| Home | Berita | Booklet Kota Sukabumi | Forum | Harga Bahan Pokok | perubahan waktu Senin, 21 April 2014
Berita Utama

4/20/2014
GUBERNUR JABAR MELEPAS BELASAN RIBU PESERTA GERAK JALAN SANTAI
 
4/20/2014
KENDARAAN DAYA MUAT 12 TON DILARANG MELINTAS KOTA SUKABUMI
 
4/20/2014
RAPAT PLENO REKAPITULASI PENGHITUNGAN SUARA SAH PILEG TAHUN 2014
 
Untitled Document
 
Minggu, 30 Maret 2014
AMIK BSI SUKABUMI SELENGGARAKAN SELEKSI BEASISWA PRESTASI TAHUN 2014
Reporter : ENDANG SUMARDI
 

AMIK BSI (Akademi Manajemen Informatika dan Komputer Bina Sarana Informatika) Sukabumi, hari Minggu, 30 Maret 2014, di Kampus AMIK BSI Sukabumi, Jalan Veteran II Nomor 20-A Kota Sukabumi, menyelenggarakan seleksi beasiswa prestasi tahun 2014, untuk program D-III sampai dengan S-2 dan Jaminan Kerja, bagi Siswa Kelas 3 SMA, SMK dan MA se Kota dan Kabupaten Sukabumi. Adapun Tim Seleksi tersebut, terdiri dari Kepala Bagian Marketing dan Komunikasi BSI Group, Yulikus Partono, M.Kom., Koordinator Tim Beasiswa BSI Group, Agus Priadi, M.Pd., dan Staf Perekrutan Beasiswa BSI Group, Kudiantoro, dengan materi seleksi terdiri dari Nilai Raport, Tes Tertulis dan Wawancara.

Sedangkan jumlah siswa yang mengikuti seleksi tersebut, sesuai dengan jumlah berkas yang masuk ke BSI, seluruhnya mencapai 300 siswa. Namun yang memenuhi kriteria dan persyaratan, seperti dijelaskan Koordinator Tim Beasiswa BSI Group, Agus Priadi, M.Pd., hanya 64 siswa. Dijelaskan pula, apabila ke-64 siswa tersebut dinyatakan lulus seleksi, akan terima langsung sebagai calon mahasiswa di BSI Sukabumi Tahun Akademik 2014.

Sementara maksud dan tujuan diselenggarakannya seleksi tersebut, dalam rangka upaya merekrut calon-calon mahasiswa yang berprestasi khususnya dalam bidang akademik, untuk dapat mengenyam pendidikan hingga jenjang S-2 secara gratis, melalui program beasiswa prestasi BSI, termasuk jaminan kerja dan uang saku per bulan per semester, masing-masing sebesar 150 ribu rupiah. Namun setelah semester 4 atau memasuki semester 5, para mahasiswa tersebut masuk program magang di BSI, serta uang sakunya tidak diberikan lagi, karena diganti dengan honor masing-masing sebesar 650 ribu rupiah per bulan.

Selain diselenggarakan seleksi tersebut, juga diselenggarakan talk show, tentang persyaratan dan ketentuan, serta perjanjian beasiswa tersebut, yang diikuti oleh para orang tua siswa tersebut, dengan nara sumber, Kepala Bagian Marketing dan Komunikasi BSI Group, Yulikus Partono, M.Kom., serta Pimpinan Kampus AMIK BSI dan STMIK NURI (Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen Informatika Nusa Mandiri) Sukabumi, Agung Wibowo, S.T., M.T.

Dalam kesempatan tersebut, Pimpinan Kampus AMIK BSI dan STMIK NURI Sukabumi, Agung Wibowo, S.T., M.T. menjelaskan, program beasiswa AMIK BSI tersebut, sesuai dengan Visi Pembangunan Kota Sukabumi Tahun 2005-2025, yakni Terwujudnya Kota Sukabumi, Sebagai Pusat Pelayanan Berkualitas Bidang Pendidikan, Kesehatan dan Perdagangan di Jawa Barat, Berlandaskan Iman dan Taqwa; serta Visi Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi Tahun 2013-2018, yakni Dengan Iman dan Taqwa, Mewujudkan Pemerintahan Yang Rahmatan Lil Alamin.

Disamping itu, juga sebagai kado ulang tahun, khususnya bagi pemerintah dan warga masyarakat Kota Sukabumi, yang pada hari Selasa lusa, tanggal 1 April 2014, merayakan Peringatan 1 Abad atau 100 Tahun Hari Jadi Kota Sukabumi. Untuk itu, Pimpinan Kampus AMIK BSI dan STMIK NURI Sukabumi beserta seluruh jajaran Pengurus Yayasan, para Dosen, Staf Tata Usaha dan Mahasiswa AMIK BSI dan STIMIK NURI Sukabumi, mengucapkan selamat memperingti 100 Tahun Hari Jadi Kota Sukabumi, semoga panjang umur, serta semakin sehat, semakin cerdas, dan semakin sejahtera.

 
Senin, 10 Maret 2014
O2SN TINGKAT KOTA SUKABUMI TAHUN 2014 DIIKUTI 1.525 SISWA
Reporter : ENDANG SUMARDI
 

O2SN (Olimpiade Olahraga Siswa Nasional) Tingkat Kota Sukabumi Tahun 2014, diikuti 1.525 siswa SD, SMP, SMA dan SMK Negeri dan Swasta se Kota Sukabumi. Seperti dijelaskan Kepala Bidang Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Sukabumi, Dian Sucianti, S.E., M.M., selaku Panitia Penyelenggara, O2SN ini dijadualkan berlangsung selama 5 hari, tepatnya dari tanggal 10 sampai dengan 14 Maret 2014.

Adapun Cabor (Cabang Olah Raga) yang dilombakan dalam O2SN ini, seluruhnya berjumlah 14 Cabor. Antara lain Cabor Atletik, Bulu Tangkis, Bola Basket, Bola Voli, Catur, dan Cabor Futsal. Selanjutnya Cabor Karate, Renang, Silat, Sepak Bola Mini, Sepak Takraw, Senan, Tenis Lapangan, dan Cabor Tenis Meja.

Sedangkan maksud dan tujuan dilaksanakannya O2SN ini, diantaranya untuk menumbuhkembangkan iklim kompetisi yang sehat, sekaligus menjaring peserta didik pada jenjang pendidikan SD, SMP, SMA dan SMK Negeri dan Swasta, khususnya dalam bidang olahraga, untuk mewakili Kota Sukabumi ke O2SN Tingkat Provisi Jawa Barat Tahun 2014, yang akan dilaksanakan pada bulan Mei 2014, bertempat di Bandung dan Cirebon.

Selain itu, juga untuk meningkatkan motivasi peserta didik dalam penguasaan bidang olahraga, meningkatkan kreatifitas peserta didik, serta meningkatkan mutu pendidikan khususnya dalam bidang olahraga, untuk mendorong terselenggaranya pendidikan yang berkualitas, menuju Pemerintahan Yang Rahmatan Lil Alamin.

Dijelaskan pula, hasil O2SN Tahun 2013, para peserta didik dari Kota Sukabumi yang lolos sampai ke O2SN Tingkat Nasional, yakni dari Cabor Karate, Senam, Atletik, dan Cabor Pencak Silat. Bahkan untuk Cabor Karate pada jenjang pendidikan SMP, berhasil meraih gelar juara pertama Tingkat Nasional.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Bidang Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Sukabumi, atas nama seluruh jajaran Panitia Penyelenggara, mengucapkan terima kasih kepada semua pihak, khususnya kepada Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi, yang telah membantu dan mendukung secara optimal, baik berupa moril maupun materil, sehingga kegiatan O2SN ini dapat terselenggara dengan baik dan lancar, serta aman dan tertib, sesuai dengan harapan semua pihak.

 
Jumat, 28 Februari 2014
MAHASISWA STISIP SYAMSUL ULUM BISA LEBIH MENGENAL LAPANGAN
Reporter : ENDANG SUMARDI
 

Mahasiswa STISIP (Sekolah Tinggi Ilmu Sosial dan Ilmu Politik) Syamsul Ulum Gunung Puyuh Sukabumi, sebagai calon pemimpin, sesuai dengan slogan student today leader tomorrow, diharapkan bisa lebih mengenal lapangan. Dengan demikian, pada saatnya nanti menjadi pemimpin atau kembali ke masyarakat, dapat lebih bijak, khususnya dalam mengaplikasikan teori di lapangan, sesuai dengan sosial budaya masyarakat. Demikian pula dalam mengaplikasikan kebenaran secara aturan, dapat bersinergi dengan kebaikan secara sosial.

Hal tersebut disampaikan Camat Warudoyong Kota Sukabumi, Yadi Mulyadi, S.STP., M.Si., saat menutup secara resmi pelaksanaan PPL (Praktik Pengenalan Lapangan) mahasiswa tersebut, di wilayah Kecamatan Warudoyong, bertempat di Ruangan Pertemuan Kelurahan Warudoyong, Kecamatan Warudoyong. Hadir dalam kesempatan tersebut, Dosen Pembimbing PPL, Drs. H. Munandi Saleh, M.Si., para Lurah se Kecamatan Warudoyong, dan undangan lainnya.

Dalam kesempatan tersebut, Camat Warudoyong mengucapkan terima kasih kepada mahasiswa tersebut, yang telah melaksanakan PPL di wilayah Kecamatan Warudoyong, seraya menyerahkan kembali para mahasiswa tersebut, kepada Dosen Pembimbing PPL, Drs. H. Munandi Saleh, M.Si., untuk kembali ke Civitas Akademika STISIP Syamsul Ulum Gunung Puyuh Sukabumi.

Sementara Dosen Pembimbing PPL, Drs. H. Munandi Saleh, M.Si., mengucapkan terima kasih kepada Camat Warudoyong dan para Lurah se Kecamatan Warudoyong beserta jajarannya,/ atas responsif dan bantuannya, terutama dalam melaksanakan proses pembelajaran dan pengenalan lapangan, kepada para mahasiswanya. Dijelaskannya, sebagai akademisi dan pernah menjadi praktisi di legislatif Kota Sukabumi, pihaknya akan berupaya optimal mentransfer pengetahuan kepada para mahasiswanya. Selain itu juga dijelaskan, sejak dulu Kecamatan Warudoyong senantiasa tampil dengan berbagai prestasi, termasuk saat dirinya menjadi Pimpinan DPRD Kota Sukabumi, dan pada saat itu, Camat Warudoyong masih menjabat Lurah Warudoyong, berhasil meraih predikat Lurah Teladan Tingkat Nasional Tahun 2005. Dikatakannya, hal ini tentunya akan menjadi kajian menarik bagi para mahasiswanya. Terlebih pada saat ini, Camat Warudoyong ini sebagai akademisi Prodi Ilmu Pemerintahan di STISIP Syamsul Ulum Gunung Puyuh Sukabumi.

Pada kesempatan tersebut, Dosen Pembimbing STISIP Syanmsul Ulum Gunung Puyuh Sukabumi, menerima kermbali para mahasiswanya, untuk kembali melaksanakan pembelajaran di Kampus STISIP Syanmsul Ulum Gunung Puyuh Sukabumi.

 
Senin, 3 Februari 2014
MAHASISWA STISIP SYAMSUL ULUM PPL DI KECAMATAN WARUDOYONG
Reporter : ENDANG SUMARDI
 

Sejumlah Mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (STISIP) Syamsul Ulum Sukabumi, saat ini sedang melaksanakan Praktik Pengenalan Lapangan (PPL), di Wilayah Kecamatan Warudoyong, Kota Sukabumi. Adapun kedatangan mahasiswa tersebut, diterima secara resmi oleh Camat Warudoyong, Yadi Mulyadi, S.STP., M.Si., bertempat di Ruangan Pertemuan Kantor Kelurahan Warudoyong, Kecamatan Warudoyong, Kota Sukabumi.

Hadir dalam kesempatan tersebut, Dosen Pembimbing PPL STISIP Syamsul Ulum Sukabumi/ Lurah Warudoyong/ para Alumni STISIP Syamsul Ulum Sukabumi yang ada di Kecamatan Warudoyong, dan undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Camat Warudoyong, atas nama pemerintah dan warga masyarakat Kecamatan Warudoyong, mengucapkan selamat datang kepada segenap Civitas Akademika dan para Mahasiswa STISIP Syamsul Ulum Sukabumi, yang melaksanakan PPL di Wilayah Kecamatan Warudoyong.

Selain itu, Camat Warudoyong juga mempersilahkan kepada para Mahasiswa STISIP Syamsul Ulum Sukabumi, untuk membandingkan secara nyata, antara praktik di lapangan dengan teori yang didapat di bangku kuliah, sekaligus mengambil berbagai hal yang terbaik, sesuai dengan prinsip dan aturan yang berlaku.

Dengan demikian, tujuan untuk menimba pengalaman di lapangan melalui PPL ini, baik secara kognitif maupun apektif dan psikomotorik, bisa dicapai dengan baik dan berjalan lancar, sesuai dengan harapan semua pihak. Dikatakannya, PPL ini sangat penting dilakukan oleh para mahasiswa, sebagai calon-calon pemimpin pada masa mendatang, sesuai dengan slogan, student today leader tomorrow.

Camat Warudoyong mengharapkan, pelaksanaan PPL ini dapat menjadi rahmat bagi semua dan alam semesta, sesuai dengan Visi Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi Tahun 2013-2018, yakni Dengan Iman dan Taqwa, Mewujudkan Pemerintahan Yang Rahmatan Lil Alamin.

Sementara Dosen Pembimbing PPL STISIP Syamsul Ulum Sukabumi, Drs. Munandi Saleh, M.Ag., dalam kesempatan tersebut, menyerahkan secara resmi para mahasiswa tersebut, untuk melaksanakan PPL di Wilayah Kecamatan Warudoyong, kepada Camat Warudoyong.

Dikatakannya, sosok Camat Warudoyong ini, selain sebagai praktisi pemerintahan khususnya di Kecamatan Warudoyong, juga tercatat sebagai Akademisi di STISIP Syamsul Ulum Sukabumi, yakni sebagai Dosen Pengajar dan Ketua Jurusan Ilmu Pemerintahan. Dengan demikian, Camat Warudoyong ini sudah tidak asing lagi bagi para Mahasiswa STISIP Syamsul Ulum Sukabumi.

Untuk itu, Dosen Pembimbing PPL STISIP Syamsul Ulum Sukabumi tersebut, berharap kepada Camat Warudoyong, agar membimbing dan membina para mahasiswa tersebut secara optimal, khususnya dalam melakukan penelitian dan observasi di lapangan, dengan output hasil laporan yang optimal, khususnya yang berkaitan dengan pelaksanaan pemerintahan, pembangunan dan kemasyarakatan, yang dilaksanakan di Wilayah Kecamatan Warudoyong.

 
Kamis, 19 September 2013
SISWA SMK SILIWANGI KOTA SUKABUMI BERHASIL MEMBUAT FILTER KAPILER
Reporter : ENDANG SUMARDI
 

Siswa SMK Siliwangi Kota Sukabumi, berhasil menciptakan sekaligus membuat alat penyaring air dengan sistem kapiler, yang diberi nama Filter Kapiler, untuk alat mengolah dan memproduksi air bersih. Atas keberhasilan tersebut, sejumlah siswa SMK Siliwangi Kota Sukabumi, melakukan peragaan cara-cara membuatan alat tersebut, termasuk cara-cara mengolah dan memproduksi air bersih, menggunakan alat tersebut.

Peragaan tersebut, dilakukan usai Upacara Peringatan Ke-42 Hari Perhubungan Nasional dan Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-68 Palang Merah Indonesia (PMI) Tingkat Kota Sukabumi Tahun 2013, yang dirangkai dengan Upacara Hari Kesadaran Nasional Tingkat Kota Sukabumi, tepatnya pada tanggal 17 September 2013, bertempat di Halaman Apel Setda Kota Sukabumi.

Hadir dalam kesempatan tersebut, Walikota Sukabumi, H. Mohamad Muraz, S.H., M.M., Wakil Walikota Sukabumi, H. Achmad Fahmi, S.Ag., M.M.Pd., Pimpinan dan Anggota DPRD, Kepala Setukpa Lemdikpol, unsur Muspida, Sekretaris Daerah Kota Sukabumi, Doktor H.M.N. Hanafie Zain, M.Si., para Asisten dan Staf Ahli, para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Instansi Vertikal, para Direktur Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), para Camat dan Lurah, para Pimpinan Organisasi Wanita dan Pemuda, jajaran Pengurus PMI Cabang Kota Sukabumi dan Persatuan Donor Darah Indonesia (PDDI) Cabang Kota Sukabumi, serta undangan lainnya.

Kepala SMK Siliwangi Kota Sukabumi, Drs. Dasita Juju menjelaskan, alat yang berhasil diciptakan dan dibuat oleh siswa SMK Siliwangi Kota Sukabumi ini, dapat mengolah dan memproduksi air bersih, yang berasal dari air kolam, sungai, selokan, dan air bekas mencuci. Sedangkan alat tersebut dibuat dari bahan yang sangat sederhana, yakni dari potongan kain bekas, botol plastik bekas, ember dan slang plastik.

Dengan demikian, masyarakat dapat membuat sendiri alat tersebut, sekaligus mengolah dan memproduksi sendiri air bersih dengan mudah. Karena untuk mendapatkan bahan-bahan untuk membuat alat tersebut sangat mudah, serta biayanya sangat murah, bahkan bisa gratis, apabila menggunakan bahan-bahan yang sudah ada di rumah masyarakat masing-masing.

Diharapkannya, dengan alat tersebut, dapat memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat, dengan biaya yang sangat murah. Selain itu, juga sumber air di Kota Sukabumi, khususnya air kali dan selokan, dalam setiap waktunya tidak pernah surut, serta dapat diolah dan diproduksi menjadi air bersih, dengan menggunakan alat tersebut.

