi, H. Tatang Komara, S.Sos., M.M., hari Jumat siang, 30 November 2012, bertempat di Ruangan Rapat Paripurna DPRD Kota Sukabumi.
Hadir dalam kesempatan tersebut, unsur Muspida, para pejabat TNI, Polri dan Sipil, para Alim Ulama dan Tokoh Masyarakat, Pimpinan Organisasi Sosial, Politik, Kemasyarakatan Pemuda dan Wanita, serta Mahasiswa, Insan Pers dan undangan lainnya.
Adapun susunan acara rapat tersebut, antara lain Pembukaan, yang terdiri dari Pengesahan Kuorum, Pengesahan Acara, dan Kata-Kata Pengantar oleh Pimpinan Rapat. Selanjutnya Pokok-Pokok Kegiatan, yakni Penandatanganan Nota Kesepakatan, antara Pemeritah Kota Sukabumi dengan DPRD Kota Sukabumi, Tentang Program Legislasi Daerah Kota Sukabumi Tahun Anggaran 2013, oleh Walikota Sukabumi dan Pimpinan DPRD Kota Sukabumi, Pembacaan Rancangan Keputusan (Rantus) DPRD Kota Sukabumi, Tentang Program Legislasi Daerah Kota Sukabumi Tahun Anggaran 2013, oleh PLH Sekretaris DPRD Kota Sukabumi, Penetapan Rantus DPRD Kota Sukabumi Tentang Program Legislasi Daerah Kota Sukabumi Tahun Anggaran 2013, dan Penandatanganan Keputusan DPRD Tentang Program Legislasi Daerah Kota Sukabumi Tahun Anggaran 2013, oleh Pimpinan DPRD, serta Kata-Kata Penutupan oleh Pimpinan Rapat.
PLH Sekretaris DPRD Kota Sukabumi, Asep L. Sukmana, S.H., M.Si., usai Rapat Paripurna menjelaskan, Program Legislasi Daerah Kota Sukabumi untuk Tahun Anggaran 2013 tersebut, seluruhnya berjumlah 16 program legislasi, yakni 3 program legislasi berasal dari prakarsa DPRD Kota Sukabumi, dan 13 program legislasi berasal dari Kepala Daerah Kota Sukabumi.
Adapun ke-3 program legislasi yang berasal dari prakarsa DPRD Kota Sukabumi tersebut, antara lain Penyelenggaraan Menara Telekomunikasi, Pengendalian Peredaran Minuman Beralkohol, dan Penyelenggaraan Pendidikan.
Sementara ke-13 program legislasi yang berasal dari Kepala Daerah Kota Sukabumi tersebut, antara lain Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2013, Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2012, APBD Tahun Anggaran 2014, Retribusi Pengendalian Menara Telekomunikasi, dan Pokok-Pokok Pengelolaan Keuangan Daerah.
Kemudian Retribusi Alat Pemadam Kebakaran, Retribusi Pegelolaan Limbah Cair, Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Tahun 2013-2018, Kawasan Tanpa Rokok, Pemberian Perizinan Bidang Kesehatan, Sistem Kesehatan Daerah, Kota Layak Anak, serta Perubahan Atas Peraturan Daerah (Perda) Nomor 8 Tahun 2007, Tentang Penataan dan Pembinaan Pedagang Kaki Lima (PKL).
Sedangkan untuk Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) pada tahun anggaran 2012 yang belum diselesaikan, menurut PLT Wakil Ketua DPRD Kota Sukabumi, H. Tatang Komara, S.Sos., M.M., akan dikoordinasikan antara Badan Legislasi DPRD Kota Sukabumi, dengan Panitia Legislasi Pemerintah Kota Sukabumi.
|
| |
| Senin, 3 Desember 2012 |
| WALIKOTA TUTUP DIKLATPIM TINGKAT IV ANGKATAN II TAHUN 2012 |
| Reporter : ENDANG SUMARDI |
| |
|
Walikota Sukabumi, H. Mokhamad Muslikh Abdussyukur, S.H., M.Si., hari Jumat, 30 November 2012, bertempat di Gedung Korpri Kota Sukabumi, secara resmi menutup Pendidikan dan Pelatihan Kepemimpinan (Diklatpim) Tingkat IV Angkatan II Tahun 2012, di lingkungan Pemerintah Kota Sukabumi. Hadir dalam kesempatan tersebut, Kepala Badan Diklat Daerah Provinsi Jawa Barat, para Kepala Satuan Organisasi Perangkat Kerja (SOPD) di lingkungan Pemerintah Kota Sukabumi, para Widya Iswara, dan undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Walikota Sukabumi mengucapkan selamat kepada para peserta, karena telah selesai mengikuti Diklatpim Tingkat IV ini. Selain itu, Walikota Sukabumi juga mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya, kepada Badan Diklat Daerah Provinsi Jawa Barat dan para Widya Iswara, yang telah bekerja sama serta mencurahkan tenaga dan pikiran, dalam penyelenggaraan Diklatpim Tingkat IV ini.
Dikatakannya, selama mengikuti Diklat, para peserta telah menerima berbagai pengetahuan, wawasan dan keterampilan, yang berkaitan dengan peningkatan kompetensi aparatur, khususnya kompetensi pejabat struktural. Dikatakan pula, proses pembelajaran yang cukup padat ini, bukan hanya sekedar formalitas, namun harus dapat membentuk sikap dan perilaku para peserta, sebagai seorang pejabat struktural, yang dapat memerankan fungsi sebagai pelayan publik, dan sebagai sosok pemimpin yang dapat memperlihatkan keteladanan bagi warga masyarakat.
Berkaitan dengan hal tersebut, sebagai aparatur terdepan dalam tataran organisasi pemerintahan daerah, para peserta hendaknya dapat menambah kekuatan dan memberikan kontribusi secara positif, terhadap upaya-upaya pencapaian Visi Kota Sukabumi, yang berdimensikan pada Visi Nasional, yang dituangkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJPN) Tahun 2005-2025, yakni Indonesia Yang Mandiri, Maju, Adil dan Makmur. Visi Nasional tersebut, didukung oleh Visi Jawa Barat, yang tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Jawa Barat, yakni Dengan Iman Taqwa, Jawa Barat menjadi ProvinsiTermaju dan Mitra Terdepan Ibukota Negara.
Sedangkan Visi Kota Sukabumi, yang tertuang dalam Peraturan Daerah (Perda) Nomor 07 Tahun 2008, yakni Terwujudnya Kota Sukabumi, Sebagai Pusat Pelayanan Berkualitas Bidang Pendidikan, Kesehatan dan Perdagangan di Jawa Barat, Berlandaskan Iman dan Taqwa. Dijelaskannya, visi tersebut dijabarkan dengan Visi Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi, yang tertuang dalam Perda Nomor 08 Tahun 2008, Tentang Recana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Sukabumi, yakni Dengan Iman dan Taqwa, Mewujudkan Pemerintahan yang Amanah Berparadigma Surgawi, Menuju Kota Sukabumi yang Cerdas, Sehat dan Sejahtera, baik lahir maupun batin, dilandasi nilai-nilai fhilosofis, Sidiq, Tabligh, Amanah, Fathonah.
Ditandaskannya, visi tersebut dapat terwujud dengan baikdan lancar, melalui kemampuan manajerial yang prima, didukung dengan sikap dan disiplin yang tinggi, serta wawasan dan pengetahuan yang handal, terutama pemahaman terhadap identifikasi masalah dan pemecahan kasus, yang dituangkan dalam bentuk Kertas Kerja Perseorangan atau KKP, untuk diaplikasikan di unit kerjanya masing-masing.
|
| |
| Kamis, 29 November 2012 |
| B ONE CORPORATION SERAHKAN PENGHARGAAN KEPADA WALIKOTA SUKABUMI |
| Reporter : ENDANG SUMARDI |
| |
|
B One Corporation, menyerahkan penghargaan kepada Walikota Sukabumi, H. Mokhamad Muslikh Abdussyukur, S.H., M.Si., sebagai Bapak Information Comunication Technology (ICT) Kota Sukabumi. Penghargaan tersebut, diserahkan langsung oleh CEO B One Copr, Idham Fitriyadi, kepada Wakil Walikota Sukabumi, Doktor H. Mulyono, M.M., untuk diserahkan kembali kepada Walikota Sukabumi, H. Mokhamad Muslikh Abdussyukur, S.H., M.Si., pada seminar sertifikasi internasional menyongsong globalisasi, yang dilaksanakan oleh Yayasan Pendidikan PASIM Sukabumi, bekerja sama dengan Axioo dan B One, bertempat di Gedung Wanita Kota Sukabumi, tepatnya pada tanggal 28 November 2012.
Dalam kesempatannya, Wakil Walikota Sukabumi, Doktor H. Mulyono, M.M., mengucapkan terima kasih kepada B One, yang telah memberikan penghargaan kepada Walikota Sukabumi, H. Mokhamad Muslikh Abdussyukur, S.H., M.Si., sebagai Bapak ICT Kota Sukabumi. Selain itu, Wakil Walikota Sukabumi juga mengucapkan terima kasih kepada Yayasan Pendidikan PASIM Sukabumi, yang telah menyelenggarakan seminar sertifikasi internasional, bekerja sama dengan Axioo dan B One, sebagai salah satu lembaga dari Amerika, yang melakukan sertifikasi. Karena seminar tersebut sangat positif dan besar manfaatnya, bagi para lulusan SMK di Kota Sukabumi, khususnya jurusan Information technology atau IT, untuk dapat bekerja di luar negeri. Sebab untuk bekerja di luar negeri, selain harus mampu berbahasa Inggeris atau bahasa asing lainnya, juga harus mampu menguasai IT.
Sementara Direktur PASIM Sukabumi, Doktor Fajar Laksana, S.E., CQM., M.M. menjelaskan, dengan adanya sertifikasi internasional tersebut, secara tidak langsung dapat memberikan peluang kepada para lulusan SMK di Kota Sukabumi, untuk bekerja di perusahaan-perusahaan luar negeri. Dijelaskan pula, sebagaimana yang telah direncanakan, dalam jangka waktu satu bulan ke depan, pihakya akan menyelenggarakan pelatihan, sekaligus melakukan test IT bagi para siswa SMK di Kota Sukabumi.
Direktur PASIM Sukabumi mengatakan, bagi siswa SMK yang mendapat nilai terbaik dalam pelatihan dan test tersebut, akan diberi sertifikasi internasional IT, yang dikeluarkan langsung oleh Microsoft. Dikatakan pula, selain mengeluarkan sertifikasi internasional IT, pihaknya juga akan mengeluarkan sertifikasi bahasa Inggeris. Karena untuk bekerja di dunia internasional, dua sertifikasi tersebut harus dimiliki.
Adapun untuk menunjang kelancaran dan keberhasilan dalam melaksanakan program tersebut, pihaknya sudah menjalin kerja sama dengan Axioo dan B One. Bahkan untuk Kota Sukabumi, ditunjuk untuk menjadi lokasi test, khususya dalam meraih sertifikasi internasional IT. Karena dosen dan mahasiswa di Kota Sukabumi, sudah sertifikasi internasional dan mendapat gelar Transfer of Technology atau ToT, yang dikeluarkan langsung oleh Microsoft.
Direktur PASIM Sukabumi, juga berharap kepada Pemerintah Kota Sukabumi, khususnya kepada pihak dinas dan instansi terkait, supaya membuka akses ke sekolah-sekolah, sekaligus melakukan sosialisasi dan training.
|
| |
| Senin, 26 November 2012 |
| WAKIL WALIKOTA BUKA SOSIALISASI PP NOMOR 60 TAHUN 2008 |
| Reporter : ENDANG SUMARDI |
| |
|
Wakil Walikota Sukabumi, Doktor H. Mulyono, M.M., hari Senin, 26 November 2012, bertempat di Gedung Pusat Kajian Islam Kota Sukabumi, secara resmi membuka sosialisasi Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 60 Tahun 2008, Tentang Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP).
Dalam sambutannya, Wakil Walikota Sukabumi menandaskan, sosialisasi PP Nomor 60 Tahun 2008 Tentang SPIP ini, sangat penting dilaksanakan, guna meningkatkan pemahaman aparatur pemerintah, atas pentingnya pengendalian intern, khususnya bagi setiap organisasi, dalam rangka mewujudkan tata kepemerintahan yang baik atau good governance, menuju pemerintahan yang bersih atau clean governmet, termasuk keefektifan dalam mewujudkan Wilayah Bebas Korupsi.
Wakil Walikota Sukabumi juga menandaskan, sebagaimana diketahui bersama, bahwa pemerintahan yang bersih dan baik atau clean and good governance, merupakan salah satu hal yang sangat didambakan oleh segenap lapisan warga masyarakat Indonesia, khususnya pemerintahan yang bebas dari tindakan yang dapat merugikan semua pihak, baik pihak pemerintahan maupun pihak yang diperintah atau warga masyarakat.
Dikatakannya, hidup dalam sistem pemerintahan yang baik dan bersih, merupakan aspektasi dan cita-cita setiap orang. Adapun sistem pemerintahan yang bersih dan baik tersebut, yakni sistem pemerintahan yang tertata dengan rapi, sistematis dan memiliki daya operasional yang sinergis, serta memiliki aspek keseimbangan atau checks and balances secara sistemik.
Dikatakan pula, good governance menunjuk pada suatu penyelenggaraan negara, yang bertanggung jawab serta efektif dan efisien, dengan senantiasa menjaga kesinergisan interaksi konstruktif, antara institusi negara atau pemerintah (state), dengan sektor swasta atau dunia usaha (private sector) dan masyarakat (society).
Untuk itu, paradigma good governance, menekankan arti yang sangat penting, yakni kesejajaran hubungan antara domain negara, dengan sektor swasta atau dunia usaha dan masyarakat. Sebab ketiga hal tersebut, berada pada posisi yang sederajat dan saling mengawasi, untuk menghindari penguasaan atau eksploitasi oleh salah satu domain terhadap domain yang lainnya.
|
| |
| Minggu, 18 November 2012 |
| PASANGAN CALON WALIKOTA SUKABUMI TIDAK BOLEH MENGUNDURKAN DIRI |
| Reporter : ENDANG SUMARDI |
| |
|
Seluruh Pasangan Bakal Calon (Balon) Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi, yang sudah mendaftar secara resmi ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Sukabumi, apabila telah secara resmi menyandang status sebagai Pasangan Calon Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi, untuk mengikuti Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi periode tahun 2013-2018, tidak diperbolehkan mengundurkan diri.
Karena menurut Ketua KPU Kota Sukabumi Anton Rachman, S.Sos., didampingi Ketua Divisi Pencalonan KPU Kota Sukabumi, Agus Firmansyah, apabila ada Pasangan Calon Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi, yang mengundurkan diri dari Pemilukada Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi periode tahun 2013-2018, harus membayar denda sebesar 20 milyar rupiah.
Ditandaskannya, besaran denda tersebut, sesuai dengan yang diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2008, Tentang Peraturan Pemerintah Daerah, tepatnya dalam pasal 62 ayat 1, yang menjelaskan Partai Politik (Parpol) atau Gabungan Parpol, dilarang menarik calonnya atau pasangan calonnya, serta pasangan calon atau salah seorang dari pasangan calon dilarang mengundurkan diri dari pencalonan, terhitung sejak ditetapkannya sebagai pasangan calon oleh KPU Provinsi, atau oleh KPU Kabupaten dan Kota, dan pasangan calon perseorangan atau salah seorang diantaranya dilarang mengundurkan diri, terhitung sejak ditetapkannya sebagai pasangan calon oleh KPU Provinsi atau oleh KPU Kabupaten dan Kota.
Ditandaskan pula, dalam Undang-Undang tersebut dijelaskan, apabila ada Pasangan Calon Walikota dan Wakil Walikota yang mengundurkan diri dari pencalonan sebagai Calon Walikota dan Wakil Walikota, bisa didenda sebesar 20 milyar rupiah. Dikatakannya, peraturan tersebut berlaku bagi seluruh pasangan calon, baik bagi pasangan perseorangan maupun gabungan Partai Politik (Parpol).
Oleh karenanya, Parpol tidak boleh menarik kembali calon atau pasangan calonnya, atau menggantinya dengan calon atau pasangan calon yang lain. Dijelaskannya, apabila mengundurkan diri sebagai calon atau pasangan calon, selain akan dinyatakan gugur, juga akan dikenai denda sebesar 20 milyar rupiah.
Dijelaskan pula, hingga saat ini, dari 4 pasangan Balon Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi, yang terdiri dari Pasangan H. Muhamad Muraz, S.H., M.M. dan H. Achmad Fahmi, S.Ag., M.M.Pd. Bersama Masyarakat (MUFAKAT), Pasangan Doktor H. Mulyono, M.M. dan Jona Arizona, S.IP. Berhasil (MUJARAB), Pasangan Gerakan Masyarakat H. Andri Setiawan, S.H., M.H. dan Achmad Seha Nuklir (GEMA ADAN), serta Pasangan H. Sanusi Harjadireja, M.Pd. dan Insinyur H. Yeyet Hudayat Amanah dan Merakyat (SYAHADAT), tidak ada yang mengundurkan diri.
Sedangkan megenai kekurangan berkas persyaratan pendaftaran, dari ke-4 pasangan Balon Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi tersebut, masih bisa melengkapinya hingga tanggal 24 November 2012 mendatang, sehingga seluruh pasangan Balon Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi tersebut, bisa melengkapi seluruh berkas persyaratan pendaftaranya, karena limit waktunya terbilang cukup lama.
|
| |
| Sabtu, 17 November 2012 |
| SELURUH PASANGAN CALON WALIKOTA AGAR SENANTIASA BERSIKAP SPORTIF |
| Reporter : ENDANG SUMARDI |
| |
|
Walikota Sukabumi, H. Mokhamad Muslikh Abdussyukur, S.H., M.Si., meminta kepada seluruh Pasangan Calon Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi, yang akan mengikuti Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi periode tahun 2013-2018, yang penyelenggaraannya akan dilaksanakan bersamaan dengan Pemilukada Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat periode tahun 2013-2018, yakni pada hari Minggu, tanggal 24 Februari 2013 mendatang, agar senantiasa bersikap sportif.
Selain itu, juga agar tidak melakukan kampanye hitam untuk menjatuhkan lawan, akan tetapi harus senantiasa bersaing secara sehat, khususnya dalam meraih simpati dari warga masyarakat. Yang tidak kalah penting, dalam pelaksanaan Pemilukada Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi ini, seluruh Pasangan Calon Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi agar senatiasa menjunjung asas fairplay, serta tidak melakukan kecurangan-kecurangan yang dapat mencederai pesta demokrasi rakyat Kota Sukabumi ini.
Walikota Sukabumi menandaskan, dalam menghadapi Pemilukada Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi, pihakya akan memposisikan diri sebagai negarawan, serta tidak akan memposisikan diri sebagai politisi, kendati diriya merupakan sesepuh partai politik. Adapun maksud dan tujuannya, sebagai salah satu upaya, untuk memberikan contoh yang baik kepada para pejabat dan Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah Kota Sukabumi, khususya dalam mengambil sikap dalam menghadapi Pemilukada Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi. Dengan demikian, netralitas para pejabat dan PNS di lingkungan Pemerintah Kota Sukabumi akan tercipta dan terjamin.
Walikota Sukabumi mengatakan, ke-4 Pasangan Calon Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi yang sudah mendaftar ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Sukabumi, memiliki keinginan yang sama, yakni menang dalam Pemilukada Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi, untuk memajukan Kota Sukabumi. Adapun ke-4 Pasangan Calon Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi tersebut, yakni Pasagan H. Muhamad Muraz, S.H., M.M. dan H. Achmad Fahmi, S.Ag., M.M.Pd. Bersama Masyarakat (MUFAKAT), Pasangan Doktor H. Mulyono, M.M. dan Jona Arizona, S.IP. Berhasil (MUJARAB), Pasangan Gerakan Masyarakat H. Andri Setiawan, S.H., M.H. dan Achmad Seha Nuklir (GEMA ADAN), serta Pasangan H. Sanusi Harjadireja, M.Pd. dan Insinyur H. Yeyet Hudayat Amanah dan Merakyat (SYAHADAT).
|
| |
| Jumat, 16 November 2012 |
| SELURUH PASANGAN CALON WALIKOTA AGAR TIDAK MENCURI START |
| Reporter : ENDANG SUMARDI |
| |
|
Ketua Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kota Sukabumi, H. Ending Muhidin, S.Sos., menghimbau kepada seluruh Pasangan Calon Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi, yang akan mengikuti Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi periode tahun 2013-2018, yang penyelenggaraannya akan dilaksanakan berbarengan dengan Pemilukada Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat, yakni pada hari Minggu, tanggal 24 Februari 2013 mendatang, agar tidak mendahului atau mencuri start dalam melakukan kampanye, sebelum tiba pada waktunya yang telah ditentukan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Sukabumi.
Hal tersebut disampaikan Ketua Panwaslu Kota Sukabumi, setelah sebanyak 4 Pasangan Calon Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi, secara resmi mendaftar ke KPU Kota Sukabumi. Adapun ke-4 Pasangan Calon Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi tersebut, yakni Pasangan H. Muhamad Muraz, S.H., M.M. dan H. Achmad Fahmi, S.Ag., M.M.Pd. Bersama Masyarakat (MUFAKAT), Pasangan Doktor H. Mulyono, M.M. dan Jona Arizona, S.IP. Berhasil (MUJARAB), Pasangan Gerakan Masyarakat H. Andri Setiawan, S.H., M.H. dan Achmad Seha Nuklir (GEMA ADAN), serta Pasangan H. Sanusi Harjadireja, M.Pd. dan Insinyur H. Yeyet Hudayat Amanah dan Merakyat (SYAHADAT).
Selain itu, Ketua Panwaslu Kota Sukabumi juga meminta kepada seluruh Pasangan Calon Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi, agar tidak melakukan hal-hal yang tidak diinginkan oleh semua pihak, seperti memasang media publikasi, sebelum tiba pada waktunya yang telah ditentukan oleh KPU Kota Sukabumi.
Menyiggung banyaknya Pasangan Calon Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi yang sudah memasang baligo dan sebagainya, menurut Ketua Panwaslu Kota Sukabumi, belum bisa dikatakan secara pasti, apakah hal tersebut sudah termasuk mencuri start atau bukan. Namun yang jelas, hingga saat ini sudah ada beberapa hal, yang tidak boleh dilakukan oleh seluruh Pasangan Calon Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi.
Untuk itu, Ketua Panwaslu Kota Sukabumi, akan senatiasa berupaya optimal berkoordinasi dan mengingatkan kepada seluruh Pasangan Calon Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi. Maksud dan tujuannya, supaya seluruh Pasangan Calon Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi tersebut, benar-benar mengerti dan memahami, mana yang boleh dilakukan dan mana yang tidak boleh dilakukan.
|
| |
| Minggu, 11 November 2012 |
| SEBANYAK 4 PASANGAN CALON WALIKOTA DAN WAKIL WALIKOTA SUKABUMI |
| Reporter : ENDANG SUMARDI |
| |
|
Sebanyak 4 pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi periode tahun 2013-2018, sudah mendaftar secara resmi ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Sukabumi. Antara lain, Pasangan Calon Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi, H. Muhamad Muraz, S.H., M.M. dan H. Achmad Fahmi, S.Ag., M.M.Pd. Bersama Masyarakat (MUFAKAT), mendaftar pada hari Rabu, tanggal 7 November 2012.
Sedangkan 3 pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi lainnya, mendaftar secara resmi pada hari pendaftaran terakhir, yakni pada hari Sabtu, tanggal 10 November 2012. Adapun ke-3 pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi tersebut, yakni pasangan Doktor H. Mulyono, M.M. dan Jona Arizona, S.IP. Berhasil (MUJARAB), pasangan H. Andri Setiawan, S.H., M.H. dan Achmad Seha Nuklir, serta pasangan H. Sanusi Harjadireja, M.Pd. dan Insinyur H. Yeyet Hudayat.
Ke-4 pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi tersebut, akan terjun dalam Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) Kota Sukabumi Periode Tahun 2013-2018, yang pelaksanaannya dijadualkan berlangsung pada hari Minggu, tanggal 24 Februari 2013 mendatang, bersamaan dengan pelaksanaan Pemilukada Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat.
Ketua KPU Kota Sukabumi, Anton Rachman, S.Sos. menjelaskan, sejak dibuka pendaftaran calon Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi periode tahun 2013-2018, tepatnya pada tanggal 4 November 2012 hingga ditutupnya pendaftaran tanggal 10 November 2012, yang mendaftar sebagai calon Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi, secara keseluruhan sudah berjumlah 4 pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi, serta hampir menyerap 27 parpol yang ada di Kota Sukabumi. Selain itu, juga hampir dipastikan sudah tidak ada lagi pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi yang mendaftar.
Dikatakannya, dari ke-4 pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi tersebut, masih terdapat kekurangan berkas persyaratan pendaftaran pencalonan, khususnya yang berkaitan dengan lembaga di luar KPU Kota Sukabumi. Antara lain, Pengadilan Negeri, Pengadilan Niaga, Laporan Harta Kekayaan Penyelenggaran Negara Komisi Pemberantasan Korupsi (LHKPN KPK), Pajak dan Rekening Dana Kampanye. Untuk itu, pihak KPU Kota Sukabumi memberikan waktu kepada ke-4 pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi tersebut, hingga tanggal 17 Nobember 2012 mendatang, untuk melengkapi seluruh berkas persyaratan tersebut.
|
| |
| Sabtu, 10 November 2012 |
| WAKIL WALIKOTA MENYERAHKAN UANG KADEUDEUH KEPADA 25 ORANG |
| Reporter : ENDANG SUMARDI |
| |
|
Wakil Walikota Sukabumi, Doktor H. Mulyono, M.M., menyerahkan bantuan Uang Kadeudeuh dari Pemerintah Kota Sukabumi, kepada 25 orang warga masyarakat Kota Sukabumi, yang terdiri dari Anggota Perintis, Janda Perintis dan Pengurus Persatuan Perintis Kemerdekaan Kota Sukabumi, serta Janda Anggota DHC BPK 45 Kota Sukabumi dan LVRI Kota Sukabumi.
Selain itu, juga menyerahkan bantuan bimbingan fisik, mental sosial dan latihan keterampilan, dengan jenis keterampilan Tata Rias, Tata Busana dan Montir, kepada 3 orang remaja terlantar putus sekolah tahun 2012, dari Balai Pemberdayaan Sosial Bina Remaja Provinsi Jawa Barat, serta Alat Bantu kepada 4 orang Penyandang Cacat Tubuh, Tuna Netra dan Tuna Rungu, berupa Kursi Roda, Tongkat Ketiak, Tongkat Putih dan Earing Aid, dari Dinas Sosial Provinsi Jawa Barat.
Bantuan tersebut, diserahkan pada Upacara Puncak Peringatan Hari Pahlawan Tahun 2012 Tingkat Kota Sukabumi, yang dipusatkan di Lapangan Merdeka Kota Sukabumi, hari Sabtu kemarin, 10 November 2012.
Hadir dalam kesempatan tersebut, para Pini Sepuh, Tokoh Pejuang Perintis, para Veteran, para Pejuang Kemerdekaan, Alim Ulama, Pimpinan dan Anggota DPRD, Kepala Setukpa Lemdikpol, unsur Muspida, Sekretaris Daerah Kota Sukabumi, para Asisten dan Staf Akhli, para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), para Camat dan Lurah, Pimpinan Organisasi Sosial, Politik, Kemasyarakatan, Pemuda dan Wanita, serta Mahasiswa, Insan Pers dan undangan lainnya.
Adapun yang bertindak selaku Inspektur Upacara, Wakil Walikota Sukabumi, Doktor H. Mulyono, M.M., Perwira Upacara, Kabag Ops Polres Sukabumi Kota, Kompol Suardi, Komandan Upacara, Kanit Sabara Polsek Citamiang, Iptu Roni Haryanto, S.IP., Pengibar Bendera, Purna Paskibraka Indonesia (PPI) Kota Sukabumi Tahun 2012, Pembaca Naskah Pancasila, Inspektur Upacara, Pembaca Naskah Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945, Soni Djulian Saputra, Pembaca Naskah Pesan-Pesan Pahlawan, Aiptu Suhud Jaya Kusumah dan Brigadir Astuti, serta Korsik, Marching Band Gema Swara Korpri Kota Sukabumi, dan Paduan Suara, Merah Putih Dinas Pendidikan Kota Sukabumi.
Sedangkan Peserta Upacara, terdiri dari Kodim 0607 Sukabumi, Yonif 310 Kidang Kancana, Yon Armed 13 Nanggala, Polres Sukabumi Kota, Satpol PP Kota Sukabumi, Korpri Kota Sukabumi, OKP, Mahasiswa, Pelajar SMA, SMK, MA, SMP, MTs, Pramuka dan PMR.
|
| |
| Sabtu, 10 November 2012 |
| JAWABAN WALIKOTA TERHADAP 4 RAPERDA KOTA SUKABUMI |
| Reporter : ENDANG SUMARDI |
| |
|
DPRD Kota Sukabumi, menyelenggarakan Rapat Paripurna, dengan acara Tanggapan dan Jawaban Walikota Sukabumi, Atas Pemandangan Umum Fraksi-Fraksi, Terhadap 4 Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kota Sukabumi, yakni Raperda Tentang Penyelenggaraan Perpajakan Daerah, Raperda Tentang Penyelenggaraan Retribusi Daerah, Raperda Tentang Pangaturan Perizinan Bidang Perdagangan dan Perindustrian, serta Raperda Tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Sukabumi Tahun Anggaran 2013. Rapat Paripurna yang dipimpin oleh Ketua DPRD Kota Sukabumi, Aep Saepurahman, S.E. ini, berlangsung hari Jumat malam, 9 November 2012, bertempat di Ruangan Rapat Paripurna DPRD setempat.
Adapun Susunan Rapat Paripurna tersebut, antara lain Pembukaan, yang terdiri dari Pengesahan Kuorum, Pengesahan Acara, dan Kata-Kata Pengantar oleh Pimpinan Rapat. Kemudian Pokok-Pokok Kegiatan, yakni Tanggapan dan Jawaban Walikota Sukabumi, Atas Pemandangan Umum Fraksi-Fraksi, Terhadap 4 Raperda Kota Sukabumi tersebut, disampaikan oleh Wakil Walikota Sukabumi, Doktor H. Mulyono, M.M., serta Kata-Kata Penutupan oleh Pimpinan Rapat.
Usai Rapat Paripurna tersebut, dilanjutkan Rapat Paripurna, dengan acara Penetapan Rancangan Keputusan (Rantus) DPRD Kota Sukabumi, mengenai Persetujuan Terhadap Raperda Kota Sukabumi, Tentang Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kota Sukabumi.
Sedangkan Susunan Rapat Paripurna tersebut, antara lain Pembukaan, yang terdiri dari Pengesahan Kuorum, Pengesahan Acara, dan Kata-Kata Pengantar oleh Pimpinan Rapat. Selanjutnya Pokok-Pokok Kegiatan, yang terdiri dari Penyampaian Laporan Hasil Kerja Panitia Khusus (Pansus), oleh Wakil Ketua Pansus, Eeng Iwan Ruswandi, dan Pembacaan Keputusan DPRD oleh PLH Sekretaris DPRD Kota Sukabumi, Asep L. Sukmana, S.H., M.Si., serta Pendapat Akhir Walikota Sukabumi, disampaikan oleh Wakil Walikota Sukabumi, Doktor H. Mulyono, M.M. Kemudian Penetapan dan Penandatanganan Keputusan DPRD, oleh Pimpinan DPRD, serta Kata-Kata Penutupan Pimpinan Rapat.
Hadir dalam kesempatan tersebut, Kepala Setukpa Lemdikpol, Unsur Muspida, Sekretaris Daerah Kota Sukabumi, para Asisten dan Staf Akhli, para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), para Pejabat TNI, Polri dan Sipil, para Camat dan Lurah, para Alim Ulama, para Sesepuh dan Tokoh Masyarakat, Pimpinan Organisasi Sosial, Politik, Kemasyarakatan, Pemuda dan Wanita, serta Mahasiswa, Insan Pers dan undangan lainnya.
|
| |
| Senin, 5 November 2012 |
| PENJELASAN WALIKOTA SUKABUMI TERHADAP 4 RAPERDA KOTA SUKABUMI |
| Reporter : ENDANG SUMARDI |
| |
|
DPRD Kota Sukabumi, menyelenggarakan Rapat Paripurna, dengan acara Penjelasan Walikota Sukabumi, terhadap 4 Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kota Sukabumi, Tentang Penyelenggaraan Perpajakan Daerah, Penyelenggaraan Retribusi Daerah, Pengaturan Perizinan Bidang Perindustrian dan Perdagangan, serta Tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2013. Rapat Paripurna yang dipimpin Wakil Ketua DPRD Kota Sukabumi, Jona Arizona, S.IP. tersebut, berlangsung hari Senin, 5 November 2012, bertempat di Ruangan Rapat Paripurna DPRD setempat.
Adapun susunan acara rapat tersebut, antara lain Pembukaan, yang terdiri dari Pengesahan Kuorum, Pengesahan Acara, dan Kata-Kata Pengantar oleh Pimpinan Rapat. Selanjutnya Pokok-Pokok Kegiatan, yakni Penjelasan Walikota Sukabumi, terhadap 4 Raperda Kota Sukabumi tersebut, serta Kata-Kata Penutupan oleh Pimpinan Rapat.
Wakil Ketua DPRD Kota Sukabumi, Jona Arizona, S.IP. menjelaskan, sesuai dengan mekanisme di lingkungan DPRD Kota Sukabumi, bahwa untuk pembahasan ke-4 Raperda tersebut, harus didasarkan pada pasal 84 ayat 6 huruf a Peraturan DPRD Kota Sukabumi Nomor 1 Tahun 2010, Tentang Tata Tertib DPRD Kota Sukabumi, diantaranya harus dilakukan penjelasan dari Walikota Sukabumi, terhadap ke-4 Raperda tersebut.
Ditandaskannya, ke-4 Raperda tersebut harus akuntabel dan transparan. Selain itu, kebijakannya pun harus berdasarkan aspirasi masyarakat luas yang berkembang, serta harus mencerminkan kebutuhan dan mendapatkan legitimasi politik. Yang tidak kalah penting, menurut Wakil Ketua DPRD Kota Sukabumi, Jona Arizona, S.IP., juga harus memerhatikan acuan prioritas kebijakan daerah, sebagai dokumen perencanaan, yang berisi kerangka visi dan misi, serta program dan kegiatan.
Hadir dalam kesempatan tersebut, Kepala Setukpa Lemdikpol Sukabumi, unsur Muspida, Sekretaris Daerah Kota Sukabumi, para Asisten dan Staf Akhli, para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), para pejabat TNI, Polri dan Sipil, para Camat dan Lurah, para Alim Ulama, para sesepuh dan tokoh masyarakat, para Pimpinan Organisasi Sosial, Politik, Kemasyarakatan, Pemuda dan Mahasiswa, serta Insan Pers dan undangan lainnya.
|
| |
| Sabtu, 3 November 2012 |
| PEMILUKADA WALIKOTA DAN WAKIL WALIKOTA SUKABUMI PERIODE 2013-2018 |
| Reporter : ENDANG SUMARDI |
| |
|
Pelaksanaan Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi periode tahun 2013-2018, kemungkinan besar diikuti oleh sejumlah pejabat dan mantan pejabat Pemerintah Kota Sukabumi. Hal tersebut, menurut Ketua Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kota Sukabumi, H. Ending Muhidin, S.Sos., memungkinkan adanya keterlibatan oknum Pegawai Negeri Sipil (PNS) dalam politik praktis. Untuk itu, pihak Panwaslu Kota Sukabumi, akan senantiasa berupaya optimal dan serius menjalankan tugas, khususnya dalam melakukan pengawasan terhadap para PNS di lingkungan Pemerintah Kota Sukabumi, yang terlibat dalam politik praktis.
Ditandaskannya, apabila ada oknum PNS yang terlibat politik praktis dalam pelaksanaan Pemilukada Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi tersebut, akan ditindak secara tegas, serta akan diserahkan kepada pihak yang berwenang, untuk diproses sesuai dengan peraturan dan perundang-undangan yang berlaku, sebagaimana yang tercantum dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 53 Tahun 2010, terlebih menjadi tim sukses salah satu calon pasangan Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi. Karena dalam pelaksanaan Pemilukada Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi tersebut, tidak menutup kemungkinan ada oknum PNS yang terlibat secara vulgar, melakukan kampanye terhadap salah satu calon pasangan Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi.
Ketua Panwaslu Kota Sukabumi, H. Ending Muhidin, S.Sos. mengatakan, setiap PNS berhak menyalurkan aspirasi dan hak politiknya di bilik suara. Namun apabila terlibat dalam politik praktis dalam pelaksanaan Pemilukada tersebut, akan menjadi masalah besar, karena melanggar ketentuan, serta peraturan dan perundang-undangan yang berlaku.
Berkaitan dengan hal tersebut, pihak Panwaslu Kota Sukabumi, akan senantiasa berupaya optimal dan serius melakukan pengawasan dan memonitor berbagai gerakan dan tingkah laku PNS dalam pelaksanaan Pemilukada tersebut. Maksud dan tujuannya, supaya tidak ada oknum PNS yang terlibat politik praktis, atau dukung-mendukung terhadap salah satu calon pasangan Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi dalam pelaksanaan Pemilukada tersebut.
Sebab sesuai dengan ketentuan, peraturan dan perundang-undangan yang berlaku, bahwa setiap PNS harus bersikap netral dalam setiap pelaksanaan Pemilu dan Pemilukada, serta tidak boleh terlibat dalam politik praktis, baik secara vulgar maupun secara terselumbung. Karena apabila ada PNS yang terlibat politik praktis dalam Pemilukada tersebut sangat menghawatirkan, serta akan berdampak negatif terhadap pemerintahan. Selain itu, keberadaan PNS juga akan menjadi terkotak-kotak, serta akan berdampak negatif pula terhadap persatuan dan kesatuan PNS itu sendiri, sehingga tidak akan dapat bekerja dengan baik dan optimal, khususnya dalam memberikan palayanan kepada warga masyarakat.
|
| |
| Senin, 29 Oktober 2012 |
| WALIKOTA SUKABUMI UCAPKAN TERIMA KASIH KEPADA PARA INSAN PERS |
| Reporter : ENDANG SUMARDI |
| |
|
Walikota Sukabumi, H. Mokhamad Muslikh Abdussyukur, S.H., M.Si., mengucapkan terima kasih yang setulus-tulusnya dan sedalam-dalamnya, kepada para insan pers, khususnya yang betugas di Kota Sukabumi, yang senantiasa memberikan kontribusi secara positif melalui medianya masing-masing, terutama dalam membangun masyarakat dan Pemerintah Kota Sukabumi, ke arah yang lebih baik lagi.
Karena menurut Walikota Sukabumi, media massa selama ini telah membantu mensosialisasikan berbagai bidang dan program pembangunan, serta menjadi jembatan informasi kepada masyarakat luas. Selain itu, media massa juga telah berhasil mengawal penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan, melalui berbagai kritik, saran dan pandangan-pandangannya. Hal tersebut, sangat bermanfaat bagi semua pihak yang berkompenten, khususnya dalam meningkatkan dan mengembangkan partisipasi masyarakat, sekaligus sebagai umpan balik bagi pemerintah daerah, terutama dalam melakukan perbaikan, peningkatan dan pengembangan kinerjanya, ke arah yang lebih baik lagi.
Adapun hal yang sangat penting bagi semua pihak, baik pada saat ini maupun pada masa mendatang, yakni cara meningkatkan dan mengembangkan kualitas komunikasi yang lebih konstruktif, antara pers dengan pemerintah daerah, supaya dapat membangun persepsi yang sama, khususnya dalam memandang suatu masalah. Untuk itu, Walikota Sukabumi berharap kepada seluruh insan pers khususnya yang bertugas di Kota Sukabumi, agar senantiasa berupaya optimal meningkatkan dan mengembangkan profesionalisme dengan baik, sesuai dengan kode etik jurnalistik, serta peraturan dan perundang-undangan yang berlaku. Diharapkan pula, seluruh insan pers yang bertugas di Kota Sukabumi, untuk bersama-sama dengan Pemeritah Kota Sukabumi, membangun model komunikasi yang lebih baik lagi, sesuai dengan peran dan fungsinya masing-masing, terutama dalam memberikan kontribusi terhadap upaya menyelesaikan berbagai permasalahan yang dihadapi bangsa dan negara. Maksud dan tujuannya, supaya tujuan nasional bangsa Indonesia, sebagaimana yang diamanatkan oleh konstitusi, dapat secepatnya tercapai dan terwujud dengan baik.
Walikota Sukabumi menandaskan, tanpa harus kehilangan daya kritisnya, pers di Kota Sukabumi telah memiliki kedewasaan, serta senantiasa berupaya optimal bersikap jujur, seimbang, santun, dan senantiasa mengedepankan asas praduga tak bersalah, dalam mengemban tugas-tugas jurnalistiknya. Selain itu, Walikota Sukabumi juga menandaskan, tidak ada alasan bagi pihaknya beserta jajarannya, harus bermusuhan dengan pers. Karena pers, merupakan sarana pendidikan non formal, bagi orang-orang dewasa. Disamping itu, hanya pers-lah yang mampu menciptakan dunia luas ini, menjadi kecil bagi umat manusia.
|
| |
| Minggu, 28 Oktober 2012 |
| WALIKOTA BERI PENGHARGAAN KEPADA 6 ORANG MANTAN KETUA DPD KNPI |
| Reporter : ENDANG SUMARDI |
| |
|
Walikota Sukabumi, H. Mokhamad Muslikh Abdussyukur, S.H., M.Si., memberi penghargaan kepada 6 orang mantan Ketua DPD KNPI Kota Sukabumi. Antara lain, Ketua DPD KNPI Kota Sukabumi periode tahun 1990-1995, Asep Saefuloh, S.H., Ketua DPD KNPI Kota Sukabumi periode tahun 1996-1998, H. Charly Dahlan, S.IP., M.Si., Ketua DPD KNPI Kota Sukabumi periode tahun 1999-2001, Ade Munhiyar, S.E., M.M., Ketua DPD KNPI Kota Sukabumi periode tahun 2001-2004, Drs. H. Agus Santoso, M.M., Ketua DPD KNPI Kota Sukabumi periode tahun 2004-2007, H. Daddy Ruslandi Hadian, dan Ketua DPD KNPI Kota Sukabumi periode tahun 2008-2009, Anton Rachman, S.Sos.
Selanjutnya kepada 4 orang Pemuda Pelopor Kota Sukabumi, antrara lain, Juara Harapan I Tingkat Nasional Pemuda Pelopor dalam bidang Teknologi Tepat Guna, Saepulloh, Juara Harapan I Tingkat Provinsi Jawa Barat Pemuda Pelopor dalam bidang Wira Usaha, Rita Kurniati, Juara Harapan I Tingkat Provinsi Jawa Barat Pemuda Pelopor dalam bidang Seni Budaya dan Pariwisata, Mohamad Yusup, serta Juara Harapan I Tingkat Provinsi Jawa Barat Pemuda Pelopor dalam bidang Pendidikan, Wawan Setiawan Ruswandi.
Selain itu, Walikota Sukabumi juga memberikan sebanyak 350 paket Sembilan Bahan Pokok (Sembako) dari DPD KNPI Kota Sukabumi, secara simbolis kepada 7 orang Ketua PK KNPI, atau setiap PK masing-masing 50 paket Sembako, untuk diberikan kembali kepada kaum dhuafa, jompo dan yatim piatu, yang ada di wilayahnya masing-masing.
Penghargaan dan bantuan paket Sembako tersebut, diserahkan pada Upacara Puncak Peringatan Ke-84 Hari Sumpah Pemuda Tingkat Kota Sukabumi, hari Minggu, 28 Oktober 2012, bertempat di Halaman Apel Setda Kota Sukabumi.
Adapun yang bertindak selaku Inspektur Upacara, Walikota Sukabumi, H. Mokhamad Muslikh Abdussyukur, S.H., M.Si., Perwira Upacara, Sekretaris DPD KNPI Kota Sukabumi, Nandar Sudrajat, Komandan Upacara, Wakil Sekretaris DPD KNPI Kota Sukabumi, Ruslan, S.E., Pengibar Bendera, Kelompok Pengibar Bendera (Pokibra) Purna Paskibraka Indonesia (PPI) Kota Sukabumi, Pembaca Naskah Pancasila, Inspektur Upacara, Pembaca Naskah Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945, Seno Julian, Pembaca Naskah Putusan Kongres Pemuda Indonesia 1928, Diar Abdusalam, Korsik, Marching Band Gema Swara Korpri Kota Sukabumi, dan Paduan Suara, Merah Putih Dinas Pendidikan Kota Sukabumi. Sedangkan peserta upacara, terdiri dari gabungan Korpri Kota Sukabumi, gabungan OKP, gabungan Mahasiswa, pelajar SMA, SMK dan MA, Pramuka Penegak, dan PMR Wira.
Hadir dalam kesempatan tersebut, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah, Sekretaris Daerah Kota Sukabumi, para Asisten dan Staf Akhli, para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Instansi, para Camat dan Lurah, Ketua DPD KNPI Kota Sukabumi, para Ketua Organisasi Pemuda, Wanita dan Kemasyarakatan, serta undangan lainnya.
|
| |
| Rabu, 24 Oktober 2012 |
| JAWABAN WALIKOTA SUKABUMI TERHADAP RAPERDA TENTANG OPD |
| Reporter : ENDANG SUMARDI |
| |
|
Tanggapan dan Jawaban Walikota Sukabumi, atas Pemandangan Umum Fraksi-Fraksi DPRD Kota Sukabumi, terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda), Tentang Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kota Sukabumi. Tanggapan dan Jawaban Walikota Sukabumi tersebut, disampaikan pada Rapat Paripurna, yang dipimpin oleh Wakil Ketua DPRD Kota Sukabumi, Jona Arizona, S.IP., hari Rabu, 24 Oktober 2012, bertempat di Ruangan Rapat Paripurna DPRD setempat.
Adapun susunan Rapat Paripurna tersebut, antara lain Pembukaan, yang terdiri dari Pengesahan Kourum, Pengesahan Acara, dan Kata-Kata Pengantar Pimpinan Rapat. Kemudian Pokok-Pokok Kegiatan, yakni Tanggapan dan Jawaban Walikota Sukabumi, atas Pemandangan Umum Fraksi-Fraksi DPRD Kota Sukabumi, terhadap Raperda Tentang OPD Kota Sukabumi, yang disampaikan oleh Wakil Walikota Sukabumi, Doktor H. Mulyono, M.M., serta Kata-Kata Penutupan oleh Pimpinan Rapat.
Hadir dalam kesempatan tersebut, Kepala Setukpa Lemdikpol, unsur Muspida, Sekretaris Daerah Kota Sukabumi, para Kepala OPD, para pejabat TNI, Polri dan Sipil, para Camat dan Lurah, para Sesepuh, Alim Ulama, Tokoh Masyarakat, Pimpinan Organisasi Sosial, Politik, Kemasyarakatan, Wanita dan Pemuda, serta Mahasiswa, Insan Pers dan undangan lainnya.
Wakil Ketua DPRD Kota Sukabumi, Jona Arizona, S.IP. menjelaskan, Raperda Tentang OPD Kota Sukabumi yang telah disampaikan dan dibahas, dikaji dan ditelaah oleh DPRD Kota Sukabumi ini, dilakukan secara terbuka. Dijelaskan pula, kajian dan telaahan yang dituangkan dalam Pemandangan Umum Fraksi-Fraksi DPRD Kota Sukabumi ini, merupakan pengejawantahan kebijakan, terhadap pelaksanaan kinerja secara sistematis, efektif, efisien, transparan dan akuntabel, sekaligus menyuarakan aspirasi warga masyarakat, sebagai bentuk pertanggungjawaban secara politis, yang telah disampaikan secara resmi melalui Rapat Paripurna, sehingga dipandang perlu adanya tanggapan dan jawaban Walikota Sukabumi.
Wakil Ketua DPRD Kota Sukabumi, Jona Arizona, S.IP. mengatakan, dari tahapan pembicaraan mulai dari pembahasan oleh Badan Musyawarah, Badan Legislasi Daerah, dan Rapat-Rapat Paripurna, yang berkaitan dengan Penjelasan Materi oleh Walikota Sukabumi, Pemandangan Umum Fraksi-Fraksi, serta Tanggapan dan Jawaban Walikota Sukabumi, berdasarkan kesepakatan dalam rapat Badan Musyawarah, pembahasan Raperda tersebut, akan dilaksanakan melalui Panitia Khusus (Pansus), yang akan membahas secara lebih teknis, bahkan akan menyusun dan membuat catatan-catatan strategis, guna disampaikan kepada Walikota Sukabumi, melalui Rapat Paripurna.
|
| |
| Jumat, 19 Oktober 2012 |
| WAKIL WALIKOTA BUKA KENAIKAN TINGKAT PRAMUKA PENEGAK BANTARA |
| Reporter : ENDANG SUMARDI |
| |
|
Wakil Walikota Sukabumi, Doktor H. Mulyono, M.M., secara resmi membuka pelaksanaan kegiatan kenaikan tingkat Pramuka Penegak Bantara, khususnya di SMA Negeri 2 Kota Sukabumi, hari Jumat, 19 Oktober 2012. Adapun kegiatan kenaikan tingkat pramuka yang akan dilaksanakan di kawasan Pondok Halimun tersebut, diikuti 307 Anggota Pramuka Penggalang, siswa Kelas X SMA Negeri 2 Kota Sukabumi, yang terdiri dari 140 Putera dan 167 Puteri. Sedangkan dilaksanakannya kegiatan kenaikan tingkat pramuka tersebut, sebagai tingkatan syarat kecakapan umum pertama, dalam Satuan Pramuka Penegak sebelum Penegak Laksana.
Dalam kesempatan tersebut, Wakil Walikota Sukabumi, Doktor H. Mulyono, M.M. menandaskan, Gerakan Pramuka di SMA, saat ini cukup positif. Karena gerakan pramuka ini, merupakan salah satu solusi, untuk menurunkan angka kenakalan pelajar termasuk tawuran. Sebab dalam gerakan pramuka ini, lebih mengedepankan pembentukan karakter dan pendidikan attitude. Ditandaskan pula, melalui gerakan pramuka ini, dapat membentuk moral dan akhlak generasi muda, ke arah yang lebih baik lagi. Dijelaskannya, pelaksanaan kegiatan kenaikan tingkat pramuka ini, lebih mengedepankan skill dan aturan, sebagai syarat kecakapan umum dalam Satuan Penegak Gerakan Pramuka.
Wakil Walikota Sukabumi berpesan kepada seluruh Anggota Pramuka, khususnya di SMA Negeri 2 Kota Sukabumi, sebagai generasi penerus, agar senantiasa berupaya optimal untuk tampil menjadi pemimpin yang terbaik dan berkualitas. Selain itu, Wakil Walikota Sukabumi juga mengilustrasikan, sebagai Tunas Kelapa atau Kitri, seluruh Anggota Pramuka harus senantiasa menjadi cikal bakal yang bermanfaat bagi nusa, bangsa dan agama. Disamping itu, seluruh Anggota Pramuka harus bisa bercermin, serta harus seperti Pohon Kelapa. Karena pohon tersebut banyak sekali manfaatnya, yakni dari mulai akar, pohon hingga pucuk.
Dikatakannya, Gerakan Pramuka, dewasa ini telah memberikan sumbangsih yang cukup positif dan signifikan, khususnya dalam membina generasi muda. Diantaranya melalui berbagai kegiatan, yang mengarah pada pembinaan mental spiritual, mental emosional dan keterampilan, serta rasa cinta terhadap tanah air dan lingkungan. Dengan demikian, Anggota Pramuka di Kota Sukabumi, diharapkan dapat tumbuh menjadi manusia Indonesia yang memiliki kepribadian luhur, menjadi warga negara yang memiliki disiplin tinggi, serta menjadi kader pembangunan, yang mampu menjawab tantangan masa depan, dengan berbagai dimensinya yang semakin berat dan kompleks.
|
| |
| Jumat, 19 Oktober 2012 |
| Walikota Sukabumi Terima Penghargaan ICT Pura Tahun 2012 Dari Kementerian Kominfo RI |
| Reporter : Yuli Noviawan |
| |
|
Walikota Sukabumi H. Mokh. Muslikh Abdussyukur. SH. M.Si. Kamis malam Tanggal 18 Oktober di Hotel Grand Aston Medan, menerima penghargaan Piala dan Piagam Pengharaan ICT Pura dari Kementerian Kominfo RI, yang diserahkan secara langsung oleh Sekretaris Jenderal Kemkominfo DR. Basuki Yusuf Iskandar.
Dari kurang lebih sebanyak 168 Kota dan Kabupaten se Indonesia yang dinilai oleh Kemkominfo dan Asosiasi Perguruan Tinggi Informatika dan Komputer Seluruh Indonesia (APTIKOM, terdapat 27 Kota dan Kabupaten ang berhasil meraih penghargaan ICT Pura.
Kota Sukabumi meraih Piala dan Penghargaan ICT Pura pada Predikat madya yaitu Kota dan Kabupaten yang telah siap untuk menghadapi era ekonomi digital, dari hasil klasifikasi penilaian ICT Pura yang terdiri dari Muda, Madya dan Utama.
Hadir dalam kesempatan ini Seluruh Walikota dan Bupati yang meraih penghargaan ICT Pura, sedangkan dari Pemerintah Kota Sukabumi, Bapak Walikota Sukabumi H. Mokh. Muslikh Abdussukur SH. M.Si, Kepala Kantor PDE, Arsip Daerah dan Humas Kota Sukabumi Diar Ruswidjanarko STTD., M.Eng.M serta Kabag Umum dan Protokol Drs. Adil Budiman M.Si.
|
| |
| Selasa, 16 Oktober 2012 |
| WALIKOTA BUKA DIKLATPIM TINGKAT IV ANGKATAN II TAHUN 2012 |
| Reporter : ENDANG SUMARDI |
| |
|
Walikota Sukabumi, H. Mokhamad Muslikh Abdussyukur, S.H., M.Si., hari Selasa, 16 Oktober 2012, bertempat di Gedung Korpri Kota Sukabumi, secara resmi membuka Pendidikan dan Pelatihan Kepemimpinan (Diklatpim) Tingkat IV Angkatan II Tahun 2012, di lingkungan Pemerintah Kota Sukabumi. Hadir dalam kesempatan tersebut, Kepala Badan Diklat Daerah Provinsi Jawa Barat, para Kepala Satuan Organisasi Perangkat Kerja (SOPD) di lingkungan Pemerintah Kota Sukabumi, para Widya Iswara, dan undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Walikota Sukabumi menjelaskan, sebagaimana dinyatakan dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 101 Tahun 2000, Tentang Pendidikan dan Pelatihan Jabatan Pegawai Negeri Sipil (PNS), bahwa untuk menjawab tuntutan nasional dan tantangan global, dalam rangka mewujudkan kepemerintahan yang baik atau good governance, diperlukan Sumber Daya Manusia (SDM) Aparatur, yang memiliki kompetensi jabatan, dalam penyelenggaraan negara, pemerintahan dan pembangunan.
Untuk mewujudkan hal tersebut, sangat penting dilakukan peningkatan mutu profesionalisme, sikap pengabdian dan kesetiaan pada perjuangan bangsa dan negara, termasuk semangat kesatuan dan persatuan, serta pengembangan wawasan PNS, melalui pendidikan dan pelatihan jabatan, sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari usaha pembinaan PNS secara menyeluruh.
Berkaitan dengan hal tersebut, pemerintah memandang penting melaksanakan pendidikan dan pelatihan jabatan bagi PNS, yang secara spesifik bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, keakhlian, keterampilan dan sikap, untuk melaksanakan tugas jabatan secara profesional, dengan dilandasi kepribadian dan etika PNS, sesuai kebutuhan instansi. Selain itu, juga untuk menciptakan aparatur, yang mampu berperan sebagai pembaharu dan perekat persatuan dan kesatuan bangsa, untuk memantapkan sikap dan semangat pengabdian yang berorientasi pada pelayanan, pengayoman dan pemberdayaan masyarakat, serta untuk menciptakan kesamaan visi dan dinamika pola pikir, dalam melaksanakan tugas pemerintahan umum dan pembangunan, demi terwujudnya kepemerintahan yang baik.
Sedangkan hal penting lainnya yang harus menjadi perhatian segenap peserta Diklatpim, selaku unsur pimpinan dan aparatur pemerintah, yakni perkembangan tiga hal pokok lingkungan strategis. Pertama, faktor globalisasi yang menjadikan mobilitas manusia, organisasi, arus barang, investasi dan perdagangan melampaui batas negara. Kedua, sistem desentralisasi yang menurut organisasi pemerintah pusat dan daerah, mampu menghadapi berbagai tantangan dan perubahan. Ketiga, perubahan sistem kenegaraan menuntut terciptanya tatanan aparatur negara yang solid, serta mempunyai komitmen bagi bangsa dan negara.
|
| |
| Selasa, 16 Oktober 2012 |
| WALIKOTA UCAPKAN SELAMAT KEPADA PENGURUS PWI PERIODE 2012-2015 |
| Reporter : ENDANG SUMARDI |
| |
|
Walikota Sukabumi, H. Mokhamad Muslikh Abdussyukur, S.H., M.Si., atas nama pribadi dan keluarga, serta pemerintah dan warga masyarakat Kota Sukabumi, mengucapkan selamat kepada seluruh jajaran pengurus dan anggota Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Perwakilan Kota Sukabumi, periode tahun 2012-2015. Ucapan selamat Walikota Sukabumi tersebut, disampaikan saat memberi sambutan, pada acara pelantikan jajaran pengurus dan anggota PWI Perwakilan Kota Sukabumi periode tahun 2012-2015, yang dirangkai dengan acara diskusi publik, tentang Penguatan Peranan Dewan Pers Dalam Menyelesaikan Sengketa Masyarakat Dengan Media Massa, bertempat di Gedung Juang 45 Kota Sukabumi, hari Selasa, 16 Oktober 2012.
Diharapkannya, pelantikan ini agar dijadikan moment penting, serta dimaknai sebagai amanah yang dapat ditunaikan dengan sebaik-baiknya, oleh segenap jajaran pengurus dan anggota PWI Perwakilan Kota Sukabumi, baik dalam mengembangkan organisasi PWI maupun dalam mengembangkan bangsa dan negara, ke arah yang lebih baik lagi.
Dikatakannya, apabila mencermati perkembangan arus reformasi yang bergulir sejak beberapa tahun yang lalu di Indonesia, ada dua harapan masyarakat yang telah berhasil diwujudkan dengan baik, yakni terselenggaranya pemilihan umum secara langsung, serta adanya jaminan kebebasan pers. Dikatakan pula, peranan pers dengan berbagai media massa-nya, sesungguhnya telah menjadi salah satu pilar, sekaligus memainkan peranan yang amat penting, khususnya dalam menggulirkan reformasi, melalui pencerdasan masyarakat, serta penyampaian informasi sampai kepada pembentukan opini publik.
Walikota Sukabumi menandaskan, fenomena ini merupakan peluang bagi pemerintah daerah, untuk menjalin kemitraan yang konstruktif dengan pers, khususnya dalam mempercepat keberhasilan pelaksanaan Otonomi Daerah atau Otda. Hal tersebut, didasarkan pada pemahaman, bahwa pada umumnya media massa dapat memotivasi masyarakat ke dalam kehidupan yang lebih demokratis, serta dapat mendorong pemerintah untuk bersikap lebih terbuka, partisipatif dan akomodatif, khususnya dalam merumuskan berbagai kebijakan.
Namun demikian, di sisi lain masyarakat juga membutuhkan kedamaian dan suasana kehidupan yang lebih baik, sehingga berita-bertita yang disajikan di berbagai media massa, diharapkan mengandung motif-motif yang baik, serta dapat membentuk peta kognitif tentang dunia yang lebih baik.
|
| |
| Senin, 15 Oktober 2012 |
| WALIKOTA SUKABUMI MERESMIKAN PENGGUNAAN JEMBATAN GANTUNG |
| Reporter : ENDANG SUMARDI |
| |
|
Walikota Sukabumi, H. Mokhamad Muslikh Abdussyukur, S.H., M.Si., hari Senin, 15 Oktober 2012, meresmikan penggunaan jembatan gantung, yang menghubungkan wilayah Kampung Kubang, Kelurahan Sukakarya, Kecamatan Warudoyong, Kota Sukabumi, dengan wilayah Desa Sukamantri, Kecamatan Cisaat, Kabupaten Sukabumi. Hadir dalam kesempatan tersebut, unsur Muspida, para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, Camat Warudoyong, unsur Tripika Warudoyong, Lurah Sukakarya, tokoh masyarakat, alim ulama, pemuda, serta undangan lainnya.
Dalam kesempatannya, Walikota Sukabumi menjelaskan, pembangunan jembatan gantung sepanjang 12 meter dan proses pengerjaannya menghabiskan waktu selama 52 hari ini, menghabiskan biaya sebesar 164 juta rupiah, dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Sukabumi Tahun 2012.
Diharapkannya, jembatan gantung ini dapat digunakan dan dimanfaatkan secara optimal, khususnya dalam meningkatkan aktivitas dan mobilitas warga masyarakat dalam berbagai bidang, baik warga masyarakat Kota Sukabumi maupun warga masyarakat Kabupaten Sukabumi, seperti berangkat dan pulang sekolah, berjualan, bertani dan sebagainya.
Berkaitan dengan hal tersebut, Walikota Sukabumi meminta kepada segenap lapisan warga masyarakat, khususnya warga masyarakat Kampung Kubang, Kelurahan Sukakarya, Kecamatan Warudoyong, Kota Sukabumi, dan warga masyarakat Desa Sukamantri, Kecamatan Cisaat, Kabupaten Sukabumi, untuk bersama-sama merawat dan menjaganya secara optimal, supaya kondisi fisik jembatan gantung tersebut dapat tahan lama dan kuat.
Sementara sejumlah warga masyarakat, baik warga masyarakat Kampung Kubang, Kelurahan Sukakarya, Kecamatan Warudoyong, Kota Sukabumi, maupun warga masyarakat Desa Sukamantri, Kecamatan Cisaat, Kabupaten Sukabumi, menyatakan merasa bangga dan gembira, atas dibangun dan diresmikannya jembatan tersebut. Karena dengan telah dibangun dan diresmikannya jembatan ini, warga masyarakat tersebut tidak perlu jauh-jauh lagi mencari jembatan penyeberangan, atau tidak perlu susah-susah lagi menyeberang kali, yang sangat membahayakan warga masyarakat, terutama pada musim hujan saat ini.
Untuk itu, sejumlah warga masyarakat tersebut, mengucapkan terima kasih yang sedalam-dalamnya kepada Walikota Sukabumi beserta jajarannya, yang telah peduli dan memerhatikan, sekaligus mewujudkan aspirasi dan kebutuhan warga masyarakat tersebut, dengan membangun jembatan ini. Diharapkannya, kepedulian dan perhatian Walikota Sukabumi beserta jajarannya dengan membangun jembatan ini, senantiasa dijadikan lumbung amal sholeh, serta mendapat balasan berlipat ganda dari Allah Aza Wa Zalla.
|
| |
| Jumat, 12 Oktober 2012 |
| WAKIL WALIKOTA MELEPAS KEBERANGKATAN 221 ORANG JAMAAH CALON HAJI |
| Reporter : ENDANG SUMARDI |
| |
|
Wakil Walikota Sukabumi, Doktor H. Mulyono, M.M., hari Jum’at dini hari, 12 Oktober 2012, bertempat di Masjid Jami AL-Mutaqin Setukpa Lemdikpol Sukabumi, secara resmi melepas keberangkatan 221 orang Jamaah Calon Haji Kota Sukabumi Tahun 1433 Hijriyah. Hadir dalam kesempatan tersebut, Pimpinan dan Anggota DPRD, unsur Muspida, Sekretaris Daerah Kota Sukabumi, para Asisten dan Staf Ahli, para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), para Camat dan Lurah, jajaran pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Sukabumi, Keluarga Jamaah Calon Haji, dan undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Wakil Walikota Sukabumi, atas nama pribadi, pemerintah dan warga masyarakat Kota Sukabumi turut berdoa, agar para Jamaah Calon Haji Kota Sukabumi ini, senantiasa diberi kesehatan dan keselamatan, keimanan dan ketaqwaan, serta dapat melaksanakan ibadah haji dengan baik dan benar. Dengan demikian, para Jamaah Calon Haji ini, dapat kembali ke Kota Sukabumi dengan sehat dan selamat, serta dapat menjadi haji yang makbul dan mabrur, sesuai dengan harapan semua pihak. Selain itu, Wakil Walikota Sukabumi juga mengharapkan kepada para Jamaah Calon Haji Kota Sukabumi, agar di Tanah Suci Mekah AL-Mukaromah dapat mendoakan warga masyarakat dan Pemerintah Kota Sukabumi, supaya menjadi warga masyarakat dan pemerintah yang penuh dengan barokah.
Sementara Kepala Seksi Penyelenggara Haji dan Umroh Kantor Kementerian Agama Kota Sukabumi, Drs. H. Entis Sutisna, M.Ag. menjelaskan, sebenarnya kuota Jamaah Calon Haji Kota Sukabumi Tahun 1433 Hijriyah ini seluruhnya berjumlah 240 orang. Namun yang siap diberangkatkan seluruhnya berjumlah 238 orang, karena sebanyak 2 orang menunda keberangkatannya. Sedangkan dari jumlah 238 orang tersebut, yang siap diberangkatkan dari Kota Sukabumi seluruhnya berjumlah 221 orang jamaah, karena sebanyak 17 orang minta dimutasi ke Bandung.
Dikatakannya, keberangkatan ke-221 orang Jamaah Calon Haji Kota Sukabumi ini, terlebih dahulu menuju Asrama Haji Bekasi, untuk bergabung dengan para Jamaah Calon Haji dari Kabupaten Kuningan, Karawang dan Bekasi, tepatnya pada pukul 09.00 WIB. Sedangkan mengenai keberangkatan ke Tanah Suci Mekah AL-Mukaromah, para Jamaah Calon Haji tersebut, dijadualkan berangkat pada hari Sabtu dini hari, tanggal 13 Oktober 2012, tepatnya pada pukul 01.00 WIB, dari Bandara Soekarno-Hatta Jakarta, menggunakan Pesawat Nomor SV 5405, Kelompok Terbang atau Kloter 67. Dikatakan pula, keberangkatan ke-221 orang Jamaah Calon Haji Kota Sukabumi tersebut, didampingi oleh 1 orang petugas dari TPHI, 1 orang dari PT IHI, 3 orang dari TKHI, yang terdiri dari 1 orang dokter dan 2 orang paramedis, serta 1 orang dari TPHD.
|
| |
| Kamis, 11 Oktober 2012 |
| WALIKOTA LEPAS KONTINGEN NGAGEULIS DAN BOLES KOTA SUKABUMI |
| Reporter : ENDANG SUMARDI |
| |
|
Walikota Sukabumi, H. Mokhamad Muslikh Abdussyukur, S.H., M.Si., hari Kamis, 11 Oktober 2012, bertempat di Ruangan Pertemuan Setda Kota Sukabumi, secara resmi melepas kontingen Ngagotong Eusi jeung Lisung (Ngageulis) dan Bola Leungeun Api (Boles) Pondok Pesantren (Ponpes) Dzikir AL-Fath Kota Sukabumi, untuk mengikuti Festival Olahraga Tradisional Tingkat Nasional Tahun 2012, mewakili Provinsi Jawa Barat, yang akan berlangsung selama 5 hari, tepatnya dari tanggal 11 sampai dengan 15 Oktober 2012, di Morotai Kota Ternate, Provinsi Maluku Utara.
Selain melepas kontingen Ngageulis dan Boles Ponpes Dzikir AL-Fath Kota Sukabumi, Walikota Sukabumi juga melepas kontingen atlet Pemerintah Kota Sukabumi, untuk mengikuti Pekan Olah Raga Pemerintah Daerah (Porpemda) Tingkat Jawa Barat Tahun 2012, yang akan berlangsung selama 5 hari, tepatnya dari tanggal 15 sampai dengan 19 Oktober 2012, bertempat di Kabupaten Kuningan.
Selanjutnya kontingen Pencak Silat Kota Sukabumi, untuk mengikuti Festival Budaya Beladiri Masyarakat (BBM) Usia Dini (9 sampai dengan 12 tahun) Tingkat Jawa Barat Tahun 2012, yang akan berlangsung selama 2 hari, tepatnya dari tanggal 15 sampai dengan 16 Oktober 2012, bertempat di Bandung.
Dalam sambutannya, Walikota Sukabumi meminta kepada seluruh kontingen, agar senantiasa menjaga kebugaran, kesehatan dan stamina, kekompakan dan kebersamaan, serta disiplin dan semangat juang yang tinggi dalam mengikuti ajang tersebut, supaya kontingen dari Kota Sukabumi ini, bisa meraih prestasi yang dapat membangga semua pihak, sekaligus membawa harum nama Kota Sukabumi, baik di Tingkat Jawa Barat maupun di Tingkat Nasional.
Sementara Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata (Disporabudpar) Kota Sukabumi, Drs. Beni Haerani, M.M. menjelaskan, kontingen Ngageulis dan Boles Ponpes Dzikir AL-Fath Kota Sukabumi ini berjumlah 18 orang, dengan target meraih gelar juara pertama tingkat nasional. Sedangkan kontingen Porpemda Kota Sukabumi berjumlah 60 orang, dengan target masuk 10 besar di Jawa Barat. Sementara kontingen BBM Kota Sukabumi berjumlah 15 orang, dengan target masuk 10 besar di Jawa Barat.
Usai melepas secara resmi, Walikota Sukabumi menyerahkan Bendera Pemerintah Kota Sukabumi dan Uang Saku, secara simbolis kepada 3 orang perwakilan kontingen olahraga tersebut. Hadir dalam kesempatan tersebut, Kepala Kantor PDE, Arsip Daerah dan Humas Kota Sukabumi, Diar Ruswidjanarko, ATD., M.Eng.M., dan unsur Pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, Pimpinan Ponpes Dzikir AL-Fath Kota Sukabumi, Doktor Fajar Laksana, S.E., CQM., M.M., serta undangan lainnya.
|
| |
| Jumat, 5 Oktober 2012 |
| WALIKOTA SUKABUMI TUTUP DIKLATPIM TINGKAT IV ANGKATAN I TAHUN 2012 |
| Reporter : ENDANG SUMARDI |
| |
|
Walikota Sukabumi, H. Mokhamad Muslikh Abdussyukur, S.H., M.Si., hari Jumat, 5 Oktober 2012, bertempat di Gedung Korpri Kota Sukabumi, secara resmi menutup Pendidikan dan Pelatihan Kepemimpinan (Diklatpim) Tingkat IV Angkatan I Tahun 2012, di lingkungan Pemerintah Kota Sukabumi. Hadir dalam kesempatan tersebut, Kepala Badan Diklat Daerah Provinsi Jawa Barat, para Kepala Satuan Organisasi Perangkat Kerja (SOPD) di lingkungan Pemerintah Kota Sukabumi, para Widya Iswara, dan undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Walikota Sukabumi mengucapkan selamat kepada para peserta, karena telah selesai mengikuti Diklatpim ini. Selain itu, Walikota Sukabumi juga mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya, kepada Badan Diklat Daerah Provinsi Jawa Barat serta kepada para Widya Iswara, yang telah bekerja sama, sekaligus mencurahkan tenaga dan pikiran, dalam penyelenggaraan Diklatpim ini. Dijelaskannya, selama mengikuti Diklatpim, para peserta telah menerima berbagai pengetahuan dan keterampilan, yang berkaitan dengan peningkatan kompetensi aparatur, khususnya kompetensi pejabat struktural.
Walikota Sukabumi mengharapkan, melalui penyelenggaraan Diklatpim ini, dapat membentuk sikap dan perilaku para pejabat struktural, yang dapat menjalankan tugas dan fungsinya sebagai pelayan publik, sekaligus sebagai sosok pemimpin yang dapat memperlihatkan keteladanan bagi masyarakat. Berkaitan dengan hal tersebut, sebagai aparatur terdepan dalam tataran organisasi pemerintahan daerah, para peserta dapat memenuhi beberapa kualifikasi dan kapabilitas, sesuai dengan realitas yang berkembang saat ini. Diantaranya memiliki kemampuan dalam membimbing dan mengarahkan staf, termasuk dalam memberikan pelayanan kepada publik secara efektif dan efisien, serta memiliki kemampuan dalam menjabarkan kebijakan pimpinan secara operasional kepada staf. Selain itu, juga dapat merespon dan mengakomodir aspirasi staf dan masyarakat. Hal tersebut dapat terwujud, melalui kemampuan managerial yang prima, yang didukung dengan sikap, disiplin serta wawasan dan pengetahuan yang handal, terutama pemahaman terhadap identifikasi masalah dan pemecahan kasus-kasus yang terjadi, yang dituangkan dalam bentuk Kertas Kerja Perseorangan atau KKP.
Sementara Kepala Bidang Diklat Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Sukabumi, selaku Ketua Panitia Penyelenggara, Doktor Hajah Wiwin Winarni, M.MPd. menjelaskan, peserta Diklatpim Tingkat IV Angkatan I Tahun 2012 ini, seluruhnya berjumah 40 orang, dari seluruh SOPD di lingkungan Pemerintah Kota Sukabumi. Adapun kurikulum yang diterapkan dalam Diklatpim ini, secara keseluruhan merujuk pada kurikulum yang diterapkan dan diberlakukan oleh Lembaga Administrasi Negara (LAN) RI.
|
| |
| Kamis, 4 Oktober 2012 |
| WALIKOTA SUKABUMI MENYERAHKAN UANG KADEUDEUH KEPADA 55 PNS |
| Reporter : ENDANG SUMARDI |
| |
|
Walikota Sukabumi, H. Mokhamad Muslikh Abdussyukur, S.H., M.Si., menyerahkan uang kadeudeuh kepada 55 Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah Kota Sukabumi, yang akan berangkat menunaikan ibadah haji ke Tanah Suci Mekah AL-Mukaromah Tahun 2012, masing-masing sebesar 750 ribu rupiah. Uang kadeudeuh tersebut, diserahkan pada acara silaturahmi, bertempat di Rumah Dinas Walikota Sukabumi, hari Kamis, 4 Oktober 2012.
Dalam sambutannya, Walikota Sukabumi berpesan kepada segenap PNS di lingkungan Pemerintah Kota Sukabumi, yang akan berangkat menunaikan ibadah haji ke Tanah Suci Mekah AL-Mukaromah tersebut, agar senantiasa menjaga kebugaran dan kesehatan, baik jasmani maupun rokhani. Selain itu, juga harus senantiasa menyiapkan mental, keimanan dan ketaqwaan, serta harus sabar dan tawakal dalam menjalankan seluruh rangkaian ibadah haji, dari mulai berangkat hingga pulang kembali ke Kota Sukabumi.
Untuk itu, Walikota Sukabumi mengharapkan, agar segenap PNS di lingkungan Pemerintah Kota Sukabumi, yang akan berangkat menunaikan ibadah tersebut, mendapat perlindungan dan petunjuk dari Allah Taalla, serta mendapat kesehatan dan kekuatan lahir batin, kesabaran dan ketawakalan selama menjalankan ibadah haji, sehingga predikat haji mabrur dapat diraih dengan sempurna oleh segenap PNS tersebut, serta dari mulai berangkat hingga pulang kembali ke Kota Sukabumi, dalam keadaan sehat, bugar dan selamat.
Pada bagian lain sambutannya, Walikota Sukabumi menitipkan kepada segenap PNS tersebut, agar senantiasa menjaga kebersamaan, persatuan dan kesatuan, sareundeuk saigel sabobot sapihanean, ka cai jadi saleuwi ka darat jadi salebak, silih asah silih asih jeung silih asuh, serta mendoakan seluruh warga masyarakat dan Pemerintah Kota Sukabumi, agar senantiasa mendapat perlindungan, petunjuk, kesehatan dan kekuatan dari Allah Taalla.
Dengan demikian, Visi Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi Tahun 2008-2013, yakni Dengan Iman dan Taqwa, Mewujudkan Pemerintahan yang Amanah Berparadigma Surgawi, Menuju Kota Sukabumi yang Cerdas, Sehat dan Sejahtera, baik lahir maupun batin, dilandasi nilai-nilai fhilosofis, Sidiq, Tabligh, Amanah, Fathonah, dapat tercapai dengan baik dan berjalan lancar, sesuai dengan harapan semua pihak.
Hadir dalam kesempatan tersebut, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Sukabumi, H. Deden Solehudin, S.Ag., M.M., para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota Sukabumi, Ketua Tim Penggerak PKK Kota Sukabumi, dan undangan lainnya.
|
| |
| Kamis, 4 Oktober 2012 |
| WALIKOTA SUKABUMI PEROLEH SEKALIGUS 2 PENGHARGAAN |
| Reporter : Dendayasa |
| |
|
Walikota Sukabumi, H. Mokh. Muslikh Abdussyukur, SH MSi rabu 3 Oktober 2012 di salah satu Hotel berbintang di Jakarta menerima 2 penghargaan skaligus dari Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan anak . Penghargaan tersebut yaitu Kota Layak anak dan Akte Kelahiran gratis.
Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan anak, menegaskan penghargaan ini merupakan sesuatu prestise dan membawa kebanggaan tersendiri, smoga penghargaan ini menjadi inspirasi dalam memacu Kabupaten Kota lainnya .
Ditegaskan Mesteri, Penganugarahan Kota menuju layak anak dan Penerbitan atas kebijakan daerah Akte kelahiran bebas bea terasa istimewa. Sejalan dengan upaya untuk mewujudkan Kota menuju layak anak yang telah menyusun kebijakan daerah , pemberian akte kelahiran gratis , juga mengalami peningkatan pesat, kwantitas maupun kwalitas secara kwantitas sampai tahun mendatang.
Walikota Sukabumi, H. Mokh. Muslikh Abdussyukur, SH MSi menegaskan dalam rangka memberikan perlindungan anak dari 5 indikator , Anak harus sehat, harus cerdas dan harus sejahtera ini merupakan amanat undang 2 dasar 45 hak anak hak bermain, hak sekolah.setelah kota Sukabumi mengeluarkan kebijakan ternyata kota sukabumi dinilai oleh pemerintah pusat menjadi suatu yg istimewa, Kita ingin melindungi anak merupakan amant IID 45 kita ingin melindungi segenap bangsa dan tumpah darah, kesejahteraan umum yang kita jabarkan dalam RPJP sampai rencana jangka menengah dan tahunan.
Pemberian penghargaan kepada Layak Anak dan akte kelahiran bebas bea atau gratis dalam berbagai katagori kepada 10 Kota / Kabupatenyang telah mengedepankan layak anak dengan baik . Katagori penghargaan terdiri Nindya diberikan kepada 3 Kota dan 1 Kabupaten. Katagori madya diberikan kepada 4 Kota 7 kabupaten, katagori pratama diberikan kepada 7 kota 15 kabupaten, katagori Pernominasi dan apresiasi khusus diberikan kepada 2 Kota dan 1 kabupaten dan untuk Kota Sukabumi memperoleh katagori Nindya sebagai satu-satunya dijabar.
Selain Kota Sukabumi yang memperoleh Katagori Nindya adalah Kota Padang, Kabupaten Tulung Agung, Ygyakarta, Kabupaten Brebes, Kab. Malang, Kudus, Rembang, Magelang, Cilacap, Sidoharjo. |
| |
| Rabu, 3 Oktober 2012 |
| WAKIL WALIKOTA SUKABUMI BUKA ORIENTASI JURNALISTIK |
| Reporter : ENDANG SUMARDI |
| |
|
Wakil Walikota Sukabumi, Doktor H. Mulyono, M.M., hari Rabu, 3 Oktober 2012, bertempat di Ruangan Pertemuan Balai Budidaya Air Tawar (BBAT) Kota Sukabumi, secara resmi membuka orientasi jurnalistik, bagi aparatur di lingkungan Pemerintah Kota Sukabumi. Dalam sambutannya, Wakil Walikota Sukabumi mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya, kepada Forum Komunikasi Media Biro Sukabumi (FKMS), yang telah menyelenggarakan orientasi jurnalistik, bagi aparatur di lingkungan Pemerintah Kota Sukabumi. Karena orientasi jurnalistik yang mengambil tema Memahami Profesi Jurnalistik dari Perspektif Kompetensi/ Etika dan Delik Pers ini, sangat positif dan besar manfaatnya, bagi aparatur di lingkungan Pemerintah Kota Sukabumi.
Dikatakannya, kebebasan pers merupakan salah satu unsur penting, dalam membentuk sistem bernegara yang demokratis, terbuka dan transparan. Dikatakan pula, pers sebagai media informasi, merupakan pilar keempat demokrasi, yang berjalan seiring dengan penegakan hukum, guna terciptanya keseimbangan dalam suatu negara. Oleh karenanya, pers sebagai media informasi, sudah saatnya menjadi media koreksi, dengan dijaminnya kebebasan dalam menjalankan tugas dan profesi kewartawannya. Hal ini sangat penting, guna menjaga objektifitas dan transparansi dalam dunia pers, sehingga pemberitaan dapat dituangkan secara benar, tanpa ada rasa takut atau adanya ancaman, seperti pada masa Orde Baru berkuasa atau self-censorship.
Adapun salah satu tantangan internal di kalangan jurnalistik, yakni harus mampu mewujudkan profil diri yang kompeten dan berintegritas. Salain itu, jurnalis juga harus merasa tertantang untuk senantiasa merealisasikan semua unsure kode etik jurnalistik yang berlaku, sehingga dapat terhindar dari tindakan yang melanggar hukum. Ditandaskannya, dengan senantiasa melaksanakan kode etik jurnalistik, insan pers telah memuliakan profesi dan diri, serta harkat dan martabat kemanusiaan.
Orientasi tersebut, ditutup secara resmi oleh Kasi Humas dan RSPD Kantor PDE, Arsip Daerah dan Humas Kota Sukabumi, Deden Dendayasa, S.IP. Dalam kesempatannya, Kasi Humas dan RSPD Kantor PDE, Arsip Daerah dan Humas Kota Sukabumi menjelaskan, salah satu tugas jurnalistis, yakni memenuhi hak setiap warga Negara, dalam memenuhi kebutuhan informasi. Berkaitan dengan hal tersebut, jurnalis harus mampu melaksanakan tugas dengan baik, profesional dan berimbang, memihak kebenaran, membantu yang lemah, serta percaya diri dalam menyampaikan informasi yang didapat, tanpa harus merasa menang sendiri. Disamping itu, jurnalis juga diharapkan dapat terbuka, dalam menerima masukan dan pendapat orang lain yang bersifat konstruktif, serta menyampaikan aspirasi masyarakat tanpa melihat latar belakang, untuk kepentingan dan kebaikan bersama.
|
| |
| Minggu, 30 September 2012 |
| WALIKOTA UCAPKAN TERIMA KASIH KEPADA SELURUH ANGGOTA DPRD |
| Reporter : ENDANG SUMARDI |
| |
|
Walikota Sukabumi, H. Mokhamad Muslikh Abdussyukur, S.H., M.Si., mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh Anggota DPRD Kota Sukabumi, atas dedikasi, curahan pikiran dan kerja kerasnya, baik melalui fraksi-fraksi dan Badan Anggaran, maupun Badan Musyawarah dan Panitia Khusus (Pansus), yang telah membahas sekaligus menetapkan Rancangan Keputusan (Rantus) DPRD Kota Sukabumi, mengenai Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kota Sukabumi, Tentang Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Sukabumi Tahun Anggaran 2012, menjadi Peraturan Daerah (Perda) Kota Sukabumi yang definitif, tepatnya pada tanggal 28 September 2012, melalui Rapat Paripurna DPRD, yang dipimpin Wakil Ketua DPRD Kota Sukabumi, Jona Arizona, S.IP.
Dikatakannya, Perubahan APBD Kota Sukabumi Tahun Anggaran 2012 tersebut, bertujuan untuk membangun kebersamaan dan kesepakatan, guna meningkatkan pembangunan yang berorientasi pada peningkatan pelayanan umum, dan peningkatan kesejahteraan warga masyarakat, sesuai dengan tujuan pembangunan nasional, yang diprioritaskan untuk mewujudkan Indonesia yang sejahtera, demokratis dan berkeadilan.
Dikatakan pula, Perda Kota Sukabumi Tentang Perubahan APBD Kota Sukabumi Tahun Anggaran 2012 tersebut, tentunya akan mengalami perubahan, setelah dievaluasi oleh Gubernur Jawa Barat. Sebab ada arahan-arahan yang perlu disesuaikan, baik dari sisi pendapatan maupun dari sisi belanja, seperti alokasi bantuan keuangan dalam Perubahan APBD Kota Sukabumi Tahun Anggaran 2012 dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat, yang sampai dengan saat ini belum sepenuhnya diterima. Hal tersebut sesuai dengan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 58 Tahun 2005, Tentang Pengelolaan Keuangan Daerah, dan Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 21 Tahun 2011, Tentang Perubahan Kedua atas Permendagri Nomor 13 Tahun 2006, Tentang Pengelolaan Keuangan Daerah.
Walikota Sukabumi menandaskan, perubahan pada aspek pengelolaan keuangan daerah yang diatur dalam paket undang-undang tersebut, pada dasarnya bertumpu pada upaya untuk meningkatkan dan mengedepankan prinsip-prinsip efisiensi, efektivitas, transparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah, yang secara keseluruhan diarahkan untuk meningkatkan kesejahteraan warga masyarakat, seperti yang diharapkan dan disarankan oleh seluruh fraksi DPRD Kota Sukabumi, yang terlibat dalam pembahasan Raperda Kota Sukabumi, Tentang Perubahan APBD Kota Sukabumi Tahun Anggaran 2012.
Namun demikian, dalam mengakomodir aspirasi warga masyarakat ke dalam struktur Perubahan APBD Kota Sukabumi Tahun Anggaran 2012 tersebut, harus tetap memerhatikan peraturan dan perundang-undangan yang berlaku, baik yang menyangkut aspek teknis maupun yang menyangkut aspek yuridis, sehingga dalam pelaksanaannya dapat dipertanggungjawabkan, baik dari segi hukum dan administrasi, maupun dari segi program dan kegiatan.
|
| |
| Kamis, 27 September 2012 |
| SOSIALISASI PEMILUKADA WALIKOTA DAN WAKIL WALIKOTA SUKABUMI TAHUN 2013 |
| Reporter : ENDANG SUMARDI |
| |
|
Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Sukabumi, hari Kamis, 27 September 2012, bertempat di Gedung Juang 45 Kota Sukabumi, melakukan sosialisasi, tentang tahapan program dan jadual penyelenggaraan Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi Tahun 2013 mendatang. Hadir dalam kesempatan tersebut, Wakil Walikota Sukabumi, Doktor H. Mulyono, M.M., unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah, para Pejabat TNI, Polri dan Sipil, para Camat dan Lurah, para Alim Ulama, para Sesepuh dan Tokoh Masyarakat, para Pimpinan Organisasi Sosial, Politik, Kemasyarakatan, Pemuda, dan Wanita, serta Mahasiswa, Pelajar, Insan Pers dan undangan lainnya.
Ketua KPU Provinsi Jawa Barat, yang diwakili Ferdinan Bariguna, S.T., dan Ketua KPU Kota Sukabumi, Anton Rachman, S.Sos. menjelaskan, maksud dan tujuan dilaksanakannya sosialisasi tersebut, supaya segenap lapisan warga masyarakat Kota Sukabumi, khususnya yang telah memiliki hak pilih, mengetahui dan memahami tentang tahapan program dan jadual penyelenggaraan Pemilukada Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi, yang menurut rencana akan dilaksanakan pada hari Minggu, tanggal 24 Februari 2013 mendatang, bertepatan dengan pelaksanaan Pemilukada Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat.
Adapun tahapan program dan jadual penyelenggaraan Pemilukada Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi tersebut, antara lain penyusunan program dan anggaran Pemilukada Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi, penetapan keputusan dan pedoman teknis Pemilukada Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi, pembentukan dan pengangkatan PPK dan PPS, pemberitahuan dan pendaftaran pemantau, serta menerima pemberitahuan DPRD Kota Sukabumi kepada KPU Kota Sukabumi, mengenai berakhirnya masa jabatan Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi.
Selanjutnya pemutakhiran data atau daftar pemilih dan pembentukan PPDP, pencalon dari perseorangan, pencalonan dari Partai Politik (Parpol) atau gabungan Parpol, serta pengadaan dan pendistribusian perlengkapan pemungutan dan penghitungan suara berdasarkan norma, standar, prosedur dan kebutuhan yang ditetapkan oleh KPU. Kemudian kampanye, pemungutan dan penghitungan suara, pelantikan dan pengucapan sumpah Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi, oleh Gubernur Jawa Barat atas nama Presiden RI, dalam Rapat Paripurna DPRD Kota Sukabumi.
Ditandaskannya, apabila ada keberatan termasuk Pemilukada Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi Putaran Ke-2, dilanjutkan penyelesaian, serta penetapan calon Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi Putaran Ke-2, pengadaan dan pendistribusian perlengkapan pemungutan dan penghitungan suara berdasarkan norma, standar, prosedur dan kebutuhan yang ditetapkan oleh KPU, kampanye penajaman visi dan misi pasangan calon selama 3 hari, masa tenang selama 3 hari, serta pemungutan dan penghitungan suara di TPS.
Ditandaskan pula, apabila ada keberatan terhadap hasil Pemilukada Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi oleh pasangan calon lainnya kepada MK, KPU Kota Sukabumi memberitahukan kepada DPRD Kota Sukabumi yang bersangkutan selama 1 hari. Selanjutnya penyelesaian, proses PHPU di MK, pelantikan dan pengucapan sumpah Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi, oleh Gubernur Jawa Barat atas nama Presiden RI, dalam Rapat Paripurna DPRD Kota Sukabumi, memelihara arsip dan dokumen Pemilukada Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi, serta mengelola barang inventaris. Kemudian pembubaran PPK, PPS dan KPPS, sesuai dengan tingkatannya, paling lama 60 hari sesudah hari pemungutan suara putaran ke-2, pemantauan, evaluasi dan pelaporan, serta pengawasan hasil pelaksanaan Pemilukada Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi, paling lama 60 hari sesudah hari pemungutan suara putaran ke-2, termasuk pertanggungjawaban anggaran Pemilukada Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi, paling lama 60 hari sesudah hari pemungutan suara putaran ke-2.
|
| |
| Rabu, 26 September 2012 |
| WAKIL WALIKOTA SUKABUMI DAPAT PENGHARGAAN DARMA BHAKTI PRAMUKA 2012 |
| Reporter : ENDANG SUMARDI |
| |
|
Wakil Walikota Sukabumi, Doktor H. Mulyono, M.M., selaku Wakil Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab) Gerakan Pramuka Kota Sukabumi, mendapat penghargaan Darma Bhakti Pramuka Tahun 2012. Adapun yang mendapat penghargaan tersebut, seluruhnya berjumlah 8 orang, yang terdiri dari Kepala Daerah lainnya di Jawa Barat, termasuk Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat, Insinyur H. Lex Laksamana Zaenal Lan, Dipl.H.E., yang telah berjasa dan berhasil melaksanakan pembinaan dan pengembangan kepramukaan di daerahnya masing-masing.
Penghargaan tersebut, disematkan Wakil Gubernur Jawa Barat, Dede Yusuf, selaku Ketua Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Provinsi Jawa Barat, sekaligus sebagai Inspektur Upacara Peringatan Ke-51 Hari Ulang Tahun (HUT) Gerakan Pramuka Tingkat Provinsi Jawa Barat, tepatnya pada tanggal 25 September 2012, bertempat di Lapangan Gasibu Kota Bandung.
Selain menyerahkan penghargaan Darma Bhakti Pramuka Tahun 2012, Wakil Gubernur Jawa Barat, juga menyerahkan penghargaan Melati Pramuka kepada 15 orang, yang terdiri dari Anggota Pramuka dan Tokoh Masyarakat, yang telah berjasa di bidang pembinaan kepramukaan di Jawa Barat. Dengan demikian, yang mendapat penghargaan pada Upacara Peringatan Ke-51 HUT Gerakan Pramuka Tingkat Provinsi Jawa Barat Tahun 2012 ini, seluruhnya berjumlah 23 orang.
Upacara Peringatan Ke-51 HUT Gerakan Pramuka Tingkat Provinsi Jawa Barat tersebut, diikuti sekitar 1000 orang Anggota Pramuka se Jawa Barat, serta dihadiri para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Tingkat Provinsi Jawa Barat, dan undangan lainnya.
Wakil Walikota Sukabumi, Doktor H. Mulyono, M.M., selaku Wakil Ketua Mabicab Gerakan Pramuka Kota Sukabumi mengatakan, pihaknya merasa bangga mendapat penghargaan tersebut. Dijelaskannya, penghargaan tersebut dipersembahkan bagi segenap lapisan warga masyarakat, khususnya anggota pramuka dan Pemerintah Kota Sukabumi. Karena keberhasilan dalam meraih penghargaan tersebut, merupakan keberhasilan semua pihak, yakni pemerintah dan warga masyarakat Kota Sukabumi, khususnya anggota Pramuka.
Wakil Walikota Sukabumi mengharapkan, dengan telah diraihnya penghargaan tersebut, dapat menjadi salah satu motivasi bagi semua pihak, baik bagi pemerintah maupun bagi warga masyarakat Kota Sukabumi, khususnya anggota Pramuka, untuk senantiasa bekerja dan berkarya yang terbaik, bagi pembinaan dan pengembangan kepramukaan di Kota Sukabumi. Ditandaskannya, pembinaan kepramukaan di Kota Sukabumi, harus senantiasa ditingkatkan dan dikembangkan. Karena melalui peningkatan dan pengembangan pembinaan kepramukaan, dapat menciptakan karakter calon-calon pemimpin, yang memiliki kemandirian dan berjiwa nasionalisme yang tinggi, terhadap bangsa dan negara.
|
| |
| Jumat, 27 Juli 2012 |
| WAKIL WALIKOTA BUKA GEBYAR RAMADHAN TAHUN 1433 HIJRIYAH |
| Reporter : ENDANG SUMARDI |
| |
|
Wakil Walikota Sukabumi, Doktor H. Mulyono, M.M., hari Jumat pagi, 27 Juli 2012, di Graha Qolbun Salim Kota Sukabumi, secara resmi membuka Gebyar Ramadhan Tahun 1433 Hijriyah. Acara yang berlangsung selama 8 hari, tepatnya dari tanggal 27 Juli 2012 sampai dengan 3 Agustus 2012 ini, diantaranya diisi dengan Tadarus AL-Quran, Musabaqoh Tilawatil Quran (MTQ), Lomba Hapalan AL-Quran, dan Lomba Pesantren Kilat antar SD dan MI, SMP dan MTs, serta SMA, SMK dan MA se Kota Sukabumi.
Hadir pada kesempatan tersebut, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Sukabumi, H. Deden Solehudin, S.Ag., M.M., Kepala Dinas Pendidikan Kota Sukabumi, Drs. Ayep Supriatna, M.M., Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Sukabumi, Drs. K.H. Khoirudin, M.M., Kepala Bagian Administrasi Kesra Setda Kota Sukabumi, Encep Mulyadi, S.IP., Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Sukabumi, Profesor Doktor K.H. Dedi Ismatullah Machdi, S.H., M.H., Ketua Badan Amil Zakat (BAZ) Kota Sukabumi, Drs. K.H. Muchtar Ubaedillah, para Kepala Sekolah, para Guru, para Ketua Osis, dan undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Wakil Walikota Sukabumi mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada semua pihak, khususnya kepada pihak Dinas Pendidikan Kota Sukabumi dan pihak Kantor Kementerian Agama Kota Sukabumi, yang telah berupaya optimal melaksanakan Gebyar Ramadhan Tingkat Kota Sukabumi Tahun 1433 Hijriyah ini. Karena kegiatan ini sangat positif dan besar manfaatnya, khususnya dalam meningkatkan keimanan dan ketaqwaan, serta pengetahuan, wawasan dan keterampilan dalam menulis dan membaca AL-Quran.
Selain itu, kegiatan ini sesuai dengan Visi Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi, yakni Dengan Iman dan Taqwa, Mewujudkan Pemerintahan yang Amanah Berparadigma Surgawi, Menuju Kota Sukabumi yang Cerdas, Sehat dan Sejahtera, baik lahir maupun batin, dilandasi nilai-nilai fhilosofis, Sidiq, Tabligh, Amanah, Fathonah.
|
| |
| Rabu, 4 Januari 2012 |
| WALIKOTA SUKABUMI SERAHKAN KH SANUSI AWARD TAHUN 2012 |
| Reporter : ENDANG SUMARDI |
| |
|
Walikota Sukabumi, H. Mokhamad Muslikh Abdussyukur, S.H., M.Si., menyerahkan K.H. Sanusi Award Tahun 2012, kepada salah seorang tokoh ulama Kota Sukabumi, K.H. Abdullah Mansyur. Selain itu, juga menyerahkan berbagai bantuan, piala dan piagam penghargaan, kepada para juara lomba. Berbagai bantuan, piala dan piagam penghargaan tersebut, diserahkan pada Upacara Peringatan Ke-66 Hari Amal Bhakti (HAB) Kementerian Agama RI Tingkat Kota Sukabumi Tahun 2012, bertempat di Halaman MAN 1 Kota Sukabumi, baru-baru ini.
Hadir pada kesempatan tersebut, Wakil Walikota Sukabumi, Kepala Setukpa Lemdikpol, Pimpinan dan Anggota DPRD, Unsur Pimpinan Daerah, Sekretaris Daerah Kota Sukabumi, Kepala Kementerian Agama Kota Sukabumi, para pejabat di Lingkungan Pemerintah Kota Sukabumi, para Kepala Madrasah, RA, TPA, TPQ, tokoh masyarakat, tokoh agama, para Ketua Organisasi Pemuda dan Wanita, serta undangan lainnya.
Dalam kesempatan tersebut, Walikota Sukabumi menyampaikan amanat Menteri Agama RI, diantaranya mengharapkan, agar Peringatan Ke-66 HAB Kementerian Agama ini, dijadikan momentum untuk memperteguh komitmen, khususnya dalam membangun Kementerian Agama yang bebas dari Korupsi, Kolusi dan Nepotisme atau KKN. Selain itu, seluruh pegawai di lingkungan Kementerian Agama, dari mulai tingkat pusat hingga daerah, agar bekerja secara optimal, sekaligus meningkatkan kualitas kinerja, supaya tidak tertinggal dan dapat sejajar dengan lembaga-lembaga pemerintahan lainnya.
Yang tidak kalah penting, juga dalam menjalankan tanggung jawab, seluruh pegawai di lingkungan Kementerian Agama, harus senantiasa mengedapankan jiwa profesional, serta harus bisa menciptakan suasana lingkungan kerja yang bersih, sehat dan nyaman, untuk mendukung kinerja. Sebab dalam era keterbukaan saat ini, kinerja seluruh lembaga pemerintahan banyak yang mengawasi. Untuk itu, seluruh pegawai di lingkungan Kementerian Agama, dalam setiap menjalankan tugas harus benar-benar menjadi pelayan warga masyarakat, serta bekerja secara akuntabel, cepat, jernih dan ikhlas, sesuai motto Kementerian Agama, yakni Ikhlas Beramal.
|
| |
| Kamis, 8 Desember 2011 |
| WALIKOTA SUKABUMI RAIH GATRA AWARD TAHUN 2011 |
| Reporter : ENDANG SUMARDI |
| |
|
Walikota Sukabumi, baru-baru ini meraih Gatra Award Tahun 2011, dalam bidang pendidikan dan kesehatan. Penghargaan tersebut, diserahkan Pemimpin Redaksi Majalah Gatra, Budiono Kartohadiprojo, kepada Walikota Sukabumi, H. Mokhamad Muslikh Abdussyukur, S.H., M.Si., beserta sejumlah Gubernur, Bupati dan Walikota lainnya, di Puri Agung Convention Hall, Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta, dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-17 Majalah Gatra.
Adapun para Gubernur, Bupati dan Walikota lainnya yang meraih penghargaan tersebut, terdiri dari Gubernur Sulawesi Utara, Gubernur Sulawesi Selatan, dan Gubernur Jawa Tengah. Selanjutnya Bupati Jombang, Bupati Bojonegoro, Bupati Sragen, Bupati Pacitan, Bupati Boalemo, Bupati Enrekang, Bupati Buleleng, Bupati Luwu Utara, Bupati Karanganyar, dan Bupati Kulon Progo. Kemudian Walikota Surakarta, Walikota Semarang, Walikota Banjar, Walikota Yogyakarta, Walikota Cimahi, Walikota Sawahlunto, Walikota Probolinggo, Walikota Mojokerto, dan Walikota Bogor.
Walikota Sukabumi, H. Mokhamad Muslikh Abdussyukur, S.H., M.Si. mengungkapkan, berhasilnya Kota Sukabumi meraih penghargaan tersebut, karena Kota Sukabumi dinilai memenuhi kriteria penilaian, khususnya dalam bidang pendidikan dan kesehatan. Selain itu, Pemerintah Kota Sukabumi juga senantiasa berupaya optimal melaksanakan berbagai bidang pembangunan, khususnya yang dapat mendongkrak terhadap peningkatan kesejahteraan warga masyarakat.
Sementara Ketua Panitia Penyelenggara Gatra Award Tahun 2011, Hendri Firzani menjelaskan, penghargaan yang diberikan kepada para Gubernur, Bupati dan Walikota tersebut, berdasarkan hasil riset, yang dilakukan oleh tim dari Kementerian Dalam Negeri RI, beserta tim dari Majalah Gatra. Maksud dan tujuannya, sebagai salah satu wujud nyarta apresiasi kepada para kepala daerah, yang berhasil memajukan daerahnya masing-masing, khususnya dalam meningkatkan kesejahteraan warga masyarakatnya, melalui pengentasan kemiskinan, perbaikan infrastruktur, pemenuhan energi listrik dan air bersih.
Dijelaskan pula, penghargaan tersebut diberikan kepada para kepala daerah, yang dinilai memenuhi kriteria penilaian, khususnya dalam memberikan perhatian secara optimal terhadap bidang pendidikan, kesehatan, lingkungan hidup dan pekerjaan umum. Selain itu, juga dalam bidang kelautan dan perikanan, pertanian, kehutanan, energi dan pariwisata.
Hadir dalam kesempatan tersebut, Menteri Dalam Negeri RI, Gamawan Fauzi, Ketua Mahkamah Konstitusi, Mahfud M.D., dan undangan lainnya.
|
| |
| Rabu, 30 November 2011 |
| SOSIALISASI SK WALIKOTA SUKABUMI TENTANG HET LPG 3 KG |
| Reporter : Ratna Nurseha/Tim Liputan |
| |
|
Sebagai tindak lanjut dari dilaksanakannya konversi minyak tanah ke gas LPG, Pemerintah Kota Sukabumi melalui Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi bekerja sama dengan Hiswana Migas Sukabumi menyosialisasikan SK Walikota Sukabumi nomor 201 tahun 2011 tentang Harga Eceran Tertinggi (HET) LPG tabung 3 kg untuk keperluan rumah tangga dan usaha mikro di Kota Sukabumi, Rabu, 30 Nopember 2011, bertempat di Buleng Resto, Jl. Siliwangi, Kota Sukabumi.
Sosialisasi ini dilaksanakan dengan tujuan melaksanakan pembinaan guna memelihara kerukunan dengan ditegakkannya budaya niaga yang tersusun dalam etika bisnis dan sebagai upaya menghindari terjadinya persaingan usaha tidak sehat sebagaimana diatur dalam Undang-Undang no. 5 tahun 1999 tentang larangan praktek monopoli dan persaingan usaha tidak sehat. HET (Harga Eceran Tertinggi) adalah sebagai Rule of the Game (aturan main) dalam mematuhi kesepakatan bersama dan untuk menjamin kelangsungan usaha yang sehat.
Walikota Sukabumi, H. Mokh. Muslikh Abdussyukur, SH., M.Si., dalam kesempatan tersebut berkenan membuka sekaligus berdialog dengan para peserta sosialisasi. Dalam sambutannya Walikota mengatakan, bahwa diterbitkannya SK ini adalah sebagai salah satu bentuk pelayanan kepada masyarakat dalam rangka mempercepat pencapaian visi dan misi Kota Sukabumi yakni Kota Sukabumi sehat, cerdas dan sejahtera. Hal ini harus dicapai dengan adanya sinergitas dari berbagai stakeholders dengan memberikan pelayanan prima kepada masyarakat.
"Penetapan HET ini mempunyai dua pendekatan. Yang pertama adalah pendekatan perlindungan dan keamanan bagi masyarakat pengguna LPG dan yang kedua adalah pendekatan kesejahteraan baik pada tingkat distributor, agen, pangkalan, maupun pada tingkat masyarakat sebagai end user," kata Walikota.
Meskipun kebijakan konversi minyak tanah ke LPG adalah wewenang pusat, namun sudah menjadi kewajiban pemerintah daerah untuk melindungi masyarakat pengguna LPG dari hal-hal yang tidak diinginkan, seperti meledaknya tabung gas, kelangkaan LPG atau melonjaknya harga LPG di masyarakat karena pemdalah yang bersentuhan langsung dengan kehidupan masyarakat. Maka, diterbitkannya SK tentang HET ini sedapat mungkin dapat memberikan perlindungan dan membawa daya ungkit bagi tingkat kesejahteraan dan keamanan mulai tingkat agen hingga pada tingkat masyarakat sebagai pengguna.
