| Home | Berita | Booklet Kota Sukabumi | Forum | Harga Bahan Pokok | perubahan waktu Minggu, 20 April 2014
Berita Utama

4/19/2014
 
4/19/2014
PELAKSANAAN APBD KOTA SUKABUMI TAHUN 2013
 
4/19/2014
TITIK TUMPU KEBERHASILAN PELAKSANAAN OTONOMI DAERAH
 
Untitled Document
 
Rabu, 19 Oktober 2011
SITUS PENINGGALAN KERAJAAN PADJADJARAN IKON CAGAR BUDAYA
Reporter : ENDANG SUMARDI
 

Situs peninggalan Kerajaan Padjadjaran yang ditemukan di Gunung Karang, Kelurahan Limusnunggal, Kecamatan Cibeureum, Kota Sukabumi, bisa menjadi ikon cagar budaya Kota Sukabumi. Untuk itu, pelaksanaan penggalian terhadap situs tersebut, agar senantiasa dilaksanakan. Guna menunjang kelancaran dan keberhasilan pelaksanaan penggalian terhadap situs tersebut, Pemerintah Kota Sukabumi menginstruksikan secara formal, kepada dinas-instansi dan lembaga terkait, untuk meminta izin kepada pemilik lahan, sesuai dengan peraturan dan perundang-undang yang berlaku.

Demikian disampaikan Sekretaris Daerah Kota Sukabumi, H. Mohamad Muraz, S.H., M.M., saat berkunjung ke lokasi penggalian situs peninggalan Kerajaan Padjadjaran, di Gunung Karang, Kelurahan Limusnungal, Kecamatan Cibeureum, Kota Sukabumi, baru-baru ini.

Dikatakannya, apabila situs yang ditemukan tersebut benar-benar merupakan cagar budaya, pemilik tidak boleh mengganggu situs yang sudah dan yang sedang digali, karena sudah menjadi barang-barang cagar budaya miilik pemerintah.

Sekretaris Daerah Kota Sukabumi mengharapkan, pihak Museum Prabu Siliwangi Kota Sukabumi, ke depan harus mengurus badan hukum sendiri, serta terpisah dari Yayasan Pesantren AL-Fath Kota Sukabumi.

Dijelaskannya, pada tanggal 21 dan 22 Oktober 2011, Pemerintah Kota Sukabumi merencanakan akan melakukan peninjauan dan diskusi, dengan menghadirkan para peneliti arkeolog. Karena para peneliti tersebut, yang paham terhadap situs yang ditemukan tersebut, apakah benar-benar merupakan peninggalan kerajaan yang ada di Kota Sukabumi atau bukan. Dijelaskan pula, bagi sebagian warga masyarakat, situs tersebut tidak berharga. Akan tetapi bagi keperbukalaan sangat berharga, terutama dari sejarahnya.

Dalam pada itu, Kepala Balai Pengelolaan Kepurbakalaan, Kesejarahan dan Nilai Tradisional Provinsi Jawa Barat, Wawan Ridwan, S.E., M.M. mengatakan, pihaknya sangat mendukung terhadap pelaksanaan penggalian situs tersebut, khususnya yang dilakukan oleh pihak Museum Prabu Siliwangi Kota Sukabumi. Dikatakan pula, pihaknya hanya bertugas mengkoordinasikan, antara peneliti arkeologi dengan Pemerintah Kota Sukabumi.

Sementara Kepala Museum Prabu Siliwangi Kota Sukabumi, Doktor Fajar Laksana, S.E., CQM., M.M. menjelaskan, hal tersebut merupakan moment yang ditungu-tunggu oleh pihak Museum Prabu Siliwangi Kota Sukabumi. Untuk itu, sasaran akhir dari situs yang sudah ditemukan di Gunung Karang ini, bisa dijadikan cagar budaya.

Dijelaskan pula, Museum Prabu Siliwangi Kota Sukabumi, tinggal menunggu hasil penelitian dari para arkeologi. Apabila situs tersebut benar-benar merupakan peninggalan kerajaan di Kota Sukabumi, bisa direkomendasikan kepada Walikota Sukabumi, untuk diajukan kepada Pemerintah Provinsi Jawa Barat, guna dijadikan cagar budaya.

Kepala Museum Prabu Siliwangi Kota Sukabumi mengungkapkan, hingga saat ini, pihaknya sudah menemukan sebanyak 10 situs, yang terdiri dari arca batu tulis, batu dolmen meja, batu berbentuk binatang, dan batu ali perhiasan.

 
   
Pemerintah Kota Sukabumi
Jl. R. Syamsudin, S.H. No. 25 Telepon/Fax (+62266) 221123
Sukabumi, Jawa Barat - Indonesia
Kantor Komunikasi dan Informatika Kota Sukabumi 2013