 
Senin, 26 Agustus 2013
MAHASISWA UMMI KKN DI WILAYAH KECAMATAN WARUDOYONG
Reporter : ENDANG SUMARDI
 

Sebanyak 31 orang mahasiswa Universitas Muhammadiyah Sukabumi (UMMI), selama 1 bulan, tepatnya dari tanggal 21 Agustus sampai dengan 21 September 2013, melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN), di wilayah Kecamatan Warudoyong Kota Sukabumi. Kedatangan ke-31 orang mahasiswa tersebut, diterima secara resmi oleh Camat Warudoyong, Yadi Mulyadi, S.STP., M.Si., bertempat di Ruangan Pertemuan Kantor Kecamatan Warudoyong. Hadir dalam kesempatan tersebut, Dosen Pembimbing Lapangan UMMI, Sekretaris Kecamatan Warudoyong, Dodi Supriadi, S.Ag., M.M., Lurah se Kecamatan Warudoyong, serta undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Camat Warudoyong mengucapkan selamat datang dan terima kasih, kepada para mahasiswa, Dosen Pembimbing Lapangan dan Civitas Akademika UMMI, yang sudah memilih wilayah Kecamatan Warudoyong, sebagai tempat KKN. Diharapkannya, para mahasiswa yang melaksanakan KKN wilayah Kecamatan Warudoyong ini, bisa memberikan warna dan manfaat yang lebih baik, bagi warga masyarakat Kecamatan Warudoyong, sesuai dengan Tri Dharma Perguruan Tinggi, yang salah satunya yakni pengabdian kepada masyarakat.

Selain itu, Camat Warudoyong juga menandaskan, sebagaimana yang sering disampaikan oleh Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi, setiap individu bangsa Indonesia, terlebih seorang mahasiswa sebagai kaum terpelajar, agar senantiasa berupaya optimal memelihara dan memperkokoh 4 pilar kebangsaan. Antara lain Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan Bhineka Tunggal Ika. Sebab ke-4 pilar kebangsaan tersebut, merupakan salah satu akar dan pondasi yang kokoh, bagi eksistensi dan lestarinya bangsa Indonesia.

Dikatakannya, setiap individu bangsa Indonesia, harus senantiasa mengingat sejarah, bahwa para pendahulu pendiri republik ini, telah menggali 4 pilar kebangsaan tersebut, dari akar budaya dan sejarah bangsa Indonesia yang asli. Antara lain, Maha Patih Gajah Mada mempersatukan nusantara sesuai dengan sumpah palapanya, Undang-Undang Dasar 1945 mengatur tata kenegaraan bangsa Indoneasia, Pancasila mengedepankan pengambilan keputusan dengan musyawarah dan mufakat, serta Bhineka Tunggal Ika, dijadikan sebagai potensi keberagaman bangsa Indonesia dalam persatuan.

Dikatakan pula, untuk menjaga dan melestarikan, sekaligus menyosialisasikan pemahaman dan pengamalan ke-4 pilar kebangsaan tersebut, merupakan tugas dan tanggung jawab semua pihak, yakni aparat pemerintah, swasta dan warga masyarakat, termasuk didalamnya para mahasiswa, sebagai calon-calon pemimpin pada masa yang akan datang, sesuai dengan salah satu semboyan, student today leader tomorrow.

 
Senin, 24 Juni 2013
MAHASISWA STIE PGRI KBB LEMBURSITU ADAKAN KULIAH UMUM MANAJEMEN
Reporter : ENDANG SUMARDI
 

Sebanyak 65 mahasiswa jurusan manajemen STIE PGRI KBB Lembursitu Kota Sukabumi, mengadakan kuliah umum manajemen, cerdas cermat, dan perlombaan edukatif, berupa pengucapan kalimat informasi bisnis secara cepat dan tepat, serta mengambil atau memindahkan air dengan dua telapak tangan, dan memindahkan bola kecil secara berantai, tepatnya pada tanggal 23 Juni 2013, di alam terbuka Padepokan Obyek Wisata Pondok Halimun Sukabumi.

Adapun yang memberi materi dalam kuliah tersebut, yakni Koordinator STIE PGRI KBB Lembursitu Kota Sukabumi, H. Dodi Supriadi, S.E., M.M., diantaranya menjelaskan tentang makna manajemen strategi, yakni strategi itu benar di pekerjaan dalam suatu organisasi, dengan perhatian hidup atau mati.

Selain itu, juga dijelaskan tentang pengertian system manajemen, sebagaimana yang disampaikan Robert Pirsig, yakni banyak orang yang berceritera tentang system, namun sangat sedikit yang mengerti tentang hal tersebut.

Oleh karenanya, seluruh mahasiswa jurusan manajemen STIE PGRI KBB Lembursitu Kota Sukabumi, harus memahami secara baik dan benar tentang ilmu manajemen, sesuai dengan visi dan misi STIE PGRI KBB Lembursitu Kota Sukabumi, yakni proses penggunaan sumber daya yang efektif, guna mencapai sasaran.

Dalam pada itu, Ketua Panitia Pelaksana, Duyadin, S.E. menjelaskan, maksud dan tujuan diadakannya kuliah umum tersebut, supaya seluruh mahasiswa manajemen STIE PGRI KBB Lembursitu Kota Sukabumi, dapat menyampaikan informasi secara baik dan utuh, serta dapat diterima secara jelas oleh audience.

Acara yang dihadiri unsur instansi dan lembaga terkait, para dosen, jajaran panitia pelaksana, Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) STIE PGRI KBB Lembursitu Kota Sukabumi, dan undangan lainnya ini, berlangsung gebyar dan meriah, karena diisi hiburan rakyat orkes dangdut.

 
Kamis, 20 Juni 2013
SISWA KELAS 6 SD BABAKAN SIRNA I DAN II LULUS 100 PERSEN
Reporter : ENDANG SUMARDI
 

Siswa Kelas 6 SD Negeri Babakan Sirna I dan II Kelurahan Benteng, Kecamatan Warudoyong, Kota Sukabumi, lulus 100 persen pada Ujian Nasional (UN) Tahun Pelajaran 2012-2013, dengan meraih nilai cukup memuaskan dan membanggakan semua pihak, khususnya pihak sekolah, orang tua dan siswa SD tersebut. Antara lain, nilai tertinggi untuk mata pelajaran Bahasa Indonesia 8,80, serta nilai terendah 7,20 dan 6,20. Sementara nilai tertinggi untuk mata pelajaran Matematika 8,25 dan 8,00, serta nilai terendah 5,25. Sedangkan nilai tertinggi untuk mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) 8,25 dan 8,00, serta nilai terendah 6,00 dan 5,50.

Demikian disampaikan Kepala SD Babakan Sirna I, H. Edi Junaedi, S.Pd., saat memberi sambutan, pada acara kenaikan kelas dan pelepasan lulusan tahun pelajaran 2012-2013, hari Kamis, 20 Juni 2013, bertempat di halaman SD Negeri Babakan Sirna. Dijelaskannya, lulusan SD Babakan Sirna I dan II tahun pelajaran 2012-2013 ini, seluruhnya berjumlah 68 siswa.

Sementara Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) TK-SD Kecamatan Warudoyong, Drs. H. Muchtar, M.M., meminta kepada seluruh orang tua siswa kelas 6, agar melanjutkan pendidikan ke SMP atau MTs, baik negeri maupun swasta, guna menyukseskan program Wajib Belajar Pendidikan Dasar (Wajardikdas) 9 tahun. Dijelaskannya, atas kebijakan Walikota Sukabumi, H. Mohamad Muraz, S.H., M.M., untuk melanjutkan pendidikan ke SMP dan SMA atau SMK di Kota Sukabumi, dalam tahun pelajaran 2013-2014 bebas biaya pendaftaran dan biaya bangunan.

Dalam pada itu, Ketua Komite SD Babakan Sirna, Endang S, mengucapkan terima kasih kepada Kepala SD Babakan Sirna I dan II, beserta Dewan Guru dan Staf Tata Usaha, yang telah berupaya optimal membina, membimbing dan mendidik seluruh siswa, dalam berbagai bidang pendidikan, baik intra maupun ekstra kurikuler, sehingga siswa SD Babakan Sirna ini, banyak yang berhasil meraih prestasi yang cukup membanggakan di berbagai tingkatan, baik dalam bidang akademik maupun non akademik.

Acara kenaikan kelas dan pelepasan lulusan tersebut, ditandai prosesi seni upacara adat sunda, yang diisi dengan kata-kata pelepasan dan serah terima, dari Kepala SDN Babakan Sirna II, Ecep Suriat, S.Pdi., kepada orang tua murid kelas 6, yang diwakili oleh Eli Solihat, serta penyerahan plakat kepada seluruh lulusan SD tersebut. Selain itu, juga dimeriahkan berbagai pentas seni, baik seni tradisional maupun seni modern, kreasi siswa SD tersebut.

Pada kesempatan tersebut, Kepala SD Babakan Sirna I dan II, menyerahkan piagam penghargaan dan trophy kepada siswa terbaik 1, 2 dan 3, dari mulai kelas 1 sampai dengan kelas 6. Selain itu, juga kepada siswa yang berprestasi dalam Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN), serta Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) Tingkat Kota Sukabumi dan Tingkat Provinsi Jawa Barat, termasuk kepada para siswa penabung tertinggi.

 
Selasa, 11 Juni 2013
SEKCAM WARUDOYONG MEWISUDA 25 SISWA PAUD ALBUCHORI
Reporter : ENDANG SUMARDI
 

Sekretaris Kecamatan (Sekcam) Warudoyong, Dodi Supriadi, S.Ag., M.M., beserta Direktur PAUD Albuchori dan Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Warudoyong, hari Senin, 10 Juni 2013, secara resmi mewisuda 25 siswa Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Albuchori, tepatnya di wilayah RW 1 Kelurahan Warudoyong, Kecamatan Warudoyong, Kota Sukabumi, ditandai pengalungan medali tanda kelulusan, dan pemberian Surat Tanda Tamat Belajar (STTB). Hadir dalam kesempatan tersebut, Kasi Trantib Kecamatan Warudoyong, Lurah Warudoyong, Kepala PAUD, Kepala TKQ, Kepala MD, orang tua dan wali murid, serta undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Sekretaris Kecamatan Warudoyong, Dodi Supriadi, S.Ag., M.M., mengajak kepada para orang tua dan wali murid, untuk bersama-sama mendidik dan membina anak-anaknya di keluarganya masing-masing, dengan berbagai ilmu pengetahuan dan keterampilan, termasuk keagamaan, keimanan dan ketaqwaan, serta akhlakul karimah. Maksud dan tujuannya, supaya anak-anak tersebut menjadi anak-anak yang shaleh, cerdas dan berakhkul karimah, dialndasi keimanan dan ketaqwaan, guna menyiapkan generasi penerus pejuang bangsa, pada masa mendatang. Sebab waktu yang dihabiskan anak-anak di PAUD, TKQ dan MD lebih sedikit, apabila dibandingkan dengan waktu yang dihabiskan di keluarganya masing-masing. Selain itu, juga pendidikan di keluarga, merupakan pendidikan yang pertama dan utama bagi setiap anak.

Pada bagian lain sambutannya, Sekretaris Kecamatan Warudoyong mengatakan, Pemerintah Kota Sukabumi, dengan kepemimpinan Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi, H. Mohamad Muraz, S.H., M.M. dan H. Achmad Fahmi, S.Ag., M.M.Pd., menganjurkan kepada seluruh anak yang bersekolah di SD, agar pada sore harinya bersekolah di MD. Maksud dan tujuannya, agar setiap anak SD tersebut, memiliki pengetahuan yang berimbang, antara pengetahuan umum dengan pengetahuan keagamaan. Selain itu, juga sebagai salah satu persyaratan bagi setiap anak lulusan SD, yang akan melanjutkan pendidikan ke jenjang pendidikan SMP dan MTs, harus memiliki ijazah SD dan MD.

 
Senin, 10 Juni 2013
SEKCAM WARUDOYONG TUTUP PKL MAHASISWA PRODI D-III KEPERAWATAN
Reporter : ENDANG SUMARDI
 

Sekretaris Kecamatan (Sekcam) Warudoyong, Dodi Supriadi, S.Ag., M.M., secara resmi menutup Praktik Kerja Lapangan (PKL) 3 Mahasiswa Program Studi (Prodi) D-III Keperawatan Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) Kota Sukabumi, yang melaksanakan PKL di wilayah Kelurahan Sukakarya, Kecamatan Warudoyong, Kota Sukabumi. Penutupan PKL tersebut, dilakukan pada hari Jum’at sore, 7 Juni 2013, bertempat di Ruangan Pertemuan Kantor Kelurahan Sukakarya.

Hadir dalam kesempatan tersebut, Lurah Sukakarya, Kepala Puskesmas Sukakarya, Ketua Prodi D-III Keperawatan STIKES Kota Sukabumi, para Ketua RW dan RT, para kader Posyandu, tokoh masyarakat, alim ulama dan pemuda, serta undangan lainnya.

Sekretaris Kecamatan Warudoyong, Dodi Supriadi, S.Ag., M.M., sesaat sebelum menutup PKL mahasiswa tersebut mengatakan, masih banyak tugas dan kegiatan Mahasiswa Prodi D-III Keperawatan yang harus dilaksanakan, baik di dalam maupun di luar kampus, terutama yang berkaitan dengan kesehatan warga masyarakat, terlebih setelah kelak diwisuda. Karena calon-clon perawat kesehatan lulusan STIKES Kota Sukabumi ini, akan mengemban tugas dan kegiatan lebih banyak lagi, khususnya dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada warga masyarakat, di tempat tugasnya masing-masing. Untuk itu, Sekretaris Kecamatan Warudoyong, berpesan kepada Mahasiswa STIKES Kota Sukabumi tersebut, untuk senantiasa berupaya optimal meningkatkan pengetahun, wawasan dan keterampilan, khususnya dalam bidang keperawatan kesehatan dan bidang-bidang lainnya.

Sementara Ketua Prodi D-III Keperawatan STIKES Kota Sukabumi, Hajah Iyam Mariam, S.Sos., Ners., M.Si. menjelaskan, maksud dan tujuan dilaksanakannya PKL tersebut, supaya para Mahasiswa Prodi D-III Keperawatan STIKES Kota Sukabumi ini memiliki kompetensi, melalui pembelajaran di lapangan dan pendekatan Pembangunan Kesehatan Masyarakat Desa (PKMD). Selain itu, para mahasiswa juga dapat merubah sekaligus menumbuhkembangkan potensi warga masyarakat, khususnya dalam bidang keperawatan kesehatan. Adapun kegiatan yang dilaksanakan dalam PKL ini, terdiri dari survey lapangan, musyawarah dan mufakat dalam melaksanakan kerja bhakti, penyuluhan kesehatan, pemeriksaan kesehatan Lanjut Usia (Lansia), pembentukan Posbindu, kegiatan gotong royong mahasiswa yang perlu ditindaklanjuti, yakni pendirian Tempat Pembuangan Sampah Sementara (TPSS), penyediaan Gerobag Sampah dan sebagainya.

 
Sabtu, 18 Mei 2013
PEMERINTAH PUSAT RESMI MENGHAPUS UN BAGI SISWA SD, MI DAN SDLB
Reporter : ENDANG SUMARDI
 

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (P dan K) Kota Sukabumi, Drs. Ayep Supriatna, M.M. menandaskan, mulai tahun depan, Pemerintah Pusat secara resmi menghapus Ujian Nasional (UN) bagi siswa SD, MI dan SDLB. Penghapusan UN bagi siswa tersebut, merupakan konsekuensi dari penerapan kurikulum baru, yang berbasis tematik integratif.

Diungkapkannya, penghapusan UN bagi siswa tersebut, tertuang dalam Pasal 67 Ayat 1A Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 32 Tahun 2013, Tentang Perubahan Atas PP Nomor 19 Tahun 2005, Tentang Sistem Pendidikan Nasional. Diungkapkan pula, Pasal tersebut mengatakan, ujian nasional untuk satuan pendidikan jalur formal pendidikan dasar, sebagaimana dimaksud pada Ayat 1 dikecualikan untuk SD, MI dan SDLB, atau bentuk lainnya yang sederajat.

Kepala Dinas P dan K Kota Sukabumi mengatakan, untuk penegasan dan penerapan aturan baru tersebut, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), akan membahasnya dalam konvensi pendidikan, yang menurut rencana akan dilaksanakan pada bulan September 2013 mendatang.

Dijelaskannya, konvensi tersebut merupakan ajang musyawarah tentang pendidikan. Adapun maksud dan tujuannya, untuk mencari jalan tengah dalam mengatasi dan melaksanakan pendidikan nasional, seperti penyelenggaraan UN, penerapan kurikulum baru dan sebagainya.

Dijelaskan pula, seperti ditandaskan Mendikbud, penghapusan UN bagi siswa SD, MI dan SDLB ini, bukan merupakan hal yang signifikan. Sebab SD, MI dan SDLB serta SMP, MTs dan SMPLB ini satu level, yakni sama-sama pendidikan dasar. Karena pendidikan dasar di Indonesia saat ini, sudah bukan 6 tahun lagi atau hingga pendidikan SD, MI dan SDLB, akan tetapi sudah 9 tahun, yakni hingga pendidikan SMP, MTs dan SMPLB.

Dengan demikian, siswa SD, MI dan SDLB yang akan melanjutkan pendidikan ke SMP dan MTs atau ke SMPLB, tidak perlu mengikuti UN, karena pendidikannya masih satu level atau sama-sama pendidikan dasar. Kecuali dari mulai SMP, MTs dan SMPLB hingga SMA, SMK, MA dan SMALB, wajib mengikuti UN, karena levelnya sudah berbeda. Yakni untuk SD, MI dan SDLB serta SMP, MTs dan SMPLB levelnya pendidikan dasar, sedangan untuk SMA, SMK, MA dan SMALB levelnya pendidikan menengah.

Namun demikian, untuk evaluasi akhir bagi siswa SD, MI dan SDLB ini, masih tetap berlaku, serta harus dilaksanakan oleh masing-masing satuan pendidikan. Karena yang dihapus dalam PP Nomor 32 Tahun 2013, Tentang Sistem Pendidikan Nasional tersebut, bukan evaluasi akhir tapi Ujian Nasional.