Disisi lain, pemerintah juga mendorong pihak perbankan untuk memberikan kemudahan bagi kredit usaha mikro melalui KUR (Kredit Usaha Rakyat), dalam bentuk pemberian modal bagi para pemilik agen dan pangkalan LPG untuk mengembangkan usahanya sehingga ada multiflier effect dengan bertambahnya lapangan kerja, dan dapat mengurangi jumlah pengangguran.
Dalam SK tersebut disebutkan bahwa harga jual eceran LPG tabung 3 kg untuk keperluan rumah tangga dan usaha mikro pada titik serah AGEN, termasuk Pajak Pertambahan Nilai dan margin agen adalah sebesar Rp. 12.750,00 (dua belas ribu tujuh ratus lima puluh rupiah), untuk daerah dengan radius maksimum 60 km dari SPBE/filling station. Kemudian, harga jual eceran LPG tabung 3 kg pada titik serah PANGKALAN, adalah sebesar Rp. 13.650,00 (tiga belas ribu enam ratus lima puluh rupiah) untuk daerah dengan radius maksimum 60 km dari SPBE/filling station. |
| |
| Jumat, 25 November 2011 |
| WALIKOTA SUKABUMI AMBIL SUMPAH 519 ORANG CPNS MENJADI PNS |
| Reporter : ENDANG SUMARDI |
| |
|
Walikota Sukabumi, H. Mokhamad Muslikh Abdussyukur, S.H., M.Si., hari Jumat, 25 Nopember 2011, bertempat di Halaman Apel Setda Kota Sukabumi, secara resmi mengambil sumpah sekaligus melantik 519 orang Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) formasi tahun 2009, menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Lingkungan Pemerintah Kota Sukabumi.
Dalam sambutannya, Walikota Sukabumi mengharapkan, seluruh CPNS yang diambil sumpah dan dilantik menjadi PNS tersebut, harus memahami dan melaksanakan peran utama PNS, sebagai aparatur dan administratur negara, sekaligus sebagai penggerak roda birokrasi. Selain itu, juga harus memahami dan melaksanakan tiga peran utama PNS. Antara lain, Pertama sebagai Abdi Negara, memiliki tugas dan kewajiban untuk ikut melaksanakan kehidupan bernegara, sesuai dengan amanat konstitusi dan seluruh peraturan hukum yang berlaku. Kedua sebagai Abdi Masyarakat, harus senantiasa memberikan pelayanan publik yang terbaik kepada seluruh warga masyarakat tanpa diskriminasi. Ketiga sebagai Abdi Pemerintah, harus senantiasa memberikan dukungan terhadap tugas keseharian pemerintahan, yang dilakukan oleh segenap jajaran pemerintah, dari pusat ke daerah di seluruh pelosok tanah air.
Dikatakannya, untuk menunjang kelancaran dan keberhasilan dalam melaksanakan ketiga peran utama tersebut, seluruh PNS harus memiliki kemampuan, pengetahuan dan wawasan yang mumpuni. Untuk itu, sebelum disumpah dan dilantik menjadi PNS, harus lulus menjalani masa percobaan selama 1 tahun, dengan status CPNS. Disamping itu, juga harus lulus mengikuti Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Prajabatan dan lulus tes kesehatan.
Yang tidak kalah penting, menurut Walikota Sukabumi, seluruh PNS di Lingkungan Pemerintah Kota Sukabumi, juga harus memahami sekaligus merealisasikan Visi Pembangunan Kota Sukabumi, yakni Terwujudnya Kota Sukabumi, Sebagai Pusat Pelayanan Berkualitas Bidang Pendidikan, Kesehatan dan Perdagangan di Jawa Barat, Berlandaskan Iman dan Taqwa; serta Visi Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi, yakni Dengan Iman dan Taqwa Mewujudkan Pemerintahan yang Amanah Berparadigma Surgawi, Menuju Kota Sukabumi yang Cerdas, Sehat dan Sejahtera, baik lahir maupun batin, dilandasi nilai-nilai fhilosofis, Sidiq, Tabligh, Amanah, Fathonah.
Hadir dalam kesempatan tersebut, Wakil Walikota Sukabumi, Pimpinan DPRD, unsur Muspida, Sekretaris Daerah Kota Sukabumi, para Asisten dan Staf Ahli, para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), para Camat dan Lurah, serta para pegawai lainnya di Lingkungan Setda Kota Sukabumi.
|
| |
| Senin, 14 November 2011 |
| PENJELASAN WALIKOTA TENTANG APBD KOTA SUKABUMI TAHUN ANGGARAN 2012 |
| Reporter : ENDANG SUMARDI |
| |
|
DPRD Kota Sukabumi, menyelenggarakan Rapat Paripurna, dengan acara Penjelasan Walikota Sukabumi, terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kota Sukabumi, Tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Sukabumi Tahun Anggaran 2012. Rapat Peripurna yang berlangsung hari Sabtu, 12 Nopember 2011, di Ruangan Rapat Paripurna DPRD setempat ini, dipimpin oleh Ketua DPRD Kota Sukabumi, Aep Saepurahman, S.E.
Adapun susunan acara rapat tersebut, antara lain pembukaan, yang terdiri dari pengesahan kuorum, pengesahan acara, dan kata-kata pengantar oleh pimpinan rapat. Selanjutnya pokok-pokok kegiatan, yakni Penjelasan Walikota Sukabumi, terhadap Raperda Kota Sukabumi, Tentang APBD Kota Sukabumi Tahun Anggaran 2012, serta Kata-Kata Penutupan oleh Pimpinan Rapat.
Pada kesempatan tersebut, Ketua DPRD Kota Sukabumi menandaskan, berdasarkan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 22 Tahun 2011, Tentang Pedoman Penyusunan APBD Tahun Anggaran 2012, telah dijelaskan, bahwa keberhasilan dalam pencapaian prioritas pembangunan secara nasional, sangat bergantung pada sinergitas kebijakan, yakni antara Pemerintah Provinsi dengan Pemerintah, serta antar Pemerintah Kabupaten dan Kota dengan Pemerintah dan Pemerintah Provinsi, diwujudkan dalam bentuk program dan kegiatan, yang diorientasikan pada pencapaian strategi pembangunan yang pro-growth, pro-job, pro-poor, dan pro-environment.
Oleh karenanya, masalah yang sangat prioritas dalam proses penyusunan dan penetapan APBD Tahun Anggaran 2012 ini, yakni harus mampu memperlihatkan perbaikan anggaran. Selain itu, proses penyusunan APBD ini, juga harus dilakukan secara transparan, untuk memudahkan masyarakat dalam mengetahui dan mendapatkan akses informasi yang seluas-luasnya tentang APBD. Demikian pula di sektor publik, pencapaian anggaran harus berbasis prestasi kerja, serta memiliki alat pengendali kinerja dan evaluasi, untuk menghindari duplikasi dalam penyusunan rencana kerja, sehingga mampu mendukung terwujudnya APBD yang realistis, sehat dan berkesinambungan, serta mampu mencapai peningkatan sumber keuangan daerah yang lebih baik lagi, sebagai dasar permodalan pelaksanaan pembangunan di daerah.
Hadir dalam kesempatan tersebut, Wakil Walikota Sukabumi, Kepala Setukpa Lemdikpol Sukabumi, unsur Muspida, para pejabat TNI, Polri dan Sipil, para Alim Ulama, para sesepuh dan tokoh masyarakat, para Pimpinan Organisasi Sosial, Organisasi Politik, Organisasi Kemasyarakatan, Pemuda dan Mahasiswa, serta Insan Pers dan undangan lainnya.
|
| |
| Minggu, 13 November 2011 |
| WALIKOTA SUKABUMI BUKA PAMERAN DAN BAZAAR PEMBANGUNAN |
| Reporter : ENDANG SUMARDI |
| |
|
Walikota Sukabumi, H. Mokhamad Muslikh Abdussyukur, S.H., M.Si., hari Minggu pagi, 13 Nopember 2011, bertempat di Lapangan Merdeka Kota Sukabumi, secara resmi membuka pameran dan bazaar pembangunan, serta bhakti sosial dan pagelaran seni unggulan se Wilayah Bogor. Selain itu, Walikota Sukabumi juga membuka secara resmi Pasanggiri Kaulinan Urang Lembur Tingkat Kota Sukabumi Tahun 2011, ditandai dengan pemukulan kendang.
Dalam sambutannya Walikota Sukabumi menjelaskan, dilaksanakannya pameran dan bazaar pembangunan, serta bhakti sosial dan pagelaran seni unggulan se Wilayah Bogor ini, dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-66 Provinsi Jawa Barat, yang jatuh pada tanggal 19 Agustus 2011.
Sedangkan dilaksanakannya Pasanggiri Kaulinan Urang Lembur Tingkat Kota Sukabumi Tahun 2011 ini, dalam rangka memeriahkan HUT Ke-40 Korpri Tingkat Kota Sukabumi, yang jatuh pada tanggal 29 Nopember 2011.
Ditandaskannya, warga masyarakat Kota Sukabumi, senantiasa konsisten mendukung sekaligus merealisasikan dan mewujudkan berbagai program yang digulirkan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat, termasuk visi dan misi Jawa Barat, yakni Jawa Barat Dengan Iman dan Taqwa, Sebagai Provinsi Termaju di Indonesia dan Mitra Terdepan Ibu Kota Negara.
Sementara Kepala Badan Koordinasi Pemerintahan dan Pembangunan (BKPP) Wilayah Bogor, H. Wawan Sofwan, M.Si. menjelaskan, peringatan HUT Ke-66 Provinsi Jawa Barat ini, merupakan yang pertama kali dilaksanakan, sejak didirikannya tanggal 19 Agustus 1945.
Pada kesempatan tersebut, Kepala BKPP Wilayah Bogor, secara simbolis menyerahkan 3 ribu bibit pohon kepada 6 daerah kota dan kabupaten se Wilayah Bogor, serta bantuan dana sosial kepada 7 Panti se Wilayah Bogor, total 35 juta rupiah.
Dalam pada itu, Ketua Panitia Penyelenggara, H. Asep Sofian, S.E., M.Si., dalam kesempatan tersebut menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung dan membantu, baik berupa moril maupun materil, sehingga peringatan HUT Ke-66 Provinsi Jawa Barat ini, dapat dilaksanakan dengan baik, lancar, aman dan tertib, serta gebyar dan meriah.
|
| |
| Kamis, 27 Oktober 2011 |
| WAKIL WALIKOTA UCAPKAN TERIMA KASIH KEPADA ANGGOTA DPRD |
| Reporter : ENDANG SUMARDI |
| |
|
Wakil Walikota Sukabumi, Doktor H. Mulyono, M.M., atas nama pemerintah dan warga masyarakat Kota Sukabumi, mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya, kepada segenap Anggota DPRD Kota Sukabumi, khususnya kepada para Ketua dan Anggota Panitia Khusus (Pansus) DPRD Kota Sukabumi, yang telah mendedikasikan waktu, tenaga dan pikirannya, untuk merampungkan pembahasan 9 Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kota Sukabumi, menjadi keputusan yang definitif.
Adapun ke-9 Raperda Kota Sukabumi tersebut, terdiri dari Retribusi Pelayanan Kesehatan Kelas III di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) R. Syamsudin, S.H. Kota Sukabumi, Retribusi Pelayanan Kesehatan pada Dinas Kesehatan Kota Sukabumi, Retribusi Pelayanan Pasar, Retribusi Pelayanan Persampahan dan Kebersihan, Retribusi Pelayanan Pemakaman, Retribusi Rumah Potong Hewan (RPH), Retribusi Penggantian Biaya Cetak Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan Akta Catatan Sipil, Perubahan Atas Peraturan Daerah (Perda) Kota Sukabumi Nomor 4 Tahun 2009 Tentang Penyelenggaraan Administrasi Kependudukan, dan Pengelolaan Sampah.
Dikatakannya, dari ke-9 Raperda tersebut, diantaranya 7 Raperda disusun dalam rangka pelaksanaan Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2009 Tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah, serta optimalisasi penerimaan retribusi daerah dan tertib administrasi dalam pemungutannya.
Dikatakan pula, beberapa Raperda tersebut, terbagi menjadi beberapa golongan, sebagaimana diatur dalam Pasal 110 dan Pasal 127 Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2009 Tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah. Antara lain, Golongan Jasa Umum terdiri dari Retribusi Pelayanan Kesehatan Kelas III di RSUD R. Syamsudin, S.H. Kota Sukabumi, Retribusi Pelayanan Kesehatan pada Dinas Kesehatan Kota Sukabumi, Retribusi Pelayanan Persampahan dan Kebersihan, Retribusi Penggantian Biaya Cetak KTP dan Akta Catatan Sipil, Retribusi Pelayanan Pemakaman, dan Retribusi Pelayanan Pasar. Selanjutnya Golongan Jasa Usaha, yakni Retribusi RPH.
Sedangkan 2 Raperda Tentang Pengelolaan Sampah dan Perubahan Atas Perda Kota Sukabumi Nomor 4 Tahun 2009 Tentang Penyelenggaraan Administrasi Kependudukan, menurut Wakil Walikota Sukabumi, bukan merupakan pelaksanaan dari Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2009 Tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah.
|
| |
| Rabu, 26 Oktober 2011 |
| WAKIL WALIKOTA SUKABUMI TUTUP EXECUTIVE SINGING CONTEST TAHUN 2011 |
| Reporter : ENDANG SUMARDI |
| |
|
Wakil Walikota Sukabumi, Doktor H. Mulyono, M.M., hari Rabu malam, 26 Oktober 2011, bertempat di Gedung Juang 45 Kota Sukabumi, secara resmi menutup Executive Singing Contest Tahun 2011, yang dilaksanakan oleh Radio Siaran Pemerintah Daerah (RSPD) FM Kota Sukabumi, dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-42 RSPD FM Kota Sukabumi, yang jatuh pada tanggal 11 September 2011, bertepatan dengan peringatan Hari Radio Nasional.
Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, tepatnya dari tanggal 25 sampai dengan 26 Oktober 2011 ini, diikuti oleh 75 peserta, yang terdiri dari para Executive serta para karyawan dan karyawati lainnya, di wilayah Kota Sukabumi.
Acara penutupan Executive Singing Contest ini, dimeriahkan oleh sejumlah Bintang Tamu, diantaranya Firman dengan hitnya kehilangan, serta Taj Mahal Band, Naluri Band, dan Rubato Band. Bahkan Wakil Walikota Sukabumi pun, berkesempatan melantunkan lagu, dengan suara dan penampilan khasnya, sebagai kado untuk RSPD FM Kota Sukabumi, yang tengah merayakan ulang tahun ke-42.
Dalam kesempatan tersebut, Wakil Walikota Sukabumi, didampingi Sekretaris Daerah Kota Sukabumi, Ketua Tim Penggerak PKK Kota Sukabumi, dan Ketua Penyelenggara, melakukan pemotongan tumpeng HUT Ke-42 RSPD FM Kota Sukabumi.
Selain itu, Wakil Walikota Sukabumi, juga menyerahkan trophy dan piagam penghargaan, serta hadiah menarik lainnya, seperti Tiket Jakarta-Bali Pergi-Pulang, Pesawat Televisi, blackberry dan uang pembinaan, kepada para juara Executive Singing Contest, baik kepada para juara katagori Executive maupun kepada para juara katagori umum, dan kepada juara favorit.
Selanjutnya, menyerahkan trophy dan piagam penghargaan serta uang pembinaan kepada para juara Lomba Membaca Berita Berbahasa Inggeris atau English News Presenter Contest, antar pelajar SMA dan SMK se Kota Sukabumi Tahun 2011, yang dilaksanakan oleh RSPD FM Kota Sukabumi selama dua hari, tepatnya dari tanggal 17 sampai 18 Oktober 2011, bertempat di Studio 3 dan Studio 1 RSPD FM Kota Sukabumi, Jalan Perintis Kemerdekaan Nomor 11, Lantai 2 Gedung Pemuda Kota Sukabumi.
Adapun juara pertama Executive Singing Contest Tahun 2011, untuk katagori Executive, Benny Mustari, juara kedua, Feron, dan juara ketiga, Nicke Siti Rahayu. Sedangkan juara pertama untuk katagori umum, Istinoviya, juara kedua Iqbal, dan juara ketiga, Aki Riyadi. Sementara juara favorit berdasarkan pilihan para penonton melalui folling SMS, diraih oleh H. Helmi Sutikno.
Selanjutnya juara pertama Lomba Membaca Berita Berbahasa Inggeris atau English News Presenter Contest Tahun 2011, yakni Pelajar SMA Negeri 3 Kota Sukabumi, Nadya Sivalia Eurika, juara kedua Pelajar SMK Pasim Kota Sukabumi, Rizki Tahir, juara ketiga Pelajar SMA Negeri 1 Kota Sukabumi, Anggara Brajamusti, dan juara favorit Pelajar SMA Negeri 2 Kota Sukabumi, Amadis Bambang Soediyo.
|
| |
| Selasa, 18 Oktober 2011 |
| WAKIL WALIKOTA LEPAS JAMAAH CALON HAJI TAHUN 1432 HIJRIYAH |
| Reporter : ENDANG SUMARDI |
| |
|
Wakil Walikota Sukabumi, Doktor H. Mulyono, M.M., hari Selasa sore, 18 Oktober 2011, bertempat di Gedung Juang 45 Kota Sukabumi, secara resmi melepas keberangkatan Jamaah Calon Haji Kota Sukabumi Tahun 1432 Hijriyah, menuju Asrama Haji Pondok Gede Bekasi. Hadir dalam kesempatan tersebut, Pimpinan dan Anggota DPRD, unsur Muspida, para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), para Camat dan Lurah, Keluarga Jamaah Calon Haji, dan undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Wakil Walikota Sukabumi mengharapkan kepada Jamaah Calon Haji Kota Sukabumi, agar senantiasa berupaya optimal menjaga kesehatan dan keselamatan, termasuk keamanan dan ketertiban, serta keimanan dan ketaqwaan, supaya dapat melakasanakan ibadah haji dengan baik dan benar, disertai kesungguhan, kekhusyuan dan keikhlasan. Untuk itu, Wakil Walikota Sukabumi, atas nama pribadi, pemerintah dan warga masyarakat Kota Sukabumi turut berdoa, agar Jamaah Calon Haji Kota Sukabumi ini, senantiasa diberi kesehatan dan keselamatan, keimanan dan ketaqwaan, serta dapat melaksanakan ibadah haji dengan baik dan benar.
Selain itu, Wakil Walikota Sukabumi mengharapkan kepada Jamaah Calon Haji Kota Sukabumi, agar di Tanah Suci Mekah AL-Mukaromah, dapat mendoakan warga masyarakat dan Pemerintah Kota Sukabumi, supaya warga masyarakat dan Pemerintah Kota Sukabumi ini, menjadi warga masyarakat dan pemerintah yang penuh dengan barokah. Diharapkan pula, Jamaah Calon Haji Kota Sukabumi ini, dapat kembali ke Kota Sukabumi dengan sehat dan selamat, serta dapat menjadi haji yang makbul dan mabrur, sesuai dengan harapan semua pihak.
Sementara Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Sukabumi, Drs. K.H. Khoirudin, M.M.--- menjelaskan, Jamaah Calon Haji Kota Sukabumi ini, menurut rencana akan diterima di Asrama Haji Pondok Gede Bekasi, pada hari Selasa malam, tanggal 18 Oktober 2011, pukul 22.00 WIB. Sementara jadual keberangkatan dari Asrama Haji Pondok Gede Bekasi ke Bandara Soekarno-Hatta, menurut rencana pada hari Rabu sore, tanggal 19 Oktober 2011, pukul 15.00 WIB. Sedangkan jadual keberangkatan dari Bandara Soekarno-Hatta ke Tanah Suci Mekah, menurut rencana pada hari Rabu malam, tanggal 19 Oktober 2011, pukul 19.00 WIB, menggunakan pesawat Nomor SV-5311, Kelompok Terbang atau Kloter 46, Gelombang I, bergabung dengan Jamaah Calon Haji Kabupaten Karawang.
Menyinggung Jamaah Calon Haji Kota Sukabumi yang berangkat ke tanah suci tahun ini, menurut Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Sukabumi, seluruhnya berjumlah 242 orang, yang terdiri dari 107 orang pria dan 136 orang wanita. Dikatakannya, jumlah Jamaah Calon Haji terserbut, berasal dari Kecamatan Gunungpuyuh sebanyak 34 orang, Kecamatan Cikole 59 orang, Kecamatan Citamiang 47 orang, Kecamatan Warudoyong 34 orang, Kecamatan Baros 11 orang, Kecamatan Cibeureum 33 orang, dan dari Kecamatan Lembursitu 24 orang.
|
| |
| Senin, 17 Oktober 2011 |
| WALIKOTA SUKABUMI CALON PENERIMA WEST JAVA VOLLEY BALL AWARD 2012 |
| Reporter : ENDANG SUMARDI |
| |
|
Ketua Pengurus Daerah (Pengda) Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) Jawa Barat, M. Qudrat Iswara mengatakan, bahwa Walikota Sukabumi, H. Mokhamad Muslikh Abdussyukur, S.H., M.Si., terpilih sebagai nominator pertama, calon penerima West Java Volley Ball Award Tahun 2012, yang akan diberikan oleh Pengda PBVSI Jawa Barat, pada bulan Januari 2012 mendatang.
Hal tersebut disampaikan Ketua Pengda PBVSI Jawa Barat, saat memberikan sambutan pada acara penutupan Kejuaraan Daerah (Kejurda) Voli Pasir Junior se Jawa Barat Tahun 2011, di Gelanggang Olah Raga (Gelora) Pejuang Abdussyukur, Kelurahan Cisarua, Kecamatan Cikole, Kota Sukabumi, baru-baru ini.
Adapun yang menjadi alasan dan pertimbangan Pengda PBVSI Jawa Barat akan memberikan penghargaan tersebut, karena Walikota Sukabumi sangat peduli dan menaruh perhatian yang tinggi, terhadap peningkatan dan pengembangan olahraga Bola Voli di Kota Sukabumi.
Dikatakannya, penghargaan tersebut diberikan setiap tahun oleh Pengda PBVSI Jawa Barat, kepada berbagai pihak dan daerah di Jawa Barat, yang peduli terhadap peningkatan dan pengembangan olahraga Bola Voli di Jawa Barat. Dikatakan pula, penyelenggaraan Kejurda Voli Pasir Junior se Jawa Barat Tahun 2011, yang dilaksanakan di Gelora Pejuang Abdussyukur, Kelurahan Cisarua, Kecamatan Cikole, Kota Sukabumi ini, sangat sukses serta berjalan lancar, aman dan tertib.
Ketua Pengda PBVSI Jawa Barat menandaskan, kendati Kota Sukabumi jauh dari pesisir pantai, namun atas kerja keras Pemerintah Kota Sukabumi dan dinas-instansi terkait lainnya, pembangunan Gelora Voli Pasir ini dapat diwujudkan dengan baik, sesuai dengan harapan semua pihak. Hal tersebut menjadi salah satu penilaian dan pertimbangan Pengda PBVSI Jawa Barat, sekaligus memasukan nama Walikota Sukabumi, dalam daftar nominator calon penerima penghargaan tersebut.
Sementara Walikota Sukabumi, H. Mokhamad Muslikh Abdussyukur, S.H., M.Si., dalam kesempatannya merasa terharu dan bersyukur, sekaligus mengucapkan terima kasih kepada Pengda PBVSI Jawa Barat, yang telah memberikan perhatian dan apresiasi yang tinggi terhadap penyelenggaraan Kejurda Voli Pasir Junior se Jawa Barat Tahun 2011, yang dilaksanakan di Gelora Pejuang Abdussyukur, Kelurahan Cisarua, Kecamatan Cikole, Kota Sukabumi ini, sekaligus memasukan nama Walikota Sukabumi, sebagai nominator pertama, calon penerima West Java Volley Ball Award Tahun 2012.
|
| |
| Jumat, 14 Oktober 2011 |
| WALIKOTA SUKABUMI LANTIK 26 PEJABAT ESELON II, III DAN IV |
| Reporter : ENDANG SUMARDI |
| |
|
Walikota Sukabumi, H. Mokhamad Muslikh Abdussyukur, S.H., M.Si., hari Jumat, 14 Oktober 2011, bertempat di Gedung Juang 45 Kota Sukabumi, secara resmi melantik dan mengambil sumpah 26 pejabat eselon II, III dan IV, di Lingkungan Pemerintah Kota Sukabumi.
Adapun ke-26 pejabat tersebut, diantaranya Asisten Administrasi Setda Kota Sukabumi, Drs, Yoyo Subagio, M.Si., Staf Ahli Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan Kota Sukabumi, Drs. H. Saleh Makbullah, M.Si., Kepala Dinas Sosial/ Tenaga Kerja dan Penanggulangan Bencana (Dinsostek PB) Kota Sukabumi/ Adang Taufik, S.H., M.Si., Kepala Bagian Administrasi Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Sukabumi, Encep Mulyadi, S.IP., Sekretaris Badan Pemberdayaan Masyarakat, Perempuan dan Keluarga Berencana (BPMPKB) Kota Sukabumi, Asep Sudrajat, S.H., M.M., Kepala Kantor Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu (KPMPT) Kota Sukabumi, Rudi Juhayat, S.H., serta Kepala Bagian Hukum Setda Kota Sukabumi, Een Rukmini, S.H.
Selanjutnya Kepala Bidang Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Sukabumi, Doktor Hajah Wiwin Winarni, M.M.Pd., Kepala Bidang Mutasi BKD Kota Sukabumi, Drs. H. Iing Abdullatief, Kepala Bidang Penagihan dan Penyuluhan Dinas Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPPKAD) Kota Sukabumi, Yudi Yustiawan, S.T., M.T., Kepala Bidang Akutansi dan Pelaporan DPPKAD Kota Sukabumi, Yayat Hidayat, S.E., M.S.E., Kepala Bidang Sosial Budaya Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Sukabumi, Susiyana, S.IP., M.T., Kepala Bidang Pemberdayaan Perempuan BPMPKB Kota Sukabumi, Dra. Nuning Sri Utami, Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Sukabumi, Tatang Sutisna, S.T., serta Kepala Bidang Pemakaman dan Penerangan Jalan Umum (PJU) Dinas Pengelolaan Persampahan, Pertamanan dan Pemakaman (DP-4) Kota Sukabumi, Ence Wahyuddin, Sm.Hk.
Hadir dalam kesempatan tersebut, Pimpinan dan Anggota DPRD, Wakil Walikota Sukabumi, Doktor H. Mulyono, M.M., unsur Muspida, Sekretaris Daerah Kota Sukabumi, H. Mohamad Muraz, S.H., M.M., para Asisten, para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Staf Ahli di Lingkungan Pemerintah Kota Sukabumi, para Pimpinan Organisasi Wanita, Pemuda dan Sosial, serta Insan Pers dan undangan lainnya.
|
| |
| Kamis, 13 Oktober 2011 |
| WALIKOTA UCAPKAN SELAMAT KEPADA KETUA STH PASUNDAN TAHUN 2011-2015 |
| Reporter : ENDANG SUMARDI |
| |
|
Walikota Sukabumi, H. Mokhamad Muslikh Abdussyukur, S.H., M.Si., atas nama pribadi dan Pemerintah Kota Sukabumi, mengucapkan selamat kepada Ketua Sekolah Tinggi Hukum (STH) Pasundan Sukabumi, masa bhakti tahun 2011-2015, Nicke Siti Rahayu, S.H., M.H., yang telah secara resmi diambil sumpah dan dilantik, oleh Ketua Yayasan Pendidikan Tinggi (Dikti) Pasundan, Drs. H. Makbul Mansyur, M.Si., hari Kamis, 13 Oktober 2011, bertempat di Gedung Juang 45 Kota Sukabumi, menggantikan Ketua STH Pasundan Sukabumi masa bhakti tahun 2007-2011, Mohamad Amri Yasman, S.H., M.Pd.
Selain itu, Walikota Sukabumi, juga mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya, kepada Ketua STH Pasundan Sukabumi masa bhakti tahun 2007-2011, yang telah mengabdikan diri dalam dunia pendidikan tinggi, khususnya pendidikan hukum dengan baik, sesuai dengan Visi Pembangunan Kota Sukabumi, yakni Terwujudnya Kota Sukabumi, Sebagai Pusat Pelayanan Berkualitas Bidang Pendidikan, Kesehatan dan Perdagangan di Jawa Barat, Berlandaskan Iman dan Taqwa; serta Visi Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi, yakni Dengan iman dan taqwa, mewujudkan pemerintahan yang amanah berparadigma surgawi, menuju Kota Sukabumi yang cerdas, sehat dan sejahtera, baik lahir maupun batin, dilandasi nilai-nilai fhilosofis, Shidiq, Tabligh, Amanah, Fathonah.
Walikota Sukabumi mengharapkan, peristiwa monumental ini, senantiasa mendapat ridho dan maghfiroh dari Allah Taalla, sehingga amanah yang diberikan kepada Ketua STH Pasundan Sukabumi masa bhakti tahun 2011-2015 ini, dapat ditunaikan dengan sebaik-baiknya.
Dikatakannya, sebagaimana dimaklumi bersama, bahwa pergantian kepimpinan di suatu lembaga, baik dalam lingkup pemerintahan maupun swasta, merupakan hal yang lumrah, sebagai bagian penting dari dinamika organisasi. Karena sebagai sebuah organisasi yang baik, yakni organisasi yang siap melakukan perubahan, untuk senantiasa beradaptasi dengan berbagai dinamika dan perkembangan jaman, termasuk dalam upaya menjadikan seluruh staf sebagai subyek, yang masing-masing memiliki peranan penting dalam memajukan organisasi.
Dikatakan pula, dalam konteks pemahaman tersebut, maka pergantian kepemimpinan di Lingkungan STH Pasundan Sukabumi ini, bukanlah hal yang luar biasa, apalagi bernuansa di luar konteks peningkatan dan pengembangan organisasi.
|
| |
| Rabu, 5 Oktober 2011 |
| WALIKOTA SUKABUMI SERAHKAN BSPS KEPADA 150 ORANG |
| Reporter : ENDANG SUMARDI |
| |
|
Walikota Sukabumi, H. Mokhamad Muslikh Abdussyukur, S.H., M.Si., hari Selasa, 4 Oktober 2011, bertempat di Operation Room Setda Kota Sukabumi, menyerahkan Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS), termasuk bantuan prasarana, sarana dan utilitas tahun 2011, kepada 150 orang warga masyarakat Kota Sukabumi, dari 33 kelurahan dan 7 kecamatan se Kota Sukabumi. Bantuan sebesar 1 milyar 425 ribu rupiah tersebut, berasal dari Kementerian Perumahan Rakyat RI.
Hadir dalam kesempatan tersebut, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Sukabumi, H. Deden Solehudin, S.Ag., M.M., Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Sukabumi, Doktor H.M.N. Hanafie Zain, M.Si., para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lainnya di Lingkungan Pemerintah Kota Sukabumi, serta para Camat dan Lurah se Kota Sukabumi.
Dalam kesempatannya, Walikota Sukabumi mengharapkan, bantuan yang diterima oleh warga masyarakat tersebut, agar digunakan dengan sebaik-baiknya, untuk memperbaiki dan membangun rumah. Berkaitan dengan hal tersebut, Walikota Sukabumi meminta kepada pihak konsultan dan Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) yang ada di setiap kelurahan, agar mengawasi penggunaan bantuan tersebut, supaya sesuai dengan program dan harapan semua pihak. Selain itu, seluruh konsultan dan KSM yang ada di setiap kelurahan, agar menggerakan warga masyarakat, untuk berpartisipasi aktif, dalam pelaksanaan perbaikan dan pembangunan rumah warga masyarakat tersebut. Karena bantuan yang diterima oleh warga masyarakat tersebut, nilainya tidak terlalu besar.
Disamping itu, segenap warga masyarakat yang mendapat bantuan tersebut, agar pada saat akan melaksanakan perbaikan atau membangun rumahnya, perencanaan dan programnya harus benar-benar matang, supaya bantuan yang diterima tersebut, manfaatnya benar-benar dapat dirasakan.
Dalam pada itu, Kepala Bappeda Kota Sukabumi, Doktor H.M.N. Hanafie Zain, M.Si. menjelaskan, ke-150 orang warga masyarakat yang mendapat bantuan tersebut, terdiri dari Pembangunan Baru (PB) sebanyak 75 orang, masing-masing mendapat bantuan sebesar 10 juta rupiah, total 750 juta rupiah, dan Peningkatan Kualitas (PK) sebanyak 75 orang, masing-masing mendapat bantuan sebesar 5 juta rupiah, total 375 juta rupiah, serta bantuan prasarana, sarana dan utilitas sebesar 300 juta rupiah. Selain itu, juga diberikan bantuan dana operasional LKM dan LKNB sebesar 39 juta rupiah, dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Sukabumi.
|
| |
| Jumat, 30 September 2011 |
| JAWABAN WALIKOTA SUKABUMI TERHADAP 10 RAPERDA KOTA SUKABUMI |
| Reporter : ENDANG SUMARDI |
| |
|
DPRD Kota Sukabumi, menyelenggarakan Rapat Paripurna, dengan acara Jawaban Walikota Sukabumi, atas Pemandangan Umum Fraksi terhadap 10 Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kota Sukabumi. Rapat Paripurna yang dipimpin oleh Wakil Ketua DPRD Kota Sukabumi, Jona Arizona, S.IP. ini, berlangsung hari Jumat, 30 September 2011, di Ruangan Rapat Paripurna DPRD setempat.
Adapun susunan Rapat Paripurna DPRD tersebut, yakni Pembukaan, yang terdiri dari Pengesahan Kuorum, Pengesahan Acara, dan Kata-Kata Pengantar oleh Pimpinan Rapat. Kemudian Pokok-Pokok Kegiatan, yakni Jawaban Walikota Sukabumi, atas Pemandangan Umum Fraksi, terhadap 10 Raperda Kota Sukabumi, serta Kata-Kata Penutupan oleh Pimpinan Rapat.
Sedangkan ke-10 Raperda Kota Sukabumi tersebut, terdiri dari Retribusi Pelayanan Kesehatan Kelas III di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) R. Syamsudin, S.H. Kota Sukabumi, Retribusi Pelayanan Kesehatan pada Dinas Kesehatan Kota Sukabumi, Retribusi Pelayanan Pasar, Retribusi Pelayanan Persampahan dan Kebersihan, serta Retribusi Pelayanan Pemakaman.
Selanjutnya Retribusi Rumah Potong Hewan, Retribusi Penggantian Biaya Cetak Pendaftaran dan Akta Catatan Sipil, Perubahan Atas Peraturan Daerah (Perda) Kota Sukabumi Nomor 4 Tahun 2009, Tentang Penyelenggaraan Administrasi Kependudukan, Pengelolaan Persampahan, dan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kota Sukabumi Tahun 2011-2031.
Hadir dalam kesempatan tersebut, Wakil Walikota Sukabumi, unsur Muspida, Sekretaris Daerah Kota Sukabumi, para Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di Lingkungan Pemerintah Kota Sukabumi, para Pejabat Sipil, TNI dan Polri, para Pimpinan Organisasi Sosial, Politik, Kemasyarakatan, Pemuda, dan Wanita, serta Mahasiswa, LSM, Oragisasi Profesi, Insan Pers, dan undangan lainnya.
|
| |
| Kamis, 29 September 2011 |
| WALIKOTA TUTUP DIKLAT PRAJABATAN ANGKATAN IV TAHUN 2011 |
| Reporter : ENDANG SUMARDI |
| |
|
Walikota Sukabumi, H. Mokhamad Muslikh Abdussyukur, S.H., M.Si., hari Rabu, 28 September 2011, di Graha KPDA Sukabumi, secara resmi menutup Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Prajabatan Calon Pegawai Negeri Sipil Daerah (CPNSD) Golongan III Angkatan IV Tahun 2011, di Lingkungan Pemerintah Kota Sukabumi. Hadir dalam kesempatan tersebut, Kepala Badan Diklat Daerah Provinsi Jawa Barat, para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Lingkungan Pemerintah Kota Sukabumi, para Widyaiswara, jajaran Panitia Penyelenggara, para peserta Diklat, dan undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Walikota Sukabumi mengatakan, setelah beberapa hari para peserta Diklat dididik dan dibina, dengan semangat, kegigihan dan ketekunan, serta ketabahan dan kedisiplinan, mampu menuntaskan seluruh proses Diklat ini, dengan tetap berfokus pada standar kompetensi. Dikatakan pula, pemerintah memandang penting dilaksanakannya Diklat ini, karena secara spesifik bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, keahlian, keterampilan, dan sikap untuk melaksanakan tugas secara profesional, dengan dilandasi kepribadian dan etika PNS, sesuai dengan kebutuhan instansi. Selain itu, juga untuk menciptakan aparatur yang mampu berperan, sebagai pembaharu dan perekat persatuan dan kesatuan bangsa, memantapkan sikap dan semangat pengabdian, yang berorientasi pada pelayanan, pengayoman dan pemberdayaan masyarakat, serta menciptakan kesamaan visi dan dinamika pola pikir, dalam melaksanakan tugas pemerintahan umum dan pembangunan, demi terwujudnya kepemerintahan yang baik.
Sedangkan hal penting lainnya yang harus diperhatikan oleh para peserta Diklat ini, yakni perkembangan lingkungan strategis. Karena hal tersebut, menuntut seluruh aparatur pemerintah, untuk senantiasa konsisten menempatkan posisi sebagai Aparatur Negara, lebih profesional, transparan dan akuntabel dalam menjalan tugas, serta netral dari pengaruh golongan dan partai, dalam menjalankan hak politik. Disamping itu, juga harus memiliki komitmen yang tinggi, khususnya dalam mewujudkan visi dan misi nasional, visi dan misi Provinsi Jawa Barat, visi dan misi Kota Sukabumi, serta visi dan misi Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi.
Ditandaskannya, secara konseptual, hal tersebut sebagai prasyarat mutlak, dalam upaya mewujudkan prinsip-prinsip kepemerintahan yang baik atau good governance, dan pemerintahan yang bersih atau clean government. Untuk mewujudkan hal tersebut, Walikota Sukabumi mengharapkan kepada seluruh aparatur pemerintah, khususnya kepada para peserta Diklat ini, agar senantiasa memahami, sekaligus menangani berbagai permasalahan yang dihadapi oleh warga masyarakat dan bangsa, baik pada saat ini maupun pada masa mendatang.
|
| |
| Selasa, 27 September 2011 |
| WALIKOTA SUKABUMI BUKA PORKOTA KE-4 SUKABUMI TAHUN 2011 |
| Reporter : ENDANG SUMARDI |
| |
|
Walikota Sukabumi, H. Mokhamad Muslikh Abdussyukur, S.H., M.Si., hari Selasa, 27 September 2011, di Lapangan Merdeka Kota Sukabumi, secara resmi membuka Pekan Olahraga Kota (Porkota) Ke-4 Sukabumi Tahun 2011, yang dirangkai dengan Upacara Peringatan Ke-28 Hari Olahraga Nasional (Haornas) Tingkat Kota Sukabumi Tahun 2011.
Pembukaan Porkota Ke-4 Sukabumi tersebut, diawali dengan Penyalaan Obor oleh Walikota Sukabumi, di Jalan R. Syamsudin, S.H., tepatnya di depan Balai Kota Sukabumi, yang dibawa oleh 2 orang atlet, yakni atlet Senam, Yuda, dan atlet Anggar, Mega, yang selanjutnya diarak menuju Lapangan Merdeka Kota Sukabumi, tempat Upacara Pembukaan Porkota Ke-4 Sukabumi.
Adapun peserta arak-arakan Porkota Ke-4 Sukabumi tersebut, terdiri dari Mobil Jekrem RSPD FM Kota Sukabumi, Mobil Patwal dan Pembawa Obor, diikuti Kontingen Porkota Ke-4 Sukabumi, dari 7 Kecamatan se Kota Sukabumi.
Sedangkan rute arak-arakan tersebut, Start dari Jalan R. Syamsudin, S.H., kemudian masuk ke Jalan Ir. H. Juanda, Jalan Zaenal Zakse, Jalan Ahmad Yani, Jalan Perintis Kemerdekaan, Jalan Alun-Alun, Jalan Masjid, Jalan Veteran II, Jalan Perintis Kemerdekaan, dan Finish di Lapangan Merdeka Kota Sukabumi.
Sementara Upara Pembukaan Porkota Ke-4 Sukabumi Tahun 2011, dan Upacara Peringatan Ke-28 Haornas Tingkat Kota Sukabumi Tahun 2011 tersebut, diawali Laporan Komandan Devile Kontingen Porkota Ke-4 Sukabumi Tahun 2011, Maulana Luthfianto, dilanjutkan Devile Kontingen Porkota Ke-4 Sukabumi, yang terdiri dari Pasukan Pembuka, Marching Band SMA Muhammadiyah Kota Sukabumi, serta Pasukan Pembawa Bendera Merah Putih, Bendera Kota Sukabumi dan Bendera Porkota Sukabumi, Kemudian Pasukan Kontingen Kecamatan Gunungpuyuh, Kecamatan Cikole, Kecamatan Cibeureum, Kecamatan Baros, Kecamatan Citamiang, Kecamatan Lembursitu, dan Kecamatan Warudoyong, serta Pasukan Penutup, yakni Pasukan Wasit dari berbagai cabang olahraga.
Selanjutnya Lagu Kebangsaan Indonesia Raya, Mengheningkan Cipta, Laporan Ketua Panitia Penyelenggara, disampaikan oleh Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata (Disporabudpar) Kota Sukabumi, Drs. Beni Haerani, M.M., Pengibaran Bendera Porkota Ke-4 Sukabumi Tahun 2011, oleh Pokibra Kota Sukabumi, Pembacaan Janji Wasit oleh Neneng Dwi Fatmawati, dan Janji Atlet oleh Indra Maulana, sambutan dan pembukaan Porkota Ke-4 Sukabumi Tahun 2011, ditandai penekan tombol sirine oleh Walikota Sukabumi, H. Mokhamad Muslikh Abdussyukur, S.H., M.Si., serta penyalaan obor besar oleh Yuda dan Mega.
|
| |
| Selasa, 27 September 2011 |
| WALIKOTA SERAHKAN PENGHARGAAN KEPADA WAKIL WALIKOTA |
| Reporter : ENDANG SUMARDI |
| |
|
Walikota Sukabumi, H. Mokhamad Muslikh Abdussyukur, S.H., M.Si., menyerahkan penghargaan kepada Wakil Walikota Sukabumi, Doktor H. Mulyono, M.M., sebagai Pembina Olahraga, Ketua Umum Perbasi Kota Sukabumi, Ketua Pertina Kota Sukabumi, Ketua IODI Kota Sukabumi, dan Dewan Penasehat Persatuan Bulutangkis Pakusarakan Kota Sukabumi.
Selain itu, Walikota Sukabumi juga menyerah penghargaan kepada 15 orang insan olahraga lainnya, yang terdiri dari Pembina Olahraga, Penggerak Olahraga, Pelatih Olahraga, Wasit Olahraga, Dokter Olahraga, Pembina Sentra Olahraga Usia Dini, Wartawan Olahraga, dan Keluarga Olahraga, yang telah mengharumkan nama Kota Sukabumi, baik di tingkat regional maupun di tingkat nasional.
Penghargaan tersebut, diserahkan pada Upacara Peringatan Ke-28 Hari Olahraga Nasional (Haornas) Tingkat Kota Sukabumi Tahun 2011, yang dirangkai dengan Upacara Pembukaan Pekan Olahraga Kota (Porkota) Ke-4 Sukabumi Tahun 2011, hari Selasa, 27 September 2011, bertempat di Lapangan Merdeka Kota Sukabumi.
Dalam kesempatan tersebut, Walikota Sukabumi, H. Mokhamad Muslikh Abdussyukur, S.H., M.Si., menyampaikan sambutan Wakil Presiden RI, Boediono, diantaranya mengungkapkan rasa syukur dan bahagia, karena bangsa Indonesia dikarunia kesempatan untuk memperingati Haornas ke-28 tahun 2011.
Diharapkannya, peringatan Haornas ini, bukan sekedar upacara rutin tahunan belaka, akan tetapi harus dijadikan momen bagi seluruh bangsa Indonesia, untuk mengukuhkan kembali kesadaran tentang makna dari olahraga, sebagai pribadi dan sebagai bangsa.
Selain itu juga diungkapkan, 63 tahun yang lalu, tepatnya pada tanggal 9 September 1948, sewaktu Republik Indonesia baru lahir, sedang mengalami tantangan berat, dan sewaktu bangsa Indonesia sedang berjuang mempertahankan eksistensinya, para pemimpin dan tokoh olahraga Indonesia, bertekad untuk menyelenggarakan Pekan Olahraga Nasional (PON) Pertama di Kota Solo.
Dikatakannya, dalam suasana perjuangan yang hebat tersebut, para pemimpin bangsa sudah melihat dengan jelas, betapa pentingnya peran olahraga, khususnya dalam menempa rasa kebangsaan, termasuk dalam memperkokoh persatuan dan kesatuan, serta dalam mengobarkan semangat perjuangan bangsa.
|
| |
| Senin, 26 September 2011 |
| WALIKOTA SERAHKAN TANDA KEHORMATAN SATYA LANCANA KARYA SATYA |
| Reporter : ENDANG SUMARDI |
| |
|
Walikota Sukabumi, H. Mokhamad Muslikh Abdussyukur, S.H., M.Si., secara simbolis menyerahkan Tanda Kehormatan Satya Lancana Karya Satya 30 Tahun, 20 Tahun, dan 10 Tahun, dari Presiden RI, kepada 22 orang Pegawai Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Sukabumi. Selain itu, Walikota Sukabumi, juga secara simbolis menyerahkan Sertifikat Tanah Prona kepada 350 orang warga masyarakat, serta Sertifikat Tanah Larasita kepada 534 orang warga masyarakat, kepada 2 orang Pengembang, dan kepada 3 Instansi Pemerintah.
Tanda Kehormatan Satya Lancana Karya Satya dan Sertifikat Tanah tersebut, diserahkan pada Upacara Peringatan Ke-51 Tahun Hari Agraria Nasional Tingkat Kota Sukabumi, hari Senin, 26 September 2011, bertempat di Halaman Apel Setda Kota Sukabumi.
Hadir dalam kesempatan tersebut, Wakil Walikota Sukabumi, Pimpinan DPRD, unsur Muspida, Kepala Setukpa Lemdikpol Sukabumi, para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Kepala Kantor BPN Kota Sukabumi, para Kepala Instansi Vertikal, Pimpinan BUMN dan BUMD, para Ketua Organisasi Pemuda dan Wanita, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama, Keluarga Besar Kantor BPN Kota Sukabumi, dan undangan lainnya.
Dalam kesempatan tersebut, Walikota Sukabumi menyampaikan sambutan Kepala BPN RI, diantaranya mengajak kepada seluruh Keluarga Besar BPN, untuk mensyukuri nikmat perjalanan sejarah keagrariaan, serta merenungkan berbagai kelemahan dan kekurangan, sekaligus berupaya optimal menuntaskan dan membenahi pertanahan dan keagrariaan.
Dijelaskannya, dalam usia 51 tahun, BPN telah banyak berbuat, sekaligus membenahi pertanahan dan keagrariaan. Namun demikian, seluruh Keluarga Besar BPN, harus senantiasa melakukan mawas diri. Karena hingga usia 50 tahun, BPN menyadari telah terlena, khususnya dalam membenahi berbagai persoalan politik dan hukum pertanahan secara mendasar. Untuk itu, seluruh Keluarga Besar BPN, agar berupaya optimal membangkitkan semangat dan komitmen, sekaligus memperkuat kebersamaan, khususnya dalam mengatasi permasalahan dan memantapkan langkah ke depan, terutama dalam membenahi pertanahan dan keagrariaan.
Selain itu, seluruh Keluarga Besar BPN, harus mensyukuri perjalanan sejarah yang telah berubah, sebagaimana yang telah dirumuskan oleh Presiden RI, tepatnya pada tanggal 31 Januari 2007, yakni seluruh Keluarga Besar BPN, harus senantiasa berupaya optimal, khususnya dalam membenahi pertanahan dan keagrariaan, serta mewujudkan tanah bagi keadilan dan kesejahteraan rakyat.
|
| |
| Senin, 26 September 2011 |
| PENJELASAN WALIKOTA SUKABUMI TERHADAP 10 RAPERDA KOTA SUKABUMI |
| Reporter : ENDANG SUMARDI |
| |
|
DPRD Kota Sukabumi, hari Senin, 26 September 2011, bertempat di Ruangan Rapat Paripurna DPRD setempat, menyelenggarakan Rapat Paripurna, dengan acara Penjelasan Walikota Sukabumi, terhadap 10 Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kota Sukabumi. Rapat Paripurna tersebut, dipimpin oleh Ketua DPRD Kota Sukabumi, Aep Saepurahman, S.E.
Hadir dalam kesempatan tersebut, Wakil Walikota Sukabumi, unsur Muspida, Sekretaris Daerah Kota Sukabumi, para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Lingkungan Pemerintah Kota Sukabumi, Camat dan Lurah se Kota Sukabumi, Tokoh Masyarakat dan Alim Ulama, Tokoh Pemuda dan Wanita, serta Insan Pers dan undangan lainnya.
Adapun susunan acara rapat tersebut, antara lain pembukaan, yang terdiri dari pengesahan kuorum, pengesahan acara, dan kata-kata pengantar oleh pimpinan rapat. Selanjutnya pokok-pokok kegiatan, yakni Penjelasan Walikota Sukabumi, terhadap 10 Raperda Kota Sukabumi, serta kata-kata penutupan oleh pimpinan rapat.
Sedangkan ke-10 Raperda Kota Sukabumi tersebut, terdiri dari Retribusi Pelayanan Kesehatan Kelas III di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) R. Syamsudin, S.H. Kota Sukabumi, Retribusi Pelayanan Kesehatan pada Dinas Kesehatan Kota Sukabumi, Retribusi Pelayanan Pasar, Retribusi Pelayanan Persampahan dan Kebersihan, serta Retribusi Pelayanan Pemakaman.
Kemudian Retribusi Rumah Potong Hewan, Retribusi Penggantian Biaya Cetak Pendaftaran dan Akta Catatan Sipil, Perubahan Atas Peraturan Daerah (Perda) Kota Sukabumi Nomor 4 Tahun 2009, Tentang Penyelenggaraan Administrasi Kependudukan, Pengelolaan Persampahan, dan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kota Sukabumi Tahun 2011-2031.
Dalam kesempatan tersebut, Ketua DPRD Kota Sukabumi, Aep Saepurahman, S.E. menjelaskan, dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah, khususnya yang berhubungan dengan pembentukan peraturan perundang-undangan, terdapat proses, mulai dari perencanaan, persiapan, teknik penyusunan, perumusan, pembahasan, dan pengesahan, hingga pengundangan dan penyebarluasan.
Dikatakannya, penyusunan Perda dilakukan dalam program legislasi daerah, terkandung di dalamnya penekanan terhadap prinsip-prinsip demokrasi, tujuan dan manfaat, serta mekanisme penegakan hukum, kewenangan, dan posisi publik dalam Raperda, perlu mendapat perhatian. Dengan demikian, asas keterbukaan yang diharapkan, sesuai dengan peraturan dan perundang-undangan, sekaligus dapat diimplementasikan secara konsisten, serta dapat terhindar dari berbagai permasalahan, atau terjadi kisruh produk hukum daerah yang telah diterbitkan.
|
| |
| Senin, 26 September 2011 |
| WALIKOTA SUKABUMI SIDAK KE SEJUMLAH SEKOLAH |
| Reporter : ENDANG SUMARDI |
| |
|
Walikota Sukabumi, H. Mokhamad Muslikh Abdussyukur, S.H., M.Si., beserta Muspida Kota Sukabumi, sangat peduli terhadap dunia pendidikan di Kota Sukabumi. Buktinya Walikota Sukabumi beserta Muspida Kota Sukabumi, secara rutin melakukan Inspeksi Mendadak (Sidak), ke sejumlah sekolah di Kota Sukabumi. Adapun Sidak Walikota Sukabumi beserta Muspida Kota Sukabumi, yang belum lama ini dilakukan, diantaranya ke SMK Negeri 1, SMK Negeri 2, SMK Negeri 3, dan SMK Negeri 4.
Sedangkan maksud dan tujuan dilakukannya Sidak tersebut, dalam rangka mengevaluasi program Pemerintah Kota Sukabumi, yang dilaksanakan di setiap sekolah, terutama dalam menunjang pencapaian Visi Pembangunan Kota Sukabumi, yakni Terwujudnya Kota Sukabumi, Sebagai Pusat Pelayanan Berkualitas Bidang Pendidikan, Kesehatan dan Perdagangan di Jawa Barat, Berlandaskan Iman dan Taqwa, serta Visi Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi, yakni Dengan iman dan taqwa, mewujudkan pemerintahan yang amanah berparadigma surgawi, menuju Kota Sukabumi yang cerdas, sehat dan sejahtera, baik lahir maupun batin, dilandasi nilai-nilai fhilosofis, Shidiq, Tabligh, Amanah, Fathonah.
Menyinggung alokasi anggaran untuk pendidikan di Kota Sukabumi, seperti dijelaskan Walikota Sukabumi, H. Mokhamad Muslikh Abdussyukur, S.H., M.Si., Pemerintah Kota Sukabumi telah melaksanakan amanat Undang-Undang, yang mengharuskan alokasi anggaran untuk pendidikan minimal 20 persen. Namun pada kenyataannya, alokasi anggaran untuk pendidikan tersebut, di Kota Sukabumi sudah jauh melihi dari 20 persen.
Sebagai ilustrasi, apabila dengan memperhitungkan berbagai program pendidikan yang dilaksanakan oleh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di luar Dinas Pendidikan, sejak Tahun Anggaran 2008, alokasi anggaran untuk pendidikan tersebut, di Kota Sukabumi telah mencapai hampir 35 persen, dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
Sedangkan prestasi dalam bidang pendidikan yang telah berhasil diraih oleh Kota Sukabumi, diantaranya penghargaan terhadap sejumlah Sekolah Berwawasan Lingkungan (SBL) atau Adiwiyata dan Sekolah Sehat. baik tingkat regional maupun tingkat nasional. Diantaranya SDN Benteng 1 Gentra Masekdas, SDN Dewi Satika CBM, SDN Pakujajar CBM, SDN Baros Kencana CBM, SDN Cipanengah CBM, SDN Dayeuhluhur CBM, SDN Suryakencana CBM, dan SDN Gunungpuyuh CBM. Selanjutnya SMPN 5, SMPN 10, dan SMPN 15, serta SMKN 1, SMKN 2, dan SMKN 3.
|
| |
| Kamis, 22 September 2011 |
| WALIKOTA SAMPAIKAN PENGHARGAAN KEPADA POLRES SUKABUMI KOTA |
| Reporter : ENDANG SUMARDI |
| |
|
Walikota Sukabumi, H. Mokhamad Muslikh Abdussyukur, S.H., M.Si., menyampaikan penghargaan dan apresiasi yang setinggi-tingginya, kepada jajaran Kepolisian Resort (Polres) Sukabumi Kota, yang telah berupaya optimal menciptakan suasana kondusif wilayah Kota Sukabumi, yakni aman, tenteram, tertib dan damai.
Hal tersebut disampaikan Walikota Sukabumi, saat memberi sambutan pada apel besar masyarakat pecinta tertib lalu lintas, dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-56 Polisi Lalu Lintas (Polantas), hari Kamis, 22 September 2011, di Lapangan Merdeka Kota Sukabumi.
Selain itu, Walikota Sukabumi, juga menyampaikan selamat ulang tahun kepada seluruh jajaran Polantas, khususnya di lingkungan Polres Sukabumi Kota, seraya mengharapkan, agar Polantas semakin profesional, dengan kemitraan yang semakin mantap, selaras dengan tema peringatan HUT Ke-56 Polantas, yakni melalui kemitraan kita mantapkan revitalisasi pelaksanaan tugas, guna mewujudkan keselamatan lalu lintas dan pelayanan prima kepada masyarakat.
Walikota Sukabumi mengatakan, dilaksanakannya kegiatan tersebut, merupakan salah satu upaya, untuk mewujudkan akselerasi reformasi birokrasi Polri dalam bidang lalu lintas, menuju pencapaian Grand Strategi Polri Tahap II, yang sangat penting dilakukan, agar tujuan utama dalam menanamkan disiplin dan menumbuhkan peran serta masyarakat, khususnya dalam mematuhi peraturan lalu lintas dapat tercapai dengan baik dan lancar. Karena kepatuhan masyarakat terhadap pertaruan lalu lintas, dapat memelihara dan meningkatkan keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas, khususnya di wilayah hukum Polres Sukabumi Kota.
Hadir dalam kesempatan tersebut, Pimpinan dan Anggota DPRD Kota Sukabumi, Kepala Setukpa Lemdikpol Sukabumi, unsur Muspida Kota Sukabumi, Kapolres Sukabumi Kota beserta jajarannya, para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota Sukabumi, Tokoh Masyarakat, Alim Ulama, Pemuda, dan undangan lainnya.
|
| |
| Kamis, 22 September 2011 |
| WALIKOTA SUKABUMI TUTUP MANASIK CALON HAJI TAHUN 2011 |
| Reporter : ENDANG SUMARDI |
| |
|
Walikota Sukabumi, H. Mokhamad Muslikh Abdussyukur, S.H., M.Si., hari Kamis, 22 September 2011, di Gedung Juang 45 Kota Sukabumi, secara resmi menutup pelaksanaan bimbingan manasik jamaah calon haji Kota Sukabumi tahun 2011.
Dalam sambutannya Walikota Sukabumi menjelaskan, ibadah haji merupakan salah satu rukun dari lima rukun Islam, yang wajib dilaksanakan oleh umat Islam, yang dianggap telah memiliki kemampuan. Dijelaskannya, kewajiban dalam menjalankan ibadah haji ini, sejalan dengan firman Allah, dalam AL-Quran Surat Ali Imron Ayat 97, yang artinya, …dan mengerjakan haji itu adalah kewajiban manusia terhadap Allah, yaitu bagi orang yang sanggup mengadakan perjalanan ke Baitullah.
Oleh karenanya, sebagai bagian dari umat Islam yang diberikan kemampuan dan kepercayaan oleh Allah untuk menunaikan ibadah haji ke tanah suci, jamaah calon haji patut mengucapkan rasa syukur kepada Allah. Karena tidak semua umat Islam diberikan kemampuan dan kepercayaan oleh Allah, untuk melaksanakan ibadah haji ke tanah suci.
Pada bagian lain sambutannya, Walikota Sukabumi mengajak kepada segenap umat Islam di Kota Sukabumi, agar senantiasa berdoa, supaya umat Islam di Kota Sukabumi yang belum melaksanakan ibadah haji, diberikan kelapangan rizki oleh Allah, serta diberikan kesempatan, kemampuan dan kepercayaan oleh Allah, untuk melaksanakan ibadah haji ke tanah suci pada tahun-tahun mendatang.
Acara penutupan pelaksanaan bimbingan manasik jamaah calon haji Kota Sukabumi tahun 2011 tersebut, diisi tausiyah, yang disampaikan oleh Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Sukabumi, Profesor Doktor K.H. Dedi Ismatullah Machdi, S.H., M.H. Sedangkan yang hadir dalam acara penutupan tersebut, antara lain Pimpinan dan Anggota DPRD Kota Sukabumi, unsur Muspida Kota Sukabumi, para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota Sukabumi, Tokoh Masyarakat, Alim Ulama, dan undangan lainnya.
|
| |
| Rabu, 14 September 2011 |
| WALIKOTA BUKA DIKLAT KEPEMIMPINAN TINGKAT IV ANGKATAN II TAHUN 2011 |
| Reporter : ENDANG SUMARDI |
| |
|
Walikota Sukabumi, H. Mokhamad Muslikh Abdussyukur, S.H., M.Si., hari Rabu, 14 September 2011, di Gedung Korpri Kota Sukabumi, secara resmi membuka Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Kepemimpinan Tingkat IV Angkatan II Tahun 2011, di lingkungan Pemerintah Kota Sukabumi. Hadir dalam kesempatan tersebut, pejabat dari Badan Diklat Daerah Provinsi Jawa Barat, para Kepala Satuan Organisasi Perangkat Daerah (SOPD) di lingkungan Pemerintah Kota Sukabumi, dan undangan lainnya.
Dalam sambutannya Walikota Sukabumi menjelaskan, pada setiap melaksanakan Diklat, tidak terlepas dari hakekat Diklat itu sendiri, yakni untuk membentuk sosok aparatur pemerintah yang kompeten, dengan sentuhan dimensi Diklat. Antara lain, peningkatan pengetahuan, wawasan, keterampilan, dan sikap berperilaku aparatur pemerintah.
Untuk itu, dalam konteks Diklat Kepemimpinan ini, segenap peserta akan fokus pada peningkatan managerial skill, yang mengarah pada pembentukan karakter seorang pejabat atau calon pejabat publik yang profesional, dalam menjalankan tugas pokok dan fungsinya, termasuk dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat atau public service.
Ditandaskannya, dalam menjalankan managerial skill, diperlukan sarana atau tools, sebagai salah satu syarat usaha, untuk mencapai hasil yang ditetapkan. Ditandaskan pula, tools tersebut lebih dikenal dengan sebutan 7-M, yakni Man, Money, Materials, Machines, Method, Markets, dan Minute.
Walikota Sukabumi mengharapkan, melalui pelaksanaan Diklat Kepemimpinan Tingkat IV Angkatan II Tahun 2011, di lingkungan Pemerintah Kota Sukabumi ini, dapat bermanfaat bagi semua pihak, khususnya bagi pemerintah, para peserta dan warga masyarakat Kota Sukabumi, terutama dalam upaya peningkatan kinerja individu, kinerja proses, kinerja organisasi, dan kinerja pelayanan kepada warga masyarakat.
|
| |
| Sabtu, 20 Agustus 2011 |
| WALIKOTA SUKABUMI MENYERAHKAN PIALA KEPADA PARA JUARA LSS TAHUN 2011 |
| Reporter : ENDANG SUMARDI |
| |
|
Walikota Sukabumi, H. Mokhamad Muslikh Abdussyukur, S.H., M.Si., menyerahkan Piala dan Piagam Penghargaan, kepada para juara Lomba Sekolah Sehat (LSS), Tingkat Kota Sukabumi Tahun 2011. Antara lain, untuk Tingkat TK dan RA, TK Bhayangkari, Tingkat SD dan MI, SDN Suryakencana CBM, Tingkat SMP dan MTs, SMPN 15, serta untuk Tingkat SMA, SMA dan MA, SMA Terpadu Hayatan Thoyyibah.
Piala dan Piagam Penghargaan tersebut, diserahkan pada Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-66 Proklamasi Kemerdekaan RI, Tingkat Kota Sukabumi Tahun 2011, hari Rabu, 17 Agustus 2011, di Lapangan Merdeka Kota Sukabumi.
Selain itu, juga diserahkan Sertifikat Hak Pakai, dari Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Sukabumi, kepada Pemerintah Kota Sukabumi, SHP Nomor 14 Blok Rancakadu Kelurahan Sindangpalay, yang diterima oleh Kepala Dinas Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPPKAD) Kota Sukabumi, Drs. H. Kostaman, M.M.
Selanjutnya Sertifikat Hak Pakai, kepada Pemerintah RI, melalui Mahkamah Agung RI, SHP Nomor 19 Dayeuhluhur, yang diterima oleh Pengadilan Negeri Kota Sukabumi. Kemudian penyerahan 350 Sertifikat Prona Tahun 2011 dan 30 Sertifikat Program Larasita, kepada warga masyarakat Kota Sukabumi, serta Sertifikat Perumahan, kepada PT Star Surya Sindangpalay.
Sedangkan bantuan sosial yang diserahkan dalam kesempatan tersebut, diantaranya bantuan Sembilan Bahan Pokok (Sembako), kepada sejumlah Panti Asuhan, dari Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kota Sukabumi, dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-50, atau Tahun Emas Hari Pramuka.
|
| |
| Jumat, 19 Agustus 2011 |
| WALIKOTA SUKABUMI SERAHKAN PIALA KEPADA PUSKESMAS SELABATU |
| Reporter : ENDANG SUMARDI |
| |
|
Walikota Sukabumi, H. Mokhamad Muslikh Abdussyukur, S.H., M.Si., menyerahkan Piala, Piagam Penghargaan dan Uang Pembinaan sebesar 30 juta rupiah, kepada Puskesmas Selabatu, Kecamatan Cikole, Kota Sukabumi, yang berhasil meraih gelar juara ketiga Penilaian Kinerja Puskesmas Berprestasi, Tingkat Jawa Barat Tahun 2011.
Piala, Piagam Penghargaan dan Uang Pembinaan tersebut, diserahkan pada Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-66 Proklamasi Kemerdekaan RI Tingkat Kota Sukabumi Tahun 2011, hari Rabu, 17 Agustus 2011, di Lapangan Merdeka Kota Sukabumi.
Selain itu, Walikota Sukabumi juga menyerahkan Piala dan Piagam Penghargaan, kepada Tim Pembina Usaha Kesehatan Sekolah (TP UKS) Kota Sukabumi, yang berhasil meraih gelar juara pertama Lomba Puzle Beregu Dokter Kecil, pada kegiatan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Award Tingkat Jawa Barat.
Kemudian Piala, Piagam Penghargaan dan Uang Pembinaan sebesar 2 juta 500 ribu rupiah, kepada siswa SDN Sriwidari, Dinda, yang berhasil meraih gelar juara kedua Dokter Kecil Individu, pada kegiatan IDI Award Tingkat Jawa Barat. Selanjutnya Piala dan Penghargaan Wimala Hajarsa Pemerintah Kota Sukabumi, katagori Klaster III Pemilahan Sampah Lingkungan, kepada RT 2 RW 3 Kelurahan Gunung Puyuh, Kecamatan Gunung Puyuh, Kota Sukabumi.
Sedangkan Piala dan Piagam Penghargaan lainnya, diserahkan kepada Dokter Teladan Tingkat Kota Sukabumi, Dokter Gigi Riska Rachmawary, Bidan Teladan Tingkat Kota Sukabumi, Lina Suryana, Am.Keb., Sanitarian Teladan Tingkat Kota Sukabumi, Abdul Hamid, dan Nutrisionis Teladan Tingkat Kota Sukabumi, Hety Sumartini, AMG.
Selanjutnya kepada Kelurahan Citamiang, Kecamatan Citamiang, Kota Sukabumi, sebagai juara pertama Lomba Kelurahan Siaga Tingkat Kota Sukabumi Tahun 2011, Posyandu Tunas Harapan 7 Kelurahan Karamat, Kecamatan Gunung Puyuh, Kota Sukabumi, sebagai juara pertama Lomba Posyandu Tingkat Kota Sukabumi Tahun 2011, serta kepada Posbindu Sedap Malam Kelurahan Benteng, Kecamatan Warudoyong, Kota Sukabumi, sebagai juara pertama Lomba Posbindu Tingkat Kota Sukabumi Tahun 2011.
|
| |
| Kamis, 18 Agustus 2011 |
| WALIKOTA SUKABUMI SAKSIKAN PEMUSNAHAN BARANG BUKTI GANJA |
| Reporter : ENDANG SUMARDI |
| |
|
Walikota Sukabumi, H. Mokhamad Muslikh Abdussyukur, S.H., M.Si., Ketua DPRD Kota Sukabumi, Aep Saepurahman, S.E., dan unsur Muspida Kota Sukabumi, menyaksikan pemusnahan barang bukti Ganja, Minuman Keras (Miras), dan Knalpot Racing yang tidak standar.
Pemusnahan barang bukti tersebut, dilakukan oleh aparat dinas-instansi terkait, bertepatan dengan Bulan Suci Ramadhan Tahun 1432 Hijriyah, dan Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-66 Proklamasi Kemerdekaan RI Tingkat Kota Sukabumi Tahun 2011, bertempat di Lapangan Merdeka Kota Sukabumi, hari Rabu, 17 Agustus 2011.
Selain itu, juga dilaksanakan Penandatanganan Naskah Kerjasama, antara Polres Sukabumi Kota dengan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Sukabumi, tentang penegakan hukum, dan penertiban wartawan di wilayah hukum Polres Sukabumi Kota, disaksikan oleh Walikota Sukabumi dan Wakil Bupati Sukabumi.
Sedangkan kegiatan lainnya yang dilaksanakan dalam Upacara Peringatan HUT Ke-66 Proklamasi Kemerdekaan RI Tingkat Kota Sukabumi Tahun 2011 ini, yakni penyerahan Piala dan Piagam Penghargaan, oleh Walikota Sukabumi. Diantaranya Piala Adiwiyata Mandiri kepada SMP Negeri 10 Kota Sukabumi, dan Piala Adiwiyata kepada SMK Negeri 2 Kota Sukabumi, dari Kementerian Lingkungan Hidup RI.
Selanjutnya kepada juara pertama Modeling Tingkat Nasional, Sandra K Wedaswara, juara pertama Festival Film Indonesia, Fitriani Lestari, juara pertama Lomba Lari 100 Meter Tingkat Nasional, Habibah, dan juara pertama Lomba Pidato Bahasa Sunda Tingkat Nasional, M. Dzaki Ansori.
Kemudian juara pertama Lomba FL2N Tingkat Nasional, Finca Amanica M, juara Lomba Desain Grafis Tingkat Nasional, Dwi Muhammad Ramdhoni EL-Rahma, Guru Berpretasi Tingkat Jawa Barat, Felik Irawan, S.Pd., juara pertama pertandingan Sepak Takraw Tingkat Jawa Barat, Fikri Kanza Arifa, dan juara pertama AHN Best Student, Kariska Iswari.
|
| |
| Kamis, 18 Agustus 2011 |
| WALIKOTA SUKABUMI SIDAK KE PASAR PELITA KOTA SUKABUMI |
| Reporter : ENDANG SUMARDI |
| |
|
Walikota Sukabumi, H. Mokhamad Muslikh Abdussyukur, S.H., M.Si., beserta aparat dinas-instansi terkait, baru-baru ini melakukan Inspeksi Mendadak (Sidak), ke Pasar Pelita Kota Sukabumi. Adapun maksud dan tujuannya, untuk membuktikan informasi, tentang kenaikan harga bahan-bahan kebutuhan pokok, sekaligus untuk mengantisipasi terjadinya kelangkaan sejumlah bahan kebutuhan pokok di Kota Sukabumi.
Dalam kesempatan sidaknya, Walikota Sukabumi melakukan dialog dengan sejumlah pedagang kios dan distributor beras, khususnya yang berkaitan dengan ketersediaan bahan-bahan kebutuhan pokok dan beras di Kota Sukabumi.
Dari hasil dialog dengan sejumlah pedagang tersebut, diketahui bahwa stok beras dan barang-barang kebutuhan pokok lainnya, di Kota Sukabumi cukup tersedia. Untuk itu, Walikota Sukabumi menghimbau segenap lapisan warga masyarakat Kota Sukabumi, agar tidak merasa khawatir akan kekurangan beras dan barang-barang kebutuhan pokok lainnya di Kota Sukabumi. Selain itu, Walikota Sukabumi juga menandaskan, bahwa fluktuasi harga barang-barang kebutuhan pokok di Kota Sukabumi, masih dalam kewajaran, serta pengadaan dan penyaluran barang-barang kebutuhan pokok, dalam kondisi normal, aman dan lancar.
Sementara Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskopperindag) Kota Sukabumi, Drs. Dudi Fathul Jawad, M.Pd. menjelaskan, meningkatkanya harga sejumlah barang kebutuhan bahan pokok di setiap pasar di Kota Sukabumi, khususnya pada Bulan Ramadhan Tahun 1432 Hijriyah, diakibatkan oleh meningkatnya dan tingginya permintaan pasar.
Namun demikian pihaknya menjamin, di Kota Sukabumi tidak akan terjadi kekurangan Sembilan Bahan Pokok (Sembako). Karena stok Sembako di Kota Sukabumi, hingga saat ini masih dalam keadaan aman dan mencukupi. Bahkan apabila diperlukan, pihak Diskopperindag Kota Sukabumi, beserta pihak dinas-instansi terkait lainnya, siap melaksanakan Operasi Pasar Murah (OPM). Untuk itu pihaknya menghimbau kepada segenap lapisan warga masyarakat, agar tidak merasa khawatir akan keadaan stok Sembako di Kota Sukabumi.
Menyinggung kenaikan harga sejumlah kebutuhan pokok di setiap pasar di Kota Sukabumi, menurut Kepala Diskopperindag Kota Sukabumi, hingga saat ini masih dalam taraf kewajaran, karena belum mencapai 20 persen, atau belum mencapai batas standar kenaikan yang ditetapkan oleh pemerintah.
|
| |
| Rabu, 17 Agustus 2011 |
| WAKIL WALIKOTA SUKABUMI MENYERAHKAN REMISI KEPADA 349 NARAPIDANA |
| Reporter : ENDANG SUMARDI |
| |
|
Wakil Walikota Sukabumim Doktor H. Mulyono, M.M., pada upacara puncak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-60 Proklamasi Kemerdekaan RI, hari Rabu, 17 Agustus 2011, secara simbolis menyerahkan remisi atau pengurangan hukuman kepada 349 Narapidana, di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II B Nyomplong Sukabumi, dari Menteri Kehakiman dan Hak Asasi Manusia (HAM) RI, Patrialis Akbar.
Adapun ke-349 Narapidana yang mendapat remisi tersebut, terdiri dari Pidana Umum (Pidum) 180 orang, Pidana Khusus (Pidsus) Narkoba dan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) 48 orang, PP Nomor 28 Tahun 2006 sebanyak 60 orang, B II A sebanyak 46 orang, dan Remisi Umum (RU) II sebanyak 12 orang.
Dalam kesempatan tersebut, Wakil Walikota Sukabumi, menyampaikan sambutan Menteri Kehakiman dan HAM RI, diantaranya menjelaskan, peringatan HUT Ke-60 Proklamasi Kemerdekaan RI, bersamaan dengan datangnya Bulan Suci Ramadhan Tahun 1432 Hijriyah. Diharapkannya, kesucian Bulan Ramadhan ini, dapat memberikan berkah kepada segenap bangsa, khususnya dalam menyongsong masa depan yang lebih elok.
Dikatakannya, sebagai warga negara yang sadar akan sejarah, bahwa peringatan HUT Ke-60 Proklamasi Kemerdekaan RI ini, akan lebih bermakna, apabila peringatan ini dijadikan sumber semangat dan kekuatan oleh segenap warga negara, khususnya dalam mewujudkan cita-cita Proklamasi Kemerdekaan RI, 17 Agustus 1945.
Dikatakan pula, perjuangan yang dilaksanakan oleh para pendahulu bangsa Indonesia, telah mengorbankan jiwa dan raga, serta tanpa pamrih dalam membela negara, untuk mencapai kemerdekaan. Oleh karenanya, segenap warga negara, sudah sepantasnya memberikan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada para pendahulu, dengan berbuat yang terbaik bagi bangsa dan negara, khususnya dalam membangun berbagai aspek kehidupan, baik ekonomi, politik dan hukum, maupun kehidupan sosial dan budaya.
|
| |
| Minggu, 14 Agustus 2011 |
| WALIKOTA SUKABUMI SEMATKAN LANCANA BINTANG MELATI TAHUN 2011 |
| Reporter : ENDANG SUMARDI |
| |
|
Walikota Sukabumi, selaku Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab) Gerakan Pramuka Kota Sukabumi, H. Mokhamad Muslikh Abdussyukur, S.H., M.Si., menyematkan Lancana Bintang Melati Tahun 2011, kepada Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kota Sukabumi, H. Sanusi Hardjadireja, M.Pd., dan kepada salah seorang Anggota Dewan Kehormatan Gerakan Pramuka Kota Sukabumi, H.M. Suratmo.
Selain itu, Walikota Sukabumi, secara simbolis menyematkan Bintang Panca Warsa I sampai dengan V, kepada 107 orang Anggota Pramuka Kota Sukabumi. Namun dari sebanyak 107 penerima Bintang Panca Warsa tersebut, diantaranya salah seorang penerima Bintang Panca Warsa V, yakni Drs. Amir Machmud K.H., akan disematkan oleh Gubernur Jawa Barat, pada upacara peringatan ke-50 Hari Pramuka Tingkat Provinsi Jawa Barat, tanggal 20 Agustus 2011, di Bandung.
Selanjutnya, Walikota Sukabumi menyematkan Bintang Garuda kepada 2 Anggota Siaga, 10 Anggota Penggalang, dan 3 Anggota Penegak, serta Penghargaan Tiska kepada 32 Anggota Penggalang peserta Jambore Nasional (Jamnas) Pramuka Ke-9 Tahun 2011, yang dilaksanakan di Teluk Gelam, Ogan Komering Ilir (OKI), Provinsi Sumatera Selatan, beberapa waktu yang lalu.
Lancana Bintang Melati, Bintang Panca Warsa, dan Bintang Garuda tersebut, disematkan pada upacara peringatan ke-50 Hari Pramuka Tingkat Kota Sukabumi, hari Minggu, 14 Agustus 2011, bertempat di Lapangan Merdeka Kota Sukabumi.
Dalam pada itu, Humas Kwarcab Gerakan Pramuka Kota Sukabumi, Drs. Amir Machmud K.H. menjelaskan, peringatan ke-50 Hari Pramuka Tingkat Kota Sukabumi ini, selain diisi upacara di Lapangan Merdeka Kota Sukabumi, juga diisi kegiatan ziarah ke Taman Makam Pahlawan (TMP) Suryakencana, dan Janji Ulang Pramuka di Balai Kota Sukabumi. Selain itu, juga diisi kegiatan bhakti sosial, berupa pemberian Sembako dan Uang, kepada sejumlah kaum dhuafa, yang dilaksanakan di 7 Kwartir Ranting (Kwaran) se Kota Sukabumi.
|
| |
| Jumat, 12 Agustus 2011 |
| JAWABAN WALIKOTA SUKABUMI TENTANG PERUBAHAN APBD TAHUN 2011 |
| Reporter : ENDANG SUMARDI |
| |
|
Tanggapan dan Jawaban Walikota Sukabumi, atas Pemandangan Umum Fraksi, terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kota Sukabumi, Tentang Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2011. Tanggapan dan Jawaban Walikota Sukabumi tersebut, disampaikan dalam Rapat Paripurna DPRD, yang dipimpin oleh Ketua DPRD Kota Sukabumi, Aep Saepurahman, S.E., hari Jumat, 12 Agustus 2011, bertempat di Ruangan Rapat Paripurna DPRD setempat.
Adapun susunan Rapat Paripurna DPRD tersebut, yakni Pembukaan, yang terdiri dari Pengesahan Kuorum, Pengesahan Acara, dan Kata-Kata Pengantar oleh Pimpinan Rapat. Selanjutnya Pokok-Pokok Kegiatan, yakni Tanggapan dan Jawaban Walikota Sukabumi, atas Pemandangan Umum Fraksi, terhadap Raperda Kota Sukabumi, Tentang Perubahan APBD Tahun 2011, serta Kata-Kata Penutupan oleh Pimpinan Rapat.
Ketua DPRD Kota Sukabumi, Aep Saepurahman, S.E. menjelaskan, Raperda Kota Sukabumi Tentang Perubahan APBD Tahun 2011, telah disampaikan dan sedang dibahas, dikaji dan ditelaah oleh DPRD Kota Sukabumi, yang dilaksanakan secara terbuka, melalui Rapat Paripurna. Dengan demikian, perlu senantiasa diperhitungkan dalam seluruh kebijakan dasar daerah, sebagai alat tranformasi perubahan bagi daerah, dalam mencapai sistem pemerintahan dan kinerja pembangunan.
Oleh karenanya, kajian dan telaahan berbentuk pertanyaan, saran dan pendapat, yang dituangkan dalam Pemandangan Umum Fraksi, sekaligus menyuarakan aspirasi warga masyarakat, sebagai bentuk pertanggung jawaban secara politis, yang telah disampaikan secara resmi melalui Rapat Paripurna, tepatnya pada tanggal 6 Agustus 2011 pekan lalu. Dengan demikian, perlu adanya tanggapan dan jawaban dari Walikota Sukabumi, melalui Rapat Paripurna.
Hadir dalam kesempatan tersebut, Wakil Walikota Sukabumi, Kepala Setukpa Lemdikpol, unsur Muspida, para Pejabat TNI, Polri dan Sipil, para Alim Ulama, Sesepuh dan Tokoh Masyarakat, para Pimpinan Organisasi Sosial, Politik, Kemasyarakatan, Pemuda, Mahasiswa, Insan Pers, dan undangan lainnya.
|
| |
| Rabu, 10 Agustus 2011 |
| WAKIL WALIKOTA UCAPKAN TERIMA KASIH KEPADA DPRD KOTA SUKABUMI |
| Reporter : ENDANG SUMARDI |
| |
|
Wakil Walikota Sukabumi, Doktor H. Mulyono, M.M., mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya, kepada seluruh unsur Pimpinan dan Anggota DPRD Kota Sukabumi, atas terjalinnya kemitraan, khususnya dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah, yang didasari oleh dedikasi dan curahan pikiran yang ikhlas, untuk terwujudnya akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah.
Ucapan terima kasih dan penghargaan Wakil Walikota Sukabumi tersebut, juga disampaikan secara khusus kepada Badan Anggaran dan Panitia Khusus (Pansus) DPRD, yang telah mencermati dan membahas secara serius, teliti dan seksama, atas Pertanggungjawaban Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Sukabumi Tahun 2011.
Selain itu, juga kepada seluruh Fraksi DPRD Kota Sukabumi, yang telah menyampaikan pemandangannya secara objektif dan korektif, serta menjadi masukan positif bagi Pemerintah Kota Sukabumi, sekaligus memberikan kontribusi yang cukup berarti dalam pencapaian keberhasilan pembangunan di Kota Sukabumi.
Wakil Walikota Sukabumi mengungkapkan, berdasarkan laporan hasil pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), atas Laporan Keuangan Pemerintah Kota Sukabumi Tahun 2010. Adapun Opini yang diberikan BPK kepada Kota Sukabumi, yakni Wajar Dengan Pengecualian atau WDP. Dijelaskannya, pengecualian tersebut, diantaranya terhadap penyajian akun nilai aset tetap.
Wakil Walikota Sukabumi mengatakan, kendati kondisi ini hampir terjadi di seluruh organisasi pemerintahan di Indonesia, namun Pemerintah Kota Sukabumi menaruh perhatian yang sangat serius, khususnya dalam penatausahaan dan pengelolaan aset tetap, untuk pengamanan aset daerah. Diantaranya dengan melakukan inventarisasi secara menyeluruh, atas aset tetap yang dimiliki oleh Pemerintah Kota Sukabumi, sekaligus melakukan penelusuran dokumen terkait aset tetap, sehingga Pemerintah Kota Sukabumi dapat menyajikan nilai aset tetap, yang dapat ditelusuri keberadaannya, serta dapat diyakini kebenarannya oleh Tim Pemeriksa. Dengan demikian, harapan semua pihak untuk mendapat Opini BPK Wajar Tanpa Pengecualian atau WTP, dapat dicapai dengan baik pada masa mendatang.
|
| |
| Selasa, 9 Agustus 2011 |
| PENJELASAN WALIKOTA TENTANG PERUBAHAN APBD TAHUN ANGGARAN 2011 |
| Reporter : ENDANG SUMARDI |
| |
|
DPRD Kota Sukabumi, menyelenggarakan Rapat Paripurna, dengan acara Penjelasan Walikota Sukabumi, terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kota Sukabumi, Tentang Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2011. Rapat Paripurna yang berlangsung hari Jumat siang, 5 Agustus 2011 ini, bertempat di Ruangan Rapat Paripurna DPRD setempat, serta dipimpin oleh Wakil Ketua DPRD Kota Sukabumi, Jona Arizona, S.IP.
Hadir dalam kesempatan tersebut, Kepala Setukpa Lemdikpol, unsur Muspida, para Pejabat TNI, Polri dan Sipil, para Alim Ulama, Sesepuh dan Tokoh Masyarakat, para Pimpinan Organisasi Sosial, Politik, Kemasyarakatan, Pemuda, Mahasiswa, Insan Pers, dan undangan lainnya.
Adapun susunan Rapat Paripurna DPRD tersebut, yakni Pembukaan, yang terdiri dari Pengesahan Kuorum, Pengesahan Acara, dan Kata-Kata Pengantar oleh Pimpinan Rapat. Kemudian Pokok-Pokok Kegiatan, yakni Penjelasan Walikota Sukabumi, terhadap Raperda Kota Sukabumi, Tentang Perubahan APBD Tahun Anggaran 2011, serta Kata-Kata Penutupan oleh Pimpinan Rapat.
Wakil Ketua DPRD Kota Sukabumi, Jona Arizona, S.IP. menjelaskan, Raperda Kota Sukabumi, Tentang Perubahan APBD Tahun Anggaran 2011 ini, perlu dibahas oleh DPRD dan Walikota, untuk mendapatkan persetujuan bersama, serta mekanisme yang harus dilakukan DPRD, melalui berbagai alat kelengkapan DPRD, sesuai dengan fungsi, tugas dan wewenang secara optimal.
Diharapkannya, dalam Perubahan APBD Tahun Anggaran 2011, seluruh siklus pengelolaan keuangan, mulai dari perencanaan, pelaksanaan, penata-usahaan dan pertanggung-jawaban, dilakukan secara akuntabel dan transparan. Dengan demikian, dalam pelaksanaan dan evaluasi kebijakannya pun, tidak akan terlepas dari aspirasi warga masyarakat yang berkembang. Selain itu, juga akan mencerminkan kebutuhan dan mendapatkan legitimasi etis, nilai, sosial dan politik dari warga masyarakat. Kemudian, juga akan senantiasa memerhatikan pada acuan prioritas kebijakan daerah, sebagai dokumen perencanaan, yang berisi kerangka visioner, kerangka global, dan kerangka proses. Sehingga anggaran tersebut, menjadi dokumen politik, yang mencerminkan alokasi pendanaan, indikator pencapaian, serta berkorelasi dengan visi, misi, program dan kegiatan.
|
| |
| Senin, 1 Agustus 2011 |
| Wakil Walikota Sukabumi Membuka Kegiatan Kultum Sesudah Sholat Dzuhur Berjamaah |
| Reporter : Yuli Noviawan |
| |
|
Wakil Walikota Sukabumi DR. H. Mulyono.,MM Membuka Kegiatan Kultum Sesudah Sholat Dzuhur Berjamaah selama bulan puasa, di masjid Al Ikhlas Setda Kota Sukabumi. (1/07/2011)
Kegiatan ini merupakan sebuah inovasi yang baik, serta dapat menambah ilmu tentang agama Islam bagi kita semua, demikian ungkap Wakil Walikota DR. H. Mulyono., MM saat memberikan sambutan pada pembukaan kegiatan Kultum sesudah sholat dzuhur berjamaah di masjid Al Ikhlas Setda Kota Sukabumi.
Kegiatan ini nantinya akan secara bergilir diisi materinya oleh para ulama di Kota Sukabumi, serta diharapkan para karyawan di lingkungan Kota Sukabumi dapat terus mengikuti kegiatan ini dengan baik.
Hadir dalam kegiatan kali ini para Asisten, Kepala DPPKAD, Kepala kantor PDE, Arsip Daerah dan Humas, para kepala Bagian di lingkungan Setda Kota Sukabumi serta karyawan dan karyawati di lingkungan Setda Kota Sukabumi.
Dalam ceramahnya kali ini KH. Abdullah Fauzi menjelaskan tentang betapa dekatnya Allah SWT dengan kita semua. |
| |
| Senin, 1 Agustus 2011 |
| Walikota Sukabumi Menjadi Pembina Apel Pada Hari Pertama Puasa |
| Reporter : Yuli Noviawan |
| |
|
Walikota Sukabumi Menjadi Pembina Apel Pada Hari Pertama Puasa. di lingkungan Setda Kota Sukabumi (1/07/2011).
Dalam arahannya Walikota Sukabumi H. Mokh. Muslikh Abdussyukur SH., M.Si mengatakan bahwa pada hari pertama puasa, para pegawai telah melaksanakan kewajibannya diawali apel pagi dengan tepat waktu.
Walikota Juga mengatakan bahwa kita telah dan terus berupaya bersama Muspida untuk terus memantau kegiatan di segala bidang selama bulan ramadhan kali ini, agar masyarakat dalam menjalankan ibadah puasa merasa aman dan nyaman.
Infrastruktur jalan beserta rambu2nya agar di cek kembali, petugas kesehatan dan rumah sakit juga dipersiapkan sampai kepada tenaga pemadam kebakaran juga harus di cek, demikian ungkap Walikota Sukabumi.
Walikota Sukabumi mengucapkan terima kasih kepada pegawai di lingkungan Pemda Kota Sukabumi, yang telah mengawali bulan puasa dengan melakukan apel bersamna tepat waktu.
Hadir dalam apel kali ini, Wakil Walikota Sukabumi DR. H. Mulyono, MM., Sekretaris Daerah Kota Sukabumi H. Moh. Muraz., SH., MM, Para Staf Ahli Walikota, para Asisten, Kepala OPD di lingkungan Setda Kota Sukabumi. |
| |
| Kamis, 28 Juli 2011 |
| WAKIL WALIKOTA TANDA TANGANI DEKLARASI MAKLUMAT RAMDHAN 1432 HIJRIYAH |
| Reporter : ENDANG SUMARDI |
| |
|
Wakil Walikota Sukabumi, Doktor H. Mulyono, M.M., Kapolres Sukabumi Kota, AKBP Anwar, S.Ik., M.Si., Ketua DPRD Kota Sukabumi, Aep Saepurahman, S.E., dan Ketua Umum MUI Kota Sukabumi, Profesor Doktor K.H. Dedi Ismatullah Machdi, S.H., M.H., menandatangani Deklarasi Maklumat Ramdhan Tahun 1432 Hijriyah. Penandatanganan deklarasi tersebut, dilaksanakan pada apel akbar para peserta Pawai Tarhib Ramadhan Tahun 1432 Hijriyah, hari Kamis, 28 Juli 2011, bertempat di Lapangan Merdeka Kota Sukabumi.
Adapun isi Deklarasi Maklumat Ramdhan Tahun 1432 Hijriyah tersebut, antara lain, Pertama, kami dan seluruh kaum Muslimin Kota Sukabumi, bertekad kuat, guna bersikap dan memperlakukan Ramadhan, sebagai bulan istimewa atau afdhallul syuhur, dengan penuh hormat, penuh khidmat dan seksama, serta menjalani ibadah shaum dengan sadar, ikhlas dan penuh makna, karena boleh jadi, Ramadhan ini adalah Ramadhan terakhir. Kedua, kami dan seluruh kaum Muslimin Kota Sukabumi, bertekad kuat, untuk menyempurnakan ibadah di bulan Ramadhan dengan munajat doa, rintihan taubat-istighfar, tadarrus AL-Quran, Shalat Tarawih atau Qiyamullail, saling memaafkan, merajut tali silaturahim, memperbanyak zakat, infaq dan shodaqoh, serta peduli fakir miskin, kaum dhuafa dan anak yatim. Ketiga, kami dan seluruh kaum Muslimin Kota Sukabumi, mengharapkan dan menghimbau, khususnya kepada kalangan Non Muslim, dan umumnya kepada segenap umat Islam, agar menghormati dan menghargai, serta respeks terhadap bulan suci ini, dengan cara tidak melakukan sikap, perilaku dan kegiatan yang mengganggu, mencederai dan menodai keagungan Ramadhan, serta tidak bertingkah yang dapat mengusik kekhusyuan ibadah kaum Muslimin.
Selain itu, dalam deklarasi tersebut juga dijelaskan, bahwa sejatinya tiada derajat, martabat dan peringkat manusia yang melebihi derajat taqwa. Namun peringkat taqwa tersebut, tidak akan teraih, apabila tanpa sikap sadar dalam mengistimewakan, memuliakan dan memakmurkan berbagai ibadah di bulan Ramadhan, yang penuh berkah, rahmah dan maghfiroh.
Selanjutnya dijelaskan, berpijak pada landasan normatif dan filosofis tersebut, maka bulan Ramadhan Tahun 1432 Hijriyah ini, agar dilaksanakan dengan sebaik-baiknya dan ikhlas, serta senantiasa mengharap hidayah, taufiq, inayah dan ridho Allah Taalla, disertai niat, itiqad dan semangat tafrih, tarhib dan targhib Ramadhan.
Kemudian, dalam deklarasi tersebut juga mengharapkan, semua pihak agar bersinergi dan bahu-membahu, serta bersama-sama menjalankan dan mengamalkannya, guna melahirkan manusia sejati, yang kembali suci di hari raya Idul Fitri.
|
| |
| Kamis, 28 Juli 2011 |
| WAKIL WALIKOTA LEPAS PESERTA PAWAI TARHIB RAMADHAN TAHUN 1432 HIJRIYAH |
| Reporter : ENDANG SUMARDI |
| |
|
Wakil Walikota Sukabumi, Doktor H. Mulyono, M.M., hari Kamis, 28 Juli 2011, di Jalan Perintis Kemerdekaan, tepatnya di depan Markas Polres Sukabumi Kota, secara resmi melepas peserta Pawai Tarhib Ramadhan Tahun 1432 Hijriyah, baik peserta pawai kendaraan bermotor, maupun peserta pawai pejalan kaki. Namun sebelum para peserta pawai tersebut dilepas secara resmi, terlebih dahulu dilaksanakan apel akbar para peserta, bertempat di Lapangan Merdeka Kota Sukabumi.
Hadir dalam kesempatan tersebut, unsur Muspida, Ketua DPRD Kota Sukabumi, Aep Saepurahman, S.E., Sekretaris Daerah Kota Sukabumi, H. Mohamad Muraz, S.H., M.M., Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Sukabumi, Drs. K.H. Khoirudin, M.M., Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Sukabumi, Profesor Doktor K.H. Dedi Ismatullah Machdi, S.H., M.H., Tokoh Masyarakat, Alim Ulama, dan undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Wakil Walikota Sukabumi, atas nama Pemerintah Kota Sukabumi, menyambut baik dan memberikan apresiasi yang tinggi, atas dilaksanakannya Pawai Tarhib Ramadhan tersebut. Karena pawai tersebut, sangat positif dan besar manfaatnya, khususnya dalam menyemarakan syiar Bulan Suci Ramadhan Tahun 1432 Hijriyah, sekaligus sebagai bentuk nyata penyambutan dan pemuliaan bulan suci tersebut di Kota Sukabumi.
Untuk itu, Wakil Walikota Sukabumi mengucapkan terima kasih kepada segenap lapisan warga masyarakat dan aparat dinas-instasni terkait, yang telah membantu dan mendukung secara optimal, baik berupa moril maupun meteril, sehingga pelaksanaan pawai tersebut dapat berjalan dengan baik dan lancar, serta aman dan tertib.
Pada kesempatan tersebut, juga dilaksanakan penanda-tanganan Deklarasi Maklumat Ramdhan Tahun 1432 Hijriyah, oleh Wakil Walikota Sukabumi, Doktor H. Mulyono, M.M., Kapolres Sukabumi Kota, AKBP Anwar, S.Ik., M.Si., Ketua DPRD Kota Sukabumi, Aep Saepurahman, S.E., dan Ketua Umum MUI Kota Sukabumi, Profesor Doktor K.H. Dedi Ismatullah Machdi, S.H., M.H.
Selain itu, juga dilaksanakan pengukuhan Patroli Simpatik Barisan Keamanan Ramadhan Tahun 1432 Hijriyah, oleh Ketua Umum MUI Kota Sukabumi, Profesor Doktor K.H. Dedi Ismatullah Machdi, S.H., M.H., dan penyerahan Santunan Tafrih Ramdhan Tahun 1432 Hijriyah, kepada 5 ribu orang kaum dhuafa se Kota Sukabumi, secara simbolis diserahkan oleh Wakil Walikota Sukabumi, Doktor H. Mulyono, M.M., kepada 7 Ketua MUI Kecamatan se Kota Sukabumi.
|
| |
| Senin, 25 Juli 2011 |
| WAKIL WALIKOTA BUKA PORSENI KE-II MI TINGKAT KOTA SUKABUMI TAHUN 2011 |
| Reporter : ENDANG SUMARDI |
| |
|
Wakil Walikota Sukabumi, Doktor H. Mulyono, M.M., hari Senin, 25 Juli 2011, bertempat di Lapangan Merdeka Kota Sukabumi, secara resmi membuka Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) ke-II Madrasah Ibtidaiyah (MI) Tingkat Kota Sukabumi Tahun 2011, ditandai pelepasan balon.
Pembukaan Porseni yang dihadiri unsur Muspida, Ketua DPRD Kota Sukabumi, Aep Saepurahman, S.E., Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Sukabumi, Drs. K.H. Khoirudin, M.M., para Kepala MI dan undangan lainnya ini, diawali devile para peserta se Kota Sukabumi, serta dimeriahkan oleh pertunjukan Kasidah, Marawis, Pencak Silat dan Marching Band.
Dalam sambutannya, Wakil Walikota Sukabumi menjelaskan, Pemerintah Kota Sukabumi menyambut baik, sekaligus memberikan apresiasi yang tinggi, atas dilaksanakannya Porseni tersebut. Karena sangat positif dan besar manfaatnya, khususnya dalam meningkatkan keterampilan dan kecerdasan para siswa MI di Kota Sukabumi, terutama dalam bidang olahraga dan seni. Selain itu, juga sebagai ajang akuntabilitas MI kepada pemerintah dan warga masyarakat, atas berbagai upaya dan pembinaan yang dilaksanakan di MI, khususnya dalam bidang olahraga dan seni.
Hal tersebut, menurut Wakil Walikota Sukabumi, sesuai dengan Visi Pembangunan Kota Sukabumi, yakni Terwujudnya Kota Sukabumi, Sebagai Pusat Pelayanan Berkualitas Bidang Pendidikan, Kesehatan dan Perdagangan di Jawa Barat, Berlandaskan Iman dan Taqwa. Selain itu, juga sesuai dengan Visi Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi, yakni Dengan iman dan taqwa, mewujudkan pemerintahan yang amanah berparadigma surgawi, menuju Kota Sukabumi yang cerdas, sehat dan sejahtera, baik lahir maupun batin, dilandasi nilai-nilai fhilosofis, Shidiq, Tabligh, Amanah, Fathonah.
Wakil Walikota Sukabumi mengharapkan, melalui pelaksanaan Porseni ini, dapat menghasilkan para atlet MI Kota Sukabumi yang tangguh dan berprestasi, guna membawa harum nama Kota Sukabumi, baik di tingkat lokal dan regional, maupun di tingkat nasional.
|
| |
| Senin, 25 Juli 2011 |
| WALIKOTA SUKABUMI HIMBAU MASYARAKAT AGAR GUNAKAN PRODUK UKM JAWA BARAT |
| Reporter : ENDANG SUMARDI |
| |
|
Walikota Sukabumi, H. Mokhamad Muslikh Abdussyukur, S.H., M.Si., menghimbau segenap lapisan warga masyarakat, khususnya PNS di Lingkungan Pemerintah Kota Sukabumi, agar senantiasa menggunakan produk-produk lokal Usaha Kecil dan Menengah (UKM) Jawa Barat, seperti Sepatu, Batik dan sebagainya.
Himbauan Walikota Sukabumi tersebut, disampaikan secara resmi, melalui surat tertanggal 4 Juli 2011, yang disampaikan kepada seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Lingkungan Pemerintah Kota Sukabumi, serta tembusannya disampaikan kepada Gubernur Jawa Barat, Ketua DPRD Provinsi Jawa Barat, Kepala Badan Koordinasi Pemerintahan dan Pembangunan Wilayah I Jawa Barat, dan Pimpinan DPRD Kota Sukabumi.
Sedangkan dilaksanakannya himbauan tersebut, seperti dijelaskan Walikota Sukabumi, yakni menindaklanjuti Surat Gubernur Jawa Barat, tertanggal 30 Juni 2011, Tentang Gerakan Penggunaan Produk UKM Jawa Barat. Maksud dan tujuannya, dalam rangka upaya memertahankan, sekaligus meningkatkan produk-produk UKM Jawa Barat.
Untuk itu diharapkan, himbauan Walikota Sukabumi tersebut, agar senantiasa dilaksanakan dengan sungguh-sungguh, khususnya oleh segenap PNS di Lingkungan Pemerintah Kota Sukabumi, dalam berbagai kesempatan dan kegiatan. Dengan demikian, segenap PNS di Lingkungan Pemerintah Kota Sukabumi, dapat menjadi contoh yang baik bagi segenap lapisan warga masyarakat, khususnya dalam menggunakan produk-produk lokal UKM Jawa Barat.
Adapun mengenai teknis pelaksanaannya, seperti dikatakan Walikota Sukabumi, diserahkan sepenuhnya kepada masing-masing OPD di Lingkungan Pemerintah Kota Sukabumi, dari mulai sosialisasi, pembinaan dan pelaksanaannya, hingga pengawasan dan evaluasinya.
|
| |
| Senin, 18 Juli 2011 |
| WALIKOTA SUKABUMI BUKA KEGIATAN MOS TAHUN PELAJARAN 2011-2012 |
| Reporter : ENDANG SUMARDI |
| |
|
Walikota Sukabumi, H. Mokhamad Muslikh Abdussyukur, S.H., M.Si., hari Senin, 18 Juli 2011, bertempat di SMP Negeri 1 Kota Sukabumi, secara resmi membuka kegiatan Masa Orientasi Siswa (MOS) Tahun Pelajaran 2011-2012, bagi seluruh siswa SMP dan MTs, serta siswa SMA, SMK dan MA se Kota Sukabumi.
Dalam sambutannya, Walikota Sukabumi menandaskan, kegiatan MOS bagi para siswa tersebut, selain diisi penyampaian berbagai materi pendidikan, juga diberikan pembekalan dan penyuluhan. Sedangkan esensi dari pelaksanaan MOS bagi para siswa tersebut, yakni untuk memperkenalkan lingkungan sekolah, sekaligus sebagai model pembelajaran di sekolah barunya masing-masing. Dengan demikian, para siswa bisa beradaptasi dengan lingkungan sekolah barunya, termasuk dengan para guru dan teman-temannya.
Selain itu, dilaksanakannya kegiatan MOS ini, supaya para siswa senantiasa disiplin, taat, ramah dan hormat, baik kepada Kepala Sekolah, Guru dan Petugas Tata Usaha, maupun kepada kakak-kakak kelas di sekolahnya masing-masing, serta kepada orang tua dan teman-teman se-angkatannya, termasuk kepada guru dan siswa sekolah lainnya.
Dalam pada itu, Kepala Dinas Pendidikan Kota Sukabumi, Drs. Ayep Supriatna, M.M. menjelaskan, dilaksanakannya kegiatan MOS ini, untuk memberikan kesan yang positif dan menyenangkan bagi para siswa, khususnya yang berkaitan dengan lingkungan sekolah barunya masing-masing.
Untuk itu diharapkan, dengan dilaksanakannya MOS ini, para siswa dapat mengikuti kegiatan belajar di sekolah barunya masing-masing, baik yang berhubungan dengan fisik bangunan dan lingkungan sekolahnya, maupun yang berhubungan dengan sosial dan norma-norma yang berlaku dilingkungan sekolah barunya masing-masing.
|
| |
| Sabtu, 9 Juli 2011 |
| WALIKOTA BUKA DIKLAT PRAJABATAN CPNS GOLONGAN III ANGKATAN III TAHUN 2011 |
| Reporter : ENDANG SUMARDI |
| |
|
Walikota Sukabumi, H. Mokhamad Muslikh Abdussyukur, S.H., M.Si., hari Jumat, 8 Juli 2011, bertempat di Graha KPDA Sukabumi, secara resmi membuka Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Prajabatan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Golongan III Angkatan III Tahun 2011, di lingkungan Pemerintah Kota Sukabumi.
Dalam sambutannya, Walikota Sukabumi menjelaskan, dilaksanakannya Diklat Prajabatan ini, untuk memberikan pengetahuan, dalam rangka membentuk wawasan kebangsaan, kepribadian dan etika PNS, serta pengetahuan dasar tentang sistem penyelenggaraan Pemerintahan Negara dan bidang tugas lainnya. Dengan demikian, setiap PNS di lingkungan Pemerintah Kota Sukabumi, mampu melaksanakan tugas dan perannya dengan baik, sebagai pelayan masyarakat.
Selain itu, Walikota Sukabumi juga mengingatkan kepada seluruh peserta Diklat Prajabatan, bahwa dengan bergabungnya para CPNS di lingkungan Pemerintah Kota Sukabumi ini, harus dapat menambah kekuatan, sekaligus dapat memberikan kontribusi yang signifikan, terhadap upaya-upaya pencapaian Visi Pembangunan Kota Sukabumi, yakni Terwujudnya Kota Sukabumi Sebagai Pusat Pelayanan Berkualitas Bidang Pendidikan, Kesehatan dan Perdagangan di Jawa Barat, Berlandaskan Iman dan Taqwa; serta Visi Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi, yakni Dengan Iman dan Taqwa Mewujudkan Pemerintahan yang Amanah Berparadigma Surgawi, Menuju Kota Sukabumi yang Cerdas, Sehat dan Sejahtera, baik lahir maupun batin, dilandasi nilai-nilai fhilosofis, Sidiq, Tabligh, Amanah, Fathonah.