 
Kamis, 2 Mei 2013
PENYERAHAN PIAGAM PENGHARGAAN KEPADA GURU DAN SISWA BERPRESTASI
Reporter : ENDANG SUMARDI
 

Wakil Walikota Sukabumi, Doktor H. Mulyono, M.M., didampingi Pimpinan DPRD dan unsur Muspida, menyerahkan piagam penghargaan dan trophy kepada para guru dan siswa berprestasi, baik di Tingkat Kota Sukabumi dan Provinsi Jawa Barat, maupun di Tingkat Nasional dan Internasional. Selain itu, Wakil Walikota Sukabumi, beserta Pimpinan DPRD dan unsur Muspida, secara simbolis memberi obat cacing kepada sejumlah sisa SD di Kota Sukabumi.

Penyerahan piagam penghargaan dan trophy, serta pemberian obat cacing tersebut, dilakukan pada upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) Tingkat Kota Sukabumi Tahun 2013, bertempat di Lapangan Merdeka Kota Sukabumi, hari Kamis, 2 Mei 2013.

Adapun yang bertindak selaku Inspektur Upacara, Wakil Walikota Sukabumi, Doktor H. Mulyono, M.M., Perwira Upacara, Paur Provtek Setukpa Lemdikpol Sukabumi, Kompol Samuri, Komandan Upacara, Dankisis Setukpa Lemdikpol Sukabumi, AKP Liliade, S.Sos., Pembaca Naskah Pancasila, Inspektur Upacara, Pembaca Naskah Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945, Fadli Priambudi, Kelompok Pengibar Bendera (Pokibra), Purna Paskibraka Indonesia (PPI) Kota Sukabumi Tahun 2012, Korsik, Marching Band Gema Swara Korpri Kota Sukabumi, serta Paduan Suara, Merah Putih Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (P dan K) Kota Sukabumi.

Sedangkan peserta upacara, terdiri dari Perwira Pertama Setukpa Lemdikpol Sukabumi, PNS Setukpa Lemdikpol Sukabumi, PGRI, Korpri, OKP, KNPI, Mahasiswa, Pelajar SMA, SMK, MA, SMP dan MTs, serta Pramuka, PPI Kota Sukabumi dan PMR.

Upacara Hardiknas Tingkat Kota Sukabumi tersebut, dimeriahkan kolaborasi Tari, Seni, Silat dan Drumband (Tasipada), kreasi Dinas P dan K Kota Sukabumi, yang dipentaskan oleh ratusan siswa SD, SMP dan SMA se Kota Sukabumi.

Hadir dalam kesempatan tersebut, Sekretaris Daerah Kota Sukabumi, para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), para Camat dan Lurah, Pimpinan Instansi Vertikal, Direktur BUMN dan BUMD, Rektor Universitas, para Direktur Politeknik, para Ketua Sekolah Tinggi, para Kepala Sekolah, para pemerhati pendidikan, para Ketua Organisasi Wanita dan Pemuda, alim ulama, tokoh masyarakat, seniman dan budayawan, serta undangan lainnya.

 
Senin, 22 April 2013
SEBANYAK 5 RIBU 926 SISWA SMP MENGIKUTI UN TAHUN 2013
Reporter : ENDANG SUMARDI
 

Sebanyak 5 ribu 926 siswa SMP, MTs dan Paket B se Kota Sukabumi, selama 4 hari, tepatnya dari tanggal 22 sampai dengan 25 April 2013, mengikuti Ujian Nasional (UN) Tahun 2013. Adapun ke 5 ribu 926 siswa tersebut, terdiri dari 4 ribu 560 siswa SMP, 957 siswa MTs, dan 409 siswa Paket B atau setara SMP. Walikota Sukabumi, H. Mokhamad Muslikh Abdussyukur, S.H., M.Si., Sekretaris Daerah Kota Sukabumi, Doktor H.M.N. Hanafie Zain, M.Si., dan unsur Muspida, didamping Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan instansi terkait, pada hari pertama pelaksanaan UN tersebut, yakni pada hari Senin, 22 April 2013, melakukan Inspeksi Mendadak (Sidak) ke sejumlah sekolah.

Adapun sekolah-sekolah yang disidak oleh Walikota Sukabumi, diantaranya SMP Negeri 15, SMP Negeri 5, dan SMP Muhammadiyah. Sedangkan sekolah-sekolah yang disidak oleh Sekretaris Daerah Kota Sukabumi, diantaranya SMP Negeri 10, SMP Negeri 11, dan MTs Negeri 1 Gedong Panjang. Pelaksanaan UN di sejumlah sekolah khususnya yang disidak oleh Walikota Sukabumi dan Sekretaris Daerah Kota Sukabumi tersebut, pada umumnya berjalan lancar, aman dan tertib, tidak ada suatu hambatan apapun yang berarti.

Baik Walikota Sukabumi maupun Sekretaris Daerah Kota Sukabumi berharap, para siswa yang mengikuti UN tersebut dapat lulus seratus persen, seperti pada tahun-tahun sebelumnya. Ditandaskannya, kelulusan para siswa tersebut, dapat berpengaruh pada peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Sukabumi. Selain itu, juga pada upaya pencapaian Visi Pembangunan Kota Sukabumi, yakni Terwujudnya Kota Sukabumi, Sebagai Pusat Pelayanan Berkualitas Bidang Pendidikan, serta Visi Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi, yakni mewujudkan Kota Sukabumi yang cerdas, sehat dan sejahtera, baik lahir maupun batin.

Yang tidak kalah penting, kelulusan para siswa tersebut, juga dapat berpengaruh terhadap kualitas kinerja kepala sekolah, guru dan siswa, khususnya dalam melakukan proses Kegiatan Belajar Mengajar (KBM). Sedangkan hal lainnya yang sangat membanggakan dari pelaksanaan UN ini, yakni adanya kebersamaan antara pemerintah dengan unsur Muspida, termasuk dengan warga masyarakat, sektor swasta, dan peran media massa, baik media cetak maupun media elektronik. Dengan demikian, pelaksanaan UN ini, khususnya di Kota Sukabumi, dapat berjalan dengan lancar dan tertib, tidak ada suatu hambatan apapun yang berarti.

 
Selasa, 5 Maret 2013
SISWA SD DAN SMP SEDANG IKUTI O2SN TINGKAT KOTA SUKABUMI TAHUN 2013
Reporter : ENDANG SUMARDI
 

Siswa SD dan SMP se Kota Sukabumi, saat ini sedang mengikuti Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN), Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N), Olimpiade Sains Nasional (OSN), dan Apresiasi Seni Sastra Sunda Tingkat Kota Sukabumi Tahun 2013. Kegiatan tersebut, dibuka secara resmi oleh Walikota Sukabumi, H. Mokhamad Muslikh Abdussyukur, S.H., M.Si., tepatnya pada hari Senin, 4 Maret 2013, bertempat di Stadion Suryakencana Kota Sukabumi.

Dalam kesempatannya, Walikota Sukabumi menjelaskan, kegiatan O2SN, FLS2N, OSN, dan Apresiasi Seni Sastra Sunda Tingkat Kota Sukabumi Tahun 2013 ini, merupakan salah satu bentuk dan wujud nyata, dalam upaya menggali potensi anak-anak peserta didik SD dan SMP, supaya dapat tumbuh dan berkembang, baik jasmaninya maupun rokhaninya, serta memiliki kesiapan dalam memasuki pendidikan lebih lanjut.

Dijelaskan pula, dalam mewujudkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas, sangat penting dilakukan berbagai upaya, untuk menumbuhkan daya kreatifitas, terutama pada usia remaja. Karena pada usia tersebut, merupakan kesempatan emas, dalam menanamkan berbagai ide, khususnya tentang etika, moral dan cara belajar yang baik, serta kesempatan untuk menggali potensi diri dalam bidang seni dan budaya.

Walikota Sukabumi berharap, seluruh siswa SD dan SMP di Kota Sukabumi, agar senantiasa berkreasi, supaya dapat tumbuh menjadi generasi yang cerdas, sehat dan saleh, cageur, bageur, bener, pinter jeung singer, dilandasi keimanan dan ketaqwaan, sehingga dapat berguna bagi masyarakat, bangsa dan negara.

Hal tersebut, menurut Walikota Sukabumi, sesuai dengan Visi Pembangunan Kota Sukabumi Tahun 2005-2025, yakni Terwujudnya Kota Sukabumi, Sebagai Pusat Pelayanan Berkualitas Bidang Pendidikan, Kesehatan dan Perdagangan di Jawa Barat, Berlandaskan Iman dan Taqwa.

Selain itu, juga sesuai dengan Visi Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi Tahun 2008-2013, yakni Dengan iman dan taqwa, mewujudkan pemerintahan yang amanah berparadigma surgawi, menuju Kota Sukabumi yang cerdas, sehat dan sejahtera, baik lahir maupun batin, dilandasi nilai-nilai fhilosofis, Shidiq, Tabligh, Amanah, Fathonah.

 
Senin, 4 Februari 2013
WALIKOTA SUKABUMI MELEPAS KAFILAH PAI SISWA SD TAHUN 2013
Reporter : ENDANG SUMARDI
 

Walikota Sukabumi, H. Mokhamad Muslikh Abdussyukur, S.H., M.Si., hari Senin, 4 Februari 2013, bertempat di Ruangan Pertemuan Setda Kota Sukabumi, secara resmi melepas Kafilah Pendidikan Agama Islam (PAI) Siswa SD Kota Sukabumi, untuk mengikuti Pentas PAI Siswa SD Tingkat Jawa Barat Tahun 2013, yang akan dilaksanakan selama 2 hari, tepatnya pada hari Selasa dan Rabu, tanggal 5 dan 6 Februari 2013, di Kota Tasikmalaya.

Dalam sambtutannya, Walikota Sukabumi meminta kepada kafilah Kota Sukabumi, agar senantiasa menjaga kekompakan, kebersamaan, persatuan dan kesatuan, serta kesehatan dan kebugaran, termasuk berlatih dan semangat juang yang tinggi. Dengan demikian, kafilah dari Kota Sukabumi ini dapat tampil dengan baik dan optimal, serta bisa meraih prestasi yang dapat membanggakan semua pihak, sekaligus dapat membawa harum nama Kota Sukabumi di tingkat regional Jawa Barat.

Ditandaskannya, kendati bidang keagamaan merupakan kewenangan Pemerintah Pusat, namun Pemerintah Kota Sukabumi senantiasa berupaya optimal ikut serta membantu kemajuan bidang keagamaan. Diantaranya dengan memberikan bantuan pendidikan dan sarana keagamaan, termasuk memberikan bantuan honorarium terhadap guru-guru di lembaga pendidikan keagamaan, yang ada di bawah naungan Kementerian Agama, dari mulai RA, MD, MI, MTs dan MA, hingga Perguruan Tinggi (PT).

Sementara Kasi Pendidikan Agama Islam (PAIS) Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (P dan K) Kota Sukabumi, selaku Pimpinan Kafilah, Drs. Asep Hidayat, M.M. menjelaskan, kafilah Kota Sukabumi ini seluruhnya berjumlah 42 orang, yang terdiri dari 29 orang peserta pentas, dan 13 orang official, yang terdiri dari 7 Ketua Kelompok Kerja Guru (KKG) Kecamatan, Pengawas PAI dan Pembina.

Adapun cabang pentas yang akan diikuti kafilah Kota Sukabumi, seluruhnya berjumlah 7 cabang pentas. Antara lain Musabaqoh Tilawatil Quran dan Saritilawahnya putera-puteri, Hifdil Quran putera-puteri, Pildacil putera-puteri, Kesempurnaan Solat putera-puteri, Kaligrafi putera-puteri, Lomba Cerdas Cermat (LCC), dan Qasidah.

Dalam kesempatan tersebut, Walikota Sukabumi menyerahkan Uang Kadeudeuh kepada Pimpinan Kafilah. Sedangkan para pejabat yang hadir dalam kesempatan tersebut, diantaranya Sekretaris Daerah Kota Sukabumi, Doktor H.M.N. Hanafie Zain, M.Si., Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Sukabumi, H. Deden Solehudin, S.Ag., M.M., para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, dan undangan lainnya.

 
Sabtu, 26 Januari 2013
65 PERSEN MAHASISWA BSI SUDAH TERSERAP BERBAGAI PERUSAHAAN
Reporter : ENDANG SUMARDI
 

Kepala BSI Career Center (BCC), Heri Kuswara, S.E., S.Kom., didampingi Kepala Kampus BSI Sukabumi, Taufik Baedowi, M.Kom. menjelaskan, sebanyak 50 persen mahasiswa dan alumni Bina Sarana Informatika (BSI), sudah terserap oleh berbagai perusahaan. Diantaranya perbankan, asuransi, retail, leasing dan sebagainya.

Demikian pula jumlah mahasiswa dan alumni BSI Sukabumi yang membuka usaha sendiri, dalam setiap tahunnya senantiasa mengalami peningkatan yang cukup signifikan. Bahkan pada tahun ini, peningkatannya mencapai 150 persen. Dikatakannya, mahasiswa dan alumni BSI yang membuka usaha sendiri tersebut, diantaranya bergerak dalam bidang Informasi dan Teknologi (IT), Busana, Tas, Makanan, Minuman, Jamur Tiram dan sebagainya. Dikatakan pula, dengan terus meningkatnya jumlah mahasiswa dan alumni BSI, khususnya yang membuka usaha sendiri tersebut, menandakan naluri bisnis mahasiswa dan alumni BSI tersebut sudah berjalan dengan baik.

Keberhasilan tersebut, merupakan keberhasilan BSI, yang senantiasa berupaya optimal meningkatkan kualitas pendidikan, guna membangun sekaligus meningkatkan daya saing peserta didik dan lulusan BSI, melalui berbagai program dan pola pembelajaran yang lebih kreatif dan terarah, sesuai dengan Visi BSI.

Selain itu, BSI juga senantiasa memberi pendidikan wirausaha kepada seluruh mahasiswa, termasuk kuliah khusus dan seminar, bekerja sama dengan dunia usaha dan industri, serta instansi dan lembaga terkait lainnya. Hal tersebut dilakukan, guna meningkatkan kualitas peserta didik dan lulusan BSI, supaya mampu dan lebih peka terhadap setiap objek, khususnya yang dapat dijadikan lahan usaha. Adapun program yang dilaksanakan BSI dalam bidang tersebut, lebih dititikberatkan pada bidang usaha dan industri kreatif, yang menjadi daya pikat tersendiri.

Kepala BSI Career Center (BCC), Heri Kuswara, S.E., S.Kom. dan Kepala Kampus BSI Sukabumi, Taufik Baedowi, M.Kom. mengatakan, dengan banyaknya mahasiswa dan alumni BSI yang berminat membuka usaha sendiri, Dirjen Pendidikan Tinggi (Dikti) Kementerian Pendidikan dan Kebuadayaan RI, memberikan bantuan modal untuk usaha, kepada mahasiswa dan alumni BSI yang akan membuka usaha sendiri. Untuk itu, bagi mahasiswa dan alumni BSI yang berminat membuka usaha sendiri, khususnya yang belum memiliki modal sendiri, pihak BSI memberikan peluang dan kesempatan kepada mahasiswa dan alumni tersebut, dengan mengirimkan konsep jenis usaha yang akan dilakukan, untuk diajukan oleh pihak BSI kepada pihak perbankan, atau kepada lembaga keuangan lainnya, guna mendapatkan modal usaha.

Ditandaskannya, pihak BSI siap menjadi penjamin bagi pihak bank atau lembaga keuangan lainnya. Namun sebelum diajukan kepada pihak bank atau lembaga keuangan lainnya, terlebih dahulu akan dilakukan analisa oleh tim dari BSI, layak atau tidaknya mendapatkan bantuan modal usaha.

 
Jumat, 25 Januari 2013
STH PASUNDAN TERIMA PENDAFTARAN MAHASISWA BARU TAHUN 2013-2014
Reporter : ENDANG SUMARDI
 

Sekolah Tinggi Hukum (STH) Pasundan Sukabumi, mulai bulan Februari 2013, menerima Pendaftaran Mahasiswa Baru (PMB), Tahun Akademik 2013-2014, bagi lulusan SMA, SMK dan MA, serta lulusan Kejar Paket C, termasuk mahasiswa pindahan, baik dari Jurusan Ilmu Hukum maupun dari Jurusan Ilmu Non Hukum, atau melanjutkan kuliah yang berasal dari Jurusan Ilmu Hukum dan Non Ilmu Hukum.

Untuk itu, Ketua STH Pasundan Sukabumi, Nicke Siti Rahayu, S.H., M.H., menghimbau kepada lulusan SMA, SMK dan MA, serta lulusan Kejar Paket C, yang berminat menjadi akhli hukum untuk jenjang S-1 atau Strata Satu, dengan biaya murah, cepat lulus dan berkualitas, termasuk mahasiswa yang akan pindah atau yang akan melanjutkan kuliah ke STH Pasundan Sukabumi, agar mendaftar ke Sekretariat PMB STH Pasundan Sukabumi, di Kampus STH Pasundan, Jalan Pasundan Nomor 117 Kota Sukabumi.

Adapun syarat-syarat pendaftaran, antara lain mengisi formulir pendaftaran, yang dilampiri photo copy Surat Tanda Tamat Belajar (STTB) dan Surat Tanda Kelulusan (STK) masing-masing 1 lembar, pas photo berwarna ukuran 2 kali 3 dan 3 kali 4 centi meter masing-masing 2 lembar, photo copy identitas diri 1 lembar, serta bagi mahasiswa pindahan photo copy Ijazah dan Transkrip Nilai masing-masing 1 lembar, atau pendaftaran secara online di website: www.sth-pasundan.ac.id.

Menyinggung ujian masuk, menurut Ketua STH Pasundan Sukabumi, akan dilaksanakan ujian secara tertulis, dengan mata ujian terdiri dari PPKn, IPS, Bahasa Inggeris dan Bahasa Indonesia. Sedangkan waktu dan tanggal pelaksanaan ujian masuk, akan diinformasikan pada saat calon mahasiswa melakukan pendaftaran, dan daftar ulang akan diinformasikan setelah calon mahasiswa lulus ujian masuk.

Sementara fasilitas yang tersedia, antara lain Gedung Kampus milik sendiri, Tenaga Dosen dari Yayasan Perguruan Tinggi (Dikti) Pasundan, Koordinator Perguruan Tinggi Swasta (Kopertis) Wilayah IV Jawa Barat dan Banten, LB dari Universitas Padjadjaran Bandung (UNPAD), LB dari Praktisi Hukum, LB dari Kepolisian dan LB dari Pemerintah Daerah, Bea Siswa bagi mahasiswa yang berprestasi dan tidak mampu, Laboratorium Klinis Hukum, Biro Bantuan Hukum dan Konsultasi Hukum, Laboratorium Bahasa Inggeris dan Komputer, serta Perpustakaan. Selanjutnya unit kegiatan mahasiswa, antara lain Pencinta Alam, Paduan Suara, Futsal, Keagamaan dan Penalaran.

Sedangkan prestasi yang telah berhasil diraih STH Pasundan Sukabumi belum lama ini, seperti diungkapkan Ketua STH Pasundan Sukabumi, diantaranya meningkatkan akreditasi, dari Akreditasi C menjadi Akreditasi B atau Baik. Dikatakannya, keberhasilan tersebut menjadi kebanggaan bagi semua pihak, baik bagi Pemerintah Kota Sukabumi beserta instansi dan lembaga terkait lainnya, maupun bagi warga masyarakat, khususnya bagi pihak STH Pasundan Sukabumi dan Yayasan Dikti Pasundan.

Dikatakan pula, keberhasilan dalam meningkatkan akreditasi tersebut, dipersiapkan selama lebih kurang dua tahun. Adapun persyaratan untuk meningkatkan akreditasi tersebut, diantaranya mengisi Borang atau Daftar Isian Akreditasi, yang disediakan oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN PT), dan persyaratan lainnya.

 
Selasa, 22 Januari 2013
CAMAT WARUDOYONG MENERIMA 51 MAHASISWA UIN SGD BANDUNG
Reporter : ENDANG SUMARDI
 

Camat Warudoyong Kota Sukabumi, Yadi Mulyadi, S.STP., M.Si., bertempat di Ruangan Pertemuan Kecamatan Warudoyong, secara resmi menerima kedatangan sebanyak 51 orang mahasiswa Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati (UIN SGD) Bandung, yang akan melakukan Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) di wilayah Kecamatan Warudoyong selama 1 bulan, tepatnya dari tanggal 21 Januari sampai dengan 21 Februari 2013.

Hadir dalam kesempatan tersebut, Sekretaris Kecamatan Warudoyong, Dodi Supriadi, S.Ag., M.M., para Lurah dan para Kasi se Kecamatan Warudoyong, serta tokoh masyarakat, alim ulama, pemuda, wanita dan undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Camat Warudoyong menjelaskan, kehadiran ke-51 orang mahasiswa UIN SGD Bandung, yang akan melakukan KKM di wilayah Kecamatan Warudoyong ini, akan ditempatkan di 2 kelurahan, yakni di Kelurahan Warudoyong dan Kelurahan Dayeuhluhur.

Diharapkannya, dengan kehadiran ke-51 orang mahasiswa di Kecamatan Warudoyong ini, dapat memberikan kontribusi secara positif, khususnya dalam meningkatkan pengetahuan, wawasan dan keterampilan, termasuk keimanan dan ketaqwaan, serta akhlak yang baik atau akhlakul karimah warga masyarakat Kecamatan Warudoyong, khususnya di Kelurahan Warudoyong dan Kelurahan Dayeuhluhur.

Sedangkan kepada seluruh aparat wilayah kecamatan dan kelurahan se Kecamatan Warudoyong, Camat Warudoyong mengharapkan, agar senantiasa meningkatkan kebersamaan, persatuan dan kesatuan, khususnya dalam memberikan pelayanan kepada segenap lapisan warga masyarakat di berbagai bidang, baik bidang pemerintahan dan pembangunan, maupun bidang kemasyarakatan.

Selain itu, khusus kepada Kasi Trantib Kecamatan dan Kelurahan se Kecamatan Warudoyong, termasuk Babinsa, Babin Kamtibmas, serta unsur kecamatan dan kelurahan se Kecamatan Warudoyong, yang telah ditugaskan menjadi petugas piket Satuan Tugas (Satgas) Bencana Alam Kecamatan Warudoyong, agar senantiasa siap siaga, kemungkinan terjadi bencana alam di wilayah Kecamatan Warudoyong, baik bencana alam banjir maupun bencana alam tanah longsor dan sebagainya.

Sementara Ketua Kelompok KKM UIN SGD Bandung, Andri menjelaskan, seluruh mahasiswa UIN SGD Bandung yang melakukan KKM di wilayah Kecamatan Warudoyong ini, akan berupaya optimal memberikan pencerahan dan pemberdayaan warga masyarakat Kecamatan Warudoyong, khususnya di Kelurahan Warudoyong dan Kelurahan Dayeuhluhur, termasuk meningkatkan pengetahuan, wawasan dan keterampilan, keimanan dan ketaqwaan, serta akhlakul karimah ke arah yang lebih baik lagi, sesuai dengan moto KKM, yakni memelihara tradisi dan inovasi menuju kebaikan.

 
Senin, 21 Januari 2013
WALIKOTA SUKABUMI BUKA PEKAN KREATIFITAS SISWA TAHUN 2013
Reporter : ENDANG SUMARDI
 

Walikota Sukabumi, H. Mokhamad Muslikh Abdussyukur, S.H., M.Si., hari Senin, 21 Januari 2013, bertempat di Halaman Dinas Pendidikan Kota Sukabumi, secara resmi membuka apresiasi seni dan pekan kreatifitas siswa tahun 2013, ditandai dengan Pemukulan Gong. Hadir dalam kesempatan tersebut, unsur Muspida, para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Instansi Vertikal, para Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) TK-SD Kecamatan, para Kepala Sekolah, Guru, Orang Tuas Siswa dan undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Walikota Sukabumi menjelaskan, pihaknya sangat mendukung dan memberikan apresiasi yang tinggi, atas dilaksanakannya kegiatan apresiasi seni dan pekan kreatifitas siswa tahun 2013 ini. Sebab kegiatan ini sangat positif dan besar manfaatnya bagi semua pihak, baik bagi Pemerintah Kota Sukabumi dan instansi terkait lainnya, maupun bagi warga masyarakat dan orang tua siswa, khususnya bagi para guru dan siswa, dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan dan kreatifitas para peserta didik di Kota Sukabumi.

Ditandaskannya, kecerdasan peserta didik, bukan hanya dilihat dari nilai yang tertera dalam pelajaran umum saja, akan tetapi juga dapat dilihat dari prestasi yang diraih oleh para peserta didik, baik dalam bidang olahraga maupun dalam bidang kesenian. Ditandaskan pula, kegiatan apresiasi seni dan pekan kreatifitas siswa tahun 2013 ini, merupakan salah satu upaya wujud nyata, dalam mengimplementasikan sekaligus mencapai Visi Pembangunan Kota Sukabumi Tahun 2005-2025, yakni Terwujudnya Kota Sukabumi, Sebagai Pusat Pelayanan Berkualitas Bidang Pendidikan, Kesehatan dan Perdagangan di Jawa Barat, Berlandaskan Iman dan Taqwa. Selain itu, juga Visi Pemerintah Kota Sukabumi Tahun 2008-2013, yakni Dengan iman dan taqwa, mewujudkan pemerintahan yang amanah berparadigma surgawi, menuju Kota Sukabumi yang cerdas, sehat dan sejahtera, baik lahir maupun batin, dilandasi nilai-nilai fhilosofis, Shidiq, Tabligh, Amanah, Fathonah.

 
Senin, 21 Januari 2013
SEBANYAK 2.400 MAHASISWA UIN SGD BANDUNG LAKUKAN KKM DI SUKABUMI
Reporter : ENDANG SUMARDI
 

Sebanyak 2.400 orang mahasiswa semester akhir tahun 2013, dari 8 Fakultas Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati (UIN SGD) Bandung, selama 1 bulan tepatnya dari tanggal 21 Januari sampai dengan 21 Februari 2013, melakukan Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) di Sukabumi. Antara lain, sebanyak 350 orang mahasiswa ditempatkan di 19 kelurahan yang tersebar di 7 kecamatan se Kota Sukabumi, dan sebanyak 2 .050 orang mahasiswa ditempatkan di 40 kecamatan yang ada di wilayah Kabupaten Sukabumi.

Adapun ke-2.400 orang mahasiswa tersebut, diserahkan secara resmi oleh Rektor UIN SGD Bandung, Profesor Doktor K.H. Dedi Ismatullah Machdi, S.H., M.H., kepada Wakil Walikota Sukabumi, Doktor H. Mulyono, M.M., bertempat di Gelanggang Olah Raga (GOR) Remaja Merdeka Kota Sukabumi, hari Senin, 21 Januari 2013, ditandai dengan penyerahan Buku Daftar Mahasiswa UIN SGD Bandung.

Hadir dalam kesempatan tersebut, unsur Muspida, para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Instansi Vertikal, para Camat, unsur Muspika, para Lurah, para Dosen Pembimbing UIN SGD Bandung, dan undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Wakil Walikota Sukabumi, Doktor H. Mulyono, M.M., mengucapkan terima kasih kepada segenap civitas akademika, khususnya kepada Rektor UIN SGD Bandung, yang melakukan KKM khususnya di Kota Sukabumi. Diharapkannya, dengan KKM ini, dapat meningkatkan pengetahuan, wawasan dan keterampilan, sekaligus memberdayakan warga masyarakat Kota Sukabumi, khususnya dalam mewujudkan Visi Pembangunan Kota Sukabumi Tahun 2005-2025, yakni Terwujudnya Kota Sukabumi, Sebagai Pusat Pelayanan Berkualitas Bidang Pendidikan, Kesehatan dan Perdagangan di Jawa Barat, Berlandaskan Iman dan Taqwa; serta Visi Pemerintah Kota Sukabumi Tahun 2008-2013, yakni Dengan iman dan taqwa, mewujudkan pemerintahan yang amanah berparadigma surgawi, menuju Kota Sukabumi yang cerdas, sehat dan sejahtera, baik lahir maupun batin, dilandasi nilai-nilai fhilosofis, Shidiq, Tabligh, Amanah, Fathonah.

Sementara Rektor UIN SGD Bandung, Profesor Doktor K.H. Dedi Ismatullah Machdi, S.H., M.H. menjelaskan, pertimbangan dan kebijakan pihaknya melakukan KKM khususnya di Kota Sukabumi ini, karena Kota Sukabumi berhasil menjalankan pemerintahan yang religius, yakni pemerintahan yang amanah berparadigma surgawi.

Dijelaskan pula, selama KKM, ke-2.400 orang mahasiswa tersebut, akan mengaplikasikan berbagai pengetahuan, wawasan dan keterampilan, yang telah didapat selama duduk di bangku kuliah, khususnya dalam memberdayakan warga masyarakat, sesuai dengan pengetahuan dan wawasan, serta keterampilan dan kemampuan warga masyarakat.

 
Sabtu, 19 Januari 2013
DINAS PENDIDIKAN AKAN BERI BEA SISWA KEPADA 1.000 SISWA
Reporter : ENDANG SUMARDI
 

Dinas Pendidikan Kota Sukabumi, dalam tahun 2013 ini, menargetkan akan memberi bea siswa kepada 1.000 siswa, khususnya bagi para siswa yang berasal dari keluarga yang kurang beruntung dari segi ekonomi. Kepala Dinas Pendidikan Kota Sukabumi, Drs. Ayep Supriatna, M.M. menjelaskan, akan diberikannya bea siswa tersebut, karena hingga saat ini masih banyak laporan dari berbagai pihak, yang mengatakan bahwa di Kota Sukabumi masih banyak siswa di berbagai jenjang pendidikan, yang berasal dari keluarga yang kurang beruntung dari segi ekonomi.

Ditandaskannya, rencana akan diberikannya bea siswa kepada 1.000 siswa tersebut, diperuntukan bagi para siswa di seluruh jenjang pendidikan, dari mulai jenjang pendidikan SD dan SMP, serta SMP dan MTs, hingga jenjang pendidikan SMA dan SMK. Ditandaskan pula, akan diberikannya bea siswa tersebut, dalam rangka upaya mewujudkan pemerataan pendidikan, yang berpihak pada siswa yang berasal dari keluarga yang kurang beruntung dari segi ekonomi. Sedangkan jenis bea siswa yang akan diberikan tersebut, diantaranya pemberian paket seragam sekolah. Maksud dan tujuannya, supaya para siswa tersebut, memiliki seragam sekolah yang layak, sehingga dapat memacu semangat para siswa tersebut, khususnya dalam melakukan proses Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) di sekolahnya masing-masing. Kepala Dinas Pendidikan Kota Sukabumi mengungkapkan, program pemberian bea siswa tersebut, merupakan program tahunan Dinas Pendidikan Kota Sukabumi. Namun pemberian bea siswa tersebut, dalam tahun 2013 ini jumlahnya lebih banyak, apabila dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya.

Menyinggung upaya yang dilakukan Dinas Pendidikan Kota Sukabumi, khususnya dalam mencapai berbagai keberhasilan pendidikan di Kota Sukabumi selama selama kurun waktu 5 tahun, tepatnya dari tahun 2008 sampai dengan tahun 2013, seperti dikatakan Kepala Dinas Pendidikan Kota Sukabumi, diantaranya rata-rata lama pendidikan di sekolah, pada tahun 2012 sudah mencapai 11, 22 tahun. Hal tersebnut menandakan, bahwa jenjang minimal pendidikan warga masyarakat Kota Sukabumi, saat ini sudah berpendidikan SMA.

Selanjutnya angka melek huruf, di Kota Sukabumi saat ini sudah mencapai angka 100 persen, khususnya bagi warga masyarakat yang berusia di bawah 70 tahun, atau seluruh warga masyarakat Kota Sukabumi yang berusia di bawah 70 tahun, sudah bisa membaca. Demikian pula hasil Ujian Nasional (UN), Kota Sukabumi masuk dalam tiga besar se Jawa Barat. Karena dalam tahun pelajaran 2011-2012, seluruh siswa di Kota Sukabumi dari berbagai jenjang pendidikan, dari mulai jenjang pendidikan SD dan MI, serta SMP dan MTs, hingga jenjang pendidikan SMA, SMK dan MA, lulus 100 persen.

 
Senin, 3 Desember 2012
SEBANYAK 25 PERSEN MAHASISWA BSI SUDAH TERSERAP OLEH DUNIA USAHA
Reporter : ENDANG SUMARDI
 

Sebanyak 25 persen mahasiswa dan alumni Bina Sarana Informatika (BSI), sudah terserap oleh berbagai dunia usaha dan industri. Demikian disampaikan Kepala Bagian BSI Career Center, Heri Kuswara, S.E., S.Kom., didampingi Pimpinan BSI Sukabumi, Taufik Baedewi, M.Kom., saat dikonfirmasi RSPD FM Kota Sukabumi, Situs Resmi Pemerintah Kota Sukabumi, www.sukabumikota.go.id, dan Majalah Berita Kota Sukabumi, baru-baru ini.

Dijelaskannya, keberhasilan tersebut ditempuh melalui berbagai cara dan upaya, diantaranya melalui kegiatan Career and Entrepreuneurship Fair (CEF) BSI dan bursa kerja, melibatkan puluhan perusahaan, yang bergerak dalam berbagai bidang, diantaranya perbankan, asuransi dan ritel. Dijelaskan pula, kegiatan tersebut dilaksanakan secara rutin setiap tahun. Adapun maksud dan tujuanya, untuk meningkatkan dan mengembangkan kerja sama, antara BSI dengan berbagai perusahaan, sekaligus untuk meningkatkan dan mengembangkan penyaluran para alumni BSI, ke berbagai perusahaan.

Kepala Bagian BSI Career Center dan Pimpinan BSI Sukabumi mengungkapkan, dalam setiap melaksanakan kegiatan CEF BSI dan bursa kerja khususnya di Sukabumi, senantiasa diikuti oleh 500 orang lebih alumi BSI dan masyarakat umum. Dari jumlah tersebut, sebanyak 25 sampai dengan 30 persen, terserap oleh berbagai perusahaan. Sedangkan jumlah perusahaan yang telah menjalin kerja sama dengan BSI Sukabumi, dalam tahun 2012 ini mencapai 32 perusahaan, atau mengalami peningkatan sebanyak 8 perusahaan dari tahun lalu, yang mencapai 24 perusahaan. Sementara jumlah mahasiswa dan alumni BSI Sukabumi yang membuka wirausaha sendiri, mengalami peningkatan yang cukup signifikan, yakni mencapai 150 persen dari tahun lalu. Demikian pula jumlah alumni BSI Sukabumi yang langsung direkrut oleh berbagai perusahaan, industri dan lembaga keuangan, mencapai 25 persen.

Ditandaskannya, dengan senantiasa meningkatnya jumlah mahasiswa dan alumni BSI yang membuka wirausaha sendiri tersebut, merupakan salah satu wujud nyata, bahwa insting bisnis mahasiswa dan alumni BSI, mengalami peningkatan dan pengembangan yang cukup positif dan signifikan. Ditandaskan pula, para mahasiswa dan alumi BSI yang membuka wirausaha sendiri tersebut, bergerak dalam bidang kuliner makanan ringan, clothing dan sebagainya.

Kepala Bagian BSI Career Center dan Pimpinan BSI Sukabumi juga menandaskan, bagi para mahasiswa BSI yang akan membuka wirausaha sendiri yang tidak atau belum memiliki modal sendiri, pihak BSI memberikan peluang kepada para mahasiswa tersebut, untuk mengirimkan proposal konsep wirausaha yang akan dilaksanakan oleh masing-masing mahasiswa tersebut, untuk diusahakan kembali oleh pihak BSI, supaya para mahasiswa tersebut mendapatkan modal awal, baik melalui perbankan maupun melalui lembaga keuangan lainnya, dan pihak BSI siap menjadi penjamin. Namun demikian, untuk mendapatkan modal tersebut, pihak BSI akan menganalisa terlebih dahulu, khususnya mengenai kelayakan dan jenis wirausaha yang akan dilaksanakan oleh para mahasiswa tersebut.