Walikota Sukabumi mengharapkan, dengan dilaksanakannya Diklat Prajabatan ini, para peserta mendapat gain score atau nilai lebih, apabila dibandingkan dengan waktu-waktu sebelumnya. Dengan demikian, melalui pelaksanaan Diklat Prajabatan ini, dapat melahirkan aparatur pemerintah yang memiliki kesiapan, khususnya dalam menghadapi berbagai tugas dan tantangan, yang saat ini semakin kompleks.
Sementara Kepala Badan Kepegawaian dan Diklat (BKD) Kota Sukabumi, Drs. Suwarsa, M.Si. menjelaskan, Diklat Prajabatan ini dilaksanakan selama 14 hari ini. Sedangkan peserta yang mengikuti Diklat Prajabatan ini, seluruhnya berjumlah 54 orang, berasal dari Badan, Dinas, Kantor dan Bagian, di lingkungan Pemerintah Kota Sukabumi.
|
| |
| Jumat, 8 Juli 2011 |
| WALIKOTA SUKABUMI LEPAS KAFILAH FASI KOTA SUKABUMI TAHUN 2011 |
| Reporter : ENDANG SUMARDI |
| |
|
Walikota Sukabumi, H. Mokhamad Muslikh Abdussyukur, S.H., M.Si., hari Kamis, 7 Juli 2011, di Balai Kota Sukabumi, secara resmi melepas kafilah Festival Anak Shaleh Indonesia (FASI) Kota Sukabumi, untuk mengikuti FASI VIII Tingkat Provinsi Jawa Barat Tahun 2011, yang berlangsung di Kota Tasikmalaya.
Dalam sambutannya, Walikota Sukabumi menjelaskan, pelaksanaan FASI ini sangat positif dan besar manfaatnya, serta waktunya sangat tepat. Yakni selain untuk mengisi waktu libur sekolah, juga tidak akan mengganggu belajar anak-anak, khususnya yang menjadi peserta FASI ini.
Walikota Sukabumi mengharapkan kepada kafilah FASI Kota Sukabumi, agar senantiasa berupaya optimal menjaga kesehatan, keselamatan dan kekompakan, serta persatuan dan kesatuan, khususnya antara peserta dengan pembimbing.
Selain itu, kafilah FASI Kota Sukabumi, juga agar senantiasa berupaya optimal menjaga nama baik Kota Sukabumi, serta dapat tampil secara maksimal, supaya dapat membawa prestasi yang membanggakan semua pihak.
Sementara Ketua Kafilah FASI Kota Sukabumi, Tholib Rifai menjelaskan, jumlah kafilah FASI Kota Sukabumi ini, seluruhnya mencapai 76 orang, yang terdiri dari 34 peserta dan 42 pembimbing. Sedangkan ke-34 peserta tersebut, akan mengikuti berbagai jenis perlombaan.
Dijelaskan pula, dalam penyelenggaraan FASI VIII Tingkat Provinsi Jawa Barat Tahun 2011 ini, ada beberapa hal yang sangat istimewa dan membanggakan semua pihak, baik bagi pemerintah maupun bagi warga masyarakat Kota Sukabumi. Diantaranya, Walikota Sukabumi mendapat Penghargaan Uswah Hasanah Tahun 2011, dari Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Provinsi Jawa Barat.
Ketua Kafilah FASI Kota Sukabumi menandaskan, penghargaan tersebut diserahkan, sebagai upaya dan kepedulian, serta kebijakan Walikota Sukabumi, dalam menyukseskan Program Gerakan Dakwah, khususnya di Kota Sukabumi. Dikatakannya, penghargan tersebut, akan diserahkan pada acara pembukaan FASI VIII Tingkat Provinsi Jawa Barat Tahun 2011, di Kota Tasikmalaya.
|
| |
| Kamis, 7 Juli 2011 |
| WALIKOTA SUKABUMI BUKA MUSKOT XII DPD KNPI KOTA SUKABUMI TAHUN 2011 |
| Reporter : ENDANG SUMARDI |
| |
|
Walikota Sukabumi, H. Mokhamad Muslikh Abdussyukur, S.H., M.Si., hari Kamis, 7 Juli 2011, bertempat di Gedung Juang 45 Kota Sukabumi, secara resmi membuka Musyawarah Kota (Muskot) XII DPD KNPI Kota Sukabumi Tahun 2011. Hadir dalam kesempatan tersebut, Pimpinan dan Anggota DPRD Kota Sukabumi, unsur Pimpinan Daerah Kota Sukabumi, jajaran pengurus DPD KNPI Kota Sukabumi, para Ketua Organisasi Pemuda dan Organisasi Mahasiswa se Kota Sukabumi, serta undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Walikota Sukabumi menjelaskan, apabila mencermati opini yang berkembang di berbagai mass media, baik cetak maupun elektronik, khususnya dalam menjelang dan pasca Peringatan Hari Lahirnya Pancasila, tanggal 1 Juni 2011 yang lalu, ada hal yang cukup menggembirakan semua pihak. Yakni sebagian warga masyarakat dan para pakar berpendapat, akan pentingnya bangsa Indonesia, untuk secara sungguh-sungguh, menjadikan kembali Pancasila sebagai landasan idiil, dalam kehidupan bernegara dan bermasyarakat. Bahkan Pendidikan Pancasila, yang dalam beberapa waktu telah dihapus dari Kurikulum Sekolah dan Perguruan Tinggi, diusulkan untuk dimasukan kembali, dengan metoda pengajaran yang lebih menarik.
Ditandaskannya, sebagai bangsa Indonesia, tentunya merasa prihatin dengan fenomena yang terjadi saat ini, dimana sebagian dari warga masyarakat, seakan telah kehilangan arah dan jati diri, sebagai bangsa Indonesia. Bahkan sebagian dari warga masyarakat bangsa Indonesia, seperti telah menjadi amnesia, yakni lupa terhadap falsafah dan landasan idiil Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Bhineka Tunggal Ika, dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Padahal sebagian warga masyarakat dan bangsa Indonesia, semestinya dapat membangkitkan kesadaran, untuk lebih mengamalkan sila-sila Pancasila, dalam kehidupan sehari-hari secara konsekuen.
Untuk itu, Pancasila semestinya dipahami dan dijadikan sebagai sebuah pilihan, sejak bangsa Indonesia berdiri. Karena Pancasila telah terbukti keampuhannya, khususnya dalam merekat persatuan dan kesatuan bangsa, yang terdiri dari berbagai suku, bahasa dan budaya. Dikatakannya, bangsa Indonesia, saat ini seakan-akan hanya fokus mengejar pertumbuhan ekonomi, serta disibukan dengan urusan korupsi di berbagai strata, termasuk hingar bingarnya perpolitikan, yang membingungkan sebagian besar warga masyarakat, dan bangsa Indonesia sendiri.
|
| |
| Minggu, 3 Juli 2011 |
| WAKIL WALIKOTA SUKABUMI LEPAS KONTINGEN ATLET BASKET DAN TINJU |
| Reporter : ENDANG SUMARDI |
| |
|
Wakil Walikota Sukabumi, sekalugus sebagai Ketua Perbasi Kota Sukabumi, Doktor H. Mulyono, M.M., hari Minggu, 3 Juli 2011, bertempat di Ruangan Pertemuan Setda Kota Sukabumi, secara resmi melepas kontingen atlet Basket dan Tinju Kota Sukabumi, untuk berlaga pada Kejuaran Basket Pekan Olahraga Pelajar Wilayah (Popwil), di Kota Depok, dan Kejuaran Tinju Bupati Cup 2011 Tingkat Jawa Barat, di Soreang Kabupaten Bandung.
Hadir dalam kesempatan tersebut, Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Cabang Kota Sukabumi, H. Sutisna, pengurus Persatuan Basket Seluruh Indonesia (Perbasi) Cabang Kota Sukabumi, dan pengurus Persatuan Tinju Amatir Indonesia (Pertina) Cabang Kota Sukabumi.
Dalam sambutannya, Wakil Walikota Sukabumi mengharapkan, seluruh atlet yang akan bertanding tersebut, harus bisa tampil maksimal, serta harus memiliki motivasi, semangat juang dan keberanian, khususnya dalam menghadapi setiap lawan. Maksud dan tujuannya, supaya seluruh atlet tersebut, tidak kalah sebelum bertanding. Karena seluruh atlet tersebut, akan membawa harum nama Kota Sukabumi, baik di tingkat wilayah maupun di tingkat provinsi. Untuk itu, seluruh atlet tersebut, harus dapat menunjukan seluruh kemampuannya, supaya tidak kalah oleh atlet dari daerah lain.
Dijelaskannya, baik atlet tinju maupun basket, di Kota Sukabumi sudah mulai menunjukan prestasi yang cukup membanggakan semua pihak, baik di tingkat lokal maupun di tingkat wilayah dan provinsi. Buktinya beberapa waktu yang lalu, atlet tinju yang tergabung dalam Pertina Cabang Kota Sukabumi, berhasil meraih 15 medali, yang terdiri dari 5 medali emas, 5 medali perak, dan 5 medali perunggu, pada Kejuaraan Tinju Walikota Cup 2011, di Kota Bandung. Demikian pula atlet basket yang tergabung dalam Perbasi Cabang Kota Sukabumi, belum lama ini berhasil meraih gelar juara, pada Kejuaraan Basket di Kota Sukabumi.
Sementara salah seorang pengurus Pertina Cabang Kota Sukabumi, Veron menjelaskan, atlet tinju yang akan berlaga pada Kejuaran Tinju Bupati Cup 2011 Tingkat Jawa Barat, di Soreang Kabupaten Bandung tersebut, seluruhnya berjumlah 18 orang, serta akan bertanding pada Kelas Kadet, Junior, Senior Pemula, dan Senior Utama. Sedangkan kejuaraan tersebut, dijadualkan berlangsung selama 5 hari, tepatnya dari tanggal 4 sampai dengan 9 Juli 2011.
Adapun ke-18 atlet tinju tersebut, berasal dari 3 sasana tinju yang ada di Kota Sukabumi, yakni dari Nirwana Boxing Camp, Satria Boxing Cam, dan Disporabudpar Boxing Camp. Dikatakannya, ke-18 atlet tinju yang diikutsertakan dalam Kejuaran Tinju Bupati Cup 2011 tersebut, untuk menambah jam terbang bertanding, sebagai persiapan untuk mengikuti Pekan Olah Raga Daerah (Porda) Jawa Barat Tahun 2013 mendatang.
|
| |
| Minggu, 3 Juli 2011 |
| PENERAPAN KEPUTUSAN WALIKOTA SUKABUMI AKAN DIAWASI SECARA KETAT |
| Reporter : ENDANG SUMARDI |
| |
|
Penerapan Keputusan Walikota Sukabumi Nomor 90 Tahun 2011, Tentang Batasan Dana Sumbangan Pendidikan (DSP) di Kota Sukabumi, akan diawasi secara ketat oleh berbagai pihak. Diantaranya oleh pihak Dinas Pendidikan Kota Sukabumi, dan DPRD Kota Sukabumi. Hal tersebut terungkap dalam rapat dengar pendapat atau hearing, antara pihak Dinas Pendidikan Kota Sukabumi dan sejumlah Kepala Sekolah, dengan Anggota Komisi III DPRD Kota Sukabumi, baru-baru ini.
Salah seorang Anggota Komisi III DPRD Kota Sukabumi, Faisal Anwar Bagindo menjelaskan, dilaksanakannya rapat dengar pendapat tersebut, karena terdapat informasi yang beredar di masyarakat, tentang adanya sekolah yang memungut DSP, di atas ketentuan Keputusan Walikota Sukabumi Nomor 90 Tahun 2011.
Namun informasi tersebut, dibantah oleh pihak Dinas Pendidikan Kota Sukabumi dan sejumlah Kepala Sekolah. Karena menurut Kepala Dinas Pendidikan Kota Sukabumi, Drs. Ayep Supriatna, M.M., hingga saat ini belum ada sekolah yang menetapkan besaran DSP, karena proses pendaftaran Peneriman Peserta Didik Baru (PPDB) masih berlangsung. Sedangkan penetapan besaran DSP tersebut, baru bisa dilaksanakan oleh setiap sekolah, setelah proses pendaftaran PPDB selesai. Selain itu, dalam menentukan besaran DSP, setiap sekolah harus terlebih dahulu mengadakan pertemuan, dengan pihak orang tua siswa baru.
Namun demikian, pihak Dinas Pendidikan Kota Sukabumi, akan berupaya optimal melakukan pengawasan, atas penerapan Keputusan Walikota Sukabumi Nomor 90 Tahun 2011, ke setiap sekolah yang ada di Kota Sukabumi. Ditandaskannya, apabila ada sekolah yang menerapkan DSP di atas ketentuan Keputusan Walikota Sukabumi Nomor 90 Tahun 2011, kendati atas persetujuan orang tua siswa, akan ditindak tegas, sesuai dengan peraturan dan per-undang-undangan yang berlaku. Karena hal tersebut, merupakan sebuah pelanggaran.
Adapun besaran DSP yang ditetapkan dalam Keputusan Walikota Sukabumi Nomor 90 Tahun 2011 tersebut, yakni tidak boleh lebih dari 1 juta 500 ribu rupiah. Kecuali bagi Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional atau RSBI. Sebab untuk setiap RSBI, diperbolehkan menetapkan DSP sendiri, di luar Keputusan Walikota Sukabumi Nomor 90 Tahun 2011.
Dalam pada itu, salah seorang Anggota Komisi III DPRD Kota Sukabumi, Faisal Anwar Bagindo menandaskan, pihaknya belum maksimal melakukan pengawasan, terhadap penerapan Keputusan Walikota Sukabumi Nomor 90 Tahun 2011. Untuk itu, dalam waktu dekat ini, Komisi III DPRD Kota Sukabumi, akan melakukan pemantauan ke seluruh sekolah yang ada di Kota Sukabumi, khususnya yang berkaitan dengan penerapan Keputusan Walikota Sukabumi Nomor 90 Tahun 2011.
|
| |
| Selasa, 28 Juni 2011 |
| WALIKOTA SUKABUMI LEPAS KONTINGEN JAMNAS PRAMUKA KE IX TAHUN 2011 |
| Reporter : ENDANG SUMARDI |
| |
|
Walikota Sukabumi, H. Mokhamad Muslikh Abdussyukur, S.H., M.Si., hari Selasa, 28 Juni 2011, bertempat di Lapangan Apel Setda Kota Sukabumi, secara resmi melepas kontingen Kwarcab Gerakan Pramuka Kota Sukabumi, untuk mengikuti Jambore Nasional (Jamnas) Pramuka Ke IX Tahun 2011. Jamnas Pramuka yang dilaksanakan di Teluk Gelam, Ogan Komering Ilir (OKI), Provinsi Sumatera Selatan ini, dijadualkan berlangsung selama 7 hari, tepatnya dari tanggal 1 sampai dengan 8 Juni 2011 mendatang.
Dalam sambutannya, Walikota Sukabumi menghimbau kepada kontingen Kwarcab Gerakan Pramuka Kota Sukabumi, yang mengikuti Jamnas tersebut, agar senantiasa ber-upaya optimal menjaga kondisi fisik secara prima, dengan memaksimalkan waktu untuk ber-istirahat. Maksud dan tujuannya, supaya kondisi fisik kontingen Kwarcab Gerakan Pramuka Kota Sukabumi ini, bisa terjaga dengan baik. Karena perjalanan untuk menuju Teluk Gelam, OKI, Provinsi Sumatera Selatan tersebut sangat jauh, serta membutuhkan waktu yang cukup lama.
Ditandaskannya, apabila kondisi fisik dapat terjaga dengan baik, kontingen Kwarcab Gerakan Pramuka Kota Sukabumi, dalam mengikuti Jamnas tersebut, bisa tampil lebih baik dan percaya diri. Terlebih setelah sampai di Cilegon Provinsi Banten, kontingen Kwarcab Gerakan Pramuka Kota Sukabumi ini, akan bergabung dengan kontingan Kwarcab Gerakan Pramuka, dari Kabupaten dan Kota se Jawa Barat, untuk berangkat secara bersama-sama, menuju Teluk Gelam, OKI, Provinsi Sumatera Selatan.
Sementara Humas Kwarcab Gerakan Pramuka Kota Sukabumi, Drs. Amir Machmud K.H., yang lebih dikenal dengan panggilan Bah Digma menjelaskan, kontingen Kwarcab Gerakan Pramuka Kota Sukabumi yang mengikuti Jamnas ini, seluruhnya berjumlah 42 orang. Antara lain, 32 orang Pramuka Penegak, dan 10 orang Pembina. Ditandaskannya, ke-32 orang Pramuka Penegak tersebut, dibagi dalam dua regu, yakni regu putera dan puteri, hasil seleksi yang diikuti oleh seluruh pelajar SMP se Kota Sukabumi. Ditandaskan pula, seleksi terhadap para pelajar tersebut, dilaksanakan sejak bulan Februari 2011 yang lalu.
Humas Kwarcab Gerakan Pramuka Kota Sukabumi mengatakan, kontingen Kwarcab Gerakan Pramuka Kota Sukabumi ini, pada saat mengikuti Jamnas tersebut, akan menampilkan seni teater tradisional Sunda, serta Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (Iptek), tentang Radio, TV dan Internet, termasuk keterampilan teknik kepramukaan. Adapun maksud dan tujuan dilaksanakannya Jamnas tersebut, diantaranya untuk memupuk nilai-nilai persatuan dan kesatuan bangsa, serta ajang untuk tukar menukar informasi dan pengetahuan, khususnya dengan sesama anggota Pramuka, dari seluruh daerah se Indonesia.
|
| |
| Senin, 27 Juni 2011 |
| WALIKOTA SUKABUMI BUKA SOSIALISASI KEARSIPAN TAHUN 2011 |
| Reporter : ENDANG SUMARDI |
| |
|
Walikota Sukabumi, H. Mokhamad Muslikh Abdussyukur, S.H., M.Si., hari Senin, 27 Juni 2011, bertempat di Hotel Edelweis Kota Sukabumi, secara resmi membuka Sosialisasi Kearsipan dan Bimbingan Teknis (Bintek) Pengelolaan Kearsipan, di Lingkungan Pemerintah Kota Sukabumi Tahun 2011.
Dalam sambutannya, Walikota Sukabumi menandaskan, pengelolaan dan penataan arsip secara profesional, di setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Lingkungan Pemerintah Kota Sukabumi, sangat penting dilakukan, serta harus senantiasa ditingkatkan. Karena arsip merupakan salah satu bukti otentik tanggung jawab pekerjaan, yang dibebankan kepada seseorang atau lembaga. Oleh karenanya, arsip harus tetap terpelihara dan terjaga keutuhannya dengan baik, agar pada saat dibutuhkan, dapat ditemukan secara cepat, tepat dan akurat. Selain itu, juga sebagai salah satu upaya, untuk menyelematkan bahan pertanggungjawaban daerah dan nasional.
Ditandaskan pula, kualitas pengelolaan dan penataan arsip di setiap OPD di Lingkungan Pemerintah Kota Sukabumi, dinilai oleh berbagai kalangan sudah cukup baik. Buktinya dalam penyusunan Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (LAKIP), Pemerintah Kota Sukabumi berhasil meraih predikat terbaik di Indonesia, dengan nilai B, sekaligus mendapat penghargaan dari Pemerintah Pusat. Sebab apabila tidak didukung dengan kualitas pengelolaan dan penataan arsip di setiap OPD, prestasi yang cukup membanggakan semua pihak tersebut, tidak mungkin dapat diraih oleh Pemerintah Kota Sukabumi.
Namun demikian, untuk lebih meningkatkan kualitas pengelolaan dan penataan arsip di setiap OPD di Lingkungan Pemerintah Kota Sukabumi, perlu dilakukan berbagai langkah dan upaya, diantaranya melalui Sosialisasi Kearsipan dan Bintek Pengelolaan Kearsipan, serta Undang-Undang Kearsipan, bagi para Pengelola Kearsipan di setiap OPD di Lingkungan Pemerintah Kota Sukabumi. Karena sosialisasi tersebut, merupakan salah satu tuntutan yang tidak dapat ditawar, supaya dapat memenuhi norma, sekaligus dapat mengikuti perkembangan kearsipan yang terjadi.
Adapun output yang diharapkan dari pelaksanaan sosialisasi ini, menurut Walikota Sukabumi, supaya para Pengelola Kearsipan di setiap OPD di Lingkungan Pemerintah Kota Sukabumi, dapat bekerja secara professional, sehingga dapat berdampak langsung pada kinerja pengelolaan arsip, di setiap OPD di Lingkungan Pemerintah Kota Sukabumi.
|
| |
| Rabu, 22 Juni 2011 |
| WALIKOTA SUKABUMI AKAN OPTIMAL DAN FOKUS TINGKATAN KUALITAS SDM |
| Reporter : ENDANG SUMARDI |
| |
|
Walikota Sukabumi, H. Mokhamad Muslikh Abdussyukur, S.H., M.Si., akan senantiasa berupaya optimal dan fokus meningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM), serta kesejahteraan warga masyarakat Kota Sukabumi. Hal tersebut disampaikan Walikota Sukabumi, saat merayakan dan syukuran memperingati hari kelahirannya yang ke-64, bertempat di rumah pribadinya, di Perumahan Cimahpar Endah II Sukabumi, hari Selasa, 21 Juni 2011.
Dikatakannya, pada akhir menjabat Walikota Sukabumi yang akan berakhir pada tahun 2013 mendatang, orang nomor satu di Kota Sukabumi ini akan fokus pada hal tersebut. Maksud dan tujuannya, supaya tidak ada warga masyarakat tidak mampu, yang mengonsumsi makanan tidak laik, serta supaya tidak ada warga masyarakat yang tinggal di rumah tidak layak huni.
Selain itu, Walikota Sukabumi beserta keluarganya, juga akan fokus meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Allah Taalla, serta meningkatkan kinerja institusi Islam. Walikota Sukabumi mengharapkan, dengan maksimalnya pelaksanaan program institusi Islam, seperti zakat, infaq dan sodaqoh, dapat membantu warga masyarakat miskin di Kota Sukabumi. Dengan demikian, warga masyarakat miskin di Kota Sukabumi, secara bertahap akan terangkat kesejahteraannya.
Dalam kesempatan tersebut, Walikota Sukabumi didampingi isteri dan anak bungsunya tercinta, Hajah Isye Muslikh Abdussyukur dan Ratu Raya Giani Agustin, melakukan pemotongan kue ulang tahun, sekaligus membagikannya kepada sejumlah undangan, sebagai simbol kebahagiaan, dalam merayakan dan syukuran memperingati hari kelahirannya tersebut.
Sementara Isteri Walikota Sukabumi, Hajah Isye Muslikh Abdussyukur, mengucapkan selamat ulang tahun dan bersyukur kepada Allah Taalla, karena suami tercintanya tersebut telah diberi umur panjang, yang saat ini telah berusia 64 tahun. Namun kendati usianya sudah tua, tapi semangatnya masih cukup tinggi, khususnya dalam melaksanakan berbagai tugas pekerjaan, untuk mengabdi kepada negara, pemerintah, bangsa dan warga masyarakat Kota Sukabumi. Diharapkannya, semoga suaminya tercinta tersebut, senantiasa diberi kekuatan dan kesehatan lahir batin, guna menunjang kelancaran dan keberhasilan, dalam menjalankan tugas sebagai Walikota Sukabumi, dan seorang suami yang senantiasa menyayangi keluarga dan warga masyarakat.
Hadir dalam kesempatan tersebut, Kapolres Sukabumi Kota, AKBP Anwar, S.Ik., M.Si., Ketua Pengadilan Negeri Sukabumi, Marchellus Muhartono,S.H., Kepala Kejaksaan Negeri Sukabumi, Zainul Djafrin, S.H., Wakil Walikota Sukabumi, Doktor H. Mulyono, M.M., Sekretaris Daerah Kota Sukabumi, H. Mohamad Muraz, S.H., M.M., para Asisten dan Staf Ahli, serta para Pejabat Eselon II lainnya, di Lingkungan Pemerintah Kota Sukabumi.
|
| |
| Senin, 13 Juni 2011 |
| WAKIL WALIKOTA SUKABUMI BUKA MANASIK HAJI TAHUN 2011 |
| Reporter : ENDANG SUMARDI |
| |
|
Wakil Walikota Sukabumi, Doktor H. Mulyono, M.M., hari Senin, 13 Juni 2011, bertempat di Gedung Pusat Kajian Islam Kota Sukabumi, secara resmi membuka manasik atau bimbingan haji tahun 2011. Dalam sambutannya, Wakil Walikota Sukabumi menjelaskan, dilaksanakannya manasik atau bimbingan haji ini, merupakan salah satu upaya, agar para calon haji dari Kota Sukabumi, pada saat melaksanakan ibadah haji di Tanah Suci Mekah, dapat melaksanakannya dengan baik dan benar. Dengan demikian, predikat haji mambrur sebagaimana yang diinginkan oleh semua pihak, dapat diraih dengan baik, oleh para haji dari Kota Sukabumi.
Berkaitan dengan hal tersebut, Wakil Walikota Sukabumi mengharapkan kepada segenap calon haji dari Kota Sukabumi, agar mengikuti manasik atau bimbingan haji ini dengan sungguh-sungguh, disertai disiplin yang tinggi, supaya hasilnya dapat memuaskan dan membanggakan semua pihak.
Selain itu, Wakil Walikota Sukabumi juga menghimbau segenap calon haji dari Kota Sukabumi, agar senantiasa berupaya optimal menjaga kebugaran dan kesehatan, dari mulai mengikuti manasik dan berangkat ke Tanah Suci Mekah melaksanakan ibadah haji, hingga pulang kembali ke Kota Sukabumi dengan selamat, serta dalam keadaan bugar dan sehat.
Sedangkan hal yang tidak kalah penting, menurut Wakil Walikota Sukabumi, yakni segenap calon haji dari Kota Sukabumi, agar memperbanyak dan meningkatkan amal ibadah, baik kepada Allah Taalla maupun kepada sesama umat manusia. Selain itu, juga agar senantiasa rajin membaca, serta mempelajari seluruh materi yang disampaikan dalam manasik haji ini.
Maksud dan tujuannya, untuk meningkatkan pengetahuan, wawasan, keterampilan dan kemampuan, khususnya dalam melaksanakan ibadah haji. Disamping itu, juga pada saat melaksanakan ibadah haji di Tanah Suci Mekah, para calon haji dari Kota Sukabumi, agar melakukannya dengan ikhlas dan khusyu, supaya predikat haji mabrur sebagaimana yang diinginkan oleh semua pihak, dapat diraih dengan baik dan sempurna.
|
| |
| Jumat, 10 Juni 2011 |
| WALIKOTA MERASA BANGGA ATAS PRESTASI YANG DIRAIH SMK NEGERI 1 |
| Reporter : ENDANG SUMARDI |
| |
|
Walikota Sukabumi, H. Mokhamad Muslikh Abdussyukur, S.H., M.Si., menyatakan merasa bangga dan gembira, atas prestasi yang diraih SMK Negeri 1 Kota Sukabumi, yakni sebagai SMK terbaik di Jawa Barat. Pernyataan Walikota Sukabumi tersebut, disampaikan usai menghandiri acara Purnawiyata SMK Negeri 1 Kota Sukabumi, yang dilaksanakan baru-baru ini, bertempat di Aula SMK Negeri tersebut.
Ditandaskannya, hal tersebut merupakan salah satu bukti nyata, bahwa pendidikan di Kota Sukabumi berkualitas, khususnya yang dilaksanakan di SMK Negeri 1 Kota Sukabumi. Selain itu, Walikota Sukabumi juga menandaskan, dalam melepas para lulusannya, SMK Negeri 1 Kota Sukabumi memiliki cara tersendiri. Yakni khusus bagi para lulusan yang memiliki prestasi, pada acara tersebut dilaksanakan penandatanganan MoU atau Nota Kesepakatan, dengan sejumlah perusahaan dan industri. Bahkan sebagian lulusan, dinyatakan telah diterima bekerja di sejumlah perusahaan dan industri.
Namun demikian, Walikota Sukabumi berharap kepada pihak SMK Negeri 1 Kota Sukabumi, agar dengan telah diraihnya prestasi tersebut, jangan berpuas diri, apalagi bertepuk dada. Akan tetapi, prestasi yang telah diraih tersebut, hendaknya dijadikan motivasi, untuk senantiasa berupaya maksimal, dalam meningkatkan kualitas pendidikan, sesuai dengan kebutuhan dunia usaha dan industri, termasuk kemampuan dan keterampilan, mental dan disiplin, serta keimanan dan ketaqwaan para lulusan.
Hal tersebut disampaikan, karena menurut Walikota Sukabumi, ada beberapa masukan yang diterima dari sejumlah perusahaan dan industri, bahwa kemampuan dan keterampilan, serta mental dan disiplin, termasuk keimanan dan ketaqwaan para lulusan, masih perlu ditingkatkan lagi.
Untuk itu, kepada para lulusan SMK Negeri 1 Kota Sukabumi, Walikota Sukabumi berpesan, agar senantiasa berupaya maksimal meningkatkan kemampuan dan keterampilan, serta mental dan disiplin, termasuk keimanan dan ketaqwaan. Yang tidak kalah penting, para lulusan SMK Negeri 1 Kota Sukabumi ini, juga agar senantiasa berbhakti kepada orang tua dan keluarga, serta senantiasa menyantuni orang miskin dan mencintai lingkungan. Sebab dengan hal tersebut, kebahagian di dunia dan kelak di akhirat, akan tercapai dengan baik dan mulus.
|
| |
| Kamis, 2 Juni 2011 |
| WAKIL WALIKOTA SUKABUMI BUKA PAMERAN WAJAH KOTA SUKABUMI TAHUN 2011 |
| Reporter : ENDANG SUMARDI |
| |
|
Wakil Walikota Sukabumi, Doktor H. Mulyono, M.M., hari Kamis, 2 Juni 2011, bertempat di Lapangan Merdeka Kota Sukabumi, secara resmi membuka Pameran Wajah Kota Sukabumi Tahun 2011. Pembukaan pameran yang ditandai pemukulan Gong dan prosesi seni upacara adat Sunda ini, hadiri Pimpinan DPRD Kota Sukabumi, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Kota Sukabumi, para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Lingkungan Pemerintah Kota Sukabumi, Ketua Tim Penggerak PKK Kota Sukabumi, dan undangan lainnya.
Dalam kesempatannya, Wakil Walikota Sukabumi menjelaskan, Pameran Wajah Kota Sukabumi Tahun 2011 ini, merupakan rangkaian kegiatan, dalam rangka memperingati Hari Jadi Ke-97 Kota Sukabumi, dan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) Tahun 2011. Untuk itu, Wakil Walikota Sukabumi, atas nama pemerintah dan warga masyarakat Kota Sukabumi, mengucapkan terima kasih, sekaligus memberikan apresiasi yang tinggi, atas dilaksanakannya pameran tersebut. Karena pameran tersebut, sesuai dengan Visi Pembangunan Kota Sukabumi, yakni Terwujudnya Kota Sukabumi Sebagai Pusat Pelayanan Berkualitas Bidang Pendidikan, Kesehatan dan Perdagangan di Jawa Barat, Berlandaskan Iman dan Taqwa.
Ditandaskannya, untuk mencapai Visi Kota Sukabumi tersebut, diperlukan peran serta dan tanggung jawab dari semua pihak, yakni pemerintah, sektor swasta, dan masyarakat. Ditandaskan pula, pelaksanaan pameran ini, merupakan peran serta pemerintah, sektor swasta, dan masyarakat. dalam upaya mewujudkan Visi Kota Sukabumi.
Dalam pada itu, Panitia Penyelenggara, Holil Wahyudin menjelaskan, Pameran Wajah Kota Sukabumi Tahun 2011 ini, menurut rencana dijadualkan berlangsung selama 10 hari, tepatnya dari tanggal 2 sampai dengan 11 Juni 2011. Adapun para peserta yang mengikuti pameran ini, terdiri dari instansi pemerintah, swasta, trend produk, dan Kelompok Usaha Kecil Menengah (KUKM), hasil karya warga masyarakat Kota Sukabumi.
Dikatakannya, pameran ini menurut rencana akan diisi oleh berbagai acara dan kegiatan. Diantaranya Marawis dan Kasidah, Tabligh Akbar Ustad Cilik, Mojang dan Jejaka, Parade Band, Lomba Karaoke, Dangdut Full, Lomba Mewarnai, Lomba Dance, Lomba Busana Muslim, Karaoke Live, Festival Band, Lomba Marching Band, Tembang Kenangan, Performance Band Lokal, Bintang Tamu, dan Pesta Malam Penutup.
Usai membuka pameran secara resmi, Wakil Walikota Sukabumi, didampingi Pimpinan DPRD Kota Sukabumi, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Kota Sukabumi, para Kepala OPD, Ketua Tim Penggerak PKK Kota Sukabumi dan undangan lainnya, melakukan peninjauan terhadap sejumlah stand peserta pameran.
|
| |
| Rabu, 1 Juni 2011 |
| Wakil Walikota Sukabumi Lakukan Sosialisasi Kegiatan DBHCHT di RSPD FM Kota Sukabumi |
| Reporter : Yuli Noviawan |
| |
|
Wakil Walikota Sukabumi Lakukan Sosialisasi Kegiatan DBHCHT di RSPD FM Kota Sukabumi (31/05/2011).
Hadir sebagai nara sumber adalah Wakil Walikota Sukabumi DR. H. Mulyono.,MM, Kepala Dinas Perindagkop Kota Sukabumi, Drs. Dudi Fatudzawad., M.Pd, Kepala Kantor PDE, Arsip Daerah dan Humas Kota Sukabumi H. Oscar Lesnusa, SH., MM, serta Kepala Satuan Pol PP Kota Sukabumi, Agus wawan Gunawan., SIP.
Sosialisasi ini disiarkan secara langsung oleh RSPD FM dipandu oleh DR. H. Asep Deni serta penyiar Tyas.
Wakil Walikota Sukabumi DR. H. Mulyono., MM mengungkapkan bahwa dari jumlah penduduk di Indonesia 70 persen adalah perokok, dan 91 dari perokok tadi merokok di dalam rumah.
Label Sehat dalam Visi Walikota dan Walikota Sukabumi sekarang merupakan tujuan kita bersama, sehingga kegiatan DBHCHT ini sesuai dengan arah tujuan kita.
Menurut Kepala Dinas Perindagkop Kota Sukabumi, dalam kegiatan DBHCHT ini Dinas Perindagkop merupakan leading sektor.
Pada Tahun 2011 ini terdapat 3 kegiatan , yaitu Sosialisai cukai rokok, pengumpulan informasi cukai rokok yang legal dan belanja modal yang mendukung kegiatan DBHCHT.
Sedangkan Kepala satuan Pol PP Kota Sukabumi dalam sosialisasi ini menjelaskan bahwa Pol PP Kota Sukabumi melakukan pencarian data dan informasi tentang cukai rokok ilegal dan rokok tanpa cukai, yang telah dilaksanakan di 7 kelurahan, dengan hasil sebagai berikut, terdapat 28 jenis rokok yang disinyalir cukainya palsu dan 4 jenis rokok tanpa label cukai.
Namun Kepala satuan Pol PP Kota Sukabumi menjelaskan bahwa dari rokok tersebut diatas adalah jenis rokok dari merk yang tidak terkenal.
Kapala Kantor PDE, Arsip Daerah dan Humas Kota Sukabumi H. Oscar Lesnusa., SH., MM, Menjelaskan bahwa kegiatan Sosialisasi DBHCHT ini dilaksanakan oleh Kantor PDE, diantaranya adalah kegiatan hari ini, yaitu siaran langsung melalui RSPD FM Kota Sukabumi.
|
| |
| Jumat, 20 Mei 2011 |
| WAKIL WALIKOTA SERAHKAN KACAMATA KEPADA 50 SISWA SD DAN MI |
| Reporter : ENDANG SUMARDI |
| |
|
Wakil Walikota Sukabumi, Doktor H. Mulyono, M.M., menyerahkan bantuan Kacamata dari Sukabumi Optikal, kepada 50 siswa SD dan MI yang kurang mampu se Kota Sukabumi, secara simbolis kepada 17 siswa SD dan MI. Selain itu, juga menyerahkan Sertifikat dari Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Jawa Barat, dan Uang Kadeudeuh sebesar 15 juta rupiah dari Pemerintah Kota Sukabumi, kepada Anik Istiqomah, sebagai terbaik ke 2 Hafidzhah atau Penghafal AL-Quran 30 Juz, Tingkat Jawa Barat Tahun 2011.
Bantuan Kacamata dan Uang Kadeudeuh tersebut, diserahkan pada Upacara Peringatan Ke-103 Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) Tingkat Kota Sukabumi Tahun 2010, hari Jumat, 20 Mei 2011, bertempat di Lapangan Merdeka Kota Sukabumi.
Adapun yang bertindak selaku Inspektur Upacara, Wakil Walikota Sukabumi, Doktor H. Mulyono, M.M., Perwira Upacara, Kapolsek Cikole, Kompol Endang Mulyadi, serta Komandan Upacara, AKP Nandang Subarna.
Selanjutnya Pembaca Teks Pancasila, Inspektur Upacara, Pembaca Teks Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945, Gustiar Arif Vilana, dari Purna Paskibraka Indonesia (PPI) Kota Sukabumi, Pengibar Bendera, Pokribra Kota Sukabumi, dan Korsik, Gema Swara Korpri Kota Sukabumi.
Sedangkan peserta upacara, terdiri dari Setukpa Lemdikpol, Kodim 0607 Sukabumi, Yonif 310 Kidang Kancana, Yon Armed 13 Nanggala, Polres Sukabumi Kota, Korpri, PGRI, Linmas, Dinas Perhubungan, KNPI, OKP, dan Calon Paskibraka (Capaska), serta Mahasiswa, Pelajar SMA, SMK, MA, SMP, MTs, dan Pramuka.
Hadir dalam kesempatan tersebut, Pimpinan dan Anggota DPRD, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah, para Kepala OPD, Camat, Lurah, para Kepala Sekolah, para pini sepuh, kaum cerdik cendikia, tokoh masyarakat, alim ulama, para Pimpinan Organisasi Wanita, Organisasi Pemuda, Organisasi Sosial, Insan Pers dan undangan lainnya.
Upacara Peringatan Ke-103 Harkitnas tersebut, dimeriahkan atraksi pencak silat missal, yang diikuti oleh 1.000 pesilat tingkat SD, SMP, SMA, SMK dan Perguruan Silat se Kota Sukabumi. Sekretaris Umum PPSI dan IPSI Cabang Kota Sukabumi, Drs. Dikdik Kristiana, M.Pd. menjelaskan, atraksi pencak silat tersebut, sebagai wujud evaluasi Peraturan Walikota Sukabumi, Tentang Muatan Lokal Pencak Silat di Kota Sukabumi, yang merupakan satu-satunya Muatan Lokal Bela Diri, sebagai salah satu budaya masyarakat di Indonesia.
|
| |
| Selasa, 10 Mei 2011 |
| WALIKOTA UCAPKAN SELAMAT KEPADA PENGURUS PDDI TAHUN 2009-2014 |
| Reporter : ENDANG SUMARDI |
| |
|
Walikota Sukabumi, H. Mokhamad Muslikh Abdussyukur, S.H., M.Si., atas nama pemerintah dan warga masyarakat Kota Sukabumi, mengucapkan selamat kepada jajaran pengurus Perhimpunan Donor Darah Indonesia (PDDI) atau Indonesian Blood Donors Association Cabang Kota Sukabumi, masa bhakti tahun 2009-2014, yang telah dilantik secara resmi oleh Ketua PDDI Daerah Provinsi Jawa Barat, H. Syafik Umar, hari Selasa, 10 Mei 2011, di Ruangan Pertemuan Setda Kota Sukabumi.
Diharapkannya, jajaran pengurus PDDI Cabang Kota Sukabumi ini, dapat mengemban tugas dan amanah yang sebaik-baiknya, khususnya dalam meningkatkan kepedulian warga masyarakat Kota Sukabumi terhadap sesama umat manusia, dengan mendonorkan darahnya secara rutin, guna memenuhi kebutuhan darah di Kota Sukabumi.
Berkaitan dengan hal tersebut, jajaran pengurus PDDI Cabang Kota Sukabumi ini, dapat bersinergi dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Cabang Kota Sukabumi, Unit Transpusi Darah Cabang (UTDC) PMI Kota Sukabumi, serta dengan dinas, instansi dan lembaga terkait lainnya, khususnya dalam memberikan daya ungkit terhadap peningkatan donor darah di Kota Sukabumi. Dengan demikian, PDDI Cabang Kota Sukabumi ini, dapat memberikan manfaat yang terbaik bagi pemerintah dan warga masyarakat, khususnya dalam memenuhi kebutuhan di Kota Sukabumi.
Sementara Ketua PDDI Daerah Provinsi Jawa Barat, H. Syafik Umar mengharapkan, dengan telah dilantiknya jajaran pengurus PDDI Cabang Kota Sukabumi ini, dapat memberikan dampak yang positif, terhadap peningkatan kualitas dan kuantitas donor darah di Kota Sukabumi.
Diungkapkannya, pelaksanaan donor darah di Kota Sukabumi, dalam setiap tahunnya terbilang cukup baik, yakni masuk 4 besar di Jawa Barat, dari 26 daerah Kota dan Kabupaten se Jawa Barat. Karena Kota Sukabumi, dalam setiap tahunnya mampu mengumpulkan sebanyak 8 ribu labu darah, hasil donor darah yang dilakukan oleh berbagai elemen warga masyarakat, dalam berbagai event dan kegiatan, baik yang dilaksanakan oleh pemerintah maupun oleh swasta dan warga masyarakat Kota Sukabumi.
Untuk itu diharapkan, agar prestasi dalam pelaksanaan donor darah yang telah baik di Kota Sukabumi ini, senantiasa dipertahankan dan tingkatkan, khususnya oleh jajaran pengurus PDDI Cabang Kota Sukabumi, beserta dinas, instansi dan lembaga terkait lainnya.
|
| |
| Rabu, 4 Mei 2011 |
| WALIKOTA SEMARANG KAGUM ATAS KEPEMIMPINAN WALIKOTA SUKABUMI SELAKU KETUA APEKSI PERIODE 2009-2011 |
| Reporter : DENDAYASA, S.IP |
| |
|
Walikota Sukabumi H. Mokh. Muslikh. Abdussyukur akhirnya meng-estapetkan jabatannnya sebagai ketua Komisariat Wilayah (Muskomwil) III Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi) kepada Walikota Semarang Jawa Tengah, H. Sumarno untuk masa periode 2011-2014. Dalam Perhelatan Musyawarah Korwil III Apeksi, di Kota Bekasi (5/05) kemarin, tepatnya di ruang Pertemuan disalah satu Hotel Berbintang di Bekasi. Dimana kegiatan itu dibuka dibuka oleh Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat Lex Laksmana mewakili Gubernur Jawa Barat.
Walikota Semarang Jawa Tengah, H. Sumarno mengungkapkan dirinya merasa kagum selama kepemimpinan Muslikh Abdusyukur. Apeksi Komwil III banyak meraih prestasi. Diantaranya berhasil meraih penghargaan dari sisi evaluasi kinerja penyelenggaraan pemerintahan daerah, yang lakukan Kementerian Dalam Negeri RI pada Hari Otonomi Daerah. Kepada Ke 7 kota yang tergabung dalam Komwil II Apeksi diantaranya, Kota Surakarta, Kota Semarang, Kota Banjar, Kota Yogyakarta, Kota Cimahi, Kota Sukabumi dan Kota Bogor.
Dari 25 Walikota yang tergabung dalam Apeksi Komwil III dari 5 propinsi, hanya 18 Walikota yang hadir sedangkan sisanya beralasan datang dan hanya mewakili karena ada kegiatan dinas. Agenda Muskomwil III Apeksi selama 3 hari tersebut, selain memilih ketua baru juga membahas beberapa permasalahan aktual seperti pengimplementasian tata ruang kota. Adapun tema yang diusulkan Melalui Muskomwil III Apeksi Tahun 2011 Kita Tingkatkan Kerjasama Implementasi Tata Ruang Menuju Kemandirian Daerah.
Walikota Sukabumi H. Mokh. Muslikh. Abdussyukur mengatakan, dirinya mengucapkan terimakasih kepada dukungan semua Walikota yang tergabung dalam Apeksi Komwil III dan para staf serta DPRD Kota Sukabumi yang telah membantu selama bertugas sebagai ketua Apeksi Komwil III periode 2008-2011. “Saya tidak mungkin mencalonkan lagi karena masa kerja sebagai ketua Apeksi 3 tahun, sedangkan jabatan saya sebagai Walikota Sukabumi tinggal 2 tahun lagi. Saya juga setuju dengan terpilihnya saudara Sumarno menjadi pengganti saya kedepan, selain masa jabatannya 5 tahun lagi dan masih muda serta mempunyai visi yang bagus,” katanya saat ditemui usai kegiatan.
Dijelaskan Muslikh, dengan terpilihnya dirinya menjabat sebagai ketua Apeksi Komwil III periode 2008-2011 secara tidak langsung sebagai penghargaan terhadap Pemerintah Kota Sukabumi dan diperhitungkan sehingga prestasi yang diraih oleh Kota Sukabumi dapat dikenal daerah-daerah lain. Karena bagaimanapun mereka tahu prestasi pendidikan, kesehatan, Laporan Penyelenggaraan Pemerintah Daerah (LPPD) serta Laporan Kinerja Instansi Pemerintahan (LAKIP) di Kota Sukabumi seperti apa.
Bahkan sebagai bentuk apresiasi kepada 7 kota yang tergabung sebagai anggota Apeksi Komwil III yang berhasil meraih penghargaan dari sisi evaluasi kinerja penyelenggaraan pemerintahan daerah, yang dilaksanakan oleh Kementerian Dalam Negeri RI pada Hari Otonomi Daerah XV di Kota Bogor beberapa waktu lalu, Komisariat Apeksi wilayah III memberikan penghargaan berupa piagam. Ke 7 kota tersebut diantaranya, Kota Surakarta, Kota Semarang, Kota Banjar, Kota Yogyakarta, Kota Cimahi, Kota Sukabumi dan Kota Bogor.
Lebih lanjut Muslikh mengungkapkan, kedepan seluruh kota yang tergabung dalam Apeksi Komwil III dapat bersinergi dan saling sharing untuk mengadopsi program apa saja yang bisa diterapkan di wilayahnya masing-masing. “Sehingga nantinya program yang kita keluarkan bukan hanya bermanfaat untuk kota kita saja, melainkan juga bisa diadopsi oleh daerah lain,” ungkapnya. Muslikh berharap, agar ketua Apeksi Komwil III yang baru terpilih dapat menjalankan tugasnya dengan baik dan ada kemajuan yang cukup signifikan.
|
| |
| Senin, 2 Mei 2011 |
| WALIKOTA SUKABUMI SERAHKAN PIALA DAN PIAGAM PENGHARGAAN |
| Reporter : ENDANG SUMARDI |
| |
|
Walikota Sukabumi, H. Mokhamad Muslikh Abdussyukur, S.H., M.Si., menyerahkan Piala dan Piagam Penghargaan, antara lain kepada juara pertama Kepala SMP dan SMA Berprestasi, kepada Guru TK, SD, SMP dan SMA Berprestasi, serta secara simbolis menyerahkan Sertifikat Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Calon Kepala TK, SD, SMP, SMA dan SMK Tahun 2011, di lingkungan Pemerintah Kota Sukabumi.
Selanjutnya Piala Juara Ketiga Lomba Sains Olimpiade Biologi Tingkat Nasional kepada siswa SMP Negeri 2, Mohamad Ali Wardani, Piagam Penghargaan kepada Wanita Inspiratif Tingkat Provinsi Jawa Barat, Hajah Yulia Dadang, yang telah membuat Seserahan Khas Kota Sukabumi, pada Pameran Seserahan Lembaga Pendidikan Keterampilan (LPK) Tingkat Provinsi Jawa Barat, serta Piala dan Piagam Penghargaan kepada juara pertama Tutor Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Tingkat Jawa Barat, dan juara ketiga Lembaga PAUD Tingkat Jawa Barat.
Kemudian Piala dan Piagam Penghargaan kepada juara I, II dan III Keteladanan PAUD Tingkat Kota Sukabumi Tahun 2011, kepada juara I, II dan III Keteladanan Pusat Kegiatan Belajaran Mengajar (PKBM) Tingkat Kota Sukabumi Tahun 2011, serta kepada juara I, II dan III Keteladanan Taman Belajar Masyarakat (TBM) Tingkat Kota Sukabumi Tahun 2011.
Selain menyerahkan Piala, Piagam Penghargaan dan Sertifikat Diklat tersebut, Walikota Sukabumi juga secara simbolis menyerahkan Bantuan Pendidikan dari Pemerintah Kota Sukabumi sebesar 180 juta rupiah. Antara lain, untuk 13 Perguruan Tinggi (PT) masing-masing sebesar 5 juta rupiah, untuk 5 Diploma masing-masing sebesar 3 juta rupiah, untuk 17 LPK dan Kursus masing-masing sebesar 2 juta 500 ribu rupiah, untuk 19 SMP Swasta masing-masing sebesar 1 juta 250 ribu rupiah, dan untuk 27 SMA Swasta masing-masing sebesar 1 juta 250 ribu rupiah.
Selanjutnya penyerahan Bea Siswa dari PT Jaminan Sosial Tenaga Kerja (Jamsostek) Persero Kantor Cabang Sukabumi, kepada 12 anak peserta Jamsostek, secara simbolis kepada 4 anak, penyerahan Piala dan Piagam Penghargaan kepada para juara Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) SD dan SMP Tingkat Kota Sukabumi Tahun 2011, penyerahan Piala dan Piagam Penghargaan kepada para juara Lomba Kompetensi Siswa (LKS) SMK Tingkat Kota Sukabumi Tahun 2011, serta pemberian Obat Cacing secara simbolis kepada siswa SD se Kota Sukabumi.
Piala, Piagam Penghargaan, Sertifikat Diklat, Bantuan Pendidikan, Bea Siswa, dan Obat Cacing tersebut, diserahkan Walikota Sukabumi, pada Upacara Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) Tingkat Kota Sukabumi Tahun 2011, di Lapangan Merdeka Kota Sukabumi, hari Senin kemarin, yang dimeriahkan Drum Band SMK Muhammadiyah, serta Senam Lalu Lintas dan Senam Borgol, yang diperagakan oleh 1 ribu 500 siswa SD yang tergabung dalam Patroli Keamanan Sekolah (PKS), dan 90 guru SD se Kota Sukabumi.
Sementara Walikota Sukabumi, H. Mokhamad Muslikh Abdussyukur, S.H., M.Si., dalam kesempatan tersebut mendapat cindera mata, berupa Buku Novel, karya Mutiara L. Pergiwa, siswa SMP Negeri 3 Kota Sukabumi.
|
| |
| Senin, 18 April 2011 |
| WALIKOTA SUKABUMI SERAHKAN UANG KADEUDEUH KEPADA 7 ANGGOTA LINMAS |
| Reporter : ENDANG SUMARDI |
| |
|
Walikota Sukabumi, H. Mokhamad Muslikh Abdussyukur, S.H., M.Si., selaku Inspektur Upacara, menyerahkan Piagam Penghargaan dan Uang Kadeudeuh, kepada 7 Anggota Perlindungan Masyarakat (Linmas), yang telah mengabdi antara 21 sampai dengan 49 tahun. Antara lain. Enjang Djarkasih dari Kecamatan Gunungpuyuh, Joni Kusnadi dari Kecamatan Citamiang, A. Samsudin dari Kercamatan Cibeureum, Jamaludin dari Kecamatan Warudoyong, Achmad Dimyati dari Kecamatan Lembursitu, Mamin Ependi dari Kecamatan Cikole, dan Aning dari Kecamatan Baros. Selain itu, Walikota Sukabumi, secara simbolis menyerahkan bantuan berupa 70 Gerobak Limbah senilai 70 juta rupiah, kepada para Pemulung yang tergabung dalam Ikatan Keluarga Pemulung Limbah (IKPL) Kota Sukabumi.
Piagam Penghargaan dan Uang Kadeudeuh serta bantuan Gerobak Limbah tersebut, diserahkan pada Upacara Hari Kesadaran Nasional Gabungan TNI dan Polri, serta Pemerintah Kota dan Kabupaten Sukabumi, sekaligus memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-15 Otonomi Daerah (Otda), dan HUT Ke-49 Linmas, Tingkat Kota dan Kabupaten Sukabumi, hari Senin, 18 April 2011, bertempat di depan Balai Kota Sukabumi.
Adapun yang betindak selaku Perwira Upacara, Kepala Bagian Umum dan Protokol Setda Kota Sukabumi, Drs. Adil Budiman, M.Si., serta Komandan Upacara, Danramil 0717 Cisolok, Kapten ARM Nanda Supriatna. Selanjutnya Pembaca Teks Pancasila, Inspektur Upacara, Pembaca Teks Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945, Angga Sugia Wijaya, S.STP., Pembaca Teks Sapta Marga, Serda Suherman, Pembaca Teks Tri Brata, Bripda M. Ilham Maulana, Pembaca Teks Prasetya Korpri, Luky Wahyu Widodo, dan Pembaca Teks Tri Satya Samapta Bhakti, Daniel Firmansyah.
Sementara peserta upacara, terdiri dari Lurah se Kota Sukabumi, Setukpa Lemdik Polri Sukabumi, Kodim 0607 Sukabumi, Yonif 310 Kidang Kancana, Yon Armed 13 Nanggala Kostrad, Polres Sukabumi Kota, Polres Sukabumi, Puslatpur Marinir Bojong Lopang, Korpri Kota dan Kabupaten Sukabumi, PGRI Kota Sukabumi, Linmas, serta Dinas Perhubungan Kota dan Kabupaten Sukabumi. Sedangkan Korsik, Gema Suara Korpri Kota Sukabumi.
Hadir dalam kesempatan tersebut, Bupati Sukabumi, Pimpinan dan Anggota DPRD Kota dan Kabupaten Sukabumi, unsur Musyawarah Pimpinan Daerah (Muspida) Kota dan Kabupaten Sukabumi, para Pimpinan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Kota dan Kabupaten Sukabumi, para Ketua Organisasi Wanita, Organisasi Pemuda. dan Organisasi Kemasyarakatan se Kota dan Kabupaten Sukabumi, Insan Pers dan undangan lainnya.
Peringatan HUT Ke-15 Otda dan HUT Ke-49 Linmas Tingkat Kota dan Kabupaten Sukabumi tersebut, diisi pertandingan Bola Voli, Tenis Meja dan Futsal, bertempat di Gelanggang Olah Raga (GOR) Remaja Merdeka Kota Sukabumi, dan Lapangan Futsal Liverpool Kota Sukabumi.
|
| |
| Senin, 18 April 2011 |
| WALIKOTA SUKABUMI SIDAK UN SISWA SMA, SMK DAN MA TAHUN 2010-2011 |
| Reporter : ENDANG SUMARDI |
| |
|
Walikota Sukabumi, H. Mokhamad Muslikh Abdussyukur, S.H., M.Si., melakukan Inspeksi Mendadak (Sidak) Pelaksanaan Ujian Nasional (UN) Siswa SMA, SMK dan MA, Tahun Pelajaran 2010-2011, di Kota Sukabumi. Diantaranya ke SMA dan SMK Muhammadiyah, SMA dan SMK Taman Siswa, SMA Negeri 2, SMA Terpadu Hayatan Thoyyibah, SMK Negeri 1, dan SMK Negeri 3. Sedangkan Pelaksanaan UN Siswa SMA, SMK dan MA, Tahun Pelajaran 2010-2011 tersebut, berlangsung selama 4 hari, tepatnya dari tanggal 18 sampai dengan 21 April 2011.
Adapun Sidak Walikota Sukabumi tersebut, dilakukan pada hari pertama Pelaksanaan UN Siswa SMA, SMK dan MA, Tahun Pelajaran 2010-2011. Sementara Sidak pada hari kedua, dilakukan oleh Wakil Walikota Sukabumi, Doktor H. Mulyono, M.M., Sidak hari ketiga oleh Sekretaris Daerah Kota Sukabumi, H. Mohamad Muraz, S.H., M.M., dan Sidak hari keempat oleh Kapolres Sukabumi Kota, AKBP Anwar, S.Ik., M.Si.
Dalam kesempatan Sidaknya, Walikota Sukabumi, H. Mokhamad Muslikh Abdussyukur, S.H., M.Si. mengharapkan, seluruh siswa SMA, SMK dan MA di Kota Sukabumi, dalam tahun pelajaran 2010-2011 dapat lulus 100 persen, dengan mendapat nilai baik. Ditandaskannya, apabila seluruh siswa SMA, SMK dan MA di Kota Sukabumi lulus 100 persen, dapat memberikan kontribusi secara nyata terhadap peningkatan kualitas pendidikan Kota Sukabumi, sekaligus meningkatkan peringkat UN Kota Sukabumi di Jawa Barat.
Sementara Kepala Dinas Pendidikan Kota Sukabumi, Drs. Ayep Supriatna, M.M., selaku Ketua Panitia UN SMA, SMK dan MA Tahun Pelajaran 2010-2011 Tingkat Kota Sukabumi menjelaskan, jumlah peserta UN SMA, SMK dan MA se Kota Sukabumi Tahun Pelajaran 2010-2011, seluruhnya mencapai 5 ribu 748 siswa. Antara lain, sebanyak 2 ribu 493 siswa SMA Negeri dan Swasta, 2 ribu 822 SMK Negeri dan Swasta, serta 433 siswa MA Negeri dan Swasta.
Menyinggung Pengamanan UN Tahun Pelajaran 2010-2011, menurut Kepala Dinas Pendidikan Kota Sukabumi, pihaknya melibatkan aparat kepolisian serta aparat dinas, instansi dan lembaga terkait, termasuk Pemantau UN dari Perguruan Tinggi (PT) yang ada di Sukabumi.
Sedangkan Soal-Soal UN untuk Siswa SMA, SMK dan MA Tahun Pelajaran 2010-2011, telah diterima pada hari Sabtu, 16 April 2011, dari Provinsi Jawa Barat, dengan pengawalan dan pengawasan secara ketat dari aparat kepolisian, disaksikan oleh Pimpinan dan Anggota DPRD Kota Sukabumi, perwakilan dari Pemerintah Kota Sukabumi, Dinas Pendidikan Kota Sukabumi, Aparat Kepolisian, Insan Pers, dan warga masyarakat.
Dikatakannya, Soal-Soal UN tersebut langsung diamankan di tempat khusus yang telah disterilkan, dengan pengawasan secara ketat dari aparat dinas, instansi dan lembaga terkait. Dikatakan pula, Soal-Soal UN tersebut, didistribusikan kepada para Kepala SMA, SMK dan MA yang menjadi pelaksana UN, tepatnya pada hari Senin pagi, tanggal 18 April 2011, mulai pukul 05.00 WIB.
|
| |
| Minggu, 17 April 2011 |
| WALIKOTA SUKABUMI SAMBUT BAIK KEGIATAN LAWUNG MOTEKAR III TAHUN 2011 |
| Reporter : ENDANG SUMARDI |
| |
|
Walikota Sukabumi, H. Mokhamad Muslikh Abdussyukur, S.H., M.Si., atas nama pribadi, warga masyarakat dan Pemerintah Kota Sukabumi, menyambut baik atas dilaksanakannya kegiatan Lawung Motekar III Tahun 2011, yang menampilkan 9 Koreografer Jaipong Jawa Barat, dengan mengambil tema Sukabumi Baranang Midang Jaipong Tahun 2011, hari Sabtu malam, 16 April 2011, bertempat di Gedung Juang 45 Kota Sukabumi.
Selain itu, Walikota Sukabumi juga mengucapkan selamat datang kepada Wakil Gubernur Jawa Barat, Dede Yusuf, unsur Muspida, Pimpinan dan Anggota DPRD, Wakil Walikota Sukabumi, Doktor H. Mulyono, M.M., para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), para Camat dan Lurah, Ketua Sekolah Tinggi Seni Indonesia (STSI) Bandung, para Pimpinan Organisasi Wanita, Organisasi Pemuda dan Organisasi Sosial, para Pimpinan Sanggar Seni, Tokoh Seniman dan Budayawan se Jawa Barat, Insan Pers dan undangan lainnya, yang telah berkenan menghadiri kegiatan Lawung Motekar III Tahun 2011, yang dilaksanakan di Kota Sukabumi.
Walikota Sukabumi, H. Mokhamad Muslikh Abdussyukur, S.H., M.Si. menjelaskan, sebagaimana yang tercantum dalam Penjelasan Undang-Undang Dasar 1945, diantaranya untuk melestarikan kebudayaan lama dan asli, sebagai puncak-puncak kebudayaan di seluruh daerah Indonesia. Penjelasan tersebut, mengingatkan kepada semua pihak, supaya memiliki sikap terbuka, yakni tidak perlu menolak bahan-bahan baru dari kebudayaan asing, khususnya yang dapat memperkaya khasanah dan mengembangkan kebudayaan bangsa sendiri, serta yang dapat mengangkat harkat, derajat dan martabat bangsa Indonesia di dunia.
Diharapkannya, melalui pelaksanaan kegiatan Lawung Motekar III Tahun 2011 ini, dapat menunjang terhadap pencapaian Visi Provinsi Jawa Barat, yakni Terciptanya Masyarakat Jawa Barat Yang Mandiri, Dinamis dan Sejahtera, serta salah satu Misi Kota Sukabumi, yakni terwujudnya Sumber Daya Manusia (SDM) yang beriman, bertaqwa dan berbudaya. Disamping itu, juga dapat melestarikan dan mengembangkan Seni Tari Jaipong, khususnya di Kota Sukabumi umumnya di Jawa Barat, yang eksistensi dan kehidupannya cenderung menurun. Dengan demikian, melalui pelaksanaan kegiatan Lawung Motekar III Tahun 2011 ini, dapat membangkitkan semangat dan kecintaan warga masyarakat khususnya generasi muda terhadap Seni Tari Jaipong, sehingga eksistensi dan kehidupan seni tari tersebut dapat lestari dan berkembang dengan baik.
|
| |
| Sabtu, 16 April 2011 |
| WAKIL WALIKOTA LAKSANAKAN PANEN RAYA PADI FULL ORGANIK P2O |
| Reporter : ENDANG SUMARDI |
| |
|
Wakil Walikota Sukabumi, Doktor H. Mulyono, M.M., hari Kamis, 14 April 2011, melaksanakan Panen Raya Padi Full Organik P2o, tepatnya pada lahan Kelompok Tani (Poktan) Danau Bambu Lestari, RW 2 Kampung Situawi, Kelurahan Karangtengah, Kecamatan Gunungpuyuh, Kota Sukabumi.
Panen raya tersebut, dihadiri Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kota Sukabumi, Insinyur Hajah Kardina Karsoedi, M.T., Camat Gunung Puyuh, Wawan Gunawan Permana, S.IP., M.Si., unsur Muspika Gunungpuyuh, para Lurah, para Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) se Kota Sukabumi, para anggota Poktan, tokoh masyarakat, alim ulama dan undangan lainnya.
Dalam kesempatan tersebut, Wakil Walikota Sukabumi menyatakan merasa kagum dan bangga kepada Poktan Danau Bambu Lestari, yang telah berhasil melakukan penanaman dan melaksanakan Panen Raya Padi Full Organik P2o. Karena di sela-sela banyaknya lahan pertanian yang beralih fungsi ke pembangunan permanen, tapi para petani yang tergabung dalam Poktan Danau Bambu Lestari, mampu mengolah dan menyuburkan lahan pertaniannya, dengan menggunakan pupuk organik, serta menghasilkan padi organik yang sehat dan bermutu baik, sekaligus mendukung terciptanya ramah lingkungan, karena menggunakan pupuk non kimiawi.
Diharapkannya, pola-pola penanaman padi organik dengan menggunakan pupuk organik, tidak hanya diaplikasikan oleh para orang tua saja, akan tetapi harus ditularkan kepada para generasi penerus, supaya para generasi penerus dapat belajar, akan pentingnya pendidikan penanaman padi organik tersebut, sekaligus melaksanakannya. Karena penanaman padi organik tersebut, merupakan budaya yang sangat positif, serta tidak akan mengalami degradasi.
Dalam kesempatan tersebut, Wakil Walikota Sukabumi mengucapkan terima kasih kepada segenap jajaran PT Khansa Citra Buana, yang telah membimbing para petani secara optimal, khususnya dalam melakukan penanaman dan pengembangan padi non kimiawi, di Kota Sukabumi.
|
| |
| Jumat, 15 April 2011 |
| WALIKOTA SUKABUMI LANTIK 40 PEJABAT ESELON II, III DAN IV |
| Reporter : ENDANG SUMARDI |
| |
|
Walikota Sukabumi, H. Mokhamad Muslikh Abdussyukur, S.H., M.Si., hari Jumat, 15 April 2011, di Gedung Juang 45 Kota Sukabumi, secara resmi melantik dan mengambil sumpah 40 Pejabat Eselon II, III dan IV, di Lingkungan Pemerintah Kota Sukabumi. Diantaranya, Direktur Umum Bank Perkreditan Rakyat Kota Sukabumi, Yudi Permadi, S.H., Kepala Dinas Pendidikan Kota Sukabumi, Drs. Ayep Supriatna, M.M., dan Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Sukabumi, Drs. Ade Suherman. M.Si.,
Selanjutnya Sekretaris Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata (Disporabudpar) Kota Sukabumi, Dra. Ika Sartika, M.Si., Kepala Bidang Pendidikan Menengah Dinas Pendidikan Kota Sukabumi, Drs. Iyus Ruslan, M.Pd., Lurah Cibeureum Hilir Kecamatan Cibeureum, Rohman Dayat, Lurah Sriwidari Kecamatan Gunungpuyuh, Dadang Sugandi, S.Pd., M.Si., dan Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Puskesmas Gedong Panjang Dinas Kesehatan Kota Sukabumi, Rd. Ervi Achmad Taufik, SKM.
Dalam sambutannya, Walikota Sukabumi mengucapkan selamat kepada para pejabat yang dilantik dan diambil sumpah tersebut, baik yang mendapat promosi maupun rotasi. Diharapkannya, amanah yang diberikan tersebut, menjadi momentum penting yang penuh berkah, khususnya dalam perjalanan karier para pejabat tersebut, selaku Pegawai Negeri Sipil (PNS), di Lingkungan Pemerintah Kota Sukabumi.
Walikota Sukabumi mengungkapkan, sebagaimana dimaklumi bersama, bahwa tujuan didirikannya Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), diantaranya untuk mewujudkan kesejahteraan umum segenap warga negara, dalam suasana yang aman, tertib, adil, makmur dan demokratis.
Untuk mencapai tujuan tersebut, pemerintah pusat tidak mungkin mengelola dan mengurus secara langsung, mengingat wilayah yang sangat luas, dengan keanekaragaman potensi sumber daya, serta karakteristik budaya dan adat istiadat.
Hadir dalam kesempatan tersebut, unsur Muspida, Pimpinan dan Anggota DPRD, Wakil Walikota Sukabumi, Doktor H. Mulyono, M.M., Sekretaris Daerah Kota Sukabumi, H. Mohamad Muraz, S.H., M.M., para Asisten dan Staf Ahli, para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), para Pimpinan Organisasi Wanita, Organisasi Pemuda, Organisasi Sosial, Insan Pers, dan undangan lainnya.
|
| |
| Kamis, 14 April 2011 |
| WALIKOTA SUKABUMI BUKA SEMINAR PENGGUNAAN OBAT RASIONAL |
| Reporter : ENDANG SUMARDI |
| |
|
Walikota Sukabumi, H. Mokhamad Muslikh Abdussyukur, S.H., M.Si., hari Rabu, 13 April 2011, bertempat di Ruangan Rapat Hotel Pangrango Selabintana Sukabumi, secara resmi membuka seminar penggunaan obat rasional, dalam tata laksana kegawat-daruratan. Seminar tersebut, diikuti oleh seluruh Dokter Asuransi Kesehatan atau Askes, yang ada di wilayah Kota Sukabumi, Kabupaten Sukabumi, dan Kabupaten Cianjur.
Dalam kesempatan tersebut, Kepala PT Askes Regional 5 Jawa Barat, Dokter Mohammad Yani, M.Kes. menjelaskan, PT Askes saat ini telah membuka peluang dan kesempatan, bagi pemerintah kota dan kabupaten, yang ingin meng-asuransikan masyarakatnya menjadi peserta Askes. Dibukanya peluang dan kesempatan tersebut, sesuai dengan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2002, Tentang Sistem Jaminan Sosial Nasional.
Untuk itu, bagi pemerintah kota dan kabupaten di wilayah Jawa Barat yang ingin mendaftarkan masyarakatnya untuk menjadi peserta Askes, bisa mengajukan permohonan ke PT Askes Regional 5 Jawa Barat. Adapun persyaratannya, yakni menyerahkan data secara lengkap ke Perwakilan PT Askes, yang ada di daerahnya masing-masing.
Diungkapkannya, hingga saat ini sudah ada 4 kabupaten di Jawa Barat, yang telah mendaftarkan masyarakatnya untuk menjadi peserta Askes. Antara lain Kabupaten Bogor, Sukabumi, Subang, dan Kuningan. Sedangkan 2 kabupaten lainnya, yakni Kabupaten Subang dan Karawang, saat ini masih dalam tahap proses pembahasan. Sedangkan untuk Pemerintah Kota Sukabumi, sampai saat ini belum mendaftarkan masyarakatnya, untuk menjadi peserta Askes.
Diungkapkan pula, berdasarkan data yang dimilikinya PT Askes Regional 5 Jawa Barat, pembayaran klaim dalam setiap tahunnya senantiasa mengalami peningkatan. Bahkan sampai dengan bulan November 2010 yang lalu, sudah 95 persen klaim yang dibayarkan. Sedangkan jumlah peserta Askes di Jawa Barat, saat ini mencapai sekitar 2,4 juta orang.
Sementara Kepala PT Askes Sukabumi-Cianjur, Dokter Gigi Afrizayanti menjelaskan, jumlah peserta Askes di 3 wilayah, yakni Kabupatan Sukabumi, Kabupaten Cianjur, dan Kota Sukabumi, saat ini mencapai sekitar 189 ribu orang. Dari jumlah tersebut, sebanyak 3 persen peserta dari masyarakat umum. Dijelaskan pula, untuk meningkatkan pelayanan kepada para peserta, pihaknya sudah lama menerapkan sistem jemput bola.
Menyinggung kendala yang sering dihadapi di lapangan, menurut Kepala PT Askes Sukabumi-Cianjur, yakni tidak lengkapnya data-data para pensiunan Pegawai Negeri Sipil (PNS), di setiap unit kerjanya masing-masing, terutama pada saat akan mengurus Askesnya. Untuk itu, pihaknya sudah meminta bantuan kepada setiap dinas–instansi, agar senantiasa membantu PT Askes, khususnya dalam mencari data-data secara lengkap para pensiunan, di masing-masing unit kerjanya.
|
| |
| Sabtu, 9 April 2011 |
| WAKIL WALIKOTA SAMPAIKAN JAWABAN PEMANDANGAN UMUM FRAKSI-FRAKSI DPRD |
| Reporter : ENDANG SUMARDI |
| |
|
Wakil Walikota Sukabumi, Doktor H. Mulyono, M.M., menyampaikan jawaban atas Pemandangan Umum Fraksi-Fraksi DPRD Kota Sukabumi, terhadap Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban (LKPJ) Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi Tahun Anggaran 2010. Jawaban Wakil Walikota Sukabumi tersebut, disampaikan pada Rapat Paripurna DPRD, yang dipimpin oleh Ketua DPRD Kota Sukabumi, Aep Saepurahman, S.E., hari Jumat, 8 April 2011, di Ruangan Rapat Paripurna DPRD setempat.
Wakil Walikota Sukabumi menjelaskan, berdasarkan pemandangan umum yang telah disampaikan oleh Fraksi-Fraksi DPRD Kota Sukabumi, secara akumulatif terdapat 94 pertanyaan dan pernyataan, yang terdiri dari 49 pertanyaan dan 45 pernyataan termasuk saran. Antara lain, Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (P3) menyampaikan 8 pertanyaan dan 9 pernyataan, Fraksi Demokrat Bersatu menyampaikan 8 pertanyaan dan 19 pernyataan, Fraksi Partai Golkar menyampaikan 12 pertanyaan dan 9 pernyataan, Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menyampaikan 9 pertanyaan dan 4 pernyataan, Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) menyampaikan 4 pertanyaan dan 1 pernyataan, serta Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) menyampaikan 8 pertanyaan dan 3 pernyataan. Dijelaskan pula, dari 94 pertanyaan dan pernyataan tersebut, terdapat beberapa pertanyaan dan pernyataan yang sama.
Wakil Walikota Sukabumi menandaskan,pihaknya sangat memahami atas pemandangan umum yang telah disampaikan oleh ke-enam Fraksi DPRD tersebut, karena substansi dan materi yang disampaikan sangat mendalam. Oleh karenanya, dalam merumuskan jawaban dilakukan secara komprehensif, dengan melihat aspek normatif yuridis, kebijakan dan komitmen, antara eksekutif dan legislatif, serta data dan fakta yang ada, khususnya yang telah dilaksanakan pada tahun 2010.
Dalam kesempatan tersebut, Wakil Walikota Sukabumi beserta jajaran Pemerintah Kota Sukabumi, mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh Fraksi DPRD Kota Sukabumi, yang telah menyampaikan pemandangan umum terhadap LKPJ Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi Tahun Anggaran 2010.
Selain itu, Wakil Walikota Sukabumi juga mengatakan, pihaknya menyadari sepenuhnya, bahwa implementasi dan tugas-tugas Pemerintahan Daerah Kota Sukabumi, dalam pelaksanaannya mungkin belum dapat memenuhi harapan semua pihak. Dikatakan pula, pemandangan umum yang telah disampaikan oleh Fraksi-Fraksi DPRD Kota Sukabumi tersebut, baik secara obyektif maupun secara korektif, dapat menjadi masukan yang sangat positif bagi Pemerintah Kota Sukabumi, sekaligus memberikan kontribusi yang cukup berarti, bagi pencapaian keberhasilan pembangunan Kota Sukabumi pada masa yang akan datang.
|
| |
| Sabtu, 9 April 2011 |
| WALIKOTA SUKABUMI BUKA KEJUARAAN SSB CEMERLANG TAHUN 2011 |
| Reporter : ENDANG SUMARDI |
| |
|
Walikota Sukabumi, H. Mokhamad Muslikh Abdussyukur, S.H., M.Si., hari Jumat, 8 April 2011, di Stadion Suryakencana Kota Sukabumi, secara resmi membuka Kejuaraan Sekolah Sepak Bola (SSB) Cemerlang Tahun 2011. Hadir dalam kesempatan tersebut, para Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), para Camat dan Lurah, jajaran pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Cabang Kota Sukabumi, jajaran pengurus Persatuan Sepak Bola Sukabumi (Perssi), dan undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Walikota Sukabumi mengharapkan, dengan adanya kompetisi sepak bola sejak usia dini ini, dapat menggali potensi dan bakat pemain sepak bola muda, khususnya di Kota Sukabumi, untuk dikembangkan sekaligus ditempa secara optimal, supaya menjadi pemain sepak bola yang handal dan professional. Selain itu, juga dapat menciptakan dan menumbuh kembangkan pemain sepak bola yang memiliki keterampilan, teknik, taktik, stamina dan sportivitas, serta memiliki sikap dan berjiwa sportif.
Sementara Kepala SSB Cemerlang Kota Sukabumi, Firman Taufik menjelaskan, kejuaraan sepak bola yang bertajuk Walikota Cup I Tahun 2011 ini, diikuti oleh 48 kesebelasan, dengan kelompok umur 10 sampai dengan 11 tahun, serta kelompok umur 12 sampai dengan 13 tahun. Adapun maksud dan tujuan dilaksanakannya kejuaraan sepak bola tersebut, dalam rangka memeriahkan dan menyemarakan peringatan Hari Jadi Ke-97 Kota Sukabumi, yang jatuh pada tanggal 1 April 2011. Selain itu, juga dalam rangka mengasah keterampilan, teknik, taktik, stamina dan sportivitas para pemain dan pelatih. Sedangkan kejuaraan sepak bola tersebut, dijadualkan berlangsung dari tanggal 8 sampai dengan 10 April 2011 mendatang.
Diungkapkannya, kendati SSB Cemerlang Kota Sukabumi ini baru berusia satu tahun, namun SSB ini telah dua kali berhasil meraih gelar kejuaraan, yakni pada kejuaraan yang digelar oleh SSB Cemerlang Kota Sukabumi, dan kejuaraan yang digelar oleh SSB Cikole Kota Sukabumi. Diungkapkan pula, keterampilan, teknik dan taktik yang dilakukan para pelatih dan pemain, bukan hanya dilakukan pada saat melakukan latihan di lapangan saja, akan tetapi juga dilakukan pada saat melakukan pertandingan dan sparing dengan sesama SSB, baik dari dalam maupun dari luar Kota Sukabumi. Selain itu, pihaknya juga senantiasa melakukan koordinasi dan komunikasi dengan pihak SSB Persigawa secara kontinyu dan berkesinambungan. Sebab ada sejumlah anak dari SSB Cemerlang Kota Sukabumi, yang akan dimainkan di Persigawa, untuk diikutsertakan dalam turnamen sepak bola.
Dalam kesempatan tersebut, Kepala SSB Cemerlang Kota Sukabumi juga mengharapkan, seluruh SSB di Kota Sukabumi agar diinventarisasi dan dikoordinir oleh Pengurus Cabang Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (Pengcab PSSI) Kota Sukabumi, termasuk oleh dinas-instansi terkait, khususnya oleh Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata (Disporabudpar) Kota Sukabumi.
|
| |
| Sabtu, 9 April 2011 |
| WAKIL WALIKOTA TUTUP DIKLAT PRAJABATAN CPNS ANGKATAN II TAHUN 2011 |
| Reporter : ENDANG SUMARDI |
| |
|
Wakil Walikota Sukabumi, Doktor H. Mulyono, M.M., hari Jumat, 8 April 2011, di Gedung Korpri Kota Sukabumi, secara resmi menutup Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Prajabatan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Golongan II Angkatan II Tahun 2011, di lingkungan Pemerintah Kota Sukabumi. Hadir dalam kesempatan tersebut, Kepala Badan Diklat Daerah Provinsi Jawa Barat, Kepala Badan Kepegawaian dan Diklat (BKD) Kota Sukabumi, para Widya Iswara dan jajaran panitia penyelenggara Diklat Prajabatan, para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), dan undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Wakil Walikota Sukabumi menandaskan, pemerintah memandang penting dilaksanakannya Diklat Prajabatan tersebut. Adapun maksud dan tujuannya, pertama untuk meningkatkan pengetahuan, keakhlian, keterampilan dan sikap, khususnya dalam melaksanakan tugas secara professional, dilandasi kepribadian dan etika Pegawai Negeri Sipil (PNS), sesuai dengan kebutuhan instansi; kedua untuk menciptakan aparatur yang mampu berperan sebagai pembaharu serta perekat persatuan dan kesatuan bangsa; ketiga untuk memantapkan sikap dan semangat pengabdian yang berorientasi pada pelayanan, pengayoman dan pemberdayaan masyarakat; keempat untuk menciptakan kesamaan visi dan dinamika pola pikir, dalam melaksanakan tugas pemerintahan umum dan pembangunan, demi terwujudnya kepemerintahan yang baik.
Hal penting lainnya yang harus senantiasa diperhatikan oleh para peserta Diklat Prajabatan dan seluruh aparatur di lingkungan Pemerintah Kota Sukabumi saat ini, yakni perkembangan lingkungan strategis, yang menuntut seluruh aparatur pemerintah, untuk senantiasa konsisten menempatkan posisi, sebagai aparatur negara yang lebih professional, transparan dan akuntabel, dalam setiap menjalan tugas dan peran. Selain itu, juga harus senantiasa netral dari pengaruh golongan dan partai dalam menjalankan hak politik, serta harus memiliki komitmen yang tinggi dalam mewujudkan visi dan misi nasional, visi dan misi Provinsi Jawa Barat, visi dan misi Kota Sukabumi, serta visi dan misi Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi.
Ditandaskannya, hal tersebut merupakan pra syarat mutlak yang harus senantiasa dilaksanakan, guna mewujudkan prinsip-prinsip kepemerintahan yang baik atau good gonernance, dan pemerintahan yang bersih atau clean government. Selain itu, Wakil Walikota Sukabumi, meminta kepada para peserta Diklat Prajabatan dan seluruh aparatur di lingkungan Pemerintah Kota Sukabumi, agar senantiasa memahami permasalahan-permasalahan yang dihadapi oleh warga masyarakat dan bangsa Indonesia dewasa ini, sekaligus menjaga dan mengubah citra PNS, sebagai abdi Negara, abdi pemerintah, dan abdi masyarakat.
|
| |
| Jumat, 8 April 2011 |
| RAPAT PARIPURNA DPRD TENTANG LKPJ WALIKOTA TAHUN 2010 |
| Reporter : ENDANG SUMARDI |
| |
|
Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Sukabumi, Tentang Tanggapan dan Jawaban Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi, Terhadap Pemandangan Umum Fraksi-Fraksi DPRD, Atas Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban (LKPJ) Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi Tahun Anggaran 2010, berlangsung hari Jumat kemarin, di Ruangan Rapat Paripurna DPRD setempat.
Rapat Paripurna yang dipimpin Ketua DPRD Kota Sukabumi, Aep Saepurahman, S.E. tersebut, dihadiri Kepala Setukpa Lemdik Polri Sukabumi, unsur Muspida, para pejabat TNI, Polri dan Sipil, para alim ulama, sesepuh dan tokoh masyarakat, para pimpinan organisasi sosial, politik, kemasyarakatan, wanita, pemuda, mahasiswa, insan Pers dan undangan lainnya.
Adapun susunan Rapat Paripurna tersebut, terdiri dari pengesahan kuorum, pengesahan acara, dan kata-kata pengantar pimpinan rapat, Tanggapan dan Jawaban Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi, Terhadap Pemandangan Umum Fraksi-Fraksi, Atas LKPJ Walikota Sukabumi Tahun Anggaran 2010, dan kata-kata penutup pimpinan rapat.
Ketua DPRD Kota Sukabumi, Aep Saepurahman, S.E. menjelaskan, LKPJ merupakan tata cara pertanggung jawaban Kepala Daerah, sebagai amanat dari Peraturan Pemerintah Nomor 3 Tahun 2007, Tentang Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah kepada Pemerintah, LKPJ kepada DPRD, dan Informasi Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (ILPPD) kepada warga masyarakat.
Berkaitan dengan hal tersebut, maka LKPJ akhir tahun anggaran 2010, perlu disampaikan oleh Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi kepada DPRD Kota Sukabumi, dalam Rapat Paripurna DPRD. Hal tersebut sesuai dengan peraturan dan ketentuan yang berlaku, atas tata cara pertanggung jawaban Kepala Daerah, dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah.
|
| |
| Kamis, 7 April 2011 |
| BUPATI DAN WALIKOTA DI JAWA BARAT AGAR LANJUTKAN HASIL PEMBANGUNAN |
| Reporter : ENDANG SUMARDI |
| |
|
Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan mengharapkan, Bupati dan Walikota di Jawa Barat, agar senantiasa menjaga dan melanjutkan hasil pembangunan yang dinilai baik, sekaligus melakukan perbaikan dan terobosan yang dianggap belum optimal, khususnya dalam mencapai visi dan misi Provinsi Jawa Barat.
Harapan Gubernur Jawa Barat tersebut, disampaikan Kepala Bidang Pembangunan Daerah Badan Koordinasi Pemerintahan dan Pembangunan (BKPP) Wilayah Bogor, Insinyur Asep Supriatna, M. Eng., Sc., saat memberi sambutan pada Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Penyusunan Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) Kota Sukabumi Tahun 2012, bertempat di Gedung Juang 45 Kota Sukabumi, baru-baru ini.
Dikatakannya, Pemerintah Provinsi Jawa Barat sebagai bagian integral dari Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dalam mengupayakan visi dan misi, senantiasa memperhatikan program Pemerintah Pusat. Diantaranya Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN), dan Rancangan Rencana Kerja Pemerintah Pusat (RKP) Tahun 2012.
Adapun prioritas RPJMN dan RKP Tahun 2012, antara lain Reformasi Birokrasi dan Tata Kelola, Pendidikan, Kesehatan, Penanggulangan Kemiskinan, Ketahanan Pangan, Infrastruktur, Iklim Investasi dan Iklim Usaha, Energi, Lingkungan Hidup dan Pengelolaan Bencana, Daerah Tertinggal, Terdepan dan Pasca Konflik, serta Kebudayaan, Kreativitas dan Inovasi Teknologi.
Dikatakan pula, tahun 2012 merupakan tahun pengembangan, dalam kerangka Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Jawa Barat Tahun 2008-2013, membutuhkan peran semua pihak, bukan hanya dengan lintas pemerintahan saja, akan tetapi juga dengan dunia usaha.
Gubernur Jawa Barat menandaskan, dalam rangka merespon isu, problem, pelibatan multi stakeholders, hasil pembangunan yang bermakna, dan konsistensi RKP Tahun 2012, serta visi dan misi Jawa Barat Tahun 2008-2013, Tema Pembangunan Jawa Barat Tahun 2012, yakni Mengintegrasikan Peran Aktif Investasi Dunia Usaha, Dalam Pembangunan Sektoral Dan Kewilayahan Bersifat Monumental, Untuk Mempercepat Terwujudnya Masyarakat Jawa Barat Yang Mandiri, Dinamis Dan Sejahtera.
Ditandaskannya, implikasi dari Tema Pembangunan tersebut, yakni meningkatnya partisipasi dan kepentingan masyarakat, serta pemangku kepentingan lainnya, baik pusat dan provinsi, maupun kabupaten dan kota, dalam menetapkan prioritas pembangunan.
|
| |
| Selasa, 5 April 2011 |
| WALIKOTA DAN WAKIL WALIKOTA SAMPAIKAN LKPJ TAHUN ANGGARAN 2010 |
| Reporter : ENDANG SUMARDI |
| |
|
Walikota Sukabumi, H. Mokhamad Muslikh Abdussyukur, S.H., M.Si., dan Wakil Walikota Sukabumi, Doktor H. Mulyono, M.M., menyampaikan Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban (LKPJ) Tahun Anggaran 2010. LKPJ tersebut, disampaikan Walikota Sukabumi, pada Rapat Paripurna DPRD, hari Selasa, 5 April 2011, bertempat di Ruangan Rapat Paripurna DPRD Kota Sukabumi.
Dalam kesempatannya, Walikota Sukabumi, H. Mokhamad Muslikh Abdussyukur, S.H., M.Si. menjelaskan, penyampaian LKPJ kepada DPRD ini, merupakan salah satu amanat yang harus ditunaikan oleh Kepala Daerah, sesuai dengan peraturan dan perundang-undangan yang berlaku. Selain itu, LKPJ yang disampaikan kepada DPRD ini, merupakan salah satu progress report tahunan, berdasarkan tolok ukur Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2010, yang berisikan pelaksanaan urusan desentralisasi, yang terdiri dari urusan wajib dan urusan pilihan, tugas umum pemerintahan dan tugas pembantuan, termasuk hambatan dan permasalahan yang dihadapi, serta solusi pemecahan masalahnya.
Dijelaskan pula, implementasi tugas tersebut, intinya mengarah pada upaya peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM), yang dijabarkan melalui visi dan misi Kota Sukabumi, dengan mensinergikan 6 urusan pusat dan 16 urusan wajib daerah, serta menyelaraskan dengan visi dan misi Pemerintah Kota Sukabumi Tahun 2008-2013, sebagaimana yang tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Sukabumi Tahun 2008-2013.
Walikota Sukabumi menandaskan, untuk mencapai hasil yang optimal, dalam melaksanakan kegiatan pembangunan, Pemerintah Kota Sukabumi senantiasa berpedoman pada asas umum penyelenggaraan Negara, sebagaimana yang diamanatkan dalam Pasal 20 Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004, yang meliputi asas kepastian hokum, asas tertib penyelenggaraan negara, asas kepentingan umum, asas keterbukaan, asas proporsionalitas, asas profesionalisme, asas akuntabilitas, asas efisiensi, dan asas efektivitas.
Diharapkannya, berdasarkan asas-asas tersebut, penyelenggaraan Otonomi Daerah (Otda), dapat mengarah pada peningkatan kesejahteraan masyarakat, dengan senantiasa memperhatikan kepentingan dan aspirasi yang tumbuh dalam masyarakat. Disamping itu, penyelenggaraan Otda ini, harus menjamin keserasian hubungan antar daerah, yakni mampu membangun kerja sama antar daerah, untuk meningkatkan kesejahteraan bersama, serta mencegah ketimpangan antar daerah. Hal lainnya yang tidak kalah penting, Otda juga harus mampu menjamin hubungan yang serasi dengan pemerintah pusat, yakni harus mampu memelihara sekaligus menjaga keutuhan wilayah negara, serta tetap tegaknya Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dalam rangka mewujudkan tujuan negara.
|
| |
| Selasa, 5 April 2011 |
| DPRD SELENGGARAKAN RAPAT PARIPURNA TENTANG LKPJ WALIKOTA TAHUN 2010 |
| Reporter : ENDANG SUMARDI |
| |
|
Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Sukabumi, hari Selasa, 5 April 2011, menyelenggarakan Rapat Paripurna, Tentang Penjelasan Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban (LKPJ) Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi, Tahun Anggaran 2010. Rapat Paripurna yang berlangsung di Ruangan Rapat Paripurna DPRD tersebut, dipimpin Wakil Ketua DPRD Kota Sukabumi, Jona Arizona, S.IP.
Adapun susunan Rapat Paripurna tersebut, terdiri dari pengesahan kuorum, pengesahan acara, dan kata-kata pengantar oleh pimpinan rapat. Selanjutnya pokok-pokok kegiatan, yakni Penjelasan LKPJ Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi Tahun Anggaran 2010, serta kata-kata penutup pimpinan rapat.
Hadir dalam kesempatan tersebut/ Kepala Lemdik Setukpa Polri Sukabumi/ unsur Muspida/ para Pejabat TNI/ Polri dan Sipil/ para Alim Ulama dan Tokoh Masyarakat/ para Pimpinan Organisasi Sosial/ Politik/ Kemasyarakatan dan Pemuda/ serta Mahasiswa/ Insan Pers dan undangan lainnya//
Wakil Ketua DPRD Kota Sukabumi, Jona Arizona, S.IP. menjelaskan, sesuai dengan peraturan dan perundang-undangan yang berlaku, Walikota dan Wakil Walikota wajib melaporkan penyelenggaraan pemerintahan daerah, antara lain kepada Pemerintah Pusat melalui Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (LPPD). Selanjutnya kepada DPRD melalui LKPJ, dan kepada warga masyarakat melalui Informasi Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (ILPPD).
Diungkapkannya, selama kurun waktu tahun anggaran 2010, masih ditemukan berbagai permasalahan dan kendala. Diantaranya pembinaan pemuda, pengangguran, kualitas dan ketersediaan infrastruktur pendukung kota, kualitas pelayanan jasa transportasi jalan, kebutuhan pangan masyarakat, dan penanganan kemiskinan.
Berkaitan dengan hal tersebut, Wakil Ketua DPRD Kota Sukabumi, Jona Arizona, S.IP., mengajak kepada seluruh elemen masyarakat, baik eksekutif dan legislative, maupun stakeholder lainnya, untuk senantiasa meningkatkan kinerja, sesuai dengan kedudukan serta Tugas Pokok dan Fungsi (Tupoksi) masing-masing, khususnya dalam mencapai Visi Pembangunan Kota Sukabumi, yakni Terwujudnya Kota Sukabumi Sebagai Pusat Pelayanan Berkualitas Bidang Pendidikan, Kesehatan dan Perdagangan di Jawa Barat, Berlandaskan Iman dan Taqwa; serta Visi Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi, yakni Dengan Iman dan Taqwa Mewujudkan Pemerintahan yang Amanah Berparadigma Surgawi, Menuju Kota Sukabumi yang Cerdas, Sehat dan Sejahtera, baik lahir maupun batin, dilandasi nilai-nilai fhilosofis, Sidiq, Tabligh, Amanah, Fathonah.
|
| |
| Senin, 4 April 2011 |
| WALIKOTA SUKABUMI BUKA MUSRENBANG PENYUSUNAN RKPD TAHUN 2012 |
| Reporter : ENDANG SUMARDI |
| |
|
Walikota Sukabumi, H. Mokhamad Muslikh Abdussyukur, S.H., M.Si., hari Senin, 4 April 2011, di Gedung Juang 45 Kota Sukabumi, secara resmi membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang), Penyusunan Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) Kota Sukabumi Tahun 2012.
Dalam sambutannya Walikota Sukabumi menjelaskan, sebagaimana yang telah diketahui bersama, bahwa pada saat ini tuntutan akan penyelenggaraan pemerintahan yang lebih otonom semakin mengemuka. Berkaitan dengan hal tersebut, sistem pemerintahan yang harus dikembangkan saat ini, yakni sistem pemerintahan yang lebih bersifat desentralistik, yakni pemerintah pusat melimpahkan sebagian besar kewenangannya kepada pemerintah daerah, untuk mengurus rumah tangganya sendiri.
Diungkapkannya, lahirnya Undang-Undang Nomor 22 Tahun 1999 Tentang Pemerintahan Daerah, yang kemudian disempurnakan oleh Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 Tentang Pemerintahan Daerah, menuntut pemerintah daerah untuk lebih kreatif dan inovatif, khususnya dalam mewujudkan kepemrintahan yang baik atau good governance. Karena pesan utama dalam Undang-Undang tersebut, yakni pemberian kewenangan yang lebih luas kepada pemerintahan daerah, untuk mengatur urusan rumah tangganya sendiri secara lebih luas, nyata dan bertanggungjawab.
Walikota Sukabumi menandaskan, desentralisasi dan penguatan otonomi daerah ini, berpotensi mengakibatkan perencanaan pembangunan daerah yang tidak sinergi, baik antara daerah yang satu dengan daerah yang lainnya, maupun antara pembangunan daerah dengan pembangunan secara nasional. Oleh karenanya, belajar dari pengalaman masa lalu serta dengan mempertimbangkan perubahan-perubahan Undang-Undang Dasar 1945, diperlukan perencanaan pembangunan yang sinergi, terarah dan berkelanjutan, dalam rangka mencapai tujuan dan cita-cita bernegara, sebagaimana yang tertuang dalam pembukaan Undang-Undang Dasar Negara RI Tahun 1945. Antara lain untuk melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia, memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa, dan ikut serta menciptakan ketertiban dunia, berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial. Dengan demikian, dalam mewujudkan tujuan pembangunan nasional tersebut, perlu ditetapkan visi, misi dan arah pembangunan bangsa Indonesia.
|
| |
| Jumat, 1 April 2011 |
| GUBERNUR JAWA BARAT UCAPKAN SELAMAT KEPADA WALIKOTA SUKABUMI |
| Reporter : ENDANG SUMARDI |
| |
|
Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan, atas nama pribadi, keluarga dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat, mengucapkan selamat kepada Walikota Sukabumi, H. Mokhamad Muslikh Abdussyukur, S.H., M.Si., beserta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah dan warga masyarakat, atas Peringatan Hari Jadi Ke-97 Kota Sukabumi.
Ucapan selamat Gubernur Jawa Barat tersebut, disampaikan PLT Kepala Badan Koordinasi Pemerintahan dan Pembangunan Wilayah (Bakorpembangwil) Bogor, Drs. R. Budi Santoso, M.Si., saat memberi sambutan pada Rapat Paripurna Istimewa DPRD Kota Sukabumi, yang dipimpin Ketua DPRD Kota Sukabumi, Aep Saepurahman, S.E., dalam rangka memperingati Hari Jadi Ke-97 Kota Sukabumi, hari Jumat siang, 1 April 2011, di Ruangan Rapat Paripurna DPRD setempat.
Diharapkannya, moment ini dapat memberikan semangat kepada seluruh jajaran Pemerintah Kota Sukabumi, khususnya dalam memenuhi kebutuhan daerah, yang merupakan rangkaian perjuangan panjang, dalam mewujudkan cita-cita warga masyarakat Kota Sukabumi, serta sebagai implementasi Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004, Tentang Pemerintahan Daerah.
Selain itu, Gubernur Jawa Barat, juga mengucapkan selamat atas keberhasilan Pemerintah Kota Sukabumi, yang telah meraih Penghargaan Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (LAKIP) Tahun 2010, dari Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB), tepatnya pada tanggal 7 Februari 2011.
Dikatakannya, keberhasilan tersebut merupakan prestasi yang konsisten, karena pada tahun 2009, Kota Sukabumi mendapat penghargaan yang sama. Bahkan penghargaan yang didapat pada tahun 2011 ini sangat istimewa, karena dari lima Kabupaten dan Kota se Indonesia yang mendapatkan penghargaan tersebut, Kota Sukabumi mendapatkan predikat nilai B. Sementara empat Kabupaten dan Kota lainnya yang mendapatkan penghargaan tersebut, hanya mendapatkan predikat nilai C.
Ditandaskannya, penghargaan yang didapat Kota Sukabumi ini, merupakan prestasi yang sangat membanggakan bagi semua pihak, baik bagi warga masyarakat dan Pemerintah Kota Sukabumi, maupun bagi warga masyarakat dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat.
|
| |
| Jumat, 1 April 2011 |
| WALIKOTA SUKABUMI CANANGKAN BULAN BHAKTI GOTONG ROYONG TAHUN 2011 |
| Reporter : ENDANG SUMARDI |
| |
|
Walikota Sukabumi, H. Mokhamad Muslikh Abdussyukur, S.H., M.Si., mencanangkan Bulan Bhakti Gotong Royong, Tingkat Kota Sukabumi Tahun 2011. Pencanangan Bulan Bhakti Gotong Royong yang ditandai dengan pemukulan gong ini, berlangsung di Lapangan Merdeka Kota Sukabumi, hari Jumat pagi, 1 April 2011, usai Upacara Puncak Peringatan Hari Jadi Ke-97 Kota Sukabumi.
Selain itu, juga melakukan penandatanganan prasasti, peresmian Bale Nyaah Ka Kolot, dan proyek-proyek pembangunan di Kota Sukabumi Tahun Anggaran 2010, penandatanganan Nota Kesepakatan penyelenggaraan Kurikulum Pendidikan Keselamatan Berlalulintas, antara Pemerintah Kota dan Kabupaten Sukabumi, dengan Polres Sukabumi Kota, sekaligus launching Samsat Ka Bumi atau Samsat door to door dan Sim delivery.
Yang cukup mengejutkan para peserta upacara dan undangan, dalam kesempatan tersebut, Walikota Sukabumi menyerahkan Piala Upakarti, sebagai kepeloporan dari Pemerintah RI, kepada salah seorang warga masyarakat Kota Sukabumi, H. Ade Hikmah Nugraha, yang telah melakukan kerjasama usaha yang saling melengkapi, saling memperkuat, dan saling menguntungkan, disertai pembinaan terhadap mitranya, dalam rangka pengembangan industri nasional.
Selanjutnya penyerahkan piala dan piagam penghargaan kepada Nina Marlina, sebagai juara III Katagori Bidang Praktik Swasta (BPS) Tingkat Provinsi Jawa Barat, dalam rangka pelayanan KB Tahun 2010, penyerahan Sertifikat Hak Pakai dari Kantor Pertanahan Kota Sukabumi kepada Kepala Dinas Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPPKAD) Kota Sukabumi, piagam penghargaan kepada H. Kusnadi, atas partisipasinya dalam kegiatan sosial di Kota Sukabumi, serta piala, piagam penghargaan dan uang kadeudeuh kepada para juara Lomba Kelurahan Tingkat Kota Sukabumi Tahun 2011, dan kepada 51 peserta yang lulus seleksi Menghafal AL-Quran Tingkat Kota Sukabumi.
Disamping itu, juga penyerahan 20 unit kendaraan roda dua, untuk operasional Puskesmas se Kota Sukabumi, penyerahan 567 SK Kenaikan Pangkat PNS Golongan I, II, III dan IV, periode 1 April 2011, penyerahan 127 SK Pensiun PNS Golongan II, III dan IV, periode tahun 2011, kartu tanda pengenal RW dan RT, termasuk santunan kematian kepada ahli waris RW dan RT dari AJB Bumiputera 1912, bantuan Cangkul dan Garpu kepada Kodim 0607 Sukabumi dan warga masyarakat, untuk kegiatan Karya Bhakti TNI Tahun 2011, bantuan kepada 31 Panti Asuhan masing-masing sebesar 350 ribu rupiah, serta bantuan modal bergulir UPPKS kepada Kelompok Hebras XVI.
Kemudian penyerahan Piala Wimala Harjasa dan uang pembinaan sebesar 2 juta 500 ribu rupiah, kepada para juara Lomba Pemilahan Sampah antar RT Kluster II Tingkat Kota Sukabumi Tahun 2011, piala dan piagam penghargaan kepada para juara Lomba Kebersihan Tingkat Kota Sukabumi Tahun 2011, untuk katagori OPD dan Kecamatan, BUMN dan BUMD, TK, SD, SMP, SMA dan SMK, piala dan piagam penghargaan kepada para juara Lomba Gerak Jalan Katagori Masyarakat Umum dan Katagori Pendidikan, serta peninjauan Pameran Usaha Kecil dan Menengah (UKM) Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskopperindag) Kota Sukabumi.
|
| |
| Rabu, 23 Maret 2011 |
| WAKIL WALIKOTA TERIMA ROMBONGAN APARAT KABUPATEN KONAWE UTARA |
| Reporter : ENDANG SUMARDI |
| |
|
Wakil Walikota Sukabumi, Doktor H. Mulyono, M.M., hari Selasa, 22 Maret 2011, menerima rombongan Kunjungan Kerja (Kunker) Aparat Pemerintah dan DPRD Kabupaten Konawe Utara Sulawesi Tenggara. Rombongan Kunker Aparat Pemerintah dan DPRD tersebut, dipimpin Sekretaris Daerah Kabupaten Konawe Utara, H. Abdul Kahar Pagala.
Dalam kesempatan tersebut, Wakil Walikota Sukabumi, Doktor H. Mulyono, M.M., mengucapkan selamat datang, sekaligus menyampaikan permohonan maaf kepada rombongan kunker tersebut, atas berbagai kekurangan dan kehilafan dalam penerimaan rombongan ini. Selain itu, Wakil Walikota Sukabumi juga menjelaskan kepada rombongan, tentang sejarah singkat Kota Sukabumi, geografis, sosial ekonomi, potensi, visi dan misi, serta keberhasilan yang telah diraih Kota Sukabumi.
Sementara Sekretaris Daerah Kabupaten Konawe Utara, H. Abdul Kahar Pagala menjelaskan, Kabupaten Konawe Utara masih membutuhkan banyak transmigran, karena di kabupaten tersebut masih banyak lahan kosong yang belum digarap. Dijelaskan pula, kesejahteraan para transmigran asal Jawa Barat khususnya asal Kota Sukabumi, saat ini sudah mulai ada peningkatan kesejahteraan, bahkan tidak akan lama lagi akan melaksanakan panen palawija.
Sekretaris Daerah Kabupaten Konawe Utara juga mengatakan, Kabupaten Konawe Utara, saat ini masih membutuhkan transmigran yang benar-benar mempunyai motivasi untuk maju dan sejahtera. Berkaitan dengan hal tersebut, Sekretaris Daerah Kabupaten Konawe Utara, menghimbau pihak dinas-instasi terkait di lingkungan Pemerintah Kota Sukabumi, apabila akan mengirimkan calon transmigran ke Kabupaten Konawe Utara, harus diseleksi terlebih dahulu. Selain itu, juga harus yang benar-benar memiliki keterampilan, serta usianya yang masih muda dan produktif, sehingga pada saat sampai ke Kabupaten Konawe Utara, para transmigran tersebut tidak akan tinggal diam, tapi akan melakukan berbagai aktifitas dan kegiatan. Diungkapkannya, di Kabupaten Konawe Utara, saat ini terdapat 25 Kepala Keluarga (KK) transmigran asal Jawa Barat, yang diberangkatkan pada tahun 2010, tepatnya ke daerah transmigrasi Amarome, yakni dari Kabupaten Ciamis 10 KK, dan dari Kota Sukabumi 15 KK.
Dalam pada itu, Kasi Transmigrasi Dinas Tenaga Kerja dan Transmigran (Disnakertrans) Provinsi Jawa Barat, Saifudin menjelaskan, untuk tahun 2011 ini, Disnakertrans Provinsi Jawa Barat akan mengirimkan transmigran sekitar 500 sampai 600 KK, ke 14 provinsi yang menjadi daerah tujuan transmigrasi. Untuk itu, pihaknya telah melaksanakan seleksi secara ketat, terhadap para calon transmigran tersebut. Maksud dan tujuannya, supaya para transmigran tersebut, pada saat sampai ke daerah tujuan transmigrasi tidak akan berpangku tangan, akan tetapi dapat mengolah lahan secara maksimal, sehingga dapat menghasilkan berbagai produk pertanian yang berkualitas. Dengan demikian, para transmigran tersebut, dapat meningkatkan kesejahteraan.
|
| |
| Rabu, 9 Maret 2011 |
| WAKIL WALIKOTA BUKA SELEKSI PENGHAPAL AL-QURAN TAHUN 2011 |
| Reporter : ENDANG SUMARDI |
| |
|
Wakil Walikota Sukabumi, Doktor H. Mulyono, M.M., hari Rabu, 9 Maret 2011, di Masjid Agung Kota Sukabumi, secara resmi membuka Seleksi Penghapal AL-Quran Tingkat Kota Sukabumi Tahun 2011. Hadir dalam kesempatan tersebut, Ketua dan Anggota DPRD Kota Sukabumi, unsur Muspida Kota Sukabumi, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Sukabumi, para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota Sukabumi, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Sukabumi, Ketua Lembaga Pengembangan Tilawati Quran (LPTQ) Kota Sukabumi, dan undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Wakil Walikota Sukabumi mengungkapkan, ada dua bekal dari Rosululloh bagi segenap umatnya, sebagai tuntunan untuk keselamatan di dunia dan akhirat. Yakni pertama AL-Qur’an dan kedua AL-Hadits. Dikatakannya, secara mendasar, hal tersebut mengandung makna, bahwa siapapun orangnya dengan latar belakang pendidikan dan status sosial ekonomi seperti apapun, akan mendapatkan keselamatan, serta rahmat dan anugerah yang melimpah ruah dari Allat Taalla, selama orang tersebut berpegang pada AL-Quran dan AL-Hadits.