 
Sabtu, 25 Juni 2011
SDN BABAKAN SIRNA I DAN II KOTA SUKABUMI LEPAS SISWA KELAS 6
Reporter : ENDANG SUMARDI
 

SDN Babakan Sirna I dan II Kelurahan Benteng, Kecamatan Warudoyong, Kota Sukabumi, hari Sabtu, 25 Juni 2011, secara resmi melepas siswa kelas 6. Acara pelepasan yang dimeriahkan oleh berbagai pentas seni tradisional dan modern ini, dihadiri Kepala UPT TK-SD Warudoyong, Kepala SDN Babakan Sirna, Ketua Komite SDN Babakan Sirna, Dewan Guru dan Tata Usaha, jajaran pengurus Komite Sekolah dan Komite Kelas, Orang Tua, para Siswa dan undangan lainnya.

Kepala SDN Babakan Sirna II Kota Sukabumi, Ecep Suriat, S.Pdi., dalam sambutannya menjelaskan, siswa kelas 6 SDN Babakan Sirna I dan II Tahun Pelajaran 2010-2011, seluruhnya berjumlah 67 siswa, yakni 32 siswa SDN Babakan Sirna I dan 35 siswa SDN Babakan Sirna II. Dikatakannya, para siswa tersebut, seluruhnya dinyatakan lulus dalam mengikuti Ujian Nasional (UN) Tahun Pelajaran 2010-2011, dengan meraih nilai yang cukup baik, serta memuaskan dan membanggakan semua pihak.

Adapun nilai terendah UN mata pelajaran Bahasa Indonesia 6,60 dan tertinggi 8,80, nilai Matematika terendah 6,50 dan tertinggi 9,00, serta nilai Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) terendah 6,50 dan tertinggi 8,50. Ditandaskannya, keberhasilan tersebut merupakan keberhasilan semua pihak, khususnya pihak sekolah, dewan guru dan para siswa, dalam melakukan proses Kegiatan Belajar Mengajar (KBM). Selain itu, juga tidak terlepas dari dukungan Komite Sekolah, Komite Kelas dan Orang Tua, serta Pemerintah Kota Sukabumi dan Dinas-Instansi terkait.

Diharapkannya, seluruh siswa kelas 6 SDN Babakan Sirna I dan II ini, dapat melanjutkan sekolah ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi, baik ke SMP maupun ke MTs. Karena seluruh SMP dan MTs yang ada di wilayah Kota Sukabumi, telah diinstruksikan oleh Walikota Sukabumi, untuk menampung seluruh lulusan SD dan MI Tahun Pelajaran 2010-2011. Bahkan untuk lulusan SD dan MI Tahun Pelajaran 2010-2011 yang tidak mampu, akan dibantu oleh Pemerintah Kota Sukabumi, dengan diberi bantuan bea siswa.

Sementara Ketua Komite SDN Babakan Sirna, Endang Sumardi, dalam sambutannya mengucapkan terima kasih yang sedalam-dalamnya kepada Kepala Sekolah, Dewan Guru dan Tata Usaha SDN Babakan Sirna I dan II, yang telah berupaya optimal membimbing dan mendidik seluruh siswa, sehingga siswa SDN Babakan Sirna I dan II ini, banyak yang berhasil meraih prestasi yang cukup memuaskan dan membanggakan semua pihak, baik dalam intra kurikuler maupun ekstra kurikuler.

Selain itu, seluruh siswa kelas 6 SDN Babakan Sirna I dan II ini, dinyatakan lulus dalam menempuh UN Tahun Pelajaran 2010-2011, dengan meraih nilai yang cukup baik, serta memuaskan dan membanggakan semua pihak. Diharapkannya, berbagai pengorbanan dan kerja keras Kepala Sekolah, Dewan Guru dan Tata Usaha SDN Babakan Sirna I dan II, dalam membimbing dan mendidik seluruh siswa SDN Babakan Sirna I dan II ini, senantiasa dijadikan lumbung amal soleh, serta mendapat balasan berlipat ganda dari Allah Taalla.

 
Rabu, 22 Juni 2011
TINGKAT KELULUSAN UN SISWA SD DAN MI TAHUN 2010-2011 RATA-RATA 100 PERSEN
Reporter : ENDANG SUMARDI
 

Tingkat kelulusan Ujian Nasional (UN) siswa SD dan MI Tahun Pelajaran 2010-2011, di seluruh Kota dan Kabupaten di Jawa Barat, rata-rata mencapai 100 persen, dengan nilai rata-rata UN mengalami peningkatan yang cukup signifikan, apabila dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya.

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat, Profesor Doktor H. Moh. Wahyudin Zarkasyi, CPA., menjelaskan kepada wartawan media cetak dan elektronik, rata-rata nilai UN siswa SD dan MI dalam tahun pelajaran 2010-2011 ini, dari tiga mata pelajaran yang diraih Provinsi Jawa Barat, cukup memuaskan dan membanggakan semua pihak. Antara lain, Bahasa Indonesia 7,80, Matematika 7,21, dan Ilmu Pengetrahuan Alam (IPA) 7,33, dengan jumlah rata-rata 22,34.

Sementara rata-rata nilai UN pada tahun pelajaran sebelumnya yang diraih Provinsi Jawa Barat, untuk tiga mata pelajaran tersebut, yakni Bahasa Indonesia 6,93, Matematika 7,25, dan IPA 7,10, dengan jumlah rata-rata 21,28. Adapun jumlah peserta UN SD dan MI Tahun Pelajaran 2010-2011 ini, mencapai 784 ribu 211 siswa. Sedangkan pada tahun pelajaran yang lalu, mencapai 777 ribu 444 siswa.

Peningkatan kualitas kelulusan UN siswa SD dan MI Tahun Pelajaran 2010-2011 ini, khususnya di Kota Sukabumi, sesuai dengan harapkan Walikota Sukabumi, H. Mokhamad Muslikh Abdussyukur, S.H., M.Si., yang disampaikan saat melakukan Inspeksi Mendadak (Sidak) Pelaksanaan UN Siswa SD dan MI Tahun Pelajaran 2010-2011, ke sejumlah SD dan MI di Kota Sukabumi.

Selain itu, Walikota Sukabumi juga mengharapkan, seluruh lulusan SD dan MI Tahun Pelajaran 2010-2011 ini, supaya melanjutkan pendidikan ke jenjang persekolahan yang lebih tinggi, baik ke SMP maupun ke MTs. Maksud dan tujuannya, untuk menunjang kelancaran dan keberhasilan Program Wajib Belajar Pendidikan Dasar (Wajardikdas) 12 Tahun.

Ditandaskannya, untuk menunjang kelancaran dan keberhasilan program tersebut, Pemerintah Kota Sukabumi siap mengakomodir para lulusan SD dan MI Tahun Pelajaran 2010-2011 ini, untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang persekolah yang lebih tinggi, baik ke SMP maupun ke MTs.

Untuk itu, Walikota Sukabumi telah menginstruksikan kepada setiap SMP dan MTs yang ada di wilayah Kota Sukabumi, supaya menampung para lulusan SD dan MI Tahun Pelajaran 2010-2011 ini. Disamping itu, Pemerintah Kota Sukabumi juga telah siap untuk mengakomodir para lulusan SD dan MI Tahun Pelajaran 2010-2011 yang tidak mampu, guna melanjutkan pendidikan ke jenjang persekolahan yang lebih tinggi, baik ke SMP maupun ke MTs, dengan diberi bantuan bea siswa pendidikan.

 
Sabtu, 28 Mei 2011
SELURUH MAHASISWA PASIM SUKABUMI DIHARUSKAN MENGENAL IT
Reporter : ENDANG SUMARDI
 

Seluruh mahasiswa PASIM Sukabumi, diharuskan mengenal dan memanfaatkan perkembangan Informasi Teknologi (IT), melalui dunia maya internet secara positif. Hal tersebut disampaikan Ketua PASIM Sukabumi, Doktor Fajar Laksana, S.E., CQM., M.M., pada sela-sela Seminar Peningkatan Kualitas Internet Sehat dan Aman atau Instan, yang diselenggarakan oleh STIMIK PASIM AL-Fath Sukabumi, hari Kamis, 26 Mei 2011, bertempat di Komplek Pesantren Dzikir AL-Fath Kota Sukabumi.

Dikatakannya, berbicara IT khususnya yang berkaitan dengan perangkat IT, pihaknya telah melakukan kerja sama dengan berbagai pihak terkait, ter-utama yang bergerak dalam bidang IT. Selain itu, pihaknya juga memiliki program Laptop murah, bagi seluruh mahasiswa PASIM. Maksud dan tujuannya, untuk lebih memberikan keleluasaan kepada seluruh mahasiswa, dalam menggunakan dan memanfaatkan Laptop, khususnya dalam melakukan pembelajaran dan mengenal IT secara positif.

Ketua PASIM Sukabumi menandaskan, seluruh mahasiswa yang menggunakan Laptop tersebut, dapat bertatap muka secara langsung dengan dosen mahasiswa masing-masing, khususnya dalam membahas suatu mata pelajaran. Ditandaskan pula, dengan menggunakan Laptop tersebut, para mahasiswa dapat lebih efektif, khususnya dalam mengenal dan memanfaatkan IT secara positif.

Dalam pada itu, Ketua Umum Komunitas IT Sukabumi (KITS), Ahmad Gunawan mengatakan, program KITS di STIMIK PASIM Sukabumi sudah berjalan selama 4 bulan, tepatnya sejak bulan Februari 2011 yang lalu. Sedangkan anggota KITS yang berasal dari mahasiswa STIMIK PASIM Sukabumi dan mahasiswa lainnya dari luar Sukabumi, saat ini berjumlah 85 orang.

Adapun visi yang diemban KITS, yakni terwujudnya perkembangan IT Sukabumi, khususnya di bidang sosial dan pendidikan. Sementara misi yang diemban KITS, yakni menciptakan IT Sukabumi ke arah yang lebih baik dan inovatif, mengembangkan open source dan open content di dunia sosial dan pendidikan, serta menciptakan dunia sosial dan pendidikan yang lebih aktif menggunakan Teknologi Informasi dan Komunikasi atau TIK, untuk mendukung produktifitas. Sedangkan program yang sedang dijalankan KITS saat ini, yakni melakukan workshop, pembuatan web site dan microtic system, untuk pendukung akses internet, bagi para pelajar, mahasiswa dan guru di Sukabumi.

 
Jumat, 27 Mei 2011
PEMKOT SUKABUMI BERUPAYA OPTIMAL HINDARI ADANYA SISWA YANG DO
Reporter : ENDANG SUMARDI
 

Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi, senantiasa berupaya optimal menghindari dan mengantisipasi adanya siswa yang Drop Out (DO) atau putus sekolah. Upaya tersebut, seperti dijelaskan Wakil Walikota Sukabumi, Doktor H. Mulyono, M.M., yakni setiap Guru Bimbingan dan Penyuluhan (BP) atau Wali Kelas di Kota Sukabumi, diwajibkan mengunjungi rumah para peserta didik, khususnya para peserta didik yang terancam DO, dengan memberikan motivasi kepada peserta didik tersebut, untuk tetap bersekolah.

Selain itu, Pemerintah Kota Sukabumi juga senantiasa berupaya optimal memberikan bea siswa, kepada para peserta didik, yang secara ekonomi kurang mampu. Yang tidak kalah penting, Pemerintah Kota Sukabumi juga senantiasa berupaya optimal memberi dorongan, kepada para peserta didik yang tidak melanjutkan pendidikan ke pendidikan formal, diarahkan pada pendidikan non formal, yakni pada program Paket B dan Paket C.

Menyinggung anggaran pendidikan di Kota Sukabumi yang mencapai 36,55 persen, menurut Wakil Walikota Sukabumi, jumlah anggaran tersebut terbagi dalam tiga kelompok. Antara lain, Belanja Tidak Langsung sebesar 140 milyar 821 juta 658 ribu rupiah, yakni belanja yang langsung diberikan untuk para pegawai. Anggaran tersebut, digunakan untuk membiayai gaji pegawai, yang terdiri dari gaji pokok, tunjangan perbaikan penghasilan, tunjangan fungsional, tunjangan struktural, dan tunjangan profesi atau sertifikasi guru, kepada 2 ribu 760 PNS, atau 49 persen dari jumlah PNS se Kota Sukabumi.

Selanjutnya Belanja Langsung sebesar 39 milyar 665 juta 402 ribu rupiah, digunakan untuk optimalisasi pelaksanaan delapan standar pendidikan, sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005. Kemudian Belanja Hibah sebesar 30 milyar 269 juta 539 ribu rupiah, digunakan untuk biaya operasional sekolah, bantuan kepada siswa miskin, perencanaan pengembangan sekolah, pelaksanaan USM dan USBN, peningkatan sarana dan sarana pendidikan, serta reward pengembangan sekolah berprestasi atau adiwiyata.

Namun demikian, berhubung dana hibah untuk operasional sekolah tersebut belum terpenuhi, maka pihak komite sekolah melakukan penanganan, dengan mengajukan permohonan sumbangan atau bantuan, kepada pihak orang tua murid, khususnya bagi jenjang pendidikan SMA, SMK dan MA, serta Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional atau RSBI dan sekolah swasta, sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 48 Tahun 2007/,Tentang Pendanaan Pendidikan.

 
Jumat, 20 Mei 2011
WAKIL WALIKOTA SERAHKAN KACAMATA KEPADA 50 SISWA SD DAN MI
Reporter : ENDANG SUMARDI
 

Wakil Walikota Sukabumi, Doktor H. Mulyono, M.M., menyerahkan bantuan Kacamata dari Sukabumi Optikal, kepada 50 siswa SD dan MI yang kurang mampu se Kota Sukabumi, secara simbolis kepada 17 siswa SD dan MI. Selain itu, juga menyerahkan Sertifikat dari Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Jawa Barat, dan Uang Kadeudeuh sebesar 15 juta rupiah dari Pemerintah Kota Sukabumi, kepada Anik Istiqomah, sebagai terbaik ke 2 Hafidzhah atau Penghafal AL-Quran 30 Juz, Tingkat Jawa Barat Tahun 2011.

Bantuan Kacamata dan Uang Kadeudeuh tersebut, diserahkan pada Upacara Peringatan Ke-103 Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) Tingkat Kota Sukabumi Tahun 2010, hari Jumat, 20 Mei 2011, bertempat di Lapangan Merdeka Kota Sukabumi.

Adapun yang bertindak selaku Inspektur Upacara, Wakil Walikota Sukabumi, Doktor H. Mulyono, M.M., Perwira Upacara, Kapolsek Cikole, Kompol Endang Mulyadi, serta Komandan Upacara, AKP Nandang Subarna.

Selanjutnya Pembaca Teks Pancasila, Inspektur Upacara, Pembaca Teks Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945, Gustiar Arif Vilana, dari Purna Paskibraka Indonesia (PPI) Kota Sukabumi, Pengibar Bendera, Pokribra Kota Sukabumi, dan Korsik, Gema Swara Korpri Kota Sukabumi.

Sedangkan peserta upacara, terdiri dari Setukpa Lemdikpol, Kodim 0607 Sukabumi, Yonif 310 Kidang Kancana, Yon Armed 13 Nanggala, Polres Sukabumi Kota, Korpri, PGRI, Linmas, Dinas Perhubungan, KNPI, OKP, dan Calon Paskibraka (Capaska), serta Mahasiswa, Pelajar SMA, SMK, MA, SMP, MTs, dan Pramuka.

Hadir dalam kesempatan tersebut, Pimpinan dan Anggota DPRD, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah, para Kepala OPD, Camat, Lurah, para Kepala Sekolah, para pini sepuh, kaum cerdik cendikia, tokoh masyarakat, alim ulama, para Pimpinan Organisasi Wanita, Organisasi Pemuda, Organisasi Sosial, Insan Pers dan undangan lainnya.

Upacara Peringatan Ke-103 Harkitnas tersebut, dimeriahkan atraksi pencak silat missal, yang diikuti oleh 1.000 pesilat tingkat SD, SMP, SMA, SMK dan Perguruan Silat se Kota Sukabumi. Sekretaris Umum PPSI dan IPSI Cabang Kota Sukabumi, Drs. Dikdik Kristiana, M.Pd. menjelaskan, atraksi pencak silat tersebut, sebagai wujud evaluasi Peraturan Walikota Sukabumi, Tentang Muatan Lokal Pencak Silat di Kota Sukabumi, yang merupakan satu-satunya Muatan Lokal Bela Diri, sebagai salah satu budaya masyarakat di Indonesia.

 
Kamis, 19 Mei 2011
SISWA SMA NEGERI 5 DALAM UNAS TAHUN 2010-2011 LULUS 100 PERSEN
Reporter : ENDANG SUMARDI
 

Siswa Kelas XII SMA Negeri 5 Kota Sukabumi, dalam Ujian Nasional (Unas) Tahun Pelajaran 2010-2011, lulus 100 persen. Hal tersebut disampaikan Kepala SMA Negeri 5 Kota Sukabumi, H. Mochamad Effendi, S.Pd., M.Si., pada Acara Paturay Tineung Siswa Kelas XII, bertempat di Gelanggang Olah Raga (GOR) Remaja Merdeka Kota Sukabumi, hari Rabu, 18 Mei 2011.

Untuk itu, sebagai ungkapan rasa syukur dan luapan kegembiraan atas keberhasilan tersebut, pihak sekolah mengundang dua grup band kondang, yakni Mocca dan Ernesto Band, yang personilnya merupakan alumni SMA Negeri 5 Kota Sukabumi, untuk memeriahkan Acara Paturay Tineung Siswa Kelas XII SMA Negeri 5 Kota Sukabumi Angkatan VII.

Adapun Siswa Kelas XII SMA Negeri 5 Kota Sukabumi, yang dinyatakan lulus 100 persen dalam Unas Tahun Pelajaran 2010-2011 ini, seluruhnya berjumlah 320 orang, yang terdiri dari 168 orang jurusan Ilmu Pengetahuan (IPA), dan 152 orang jurusan Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS).