Sementara Sekretaris Daerah Kota Sukabumi, selaku Ketua LPTQ Kota Sukabumi dan Ketua Tim Seleksi Penghapal AL-Quran Tingkat Kota Sukabumi Tahun 2011, H. Mohamad Muraz, S.H., M.M. menjelaskan, seleksi yang baru pertama kali dilaksanakan tersebut, dijadualkan berlangsung selama 10 hari, tepatnya dari tanggal 9 sampai dengan 19 Maret 2011, bertempat di Masjid Agung Kota Sukabumi, dan Masjid AL-Ikhlas Pemda Kota Sukabumi.
Adapun jumlah peserta yang mengikuti seleksi tersebut, seluruhnya 361 pelajar, yang terdiri dari 10 pelajar TK dan RA, 213 pelajar SD dan MI, 37 pelajar SMP dan MTs, serta 101 pelajar SMA, SMK dan MA se Kota Sukabumi. Sedangkan maksud dan tujuan dilaksanakannya seleksi tersebut, dalam rangka upaya meningkatkan dan mengembangkan pengetahuan, wawasan, keterampilan dan kemampuan generasi muda Kota Sukabumi, khususnya dalam membaca dan menghapal AL- Quran dengan baik dan benar.
Dikatakannya, seleksi ini sebagai ajang untuk mencari bibit-bibit pelajar yang potensial, khususnya dalam membaca dan menghapal AL- Quran dengan baik dan benar, untuk dibina oleh Pemerintah Kota Sukabumi. Dikatakan pula, para pelajar yang berhasil meraih prestasi terbaik, selain akan diberi piagam penghargaan, juga akan diberi reward oleh Pemerintah Kota Sukabumi.
|
| |
| Senin, 7 Maret 2011 |
| SSB CEMERLANG AKAN SELENGGARAKAN TURNAMEN SEPAK BOLA WALIKOTA CUP I |
| Reporter : ENDANG SUMARDI |
| |
|
Gebyar dan semarak peringatan Hari Jadi Ke-97 Kota Sukabumi, yang jatuh pada tanggal 1 April 2011, sudah mulai nampak. Berbagai pentas seni dan pertandingan berbagai jenis olah raga, sudah mulai dipersiapkan oleh jajaran panitia penyelenggara, baik yang akan dilaksanakan oleh jajaran Panitia Penyelenggara Tingkat Kota Sukabumi, maupun yang akan dilaksanakan oleh warga masyarakat, yang peduli dan mencintai Kota Sukabumi.
Diantaranya yang dilakukan oleh pihak Sekolah Sepak Bola (SSB) Cemerlang Kota Sukabumi. Karena pihak SSB tersebut, menurut rencana akan menyelenggarakan turnamen sepak bola usia 10 dan 11, serta 12 dan 13 tahun, tepatnya pada tanggal 8 sampai dengan 10 April 2011 mendatang. Turnamen yang bertajuk Walikota Cup I Tahun 2011 tersebut, menurut rencana akan dilaksanakan di Lapangan Sepak Bola Cemerlang, Kelurahan Sukakarya, Kecamatan Warudoyong, Kota Sukabumi.
Adapun maksud dan tujuannya, seperti dijelaskan Kepala SSB Cemerlang Kota Sukabumi, Firman Taufik, dalam rangka memeriahkan dan menyemarakan peringatan Hari Jadi Ke-97 Kota Sukabumi, yang jatuh pada tanggal 1 April 2011. Selain itu, juga untuk mengasah keterampilan, teknik, taktik, stamina dan sportivitas para pemain dan pelatih.
Diungkapkannya, kendati keberadaan SSB Cemerlang Kota Sukabumi ini baru berusia satu tahun, namun pihaknya telah dua kali berhasil meraih gelar kejuaraan, yakni pada kejuaraan yang digelar oleh SSB Cemerlang Kota Sukabumi, dan kejuaraan yang digelar oleh SSB Cikole Kota Sukabumi.
Kepala SSB Cemerlang Kota Sukabumi mengharapkan, agar seluruh SSB di Kota Sukabumi, dapat diinventarisasi dan dikoordinir oleh Pengurus Cabang Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (Pengcab PSSI) Kota Sukabumi. Namun sangat disayangkan, karena hingga saat ini, tepatnya selama enam tahun terakhir, keberadaan lembaga yang mewadahi dan menaungi sepak bola tersebut tidak jelas. Bahkan pada tahun 2009, pihaknya pernah masuk dalam jajaran panitia penyelenggara Musyawarah Cabang (Muscab) Pengcab PSSI Kota Sukabumi, namun Muscab tersebut tidak jadi dilaksanakan.
Untuk itu, pihaknya menghimbau kepada segenap pihak dinas, instansi dan lembaga terkait, agar Pengcab PSSI Kota Sukabumi dibentuk kembali, melalui Muscab. Dengan demikian, seluruh SSB dan klub atau kesebelasan sepak bola yang ada di Kota Sukabumi, memiliki lembaga yang jelas.
Sementara Ketua Pelatih SSB Cemerlang, Yudi Wongso menjelaskan, keterampilan, teknik dan taktik yang dilakukan para pelatih dan pemain, bukan hanya dilakukan pada saat latihan di lapangan, akan tetapi juga dilakukan pada saat melakukan pertandingan dan sparing dengan sesama SSB, baik dari dalam maupun dari luar Kota Sukabumi.
Untuk itu, pihaknya senantiasa melakukan kunjungan ke sejumlah SSB, diantaranya ke SSB Persikabo Bogor beberapa waktu yang lalu. Sedangkan SSB Cemerlang Kota Sukabumi, pada bulan depan menurut rencana akan kedatangan SSB Pangkal Perjuangan dari Karawang.
Selain itu, pihaknya juga senantiasa melakukan komunikasi dengan pihak SSB Persigawa, secara kontinyu dan berkesinambungan. Sebab ada sejumlah anak dari SSB Cemerlang Kota Sukabumi, yang akan dimainkan di Persigawa, untuk diikutsertakan dalam turnamen sepak bola.
|
| |
| Sabtu, 5 Maret 2011 |
| WALIKOTA PERTANYAKAN MOBIL PERPUSTAKAAN KELILING PARTAI DEMOKRAT |
| Reporter : ENDANG SUMARDI |
| |
|
Walikota Sukabumi, H. Mokhamad Muslikh Abdussyukur, S.H., M.Si., mempertanyakan kehadiran mobil perpustakaan keliling, milik salah seorang Anggota DPR RI, dari Partai Demokrat, Inggrid Kansil, di SMK Negeri 4 Kota Sukabumi. Karena kendati memiliki niat yang baik, pihak mobil tersebut harus terlebih dahulu melakukan koordinasi dengan pihak sekolah. Hal tersebut disampaikan Walikota Sukabumi, saat melakukan sidak Kegiatan Belajar Mengajar (KBM), di SMK Negeri 4 Kota Sukabumi, hari Jumat, 4 Maret 2011. Ditandaskannya, setiap kendaraan yang berlogo partai politik, tidak diperbolehkan hadir di sekolah. Karena sekolah tempat belajar para siswa, bukan tempat untuk berpolitik.
Selain Walikota Sukabumi, Anggota Komisi III DPRD Kota Sukabumi dari Fraksi PDI Perjuangan, Tatan Rustandi, juga sempat mempertanyakan kehadiran kendaraan perpustakaan keliling yang berlogo salah satu partai polilitk tersebut. Dikatakannya, apabila melihat berbagai peraturan, tidak ada yang memperbolehkan kendaraan berlambang suatu partai politik hadir di sekolah, kendari memiliki niat yang baik untuk mencerdaskan para siswa. Selain itu, juga harus meminta izin terlebih dahulu kepada pihak sekolah, serta harus ada perintah dari pengurus partai politik yang bersangkutan. Dikatakan pula, sebagai anggota DPRD Kota Sukabumi, pihaknya akan mempertanyakan dan meminta penjelasan hal tersebut, kepada Ketua DPRD Kota Sukabumi dari Partai Demokrat, atas kehadiran mobil tersebut di sekolah.
Sementara Kepala SMK Negeri 4 Kota Sukabumi, Didi Sumaryadi menjelaskan, kehadiran mobil perpustakaan keliling tersebut di sekolahnya, pihak sekolah tidak mengetahui secara jelas, karena pihak mobil perpustakaan keliling tersebut tidak melakukan koordinasi terlebih dahulu dengan pihak sekolah. Untuk itu, pihaknya akan menanyakan dan meminta penjelasan kepada pihak mobil perpustakaan keliling tersebut, termasuk kepada pihak partai politik yang bersangkutan.
Dalam pada itu, salah seorang penanggung jawab mobil perpustakaan keliling tersebut, Yaya menjelaskan, pihaknya sudah terlebih dahulu melakukan koordinasi dengan pihak sekolah. Namun koordinasi yang dilakukannya tersebut baru kepada pihak pengelola perpustakaan sekolah. Sedangkan kepada Kepala SMK Negeri 4 Kota Sukabumi, belum dilakukan. Adapun maksud dan tujuan kehadiran mobil perpustakaan keliling ke sekolah tersebut, dalam rangka upaya membantu sekaligus menunjang kelancaran dan keberhasilan para siswa, khususnya dalam meningkatkan pengetahun, wawasan dan kecerdasan para siswa, dengan membaca buku-buku yang ada di mobil perpustakaan keliling tersebut, serta tidak ada unsur dan muatan politik. Dijelaskannya, kegiatan tersebut sudah berjalan lama. Bahkan sebelumnya, pihaknya juga telah melaksanakan kegiatan yang sama, di salah satu MTs yang ada di wilayah Kecamatan Lembursitu Kota Sukabumi. Dijelaskan pula, menurut rencana, kegiatan tersebut juga akan dilakukan di sekolah-sekolah lainnya.
|
| |
| Jumat, 25 Februari 2011 |
| WALIKOTA SUKABUMI LANTIK 26 PEJABAT ESELON II, III, IV DAN V |
| Reporter : ENDANG SUMARDI |
| |
|
Walikota Sukabumi, H. Mokhamad Muslikh Abdussyukur, S.H., M.Si., hari Jumat pagi, 25 Februari 2011, di Gedung Juang 45 Kota Sukabumi, melantik dan mengambil sumpah 26 pejabat eselon II, III, IV dan V, di lingkungan Pemerintah Kota Sukabumi. Hadir dalam kesempatan tersebut, unsur Muspida, Pimpinan DPRD, Wakil Walikota Sukabumi, Sekretaris Daerah Kota Sukabumi, para Asisten, Kepala BKD Kota Sukabumi dan Kepala Dinas-Instansi lainnya, serta Ketua Tim Penggerak PKK Kota Sukabumi, Ketua Dharma Wanita Persatuan Kota Sukabumi, dan undangan lainnya.
Adapun ke 26 pejabat tersebut, antara lain eselon II, Staf Ahli Bidang Hukum, Politik dan Pemerintahan Kota Sukabumi, Hardi Harpan, Sm.Hk., dan Sekretaris DPRD Kota Sukabumi, Drs. H. Yudi Wiharsa, M.Si., serta eselon III, Kepala Kantor Kesatuan Bangsa, Politik dan Linmas Kota Sukabumi, Drs. H. Bude Daryana, M.Si., Kepala Bagian Administrasi Kesra Setda Kota Sukabumi, Adang Taufik, S.H., M.Si., Kepala Bagian Administrasi Perekonomian Setda Kota Sukabumi, Drs. Sukarman, M.Pd., Kepala Bagian Organisasi dan Tata Laksana Setda Kota Sukabumi, M. Achrijadin, S.Sos., M.Si., Sekretaris Kecamatan Cibeureum, Fajar Rajasa, S.STP., Camat Baros, Drs. Asep Suhendrawan, dan Camat Cibeureum, Adrian Hariadi, S.STP.
Kemudian eselon IV, Lurah Baros, Drs. Deni Ahmad, Lurah Cikondang, Firman Taufik, S.STP., Lurah Babakan, Anton Lugiawan, S.STP., Kasi Perencanaan dan Pengendalian Dinas PU, Arief Wijaya, S.T., Kasi Permukiman Dinas PU, Anas Nasrudin, S.IP., Sekretaris Kelurahan Subangjaya, Hidayat Ece, Sekretaris Kelurahan Babakan, Dudin Hasanudin, Kasi Pemberdayaan Masyarakat dan KB Kelurahan Tipar, Yati Maryati, Kasi Tata Pemerintahan Kelurahan Cikole, Iyep Kusmawardani, S.H., Kasi Pemberdayaan Masyarakat dan KB Kelurahan Cikole, Eti Siswanti, S.AP., Kasubbag Tata Usaha UPT Pasar Tipar Gede, Agus Saripudin, Kepala Tata Usaha SMK Negeri 3, Yani Nuryani, S.Pd., dan Kepala Tata Usaha SMK Negeri 4, Mohamad Sugandi, S.Pd. Selanjutnya eselon V, Kepala Tata Usaha SMP Negeri 3, Entang Supardi, S.Pd., Kepala Tata Usaha SMP Negeri 5, Tono Priyantono, dan Kepala Tata Usaha SMP Negeri 11, Ahmad Jumni.
Walikota Sukabumi, dalam sambutannya mengucapkan selamat kepada para pejabat yang telah dilantik dan diambil sumpah tersebut, baik yang mendapat promosi maupun rotasi. Diharapkannya, amanah yang diberikan ini, agar menjadi momentum penting yang penuh berkah, dalam perjalanan karier para pejabat tersebut, selaku Pegawai Negeri Sipil (PNS), khususnya di lingkungan Pemerintah Kota Sukabumi.
|
| |
| Kamis, 24 Februari 2011 |
| WALIKOTA SUKABUMI BUKA DIKLAT ORIENTASI KERJA CPNS |
| Reporter : ENDANG SUMARDI |
| |
|
Walikota Sukabumi, H. Mokhamad Muslikh Abdussyukur, S.H., M.Si., secara resmi membuka Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Orientasi Kerja Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS), di lingkungan Pemerintah Kota Sukabumi. Pembukaan Diklat Orientasi Kerja CPNS yang berlangsung hari Kamis, 24 Februari 2011, di Kompleks Batalyon Infanteri 3010 Kidang Kancana Cikembar tersebut, dihadiri unsur Muspida, Komandan Batalyon Infanteri 3010 Kidang Kancana, Sekretaris Daerah Kota Sukabumi, para Kepala Dinas-Instansi, dan undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Walikota Sukabumi, H. Mokhamad Muslikh Abdussyukur, S.H., M.Si. menjelaskan, salah satu upaya untuk mewujudkan kepemerintahan yang bersih dan baik atau clean and good governance, perlu dilakukan reformasi birokrasi secara komprehensif dan simultan, diantaranya melalui reposisi peran dan perilaku, serta peningkatan kinerja aparatur pemerintah.
Ditandaskannya, atas dasar pemikiran tersebut, Pemerintah Kota Sukabumi senantiasa ber-upaya secara konsisten, terhadap peningkatan kinerja aparatur, baik melalui penerapan sistem insentif dan dis insentif, maupun berbagai Pendidikan dan Peatihan (Diklat), serta peningkatan kualifikasi pendidikan setiap aparatur.
Ditandaskan pula, selain kepada aparatur yang telah ada, juga terhadap para CPNS di lingkungan Pemerintah Kota Sukabumi, diantaranya melalui Diklat Orientasi Kerja, bekerja sama dengan Batalyon Infanteri 310 Kidang Kancana.
Walikota Sukabumi mengatakan, kebijakan Pemerintah Kota Sukabumi bekerja sama dengan Batalyon Infanteri 310 Kidang Kancana ini, didasari pemikiran, bahwa lembaga ini memiliki kompetensi, kredibilitas dan kemampuan yang tidak diragukan lagi, untuk membekali watak, sikap dan disiplin para CPNS, yang kelak akan berguna dalam melaksanakan tugas sehari-hari.
Diharapkannya, postur aparatur yang akan bergabung dengan Pemerintah Kota Sukabumi, memiliki wawasan kebangsaan dan rasa cinta tanah air yang kuat, dengan memahami landasan idiil dan landasan konstitusional negara, yang tercermin dari watak dan sikap perilaku keseharian.
Hal tersebut sangat penting dilakukan, mengingat PNS dan CPNS, merupakan aparatur dan administratur Negara, sekaligus sebagai penggerak roda birokrasi, memiliki tiga peran utama yang tidak ringan, yakni sebagai abdi negara, abdi pemerintah, dan abdi masyarakat.
|
| |
| Kamis, 24 Februari 2011 |
| WALIKOTA SUKABUMI SERAHKAN SK 80 PERSEN KEPADA 152 CPNS |
| Reporter : ENDANG SUMARDI |
| |
|
Walikota Sukabumi, H. Mokhamad Muslikh Abdussyukur, S.H., M.Si., hari Rabu, 23 Februari 2011, di Gedung Korpri Kota Sukabumi, menyerahkan Surat Keputusan (SK) 80 Persen, kepada 152 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS), di lingkungan Pemerintah Kota Sukabumi, terhitung mulai bulan Maret 2011. Hadir dalam kesempatan tersebut, Sekretaris Daerah Kota Sukabumi, H. Mohamad Muraz, S.H., M.M., Kepala Badan Kepegawaian dan Diklat (BKD) Kota Sukabumi, Drs. Suwarsa, M.Si., serta Kepala Dinas-Instansi lainnya dan unsur Muspika.
Walikota Sukabumi, H. Mokhamad Muslikh Abdussyukur, S.H., M.Si. mengharapkan, seluruh CPNS yang telah menerima SK tersebut, agar senantiasa melaksanakan tugas pekerjaan secara professional, disertai tanggung jawab dan disiplin yang tinggi, sebagai abdi negara, abdi pemerintah, dan abdi masyarakat.
Dijelaskannya, Pemerintah Kota Sukabumi, sebelumnya telah memberikan Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Kedisiplinan kepada seluruh CPNS tersebut, yang berlangsung selama 3 hari, bekerja sama dengan Batalyon Infanteri 310 Kidang Kancana. Maksud dan tujuannya, agar seluruh CPNS tersebut, dapat membentuk jiwa disiplin, serta dapat bekerja sama dalam setiap melaksanakan tugas pekerjaan dan kewajiban, sebagai abdi negara, abdi pemerintah, dan abdi masyarakat.
Dijelaskan pula, SK yang diberikan kepada para CPNS tersebut, disertai dengan pembagian gaji, terhitung mulai bulan Maret 2011. Untuk itu, Walikota Sukabumi mengharapkan, agar sebagian gaji pertama para CPNS tersebut, dapat diberikan kepada orang tua, khususnya kepada ibu masing-masing. Maksud dan tujuannya, selain untuk memberikan rasa senang kepada orang tua masing-masing, juga gaji yang diterima oleh para CPNS tersebut dapat maslahat.
Sementara Sekretaris Daerah Kota Sukabumi, H. Mohamad Muraz, S.H., M.M. mengungkapkan, ke-152 CPNS yang menerima SK tersebut, terdiri dari Golongan II A sebanyak 3 orang, dengan gaji masing-masing sebesar 1 juta 202 ribu 160 rupiah, Golongan II C sebanyak 37 orang, dengan gaji masing-masing sebesar 1 juta 253 ribu 40 rupiah, Golongan III A sebanyak 104 orang, dengan gaji masing-masing sebesar 1 juta 394 ribu 720 rupiah, dan Golongan III B sebanyak 7 orang, dengan gaji masing-masing sebesar 1 juta 453 ribu 680 rupiah.
|
| |
| Sabtu, 12 Februari 2011 |
| WALIKOTA DAN WAKIL WALIKOTA NAIK MOTOR KE PELABUHANRATU |
| Reporter : ENDANG SUMARDI |
| |
|
Walikota Sukabumi, H. Mokhamad Muslikh Abdussyukur, S.H., M.Si., dan Wakil Walikota Sukabumi, Doktor H. Mulyono, M.M., beserta unsur Muspida, naik motor ke Pelabuhanratu Kabupaten Sukabumi, dalam kegiatan touring bersama ratusan anggota komunitas motor Kota Sukabumi, dari mulai Motor Gede (MOGE), hingga Motor Vespa, yang tergabung dalam Komunitas Otomotif Sukabumi (KOS).
Kegiatan touring yang menempuh jarak lebih-kurang 60 kilometer ini, serta yang dijadualkan menginap satu malam di Ibukota Kabupaten Sukabumi tersebut, dilepas secara resmi oleh Kapolres Sukabumi Kota, AKBP Anwar, S.Ik., M.Si., hari Jumat, 11 Februarti 2011, pukul 14.00 WIB, di jalan R. Syamsudin, S.H. Kota Sukabumi, tepatnya di depan Balai Kota Sukabumi.
Walikota Sukabumi, H. Mokhamad Muslikh Abdussyukur, S.H., M.Si. mengatakan, kegiatan touring ini sebagai ajang siaturahmi dengan komunitas pencinta otomotif Kota Sukabumi. Selain itu, juga sebagai salah satu ajang rekreasi yang menyenangkan, bagi komunitas pencinta otomotif Kota Sukabumi. Karena dalam kegiatan touring ini, terbangun kekompakan dan kebersamaan, serta persatuan dan kesatuan, khususnya di kalangan komunitas pencinta otomotif Kota Sukabumi.
Dikatakannya, kegiatan ini dinamakan Road Safety Action. Maksud dan tujuannya, untuk menciptakan kekompakan dan kebersamaan atau fatnershif, khususnya di kalangan komunitas pencinta otomotif Kota Sukabumi. Dikatakan pula, untuk menciptakan kekompakan dan kebersamaan ini, bisa dibangun apabila terjalin komunikasi dengan baik, satu arah dan satu tujuan.
Sementara Kapolres Sukabumi Kota, AKBP Anwar, S.Ik., M.Si. mengatakan, kegiatan ini bukan hanya sebagai ajang rekreasi, akan tetapi juga sebagai ajang kekompakan dan kebersamaan, sekaligus sebagai bentuk kegiatan pasca dibubarkannya berandalan motor di Kota Sukabumi.
Ditandaskannya, kegiatan ini sangat besar manfaat dan maknanya, khususnya dalam meningkatkan kekompakan dan kebersamaan dengan club motor, sekaligus sebagai salah satu upaya untuk mengantisipasi berandalan motor.
|
| |
| Selasa, 8 Februari 2011 |
| WALIKOTA SUKABUMI UNTUK KEDUA KALINYA TERIMA PENGHARGAAN LAKIP |
| Reporter : ENDANG SUMARDI |
| |
|
Walikota Sukabumi, H. Mokhamad Muslikh Abdussyukur, S.H., M.Si., untuk kedua kalinya menerima penghargaan Laporan Akuntabilitas Instansi Pemerintah (LAKIP) Tahun 2010. Karena pada tahun 2009, Walikota Sukabumi menerima penghargaan yang sama, dari Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan dan RB) RI. Penghargaan tersebut, diserahkan langsung oleh Menpan dan RB RI, EE Mangindaan, hari Senin, 7 Februari 2011, di Jakarta.
Dalam sambutannya, Menpan dan RB RI menjelaskan, dari 29 Pemerintah Provinsi dan 57 Pemerintah Kota dan Kabupaten se Indonesia, yang dinilai berhasil dan berhak mendapatkan penghargaan tersebut, hanya 9 Pemerintah Provinsi dan 5 Pemerintah Kota dan Kabupaten. Karena nilai LAKIP ke-9 Pemerintah Provinsi dan ke-5 Pemerintah Kota dan Kabupaten tersebut cukup baik.
Adapun ke-9 Pemerintah Provinsi yang menerima penghargaan tersebut, terdiri dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur, Jawa Tengah, DKI Jakarta, Kalimantan Selatan, Kalimantan Barat, Nusa Tenggara Timur, Sumatera Selatan, Nusa Tenggara Barat, dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat.
Sedangkan ke-5 Pemerintah Kota dan Kabupaten yang menerima penghargaan tersebut, terdiri dari Pemerintah Kota Sukabumi, menempati urutan pertama, dengan predikat nilai B. Dikatakannya, yang mendapat nilai B hanya satu-satunya, yakni Pemerintah Kota Sukabumi. Selanjutnya peringkat kedua, terdiri dari Pemerintah Kabupaten Batanghari, Kabupaten Sleman, Kabupaten Musibanyuasin, dan Pemerintah Kota Dumai. Dijelaskannya, keempat Pemerintah Kota dan Kabupaten tersebut, mendapat predikat nilai C.
Adapun maksud dan tujuan dilaksanakannya penilaian, serta diberikannya penghargaan tersebut, untuk mendorong peningkatan kualitas akuntabilitas kinerja seluruh instansi pemerintah. Selain itu, juga untuk melihat komitmen penerapan manajemen pemerintahan yang berbasis kinerja, termasuk dalam melaksanakan pengawalan, untuk mencapai salah satu sasaran reformasi birokrasi, yakni membangun birokrasi yang berorientasi pada hasil atau out comes oriented. Sedangkan yang menjadi indikator penilaian dan pemberian penghargaan tersebut, terdiri dari aspek perencanaan, pengukuran kinerja, pelaporan kinerja, evaluasi kinerja, dan review terhadap pencapaian kinera instansi pemerintah.
Pada bagian akhir sambutannya, Menpan dan RB RI, mengucapkan selamat kepada Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kota dan Kabupaten, yang mendapat penghargaan tersebut, seraya mengharapkan, agar prestasi yang telah diraih tersebut, ke depan lebih ditingkatkan lagi.
Sementara Walikota Sukabumi, H. Mokhamad Muslikh Abdussyukur, S.H., M.Si., mengucapkan terima kasih kepada segenap aparatur Pemerintah Kota Sukabumi, yang telah berupaya optimal memberikan pelayanan prima kepada segenap lapisan warga masyarakat dalam berbagai bidang, serta melaksanakan LAKIP dengan baik. Hasilnya cukup memuaskan dan membanggakan semua pihak. Buktinya Pemerintah Kota Sukabumi, untuk kedua kalinya berhasil mendapat penghargaan LAKIP, dari Menpan dan RB RI secara berturut-turut, tepatnya pada tahun 2009 dan tahun 2010.
|
| |
| Kamis, 27 Januari 2011 |
| WAKIL WALIKOTA SUKABUMI BERIKAN APRESIASI YANG TINGGI KEPADA LP2M |
| Reporter : ENDANG SUMARDI |
| |
|
Wakil Walikota Sukabumi, Doktor H. Mulyono, M.M., memberikan apresiasi yang tinggi kepada Lembaga Peduli Pendidikan Masyarakat (LP2M), yang telah berupaya dan peduli untuk mengentaskan pengangguran di Kota Sukabumi, bekerja sama dengan Perguruan Tinggi CBI Sukabumi. Adapun upaya yang dilaksanakan LP2M tersebut, diantaranya dengan menggelar kegiatan dan pelatihan digital printing, bagi para pemuda di wilayah Kelurahan Dayeuhluhur, Kecamatan Warudoyong, Kota Sukabumi, baru-baru ini. Pelatihan yang digelar selama satu hari ini, diikuti oleh 30 peserta, yang terdiri dari para pemuda dan mahasiswa.
Wakil Walikota Sukabumi mengatakan, kendati hanya diikuti oleh 30 peserta, namun pelatihan yang dilaksanakan oleh LP2M ini, memiliki nilai positif. Diharapkannya, kegiatan sejenis pada masa-masa mendatang agar dilaksanakan di setiap kelurahan, dengan melibatkan Perguruan Tinggi, serta pihak dunia usaha dan industri. Dengan demikian, setiap peserta yang mengikuti pelatihan ini, dapat bekerja di dunia usaha dan industri, atau membuka usaha sendiri.
Wakil Walikota Sukabumi juga mengatakan, lulusan SMA dan SMK di Kota Sukabumi, dalam setiap tahunnya sekitar 50 persen melanjutkan ke Perguruan Tinggi, 30 persen bekerja, dan sekitar 20 persen belum bekerja. Dengan demikian, dari presentase 20 persen tersebut, sekitar 1.000 sampai dengan 1.200 orang lulusan SMA dan SMK belum bekerja.
Sementara Lurah Dayeuhluhur, Endang Koswara menjelaskan, pelatihan tersebut sangat positif dan besar manfaatnya, khususnya bagi para pemuda di wilayah Kelurahan Dayeuhluhur yang belum mendapat pekerjaan. Karena para pemuda tersebut, dapat menambah pengetahuan, wawasan dan keterampilan. Diharapkannya, para pemuda tersebut, dalam waktu dekat bisa mendapat pekerjaan, atau membuka usaha sendiri, sehingga bisa hidup mandiri.
Dalam pada itu, Ketua LP2M, Ahmad Hidayat menjelaskan, dilaksanakannya kegiatan pelatihan tersebut, sebagai salah satu upaya dan bentuk kepedulian terhadap para pemuda, khususnya para pemuda di wilayah Kelurahan Dayeuhluhur yang belum mendapat pekerjaan. Diharapkannya, dengan mengikuti pelatihan ini, para pemuda tersebut memiliki bekal pengetahuan dan keterampilan, serta dapat direkrut oleh perusahaan, atau membuka usaha sendiri.
Dikatakannya, di wilayah Kota Sukabumi masih terbuka lebar peluang, untuk membuka usaha digital printing, dan pangsa pasarnya cukup baik. Dikatakan pula, selain melaksanakan pelatihan digital printing, pihaknya juga dalam waktu dekat akan melaksanakan Pameran Usaha Kecil Menengah (UKM) di Kota Sukabumi.
|
| |
| Selasa, 25 Januari 2011 |
| WALIKOTA AKAN USAHAKAN BANGUN SEKRETARIAT KWARCAB PRAMUKA |
| Reporter : ENDANG SUMARDI |
| |
|
Walikota Sukabumi, H. Mokhamad Muslikh Abdussyukur, S.H., M.Si., akan mengusahakan pembangunan Gedung Sekretariat Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kota Sukabumi. Adapun Gedung Sekretariat tersebut, menurut rencana akan dibangun di kawasan Bumi Perkemahan (Buper) Cikundul, Kecamatan Lembursitu, Kota Sukabumi.
Adapun upaya untuk mewujudkan pembangunan Gedung Sekretariat tersebut, Walikota Sukabumi akan membahasnya dengan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Sukabumi. Diharapkannya, DPRD Kota Sukabumi dapat menyetujui biaya untuk pembangunan Gedung Sekretariat tersebut, sebesar 1 milyar rupiah atau lebih.
Demikian disampaikan Walikota Sukabumi, saat memberi sambutan sekaligus membuka secara resmi Sosialisasi Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2010, Tentang Pramuka, di Gedung Juang 45 Kota Sukabumi, hari Senin, 24 Januari 2011. Dijelaskannya, rencana pembangunan Gedung Sekretariat Kwarcab Gerakan Pramuka di kawasan Buper Cikundul tersebut, supaya lebih dekat ke tempat perkemahan pramuka.
Walikota Sukabumi mengharapkan kepada segenap lapisan warga masyarakat, khususnya kepada orang tua siswa, agar senantiasa memerhatikan dan mempedulikan Gerakan Pramuka. Dikatakannya, pada setiap Penerimaan Siswa Baru (PSB), dengan anggaran sebesar 50 ribu rupiah per siswa, diharapkan dapat meningkatkan kegiatan kepramukaan. Karena dana abadi tersebut, berasal dari siswa, oleh siswa, dan untuk siswa.
Sementara mantan Kepala Dinas Pendidikan Kota Sukabumi, Sanusi Hardjadiredja, M.Pd., dalam sosialisasi tersebut memaparkan pentingnya Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2010, Tentang Pramuka. Sebab dengan Undang-Undang tersebut, selain payung hukum kepramukaan lebih jelas, juga pramuka bisa mengajukan dana kepada pemerintah. Sedangkan sebelumnya, pramuka hanya memiliki payung hukum, berupa Keputusan Presiden (Kepres) Nomor 238 Tahun 1961.
Dalam pada itu, Andalan Humas dan Abdimas Kwarcab Gerakan Kota Sukabumi, Drs. Amir Machmud K.H. yang lebih dikenal dengan panggilan Bah Digma menjelaskan, anggota Pramuka yang mengikuti Sosialisasi Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2010 ini, berjumlah 405 orang, yang terdiri dari Mabigus, Mabicab, Mabisaka, Mabiran, dan Andalan Kwarcab. Ditandaskannya, Undang-Undang tersebut ditetapkan pada tanggal 26 Oktober 2010 yang lalu. Adapun maksud dan tujuan, untuk merevitalisasi kader bangsa, meng-optimalkan kembali kantor pramuka, memfungsikan kembali Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD-ART), hingga gugus depan di setiap sekolah.
Menyinggung AD-ART Gerakan Pramuka, seperti dijelaskan Andalan Humas dan Abdimas Kwarcab Gerakan Kota Sukabumi, menurut rencana akan dirubah, melalui Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) Gerakan Pramuka Tahun 2011, di Jakarta, sebagai pengejewantahan Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2010.
Andalan Humas dan Abdimas Kwarcab Gerakan Kota Sukabumi, mengucapkan terima kasih kepada Walikota Sukabumi, yang senantiasa proaktif memerhatikan dan mempedulikan berbagai kegiatan kepramukaan, termasuk akan mengusahakan pembangunan Gedung Sekretariat Kwarcab Gerakan Pramuka Kota Sukabumi, di kawasan Buper Cikundul. Diharapkannya, rencana pembangunan Gedung Sekretariat tersebut, dalam waktu dekat dapat terwujud.
|
| |
| Rabu, 19 Januari 2011 |
| WALIKOTA SUKABUMI TERIMA LEADERSHIP MDGs AWARD DARI MENKO KESRA |
| Reporter : Tim Liputan |
| |
|
Walikota Sukabumi H. Mokhamad Muslikh Abdussyukur, SH., M.Si., bersama 14 bupati/walikota se-Indonesia menerima anugerah “Leadership MDGs Award”. Penghargaan ini diserahkan oleh Menko Kesra, HR Agung Laksono, Selasa, 18 Januari 2011 di Studio V TVRI, Senayan Jakarta. Penerima lainnya yang berasal dari Jawa Barat, yaitu Bupati Tasikmalaya H. Tatang Farhanul Hakim.
Dua belas bupati/walikota lainnya, meliputi Bupati Gianyar Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati, Bupati Boalemo H. Iwan Bokings, Bupati Ogan Ilir Mawardi Yahya, Bupati Jombang H. Suyanto, Bupati Gowa Ichsan Yasin Limpo, Bupati Jember MZA Djalal, dan Bupati Kepulauan Sula Ahmad Hidayat Mus.
Penghargaan juga diterima Walikota Bau-Bau H. Mz Amirul Tamim, Walikota Pontianak H. Sutarmidji, Walikota Malang Peni Suparto, Walikota Palembang Eddy Santana Putra, dan Walikota Balikpapan H. Imdaad Hamid.
Menko Kesra HR Agung Laksono, didampingi pimpinan Leadership Park Institute, Danang Girindrawardana, saat menyerahkan penghargaan tersebut mengatakan, para kepala daerah yang menerima penghargaan “Leadership MDGs Award” ini dinilai telah melakukan program berkelanjutan untuk mencapai Tujuan Pembangunan Milenium atau Millennium Development Goals (MDGs).
Sebagaimana diketahui, MDGs merupakan kesepakatan 189 kepala negara melalui Deklarasi Millennium tahun 2000 di PBB. Pemerintah Indonesia sebagai salah satu negara yang menandatangani kesepakatan MDGs, berkomitmen untuk mempercepat pembangunan kesejahteraan rakyat dengan mengacu pada tujuan dan target-target MDGs pada tahun 2015.
Menko Kesra HR Agung Laksono menuturkan, program MDGs juga harus dipahami oleh pemerintah provinsi, kabupaten/kota, dan bahkan desa. Agung mengingatkan perlunya MDGs menjadi acuan bagi seluruh pimpinan pemerintah daerah dalam menjalankan program pemerintahannya.
"Oleh karena itu, perankepemimpinan daerah sangat dibutuhkan. Penting sebagai ujung tombak pelaksanan kebijakan dan program pembangunan secara transformatif dalam berbagai bidang," ujar Menko Kesra.
Sektor-sektor yang menjadi perhatian adalah dalam hal peningkatan pencapaian indeks pembangunan manusia (IPM), yaitu dalam bidang pendidikan, kesehatan dan ekonomi. Ditegaskan pula, bupati dan walikota adalah agen perubahan yang sangat penting dalam proses pembangunan kesejahteraan masyarakat.
Sementara itu, Pimpinan Leadership Park Institute, Danang Girindrawardana, mengatakan, “Leadership MDGs Award” ini sudah dimulai sejak tahun 2009. Ini merupakan salah satu bentuk upaya apresiatif bagi kepemimpinan di daerah yang dinilai mampu mengaktualisasikan komitmen pembangunan secara berkelanjutan yang sejalan dengan delapan tujuan pemabangunan millenium.
Dikatakan pula, tujuan penting dari agenda penghargaan ini adalah mendukung kinerja pemerintah, dalam hal ini adalah Menko Kesra, melalui pembinaan dan apresiasi tinggi bagi para pemimpin pemerintah daerah. Dengan program apresiaisi ini diharapkan para pemim[in pemerintahan daerah terus menerus terpacu mengejar pencapaian tujuan MDG's Indonesia pada tahun 2015. |
| |
| Senin, 17 Januari 2011 |
| WAKIL WALIKOTA SUKABUMI BUKA BIMBINGAN UJIAN ORARI |
| Reporter : ENDANG SUMARDI |
| |
|
Wakil Walikota Sukabumi, Doktor H. Mulyono, M.M., hari Senin, 17 Januari 2011, di Ruangan Pertemuan Setda Kota Sukabumi, secara resmi membuka Bimbingan Ujian Organisasi Amatir Radio Indonesia (ORARI). Dalam sambutannya, Wakil Walikota Sukabumi menjelaskan, ORARI merupakan satu-satunya wadah bagi amatir radio di Indonesia, sebagai media dalam memberikan kontribusi pemikiran dan gagasan baik, yang secara teknik dan regulasi, serta melakukan operasi penanggulangan berbagai bencana yang terjadi.
Dikatakannya, apabila semua pihak melihat ke belakang, ORARI memiliki peran yang cukup besar, dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), melalui jaringan komunikasi yang cukup luas dan kuat. Selain itu, ORARI juga menjadi alat komunikasi alternatif, dalam setiap terjadi bencana besar di Indonesia, seperti bencana alam tsunami di Aceh. Karena pada saat itu, alat komunikasi lumpuh hingga beberapa hari. Namun ORARI menjadi satu-satunya alat komunikasi yang tetap eksis, khususnya dalam memberikan informasi, tentang perkembangan yang terjadi di daerah tersebut. Berkaitan dengan hal tersebut, aparatur pemerintah selaku pelayan masyarakat, serta sesuai dengan visi dan misi Kota Sukabumi, perlu ikut andil berperan dalam ORARI.
Untuk mencapai pemahaman tersebut, Wakil Walikota Sukabumi berharap kepada seluruh peserta, agar dalam mengikuti Bimbingan Ujian ORARI ini, dilakukan dengan sungguh-sungguh, disertai dengan disiplin yang tinggi. Maksud dan tujuannya, supaya dapat menciptakan komunikasi dua arah, sehingga dapat memecahkan berbagai permasalahan yang terjadi. Selain itu, juga dapat memperlancar dan menggali informasi, sesuai dengan kebutuhan, khususnya yang berkaitan dengan ilmu pengetahuan tentang keradioan.
Ditandaskannya, keberhasilan menjadi anggota ORARI, bukan hanya dengan memiliki pemahaman terhadap metode, konsep, dan definisi saja, akan tetapi juga dituntut memiliki kemajuan, disiplin, tanggung jawab, dan kejujuran. Disamping itu, juga senantiasa bekerja keras, serta memiliki semangat dan komitmen yang tinggi.
Wakil Walikota Sukabumi mengucapkan terima kasih kepada segenap peserta, yang telah rela dan ikhlas, serta sungguh-sungguh mengikuti Bimbingan Ujian ORARI ini. Diharapkannya, pada saat pelaksanaan ujian, seluruh peserta dapat mengikutinya dengan baik dan lancar, serta berhasil lulus, dengan meraih nilai yang maksimal.
|
| |
| Minggu, 16 Januari 2011 |
| WAKIL WALIKOTA SUKABUMI LAKUKAN PENANAMAN 1.200 POHON |
| Reporter : ENDANG SUMARDI |
| |
|
Wakil Walikota Sukabumi, Doktor H. Mulyono, M.M., secara simbolis melakukan penanaman 1.200 pohon, di Hutan Kota Kibitay, hari Sabtu, 15 Januari 2011. Penanaman pohon yang diprakarsai oleh Keluarga Besar AL-Azhar 7 ini, dalam rangka Hari Gerakan Pencanangan Sejuta Pohon, khususnya di Kota Sukabumi.
Hadir dalam kesempatan tersebut, Kepala Kantor Lingkungan Hidup (KLH) Kota Sukabumi, Insinyur H. Rudi Djuansyah, Camat Lembursitu, Ayi Jamiat, S.STP., M.Si., Lurah Lembursitu, Rosidin Muhamad Suwardi, S.IP., Tokoh Masyarakat, Alim Ulama, Pemuda, Keluarga Besar AL-Azhar 7, dan undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Wakil Walikota Sukabumi, atas nama pribadi dan pemerintah, mengucapkan terima kasih kepada Keluarga Besar AL-Azhar 7, yang telah berpartisipasi melakukan penanaman 1.200 pohon di kawasan Hutan Kota Kibitay. Karena kegiatan yang dilakukan oleh Keluarga Besar AL-Azhar 7 ini, sangat positif dan besar manfaatnya, khususnya untuk mencegah terjadinya pemanasan global, serta terjadinya perubahan iklim di Kota Sukabumi dan sekitarnya.
Dijelaskannya, pembangunan di Kota Sukabumi berkembang sangat pesat. Untuk itu, perlu adanya keseimbangan, antara pembangunan dan pelestarian lingkungan atau konservasi. Adapun yang harus dilakukan oleh semua pihak, yakni mewujudkan ketersediaan ruang terbuka hijau di kawasan perkotaan. Maksud dan tujuannya, guna menstabilkan iklim mikro di Kota Sukabumi. Dijelaskan pula, yang perlu mendapat dukungan dan partisipasi dari seluruh lapisan warga masyarakat di Kota Sukabumi, yakni melakukan penanaman dan pemeliharaan pohon, serta menjaga kelestarian lingkungan, khususnya di kawasan yang telah ditetapkan sebagai kawasan Hutan Kota. Adapun salah satu kawasan yang telah ditetapkan sebagai Hutan Kota di Kota Sukabumi, berdasarkan Keputusan Walikota Sukabumi Nomor 209 Tahun 2009, yakni Hutan Kota Kibitay.
Wakil Walikota Sukabumi mengharapkan, dengan dilakukannya penanaman pohon tersebut, dapat menjadi salah satu upaya, agar berbagai hal yang akan terjadi di Kota Sukabumi dapat diantisipasi. Selain itu juga diharapkan, penanaman pohon yang dilakukan oleh Keluarga Besar AL-Azhar 7 ini, dapat diikuti oleh institusi dan warga masyarakat lainnya. Karena kegiatan ini sangat positif dan besar manfaatnya, khususnya untuk mencegah terjadinya pemanasan global, serta terjadinya perubahan iklim di Kota Sukabumi dan sekitarnya.
|
| |
| Kamis, 13 Januari 2011 |
| WALIKOTA SUKABUMI RESMIKAN PENGOPERASIAN PASAR TRADISIONAL DEGUNG |
| Reporter : ENDANG SUMARDI |
| |
|
Walikota Sukabumi, H. Mokhamad Muslikh Abdussyukur, S.H., M.Si., hari Kamis, 13 Januari 2011, meresmikan peng-operasian Pasar Tradisional Degung, tepatnya di wilayah Kelurahan Benteng, Kecamatan Warudoyong, Kota Sukabumi, setelah pasar tersebut dilakukan perbaikan dan peningkatan, sejak beberapa waktu yang lalu. Dengan telah diresmikannya peng-operasian pasar tersebut, warga masyarakat Kelurahan Benteng Kecamatan Warudoyong Kota Sukabumi dan sekitarnya, khususnya yang akan berbelanja, menurut Walikota Sukabumi, tidak perlu jauh-jauh pergi ke Pasar Pelita, atau ke Pasar Ciwangi dan Pasar Gudang, sebab di pasar ini pun cukup tersedia.
Dijelaskannya, perbaikan dan peningkatan pasar tradisional tersebut, menghabiskan dana sebesar 851 juta rupiah, bantuan dari Kementerian Koperasi dan UKM RI Tahun 2010. Adapun pasar yang dibangun dua lantai tersebut, untuk menampung para pedagang. Antara lain, lantai dasar untuk menampung 47 pedagang, menempati 6 buah kios dan 41 buah los. Sedangkan lantai atas, diperuntukan bagi para pedagang Usaha Mikro Kecil dan Mengah (UMKM), yang menjual berbagai produk oleh-oleh dan cinderamata.
Sementara Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskopperindag) Kota Sukabumi, Drs. Dudi Fathul Jawad, M.Pd. menjelaskan, pasar tradisional ini, ke depan akan difungsikan bagi para pedagang kreatif lapangan. Karena program tersebut, sangat bermanfaat bagi pertumbuhan perekonomian masyarakat. Adapun maksud dan tujuannya, untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, sesuai Visi Pembangunan Kota Sukabumi, serta Visi Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi.
Selain itu, program tersebut juga merupakan bentuk peningkatan pemberdayaan, bagi para pedagang kreatif lapangan, khususnya yang ada di sekitar wilayah Pasar Degung, baik dalam melakukan penjualan maupun dalam melakukan promosi berbagai produk unggulan, berupa oleh-oleh, makanan, minuman, dan cinderamata, hasil para Pengrajin Kota Sukabumi. Dikatakannya, apabila Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Sukabumi mencukupi, ke depan pihaknya akan membangun pasar sejenis, di setiap kecamatan yang ada di Kota Sukabumi.
Dalam pada itu, salah seorang Konsultan Pembangunan Pasar Tradisional Degung, Kelurahan Benteng, Kecamatan Warudoyong, Kota Sukabumi, Heru Siswanto menjelaskan, pelaksanaan perbaikan dan peningkatan bangunan pasar tradisional tersebut, hanya memakan waktu selama 35 hari kerja.
|
| |
| Selasa, 4 Januari 2011 |
| WAKIL WALIKOTA SUKABUMI BUKA SEMINAR NASIONAL AGRIMEET 2011 |
| Reporter : ENDANG SUMARDI |
| |
|
Wakil Walikota Sukabumi, Doktor H. Mulyono, M.M., hari Selasa, 4 Januari 2011, bertempat di Auditorium Universitas Muhammadiyah Sukabumi (UMMI), secara resmi membuka Seminar Nasional Agribusiness Management, Leadershif and Entrepreneurship Training (AGRIMEET) 2011. Seminar yang berlangsung selama 3 hari tersebut, dibagi dalam 3 jienis kegiatan. Antara lain, Seminar Nasional dan Entrepreneurship Training, dilaksanakan pada tanggal 4 Januari 2011, Lokakarya Nasional Program Pemerintah Dalam Membangun Pertanian Daerah, dilaksanakan pada tanggal 5 Januari 2011, dan Agribisnis Fair, dilaksanakan pata 4 sampai dengan 6 Januari 2011.
Adapun tema yang diangkat dalam seminar tersebut, yakni Revitalisasi Kemandirian Pemuda Berbasiskan Sosial Ekonomi Pertanian. Sementara yang bertindak sebagai pembicara dalam seminar tersebut, antara lain, Kepala Dinas Pertanian Sukabumi, Insinyur Sudrajat, M.M., Dekan Fakultas Pertanian Sukabumi, Amelia Nur Milla, M.P., Praktisi Agribisnis, Insinyur H. Mukhlis Yusuf, serta Trainer, Direktur SEM Insitute Jakarta, Mochamad Karebet Wijaya Kusuma, M.A. Sedangkan peserta yang mengikuti seminar tersebut, terdiri dari unsur Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kota dan Kabupaten Sukabumi, masyarakat umum, UNPAD Bandung, IPB Bogor, UNWIR Indramayu, UNWIM Sumedang, UIN Jakarta, UMMI Sukabumi, UNSWAGANTI Garut, serta SMA dan SMK Kota dan Kabupaten Sukabumi.
Dalam sambutannya, Wakil Walikota Sukabumi, Doktor H. Mulyono, M.M. mengatakan, pemerintah harus campur tangan dan memberikan sentuhan dalam mencari solisi permasalahan yang terjadi saat ini, khususnya dalam upaya meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) dalam berbagai bidang. Dijelaskannya, sebagai ilustrasi, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Sukabumi, saat ini telah mencapai angka 89 persen. Adapun yang harus digali lebih jauh pada saat ini, yakni dalam bidang agribisnis. Maksud dan tujuannya, supaya para pelaku usaha dalam bidang tersebut, dapat meningkatkan kuantitas dan kualitas produk dengan baik, serta memiliki daya saing yang tinggi. Selain itu, para pelaku usaha dalam bisang tersebut, juga dapat ber-upaya secara optimal, serta secara gencar melakukan promosi produk-produk yang dihasilkan, sehingga dapat dikenal dan disukai oleh warga masyarakat.
|
| |
| Kamis, 16 Desember 2010 |
| WALIKOTA SUKABUMI CANANGKAN KOTA SUKABUMI BEBAS ASAP ROKOK TAHUN 2013 |
| Reporter : ENDANG SUMARDI |
| |
|
Walikota Sukabumi, H. Mokhamad Muslikh Abdussyukur, S.H., M.Si., hari Kamis, 16 Desember 2010, pada acara Panggung Sosialisasi Cukai Rokok, bertempat di Lapangan Merdeka Kota Sukabumi, menutup kegiatan yang didanai oleh Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) Tahun 2010, sekaligus mencanangkan Kota Sukabumi Bebas Asap Rokok Tahun 2013, ditandai dengan pelepasan balon.
Dalam sambutannya, Walikota Sukabumi menandaskan, berdasarkan data yang diper-oleh, di Indonesia dalam kurun waktu satu tahun, uang senilai 130 trilyun rupiah, habis dibakar untuk mengonsumsi tembakau. Apabila dibandingkan dengan dana pendidikan pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) sebesar 77,401 trilyun rupiah, menghasilkan perbandingan sebesar 59 persen dari dana tersebut. Selanjutnya biaya rawat-inap yang diakibatkan merokok, mencapai 2,9 trilyun rupiah per tahun. Kemudian dalam setiap tahunnya, sekitar 428 ribu kematian yang diakibatkan kebiasaan merokok. Dijelaskannya, kematian akibat kebiasaan merokok tersebut, setara dengan 22,5 persen dari total kematian di Indonesia. Yang sangat mengejutkan, dari 63 persen pria dewasa yang mengonsumsi rokok, sebanyak 20 persen penduduk termiskin di Indonesia.
Walikota Sukabumi mengatakan, hal tersebut merupakan sebuah realita, sekaligus menjadi sebuah tantangan bagi semua pihak, ter-utama bagi pemerintah, untuk senantiasa mengkampanyekan hidup lebih sehat dan tidak merokok. Namun demikian, menurut Walikota Sukabumi, bahwa cukai rokok memiliki kontribusi bagi penerimaan negara khususnya APBN. Antara lain, penerimaan cukai tembakau, tiap tahun menunjukkan kinerja yang baik. Kemudian kontribusi pajak industri rokok serta perkembangan target dan realisasi penerimaan cukai rokok, dalam setiap tahunnya senantiasa menunjukkan angka 100 persen, bahkan bisa lebih. Selain itu, pabrik rokok pun telah mampu melakukan penyerapan tenaga kerja yang massif.
Walikota Sukabumi juga mengatakan, sejatinya, pemerintah telah mengeluarkan regulasi tentang hal tersebut. Yakni dengan telah ditetapkannya Undang-Undang Nomor 26 Tahun 2009, Tentang Kesehatan, serta Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 81 Tahun 1999, Tentang Pengaman Rokok Bagi Kesehatan, sebagaimana telah diubah dengan PP Nomor 38 Tahun 2000, dan PP Nomor 19 Tahun 2003, yang di dalamnya terdapat rambu-rambu yang harus dipatuhi, berkenaan dengan rokok dan zat adiktif yang terkandung dalam tembakau.
|
| |
| Jumat, 10 Desember 2010 |
| WALIKOTA SUKABUMI LANTIK 62 PEJABAT ESELON II, III DAN IV |
| Reporter : ENDANG SUMARDI |
| |
|
Walikota Sukabumi, H. Mokhamad Muslikh Abdussyukur, S.H., M.Si., hari Jumat pagi, 10 Desember 2010, di Gedung Juang 45 Kota Sukabumi, secara resmi mengambil sumpah sekaligus melantik 62 Pejabat Eselon II, III dan IV, di Lingkungan Pemerintah Kota Sukabumi. Diantaranya, Asisten Pemerintahan Setda Kota Sukabumi, Drs. Ipin Syaripin, M.Si., dan Kepala Bidang Tata Bangunan Dinas Pekerjaan Umum, Insinyur Endah Aruni.
Selanjutnya Sekretaris Kelurahan Karangtengah, Saepulloh, Sekretaris Kelurahan Cikundul, Dani Suhardani, S.IP., Sekretaris Kelurahan Sukakarya, Asep Nurohmat, S.E., Sekretaris Kelurahan Sindangpalay, Yudi Saripudin, S.H., Sekretaris Kelurahan Karamat, Angga Sugia Wijaya, S.STP., Sekretaris Kelurahan Warudoyong, Qori Qornaen Hasan, S.IP., dan Sekretaris Kelurahan Tipar, Djuanda.
Hadir dalam kesempatan tersebut, Pimpinan dan Anggota DPRD, Wakil Walikota Sukabumi, Doktor H. Mulyono, M.M., unsur Muspida, Sekretaris Daerah Kota Sukabumi, H. Mohamad Muraz, S.H., M.M., Kepala Badan Kepegawaian dan Diklat (BKD) Kota Sukabumi, Drs. Suwarsa, M.Si., para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Staf Akhli, para Pimpinan Organisasi Wanita, Organisasi Pemuda dan Organisasi Sosial, serta Insan Pers dan undangan lainnya.
Walikota Sukabumi, dalam sambutannya mengucapkan selamat kepada para Pejabat Eselon II, III dan IV yang telah diambil sumpah sekaligus dilantik tersebut, baik yang mendapat promosi maupun rotasi. Diharapkannya, amanah yang diberikan tersebut, menjadi momentum penting yang penuh berkah dalam perjalanan karier para pejabat tersebut, selaku Pegawai Negeri Sipil (PNS).
Dijelaskannya, sebagaimana dimaklumi bersama, bahwa penyelenggaraan kepemerintahan yang baik atau good governance di Indonesia, khususnya dalam pengelolaan administrai publik dan pelaksanaan akuntabilitas kinerja instansi pemerintah, merupakan perwujudan responsibilitas pemerintah, terhadap tuntutan dan aspirasi masyarakat modern Indonesia, dalam mencapai tujuan serta cita-cita berbangsa dan bernegara, sebagaimana diamanatkan dalam Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945, diantaranya untuk melindungi, mencerdaskan dan mensejahterakan segenap bangsa Indonesia.
|
| |
| Rabu, 8 Desember 2010 |
| WALIKOTA SUKABUMI LEPAS KEBERANGKATAN 15 KK |
| Reporter : ENDANG SUMARDI |
| |
|
Walikota Sukabumi, H. Mokhamad Muslikh Abdussyukur, S.H., M.Si., hari Selasa, 7 Desember 2010, di Ruangan Pertemuan BBAT Sukabumi, secara resmi melepas keberangkatan 15 KK warga Kota Sukabumi, yang ber-anggotakan 57 jiwa, menuju daerah transmigrasi UPT Amarome, Kabupaten Konawe Utara, Provinsi Sulawesi Tenggara.
Dalam kesempatannya, Walikota Sukabumi menjelaskan, transmigrasi merupakan program pemerintah, sebagai salah satu upaya pemerataan penduduk, sekaligus meningkatkan kesejahteraan warga masyarakat. Untuk itu, Walikota Sukabumi berharap kepada para transmigran, keberangkatan ke daerah transmigrasi tersebut agar dijadikan tekad dan niat, sebagai salah satu upaya untuk merubah nasib dan kehidupan ke arah yang lebih baik.
Dijelaskan pula, sebagai bentuk perhatian kepada para transmigran, Pemerintah Kota Sukabumi memberikan bekal, mulai dari tempat tinggal dan lahan seluas 2 hektar, hingga uang saku masing-masing KK sebesar 2 juta 500 ribu rupiah, termasuk peralatan memasak dan benih pertanian. Walikota Sukabumi menandaskan, dengan dipenuhinya berbagai kebutuhan oleh pemerintah ini, harus dijadikan bekal semangat dan perjuangan oleh para transmigran.
Diungkapkannya, dalam tahun 2009, sebanyak 10 KK warga Kota Sukabumi mengikuti program transmigrasi ke daerah UPT Fida SP-6, Kabupaten Halmahera Selatan, Provinsi Maluku Utara. Hasilnya cukup menggembirakan, kendati ada salah seorang transimgran yang pulang kembali ke Kota Sukabumi. Berkaitan dengan hal tersebut, Walikota Sukabumi berpesan kepada para transmigran, agar senantiasa membulatkan tekad dan niat untuk bekerja keras, guna merubah nasib dan kehidupan ke arah yang lebih baik lagi. Karena dengan tekad dan niat yang disertai kerja keras, akan membuahkan hasil yang sangat baik, serta akan ber-ujung pada peningkatan kesejahteraan.
Walikota Sukabumi mengatakan, ke-15 KK warga Kota Sukabumi yang diberangkatkan menuju daerah transmigrasi UPT Amarome ini, hasil seleksi dari 23 KK, yang dilakukan oleh Dinas Sosial, Tenaga Kerja dan Penanggulangan Bencana (Dinsostek PB) Kota Sukabumi. Dikatakan pula, ke-15 KK warga Kota Sukabumi yang diberangkatkan tersebut sudah siap, baik secara mental maupun secara keterampilan, serta tekad dan niat untuk senantiasa berjuang dan bekerja keras, guna merubah nasib dan kehidupan ke arah yang lebih baik, di daerah transmigrasi tersebut.
|
| |
| Jumat, 3 Desember 2010 |
| WALIKOTA TANGGAPI SARAN DARI SELURUH FRAKSI DPRD |
| Reporter : ENDANG SUMARDI |
| |
|
Walikota Sukabumi, H. Mokhamad Muslikh Abdussyukur, S.H., M.Si., menanggapi saran, pertanyaan, harapan dan pernyataan secara umum, dari seluruh Fraksi DPRD Kota Sukabumi. Diantaranya mengenai apa yang hendak dicapai oleh Pemerintah Daerah, dalam mencapai Visi dan Misi Kota Sukabumi. Menurut Walikota Sukabumi, telah dijelaskan dalam RPJMD Tahun 2008-2013, untuk mewujudkan visi dan misi tersebut, dijabarkan lebih lanjut dalam beberapa kebijakan umum. Diantaranya difokuskan untuk mewujudkan peningkatan kesejahteraan masyarakat, yang diselaraskan dengan program pemerintah dan tujuan pembangunan millennium atau Millennium Development Goals (MDGs).
Selain itu, juga untuk Meningkatkan daya saing Kota Sukabumi, sebagai pusat pelayanan berkualitas, melalui optimalisasi basis pertumbuhan ekonomi kota dan potensi kewilayahan, Mewujudkan Kota Sukabumi yang aman, nyaman dan tertib, dalam rangka mendukung Kota Sukabumi, sebagai pusat pelayanan berkualitas bidang pendidikan, kesehatan dan perdagangan, Mewujudkan pelayanan publik yang berkualitas dan berkelanjutan, serta Mewujudkan pemerintahan yang bersih dan berwibawa, sebagai bentuk tanggung jawab terhadap masyarakat Kota Sukabumi.
Sedangkan mengenai pertumbuhan ekonomi yang diharapkan tumbuh positif mencapai angka 6,21 persen, seperti dijelaskan Walikota Sukabumi, bahwa angka 6,21 persen tersebut, merupakan angka koreksi dari target RPJMD, yang sebelumnya ditargetkan sebesar 6,90 persen. Dijelaskan pula, belum optimalnya peningkatan Laju Pertumbuhan Ekonomi (LPE) Kota Sukabumi, tercatat pada tahun 2009 sebesar 6,13 persen, dan pada tahun 2008 sebesar 6,12 persen.
Kondisi tersebut, menurut Walikota Sukabumi, dipengaruhi oleh beberapa hal. Diantaranya, beberapa tahun belakangan ini, terjadi krisis keuangan dan lemahnya LPE Global. Kendati Indonesia berhasil keluar dari krisis keuangan, namun pertumbuhan investasi hampir di semua sektor lapangan usaha, masih berjalan lambat dan kecenderungan kontribusinya menurun. Hal tersebut dapat dilihat dari kontribusi sektor primer, menurun dari 4,70 persen menjadi 4,38 persen, dan sektor sekunder, menurun dari 12,26 persen menjadi 12,04 persen. Namun untuk sektor tersier, meningkat dari 83,04 persen menjadi 83,57 persen. Ditandaskannya, sektor tersier masih menjadi promadona, dan kontribusinya sudah selama 10 tahun mendominasi, terhadap PDRB Kota Sukabumi.
|
| |
| Rabu, 1 Desember 2010 |
| RAPERDA APBD TAHUN 2011 DIJELASKAN WAKIL WALIKOTA SUKABUMI |
| Reporter : ENDANG SUMARDI |
| |
|
Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Sukabumi Tahun Anggaran 2011, dijelaskan Wakil Walikota Sukabumi, Doktor H. Mulyono, M.M., pada Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Sukabumi.
Rapat Paripurna yang berlangsung pada hari Kamis malam, 25 November 2010, di Ruangan Rapat Paripurna DPRD tersebut, dipimpin oleh Wakil Ketua DPRD Kota Sukabumi, Jona Arizona, S.IP. Adapun susunan acara Rapat Paripurna tersebut, terdiri dari Pembukaan, Pengesahan Kuorum, Pengesahan Acara, dan Kata-kata Pengantar Pimpinan Rapat, serta Pokok-Pokok Kegiatan, yakni Penjelasan Wakil Walikota Sukabumi, Terhadap Raperda Tentang APBD Kota Sukabumi Tahun Anggaran 2011, dan Kata-Kata Penutupan Pimpinan Rapat.
Wakil Ketua DPRD Kota Sukabumi, Jona Arizona, S.IP. menjelaskan, sesuai dengan amanat dan ketentuan peraturan per-undang-undangan, APBD di dalamnya memiliki sejumlah penegasan dan fungsi. Diantaranya penegasan tujuan dan fungsi penganggaran Pemerintah Daerah, serta penegasan peran DPRD dan Pemerintah Daerah, dalam proses penyusunan dan penetapan anggaran, yang harus senantiasa meng-integrasikan sistem akuntabilitas kerja, dan sistem penganggaran pada tahap penggunaan kerangka pendapatan, termasuk pengeluaran dalam satu tahun anggaran. Selain itu, juga merupakan alat akuntabilitas manajemen dan kebijakan ekonomi, sebagai instrument kebijakan ekonomi. Selanjutnya, APBD juga dapat berfungsi untuk mewujudkan pertumbuhan dan stabilitas ekonomi, serta pemerataan pendapatan, dalam rangka mencapai tujuan Pemerintah Daerah, sebagaimana yang dirumuskan dalam Visi Pemerintah Daerah dan Visi Kepala Daerah.
Untuk itu, yang menjadi prioritas dalam proses penyusunan dan penetapan APBD tersebut, yakni harus mampu memperlihatkan perbaikan anggaran dalam sektor publik, dengan pencapaian anggaran yang berbasis prestasi kerja. Dengan demikian, sistem ini memiliki alat pengendali kinerja dan evaluasi, untuk menghindari duplikasi dalam penyusunan rencana kerja. Selain itu, melalui sistem tersebut, diharapkan mampu mendukung terhadap perwujudan APBD yang realistis, sehat dan berkesinambungan, serta mampu mencapai peningkatan sumber keuangan daerah yang lebih baik, sebagai dasar permodalan dan pelaksanaan pembangunan di daerah.
|
| |
| Kamis, 25 November 2010 |
| WALIKOTA SUKABUMI BUKA MTQ KESATU PELAJAR TAHUN 2010 |
| Reporter : ENDANG SUMARDI |
| |
|
Walikota Sukabumi, H. Mokhamad Muslikh Abdussyukur, S.H., M.Si., hari Kamis pagi, 25 November 2010, di Gedung Juang 45 Kota Sukabumi, secara resmi membuka Musabaqoh Tilawatil Quran (MTQ) Kesatu Pelajar SD, SMP dan SMA Tingkat Kota Sukabumi Tahun 2010.
Pembukaan MTQ yang diawali devile kafilah dari 7 kecamatan se Kota Sukabumi ini, dihadiri unsur Muspida, Pimpinan dan Anggota DPRD, para Kepala Dinas-Instansi, para Kepala Sekolah dan Guru, serta jajaran Pengurus MUI dan undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Walikota Sukabumi menjelaskan, ada dua bekal dari Rasullah kepada umatnya, sebagai tuntunan untuk keselamatan di dunia dan di akhirat. Pertama AL-Quran dan Kedua AL-Hadits. Kedua bekal tersebut, secara mendasar mengandung makna, bahwa siapa pun orangnya dengan latar belakang pendidikan dan status sosial ekonomi apa pun, akan mendapatkan keselamatan serta rahmat dan anugerah yang melimpah ruah dari Allah Taalla, selama orang tersebut berpegang pada AL-Quran dan AL-Hadits.
Sedangkan dimensi lain yang dapat digali hikmahnya dari AL-Quran, yakni susunan tata bahasa serta sistem kalimat yang dibangun oleh AL-Quran, sarat dengan nilai-nilai estetika dan keindahan. Diungkapkannya, sejarah telah membuktikan, bahwa secara faktual, tidak ada satu pun karya sastera di dunia yang seindah dan seagung Kalam Illahi, yakni AL-Quran.
Atas dasar pemahaman tersebut, Walikota Sukabumi, menaruh apresiasi dan penghargaan yang tinggi, atas dilaksanakannya MTQ tersebut. Karena MTQ tersebut sangat penting dilaksanakan, supaya anak-anak di Kota Sukabumi mengenal dan mencintai AL-Quran, serta mampu menggali nilai-nilai luhur AL-Quran, untuk dijadikan pedoman hidup atau way of life, sekaligus mampu menangkap getaran spiritualitas dan relijiusitas, dari untaian Kalam Illahi yang maha indah dan maha agung tersebut.
Dalam kesempatan tersebut, Walikota Sukabumi melantik 25 orang Dewan Hakim, untuk menunjang kelancaran, ketertiban dan objektivitas penilaian kepada para peserta. Selain itu, Walikota Sukabumi didampingi unsur Muspida, menyerahkan Trophy Bergilir kepada Ketua Panitia Penyelenggara MTQ Kesatu Pelajar SD, SMP dan SMA, Tingkat Kota Sukabumi Tahun 2010, untuk diperebutkan oleh para peserta.
|
| |
| Senin, 22 November 2010 |
| WAKIL WALIKOTA LEPAS KONTINGEN PORPEMDA VI JAWA BARAT TAHUN 2010 |
| Reporter : ENDANG SUMARDI |
| |
|
Wakil Walikota Sukabumi, Doktor H. Mulyono, M.M., hari Senin pagi, 22 November 2010, bertempat di halaman Apel Setda Kota Sukabumi, secara resmi melepas kontingen Pekan Olahraga Pemerintah Daerah (Porpemda) VI Jawa Barat Tahun 2010. Adapun maksud dan tujuan dilaksanakannya Porpemda tersebut, yakni sebagai salah satu ajang unjuk prestasi, bagi atlet PNS se Jawa Barat. Selain itu, juga untuk memper-erat tali silaturahmi, serta persatuan dan kesatuan, antara Pegawai Pemerintah Kota Sukabumi dengan Pegawai Pemerintah Kota dan Kabupaten se Jawa Barat, termasuk dengan Pegawai Pemerintah Provinsi Jawa Barat.
Dalam kesempatan tersebut, Wakil Walikota Sukabumi, berharap kepada kontingen Porpemda Kota Sukabumi, agar senantiasa menjaga kekompakan dan kebersamaan, persatuan dan kesatuan, serta senantiasa menjaga stamina dan kesehatan. Selain itu, juga agar senantiasa disiplin dan sungguh-sungguh, disertai semangat juang yang tinggi dalam setiap mengikuti pertandingan, guna meraih prestasi gemilang, sekaligus membawa harum nama Pemerintah Daerah Kota Sukabumi.
Sementara Kepala Bidang Pemuda dan Olahraga Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata (Disporabudpar) Kota Sukabumi, Drs. Mohamad Yonan Sufyarman, M.M., selaku Ketua Kontingen menjelaskan, Porpemda yang dilaksanakan di Bandung ini, dijadualkan berlangsung selama 4 hari, tepatnya dari tanggal 23 sampai dengan 26 November 2010.
Adapun Cabang Olahraga (Cabor) yang dipertandingkan dalam Porpemda VI Jawa Barat Tahun 2010, seluruhnya berjumlah 9 Cabor. Sedangkan Cabor yang diikuti oleh kontingen Kota Sukabumi, seluruhnya berjumlah 6 Cabor. Antara lain, Cabor Gerak Jalan Putera, Tenis Meja Putera dan Puteri, Senam Beregu, Bola Voli Putera, Billiard, dan Futsal. Sementara atlet yang mengikuti Porpemda tersebut, seluruhnya berjumlah 60 orang PNS, dari sejumlah dinas dan instansi se Kota Sukabumi. Selanjutnya target yang ingin dicapai dalam Porpemda tersebut, yakni meraih kejuaraan sebanyak-banyaknya.
Menyinggung babak final Lomba Jalan Cepat Korpri Tingkat Kota Sukabumi Tahun 2010, menurut Kepala Bidang Pemuda dan Olahraga Disporabudpar Kota Sukabumi, diikuti oleh 5 Kelompok Putera, yang terdiri dari UPT Baros, Dinas Pendidikan A, SDN Dayeuhluhur CBM, DPPKAD, dan PDAM; serta 5 Kelompok Puteri, yang terdiri dari UPT Baros, Secapa Polri 2, UPT Gunungpuyuh, SMPN 10, dan SMPN 15. Sedangkan babak final lomba tersebut, dijadualkan berlangsung pada puncak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-39 Korpri Tingkat Kota Sukabumi, tanggal 29 November 2010 mendatang, bertempat di Lapangan Merdeka Kota Sukabumi.
|
| |
| Senin, 22 November 2010 |
| WAKIL WALIKOTA SUKABUMI SERAHKAN UANG PANYECEP |
| Reporter : DENDAYASA, S.IP |
| |
|
Sukabumi,
Korps Pegawai Republik Indonesia ( Korpri ) Kota Sukabumi bekerjasama dengan Yayasan Nurul Iman Kelurahan Nanggeleng Kecamatan Citamiang menyelenggarakan Khitanan massal bagi 45 anak warga kurang yang berdomisili di wilayah kota dan kabupaten Sukabumi, kegiatan tersebut dilangsungkan kamis pagi (18/11), bertempat di mejid Jami Nurul Amal RT.5.RW V.
Tujuan dilaksanakannya kegiatan tersebut, menurut ketua pantiya penyelenggara , Melaksanakan syariat islam, menumbuhkan ukhuwah islamian serta kepedulian sosial terhadap warga kurang mampu
Wakil Walikota Sukabumi H.DR. Mulyono, MM pada kesempatan tersebut ,menyerahkan uang kadeudeuh atau uang panyecep secara simbolis kepada 5 orang anak yang dikhitan, disaksikan aparat wilayah Camat, Ka Polsek, Lurah, Ulama, tokoh masyarakat setempat, unsure pemuda dan sejumlah para orang tua anak yang dikhitan serta undangan lainnya. Penasehat Korpri menegaskan, bahwa HUT Korpri ke 39 tahun 2010, difokuskan kepada tiga aspek yakni, Dalam rangka menunjang mempertahankan Adipura,dengan harapan terciptanya Kota Sukabumi bersih, hijau dan rindang, yang dilakukan melalui Lomba kebersihan antar Organisasi perangkat daerah ( OPD ), BUMN, BUMD, Kecamatan dan kelurahan sampai ketingkat RW dan RT, sehingga diharapkan akan terbangunnya prilaku bersih sehat. Kedua tentang Kepedulian sosial, dan ketiga Kekorprian,
Wakil Walikota merasa bangga dan terharu tingginya partisipai masyarakat Kota Sukabumi, khususnya warga kelurahan naggeleng yang telah mampu membangun pola kebersamaan, Sareundeuk saigel sapihanean, kacai jadi saleuwi kadarat jadi salebak, silih asah, silih asih dan silih asuh, yang dikembangkan melalui kepeduliaan sosial.sebagai fakta kongkrit kegiatan Khitanan massal menjadi kalender atau agenda tahunan.
Menurut Wakil ketua panitya, Drs. Ipin Syaripin, MSi bahwa penyelenggara . HUT Korpri ke 39 tahun 2010.telah, sedang dan akan dilaksanakan berbagai kegiatan meliputi, Lomba Kebersihan, Lomba Lampu hias, Gerak jalan cepat, Gerak jalan santai anggota beserta keluarga Korpri, baur dgn masyarakat umum, Lomba pengucapan Sapta Prasetya Korpri dan Pengucapan Undang-undang Dasar 45, Donor darah, Pengobatan gratis, Khitanan missal, Lomba Defile, Penghijauan, Ziarah ke Taman makan pahlawan suryakancana, seminar AIDS dan masih banyak kegiatan lain yang dilaksanakan serta puncak acara HUT yang akan dilangsungkan di lapangan merdeka tanggal 29 Nop[ember 2010.
|
| |
| Sabtu, 13 November 2010 |
| WALIKOTA SUKABUMI TUTUP DIKLAT PRAJABATAN GOLONGAN II GELOMBANG II TAHUN ANGGARAN 2010 |
| Reporter : GIRI NUGROHO |
| |
|
Walikota Sukabumi H. Mokhamad Muslikh Abdussyukur, S.H., M.Si., bertempat di Graha KPDA Sukabumi, Jumat, 12 November 2010 menutup secara resmi Diklat Prajabatan Golongan II angkatan II di lingkungan Pemerintah Kota Sukabumi.
Dalam sambutannya Walikota Sukabumi H. Mokhamad Muslikh Abdussyukur, S.H., M.Si, berharap semua peserta diklat prajabatan ini seselesainya kegiatan ini untuk dapat mengaplikasikan apa yang sudah di dapatnya dengan tujuan akhir menjadi Pegawai Negeri Sipil yang professional berdasarkan porsinya masing-masing.
Hadir dalam acara ini, Sekretaris Daerah Kota Sukabumi H. Mohamad Muraz, S.H., M.M., Kepala Badan Kepegawaian dan Diklat (BKD) Kota Sukabumi/ Drs. Suwarsa, M.Si., serta para pejabat di lingkungan Badan Kepegawaian dan Diklat Kota Sukabumi.
Dalam sambutannya Kepala Bidang Diklat BKD Kota Sukabumi Een Rukmini, S.H menyampaikan bahwa kegiatan ini dilaksanakan dari tanggal 3 sampai dengan 12 November 2010 diikuti oleh 50 peserta Calon Pegawai Negeri Sipil Daerah golongan II yang berasal dari : Rumah Sakit Umum Daerah R. Syamsudin, S.H, Dinas Kesehatan, Dinas Perhubungan, Dinas Pekerjaan Umum, Dinas Pertanian dan Sekretariat Daerah.
|
| |
| Jumat, 12 November 2010 |
| WALIKOTA SUKABUMI AMBIL SUMPAH 357 CPNSD MENJADI PNSD |
| Reporter : ENDANG SUMARDI |
| |
|
Walikota Sukabumi, H. Mokhamad Muslikh Abdussyukur, S.H., M.Si., hari Jumat pagi, 12 Nopmeber 2010, betempat di Halaman Apel Setda Kota Sukabumi, mengambil sumpah 357 CPNSD menjadi PNSD, di lingkungan Pemerintah Kota Sukabumi. Adapun ke-357 CPNSD tersebut, terdiri dari Golongan III sebanyak 148 orang, Golongan II sebanyak 182 orang, dan Golongan I sebanyak 27 orang.
Pengambilan sumpah tersebut, diawali pembacaan Keputusan Walikota Sukabumi, Tentang Pengangkatan CPNSD menjadi PNSD, Terhitung Mulai Tanggal 1 Nopember 2010, oleh Kepala Bidang Pengembangan Karier (Bangrier) Badan Kepegawaian dan Diklat (BKD) Kota Sukabumi, Lulu Yuliasari, S.H., dilanjutkan penanda-tanganan berita acara sumpah, yang secara simbolis diwakili oleh 3 orang. Antara lain, Golongan III oleh Dokter Nimade Ayu Oktarini, Golongan II oleh Ade Hendarjat, dan Golongan I Oleh Jufri Alamsyah, serta disaksikan oleh Sekretaris Daerah Kota Sukabumi, H. Mohamad Muraz, S.H., M.M., serta Kepala Badan Kepegawaian dan Diklat (BKD) Kota Sukabumi, Drs. Suwarsa, M.Si.
Dalam sambutannya, Walikota Sukabumi mengucapkan selamat kepada segenap CPNSD yang telah resmi diangkat menjadi PNSD tersebut, untuk bergabung dengan Pemerintah Kota Sukabumi. Diharapkannya, peningkatan status dari CPNSD menjadi PNSD tersebut, menjadi momentum penting yang penuh berkah, dalam perjalanan karier ke depan selaku PNSD.
Ditandaskannya, sebagaimana dinyatakan dalam Undang-Undang Nomor 43 Tahun 1999, Tentang Pokok-Pokok Kepegawaian, bahwa Pegawai Negeri adalah setiap Warga Negara Republik Indonesia, yang telah memenuhi syarat, dan diangkat oleh pejabat yang diserahi tugas dalam suatu jabatan negeri, atau diserahi tugas negara lainnya, serta digaji berdasarkan peraturan dan per-undang-undangan yang berlaku.
|
| |
| Jumat, 12 November 2010 |
| WALIKOTA SERAHKAN BANTUAN KEPADA 7 GAPOKTAN DAN 2 POKTAN |
| Reporter : ENDANG SUMARDI |
| |
|
Walikota Sukabumi, H. Mokhamad Muslikh Abdussyukur, S.H., M.Si., pada peringatan Hari Pangan Ke-30 se Dunia Tingkat Kota Sukabumi, di Pusat Kajian Islam Kota Sukabumi, hari Kamis, 11 Nopember 2010, menyerahkan bantuan kepada 7 Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) se Kota Sukabumi, masing-masing sebesar 100 juta rupiah, ber-asal dari APBN Tahun 2010, dan kepada 2 Kelompok Tani (Poktan), masing-masing sebesar 10 juta rupiah, ber-asal dari Bantuan Gubernur (Ban-Gub) Jawa Barat Tahun 2010. Selain itu, juga diserahkan bantuan Pukuk Organik kepada Kelompok Tani, yang memiliki lahan pertanian minimal 10 hektar, bantuan Alat Pengelolaan Pupuk Organik (Appo), ber-asal dari Bantuan Provinsi (Banprov) Jawa Barat, serta bantuan Rumah Kompos, Pembasmi Hama Wereng dan Walangsangit, termasuk batuan 2 unit Traktor dan 2 unit Pompa Air, ber-asal dari APBN.
Selain menyerahkan bantuan, Walikota Sukabumi juga melaksanakan sarasehan dan dialog dengan para Kelompok Tani. Dalam acara tersebut, sejumlah Petani menyampaikan aspirasi, bahwa para Petani Kota Sukabumi membutuhkan sejumlah Sarana Produksi Pertanian (Saprotan), untuk meningkatkan kualitas dan produksi pertanian. Diantaranya sarana irigasi, pupuk, bibit dan tenaga pendamping.
Walikota Sukabumi menjelaskan, pihaknya akan senantiasa ber-upaya optimal memenuhi kebutuhan para Petani tersebut, guna meningkatkan kualitas dan produksi pertanian di Kota Sukabumi. Untuk meng-aplikasikan aspirasi para Petani tersebut, Walikota Sukabumi memerintahkan dinas-intansi terkait dalam bidang pertanian, untuk membahas masalah tersebut dengan para Petani.
Dalam kesempatan tersebut, Walikota Sukabumi menyatakan merasa bangga, sekaligus mengucapkan terima kasih kepada para Petani, khususnya para Peternak. Sebab keberhasilan Walikota Sukabumi dalam memper-oleh Penghargaan Innovatif Government Award (IGA) beberapa waktu yang lalu, tidak terlepas dari peran para Petani, khususnya Peternak Sapi.
Dijelaskan, masalah persampahan, pertanian dan peternakan, merupakan bagian yang saling berkaitan. Karena sampah dan kotoran ternak, dapat dijadikan pupuk organik, untuk memupuk tanaman dan Rumput Gajah. Sedangkan Rumput Gajah, dapat dijadikan pakan ternak Sapi. Hasilnya sangat ekonomis, serta mampu menghasilkan dan meningkatkan produk pertanian, serta populasi ternak dengan baik.
Peringatan Hari Pangan Ke-30 se Dunia Tingkat Kota Sukabumi yang berlangsung selama 2 hari ini, selain diisi sarasehan dan dialog, juga diisi berbagai kegiatan. Diantaranya pameran berbagai produk pertanian dan makanan olahan.
|
| |
| Rabu, 10 November 2010 |
| WALIKOTA SERAHKAN UANG KADEUDEUH KEPADA 25 PEJUANG |
| Reporter : ENDANG SUMARDI |
| |
|
Walikota Sukabumi, H. Mokhamad Muslikh Abdussyukur, S.H., M.Si., menyerahkan Uang Kadeudeuh kepada 25 Pejuang, yang terdiri dari Pejuang Perintis Kemerdekaan dan Janda Pejuang Perintis Kemerdekaan, Anggota DHC 45, serta Janda dan Akhli Waris Anggota Eksponen Angkatan 45. Uang Kadeudeuh tersebut, diserahkan Walikota Sukabumi, selaku Inspektur Upacara, pada Peringatan Hari Pahlawan Tingkat Kota Sukabumi, hari Rabu, 10 Nopember 2010, bertempat di Lapangan Merdeka Kota Sukabumi.
Adapun yang bertindak selaku Perwira Upacara, Kabag Ops Polres Sukabumi Kota, Kompol Sumarta Setiadi, S.H., M.H., Komandan Upacara, Kanit Regiden Satlantas Polres Sukabumi Kota, AKP Lalu Hedwin, Pengibar Bendera, Pokibra Paskibra Kota Sukabumi, Pembaca Teks Pancasila, Inspektur Upacara, Pembaca Teks Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945, Dadi Rulanto, S.Pd., Pembaca Pesan-Pesan Pahlawan, Bripka K.H. Jujun Junaedi, S.Pdi. dan Briptu Novi, Korsik, Pemda Kota Sukabumi, dan Paduan Suara, PSM Sinfonia UMMI. Sedangkan Peserta Upacara, Secapa Polri Sukabumi, Yonif 310 Kidang Kancana, Yon Armed 13 Nanggala, Kodim 0607 Sukabumi, Polres Sukabumi Kota, Korpri, PGRI, Dinas Perhubungan, Linmas, KNPI, OKP, Mahasiswa, Pelajar SMA, SMK, SMP dan Pramuka.
Sementara yang hadir dalam kesempatan tersebut, para Pejuang Perintis Kemerdekaan dan Janda Pejuang Perintis Kemerdekaan, Anggota DHC 45, Janda dan Akhli Waris Anggota Eksponen Angkatan 45, unsur Muspida, Wakil Walikota Sukabumi, Doktor H. Mulyono, M.M., Sekretaris Daerah Kota Sukabumi, H. Mohamad Muraz, S.H., M.M., Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Kepala Sekolah, Ketua Organisasi Wanita dan OKP, serta undangan lainnya.
|
| |
| Sabtu, 6 November 2010 |
| WAKIL WALIKOTA SERAHKAN BANTUAN KEPADA WARGA MASYARAKAT |
| Reporter : ENDANG SUMARDI |
| |
|
Wakil Walikota Sukabumi, Doktor H. Mulyono, M.M., didampingi Kepala Bagian Administrasi Kesra Setda Kota Sukabumi, Drs. H. Bude Daryana, M.Si., Camat Warudoyong, Yadi Mulyadi, S.STP., dan Lurah Dayeuhluhur, Endang Koswara, baru-baru ini menyerahkan bantuan uang dan Sembako kepada warga masyarakat RT 1 RW 2 Kelurahan Dayeuhluhur Kecamatan Warudoyong Kota Sukabumi, yang terkena musibah, yakni Riza dan Maman, yang atap rumahnya ambruk, akibat diguyur hujan deras dan diterpa angin kencang.
Dalam kesempatannya, Wakil Walikota Sukabumi mengatakan, bantuan yang diberikan tersebut, jangan dilihat nilai besar-kecilnya, akan tetapi harus dilihat dari kepedulian Pemerintah Kota Sukabumi, yang senantiasa memperhatikan warga masyarakat, khususnya yang mengalami musibah. Diharapkannya, bantuan ini dapat meringankan beban yang diderita oleh kedua Kepala Keluarga tersebut.
Sementara Riza dan Maman menjelaskan, selain Pemerintah Kota Sukabumi, warga masyarakat setempat pun memberi bantuan, baik berupa moril maupun materil. Untuk itu. baik Riza maupun Maman, mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kota Sukabumi dan warga masyarakat setempat, atas kepedulian dan perhatiannya, dengan memberi bantuan uang dan Sembako. Diharapkannya, bantuan yang telah diberikan tersebut, senantiasa dijadikan lumbung amal soleh, serta medapat balasan berlipat ganda dari Allah Taalla.
Diungkapkannya, musibah ambruknya atap rumah milik Riza dan Maman tersebut, terjadi sekitar pukul 09.00 WIB, pada saat hujan deras yang disertai dengan tiupan angin kencang. Selain itu, juga kondisi rumah milik kedua warga masyarakat tersebut, ter-utama pada bagian atap dan dindingnya sudah lapuk, akibat sudah terlalu tua. Baik Riza maupun Maman, mengharapkan kepada Pemerintah Kota Sukabumi dan warga masyarakat setempat, agar membantu memperbaiki atap rumah miliknya yang ambruk tersebut, baik berupa moril maupun materil, guna ditempati kembali.
|
| |
| Kamis, 4 November 2010 |
| WAKIL WALIKOTA SERAHKAN PENGHARGAAN KEPADA PARA PELAKU SENI |
| Reporter : ENDANG SUMARDI |
| |
|
Wakil Walikota Sukabumi, Doktor H. Mulyono, M.M., hari Rabu malam, 3 Oktober 2010, bertempat di Gedung Juang 45 Kota Sukabumi, menyerahkan penghargaan kepada para pelaku seni dan budaya, serta kepada para pemenang Lomba Sapta Pesona Hotel dan Rumah Makan Tingkat Kota Sukabumi Tahun 2010. Antara lain, penghargaan bagi para seniman dan budayawan, diserahkan kepada Budayawan, Sutrisna, Musisi dan Pencipta Lagu, Hendar Pradesa, Farid Harja dan Suparman, Seni Tradisi, Ki Domon dan Endang Sumardi, Seni Lukis, Pendi, Cece dan Sinta Maya Putri Kertanegara, serta Pelestari Benda Cagar Budaya, Setiawati. Sedangkan penghargaan Sapta Pesona khusus hotel dan restaurant, kategori Hotel Melati I, juara I Hotel Astra Putra, katagori Hotel Melati II, juara I Hotel Varista II, dan katagori Hotel Melati III, juara I Hotel Wisma Kenanga. Sementara untuk kategori rumah makan, juara I kategori A, Bubur Bunut, juara I kategori B, Rumah Makan Pondok Ibuku II, serta juara 1 kategori C, Rumah Makan Amih.
Dalam sambutannya, Wakil Walikota Sukabumi menjelaskan, kegiatan yang digelar secara rutin oleh Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata (Disporabudpar) Kota Sukabumi ini, sesuai dengan Visi Pembangunan Kota Sukabumi Tahun 2005-2025, yakni Terwujudnya Kota Sukabumi, Sebagai Pusat Pelayanan Berkualitas Bidang Pendidikan, Kesehatan dan Perdagangan di Jawa Barat, Berlandaskan Iman dan Taqwa; serta Visi Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi Tahun 2008-2013, yakni Dengan Iman dan Taqwa Mewujudkan Pemerintahan yang Amanah Berparadigma Surgawi, Menuju Kota Sukabumi yang Cerdas, Sehat dan Sejahtera. Diharapkannya, penyerahan penghargaan kepada para pelaku seni dan budaya, serta pengumuman para pemenang Lomba Sapta Pesona Hotel dan Rumah Makan Tingkat Kota Sukabumi Tahun 2010 ini, dapat memotivasi kreatifitas para pelaku seni dan budaya, termasuk para pengusaha hotel dan restoran di Kota Sukabumi.
Sementara Kepala Disporabudpar Kota Sukabumi, Drs. Beni Haerani, M.M. menjelaskan, maksud dan tujuan dilaksanakannya kegiatan tersebut, dalam rangka upaya meningkatkan tali silaturahmi dengan para pelaku seni dan budaya, serta para pengusaha hotel dan restoran, termasuk dengan para pengusaha jasa pariwisata lainnya di Kota Sukabumi. Selain itu, juga untuk menjadikan Kota Sukabumi sebagai tujuan wisata, meningkatkan kualitas pelayanan pariwisata termasuk pembinaan kepada para pelaku usaha jasa pariwisata dan sarana pendukung lainnya, serta meningkatkan kesadaran warga masyarakat, khususnya dalam bidang wisata dan sapta pesona, dengan senantiasa menciptakan keamanan, kebersihan, ketertiban, kenyamanan, keindahan, keramah-tamahan dan ketenangan.
Kegiatan yang dihadiri oleh Kepala Secapa Polri Sukabumi, Brigjen Polisi Drs. Edi Prawoto, S.H., unsur Muspida, para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Camat dan Lurah, para Kepala Sekolah, para Pengusaha Hotel dan Restoran, para Seniman dan Budayawan ini, dimeriahkan berbagai pagelaran seni, diantaranya pagelaran tari Catrik Palagan Kota Sukabumi.
|
| |
| Rabu, 3 November 2010 |
| Ucapan Terima Kasih, Keluarga Besar Walikota Sukabumi |
| Reporter : Dendayasa |
| |
|
Keluarga Besar
H. M. Muslikh Abdussyukur, SH., M.Si.
Mengucapkan
Terima Kasih, Kepada:
1. Wakil Walikota Sukabumi , DR. H. Mulyono, MM
2. Sekda Kota Sukabumi, H. M. Muraz, SH., MM
3. Ketua DPRD Kota Sukabumi, Aep Saepurrahman
4. Kepala Kejaksaan Negeri Sukabumi, Zaenal Djafrin, SH.,MH
5. Kepala Pengadilan Negeri Sukabumi, Erwan Munawar, SH., MH
6. Kapolresta Sukabumi, AKBP Anwar
7. Dandim 0607, Letkol (CZI) Rachmat Budiwibawa
8. Danyonif Armed 13, Letkol (ARM) Rudi Setiawan
9. Danyonif 310, Letkol (Inf) Nur Wahyu Widodo
10. Sekda Cianjur, H. Maskana Sumitra
11. Ketua DPRD Cianjur, Gatot Subroto
12. Wakil Ketua DPRD Cianjur, H. Ade Barkah Surahman
13. Wakil Ketua DPRD Cianjur, Chumaedi Dimyati
14. Ketua MPD PKS Cianjur, RK Dadan
15. Pimpinan Partai Politik di Sukabumi dan Cianjur
16. Pimpinan OPK/ SKPD dan Perusahaan di Kota Sukabumi
17. Alim Ulama, Tokoh Masyarakat Kota Sukabumi dan Cianjur
18. Anggota DPRD Kota Sukabumi dan Kab. Cianjur
19. Angkatan Muda Siliwangi (AMS) Kota Sukabumi
20. Pemuda Panca Marga (PPM) Kota Sukabumi
21. MPC Pemuda Pancasila (PP) Kota Sukabumi
22. DPD KNPI Kota Sukabumi
23. Pemuda Santri Al-Ikhlas
24. Dan Masyarakat Sukabumi-Cianjur
Atas Bantuan, kepedulian dan kehadiran dalam proses pemakaman Almarhum,
H. Dade Idham Taufiq, SE., Bin H. Abdussyukur.
Meninggal, Pukul 05.00 WIB, 2 November 2010 di Pemakaman Keluarga
Rt. 01/01, Kampung Sinagar,
Desa Bojong Petir, Kec. Tanggeung, Kab. Cianjur.
Apabila adan kesalahan dari Almarhum, mohon dimaafkan.
|
| |
| Minggu, 31 Oktober 2010 |
| WAKIL WALIKOTA TINJAU PEMBANGUNAN SALURAN IRIGASI |
| Reporter : ENDANG SUMARDI |
| |
|
Wakil Walikota Sukabumi, Doktor H. Mulyono, M.M., baru-baru ini meninjau proyek pembangunan saluran irigasi Kelurahan Lembursitu, tepatnya di wilayah RW 9 Bojongloa, Kelurahan Lembursitu Kecamatan Lembursitu Kota Sukabumi.
Kedatangan Wakil Walikota Sukabumi tersebut, disambut Camat Lembursitu, Ayi Jamiat, S.STP., M.Si., Lurah Lembursitu, Rosidin Muhamad Suwardi, S.IP., Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kelurahan Lembursitu, Dede Suhaya, jajaran pengurus Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM), dan warga masyarakat setempat, di lokasi proyek pembangunan saluran irigasi tersebut.
Dalam kesempatannya, Wakil Walikota Sukabumi menyatakan merasa puas, kendati dalam tahap pertama proyek pembangunan saluran irigasi tersebut, belum mencapai 100 persen. Untuk itu, Wakil Walikota Sukabumi berharap, agar proyek pembangunan saluran irigasi tahap pertama dan tahap berikutnya, segera direalisasikan, serta dikerjakan secara optimal, supaya hasilnya benar-benar berkualitas. Karena proyek pembangunan tersebut sangat dibutuhkan oleh warga masyarakat, khususnya oleh para petani di Kelurahan Lembursitu.
Selain itu juga diharapkan, apabila proyek pembangunan saluran irigasi tersebut telah selesai secara keseluruhan, segenap lapisan warga masyarakat khususnya warga masyarakat RW 9 Bojongloa Kelurahan Lembursitu, agar turut serta menjaga dan memelihara, supaya kondisi fisik proyek pembangunan tersebut dapat tahan lama. Sebab dilaksanakannya proyek pembangunan tersebut, untuk memenuhi kepentingan dan kebutuhan air warga masyarakat, khususnya para petani, guna meningkatkan produk pertanian khususnya komoditas padi. Dengan demikian, pendapatan dan kesejahteraan para petani di Kelurahan Lembursitu dapat meningkat.
Sementara Camat Lembursitu, Ayi Jamiat, S.STP., M.Si. menjelaskan, panjang proyek pembangunan saluran irigasi tersebut, seluruhnya mencapai 347 meter. Antara lain, sepanjang 230 meter dibiayai dari dana hibah Pemerintah Kota Sukabumi, dan sepanjang 117 meter dibiayai dari dana PNPM. Sedangkan dilaksanakannya proyek pembangunan tersebut, untuk mengairi areal pesawahan di Kelurahan Lembursitu, yang luasnya mencapai 40 hektar.
|
| |
| Sabtu, 30 Oktober 2010 |
| WALIKOTA SUKABUMI MENERIMA KNPI AWARD TAHUN 2010 |
| Reporter : ENDANG SUMARDI |
| |
|
Walikota Sukabumi, H. Mokhamad Muslikh Abdussyukur, S.H., M.Si. dan Wakil Walikota Sukabumi, Doktor H. Mulyono, M.M., serta Sekretaris Daerah Kota Sukabumi, H. Mohamad Muraz, S.H., M.M., menerima KNPI Award Tahun 2010. Selain itu, sejumlah tokoh dari berbagai kalangan dan profesi juga mendapat penghargaan yang sama. Diantaranya, H. Deden Solehudin, S.Ag., M.M., H. Kusna Kurhana, S.IP., M.Si., Drs. Beni Haerani, M.M., Hardi Harfan, Sm.Hk., dan Drs. H. Yudi Wiharsa, M.Si.
Selanjutnya Drs. Ayep Supriatna, M.M., Kompol Sumarta Setiadi, S.H., M.H., Drs. Sakti Alamsyah, M.M.,Iwan Kustiawan, Ade Munhiar, S.E., M.M., dan Dedi Mulyadinata. Kemudian Asep Saepullah, S.H., Pelda Mulyani, Drs. H.M. Helmi Sutikno, M.M.. M.B.A.,H. Muchamad Achrikadin, S.Sos, M.Si., H. Dani Sunarya Wiria, Wawan Setiawan, Drs. H. Agus Santosa, M.M., Drs. H. Pipit Hudaya, M.Si., Anton Rahman Suryana, S.Sos., S. Herman, dan Yogya Departemen Store.
Penghargaan tersebut diserahkan Ketua KPNI Kota Sukabumi, Abdul Manan, S.Ag., hari Sabtu, 30 Oktober 2010, bertempat di halaman depan Sekretariat KNPI Kota Sukabumi. Dalam sambutannya, Ketua KPNI Kota Sukabumi mengatakan, bangsa yang baik yakni bangsa yang menghargai jasa para pahlawannya. Oleh karenanya, KNPI menyerahkan Award Tahun 2010, sebagai sebuah bentuk penghargaan, sekaligus menjadi apresiasi pemuda terhadap para tokoh, atas dedikasi, loyalitas, kinerja dan respektivitas terhadap dinamika pemuda dan pembangunan di Kota Sukabumi.
Dijelaskannya, sesuai tema peringatan ke-82 Hari Sumpah Pemuda, yakni Bangun Karakter Pemuda Demi Bangsa Indonesia yang maju dan bermartabat, diharapkan penyerahan KNPI Award Tahun 2010 ini, dapat menjadi dasar motivasi keberkiprahan, demi Kota Sukabumi yang lebih maju dan bermartabat.
Sementara Ketua Panitia Pelaksana, Rachmat Sulaeman, S.IP. menjelaskan, yang mendapat penghargaan KNPI Award Tahun 2010 ini, seluruhnya berjumlah 27 orang, yang terdiri dari para tokoh pemuda dan masyarakat. Namun apabila tokoh tersebut memiliki jabatan publik atau jabatan politis, hal tersebut hanya kebetulan saja. Dijelaskan pula, penyerahan KNPI Award Tahun 2010 kepada para tokoh tersebut, dilakukan secara obyektif, serta berdasarkan rekomendasi dan analisa profil para tokoh, yang oleh KNPI Kota Sukabumi dianggap layak mendapat penghargaan tersebut.
|
| |
| Kamis, 28 Oktober 2010 |
| WALIKOTA SUKABUMI SERAHKAN PIAGAM PENGHARGAAN DAN UANG KADEUDEUH |
| Reporter : ENDANG SUMARDI |
| |
|
Walikota Sukabumi, H. Mokhamad Muslikh Abdussyukur, S.H., M.Si., menyerahkan Piagam Penghargaan dan Uang Kadeudeuh kepada Tokoh Pemuda, Ade Munhiar, Budayawan Muda, Agung Priyaguna Irfan, S.Pd., Pengusaha Muda, Andi Gunawan S.H., Seniman Muda, Isman, S.Pd., Tokoh Penggerak Pendidikan Non Formal dan Informal (PNFI), Dra. Yemmi Yohanni, M.M.Pd., Tokoh Penggerak Olahraga, H. Sutisna, S.H., dan Dinamisator Muda, H. Gundar Kolyubi.
Selanjutnya Piagam Penghargaan dan Uang Kadeudeuh kepada Pemuda Pelopor Tingkat Kota Sukabumi Tahun 2010, yakni Bidang Kewirausahaan, antara lain, Dana Saidana, Taufik Nugraha, dan Rully Anggriawan. Bidang Pendidikan, Priska Diana, Asep Ramdani, dan Bob Josep, serta Bidang Budaya, Syam Firmansyah.
Kemudian Piagam Penghargaan serta penyerahan Gitar Ukulele dan Tamtam, kepada Komunitas Pemuda Mandiri Sukabumi (KPMI-Sukabumi), diwakili oleh Ilham dan Tegar, spesial bidang keakhlian Musisi Jalanan, yang bakat dan keakhliannya terlihat pada saat Penyuluhan Narkoba bagi Pemuda se Kota Sukabumi, yang di laksanakan oleh Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata (Disporabudpar) Kota Sukabumi, pada tanggal 16 dan 17 Oktober 2010, bertempat di Toserba Selamat dan Masjid AL-Ikhlas Pemda Kota Sukabumi.
Piagam Penghargaan dan Uang Kadeudeuh tersebut, diserahkan Walikota Sukabumi, pada upacara peringatan ke-82 Hari Sumpah Pemuda dan Hari Pemuda Tingkat Kota Sukabumi Tahun 2010, bertempat di Lapangan Merdeka Kota Sukabumi, hari Kamis pagi, 28 Oktober 2010.
Adapun pejabat upacara pada peringatan ke-82 Hari Sumpah Pemuda dan Hari Pemuda Tingkat Kota Sukabumi Tahun 2010, antara lain, Inspektur Upacara, Walikota Sukabumi, H. Mokhamad Muslikh Abdussyukur, S.H., M.Si., Perwira Upacara, Sekretaris KNPI Kota Sukabumi, Dindin Saepudin, Komandan Upacara, Yusuf Taufik, Pengibar Bendera Merah Putih, Pokibra Kota Sukabumi, Pembaca Teks Pancasila, M. Iqbal Aris Munandar, Pembaca Teks Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945, Dadi Rulanto, S.Pd., Pembaca Teks Putusan Kongres Pemuda Indonesia Tahun 1928, Widi Hardianty, Korsik, Pemda Kota Sukabumi, dan Paduan Suara, PSM Sinponia Universitas Muhammadiyah Sukabumi (UMMI).
Sedangkan peserta upacara, terdiri dari Korpri, PGRI, OKP, Mahasiswa, Pelajar SMA, SMK, SMP, dan Pramuka. Upacara Peringatan Ke-82 Hari Sumpah Pemuda dan Hari Pemuda tersebut, dimeriahkan pementasan Kabaret, siswa SMA Negeri 5 Kota Sukabumi.
|
| |
| Selasa, 26 Oktober 2010 |
| WAKIL WALIKOTA SUKABUMI CANANGKAN KESATUAN GERAK PKK |
| Reporter : ENDANG SUMARDI |
| |
|
Wakil Walikota Sukabumi, Doktor H. Mulyono, M.M., hari Selasa, 26 Oktober 2010, di Ruangan Pertemuan Setda Kota Sukabumi, secara resmi mencanangkan Pelaksanaan Kesatuan Gerak PKK, KB dan Kesehatan, Tingkat Kota Sukabumi Tahun 2010. Dalam sambutannya, Wakil Walikota Sukabumi menjelaskan, baik secara politis maupun secara sosial, kaum wanita hampir tanpa hambatan, bersama kaum pria secara sinergis mengambil peranan yang sama, dalam membangun dan mengembangkan bangsa. Selain itu, dalam berbagai bidang kehidupan dan potensi, kaum wanita dapat meng-ekspresikan cita-cita, harapan dan kemampuan, bahkan pada saat ini, kaum wanita telah mampu menjadi seorang pemimpin negara, pemimpin daerah, serta aktif di partai dan di legislatif, menjadi pimpinan perusahaan, pimpinan lembaga sosial, lembaga kemasyarakatan, lembaga pendidikan dan sebagainya.
Dikatakannya, pelaksanaan Kesatuan Gerak PKK, KB dan Kesehatan ini, merupakan salah satu wadah bagi kaum wanita, untuk meng-ekspresikan cita-cita, harapan, kemampuan dan tanggung-jawab, dalam membawa bangsa Indonesia ke arah yang lebih baik. Dikatakan pula, apabila dikaji secara mendalam, harus diakui oleh semua pihak, bahwa peran kaum wanita lebih dominant, berat dan strategis, ter-utama dalam mempersiapkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas, melalui pendidikan informal dalam keluarga, dimulai sejak bayi dalam kandungan sampai menjadi seorang anak remaja berangkat dewasa.
Wakil Walikota Sukabumi menandaskan, peranan kaum wanita khususnya para Ibu, bukan hanya membantu mengembangkan kecerdasan saja, akan tetapi juga membekali anak-anak dengan pendidikan agama dan budi pekerti yang luhur, guna menciptakan masa depan bangsa yang lebih baik. Ditandaskan pula, dalam konteks pemahaman demikian, ibu-ibu khususnya yang tergabung dalam wadah PKK, diharapkan dapat berperan lebih aktif bersama-sama dengan unsur Pemerintah Kota Sukabumi, serta berbagai komponen masyarakat lainnya, ter-utama dalam mewujudkan Visi Pembangunan Kota Sukabumi, yakni Terwujudnya Kota Sukabumi, Sebagai Pusat Pelayanan Berkualitas Bidang Pendidikan, Kesehatan dan Perdagangan di Jawa Barat, Berlandaskan Iman dan Taqwa; serta Visi Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi, yakni Dengan Iman dan Taqwa, Mewujudkan Pemerintahan yang Amanah Berparadigma Surgawi, Menuju Kota Sukabumi yang Cerdas, Sehat dan Sejahtera, baik lahir maupun batin, dilandasi nilai-nilai fhilosofis, Sidiq, Tabligh, Amanah, Fathonah.
|
| |
| Senin, 25 Oktober 2010 |
| WAKIL WALIKOTA BUKA LCC TP UKS KECAMATAN TAHUN 2010 |
| Reporter : ENDANG SUMARDI |
| |
|
Wakil Walikota Sukabumi, Doktor H. Mulyono, M.M., hari Senin, 25 Oktober 2010, bertempat di Gedung Juang 45 Kota Sukabumi, secara resmi membuka Lomba Cerdas Cermat (LCC) Tim Pembina Usaha Kesehatan Sekolah (TP UKS) Kecamatan, se Kota Sukabumi Tahun 2010. Dalam sambutannya, Wakil Walikota Sukabumi, Doktor H. Mulyono, M.M. menjelaskan, untuk menunjang kelancaran dan keberhasilan program UKS di Kota Sukabumi, telah digulirkan beberapa kebijakan. Diantaranya Keputusan Walikota Sukabumi Nomor 288 Tahun 2003, Tentang Bebas Rokok di setiap lingkungan sekolah, dan Peraturan Daerah (Perda) Kota Sukabumi Nomor 7 Tahun 2004, Tentang Pendalaman Materi Pendidikan Agama Islam pada sekolah umum di Kota Sukabumi. Sedangkan upaya dalam memupuk jiwa yang sehat sejak dini, diantaranya ditempuh melalui pengembangan tanggung-jawab, serta nilai kejujuran dan ketaatan pada aturan.
Dijelaskannya, UKS merupakan salah satu program yang sangat strategis, dengan dasar pemikiran, Pertama, dengan basis sasaran para siswa di sekolah, UKS merupakan media pembelajaran yang tepat, dalam upaya mengenalkan dan membiasakan sejak dini masyarakat, untuk terbiasa hidup sehat, serta meningkatkan kerjasama dalam pengelolaan lingkungan hidup di sekolah dan sekitarnya. Kedua, melalui program Trias UKS, yakni pendidikan kesehatan, pelayanan kesehatan, dan penyuluhan lingkungan sehat, diharapkan dapat berpengaruh pada peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Sukabumi. Ketiga, kondisi masyarakat yang sehat, selain mencerminkan keberhasilan pembangunan, juga menjadi asset berharga bagi Pemerintah Kota Sukabumi, dalam menghadapi berbagai tantangan dan problematika pembangunan di masa mendatang yang semakin kompleks.
Sementara Kepala Seksi Kesehatan Khusus Dinas Kesehatan Kota Sukabumi, Ema Kristina, S.Pd., selaku Ketua Panitia Pelaksana menjelaskan, LCC Tim Pembina UKS ini diikuti 7 Kecamatan se Kota Sukabumi. Sedangkan maksud dan tujuannya, sebagai salah satu upaya untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan, khususnya Tim Pembina UKS Kecamatan di Kota Sukabumi.
Diharapkannya, dengan LCC ini dapat membentuk Tim Pembina UKS Kecamatan terbaik di Kota Sukabumi. Selain itu, setiap Kecamatan di Kota Sukabumi memiliki kesamaan persepsi, khususnya dalam melakukan pembinaan terhadap Tim Pelaksana UKS di setiap sekolah, sekaligus meningkatkan motivasi dalam melaksanakan pembinaan dan pengembangan UKS di Kota Sukabumi. Untuk menunjang kelancaran dan keberhasilan LCC ini, jajaran Panitia Pelaksana melibatkan Dewan Juri, yang terdiri dari unsur Dinas Kesehatan Kota Sukabumi, dan unsur Dinas Pendidikan Kota Sukabumi.
|
| |
| Sabtu, 23 Oktober 2010 |
| WALIKOTA LANTIK 31 ORANG PEJABAT ESELON III DAN IV |
| Reporter : ENDANG SUMARDI |
| |
|
Walikota Sukabumi, H. Mokhamad Muslikh Abdussyukur, S.H., M.Si., hari Jumat, 22 Oktober 2010, di Gedung Juang 45 Kota Sukabumi, secara resmi mengambil sumpah sekaligus melantik 31 orang Pejabat Eselon III dan IV, di lingkungan Pemerintah Kota Sukabumi. Adapun ke-31 orang pejabat Eselon III dan IV tersebut, diantaranya Kepala Bagian Administrasi Perekonomian Setda Kota Sukabumi, Adang Taufik, S.H., Camat Gunung Puyuh, Wawan Gunawan Permana, S.IP., M.Si., Camat Cibeureum, Drs. Asep Suhendrawan, Camat Citamiang, Punjul Saepul Hayat, S.STP., dan Camat Warudoyong, Yadi Mulyadi, S.STP.
Selanjutnya Sekretaris Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata (Disporabudpar) Kota Sukabumi, Drs. Ade Suherman, M.Si., Kepala Bidang Pra Pendas Dinas Pendidikan Kota Sukabumi, Yemmi Yohanni, Kepala Bidang Pendidikan Non Format dan Informal (PNFI) Dinas Pensidikan Kota Sukabumi, Drs. Suyana, M.Pd., Kepala UPT Puskesmas Selabatu, Dokter Gigi Suhendro Rusli, dan Kepala UPT Puskesmas Sukabumi, Dokter Hajah Iyen Ganefianti.
Dalam sambutannya, Walikota Sukabumi, H. Mokhamad Muslikh Abdussyukur, S.H., M.Si., berharap kepada seluruh Pejabat Eselon III dan IV yang telah diambil sumpah dan dilantik tersebut, agar melakukan rekruitmen personil, guna mendukung kelancaran dan keberhasilan dalam melaksanakan tugas. Sedangkan untuk mewujudkan kepemerintahan yang baik atau good governance, agar senantiasa melibatkan peran serta private sector atau pihak swasta, dan civil society atau masyarakat.
Selain itu, Walikota Sukabumi juga berharap kepada seluruh Pejabat Eselon III dan IV yang telah diambil sumpah dan dilantik tersebut, agar senantiasa konsiten memberikan pelayanan yang terbaik kepada warga masyarakat, sesuai dengan tugas dan fungsi aparat pemerintahan, yakni sebagai abdi negara dan abdi masyarakat.
Hadir dalam kesempatan tersebut, Pimpinan dan Anggota DPRD Kota Sukabumi, unsur Muspida Kota Sukabumi, Sekretaris Daerah Kota Sukabumi, H. Mohamad Muraz, S.H., M.M., para Asisten, Inspektur Kota Sukabumi, Hadi Wahyudin, S.H., M.Si., Kepala Badan Kepegawaian dan Diklat (BKD) Kota Sukabumi, Drs. Suwarsa, M.Si., Kepala Kantor PDE, Arsip Daerah dan Humas Kota Sukabumi, H. Oscar Lesnussa, S.H., M.M., para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lainnya, para Camat dan Lurah, Ketua Tim Penggerak PKK Kota Sukabumi, Hajah Isye Mueslikh Abdussyukur, Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kota Sukabumi, Hajah Esih Muraz, serta undangan lainnya.
|
| |
| Kamis, 21 Oktober 2010 |
| WALIKOTA SUKABUMI LEPAS KONTINGEN RAIMUNA DAN KANIRA PRAMUKA LUAR BIASA TAHUN 2010 |
| Reporter : Giri Nugroho |
| |
|
Bertempat di Ruang Pertemuan Sekretariat Daerah Kota Sukabumi, Kamis, 21 Oktober 2010, Walikota Sukabumi H. Mokhamad Muslikh Abdussyukur, S.H., M.Si. selaku Ketua Majelis Pembimbing Cabang Gerakan Pramuka Kota Sukabumi, melepas secara resmi Kontingen Raimuna dan Kanira Pramuka Luar Biasa tahun 2010.
Dalam sambutannya Walikota Sukabumi H. Mokhamad Muslikh Abdussyukur, S.H., M.Si yang juga menjabat sebagai Ketua Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kota Sukabumi mengajak kepada peserta kegiatan ini untuk : dapat menyiapkan segala sesuatu yang berkaitan dengan kegiatan ini, selalu menjaga kebersamaan dan dengan senantiasa menikmati kegiatan ini, serta untuk selalu membawa nama baik Kota Sukabumi. serta menghimbau kepada para Pembina Pendamping untuk dapat secara iklas mendampingi para Penegak yang mengikuti kegiatan ini.
Sedangkan dalam laporannya Pimpinan Kontingen Cabang Lina menyampaikan bahwa kegiatan ini akan dilaksanakan selama empat hari terhitung dari tanggal 21 Oktober sampai dengan 24 Oktober 2010 dan bertempat di Bumi Perkemahan Letjen. TNI. (Purn) Dr. (HC) H. Mashudi Jatinangor Kabupaten Sumedang dengan di ikuti oleh 38 Penegak dan Pandega serta 2 orang Pembina pendamping.
|
| |
| Rabu, 20 Oktober 2010 |
| WALIKOTA SUKABUMI BUKA PENDIDIKAN DAN PELATIHAN JURNALISTIK |
| Reporter : Giri Nugroho |
| |
|
Bertempat di OP Room Sekretariat Daerah Pemerintah Kota Sukabumi, Rabu, 20 Oktober 2010 Walikota Sukabumi H. Mokhamad Muslikh Abdussyukur, S.H., M.Si membuka secara resmi Pendidikan dan Pelatihan Jurnalistik Kota Sukabumi Angkatan I tahun 2010.
Kegiatan yang mengambil tema “Menebar Cahay Paradigma Surgawi dan Pencerdasan Kehidupan Bangsa, dengan Pena Jurnalistik guna Membangun Pendidikan “ ini diselenggarakan selama satu hari dengan pemberi materi antara lain : Prof. Dr. Deddy Ismatullah M,SH.,M.Si, Prof. Dr. H. Asep Saepul Muhtadi,MA, Bambang Triaji,SH.
Pada acara ini pula telah ditandatangani MOU Komitmen Dewan Pendidikan dengan Asosiasi Jurnalistik Sukabumi dan Forum Interaktif Jurnalistik Radio Sukabumi tentang peran jurnalistik dalam membangun pendidikan Kota Sukabumi.
|
| |
| Rabu, 20 Oktober 2010 |
| WALIKOTA SUKABUMI HADIRI FINAL LOMBA KADARKUM 2010 |
| Reporter : Giri Nugroho |
| |
|
Bertempat di Gedung Juang 45 Kota Sukabumi Walikota Sukabumi H. Mokhamad Muslikh Abdussyukur, S.H., M.Si. Selasa, 19 Oktober 2010 menghadiri Lomba Kadarkum yang diselenggarakan oleh Bagian Hukum Sekretariat Daerah Kota Sukabumi.
Kelompok Keluarga Sadar Hukum (Kadarkum) Kecamatan Lembursitu, berhasil meraih gelar juara pertama Lomba Kadarkum Tingkat Kota Sukabumi Tahun 2010, Sedangkan juara kedua diraih Kelompok Kadarkum Kecamatan Gunungpuyuh, , juara ketiga diraih Kelompok Kadarkum Kecamatan Citamiang, serta juara harapan diraih Kelompok Kadarkum Kecamatan Cibeureum.
|
| |
| Senin, 18 Oktober 2010 |
| WAKIL WALIKOTA BERSYUKUR PERSSI KOTA SUKABUMI LOLOS KE BABAK 8 BESAR |
| Reporter : ENDANG SUMARDI |
| |
|
Kesebelasan Perssi Kota Sukabumi, berhasil lolos ke babak 8 besar Kompetisi Sepakbola PSSI Divisi III Tingkat Nasional Tahun 2010, setelah berhasil mengalahkan kesebelasan Bintang Kranggan Jakarta dengan skor 2-1, pada laga perdana Kompetisi Sepakbola PSSI Divisi III Tingkat Nasional Zona Jawa Tahun 2010, hari Jumat sore, 15 Oktober 2010, dan pada laga kedua berhasil melumat kesebelasan Maung Bandung Jawa Barat dengan skor telak 3-0, hari Minggu sore, 17 Oktober 2010, bertempat di Stadion Suryakencana Kota Sukabumi.
Kompetisi Sepakbola PSSI Divisi III Tingkat Nasional Zona Jawa Tahun 2010 tersebut, secara resmi dibuka oleh Wakil Walikota Sukabumi, Doktor H. Mulyono, M.M., hari Jumat sore, 15 Oktober 2010, bertempat di Stadion Suryakencana Kota Sukabumi. Adapun Kompetisi Sepakbola tersebut, berlangsung selama 7 hari, tepatnya dari tanggal 15 sampai dengan 22 Oktober 2010, bertempat di Stadion Suryakencana Kota Sukabumi, serta diikuti oleh 4 kesebelasan. Antara lain, Perssi Kota Sukabumi Jawa Barat, Maung Bandung Jawa Barat, Bintang Kranggan DKI Jakarta, dan Cilegon Mandiri FC Banten.
Dengan berhasilnya kesebelasan Perssi Kota Sukabumi lolos ke babak 8 besar Kompetisi Sepakbola PSSI Divisi III Tingkat Nasional Tahun 2010 tersebut, disambut oleh berbagai pihak, baik oleh aparat dinas-instansi dan lembaga terkait, maupun oleh warga masyarakat. Wakil Walikota Sukabumi, Doktor H. Mulyono, M.M., menyatakan bersyukur atas prestasi kesebelasan Perssi Kota Sukabumi, yang berhasil lolos ke babak 8 besar Kompetisi Sepakbola PSSI Divisi III Tingkat Nasional Tahun 2010. Untuk itu, Wakil Walikota Sukabumi mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh pemain, pelatih, official dan jajaran pengurus kesebelasan Perssi Kota Sukabumi, yang telah berjuang dan ber-upaya optimal, dalam mengikuti kompetisi sepakbola tersebut, sehingga dapat membuahkan hasil yang cukup memuaskan dan membanggakan semua pihak.
Selain itu, Wakil Walikota Sukabumi juga berharap kepada segenap aparat dinas-instansi dan lembaga terkait, termasuk kepada segenap lapisan warga masyarakat, agar senantiasa pro-aktif memberi dukungan yang positif terhadap kesebelasan Perssi Kota Sukabumi, baik berupa moril maupun materil, supaya kesebelasan Perssi Kota Sukabumi senantiasa dapat tampil dengan baik, serta mampu meraih prestasi yang cukup memuaskan dan membanggakan semua pihak di tingkat nasional, sekaligus dapat memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan kualitas persepakbolaan di Indonesia, khususnya di Kota Sukabumi.
|
| |
| Senin, 18 Oktober 2010 |
| WAKIL WALIKOTA SUKABUMI BUKA SEMINAR ADVOKASI ISLAM |
| Reporter : Giri Nugroho |
| |
|
Dengan mengusung tema : Seminar Advokasi Islam kita jadikan pencerahan hukum dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Bertempat di Gedung PUKIS (Pusat Kajian Islam) Jalan Veteran II, Wakil Walikota Sukabumi Doktor H. Mulyono, M.M membuka secara resmi kegiatan seminar tersebut.
Wakil Walikota SukabumiDoktor H. Mulyono, M.M dalam sambutannya hasil dari seminar ini diharpkan dapat menjadi salah satu indikator yang dapat mendukung terwujudnya Visi dan Misi Pemerintah Kota Sukabumi.
|
| |
| Senin, 18 Oktober 2010 |
| WAKIL WALIKOTA SUKABUMI BUKA SECARA RESMI KOMPETISI SEPAKBOLA DIVISI III PSSI ZONA JAWA |
| Reporter : Giri Nugroho |
| |
|
Bertempat di Stadion Sepakbola Suryakencana Kota Sukabumi Wakil Walikota Sukabumi Doktor H. Mulyono, M.M, Jumat, 15 Oktober 2010 membuka secara resmi Kompetisi Divisi III PSSI zona Jawa.
Adapun tim yang bertanding pada kompetisi ini masing-masing : Maung Bandung (Jawa Barat), Bintang Kranggan (DKI Jakarta),Cilegon FC dan PERSSI Kota Sukabumi yang bertindak selaku tuan rumah pada kompetisi ini.
Dalam sambutannya Wakil Walikota Sukabumi Doktor H. Mulyono, M.M menyambut baik kompetisi ini dan berharap kompetisi ini dapat meningkatkan kualitas persepakbolaan di Indonesia dan khususnya persepakbolaan di Kota Sukabumi. Wakil Walikota juga menghimbau agar setiap tim yang bertanding untuk selalu menjunjung tinggi sportifitas.
|
| |
| Minggu, 17 Oktober 2010 |
| WALIKOTA SERAHKAN UANG KADEUDEUH KEPADA 35 ORANG CALON HAJI |
| Reporter : ENDANG SUMARDI |
| |
|
Walikota Sukabumi, H. Mokhamad Muslikh Abdussyukur, S.H., M.Si., menyerahkan uang kadeudeuh kepada 35 orang Calon Haji Anggota Korpri Kota Sukabumi Tahun 2010, masing-masing sebesar 750 ribu rupiah. Penyerahan uang kadeudeuh tersebut, dilakukan pada acara silaturahmi, di Rumah Dinas Walikota Sukabumi, hari Jumat, 15 Oktober 2010.
Dalam sambutannya, Walikota Sukabumi berpesan kepada segenap Calon Haji Kota Sukabumi, agar senantiasa menjaga kebugaran dan kesehatan, jasmani dan rokhani, serta harus senantiasa menyiapkan mental, harus sabar dan tawakal dalam menjalankan seluruh rangkaian ibadah haji, dari mulai berangkat hingga pulang kembali ke Kota Sukabumi.
Selain itu, Walikota Sukabumi juga berharap, agar segenap Calon Haji Kota Sukabumi, mendapat perlindungan dan petunjuk dari Allah Taalla, termasuk kesehatan dan kekuatan, serta kesabaran dan ketawakalan selama menjalankan ibadah haji, sehingga predikat haji mabrur dapat diraih dengan sempurna oleh segenap jamaah haji Kota Sukabumi, serta dari mulai berangkat hingga pulang kembali ke Kota Sukabumi, dalam keadaan sehat, bugar dan selamat.
Pada bagian lain sambutannya, Walikota Sukabumi menitipkan kepada segenap Calon Haji Kota Sukabumi, agar senantiasa menjaga kebersamaan, persatuan dan kesatuan, sareundeuk saigel sabobot sapihanean, ka cai jadi saleuwi ka darat jadi salebak, silih asah silih asih jeung silih asuh, serta mendoakan seluruh warga masyarakat dan Pemerintah Kota Sukabumi, agar senantiasa mendapat perlindungan, petunjuk, kesehatan dan kekuatan dari Allah Taalla. Dengan demikian, Visi Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi Tahun 2008-2013, yakni Dengan Iman dan Taqwa, Mewujudkan Pemerintahan yang Amanah Berparadigma Surgawi, Menuju Kota Sukabumi yang Cerdas, Sehat dan Sejahtera, baik lahir maupun batin, dilandasi nilai-nilai fhilosofis, Sidiq, Tabligh, Amanah, Fathonah, dapat tercapai dengan baik dan mulus.
Sementara segenap Calon Haji Anggota Korpri Kota Sukabumi Tahun 2010, mengucapkan terima kasih kepada Walikota Sukabumi, yang telah memperhatikan para Calon Haji Anggota Korpri Kota Sukabumi Tahun 2010, dengan memberi motivasi dan doa, serta bantuan uang kadeudeuh. Diharapkannya, motivasi dan doa, serta bantuan uang kadeudeuh yang diberikan oleh Walikota Sukabumi tersebut, senantiasa dijadikan lumbung amal sholeh, serta mendapat balasan berlipat ganda dari Allah Taalla.
|
| |
| Jumat, 15 Oktober 2010 |
| WAKIL WALIKOTA SUKABUMI HADIRI ACARA PELANTIKAN ANGGOTA MAJELIS PENGAWAS DAERAH NOTARIS KOTA DAN KABUPATEN SUKABUMI
|
| Reporter : Giri Nugroho |
| |
|
Bertempat di Pendopo Kabupaten Sukabumi Jalan A. Yani Sukabumi Wakil Walikota Sukabumi Doktor H. Mulyono, M.M, Jumat, 15 Oktober 2010 menghadiri acara Pelantikan Anggota Majelis Pengawas Daerah Notaris Kota Dan Kabupaten Sukabumi.
Hadir pada acara tersebut Kepala Divisi Pelayanan Hukum dan HAM Kantor Hukum dan Hak Azasi Manusia Propinsi Jawa Barat, Wakil Bupati Sukabumi Drs. Akmad Djajuli, M.Pd serta para Notaris yang bertugas di Kota dan Kab. Sukabumi.
Dalam sambutannya Wakil Walikota Sukabumi Doktor H. Mulyono, M.M, berharap Majelis Pengawas Daerah Notaris dapat memberikan kontribusi kepada tercapainya kepastian, ketertiban dan perlindungan hukum, sehingga dapat menunjang pembangunan hukum di Kota dan Kabupaten Sukabumi.
Turut dilantik sebagai pengurus Majelis Pengawas Daerah Notaris Kota dan Kabupaten Sukabumi beberapa pejabat dari Pemerintah Kota Sukabumi antara lain, Inspektur Kota Sukabumi Hadi Wahyudin, S.H., M.Si., Kepala Bagian Hukum Setda Kota Sukabumi Rudi Juhayat, S.H, Kepala Bagian Keuangan dan Kepegawaian Setda Kota Sukabumi Nicke Siti Rahayu, S.H.
|
| |
| Kamis, 14 Oktober 2010 |
| WAKIL WALIKOTA SUKABUMI PIMPIN RAPAT EVALUASI PERSIAPAN KOMPETISI PSSI DIVISI III |
| Reporter : Giri Nugroho |
| |
|
Wakil Walikota Sukabumi Doktor H. Mulyono, M.M. bertempat di OP Room Sekretariat Daerah Kota Sukabumi, Kamis, 14 Oktober 2010 memimpin rapat evaluasi tuan rumah kompetisi PSSI Divisi III.
Hadir dalam acara tersebut Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata (Disporabudpar) Kota Sukabumi Drs. Beni Haerani, M.M., Kepala Bagian Umum dan Protokol Setda Kota Sukabumi Drs. Adil Budiman, M.Si selaku Ketua Panitia Pelaksana, Kepala Bagian Perlengkapan dan Rumah Jabatan Setda Kota Sukabumi Drs. H. Yudi Wiharsa, M.Si. selaku Ketua PERSSI serta pihak-pihak terkait.
Wakil Walikota Sukabumi Doktor H. Mulyono, M.M menghimbau seluruh pihak terkait untuk dapat menyiapkan segala sesuatu yang berkaitan dengan kompetisi ini dengan semaksimal mungkin dengan harapan kegiatan ini dapat berjalan dengan lancar.
Adapun kegiatan kompetisi PSSI Divisi III zona Jawa tingkat Nasional ini akan di ikuti oleh empat tim peserta yaitu masing-masing : PERSSI Kota Sukabumi Jawa Barat, Maung Bandung Jawa Barat, Putra Kraggan DKI Jakarta serta Cilegon Mandiri FC Banten.
Kompetisi ini akan dilaksanakan selama tujuh hari terhitung sejak tanggal 15 sampai dengan 22 Oktober 2010 dan bertempat di Stadion Suryakencana.
|
| |
| Kamis, 14 Oktober 2010 |
| WALIKOTA SUKABUMI HADIRI PISAH SAMBUT KOMANDAN KODIM 0607 SUKABUMI |
| Reporter : Giri Nugroho |
| |
|
Rabu, 13 Oktober 2010 menghadiri acara pisah sambut Komandan Kodim 0607 Sukabumi dari Letnan Kolonel Kavaleri Yusuf, S.Sos kepada Letnan Kolonel CZI. Rahmat Setiawibawa.
Hadir pada acara tersebut Bupati Sukabumi Drs. H. Sukmawijaya,MM, Muspida Kota Sukabumi, Wakil Walikota Sukabumi Doktor H. Mulyono, M.M, Sekretaris Daerah Kota Sukabumi H. Mohamad Muraz, S.H., M.M, Kepala Kantor PDE/ Arsip Daerah dan Humas Kota Sukabumi H. Oscar Lesnussa, S.H., M.M.
Dalam sambutannya Walikota Sukabumi H. Mokhamad Muslikh Abdussyukur, S.H., M.Si menyampaikan terima kasih kepada Komandan Kodim 0607 yang lama Letnan Kolonel Kavaleri Yusuf, S.Sos yang akan menempati posisi baru menjadi Kepala Bagian Pamlat Puster AD atas kerjasama yang terjalin selama ini antara pihak TNI dengan Pemerintah Kota Sukabumi, dan ucapan selamat bertugas kepada Letnan Kolonel CZI. Rahmat Setiawibawa.
|
| |
| Rabu, 6 Oktober 2010 |
| SHILATURAHIM MUI TAHUN 1431 HIJRIYAH DI RUMAH DINAS WALIKOTA SUKABUMI |
| Reporter : ENDANG SUMARDI |
| |
|
Shilaturahim Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Sukabumi, Kabupaten Sukabumi, Kota Bogor dan Kabupaten Cianjur Tahun 1431 Hijriyah, berlangsung hari Senin, 4 Oktober 2010, di Rumah Dinas Walikota Sukabumi. Adapun maksud dan tujuannya, seperti dikatakan Walikota Sukabumi, H. Mokhamad Muslikh Abdussyukur, S.H., M.Si., diantaranya untuk Mempertegas Peran Ulama, Sebagai Nashahatul Muluuk Wakhadimatul Ummah, Guna Menggelorakan Pembinaan Akhlaqul Karimah, Demi Tergapai Tatanan Baldatun Thoyyibatun Warobbun Ghofuur. Selain itu, juga dalam rangka upaya mempersatukan umat, sekaligus memecahkan dan menyelesaikan berbagai masalah yang dihadapi.
Walikota Sukabumi menjelaskan, populasi penduduk Indonesia adalah umat Islam. Untuk itu, umat Islam harus senantiasa menentukan sikap, khususnya dalam memberikan konfigurasi terhadap keamanan. Terlebih bagi agama Islam, karena agama Islam merupakan agama yang rahmatan lil alamin, yakni rahmat bagi sekalian alam. Oleh karenanya, menurut Walikota Sukabumi, sangat tidak benar apabila Islam diidentikan dengan teroris.
Dijelaskan pula, apabila suatu negara atau daerah ingin aman, aparat dan warga masyarakat harus senantiasa bersatu padu, sareundeuk saigel sabobot sapihanean, ka cai jadi saleuwi ka darat jadi salebak, silih asah silih asih jeung silih asuh, serta harus senantiasa menghindari sifat-sifat, sirik pidik, hiri dengki, jail kaniaya, karena sifat-sifat tersebut tidak akan dapat menyelesaikan dan memecahkan masalah. Ditandaskannya, dengan kebersamaan, persatuan dan kesatuan, Kota Sukabumi senantiasa dalam suasana kondusif, yakni aman, tenteram, tertib dan damai.
Sementara Ketua MUI Kota Sukabumi, Profesor Doktor K.H. Dedi Ismatullah Machdi, S.H., M.H. menjelaskan, dilaksanakannya shilaturahim MUI ini, untuk menggagas satu persepsi, baik yang berisifat internal maupun yang bersifat eksternal. Adapun yang bersifat internal, ulama harus memperbaiki diri, dengan melakukan kaderisasi. Sedangkan yang bersifat eksternal, ulama dihadapkan pada berbagai tantangan yang tidak kecil, diantaranya masalah budaya, yakni anak muda sekarang sudah sangat tertinggal dalam menjalankan agama.
Shilaturahim MUI yang berlangsung hidmat dan penuh kekeluargaan ini, diikuti oleh 113 orang. Antara lain, MUI Kota Sukabumi 20 orang, MUI Kecamatan dan Kelurahan se Kota Sukabumi 40 orang, MUI Kabupaten Sukabumi 20 orang, MUI Kota Bogor 10 orang, MUI Kabupaten Cianjur 15 orang, dan undangan kehormatan 8 orang.
|
| |
| Senin, 4 Oktober 2010 |
| WALIKOTA SUKABUMI SERAHKAN SERTIFIKAT TANAH LARASITA |
| Reporter : ENDANG SUMARDI |
| |
|
Walikota Sukabumi, H. Mokhamad Muslikh Abdussyukur, S.H., M.Si., pada Upacara Peringatan Ke-50 Hari Agraria Tingkat Kota Sukabumi Tahun 2010, di Halaman Apel Setda Kota Sukabumi baru-baru ini, menyerahkan Sertifikat Tanah Larasita, Tanah Hak Pakai dan Hak Guna Bangunan, kepada warga masyarakat dan aparat pemerintahan.
Walikota Sukabumi menjelaskan, Badan Pertanahan Nasional (BPN) memiliki empat prinsip dalam menjalankan tugas dan fungsinya.
Antara lain kesejahteraan, keadilan, berkelanjutan dan harmoni. Bahkan dengan program Larasita, dapat menjangkau dan memudahkan warga masyarakat, khususnya dalam mengurus sertifikat tanah. Dikatakannya, berdasarkan data di BPN Kota Sukabumi, jumlah bidang tanah yang telah memiliki sertifikat di Kota Sukabumi, sampai dengan bulan September 2010, mencapai 51 ribu 920 bidang tanah. Antara lain, Hak Milik sebanyak 46 ribu 397 bidang, Hak Guna Bangunan sebanyak 6 ribu 674 bidang, Hak Pakai sebanyak 440 bidang, Hak Pengelolaan sebanyak 4 bidang, Wakaf sebanyak 369 bidang, dan Hak Milik Atas Satuan Rumah Susun sebanyak 736 bidang. Sementara jumlah produk surat ukur yang telah diterbitkan, mencapai 509 ribu 643 surat.
Selanjutnya Program Nasional, berupa Invetarisasi Penguasaan, Pemilikan, Penggunaan dan Pemanfaatan Tanah di Kelurahan Dayeuhluhur Kecamatan Warudoyong Kota Sukabumi, dari target sebanyak 800 bidang tanah, telah terealisasi 100 persen, baik dari segi pendataan maupun dari segi pengukuran. Kemudian untuk program Prona, ditargetkan sebanyak 300 bidang tanah, tersebar di 6 kelurahan se Kota Sukabumi, atau masing-masing kelurahan sebanyak 50 bidang tanah. Antara lain di Kelurahan Cikondang dan Gedongpanjang Kecamatan Citamiang, Kelurahan Sindangpalay dan Limusnunggal Kecamatan Cibeureum, serta Kelurahan Benteng dan Nyomplong Kecamatan Warudoyong. Sedangkan jumlah kasus permasalahan pertanahan di Kota Sukabumi, yang saat ini sedang ditangani oleh pihak dinas-instansi terkait, seluruhnya mencapai 13 kasus, yakni sengketa 1 kasus, konflik 1 kasus, dan perkara 11 kasus.
Dalam pada itu, Kepala Kantor BPN Kota Sukabumi, James J.F. Tirayoh, S.H., M.Si mengatakan, target dalam 15 tahun ke depan, seluruh tanah yang ada di Kota Sukabumi telah disertifikasi. Karena sejak bulan September 1960 hingga bulan September 2010, dari luas wilayah Kota Sukabumi 4 ribu 800 hektar lebih, dengan jumlah bidang tanah sebanyak 76 ribu 606 bidang ini, sebanyak 51 ribu 920 bidang atau 67,8 persen sudah memiliki sertifikat. Sedangkan sisanya sebanyak 24 ribu 686 bidang tanah atau 32,2 persen, belum memiliki sertifikat. Sedangkan Tanah terlantar di Kota Sukabumi, hanya terdapat satu bidang tanah, dengan luas 25 ribu meter persegi.
|
| |
| Senin, 4 Oktober 2010 |
| DALAM UPACARA HAPSAK PANCASILA WAKIL WALIKOTA SUKABUMI MEMBACA IKRAR |
| Reporter : ENDANG SUMARDI |
| |
|
Dalam Upacara Hari Peringatan Kesaktian (Hapsak) Pancasila Tingkat Kota Sukabumi Tahun 2010, hari Jumat, 1 Oktober 2010, bertempat di halaman Apel Setda Kota Sukabumi, Wakil Walikota Sukabumi, Doktor H. Mulyono, M.M., atas nama segenap peserta upacara membaca ikrar.
Adapun isi ikrar selengkapnya yang dibacakan Wakil Walikota Sukabumi pada Upacara Hapsak Pancasila tersebut, yakni Dengan Rahmat Tuhan Yang Maha Esa, kami yang melakukan upacara ini menyadari sepenuhnya:
bahwa sejak diproklamasikan Kemerdekaan Negara Kesatuan Republik Indonesia pada tanggal 17 Agustus 1945, pada kenyataannya telah banyak terjadi rongrongan, baik dari dalam negeri maupun dari luar negeri, terhadap Negara Kesatuan Repbulik Indonesia;
bahwa rongrongan tersebut dimungkinkan oleh karena kelengahan, kekurang waspadaan bangsa Indonesia, terhadap kegiatan yang ber-upaya untuk menumbangkan Pancasila, sebagai Ideologi Negara;
bahwa dengan semangat kebersamaan yang dilandasi oleh nilai-nilai luhur Ideologi Pancasila, bangsa Indonesia tetap dapat memperkokoh tegaknya Negara Kesatuan Republik Indonesia;
maka dihadapan Tuhan Yang Maha Esa, Allah SWT, dalam memperingati Hari Kesaktian Pancasila, kami membulatkan tekad, untuk tetap mempertahankan dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila, sebagai sumber kekuatan menggalang kebersamaan, untuk memperjuangkan, menegakan kebenaran dan keadilan, demi keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Usai upacara, Wakil Walikota Sukabumi mengharapkan, dengan dilaksanakannya upacara Hapsak Pancasila tersebut, dapat meningkatkan dan menumbuh-kembangkan kembali pengamalan nilai-nilai Pancasila di berbagai lapisan warga masyarakat, dalam kehidupan sehari-hari. Karena pengamalan nilai-nilai luhur Ideologi Negara di berbagai lapisan warga masyarakat saat ini, mengalami penurunan yang cukup drastis, sehingga sanggat perlu ditingkatkan dan ditumbuh-kembangkan kembali.
Adapun pejabat upacara dalam upacara tersebut, terdiri dari Inspektur Upacara, Wakil Walikota Sukabumi, Doktor H. Mulyono, M.M., Perwira Upacara, Kompol Sution, Komandan Upacara, AKP Subagio, Pembaca Teks Pancasila, Sekretaris Daerah Kota Sukabumi, H. Mohamad Muraz, S.H., M.M., Pembaca Teks Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945, Dalies Pujiyanti, S.IP., dan Korsik, Korsik Pemda Kota Sukabumi.
Sedangkan peserta upacara, terdiri dari unsur Kodim 0607 Sukabumi, Yonif 310 Kidang Kancana, Yon Armed 13 Nanggala, Polres Sukabumi Kota, Secapa Polri Sukabumi, Korpri, PGRI, Mahasiswa, Pelajar dan Pramuka. Sementara undangan yang hadir dalam upacara tersebut, terdiri dari unsur Muspida, Pimpinan dan Anggota DPRD, para Asisten, para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Tim Penggerak PKK, serta Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kota Sukabumi.
|
| |
| Rabu, 29 September 2010 |
| WAKIL WALIKOTA TUTUP MANASIK CALON HAJI TAHUN 2010 |
| Reporter : ENDANG SUMARDI |
| |
|
Wakil Walikota Sukabumi, Doktor H. Mulyono, M.M., hari Selasa, 28 September 2010, di Gedung Juang 45 Kota Sukabumi, secara resmi menutup pelaksanaan Manasik atau Bimbingan Calon Haji Kota Sukabumi Tahun 2010. Dalam sambutannya, Wakil Walikota Sukabumi menjelaskan, pelaksanaan manasik atau bimbingan haji ini, sebagai salah satu upaya, agar para Calon Haji pada saat melaksanakan ibadah haji di Tanah Suci Mekah, dapat melakukannya dengan baik dan benar, sehingga predikat haji mambrur dapat diraih.
Untuk menunjang kelancaran dan keberhasilan pelaksanaan ibadah haji tersebut, Wakil Walikota Sukabumi menghimbau kepada segenap Calon Haji, agar senantiasa ber-upaya optimal menjaga kebugaran dan kesehatan, dari mulai persiapan dan berangkat menuju Tanah Suci Mekah, hingga pulang kembali ke Kota Sukabumi dengan selamat, serta dalam keadaan bugar dan sehat.
Selain itu, para Calon Haji juga agar memperbanyak dan meningkatkan amal ibadah, baik kepada Allah Taalla maupun kepada sesama umat manusia, serta rajin membaca dan mempelajari seluruh materi yang didapat dalam manasik haji. Maksud dan tujuannya, untuk meningkatkan pengetahuan, wawasan dan kemampuan dalam melaksanakan ibadah haji. Adapun hal yang sangat penting dilakukan dalam pelaksanaan ibadah haji, yakni pada saat melaksanakan ibadah haji, para Calon Haji agar melakukannya dengan ikhlas dan khusyu, sehingga predikat haji mabrur dapat diraih dengan sempurna.
Sementara Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Sukabumi, Drs. H. Abubakar Sidiq, M.Ag. menjelaskan, quota Calon Haji Kota Sukabumi seluruhnya berjumlah 244 orang. Namun yang dipastikan berangkat dari Kota Sukabumi berjumlah 299 orang, karena sebanyak 10 orang mutasi ke daerah lain. Sedangkan sisanya sebanyak 5 orang, yakni 4 orang batal berangkat, dan 1 orang meninggal dunia. Dikatakannya, dari jumlah Calon Haji yang dipastikan berangkat tersebut, yakni sebanyak 59 orang PNS, 3 orang TNI dan Polri, 7 orang Pegawai BUMN, 47 Pegawai Swasta, 11 orang Pedagang, 4 orang Petani, 80 orang Ibu Rumah Tangga, dan 18 orang lain-lain.
Adapun jadual pemberangkatan para Calon Haji dari Kota Sukabumi menuju Asrama Haji Bekasi, yakni pada tanggal 21 Oktober 2010, tepatnya dari Gedung Juang 45 Kota Sukabumi, pukul 14.00, dan dijadualkan diterima di Asrama Haji Bekasi pada pukul 19.00. Sedangkan berangkat dari Asrama Haji Bekasi menuju Bandara Soekarno-Hatta, pada tanggal 22 Oktober 2010 siang hari, dan berangkat menuju Tanah Suci Mekah, pada pukul 19.00, menggunakan Pesawat SV 5302, Kloter 28 Gelombang 1, dibimbing oleh 6 orang Petugas Haji.
|
| |
| Rabu, 29 September 2010 |
| WAKIL WALIKOTA SERAHKAN UANG KADEUDEUH KEPADA INSAN OLAHRAGA BERPRESTASI |
| Reporter : ENDANG SUMARDI |
| |
|
Wakil Walikota Sukabumi, Doktor H. Mulyono, M.M., menyerahkan Piagam Penghargaan dan Uang Kadeudeuh, kepada insan olahraga yang berprestasi, diantaranya Piagam Penghargaan dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat, kepada H. Sutisna, S.H., sebagai Sukarelawan Pembina Olahraga, khususnya Olahraga Basket dan Beladiri Karate di Kota Sukabumi.
Selain itu, juga diserahkan Uang Kadeudeuh kepada sejumlah Atlet dan Pelatih, yang berprestasi pada Pekan Olah Raga Daerah (PORDA) XI Jawa Barat Tahun 2010, diwakili oleh Pelatih Anggar Kota Sukabumi, Linda Mamesah. Selanjutnya Atlet Berprestasi, diwakili oleh Atlet Senam, Mohamad Faisal Tauziri, Atlet Kempo, Ilham Ginanjar, dan Atlet Atletik Tri Lomba Juang, Cong Sulaeman.
Kemudian Pelatih Berprestasi, diwakili oleh Pelatih Nasional Judo, AKP Rohandi, dan Pelatih Nasional Atletik, Igun Gunawan, Wasit Berprestasi diwakili oleh Wasit Nasional Billiard, Andi Suherli, Pembina Olahraga Berprestasi diwakili oleh Pembina Olahraga Pencak Silat, Erus Rusman, A.Md., Pembina Olahraga Pelajar diwakili oleh Pembina Badan Olahraga Pelajar Sukabumi (BAPOPSI), Drs. Pipid Hudaya, M.Si., serta Guru Penjas, sekaligus sebagai Pelatih dan Wasit Olahraga Basket, Renang dan Tinju, Sukendar, Penggerak Olahraga Masyarakat diwakili oleh Penggerak dan Pembina Senam Osteophorosis Kota Sukabumi, Doktor H. Mulyono Maksum, dan Instruktur Senam Aerobic Masyarakat sekaligus sebagai Komisi Teknik Senam Umum Persatuan Senam Seluruh Indonesia (PERSANI) Kota Sukabumi, Mira Dwi Mutiara, serta Penggerak Instansi Olahraga Masyarakat, yang senantiasa merespon kegiatan Olahraga Masyarakat di Kota Sukabumi, diwakili oleh PT Askes Persero Sukabumi dan Kantor Imigrasi Sukabumi.
Piagam Penghargaan dan Uang Kadeudeuh tersebut, diserahkan Wakil Walikota Sukabumi, Doktor H. Mulyono, M.M., pada Upacara Peringatan Ke-17 Hari Olah Raga Nasional (HAORNAS) Tingkat Kota Sukabumi, hari Selasa, 28 September 2010, bertempat di Lapangan Merdeka Kota Sukabumi, sekaligus pencangan Senam Jumat Bersih Sehat (JUMSIHAT), bagi PNS di Lingkungan Pemerintah Kota Sukabumi.
Pencanangan Senam JUMSIHAT tersebut, ditandai pelepasan sejumlah Burung Merpati dan Senam JUMSIHAT, serta dimeriahkan oleh Pagelaran Kolaborasi Seni dan Olahraga, yang mengambil tema, Bangkitlah Prestasi Olahraga Bangsaku, produk Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata (DISPORABUDPAR) Kota Sukabumi, dan Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Kesenian Kota Sukabumi.
Adapun yang bertindak selaku Pembina Upacara pada Peringatan Haornas tersebut, yakni Wakil Walikota Sukabumi, Doktor H. Mulyono, M.M., Penanggungjawab Upacara, Mohamad Zaelani, S.Pd., dan Pemimpin Upacara, Ahmad Suhendro, S.E. Sedangkan peserta upacara, terdiri dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD), BUMN, BUMD, Pengurus Cabang (Pengcab) Olahraga, Insan Olahraga, Mahasiswa dan Pelajar.
|
| |
| Jumat, 4 Juni 2010 |
| WALIKOTA SUKABUMI MELETAKAN BATU PERTAMA PEMBANGUNAN PONDOK PESANTREN DARUR ROBIYAH |
| Reporter : ENDANG SUMARDI |
| |
|
Walikota Sukabumi, H. Mokhamad Muslikh Abdussyukur, S.H., M.Si., hari Rabu, 2 Juni 2010, meletakan batu pertama pembangunan Pondok Pesantren Darur Robiyah, tepatnya di wilayah RW 4 Kelurahan Karamat Kecamatan Gunungpuyuh Kota Sukabumi.
Hadir pada acara tersebut, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Sukabumi, H. Deden Solehudin, S.Ag., M.M., Kepala Kantor PDE, Arsip Daerah dan Humas Kota Sukabumi, H. Oscar Lesnussa, S.H., M.M., Camat Gunung Puyuh, Drs. Asep Suhendrawan, Unsur Muspika Gunung Puyuh, Lurah Karamat, Acep Junaedi, S.IP., Tokoh Masyarakat, Alim Ulama, Pemuda dan undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Walikota Sukabumi, H. Mokhamad Muslikh Abdussyukur, S.H., M.Si. mengharapkan, agar dalam pelaksanaan pembangunan Pondok Pesantren tersebut, dijalin semangat kebersamaan dan kegotong-royongan, ka cai jadi saleuwi ka darat jadi salebak, sareundeuk saigel sabobot sapihanean, sehingga pembangunan Pondok Pesantren tersebut dapat berjalan lancar, sesuai rencana dan jadual waktu yang ditentukan.
Ditandaskannya, melaksanakan pembangunan Pondok Pesantren merupakan jihad bagi umat Islam. Karena bertujuan untuk meninggikan Islam, dengan meningkatkan kualitas dan kuantitas Sumber Daya Manusia (SDM) umat Islam, melalui peningkatan ilmu pengetahuan, wawasan dan keterampilan, keimanan dan ketaqwaan, serta ukuwah Islamiyah dan Syi’ar Islam.
Diharapkannya, dengan dibangunnya Pondok Pesantren Darur Robiyah di wilayah RW 4 Kelurahan Karamat ini, dapat melahirkan para mubaligh yang handal, yang memiliki ilmu pengetahuan dan wawasan keagamaan yang paripurna, khususnya di Kota Sukabumi. Selain itu, juga dapat menambah kualitas dan kuantitas Pondok Pesantren di Kota Sukabumi, sebagai Kota Santri dan Kota yang berparadigma surgawi.
Pada kesempatan tersebut, Walikota Sukabumi, H. Mokhamad Muslikh Abdussyukur, S.H., M.Si., menyerahkan bantuan kepada sesepuh Pondok Pesantren Darur Robiyah RW 4 Kelurahan Karamat. K.H. Ayi Rustandi, S.Pdi., untuk menunjang kelancaran dan keberhasilan pembangunan Pondok Pesantren tersebut.
|
| |
| Jumat, 4 Juni 2010 |
| WALIKOTA SUKABUMI BUKA KEJUARAAN BILYARD NON MASTER SUKABUMI CUP I TAHUN 2010 |
| Reporter : GIRI NUGROHO - ENDANG SUMARDI |
| |
|
Walikota Sukabumi, H. Mokhamad Muslikh Abdussyukur, S.H., M.Si., hari Rabu, 2 Juni 2010, bertempat di Capitol Nine Ball Lantai 3 Jalan Ahmad Yani Nomor 75 Kota Sukabumi, secara resmi membuka Kejuaraan Bilyard Non Master Sukabumi Cup I Tahun 2010.
Dalam sambutannya, Walikota Sukabumi mengharapkan, olah raga Bilyard dapat menjadi salah satu media kebersamaan, khususnya bagi para atlet Bilyard Kota Sukabumi. Selain itu juga diharapkan, kejuaraan tersebut dapat dijadikan ajang try out bagi para atlet Bilyard Kota Sukabumi, khususnya yang akan mengikuti Pekan Olah Raga Daerah (Porda) Jawa Barat Tahun 2010, sekaligus menjadi daya ungkit bagi prestasi atlet Bilyard Kota Sukabumi, baik di tingkat regional maupun di tingkat nasional.
Walikota Sukabumi menjelaskan, pihaknya menyambut baik dan memberikan apresiasi yang tinggi atas diselenggarakannya kejuaraan tersebut. Karena sangat positif dan besar manfaatnya, ter-utama dalam memberikan kontribusi terhadap pencapaian Visi Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi Tahun 2008-2013, khususnya dalam menciptakan Kota Sukabumi yang Cerdas, Sehat dan Sejahtera.
Semenatara Ketua Panitia Penyelenggara, Indra Bangsawan, S.H., M.M. menjelaskan, kejuaraan Bilyard Nine Ball ini, diikui oleh sejumlah pererta, yang ber-asal dari Cirebon, Jakarta, Bekasi, Bandung, Depok, Bogor, Karawang dan Kota Sukabumi sebagai tuan rumah.
Dikatakannya, kejuaraan ini memperebutkan trophy dan uang pembinaan puluhan juta rupiah. Yakni untuk juara 1 trophy dari Walikota Sukabumi dan uang pembinaan sebesar 8 juta rupiah, untuk juara 2 trophy dari Penasehat Pobsi Kota Sukabumi dan uang pembinaan sebesar 4 juta rupiah, untuk juara 3 trophy dari Ketua Umum Pobsi Kota Sukabumi dan uang pembinaan sebesar 2 juta rupiah, serta untuk juara harapan 1 trophy dari Wakil Ketua Pobsi Kota Sukabumi dan uang pembinaan sebesar 1 juta 500 ribu rupiah.
|
| |
| Selasa, 1 Juni 2010 |
| WALIKOTA SUKABUMI TUTUP DIKLAT PRAJABATAN CPNS GOLONGAN III ANGKATAN I TAHUN 2010 |
| Reporter : GIRI NUGROHO |
| |
|
Walikota Sukabumi, H. Mokhamad Muslikh Abdussyukur, S.H., M.Si., hari Senin, 31 Mei 2010, bertempat di Graha KPDA Sukabumi, secara resmi menutup Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Prajabatan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Golongan III Angkatan I Tahun 2010, di lingkungan Pemerintah Kota Sukabumi.
Hadir dalam acara tersebut, Sekretaris Badan Pendidikan dan Latihan Provinsi Jawa Barat, Dra. Hajah Dewi Laraswati, M.Si., Kepala Badan Kepegawaian dan Diklat (BKD) Kota Sukabumi, Drs. Suwarsa, M.Si., para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lainnya, serta para Kepala Bidang di lingkungan BKD Kota Sukabumi.
Dalam sambutannya, Walikota Sukabumi, H. Mokhamad Muslikh Abdussyukur, S.H., M.Si. mengatakan, dengan telah selesai dilaksanakannya Diklat Prajabatan ini, para peserta dapat memenuhi salah satu persyaratan pokok, untuk diangkat menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS).
Ditandaskannya, untuk menyikapi tuntutan era otonomi daerah dan desentralisasi saat ini, peranan PNS di lingkungan Birokrasi Pemerintahan, dituntut untuk dapat melayani, mengayomi dan memfasilitasi masyarakat, sebagai client dan patner kerja. Dengan demikian, citra dan atribut yang miring serta negatif tentang birokrasi pemerintahan, sedikit demi sedikit dapat dihilangkan. Karena para peserta mendapat bekal pengetahuan, keterampilan dan pembentukkan perilaku, sehingga memiliki kemampuan dan etika, tanggung-jawab, serta memahami tugas dan fungsi, termasuk memahami berbagai peraturan dan per-undang-undangan di bidang pemerintahan, disamping pengetahuan teknis lainnya.
Yang tidak kalah penting dari pelaksanaan Diklat Prajabatan ini, menurut Walikota Sukabumi, yakni dapat melahirkan Aparatur Pemerintah yang memiliki kesiapan, khususnya dalam menghadapi berbagai tugas dan tantangan, yang saat ini semakin kompleks. Karena melalui Diklat Prajabatan ini, para peserta mendapat gain score atau nilai lebih, apabila dibandingkan dengan waktu-waktu sebelumnya.
|
| |
| Jumat, 28 Mei 2010 |
| WAKIL WALIKOTA SUKABUMI BUKA PEKAN PROMOSI DAN POTENSI DAERAH KOTA SUKABUMI TAHUN 2010 |
| Reporter : ENDANG SUMARDI |
| |
|
Wakil Walikota Sukabumi, hari Jumat, 28 Mei 2010, di Lapangan Merdeka Kota Sukabumi, secara resmi membuka Pekan Promosi dan Potensi Daerah Kota Sukabumi Tahun 2010, dalam rangka memperingati Hari Jadi Ke-96 Kota Sukabumi, yang jatuh pada tanggal 1 April 2010.
Dalam sambutannya, Wakil Walikota Sukabumi memanjatkan puji dan syukur ke hadirat Illahi Robbi, atas limpahan rahmat dan karunianya kepada segenap lapisan masyarakat Kota Sukabumi, sehingga mampu menjalankan tugas dan pengabdian dalam berbagai bidang pembangunan, baik fisik maupun non fisik.
Dikatakannya, sebagaimana dimaklumi bersama, bahwa upaya untuk mencapai Visi Pembangunan Kota Sukabumi Tahun 2005-2025, yakni Terwujudnya Kota Sukabumi Sebagai Pusat Pelayanan Berkualitas Bidang Pendidikan, Kesehatan dan Perdagangan di Jawa Barat, Berlandaskan Iman dan Taqwa; serta Visi Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi Tahun 2008-2013, yakni Dengan Iman dan Taqwa Mewujudkan Pemerintahan yang Amanah Berparadigma Surgawi, Menuju Kota Sukabumi yang Cerdas, Sehat dan Sejahtera, perlu adanya peran aktif dari seluruh komponen masyarakat, khususnya dalam mendorong pertumbuhan perdagangan dan perekonomian di Kota Sukabumi.
Dikatakan pula, penyelenggaraan Pekan Promosi dan Potensi Daerah Kota Sukabumi Tahun 2010 ini, merupakan salah satu wujud kepedulian dan sumbangsih, serta menjadi media promosi dan apresiasi karya masyarakat Kota Sukabumi. Diharapkannya, kegiatan Pekan Promosi dan Potensi Daerah Kota Sukabumi Tahun 2010 ini, mampu mendorong partisipasi masyarakat di bidang perdagangan dan perekonomian, serta mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Sementara Ketua Panitia Penyelenggara Pekan Promosi dan Potensi Daerah Kota Sukabumi Tahun 2010, Asep Suhendar menjelaskan, kegiatan Pekan Promosi dan Potensi Daerah Kota Sukabumi, yang berlangsung sejak tanggal 25 Mei sampai dengan 4 Juni 2010 ini, dimeriahkan Festival band dan penyanyi dangdut.
Dijelaskan pula, kegiatan Pekan Promosi dan Potensi Daerah Kota Sukabumi Tahun 2010 ini, merupakan salah satu kegiatan pameran ber-aneka ragam visualisasi, baik instansi pemerintah maupun swasta, trend produk, serta kelompok usaha kecil dan menengah, hasil karya masyarakat Kota Sukabumi. Ditandaskannya, kegiatan tersebut sebagai sarana sosialisasi, informasi dan transaksi masing-masing peserta, sehingga Pekan Promosi dan Potensi Daerah Kota Sukabumi Tahun 2010 ini, sangat besar manfaatnya bagi masyarakat dan Pemerintah Kota Sukabumi, khususnya dalam menggerakan roda perdagangan dan perekonomian Kota Sukabumi.
|
| |
| Kamis, 27 Mei 2010 |
| WALIKOTA SUKABUMI MERESMIKAN PENGGUNAAN GEDUNG SPORT CENTER FUTSAL |
| Reporter : GIRI NUGROHO |
| |
|
Walikota Sukabumi, H. Mokhamad Muslikh Abdussyukur, S.H., M.Si., hari Rabu, 26 Mei 2010, meresmikan Gedung Sport Center Futsal, tepatnya di jalan Masjid Nomor 3 dan 4 Kota Sukabumi, ditandai Pemukulan Gong, serta Penanda-tanganan Prasasti oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Provinsi Jawa Barat, Insinyur Wawan Ridwan, dan Pengguntingan Pita oleh Ketua Tim Penggerak PKK Kota Sukabumi, Hajah Isye Muslikh Abdussyukur.
Hadir pada acara tersebut, Direktur P.D. Jasa dan Kepariwisataan Provinsi Jawa Barat, Wakil Walikota Sukabumi, Doktor H. Mulyono, M.M., Dandim 0607 Kota Sukabumi, Letkol Kavaleri H. Yusuf, Ketua Pengadilan Negeri Sukabumi, Erwan Munawar, S.H., M.H., Sekretaris Daerah Kota Sukabumi, H. Mohamad Muraz, S.H., M.M., Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata (Disporabudpar) Kota Sukabumi, Drs. Beni Haerani, M.M., Kepala Dinas Kesehatan Kota Sukabumi, Dokter Hajah Ritanenny Edlien Silyena Mirah.
Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Provinsi Jawa Barat, Insinyur Wawan Ridwan, dalam kesempatan tersebut menyampaikan sambutan Gubernur Jawa Barat, diantaranya mengharapkan, Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), dapat memiliki Double Impact, yakni berpengaruh pada pembangunan dan menghasilkan profit atau keuntungan, bagi Pemerintah Daerah.
Sementara Walikota Sukabumi, H. Mokhamad Muslikh Abdussyukur, S.H., M.Si., dalam sambutannya mengharapkan, dengan diresmikannya Gedung Sport Center ini, dapat memberikan kontribusi positif, terhadap peningkatan kesehatan dan kesejahteraan masyarakat Kota Sukabumi, guna mencapai Visi Pembangunan Kota Sukabumi Tahun 2005-2025, yakni Terwujudnya Kota Sukabumi Sebagai Pusat Pelayanan Berkualitas Bidang Pendidikan, Kesehatan dan Perdagangan di Jawa Barat, Berlandaskan Iman dan Taqwa; serta Visi Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi Tahun 2008-2013, yakni Dengan Iman dan Taqwa Mewujudkan Pemerintahan yang Amanah Berparadigma Surgawi, Menuju Kota Sukabumi yang Cerdas, Sehat dan Sejahtera.
Dalam pada itu, Komisaris P.T. Tiga Sekawan Makmur Abadi, Agus Ibrahim menjelaskan, dengan dibagunnya sarana olah raga Futsal yang diberi nama Liverpool Futsal Sukabumi ini, dapat memberikan motivasi terhadap warga masyarakat Kota Sukabumi, khususnya terhadap anak muda yang menyenangi olahtaga Futsal, sehingga olahraga tersebut, di Kota Sukabumi dapat lebih maju dan berkembang pesat.
|
| |
| Jumat, 21 Mei 2010 |
| WALIKOTA SUKABUMI BUKA LOMBA DOKCIL DAN KKR TINGKAT KOTA SUKABUMI TAHUN 2010 |
| Reporter : GIRI NUGROHO |
| |
|
Walikota Sukabumi, H. Mokhamad Muslikh Abdussyukur, S.H., M.Si., hari Kamis, 20 Mei 2010, di Gedung Juang 45 Kota Sukabumi, secara resmi membuka Lomba Dokter Kecil (Dokcil) dan Kader Kesehatan Remaja (KKR), Tingkat Kota Sukabumi Tahun 2010. Hadir pada acara tersebut, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Sukabumi, H. Deden Solehudin, S.Ag., M.M., Kepala Dinas Kesehatan Kota Sukabumi, Dokter Hajah Ritanenny Edlien Silyena Mirah, Kepala Bagian Administrasi Kesra Setda Kota Sukabumi, Drs. Ipin Syaripin, M.Si., dan undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Walikota Sukabumi mengharapkan, dengan diselenggarakannya lomba tersebut, dapat meningkatkan kemampuan dan keterampilan hidup sehat masyarakat Kota Sukabumi, khususnya di kalangan anak-anak dan remaja. Sehingga masyarakat Kota Sukabumi dapat belajar dengan baik, sekaligus dapat menumbuhkan dan mengembangkan secara harmonis tentang kesehatan, serta dapat menjadi Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas. Dengan demikian, Visi dan Misi Kota Sukabumi dalam bidang Kesehatan dapat tercapai dengan baik.
Sementara Ketua Panitia Penyelenggara, Ema Kristina, S.Pd. menjelaskan, lomba tersebut dijadualkan berlangsung selama 4 hari, tepatnya dari tanggal 20 sampai dengan 25 Mei 2010, bertempat di Gedung Juang 45 Kota Sukabumi. Sedangkan tema yang diangkat dalam pelaksanaan lomba tersebut, yakni Inovasi Dalam Mengembangkan Kreatifitas Anak, Adalah Salah Satu Kegiatan Pengembangan UKS di Kota Sukabumi.
Adapun maksud dan tujuan dilaksanakannya lomba tersebut, antara lain untuk mengukur kemampuan, pengetahuan dan keterampilan, serta sikap Dokcil dan KKR di Kota Sukabumi, melalui beberapa indikkator. Diantaranya pemeliharaan kesehatan, cara hidup sehat dan ter-atur, pertolongan dan perawatan kesehatan, serta mengetahui sikap dan perilaku para peserta terhadap prinsip-prinsip pola hidup sehat.
|
| |
| Kamis, 20 Mei 2010 |
| WALIKOTA SUKABUMI BUKA DIKLAT PRAJABATAN CPNS GOLONGAN III ANGKATAN I TAHUN 2010 |
| Reporter : GIRI NUGROHO |
| |
|
Walikota Sukabumi, H. Mokhamad Muslikh Abdussyukur, S.H., M.Si., hari Rabu, 19 Mei 2010, bertempat di Graha KPDA Sukabumi, secara resmi membuka Diklat Prajabatan CPNS Golongan III Angkatan I Tahun 2010, di lingkungan Pemerintah Kota Sukabumi.
Hadir pada acara tersebut, Sekretaris Daerah Kota Sukabumi, H. Mohamad Muraz, S.H., M.M., Sekretaris Badan Diklat Daerah Propinsi Jawa Barat, Dra. Hajah Dewi Laraswati, M.Si., Kepala Badan Kepegawaian dan Diklat Kota Sukabumi, Drs. Suwarsa, M.Si., serta Sekretaris dan Kepala Bidang di lingkungan Badan Kepegawaian dan Diklat Kota Sukabumi.
Dalam sambutannya, Walikota Sukabumi menjelaskan, dilaksanakannya Diklat Prajabatan ini, untuk memberikan pengetahuan, dalam rangka pembentukan wawasan kebangsaan, kepribadian dan etika PNS, disamping pengetahuan dasar tentang sistem penyelenggaraan Pemerintahan Negara dan bidang tugas, sehingga setiap PNS mampu melaksanakan tugas dan perannya, sebagai pelayan masyarakat.
Selain itu, Walikota Sukabumi juga mengingatkan kepada seluruh peserta Diklat Prajabatan, bahwa dengan bergabungnya para CPNS di lingkungan Pemerintah Kota Sukabumi ini, harus dapat menambah kekuatan dan memberikan kontribusi yang signifikan, terhadap upaya-upaya pencapaian Visi Pembangunan Kota Sukabumi Tahun 2005-2025, yakni Terwujudnya Kota Sukabumi Sebagai Pusat Pelayanan Berkualitas Bidang Pendidikan, Kesehatan dan Perdagangan di Jawa Barat, Berlandaskan Iman dan Taqwa; serta Visi Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi Tahun 2008-2013, yakni Dengan Iman dan Taqwa Mewujudkan Pemerintahan yang Amanah Berparadigma Surgawi, Menuju Kota Sukabumi yang Cerdas, Sehat dan Sejahtera, baik lahir maupun batin, dilandasi nilai-nilai fhilosofis, Sidiq, Tabligh, Amanah, Fathonah.
Sementara Panitia Penyelenggara Diklat Prajabatan, Een Rukmini, S.H. menjelaskan, Diklat Prajabatan ini dilaksanakan selama 14 hari, terhitung sejak tanggal 18 sampai dengan 31 Mei 2010. Sedangkan peserta Diklat Prajabatan ini, seluruhnya berjumlah 47 orang, yakni sebanyak 27 orang ber-asal dari Dinas Pendidikan, 3 orang dari Dinas Kesehatan, 2 orang dari Inspektorat, 1 orang dari Dinas Perhubungan, 1 orang dari DPPKAD, 1 orang dari Dinas Sosial, Tenaga Kerja dan Penanggulangan Bencana, 1 orang dari BKD, 1 orang dari Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, 1 orang dari DPU, 1 orang dari Bappeda, 3 orang dari Sekretariat Daerah, 1 orang dari Kantor Lingkungan Hidup, 1 orang dari Kantor PDE, Arsip Daerah dan Humas, serta 1 orang dari RSUD R. Syamsudin, S.H.
|
| |
| Selasa, 11 Mei 2010 |
| WAKIL WALIKOTA SUKABUMI BUKA SOSIALISASI HAM BIDANG KESEHATAN TINGKAT KOTA SUKABUMI TAHUN 2010 |
| Reporter : ENDANG SUMARDI |
| |
|
Wakil Walikota Sukabumi, Doktor H. Mulyono, M.M., hari Selesa, 11 Mei 2010, di Operation Room Setda Kota Sukabumi, secara resmi membuka sosialisasi Hak Asasi Manusia (HAM) Bidang Kesehatan, Tingkat Kota Sukabumi Tahun 2010. Dalam sambutannya, Wakil Walikota Sukabumi menjelaskan, visi Indonesia yakni Indonesia Sehat. Sedangkan Visi Provinsi Jawa Barat, yakni Jawa Barat Manis (Mandiri, Dinamis dan Sejahtera). Sementara Visi Pembangunan Kota Sukabumi Tahun 2005-2025, yakni Terwujudnya Kota Sukabumi Sebagai Pusat Pelayanan Berkualitas Bidang Pendidikan, Kesehatan dan Perdagangan di Jawa Barat, Berlandaskan Iman dan Taqwa; serta Visi Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi Tahun 2008-2013, yakni Dengan Iman dan Taqwa Mewujudkan Pemerintahan yang Amanah Berparadigma Surgawi, Menuju Kota Sukabumi yang Cerdas, Sehat dan Sejahtera, baik lahir maupun batin, dilandasi nilai-nilai fhilosofis, Sidiq, Tabligh, Amanah, Fathonah. Dengan demikian, baik masyarakat Indonesia maupun Jawa Barat dan Kota Sukabumi, harus cerdas, sehat dan sejahtera. Untuk mewujudkan hal tersebut, menurut Wakil Walikota Sukabumi, aparat kesehatan di Kota Sukabumi, harus senantiasa ber-upaya optimal meningkatkan kualitas pengetahuan dan wawasan, termasuk sarana dan prasarana, serta pelayanan kepada segenap lapisan masyarakat. Disamping itu, masyarakat pun perlu diberi pengetahuan, wawasan dan pemahaman, tentang cara-cara memelihara dan menjaga kesehatan, serta cara-cara berperilaku hidup sehat dan bersih.
Sementara Kepala Bagian Hukum Setda Kota Sukabumi, Rudi Juhayat, S.H. menjelaskan, penyelenggaraan sosialisasi HAM Bidang Kesehatan ini, merupakan agenda rutin yang dilaksanakan oleh Pemerintah Kota Sukabumi, yang dimulai sejak tahun 2009. Adapun maksud dan tujuannya, untuk meningkatkan pemahaman tenaga kesehatan, terhadap permasalahan-permasalahan HAM dalam bidang kesehatan, yang ada disekitarnya. Diharapkannya, dengan diselenggarakannya sosialisasi HAM ini, Aparat Kesehatan dapat meng-antisipasi sekaligus mencari solusi terbaiknya, serta menyelesaikan permasalahan-permasalahan HAM yang timbul di lingkungannya.
Dalam pada itu, Kasubbag Bantuan Hukum Bagian Hukum Setda Kota Sukabumi, Ujang Hamdan, S.H. menjelaskan, peserta sosialisasi HAM Bidang Kesehatan ini, seluruhnya berjumlah 40 orang, yang terdiri dari para Kepala Puskesmas se Kota Sukabumi, Ketua Ikatan Dokter Gigi Indonesia Cabang Kota Sukabumi, Ketua Ikatan Dokter Anak Indonesia Cabang Kota Sukabumi, Ketua Ikatan Bidan Indonesia Cabang Kota Sukabumi, Ketua Persatuan Dokter Gigi Indonesia Cabang Kota Sukabumi, Rumah Sakit se Kota Sukabumi, serta Perawat dan Tenaga Kesehatan. Sedangkan materi yang disampaikan, terdiri dari HAM Secara Umum Dalam Bidang Kesehatan, Pelayanan Kesehatan Berbasis HAM, dan Standar Pelayanan Minimal (SPM) Rumah Sakit Dalam Rangka Pemenuhan HAM. Sementara yang menyampaikan materi, antara lain dari Dinas Kesehatan Kota Sukabumi, Dokter Siswanto, dari Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) R. Syamsudin, S.H. Kota Sukabumi, Dokter H. Suherman, MKM., dan dari Sekolah Tinggi Hukum (STH) Pasundan Sukabumi, Hadi Wahyudin, S.H., M.Si.
|
| |
| Rabu, 5 Mei 2010 |
| WAKIL WALIKOTA SUKABUMI BUKA PELATIHAN KEPEMIMPINAN PEMUDA KNPI KOTA SUKABUMI |
| Reporter : ENDANG SUMARDI |
| |
|
Wakil Walikota Sukabumi, Doktor H. Mulyono, M.M., hari Rabu, 5 Mei 2010, di Aula LP3I Kota Sukabumi, secara resmi membuka Pelatihan Kepemimpinan Pemuda, yang diselenggarakan oleh Buletin Pemuda KNPI Kota Sukabumi. Pelatihan tersebut diikuti oleh lebih kurang 50 orang, utusan dari FKPPI, AMK, PPI, GADA, AMDI, KBPPP, GMPI, Pemuda Bulan Bintang dan GP Anshor. Sedangkan yang hadir dalam acara pembukaan, diantara Ketua DPRD Kota Sukabumi, Aep Saepurahman, S.E., Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata (Disporabudpar) Kota Sukabumi, Drs. Beni Haerani, M.M., Ketua KPU Kota Sukabumi, Anton Rachman, S.Sos., dan undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Wakil Walikota Sukabumi menandaskan, dinamika politik bangsa dalam setiap periode kejadiannya, senantiasa diwarnai oleh keterlibatan kaum pemuda. Momen-momen penting dalam kehidupan berbangsa dan bernegera, senantiasa menempatkan pemuda sebagai garda terdepan, dalam menentukan arah perubahan atau direction of change. Hal tersebut dapat dibuktikan, seperti dalam peristiwa Sumpah Pemuda, Proklamasi Kemerdekaan, Gerakan Angkatan 66 sampai Gerakan Reformasi tahun 1998, yang kesemuanya sarat dengan peranan para pemuda.
Dikatakannya, sebagai bagian dari gerakan serta wadah yang menampung aktifitas para pemuda, KNPI telah tampil dengan sosoknya yang sangat khas. Dikatakan pula, dalam setiap aktifitas dan gerakannya, KNPI senantiasa menitik-beratkan pada sisi intelektualitas, idealisme dan moralitas yang tinggi, tanpa kehilangan karakteristiknya, sebagai sebuah gerakan kaum pemuda yang dinamis, optimis dan sedikit meledak-ledak. Dengan demikian, KNPI telah menjadi organisasi kepemudaan terdepan di Indonesia, yang telah memberikan kontribusi yang sangat besar, bagi terbangunnya watak dan karakter bangsa atau character national buildings.
Wakil Walikota Sukabumi menjelaskan, sangat banyak para alumni KNPI yang menempati posisi kunci dan memegang peranan penting di birokrasi pemerintahan. Selain itu, juga tidak sedikit yang menjadi politisi, pengusaha, dosen, wartawan dan sebagainya. Mereka eksis dan besar, setelah melewati Kawah Candradimuka KNPI. Keberhasilan tersebut tentu saja menjadi kebanggaan bagi keluarga besar KNPI, sekaligus sebagai tantangan bagi pengurus KNPI, untuk lebih meningkatkan kualitas diri, demi sumbangsihnya pada bangsa dan negara di masa-masa mendatang.
|
| |
| Selasa, 4 Mei 2010 |
| WALIKOTA SUKABUMI LAKUKAN SIDAK UAS BN TAHUN 2009-2010 KE SEJUMLAH SD DI KOTA SUKABUMI |
| Reporter : ENDANG SUMARDI |
| |
|
Walikota Sukabumi, H. Mokhamad Muslikh Abdussyukur, S.H., M.Si., didampingi Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Sukabumi, H. Deden Solehudin, S.Ag., M.M., Kepala Dinas Pendidikan Kota Sukabumi, Sanusi Hardjadiredja, S.Pd., serta Kepala Kantor PDE, Arsip Daerah dan Humas Kota Sukabumi, H. Oscar Lesnussa, S.H., M.M., Selasa pagi, 4 Mei 2010, melakukan Inspeksi Mendadak (Sidak) pelaksanaan Ujian Akhir Sekolah Bertaraf Nasional (UAS BN) Tahun Pelajaran 2009-2010, ke sejumlah SD di Kota Sukabumi, baik negeri maupun swasta. Diantaranya ke SD Negeri Gunungpuyuh CBM, SD AL-Azhar, SD Negeri Suryakencana CBM, dan SD Negeri Dewi Sartika CBM.
Pelaksanaan UAS BN tersebut, dijadualkan berlangsung selama 3 hari, tepatnya dari tanggal 4 sampai dengan 6 Mei 2010. Selain UAS BN, juga akan dilaksanakan Ujian Sekolah selama 3 hari, tepatnya dari tanggal 7 sampai dengan 10 Mei 2010. Adapun mata pelajaran UAS BN, terdiri dari Bahasa Indonesia, Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA). Sedangkan mata pelajaran Ujian Sekolah, terdiri dari Pendidikan Agama Islam (PAI), Pendidikan Kewarga-negaraan (PKn), Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS), Bahasa Sunda, Bahasa Inggeris, dan Komputer.
Dalam kesempatan tersebut, Walikota Sukabumi menjelaskan, pelaksanaan UAS BN SD dan MI di Kota Sukabumi, berjalan lancar dan tertib. Karena pelaksanaan UAS BN tersebut, dipersiapkan secara optimal, dari mulai pembentukan Panitia Lokal, tempat pelaksanaan ujian, hingga Pengawas UAS BN. Dengan demikian, anak-anak peserta UAS BN tampak cukup tenang dan enjoy, khususnya dalam mengisi dan menjawab soal-soal UAS BN.
Dikatakannya, pelaksanaan UAS BN tersebut harus disikapi secara positif, yakni sebagai ujian pelajaran di sekolah. Karena ujian yang sebenarnya, yakni ujian hidup setelah para siswa keluar dari sekolah. Sebab ujian hidup cukup berat, karena memerlukan pengetahuan dan wawasan, serta keimanan dan ketaqwaan, termasuk kesabaran dan ketawakalan.
Sementara sejumlah Kepala SD menjelaskan, dalam menghadapi pelaksanaan UAS BN tersebut, dilakukan berbagai persiapan. Diantaranya menambah jam pelajaran dan pengayaan, serta remedial dan try out, termasuk pembinaan kesehatan dan keagamaan. Maksud dan tujuannya, supaya seluruh siswa kelas 6 SD, pada saat mengikuti UAS-BN, dalam kondisi sehat dan siap, baik mental maupun spiritual, sehingga seluruh siswa kelas 6 SD, mampu mengisi dan menjawab soal-soal UAS BN dengan baik dan benar.
|
| |
| Senin, 3 Mei 2010 |
| WAKIL WALIKOTA SUKABUMI BUKA PENTAS KREATIFITAS SENI WARGA BINAAN LAPAS SUKABUMI |
| Reporter : ENDANG SUMARDI |
| |
|
Wakil Walikota Sukabumi, Doktor H. Mulyono, M.M., hari Sabtu, 1 Mei 2010, bertempat di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II B Nyomplong Sukabumi, secara resmi membuka Pentas Kreatifitas Seni Warga Binaan Lapas Kelas II B Nyomplong Sukabumi, ditandai dengan pemukulan Goong. Adapun jenis seni yang ditampilkan dalam pentas kreatifitas seni tersebut, diantaranya Rampak Kendang, Rampak Ibing dan Kabaret.
Hadir dalam kesempatan tersebut, unsur Muspida Kota dan Kabupaten Sukabumi, Pimpinan dan Anggota DPRD Kota dan Kabupaten Sukabumi, Kepala Lapas Kelas II B Nyomplong Sukabumi, Drs. Soeprapto, Bc.Ip., M.M., Kepala Kantor PDE, Arsip Daerah dan Humas Kota Sukabumi, H. Oscar Lesnussa, S.H., M.M., Kepala Bagian Administrasi Kesra Setda Kota Sukabumi, Drs. Ipin Syaripin, M.Si., Kepala Bagian Umum dan Protokol Setda Kota Sukabumi, Drs. Adil Budiman, M.Si., Camat Warudoyong, Wawan Gunawan Permana, S.IP., M.Si., dan undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Wakil Walikota Sukabumi, atas nama Pemerintah Kota dan Kabupaten Sukabumi, menyambut baik dan memberikan apresiasi yang tinggi, atas dilaksanakannya Pentas Kreatifitas Seni Warga Binaan Lapas Kelas II B Nyomplong Sukabumi tersebut. Karena jenis seni yang ditampilkan dalam pentas kreatifitas seni tersebut, baik Rampak Kendang maupun Rampak Ibing dan Kabaret, kualitasnya tidak kalah dari grup-grup seni profesional, baik yang ada di Kota dan Kabupaten Sukabumi maupun di Jawa Barat. Dikatakannya, jenis-jenis seni hasil kreasi warga binaan tersebut, sangat layak dan pantas untuk dipromosikan dalam berbagai event, baik pada level Kota dan Kabupaten Sukabumi maupun pada level yang lebih tinggi.
Sementara Kepala Lapas Kelas II B Nyomplong Sukabumi, Drs. Soeprapto, Bc.Ip., M.M., dalam sambutannya menjelaskan, dilaksanakannya Pentas Kreatifitas Seni Warga Binaan tersebut, disamping sebagai salah satu upaya pembinaan terhadap warga binaan khususnya dalam bidang seni, juga dalam rangka memeriahkan Peringatan Ke-46 Hari Bhakti Pemasyarakatan Tingkat Kota dan Kabupaten Sukabumi Tahun 2010.
Pada kesempatan tersebut, Wakil Walikota Sukabumi menyerahkan bantuan sejumlah uang dari Pemerintah Kota Sukabumi, kepada Panitia Penyelenggara Pentas Kreatifitas Seni Warga Binaan Lapas Kelas II B Nyomplong Sukabumi. Sementara Kepala Lapas Kelas II B Nyomplong Sukabumi, menyerahkan cindera mata kepada Wakil Walikota Sukabumi, hasil kreatifitas warga binaan, berupa Dompet, Gelang dan Cincin. Sedangkan Panitia Penyelenggara Pentas Kreatifitas Seni Warga Binaan Lapas Kelas II B Nyomplong Sukabumi, menyerahkan bantuan satu set alat musik tradisional Calung, dan satu set alat musik tradisional yang sama dari Grup Calung Samudra Sukabumi, kepada Kepala Lapas Kelas II B Nyomplong Sukabumi, untuk dimanfaatkan oleh para warga binaan. Selain itu, juga diserahkan berbagai hadiah kepada para juara lomba dan kreatifitas Warga Binaan Lapas Kelas II B Nyomplong Sukabumi.
|
| |
| Kamis, 29 April 2010 |
| WAKIL WALIKOTA SUKABUMI MINTA KEPADA SELURUH SEKOLAH AGAR TINGKATKAN KUALITAS PENDIDIKAN |
| Reporter : ENDANG SUMARDI |
| |
|
Wakil Walikota Sukabumi, Doktor H. Mulyono, M.M., meminta kepada seluruh sekolah di Kota Sukabumi, agar senantiasa ber-upaya optimal meningkatkan kualitas pendidikan. Hal tersebut, guna meningkatkan kualitas dan kuantitas lulusan, supaya mampu bersaing dalam berbagai bidang, khususnya dalam era globalisasi saat ini, yang penuh tantangan dan persaingan.
Selain itu, juga untuk menunjang pencapaian Visi Pembangunan Kota Sukabumi Tahun 2005-2025, yakni Terwujudnya Kota Sukabumi Sebagai Pusat Pelayanan Berkualitas Bidang Pendidikan, Kesehatan dan Perdagangan di Jawa Barat, Berlandaskan Iman dan Taqwa; serta Visi Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi Tahun 2008-2013, yakni Dengan iman dan taqwa mewujudkan pemerintahan yang amanah berparadigma surgawi, menuju Kota Sukabumi yang cerdas, sehat dan sejahtera, baik lahir maupun batin, dilandasi nilai-nilai fhilosofis Shidiq, Tabligh, Amanah, Fathonah. Permintaan Wakil Walikota Sukabumi tersebut, disampaikan saat memberi sambutan pada acara perpisahan siswa kelas XII angkatan ke-6 SMA Negeri 5 Kota Sukabumi, hari Selasa, 27 April 2010, di Gelanggang Olah Raga (GOR) Remaja Merdeka Kota Sukabumi.
Pada bagian lain sambutannya, Wakil Walikota Sukabumi mengucapkan selamat kepada seluruh jajaran civitas akademika SMA Negeri 5 Kota Sukabumi, atas prestasi yang telah diraih, khususnya dalam kelulusan siswa kelas XII, yang hampir mencapai 100 persen. Diharapkannya, prestasi tersebut agar senantiasa ditingkatkan, guna membawa harum nama sekolah dan Kota Sukabumi. Sedangkan kepada seluruh lulusan SMA Negeri 5 Kota Sukabumi, Wakil Walikota Sukabumi meminta, agar mempersiapkan dan menata diri, khususnya dalam menghadapi masa depan.
Sementara Kepala SMA Negeri 5 Kota Sukabumi, H. Mochamad Effendi, S.Pd., M.Si., dalam sambutannya menjelaskan, acara perpisahan siswa kelas XII angkatan ke-6 SMA Negeri 5 Kota Sukabumi ini, mengambil tema Be A Star. Dikatakannya, tema yang diambil tersebut, sesuai dengan salah satu misi SMA Negeri 5 Kota Sukabumi, yakni ilmu, iman dan amal, dengan harapan, agar pada masa yang akan dating, para siswa dapat menjadi bintang dalam berbagai bidang kehidupan.
Dalam kesempatan tersebut, Kepala SMA Negeri 5 Kota Sukabumi, secara simbolis menyerahkan ijazah kelulusan, kepada Buldan Ilham M., yang meraih nilai Ujian Nasional (UN) terbaik, yakni 54,30. Hadir pada acara tersebut, Ketua DPRD Kota Sukabumi, Aep Saepurahman, S.E., Kepala Dinas Pendidikan Kota Sukabumi, Sanusi Hardjadiredja, S.Pd., para orang tua dan wali murid siswa kelas XII, insan pers dan undangan lainnya.
|
| |
| Senin, 26 April 2010 |
| WALIKOTA SUKABUMI BUKA ROAD SHOW GERAKAN MEMBACA |
| Reporter : ENDANG SUMARDI |
| |
|
Walikota Sukabumi, H. Mokhamad Muslikh Abdussyukur, S.H., M.Si., hari Senin pagi, 26 April 2010, di Gedung Juang 45 Kota Sukabumi, secara resmi membuka Road Show Gerakan Membaca, yang diselenggarakan Pengurus Daerah Gerakan Pemasyarakatan Minat Baca (PD GPMB) Jawa Barat, bekerja-sama dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Badan Perpustakaan dan Arsip Daerah (Bapusipda) Provinsi Jawa Barat, Tim Penggerak PKK Provinsi Jawa Barat, Pemerintah Kota Sukabumi, Kantor Perpustakaan Umum Daerah Kota Sukabumi, dan Tim Penggerak PKK Kota Sukabumi.
Dalam sambutannya, Walikota Sukabumi mengatakan, pihaknya menyambut baik sekaligus memberikan apresiasi yang tinggi, atas dilaksanakannya Road Show Gerakan Membaca tersebut. Karena kegiatan tersebut sangat positif dan besar manfaatnya, khususnya dalam meningkatkan kualitas dan produktivitas Sumber Daya Manusia (SDM) Kota Sukabumi, umumnya SDM Jawa Barat, guna menunjang perwujudan Visi Provinsi Jawa Barat, yakni Dengan Iman dan Taqwa, Provinsi Jawa Barat Termaju di Indonesia. Selain itu, juga Visi Pembangunan Kota Sukabumi Tahun 2005-2025, yakni Terwujudnya Kota Sukabumi Sebagai Pusat Pelayanan Berkualitas Bidang Pendidikan, Kesehatan dan Perdagangan di Jawa Barat, Berlandaskan Iman dan Taqwa; serta Visi Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi Tahun 2008-2013, yakni Dengan Iman dan Taqwa Mewujudkan Pemerintahan yang Amanah Berparadigma Surgawi, Menuju Kota Sukabumi yang Cerdas, Sehat dan Sejahtera, baik lahir maupun batin, dilandasi nilai-nilai fhilosofis, Sidiq, Tabligh, Amanah, Fathonah.
Sementara Kepala Bapusipda Provinsi Jawa Barat, Drs. H. Dedi Junaedi, M.Si., didampingi Ketua PD GPMB Jawa Barat, dalam kesempatan tersebut menyerahkan cindera mata kepada Walikota Sukabumi, H. Mokhamad Muslikh Abdussyukur, S.H., M.Si., Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Jawa Barat, Hajah Netty Heryawan, Kepala Kantor Perpustakaan Umum Daerah Kota Sukabumi, Drs. Mochamad Rizal Sidiq, M.M., dan kepada Ketua Tim Penggerak PKK Kota Sukabumi, Hajah Isye Muslikh Abdussyukur.
Selain itu, juga disampaikan materi, diantaranya Bedah Buku Bacalah, disampaikan oleh salah seorang Pengarang, Suherman, M.Si., dan Talk Show Budaya Baca, oleh Story Teller, Dra. Henny Juhari, termasuk pengumuman Lomba Esai dan penampilan Story Teller tahun 2009, penampilan lagu Bukuku Bukumu, penyerahan Door Prize, serta Pameran Buku Perpustakaan Keliling dan Arsip Keliling.
Pelaksanaan Road Show Gerakan Membaca yang mengambil tema Jawa Barat Membaca Dunia ini, diikuti oleh lebih-kurang 500 peserta, yang terdiri dari pelajar SD, SLTP dan SLTA Sederajat, Mahasiswa, Tokoh Masyarakat, Pondok Pesantren dan DKM, serta Masyarakat Pecinta Perpustakaan.
Usai membuka secara resmi Road Show Gerakan Membaca, Walikota Sukabumi, H. Mokhamad Muslikh Abdussyukur, S.H., M.Si., Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Jawa Barat, Hajah Netty Heryawan, Ketua Tim Penggerak PKK Kota Sukabumi, Hajah Isye Muslikh Abdussyukur, serta Kepala Kantor PDE, Arsip Daerah dan Humas Kota Sukabumi, H. Oscar Lesnussa, S.H., M.M., mengunjungi Perpustakaan SMA Negeri 3 Kota Sukabumi.
|
| |
| Jumat, 16 April 2010 |
| WALIKOTA SUKABUMI TERIMA KUNJUNGAN KERJA LLI PROVINSI JAWA BARAT |
| Reporter : GIRI NUGROHO - ENDANG SUMARDI |
| |
|
Walikota Sukabumi, H. Mokhamad Muslikh Abdussyukur, S.H., M.Si., didampingi Wakil Walikota Sukabumi, Doktor H. Mulyono, M.M., hari Kamis, 15 April 2010, di Ruangan Utama Balaikota Sukabumi, menerima kunjungan kerja Lembaga Lansia Indonesia (LLI) Propinsi Jawa Barat. Antara lain, mantan Gubernur Jawa Barat, H.R. Nuriana, didamping mantan Wakil Gubernur Jawa Barat, H. Karna Suwanda, dan jajaran pengurus LLI Propinsi Jawa Barat lainnya.
Hadir pada acara tersebut, diantaranya Asisten Pemerintahan Setda Kota Sukabumi, H. Kusna Kurhana, S.IP., M.Si., Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Sukabumi, H. Deden Solehudin, S.Ag., M.M., Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat, Perempuan dan Keluarga Berencana (BPMPKB) Kota Sukabumi, Drs. H.A. Hamdan, M.M., Ketua LLI Kota Sukabumi, Sukiastowo, dan jajaran pengurus LLI Kota Sukabumi lainnya.
Dalam sambutnnya, Walikota Sukabumi, H. Mokhamad Muslikh Abdussyukur, S.H., M.Si. menjelaskan, Pemerintah Kota Sukabumi sangat antusias memberikan perhatian terhadap LLI Kota Sukabumi. Diantaranya dengan memfasilitasi LLI Kota Sukabumi, baik berupa Gedung Sekretariat maupun dana operasional rutin, yang bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kota Sukabumi.
Selain itu, juga pusat-pusat pelayanan umum pun telah dihimbau, agar senantiasa memberikan prioritas kepada para lansia. Demikian pula kepada para petugas medis di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) R. Syamsudin, S.H. Kota Sukabumi, Dinas Kesehatan, seluruh Puskesmas dan Pustu, agar memberikan fasilitas khusus bagi para lansia. Bahkan Pemerintah Kota Sukabumi, telah membuat konsep Kota Santun Lansia. Maksud dan tujuannya, untuk memberikan prioritas pelayanan kepada para lansia dalam berbagai bidang, termasuk pada saat menyebrang jalan.
Sedangkan kepada para Lansia, Pemerintah Kota Sukabumi senantiasa menghimbau, agar memanfaatkan program-program pemerintah. Diantaranya Kredit Usaha Rakyat (KUR), yang nilainya bisa mencapai 5 juta rupiah. Program tersebut digulirkan, untuk menunjang kelancaran usaha masyarakat termasuk para Lansia, supaya bisa hidup mandiri dan sejahtera. Dengan demikian, para Lansia di Kota Sukabumi, tidak menggantungkan hidup kepada orang lain.
|
| |
| Kamis, 15 April 2010 |
| VISI WALIKOTA DAN WAKIL WALIKOTA SUKABUMI DITETAPKAN MELALUI PERDA KOTA SUKABUMI NOMOR 7 TAHUN 2008 |
| Reporter : ENDANG SUMARDI |
| |
|
Visi Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi periode tahun 2008-2013, ditetapkan melalui Peraturan Daerah (Perda) Kota Sukabumi Nomor 7 Tahun 2008, Tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Tahun 2008-2013, yakni Dengan Iman dan Taqwa Mewujudkan Pemerintahan yang Amanah Berparadigma Surgawi, Menuju Kota Sukabumi yang Cerdas, Sehat dan Sejahtera, baik lahir maupun batin, dilandasi nilai-nilai fhilosofis, Sidiq, Tabligh, Amanah, Fathonah.
Seperti ditandaskan Walikota Sukabumi, H. Mokhamad Muslikh Abdussyukur, S.H., M.Si., dan Wakil Walikota Sukabumi, Doktor H. Mulyono, M.M., pemerintahan yang amanah dan berparadigma surgawi mengandung konsekuensi, bahwa segala bentuk kebijakan yang dikeluarkan oleh Pemerintah Kota Sukabumi, harus diarahkan sebesar-besarnya untuk kepentingan masyarakat, serta memiliki pola pikir dan pola tindak, yang didasarkan pada norma-norma agama, hukum, dan sosial. Ditandaskan pula, melalui visi tersebut, diharapkan pada akhir Tahun 2013 dapat tercapai kondisi masyarakat yang Cerdas, Sehat dan Sejahtera.
Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi menjelaskan, yang dimaksud dengan Cerdas, yakni semakin meningkatnya taraf pendidikan masyarakat Kota Sukabumi pada akhir tahun 2013, sehingga dapat menuntaskan Wajib Belajar Pendidikan atau Wajardik 12 tahun, dengan biaya sekolah yang terjangkau, serta didukung oleh kualitas manajemen pendidikan dan kualitas tenaga kependidikan, tumbuh dan berkembangnya minat baca, di berbagai lapisan masyarakat.
Sedangkan yang dimaksud dengan Sehat, yakni meningkatnya derajat kesehatan masyarakat Kota Sukabumi, sehingga semakin memiliki kemampuan untuk meningkatkan produktifitasnya, serta dapat berpartisipasi penuh dalam proses mencari penghasilan dan kehidupan yang layak.
Sementara yang dimaksud dengan Sejahtera, yakni semakin meningkatnya kualitas kehidupan ber-agama, serta semakin dijunjungnya nilai-nilai religius dalam sendi-sendi kehidupan masyarakat, termasuk meningkatnya toleransi kehidupan ber-agama dalam masyarakat, dibarengi dengan pertumbuhan ekonomi yang semakin meningkat, serta perluasan lapangan kerja dan daya beli masyarakat. Dengan demikian, masyarakat Kota Sukabumi mampu memenuhi kebutuhan sandang, pangan, dan papan, termasuk kebutuhan pendidikan, kesehatan, dan kebutuhan dasar lainnya.
|
| |
| Sabtu, 10 April 2010 |
| WALIKOTA SUKABUMI BUKA PELAKSANAAN SENAM BERSAMA SUKABUMI MELANGKAH PASTI |
| Reporter : ENDANG SUMARDI |
| |
|
Walikota Sukabumi, H. Mokhamad Muslikh Abdussyukur, S.H., M.Si., hari Sabtu pagi, 10 April 2010, bertempat di Lapangan Merdeka Kota Sukabumi, secara resmi membuka pelaksanaan Senam Bersama Sukabumi Melangkah Pasti, dalam rangka memperingati Hari Jadi Ke-96 Kota Sukabumi, 1 April 2010.
Senam Bersama Sukabumi Melangkah Pasti tersebut, terselenggara atas kerja sama Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata (Disporabudpar) Kota Sukabumi, Harian Umum Pikiran Rakyat, ATV Sukabumi, RSPD FM Kota Sukabumi, dan SMS FM Sukabumi, memperebutkan berbagai hadiah door prize menarik, diantaranya Dua Paket Umroh, Kompor Gas, Pesawat Televisi, HP, dan sejumlah hadiah hiburan menarik lainnya.
Dalam sambutannya, Walikota Sukabumi mengucapkan terima kasih kepada segenap jajaran Panitia Pelaksana, yang telah menyelenggarakan Senam Bersama Sukabumi Melangkah Pasti ini. Karena kegiatan ini sangat besar manfaatnya, khususnya dalam menunjang terhadap pencapaian Visi Pembangunan Kota Sukabumi Tahun 2005-2025, yakni Terwujudnya Kota Sukabumi Sebagai Pusat Pelayanan Berkualitas Bidang Pendidikan, Kesehatan dan Perdagangan di Jawa Barat, Berlandaskan Iman dan Taqwa; serta Visi Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi Tahun 2008-2013, yakni Dengan Iman dan Taqwa Mewujudkan Pemerintahan yang Amanah Berparadigma Surgawi, Menuju Kota Sukabumi yang Cerdas, Sehat dan Sejahtera, baik lahir maupun batin. Selain itu, dengan dilaksanakannya kegiatan tersebut, dapat meningkatkan kebugaran dan kesehatan, baik jasmani maupun rokhani, guna meningkatkan kinerja, aktivitas, dan produktifitas, khususnya dalam menjalankan tugas dan kegiatan sehari-hari.
Hadir dalam kesempatan tersebut, Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata (Disporabudpar) Kota Sukabumi, Drs. Beni Haerani, M.M., Kepala Kantor PDE, Arsip Daerah dan Humas Kota Sukabumi, H. Oscar Lesnussa, S.H., M.M., para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait lainnya, jajaran Panitia Pelaksana, dan undangan lainnya.
|
| |
| Sabtu, 10 April 2010 |
| WALIKOTA SUKABUMI TERIMA TIM PENDATAAN AWAL KEGIATAN P2WKSS TINGKAT PROPINSI JAWA BARAT |
| Reporter : GIRI NUGROHO |
| |
|
Walikota Sukabumi, H. Mokhamad Muslikh Abdussyukur, S.H., M.Si., hari Kamis baru-baru ini, bertempat di Aula Kelurahan Cikundul Kecamatan Lembursitu Kota Sukabumi, menerima Tim Pendataan Awal Kegiatan Peningkatan Peranan Wanita menuju Keluarga Sehat dan Sejahtera (P2WKSS) Tingkat Provinsi Jawa Barat. Adapun Tim Pendataan Awal Kegiartan P2WKSS Tingkat Provinsi Jawa Barat tersebut, diketuai oleh Dra. Titin Hidayat.
Hadir dalam kesempatan tersebut, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Sukabumi, H. Deden Solehudin, S.Ag., M.M., Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat, Perempuan dan Keluarga Berencana (BPMPKB) Kota Sukabumi, Drs. H.A. Hamdan, M.M., Kepala Kantor PDE, Arsip Daerah dan Humas Kota Sukabumi, H. Oscar Lesnusa, S.H., M.M., Camat Lembursitu, Ayi Jamiat, S.STP., M.Si., para Lurah se Kecamatan Lembursitu, Ketua Tim Penggerak PKK Kota Sukabumi, Hajah Isye Muslikh Abdussyukur, Ketua Dharma Wanita Persatuan Kota Sukabumi, Hajah Esih Muraz, dan undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Walikota Sukabumi, H. Mokhamad Muslikh Abdussyukur, S.H., M.Si. menjelaskan, program terpadu P2WKSS merupakan salah satu program peningkatan peranan wanita dalam pembangunan, untuk mengembangkan sumber daya alam dan lingkungan, sekaligus mewujudkan dan mengembangkan keluarga sehat, sejahtera dan bahagia. Selain itu, juga untuk mewujudkan pembangunan masyarakat kelurahan, dengan perempuan sebagai penggeraknya, baik dalam bidang pendidikan dan kesehatan maupun dalam bidang ekonomi. Untuk mewujudkan dan meningkatkan program tersebut, Walikota Sukabumi menghimbau semua pihak, agar memaksimalkan seluruh potensi masyarakat dan peran aktif gerakan PKK, dengan difasilitasi oleh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.
Pada kesempatan tersebut, juga dilaksanakan pembinaan kepada 100 Kepala Keluarga binaan, tepatnya di wilayah RW 5 Kelurahan Cikundul Kecamatan Lembursitu, oleh BPMPKB Kota Sukabumi, termasuk rencana pembangunan gedung sarana Posyandu, pembuatan jalan setapak sepanjang 200 meter, pengadaan sarana air bersih, rehabilitasi 5 unit rumah, dan pelaburan 100 unit rumah keluarga binaan di wilayah tersebut.
|
| |
| Kamis, 8 April 2010 |
| WAKIL WALIKOTA SUKABUMI TUTUP DIKLAT PRAJABATAN CPNSD |
| Reporter : GIRI NUGROHO |
| |
|
Wakil Walikota Sukabumi, Doktor H. Mulyono, M.M., hari Rabu, 7 April 2010, bertempat di Graha KPDA Sukabumi, Jalan Pelabuhan II Sukabumi, menutup secara resmi Diklat Prajabatan Calon Pegawai Negeri Sipil Daerah (CPNSD), Golongan II angkatan I tahun 2010, di lingkungan Pemerintah Kota Sukabumi.
Hadir pada acara tersebut, Sekretaris Badan Diklat Daerah Propinsi Jawa Barat Hajah Dewi Laraswati, M.Si, Kepala Badan Kepegawaian dan Diklat (BKD) Kota Sukabumi, Drs. Suwarsa, M.Si., Kepala Dinas Perhubungan Kota Sukabumi, Drs. H. Andri Setiawan, M.M., Kepala Kantor PDE, Arsip Daerah dan Humas Kota Sukabumi, H. Oscar Lesnusa, S.H., M.M., serta para Kepala Bidang di Lingkungan BKD Kota Sukabumi.
Dalam sambutannya, Wakil Walikota Sukabumi, Doktor H. Mulyono, M.M. mengharapkan, melalui Diklat Prajabatan ini dapat melahirkan aparatur Pemeritah Daerah, yang benar-benar memiliki kesiapan dalam menghadapi berbagai tugas, termasuk tantangan saat ini yang semakin kompleks.
Dikatakannya, Pegawai Negeri Sipil (PNS) merupakan unsur Aparatur Negara yang memiliki tugas sebagai Abdi masyarakat dan Abdi Negara, mempunyai peran yang sangat penting dan strategis, dalam rangka usaha mencapai tujuan nasional, sekaligus menciptakan masyarakat madani yang taat hukum, berperadaban modern, demokratis, makmur, adil dan bermoral tinggi, dalam penyelenggaraan pelayanan kepada masyarakat secara adil dan merata, serta menjaga persatuan dan kesatuan bangsa, dengan penuh kesetian kepada Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945
Sementara Kepala Badan Diklat Daerah Propinsi Jawa Barat yang pada kesempatan tersebut diwakili oleh Sekretaris Badan Diklat Daerah Propinsi Jawa Barat, Hajah Dewi Laraswati, M.Si., dalam sambutannya menjelaskan, Diklat Prajabatan ini sebagai salah satu persyaratan untuk merubah status kepegawaian, dari CPNS menjadi PNS. Diharapkannya, para peserta Diklat Prajabatan ini, senantiasa menunjukan komitmen dan tanggungjawab moral, supaya dapat menjadi PNS yang disiplin, berkualitas dan professional.
Dalam pada itu, Kepala Bidang Pendidikan dan Latihan BKD Kota Sukabumi, Een Rukmini, S.H. menjelaskan, pelaksaan kegiatan Diklat Prajabatan CPNSD Golongan II Angkatan I ini, berlangsung selama 10 hari, tepatnya dari tanggal 29 Maret 2010 sampai dengan 7 April 2010, bertempat di Graha KPDA Sukabumi, serta diikuti oleh 42 orang CPNSD.
|
| |
| Rabu, 7 April 2010 |
| WALIKOTA SUKABUMI BUKA SEMINAR SERTIFIKASI GURU |
| Reporter : GIRI NUGROHO |
| |
|
Walikota Sukabumi, H. Mokhamad Muslikh Abdussyukur, S.H., M.Si., hari Selasa, 6 April 2010, bertempat di Gedung Juang 45 Kota Sukabumi, secara resmi membuka seminar sertifikasi guru dalam jabatan, Inpassing Guru Non PNS, dan mekanisme pembayaran melalui transfer ke daerah tahun 2010.
Hadir pada acara tersebut, Kepala Dinas Pendidikan Kota Sukabumi, Sanusi Harjadireja, S.Pd., Kepala Kantor PDE, Arsip Daerah dan Humas Kota Sukabumi, H. Oscar Lesnusa,S.H., M.M., serta para Kepala SMP, SMA, dan SMK Negeri se Kota Sukabumi.
Dalam sambutannya, Walikota Sukabumi, H. Mokhamad Muslikh Abdussyukur, S.H., M.Si. mengharapkan, dengan dilaksanakannya kegiatan seminar ini, dapat menjadi pencerahan bagi para pengelola pelaksanaan sertifikasi, untuk dapat meningkatkan pelayanannya, sehingga program ini dapat berjalan dengan lancar. Dikatakannya, apabila proses sertifikasi di Kota Sukabumi berjalan lancar, dapat meningkatkan performa guru, khususnya di bidang fisik pendidikan.
Sementara Kepala Dinas Pendidikan Kota Sukabumi, Sanusi Harjadireja. S.Pd., dalam laporannya menjelaskan, di Kota Sukabumi, dalam kurun waktu selama 3 tahun tepatnya dari tahun 2006 sampai dengan tahun 2009, jumlah guru yang sudah memiliki sertifikasi sebanyak 1.035 orang. Dari jumlah tersebut, sebanyak 205 orang sedang dalam tahap proses. Sementara yang belum memiliki sertifikasi, seluruhnya berjumlah 1.561 orang. Untuk itu, Kepala Dinas Pendidikan Kota Sukabumi, menghimbau para guru di Kota Sukabumi, agar menyelesaikan pendidikan Sarjannya.
Adapun nara sumber dalam seminar tersebut, terdiri dari Dirjen Profesi Peningkatan Mutu Pendidikan dan Tenaga Kependidikan (PMPTK) Kementrian Pendidikan Nasional, menyampaikan materi Inpassing Guru Non PNS dan mekanisme pembayaran tunjangan melalui transfer daerah, Kepala DPPKAD Kota Sukabumi, menyampaikan materi mekanisme pembayaran tunjangan profesi dan tunjangan tambahan penghasilan Guru di Kota Sukabumi, serta dari Unsur Dinas Pendidikan Kota Sukabumi, menyampaikan materi validasi peserta sertifikasi guru dan pengawas di Kota Sukabumi.
|
| |
| Kamis, 1 April 2010 |
| DPRD KOTA SUKABUMI SELENGGARAKAN RAPAT PARIPURNA LKPJ WALIKOTA SUKABUMI TAHUN ANGGARAN 2009 |
| Reporter : ENDANG SUMARDI |
| |
|
Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Sukabumi, hari Rabu siang, 31 Maret 2010, di Ruangan Rapat Paripurna DPRD, menyelenggarakan Rapat Paripurna, dalam rangka penyampaian Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban (LKPJ) Walikota Sukabumi Tahun Anggaran 2009. Rapat Paripurna yang dipimpin Ketua DPRD Kota Sukabumi, Aep Saepurahman, S.E. tersebut, dihadiri unsur Muspida, para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), dan undangan lainnya.
Walikota Sukabumi, H. Mokhamad Muslikh Abdussyukur, S.H., M.Si., saat menyampaikan LKPJ Tahun Anggaran 2009 menjelaskan, LKPJ ini merupakan salah satu amanat yang harus ditunaikan oleh Kepala Daerah, sebagaimana yang tertuang dalam Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004, Tentang Pemerintahan Daerah, Pasal 27 Ayat 2, dan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 3 Tahun 2007, Tentang Laporan Penyelenggaraan Pemerintah Daerah kepada Pemerintah, LKPJ Kepala Daerah kepada DPRD, dan Informasi Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah kepada masyarakat.
Selain itu, penyampaian LKPJ ini, merupakan suatu progress report tahunan, yang disampaikan kepada DPRD, berdasarkan tolok ukur Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2009, yang berisi pelaksanaan urusan desentralisasi, yang terdiri dari urusan wajib dan urusan pilihan, tugas umum pemerintahan, dan tugas pembantuan, termasuk hambatan dan permasalahan yang dihadapi, serta solusi pemecahan masalahnya.