Ditandaskannya, keberhasilan tersebut tidak terlepas dari dukungan dan kerja keras semua pihak, khususnya Dewan Guru, para siswa, dan orang tua murid. Ditandaskan pula, keberhasilan tersebut, juga tidak terlepas dari konsep pendidikan yang diterapkan kepada seluruh peserta didik, sesuai dengan Misi SMA Negeri 5 Kota Sukabumi, yakni Minds On, Hearts On and Hands On. Selain itu, juga berkat penerapan pendidikan berkarakter, serta dengan senantiasa mengasah bakat dan potensi para siswa, khususnya dalam bidang seni dan pendidikan keterampilan, seperti pendidikan yang dilaksanakan di SMK.

Sedangkan maksud dan tujuan diangkatnya Misi SMA Negeri 5 Kota Sukabumi tersebut, diantaranya untuk menguasai Ilmu Pengetahuan dan Teknologi atau Iptek, serta berbagai keterampilan yang sejalan dengan upaya peningkatan intelectual quality, melalui proses Pembelajaran secara Aktif, Kreatif, Efektif dan Menyenangkan atau PAKEM, melalui internalisasi kecerdasan Emosional, Spiritual dan Intelektual atau ESI Quations.

Disamping itu, seluruh peserta didik di SMA Negeri 5 Kota Sukabumi, memiliki daya saing yang tinggi, mampu berkompetisi, memiliki semangat juang yang tinggi dalam menuntut berbagai ilmu pengetahuan dan teknologi, untuk bekal dalam melanjutkan pendidikan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi, serta mampu mengaplikasikan pengalaman belajar di sekolah, dengan kehidupan di dunia nyata.

 
Minggu, 15 Mei 2011
SISWA SD DI SUKABUMI MEMILIKI PERMASALAHAN PADA GIGI DAN MULUT
Reporter : ENDANG SUMARDI
 

Dari 10 ribu 329 siswa SD di Sukabumi, sebanyak 50 persen memiliki permasalahan pada gigi dan mulut. Sedangkan yang telah mendapatkan respon medis, dari jumlah siswa SD yang memiliki permasalahan pada gigi dan mulut tersebut, baru 2 ribu 665 anak, atau baru 52,53 persen.

Hal tersebut disampaikan Ketua Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) Cabang Sukabumi, Drg. Deasy D. Sahbandar, pada Pesta Rakyat Pepsodent Adu Taktik Gigi Kuat, hari Minggu, 15 Mei 2011, di Lapangan Merdeka Kota Sukabumi.

Ditandaskannya, jumlah siswa SD di Sukabumi yang memiliki permasalahan pada gigi dan mulut tersebut, berdasarkan hasil penelitian Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat, terhadap 10 ribu 329 siswa SD di Sukabumi, tepatnya pada tahun 2007.

Sementara Senior Brand Manager Pepsodent White & Mouthwash, Erni Kartasasmita menjelaskan, dilaksanakannya pesta rakyat tersebut, sebagai bagian dari kompetisi yang membutuhkan peran serta orang tua, sebagai role model, untuk membiasakan anak menyikat gigi dua kali sehari, yakni pagi setelah sarapan, dan malam menjelang tidur, dengan cara yang kreatif.

Dijelaskannya, menyikat gigi dua kali sehari dengan menggunakan pasta gigi yang mengandung fluoride, sangat efektif untuk menjaga kualitas kesehatan gigi. Dijelaskan pula, berdasarkan hasil riset selama dua tahun yang dilakukan oleh salah seorang pakar kesehatan gigi dari Universitas Liverpool Inggeris, Cynthia Pine, PhD. terhadap 461 anak usia 5 tahun, menyikat gigi dengan pasta gigi yang mengandung fluoride dua kali sehari, pagi setelah sarapan dan malam sebelum tidur, berhasil menghambat kerusakan gigi sebesar 50 persen, serta mampu mengurangi jumlah bakteri di mulut sebesar 50 persen, lebih banyak dari yang menyikat gigi satu kali sehari.

Pesta rakyat yang dihadiri ribuan anak dan orang tua ini, selain berjalan aman dan tertib, juga berlangsung gebyar dan menarik, karena dimeriahkan oleh berbagai jenis kesenian, serta berbagai jenis hiburan menarik lainnya.

 
Selasa, 10 Mei 2011
KELULUSAN UN SISWA SD, SDLB DAN MI TAHUN 2010-2011 BISA LEBIH BAIK
Reporter : ENDANG SUMARDI
 

Walikota Sukabumi, H. Mokhamad Muslikh Abdussyukur, S.H., M.Si. mengharapkan, Tingkat Kelulusan Ujian Nasional (UN) Siswa SD, SDLB dan MI Tahun Pelajaran 2010-2011, bisa lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya. Harapan Walikota Sukabumi tersebut, disampaikan saat melakukan Inspeksi Mendadak (Sidak) Pelaksanaan UN Siswa SD, SDLB dan MI Tahun Pelajaran 2010-2011, ke sejumlah SD dan MI, hari Selasa pagi, 10 Mei 2011.

Selain itu, Walikota Sukabumi juga mengharapkan, seluruh lulusan SD, SDLB dan MI Tahun Pelajaran 2010-2011 ini. dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang persekolahan yang lebih tinggi, baik ke SMP dan SMPLB maupun ke MTs. Maksud dan tujuannya, untuk menunjang kelancaran dan keberhasilan Program Wajib Belajar Pendidikan Dasar (Wajardikdas) 12 Tahun.

Ditandaskannya, untuk menunjang kelancaran dan keberhasilan program tersebut, Pemerintah Kota Sukabumi siap mengakomodir para lulusan SD, SDLB dan MI Tahun Pelajaran 2010-2011 ini, untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang persekolah yang lebih tinggi, baik ke SMP dan SMPLB maupun ke MTs.

Berkaitan dengan hal tersebut, Walikota Sukabumi mengatakan, pihaknya telah menginstruksikan kepada setiap SMP, SMPLB dan MTs yang ada di wilayah Kota Sukabumi, untuk menampung para lulusan SD, SDLB dan MI Tahun Pelajaran 2010-2011 ini. Disamping itu, Pemerintah Kota Sukabumi juga telah siap untuk mengakomodir para lulusan SD, SDLB dan MI Tahun Pelajaran 2010-2011 yang tidak mampu, untuk melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi, baik ke SMP dan SMPLB maupun ke MTs, serta akan diberi bantuan bea siswa pendidikan.

Sementara Kepala Dinas Pendidikan Kota Sukabumi, Drs. Ayep Supriatna, M.M. menjelaskan, siswa SD, SDLB dan MI yang mengikuti UN Tahun Pelajaran 2010-2011 ini, seluruhnya berjumlah 5 ribu 381 orang, yang terdiri dari 2 ribu 748 laki-laki dan 2 ribu 633 perempuan. Dijelaskan pula, pelaksanaan UN Siswa SD, SDLB dan MI ini, dijadualkan berlangsung selama 3 hari, tepatnya dari tanggal 10 sampai dengan 12 Mei 2011.

Adapun mata pelajaran yang diberikan dalam UN tersebut, seluruhnya berjumlah 3 mata pelajaran, yakni Bahasa Indonesia, Matematika, dan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA), ditambah Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN), untuk Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI), yang dilaksanakan pada tanggal 13 Mei 2011.

Sedangkan untuk mengantisipasi dan menghindari terjadinya kebocoran soal-soal UN tersebut, pihaknya melakukan pengawasan dan pengamanan secara ketat, serta melibatkan sebanyak 676 orang pengawas, yang ditempatkan di 338 ruangan, atau masing-masing ruangan diawasi oleh 2 orang pengawas.

 
Senin, 9 Mei 2011
SELURUH SISWA KELAS VI SD GENTRA MASEKDAS IKUT UN TAHUN 2010-2011
Reporter : ENDANG SUMARDI
 

Seluruh Siswa Kelas VI SD Negeri Benteng 1 Gentra Masekdas, Kelurahan Benteng, Kecamatan Warudoyong, Kota Sukabumi, mengikuti Ujian Nasional (UN) Tahun Pelajaran 2010-2011. Kepala SD Negeri Benteng 1 Gentra Masekdas Kota Sukabumi, Lismaryani, S.Pd. menjelaskan, pelaksanaan UN tersebut dijadualkan berlangsung selama 3 hari, tepatnya dari Selasa, 10 Mei 2011, sampai dengan hari Kamis, 12 Mei 2011.

Sedangkan mata pelajaran yang diberikan dalam UN tersebut, seluruhnya berjumlah 3 mata pelajaran, yakni Bahasa Indonesia, Matematika, dan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA), ditambah Ujian Akhir Sekolah Berstandar Nasional (UAS-BN), untuk Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI), yang dilaksanakan pada hari Jumat, 13 Mei 2011.

Dijelaskan pula, untuk menunjang kelancaran dan keberhasilan pelaksanaan UN tersebut, telah dibentuk jajaran Panitia Penyelenggara, yang terdiri dari Ketua, Kepala SD Negeri Benteng 1 Gentra Masekdas Kota Sukabumi, Lismaryani, S.Pd., Sekretaris, Lestia Nirmala, A.Md., Bendahara, Nunung Suparmi, S.Pd., serta Anggota, Aay Abdul Azis, S.Pd., Sopian, S.Pd., dan Suparsih, S.Pd.

Sementara persiapan dan upaya-upaya yang dilakukan, khususnya untuk menunjang kelancaran dan keberhasilan para Siswa Kelas VI dalam mengikuti UN tersebut, menurut Kepala SD Negeri Benteng 1 Gentra Masekdas Kota Sukabumi, diantaranya remedial atau perbaikan dan try out, serta pemantapan dan pengayaan, dengan menambah jam pelajaran.

Menyinggung Ujian Praktik (UP) dan Ujian Sekolah (US), seperti dikatakan Kepala SD Negeri Benteng 1 Gentra Masekdas Kota Sukabumi, telah dilaksanakan beberapa waktu yang lalu, tepatnya pada bulan April 2011. Hasilnya cukup memuaskan dan membanggakan semua pihak, khususnya pihak sekolah, para siswa dan orang tua murid, karena nilainya rata-rata diatas 7.

Berkaitan dengan hal tersebut, Kepala SD Negeri Benteng 1 Gentra Masekdas Kota Sukabumi menyatakan optimis, bahwa hasil UN Siswa Kelas VI pada tahun pelajaran 2010-2011 ini, dapat memuaskan dan membanggakan semua pihak. Sebab kadar dan bobot soal yang diberikan dalam UN tersebut, tidak jauh berbeda dengan kadar dan bobot soal yang diberikan dalam UP dan US.

Adapun mata pelajaran yang diberikan dalam UP, seluruhnya berjumlah 8 mata pelajaran, yang terdiri dari Agama, Bahasa Indonesia, IPA, Bahasa Sunda, Komputer, Bahasa Inggeris, Seni Budaya dan Keterampilan (SBK), serta Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehgatan (PJOK). Sedangkan mata pelajaran yang diberikan dalam US, seluruhnya berjumlah 9 mata pelajaran. terdiri dari Agama, PPKN, IPS, Bahasa Sunda, Bahasa Indonesia, Matematika, IPA, SBK, dan Bahasa Inggeris. Sementara pelaksanaan Ujian Kenaikan Kelas (UKK) untuk siswa Kelas I sampai dengan Kelas V, seperti dijelaskan Kepala SD Negeri Benteng 1 Gentra Masekdas Kota Sukabumi, dijadualkan berlangsung selama 6 hari, tepatnya dari tanggal 13 sampai dengan 18 Juni 2011.

 
Minggu, 8 Mei 2011
SEBANYAK 5 RIBU 381 SISWA SD DAN MI SIAP IKUTI UN TAHUN 2010-2011
Reporter : ENDANG SUMARDI
 

Sebanyak 5 ribu 381 siswa SD dan MI se Kota Sukabumi, yang terdiri dari 2 ribu 748 laki-laki dan 2 ribu 633 perempuan, siap mengikuti Ujian Nasional (UN), Tahun Pelajaran 2010-2011. Seperti dijelaskan Kepala Dinas Pendidikan Kota Sukabumi, Drs. Ayep Supriatna, M.M., UN Siswa SD dan MI tersebut, dijadualkan berlangsung selama 3 hari, tepatnya dari hari Selasa, 10 Mei 2011, sampai dengan hari Kamis, 12 Mei 2011.

Adapun mata pelajaran yang akan diberikan dalam UN tersebut, seluruhnya berjumlah 3 mata pelajaran, yakni Bahasa Indonesia, Matematika, dan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA), ditambah Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN), untuk Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI), pada hari Jumat, 13 Mei 2011.

Menyinggung soal-soal UN tersebut, menurut Kepala Dinas Pendidikan Kota Sukabumi, telah diterima pada hari Jumat, 6 Mei 2011, sekitar pukul 04.00 subuh. Soal-soal UN tersebut, dikirim dalam mobil boks, serta dikemas dalam beberapa dus yang masih disegel, dengan pengawalan dan penjagaan secara ketat oleh aparat kepolisian. Dikatakannya, apabila setelah dilakukan pengecekan ada soal-soal yang rusak atau yang kurang, pihaknya akan segera melaporkan dan membawanya ke Bandung, sekaligus meminta ganti soal-soal yang rusak, dan menambah soal-soal yang kurang.

Sedangkan untuk mengantisipasi dan menghindari terjadinya kebocoran soal-soal UN, pihaknya baru akan menyerahkan soal-soal UN tersebut, ke setiap SD dan MI Penyelenggara UN, pada hari Selasa, mulai pukul 05.00 subuh, dengan pengawalan dan penjagaan secara ketat, oleh aparat Unit Pelaksana Teknis (UPT) Kecamatan masing-masing. Sementara untuk menunjang kelancaran dan keberhasilan pelaksanaan UN Siswa SD dan MI tersebut, pihaknya telah menyediakan sebanyak 338 ruangan, serta akan diawasi oleh 676 pengawas.

Walikota Sukabumi, H. Mokhamad Muslikh Abdussyukur, S.H., M.Si. berharap, pelaksanaan UN Siswa SD dan MI Tahun Pelajaran 2010-2011 ini, dapat berjalan lancar, aman dan tertib. Selain itu, Walikota Sukabumi juga berharap, tingkat kelulusan UN Siswa SD dan MI Tahun 2011 ini, bisa mencapai 100 persen, seperti pada tahun-tahun sebelumnya. Sedangkan untuk menunjang kelancaran dan keberhasilan Program Wajib Belajar Pendidikan Dasar (Wajardikdas) 12 Tahun, Pemerintah Kota Sukabumi siap mengakomodir para lulusan SD dan MI Tahun Pelajaran 2010-2011, untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang persekolah yang lebih tinggi.

Berkaitan dengan hal tersebut, Walikota Sukabumi telah menginstruksikan kepada setiap SMP dan MTs yang ada di wilayah Kota Sukabumi, untuk menampung para lulusan SD dan MI Tahun Pelajaran 2010-2011. Disamping itu, Pemerintah Kota Sukabumi juga telah siap untuk mengakomodir para lulusan SD dan MI Tahun Pelajaran 2010-2011 yang tidak mampu, untuk melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi, baik ke SMP maupun ke MTs, serta akan diberi bantuan, berupa bea siswa pendidikan.

 
Jumat, 6 Mei 2011
DINAS PENDIDIKAN GULIRKAN BEA SISWA UNTUK 2 RIBU 500 PELAJAR
Reporter : ENDANG SUMARDI
 

Sebagai salah satu upaya untuk mengatasi para pelajar yang kurang mampu, sekaligus sebagai salah satu upaya untuk mengentaskan Program Wajib Belajar Pendidikan Dasar (Wajardikdas) 9 Tahun, dan Program Wajib Belajar Pendidikan (Wajardik) 12 Tahun, Dinas Pendidikan Kota Sukabumi menggulirkan bea siswa untuk 2 ribu 500 pelajar.

Seperti dikatakan Kepala Dinas Pendidikan Kota Sukabumi, Drs. Ayep Supriatna, M.M., bea siswa tersebut diperuntukan khusus bagi para pelajar yang kurang mampu. Maksud dan tujuannya, supaya para pelajar tersebut tidak putus sekolah atau drop out, serta dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

Dijelaskannya, bagi para pelajar yang ingin mendapat bea siswa ini, orang tua atau wali para pelajar tersebut, dapat menghubungi langsung pihak sekolahnya masing-masing, dengan membawa Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) dari kelurahannya masing-masing, atau bisa langsung meminta data kepada pihak sekolahnya masing-masing, tentang nama-nama pelajar yang berhak mendapat bea siswa tersebut. Adapun nilai bea siswa tersebut, untuk pelajar SD dan SMP, dalam setiap tahunnya sebesar 500 ribu rupiah, dan untuk pelajar SMA sebesar 750 ribu rupiah, serta dibebaskan dari berbagai biaya.

Walikota Sukabumi, H. Mokhamad Muslikh Abdussyukur, S.H., M.Si., meminta kepada Kepala Dinas Pendidikan Kota Sukabumi, agar dalam melakukan pemberian bea siswa kepada para pelajar yang kurang mampu tersebut, benar-benar dilaksanakan tepat sasaran. Sebab Progam Sekolah Gratis yang digulirkan Pemerintah Kota Sukabumi, hingga saat ini baru sampai tingkat SMP.

Ditandaskannya, dalam melakukan pengguliran bea siswa bagi para pelajar yang kurang mampu tersebut, di lapangan masih ditemukan beberapa kendala. Diantaranya masih ditemukannya sejumlah warga masyarakat yang mampu, namun ingin mendapat bea siswa dan progam sekolah gratis.

Untuk itu, guna menunjang kelancaran dan keberhasilan, serta supaya pelaksanaan pemberian bea siswa tersebut benar-benar tepat sasaran, sangat diperlukan pelaksanaan pendataan yang benar-benar tepat dan akurat, jangan sampai warga masyarakat yang mampu, mendapat bea siswa dan masuk ke dalam program sekolah gratis. Sebab program pemberian bea siswa dan program sekolah gratis tersebut, diperuntukan bagi para pelajar yang benar-benar kurang mampu.

 
Rabu, 4 Mei 2011
KEPALA SD NEGERI SUKAKARYA 4 OPTIMIS NILAI UN SISWA KELAS VI LEBIH BAIK
Reporter : ENDANG SUMARDI
 

Kepala SD Negeri Sukakarya 4, Kelurahan Sukakarya, Kecamatan Warudoyong, Kota Sukabumi, Elly Darliana, S.Pd., menyatakan optimis, bahwa nilai Ujian Nasional (UN) siswa kelas VI Tahun Pelajaran 2010-2011, lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya. Sebab dari jumlah 36 siswa kelas VI SD tersebut, yang terdiri dari 19 laki-laki dan 17 perempuan, telah dipersiapkan sejak 6 bulan yang lalu. Diantaranya melalui remedial atau perbaikan dan try out, serta pemantapan dan pengayaan, dengan menambah jam pelajaran.

Untuk menunjang kelancaran dan keberhasilan pelaksanaan UN Tahun Pelajaran 2010-2011, yang dijadualkan berlangsung selama 3 hari, tepatnya dari tanggal 10 sampai dengan 13 Mei 2011, pihaknya telah membentuk jajaran Panitia Penyelenggara. Antara lain, Ketua, Kepala SD Negeri Sukakarya 4, Elly Darliana, S.Pd., Sekretaris, Tintin Handiati, S.Pdi., Bendahara, Aep Saepulloh, S.Pd., dan 4 orang Anggota, yang terdiri dari Muklis, S.Pd., Erni Sumarni, S.Pd., Imas Wiyati, Ama.Pd., dan Memed.

Adapun mata pelajaran yang akan diberikan dalam UN Tahun Pelajaran 2010-2011, menurut Kepala SD Negeri Sukakarya 4, sama dengan tahun-tahun sebelumnya, yakni 3 mata pelajaran. Antara lain, Bahasa Indonesia, Matematika, dan IPA.

Sementara untuk Ujian Praktik, seluruhnya berjumlah 6 mata pelajaran. Antara lain, Agama, IPA, Bahasa Indonesia, Keterampilan, Olah Raga, dan Muatan Lokal (Mulok). Dikatakannya, Ujian Praktik tersebut, menurut rencana akan dilaksanakan setelah selesai pelaksanaan UN.

Sedangkan Ujian Sekolah (US), telah dilaksanakan selama 5 hari, tepatnya dari tanggal 18 sampai dengan 23 April 2011 yang lalu. Adapun mata pelajaran yang diberikan dalam US tersebut, seluruhnya berjumlah 10 mata pelajaran. Antara lain, Agama, PPKN, IPS, Bahasa Sunda, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggeris, Matematika, IPA, Penjas, dan KTK. Hasilnya cukup baik dan memuaskan. Untuk itu, Kepala SD Negeri Sukakarya 4 optimis, nilai UN dan nilai Ujian Praktik pun akan baik dan memuaskan, bahkan bisa lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya.

 
Rabu, 27 April 2011
RIBUAN SISWA SD AKAN MERIAHKAN HARDIKNAS TAHUN 2011
Reporter : ENDANG SUMARDI
 

Ribuan siswa SD se Kota Sukabumi, dijadualkan akan memeriahkan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) Tingkat Kota Sukabumi Tahun 2011, dengan Senam Lalu Lintas (Lantas) dan Borgol. Kasat Lantas Polres Sukabumi Kota, AKP Asep Saepudin, S.Pd., M.H. menjelaskan, Senam Lantas dan Borgol yang dijadualkan diikuti oleh 1 ribu 500 siswa dan 90 guru se Kota Sukabumi ini, merupakan salah satu implementasi Pendidikan Pengamanan Lalu Lintas, yang disesuaikan dengan Kurikulum Penyelenggaraan Lalu Lintas, atau yang lebih dikenal dengan sebutan Pendidikan Keselamatan Berlalu Lintas (PKBL).

Dikatakannya, para siswa yang mengikuti Senam Lantas dan Borgol tersebut, berasal dari Patroli Keamanan Sekolah (PKS) SD, utusan dari 7 kecamatan se Kota Sukabumi, dan 1 kecamatan dari Kabupaten Sukabumi, yakni Kecamatan Cisaat. Sedangkan untuk menunjang kelancaran dan keberhasilan pelaksanaan Senam Lantas dan Borgol tersebut, diawali dengan kegiatan sosialisasi dan latihan di setiap kecamatan. Adapun Pembina dan Pelatih Senam Lantas dan Borgol tersebut, yakni dari Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Sukabumi Kota, yang mendapat dukungan dari Pemerintah Daerah Kota Sukabumi.

Dalam suatu kesempatan latihan, Kasat Lantas Polres Sukabumi Kota berharap kepada seluruh peserta, agar senantiasa berlatih secara serius dan kompak, disertai semangat yang tinggi. Karena pelaksanaannya sedah semakin dekat, yakni pada tanggal 2 Mei 2011. Dijelaskannya, pelaksanaan latihan Senam Lantas dan Borgol ini, dilakukan 3 kali dalam setiap minggu. Maksud dan tujuannya, supaya pada waktu pelaksanaannya dapat berjalan dengan baik dan lancar, sehingga mendapat apresiasi yang besar dari semua pihak, baik dari pemerintah maupun dari warga masyrakat.

Kasat Lantas Polres Sukabumi Kota juga mengatakan, kegiatan ini merupakan salah satu pembinaan Polisi Sahabat Anak (Polsanak), yang telah direncanakan dalam 13 Program Safety Road Satlantas Polres Sukabumi Kota. Maksud dan tujuannya, selain untuk menjaga sekaligus meningkatkan kebugaran dan kesehatan warga masyarakat khususnya para siswa, juga sebagai salah satu langkah dan upaya, terutama dalam memberikan pemahaman kepada para siswa, atas pentingnya menjaga keselamatan berlalu-lintas, seperti memerhatikan rambu-rambu jalan, dan pengenalan peraturan-peraturan lalu lintas lainnya yang berlaku.

 
Senin, 18 April 2011
WALIKOTA SUKABUMI SIDAK UN SISWA SMA, SMK DAN MA TAHUN 2010-2011
Reporter : ENDANG SUMARDI
 

Walikota Sukabumi, H. Mokhamad Muslikh Abdussyukur, S.H., M.Si., melakukan Inspeksi Mendadak (Sidak) Pelaksanaan Ujian Nasional (UN) Siswa SMA, SMK dan MA, Tahun Pelajaran 2010-2011, di Kota Sukabumi. Diantaranya ke SMA dan SMK Muhammadiyah, SMA dan SMK Taman Siswa, SMA Negeri 2, SMA Terpadu Hayatan Thoyyibah, SMK Negeri 1, dan SMK Negeri 3. Sedangkan Pelaksanaan UN Siswa SMA, SMK dan MA, Tahun Pelajaran 2010-2011 tersebut, berlangsung selama 4 hari, tepatnya dari tanggal 18 sampai dengan 21 April 2011.

Adapun Sidak Walikota Sukabumi tersebut, dilakukan pada hari pertama Pelaksanaan UN Siswa SMA, SMK dan MA, Tahun Pelajaran 2010-2011. Sementara Sidak pada hari kedua, dilakukan oleh Wakil Walikota Sukabumi, Doktor H. Mulyono, M.M., Sidak hari ketiga oleh Sekretaris Daerah Kota Sukabumi, H. Mohamad Muraz, S.H., M.M., dan Sidak hari keempat oleh Kapolres Sukabumi Kota, AKBP Anwar, S.Ik., M.Si.

Dalam kesempatan Sidaknya, Walikota Sukabumi, H. Mokhamad Muslikh Abdussyukur, S.H., M.Si. mengharapkan, seluruh siswa SMA, SMK dan MA di Kota Sukabumi, dalam tahun pelajaran 2010-2011 dapat lulus 100 persen, dengan mendapat nilai baik. Ditandaskannya, apabila seluruh siswa SMA, SMK dan MA di Kota Sukabumi lulus 100 persen, dapat memberikan kontribusi secara nyata terhadap peningkatan kualitas pendidikan Kota Sukabumi, sekaligus meningkatkan peringkat UN Kota Sukabumi di Jawa Barat.

Sementara Kepala Dinas Pendidikan Kota Sukabumi, Drs. Ayep Supriatna, M.M., selaku Ketua Panitia UN SMA, SMK dan MA Tahun Pelajaran 2010-2011 Tingkat Kota Sukabumi menjelaskan, jumlah peserta UN SMA, SMK dan MA se Kota Sukabumi Tahun Pelajaran 2010-2011, seluruhnya mencapai 5 ribu 748 siswa. Antara lain, sebanyak 2 ribu 493 siswa SMA Negeri dan Swasta, 2 ribu 822 SMK Negeri dan Swasta, serta 433 siswa MA Negeri dan Swasta.

Menyinggung Pengamanan UN Tahun Pelajaran 2010-2011, menurut Kepala Dinas Pendidikan Kota Sukabumi, pihaknya melibatkan aparat kepolisian serta aparat dinas, instansi dan lembaga terkait, termasuk Pemantau UN dari Perguruan Tinggi (PT) yang ada di Sukabumi.

Sedangkan Soal-Soal UN untuk Siswa SMA, SMK dan MA Tahun Pelajaran 2010-2011, telah diterima pada hari Sabtu, 16 April 2011, dari Provinsi Jawa Barat, dengan pengawalan dan pengawasan secara ketat dari aparat kepolisian, disaksikan oleh Pimpinan dan Anggota DPRD Kota Sukabumi, perwakilan dari Pemerintah Kota Sukabumi, Dinas Pendidikan Kota Sukabumi, Aparat Kepolisian, Insan Pers, dan warga masyarakat.

Dikatakannya, Soal-Soal UN tersebut langsung diamankan di tempat khusus yang telah disterilkan, dengan pengawasan secara ketat dari aparat dinas, instansi dan lembaga terkait. Dikatakan pula, Soal-Soal UN tersebut, didistribusikan kepada para Kepala SMA, SMK dan MA yang menjadi pelaksana UN, tepatnya pada hari Senin pagi, tanggal 18 April 2011, mulai pukul 05.00 WIB.

 
Sabtu, 26 Maret 2011
SD AISYIYAH SELENGGARAKAN PEKAN KREATIFITAS SISWA TAHUN 2010-2011
Reporter : ENDANG SUMARDI
 

SD Aisyiyah Kota Sukabumi, baru-baru ini menyelenggarakan Pekan Kreatifitas Siswa Tahun Pelajaran 2010-2011, tepatnya dari tanggal 21 sampai dengan 26 Maret 2011, bertampat di SD tersebut, Jalan Kempul, Cipoho Indah, Kelurahan Cikondang, Kecamatan Citamiang, Kota Sukabumi. Adapun maksud dan tujuan dilaksanakannya pekan kreatifitas siswa tersebut, seperti dijelaskan Kepala SD Aisyiyah Kota Sukabumi, Indri Lastriyanti, S.Pd., didampingi Ketua Panitia Pelaksana, Fikri Muhammad AW, S.Si., yakni dalam rangka memeriahkan Hari Jadi Ke-97 Kota Sukabumi, yang jatuh pada tanggal 1 April 2011.

Selain itu, juga meningkatkan kualitas sumber daya siswa, dengan meningkatkan kreatifitas, imajinasi dan kemandirian, memberikan wawasan kepada siswa tentang aplikasi dan pembelajaran di kelas, serta mengetahui dan mencari bakat-bakat yang dimiliki siswa.

Sedangkan landasan pelaksanaan kegiatan, yakni program kerja tahunan SD Aisyiyah Kota Sukabumi, dan hasil rapat dewan guru SD Aisyiyah Kota Sukabumi. Adapun tema yang diangkat dalam kegiatan tersebut, yakni melalui pekan kreatifitas siswa SD Aisyiyah Kota Sukabumi, kita raih prestasi tinggi, dengan meningkatkan keterampilan dan kemandirian.

Sementara jenis kegiatan yang dilaksanakan, diantaranya SD Aisyiyah Kota Sukabumi mencari bakat, melalui seleksi kemampuan verbal, yang terdiri dari berceritera, pidato, MC, dan membaca puisi; Pendidikan Agama Islam (PAI), terdiri dari Tilawah dan hafalan AL-Quran, Adzan, salat berjamaah atau berkelompok, dan Asmaul Husna; serta lain-lain yang terdiri dari memainkan alat seni, karate, karawitan, mewarnai gambar, menggambar, kerajinan tangan, outbond for kids, dan permainan tradisional.

Untuk menunjang kelancaran dan keberhasilan pelaksanaan kegiatan tersebut, dibentuk jajaran panitia pelaksana. Antara lain, Pelindung, Majelis Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen) Aisyiyah Kota Sukabumi, Penasehat, Ketua Komite SD Aisyiyah Kota Sukabumi, Hajah Puji Haryaningsih, S.Pd., dan Penanggung Jawab, Kepala SD Aisyiyah Kota Sukabumi, Indri Lastriyanti, S.Pd. Selanjutnya Ketua, Fikri Muhammad AW, S.Si., Sekretaris, Nurholis Majid, S.Pdi., Bendahara, Yeti Nurhayati, S.Ag., serta Anggota, Drs. Kiki Zaenal Muttaqien, Santi Pebrianti, S.Pd., Tanti Ramdhiyanti, S.Pd., Gilang Chandra Wiwitan, S.T., Sutriyah, dan Kusnadi.

 
Rabu, 16 Maret 2011
MATA PELAJARAN BAGI SISWA ABK DENGAN SISWA BIASA PADA UMUMNYA SAMA
Reporter : ENDANG SUMARDI
 

Mata pelajaran bagi siswa Anak Berkelainan Khusus (ABK) dengan siswa biasa, pada umumnya sama, termasuk dalam Ujian Akhir Sekolah Berstandar Nasional (UAS BN). Adapun yang menjadi perbedaannya bagi siswa ABK, seperti disampaikan Kepala Sekolah Dasar Negeri (SDN) Kebonkawung, Kelurahan Tipar, Kecamatan Citamiang, Kota Sukabumi, Dadang Effendi, S.Pd., yakni bobot pelajarannya lebih rendah dari bobot pelajaran siswa biasa. Disampaikannya hal tersebut, karena SDN Kebonkawung berfungsi sebagai SDN Inklusi, yang menerima siswa biasa dan siswa ABK, seperti gagap atau kurang lancar dalam berbicara dan sebagainya.

Menyinggung persiapan yang dilakukan SDN Kebonkawung, khususnya dalam menghadapi UAS BN Tahun Pelajaran 2010-2011, yang dijadualkan berlangsung dari tanggal 9 sampai dengan 11 Mei 2011 tersebut, menurut Kepala SDN Kebonkawung, diantaranya menambah jam pelajaran, pengayaan, Try Out (TO), dan remedial bagi siswa yang memiliki nilai dibawah standar.

Sedangkan mata pelajaran yang akan diujikan dalam UAS BN tersebut, terdiri dari ujian tertulis dan ujian praktik. Adapun untuk ujian tertulis, terdiri dari Ilmu Pengetahuan Alam (IPA), Matematika, dan Bahasa Indonesia. Sementara untuk ujian praktik, terdiri dari Seni Budaya dan Keterampilan (SBK), Agama, Bahasa Sunda, Pendidikan Jasmani dan Kesehatan (Penjaskes), Ilmu Pengetahuan Alam (IPA), dan Bahasa Indonesia.

Untuk menunjang kelancaran dan keberhasilan para siswa dalam menempuh UAS BN, baik ujian tertulis maupun ujian praktik, Kepala SDN Kebonkawung menghimbau seluruh siswa kelas 6, agar senantiasa menjaga kesehatan, mengurangi bermain, lebih rajin belajar dan menghapal, serta senantiasa mengikuti seluruh program yang dilaksanakan oleh pihak sekolah, seperti penambahan jam pelajaran, pengayaan, TO, dan remedial.

Sedangkan kepada segenap orang tua siswa kelas 6, Kepala SDN Kebonkawung menghimbau, agar senantiasa memerhatikan dan mengawasi putera-puterinya, terutama setelah pulang dari sekolah, sekaligus mengingatkan dan menyuruh putra-putrinya untuk senantiasa belajar dan menghapal seluruh mata pelajaran.

Kepala SDN Kebonkawung mengharapkan, dengan dilaksanakannya berbagai persiapan dan adanya partisipasi aktif dari segenap orang tua tersebut, siswa kelas 6 yang menempuh UAS BN dalam Tahun Pelajaran 2010-2011 ini, bisa lulus 100 persen, seperti pada tahun-tahun sebelumnya. Karena pada tahun-tahun sebelumnya pun, siswa kelas 6 SDN Kebonkawung ini, senantiasa lulus 100 persen, dengan meraih nilai yang memuaskan dan membanggakan semua pihak, khususnya pihak sekolah, para siswa, dan orang tua.

 
Selasa, 8 Maret 2011
GURU SMA NEGERI 1 BERI BEA SISWA KEPADA PARA PESERTA DIDIK
Reporter : ENDANG SUMARDI
 

Guru SMA Negeri 1 Kota Sukabumi, senantiasa memberikan bea siswa kepada para peserta didik yang tidak mampu dan berprestasi, baik secara kolektif maupun secara pribadi atau perorangan. Seperti dijelaskan Kepala SMA Negeri 1 Kota Sukabumi, Drs. H. Tatang Asep Mukharam, M.Pd., untuk menunjang kelancaran dan keberhasilan program pemberian bea siswa tersebut, para guru secara sukarela menyisihkan sebagian gajinya setiap bulan.

Ditandaskannya, program pemberian bea siswa tersebut, hingga saat ini sudah berjalan 4 tahun. Sedangkan sasaran pemberian bea siswa tersebut, diprioritaskan bagi para siswa yang tidak mampu dan berprestasi. Ditandaskan pula, program bea siswa yang diberikan para guru kepada para siswa tersebut ada dua katagori, yakni secara kolektif dan pribadi atau perorangan.