Dikatakannya, implementasi tugas tersebut, intinya mengarah pada upaya pencapaian peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM), yang dijabarkan melalui visi dan misi Kota Sukabumi, dengan mensinergiskan 6 urusan pusat dan 16 urusan wajib daerah, serta menyelaraskan dengan visi dan misi Pemerintah Kota Sukabumi Tahun 2008-2013, sebagaimana yang tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Sukabumi Tahun 2008-2013.
Dikatakan pula, untuk mencapai hasil yang maksimal dalam melaksanakan kegiatan pembangunan, Pemerintah Kota Sukabumi senantiasa berpedoman pada asas umum penyelenggaraan negara, sebagaimana yang diamanatkan pada Pasal 20 Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004, yang meliputi asas kepastian hukum, asas tertib penyelenggaraan negara, asas kepentingan umum, asas keterbukaan, asas proporsionalitas, asas profesionalisme, asas akuntabilitas, asas efisiensi, dan asas efektivitas. Asas-asas tersebut, didasarkan pula pada penyelenggaraan otonomi daerah, yang harus senantiasa ber-orientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat, dengan senantiasa memperhatikan kepentingan dan aspirasi yang tumbuh dalam masyarakat.
Disamping itu, penyelenggaraan otonomi daerah, juga harus menjamin keserasian hubungan antara daerah dengan daerah lainnya. Artinya harus mampu membangun kerja-sama antar daerah, untuk meningkatkan kesejahteraan bersama, sekaligus mencegah ketimpangan antar daerah. Hal yang tidak kalah penting, otonomi daerah juga harus mampu menjamin hubungan yang serasi dengan Pemerintah Pusat. Artinya harus mampu memelihara dan menjaga keutuhan wilayah negara dan tetap tegaknya Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dalam rangka mewujudkan tujuan negara.
|
| |
| Rabu, 31 Maret 2010 |
| WALIKOTA SUKABUMI BUKA LOMBA HELARAN KESENIAN DAERAH KE-3 |
| Reporter : ENDANG SUMARDI |
| |
|
Walikota Sukabumi, H. Mokhamad Muslikh Abdussyukur, S.H., M.Si., hari Selasa pagi, 30 Maret 2010, di jalan R. Syamsudin, S.H., tepatnya di depan Balaikota Sukabumi, secara resmi membuka Lomba Helaran Kesenian Daerah ke-3, antar Kecamatan se Kota Sukabumi Tahun 2010. Hadir dalam kesempatan tersebut, unsur Muspida, Pimpinan dan Anggota DPRD, para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Tokoh Masyarakat, Seniman, Budayawan, para Pimpinan Organisasi Seni, dan undangan lainnya.
Dalam pembukaan sambutannya, Walikota Sukabumi atas nama pribadi, keluarga, pemerintah dan warga masyarakat Kota Sukabumi, menyampaikan ucapan bela sungkawa sekaligus turut berduka cita, atas meninggalnya salah seorang seniman muda kondang, Yan Asmi, pada hari Senin dini hari pukul 02.20, di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) R. Syamsudin, S.H. Kota Sukabumi, akibat menderita sakit.
Untuk itu, Walikota Sukabumi mengajak unsur Muspida, Pimpinan dan Anggota DPRD, para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Tokoh Masyarakat, Seniman, Budayawan, para Pimpinan Organisasi Seni, dan undangan lainnya termasuk para penonton, untuk bersama-sama memanjatkan doa kepada Allah Taalla, seraya mengharapkan, agar arwah almarhum mendapat rahmat dan maghfiroh, diterima iman islamnya, serta ditempatkan di sisi Allah Taalla. Selain itu, segenap keluarga yang ditinggalkan, mendapat kekuatan dan ketabahan lahir batin, dalam menerima takdir dari Illahi Robbi ini. Ditandaskannya, almarhum Yan Asmi, sebagai salah seorang seniman yang sangat mencintai tempat kelahirannya, yakni Kota Sukabumi. Buktinya, nama Sukabumi oleh almarhum digunakan menjadi namanya sendiri, yakni Yan Asmi, atau kependekan dari Yan Asal Sukabumi.
Menyinggung penyelenggaraan Lomba Helaran Kesenian Daerah ke-3, antar Kecamatan se Kota Sukabumi Tahun 2010, Walikota Sukabumi sangat mendukung sekaligus memberikan apresiatif yang tinggi. Karena penyelenggaraan Lomba Helaran Kesenian Daerah ke-3, antar Kecamatan se Kota Sukabumi Tahun 2010 ini, sangat besar manfaatnya, sekaligus sebagai salah satu langkah dan upaya, untuk melestarikan seni budaya bangsa, khususnya seni budaya Sunda, yang eksistensinya cenderung melorot, akibat kurang diminani oleh warga masyarakat, ter-utama oleh generasi muda.
Walikota Sukabumi mengharapkan, dengan diselenggarakanya Lomba Helaran Kesenian Daerah ke-3, antar Kecamatan se Kota Sukabumi Tahun 2010 ini, dapat menumbuhkan kecintaan warga masyarakat khususnya generasi muda, terhadap seni budaya bangsa sendiri, ter-utama seni budaya Sunda. Dengan demikian, eksistensi seni budaya bangsa khususnya seni budaya Sunda, di Kota Sukabumi dapat lestari dan berkembang, serta disenangi dan dicintai oleh segenap lapisan warga masyarakat, termasuk oleh kalangan generasi muda.
|
| |
| Senin, 29 Maret 2010 |
| WALIKOTA SUKABUMI HIMBAU SEGENAP LAPISAN WARGA MASYARAKAT AGAR GUNAKAN PRODUK DALAM NEGERI |
| Reporter : ENDANG SUMARDI |
| |
|
Walikota Sukabumi, H. Mokhamad Muslikh Abdussyukur, S.H., M.Si., menghimbau segenap lapisan warga masyarakat, khususnya unsur Dinas, Badan, Lembaga, Kantor, Bagian, Camat, Lurah, BUMN, BUMD, Perbankan, Organisasi Kemasyarakatan, Keagamaan, Pemuda, dan Pelaku Usaha, agar menggunakan produk dalam negeri, baik untuk keperluan sehari-hari, maupun untuk keperluan kedinasan dan kegiatan lainnya.
Selain itu, khusus bagi unsur Dinas, Badan, Lembaga, Kantor, Bagian, Camat, Lurah, BUMN, BUMD, Perbankan, Organisasi Kemasyarakatan, Keagamaan, Pemuda, dan Pelaku Usaha di Kota Sukabumi, agar membuat Spanduk Kampanye Penggunaan Produk Dalam Negeri, dengan slogan, ajakan, dan himbauan Kampanye Massal Gerakan Cinta Produk Dalam Negeri. Diantaranya Makanlah buah-buahan dalam negeri yang lebih segar, lebih sehat dan lezat; Pastikan makanan yang anda konsumsi hari ini produk dalam negeri; Makanan dalam negeri dijamin lebih halal dan sesuai selera kita; Pas rasanya, pas harganya, pas mutunya... itulah makanan Indonesia; Lidah kita pasnya, yaaa makanan Indonesia; Mode...? Bandung dong pusatnya, pakailah produk sendiri; Sekarang juga ber-alih ke produk dalam negeri; Menggunakan produk dalam negeri akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat; Menggunakan produk dalam negeri memberikan jaminan keamanan bagi para pekerja kita; dan Jabar sebagai pusat pangan nasional... jelas produknya lebih unggul.
Slogan, ajakan, dan himbauan selanjutnya, yakni Menggunakan produk dalam negeri adalah bagian dari semangat nasionalisme; Pastikan benda yang menempel di tubuh anda semuanya produk dalam negeri; Jabar as a kitchen of the country... kita bangga dengan makanan Jabar; Sayangi Petani!... makanlah hasil pertanian kita; Siapa takut...? Produk kita lebih baik kok!; Saatnya kita tunjukan jati diri melalui penggunaan produk dalam negeri secara total; Para Pahlawan berkorban dengan nyawa dan darah... kita mah gunakan saja produk dalam negeri; Bapak, Paman, Ade, Kakak, Saudara, Tetangga, yang bekerja di Pabrik-Pabrik akan senang apabila produknya kita gunakan; Bukan saatnya pilih-pilih... Beli produk dalam negeri; dan Penggunaan produk dalam negeri bukan suatu pilihan tapi sudah kewajiban!.
Kemudian slogan, ajakan, dan himbauan lainnya, yakni apa kata dunia!!! Bila masyarakat kita tidak menggunakan produk sendiri; Apa kata dunia!!! Kalau kita ketergantungan dengan produk luar; Apa kata dunia!!! Jika ekonomi kita terpuruk lantaran tergantung dengan produk luar, mari kita ber-alih untuk selalu menggunakan produk dalam negeri; Nasionalisme cara gawe adalah menggunakan produk dalam negeri titik; Apapun alasannya aku tetap cinta produk Indonesia; Dulur jeung baraya urang digawe nyieunan barang jeung kadaharan, piraku urang teu mikanyaah... Hayu urang babarengan ngagunakeun produk urang sorangan; Pengumuman... pengumuman... gunakan produk dalam negeri sekarang juga untuk mencegah bahaya keterpurukan ekonomi...; Jangan hanya pintar berdemo... lihat kondisi pelaku usaha kita... mari kita bangun ekonomi nasional dengan selalu menggunakan produk dalam negeri; Tong serab ku barang luar... produk urang sorangan leuwih alus jeung leuwih sehat; dan Hidup Persib...!! Hidup Jawa Barat...!! Hidup Produk Indonesia...!! Wasalam...
Slogan, ajakan, dan himbauan yang harus dibuat oleh unsur Dinas, Badan, Lembaga, Kantor, Bagian, Camat, Lurah, BUMN, BUMD, Perbankan, Organisasi Kemasyarakatan, Keagamaan, Pemuda, dan Pelaku Usaha, dalam menyukseskan Kampanye Massal Gerakan Cinta Produk Dalam Negeri, khususnya di Kota Sukabumi, umumnya di Jawa Barat dan Indonesia, sesuai dengan Surat Gubernur Jawa Barat, Nomor 520.1/1132/Admek, Tentang Kampanye Penggunaan Produk Dalam Negeri.
|
| |
| Senin, 29 Maret 2010 |
| BUPATI DAN WALIKOTA AGAR MENJAGA DAN MELANJUTKAN HASIL PEMBANGUNAN YANG DINILAI BAIK |
| Reporter : ENDANG SUMARDI |
| |
|
Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan, menghimbau Bupati dan Walikota beserta jajarannya dan seluruh elemen masyarakat, agar senantiasa menjaga dan melanjutkan hasil pembangunan yang dinilai baik. Maksud dan tujuannya, guna menjaga kesinambungan pembangunan, yang merupakan tugas bersama seluruh pemangku kepentingan. Selain itu, Bupati dan Walikota beserta jajarannya, agar senantiasa melakukan perbaikan dan terobosan dalam berbagai hal yang dianggap belum optimal, khususnya dalam mencapai visi dan misi Provinsi jawa Barat.
Himbauan Gubernur Jawa Barat tersebut, disampaikan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Jaawa Barat, Profesor Doktor Deni Juanda, saat memberi sambutan pada Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kota Sukabumi, di Gedung Juang 45, hari Rabu, 24 Maret 2010.
Dikatakannya, Pemerintah Provinsi Jawa Barat, sebagai bagian integral dari Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dalam mengupayakan visi dan misi, senantiasa memperhatikan program Pemerintah Pusat. Antara lain, Rencana Kerja Pemerintah Pusat (RKP) Tahun 2011, dengan prioritas Reformasi birokrasi dan Tata Kelola Pemerintahan, Pendidikan, Kesehatan, Penanggulangan Kemiskinan, Ketahanan Pangan, Infrastruktur, Iklim Inventasi dan Iklim Usaha, Energi, Lingkungan Hidup dan Pengelolaan Bencana, Daerah Tertinggal, Terdepan dan Panca Konflik, serta Kebudayaan, Kreativitas dan Inovasi Teknologi.
Dikatakan pula, Musrenbang ini menjadi momen yang sangat penting, dalam rangka menghasilkan dokumen Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2011, yang merupakan tahap pemantapan dari Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Tahun 2008-2013, untuk penyiapan kemandirian masyarakat Jawa Barat. Dikatakan pula, dalam rangka menjaga kesinambungan RKPD Tahun 2011 dan sejalan dengan tahap pemantapan dari RPJMD Tahun 2008-2013, maka tema pembangunan Jawa Barat tahun 2011, yakni Memantapkan sinergi pembangunan yang bermutu dan akuntabel bersama Pemerintah Pusat, Kabupaten, Kota dan mitra, menuju masyarakat Jawa Barat yang mandiri, dinamis dan sejahtera.
Gubernur Jawa Barat menjelaskan, implikasi dari tema pembangunan tersebut, yakni meningkatnya partisipasi dan kepentingan masyarakat serta pemangku kepentingan lainnya, baik Pusat dan Provinsi maupun Kabupaten dan Kota, dalam menetapkan prioritas pembangunan.
|
| |
| Kamis, 25 Maret 2010 |
| WAKIL WALIKOTA SUKABUMI BUKA MUSRENBANG KOTA SUKABUMI TAHUN 2010 |
| Reporter : ENDANG SUMARDI |
| |
|
Wakil Walikota Sukabumi, Doktor H. Mulyono, M.M., hari Rabu, 24 Maret 2010, di Gedung Juang 45, secara resmi membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kota Sukabumi Tahun 2010, untuk Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2011.
Dalam sambutannya, Wakil Walikota Sukabumi menjelaskan, Musrenbang Kota Sukabumi ini, dilaksanakan dalam rangka memenuhi amanat Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004, Tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional, yang menyatakan, bahwa Pemerintah Daerah wajib menyusun RKPD, sebagai rencana tahunan, yang merupakan tahap lanjutan dari pelaksanaan Musrenbang Kelurahan dan Kecamatan, serta Forum Gabungan Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Dengan demikian, RKPD ini merupakan hasil pemikiran dan aspirasi berbagai pemangku kepentingan pembangunan.
Dikatakannya, Musrenbang Kota Sukabumi Tahun 2010 untuk RKPD Tahun 2011 ini, merupakan Musrenbang tahun ketiga, dari pelaksanaan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Sukabumi Tahun 2008-2013. Berkaitan dengan hal tersebut, Wakil Walikota Sukabumi mengingatkan kembali visi Walikota dan Wakil Walikota yang tertuang dalam RPJMD Kota Sukabumi Tahun 2008-2013, yakni Dengan Iman dan Taqwa Mewujudkan Pemerintahan yang Amanah Berparadigma Surgawi, Menuju Kota Sukabumi yang Cerdas, Sehat dan Sejahtera. Dengan misi Mewujudkan pengamalan nilai-nilai agama, sosial dan budaya; Mewujudkan tata kelola pemerintahan dan aparatur yang profesional dan religius, atau clean government and good governance; serta Mewujudkan kualitas pelayanan publik dalam bidang pendidikan, kesehatan dan perdagangan.
Dikatakan pula, sebagai penjabaran dari ketiga misi tersebut, maka strategi pencapaian visi dan misi Walikota dan Wakil Walikota dalam RPJMD Kota Sukabumi Tahun 2008-2013, yakni dalam bidang agama, sosial dan budaya, meningkatkan kualitas kehidupan ber-agama dan toleransi antar umat ber-agama, guna mewujudkan masyarakat yang religius, meningkatkan rasa saling percaya dan harmonisasi antar kelompok, mengembangkan budaya yang berlandaskan nilai-nilai luhur, serta meningkatkan keamanan, ketertiban dan penanggulangan kriminalitas, guna mewujudkan kehidupan sosial yang kokoh, dengan berlandaskan pada budaya dan kearifan lokal. Selanjutnya dalam bidang pemerintahan, meningkatkan kepuasan masyarakat terhadap pelayanan publik pemerintah, guna mewujudkan pemerintahan dengan kualitas pelayanan yang prima kepada masyarakat. Kemudian dalam bidang pendidikan, kesehatan, perdagangan dan sektor lainnya, mewujudkan masyarakat yang cerdas, mewujudkan masyarakat yang sehat, dan mewujudkan daya saing ekonomi kota.
|
| |
| Selasa, 23 Maret 2010 |
| WAKIL WALIKOTA SUKABUMI PADA HARI PERTAMA PELAKSANAAN UN LAKUKAN SIDAK KE SEJUMLAH SEKOLAH |
| Reporter : ENDANG SUMARDI |
| |
|
Wakil Walikota Sukabumi, Doktor H. Mulyono, M.M., didampingi Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Sukabumi, H. Deden Solehudin, S.Ag., M.M., Kepala Dinas Pendidikan Kota Sukabumi, Sanusi Hardjadiredja, S.Pd., serta Kepala Kantor PDE, Arsip Daerah dan Humas Kota Sukabumi, H. Oscar Lesnussa, S.H., M.M., pada hari pertama pelaksanaan Ujian Nasional (UN), hari Senin pagi, 22 Maret 2010, melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke sejumlah sekolah. Diantaranya ke SMA Negeri 4, SMA dan SMK Muhamadiyah, SMA dan SMK Taman Siswa, SMK Negeri 1, SMK Negeri 3, SMK Teknologi Plus Padjadjaran, SMA dan SMK Pasundan, SMA Negeri 3, dan SMA Negeri 5.
Selain Wakil Walikota Sukabumi, Sekretaris Daerah Kota Sukabumi, H. Mohamad Muraz, S.H., M.M., didampingi Asisten Administrasi Setda Kota Sukabumi, Drs. H. Achmad Husni, M.Si., juga melakukan Sidak ke sejumlah sekolah, diantaranya ke SMA MY, SMA PGRI 1, SMA Negeri 1, MA Negeri 1, SMK Negeri 2, SMK PGRI 1, SMK PGRI 2, serta MA dan Bina Teknik Tegallega. UN siswa SMA, SMK dan MA tahun pelajaran 2009-2010 tersebut, dijadwalkan berlangsung selama 5 hari, tepatnya dari tanggal 22 hingga 26 Maret 2010.
Wakil Walikota Sukabumi, Doktor H. Mulyono, M.M., dalam kesempatan tersebut mengharapkan, seluruh siswa SMA, SMK dan MA di Kota Sukabumi lulus 100 persen, dengan mendapat nilai baik. Ditandaskannya, apabila seluruh siswa SMA, SMK dan MA di Kota Sukabumi lulus 100 persen, dapat memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan kualitas pendidikan Kota Sukabumi, sekaligus meningkatkan peringkat di Jawa Barat.
Sementara Kepala Dinas Pendidikan Kota Sukabumi, Sanusi Hardjadiredja, S.Pd. menjelaskan, siswa SMA, SMK dan MA yang mengikuti UN dalam tahun pelajaran 2009-2010, seluruhnya berjumlah 5 ribu 794 siswa, terdiri dari 2 ribu 543 siswa SMA, 2 ribu 837 siswa SMK, dan 414 siswa MA. Sedangkan standar nilai kelulusan UN tahun pelajaran 2009-2010, yakni 5,50 untuk seluruh mata pelajaran yang diujikan, dengan nilai minimal 4,00 untuk paling banyak 2 mata pelajaran, dan 4,25 untuk seluruh mata pelajaran lainnya.
Ditandaskannya, seluruh naskah hasil UN siswa SMA, SMK dan MA tahun pelajaran 2009-2010, akan dibawa ke Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat, untuk di scan dan dilakukan scoring di Badan Pengembangan Teknologi Pendidikan (BPTP) Provinsi Jawa Barat Bandung. Ditandaskan pula, seluruh siswa SMA, SMK dan MA yang mengikuti UN, tidak diperbolehkan membawa alat-alat elektronik, seperti HP dan Kalkulator. Maksud dan tujuannya, untuk menjamin sekaligus menjaga kebocoran soal-soal ujian.
Untuk itu, pihak Panitia UN Tingkat Kota Sukabumi, pada pelaksanaan UN siswa SMA, SMK dan MA tahun pelajaran 2009-2010, menurunkan 80 orang Tim Pemantau Independen (TPI) dari Perguruan Tinggi, dan 656 Pengawas, yang ditugaskan di setiap Ruang Kelas, masing-masing sebanyak 2 orang. Adapun kelulusan hasil UN untuk siswa SMA, SMK dan MA tahun pelajaran 2009-2010, menurut rencana akan diumumkan sebulan kemudian, setelah pelaksanaan UN.
|
| |
| Senin, 22 Maret 2010 |
| WAKIL WALIKOTA SUKABUMI SECARA RESMI MELEPAS PESERTA OLAH RAGA SEPEDA SANTAI |
| Reporter : ENDANG SUMARDI |
| |
|
Wakil Walikota Sukabumi, Doktor H. Mulyono, M.M., hari Minggu pagi, 21 Maret 2010, di jalan R. Syamsudin, S.H., tepatnya di depan Balaikota Sukabumi, secara resmi melepas peserta olah raga Sepeda Santai, dalam rangka menyambut sekaligus memeriahkan Hari Jadi Ke-96 Kota Sukabumi, yang jatuh pada tanggal 1 April 2010 mendatang.
Dalam sambutannya, Wakil Walikota Sukabumi menjelaskan, pembangunan dan pengembangan olah raga di Kota Sukabumi semakin penting, baik olah raga pendidikan maupun olah raga rekreasi dan olah raga prestasi. Karena pembangunan dan pengembangan olah raga, merupakan salah satu cara untuk menjaga dan meningkatkan kesehatan, sekaligus sebagai salah satu sarana untuk mengembangkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang bermutu, serta sehat dan kuat. Sebab dalam tubuh yang sehat dan kuat, akan berkembang pula jiwa yang sehat dan kuat.
Berkaitan dengan hal tersebut, pembangunan dan pengembangan serta kegemaran olah raga di kalangan masyarakat Kota Sukabumi, merupakan bagian yang tidak kalah penting dari keseluruhan pembangunan bangsa, yakni untuk mewujudkan masyarakat yang sejahtera lahir dan batin, masyarakat yang sehat jasmani dan rokhani, serta masyarakat yang sehat sosial dan spiritual.
Dikatakannya, dengan semakin semaraknya aktivitas dan kreativitas olah raga yang dilakukan oleh warga masyarakat Kota Sukabumi, dapat menunjang kelancaran dan keberhasilan terhadap program Pemerintah Kota Sukabumi, khususnya dalam mencapai Visi Pembangunan Kota Sukabumi Tahun 2005-2025, yakni Terwujudnya Kota Sukabumi Sebagai Pusat Pelayanan Berkualitas Bidang Pendidikan, Kesehatan dan Perdagangan di Jawa Barat, Berlandaskan Iman dan Taqwa; serta Visi Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi Tahun 2008-2013, yakni Dengan Iman dan Taqwa Mewujudkan Pemerintahan yang Amanah Berparadigma Surgawi, Menuju Kota Sukabumi yang Cerdas, Sehat dan Sejahtera.
|
| |
| Kamis, 18 Maret 2010 |
| WAKIL WALIKOTA SUKABUMI BUKA RAPAT KERJA KANTOR KEMENTERIAN AGAMA KOTA SUKABUMI TAHUN 2010 |
| Reporter : ENDANG SUMARDI |
| |
|
Wakil Walikota Sukabumi, Doktor H. Mulyono, M.M., hari Rabu pagi, 17 Maret 2010, di Graha Qolbun Salim Kompleks Masjid Agung Kota Sukabumi, secara resmi membuka Rapat Kerja Kantor Kementerian Agama Kota Sukabumi Tahun 2010.
Dalam sambutannya, Wakil Walikota Sukabumi menjelaskan, sebagaimana dimaklumi bersama, bahwa pembangunan kehidupan agama di Indonesia, merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari pembangunan manusia Indonesia se-utuhnya. Hal tersebut, bukan ber-arti karena bangsa Indonesia sebagai bangsa yang kuat rasa keagamaannya, melainkan juga karena bangsa Indonesia memandang agama mempunyai arti dan peranan yang sangat penting bagi kehidupan, baik dalam konteks perseorangan maupun dalam konteks bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
Ditandaskannya, Negara Indonesia bukan Negara Agama. Artinya ideologi dan dasar negaranya tidak didasarkan pada agama. Tapi peran agama sangat sentral dalam menentukan arah kehidupan bangsa dan negara. Namun demikian, menurut Wakil Walikota Sukabumi, pihaknya tidak setuju apabila Negara Indonesia dikatagorikan ke dalam Negara Sekuler. Karena menurut pengamatan Wakil Walikota Sukabumi, Negara Indonesia tidak terpisah secara diametral dengan agama. Bahkan agama sering kali memberikan inspirasi, tata nilai, dan etika, bagi kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Ditandaskan pula, salah satu segi yang sangat penting dalam pembangunan kehidupan agama di Negara Indonesia, yakni masalah penciptaan kerukunan dan toleransi antar dan intern umat ber-agama.
Wakil Walikota Sukabumi mengatakan, semua pihak tentu tidak menghendaki adanya disharmoni dan intoleransi dalam kehidupan ber-agama. Karena hal tersebut akan berdampak secara negatif, terhadap proses pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat, yang saat ini sedang gencar dilaksanakan.
Dikatakan pula, semua pihak patut bersyukur, karena di Kota Sukabumi tidak ditemukan kasus yang dapat mengganggu ketertiban, serta kedamaian masyarakat dan umat ber-agama. Untuk itu diharapkan, kondisi yang kondusif tersebut harus senantiasa dipertahankan dan ditingkatkan. Diantaranya melalui keseriusan dalam menjalankan roda pemerintahan dan pelayanan terhadap segenap lapisan masyarakat.
|
| |
| Kamis, 11 Maret 2010 |
| WALIKOTA SUKABUMI CANANGKAN PENANGGULANGAN DBD DI KOTA SUKABUMI |
| Reporter : GIRI NUGROHO |
| |
|
Bersamaan dengan diresmikan proyek-proyek pembangunan tahun anggran 2009, hari Rabu, 10 Maret 2010, di Puskesmas Selabatu Kelurahan Selabatu Kecamatan Cikole, Walikota Sukabumi, H. Mokhamad Muslikh Abdussyukur, S.H., M.Si., mencanangkan penanggulangan Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kota Sukabumi.
Dalam sambutannya, Walikota Sukabumi menjelaskan, dicanangkannya hal tersebut, seiring dengan meningkatnya kasus DBD, baik di level nasional maupun di Kota Sukabumi akhir-akhir ini. Untuk itu, menurut Walikota Sukabumi, perlu adanya langkah-langkah preventif, supaya kasus DBD tersebut, tidak menjadi Kasus Luar Biasa (KLB).
Ditandaskannya, munculnya kasus DBD tersebut, berkaitan dengan masalah lingkungan dan pola perilaku warga masyarakat, yang kurang memperhatikan kebersihan dan keindahan lingkungan. Untuk itu, dalam penangannya diperlukan dukungan dan tanggung jawab dari semua pihak. Karena munculnya kasus DBD tersebut, bukan merupakan tanggung jawab pemerintah khususnya Dinas Kesehatan saja, akan tetapi tanggung jawab semua pihak, yakni pemerintah dan warga masyarakat.
Pada kesempatan tersebut, Walikota Sukabumi secara simbolis menyematkan Rompi Juru Pemantau Jentik (Jumantik), kepada para Camat dan Lurah. Diharapkannya, para Camat dan Lurah dapat menggerakan masyarakat dan menjadikan Jumantik bagi warga masyarakat, khususnya dalam menekan laju pengembang-biakan jentik nyamuk Aides Aigefty, sebagai penyebab munculnya DBD.
|
| |
| Kamis, 11 Maret 2010 |
| WALIKOTA SUKABUMI RESMIKAN PROYEK-PROYEK PEMBANGUNAN TAHUN ANGGARAN 2009 |
| Reporter : GIRI NUGROHO |
| |
|
Walikota Sukabumi, H. Mokhamad Muslikh Abdussyukur, S.H., M.Si., hari Rabu, 10 Maret 2010, bertempat di Puskesmas Selabatu Kelurahan Selabatu Kecamatan Cikole, Jalan Kenari Kota Sukabumi, meresmikan proyek-proyek pembangunan Tahun Anggaran 2009.
Hadir pada acara tersebut, Ketua DPRD Kota Sukabumi, Aep Saepurahman, S.E., Wakil Walikota Sukabumi, Doktor H. Mulyono, M.M., Sekretaris Daerah Kota Sukabumi, H. Mohammad Muraz, S.H., M.M., para Asisten, Kepala Kantor PDE, Arsip Daerah dan Humas Kota Sukabumi, H. Oscar Lesnusa S.H., M.H., serta para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lainnya, di lingkungan Pemerintah Kota Sukabumi.
Dalam sambutannya, Walikota Sukabumi menandaskan, dengan diresmikannya proyek-proyek pembangunan tersebut, Pemerintah Kota Sukabumi menunjukan keseriusan dan komitmen, untuk terus memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat Kota Sukabumi, yang salah satu parameternya, yakni terpenuhinya sarana dan prasarana pelayanan publik yang nyaman dan representatif.
Walikota Sukabumi berharap, dengan semakin membaiknya kondisi sarana dan prasarana pelayan publik di Kota Sukabumi, dapat diimbangi dengan meningkatnya kinerja dan profesionalisme dari segenap aparatur birokrasi Pemerintah Daerah. Dengan demikian, tujuan yang digambarkan melalui Visi Kota Sukabumi yakni Terwujudnya Kota Sukabumi Sebagai Pusat Pelayanan Berkualitas Bidang Pendidikan, Kesehatan dan Perdagangan di Jawa Barat, Berlandaskan Iman dan Taqwa, dapat segera tercapai.
Sementara Sekretaris Daerah Kota Sukabumi, H. Mohamad Muraz, S.H.,M.M., dalam laporannya menjelaskan, bahwa jumlah gedung yang dibangun di Kota Sukabumi dalam tahun anggaran 2009, yakni 4 unit gedung di Dinas Pekerjaan Umum, 7 unit lapangan olah raga di Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata (Disporabudpar), 1 unit gedung Balai Latihan Kerja (BLK) di Dinas Sosial, Tenaga Kerja dan Penanggulangan Bencana (Dinsostek PB), 5 unit gedung di Dinas Kesehatan, yakni gedung Puskesmas Selabatu, Puskesmas Cikundul, Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda), Gudang Farmasi, dan Rumah Dinas Puskesmas Selabatu, serta 5 unit gedung Sekolah di Dinas Pendidikan, 1 gedung Perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) R. Syamsudin, S.H., dan 1 unit gedung Kwartir Ranting Cikole.
Ditandaskannya, proyek-proyek pembangunan tersebut, menghabiskan dana sebesar 18 milyar 438 juta 490 ribu 350 rupiah, yakni dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Sukabumi sebesar 7 milyar 404 juta 419 ribu 650 rupiah, dari APBD Provinsi Jawa Barat sebesar 5 milyar 595 juta 651 ribu 200 rupiah, dan dari Dana Alokasi Khusus (DAK) sebesar 5 milyar 438 juta 651 ribu 200 rupiah.
|
| |
| Kamis, 11 Maret 2010 |
| WAKIL WALIKOTA SUKABUMI SERAHKAN BANTUAN KEPADA KELUARGA KORBAN TANAH LONGSOR |
| Reporter : ENDANG SUMARDI |
| |
|
Wakil Walikota Sukabumi, Doktor H. Mulyono, M.M., hari Selasa, 9 Maret 2010 baru-baru ini, menyerahkan bantuan kepada keluarga korban tanah longsor, warga kampung Cisarua Legok RT 5 RW 13 Kelurahan Cisarua Kecamatan Cikole Kota Sukabumi. Antara lain, kepada keluarga korban meninggal dunia, yang menimpa pasangan suami-isteri, Utom (82 tahun) dan Mariam (63 tahun), berupa uang untuk biaya pemakaman dan uang duka sebesar 2 juta rupiah, dan kepada Azis Muslim sebesar 500 ribu rupiah, yang bagian dapur rumahnya terkena longsoran tanah.
Selain bantuan uang, keluarga korban meninggal dunia pasangan suami-isteri tersebut, juga mendapat bantuan natura dari Dinas Sosial, Tenaga Kerja dan Penanggulangan Bencana (Dinsostek PB) Kota Sukabumi, berupa beras 2 karung, Ikan Sarden 30 kaleng, Kecap dan Saus 15 botol, Family Kit 2 set, dan Tikar 2 helai.
Dalam kesempatannya, Wakil Walikota Sukabumi menyampaikan turut bela sungkawa kepada keluarga korban meninggal dunia pasangan suami-isteri tersebut, atas terjadinya musibah tersebut, seraya memanjatkan doa, agar arwah kedua korban suami-isteri yang meninggal dunia tersebut, mendapat rahmat dan maghfiroh, diterima iman-islamnya, serta ditempatkan di tempat yang diridoi oleh Allah Taalla.
Disamping itu, Wakil Walikota Sukabumi juga menghimbau segenap lapisan warga masyarakat, khususnya warga masyarakat kampung Cisarua Legok Kelurahan Cisarua Kecamatan Cikole, umumnya warga masyarakat Kota Sukabumi, ter-utama yang rumahnya berlokasi di daerah perbukitan atau di pinggir tebing dan di Daerah Aliran Sungai (DAS), agar senantiasa waspada dan berhati-hati, khususnya pada setiap hujan turun.
Sementara sejumlah warga masyarakat setempat menjelaskan, musibah tanah longsor tersebut terjadi pada hari Senin, 8 Maret 2010, sekitar pukul 11 malam, pada saat hujan lebat mengguyur wilayah Kota Sukabumi, yang turun sejak sore hari. Dijelaskannya, warga masyarakat setempat telah ber-upaya meng-antisipasi terjadinya musibah tanah longsor tersebut, dengan memasang tanggul, karena bukit yang ada di perkampungan tersebut rawan longsor. Untuk itu, ke depan warga masyarakat di sekitar perkampungan tersebut akan meningkatkan kewaspadaan dan lebih berhati-hati, ter-utama pada setiap terjadi hujan turun.
|
| |
| Rabu, 10 Maret 2010 |
| WAKIL WALIKOTA SUKABUMI MENUTUP KEGIATAN PPL MAHASISWA STISIP SYAMSUL ULUM KOTA SUKABUMI |
| Reporter : GIRI NUGROHO |
| |
|
Wakil Walikota Sukabumi, Doktor H. Mulyono, M.M., hari Selasa, 9 Maret 2010, di Rumah Makan Makan Paeon Ligar Jalur Kota Sukabumi, secara resmi menutup kegiatan Praktek Pengalaman Lapangan (PPL) Mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (STISIP) Syamsul Ulum Kota Sukabumi.
Adapun kegiatan PPL yang dilaksanakan selama satu bulan penuh, tepatnya dari tanggal 6 Februari sampai dengan 6 Maret 2010 tersebut, diikuti oleh 28 peserta mahasiswa STISIP Syamsul Ulum Kota Sukabumi, serta mengambil tempat yang tersebar di tiga Kecamatan di Kota Sukabumi, yakni di Kecamatan Baros 9 orang, di Kecamatan Warudoyong 9 orang, dan di Kecamatan Lembur Situ 10 orang.
Wakil Walikota Sukabumi, Doktor H. Mulyono, M.M., dalam sambutannya menegaskan, kegiatan PPL tersebut sangat penting dilaksanakan, karena berkaitan dengan tiga pilar tugas pokok mahasiswa. Antara lain, nasionalis, intelektual, dan agamis. Dikatakannya, apabila para mahasiswa sudah memahami tiga pilar tugas pokok tersebut, dapat menciptakan dan mewujudkan pribadi-pribadi yang unggul dan berdaya saing tinggi dalam berbagai bidang.
Diharapkannya, para mahasiswa yang mengikuti PPL tersebut, dapat mengamalkan seluruh pengalaman dan pengetahuan yang didapat selama mengikuti PPL tersebut, baik di bangku perkuliahan maupun di masyarakat dan di tempat kerja.
Sementara Pembantu Ketua I Bidang Akademik STISIP Syamsul Ulum Kota Sukabumi, Drs. Dadang, M.Si. berharap, para mahasiswa yang mengikuti program PPL tersebut, dapat meng-analisa seluruh obyek PPL, dikaitkan dengan teori yang didapat di bangku perkuliahan. Dengan demikian, para mahasiswa tersebut dapat meningkatkan inovasi, sekaligus meng-aplikasikannya di masyarakat dan di tempat kerja masing-masing, ter-utama bagi para mahasiswa yang sudah bekerja sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS).
|
| |
| Senin, 8 Maret 2010 |
| WAKIL WALIKOTA SUKABUMI SECARA RESMI LEPAS PESERTA PAWAI CAP GO MEH TAHUN BARU IMLEK 2561 |
| Reporter : ENDANG SUMARDI |
| |
|
Wakil Walikota Sukabumi, Doktor H. Mulyono, M.M., hari Sabtu sore, 6 Maret 2010, di jalan Pajagalan Kota Sukabumi, tepatnya di depan Vihara Widhi Sakti Kota Sukabumi, secara resmi melepas peserta pawai Cap Go Meh Tahun Baru Imlek 2561.
Dalam sambutannya, Wakil Walikota Sukabumi menjelaskan, pelaksanaan pawai tersebut dapat dijadikan salah satu sarana untuk memperkokoh sekaligus meningkatan persatuan dan kesatuan bangsa, karena dalam pawai tersebut, tidak membeda-bedakan suku, ras, agama, dan golongan.
Untuk itu diharapkan, persatuan dan kesatuan bangsa yang dilakukan melalui pelaksanaan pawai tersebut, agar senantiasa dipertahankan dan dilestarikan, sekaligus ditingkatkan dan dikembangkan dalam kehidupan sehari-hari, guna mewujudkan suasana Kota Sukabumi yang aman, tenteram, tertib dan damai.
Selain itu, juga dapat dijadikan salah satu atraksi wisata yang memiliki daya tarik tersendiri di Kota Sukabumi, sekaligus sebagai salah satu sarana dan upaya pelestarian seni budaya daerah. Sebab dalam pawai tersebut, selain ditampilkan Barongsay dan Liong, juga berbagai jenis seni budaya daerah, seperti Kuda Lumping, Kuda Renggong, Sisingaan, Kidang Kancana, Lengser, Calung, Tanjidor dan Pencak Silat.
Yang tidak kalah penting, menurut Wakil Walikota Sukabumi, dalam pelaksanaan pawai tersebut, dapat dijadikan salah satu sarana peningkatan perekonomian masyarakat Kota Sukabumi. Buktinya seluruh ruas jalan yang dilalui pawai tersebut, senantiasa dipadati oleh para penonton, baik dari dalam maupun dari luar wilayah Kota Sukabumi. Ditandaskannya, kehadiran para penonton tersebut, tidak hanya sebatas menyaksikan jalannya pawai saja, akan tetapi dibarengi dengan kegiatan belanja barang dan makanan, yang dijajakan oleh para pedagang di Kota Sukabumi.
Acara pelepasan pawai Cap Go Meh Tahun Baru Imlek 2561 tersebut, ditandai penyerahan gotongan Tandu Joli Abu, yakni Tandu Pembakaran Arang dan Kayu Cendana milik Vihara Widhi Sakti Kota Sukabumi, oleh Wakil Walikota Sukabumi, didampingi unsur Muspida, kepada Panitia Penyelenggara. Gotongan Tandu tersebut, oleh Panitia Penyelenggara diserahkan kembali kepada petugas pengusung, yang selanjutnya diarak keliling Kota Sukabumi.
Adapun rute pawai tersebut, yakni start dari jalan Pajagalan, tepatnya dari depan Vihara Widhi Sakti Kota Sukabumi, kemudian masuk ke jalan Pelabuhan II, jalan Harun Kabir, jalan A. Yani, jalan Gudang, jalan R.E. Martadinata, jalan Ciwangi, jalan A. Yani, jalan Lettu Bakri, jalan Pasundan, jalan Lettu Sobri, jalan Teratai, dan finish di jalan Pajagalan. Sementara peserta pawai, datang dari berbagai daerah, diantaranya dari Tangerang, Jakarta, Depok, Bogor dan Cianjur, serta dari Kota dan Kabupaten Sukabumi.
|
| |
| Senin, 8 Maret 2010 |
| WALIKOTA SUKABUMI INSTRUKSIKAN PARA CAMAT DAN LURAH AGAR PERHATIKAN MASALAH KEPENDUDUKAN |
| Reporter : ENDANG SUMARDI |
| |
|
Walikota Sukabumi, H. Mokhamad Muslikh Abdussyukur, S.H., M.Si., menginstruksikan para Camat dan Lurah, agar peduli dan memperhatikan masalah kependudukan. Karena masalah tersebut sangat penting, sebab berkaitan langsung dengan pelayanan terhadap warga masyarakat.
Instruksi Walikota Sukabumi tersebut, disampaikan saat memberi sambutan sekaligus membuka secara resmi sosialisasi Sensus Penduduk 2010, hari Rabu, 3 Maret 2010, di Balai Besar Perikanan Budidaya Air Tawar (BBP-BAT) Sukabumi.
Diharapkannya, para Camat dan Lurah agar mendukung sekaligus menyukseskan Sensus Penduduk 2010, dengan ikut serta dan aktif melakukan sosialisasi kepada segenap lapisan masyarakat, supaya pelaksanaan Sensus Penduduk tersebut, menghasilkan data penduduk yang benar-benar akurat.
Sementara Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Sukabumi, Rudi Permana, mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kota Sukabumi, yang telah membantu secara optimal menyebar-luaskan informasi Sensus Penduduk 2010 ke Tingkat Kecamatan dan Kelurahan, dengan memasang poster di setiap RW, standing banner, spanduk di sejumlah tempat strategis, dan sosialisasi di Tingkat Kecamatan.
Ditandaskannya, dengan adanya bantuan dan dukungan positif dari Pemerintah Kota Sukabumi terhadap pelaksanaan sosialisasi Sensus Penduduk 2010 tersebut, dapat menunjang terhadap kelancaran dan keberhasilan pelaksanaan pendataan di lapangan. Ditandaskan pula, sosialisasi Sensus Penduduk 2010 ini, telah dilaksanakan sejak bulan Januari 2010 yang lalu, serta akan terus dilaksanakan hingga pelaksanaan Sensus Penduduk 2010, yang akan berlangsung selama satu bulan penuh, tepatnya dari tanggal 1 sampai dengan 31 Mei 2010 mendatang.
Kepala BPS Kota Sukabumi menjelaskan, pelaksanaan Sensus Penduduk 2010 tersebut, melibatkan 628 orang petugas, yang akan mendata penduduk berdasarkan nama dan alamat, serta diperkirakan akan menghabiskan dana dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun 2010, lebih-kurang sebesar 1 milyar 500 juta rupiah.
|
| |
| Rabu, 3 Maret 2010 |
| WALIKOTA SUKABUMI KEMBALI DINOBATKAN SEBAGAI BAPAK ANAK YATIM |
| Reporter : ENDANG SUMARDI |
| |
|
Walikota Sukabumi, H. Mokhamad Muslikh Abdussyukur, S.H., M.Si., kembali dinobatkan sebagai Bapak Anak Yatim, oleh jajaran Pengurus Persatuan Panti Asuhan dan Kaum Dhuafa Kota Sukabumi. Pemberian gelar tersebut, diterima Walikota Sukabumi, usai melantik jajaran Pengurus Persatuan Panti Asuhan dan Kaum Dhuafa Kota Sukabumi, di Gedung Pusat Kajiaan Islam Kota Sukabumi, hari Sabtu, 27 Februari 2010 baru-baru ini, ditandai penyematan Pin Bapak Anak Yatim, oleh salah seorang Pengurus Persatuan Panti Asuhan dan Kaum Dhuafa Kota Sukabumi, Mukhtar Sahid.
Namun seperti dikatakan Walikota Sukabumi, gelar yang diberikan tersebut kurang tepat. Karena gelar tersebut, diperuntukan bagi seluruh umat Islam, yang orang tuanya sudah meninggal. Selain itu, Walikota Sukabumi pun sudah menjadi anak yatim, karena orang tuanya sudah meninggal. Yang lebih tepat dan paling disenangi, menurut Walikota Sukabumi, gelar yang diberikan bagi seorang pemimpin, yakni Bapa Urang Sarerea atau Bapak Semua Orang. Karena bagi seorang pemimpin, harus senantiasa menyayangi dan mencintai semua orang, tanpa membeda-bedakan suku, bangsa, agama, kelompok dan golongan. Sebab tugas dan fungsi serta kewajiban bagi seorang pemimpin, yakni untuk melayani dan membantu semua orang, dalam berbagai bidang.
Namun demikian, Walikota Sukabumi tidak menolak dinobatkan sebagai Bapak Anak Yatim, untuk kedua kalinya oleh Pengurus Persatuan Panti Asuhan dan Kaum Dhuafa Kota Sukabumi. Karena gelar yang sama, sebelumnya telah dinobatkan oleh jajaran Pengurus Yayasan Panti Asuhan Padepokan Pancaroba Kota Sukabumi, beberapa waktu yang lalu.
Walikota Sukabumi mengatakan, pemberian gelar tersebut diterima dengan senang hati. Namun gelar tersebut tidak akan ada artinya, apabila tidak ditindak lanjuti dengan tugas, fungsi dan kewajiban sebagai Bapak Anak Yatim. Berkaitan dengan hal tersebut, Walikota Sukabumi mengajak seluruh warga masyarakat, untuk bersama-sama serta senantiasa menyayangi dan mencintai anak yatim, yang sangat membutuhkan uluran tangan dalam berbagai bidang.
Sebab menurut Walikota Sukabumi, sebagian dari harta yang dimiliki oleh setiap orang, ada hak bagi anak yatim. Ditandaskannya, apabila setiap orang melaksanakan aturan tersebut, seluruh rejeki yang didapat oleh setiap orang akan lebih barokah.
Sementara Ketua Persatuan Panti Asuhan dan Kaum Dhuafa Kota Sukabumi, Rafdi menjelaskan, gelar Bapak Anak Yatim yang diberikan kepada Walikota Sukabumi sangat tepat. Karena sosok dan jiwa sosial Walikota Sukabumi ini sangat tinggi, ter-utama dalam membantu anak-anak yang ditinggalkan oleh orang tuanya. Diharapkannya, sosok dan jiwa sosial yang dilakukan Walikota Sukabumi ini, agar ditiru dan diteladani oleh seluruh warga masyarakat, karena sangat positif dan besar manfaatnya.
|
| |
| Selasa, 2 Maret 2010 |
| WAKIL WALIKOTA SUKABUMI NYATAKAN MERASA BANGGA ATAS MENINGKATNYA KESIAPAN APARATUR |
| Reporter : ENDANG SUMARDI |
| |
|
Wakil Walikota Sukabumi, Doktor H. Mulyono, M.M., menyatakan merasa bangga, atas meningkatnya kesiapan aparatur pemerintah Kota Sukabumi, khususnya dalam melaksanakan tugas dan pengabdian kepada pemerintah, negara dan masyarakat. Pernyataan Wakil Walikota Sukabumi tersebut, disampaikan pada apel pegawai, hari Senin pagi, 1 Maret 2010, di halaman Apel Setda Kota Sukabumi.
Dijelaskannya, tugas dan pengabdian aparatur pemerintah Kota Sukabumi tersebut, dimulai sejak apel pagi, hingga melaksanakan tugas dan pengabdian, sesuai dengan kewenangan aparatur pemerintah Kota Sukabumi masing-masing, khususnya dalam bidang pemerintahan, pembangunan dan kemasyarakatan. Dijelaskan pula, pada era reformasi saat ini, segenap aparatur pemerintah telah ber-upaya optimal melakukan reformasi birokrasi, yakni dari penguasa menjadi pelayanan masyarakat.
Wakil Walikota Sukabumi menandaskan, untuk mewujudkan reformasi birokrasi dari penguasa menjadi pelayanan masyarakat tersebut, diperlukan kesiapan dan persiapan sumber daya aparatur yang handal, khususnya dalam memberikan pelayanan prima kepada segenap lapisan masyarakat dalam berbagai bidang, baik dalam bidang pendidikan maupun dalam bidang kesehatan dan perdagangan, sesuai dengan Visi Pembangunan Kota Sukabumi Tahun 2005-2025, yakni Terwujudnya Kota Sukabumi Sebagai Pusat Pelayanan Berkualitas Bidang Pendidikan, Kesehatan dan Perdagangan di Jawa Barat, Berlandaskan Iman dan Taqwa. Selain itu, juga sesuai dengan Visi Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi Tahun 2008-2013, yakni Dengan Iman dan Taqwa Mewujudkan Pemerintahan yang Amanah Berparadigma Surgawi, Menuju Kota Sukabumi yang Cerdas, Sehat dan Sejahtera, baik lahir maupun batin, dilandasi nilai-nilai fhilosofis, Sidiq, Tabligh, Amanah, Fathonah.
Hal tersebut, menurut Wakil Walikota Sukabumi, sangat perlu direalisasikan secara optimal, guna mewujudkan sekaligus meningkatkan derajat kesehatan, kecerdasan dan kesejahteraan warga masyarakat Kota Sukabumi.
|
| |
| Selasa, 23 Februari 2010 |
| WALIKOTA SUKABUMI MENJELASKAN JABATAN YANG DIPEROLEH MERUPAKAN SEBUAH AMANAH |
| Reporter : ENDANG SUMARDI |
| |
|
Walikota Sukabumi, H. Mokhamad Muslikh Abdussyukur, S.H., M.Si. menjelaskan, bahwa jabatan yang diperoleh para pejabat, pada dasarnya merupakan sebuah amanah yang perlu disyukuri. Namun demikian, jabatan yang diperoleh para pejabat, mengandung konsekuensi untuk dipertanggung-jawabkan, baik di dunia maupun kelak di akhirat.
Penjelasan Walikota Sukabumi tersebut, disampaikan saat memberi sambutan, usai mengambil sumpah dan melantik 27 pejabat eselon III dan IV di lingkungan Pemerintah Kota Sukabumi, hari Jumat pagi, 19 Februari 2010 baru-baru ini, di Gedung Juang 45 Kota Sukabumi.
Selain itu, Walikota Sukabumi juga menghimbau kepada para pejabat di lingkungan Pemerintah Kota Sukabumi, agar senantiasa meningkatkan kapabilitas dan kompetensi, baik kompetensi pribadi dan kompetensi sosial, maupun kompetensi profesional. Hal tersebut sangat penting untuk senantiasa dilakukan, guna membangkitkan energi dan komitmen bersama dengan seluruh staf, ter-utama dalam mencapai visi unit kerja masing-masing, Visi Pembangunan Kota Sukabumi Tahun 2005-2025, yakni Terwujudnya Kota Sukabumi Sebagai Pusat Pelayanan Berkualitas Bidang Pendidikan, Kesehatan dan Perdagangan di Jawa Barat, Berlandaskan Iman dan Taqwa; serta Visi Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi Tahun 2008-2013, yakni Dengan Iman dan Taqwa Mewujudkan Pemerintahan yang Amanah Berparadigma Surgawi, Menuju Kota Sukabumi yang Cerdas, Sehat dan Sejahtera, baik lahir maupun batin, dilandasi nilai-nilai fhilosofis, Sidiq, Tabligh, Amanah, Fathonah.
Yang tidak kalah penting bagi para pejabat di lingkungan Pemerintah Kota Sukabumi, yakni agar senantiasa ber-upaya optimal mempertajam kemampuan, untuk meng-aplikasikan manajemen yang partisipatif, kondusif dan responsive, khususnya dalam menyelenggarakan tugas sehari-hari di unit kerja masing-masing. Karena hal tersebut, menurut Walikota Sukabumi, cenderung dapat membangkitkan gairah kerja bagi seluruh staf, yang pada gilirannya akan berdampak pada percepatan pencapaian visi dan misi organisasi.
Hadir dalam kesempatan tersebut, unsur Muspida, Pimpinan dan Anggota DPRD Kota Sukabumi, Wakil Walikota Sukabumi, Doktor H. Mulyono, M.M., Sekretaris Daerah Kota Sukabumi, H. Mohamad Muraz, S.H., M.M., para Pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Staf Akhli di Lingkungan Pemerintah Kota Sukabumi, para Pimpinan Organisasi Wanita, Organisasi Pemuda, Organisasi Sosial dan Insan Pers, serta undangan lainnya.
|
| |
| Senin, 22 Februari 2010 |
| WALIKOTA SUKABUMI AMBIL SUMPAH DAN LANTIK 27 PEJABAT ESELON III DAN IV |
| Reporter : ENDANG SUMARDI |
| |
|
Walikota Sukabumi, H. Mokhamad Muslikh Abdussyukur, S.H., M.Si., hari Jumat pagi, 19 Februari 2010, di Gedung Juang 45 Kota Sukabumi, mengambil sumpah dan melantik 27 pejabat eselon III dan IV, di lingkungan Pemerintah Kota Sukabumi. Antara lain, Kepala Bagian Umum dan Protokol Setda Kota Sukabumi, Drs. Adil Budiman, M.Si., Kepala Bagian Tata Pemerintahan Setda Kota Sukabumi, Iskandar, S.IP., M.T., Camat Cikole, Suherman, S.IP., Camat Gunung Puyuh, Drs. Suhendrawan, Camat Warudoyong, Wawan Gunawan Permana, S.IP., M.Si., Sekretaris Inspektorat Kota Sukabumi, Drs. Hajah Astri Suryanita, M.M., serta Sekretaris Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Sukabumi, Insinyur Asep Muliasutisna, M.Si.
Selanjutnya Kepala Bidang Pengkajian, Evaluasi dan Pelaporan Badan Perencanaan Pembangunan (Bappeda) Kota Sukabumi, Rahmat Sukandar, S.Si., M.T., M.Sc., Kepala Bidang Pertamanan dan Penerangan Jalan Umum (PJU) Dinas Pengelolaan Persampahan, Pertamanan dan Pemakaman (DP-4) Kota Sukabumi, Drs. Cep Sukandar, Kepala Bidang Pemakaman DP-4 Kota Sukabumi, Drs. Dede Nurdin, M.Ag., Kepala Bidang Sosial Budaya Bappeda Kota Sukabumi, Dra. Nuning Sri Utami, Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum Kota Sukabumi, Edi Supriadi, Kepala Bidang Kependudukan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Sukabumi, Dadang Suherman, S.H., Kepala Bidang Sosial Dinas Sosial, Tenaga Kerja dan Penanggulangan Bencana (Dinsostek PB) Kota Sukabumi, Drs. Wahyu Setiawan, Sekretaris Kecamatan Cibeureum, Adrian Hariadi, S.STP., Sekretaris Kecamatan Cikole, Syarif Bastaman, S.IP., Sekretaris Kecamatan Lembursitu, Encep Suryatna, S.IP., dan Sekretaris Korpri Kota Sukabumi, Ropinus Dero, SIP.
Kemudian Lurah Cikole Kecamatan Cikole, Erwan Sulaiman Mufti, Lurah Situmekar Kecamatan Lembursitu, Sukandar, Lurah Citamiang Kecamatan Citamiang, Iwan Setiawan, Kepala Sub Bagian Umum dan Perlengkapan Dinas Pendidikan Kota Sukabumi, Aim Sunarya, S.Pd., M.Si., Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) TK-SD Kecamatan Lembursitu, Hasan, S.Pd., Kepala Seksi Sarana dan Prasarana Bidang Pendidikan Pra Sekolah dan Pendidikan Dasar (Prapendas) Dinas Pendidikan Kota Sukabumi, Uep Hilman Rifai, S.Pd., Kepala Seksi Kesetaraan Bidang Pendidikan Non Formal dan Informal Dinas Pendidikan Kota Sukabumi, Asep Sudayat, Kepala Seksi Pendataan dan Inventaris Lahan Pemakaman DP-4 Kota Sukabumi, Ekos Koswara, serta Kepala Seksi Penataan dan Pemeliharaan Lahan Pemakaman DP-4 Kota Sukabumi, Cecep Supriatna.
|
| |
| Senin, 8 Februari 2010 |
| WAKIL WALIKOTA SUKABUMI SECARA RESMI BUKA KARATE SMANSA CUP X TAHUN 2010 SE WILAYAH BOGOR |
| Reporter : ENDANG SUMARDI |
| |
|
Wakil Walikota Sukabumi, Doktor H. Mulyono, M.M., hari Sabtu pagi, di Gelanggang Olah Raga (GOR) Remaja Merdeka Kota Sukabumi, secara resmi membuka Karate SMANSA Cup X, Tahun 2010 se Wilayah Bogor. Kejuaraan tersebut, diikuti sekitar 300 peserta, dari berbagai kelas dan usia.
Dalam sambutannya, Wakil Walikota Sukabumi mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setingg-tingginya kepada jajaran Panitia Penyelenggara, yang telah ber-upaya optimal menyelenggarakan kegiatan tersebut, seraya mengharapkan, melalui kejuaraan tersebut dapat memunculkan bibit-bibit baru atlet Karate, yang dapat berkiprah di ajang yang lebih tinggi lagi, baik di tingkat regional, maupun di tingkat nasional dan internasional.
Dijelaskannya, Karate merupakan salah satu cabang olahraga, yang menuntut kemampuan dari para atletnya, untuk memiliki stamina dan fisik yang baik. Hal tersebut sangat diperlukan, untuk menunjang keterampilan, kecepatan dan ketepatan, khususnya dalam melakukan setiap serangan, termasuk dalam mengolah tubuh. Dengan demikian, mayoritas atlet Karate memiliki tubuh yang kekar dan ber-otot. Dijelaskan pula, kejuaraan tersebut sangat tepat dilaksanakan di Kota Sukabumi. Karena Pemerintah Kota Sukabumi, saat ini sedang gencar meningkatkan prestasi para atlet, dari berbagai cabang olahraga.
Pada bagian lain sambutannya, Wakil Walikota Sukabumi mengharapkan kepada jajaran Panitia Penyelenggara, agar event tersebut dijadikan kalender tetap tahunan, serta dilaksanakan dengan cara yang profesional, supaya jumlah peserta yang mengikuti kegiatan tersebut, dalam setiap tahunnya mengalami peningkatan, baik dari segi kuantitas maupun dari segi kualitas.
Sedangkan kepada seluruh atlet Karate yang mengikuti kejuaraan tersebut, Wakil Walikota Sukabumi mengharapkan, agar senantiasa menjunjung tinggi nilai-nilai sportifitas dan fair play, guna menghindari terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan oleh semua pihak, baik oleh para atlet sendiri maupun oleh para pelatih, pembina dan official.
|
| |
| Selasa, 2 Februari 2010 |
| WALIKOTA SUKABUMI MENGHARAPKAN KE DEPAN KOTA SUKABUMI HARUS MENJADI KOTA PRAMUKA |
| Reporter : ENDANG SUMARDI |
| |
|
Upaya revitalisasi Gerakan Pramuka yang dicanangkan Presiden RI, di Kota Sukabumi telah dilakukan oleh seluruh Anggota Pramuka. Berkaitan dengan hal tersebut, Walikota Sukabumi, H. Mokhamad Muslikh Abdussyukur, S.H., M.Si. mengharapkan, ke depan Kota Sukabumi harus menjadi Kota Pramuka. Dengan demikian, perilaku masyarakat Kota Sukabumi, senantiasa mencerminkan Kode Kehormatan Gerakan Pramuka, yakni Trisatya dan Dasa Dharma Pramuka, sesuai dengan cita-cita bangsa, khususnya dalam pembangunan karakter building, untuk memacu pembangunan bangsa yang berkualitas.
Ditandaskannya, Anggota Gerakan Pramuka di berbagai tingkatan di Kota Sukabumi, yakni di Kwarcab, Kwaran dan Gugus Depan, telah melakukan berbagai terobosan. Seperti yang dilakukan Kwaran Gunungpuyuh, sejak tanggal 28 sampai dengan 30 Januari 2010 baru-baru ini, melaksanakan Lomba Tingkat II Penggalang. Lomba yang diikuti oleh 33 Regu Penggalang tersebut, dipusatkan di Bumi Perkemahan (Buper) Cikundul Kota Sukabumi.
Sementara Ketua Kwaran Gunungpuyuh Kota Sukabumi, Hadi Sasono menjelaskan, Anggota Pramuka merupakan sumber daya yang potensial. Untuk itu, seluruh Anggota Pramuka di setiap Gugus Depan harus senantiasa dibina, diarahkan, dan dikembangkan.
Dalam pada itu, Andalan Humas dan Pengabdian Masyarakat Kwarcab Kota Sukabumi, Drs. Amir Machpud K.H. mengharapkan, para Pembina Pramuka yang berkiprah membangun anak bangsa, agar senantiasa menerapkan sistem among, yakni Ing Ngarso Sung Tulodo, Ing Madya Mangun Karso, dan Tut Wuri Handayani, yang berpedoman pada prinsip-prinsip dasar metodik kepramukaan. Terlebih dalam era globalisasi saat ini, nilai-nilai moral, nilai juang dan patriotisme, perlu ditanamkan dan ditumbuh-kembangkan pada anak-anak, sebagai pewaris para founding father, yang memiliki cita-cita bangsa Indonesia cedas, sehat dan sejahtera, baik lahir maupun batin.
Adapun yang keluar sebagai juara pertama Lomba Tingkat II Penggalang tersebut, untuk Golongan Putera SDN Gunungpuyuh CBM, juara kedua SDN Ciseureuh, dan juara ketiga SDN Lembursitu. Sedangkan juara pertama Golongan Putri SDN Gunungpuyuh CBM, juara kedua SDN Brawijaya, dan juara ketuga SDN Sriwidari I. Dijelaskan pula, untuk Lomba Tingkat III atau setingkat Kwarcab Kota Sukabumi, menurut rencana akan dilaksanakan pada pertengakan bulan Februari 2010. Lomba Tingkat III tersebut, akan diikuti oleh para juara Lomba Tingkat Kwaran.
|
| |
| Senin, 1 Februari 2010 |
| WALIKOTA SUKABUMI LANTIK 2 PEJABAT ESELON II |
| Reporter : ENDANG SUMARDI |
| |
|
Walikota Sukabumi, H. Mokhamad Muslikh Abdussyukur, S.H., M.Si., hari Jumat pagi, 29 Januari 2010, di Rumah Dinas Walikota Sukabumi, mengambil sumpah dan melantik 2 pejabat eselon II, di lingkungan Pemerintah Kota Sukabumi. Antara lain, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kota Sukabumi, Insinyur Asep Irawan, M.Sc., dan Kepala Dinas Kesehatan Kota Sukabumi, Dokter Hajah Ritanenny Edlien Silyena Mirah.
Pengambilan sumpah dan pelantikan pejabat tersebut, dihadiri Pimpinan dan Anggota DPRD, unsur Pimpinan Daerah, Wakil Walikota Sukabumi, Doktor H. Mulyono, M.M., Sekretaris Daerah Kota Sukabumi, H. Mohamad Muraz, S.H., M.M., para Asisten dan Staf Akhli, para Pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Pimpinan Organisasi Wanita dan Kemasyarakatan, serta undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Walikota Sukabumi mengucapkan selamat kepada 2 pejabat eselon II tersebut, seraya mengharapkan, agar peristiwa ini menjadi momentum penting dan penuh berkah, khususnya dalam perjalanan karier ke-2 pejabat eselon II tersebut, sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS).
Dikatakannya, sebagaimana dimaklumi bersama, bahwa tujuan nasional bangsa Indonesia sebagaimana yang diamanatkan dalam Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945, antara lain untuk melindungi segenap bangsa, meningkatkan kesejahteraan umum, dan ikut serta melaksanakan ketertiban dunia. Dalam mewujudkan amanat tersebut, sejak kemerdekaan, berbagai agenda telah dilaksanakan oleh bangsa Indonesia, selaras dengan kebijakan yang ditempuh oleh para pimpinan bangsa dalam setiap periodenya.
Dikatakan pula, sebagaimana yang telah diketahui bersama, bahwa 3 agenda pokok dari Kabinet Indonesia Bersatu II yang memerintah saat ini, yakni peningkatan kesejahteraan masyarakat atau prosperity, penguatan kualitas pembangunan demokrasi, serta peningkatan kualitas penegakan hukum dan keadilan atau justice. Dalam mewujudkan ke-3 agenda utama tersebut, membutuhkan peran serta seluruh elemen masyarakat, termasuk aparat pemerintah di daerah.
Walikota Sukabumi menjelaskan, bagi institusi pemerintah khususnya pemerintah daerah, Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) yang dijabarkan menjadi serangkaian program dan kegiatan, merupakan salah satu bentuk upaya dalam mewujudkan berbagai agenda, yang telah diamanatkan oleh konstitusi dan yang menjadi agenda kabinet saat ini. Oleh karenanya, merupakan salah satu keharusan bagi seluruh aparat pemerintah daerah, untuk senantiasa melaksanakan APBD dengan sebaik-baiknya, supaya mampu memberikan daya ungkit nyata terhadap visi yang telah ditetapkan, serta dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, sebagai pemegang kedaulatan.
|
| |
| Senin, 18 Januari 2010 |
| WAKIL WALIKOTA SUKABUMI BUKA SEMINAR UJI KOMPETENSI DAN UJIAN NASIONAL |
| Reporter : ENDANG SUMARDI |
| |
|
Wakil Walikota Sukabumi, Doktor H. Mulyono, M.M., hari Kamis, 14 januari 2010, di Auditorium Universitas Muhammadiyah Sukabumi (UMMI), secara resmi membuka Seminar Uji Kompetensi dan Ujian Nasional (UN) Tahun Pelajaran 2009-2010. Kegiatan tersebut, diikuti oleh para Kepala Sekolah dan Guru se wilayah Bogor, ter-utama para Kepala Sekolah dan Guru dari Kota Sukabumi, Kabupaten Sukabumi, dan Kabupaten Cianjur.
Dalam sambutannya Wakil Walikota Sukabumi mengharapkan, dengan dilaksanakannya seminar tersebut, dapat meningkatkan pengetahuan dan wawasan para Kepala Sekolah dan Guru, khususnya dalam menyiapkan seluruh siswa yang menjadi anak didiknya, dalam menghadapi dan mengikuti UN Tahun Pelajaran 2009-2010. Dengan demikian, pelaksanaan UN Tahun Pelajaran 2009-2010, khususnya di Kota Sukabumi dapat lebih baik dan lebih berkualitas, serta lebih aman dan lebih tertib dari tahun-tahun sebelumnya.
Sementara Rektor Universitas Muhammadiyah Sukabumi (UMMI), Profesor Doktor Asmawi Zainul menjelaskan, Ujian Nasional (UN) Tahun Pelajaran 2009-2010, dilaksanakan tiga tahap. Yakni tahap pertama UN Utama, tahap kedua UN Susulan, dan tahap ketiga UN Ulangan. Dengan demikian, bagi siswa yang tidak lulus pada UN Utama, bisa mengikuti UN Susulan.
Menyinggung keterlibatan Perguruan Tinggi (PT) ter-utama Lembaga Pendidikan Tinggi Kependidikan (LPTK) pada pelaksanaan UN, menurut Rektor UMMI bukan merupakan hal yang baru. Karena sejak Evaluasi Belajar Tahap Akhir (EBTA), keterlibatan PT menunjukan angka yang signifikan, baik dalam kapasitas kontributor konsep maupun dalam pengadaan materi ujian. Selain itu, keterlibatan PT pada tahun-tahun sebelumnya tidak bisa dikesampingkan, ter-utama dalam hal mendinamisasi tim pemantau independen. Ditandaskannya, keterlibatan PT dalam penyelenggaraan UN Tahun 2009-2010 menjadi lebih signifikan. Karena Civitas Perguruan Tinggi tidak lagi sebatas menjadi pemantau, akan tetapi meningkat menjadi penyelenggara, dengan tanggung-jawab yang lebih besar.
Dalam pada itu, Ketua Panitia Penyelenggara, Dadang Heri Kusumah mengharapkan, dengan dilaksanakannya Seminar Uji Kompetensi dan Ujian Nasional tersebut, seluruh peserta seminar dapat menyikapi dengan baik kebijakan pemerintah tentang UN. Selain itu, juga diharapkan dapat menyiapkan anak-anak didiknya lebih baik lagi, dalam menghadapi dan mengikuti UN Tahun Pelajaran 2009-2010.
|
| |
| Senin, 18 Januari 2010 |
| WALIKOTA SUKABUMI LANTIK PEJABAT BUMD |
| Reporter : ENDANG SUMARDI |
| |
|
Walikota Sukabumi, H. Mokhamad Muslikh Abdussyukur, S.H., M.Si., hari Jumat pagi, 15 Januari 2009, di Rumah Dinas Walikota Sukabumi, mengambil sumpah dan melantik pejabat Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), di lingkungan Pemerintah Kota Sukabumi. Antara lain, Direktur Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Sukabumi, Insinyur H. Dede Dahman Daud, dan Direktur Apotek Waluya Farma Kota Sukabumi, Dokter H. Boyke Priyono S, M.Kes.
Dalam sambutannya, Walikota Sukabumi mengucapkan terima kasih kepada para pejabat BUMD di lingkungan Pemerintah Kota Sukabumi yang telah dilantik, seraya mengharapkan dapat menjalankan tugas dengan baik yang diamanahkan.
Dijelaskannya, ada dua fungsi penting BUMD bagi Pemerintah Kota Sukabumi, yaitu untuk memberikan pelayanan terbaik kepada publik dengan biaya terjangkau, sekaligus sebagai salah satu sumber pendanaan.
Khusus untuk PDAM, air sebagai salah satu kebutuhan dasar bagi masyarakat, sudah sepantasnya PDAM bisa mendistribusikan air secara adil, serta tidak ada pihak tertentu yang menguasai secara penuh untuk kepentingan sendiri. Undang-undang pun meng-amanatkan, bahwa negara menguasai air dan kekayaan alam lain, untuk menghidupi hajat hidup orang banyak.
Pada sisi lain, BUMD sebagai sebuah perusahaan, harus mampu menempatkan diri sebagai organisasi bisnis, yang bisa mendatangkan keuntungan. Sedangkan untuk PDAM memiliki fungsi yang unik, karena harus tetap memperhatikan fungsi sosial kepada masyarakat, dengan memberikan pelayanan yang adil.
Yang penting, menurut Walikota Sukabumi, bahwa BUMD harus tetap dikelola layaknya sebuah perusahaan yang core business-nya mendatangkan keuntungan, mulai dari aspek organisasi yang efisien dan efektif, Sumber Daya Manusia (SDM) yang berjiwa entreupreneur, hingga prosedur atau sistem kerja yang terstandar baik.
Dikatakannya, bagi BUMD yang padat modal harus memiliki perencanaan jangka panjang yang fisible, agar investasi barang modal selalu dapat diperbaharui apabila umur teknisnya habis. Demikian pula inovasi harus senantiasa digali, termasuk kemampuan dalam menjalin kerja-sama dengan investor yang menguntungkan.
Walikota Sukabumi mengharapkan, seiring dengan waktu, BUMD di lingkungan Pemerintah Kota Sukabumi, harus senantiasa dalam kondisi yang sehat dan mandiri, serta mampu untuk ber-investasi. Dengan demikian, BUMD di lingkungan Pemerintah Kota Sukabumi, dapat memenuhi tujuan awal, yakni menjadi salah satu sumber pendanaan bagi Pemerintah Kota Sukabumi.
|
| |
| Rabu, 30 Desember 2009 |
| WALIKOTA SUKABUMI SECARA RESMI BUKA DISEMINASI DAN PENDIDIKAN HAM |
| Reporter : ENDANG SUMARDI |
| |
|
Walikota Sukabumi, H. Mokhamad Muslikh Abdussyukur, S.H., M.Si., hari Rabu pagi, 30 Desember 2009, di Operation Room Setda Kota Sukabumi, secara resmi membuka Diseminasi dan Pendidikan Hak Asasi Manusia (HAM).
Dalam sambutannya, Walikota Sukabumi menjelaskan, dalam Mukadimah Rencana Aksi Nasional HAM Indonesia Tahun 2004-2009 dinyatakan, bahwa HAM merupakan anugerah yang diberikan oleh Tuhan Yang Maha Esa, yang wajib dihormati dan dijunjung tinggi, demi harkat dan martabat manusia. Dijelaskan pula, HAM bukan hal yang asing bagi bangsa Indonesia. Sebab sejak berjuang melepaskan diri dari belenggu penjajahan selama ber-abad-abad lamanya, merupakan perwujudan HAM yang paling mendasar.
Dikatakannya, komitmen Indonesia dalam melakukan penghormatan, pemajuan, pemenuhan, dan perlindungan HAM di seluruh wilayah Indonesia, bersumber dari Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945, yang dirumuskan sebelum dicanangkan Deklarasi Universal HAM atau Declaration of Human Right, oleh Persatuan Bangsa-Bangsa (PBB) pada tahun 1948.
Walikota Sukabumi menandaskan, tujuan nasional yang tercantum dalam Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945, adalah untuk melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia, memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa, serta ikut melaksanakan ketertiban dunia, yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial. Tujuan nasional tersebut, terkandung dalam visi bangsa Indonesia dalam bidang HAM. Maksud dan tujuannya, untuk mewujudkan masyarakat Indonesia yang adil dan sejahtera, serta hak asasinya sepenuhnya dihormati, dipenuhi, dimajukan dan dilindungi.
Namun dalam mewujudkan cita-cita serta tujuan nasional tersebut, secara obyektif harus disadari, karena sampai saat ini masih dihadapkan pada berbagai tantangan dan hambatan yang sangat besar dan kompleks. Buktinya, sampai saat ini masih terbentang berbagai masalah, seperti masih tingginya angka kemiskinan, terbatasnya lapangan pekerjaan, krisis energi, bencana alam, merebaknya berbagai kasus penyakit di masyarakat dan sebagainya.
Demikian pula dalam penegakan HAM, semua pihak tengah menghadapi berbagai persoalan yang cukup pelik dan kompleks. Untuk itu, pemerintah memandang masalah HAM ini, sebagai salah satu yang amat penting. Sebab menyangkut masalah martabat dan kehormatan manusia, yang semestinya dijaga dan dipelihara. Dengan demikian, masalah HAM ini sangat penting dilaksanakan oleh semua pihak. Oleh karenanya, pada jajaran Kabinet Pemerintahan sekarang, telah dibentuk Departemen Hukum dan HAM, termasuk institusi independent, yakni Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM). Selain itu, juga di berbagai Perguruan Tinggi dan Lembaga Swadaya Masyarakat, telah tumbuh berbagai Pusat Studi dan Kajian tentang HAM, yang tentunya dapat semakin memperkuat institusi yang menangani masalah HAM.
|
| |
| Selasa, 29 Desember 2009 |
| WALIKOTA SUKABUMI DAPAT ANUGERAH SEBAGAI BAPAK ANAK YATIM |
| Reporter : ENDANG SUMARDI |
| |
|
Walikota Sukabumi, H. Mokhamad Muslikh Abdussyukur, S.H., M.Si., mendapat anugerah sebagai Bapak Anak Yatim. Anugerah tersebut diterima Walikota Sukabumi, pada Peringatan Hari Anak Yatim Tingkat Kota Sukabumi Tahun 2009, yang berlangsung pada hari Minggu, tanggal 27 Desember 2009, bertempat di halaman Balaikota Sukabumi.
Dalam kesempatan tersebut, Walikota Sukabumi menyatakan merasa senang mendapat anugerah tersebut, sekaligus memberi perhatian secara khusus dan apresiasi yang tinggi, atas dilaksanakannya Peringatan Hari Anak Yatim Tingkat Kota Sukabumi Tahun 2009 tersebut.
Selain itu, Walikota Sukabumi mengajak segenap lapisan masyarakat, para pejabat, pengusaha, dan pegawai di lingkungan Pemerintah Kota Sukabumi, agar memperhatikan Anak Yatim, baik berupa moril maupun materil, guna kelangsungan hidup dan peningkatan kesejahteraan mereka dalam berbagai bidang. Hal tersebut selaras dengan Visi Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi Tahun 2008-2013, yakni Dengan iman dan taqwa mewujudkan pemerintahan yang amanah berparadigma surgawi, menuju Kota Sukabumi yang cerdas, sehat dan sejahtera, baik lahir maupun batin, dilandasi nilai-nilai fhilosofis, Shidiq, Tabligh, Amanah, Fathonah.
Sementara Ketua Yayasan Panti Asuhan Pancaroba selaku Ketua Panitia Penyelenggara, Ayi Sumardi mengatakan, dilaksanakannya Peringatan Hari Anak Yatim Tingkat Kota Sukabumi Tahun 2009 ini, sebagai salah satu upaya sosialisasi, supaya masyarakat Kota Sukabumi mengetahui, bahwa tanggal 27 Desember merupakan Peringatan Hari Anak Yatim.
Adapun Anak Yatim yang hadir dalam peringatan tersebut, seluruhnya mencapai 250 anak, ber-asal dari 15 yayasan se Kota Sukabumi. Diharapkannya, masyarakat Kota Sukabumi agar peduli terhadap Anak Yatim, baik berupa moril maupun materil, ter-utama Anak Yatim yang ada di sekitar lingkungan rumah tinggal masing-masing. Karena harus diingat, bahwa harta yang dimiliki atau didapat oleh masing-masing masyarakat, ada bagian untuk Anak Yatim.
Peringatan Hari Anak Yatim yang pertama kali digelar di Kota Sukabumi ini, dihadiri unsur Muspida, para Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), para pegawai, tokoh masyarakat, alim ulama, para Ketua Yayasan Panti Asuhan, serta masyarakat umum lainnya.
|
| |
| Senin, 28 Desember 2009 |
| WAKIL WALIKOTA SUKABUMI TUTUP DIKLAT PRAJABATAN CPNS GOLONGAN II TAHUN 2009 |
| Reporter : ENDANG SUMARDI |
| |
|
Wakil Walikota Sukabumi, Drs. H. Mulyono, M.M., hari Rabu pagi, 23 Desember 2009, di Gedung KPDA Sukabumi, secara resmi menutup Diklat Prajabatan CPNS Golongan II Tahun 2009, di lingkungan Pemerintah Kota Sukabumi.
Dalam sambutannya Wakil Walikota Sukabumi mengharapkan, segenap CPNS di lingkungan Pemerintah Kota Sukabumi yang telah selesai mengikuti Diklat Prajabatan, agar senantiasa ber-upaya optimal merealisasikan seluruh ilmu pengetahuan yang didapat dari Diklat Prajabatan, guna membentuk sumber daya aparatur yang berkualitas, khususnya dalam setiap menjalankan tugas, sebagai abdi negara dan abdi masyarakat.
Selain itu, segenap CPNS di lingkungan Pemerintah Kota Sukabumi yang telah selesai mengikuti Diklat Prajabatan, hendaknya pandai bersyukur dalam mengisi ruang dan waktu pekerjaan seoptimal mungkin dan sebaik mungkin, guna menciptakan mutu pelayanan kepada masyarakat dalam berbagai bidang. Karena tidak sedikit PNS yang memiliki prestasi, serta menduduki jabatan di tempat-tempat strategis, yang diawali dari Golongan I dan II, karena didukung dengan niat dan tekad yang kuat, khususnya dalam setiap melaksanakan tugas pekerjaan secara optimal. Dengan demikian, para PNS tersebut secara bertahap mendapat kepercayaan dari pimpinan, untuk menduduki jabatan.
Berkaitan dengan hal tersebut, kepada segenap CPNS di lingkungan Pemerintah Kota Sukabumi yang telah selesai mengikuti Diklat Prajabatan, agar senantiasa bersungguh-sungguh melaksanakan tugas pekerjaannya dengan baik, sesuai dengan tuntutan dan tantangan zaman yang berkembang saat ini.
Wakil Walikota Sukabumi juga menjelaskan, dalam perkembangan lingkungan stratejik nasional yang dihadapi saat ini dan masa mendatang, mensyaratkan perubahan paradigma kepemerintahan, pembaruan sistem kelembagaan, serta peningkatan kompetensi Sumber Daya Manusia (SDM), dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan bangsa, yang harus mengarah pada penyelenggaraan kepemerintahan yang baik dan bersih, atau clean and good governance.
Untuk mewujudkan tujuan tersebut, menurut Wakil Walikota Sukabumi harus ada dukungan yang positif dari sumber daya aparatur pemerintahan, yang memiliki sosok, perilaku, kualitas, tujuan dan kegiatan, yang dilandasi oleh ke-akhlian dan keterampilan. Disamping itu, juga harus kreatif dan berjiwa inovatif, serta mampu meng-antisipasi tantangan dan perkembangan, termasuk didalamnya memiliki etos kerja yang tinggi.
Selanjutnya memiliki kemampuan sebagai penggerak swadaya masyarakat, serta memiliki rasa solidaritas yang tinggi, peka terhadap dinamika masyarakat yang berkembang, mampu bekerja-sama dengan baik, dan memiliki orientasi berpikir people centered orientation. Kemudian memiliki disipilin yang tinggi, berpikir konsisten terhadap program, serta mampu menjabarkan berbagai kebijakan nasional menjadi program operasional Pemerintah Daerah, sesuai dengan rambu-rambu urusan wajib yang dilimpahkan oleh Pemerintah Pusat.
|
| |
| Senin, 28 Desember 2009 |
| WAKIL WALIKOTA SUKABUMI HIMBAU MASYARAKAT, PARA PEJABAT DAN PENGUSAHA AGAR MENYUMBANG BUKU |
| Reporter : ENDANG SUMARDI |
| |
|
Wakil Walikota Sukabumi, Doktor H. Mulyono, M.M., menghimbau masyarakat, para pejabat, dan pengusaha, agar menyumbangkan buku, khususnya buku-buku bacaan kepada Taman Bacaan yang didirikan Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kota Sukabumi. Sebab Taman Bacaan yang berlokasi di jalan R.E. Martadinata Kota Sukabumi tersebut, baru diresmikan. Selain itu, juga koleksi buku-buku yang ada di Taman Bacaan milik GOW Kota Sukabumi tersebut masih perlu ditambah, sebab dirasakan masih kurang dan belum lengkap. Maksud dan tujuannya, untuk memenuhi kebutuhan para pembaca di Taman Bacaan tersebut.
Himbauan Wakil Walikota Sukabumi tersebut, disampaikan usai meresmikan Taman Bacaan milik GOW Kota Sukabumi, pada acara resepsi peringatan ke-81 Hari Ibu Tingkat Kota Sukabumi Tahun 2009, di Gedung Wanita Kota Sukabumi, hari Selasa, tanggal 22 Desember 2009.
Ditandaskannya, Pemerintah Kota Sukabumi menyambut baik atas didirikannya Taman Bacaan tersebut. Sebab sesuai dengan amanat Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945, yakni untuk mencerdaskan kehidupan bangsa. Selain itu, juga sesuai dengan Visi Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi Tahun 2008-2013, yakni Dengan iman dan taqwa, mewujudkan pemerintahan yang amanah berparadigma surgawi, menuju Kota Sukabumi yang cerdas, sehat dan sejahtera, baik lahir maupun batin.
Untuk itu, Wakil Walikota Sukabumi mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada jajaran pengurus GOW Kota Sukabumi, yang telah ber-upaya optimal mendirikan Taman Bacaan tersebut, seraya menghimbau kepada segenap lapisan masyarakat, agar memanfaatkan secara optimal fasilitas yang didirikan GOW Kota Sukabumi tersebut.
Acara resepsi peringatan ke-81 Hari Ibu Tingkat Kota Sukabumi Tahun 2009 ini, berlangsung meriah dan semarak, sebab diisi berbagai jenis hiburan. Diantaranya berbagai jenis tarian, dan pertunjukan fashion show. Hadir dalam kesempatan tersebut, Ketua Tim Penggerak PKK Kota Sukabumi, Hajah Isye Muslikh Abdussyukur, Wakil Ketua Tim Penggerak PKK Kota Sukabumi, Hajah Puji Mulyono, Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kota Sukabumi, Hajah Esih Muraz, Ketua Persit Kartika Chandra Kirana, Nyonya M. Yusuf, Ketua GOW Kota Sukabumi, dan undangan lainnya.
|
| |
| Rabu, 23 Desember 2009 |
| WALIKOTA SUKABUMI SERAHKAN BANTUAN SOSIAL SEBESAR 217 JUTA 920 RIBU RUPIAH |
| Reporter : ENDANG SUMARDI |
| |
|
Walikota Sukabumi, H. Mokhamad Muslikh Abdussyukur, S.H., M.Si., menyerahkan bantuan sosial sebesar 217 juta 920 ribu rupiah, kepada 460 Guru Agama Honorer se Kota Sukabumi, masing-masing sebesar 473 ribu 700 rupiah. Adapun ke-460 Guru Agama Honorer tersebut, terdiri dari 151 orang Guru Madrasah Diniyah, 26 orang Guru Madrasah Ibtidaiyah, 64 orang Guru Raudatul Athfal, 65 orang Guru Pondok Pesantren, 19 orang Guru Madrasah Tsanawiyah, 8 orang Guru Madrasah Aliyah, dan 127 orang Guru Taman Pendidikan Quran.
Bantuan sosial tersebut, diserahkan secara simbolis kepada 7 orang perwakilan, tepatnya pada upacara puncak peringatan ke-81 Hari Ibu Tingkat Kota Sukabumi Tahun 2009, bertempat di Lapangan Apel Setda Kota Sukabumi, hari Selasa pagi, tanggal 22 Desember 2009.
Dalam sambutannya, Walikota Sukabumi menjelaskan, tanggal 22 Desember 81 tahun yang lalu, merupakan sebuah momentum yang sangat penting dalam perjalan bangsa Indonesia, dimana kaum wanita Indonesia telah mengambil keputusan bersejarah, yakni tekad untuk bersatu. Hal tersebut menunjukan, bahwa sejak duhulu kaum wanita Indonesia telah memberi jawaban yang sangat tepat, terhadap panggilan sejarah dan perjuangan bangsa Indonesia.
Dikatakannya, kaum wanita dalam waktu lebih dari tiga perempat abad yang lalu, telah memilki pandangan jauh ke depan dan memahami secara benar, bahwa perjuangan bangsa Indonesia dalam merintis kemerdekaan, hanya bisa berhasil apabila dilakukan melalui persatuan yang bulat dari seluruh komponen bangsa Indonesia, termasuk kaum wanita. Buktinya, dengan kekuatan persatuan, bangsa Indonesia berhasil merebut Kemerdekaan Nasional, yang diproklamasikan pada tanggal 17 Agustus 1945, oleh Soekarno-Hatta.
Dikatakan pula, hal tersebut mengandung makna, bahwa dengan persatuan yang kokoh dan kuat, tidak akan ada satu kekuatan yang dapat menundukan suatu bangsa. Selain itu, dengan persatuan yang kokoh dan kuat, tidak akan ada satu rintangan yang tidak dapat diatasi oleh suatu bangsa. Oleh karenanya, Walikota Sukabumi mengajak kepada segenap komponen bangsa, untuk senantiasa membina semangat persatuan yang kokoh dan kuat, agar bangsa Indonesia dapat melanjutkan perjuangan, khususnya dalam membangun bangsa di berbagai bidang.
Berkenaan dengan peringatan Hari Ibu, menurut Walikota Sukabumi merupakan salah satu peristiwa yang sangat penting, yang patut untuk senantiasa diperingati, supaya bangsa Indonesia mampu menggali makna yang terkandung di dalamnya. Disamping itu, juga dapat mewarnai perjalanan hidup bangsa Indonesia saat ini dan pada masa mendatang. Untuk itu, fenomena demokrasi yang sedang kuat-kuatnya berjalan saat ini, diharapkan jangan sampai melunturkan kesatuan dan persatuan bangsa. Akan tetapi harus sebaliknya, yakni harus menjadi perekat bangsa, sekaligus menjadikan masyarakat yang senantiasa menjunjung tinggi keadilan, lebih bermartabat, serta lebih menghargai hukum dan hak asasi manusia.
|
| |
| Rabu, 23 Desember 2009 |
| WAKIL WALIKOTA SUKABUMI SECARA RESMI MENUTUP MTQ KE-31 TINGKAT KOTA SUKABUMI TAHUN 2009 |
| Reporter : ENDANG SUMARDI |
| |
|
Wakil Walikota Sukabumi, Doktor H. Mulyono, M.M., hari Senin malam, 21 Desember 2009, di Lapangan Merdeka Kota Sukabumi, secara resmi menutup Musabaqoh Tilawatil Quran (MTQ) Ke-31, Tingkat Kota Sukabumi Tahun 2009.
Dalam sambutannya, Wakil Walikota Sukabumi menjelaskan, penyelenggaraan MTQ Ke-31 Tingkat Kota Sukabumi Tahun 2009, merupakan salah satu upaya, dalam rangka meningkatkan kesadaran keagamaan. Karena bagi setiap ummat yang ber-agama, ada tuntutan untuk melaksanakan ajaran agama. Sedangkan bagi ummat Islam, tuntutan dan pedomannya sudah sangat jelas, yakni sebagaimana yang terkandung dalam AL-Quran. Untuk itu, bagi ummat Islam sangat penting, untuk senantiasa menumbuhkan kesadaran, khususnya dalam mencintai sekaligus menggali nilai-nilai yang terkandung dalam AL-Quran.
Dikatakannya, kegiatan seperti MTQ dapat menciptakan suasana keagamaan, serta dapat menyuburkan kesadaran dan keyakinan agama yang tulus. Sebab dalam alunan suara dan pembacaan ayat suci AL-Quran, akan menimbulkan keharuan dan kedamaian dalam hati. Namun demikian, MTQ sebagai kegiatan yang sifatnya berjenjang dan berdimensi kejuaraan, para qori dan qoriah harus tunduk pada aturan yang berlaku, diantaranya kesempurnaan pelafalan tajwid dan keindahan, serta sisi estetika pembacaan AL-Quran. Berkaitan dengan hal tersebut, tentu banyak faktor yang akan menentukan seseorang, untuk menjadi qori atau qoriah terbaik. Oleh karenanya, hal tersebut sudah menjadi hukum alam, yakni dalam setiap kejuaraan tidak semua peserta dapat menjadi yang terbaik atau juara.
Dikatakan pula, dalam konteks pemahaman demikian, sikap ikhlas harus senantiasa melandasi niat segenap peserta. Karena dengan demikian, posisi juara dan bukan juara dari pelaksanaan MTQ ini, dapat menjadi bahan evaluasi, ter-utama dalam kemajuan membaca AL-Quran yang telah dicapai, sehingga ke depan dapat meningkatkan kualitas, sekaligus dapat meraih prestasi yang diinginkan.
Wakil Walikota Sukabumi juga mengingatkan, karena pelaksanaan MTQ ini sifatnya kejuaraan yang berjenjang, para qori dan qoriah terbaik agar terus berlatih, supaya memiliki bekal yang lebih baik, serta mampu berprestasi dalam MTQ Tingkat Provinsi Jawa Barat pada tahun-tahun mendatang. Untuk itu, Wakil Walikota Sukabumi mengajak kepada segenap ummat Islam, untuk bersama-sama berdoa, agar pelaksanaan MTQ ini, dapat mendorong dan menumbuh kembangkan minat baca AL-Quran, sekaligus dapat meningkatkan minat untuk memahami kandungan AL-Quran, termasuk mengamalkan ajaran-ajaran AL-Quran.
|
| |
| Senin, 21 Desember 2009 |
| WALIKOTA SUKABUMI SERAHKAN BEASISWA SEBESAR 100 JUTA RUPIAH KEPADA 200 ORANG SANTRI BERPRESTASI |
| Reporter : ENDANG SUMARDI |
| |
|
Walikota Sukabumi, H. Mokhamad Muslikh Abdussyukur, S.H., M.Si., menyerahkan bantuan beasiswa sebesar 100 juta rupiah, kepada 200 orang santri berprestasi se Kota Sukabumi tahun 2009. Bantuan beasiswa tersebut, diserahkan secara simbolis kepada 7 orang santri, saat membuka secara resmi pelaksanaan Musabaqoh Tilawatil Quran (MTQ) Ke-31 Tingkat Kota Sukabumi Tahun 2009, Jumat malam, 18 Desember 2009, di Lapangan Merdeka Kota Sukabumi.
Dalam sambutannya Walikota Sukabumi menjelaskan, MTQ Tingkat Kota Sukabumi tahun ini, sengaja dilaksanakan berbarengan dengan perayaan tahun baru Islam, 1 Muharam 1431 Hijriyah, dengan harapan, segenap ummat Islam mampu menapaki tahun 1431 Hijriyah ini, menjadi semakin baik dibanding dengan tahun-tahun sebelumnya.
Berkaitan dengan hal tersebut, Walikota Sukabumi mengajak kepada segenap ummat Islam, untuk menjadikan MTQ Tingkat Kota Sukabumi tahun ini, sebagai wahana untuk mengasah dan meningkatkan kemampuan dzikir dan fikir.
Diharapkannya, melalui kegiatan MTQ dan perayaan tahun baru Islam, 1 Muharam 1431 Hijriyah ini, segenap ummat Islam mampu meningkatkan pemahaman dan pengamalan kandungan AL-Quran, khususnya dalam mewujudkan Kota Sukabumi cerdas, sehat dan sejahtera, yang berparadigma surgawi.
Hadir dalam kesempatan tersebut, unsur Muspida, Sekretaris Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Provinsi Jawa Barat, Ketua Umum LPTQ Kota Sukabumi, para Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), Kepala Kantor Departemen Agama Kota Sukabumi, jajaran pengurus Majelis Ulama Indonsia (MUI) Kota Sukabumi, Ketua Tim Penggerak PKK Kota Sukabumi, Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kota Sukabumi, tokoh masyarakat, alim ulama, pemuda dan undangan lainnya.
|
| |
| Kamis, 17 Desember 2009 |
| WAKIL WALIKOTA SUKABUMI BUKA SOSIALISASI KESELAMATAN BERLALULINTAS |
| Reporter : ENDANG SUMARDI |
| |
|
Wakil Walikota Sukabumi, Doktor H. Mulyono, M.M., hari Senin, 14 Desember 2009, di Gedung Pusat Kajian Islam Kota Sukabumi, secara resmi membuka sosialisasi keselamataan berlalu-lintas, yang diselenggarakan Dinas Perhubungan Kota Sukabumi, Polres Kota Sukabumi, dan Kantor Lingkungan Hidup (KLH) Kota Sukabumi.
Dalam sambutannya, Wakil Walikota Sukabumi menjelaskan, kesadaran warga masyarakat akan kepatuhan dan pentingnya kesadaran dalam menciptakan tertib berlalu-lintas masih minim. Buktinya di beberapa ruas jalan, tidak sedikit warga masyarakat khususnya para pengemudi, baik roda dua maupun roda empat, yang tidak mengindahkan peraturan berlalu-lintas, sesuai dengan petunjuk yang terpampang dalam rambu-rambu lalu-lintas.
Dikatakannya, kesadaran warga masyarakat dalam menciptakan tertib berlalu-lintas, akan timbul dari individu masing-masing warga masyarakat, apabila diawali dengan niat yang tulus dan ikhlas, khususnya dalam menaati dan mematuhi berbagai peraturan dan perundang-undangan yang berlaku.
Untuk itu, Wakil Walikota Sukabumi mengharapkan, dengan dilaksanakannya sosialisasi keselamatan berlalu-lintas tersebut, bisa merubah mindset atau pola pikir warga masyarakat, untuk melakukan berbagai aktivitas, dengan senantiasa memperhatikan keselamatan berlalu-lintas.
Sementara Kepala Dinas Perhubungan Kota Sukabumi, Drs. Andri Setiawan, M.M. menjelaskan, faktor keselamatan jalan raya di seluruh wilayah termasuk di Sukabumi, bukan merupakan tugas dan tanggung-jawab pemerintah semata, akan tetapi tugas dan tanggung-jawab semua pihak, yakni pemerintah dan warga masyarakat. Untuk itu, baik pemerintah dan warga masyarakat, agar senantiasa bahu-membahu dan bersama-sama mematuhi berbagai peraturan dan perundang-undangan yang berlaku, khususnya dalam meningkatkan kualitas penyelenggaraan transportasi. Karena penyelenggaraan transportasi merupakan kebutuhan semua pihak, baik pemerintah maupun warga masyarakat, untuk meningkatkan kesejahteraan dan perekonomian.
Ditandaskannya, untuk mewujudkan sekaligus meningkatkan keberhasilan tertib dan keselamatan berlalu-lintas yang baik, tidak cukup dengan menambah personil. Karena untuk mewujudkan hal tersebut, dibutuhkan adanya kesadaran, kepedulian dan dukungan dari semua pihak, baik dari pemerintah maupun dari warga masyarakat.
|
| |
| Kamis, 17 Desember 2009 |
| WALIKOTA SUKABUMI BUKA DIKLAT PRAJABATAN CPNSD GOLONGAN II TAHUN 2009 |
| Reporter : ENDANG SUMARDI |
| |
|
Walikota Sukabumi, H. Mokhamad Muslikh Abdussyukur, S.H., M.Si., hari Selasa pagi, 15 Desember 2009, di Gedung KPDA Sukabumi, secara resmi membuka Diklat Prajabatan CPNSD Golongan II Tahun 2009, di lingkungan Pemerintah Kota Sukabumi.
Diklat Prajabatan yang berlangsung selama 10 hari, tepatnya dari tanggal 15 sampai dengan 24 Desember 2009 ini, diikuti oleh 43 orang CPNSD, dari berbagai instansi se Kota Sukabumi.
Dalam sambutannya, Walikota Sukabumi menjelaskan, dalam era globalisasi yang telah berjalan sejak beberapa tahun, bangsa Indonesia sebagai bagian dari bangsa-bangsa di dunia dihadapkan pada keadaan, permasalahan, dan tantangan yang berbeda, apabila dibandingkan dengan yang dihadapi pada era sebelumnya. Adapun ciri mendasar dari era globalisasi, diantaranya ditandai dengan ketidak adaan batas masyarakat, khususnya dalam meng-akses informasi dari berbagai belahan dunia, serta berlakunya pasar bebas dan persaingan yang semakin ketat antar bangsa dalam berbagai bidang kehidupan, yang menuntut kemampuan seluruh komponen bangsa dalam menyikapinya, sekaligus memberi makna positif terhadap setiap perubahan yang terjadi.
Demikian pula perkembangan lingkungan stratejik nasional yang dihadapi pada saat ini dan pada masa mendatang, mensyaratkan perubahan paradigma kepemerintahan, pembaruan sistem kelembagaan, serta peningkatan kompetensi sumber daya manusia, dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan bangsa, yang harus mengarah pada penyelenggaraan kepemerintahan yang baik dan bersih, atau clean and good governance.
Seperti dikatakan Walikota Sukabumi, apabila berbicara tentang pemerintahan yang baik dan bersih, harus diingat pula Otonomi Daerah, yang dihantarkan oleh tuntutan dari semangat reformasi, yang secara substantif untuk mendorong pemberdayaan masyarakat, menumbuhkan prakarsa dan kreativitas, sekaligus meningkatkan peran serta masyarakat, termasuk mengembangkan peran dan fungsi DPRD.
|
| |
| Senin, 14 Desember 2009 |
| WALIKOTA SUKABUMI TERIMA BANTUAN 1 UNIT MOBIL PENERANGAN KB DARI BKKBN PUSAT |
| Reporter : ENDANG SUMARDI |
| |
|
Walikota Sukabumi, H. Mokhamad Muslikh Abdussyukur, S.H., M.Si., menerima bantuan 1 unit Mobil Penerangan Keluarga Berencana (KB), dari Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Pusat. Mobil Penerangan KB tersebut, oleh Walikota Sukabumi diserahkan kembali kepada Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat, Perempuan dan Keluarga Berencana (BPMPKB) Kota Sukabumi, Drs. H.A. Hamdan, M.M., untuk menunjang kelancaran dan keberhasilan dalam melaksanakan penyuluhan KB kepada warga masyarakat Kota Sukabumi, yang tersebar di 7 kecamatan dan 33 kelurahan.
Penerimaan dan penyerahan Mobil Penerangan KB tersebut, berlangsung pada acara pelepasan Jalan Santai Keluarga, dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-16 Keluarga Nasional dan Peringatan Hari Ibu (PHI) Ke-81, serta Hari Kesatuan Gerak PKK, KB dan Kesehatan Tingkat Kota Sukabumi Tahun 2009, hari Minggu pagi, 13 Desember 2009, di depan Balaikota Sukabumi.
Sementara Walikota Sukabumi, pada kesempatan tersebut menyerahkan cindera mata sekaligus mengucapkan terima kasih, kepada Direktur Harian Umum Pikiran Rakyat, Syafik Umar, yang telah mendukung penyelenggaraan Jalan Santai Keluarga di Kota Sukabumi.
Dalam sambutannya, Walikota Sukabumi mengucapkan terima kasih kepada Kepala BKKBN Pusat, yang telah menaruh perhatian kepada Kota Sukabumi, dengan memberi bantuan 1 unit Mobil Penerangan KB, untuk menunjang kelancaran dan keberhasilan program KB di Kota Sukabumi.
Selain itu, Walikota Sukabumi juga menjelaskan, Visi Kota Sukabumi Tahun 2005-2025, yakni Terwujudnya Kota Sukabumi Sebagai Pusat Pelayanan Berkualitas Bidang Pendidikan, Kesehatan dan Perdagangan di Jawa Barat, Berlandaskan Iman dan Taqwa, serta Visi Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi Tahun 2008-2013, yakni Dengan Iman dan Taqwa Mewujudkan Pemerintahan yang Amanah Berparadigma Surgawi, Menuju Kota Sukabumi yang Cerdas, Sehat dan Sejahtera, termasuk terwujudnya Norma Keluarga Kecil Bahagia, Sehat dan Sejahtera (NKKBS).
Dikatakannya, untuk mewujudkan NKKBS, masyarakat dapat merealisasikannya dengan mengikuti program KB, karena dengan 2 anak, kesejahteraan akan lebih baik. Dikatakan pula, indeks kesehatan, angka harapan hidup dan usia harapan hidup masyarakat Kota Sukabumi, saat ini sudah mencapai 71 tahun.
|
| |
| Kamis, 3 Desember 2009 |
| WALIKOTA SUKABUMI BUKA BABAK KUALIFIKASI PORDA XI JAWA BARAT CABOR BOLA BASKET WILAYAH BOGOR |
| Reporter : ENDANG SUMARDI |
| |
|
Walikota Sukabumi, H. Mokhamad Muslikh Abdussyukur, S.H., M.Si., hari Selasa sore, 1 Desember 2009, di Gelanggang Olah Raga (GOR) Remaja Merdeka Kota Sukabumi, secara resmi membuka pelaksanaan Babak Kualifikasi Pekan Olah Raga Daerah (Porda) XI Jawa Barat Tahun 2010, untuk Cabang Olah Raga (Cabor) Bola Basket Tingkat Wilayah Bogor.
Hadir dalam kesempatan tersebut, Wakil Walikota Sukabumi, Doktor H. Mulyono, M.M., Ketua Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (Perbasi) Jawa Barat, Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Sukabumi, Ketua Perbasi Kota Sukabumi, Ketua Tim Penggerak PKK Kota Sukabumi, dan undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Walikota Sukabumi menjelaskan, Kota Sukabumi mendapat kehormatan sebagai tuan rumah untuk melaksanakan Babak Kualifikasi Cabor Bola Basket Tingkat Wilayah Bogor, dalam rangka Porda XI Jawa Barat Tahun 2010. Dikatakannya, Babak Kualifikasi Cabor Bola Basket ini, merupakan salah satu proses kegiatan, dalam rangka melakukan selektifitas Tim Bola Basket, yang akan terjun pada Porda XI Jawa Barat Tahun 2010.
Untuk itu, Walikota Sukabumi mengucapkan selamat datang, kepada seluruh kontingen, seraya mengharapkan, kedatangan para atlet Bola Baket se wilayah Bogor ini, akan memberikan warna tersendiri bagi perbasketan di Kota Sukabumi. Diharapkan pula, pelaksanaan Babak Kualifikasi Bola Basket ini, agar diikuti dengan penuh semangat kebersamaan dan sportivitas, bahwa yang terbaik adalah yang patut masuk ke Babak Kualifikasi Porda XI Jawa Barat selanjutnya.
Berkaitan dengan hal tersebut, Walikota Sukabumi berpesan kepada seluruh Tim Bola Basket, ter-utama kepada Tim Bola Basket Kota Sukabumi, untuk menjadi Tim Tuan Rumah yang baik dan Tuan Rumah yang sportif, sehingga tim-tim lainnya se wilayah Bogor ini, dapat bertanding dengan aman, tertib dan lancar.
Walikota Sukabumi juga berpesan kepada wasit, sesuai dengan janji wasit, agar melaksanakan tugas dengan seadil-adilnya, dengan tidak memihak kepada kontingen manapun. Karena Walikota Sukabumi menginginkan, Bola Basket di Sukabumi dapat memberikan pelajaran yang terbaik, bagi olahraga Basket di Jawa Barat.
Dalam pada itu, Ketua Panitia Pelaksana, Antonius Joko Prayitno, S.Pd. menjelaskan, Babak Kualifikasi Porda XI Jawa Barat Tahun 2010, untuk Cabor Bola Basket se wilayah Bogor ini, dijadualkan berlangsung selama 5 hari, tepatnya dari tanggal 1 sampai dengan 5 Desember 2009, serta diikuti oleh 12 Tim, yakni 6 Tim Putera dan 6 Tim Puteri, ber-asal dari 6 daerah. Antara lain, Kota Depok, Kota Bogor, Kabupaten Sukabumi, Kabupaten Cianjur, Kota Sukabumi, dan Kabupaten Bandung Barat.
|
| |
| Rabu, 2 Desember 2009 |
| WAKIL WALIKOTA SUKABUMI SECARA RESMI BUKA RAKOR DAERAH PENGURUS ICMI KOTA SUKABUMI |
| Reporter : ENDANG SUMARDI |
| |
|
Wakil Walikota Sukabumi, Doktor H. Mulyono, M.M., hari Selasa pagi, 1 Desember 2009, di Gedung Pusat Kajian Islam, secara resmi membuka pelaksanaan Rapat Koordinasi (Rakor) Daerah Pengurus Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Kota Sukabumi.
Dalam sambutannya, Wakil Walikota Sukabumi menjelaskan, bahwa tujuan Nasional Bangsa Indonesia, sebagaimana yang diamanatkan dalam Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945, antara lain untuk melindungi segenap bangsa, meningkatkan kesejahteraan umum, dan ikut serta melaksanakan ketertiban dunia. Dalam mewujudkan amanat tersebut, sejak kemerdekaan, berbagai agenda telah dilaksanakan oleh bangsa Indonesia, selaras dengan kebijakan yang ditempuh para pimpinan bangsa dalam setiap periodenya.
Dikatakannya, ada tiga agenda utama dari kabinet yang memerintah saat ini, yakni peningkatan kesejahteraan masyarakat atau prosperity, penguatan kualitas pembangunan demokrasi atau democracy, serta peningkatan kualitas penegakan hukum dan keadilan atau justice. Untuk mewujudkan ketiga agenda utama tersebut, membutuhkan peran serta seluruh elemen masyarakat.
Dikatakan pula, dalam sistem tata kepemerintahan terkini yang mengarah pada upaya mewujudkan kepemerintahan yang baik atau good governance, diantaranya dicirikan dengan pelibatan yang lebih optimal dari berbagai unsur masyarakat, dalam pelaksanaan pembangunan. Hal tersebut didasarkan pada pokok-pokok pikiran, bahwa pemerintahan sebenarnya merepresentasikan kehendak rakyat, sehingga pola pembangunan sudah semestinya lebih banyak melibatkan rakyat, karena rakyat lebih tahu yang sebenarnya dibutuhkan.
Wakil Walikota Sukabumi menandaskan, adalah fakta yang memang tidak bisa dibantah, apabila ummat Islam di Kota Sukabumi sebagai bagian dari komponen bangsa, mempunyai peran dan tanggung-jawab yang besar, bagi tercapainya cita-cita nasional, yakni tercapainya masyarakat yang adil dan makmur, berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945, serta dalam mengembangkan penataan kehidupan berbangsa dan bernegara. Tanggung-jawab tersebut, merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari posisi sebagai kaum muslimin dan sebagai warga Negara, yang diikat dalam nation Indonesia. Ditandaskan pula, atas dasar kematangan dan pemahaman tersebut, hingga saat ini para cerdik cendikia, kaum ulama dan seluruh masyarakat Kota Sukabumi, tetap mampu menjaga kondusifitas hidup dalam keragaman.
|
| |
| Rabu, 2 Desember 2009 |
| WALIKOTA SUKABUMI MERESMIKAN PENGGUNAAN GEDUNG KORPRI KOTA SUKABUMI TAHAP PERTAMA |
| Reporter : ENDANG SUMARDI |
| |
|
Walikota Sukabumi selaku Penasehat Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) Kota Sukabumi, H. Mokhamad Muslikh Abdussyukur, S.H., M.Si., hari Senin, 30 November 2009, meresmikan penggunaan Gedung Korpri Kota Sukabumi tahap pertama, tepatnya di jalan Pelabuhan II Kilometer 5. Peresmian Gedung Korpri tersebut, ditandai penanda-tanganan prasasti, oleh Walikota Sukabumi, dan pengguntingan pita, oleh Ketua Tim Penggerak PKK Kota Sukabumi, Hajah Isye Muslikh Abdussyukur.
Dalam sambutannya, Walikota Sukabumi berharap kepada segenap anggota Korpri Kota Sukabumi, agar senantiasa meningkatkan kualitas kerja, pelayanan dan pengabdian kepada masyarakat, sesuai dengan tugas dan fungsi Korpri, sebagai abdi negara, abdi masyarakat, dan abdi pemerintah. Menyinggung peresmian penggunaan Gedung Korpri Kota Sukabumi tahap pertama, menurut Walikota Sukabumi, sebagai salah satu upaya jajaran pengurus Korpri Kota Sukabumi, untuk meningkatkan kesejahteraan kepada para anggota.
Sementara Sekretaris Daerah Kota Sukabumi selaku Ketua Dewan Pengurus Korpri Kota Sukabumi, H. Mohamad Muraz, S.H., M.M. menjelaskan, pembangunan Gedung Korpri tahap pertama ini, terdiri dari Sekretariat Korpri dan Aula, untuk kegiatan rapat, pertemuan, resepsi dan sebagainya, baik bagi anggota Korpri maupun bagi masyarakat. Pembangunan Gedung Korpri tahap pertama tersebut, menghabiskan dana hasil iuran anggota Korpri Kota Sukabumi, sebesar 1,2 milyar rupiah lebih. Sedangkan pembangunan Gedung Korpri tahap kedua, berupa 20 kamar asrama, untuk kegiatan Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Prajabatan, akan dilaksanakan pada bulan Maret tahun 2010, serta diperkirakan menghabiskan dana hasil iuran anggota Korpri Kota Sukabumi, sebesar 600 juta rupiah.
Pada bagian lain sambutannya, Sekretaris Daerah Kota Sukabumi mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh anggota Korpri Kota Sukabumi, yang telah mendukung dan membantu, baik berupa moril maupun materil, sehingga pembangunan Gedung Korpri tahap pertama tersebut dapat terwujud dan berjalan lancar.
Diharapkannya, seluruh anggota Korpri agar senantiasa mendukung dan membantu, baik berupa moril maupun materil, supaya pembangunan Gedung Korpri tahap kedua, dapat terwujud dan berjalan lancar, sesuai dengan harapan semua pihak.
|
| |
| Senin, 23 November 2009 |
| WALIKOTA SUKABUMI BUKA PORSENI PGRI KOTA SUKABUMI TAHUN 2009 |
| Reporter : ENDANG SUMARDI |
| |
|
Walikota Sukabumi, H. Mokhamad Muslikh Abdussyukur, S.H., M.Si., hari Senin pagi, 23 November 2009, di Lapangan Merdeka, secara resmi membuka pelaksanaan Pekan Olah Raga dan Seni (Porseni) Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kota Sukabumi Tahun 2009.
Dalam sambutannya Walikota Sukabumi menjelaskan, olahraga merupakan salah satu jalan untuk mengembangkan sumber daya manusia yang bermutu. Karena dalam tubuh yang sehat akan berkembang jiwa yang sehat. Untuk itu, pengembangan kegemaran olah raga di kalangan masyarakat, merupakan bagian yang tidak kalah penting dari keseluruhan pembangunan bangsa, untuk mewujudkan masyarakat yang sejahtera lahir dan batin, masyarakar yang sehat jasmani dan rokhani, serta masyarakat yang sehat sosial dan spiritual, sesuai Visi Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi Tahun 2008-2013, yakni Dengan Iman dan Taqwa Mewujudkan Pemerintahan yang Amanah Berparadigma Surgawi, Menuju Kota Sukabumi yang Cerdas, Sehat dan Sejahtera.
Demikian pula pembinaan kesenian daerah, saat ini sangat penting, yakni selain untuk memperkuat rasa kebangsaan, juga untuk meng-eliminir pengaruh budaya luar, yang amat berpengaruh pada perkembangan perilaku generasi muda. Disamping itu, kesenian daerah merupakan hasil dari budi dan daya para leluhur, serta sarat dengan nilai-nilai filosofis kehidupan yang baik, santun dan beradab.
Berkaitan dengan hal tersebut, momen Porseni PGRI ini, diharapkan dapat menjadi upaya pengembangan olahraga prestasi, khususnya di Kota Sukabumi. Karena prestasi yang tinggi dalam bidang olah raga, dapat mengangkat prestise bangsa dalam percaturan internasional. Selain itu, prestasi yang tinggi dalam bidang olah raga, dapat membangkitkan rasa kebanggaan nasional, dan rasa percaya diri suatu bangsa.
Hadir dalam kesempatan tersebut, Pimpinan DPRD, Wakil Walikota Sukabumi, unsur Muspida, Ketua PGRI Provinsi Jawa Barat, para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), para Camat, para Kepala Sekolah dari mulai TK hingga SMA dan SMK, Ketua Tim Penggerak PKK, dan undangan lainnya.
|
| |
| Senin, 23 November 2009 |
| WALIKOTA SUKABUMI LEPAS 42 ORANG TRANSMIGRAN KE KABUPATEN HALMAHERA SELATAN |
| Reporter : ENDANG SUMARDI |
| |
|
Walikota Sukabumi, H. Mokhamad Muslikh Abdussyukur, S.H., M.Si., hari Sabtu, 21 November 2009, di Rumah Dinas Walikota Sukabumi, secara resmi melepas 42 orang transmigran asal Kota Sukabumi Provinsi Jawa Barat, ke lokasi UPT Fida SP 6 Kabupaten Halmahera Selatan Provinsi Maluku Utara, Tahun Anggaran 2009.
Adapun ke-42 orang transmigran tersebut, ber-asal dari 10 Kepala Keluarga (KK). Antara lain, Ade Jaelani, warga jalan RA Kosasih, Gang Pangkalan RT 4 RW 14 Kelurahan Cisarua Kecamatan Cikole; Johan, warga kampung Loa Copong RT 2 RW 21 Kelurahan Lembursitu Kecamatan Lembursitu; Misban, warga jalan Benteng Tengah RT 5 RW 2 Kelurahan Benteng Kecamatan Warudoyong; Dadang Arifin, warga jalan Benteng Tengah RT 4 RW 2 Kelurahan Benteng Kecamatan Warudoyong; dan Basuni, warga jalan TB Abdullah, Gang karimin RT 7 RW 8 Kelurahan Selabatu Kecamatan Cikole.
Selanjutnya, Handi, warga jalan Benteng Tengah RT 4 RW 2 Kelurahan Benteng Kecamatan Warudoyong; Dedeh, warga jalan Benteng Tengah RT 4 RW 2 Kelurahan Benteng Kecamatan Warudoyong; Heri Purba Sudrajat, warga jalan Babakan Sirna RT 4 RW 3 Kelurahan Benteng Kecamatan Warudoyong; Oleh, warga kampung Loa Copong RT 2 RW 21 Kelurahan Lembursitu Kecamatan Lembursitu; dan Dede Rusdiana, warga kampung Loa Copong RT 2 RW 21 Kelurahan Lembursitu Kecamatan Lembursitu.
Walikota Sukabumi menjelaskan, ke-10 KK tersebut sengaja dilepas di Rumah Dinas Walikota Sukabumi, supaya bisa duduk berhadapan dengan para pejabat, sehingga mereka ada kebanggaan tersendiri, sekaligus untuk membangkitkan semangat bekerja ke-10 KK tersebut, di lokasi UPT Fida SP 6 Kabupaten Halmahera Selatan Provinsi Maluku Utara.
Kepada 10 KK tersebut, Walikota Sukabumi berpesan, agar senantiaa menanamkan semangat untuk bekerja secara keras, cerdas dan ikhlas, karena begitu tiba di tempat transmigrasi/ mereka mendapat tanah hampir 2 hektar.
Dalam kesempatan tersebut, Walikota Sukabumi menyerahkan bekal kepada 10 KK tersebut, masing-masing sebesar 1 juta 500 ribu rupiah, dan dari pribadi Walikota Sukabumi masing-masing sebesar 250 ribu rupiah, sebagai kenang-kenangan sekaligus untuk memberikan semangat kepada mereka.
Selain itu, Walikota Sukabumi menjelaskan akan menjenguk ke-10 KK tersebut, setelah mereka berada di lokasi transmigrasi selama 6 bulan. Maksud dan tujuannya, untuk merealisasikan program dan kewajiban pemerintah, khususnya dalam memberikan perlindungan yang terbaik kepada 10 KK tersebut, yang memiliki semangat hijrah ke arah kehidupan yang lebih baik.
|
| |
| Senin, 23 November 2009 |
| WALIKOTA SUKABUMI SECARA RESMI MEMBUKA KULIAH TAARUF |
| Reporter : ENDANG SUMARDI |
| |
|
Walikota Sukabumi, H. Mokhamad Muslikh Abdussyukur, S.H., M.Si., hari Sabtu, 21 November 2009, di Gedung Pusat Kajian Islam Kota Sukabumi, secara resmi membuka Kuliah Ta’aruf, yang diselenggarakan oleh Perguruan Tinggi Syamsul Gunungpuyuh Kota Sukabumi.
Kuliah Ta’aruf yang mengambil tema, Membangun Sinergitas Kemandirian Mahasiwa Dengan Sistem Akademik, Upaya Mencetak Intelektual Yang Ber-akhlak ini, diikuti oleh 445 orang Calon Mahasiswa, yang terdiri dari Calon Mahasiswa STAI sebanyak 276 orang, dan Calon Mahasiswa STISIF sebanyak 169 orang.
Dalam sambutannya Walikota Sukabumi menjelaskan, kepemerintahan yang baik atau good governance/ adalah keperintahan yang bisa sinergik dengan tiga dolmen/ yakni government, privat sector, dan sivil society. Untuk mewujudkan kepemerintahan yang baik, Pemerintah Kota Sukabumi senantiasa ber-upaya optimal merealisasikan harapan dan tujuan masyarakat Kota Sukabumi, yang dituangkan dalam bentuk public police, serta dilegalisir dalam bentuk Rencana Pembangunan Jangka Panjang (RPJP) Kota Sukabumi Tahun 2005-2025, dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Sukabumi 5 tahunan, yang dituangkan dalam Rencana Tahunan, khususnya yang berbentuk kebijaksanaan umum anggaran. Berkaitan dengan hal tersebut, Visi Kota Sukabumi Tahun 2005-2025, yakni Terwujudnya Kota Sukabumi Sebagai Pusat Pelayanan Berkualitas Bidang Pendidikan, Kesehatan dan Perdagangan di Jawa Barat, Berlandaskan Iman dan Taqwa; serta Visi Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi Tahun 2008-2013, yakni Dengan Iman dan Taqwa Mewujudkan Pemerintahan yang Amanah Berparadigma Surgawi, Menuju Kota Sukabumi yang Cerdas, Sehat dan Sejahtera, baik lahir maupun batin, dilandasi nilai-nilai fhilosofis, Sidiq, Tabligh, Amanah, Fathonah.
Pada bagian lain sambutannya, Walikota Sukabumi menyambut baik dan mendukung 1000 persen, atas rencana penggantian nama Perguruan Tinggi Syamsul Ulum Gunungpuyuh, menjadi Universitas atau Institut Kiayi Haji Ahmad Sanusi. Karena almarhum Kiayi Haji Ahmad Sanusi, merupakan salah seorang pahlawan dan pendiri Republik Indonesia, yang tergabung dalam Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia, serta baru-baru ini mendapat penghargaan Maha Putera Adi Pratama dari Pemerintah Pusat. Diharapkannya, pada tahun depan menjadi Pahlawan Nasional. Karena bangsa yang besar, yakni bangsa yang senantiasa menghargai jasa dan pengorbanan para pahlawan. Selain itu juga diharapkan, Perguruan Tinggi Syamsul Ulum Gunungpuyuh, senantiasa menghasilkan lulusan yang berkualitas, serta berguna bagi bangsa dan negara.
|
| |
| Senin, 16 November 2009 |
| WAKIL WALIKOTA SUKABUMI MENUTUP PELAKSANAAN PORKOTA III SUKABUMI TAHUN 2009 |
| Reporter : ENDANG SUMARDI |
| |
|
Wakil Walikota Sukabumi, Drs. H. Mulyono, M.M., Minggu sore, 15 November 2009, di Lapangan Sepak Bola Suryakencana, secara resmi menutup pelaksanaan Pekan Olah Raga Kota (Porkota) III Sukabumi Tahun 2009.
Namun sebelum dilaksanakan acara penutupan, terlebih dahulu dilaksanakan final Sepak Bola, antara Kesebelasan Kecamatan Warudoyong dengan Kesebelasan Kecamatan Gunungpuyuh, yang dimenangkan oleh Kesebelasan Kecamatan Warudoyong, dengan skor 5 – 2.
Wakil Walikota Sukabumi, dalam sambutannya atas nama pemerintah dan masyarakat Kota Sukabumi, mengucapkan terima kasih kepada seluruh Panitia Penyelenggara yang telah bekerja ekstra keras dengan tidak mengenal lelah, sehingga pelaksanaan Porkota III Tahun 2009 ini, dapat berjalan lancar, aman, dan tertib, sesuai harapan semua pihak.
Dikatakannya, penyelenggaraan Porkota III Kota Sukabumi ini, merupakan tolok ukur perkembangan prestasi olahraga di Kota Sukabumi, sekaligus menjaring atlet-atlet yang berpotensi, untuk dibina dan dikembangkan lebih lanjut pada masa yang akan datang.
Pada kesempatan tersebut, Wakil Walikota Sukabumi menyerahkan Piagam Penghargaan, Trophy Bergilir, dan Trophy Tetap kepada juara umum Porkota III Sukabumi Tahun 2009, yakni Kecamatan Cikole, serta piagam penghargaan, medali emas, medali perak, medali perunggu, dan uang pembinaan kepada Kesebelasan Kecamatan yang berhasil meraih gelar juara. Yakni juara pertama Kecamatan Warudoyong, juara kedua Kecamatan Gunungpuyuh, serta juara ketiga bersama, Kecamatan Citamiang dan Kecamatan Baros.
Selain itu/ Wakil Walikota Sukabumi secara resmi melepas 50 orang atlet sentra binaan dan Pembina Olah Raga Yunior binaan Dinas Pemuda/ Olahraga/ Kebudayaan dan Pariwisata (Disporabudpar) Kota Sukabumi/ yang terdiri dari atlet cabang olahraga senam/ atletik/ sepak takraw/ dan basket/ yang akan bertanding di Tingkat Provinsi Jawa Barat selama 4 hari/ tepatnya dari tanggal 16 sampai dengan 19 November 2009 di Bandung//
|
| |
| Senin, 16 November 2009 |
| WALIKOTA SUKABUMI AMBIL SUMPAH DAN LANTIK KEPALA SMP NEGERI 7 SERTA 13 KEPALA SD NEGERI |
| Reporter : ENDANG SUMARDI |
| |
|
Walikota Sukabumi, H. Mokhamad Muslikh Abdussyukur, S.H., M.Si., Jumat pagi, 13 November 2009, di Rumah Dinas Walikota Sukabumi, mengambil sumpah dan melantik Kepala SMP Negeri 7 Kota Sukabumi, Saepudin, S.Pd., serta 13 Kepala SD Negeri di lingkungan Pemerintah Kota Sukabumi. Antara lain, Kepala SD Negeri Caringin Ngumbang, Iis Sulastri, S.Pd., Kepala SD Negeri Babakan, Syamsul Hidayat, Kepala SD Negeri Cikundul, Badri, S.Pd., Kepala SD Negeri Pelita Jaya, R. Kunrat, Ama.Pd., dan Kepala SD Negeri Kebon Kawung, Dadang Effendi, S.Pd.
Selanjutnya Kepala SD Negeri Citamiang, Nenih Sumarni, S.Pd., Kepala SD Negeri Nanggeleng 1, Komarudin, S.Pd., Kepala SD Negeri Sukakarya, Dedi Junaedi, S.Pd., Kepala SDN Cibeureum Hilir 3, Suminar Rusniarti, Ama.Pd., Kepala SD Negeri Cibeureum Hilir 1, Dedih Supriadi, S.Pd., Kepala SD Negeri Cibungur, Nana Sukana, Ama.Pd., Kepala SD Negeri Manunggal Bhakti, Aisyah, Ama.Pd., dan Kepala SD Negeri Loasari, Hajah Gimaswati, S.Pd.
Dalam sambutannya, Walikota Sukabumi mengharapkan kepada segenap Kepala Sekolah yang dilantik, agar ber-upaya optimal memajukan dan meningkatkan kualitas pendidikan di sekolahnya masing-masing, dengan senantiasa ber-upaya optimal membina dan mendidik para siswanya dalam berbagai bidang pendidikan, baik intra maupun ekstra kurikuler, supaya para siswa yang menjadi anak didiknya bisa lebih maju dan berkembang, serta lebih cerdas dan mampu bersaing dengan siswa-siswa lainnya di Kota Sukabumi.
Dengan demikian, menurut Walikota Sukabumi, Visi Kota Sukabumi Tahun 2005-2025, yakni Terwujudnya Kota Sukabumi Sebagai Pusat Pelayanan Berkualitas Bidang Pendidikan, Kesehatan dan Perdagangan di Jawa Barat, Berlandaskan Iman dan Taqwa, serta Visi Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi Tahun 2008-2013, yakni Dengan Iman dan Taqwa Mewujudkan Pemerintahan yang Amanah Berparadigma Surgawi, Menuju Kota Sukabumi yang Cerdas, Sehat dan Sejahtera, dapat segera tercapai.
|
| |
| Jumat, 13 November 2009 |
| WALIKOTA SUKABUMI SECARA RESMI BUKA PORKOTA III SUKABUMI TAHUN 2009 |
| Reporter : ENDANG SUMARDI |
| |
|
Walikota Sukabumi, H. Mokhamad Muslikh Abdussyukur, S.H., M.Si., hari Kamis pagi, 12 November 2009, di Lapangan Merdeka, secara resmi membuka Pekan Olahraga Kota (Porkota) III Sukabumi Tahun 2009, ditandai penekanan tombol sirine, serta penyalaan Obor Porkota oleh dua orang atlet, Ligar Nurlaila dan Veron.
Dalam sambutannya Walikota Sukabumi menjelaskan, saat ini bangsa Indonesia berada pada era pembangunan dalam berbagai bidang, termasuk pengembangan keolahragaan, baik olahraga untuk kebugaran jasmani maupun olahraga untuk mencapai prestasi. Karena olahraga merupakan salah satu jalan untuk mengembangkan sumber daya manusia yang sehat dan bermutu. Sebab dalam tubuh yang sehat akan berkembang jiwa yang sehat. Berkaitan dengan hal tersebut, pengembangan kegemaran olahraga di kalangan masyarakat, merupakan bagian yang tidak kalah penting dari keseluruhan pembangan bangsa. Maksud dan tujuannya, untuk mewujudkan masyarakat yang sehat, baik jasmani dan rokhaninya maupun sosialnya, sesuai Visi Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi Tahun 2008-2013, yakni Dengan Iman dan Taqwa Mewujudkan Pemerintahan yang Amanah Berparadigma Surgawi, Menuju Kota Sukabumi yang Cerdas, Sehat dan Sejahtera, baik lahir maupun batin.
Demikian pula pengembangan olahraga prestasi, menjadi salah satu hal yang sangat penting, karena dapat mengangkat prestise suatu daerah, bahkan prestise bangsa dalam percaturan internasional. Karena prestasi tertinggi di bidang olahraga, dapat membangkitkan rasa kebanggaan nasional dan rasa percaya diri suatu bangsa.
Dalam konteks pemikiran demikian, penyelenggaraan Porkota III Sukabumi ini, menjadi landasan penting bagi semua pihak, khususnya dalam melakukan pembinaan terhadap para atlet, supaya keterampilan dan kemampuaannya meningkat dan berkembang. Karena melalui momen Porkota ini, akan menjadi media pengukuran prestasi masing-masing individu maupun kelompok atlet, dari setiap Cabang Olah Raga (Cabor), sekaligus dapat memberikan umpan balik atau feed back, dalam pembinaan terhadap para atlet lebih lanjut, guna berlaga pada event-event yang lebih tinggi.
Dikatakannya, dalam pencarian dan pembinaan atlet olah raga berbakat, Walikota Sukabumi menaruh apresiasi yang tinggi terhadap inovasi dan upaya yang dilakukan oleh Dinas Pendidikan Kota Sukabumi, yang telah menunjuk sekolah-sekolah unggulan dalam bidang olah raga dan seni, dari mulai jenjang SD dan SMP hingga SLTA di Kota Sukabumi. Hal tersebut didasarkan pada pemikiran, bahwa melalui pembinaan berjenjang sejak SD hingga SLTA selama 12 tahun, diharapkan talenta seorang anak akan semakin tajam, baik dalam bidang olah raga maupun dalam bidang seni. Langkah penting yang perlu direalisasikan dalam mendukung upaya tersebut, yakni melalui penyusunan kurikulum yang lebih spesifik, termasuk pemenuhan jumlah Guru Pembina yang berkualitas, serta penyediaan sarana dan prasarana yang memadai.
|
| |
| Senin, 9 November 2009 |
| WALIKOTA SUKABUMI SERAHKAN STIMULANT KEPADA 7 KECAMATAN SEBESAR 56 JUTA RUPIAH |
| Reporter : ENDANG SUMARDI |
| |
|
Walikota Sukabumi, H. Mokhamad Muslikh Abdussyukur, S.H., M.Si., hari Kamis, 5 November 2009, di Ruangan Utama Balaikota Sukabumi, menyerahkan stimulant kepada 7 kecamatan sebesar 56 juta rupiah, atau masing-masing kecamatan sebesar 8 juta rupiah.
Adapun maksud dan tujuan diserahkannya stimulant tersebut, untuk menunjang kelancaran dan keberhasilan pelaksanaan Pekan Olah Raga Kota (Porkot) Tahun 2009, yang dijadualkan berlangsung selama 4 hari, tepatnya dari tanggal 12 sampai dengan 15 November 2009.
Diharapkannya, pelaksanaan Porkot tahun 2009 dapat berjalan lancar, aman dan tertib. Karena kegiatan tersebut sangat penting dilaksanakan, guna meningkatkan kebugaran dan kesehatan warga masyarakat, sesuai Visi Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi Tahun 2008-2013, yakni Dengan Iman dan Taqwa Mewujudkan Pemerintahan yang Amanah Berparadigma Surgawi, Menuju Kota Sukabumi yang Cerdas, Sehat, dan Sejahtera.
Selain itu, juga sebagai salah satu upaya meningkatkan dan mengembangkan kemampuan para atlet, sekaligus sebagai ajang seleksi dan persiapan menghadapi Pekan Olah Raga Daerah (Porda) Jawa Barat Tahun 2010, yang akan berlangsung di Kabupaten Bandung.
Sementara Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata (Disporabudpar) Kota Sukabumi, Drs. Beni Haerani, M.M., didampingi Kepala Bidang Kebudayaan dan Pariwisata, Drs. Mohamad Yonan Sufyarman, M.M. menjelaskan, Cabang Olahraga atau Cabor yang akan dipertandingkan dalam Porkot tahun 2009, seluruhnya berjumlah 8 Cabor. Antara lain, Cabor Sepakbola dipusatkan di Lapangan Suryakencana, Cabor Sepak Takraw dipusatkan di SMA Negeri I, Cabor Bulu Tangkis dipusatkan di SMA MY atau di Hotel Taman Asri, Cabor Tenis Meja dipusatkan di Universitas Muhammadiyah Sukabumi (UMMI), Cabor Bola Volly dipusatkan di GOR Remaja Merdeka, Cabor Silat dipusatkan di Gedung Pusat Kajian Islam, Cabor Catur dipusatkan di SDN Sriwidari, dan Cabor Senam Kesegaran Jasmani (SKJ) 2008 dipusatkan di Toserba Selamat.
Dijelaskan pula, Porkot yang dijadualkan dibuka secara resmi oleh Walikota Sukabumi di Lapangan Merdeka ini, direncanakan diikuti oleh lebih kurang 1000 orang atlet, termasuk official dan manager, utusan dari 7 kecamatan se Kota Sukabumi.
|
| |
| Senin, 9 November 2009 |
| WALIKOTA SUKABUMI AMBIL SUMPAH DAN LANTIK 21 ORANG PEJABAT ESELON II, III DAN IV |
| Reporter : ENDANG SUM,ARDI |
| |
|
Walikota Sukabumi, H. Mokhamad Muslikh Abdussyukur, S.H., M.Si., Jumat pagi, 6 November 2009, di Gedung Juang 45, mengambil sumpah dan melantik 21 orang pejabat eselon II, III dan IV, di lingkungan Pemerintah Kota Sukabumi. Antara lain, Asisten Administrasi Setda Kota Sukabumi, Drs. H. Achmad Husni, M.Si., Kabag Administrasi Pembangunan Setda Kota Sukabumi, Drs. Endang Somantri, M.M., Kabid Ketahanan Pangan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Sukabumi, Dokter Hewan Ate Rahmat, Kabid Pemakaman Dinas Pengelolaan Persampahan, Pertamanan dan Pemakaman Kota Sukabumi, Drs. Cep Sukandar, Kabid Pengelolaan Persampahan Dinas Pengelolaan Persampahan, Pertamanan dan Pemakaman Kota Sukabumi, Andang Tjahjandi, ST., M.K.M., Kabid Pemberdayaan Masyarakat Badan Pemberdayaan Masyarakat, Perempuan dan Keluarga Berencana Kota Sukabumi, Drs. Edjang Sihabudin, M.Si., dan Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Sukabumi, Agus Wawan Gunawan, S.IP.
Selanjutnya Camat Lembursitu, Ayi Jamiat, S.STP., M.Si., Sekretaris Kecamatan Cikole, Adrian Hariadi, S.STP., Kabid Pengairan Dinas Pekerjaan Umum Kota Sukabumi, Supriyatna, B.E., Kasubbag Pelaporan pada Bagian Administrasi Pembangunan Setda Kota Sukabumi, Yadi Muhamad Erlangga, S.IP., M.S.E., Kasubbag Protokol pada Bagian Umum dan Protokol Setda Kota Sukabumi, Caesar Anwar, S.STP., Kasubbag Perundang-Undangan pada Bagian Hukum Setda Kota Sukabumi, Tri Sari Setiati, S.H., dan Kasi Pengawas Pemerintah Bidang Pembangunan Wilayah III pada Inspektorat Kota Sukabumi, Hasianah Farahwati.
Kemudian Kasubbag Perencanaan pada Inspektorat Kota Sukabumi, Rita Handayani, S.IP., M.Si., Kasi Pengawas Pemerintahan Bidang Pembangunan Wilayah IV pada Inspektorat Kota Sukabumi, Agus Rohenda, B.A.E., Kasubbag Risalah Bagian Rapat, Risalah dan Informasi pada Sekretariat DPRD Kota Sukabumi, Tika Sartika, S.H., Kasubbag Perencanaan dan Pengadaan Pegawai pada Badan Kepegawaian dan Diklat Kota Sukabumi, Tantan Sontani, S.IP., M.Si., Kasubbag Informasi dan Pengembangan Karier pada Badan Kepegawaian dan Diklat Kota Sukabumi, Tantan Hadiansyah, S.Kom., Kepala Puskesmas UPT Nanggeleng pada Dinas Kesehatan Kota Sukabumi, Asima Herna Dewi Sianturi, S.K.M., dan Kepala Puskesmas UPT Tipar pada Dinas Kesehatan Kota Sukabumi, Dokter Nouva Riega.
Dalam sambutannya, Walikota Sukabumi berharap kepada segenap pejabat yang diambil sumpah dan dilantik tersebut, agar ber-upaya optimal mencapai Visi Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi Tahun 2008-2013, yakni Dengan Iman dan Taqwa Mewujudkan Pemerintahan yang Amanah Berparadigma Surgawi, Menuju Kota Sukabumi yang Cerdas, Sehat, dan Sejahtera. Untuk itu, seganap pejabat yang diambil sumpah dan dilantik tersebut, agar dalam setiap menjalankan tugas dan fungsinya, senantiasa memperhatikan kepentingan masyarakat.
|
| |
| Jumat, 16 Oktober 2009 |
| DALAM KAMPANYE BANGKIT DAN BERAKSI TAHUN 2009 WALIKOTA SUKABUMI MEMBACA IKRAR |
| Reporter : ENDANG SUMARDI |
| |
|
Dalam Kampanye Bangkit dan Beraksi Tahun 2009, yang berlangsung di depan Balaikota Sukabumi, Jumat pagi, 16 Oktober 2009, Walikota Sukabumi, H. Mokhamad Muslikh Abdussyukur, S.H., M.Si., membaca ikrar. Adapun isi dari ikrar tersebut, yakni kita bangkit sekarang, bersama dengan jutaan orang di seluruh dunia pada hari bersejarah ini, untuk menunjukkan komitmen kita dalam melawan pemiskinan dan ketidak-setaraan.
Hari ini, kita bangkit bersama, untuk mengatakan kepada para pemimpin kita, bahwa tinggal enam tahun tersisa sebelum tengat waktu tahun 2015, untuk mewujudkan Millennium Development Goals. Kita tahu, bahwa tujuan tersebut dapat dicapai jika anda memiliki kemauan politik. Tapi waktu terus berjalan, dan kami tidak menerima alasan apapun. Kita tidak bisa membiarkan rakyat miskin terus menderita konsekuensi-konsekuensi akibat krisis ekonomi, pangan dan iklim, yang seharusnya mereka tidak bertanggungjawab atas semua itu.
Hari ini, kita bangkit bersama dengan jutaan orang di seluruh dunia, sebagai bentuk solidaritas. Semua yang percaya, bahwa kemiskinan dan kelaparan bisa dan harus diakhiri, para ibu tidak perlu lagi meninggal. Dalam proses persalinan dan hak-hak perempuan dihargai, anak-anak tidak perlu lagi meninggal akibat penyakit-penyakit yang sebetulnya dapat dicegah, setiap anak berhak atas pendidikan yang baik, dunia dimana lingkungan dilindungi, dan dimana para pemimpin kita membuat keputusan-keputusan yang melindungi rakyat miskin dan rentan, dan bukannya melindungi kepentingan-kepentingan pribadi dan kelompoknya.
Sampai hari itu terwujud, hari ini dan setiap hari, kita bangkit, bersuara dan beraksi, untuk Millennium Development Goals. Permintaan kami untuk para pemimpin kami sederhana saja, yaitu stop pemiskinan sekarang.
Kepada para pemimpin negara maju, kami mengatakan, jangan percaya bahwa tantangan-tantangan domestik internal, seperti pengangguran, ketidak stabilan dan ketidak amanan finansial akan mengganggu kami. Sudah sangat jelas, bahwa kami hidup di dunia yang saling bergantung. Kami lebih siap daripada sebelumnya, untuk bangkit dan menuntut janji-jani yang telah dibuat, untuk meng-akhiri kemiskinan dan ketidak setaraan untuk kami dan semuanya. Kami mendesak janji anda terhadap kemiskinan dan pembebasan hutang, bantuan yang lebih baik, perdagangan yang adil dan kesetaraan jender.
Kepada para pemimpin negara miskin, buatlah tanggung jawab pertama anda untuk menyelamatkan jiwa-jiwa rakyat miskin. Kami meminta anda untuk menghilangkan ketidak setaraan, bertanggung jawab terhadap rakyat, memerintah dengan adil dan bijaksana, meng-akhiri korupsi dan menjunjung tinggi hak asasi manusia.
|
| |
| Selasa, 6 Oktober 2009 |
| WAKIL WALIKOTA SUKABUMI BUKA DIKLAT PRAJABATAN CPNS GOLONGAN I DAN II ANGKATAN VII TAHUN 2009 |
| Reporter : ENDANG SUMARDI |
| |
|
Wakil Walikota Sukabumi, Drs. H. Mulyono, M.M., Selasa pagi, 6 Oktober 2009, di Gedung KPDA Sukabumi, secara resmi membuka Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Prajabatan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Golongan I dan II Angkatan VII Tahun 2009, di lingkungan Pemerintah Kota Sukabumi.
Dalam sambutannya, Wakil Walikota Sukabumi menjelaskan, Diklat Prajabatan ini merupakan proses pembelajaran yang dirancang serta dilakukan secara sistematis dan berkesinambungan, untuk meningkatkan kompetensi CPNS, supaya mampu melaksanakan tugas-tugas pekerjaan secara profesional.
Ditandaskannya, kunci keberhasilan aparatur pemerintah dalam menjalankan seluruh fungsinya, bukan hanya mampu melaksanakan tugas-tugas umum pemerintahan dan pembangunan saja, akan tetapi juga harus mampu menciptakan dan menumbuh kembangkan motivasi dan semangat membangun masyarakat, serta membangkitkan minat untuk aktif berperan dalam setiap aspek pembangunan.
Untuk itu, Wakil Walikota Sukabumi berharap, setiap aparatur harus memiliki integritas kepribadian yang berdimensikan sosial, serta memiliki pandangan jauh ke depan. Disamping itu, juga harus bersikap profesional, dengan memaknai 8 etos kerja. Yakni kerja adalah amanah, kerja adalah rakhmat, kerja adalah ibadah, kerja adalah panggilan, kerja adalah aktualisasi, kerja adalah seni, kerja adalah kehormatan, dan kerja adalah pelayanan.
Sementara Kepala Badan Kepegawaian dan Diklat (BKD) Kota Sukabumi, Drs. Suwarsa, M.Si., selaku Panitia Penyelenggara menjelaskan, Diklat Prajabatan yang berlangsung selama 19 hari ini, diikuti oleh 50 orang CPNS Golongan I dan II, di lingkungan Pemerintah Kota Sukabumi.
Adapun maksud dan tujuan dilaksanakannya Diklat Prajabatan ini, untuk memberi pengetahuan, dalam rangka pembentukan wawasan kebangsaan, kepribadian dan etika PNS, disamping pengetahuan dasar tentang sistem penyelenggaraan Pemerintahan Negara, bidang tugas dan peran sebagai pelayan masyarakat.
Selain itu, dilaksanakannya Diklat Prajabatan ini, supaya Pemerintah Daerah Kota Sukabumi mampu menyiapkan diri, khususnya dalam memasuki era pemerintahan yang kompetitif dan berdaya saing global, yang diikuti dengan pertumbuhan nilai-nilai demokratis di tingkat lokal, agar desentralisasi dan otonomi daerah dapat berjalan pada koridor yang benar, sesuai dengan peraturan dan perundang-undangan yang berlaku, sekaligus untuk mendorong pemberdayaan masyarakat.
|
| |
| Senin, 28 September 2009 |
| VISI KOTA SUKABUMI SERTA VISI WALIKOTA DAN WAKIL WALIKOTA SUKABUMI SUDAH MULAI TEREALISIR |
| Reporter : ENDANG SUMARDI |
| |
|
Visi Kota Sukabumi, yakni Terwujudnya Kota Sukabumi Sebagai Pusat Pelayanan Berkualitas Bidang Pendidikan, Kesehatan dan Perdagangan di Jawa Barat, Berlandaskan Iman dan Taqwa, dinilai berbagai kalangan, sejak beberapa tahun ter-akhir sudah mulai terealisir. Buktinya yang bersekolah dari mulai SMP hingga Perguruan Tinggi, termasuk yang berobat dan berbelanja di Kota Sukabumi, selain ber-asal dari dalam Kota Sukabumi, juga ber-asal dari luar Kota Sukabumi, seperti dari Kabupaten Sukabumi, Bogor, Banten, dan Cianjur. Terlebih dalam bidang Perdagangan, khususnya dari mulai menjelang Ramadhan hingga Malam Takbiran, seluruh pusat-pusat perbelanjaan, baik pasar modern dan pasar tradisional maupun toko dan kios, senantiasa dipadati oleh para pembeli, bahkan setiap tahun jumlahnya semakin banyak.
Wakil Walikota Sukabumi, Drs. H. Mulyono, M.M. menjelaskan, dengan semakin banyaknya jumlah orang yang bersekolah termasuk yang berobat dan berbelanja ke Kota Sukabumi, masalah sosial di Kota Sukabumi akan semakin kompleks.
Dijelaskannya, apabila segenap aparat memperhatikan pada Malam Takbiran Idul Fitri 1430 Hijriyah, jumlah orang yang datang dan berbelanja ke Kota Sukabumi cukup banyak. Hal tersebut merupakan indikator keberhasilan Kota Sukabumi, khususnya dalam mencapai Visi Kota Sukabumi, Sebagai Pusat Pelayanan Berkualitas Bidang Pendidikan, Kesehatan dan Perdagangan di Jawa Barat.
Untuk itu diharapkan, dari potret tersebut harus ada kejelian dan kecerdasan dari segenap aparat dan semua pihak terkait, untuk meng-analisa bagaimana menata wilayah Kota Sukabumi ke depan, supaya kondisinya termasuk pelayanan yang diberikan kepada segenap lapisan masyarakat, pada tahun-tahun mendatang dapat lebih baik lagi, khususnya dalam sektor perdagangan.
Berkaitan dengan hal tersebut, segenap aparat dan semua pihak terkait, agar ber-upaya optimal menata dan mengemas wilayah Kota Sukabumi, supaya orang-orang yang datang ke Kota Sukabumi ini, dapat dilayani dengan baik, termasuk mendata investasi secara jelas, dari mulai menjelang Ramadhan hingga Malam Takbiran, untuk diketahui secara pasti, sekaligus sebagai bahan pertanggung-jawaban kepada masyarakat.
Demikian pula Visi Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi Tahun 2008-2013, yakni Dengan iman dan taqwa mewujudkan pemerintahan yang amanah berparadigma surgawi, menuju Kota Sukabumi yang cerdas, sehat dan sejahtera, menurut sejumlah kalangan sejak beberapa tahun ter-akhir ini sudah mulai nampak dan terealisir. Buktinya Pemerintah Kota Sukabumi melalui Bagian Administrasi Kesra Setda Kota Sukabumi, setiap tahun senantiasa mengucurkan bantuan kepada masyarakat, baik bantuan sarana keagamaan maupun bantuan sosial.
Adapun besar bantuan yang telah dikucurkan Pemerintah Kota Sukabumi hingga akhir bulan September 2009 ini, menurut Kepala Bagian Administrasi Kesra Setda Kota Sukabumi, Drs. Ipin Syaripin, M.Si., mencapai 812 juta 375 ribu rupiah. Antara lain, bantuan sarana keagamaan sebesar 589 juta 550 ribu rupiah, dan bantuan sosial sebesar 222 juta 875 ribu rupiah.
|
| |
| Kamis, 24 September 2009 |
| WAKIL WALIKOTA SUKABUMI MENYAMPAIKAN PERMOHONAN MAAF |
| Reporter : ENDANG SUMARDI |
| |
|
Wakil Walikota Sukabumi, Drs. H. Mulyono, M.M., atas nama pribadi, Walikota Sukabumi dan Pemerintah Kota Sukabumi, menyampaikan permohonan maaf yang sedalam-dalamnya, kepada seluruh aparat di lingkungan Pemerintah Kota Sukabumi. Karena sebagai manusia, tidak luput dari kesalahan dan kealfaan, khususnya dalam melakukan inter-aksi keseharian, baik dalam melaksanakan tugas maupun dalam melaksanakan kegiatan-kegiatan lainnya. Untuk itu, seluruh aparat saatnya saling maaf memaafkan, untuk memberikan semangat kepada seluruh aparat, baik sebagai ummat maupun sebagai abdi negara dan abdi masyarakat.
Permohonan maaf Wakil Walikota Sukabumi tersebut, disampaikan pada kesempatan Apel Pagi Pegawai pertama kali masuk kerja, setelah menjalani libur Idul Fitri Tahun 1430 Hijriyah, di Halaman Apel Setda Kota Sukabumi, Kamis pagi, 24 September 2009.
Selain menyampaikan permohonan maaf, Wakil Walikota Sukabumi juga mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya, kepada segenap aparat di lingkungan Pemerintah Kota Sukabumi, yang telah melaksanakan tugas dengan ikhlas dan penuh rasa tanggung jawab, pada hari pertama masuk kerja.
Ditandaskannya, dengan keikhlasan dan tanggung jawab yang optimal dalam melaksanakan tugas rutinitas yang diawali dengan Apel Pagi ini, merupakan modal bagi seluruh aparat, dalam meningkatkan kinerja. Karena tanpa keikhlasan dan tanggung jawab yang optimal, berbagai aktivitas pekerjaan yang dilaksanakan hasilnya akan sia-sia.
Ditandaskan pula, tugas dan kewajiban sebagai aparat dan pelayanan masyarakat cukup berat. Karena tugas yang dilaksanakan pada hari ini harus lebih baik dari hari kemarin. Untuk itu diharapkan, ibadah shaum yang telah dilaksanakan satu bulan penuh oleh ummat Islam, dapat memberikan inspirasi kepada segenap aparat, khususnya dalam menanamkan nilai-nilai ketaatan dan nilai-nilai pengabdian kepada seluruh lapisan masyarakat. Dengan demikian, bentuk-bentuk pelayanan kepada masyarakat, karena sandarannya keikhlasan pada akhirnya akan menjadi ibadah.
Usai melaksanakan Apel Pagi, Walikota Sukabumi, H. Mokhamad Muslikh Abdussyukur, S.H., M.Si., Wakil Walikota Sukabumi, Drs. H. Mulyono, M.M., Sekretaris Daerah Kota Sukabumi, H. Mohamad Muraz, S.H., M.M., para Asisten dan Staf Akhli, Inspektur, para Kepala Badan, Dinas, Kantor dan Bagian, melakukan silaturahmi dan halal-bihalal dengan seluruh aparat, saling maaf memaafkan dari berbagai kesalahan dan kealfaan, baik dalam melaksanakan tugas maupun dalam melakukan inter-aksi sehari-hari, termasuk dalam melaksanakan kegiatan-kegiatan lainnya.
|
| |
| Kamis, 10 September 2009 |
| WAKIL WALIKOTA SUKABUMI BUKA PEMBINAAN TERHADAP PARA PENYULUH AGAMA |
| Reporter : ENDANG SUMARDI |
| |
|
Wakil Wlikota Sukabumi, Drs. H. Mulyono, M.M., Kamis pagi, 10 September 2009, di Graha Qolbun Salim, secara resmi membuka pembinaan terhadap para Penyuluh Agama, di lingkungan Kantor Departemen Agama Kota Sukabumi.
Dalam sambutannya, Wakil Wlikota Sukabumi menjelaskan, apabila dikaji secara mendalam tentang universalitas ajaran Islam, akan menemukan pengetahuan dan informasi, bahwa ciri dasar ajaran Islam terletak pada sifatnya yang rahmatan lil alamien, menjadi rahmat bagi alam semesta.
Hal tersebut ber-arti, bahwa ajaran Islam hadir tidak saja demi memuliakan harkat dan martabat manusia semata, akan tetapi lebih jauh dari itu, yakni Islam adalah ajaran yang sarat dengan penghargaan terhadap alam, lingkungan, hewan dan tumbuhan. Keseluruhannya mendapat tempat dan penghargaan yang sangat layak dan mulia. Untuk menjaga berbagai aspek dan dimensi tersebut, menjadi tugas setiap ummat Islam, dalam kerangka peri- kehidupan yang penuh dengan harmoni.
Namun ciri dan sifat dasar agama Islam yang berdimensi rahmat tadi, menurut Wakil Wlikota Sukabumi, dalam berbagai kasus sering bertolak belakang dengan persepsi sebagian komunitas masyarakat, ter-utama bangsa barat. Karena sebagian orang barat dan komunitas non Islam memandang, bahwa ajaran Islam kerap identik dengan kekerasan dan terorisme.
Seperti dikatakan Wakil Walikota Sukabumi, terjadinya mis-persepsi tersebut, setidak-tidaknya dilatar-belakangi oleh dua asumsi. Pertama, bahwa sebagian orang barat dan non muslim memiliki informasi yang tidak utuh, bahkan sering keliru tentang ajaran Islam. Kedua, secara objektif, sebagian dari ummat Islam kerap mempertontonkan perilaku yang tidak Islami, serta jauh dari penghargaan terhadap aspek-aspek kemanusiaan dan tidak menjunjung tinggi akhlaqul karimah, sesuai yang dicontohkan oleh Rasulullah.
|
| |
| Rabu, 9 September 2009 |
| WAKIL WALIKOTA SUKABUMI SERAHKAN PENGHARGAAN KEPADA 6 ORANG ATLET BERPRESTASI |
| Reporter : ENDANG SUMARDI |
| |
|
Wakil Walikota Sukabumi, Drs. H. Mulyono, M.M., menyerahkan penghargaan kepada 6 orang atlet berprestasi, sekaligus sebagai atlet andalan Pekan Olahraga Daerah (PORDA) XI Tahun 2010 Kota Sukabumi. Antara lain, Fajar, atlet Tinju peraih medali emas pada Kejuaraan Daerah (Kejurda) dan Simulasi Jawa Barat, Anisa Khairunisa, atlet Kempo peraih medali emas per-orangan puteri kelas 43 kilogram antar Kota Tingkat Nasional dan peringkat ke-5 Nasional pada Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Indonesia Open di Bali, Sita Adji Ramdhani, atlet Senam peraih medali emas pada Kejurda dan Simulasi Jawa Barat, serta akan mengikuti Pekan Olagraga Pelajar Nasional (POPNAS) di Yogyakarta pada bulan November 2009 mendatang, Khaidir, atlet Atletik peraih medali emas pada Kejurda dan Simulasi Jawa Barat, serta akan mengikuti POPNAS di Yogyakarta pada bulan November 2009 mendatang, Alida Mega Putri Salim, atlet Anggar peraih medali emas pada Kejurda Jawa Barat, dan peraih medali perunggu pada Kejurnas Samarinda Kalimantan Timur Tahun 2008, serta Nana Suryana, atlet Bola Voli perwakilan Kota Sukabumi di Jawa Barat, pada Kejurnas di Bali Tahun 2009.
Selain itu juga diserahkan penghargaan kepada Pelatih Berprestasi, diantaranya kepada Pelatih Tinju Nasional, Hidayat Supriatna, Pelatih Kempo Nasional, Maulana Luthfianto, dan Pelatih Karate, Dabungke, serta kepada Wasit Judo Nasional Beprestasi, Rochendi.
Selanjutnya kepada Pembina Olahraga Silat dan Tenis Meja, H. Mohamd Muraz, S.H., M.M., Pembina Olahraga Kempo dan BAPOPSI, Drs. Beni Haerani, M.M., Penggerak Olahraga Msyarakat LLI dan Jantung Sehat, Dokter Satia Gumbira, Penggerak Olahraga Masyarakat Lapang Merdeka dan Jantung Sehat, Abas Sambas, serta Instruktur Senam Lapang Merdeka, Dewi Yuswandi.
Penghargaan tersebut, diserahkan pada Upacara Puncak Peringatan Ke-26 Hari Olah Raga Nasional (HAORNAS) Tingkat Kota Sukabumi, Rabu pagi, 9 September 2009, di Gelanggang Olah Raga (GOR) Remaja Merdeka Kota Sukabumi.
|
| |
| Senin, 7 September 2009 |
| WAKIL WALIKOTA SUKABUMI SAMPAIKAN RASA BELA SUNGKAWA DAN KEPRIHATINAN YANG DALAM |
| Reporter : ENDANG SUMARDI |
| |
|
Wakil Walikota Sukabumi, Drs. H. Mulyono, M.M., menyampaikan rasa bela sungkawa dan keprihatinan yang dalam, atas terjadinya bencana gempa bumi pada tanggal 2 September 2009 lalu, yang terjadi hampir di seluruh Pulau Jawa, bahkan getarannya sampai ke Pulau Bali.
Rasa bela sungkawa dan keprihatinan yang dalam Wakil Walikota Sukabumi tersebut, disampaikan saat memberi sambutan pada acara pembukaan Pasar Peduli Ramadhan Tahun 1430 Hijriyah, hari Senin, 7 September 2009, di GOR Remaja Merdeka Kota Sukabumi.
Diharapkannya, bencana gempa bumi tersebut menjadi bahan renungan dan instropeksi, bagi segenap hamba Allah yang ber-iman. Selain itu juga diharapkan, Allah memberikan hikmah yang besar kepada para korban, atas terjadinya bencana gempa tersebut.
Dikatakannya, secara umum di Kota Sukabumi tidak terjadi kerusakan yang serius, kendati hampir merata di seluruh kecamatan di Kota Sukabumi, terdapat bangunan rumah penduduk dengan tingkat kerusakan sedang dan berat.
Wakil Walikota Sukabumi mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada semua pihak, yang telah membantu Pemerintah Kota Sukabumi, dalam upaya tanggap darurat bencana, dan memberikan bantuan kepada para korban.
Diharapkan pula, dengan terselenggaranya Pasar Peduli Ramadhan Tahun 1430 Hijriyah ini, dapat membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok, selama bulan Ramadhan dan hari raya Idul Fitri 1430 Hijriyah. Selain itu, Pemerintah Kota Sukabumi melalui Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Koperindag) Kota Sukabumi, bekerjasama dengan Tim Penggerak PKK Kota Sukabumi, secara rutin menyelenggarakan Bazaar Murah Ramadhan di setiap kecamatan. Kegiatan tersebut, mendapat respons positif dari segenap lapisan masyarakat, karena dalam Bazaar Murah tersebut, menyediakan berbagai kebutuhan pokok.
Pada kesempatan tersebut, Wakil Walikota Sukabumi, secara simbolis menyerahkan bantuan sosial kepada 150 orang Tukang Becak, masing-masing sebesar 75 ribu rupiah, bantuan sosial kepada 3 ribu 663 Lansia, masing-masing sebesar 50 ribu rupiah, bantuan Gerakan Nasional Orang Tua Asuh (GN-OTA), dari 48 orang tua asuh kepada 83 anak asuh, yang terdiri dari 54 siswa SD dan MI masing-masing sebesar 120 ribu rupiah, 19 siswa SMP dan MTs masing-masing sebesar 240 ribu rupiah, serta 10 siswa SMA, SMK dan MA, masing-masing sebesar 240 ribu rupiah, total 13 juta 440 ribu rupiah.
|
| |
| Rabu, 26 Agustus 2009 |
| WALIKOTA SUKABUMI HIMBAU SEGENAP UMMAT ISLAM AGAR TINGKATKAN KEIMANAN DAN KETAQWAAN |
| Reporter : ENDANG SUMARDI |
| |
|
Walikota Sukabumi, H. Mokhamad Muslikh Abdussyukur, S.H., M.Si., menghimbau segenap ummat Islam, agar meningkatkan keimanan dan ketaqwaan, dengan melaksanakan ibadah shaum dan shalat tarawih, yang disempurnakan dengan zakat fitrah, infaq dan shodaqoh.
Selain itu, juga agar senantiasa menghindari diri dari berbagai perbuatan yang dapat mengurangi dan membatalkan ibadah shaum, serta berbagai perbuatan yang menjurus dan mengganggu ketertiban, keamanan dan kesejahteraan.
Sedangkan kepada segenap warga masyarakat non muslim, agar menunjukan sikap saling menghormati, menghargai dan tenggang rasa, kepada kaum muslimin dan muslimat yang sedang menjalankan ibadah shaum, demi terpelihara dan terwujudnya kerukunan hidup antar ummat ber-agama.
Himbauan Walikota Sukabumi tersebut, disampaikan melalui Surat Pengumuman Nomor 1048, tertanggal 10 Agustus 2009, menyusul datangnya bulan suci Ramadhan tahun 1430 Hijriyah, yakni bulan yang penuh dengan rahmat, berkah dan maghfiroh.
Himbauan Walikota Sukabumi tersebut, juga disampaikan kepada para pengusaha restaurant atau rumah makan, agar tidak berjualan pada siang hari, untuk menghormati kaum muslimin dan muslimat yang sedang melaksanakan ibadah shaum, selanjutnya tidak melakukan berbagai kegiatan yang menjurus pada perjudian dan sebagainya, yang bertentangan dengan hukum yang berlaku, tidak melakukan berbagai kegiatan yang dapat menimbulkan perbuatan maksiat, tidak membuat, menyimpan, mengedarkan dan menyulut petasan, mercon dan sejenisnya, serta tidak melaksanakan kegiatan hiburan malam, yang dapat mengganggu kekhusuan ibadah ummat Islam, dan mengganggu ketertiban umum selama bulan suci Ramadhan.
Walikota Sukabumi mengharapkan kepada segenap lapisan masyarakat, agar memperhatikan dan mengindahkan himbauan tersebut. Sebab apabila tidak diperhatikan dan diindahkan, akan dikenakan sanksi, sesuai dengan peraturan dan per-undang-undangan yang berlaku.
|
| |
| Kamis, 20 Agustus 2009 |
| WALIKOTA SUKABUMI LEPAS PESERTA PAWAI TARHIB RAMADHAN TAHUN 1430 HIJRIYAH |
| Reporter : ENDANG SUMARDI |
| |
|
Walikota Sukabumi, H. Mokhamad Muslikh Abdussyukur, S.H., M.Si., Kamis pagi, 20 Agustus 2009, di jalan Jenderal Sudirman tepatnya di depan Graha Qolbun Salim Kota Sukabumi, secara resmi melepas peserta Pawai Tarhib Ramadhan Tahun 1430 Hijriyah.
Dalam sambutannya, Walikota Sukabumi mengucapkan terima kasih kepada segenap lapisan masyarakat khususnya ummat Islam, yang telah berpartisipasi aktif dalam berbagai bidang pembangunan, ter-utama dalam upaya mencapai Visi Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi Tahun 2008-2013, yakni Dengan Iman dan Taqwa Mewujudkan Pemerintahan yang Amanah Berparadigma Surgawi, Menuju Kota Sukabumi yang Cerdas, Sehat dan Sejahtera, baik lahir maupun batin, dilandasi nilai-nilai fhilosofis, Sidiq, Tabligh, Amanah, Fathonah.
Sementara Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Sukabumi, Profesor Doktor H. Dedi Ismatulloh Machdi, S.H., M.H., menghimbau segenap lapisan masyarakat khususnya ummat Islam, agar senantia pro-aktif mendukung berbagai program pembangunan yang dilaksanakan Pemerintah Kota Sukabumi. Karena berbagai bidang pembangunan yang dilaksanakan Pemerintah Kota Sukabumi tersebut, pada hakekatnya untuk meningkatkan kemajuan wilayah dan kesejahteraan masyarakat, baik lahir maupun batin.
Dalam pada itu, Ketua Panitia Penyelenggara, Drs. H. Hilman Asmarahadi menjelaskan, dilaksanakannya Pawai Tarhib Ramadhan Tahun 1430 Hijriyah ini, sebagai syiar dinul Islam dan wihdatul ummah, serta kesatuan dan persatuan umat Islam, dalam melaksanakan dan mengawali bulan suci Ramadhan, sekaligus mensyukuri nikmat Kemerdekaan RI. Selain itu, juga sebagai Tafrih Biduhuli Ramadhan, atau sebagai ungkapan rasa syukur sekaligus menyongsong Marhaban Ya Ramadhan, sebagai bulan suci, bulan yang penuh maghfiroh, serta bulan yang penuh rahmah dan berkah.
Adapun jumlah peserta yang mengikuti Pawai Tarhib Ramadhan Tahun 1430 Hijriyah ini, seluruhnya mencapai 32 ribu orang, yang terdiri dari para Alim Ulama, Ibu-ibu Majelis Taklim, Ormas Islam, Mahasiswa, serta para pelajar di lingkungan Dinas Pendidikan dan Kantor Departemen Agama, yang dikoordinir oleh para Camat se Kota Sukabumi.
Sedangkan rute yang ditempuh para peserta pawai, yakni start dari jalan Jenderal Sudirman tepatnya dari depan Graha Qolbun Salim Kota Sukabumi, kemudian masuk ke jalan Jenderal Ahmad Yani, jalan Siliwangi, jalan R. Syamsudin, S.H., jalan Suryakencana, jalan Perintis Kemerdekaan, dan finish di Lapangan Merdeka Kota Sukabumi.
|
| |
| Senin, 17 Agustus 2009 |
| WAKIL WALIKOTA SUKABUMI SERAHKAN REMISI UMUM KEPADA 315 PENGHUNI LAPAS |
| Reporter : ENDANG SUMARDI / TIM PELIPUT |
| |
|
Wakil Walikota Sukabumi, Drs. H. Mulyono, M.M., menyerahkan remisi umum kepada 315 orang penghuni Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II B Sukabumi, yakni Remisi Umum I sebanyak 295 orang, yang terdiri dari 287 orang laki-laki dan 8 orang perempuan, serta Remisi Umum II sebanyak 20 orang, yang terdiri dari 19 orang laki-laki dan 1 orang perempuan.
Pemberian remisi umum tersebut, dilaksanakan pada Upacara peringatan HUT Ke-64 Proklamasi Kemerdekaan RI Tingkat Instansional, Senin pagi, 17 Agustus 2009, di Lapas Kelas II B Sukabumi.
Dalam kesempatannya, Wakil Walikota Sukabumi menyampaikan sambutan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM) RI, Andi Mattalatta, diantaranya mengharapkan, upacara peringatan HUT Proklamasi Kemerdekaan RI yang dilaksanakan setiap tahun, hendaknya bukan hanya sekedar seremonial untuk mengenang jasa para pahlawan, yang telah dengan tulus mengorbankan harta benda bahkan segenap jiwa dan raganya, dalam memperjuangkan Indonesia merdeka, akan tetapi harus lebih dari itu, yakni bagaimana seluruh elemen bangsa dapat ikut terlibat dan merasakan makna pembangunan yang dilakukan oleh semua pihak, dalam mengisi kemerdekaan ini, demi mencapai seluruh yang dicita-citakan dan diamanatkan oleh Pancasila.
Dikatakannya, melaksanakan pembangunan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, adalah suatu keharusan yang mesti dilakukan secara terus menerus, berkesinambungan dan tanpa henti. Seluruh generasi penerus, baik sebagai individu dan warga negara maupun sebagai masyarakat dan bangsa, memiliki kewajiban dan tanggung jawab bersama, untuk menunaikan tugas tersebut. Oleh karenanya, masing-masing masyarakat dituntut untuk dapat berperan secara aktif dalam pembangunan, bukan sebaliknya menjadi penghambat pembangunan.
Menteri Hukum dan HAM RI menjelaskan, berpartisipasi dalam pelaksanaan Pemilihan Umum tanggal 9 April 2009 memilih Anggota Legislatif serta tanggal 8 Juli 2009 memilih Presiden dan Wakil Presiden RI, masing-masing untuk masa bhakti 2009-2014, merupakan bentuk partisipasi dalam pembangunan berbangsa dan bernegara. Sesuai amanat Undang-Undang, seluruh warga negara wajib mengikuti kegiatan pesta demokrasi tersebut, tidak terkecuali bagi masyarakat yang berada dalam Lapas, Rumah Tahanan (Rutan) dan Cabang Rutan. Seluruh warga negara wajib mendukung, siapapun yang menjadi pemimpin bangsa dan negara ini jangan dipermasalahkan, karena selain hasil pemilihan mayoritas masyarakat, juga memiliki cita-cita dan tujuan yang sama, yakni menjadikan Indonesia yang makmur dan sejahtera.
|
| |
| Sabtu, 15 Agustus 2009 |
| WALIKOTA SUKABUMI ANUGERAHKAN TANDA KEHORMATAN SATYA LANCANA KARYA SATYA |
| Reporter : ENDANG SUMARDI |
| |
|
Walikota Sukabumi, H. Mokhamad Muslikh Abdussyukur, S.H., M.Si., meng-anugerahkan Tanda Kehormatan Satya Lancana Karya Satya 30 Tahun, 20 Tahun dan 10 Tahun dari Presiden RI, Doktor H. Susilo Bambang Yudhoyono, kepada 8 PNS di lingkungan Pengadilan Agama Kota Sukabumi.
Tanda Kehormatan tersebut, dianugerahkan pada acara Riung Mungpulung dengan Tokoh Perintis dan Pejuang, dalam rangka memperingati HUT ke-64 Proklamasi Kemerdekaan RI, Sabtu pagi, 15 Agustus 2009, di Gedung Juang 45.
Selain itu, Walikota Sukabumi juga menyerahkan penghargaan kepada para Ketua RW dan RT, masing-masing diwakili oleh 7 orang. Selanjutnya kepada Panitia Pengawas Pemilu (Paswaslu), Grup Angklung Gembira, Toko Maju, kepada para juara Lomba Bercerita Tingkat SD dan MI, Tingkat SMP dan MTs, Tingkat SMA, SMK dan MA, kepada para juara Story Telling Contest Tingkat SMP dan MTs, serta kepada para juara Speech Contest Tingkat SMA, SMK, MA dan MAK. Kemudian kepada para Pekerja Teladan dan Organisasi Sosial Berprestasi, termasuk Uang Kadeudeuh kepada 25 Perintis dan Pejuang, serta Janda Perintis dan Janda Pejuang se Kota Sukabumi.
Dalam sambutannya, Walikota Sukabumi mengharapkan kepada segenap lapisan masyarakat khususnya generasi penerus bangsa, agar senantiasa menaruh perhatian dan rasa hormat kepada para pini sepuh, Perintis dan Pejuang, serta Janda Perintis dan Janda Pejuang. Namun rasa hormat yang diberikan kepada para pini sepuh tersebut, harus terbebas dari muatan politik apapun. Yakni hanya untuk menyambungkan benang merah estafet perjuangan, kendati untuk saat ini dalam dimensi yang berbeda.
Pada bagian lain sambutannya, Walikota Sukabumi memohon doa restu dan dukungan dari segenap lapisan masyarakat, khususnya dalam menjalankan tugas pemerintahan, sosial dan kemasyarakatan, guna mewujudkan Kota Sukabumi yang lebih cerdas, lebih sehat dan lebih sejahtera, serta Kota Sukabumi yang Reugreug Pageuh Repeh Rapih.
|
| |
| Kamis, 13 Agustus 2009 |
| WALIKOTA SUKABUMI SIDAK KE SEJUMLAH PASAR TRADISIONAL |
| Reporter : ENDANG SUMARDI |
| |
|
Walikota Sukabumi, H. Mokhamad Muslikh Abdussyukur, S.H., M.Si., hari Selasa, 11 Agustus 2009 baru-baru ini, melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke sejumlah pasar tradisional.
Adapun maksud dan tujuannya, untuk membuktikan informasi tentang kenaikan harga, sekaligus meng-antisipasi terjadinya kelangkaan sejumlah bahan kebutuhan pokok di Kota Sukabumi.
Sedangkan pasar tradisional yang disidak oleh Walikota Sukabumi tersebut, diantaranya Pasar Pelita, Pasar Lettu Bakri, dan Pasar Pasundan.
Dalam melaksanakan sidaknya, Walikota Sukabumi lebih banyak melakukan dialog dengan para pedagang kios dan distributor beras, berkaitan dengan ketersediaan bahan-bahan kebutuhan pokok dan beras.
Walikota Sukabumi menjelaskan, dilaksanakannya sidak ke pasar tradisional tersebut, karena adanya kehawatiran terjadi lonjakan harga barang-barang kebutuhan pokok, sekaligus meng-antisipasi terjadinya kelangkaan kebutuhan bahan pokok di Kota Sukabumi, khususnya menjelang bulan Ramadhan 1430 Hijriyah.
Dijelaskan pula, hasil dialog dengan para pedagang, ternyata stok beras dan barang-barang kebutuhan pokok lainnya cukup tersedia. Dengan demikian, msyarakat tidak perlu hawatir akan kekurangan beras dan barang-barang kebutuhan pokok lainnya. Selain itu, juga fluktuasi harga masih dalam kewajaran, serta pengadaan dan penyaluran barang-barang dalam kondisi normal.
Kepala Seksi Humas Kantor PDE, Arsip Daerah dan Humas Kota Sukabumi, Deden Dendayasa, S.IP. menjelaskan, dilaksanakannya sidak tersebut merupakan respon Walikota Sukabumi, dalam meng-antisipasi terjadinya lonjakan harga dan kelangkaan barang-barang kebutuhan pokok di Kota Sukabumi. Adapun upaya lainnya untuk menekan terjadinya lonjakan harga barang-barang kebutuhan pokok, menurut Kepala Seksi Humas, menjelang bulan Ramadhan 1430 Hijriyah, Pemerintah Kota Sukabumi akan melaksanakan operasi pasar barang-barang kebutuhan pokok.
|
| |
| Senin, 10 Agustus 2009 |
| WAKIL WALIKOTA SUKABUMI SERAHKAN PENGHARGAAN KEPADA TOKOH DAN PRAKTISI KOPERASI |
| Reporter : ENDANG SUMARDI |
| |
|
Wakil Walikota Sukabumi, Drs. H. Mulyono, M.M., pada peringatan ke-62 Koperasi Tingkat Kota Sukabumi, Senin pagi, 10 Agustus 2009, di Gedung Juang 45, menyerahkan penghargaan kepada tokoh koperasi, yang terdiri dari Surya Anwar Dimyati, R. Sule Subanabara, dan Drs. H. M. Baehaki, serta kepada praktisi koperasi, yang terdiri dari H. Mabun Effendi, Yan Yan Nurjanah, dan Hajah Ella Komara Susilawati. Selain itu, juga diserahkan penghargaan kepada Koperasi Berprestasi, yakni kepada KBMT Ibadurrahman, KPRI Warga Husada, dan KPRI Motekar. Selanjutnya kepada Pemuda Pinilih, yakni Jini Jiani, Sadili, dan Adisti Pratiwi. Kemudian kepada para juara Lomba Tumpeng, yakni Koperasi Silih Asih, Koperasi Mitra Setia, dan Koperasi Syamsul Ulum, serta penyerahan 50 buah Roda Pedagang Kaki Lima (PKL) Koperindag, secara simbolis kepada Ukon dan Ade Irwan K.
Dalam sambutannya Wakil Walikota Sukabumi menjelaskan, untuk meningkatkan peran koperasi dalam perekonomian, Pemerintah Kota Sukabumi melalui Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskopperindag) Kota Sukabumi, sangat konsen terhadap perkembangan dan kemajuan koperasi di Kota Sukabumi, serta akan senantiasa melakukan program pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM), yang berhimpun dalam koperasi.
Ditandaskannya, peningkatan peran koperasi, dapat ditempuh dengan langkah-langkah strategis, melalui lima aspek. Pertama aspek peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM), kedua aspek peningkatan aksesibilitas modal, karena dari modal koperasi secara komersial mampu menerjemahkan ide-ide kreatifnya, ketiga aspek peningkatan mekanisme dan inovasi teknologi, karena dari aspek tersebut kualitas produksi dapat terjaga secara konsisten, keempat aspek pematenan hak cipta dan merk, karena dengan pematenan hak cipta dan merk, dapat memiliki local genius atau keunikan lokal, dan kelima aspek kelembagaan, dengan meningkatkan legalitas badan koperasi, melalui kerja sama dengan Ikatan Notaris Indonesia, sehingga memungkinkan koperasi untuk membangun linkage program ke lembaga-lembaga keuangan formal.
Ditandaskan pula, kepedulian Pemerintah Kota Sukabumi terhadap perkembangan koperasi, merupakan komitmen Pemerintah Kota Sukabumi dan masyarakat koperasi. Untuk itu, pada peringatan ke-62 Koperasi Tingkat Kota Sukabumi ini, dicanangkan Kota Sukabumi sebagai Kota Koperasi. Selain itu, untuk mendukung perekonomian rakyat, Pemerintah Kota Sukabumi melakukan penataan Pedagang Kaki Lima (PKL) melalui penyeragaman gerobak dagang, yang pertama kali diuji-cobakan di jalan Ciwangi.
Pada kesempatan tersebut, Wakil Walikota Sukabumi mengucapkan terima kasih kepada pengurus Dekopinda, pengurus dan anggota koperasi, serta kepada para tokoh masyarakat dan dunia usaha di Kota Sukabumi, yang telah ber-upaya optimal memajukan perkoperasian di Kota Sukabumi.
|
| |
| Sabtu, 8 Agustus 2009 |
| WALIKOTA SUKABUMI BUKA FESTIVAL JUANDA 2009 |
| Reporter : ENDANG SUMARDI |
| |
|
Walikota Sukabumi, H. Mokhamad Muslikh Abdussyukur, S.H., M.Si., Sabtu pagi, 8 Agustus 2009, di depan Balaikota Sukabumi, secara resmi membuka Festival Juanda 2009.
Dalam sambutannya, Walikota Sukabumi mengatakan, dilaksanakannya festival tersebut, dalam rangka menyambut sekaligus memeriahkan HUT ke-64 Kemerdekaan RI. Selain itu, juga memberi hiburan yang berkualitas kepada masyarakat Kota Sukabumi dan sekitarnya, sekaligus memperkenalkan produk Usaha Kecil dan Menengah (UKM) Kota Sukabumi, serta mempromosikan dan melestarikan seni dan budaya tradisional Kota Sukabumi kepada masyarakat luas, baik dari dalam maupun dari luar Kota Sukabumi.
Ditandaskannya, kegiatan yang berlangsung selama 2 hari tepatnya dari tanggal 8 sampai dengan 9 Agustus 2009 ini, sesuai dengan Visi Kota Sukabumi, yakni Terwujudnya Kota Sukabumi Sebagai Pusat Pelayanan Berkualitas Bidang Pendidikan, Kesehatan dan Perdagangan di Jawa Barat, Berlandaskan Iman dan Taqwa; serta Visi Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi Tahun 2008-2013, yakni Dengan Iman dan Taqwa Mewujudkan Pemerintahan yang Amanah Berparadigma Surgawi, Menuju Kota Sukabumi yang Cerdas, Sehat dan Sejahtera, baik lahir maupun batin.
Sementara Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata (Disporabudpar) Kota Sukabumi, Drs. Beni Haerani, M.M. menjelaskan, pagelaran kesenian helaran dan festival juanda ini, merupakan salah satu upaya untuk melestarikan seni budaya, yang dikolaborasikan dengan sektor perekonomian masyarakat yang ada di Kota Sukabumi. Adapun maksud dan tujuannya, untuk memper-erat tali silaturahmi Pemerintah Kota Sukabumi dengan masyarakat yang bergerak dalam bidang seni budaya dan ekonomi, serta sebagai wadah bagi para seniman dan budayawan untuk meng-apresiasikan karya-karyanya.
Adapun tema yang diangkat dalam kegiatan ini, yakni melalui seni helaran dan festival juanda, kita gali seni budaya daerah Kota Sukabumi. Sedangkan kegiatan ini dapat terselenggara, berkat kerjasama Pemerintah Kota Sukabumi dengan Aircka Production.
Pada bagian akhir sambutannya, Kepala Disporabudpar Kota Sukabumi, mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung, baik berupa moril maupun materil, sehingga kegiatan ini dapat terselenggara dengan baik, sesuai harapan semua pihak.
|
| |
| Jumat, 7 Agustus 2009 |
| WALIKOTA SUKABUMI LAKUKAN PELETAKAN BATU PERTAMA PEMBANGUNAN MASJID JAMI AL HIDAYAH |
| Reporter : ENDANG SUMARDI |
| |
|
Walikota Sukabumi, H. Mokhamad Muslikh Abdussyukur, S.H., M.Si., hari Jumat pagi, 7 Agustus 2009, melakukan peletakan batu pertama pembangunan Masjid Jami AL Hidayah, tepatnya di wilayah RT 3 RW 17 Ciaul Pasir, Kelurahan Cisarua Kecamatan Cikole Kota Sukabumi.
Dalam kesempatannya, Walikota Sukabumi mengungkapkan, kesadaran dan semangat warga masyarakat khususnya umat Islam dalam membangun sarana peribadatan dan keagamaan, di Kota Sukabumi dalam setiap saatnya senantiasa mengalami peningkatan yang cukup signifikan. Buktinya hampir di setiap peloksok wilayah Kota Sukabumi, dalam setiap saat melaksanakan pembangunan sarana peribadatan dan keagamaan, dari mulai pembangunan mushola dan langgar, hingga majelis taklim, masjid, madrasah dan pesantren. Hal tersebut menandakan, bahwa kualitas keimanan dan ketaqwaan, termasuk kesadaran dan semangat, serta persatuan dan kesatuan masyarakat khususnya umat Islam, di Kota Sukabumi cukup tinggi dan kondusif.
Ditandaskannya, kesadaran dan semangat masyarakat Kota Sukabumi dalam melaksanakan pembangunan sarana peribadatan dan keagamaan tersebut, sesuai dengan Visi Kota Sukabumi, yakni Terwujudnya Kota Sukabumi Sebagai Pusat Pelayanan Berkualitas Bidang Pendidikan, Kesehatan dan Perdagangan di Jawa Barat, Berlandaskan Iman dan Taqwa; serta Visi Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi Tahun 2008-2013/ yakni Dengan iman dan taqwa mewujudkan pemerintahan yang amanah berparadigma surgawi, menuju Kota Sukabumi yang cerdas, sehat dan sejahtera, baik lahir maupun batin, dilandasi nilai-nilai fhilosofis, Shidiq, Tabligh, Amanah, Fathonah.
Dalam pada itu, Ketua Panitia Pembangunan Masjid Jami AL Hidayah, H. Dadang Fatahilah menjelaskan, pembangunan masjid yang didirikan di atas tanah seluas 807 meter persegi ini, diperkirakan menghabiskan dana sebesar 450 juta rupiah. Untuk itu, Ketua Panitia Pembangunan Masjid tersebut, menghimbau segenap lapisan masyarakat dan para agnia, khususnya umat Islam di wilayah RW 17 Kelurahan Cisarua Kecamatan Cikole Kota Sukabumi, agar senantiasa pro-aktif membantu, baik berupa moril maupun materil, guna menunjang kelancaran dan keberhasilan pembangunan masjid tersebut, sesuai dengan harapan semua pihak.
Hadir dalam acara peletakan batu pertama pembangunan masjid tersebut, para Kepala Instansi terkait, Camat Cikole, Drs. Adil Budiman, M.Si., Lurah Cisarua, Dikdik Juhaedi, jajaran Panitia Pembangunan Masjid, tokoh masyarakat, alim ulama, pemuda dan undangan lainnya.
|
| |
| Jumat, 7 Agustus 2009 |
| WAKIL WALIKOTA SUKABUMI BUKA SOSIALISASI AMDAL |
| Reporter : ENDANG SUMARDI |
| |
|
Wakil Walikota Sukabumi, Drs. H. Mulyono, M.M., hari Selasa, 4 Juli 2009 baru-baru ini, di Auditorium Universitas Muhammadiyah Sukabumi (UMMI), secara resmi membuka sosialisasi Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL).
Dalam kesempatannya, Wakil Walikota Sukabumi mengharapkan, dengan dilaksanakannya sosialisasi tersebut, dapat meningkatkan pengetahuan dan wawasan, serta kesadaran para pelaku usaha, dalam memiliki Dokumen Pengelolaan dan Pemantauan lingkungan (DPPL), baik AMDAL maupun Upaya Pengelolaan Lingkungan (UKL), dan Upaya Pemantauan Lingkungan (UPL).
Adapun yang bertindak sebagai nara sumber dalam sosialisasi tersebut, diantaranya dari Bidang Pengkajian Dampak Lingkungan Kementerian Lingkungan Hidup, Esther Simon, dan dari Bidang Tata Lingkungan Badan Pengelolaan Lingkungan Hidup Daerah (BPLHD) Provinsi Jawa Barat, Primama Ning Tyas.
Sementara Kepala Kantor Lingkungan Hidup (KLH) Kota Sukabumi, Insinyur H. Rudi Djuansyah menjelaskan, pelaku usaha di Kota Sukabumi kurang pengetahuan tentang AMDAL. Akibatnya, banyak pelaku usaha yang belum memiliki DPPL/ baik AMDAL maupun UKL dan UPL.
Diungkapkannya, dari total pelaku usaha di Kota Sukabumi, yang telah memiliki dokumen lingkungan baru sekitar 10 persen. Untuk itu, pihak KLH Kota Sukabumi telah meng-inventarisir para pelaku usaha yang belum memiliki dokumen lingkungan. Dari hasil inventarisasi yang dilakukan pihak KLH Kota Sukabumi, hingga akhir bulan Juli 2009 yang baru lalu, para pelaku usaha yang belum memiliki dokumen lingkungan tersebut berjumlah 12 pelaku usaha. Dikatakannya, para pelaku usaha tersebut diberi surat peringatan dan surat perintah, untuk segera melakukan penyusunan DPPL. Berkaitan dengan hal tersebut, menurut Kepala KLH Kota Sukabumi, ke depan pihaknya akan lebih gencar lagi menyebarkan dan meningkatkan informasi tentang AMDAL, UKL, UPL dan DPPL.
|
| |
| Sabtu, 1 Agustus 2009 |
| WALIKOTA SUKABUMI DAPAT LENCANA WREDATAMA NUGRAHA MADYA |
| Reporter : ENDANG SUMARDI |
| |
|
Walikota Sukabumi, H. Mokhamad Muslikh Abdussyukur, S.H., M.Si., selaku Pembina Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI) Kota Sukabumi, mendapat penghargaan dan tanda kehormatan dari PWRI Pusat, berupa Lencana Wredatama Nugraha Madya.
Tanda kehormatan tersebut, disematkan Ketua PWRI Jawa Barat, Karna Suwanda, pada puncak acara peringatan ke-47 Hari Ulang Tahun PWRI Tingkat Kota Sukabumi, hari Kamis, 30 Juli 2009 baru-baru ini, di Gedung Juang 45.
Dalam kesempatan tersebut, Walikota Sukabumi, H. Mokhamad Muslikh Abdussyukur, S.H., M.Si. menjelaskan, sedikit pun tidak menyangka akan mendapat penghargaan tersebut. Sebab yang diberikan selama ini kepada PWRI, merupakan suatu keharusan sebagai Pembina PWRI Kota Sukabumi.
Walikota Sukabumi juga menjelaskan, pihaknya akan ber-upaya optimal membangun kantor yang representatif bagi PWRI Kota Sukabumi. Karena hingga saat ini, PWRI belum memiliki kantor sendiri. Untuk mewujudkan rencana tersebut, Walikota Sukabumi akan menganggarkan biaya pembangunan kantor PWRI dari APBD tahun depan, sebesar 250 juta rupiah. Sedangkan lokasinya akan ditentukan kemudian. Yang jelas, kantor PWRI tersebut akan dibangun pada lahan milik Pemerintah Kota Sukabumi. Diharapkannya, rencana tersebut mendapat persetujuan dari DPRD. Apabila rencana tersebut mendapat persetujuan dari DPRD, kantor yang menjadi impian PWRI tersebut, pada tahun 2011 yang akan datang bisa terwujud.
Sementara Ketua PWRI Jawa Barat, Karna Suwanda mengatakan, penghargaan tersebut diberikan atas atensi Walikota Sukabumi, yang senantiasa memberikan bantuan tanpa pamrih, baik berupa pemikiran maupun materi terhadap PWRI Kota Sukabumi. Diharapkannya, atensi Walikota Sukabumi terhadap PWRI tersebut tidak berhenti, akan tetapi terus berlanjut. Ketua PWRI Jawa Barat menandaskan, untuk mendapatkan penghargaan tersebut tidak mudah. Sebab harus melalui seleksi ketat secara berjenjang hingga ke tingkat pusat.
Ditandaskan pula, pihak PWRI Jawa Barat, saat ini sedang mengupayakan kenaikan tunjangan para pensiunan. Karena hingga saat ini, pensiunan Pegawai Negeri Sipil (PNS) hanya menerima sebesar 75 persen dari gaji terakhir pada saat aktif. Pihak PWRI Jawa Barat menginginkan, agar gaji pensiunan tidak dikurangi dari gaji pada saat aktif menjadi PNS. Untuk itu, PWRI sedang berjuang, agar pemerintah memberikan gaji pensiunan 100 persen.
Dikatakannya, pemerintah telah menaikan tunjangan pensiunan PNS, antara 15 hingga 21 persen setiap tahun. Namun seiring dengan semakin tingginya harga kebutuhan hidup, kenaikan tunjangan tersebut dirasakan masih kurang. Karena hingga saat ini, masih ada pensiunan yang menerima 600 ribu rupiah setiap bulan, sedangkan harga kebutuhan semakin melonjak.
Ketua PWRI Jawa Barat juga menginginkan, agar tunjangan bagi isteri atau suami pensiunan dinaikkan dari 36 persen menjadi 75 persen dari total gaji pensiun. Sedangkan bagi janda atau duda yang ditinggal oleh suami atau isterinya dan kawin lagi, agar tidak diberikan tunjangan. Sebab tunjangan tersebut merupakan hak dari pasangan pensiunan pada saat aktif menjadi PNS. Selain itu, Ketua PWRI Jawa Barat juga menginginkan, agar para pensiunan diberi keringanan dalam membayar Pajak Bumi dan Bangunan (PBB).
|
| |
| Jumat, 31 Juli 2009 |
| WAKIL WALIKOTA SUKABUMI BUKA SOSIALISASI TEROR BOM |
| Reporter : ENDANG SUMARDI / TIM PELIPUT |
| |
|
Wakil Walikota Sukabumi, Drs. H. Mulyono, M.M., Jumat pagi, 31 Juli 2009, di Gedung Juang 45, secara resmi membuka Sosialisasi Teror Bom, bagi para Camat dan Lurah, serta Ketua RW dan RT se Kota Sukabumi.
Dalam sambutannya, Wakil Walikota Sukabumi mengungkapkan, sebagaimana dimaklumi bersama, bahwa pada tanggal 17 Juli 2009 yang baru lalu, telah terjadi dua kali teror bom, tepatnya di Hotel JW Marriot dan Hotel Ritz Carlton Jakarta. Ledakan bom tersebut menyentakan kesadaran semua pihak, sekaligus membuat rasa keprihatinan yang mendalam, atas jatuhnya para korban jiwa. Selain itu, teror bom tersebut ber-mplikasi pada terbentuknya opini dunia, bahwa Indonesia adalah negara yang tidak aman, sekaligus menjadi sasaran para teroris. Padahal Negara Indonesia, saat ini sedang recovery atas beberapa teror bom sebelumnya, yang terjadi di JW Marriot dan Bali.
Atas tertangkapnya Gembong Teroris ---Doktor Azhari--- beberapa waktu yang lalu oleh aparat Kepolisian RI, patut diapresiasi oleh semua pihak. Namun demikian, semua pihak harus senantiasa waspada, karena teror bom bisa terjadi di mana saja dan kapan saja. Bagi warga masyarakat Kota Sukabumi, tentu masih ingat, bahwa Kota Sukabumi pun pernah mendapatkan teror bom yang cukup mengagetkan semua pihak, yakni sekitar tahun 2000 yang lalu.
Wakil Walikota Sukabumi menandaskan, sebagaimana yang diamanatkan dalam Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945, bahwa salah satu tujuan didirikannya Negara RI, yakni dalam rangka melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia. Hal tersebut ber-arti. bahwa Negara Indonesia sangat commit terhadap terciptanya rasa aman bagi seluruh penduduk dan warga Negara Indonesia.
Semua pihak tentu paham, bahwa urusan keamanan menjadi domainnya institusi kepolisian. Namun demikian, semua pihak pun harus menyadari, bahwa dalam menciptakan rasa aman tersebut, tidak bisa ditangani oleh aparat kepolisian sendirian. Tapi diperlukan adanya partisipasi dari segenap lapisan masyarakat, terlebih dalam menyelesaikan kasus teror bom yang amat kompleks. Selain itu, juga di dalamnya terdapat aneka ragam motif, kompleksitas ideologi para teroris, serta kemampuan meng-eksekusi ledakan yang cukup profesional.
Berkaitan dengan hal tersebut, seluruh pejabat dan aparat beserta segenap lapisan masyarakat Kota Sukabumi, agar senantiasa mendorong segenap aparat kepolisian, untuk terus mengejar dan menangkap para pelaku teror bom tersebut, demi menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
Namun demikian, seraya semua pihak bekerja keras mencari para pelaku teror bom, harus diingat ada hal lain yang tidak kalah penting dalam menciptakan keamanan dan ketertiban masyarakat, yakni antisipasi dan deteksi sejak dini, agar teror bom di Jakarta tidak menyebar ke daerah lain, termasuk ke Kota dan Kabupaten Sukabumi. Dalam konteks demikian, Wakil Walikota Sukabumi menyambut baik atas dilaksanakannya sosialisasi teror bom ini, yang diselenggarakan Polres Kota Sukabumi. Diharapkannya, sosialisasi ini dapat memberikan berbagai informasi seputar teror bom, sekaligus dapat meng-antisipasi dan mendeteksinya sejak dini.
|
| |
| Kamis, 30 Juli 2009 |
| WALIKOTA SUKABUMI UCAPKAN TERIMA KASIH KEPADA SIKIB |
| Reporter : ENDANG SUMARDI |
| |
|
Walikota Sukabumi, H. Mokhamad Muslikh Abdussyukur, S.H., M.Si., atas nama pribadi, pemerintah dan masyarakat Kota Sukabumi, mengucapkan terima kasih kepada Solidaritas Isteri Kabinet Indonesia Bersatu (SIKIB), yang telah membangun Rumah Pintar Kadeudeuh, tepatnya di wilayah RT 1 RW 6 Cijangkar, termasuk peresmian Kelurahan Cisarua Kecamatan Cikole Kota Sukabumi, sebagai Desa atau Kelurahan Sejahtera Binaan SIKIB.
Adapun alasan penetapan lokasi Rumah Pintar di wilayah RT 1 RW 6 Cijangkar ini, karena selain merupakan wilayah pemekaran, juga rata-rata pendapatan masyarakatnya relatif masih tertinggal, apabila dibandingkan dengan wilayah lainnya di Kota Sukabumi.
Walikota Sukabumi juga mengharapkan, dengan ditetapkannya Kelurahan Cisarua sebagai Desa atau Kelurahan Sejahtera ini, akan bermanfaat dalam memacu masyarakat, untuk meningkatkan kualitas hidup.
Dikatakannya, Rumah Pintar yang menghabiskan dana sebesar 80 juta rupiah ini, dibangun di atas areal tanah seluas 160 meter persegi, dengan luas bangunan 80 meter persegi, serta isi bangunan seperti televisi, komputer, mesin jahit, buku-buku dan sebagainya, sepenuhnya dibiayai oleh SIKIB. Sementara tanah lokasi Rumah Pintar, merupakan tanah hibah dari Ketua RW 6 Cijangkar Kelurahan Cisarua, Achmad Jaenudin, kepada Pemerintah Kota Sukabumi, ditujukan untuk Pendidik Anak Usia Dini (PAUD), yang ter-integrasi dengan aspek kesehatan, berupa Pos Yandu, Pos Bindu, serta aspek ekonomi, yang meliputi pemberian sarana usaha.
Sedangkan perbaikan lingkungan, merupakan hasil kerja sama dengan Departemen Pekerjaan Umum, Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Pemerintah Kota Sukabumi dan unsur masyarakat, dititik beratkan pada kegiatan penghijauan dan penyediaan sanitasi masyarakat, berupa pembangunan MCK dan pembangunan Septiktank Komunal, yang tanahnya disediakan oleh masyarakat. Untuk pelayanan Pos Yandu dan Pos Bindu, telah diterima bantuan partisipasi berupa 1 unit Motor Sehat, serta bantuan lainnya dari SIKIB, seperti 2 unit mesin jahit, 10 alat biopori, dan 2 unit komposit.
Kebanggaan masyarakat terhadap Desa atau Kelurahan Sejahtera Binaan SIKIB di Kelurahan Cisarua Kecamatan Cikole ini, dilanjutkan dengan usulan kepada Pemerintah Kota Sukabumi, untuk merubah nama jalan Cijangkar menjadi jalan SIKIB. Perubahan nama jalan tersebut, telah dilegalitaskan melalui Surat Keputusan Walikota Sukabumi, Nomor 169 Tahun 2009, tertanggal 17 Juli 2009, tentang pemberian nama jalan.
Program Desa atau Kelurahan Sejahtera Binaan SIKIB di Kelurahan Cisarua Kecamatan Cikole ini, apabila dicermati dengan seksama, menjadi sebuah model dan pelaksanaan yang selama ini didengungkan oleh pemerintah, melalui prinsip-prinsip tata kepemerintahan yang baik, dimana ada sinergitas yang positif dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat antara berbagai elemen, yakni pemerintah, privat sector dan masyarakat. Model kerja sama seperti ini, perlu terus dikembangkan dalam berbagai bidang aspek kehidupan.
Walikota Sukabumi juga menjelaskan, kegiatan-kegiatan lain yang menyertai peresmian Desa atau Kelurahan Sejahtera Binaan SIKIB di Kelurahan Cisarua Kecamatan Cikole ini, diantaranya Seminar PAUD yang diikuti oleh 400 guru TK serta guru SD dan MI sebanyak 400 orang, dengan nara sumber dari SIKIB, Ratna Megawangi, pemeriksaan kesehatan kepada siswa SD Cijangkar dan SD Babakan Bandung, penyuluhan tentang pelestarian lingkungan, dan pelatihan komposing sampah dari Kementerian Lingkungan Hidup, serta penyerahan peralatan biopori dan komposing. Diharapkannya, visi SIKIB Indonesia Sejahtera, Indonesia Kreatif, Indonesia Sehat, Indonesia Peduli, dan Indonesia Hijau ini, menjadi warna tersendiri di Kota Sukabumi.
|
| |
| Kamis, 23 Juli 2009 |
| WALIKOTA SUKABUMI BUKA MUSCAB II HISWANAMIGAS SUKABUMI CIANJUR |
| Reporter : ENDANG SUMARDI |
| |
|
Walikota Sukabumi, H. Mokhamad Muslikh Abdussyukur, S.H., M.Si., hari Rabu, 22 Juli 2009 baru-baru ini, di Hotel Taman Sari, secara resmi membuka Musyawarah Cabang (Muscab) II Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas Bumi (Hiswanamigas) Sukabumi – Cianjur.
Dalam sambutannya, Walikota Sukabumi menandaskan, Pemerintah Kota Sukabumi tidak pernah mempersulit para pengusaha yang bernaung di bawah Pertamina. Selain itu, kendati bukan tanggung jawab Pemerintah Kota Sukabumi secara langsung, tapi Pemerintah Kota Sukabumi senantiasa ber-upaya, sekaligus ikut dalam pengamanan akan kestabilan Bahan Bakar Minyak (BBM), ter-utama pada saat terjadi kenaikan dan kelangkaan BBM di masyarakat. Ditandaskan pula, Pemerintah Kota Sukabumi senantiasa ber-upaya, agar pada setiap terjadi kenaikan BBM tidak menimbulkan gejolak di masyarakat.
Walikota Sukabumi berharap, Pertamina agar senantiasa memberikan kenyamanan kepada Hiswanamigas, khususnya dalam mendistribusikan BBM. Hal tersebut sangat penting dilakukan, demi menunjang kelancaran dan ketersediaan pasokan BBM. Diharapkan pula, Pertamina dan Hiswanamigas senantiasa menjaga dan terus meningkatkan kebersamaan, khususnya dalam meningkatkan pelayanan dan kesejahteraan kepada para anggota, termasuk kepada para konsumen.
Sementara Sales Refresentatif Ritel Bahan Bakar Minyak Pertamina, Zibali Hisbul menjelaskan, Pertamina akan senantiasa melakukan pengawasan terhadap Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU). Maksud dan tujuannya untuk meningkatkan pelayanan, khususnya dalam memenuhi kebutuhan para konsumen. Diharapkannya, dalam memberikan pelayanan kepada para konsumen, selain takaran BBM dan pembalian uang harus pas, juga para Petugas SPBU harus senantiasa mengucapkan salam kepada para konsumen.
Dikatakannya, sebagai mitra, antara Hiswanamigas dengan Pertamina, harus senantiasa saling membantu. Sebab, Hiswanamigas tidak bisa lepas dari Pertamina. Demikian pula Pertamina, juga membutuhkan Hiswanamigas. Untuk itu, antara Pertamina dengan Hiswanamigas, agar senantiasa menggalang kebersamaan dan kerja sama yang baik, demi kelancaran dan kesinambungan pasokan migas.
Dikatakan pula, pihak Pertamina tidak merasa khawatir dengan masuknya perusahaan perminyakan asing di Indonesia. Sebab Pertamina masih lebih unggul dari perusahaan asing tersebut. Selain itu, dalam setiap mengikuti tender, Pertamina lebih unggul di tanah air. Untuk itu, Pertamina akan senantiasa ber-upaya optimal memanfaatkan keunggulan yang dimiliki.
Menyinggung agenda yang dilaksanakan dalam Muscab II Hiswanamigas Sukabumi – Cianjur, menurut Sales Refresentatif Ritel Bahan Bakar Minyak Pertamina, diantaranya melakukan penyusunan program dan pemilihan pengurus baru.
|
| |
| Minggu, 19 Juli 2009 |
| WALIKOTA SUKABUMI LEPAS PESERTA GERAK JALAN SEHAT HARI KOPERASI KE-62 |
| Reporter : ENDANG SUMARDI |
| |
|
Walikota Sukabumi, H. Mokhamad Muslikh Abdussyukur, S.H., M.Si., Minggu pagi, 19 Juli 2009, di depan Balaikota Sukabumi, secara resmi melepas peserta gerak jalan sehat, dalam rangka memperingati Hari Koperasi ke-62, sekaligus mencanangkan Kota Sukabumi sebagai Kota Koperasi.
Dalam sambutannya, Walikota Sukabumi menjelaskan, gerak jalan sehat ini sangat penting dilakukan oleh segenap lapisan masyarakat, karena sangat besar manfaatnya, khususnya untuk menjaga sekaligus meningkatkan kebugaran dan kesehatan. Untuk itu, Walikota Sukabumi menghimbau segenap lapisan masyarakat, agar secara rutin melakukan gerak jalan sehat ini, supaya menjadi budaya di masyarakat, khususnya di Kota Sukabumi.
Ditandaskannya, apabila gerak jalan sehat ini telah menjadi budaya di masyarakat Kota Sukabumi, dapat memberi kontribusi positif kepada masyarakat dan pemerintah Kota Sukabumi, khususnya dalam mencapai Visi Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi Tahun 2008-2013, yakni Dengan Iman dan Taqwa Mewujudkan Pemerintahan yang Amanah Berparadigma Surgawi, Menuju Kota Sukabumi yang Cerdas, Sehat dan Sejahtera, baik lahir maupun batin.
Selain itu, Walikota Sukabumi juga menghimbau segenap lapisan masyarakat Kota Sukabumi, agar senantiasa ber-upaya optimal menjadi anggota koperasi dengan baik, sekaligus memberdayakan dan mengembangkan koperasi, sebagai soko guru perekonomian Indonesia, dengan pola kebersamaan, sareundeuk saigel sabobot sapihanean, ka cai jadi saleuwi ka darat jadi salebak, guna menunjang peningkatan kesejahteraan masyarakat khususnya para anggota koperasi, serta mewujudkan Kota Sukabumi sebagai Kota Koperasi.
Sementara Ketua Panitia Penyelenggara, Drs. Pepen Supendi, M.Si. menjelaskan, gerak jalan sehat ini diikuti 12 ribu peserta, yang terdiri dari para pelajar, mahasiswa, masyarakat umum, dan Anggota Koperasi se Kota Sukabumi.
Adapun rute yang ditempuh oleh para peserta gerak jalan sehat ini, yakni start jalan R. Syamsudin, S.H. tepatnya dari depan Balaikota Sukabumi, kemudian masuk ke jalan Siliwangi, jalan Suryakencana, jalan Bhayangkara, dan finish di lapangan Sutadi Ronodipuro Secapa Polri Sukabumi.
Dikatakannya, para peserta yang ber-untung, mendapat door prize total 50 juta rupiah. Antara lain 2 unit Sepeda Motor, Lemari Es, Televisi, Laptop, dan Sepeda, serta Paket Wisata ke Bali, Yogya, dan ke Ancol Dufan, masing-masing untuk 6 orang.
|
| |
| Jumat, 17 Juli 2009 |
| WAKIL WALIKOTA SUKABUMI BUKA PEKAN RAYA PEMUDA |
| Reporter : ENDANG SUMARDI |
| |
|
Wakil Walikota Sukabumi, Drs. H. Mulyono, M.M., Jumat siang, 17 Juli 2009, di lapangan Merdeka Kota Sukabumi, secara resmi membuka Pekan Raya Pemuda (PRP).
Dalam sambutannya, Wakil Walikota Sukabumi mengatakan menyambut baik sekaligus memberikan apresiatif yang tinggi, atas dilaksanakannya PRP ini, yang diprakarsai DPD KNPI Kota Sukabumi. Karena kegiatan ini sesuai dengan Visi Kota Sukabumi, yakni Terwujudnya Kota Sukabumi Sebagai Pusat Pelayanan Berkualitas Bidang Pendidikan, Kesehatan dan Perdagangan di Jawa Barat, Berlandaskan Iman dan Taqwa.
Diharapkannya, kegiatan ini dapat menjadi langkah yang strategis bagi DPD KNPI Kota Sukabumi, untuk lebih meningkatkan kualitas organisasi dan individu anggota, dalam menggali berbagai best practice, yang dapat bermanfaat bagi masyarakat dan bangsa, khususnya masyarakat Kota Sukabumi.
Sementara Ketua DPD KNPI Kota Sukabumi, Abdul Manan, S.Ag. menjelaskan, maksud dan tujuan dilaksanakannya PRP ini, dalam rangka memeriahkan Hari Jadi Ke-36 KNPI Tingkat Kota Sukabumi, yang jatuh pada tanggal 23 Juli 2009 pekan depan.
Selain itu, juga untuk mendorong partisipasi masyarakat, dalam menumbuh kembangkan sekaligus membangun persaudaraan dan kebersamaan, khususnya dalam mem-perkenalkan dan mempromosikan hasil karya pemuda binaan DPD KNPI Kota Sukabumi, serta produk Usaha Kecil dan Menengah (UKM) Kota Sukabumi, termasuk seni budaya tradisional Kota Sukabumi kepada masyarakat luas, baik dari dalam maupun dari luar wilayah Kota Sukabumi.
Dalam pada itu, Ketua Panitia Hari Jadi Ke-36 KNPI Tingkat Kota Sukabumi, Rahmat Hidayat menjelaskan, PRP ini dijadualkan berlangsung selama 10 hari, tetapnya dari tanggal 17 hingga 26 Juli 2009, bertempat di lapangan Merdeka Kota Sukabumi. Adapun kegiatan yang dilaksanakan dalam PRP ini, diantaranya pameran hasil karya pemuda binaan DPD KNPI Kota Sukabumi, pameran produk Usaha Kecil dan Menengah (UKM) Kota Sukabumi, serta berbagai pagelaran seni tradisional Kota Sukabumi.
|
| |
| Selasa, 14 Juli 2009 |
| WALIKOTA SUKABUMI BUKA SOSIALISASI P3MD |
| Reporter : ENDANG SUMARDI |
| |
|
Walikota Sukabumi, H. Mokhamad Muslikh Abdussyukur, S.H., M.Si., Selasa pagi, 14 Juli 2009, di Graha Qolbun Salim, secara resmi membuka Sosialisasi Pelatihan Perencanaan Partisipatif Pembangunan Masyarakat Desa (P3MD).
Dalam sambutannya, Walikota Sukabumi menandaskan, bahwa salah satu cita-cita nasional yang diamanatkan dalam Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945, yakni untuk mewujudkan masyarakat Indonesia yang sejahtera. Namun demikian, cita-cita dalam menyejahterakan seluruh bangsa Indonesia secara berkeadilan belum sepenuhnya tercapai, mengingat masih ada disparitas antara masyarakat yang kaya dan masyarakat miskin, atau kesenjangan hasil pembangunan di perkotaan dan pedesaan.
Dikatakannya, apabila melihat kenyataan mayoritas masyarakat di pedesaan dan kelurahan, sudah menjadi keharusan untuk diberdayakan, sebagai bagian dari paradigma pembangunan, yang memfokuskan perhatian terhadap semua aspek, mulai dari aspek intelektual atau sumber daya manusia, aspek material dan fisik, hingga aspek manajerial. Aspek-aspek tersebut, bisa dikembangkan menjadi aspek sosial, budaya, ekonomi, politik, keamanan dan lingkungan.
Untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa dan kelurahan yang hendak diwujudkan, perlu dicari bentuk yang tepat, khususnya peran pemberdayaan masyarakat desa dan kelurahan dalam program-program pemerintah, supaya masyarakat desa dan kelurahan dapat meningkatkan pendapatan. Selain itu, juga perlu dilakukan pendataan kegiatan ekonomi masyarakat desa dan kelurahan, yang dapat mendukung terhadap perekonomian nasional.
Oleh karenanya, pemberdayaan masyarakat desa dan kelurahan, menurut Walikota Sukabumi, sangat penting dilakukan, sebagai bagian integral dari program pembangunan nasional, mengingat keberadaan masyarakat desa dan kelurahan, dari sisi kualitas dan kuantitas menjadi peluang dan tantangan.
|
| |
| Rabu, 8 Juli 2009 |
| WALIKOTA SUKABUMI SALURKAN ASPIRASI DAN HAK PILIH DI TPS 4 KELURAHAN CIKOLE |
| Reporter : ENDANG SUMARDI / TIM PELIPUT |
| |
|
Walikota Sukabumi, H. Mokhamad Muslikh Abdussyukur, S.H., M.Si., beserta isteri, Hajah Isye Muslikh Abdussyukur, hari Rabu pagi, 8 Juli 2009, menyalurkan aspirasi dan hak pilih, pada Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden (Pilpres) 2009, tepatnya di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 4 Madrasah Baeturrahmah, Kelurahan Cikole Kecamatan Cikole.
Sementara Wakil Walikota Sukabumi, Drs. H. Mulyono, M.M., beserta isteri, Hajah Puji Mulyono, menyalurkan aspirasi dan hak pilih, di TPS 11 Kelurahan Cikondang Kecamatan Citamiang.
Sedangkan Sekretaris Daerah Kota Sukabumi, H. Mohamad Muraz, S.H., M.M., beserta isteri, Hajah Esih Muraz, menyalurkan aspirasi dan hak pilih, di TPS 4 SD Tonjong, Kelurahan Gedongpanjang Kecamatan Citamiang.
Usai menyalurkan aspirasi dan hak pilih, Walikota Sukabumi, Wakil Walikota Sukabumi, dan Sekretaris Daerah Kota Sukabumi, beserta unsur Muspida dan aparat instansi terkait, melakukan pemantauan pelaksaan Pilpres ke sejumlah TPS, yang tersebar di 33 Kelurahan dan 7 Kecamatan se Kota Sukabumi. Diantaranya ke TPS 1 Kelurahan Karamat Kecamatan Gunung Puyuh, TPS 8 Kelurahan Cikole Kecamatan Cikole, TPS 7 Kelurahan Benteng Kecamatan Warudoyong, TPS 5 Kelurahan Sindangsari Kecamatan Lembursitu, TPS 11 Kelurahan Citamiang Kecamatan Citamiang, dan TPS 11 Kelurahan Limusnunggal Kecamatan Cibeureum.
Walikota Sukabumi, H. Mokhamad Muslikh Abdussyukur, S.H., M.Si. menandaskan, pelaksanaan Pilpres 2009 di Kota Sukabumi, pada umumnya telah sesuai dengan aturan dan mekanisme yang berlaku, serta berjalan lancar, aman, tertib dan damai. Demikian pula antusias warga masyarakat dalam menyalurkan aspirasi dan hak pilihnya, di setiap TPS cukup tinggi. Untuk itu, Walikota Sukabumi mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada segenap lapisan masyarakat, yang telah berpartisipasi aktif menyukseskan pelaksanaan Pilpres 2009 ini. Sebab salah satu ukuran keberhasilan pelaksanaan Pilpres tersebut, diantaranya dari aspek pelaksanaan, dari aspek tingginya tingkat partisipasi masyarakat, dari aspek ketertiban dan keamanan, serta dari aspek tetap bersatunya masyarakat sebagai sebuah bangsa, kendati dalam pilihan yang berbeda. Hal senada, juga ditandaskan Wakil Walikota Sukabumi, Drs. H. Mulyono, M.M., dan Sekretaris Daerah Kota Sukabumi, H. Mohamad Muraz, S.H., M.M.
|
| |
| Selasa, 7 Juli 2009 |
| WALIKOTA SUKABUMI LEPAS KONTINGEN BOLA VOLI JAWA BARAT |
| Reporter : ENDANG SUMARDI |
| |
|
Walikota Sukabumi selaku Pembina Kontingen Bola Voli Jawa Barat, H. Mokhamad Muslikh Abdussyukur, S.H., M.Si., didampingi Wakil Walikota Sukabumi, Drs. H. Mulyono, M.M., hari Minggu pagi, 5 Juli 2009 baru-baru ini, di Operation Room Setda Kota Sukabumi, secara resmi melepas Kontingen Bola Voli Jawa Barat, untuk mengikuti Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Yonior di Bali, yang dijadualkan berlangsung selama 7 hari, tepatnya dari tanggal 12 hingga 19 Juli 2009 mendatang.
Dalam kesempatannya, Walikota Sukabumi mengharapkan, prestasi atlet yunior Bola Voli Jawa Barat yang diraih pada Kejurnas tahun lalu, agar dipertahankan pada tahun ini. Untuk itu, seluruh atlet agar senantiasa mengerahkan kemampuan, disertai disiplin, kebersamaan dan semangat juang yang tinggi, dalam setiap mengikuti pertandingan. Karena para atlet yang tergabung dalam kontingen bola voli ini, bukan hanya membawa nama baik masing-masing daerahnya saja, akan tetapi sebagai wakil dari Provinsi Jawa Barat.
Diharapkan pula, hasil dari Training Centre atau TC yang dilaksanakan secara intensif selama sepekan di GOR Remaja Merdeka Kota Sukabumi, agar ditunjukan pada kejuaraan tersebut secara sungguh-sungguh dan optimal, supaya gelar juara yang diraih pada tahun lalu, dapat diraih kembali pada tahun ini.
Dalam pada itu, Manager Kontingen Bola Voli Jawa Barat, Hikmat Nuristawan menjelaskan, Kontingen Bola Voli Jawa Barat yang akan mengikuti Kejurnas Bola Voli tersebut, seluruhnya berjumlah 40 orang putera dan puteri, termasuk pelatih dan official.
Ditandaskannya, atlet Bola Voli baik putera maupun puteri yang tergabung dalam Kontingen Bola Voli Jawa Barat tersebut, ber-asal dari sejumlah daerah di Jawa Barat, termasuk atlet Bola Voli Putera dari Kota Sukabumi, Nana Suryana.
Ditandaskan pula, Kontingen Bola Voli Jawa Barat akan senantiasa ber-upaya dan berjuang secara optimal, supaya dalam setiap mengikuti pertandingan dapat tampil dengan baik dan silid, sehingga gelar juara yang diraih pada tahun lalu, dapat diraih kembali pada tahun ini.
|
| |
| Senin, 6 Juli 2009 |
| WALIKOTA SUKABUMI LAKUKAN SIDAK KE SEJUMLAH TPS |
| Reporter : ENDANG SUMARDI |
| |
|
Walikota Sukabumi, H. Mokhamad Muslikh Abdussyukur, S.H., M.Si., didampingi aparat instansi terkait, kemarin melakukan inspeksi mendadak (Sidak), ke sejumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS), yang tersebar di 33 Kelurahan dan 7 Kecamatan se Kota Sukabumi.
Dalam kesempatannya, Walikota Sukabumi melakukan bincang-bincang dengan para Ketua dan Anggota KPPS, termasuk dengan sejumlah Anggota Pengamanan, menyangkut kesiapan pelaksanaan Pemilihan Umum Presiden dan Wakil Presiden (Pilpres), yang akan berlangsung esok hari, Rabu, tanggal 8 Juli 2009, mulai pukul 07.00 sampai dengan selesai.
Usai melakukan peninjauan ke sejumlah TPS, Walikota Sukabumi menyatakan merasa bangga dan puas, karena kesiapan Pilpres tersebut, pada umumnya telah maksimal, mulai dari TPS hingga sarana dan prasarana lainnya, seperti Kotak Suara, Tinta dan Surat Suara, termasuk pendistribusian Kartu Pemilih dan Surat Panggilan kepada segenap masyarakat yang telah berhak memilih.
Dalam pada itu, Ketua Divisi Teknis Penyelenggara Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Sukabumi, Agus Firmansyah menjelaskan, jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) di Kota Sukabumi, pada Pilpres 2009 mencapai 218 ribu 763 orang, atau mengalami penambahan sebanyak 5 ribu 247 orang dari DPT Pileg 2009. Karena DPT pada Pileg 2009 yang baru lalu, hanya berjumlah 213 ribu 516 orang.
Sedangkan jumlah TPS pada Pilpres 2009 seluruhnya mencapai 482 TPS, atau mengalami pengurangan sebanyak 116 TPS dari jumlah TPS Pileg 2009, yang mencapai 598 TPS. Berkurangnya jumlah TPS tersebut, karena proses pelaksanaan Pilpres lebih mudah dan lebih simpel dari proses pelaksanaan Pileg, serta proses pelaksanaan pemungutan suaranya pun lebih singkat. Karena masyarakat hanya melakukan satu kali pencontrengan, serta ukuran Surat Suara Pilpres lebih kecil dari ukuran Surat Suara Pileg.
Dengan adanya pengurangan jumlah TPS pada pelaksanaan Pilpres 2009 ini, mengakibatkan jumlah pemilih di setiap TPS mengalami penambahan, yakni maksimal 800 orang, atau mengalami penambahan sebanyak 300 orang dari pelaksanaan Pileg 2009, yakni maksimal 500 orang.
|
| |
| Selasa, 30 Juni 2009 |
| WAKIL WALIKOTA SUKABUMI AJAK SEGENAP MASYARAKAT UNTUK BERANTAS PENYAKIT DBD |
| Reporter : ENDANG SUMARDI |
| |
|
Wakil Walikota Sukabumi, Drs. H. Mulyono, M.M., mengajak segenap lapisan masyarakat, untuk bersama-sama memberantas penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD).
Selain itu, Wakil Walikota Sukabumi juga menginstruksikan segenap aparat instansi terkait, seperti Dinas Kesehatan, Dinas Pengelolaan Persampahan, Pertamanan dan Pemakaman, Kantor Lingkungan Hidup, Puskesmas dan Puskesmas Pembantu, serta Kecamatan dan Kelurahan, termasuk Ketua RW dan RT se Kota Sukabumi, agar melakukan langkah-langkah dan upaya-upaya positif, untuk mewaspadai dan mencegah penyakit DBD. Diantaranya dengan melakukan Gerakan Kebersihan, Program Kali Bersih (Prokasih), dan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN), termasuk melakukan Gerakan 3-M, yakni Menguras dan Menutup tempat penampungan air, serta Mengubur barang-barang bekas yang dapat dijadikan tempat bersarang dan bertelur nyamuk Aides Aigepty. Disamping itu, segenap aparat dan masyarakat, agar senantiasa ber-upaya optimal melakukan dan membiasakan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).
Sementara Kepala Dinas Kesehatan Kota Sukabumi, Dokter H. Boyke Priyono S, M.Kes. mengatakan, ajakan yang disampaikan Wakil Walikota Sukabumi tersebut sangat tepat. Karena hanya dengan langkah-langkah dan upaya-upaya tersebut, penyakit DBD bisa dicegah dan ditekan.
Ditandaskannya, pihak Dinas Kesehatan Kota Sukabumi, senantiasa ber-upaya optimal melakukan pencegahan, supaya kasus DBD di Kota Sukabumi bisa dicegah dan ditekan. Diantaranya dengan melakukan pengasapan atau fogging, serta menurunkan petugas Juru Pemantau Jentik (Jumantik), untuk mengecek bak atau tempat-tempat penampungan air milik warga masyarakat, agar terbebas dari jentik nyamuk Aides Aigepty, sekaligus melakukan sosialisasi kepada masyarakat, tentang pentingnya melakukan PSN, dengan senantiasa melakukan kegiatan 3-M dan PHBS, serta senantiasa menjaga dan memelihara kebersihan, di lingkungannya masing-masing.
|
| |
| Jumat, 26 Juni 2009 |
| WAKIL WALIKOTA SUKABUMI TUTUP DIKLAT PRAJABATAN CPNS GOLONGAN I DAN II ANGKATAN TAHUN 2009 |
| Reporter : ENDANG SUMARDI |
| |
|
Wakil Walikota Sukabumi, Drs. H. Mulyono, M.M., Jumat pagi, 26 Juni 2009, di Gedung KPDA Sukabumi, secara resmi menutup Diklat Prajabatan CPNS Golongan I dan II, Angkatan IV Tahun 2009, di lingkungan Pemerintah Kota Sukabumi.
Dalam sambutannya, Wakil Walikota Sukabumi menjelaskan, dilaksanakannya Diklat Prajabatan ini, untuk memberi bekal pengetahuan, keterampilan, dan pembentukan perilaku CPNS, supaya memiliki kemampuan dan etika dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawab.
Dijelaskan pula, Diklat Prajabatan merupakan salah satu persyaratan, untuk meningkatkan status CPNS menjadi PNS, sekaligus sebagai salah satu upaya untuk menciptakan aparatur pemerintah yang benar-benar memiliki kesiapan, dalam menghadapi berbagai tugas dan pengabdian, termasuk tantangan yang dihadapi. Dengan demikian, melalui Diklat Prajabatan ini, seluruh CPNS memiliki nilai lebih dalam setiap melaksanakan tugas dan pengabdian, termasuk perilaku, kompetensi, dan integritas.
Adapun perilaku yang diharapkan dari setiap PNS, yakni mampu menempatkan diri sebagai fasilitator dan pelayan masyarakat, bukan perilaku sebagai penguasa dan suka memerintah, tapi perilaku yang senang menolong, memiliki jiwa korsa, dan etos kerja yang tinggi. Sementara kompetensi yang diharapkan dari setiap PNS, yakni mampu melaksanakan tugas dengan baik dan benar. Sedangkan ingetritas yang diharapkan dari setiap PNS, yakni mampu melaksanakan tugas sesuai dengan standar etika.
Ditandaskannya, kompetensi dan integritas bagi setiap PNS, merupakan salah satu persyaratan utama, supaya menjadi Sumber Daya Manusia (SDM) yang patut dan layak, atau menjadi staf yang paripurna.
Sedangkan untuk menjadi staf yang paripurna, harus memiliki loyalitas yang baik, mampu mengikuti perkembangan dalam bidang pemerintahan secara makro, serta memiliki wawasan jauh ke depan, dengan dukungan ilmu pengetahuan yang memadai.
Berkaitan dengan hal tersebut, Wakil Walikota Sukabumi mengharapkan kepada segenap CPNS, agar dari mulai saat ini senantiasa ber-upaya optimal mengembangkan diri dan karier, melalui peningkatan kompetensi, baik melalui peningkatan kualifikasi pendidikan, maupun melalui belajar dari lingkungan dan pengalaman dari orang lain.
|
| |
| Rabu, 24 Juni 2009 |
| WALIKOTA SUKABUMI BUKA SEMINAR PENGEMBANGAN POTENSI EKONOMI KREATIF |
| Reporter : ENDANG SUMARDI |
| |
|
Walikota Sukabumi, H. Mokhamad Muslikh Abdussyukur, S.H., M.Si., hari Selasa, 23 Juni 2009 baru-baru ini, di D’ Green Resto & Café Sukabumi, secara resmi membuka seminar pengembangan potensi ekonomi kreatif Tingkat Kota Sukabumi.
Dalam sambutannya, Walikota Sukabumi mengutip ungkapan seorang bijak, If you want to develop, you have to be creative, if you do not creative, you will die. Artinya, jika anda akan membangun, maka anda haruslah kreatif, jika anda tidak kreatif, maka anda akan mati.
Ungkapan tersebut, menurut Walikota Sukabumi sangat mengena disaat iklim perekonomian dunia dilanda krisis. Dengan kondisi perekonomian yang serba sulit tersebut, dibutuhkan berbagai terobosan yang kreatif dan inopatif. Dengan demikian, kesulitan perekonomian yang terjadi dewasa ini, tidak dianggap sebagai suatu musibah, akan tetapi menjadi sebuah tantangan. Sebab bagaimana pun sulitnya perekonomian global yang terjadi saat ini, pasti ada peluang untuk maju, khususnya bagi insan-insan yang kreatif.
Walikota Sukabumi menandaskan, di tengah-tengah kondisi krisis perekonomian yang terjadi saat ini, bagi insan-insan kreatif yang terhimpun dalam suatu ekonomi kreatif, ternyata bisa tumbuh dengan pesat. Sebab ekonomi kreatif dan industri kreatif yang mulai marak dibicarakan di Indonesia sekitar tahun 2006, telah tumbuh melampaui pertumbuhan ekonomi nasional.
Sebagai salah satu ilustrasi pertumbuhan ekonomi kreatif pada tahun 2006, mencapai angka 7,3 persen. Sementara pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB) Nasional, pada saat itu hanya mencapai 5,6 persen. Diungkapkannya, selama kurun waktu 4 tahun, tepatnya dari tahun 2002 sampai 2006, industri kreatif telah menyerap sekitar 5,9 juta pekerja, serta berhasil menyumbang 81,5 trilyun rupiah, atau sebesar 9,13 persen, terhadap total ekspor nasional.
Walikota Sukabumi juga menjelaskan, di beberapa kota besar, sejumlah masyarakat yang dimotori anak-anak muda, sangat antusias menyambut datangnya wacana ekonomi kreatif tersebut, sebagai suatu tatanan ekonomi yang lebih mengedepankan kreativitas dan inovasi, sekaligus sebagai motor penggerak perekonomian.
Diungkapkannya, beberapa pakar menyatakan, bahwa ekonomi kreatif merupakan ekonomi gelombang ke-empat, yang ber-orientasi pada kreativitas, budaya, serta warisan budaya dan lingkungan.
Pembagian gelombang tersebut, merupakan suatu kelanjutan dari Teori Alvin Toffler, yang membagi peradaban ke dalam tiga gelombang. Antara lain, gelombang pertama adalah abad pertanian, gelombang kedua abad industri, dan gelombang ketiga abad informasi. Untuk itu, siap tidak siap, semua pihak harus ikut serta dalam peradaban gelombang ke-empat, yakni suatu masa yang dinamakan era ekonomi kreatif.
Diungkapkan pula, ekonomi kreatif secara sederhana didefinisikan sebagai suatu rangkaian kegiatan produksi dan distribusi barang dan jasa, yang dikembangkan melalui penguasaan bidang informasi, pengetahuan, dan kreativitas.
|
| |
| Senin, 22 Juni 2009 |
| VISI KOTA SUKABUMI SERTA VISI WALIKOTA DAN WAKIL WALIKOTA SUKABUMI DAPAT SEGERA TERWUJUD |
| Reporter : ENDANG SUMARDI |
| |
|
Visi Kota Sukabumi, yakni Terwujudnya Kota Sukabumi Sebagai Pusat Pelayanan Berkualitas Bidang Pendidikan, Kesehatan dan Perdagangan di Jawa Barat, Berlandaskan Iman dan Taqwa, serta Visi Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi tahun 2008-2013, yakni Dengan Iman dan Taqwa Mewujudkan Pemerintahan yang Amanah Berparadigma Surgawi, Menuju Kota Sukabumi yang Cerdas, Sehat dan Sejahtera, dapat segera terwujud, apabila semua pihak bekerja secara profesional, sesuai dengan tugas dan bidangnya masing-masing.
Hal tersebut disampaikan Walikota Sukabumi, H. Mokhamad Muslikh Abdussyukur, S.H., M.Si., saat merayakan hari ulang tahun kelahirannya yang ke-62, di Rumah Dinas Walikota Sukabumi, hari Minggu, 21 Juni 2009 baru-baru ini.
Perayaan hari ulang tahun yang dikemas secara sederhana ini, dihadiri sejumlah pejabat, kerabat, sahabat dan teman-teman seangkatan kuliah tahun 1971, di Universitas Padjadjaran (UNPAD) Bandung.
Dikatakannya, perayaan hari ulang tahun ini, merupakan acara temu kangen atau reuni dengan teman-teman seangkatan kuliah di UNPAD Bandung, yang bersama-sama mengabdikan diri kepada pemerintah dan masyarakat. Walikota Sukabumi menandaskan, di usia yang ke-62 tahun, Walikota Sukabumi telah mengabdikan diri, selama 32 tahun di Kota Sukabumi.
Menyinggung upaya untuk memajukan Kota Sukabumi dalam berbagai bidang, menurut Walikota Sukabumi harus dilakukan secara bersama-sama oleh segenap aparat dan komponen masyarakat, dengan cara bekerja secara profesional, sesuai dengan tugas dan bidangnya masing-masing. Karena memajukan Kota Sukabumi tersebut, merupakan tugas dan tanggung jawab semua pihak.
Adapun para pejabat yang hadir dalam acara perayaan hari ulang tahun kelahiran ke-62 Walikota Sukabumi tersebut, selain teman-teman seangkatan kuliah di UNPAD Bandung, juga Wakil Walikota Sukabumi, Drs. H. Mulyono, M.M., para Asisten, Kepala Badan, Dinas dan Bagian, Paguyuban Artis Asal Sukabumi, tokoh masyarakat, alim ulama, pemuda, dan undangan lainnya.
|
| |
| Senin, 15 Juni 2009 |
| WALIKOTA SUKABUMI LEPAS KONTINGEN PRAMUKA PONPES UNTUK IKUT JAMBORE TINGKAT JAWA BARAT TAHUN 2009 |
| Reporter : ENDANG SUMARDI |
| |
|
Walikota Sukabumi, H. Mokhamad Muslikh Abdussyukur, S.H., M.Si., secara resmi melepas kontingen Pramuka Pondok Pesatren (Ponpes) Kota Sukabumi, untuk mengikuti Jambore Tingkat Jawa Barat Tahun 2009, yang akan dilaksanakan di Kabupaten Sumedang.
Pelepasan kontingen Pramuka tersebut, dilaksanakan pada hari Minggu, 14 Juni 2009 baru-baru ini, bertempat di masjid Al-Ikhlas Pemda Kota Sukabumi, usai shalat subuh berjamaah. Sedangkan kontingen Pramuka yang mengikuti jambore tersebut, ber-asal dari 14 Pondok Pesantren se Kota Sukabumi.
Dalam sambutannya, Walikota Sukabumi mengharapkan kepada segenap kontingen Pramuka Pondok Pesantren Kota Sukabumi, agar tidak hanya memahami maklumat atau daya nalar saja, akan tetapi harus memiliki nilai makmulat atau pelaksanaan, dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan keluarga maupun di lingkungan tempat tinggal dan di lingkungan Pondok Pesantren, khususnya dalam mengamalkan dan meng-implementasikan Dasa Dharma Pramuka.
Dijelaskannya, Pramuka merupakan wadah bagi para pelajar dan masyarakat, khususnya dalam memupuk dan menjalin persahabatan, termasuk dalam meningkatkan pengetahuan, wawasan, dan kerampilan dalam berbagai bidang.
Pada kesempatan tersebut, Walikota Sukabumi menyerahkan bantuan stimulant kepada Ketua Kontingen Pramuka Pondok Pesantren Kota Sukabumi, untuk menunjang kelancaran dan keberhasilan kontingen, dalam mengikuti jabore Pramuka tersebut.
Usai melaksanakan shalat subuh berjamaah dan melepas kontingen Pramuka tersebut, Walikota Sukabumi beserta unsur Muspida, Wakil Walikota Sukabumi, Sekretaris Daerah Kota Sukabumi, para Asisten, serta para Kepala Badan, Dinas, Kantor dan Bagian, mengikuti senam kesegaran jasmani, di depan Balaikota Sukabumi.
Dalam kesempatan tersebut, Walikota Sukabumi, H. Mokhamad Muslikh Abdussyukur, S.H., M.Si. dan Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Sukabumi, Anton Rachman, S.Sos., melakukan sosialisasi pencontrengan Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden (Pilpres) 2009.
Pilpres yang dijadualkan berlangsung pada tanggal 8 Juli 2009 mendatang ini, diikuti 3 Pasangan Calon Presiden dan Calon Wakil Presiden (Capres dan Cawapres). Yakni Pasangan Capres dan Cawapres Nomor Urut 1, Megawati Soekarno Puteri dan Prabowo, Capres dan Cawapres Nomor Urut 2, Doktor H. Susilo Bambang Yudhoyono dan Boediono, serta Capres dan Cawapres Nomor Urut 3, Jusuf Kalla dan Wiranto.
|
| |
| Sabtu, 13 Juni 2009 |
| WALIKOTA AKAN SENANTIASA DORONG SELURUH PEGAWAI DALAM KEMBANGKAN BERBAGAI INOVASI |
| Reporter : ENDANG SUMARDI |
| |
|
Walikota Sukabumi, H. Mokhamad Muslikh Abdussyukur, S.H., M.Si., akan senantiasa mendorong seluruh pegawai, khususnya dalam mengembangkan berbagai inovasi pekerjaan. Dengan demikian, para pegawai tidak hanya sekedar melaksanakan tugas yang bersifat rutinitas saja, akan tetapi juga mencermati aspek akuntabilitas kinerja dan kemampuan dalam memberikan pelayanan yang berkualitas, termasuk raihan berbagai prestasi, sesuai dengan harapan semua pihak. Oleh karenanya, setiap unit kerja sudah saatnya memikirkan berbagai kegiatan best practice, yang memiliki dampak pada citra pemerintah daerah sekaligus bermanfaat bagi masyarakat.
Hal tersebut disampaikan Walikota Sukabumi, usai mengambil sumpah dan melantik 8 orang pejabat eselon II dan III di lingkungan Pemerintah Kota Sukabumi, hari Jum’at pagi baru-baru ini, di Gedung Juang 45.
Selain itu, Walikota Sukabumi juga menaruh apresiasi dan penghargaan terhadap sejumlah unit kerja, yang selama ini telah menunjukan berbagai prestasi, baik dalam skala regional maupun nasional. Namun demikian, dari beberapa prestasi yang berhasil diraih sejumlah unit kerja tersebut, ada satu prestasi yang dirindukan dan didambakan Walikota Sukabumi, yakni Piala Adipura. Untuk itu, pada tahun mendatang, piala tersebut harus bisa didapat oleh Kota Sukabumi, melalui berbagai langkah dan upaya. Adapun langkah dan upaya yang harus dilakukan untuk meraih piala tersebut, harus dilaksanakan secara terpadu, ter-utama dalam memperbaiki indikator-indikator yang dianggap masih lemah, baik yang terlihat maupun yang tidak terlihat.
Menyinggung pelaksanaan Pemilihan Legislatif (Pileg) beberapa bulan yang lalu, seperti dikatakan Walikota Sukabumi, di Kota Sukabumi pada umumnya berjalan lancar, aman, tertib, dan damai. Berkaitan dengan hal tersebut, Walikota Sukabumi mengharapkan kepada semua pihak dan segenap lapisan masyarakat, agar keberhasilan tersebut dapat dipertahankan, sekaligus ditingkatkan dan dikembangkan pada pelaksanaan Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden (Pilpres), yang dijadualkan berlangsung pada tanggal 8 Juli 2009 mendatang. Maksud dan tujuannya, supaya pelaksanaan pesta demokrasi lima tahunan tersebut, berjalan lancar, aman, tertib, dan damai.
|
| |
| Jumat, 12 Juni 2009 |
| WALIKOTA SUKABUMI LANTIK 8 ORANG PEJABAT ESELON II DAN III |
| Reporter : ENDANG SUMARDI |
| |
|
Walikota Sukabumi, H. Mokhamad Muslikh Abdussyukur, S.H., M.Si., Jumat pagi, 12 Juni 2009, di Gedung Juang 45, mengambil sumpah dan melantik 8 orang pejabat eselon II dan III, di lingkungan Pemerintah Kota Sukabumi. Antara lain, Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia (SDM), Drs. Dadang Sudaryat, Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Sukabumi, Drs. Suwarsa, M.Si., Kepala Bagian Keuangan dan Kepegawaian Setda Kota Sukabumi, Nicke Siti Rahayu, S.H., Kepala Bagian Hukum Setda Kota Sukabumi, Rudi Juhayat, S.H., Inspektur Pembantu Wilayah 2 Inspektorat Kota Sukabumi, Harlina Mulyawati, S.H., Kepala Kantor PDE, Arsip Daerah dan Humas Kota Sukabumi, H. Oscar Lesnussa, S.H., Kepala Bidang Diklat BKD Kota Sukabumi, Een Rukmini, S.H., serta Kepala Bidang Teknik, Sarana dan Prasarana Dinas Perhubungan Kota Sukabumi, Abdurahman, M.Pd.
Dalam sambutannya, Walikota Sukabumi menjelaskan, isue nasional yang mengemuka dalam tata kepemerintahan saat ini, yakni reformasi birokrasi. Maksud dan tujuannya, untuk mewujudkan tata kepemerintahan yang baik atau good governance.
Dikatakannya, ada 5 target dan sasaran yang akan dicapai dari reformasi birokrasi tersebut. Pertama terbentuknya birokrasi yang bersih, yakni birokrasi yang anti Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme (KKN), dan berkurangnya perilaku koruptif pegawai negeri, Kedua birokrasi yang efisien dan hemat dalam menggunakan sumber daya yang terbatas, atau man, money, material, methode, and time, Ketiga birokrasi yang transparan, yakni birokrasi yang seluruh kebijakan dan aktivitasnya diketahui masyarakat, serta masyarakat dapat meng-aksesnya dengan mudah, Keempat birokrasi yang melayani, yakni birokrasi yang tidak minta dilayani, akan tetapi birokrasi yang melayani masyarakat, dan Kelima birokrasi yang terdesentralisasi, yakni kewenangan pengambilan keputusan terdesentralisasi kepada pimpinan unit kerja terdepan.
Sedangkan instansi atau unit kerja yang dinilai berhasil, yakni harus mampu melaksanakan tanggung jawab, sedikitnya berkaitan dengan 5 katagori penilaian. Antara lain, mampu melaksanakan misi, tugas pokok, fungsi dan kewenangannya dengan sebaik-baiknya, mampu meningkatkan kualitas kinerja dan pelayanan publik, mampu meningkatkan efisiensi dan efektivitas pengelolaan dana, Sumber Daya Manusia (SDM), peralatan dan kelengkapan kerja, serta berbagai sumber daya lainnya, berhasil membangun budaya malu dan bersih, sehingga dapat mencegah terjadinya KKN di lingkungan kerjanya, serta mampu mengembangkan budaya kompetitif pada era global yang keras dan penuh persaingan, seperti kreativitas, produktivitas, dan profesionalisme yang matang, disertai peningkatan daya saing individual.
Walikota Sukabumi mengharapkan, dengan dilaksanakannya pengambilan sumpah dan pelantikan terhadap 8 orang pejabat eselon II dan III tersebut, dapat meningkatkan kualitas pelayanan kepada publik, sekaligus mendorong terciptanya manajemen kepemerintahan yang modern, bersih, dan akuntabel. Karena ke-8 orang pejabat eselon II dan III yang diambil sumpah dan dilantik tersebut, yakni sumber daya yang gemar untuk berprestasi, memiliki dedikasi dan loyalitas yang handal, serta bersih dari KKN.
|
| |
| Senin, 25 Mei 2009 |
| WALIKOTA SUKABUMI BUKA SEMINAR GAYA HIDUP SEHAT UNTUK MENDUKUNG KEMANDIRIAN LANSIA |
| Reporter : ENDANG SUMARDI |
| |
|
Walikota Sukabumi, H. Mokhamad Muslikh Abdussyukur, S.H., M.Si., secara resmi membuka seminar Gaya Hidup Sehat, Untuk Mendukung Kemandirian Lanjut Usia (Lansia), di Gedung Juang 45, hari Sabtu, 23 Mei 2009.
Seminar yang diikuti jajaran pengurus dan anggota Lembaga Lanjut Usia Indonesia (LLI) Kota Sukabumi ini, dalam rangka memperingati hari Lansia Nasional Sehat, Produktif dan Mandiri, untuk mewujudkan Kota Sukabumi sebagai Kota Santun Lansia.
Dalam sambutannya, Walikota Sukabumi menjelaskan, masa produktif bagi orang yang memasuki lansia untuk bisa hidup mandiri bukan ber-arti sudah ber-akhir. Akan tetapi harus sebaliknya, yakni setiap orang yang telah memasuki lansia harus mampu menunjukan, bahwa setiap orang yang telah memasuki lansia mampu hidup mandiri, tanpa bergantung pada orang lain.
Namun demikian, hidup mandiri bagi setiap orang yang memasuki lansia, bukan ber-arti harus mampu mengerjakan berbagai hal oleh sendiri seperti pada waktu muda. Namun bagi setiap orang yang memasuki lansia harus mampu berpikir mandiri, dalam memenuhi kebutuhan hidup ke depan, dengan membuka usaha yang dapat mendatangkan penghasilan.
Ditandaskannya, sejak tahun 2004, Pemerintah Kota Sukabumi telah memberikan perhatian secara khusus kepada para lansia. Diantaranya dengan membebaskan biaya kesehatan, pembuatan KTP gratis, dan fasilitas trotoar khusus bagi para lansia, termasuk fasilitas Posbindu, yang hingga saat ini jumlahnya telah mencapai 156 unit. Bahkan untuk kedepannya, Pemerintah Kota Sukabumi telah merencanakan akan membangun rumah khusus lansia, untuk menampung para lansia yang tidak mampu dan yang tidak ter-urus.
Sementara Ketua Panitia Penyelenggara Seminar, Suprapto menjelaskan, perhatian Pemerintah Kota Sukabumi terhadap para lansia sudah cukup bagus. Bahkan berbagai program yang digulirkan oleh Pemerintah Kota Sukabumi untuk para lansia, patut dicontoh oleh kabupaten dan kota lainnya di Jawa Barat.
Untuk itu, Ketua Panitia Penyelenggara Seminar mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kota Sukabumi, yang telah memberikan perhatian secara maksimal kepada para lansia, khususnya di Kota Sukabumi.
|
| |
| Senin, 25 Mei 2009 |
| WALIKOTA SUKABUMI LEPAS KONTINGEN O2SN SD DAN SMP KE TINGKAT JAWA BARAT |
| Reporter : ENDANG SUMARDI |
| |
|
Walikota Sukabumi, H. Mokhamad Muslikh Abdussyukur, S.H., M.Si., hari Minggu, 24 Mei 2009, di Lapangan Apel Setda Kota Sukabumi, secara resmi melepas kontingen Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) SD dan SMP, ke Tingkat Jawa Barat.
Pada kesempatan tersebut, Walikota Sukabumi menghimbau seluruh atlet yang akan berlaga dalam O2SN Jawa Barat, agar senantiasa menunjukan semangat juang yang tinggi, untuk meraih prestasi dan kemenangan yang maksimal. Sebab nama harum Kota Sukabumi pada ajang tersebut, berada di pundak seluruh atlet.
Dikatakannya, dalam mengikuti setiap kejuaraan, baik di tingkat regional maupun di tingkat nasional, harus memiliki semangat bertanding yang tinggi, sesuai dengan semboyan atlet, yakni aku datang, aku berjuang, dan aku menang.
Dikatakan pula, keikutsertaan kontingen Kota Sukabumi dalam O2SN Tingkat Jawa Barat tahun ini, diharapkan dapat meraih hasil yang maksimal, dengan target 5 medali emas, atau lebih baik dari tahun lalu, yang hanya mampu meraih 4 medali emas.
Walikota Sukabumi menandaskan, apabila kontingen Kota Sukabumi tidak bisa meraih hasil yang maksimal dalam O2SN Tingkat Jawa Barat tahun ini, yang harus bertanggung jawab yakni Dinas Pendidikan dan Guru Olahraga. Karena Dinas Pendidikan dan Guru Olahraga yang melakukan pembinaan kepada para siswa.
Dalam pada itu, Kepala Seksi Pendidikan Dasar (Pendas) pada Bidang Pra Pendas Dinas Pendidikan Kota Sukabumi selaku Ketua Kontingen O2SN Kota Sukabumi, Iwan Mulya Sastra menandaskan, kontingen Kota Sukabumi optimis dapat meraih target 5 medali emas dalam O2SN Tingkat Jawa Barat tahun ini.
Adapun Cabang Olahraga (Cabor) yang diikuti kontingen Kota Sukabumi dalam O2SN tersebut, seluruhnya berjumlah 12 Cabor. Antara lain Cabor Senam, Atletik, Renang, Silat, Bola Volley Mini, Sepak Bola Mini, Tenis Meja, Catur, Karate, Tenis Lapangan Mini, Bola Basket, dan Cabor Sepak Takraw.
Sedangkan pelaksanaan O2SN Tingkat Jawa Barat tahun ini, dijadualkan berlangsung selama 3 hari, tepatnya dari tanggal 25 sampai dengan 27 Mei 2009, bertempat di Kota Bandung.
Sementara kontingen O2SN Kota Sukabumi, seluruhnya berjumlah 133 orang, terdiri dari 44 orang atlet SD dan 47 orang atlet SMP, serta 42 orang pelatih dan official.
|
| |
| Jumat, 22 Mei 2009 |
| WALIKOTA LANTIK 18 PEJABAT ESELON III DAN IV SERTA PENGAWAS DAN KEPALA SEKOLAH |
| Reporter : Ratna/Tim Liputan |
| |
|
Walikota Sukabumi, H. Mokh. Muslikh Abdussyukur, SH., M.Si., melantik dan mengambil sumpah 18 orang pejabat eselon III dan IV, Pengawas dan Kepala Sekolah di lingkungan Pemerintah Kota Sukabumi, Jumat, 22 Mei 2009, di Lapangan Apel Setda Kota Sukabumi.
Dalam sambutannya, Walikota Sukabumi menjelaskan, para pejabat yang diambil sumpah dan dilantik tersebut, merupakan sumber daya yang gemar untuk berprestasi, memiliki kompetensi, dedikasi dan loyalitas yang handal, serta bersih dari berbagai perbuatan yang tidak patut. Selan itu, juga telah memahami visi dan misi, serta berbagai indikator makro yang hendak dicapai.
“Sebagaimana yang tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Panjang (RPJP) Kota Sukabumi, visi Pembangunan Kota Sukabumi, yakni Terwujudnya Kota Sukabumi Sebagai Pusat Pelayanan Berkualitas Bidang Pendidikan, Kesehatan dan Perdagangan di Jawa Barat, Berlandaskan Iman dan Taqwa. Sedangkan visi Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi tahun 2008-2013, yakni Dengan Iman dan Taqwa Mewujudkan Pemerintahan yang Amanah Berparadigma Surgawi, Menuju Kota Sukabumi yang Cerdas, Sehat dan Sejahtera,” tegas Walikota.
Ditambahkan Walikota, selaras dengan visi Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi tahun 2008-2013 yang saat ini telah teradopsi menjadi visi pembangunan daerah, berbagai indikator makro yang telah ditetapkan bersama diharapkan dapat terwujud. Berbagai aspirasi masyarakat terhadap pemerintah daerah, baik yang disampaikan melalui musyawarah pembangunan maupun melalui DPRD, harus diwujudkan dan diaplikasikan.
“Saya berpesan kepada para pejabat yang baru dilantik, pertama, syukuri bahwa jabatan yang diemban adalah amanah untuk berbuat lebih baik, kedua, perhatikan tupoksi dimana anda ditempatkan setelah dilantik, ketiga, bekerja dengan cermat, lakukan kerja sama yang baik dengan berpegang pada prinsip growing up together, dan keempat, ingatlah janji dan sumpah yang telah diucapkan mengandung konsekuensi yang harus diaplikasikan dalam tugas yang akan dilaksanakan,” pesan Walikota pada akhir sambutannya.
|
| |
| Senin, 11 Mei 2009 |
| WAKIL WALIKOTA SUKABUMI BUKA BABAK FINAL FESTIVAL BAND INDIE TAHUN 2009 |
| Reporter : ENDANG SUMARDI |
| |
|
Wakil Walikota Sukabumi, Drs. H. Mulyono, M.M., Sabtu pagi, 9 Mei 2009, di Mayofiel Mall Sukabumi, secara resmi membuka babak final festival band indie tahun 2009, Tingkat Kota dan Kabupaten Sukabumi.
Dalam sambutannya, Wakil Walikota Sukabumi mengucapkan terima kasih kepada Tim Dimensi (Media Ekspresi Band Indie Sukabumi) Radio Siaran Pemerintah Daerah (RSPD) FM Kota Sukabumi dan Karima Entertainment, yang telah menyelenggarakan festival band indie tahun 2009, Tingkat Kota dan Kabupaten Sukabumi.
Diharapkannya, penyelenggaraan festival band indie tahun 2009 ini, dapat bermanfaat bagi masyarakat khususnya generasi muda Kota dan Kabupaten Sukabumi, dalam berkreasi dan ber-inovasi lewat seni musik. Dengan demikian, melalui penyelenggaraan festival band tersebut, dapat mengikis berbagai permasalahan generasi muda di Kota dan Kabupaten Sukabumi.
Ditandaskannya, permasalahan yang dihadapi generasi muda saat ini sangat kompleks. Berkaitan dengan hal tersebut, festival band indie yang dilaksanakan Tim Dimensi RSPD FM Kota Sukabumi dan Karima Entertainment ini, merupakan salah satu upaya yang sangat positif, khususnya dalam menyalurkan bakat dan minat generasi muda Kota dan Kabupaten Sukabumi kearah yang lebih positif, ter-utama dalam berkreasi dan ber-inovasi dalam dunia seni musik.
Wakil Walikota Sukabumi juga mengharapkan, pelaksanaan festival band indie ini, agar dilaksanakan secara berkesinambungan, bekerjasama dengan berbagai pihak, baik dengan instansi terkait maupun dengan perusahaan-perusahaan, yang memiliki perhatian besar dalam mengembangkan kreasi dan inovasi generasi muda dalam seni musik.
Hadir dalam kesempatan tersebut, Kepala Kantor PDE, Arsip Daerah dan Humas Kota Sukabumi, Drs. Suwarsa, M.Si., Kepala Seksi Humas dan RSPD FM Kota Sukabumi, Deden Dendayasa, S.IP., Pimpinan Karima Entertainment, Ana Purnamasari, S.E., Tim Dimensi RSPD FM Kota Sukabumi, para seniman dan budayawan, serta undangan lainnya.
|
| |
| Kamis, 30 April 2009 |
| WAKIL WALIKOTA HIMBAU AGAR DINAS KOPERINDAG MENINGKATKAN PERANNYA DALAM PEMBANGUNAN EKONOMI DI KOTA SUKABUMI |
| Reporter : SYIFA |
| |
|
Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan Kota Sukabumi pada hari ini Kamis tanggal 29 April 2009 menyelenggarakan Pembukaan Kegiatan Tahun Anggaran 2009.
Pembukaan Kegiatan yang diselenggarakan oleh Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan Kota Sukabumi Tahun Anggaran 2009 bertempat di Gedung Juang 45 Kota Sukabumi dan di buka oleh Wakil Walikota, Drs. H. Mulyono, M.M.
Wakil Walikota, Drs. H. Mulyono, M.M., dalam sambutannya mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang tinggi kepada semua OPD yang telah bekerja sama serta Beliau berharap melalui kegiatan ini minimal kita mampu merefleksi dan merenungi diri bahwa rancangan ini merupakan sebuah proses dari keberhasilan.
Dikatakannya, Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan Kota Sukabumi melalui kegiatan ini merupakan salah satu langkah mengkomunikasikan atau menyampaikan pesan kepada masyarakat terhadap kegiatan apa yang akan dilakukan dan bentuk akuntabilitas serta bentuk pertanggungjawaban kepada masyarakat.
Ditambahkannya, tiga hal penting yang berkenaan dengan potensi Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan adalah potensi koperasi di Kota Sukabumi dengan 27 ribu anggota merupakan potensi yang sangat luar biasa, serta pelaku industri yang di dalamnya termasuk pelaku perdagangan serta potensi perdagangan Kota Sukabumi yang sangat besar sehingga masyarakat akhirnya memilih 3 indikator ini untuk menentukan sikap kedepan yang tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Panjang 2005-2025.
"Indikasi penurunan angka kemiskinan dan naiknya Angka Indeks Pembangunan Manusia di Kota Sukabumi merupakan indikator keberhasilan peningkatan ekonomi di Kota Sukabumi walaupun di terpa oleh Krisis Keuangan Global, Krisis Ekonomi Global serta Krisis Energi", ungkap Wakil Walikota.
Mengakhiri sambutannya, Beliau menghimbau agar Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan mampu meningkatkan pelayanan dan perannya sebagai fasilitator sertaw motivator pembangunan ekonomi khususnya untuk pengembangan usaha bagi masyarakat terutama di kalangan usaha kecil dan menengah serta dapat menerapkan strategi pembangunan ekonomi kerakyatan juga Beliau berharap semoga program dan kegiatan yang akan dilaksanakan dapat lebih meningkatkan kepercayaan masyarakat kepada Pemerintah Kota Sukabumi dan memohon Ridho Allah SWT untuk selalu membimbing perjalanan Kota Sukabumi untuk menuju hari esok yang lebih baik.
|
| |
| Senin, 27 April 2009 |
| WAKIL WALIKOTA SUKABUMI SIDAK KE YOGYA DEPARTEMENT STORE DAN PASAR PELITA |
| Reporter : ENDANG SUMARDI |
| |
|
Wakil Walikota Sukabumi, Drs. H. Mulyono, M.M., didampingi Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Sukabumi, H. Deden Solehudin, S.Ag., M.M., Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan Kota Sukabumi, Drs. Dudi Fathul Jawad, M.Pd., Kepala Dinas Kesehatan Kota Sukabumi, Dokter H. Boyke Priyono S, M.Kes., dan Camat Cikole, Drs. Adil Budiman, M.Si., hari Selasa, 21 April 2009, melakukan sidak ke Yogya Departement Store dan Pasar Pelita.
Maksud dan tujuannya, untuk mengecek sejumlah produk daging sapi olahan dalam kemasan berbentuk dendeng dan abon, yang dihawatirkan masyarakat mengandung daging babi.
Usai melakukan sidak, Wakil Walikota Sukabumi menjelaskan, pihaknya tidak menemukan produk daging sapi olahan yang mengandung daging babi, sebagaimna yang diresahkan masyarakat selama ini.
Ditandaskannya, para pedagang rata-rata hanya menjual dendeng dan abon sapi yang aman dikonsumsi oleh umat Islam. Yakni dari bahan dasar daging sapi dan ayam.
Selain itu juga ditandaskan, dari hasil sidak tersebut, pihaknya tidak menemukan satu pun produk dendeng dan abon sapi dalam kemasan yang dijual di Kota Sukabumi, baik di pasar modern maupun di pasar tradisional, yang mengandung daging babi atau yang dilarang oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).
Wakil Walikota Sukabumi menjelaskan, dendeng dan abon sapi yang di jual di pasar modern dan pasar tradisional di Kota Sukabumi, rata-rata buatan Bandung. Sedangkan yang masuk dalam daftar yang dilarang beredar dipasaran, yakni buatan dari luar Jawa Barat.
Namun demikian, Wakil Walikota Sukabumi menghimbau kepada segenap pedagang di Kota Sukabumi, agar senantiasa selektif dalam melakukan pembelian dan penjualan produk dendeng dan abon sapi. Bila perlu, sebelum dibeli terlebih dahulu dilakukan penelitian dan diperhatikan secara seksama, dari mulai label atau mereknya hingga kode produksinya, apakah masuk dalam daftar yang dilarang atau tidak.
|
| |
| Selasa, 21 April 2009 |
| WAKIL WALIKOTA SUKABUMI BUKA SARESEHAN EKSPONEN 66 ATAU KAPI 66 |
| Reporter : ENDANG SUMARDI |
| |
|
Wakil Walikota Sukabumi, Drs. H. Mulyono, M.M., hari Senin, 20 April 2009, di Gedung Juang 45, secara resmi membuka Saresehan Eksponen ‘66 atau KAPI ’66.
Dalam sambutannya, Wakil Walikota Sukabumi menjelaskan, dinamika yang terjadi di Negara Indonesia dalam beberapa waktu ke belakang hingga saat ini, mengandung harapan yang menjanjikan bagi terwujudnya bangsa Indonesia yang makmur, adil dan sejahtera, sebagaimana yang diamanatkan oleh Pembukan Undang-Undang Dasar 1945, serta yang dicita-citakan oleh para pendahulu dan pendiri bangsa Indonesia.
Dikatakannya, fenomena yang terjadi, diantaranya arus reformasi yang masih terus bergulir, perubahan pada sistem tata kepemerintahan dengan otonomi daerahnya, serta pelaksanaan kehidupan yang lebih demokratis, ditandai dengan telah dilaksanakannya Pemilihan Umum secara langsung sejak tahun 2004, baik Pemilihan Umum Legislatif, maupun Pemilihan Umum Presiden dan Wakil Presiden RI. Pemilihan Umum tersebut, merupakan langkah besar dari sebuah bangsa yang besar, yang sebelumnya hanya menjadi utopia.
Namun demikian, langkah awal yang baik ini, masih menghadapi tantangan yang luar biasa beratnya, sehingga membutuhkan bangunan komitmen yang sungguh-sungguh, dari semua komponen bangsa, untuk mewujudkannya.
Menurut Wakil Walikota Sukabumi, harus diakui, bahwa dalam beberapa hal bangsa Indonesia belum mampu mewujudkan harapan-harapan lainnya, seperti dalam penegakan hukum, pemberantasan KKN, peningktan investasi dan penyediaan lapangan kerja, serta terbukanya akses yang mudah dan murah terhadap pelayanan pendidikan dan kesehatan, termasuk peningkatan kesejahteraan rakyat secara berkeadilan.
Ditandaskannya, amanat konstitusi untuk terwujudnya bangsa Indonesia yang damai dan sejahtera, masih belum sepenuhnya tercapai, serta masih menjadi sebuah harapan dan tantangan.
|
| |
| Sabtu, 18 April 2009 |
| WAKIL WALIKOTA SUKABUMI LEPAS KAFILAH STQ |
| Reporter : ENDANG SUMARDI |
| |
|
Wakil Walikota Sukabumi, Drs. H. Mulyono, M.M., hari Jum’at, 17 April 2009, di Ruangan Pertemuan Setda Kota Sukabumi, secara resmi melepas kafilah Seleksi Tilawatil Quran (STQ) Kota Sukabumi, untuk mengikuti STQ Tingkat Provinsi Jawa Barat Tahun 2009.
Dalam sambutannya, Wakil Walikota Sukabumi menjelaskan, ada dua bekal dari Rasulullah kepada umatnya, sebagai tuntunan keselamatan di dunia dan di akhirat. Pertama AL-Qur’an dan kedua AL-Hadits. Secara mendasar, hal tersebut mengandung makna, bahwa siapapun orangnya dengan latar belakang pendidikan dan status sosial ekonomi apapun, akan mendapatkan keselamatan serta rahmat dan anugerah yang melimpah ruah dari Allah Taalla, selama orang tersebut berpegang pada AL-Quran dan AL-Hadits.
Dimensi lain yang dapat digali hikmahnya dari AL-Qur’an, yakni susunan tata bahasa serta sistem kalimat yang dibangun oleh AL-Quran, sarat dengan nilai-nilai estetika dan keindahan. Sejarah telah membuktikan, bahwa secara faktual tidak ada satupun karya sastra di dunia yang seindah dan seagung Kalam Illahi.
Dikatakannya, penyelenggaraan STQ dan keikut-sertaan Kota Sukabumi dalam STQ Tingkat Provinsi Jawa Barat, sebagai salah satu upaya menggali nilai-nilai luhur AL-Quran, untuk dijadikan pedoman hidup atau way of life, sekaligus menangkap getaran spiritualitas dan relijiusitas dari untaian Kalam Illahi yang maha indah dan agung.
Wakil Walikota Sukabumi mengharapkan, melalui pelaksanaan STQ dapat menjadi gerbang bagi segenap lapisan masyarakat khususnya umat islam, untuk terus menggali AL-Qur’an, dengan senantiasa mengasah akal dan hati. Karena akal dan hati yang selalu dekat dengan AL-Quran, akan melahirkan pribadi-pribadi yang mempunyai intelektualitas yang tinggi dan sikap jiwa yang rendah hati, serta peka terhadap fenomena-fenomena alam semesta dan tanda-tanda jaman, yang sesungguhnya merupakan Ayat-Ayat Tuhan atau Ayat Kauniyah.
|
| |
| Sabtu, 18 April 2009 |
| WALIKOTA SUKABUMI MENYERAHKAN BANTUAN SARANA KEAGAMAAN |
| Reporter : ENDANG SUMARDI |
| |
|
Walikota Sukabumi, H. Mokhamad Muslikh Abdussyukur, S.H., M.Si., menyerahkan bantuan sarana ke-agamaan, sebesar 119 juta 150 ribu rupiah. Antara lain, kepada 56 DKM masing-masing sebesar 750 ribu rupiah, total 42 juta rupiah, kepada 11 Pontren masing-masing sebesar 750 ribu rupiah, total 8 juta 250 ribu rupiah, kepada 21 TPA masing-masing sebesar 600 ribu rupiah, total 12 juta 600 ribu rupiah, dan kepada 11 RA masing-masing sebesar 600 ribu rupiah, total 6 juta 600 ribu rupiah.
Selanjutnya kepada 29 MD masing-masing sebesar 600 ribu rupiah, total 17 juta 400 ribu rupiah, kepada 7 MI masing-masing sebesar 600 ribu rupiah, total 4 juta 200 ribu rupiah, kepada 5 MTs masing-masing sebesar 600 ribu rupiah, total 3 juta rupiah, dan kepada 2 MA masing-masing sebesar 600 ribu rupiah, total 1 juta 200 ribu rupiah, serta kepada 15 Musola masing-masing sebesar 500 ribu rupiah, total 7 juta 500 ribu rupiah, kepada 16 Majelis Taklim masing-masing sebesar 500 ribu rupiah, total 8 juta rupiah, dan kepada 24 Panti Asuhan masing-masing sebesar 350 ribu rupiah, total 8 juta 400 ribu rupiah.
Bantuan sarana ke-agamaan tersebut, diserahkan pada pengajian rutin bulanan, di Rumah Dinas Walikota Sukabumi, Kamis malam, 17 April 2009, secara simbolis kepada 7 perwakilan, yakni kepada DKM AL-Aminul Mahfudziyyah Kelurahan Citamiang, Pontren Miftahussa’adah Kelurahan Sukakarya, TPQ AL-Amanah Kelurahan Cibeureum Hilir, RA AL-Arif Kelurahan Baros, MI Azzahidiyah Kelurahan Kebonjati, MTs Baiturrahman Kelurahan Cipanengah, dan Panti Asuhan AL-Fitroh Kelurahan Sriwidari.
Dalam sambutannya, Walikota Sukabumi mengajak segenap lapisan masyarakat khususnya umat islam, untuk bersama-sama membangun Kota Sukabumi, dengan pola kebersamaan dan kejamaahan.
Walikota Sukabumi juga mengajak kepada segenap lapisan masyarakat, agar senantiasa meningkatkan kualitas silaturahmi, dengan senantiasa menebarkan salam dan memakmurkan mesjid, untuk menciptakan Kota Sukabumi yang berparadigma surgawi, Rugreug Pageuh Repeh Rapih.
Sementara Kepala Bagian Administrasi Kesra Setda Kota Sukabumi, Drs. Ipin Syaripin, M.Si. menjelaskan, maksud dan tujuan diserahkannya bantuan sarana ke-agamaan tersebut, untuk meningkatkan ukuwah islamiyah, meningkatkan sarana dan prasarana ke-agamaan, serta kualitas kehidupan umat ber-agama dan kesejahteraan masyararakat, termasuk memotivasi para alim ulama, para ustadz dan para guru agama, dalam melaksanakan tugas mulia dan pengabdiannya, khususnya dalam membina umat ke arah yang lebih baik lagi.
Dalam pada itu, sejumlah penerima bantuan menyatakan, pihaknya merasa bangga dan gembira. Sebab dengan diberikannya bantuan tersebut, dapat meringankan beban masyarakat Kota Sukabumi, khususnya dalam memenuhi kebutuhan sarana ke-agamaan.
Untuk itu, sejumlah penerima bantuan mengucapkan terima kasih kepada Walikota Sukabumi, seraya memanjatkan do’a, agar bantuan yang diberikan tersebut dijadikan salah satu amal soleh, serta mendapat balasan berlipat ganda dari Allah Ta’alla.
|
| |
| Kamis, 9 April 2009 |
| WALIKOTA, WAKIL WALIKOTA DAN SEKRETARIS DAERAH, SALURKAN ASPIRASI DAN HAK PILIH |
| Reporter : ENDANG SUMARDI |
| |
|
Walikota Sukabumi, H. Mokhamad Muslikh Abdussyukur, S.H., M.Si. beserta isteri, Hajah Isye Muslikh Abdussyukur, Wakil Walikota Sukabumi, Drs. H. Mulyono, M.M. beserta isteri, Hajah Puji Mulyono, dan Sekretaris Daerah Kota Sukabumi, H. Mohamad Muraz, S.H., M.M. beserta isteri, Hajah Esih Muraz, Kamis pagi, 9 April 2009, menyalurkan aspirasi dan hak pilih pada Pemilu Legislatif 2009.
Adapun Walikota Sukabumi beserta isteri, menyalurkan aspirasi dan hak pilihnya di TPS 4 Kelurahan Cikole Kecamatan Cikole, Wakil Walikota Sukabumi beserta isteri, menyalurkan aspirasi dan hak pilihnya di TPS 13 Kelutahan Cikondang Kecamatan Citamiang, dan Sekretaris Daerah Kota Sukabumi beserta isteri, menyalurkan aspirasi dan hak pilihnya di TPS 5 Kelurahan Gedong Panjang Kecamatan Citamiang.
Usai menyalurkan aspirasi dan hak pilihnya, Walikota Sukabumi, Wakil Walikota Sukabumi, dan Sekretaris Daerah Kota Sukabumi, beserta unsur Muspida dan aparat instansi terkait, melakukan pemantauan pelaksaan Pemilu ke sejumlah TPS, yang tersebar di 33 Kelurahan dan 7 Kecamatan se Kota Sukabumi.
Baik Walikota Sukabumi maupun Wakil Walikota Sukabumi dan Sekretaris Daerah Kota Sukabumi menandaskan, pada umumnya pelaksanaan Pemilu Legislatif di Kota Sukabumi, telah sesuai dengan aturan dan mekanisme yang berlaku, serta berjalan lancar, aman dan tertib.
Demikian pula antusias warga masyarakat dalam menyalurkan aspirasi dan hak pilihnya, di setiap TPS cukup tinggi. Untuk itu, Walikota Sukabumi, Wakil Walikota Sukabumi dan Sekretaris Daerah Kota Sukabumi, mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada segenap lapisan masyarakat, yang telah berpartisipasi aktif menyukseskan pelaksanaan Pemilu Legislatif ini. Sebab salah satu ukuran keberhasilan pelaksanaan Pemilu tersebut, diantaranya dari aspek pelaksanaan, dari aspek tingginya tingkat partisipasi masyarakat, dari aspek ketertiban dan keamanan pelaksanaan, dan dari aspek tetap bersatunya masyarakat sebagai sebuah bangsa.
|
| |
| Selasa, 7 April 2009 |
| HIMBAUAN WALIKOTA SUKABUMI AGAR MASYARAKAT TIDAK GOLPUT |
| Reporter : SYIFA |
| |
|
Jelang dua hari penyelenggaraan Pemilihan Umum Legislatif, Walikota Sukabumi, H. Mokhamad Muslikh Abdussyukur, S.H., M.Si., meninjau secara langsung Kantor KPU Kota Sukabumi untuk melihat kesiapan KPU dalam menghadapi Pemilu di kota Sukabumi.
Dalam kesempatan ini , Walikota Sukabumi menghimbau agar anggota KPU meningkatkan kinerjanya dan meningkatkan keamanan di perjalanan pada saat pendistribusian surat suara dan kotak suara ke seluruh wilayah di Kota Sukabumi.
”Sangat disayangkan karena rakyat kurang mengenal para calon legislatif daerah karena kurangnya sosialisasi dan kampanye dari mereka padahal kampanye merupakan tahapan dari Pemilu yang merupakan Pesta Demokrasi bagi seluruh warga kota Sukabumi khususnya dan bagi warga negara Indonesia pada umumnya”.
Ditambahkannya, agar para anggota KPU melaksanakan shalat berjamaah untuk memohon kepada Allah demi kelancaran semua kegiatan yang dilaksanakan karena setiap usaha harus dengan disertai doa agar mendapatkan Ridho-Nya.
Anton Rahman selaku Ketua KPU melaporkan bahwa semua pendistribusian Surat Suara dan Kotak Suara telah dilaksanakan, hanya terdapat kekurangan sejumlah 40 Kotak Suara untuk Kecamatan Warudoyong dikarenakan kurang tepatnya estimasi penghitungan awal jumlah Kotak Suara, tapi sudah dapat diatasi karena kiriman Kotak Suara telah datang dan hanya tinggal mendistribusikan ke Kecamatan Warudoyong. Selain itu Ketua KPU menambahkan bahwa telah tersurvei sebanyak 12 ribu masyarakat Kota Sukabumi yang telah memilih untuk menjadi Golput atau tidak akan ikut berpartisipasi dalam Pemilu nanti.
Mengakhiri kunjungannya, Walikota Sukabumi sekali lagi berpesan kepada seluruh warga masyarakat Kota Sukabumi tidak memilih untuk Golput dan melaksanakan haknya untuk memilih para calon legislatif baik tingkat daerah dan tingkat pusat sebagai partisipasi yang nyata dalam Pemilu 2009 ini.
|
| |
| Senin, 6 April 2009 |
| WALIKOTA SUKABUMI LEPAS KONTINGEN LKS SMK KE TINGKAT PROVINSI JAWA BARAT TAHUN 2009 |
| Reporter : ENDANG SUMARDI |
| |
|
Walikota Sukabumi, H. Mokhamad Muslikh Abdussyukur, S.H., M.Si., didampingi Wakil Walikota Sukabumi, Drs. H. Mulyono, M.M., hari Minggu pagi, 5 April 2009, di Ruangan Pertemuan Setda Kota Sukabumi, secara resmi melepas Kontingen Lomba Kompetensi Siswa (LKS) SMK, ke Tingkat Provinsi Jawa Barat Tahun 2009.
Dalam sambutannya, Walikota Sukabumi berharap kepada seluruh siswa SMK yang mengikuti lomba tersebut, untuk senantiasa ber-upaya optimal menunjukan kemampuan, khususnya pengetahuan dalam dunia usaha dan industri, sebagai calon tenaga kerja menengah yang professional. Dengan demikian, para siswa tersebut akan memiliki daya saing dan percaya diri, sehingga dapat membuahkan hasil yang maksimal dan membanggakan semua pihak, khususnya dalam mengikuti lomba tersebut.
Ditandaskannya, dalam era globalisasi, dunia usaha dan industri membutuhkan sumber daya manusia (SDM) yang syarat dengan berbagai tuntutan, bukan saja keahlian dasar semata, akan tetapi juga hal-hal lainnya, seperti wawasan kompetensi bisnis, kreatifitas dan produktifitas.
Sementara Kepala Bidang Pendidikan Menengah Dinas Pendidikan Kota Sukabumi, Drs. Ika Sartika, M.Si. menjelaskan, maksud dan tujuan penyelenggaraan lomba, yakni untuk mendorong dan meransang pihak sekolah dalam meningkatkan kualitas pelaksanaan program pengajaran khususnya praktik kejuruan, sehingga kemampuan tamatannya sesuai dengan tuntutan kemampuan profesi teknisi tingkat menengah.
Selanjutnya untuk mengukur dan memantau peta kualitas kemampuan siswa SMK Kota Sukabumi di Jawa Barat, sesuai dengan bidang keahlian yang dilombakan, serta mempromosikan kemampuan siswa SMK pada dunia usaha dan industri sebagai calon pengguna tenaga kerja, memberikan dorongan dan kesempatan kepada siswa, untuk berkompetensi positif dan konstruktif dalam skala nasional dan internasional, sehingga mampu menumbuhkan kebanggaan terhadap profesi dan sekolahnya, menumbuhkan suasana kompetitif yang sehat di kalangan siswa SMK pada tingkat sekolah, Kota, Kabupaten, Provinsi, Nasional dan International, serta memper-erat persatuan dan kesatuan bangsa, melalui LKS bagi generasi muda masa kini dan masa yang akan datang.
Dikatakannya, dalam LKS SMK Tingkat Provinsi Jawa Barat Tahun 2008, Kota Sukabumi berhasil meraih 3 medali emas, 7 medali perak, dan 4 medali perunggu. Sedangkan di Tingkat Nasional, Kota Sukabumi baru mampu meraih 2 medali perak, dalam program keahlian cabinet making dan administrasi perkantoran. Dikatakan pula, pelaksanaan LKS Tingkat Provinsi Jawa Barat ini, dijadualkan berlangsung selama 4 hari, tepatnya dari tanggal 5 sampai dengan 8 April 2009.
Adapun peserta LKS SMK Tingkat Jawa Barat dari Kota Sukabumi, seluruhnya berjumlah 45 siswa, 45 orang official, dan 5 orang pendamping dari Dinas Pendidikan Kota Sukabumi, untuk mengikuti 30 cabang mata lomba.
|
| |
| Senin, 6 April 2009 |
| WAKIL WALIKOTA SUKABUMI TERIMA TIM PENILAI LOMBA PENGEMBANGAN KETAHANAN, PEMBERDAYAAN KELUARGA DAN PENINGKATAN KUALITAS LINGKUNGAN KELUARGA TINGKAT PROVINSI. |
| Reporter : SYIFA |
| |
|
Tim Penilai Lomba Pengembangan Ketahanan, Pemberdayaan Keluarga dan Peningkatan Kualitas Lingkungan Keluarga Tingkat Provinsi, diterima oleh Wakil Walikota Sukabumi , Drs. H. Mulyono, M.M di ruang utama Setda Kota Sukabumi pagi ini, Jum’at 3 April 2009.
Dalam kesempatan ini, Wakil Walikota Sukabumi menyatakan Lomba Pengembangan Ketahanan, Pemberdayaan Keluarga dan Peningkatan Kualitas Lingkungan Keluarga ini dapat memberikan kontribusi nyata terhadap perwujudan pembinaan dan peningkatan kualitas serta pemberdayaan keluarga selaras dengan visi Kota Sukabumi yaitu “Mewujudkan Kota Sukabumi sebagai Pusat Pelayanan Berkualitas Bidang Pendidikan, Kesehatan dan Perdagangan di Jawa Barat Berdasarkan Iman dan Taqwa”.
Kategori yang di kompetisikan dalam Lomba Pengembangan Ketahanan, Pemberdayaan Keluarga dan Peningkatan Kualitas Lingkungan Keluarga Tingkat Provinsi ini terdiri dari 10 kategori dan untuk Kota Sukabumi diwakili :
1. Bina Keluarga Balita (BKB) diwakili oleh Kelompok Tataliwargi Kel. Cikundul Kec. Lembursitu.
2. Bina Keluarga Balita Kesiapan Masuk Sekolah (BKB KEMAS) diwakili oleh Kelompok Tunas Harapan 3 Kel. Karamat Kec. Gunung Puyuh.
3. Bina Keluarga Remaja (BKR) diwakili oleh Kelompok Srikandi Kel. Dayeuhluhur Kec. Warudoyong.
4. Bina Keluarga Lansia (BKL) diwakili oleh Kelompok Delima 14 Kel. Baros Kec. Baros.
5. Bina Lingkungan Keluarga (BLK) diwakili oleh Kelompok Aster Kel. Cipanengah Kec. Lembursitu.
6. Kader Bina Keluarga Balita (BKB) diwakili oleh Ny. Siti Quraesin Kel. Warudoyong Kec. Warudoyong.
7. Keluarga Harmonis Sejahtera diwakili oleh Pasangan Suami Istri Bapak Hendra Purnomo/Ny. Yanti Kustiani Kel. Sukakarya Kec. Warudoyong.
8. Kelompok Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Sejahtera (UPPKS) diwakili oleh Kelompok Kamboja Kel. Sukakarya Kec. Warudoyong.
9. IMK/ Pos KB diwakili oleh Ibu Titin Sumarni Kel. Karangtengah Kec. Gunung Puyuh.
10. PLKB/PKB diwakili oleh Ade Damanhuri Kel. Babakan Kec. Cibeureum.
Aspek yang dinilai dari Lomba Pengembangan Ketahanan, Pemberdayaan Keluarga dan Peningkatan Kualitas Lingkungan Keluarga Tingkat Provinsi ini adalah pemahaman masyarakat tentang kualitas dan kesejahteraan lingkungan keluarga, peningkatan keswadayaan keluarga, pengaturan kegiatan dilingkungan RT/RW, serta peran aktif dari masyarakat.
|
| |
| Minggu, 5 April 2009 |
| WALIKOTA DAN WAKIL WALIKOTA SUKABUMI GENCAR LAKUKAN SOSIALISASI VISI DAN MISI |
| Reporter : ENDANG SUMARDI |
| |
|
Walikota Sukabumi, H. Mokhamad Muslikh Abdussyukur, S.H., M.Si., dan Wakil Walikota Sukabumi, Drs. H. Mulyono, M.M., secara gencar melakukan sosialisasi visi dan misi, baik visi misi Kota Sukabumi maupun visi misi Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi Tahun 2008-2013.
Adapun visi misi Kota Sukabumi, yakni Terwujudnya Kota Sukabumi Sebagai Pusat Pelayanan Berkualitas Bidang Pendidikan, Kesehatan dan Perdagangan di Jawa Barat, Berlandaskan Iman dan Taqwa.
Sedangkan visi misi Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi Tahun 2008-2013, yakni Dengan Iman dan Taqwa Mewujukan Pemerintahan yang Amanah Berparadigma Surgawi, Menuju Kota Sukabumi yang Cerdas, Sehat dan Sejahtera, baik lahir maupun batin, dilandasi nilai fhilosofis Sidik, Tabligh, Amanah, Fathonah.
Sosialisasi visi misi tersebut, disampaikan Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi dalam berbagai kesempatan, baik dalam rapat dan pertemuan, maupun dalam kunjungan kerja dan silaturahmi dengan masyarakat.
Seperti dikatakan Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi, dilaksanakannya sosialisasi tersebut, supaya masyarakat mengetahui dan memahami, sekaligus ikut berpartisipasi mewujudkan visi dan misi tersebut.
Selain melakukan sosialisasi visi dan misi tersebut, Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi juga mengajak kepada segenap lapisan masyarakat, untuk senantiasa menjaga sekaligus memelihara kebersihan, keindahan dan kesehatan, termasuk menjaga kemanan, ketenteraman dan ketertiban.
Sementara agenda penting lainnya yang harus disukseskan oleh segenap lapisan masyarakat dan aparat, yakni pelaksanaan Pemilu Legislatif dan Pemilu Presiden 2009, diantaranya dengan menyalurkan hak pilih sesuai aspirasi dan pilihannya masing-masing. Sebab hak pilih dan aspirasi masyarakat tersebut, akan menentukan nasib bangsa dan negara dalam berbagai bidang, baik dalam bidang pemerintahan maupun dalam bidang pembangunan dan bidang kemasyarakatan.
|
| |
| Jumat, 3 April 2009 |
| WAKIL WALIKOTA SUKABUMI MENGUCAPKAN TERIMA KASIH |
| Reporter : ENDANG SUMARDI |
| |
|
Wakil Walikota Sukabumi, Drs. H. Mulyono, M.M., mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh jajaran panitia penyelenggara, dan seluruh pihak yang terlibat dalam peringatan hari jadi ke-95 Kota Sukabumi.
Ucapan terima kasih Wakil Walikota Sukabumi tersebut, disampaikan saat memberi sambutan pada acara malam resepsi hari jadi ke-95 Kota Sukabumi, Rabu malam, 1 April 2009, di Gedung Juang 45.
Dikatakannya, pengorbanan yang telah diberikan, semata-mata karena rasa tanggung-jawab dan bentuk kepedulian bagi Kota Sukabumi. Modal dasar seperti ini, sangat penting untuk dimiliki oleh semua pihak, khususnya dalam mewujudkan kondisi kehidupan masyarakat Kota Sukabumi, ke arah yang lebih baik dalam berbagai bidang.
Wakil Walikota Sukabumi menandaskan, permasalahan utama yang belum mampu diatasi oleh bangsa Indonesia termasuk di Kota Sukabumi, yakni dalam mengatasi kemiskinan.
Adapun kemiskinan yang dimaksud oleh Wakil Walikota Sukabumi, tidak hanya sebatas pada ketidak mampuan secara ekonomi saja, akan tetapi termasuk kegagalan dalam memenuhi hak-hak dasar dan perlakuan diskriminatif terhadap seseorang atau sekolompok orang.
Ditandaskannya, untuk mengatasi kemiskinan sangat sulit, karena merupakan masalah kompleks yang dipengaruhi oleh berbagai faktor yang saling berkaitan. Diantaranya faktor pendapatan, kesehatan, pendidikan, akses terhadap barang dan jasa, lokasi geografis, gender dan lingkungan hidup.
Untuk mengatasi kemiskinan, semua pihak terkait harus memiliki strategi yang tepat, dengan terlebih dahulu melakukan analisis terhadap potensi, peluang, tantangan dan hambatan, terhadap faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya kemiskinan.
Dalam konteks pemahaman demikian, tidaklah keliru apabila semua pihak menetapkan kebijakan, untuk mendorong secara sungguh-sungguh mencapai keberhasilan tiga bidang, sebagaimana tercermin dalam visi Kota Sukabumi, yakni Terwujudnya Kota Sukabumi Sebagai Pusat Pelayanan Berkualitas Bidang Pendidikan, Kesehatan dan Perdagangan di Jawa Barat, Berlandaskan Iman dan Taqwa.
Dengan keberhasilan dalam bidang pendidikan, kesehatan dan perdagangan, diharapkan dapat memberikan multiflier effect terhadap keberhasilan bidang-bidang lainnya, ter-utama yang berhubungan dengan pemenuhan hak-hak dasar masyarakat.
Semangat kebersamaan, kekeluargaan dan ketulusan yang telah ditunjukan oleh seluruh lapisan masyarakat dalam menyuksuskan peringatan hari jadi ke-95 Kota Sukabumi, akan tetap terpelihara dalam menyukseskan berbagai agenda penting lainnya, khususnya dalam menanggulangi kemiskinan dengan berbagai aspeknya. Untuk itu, Wakil Walikota Sukabumi mengajak semua pihak untuk terus melakukan aksi-aksi nyata yang konstruktif. Karena langkah sekecil apapun yang dilakukan, kelak bisa menjadi langkah yang besar bagi kehidupan masyarakat ke arah yang lebih baik, khususnya bagi generasi yang akan datang.
Pada bagian lain sambutannya, Wakil Walikota Sukabumi juga mengucapkan terima kasih kepada para pejabat eselon II, III, IV dan V di lingkungan Pemerintah Kota Sukabumi, yang telah menyumbangkan bibit pohon, untuk menghijaukan Kota Sukabumi. Pemberian sumbangan tersebut, harus diikuti dengan upaya pemeliharaan secara sungguh-sungguh, agar beberapa tahun ke depan manfaatnya dapat dirasakan oleh segenap lapisan masyarakat. Selamat hari jadi ke-95 Kota Sukabumi, mudah-mudahan ke depan Kota Sukabumi dapat lebih cerdas, lebih sehat, dan lebih sejahtera, Reugreug Pageuh Repeh Rapih!
|
| |
| Jumat, 3 April 2009 |
| WALIKOTA SUKABUMI BUKA DIKLAT PRAMUKA PENEGAK DAN PANDEGA |
| Reporter : ENDANG SUMARDI |
| |
|
Walikota Sukabumi, H. Mohkamad Muslikh Abdussyukur, S.H., M.Si., hari Sabtu, 28 Maret 2009, di Aula SMA MY, secara resmi membuka Diklat Pramuka Penegak dan Pandega se Kota Sukabumi Tahun 2009.
Dalam sambutannya Walikota Sukabumi mengharapkan, dengan dilaksanakannya Diklat tersebut dapat mendorong dan merangsang pihak Gugus Depan, khususnya dalam meningkatkan kualitas pelaksanaan serta kegiatan Pramuka Penegak dan Pandega. Selanjutnya dapat meningkatkan kemampuan kepemimpinan kepramukaan sesuai dengan tuntutan Tri Satya dan Dasa Dharma Pramuka, dapat mengukur dan memantau peta kualitas kemampuan Pramuka Penegak dan Pandega di masing-masing Gugus Depan, dapat meningkatkan pengetahuan tentang nilai-nilai jiwa nasionalisme dan wawasan kebangsaan yang mampu menjabarkan tantangan pembangunan bangsa di masa depan, mampu meng-antisipasi arus globalisasi yang akan berpengaruh terhadap perkembangan generasi muda, dengan memberikan modal dan bekal dasar kepemimpinan yang dapat diaplikasikan di ambalannya termasuk dalam kehidupan sehari-hari, serta dapat memper-erat persatuan dan kesatuan di kalangan anggota Pramuka Penegak dan Pandega.
Selain itu itu, juga diharapkan dapat meningkatkan ketaqwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa, meningkatkan rasa tanggung-jawab dan rasa cinta terhadap tanah air, memper-erat tali persaudaraan dan ikut serta mengembangkan jati diri bangsa, serta menumbuhkan jiwa kepemimpinan dan kepercayaan diri.
Sementara Ketua Panitia Penyelenggara, Junaeni, S.Ag., M.Si., menjelaskan, Diklat Pramuka Pandega dan Penegak Tahun 2009 ini, diikuti 298 peserta, utusan dari Gugus Depan SMA, SMK dan MA se Kota Sukabumi.
Adapun tema yang diangkat dalam Diklat tersebut, yakni Membangun Kebersamaan dan Semangat Kebangsaan Untuk Negara Kesatuan Republik Indonesia, dengan moto Satyaku Kudharmakan, Dharmaku Kubhaktikan.
Sedangkan Pemateri Diklat, terdiri dari Walikota Sukabumi, H. Mokhamad Muslikh Abdussyukur, S.H., M.Si., Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat, Perempuan dan KB Kota Sukabumi, Drs. H.A. Hamdan, M.M., Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Sukabumi, Insinyur H. Dayat Nurhayat SW, M.Sc., serta pemateri dari Kodim 0607 Sukabumi dan Polres Kota Sukabumi.
|
| |
| Kamis, 2 April 2009 |
| SAMBUTAN WALIKOTA SUKABUMI DALAM RAPAT PARIPURNA ISTIMEWA DPRD MENYAMBUT HARI JADI KOTA SUKABUMI KE-95 |
| Reporter : SYIFA |
| |
|
Pada kesempatan Rapat Paripurna Istimewa DPRD Kota Sukabumi dalam rangka Peringatan Hari Jadi ke-95 Kota Sukabumi pada hari Rabu tanggal 1 April 2009 yang bertempat di Ruang Rapat Gedung DPRD Kota Sukabumi, H. Mokh. Muslikh Abdussyukur, SH.,M.Si selaku Walikota Sukabumi secara resmi menyampaikan sambutannya.
Dalam sambutannya, Walikota Sukabumi mengucapkan terima kasih kepada seluruh lapisan masyarakat Kota Sukabumi. Di tandaskannya, bagi kehidupan seorang manusia, usia 95 tahun merupakan prestasi yang luar biasa dalam upaya memelihara kesehatan, untuk bertahan dalam hidup dan tentunya telah sarat dengan pengalaman dari masa-masa yang berbeda.
Namun bagi perjalanan sebuah kota, usia 95 adalah relatif masih muda apabila dibandingkan dengan rata-rata usia kota/kabupaten lainnya di tanah air kita.
Dalam usianya ke 95 Kota Sukabumi, masih banyak yang harus dikerjakan untuk menggapai berbagai harapan yang belum terwujud. Namun juga harus secara jujur mengakui, bahwa dalam babarapa hal telah menunjukkan prestasi dan kemajuan.
Apabila disandarkan kepada pencapaian visi untuk mewujudkan Kota Sukabumi " Sebagai Pusat Pelayanan Berkualitas Bidang Pendidikan, Kesehatan dan Perdagangan di Jawa Barat Berlandaskan Iman dan Taqwa" dengan parameter global berupa Indeks Pembangunan Manusia ( IPM ), maka dalam beberapa waktu ini telah menunjukkan kecenderungan naik meskipun untuk beberapa indikator penentu masih belum menunjukkan kenaikan sebagaimana diharapkan.
Mencermati beberapa target yang belum dicapai kiranya dibutuhkan program-program inovatif dan lebih fokus kepada indikator makro yang hendak dicapai, disinilah pentingnya diawali dengan adanya keselarasan visi setiap Organisasi Perangkat Daerah dengan visi Kota Sukabumi.
Dalam meningkatkan pelayanan publik, secara bertahap kita akan menerapkan pelayanan satu pintu, langkah awal ini akan kita evaluasi dan terus disempurnakan baik dalam aspek kelembagaan maupun sistem dan prosedurnya sehingga dapat memberikan akses bagi semua warga.
Melalui momen Peringatan Hari Jadi Kota Sukabumi ke-95 tahun ini, marilah kita bersatu padu mengokohkan bangunan komitmen terhadap fokus satu tujuan yang sama yaitu mewujudkan masyarakat Kota Sukabumi yang sehat, cerdas, sejahtera, adil dan bermartabat.
Dengan pemahaman seperti inilah, maka marilah kita sukseskan Pemilu 2009 agar dapat berjalan dengan damai, lancar, jujur, adil, dan demokratis dan diharapkan tingkat partisipasi masyarakat Kota Sukabumi dalam Pemilu 2009 akan lebih optimal sebagai wujud tanggungjawab terhadap masa depan bangsa.
|
| |
| Rabu, 1 April 2009 |
| WALIKOTA SUKABUMI BUKA PEMBINAAN KADER POSYANDU |
| Reporter : ENDANG SUMARDI |
| |
|
Walikota Sukabumi, H. Mokhamad Muslikh Abdussyukur, S.H., M.Si., hari Senin, 30 Maret 2009, di Gedung Juang 45, secara resmi membuka pembinaan kader Posyandu se Kota Sukabumi.
Dalam sambutannya, Walikota Sukabumi mengucapkan terima kasih kepada segenap kader Posyandu, yang telah mengikuti pembinaan dan berperan serta menyukseskan program pemerintah, khususnya dalam menekan Angka Kematian Bayi, meningkatkan Angka Harapan Hidup, dan meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.
Diharapkannya, para kader Posyandu, dalam menjalankan tugas dan fungsinya tidak hanya sebatas dalam bidang kesehatan saja. Akan tetapi, juga harus dapat meningkatkan kualitas pendidikan masyarakat. Sebab apabila kualitas kesehatan dan pendidikan masyarakat meningkat, akan berpengaruh terhadap tingkat kesejahteraan masyarakat.
Diharapkan pula, yang ikut serta meningkatkan kualitas kesehatan, pendidikan dan ekonomi di Kota Sukabumi, tidak hanya para kader Posyandu saja, akan tetapi semua pihak, baik masyarakat maupun aparat di lingkungan Pemerintah Kota Sukabumi harus berperan serta.
Sementara Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat, Perempuan dan Keluarga Berencana (BPMPKB) Kota Sukabumi, Drs. H.A. Hamdan, M.M. menjelaskan, dilaksanakannya pembinaan tersebut, dalam rangka upaya meningkatkan pengetahuan, wawasan dan keterampilan para kader Posyandu di Kota Sukabumi, guna meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, khususnya dalam menekan Angka Kematian Bayi, sekaligus meningkatkan derajat kesehatan ibu dan anak, serta meningkatkan Angka Harapan Hidup di Kota Sukabumi.
Namun demikian, dalam meningkatkan program tersebut, tidak bisa dilakukan oleh para kader Posyandu saja, akan tetapi diperlukan adanya dukungan dan bantuan dari semua pihak. Untuk itu, Kepala BPMPKB Kota Sukabumi menghimbau segenap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota Sukabumi dan instansi terkait lainnya, khususnya Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Sukabumi, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Sukabumi, serta Kantor Departemen Agama Kota Sukabumi, agar berpartisipasi mendukung sekaligus menyukseskan program-program yang digulirkan BPMPKB Kota Sukabumi.
Dalam kesempatan tersebut, Kepala BPMPKB Kota Sukabumi, menyerahkan bantuan kepada para kader Posyandu aktif, berupa honorarium dan bantuan untuk pengadaan perlengkapan timbangan bayi, masing-masing sebesar 500 ribu rupiah.
Selain menyerahkan bantuan, BPMPKB Kota Sukabumi juga membagikan Buku Sistem Pelaporan kepada para kader Posyandu, untuk mencatat kegiatan dan pelaporan yang dilaksanakan oleh Posyandu sehari-hari.
|
| |
| Senin, 30 Maret 2009 |
| WAKIL WALIKOTA SUKABUMI BUKA DIKLAT PROTOKOLER DAN MC |
| Reporter : ENDANG SUMARDI |
| |
|
Wakil Walikota Sukabumi, Drs. H. Mulyono, M.M., hari Minggu, 22 Maret 2009, di Gedung Pusat Kajian Islam, secara resmi membuka pelaksanaan Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Protokoler dan Master of Ceremony (MC).
Diklat Protokoler dan MC yang diikuti 125 peserta dan dihadiri Anggota DPRD Kota Sukabumi ini, diprakarsai Forum Komunikasi Taman Asuh Anak Muslim Sakinah (FK TAAMS) Lembaga Pengembangan dan Pembinaan Keluarga Sakinah Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (LPKS BKPRMI) Kota Sukabumi.
Dalam sambutannya, Wakil Walikota Sukabumi menandaskan, protokol selain merupakan kunci dasar pelaksanaan berbagai kegiatan seremonial, juga merupakan bagian yang tidak dapat dipisahkan dari setiap aktifitas pelaksanaan fungsi-fungsi pemerintahan, pembangunan dan kemasyarakatan.
Mengingat sangat luasnya cakupan aktifitas yang diemban, maka protokol dituntut memiliki kemampuan untuk membangun komunikasi dan kerja sama yang baik, demi suksesnya suatu kegiatan. Untuk itu, Wakil Walikota Sukabumi menyambut baik atas dilaksanakannya Diklat Protokoler dan MC tersebut.
Diharapkannya, dengan dilaksanakan Diklat tersebut, dapat meningkatkan kemampuan para peserta Diklat khususnya para guru, sebagai bekal dalam melaksanakan tugas di sekolahnya masing-masing.
Berkaitan dengan hal tersebut, Wakil Walikota Sukabumi meminta kepada seluruh peserta, agar mengikuti Diklat tersebut dengan sungguh-sungguh dan disiplin yang tinggi, supaya hasilnya dapat memuaskan dan membanggakan semua pihak. Sebab kemampuan dalam bidang keprotokolan dan MC ini, bukan hanya berguna bagi diri sendiri, akan tetapi juga berguna bagi aktivitas kehidupan masyarakat, diantaranya dengan mengembangkan life skill dan kemampuan berbicara secara baik dan benar.
Sementara Kasubbag Protokol Bagian Umum dan Protokol Setda Kota Sukabumi sekaligus sebagai pemateri pada Diklat tersebut, Nanan Setiani, S.IP. mengatakan, dalam kegiatan keprotokolan, seseorang dituntut memiliki jiwa disiplin dan loyalitas yang tinggi, sesuai dengan Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1997 dan Peraturan Pemerintah Nomor 62 Tahun 1990, yakni protokol merupakan serangkaian aturan dalam acara kenegaraan atau acara resmi yang meliputi aturan tata tempat, tata upacara dan tata penghormatan bagi seseorang karena jabatan atau kedudukan dalam negara, pemerintah atau masyarakat.
Adapun syarat utama untuk seorang petugas protokol, yakni harus memiliki wawasan, penampilan, etika, serta memiliki kemampuan berbicara dan bahasa yang baik dan benar.
|
| |
| Kamis, 19 Maret 2009 |
| WAKIL WALIKOTA BUKA MUSRENBANG RKPD KOTA SUKABUMI TAHUN 2010 |
| Reporter : ENDANG SUMARDI |
| |
|
Wakil Walikota Sukabumi, Drs. H. Mulyono, M.M., Kamis pagi, 19 Maret 2009, di Gedung Juang 45, secara resmi membuka pelaksanaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kegiatan Pemerintah Daerah (RKPD) Kota Sukabumi Tahun 2010.
Dalam sambutannya, Wakil Walikota Sukabumi menjelaskan, dilaksanakannya Musrenbang Kota Sukabumi ini, dalam rangka memenuhi amanat Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004, Tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional, yang menyatakan bahwa Pemerintah Daerah wajib menyusun RKPD, sebagai rencana tahunan, sekaligus sebagai tahap lanjutan dari pelaksanaan Musrenbang Kelurahan, Kecamatan dan Forum Gabungan Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Dengan demikian, RKPD ini merupakan hasil pemikiran dan aspirasi berbagai stakeholder pembangunan.
Dikatakannya, Musrenbang RKPD Tahun 2010 ini, merupakan Musrenbang Tahun Kedua dari pelaksanaan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Sukabumi Tahun 2008-2013.
Berkaitan dengan hal tersebut, Wakil Walikota Sukabumi mengingatkan kepada semua pihak, tentang visi Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi yang tertuang dalam RPJMD Kota Sukabumi Tahun 2008-2013, yakni Dengan Iman dan Taqwa Mewujudkan Pemerintahan yang Amanah Berparadigma Surgawi, Menuju Kota Sukabumi yang Cerdas, Sehat dan Sejahtera.
Sedangkan misi Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi Tahun 2008-2013, yakni mewujudkan pengamalan nilai-nilai agama, sosial dan budaya; mewujudkan tata kelola pemerintahan dan aparatur yang profesional dan religius atau clean government and good governance; serta mewujudkan kualitas pelayanan publik dalam bidang pendidikan, kesehatan dan perdagangan.
Sebagai penjabaran dari tiga misi tersebut, maka strategis pencapaian visi misi Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi dalam RPJMD Kota Sukabumi Tahun 2008-2013, antara lain bidang agama, sosial dan budaya, dengan sasaran meningkatkan kualitas kehidupan ber-agama dan toleransi antar umat ber-agama, guna mewujudkan masyarakat yang religius, meningkatkan rasa saling percaya dan harmonisasi antar kelompok, mengembangkan budaya yang berlandaskan nilai-nilai luhur dan meningkatkan keamanan, ketertiban dan penanggulangan kriminalitas, guna mewujudkan kehidupan sosial yang kokoh, dengan berlandaskan pada budaya dan kearifan lokal.
Selanjutnya bidang pemerintahan, yang sasarannya meningkatkan kepuasan masyarakat terhadap pelayanan publik pemerintah, guna mewujudkan pemerintahan dengan kualitas pelayanan yang prima kepada masyarakat.
Kemudian bidang pendidikan, kesehatan, perdagangan dan sektor lainnya, sasarannya mewujudkan masyarakat yang cerdas, mewujudkan masyarakat yang sehat, dan mewujudkan daya saing ekonomi kota.
|
| |
| Kamis, 19 Maret 2009 |
| WALIKOTA TARUH PENGHARGAAN KEPADA MAN 1 KOTA SUKABUMI |
| Reporter : ENDANG SUMARDI |
| |
|
Walikota Sukabumi, H. Mokhamad Muslikh Abdussyukur, S.H., M.Si., sangat apresiatif dan menaruh penghargaan yang tinggi kepada Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Kota Sukabumi, yang telah menempatkan masjid sebagai salah satu sarana penting dari sebuah sistem pendidikan.
Apresiatif dan penghargaan Walikota Sukabumi tersebut, disampaikan saat meletakan batu pertama pembangunan masjid Hamidah MAN 1 Kota Sukabumi, hari Selasa baru-baru ini.
Diharapkannya, setelah sarana fisik masjid tersebut terwujud, agar dimanfaatkan secara maksimal oleh guru dan siswa MAN 1 Kota Sukabumi, diantaranya dengan penerapan program-program kurikulum keagamaan yang terencana.
Walikota Sukabumi menjelaskan, Pemerintah Kota Sukabumi sekuat tenaga akan senantiasa memberikan dorongan dan bantuan, baik berupa moril maupun materil, dalam meningkatkan sarana dan kegiatan keagamaan di Kota Sukabumi.
Sebab pemberian dorongan dan bantuan tersebut merupakan amanah, serta sejalan dengan visi misi Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi tahun 2008-2013, yakni Dengan Iman dan Taqwa Mewujudkan Pemerintahan yang Amanah Berparadigma Surgawi, Menuju Kota Sukabumi yang Cerdas, Sehat dan Sejahtera, baik lahir maupun batin, dilandasi nilai fhilosofis Sidiq, Tabligh, Amanah, Fathonah.
Ditandaskannya, konsep visi dan misi yang hendak diwujudkan dalam penyelenggaraan pemerintahan di Kota Sukabumi tersebut, memiliki dua dimensi, yakni dimensi kultural dan dimensi sosial-ekonomi. Bagi umat Islam, hal tersebut telah terangkum dalam kalimat “Laa khaufun’alaihim walaahum yahzanun”.
Seperti dikatakan Walikota Sukabumi, konsep tersebut merupakan cara pandang yang sinergis dengan tujuan nasional bangsa Indonesia, yaitu untuk mewujudkan masyarakat yang adil dan makmur, serta sejahtera lahir dan batin.
|
| |
| Rabu, 18 Maret 2009 |
| WALIKOTA SUKABUMI BUKA RAKER KANTOR DEPAG |
| Reporter : ENDANG SUMARDI |
| |
|
Walikota Sukabumi, H. Mokhamad Muslikh Abdussyukur, S.H., M.Si., Rabu pagi, 18 Maret 2009, di Gedung Pusat Kajian Islam, secara resmi membuka pelaksanaan Rapat Kerja (Raker) Kantor Departemen Agama (Depag) Kota Sukabumi.
Dalam sambutannya, Walikota Sukabumi menjelaskan, Rapat Kerja Kantor Departemen Agama, sebagai salah satu langkah strategis dalam menyusun kebijakan berbagai elemen masyarakat, dalam rangka pembangunan keagamaan di Kota Sukabumi.
Kendati Kantor Departemen Agama merupakan instansi vertikal, akan tetapi berdasarkan Keputusan Presiden RI Nomor 49 Tahun 2002 Tentang Kedudukan, Tugas Pokok, Fungsi, Susunan Organisasi dan Tata Kerja Instansi Vertikal Departemen Agama, dalam menjalankan visi dan misinya, harus senantiasa menjalin koordinasi dan kerjasama dengan Pemerintah Kabupaten dan Kota.
Hal tersebut, di Kota Sukabumi telah berjalan dengan baik, sehingga sinerjitas pembangunan keagamaan melalui berbagai program dan kegiatan, dapat dilaksanakan dengan lancar dan baik. Seperti dalam pelaksanaan ibadah haji, pengumpulan dan pengelolaan zakat, pelaksanaan MTQ, pendidikan agama, pembinaan umat dan pembangunan rumah ibadah, termasuk sarana dan prasarana madrasah.
Dengan berbagai kekurangan dan keterbatasan, dari waktu ke waktu, Pemerintah Kota Sukabumi senantiasa memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat, khususnya dalam pembangunan keagamaan.
Melalui Rapat Kerja Kantor Departemen Agama Kota Sukabumi Tahun 2009 ini, diharapkan dapat melahirkan berbagai program serta kegiatan kreatif dan inovatif, untuk meningkatkan kualitas hidup dan kehidupan masyarakat Kota Sukabumi.
Sementara Ketua Panitia Penyelenggara, Drs. H. Tamrin Hamidi, M.M. menjelaskan, peserta Rapat Kerja Kantor Departemen Agama Kota Sukabumi ini, seluruhnya berjumlah 50 orang, terdiri dari para pejabat struktural dan fungsional.
Adapun materi Rapat Kerja yang disampaikan, yakni pengarahan Kepala Kantor Wilayah Departemen Agama Provinsi Jawa Barat, Walikota Sukabumi, Kepala Kantor Departemen Agama Kota Sukabumi, serta presentasi Kasubbag TU dan para Kasi.
Sedangkan tema yang diangkat dalam Rapat Kerja ini, yakni Dengan Iman dan Taqwa, Kita Tingkatkan Mutu Pendidikan Agama dan Keagamaan, Menuju Kota Sukabumi Cerdas, Sehat dan Sejahtera.
|
| |
| Rabu, 18 Maret 2009 |
| WALIKOTA LAKSANAKAN PELETAKAN BATU PERTAMA PEMBANGUNAN MASJID HAMIDAH |
| Reporter : ENDANG SUMARDI |
| |
|
Walikota Sukabumi, H. Mokhamad Muslikh Abdussyukur, S.H., M.Si., hari Selasa,17 Maret 2009, melaksanakan peletakan batu pertama pembangunan masjid Hamidah Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Kota Sukabumi.
Peletakan batu pertama pembangunan masjid tersebut, dihadiri Kepala Kantor Departemen Agama Kota Sukabumi, Drs. H. Abubakar Sidiq, M.Ag., Kepala Dinas Pendidikan Kota Sukabumi, Sanusi Hardjadiredja, S.Pd., dan undangan lainnya.
Walikota Sukabumi, dalam sambutannya mengucapkan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada Kepala, Guru dan Staf MAN 1 Kota Sukabumi, Ketua dan jajaran Panitia Pembangunan Masjid Hamidah MAN 1 Kota Sukabumi, para donatur, orang tua dan siswa MAN 1 Kota Sukabumi, yang telah memprakarsai dan berjuang bersama-sama, untuk mewujudkan pembangunan masjid Hamidah MAN 1 Kota Sukabumi.
Dijelaskannya, penyelenggaraan pendidikan di Kota Sukabumi, tidak cukup dengan mengembangkan aspek pengetahuan dan keterampilan peserta didik belaka, akan tetapi harus diimbangi dengan pembinaan dan pengembangan akhlak mulia.
Walikota Sukabumi menandaskan, pembinaan dan pengembangan akhlak mulia dalam agama, memiliki cakupan yang cukup luas. Antara lain, akhlak terhadap Sang Khalik, akhlak terhadap sesama manusia, akhlak terhadap alam lingkungan hidup, dan akhlak terhadap diri sendiri. Artinya, bahwa seorang manusia khususnya umat Islam, bukan hanya harus taat ber-ibadat kepada Allah atau ibadah maghdoh semata, akan tetapi juga harus mampu membangun masyarakat, lingkungan alam, dan diri sendiri atau ibadah ghair maghdoh.
Dengan demikian, pemahaman akhlak mulia yang komprehensif seperti ini, akan melahirkan sosok muslim yang saleh secara individual. Selain itu, juga dapat membentuk kesalehan sosial, yang saat ini menjadi salah satu hal yang amat penting untuk diwujudkan.
Ditandaskan pula, upaya membentuk dan membina umat Islam agar menjadi umat yang ber-akhlakul karimah, akan berhasil melalui proses pendidikan. Karena pendidikan memiliki makna dan cakupan yang sangat luas, yakni pendidikan dalam keluarga, di sekolah dan masyarakat. Melalui proses pendidikan tersebut, akan tumbuh suatu generasi yang saleh, generasi yang mampu membangun dirinya, masyarakatnya, dan lingkungan alam sekitarnya.
Salah satu sarana dan wahana pendidikan yang amat penting dalam masyarakat muslim, yakni masjid. Sebab dalam masyarakat muslim, masjid tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah dalam arti sempit, akan tetapi juga berfungsi sebagai tempat pembinaan jamaah dalam arti luas. Karena dalam setiap masjid, terselenggara majelis-majelis ta’lim bagi setiap tingkatan jamaah. Antara lain, bagi anak-anak, remaja, wanita dan orang tua.
Diharapkannya, penyelenggaraan majelis-majelis ta’lim tersebut, di Kota Sukabumi dapat tumbuh subur. Dengan demikian, upaya dalam memakmurkan masjid di Kota Sukabumi, baik di lingkungan masyarakat maupun di lingkungan persekolahan dapat terwujud dengan baik.
|
| |
| Selasa, 17 Maret 2009 |
| WALIKOTA SUKABUMI BUKA SEMINAR PAUD |
| Reporter : ENDANG SUMARDI |
| |
|
Walikota Sukabumi, H. Mokhamad Muslikh Abdussyukur, S.H., M.Si., hari Sabtu baru-baru ini, di hotel Tamansari, secara resmi membuka seminar sehari Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD).
Seminar yang diselenggarakan Dinas pendidikan Kota Sukabumi ini, diikuti 260 peserta, teridiri dari unsur Bappeda, Dinas Kesehatan, Dinas Sosial dan Tenaga Kerja, Kantor Departemen Agama, Badan Pemberdayaan Masyarakat, Perempuan dan Keluarga Berencana, Camat dan Lurah, Organisasi Masyarakat, Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM), TPA, TK dan RA se Kota Sukabumi.
Adapun yang bertindak selaku nara sumber, Direktur Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Sudjarwo. Sedangkan moderator, Sakti Alamsyah.
Dalam sambutannya Walikota Sukabumi menjelaskan, Pendidikan Anak Usia dini (PAUD) merupakan salah satu bagian dari program Wajib Belajar Pendidikan 12 Tahun. Untuk itu, dengan PAUD dapat memberikan pencerahan, pembinaan dan keterampilan anak sejak dini. Dengan demikian, hal tersebut dapat berpengaruh pada anak, pada saat memasuki jenjang pendidikan selanjutnya.
Dijelaskan pula, anak yang mengikuti PAUD ada perbedaan dengan anak yang tidak mengikuti PAUD, khususnya pada saat anak tersebut masuk SD. Sebab anak yang tidak mengikuti PAUD, pada saat masuk SD baru bisa membaca pada saat naik ke kelas II SD. Sedangkan anak yang mengikuti PAUD atau TK, pada saat masuk ke kelas I SD sudah bisa membaca. Dengan demikian, PAUD merupakan salah satu sarana pengantar anak, untuk masuk pada jenjang pendidikan SD.
Pada bagian lain sambutannya, Walikota Sukabumi berharap kepada segenap orang tua, harus bersabar dalam membimbing anak, karena tanpa kesabaran dari orang tua, anak akan sulit mencapai keberhasilan. Sebab baik buruknya perkembangan anak, akan sangat bergantung kepada orang tuanya.
Dalam pada itu, Kepala Bidang Pendidikan Non Formal dan Informal (PNFI) Dinas Pendidikan Kota Sukabumi, Drs. Ade Suherman, M.Si. menjelaskan, sampai tahun 2009 Angka Partisipasi Kasar (APK) PAUD, di Kota Sukabumi telah mencapai 55,2 persen, di atas rata-rata Jawa Barat, yang hingga saat ini baru mencapai 33 persen.
Adapun maksud dan tujuan dilaksanakannya seminar tersebut, untuk meningkatkan kerjasama antara unsur pemerintah dengan berbagai pihak, khususnya dalam membangun PAUD yang bersifat holistik, serta dapat meningkatkan kualitas pemahaman kepada masyarakat dan keluarga, akan pentingnya PAUD.
Ditandaskannya, di negara maju, PAUD sudah menjadi keharusan sebagai awal dari pendidikan dasar. Karena kecerdasan seorang anak, 80 persen dibentuk sejak 0 sampai dengan usia 6 tahun.
|
| |
| Senin, 16 Maret 2009 |
| WAKIL WALIKOTA SUKABUMI LEPAS KAMPANYE BERSAMA 27 PARTAI POLITIK |
| Reporter : ENDANG SUMARDI |
| |
|
Wakil Walikota Sukabumi, Drs. H. Mulyono, M.M., Senin pagi, 16 Maret 2009, di jalan Lingkar Selatan, secara resmi melepas kampanye bersama 27 Partai Politik peserta Pemilu Legislatif Tahun 2009. Dalam kampanye bersama tersebut, ke-27 Partai Politik peserta Pemilu Legislatif ini, masing-masing mengirimkan 5 buah kendaraan hias, untuk bersama-sama keliling wilayah Kota Sukabumi, sebagai sosialisasi dan pengenalan kepada masyarakat.
Dalam sambutannya, Wakil Walikota Sukabumi berharap kepada 27 Partai Politik peserta Pemilu Legislatif di Kota Sukabumi, agar senantiasa memperhatikan keselamatan, keamanan dan ketertiban, sesuai dengan peraturan dan per-undang-undangan yang berlaku.
Selain itu, juga agar senantiasa menjaga persatuan dan kesatuan, saling hormat menghormati, serta saling menghargai dengan sesama Partai Politik peserta Pemilu Legislatif di Kota Sukabumi. Karena pada hakekatnya, seluruh Partai Politik peserta Pemilu Legislatif ini, memiliki visi dan misi yang baik, yakni untuk meningkatkan berbagai bidang pembangunan fisik dan non fisik, guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya di Kota Sukabumi, umumnya di Jawa Barat dan Indonesia.
Beberapa hal tersebut, menurut Wakil Walikota Sukabumi agar diperhatikan oleh seluruh Partai Politik peserta Pemilu Legilatif, guna menciptakan wilayah Kota Sukabumi yang kondusif, yakni aman, tentram, tertib dan damai, Reugreug Pageuh Repeh Rapih.
Pada bagian lain sambutannya, Wakil Walikota Sukabumi menghimbau segenap lapisan masyarakat yang telah memiliki hak pilih, agar menyalurkan hak pilihnya pada Pemilu Legislatif (Pileg) dan Pemilu Presiden (Pilpres) 2009, sesuai pilihan dan hati nurani masyarakat masing-masing. Dengan demikian, masyarakat yang telah memiliki hak pilih di Kota Sukabumi, seluruhnya berpartisipasi menyukseskan Pileg dan Pilpres, dengan menyalurkan hak pilih dan aspirasinya. Karena maksud dan tujuan dilaksanakannya Pileg dan Pilpres tersebut, untuk meningkatkan kemajuan dan keberhasilan berbagai bidang pembangunan fisik dan non fisik, yang keseluruhannya bermuara pada peningkatan kesejahteraan masyarakat, bangsa dan negara.
|
| |
| Selasa, 3 Maret 2009 |
| SELURUH OPD HARUS JABARKAN VISI KOTA SUKABUMI SERTA VISI WALIKOTA DAN WAKIL WALIKOTA SUKABUMI |
| Reporter : ENDANG SUMARDI |
| |
|
Seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD), harus memahami sekaligus menjabarkan visi Kota Sukabumi serta visi Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi tahun 2008-2013, sebagaimana yang tertuang dalam Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) Kota Sukabumi. Selain itu, seluruh OPD juga harus memantapkan program kerja, supaya dapat meng-implementasikan visi tersebut.
Yang tidak kalah penting, setiap OPD di lingkungan Pemerintah Kota Sukabumi, dalam menyusun program kerja harus senantiasa mengedepankan prinsip skala prioritas. Disamping itu, juga harus mengetahui dan memahami Tugas Pokok dan Fungsi (Tupoksi) masing-masing. Selanjutnya, setiap OPD harus melakukan perencanaan yang ideal, dalam menjalankan program, sekaligus meng-evaluasi pencapaian target dalam setiap tahun, dengan melihat indikator keberhasilan yang jelas dan ter-ukur. Dari hasil evaluasi tersebut, setiap OPD bisa mengetahui berbagai keberhasilan dan kekurangan, untuk dilakukan pembenahan dan peningkatan pada tahun berikutnya. Maksud dan tujuannya, untuk mempercepat pencapaian visi Kota Sukabumi serta visi Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi tahun 2008-2013.
Demikian disampaikan Wakil Walikota Sukabumi, Drs. H. Mulyono, M.M., pada rapat penyelarasan program kerja dan kegiatan OPD dengan indikator Rencana Pembangunan Ja | | |