Selain itu, para guru dan Kepala SMA tersebut, juga senantiasa proaktif dalam merumuskan dan membuat berbagai kebijakan, khususnya yang berorientasi pada pelayanan kepada para peserta didik. Yang tidak kalah penting, para guru dan Kepala SMA tersebut, juga senantiasa berupaya optimal meningkatkan kualitas pelayanan kepada para peserta didik, melalui pelayanan yang bersifat humanis dan demokratis, dalam berbagai bidang.

Kepala SMA Negeri 1 Kota Sukabumi mengharapkan, program pemberian bea siswa tersebut, pada masa mendatang dapat ditingkatkan dan dikembangkan, yakni setiap guru minimal dapat memberikan bea siswa kepada satu orang peserta didik. Maksud dan tujuannya, sebagai bentuk kepedulian para guru kepada para peserta didik yang tidak mampu dan berprestasi.

Sementara sejumlah guru SMA Negeri 1 Kota Sukabumi menjelaskan, program pemberian bea siswa tersebut, dilakukan secara sukarela, baik secara kolektif maupun secara pribadi atau perorangan, dilandasi dengan nilai-nilai fhilosofis, Sidiq, Tabligh, Amanah, Fathonah, Silih Asah Silih Asih jeung Silih Asuh.

Ditandaskannya, membantu para peserta didik yang tidak mampu dan berprestasi melalui program pemberian bea siswa tersebut, baik secara kolektif maupun secara pribadi atau perorangan, merupakan bagian dari customer satisfaction plus, khususnya pada era yang serba individualistis, dan melunturnya nilai-nlai kepedulian sosial.

Sejumlah guru SMA Negeri 1 Kota Sukabumi mengharapkan, dengan adanya program pemberian bea siswa tersebut, dapat membantu sekaligus meringankan beban para siswa yang tidak mampu dan berprestasi. Selain itu, juga dapat menciptakan hubungan yang baik dan sinergis, antara institusi dan guru dengan para peserta didik, sebagai pengguna jasa pendidikan.

 
Senin, 7 Maret 2011
SEBANYAK 6 SISWA SLB-A AKAN IKUT UAS BN SD DAN UN SMP
Reporter : ENDANG SUMARDI
 

Sebanyak 6 siswa Sekolah Luar Biasa (SLB)-A Yayasan Budi Nurani Kota Sukabumi, yakni 3 siswa SD dan 3 siswa SMP, menurut rencana akan mengikuti Ujian Akhir Sekolah Berstandar Nasional (UAS BN) SD, dan Ujian Nasional (UN) SMP Tahun Pelajaran 2010-2011.

Kepala SLB-A Yayasan Budi Nurani Kota Sukabumi, Kamal Arip menjelaskan, kendati siswa SLB-A Yayasan Budi Nurani Kota Sukabumi yang mengikuti UAS BN SD dan UN SMP tersebut jumlahnya relatif sedikit, tapi pihaknya senantiasa memotivasi dan mendorong para siswa tersebut, supaya tetap fokus melakukan berbagai persiapan secara optimal.

Dijelaskan pula, keenam siswa SLB-A Yayasan Budi Nurani Kota Sukabumi, yang akan mengikuti UAS BN SD dan UN SMP tersebut, saat ini sedang mengikuti pemantapan dan pengayaan, termasuk menghapal seluruh mata pelajaran yang akan diujikan.

Kepala SLB-A Yayasan Budi Nurani Kota Sukabumi mengatakan, pihaknya tidak mengalami kesulitan dalam melakukan pengawasan kepada keenam siswa tersebut. Sebab keenam siswa tersebut tinggal di panti. Dengan demikian, pihaknya dapat memantau dan mengawasi, belajar atau tidaknya keenam siswa tersebut setiap saat.

Adapun mata pelajaran yang diujikan kepada enam siswa tersebut, selain pelajaran umum juga pelajaran khusus. Yakni untuk siswa SD ada 7 mata pelajaran, dan untuk siswa SMP ada 8 mata pelajaran. Diantaranya Bina Gerak, Bina Komunikasi Persepsi Bunyi dan Irama (BKPBI), Bina Pribadi, dan Sosial.

Menyinggung kelulusan siswa SLB-A Yayasan Budi Nurani Kota Sukabumi dalam tahun pelajaran 2010-2011, menurut Kepala SLB-A Yayasan Budi Nurani Kota Sukabumi, Kamal Arip, pihaknya merasa optimis dapat lulus 100 persen. Karena pada tahun-tahun sebelumnya pun, siswa SLB-A Yayasan Budi Nurani Kota Sukabumi, senantiasa lulus 100 persen.

 
Selasa, 15 Februari 2011
SEJUMLAH MAHASISWA LAKUKAN AKSI PERINGATAN MAULID NABI MUHAMMAD SAW
Reporter : ENDANG SUMARDI
 

Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Asal Sukabumi (PB HIMASI), hari Minggu siang, 13 Februari 2011, melakukan aksi tentang peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW. Adapun aksi yang dilakukan oleh sejumlah mahasiswa tersebut, yakni membagikan selebaran tentang peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, kepada para pengendara, baik roda dua maupun roda empat, yang melintas di Jalan Perintis Kemerdekaan, tepatnya di depan Gapura Lapangan Merdeka Kota Sukabumi.

Dalam selebaran tersebut, tertulis riwayat kelahiran dan riwayat kehidupan Nabi Muhammad SAW. Selain itu, juga tertulis tiga pernyataan sikap. Diantaranya, mendapatkan rahmat dan ridho dengan meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT, membangkitkan kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW, dan menanamkan kasih sayang kepada sesama mahluk manusia.

Ketua PB HIMASI, Jabbarudin Wukuf mengatakan, aksi penyebaran riwayat kelahiran dan riwayat kehidupan Nabi Muhammad SAW, serta tiga pernyataan sikap tersebut, merupakan salah satu upaya, untuk mempererat jalainan silaturahmi, persaudaraan dan kebersamaan, serta persatuan dan kesatuan umat Islam, khususnya dalam menjalankan kehidupan keagamaan, pembangunan dan kemasyarakatan.

Sementara sejumlah umat Islam mengatakan, aksi yang dilakukan oleh sejumlah mahasiswa tersebut, sangat positif dan besar manfaatnya. Karena melalui aksi tersebut, dapat mengingatkan umat Islam, khususnya dalam mengenang riwayat kelahiran dan riwayat kehidupan Nabi Muhammad SAW. Selain itu, juga dapat menggugah umat Islam, khususnya dalam meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT, termasuk mempererat tali silaturahmi, persaudaraan dan kebersamaan, serta persatuan dan kesatuan, saling mengasihi dan menyayangi, silih asah silih asih jeung silih asuh, ka cai jadi saleuwi ka darat jadi salebak, sareundeuk saigel sabobot sapihanean.

Sejumlah umat Islam mengharapkan, aksi yang dilakukan sejumlah mahasiswa tersebut, ke depan tidak hanya sebatas membagikan selebaran saja, tapi akan lebih baik apabila dibarengi dengan aksi nyata kemanusiaan, seperti donor darah, khitanan masal, memberi santunan kepada anak yatim piatu dan kaum dhuafa, gerakan kebersihan, penanaman pohon dan sebagainya, untuk teladani dan ditindak lanjuti oleh segenap umat Islam, khususnya umat Islam yang memiliki kemampuan lebih. Dengan demikian, aksi yang dilakukan sejumlah mahasiswa tersebut, akan memiliki nilai dan manfaat yang lebih besar, khususnya bagi kehidupan keagamaan dan kemanusiaan, serta kelestarian alam dan lingkungan, sesuai dengan tuntutan dan ajaran agama Islam, serta yang dicontohkan dan diperintahkan oleh Nabi Muhammad SAW.

 
Jumat, 11 Februari 2011
SISWA KELAS 9 SMP NEGERI 11 KOTA SUKABUMI OPTIMIS LULUS 100 PERSEN
Reporter : ENDANG SUMARDI
 

Siswa kelas 9 SMP Negeri 11 Kota Sukabumi, dalam tahun pelajaran 2010-2011 ini, optimis lulus 100 persen. Karena pada tahun-tahun sebelumnya pun, siswa kelas 9 SMP Negeri 11 Kota Sukabumi, senantiasa lulus 100 persen. Terlebih dengan diberlakukannya Peraturan Menteri Pendidikan Nasional (Permendiknas) Nomor 45 Tahun 2010, Tentang Kriteria Ujian Nasional. Sebab dengan diberlakukannya Permendiknas tersebut, seperti dijelaskan Wakil Kepala SMP Negeri 11 Kota Sukabumi, Lukman Hakim, M.Pd., pihak sekolah secara otomatis dilibatkan, khususnya dalam menentukan kelulusan siswa.

Adapun parameter yang digunakan dalam menentukan kelulusan siswa, berdasarkan Permendiknas tersebut dilakukan secara terpadu. Yakni 60 persen diambil dari nilai Ujian Nasional (UN), dan 40 persen diambil dari nilai Ujian Sekolah (US), termasuk nilai raport dari semester 1 sampai dengan semester 5, nilai perilaku akhlak mulia siswa, Olah Raga, Kesenian, dan Pendidikan Kewarga Negaraan (PKN).

Menyinggung jumlah siswa kelas 9 tahun pelajaran 2010-2011, menurut Wakil Kepala SMP Negeri 11 Kota Sukabumi, seluruhnya mencapai 165 siswa, tergabung dalam 4 Rombongan Belajar (Rombel). Sedangkan jumlah siswa keseluruhan, dari mulai kelas 7 sampai dengan kelas 9 mencapai 540 siswa, tergabung dalam 12 rombel.

Sementara prestasi yang berhasil diraih SMP Negeri 11 Kota Sukabumi baru-baru ini, khususnya dalam bidang olah raga, diantaranya juara I dan III Atletik Tingkat Kota Sukabumi, juara I dan III Palang Merah Remaja (PMR) Tingkat Kota Sukabumi, serta juara II Pramuka Tingkat Kota Sukabumi. Sedangkan dalam bidang studi atau akademik, yakni 5 besar Olimpiade Matematika, Fisika, Biologi, dan Bahasa Inggeris, Tingkat Kota Sukabumi.

Diungkapkannya, dalam kegiatan Jambore Daerah (Jamda) Pramuka Jawa Barat, yang berlangsung belum lama ini di Jatinangor Kabupaten Sumedang, SMP Negeri 11 Kota Sukabumi turut serta mengambil bagian, dengan mengirimkan utusan 2 orang siswa.

 
Sabtu, 29 Januari 2011
SELAIN PENDIDIKAN FORMAL SISWA HARUS DIBERI PENDIDIKAN INFORMAL
Reporter : ENDANG SUMARDI
 

Selain pendidikan formal, para siswa harus diberi pendidikan informal, khususnya yang berkaitan dengan ilmu keterampilan atau life skill. Dengan demikian, apabila mereka sudah selesai sekolah atau kuliah, mereka dapat membuka lapangan pekerjaan, sehingga bisa hidup mandiri dan berguna bagi orang lain. Karena menurut Ketua Lembaga Peduli Pendidikan Masyarakat (LP2M) Sukabumi, Achmad Hidayat, ilmu keterampilan tersebut dapat dijadikan modal utama, khususnya untuk membuka usaha.

Berkaitan dengan hal tersebut, pihak LP2M Sukabumi senantiasa berupaya optimal membekali para siswa, dengan menggelar berbagai seminar. Adapun seminar yang dilaksanakan pihak LP2M Sukabumi baru-baru ini, yakni Seminar Sehari Tentang Studi Identifikasi Pengembangan Usaha Kecil dan Menengah (UKM) Potensial Sukabumi.

Maksud dan tujuan dilaksanakannya seminar tersebut, sebagai salah satu upaya untuk mencari jalan keluar, atas berbagai masalah yang dihadapi oleh para pelaku UKM di Sukabumi. Diharapkannya, melalui seminar tersebut, dapat memberikan dampak positif terhadap peningkatan kesejahteraan para pelaku UKM di Sukabumi.

Adapun masalah utama yang dihadapi para pelaku UKM, seperti dikatakan Ketua LP2M Sukabumi, yakni masalah permodalan dan izin usaha. Karena berdasarakan hasil studi pihak LP2M Sukabumi dilapangan, UKM yang sudah berjalan dan berhasil mengembangkan kegiatan usahanya dengan baik, yakni UKM yang telah mendapat bantuan modal dan pemasaran dari pemerintah.

Ditandaskannya, hasil studi yang dilakukan oleh pihak LP2M Sukabumi ini, akan disampaikan kepada pemerintah, khususnya kepada pihak dinas-instansi terkait, untuk dilakukan pembahasan dan dijadikan bahan kebijakan, dalam menyusun program kegiatan yang akan dilaksanakan.

Seminar sehari yang dilaksanakan LP2M tersebut, dibuka secara resmi oleh Wakil Walikota Sukabumi, Doktor H. Mulyono, M.M., serta diikuti oleh 50 peserta, yang terdiri dari kalangan UKM dan LSM. Sedangkan yang bertindak sebagai pembicara dalam seminar tersebut, antara lain Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskopperindag) Kota Sukabumi, Drs. Dudi Fathul Jawad, M.Pd., dari UNPAD Bandung, Profesor Doktor Ina Primiana, salah seorang Pengusaha Kota Sukabumi, Insinyur Sugih Prakoso, dan perwakilan dari AIKMA Kota Sukabumi.

 
Sabtu, 15 Januari 2011
SEBANYAK 15 ORANG MAHASISWA STAI-STISIP SYAMSUL ULUM DAPAT BEASISWA
Reporter : ENDANG SUMARDI
 

Sebanyak 15 orang mahasiswa STAI-STISIP Syamsul Ulum Gunungpuyuh Kota Sukabumi, mendapat beasiswa pendidikan, bebas biaya kuliah selama menjalani pendidikan di STAI-STISIP Syamsul Ulum. Diberikannya beasiswa ini, karena ke-15 orang mahasiswa tersebut, mampu menghafal AL-Quran sebanyak 30 jus dengan baik dan benar, tepatnya pada saat pertama kali masuk menjadi mahasiswa di Perguruan Tinggi tersebut. Untuk itu, pihak Lembaga Tahfizul Quran Yayasan Syamsul Ulum Kota Sukabumi merekomendasikan, agar ke-15 orang mahasiswa tersebut mendapat beasiswa pendidikan.

Kepala Lembaga Tahfizul Quran Yayasan Syamsul Ulum Gunungpuyuh Kota Sukabumi, K.H. Maftukhin Ahmad AL-Hafidz menjelaskan, ke-15 orang mahasiswa yang mendapat beasiswa tersebut, ber-asal dari Pondok Pesantren Darul Huffadz AL-Matiin dan dari lingkungan sekitar Syamsul Ulum. Dijelaskan pula, pihaknya tidak membatasi jumlah mahasiswa, yang tertarik mengikuti program ini. Karena yang dapat menghafal AL-Quran sebanyak 30 jus ini sangat jarang. Sebab hingga saat ini masih ada image dalam pikiran masyakarat, bahwa untuk menghafal AL-Quran ini tidak akan menghasilkan. Selain itu, dalam pikiran masyarakat, ter-utama para orang tua memandang, setelah anaknya keluar dari Perguruan Tinggi tidak bisa bekerja, apabila menghafal AL-Quran. Ditandaskannya, para orang tua tersebut hanya memikirkan duniawi belaka, tanpa memikirkan bekal yang dapat dibawa ke akhirat kelak, yakni mengamalkan berbagai hal yang diperintah oleh AllahTaalla.

Kepala Lembaga Tahfizul Quran Yayasan Syamsul Ulum Gunungpuyuh Kota Sukabumi mengungkapkan, faktor lain dalam menghafal AL-Quran, yakni terkesan cukup berat. Sebab tidak sedikit anak yang memiliki potensi dan keinginan untuk menghafal AL-Quran, tidak didukung oleh orang tuanya, atau sebaliknya. Hal ini sangat jauh berbeda dengan orang-orang yang sudah mengetahui dan merasakan kebarokahan AL-Quran, pasti akan langsung tertarik untuk melakukannya. Adapun kunci sukses untuk bisa menghafal AL-Quran dengan baik dan benar, sangat tergantung pada kemampuan dan kesungguhan anak. Berkaitan dengan hal tersebut, setiap orang yang memiliki potensi dan kemampuan menghafal AL-Quran sebanyak 30 jus, dapat mengikuti program tersebut, guna mendapatkan beasiswa pendidikan di STAI-STISIP Syamsul Ulum Gunungpuyuh Kota Sukabumi.

 
Selasa, 30 November 2010
SISWA SMP NEGERI 13 KOTA SUKABUMI SELENGGARAKAN BHAKTI SOSIAL
Reporter : ENDANG SUMARDI
 

Sebanyak 100 siswa SMP Negeri 13 Kota Sukabumi, baru-baru ini menyelenggarakan bhakti sosial, berupa pemberian 700 paket Sembako, kepada warga masyarakat yang kurang mampu, di wilayah Kelurahan Lembursitu Kecamatan Lembursitu Kota Sukabumi. Pemberian paket Sembako tersebut, diserahkan secara simbolis, bertempat di halaman Kelurahan Lembursitu.

Hadir dalam kesempatan tersebut, Lurah Lembursitu, Rosidin Muhamad Suwardi, S.IP., Kepala SMP Negeri 13 Kota Sukabumi, Hajah Nani Nuryani, M.Pd., Dewan Guru SMP Negeri 13 Kota Sukabumi, tokoh masyarakat, alim ulama, pemuda dan undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Lurah Lembursitu, Rosidin Muhamad Suwardi, S.IP., atas nama warga masyarakat setempat, mengucapkan terima kasih, seraya menyatakan merasa bangga dan terharu, atas sikap dan kepedulian siswa SMP Negeri 13 Kota Sukabumi, dengan memberi bantuan paket Sembako kepada warga masyarakat yang kurang mampu, di wilayah Kelurahan Lembursitu.

Ditandaskannya, nasib bangsa Indonesia pada masa mendatang, berada di pudak generasi muda. Untuk itu, Lurah Lembursitu menghimbau segenap siswa SMP Negeri 13 Kota Sukabumi, agar belajar dengan sungguh-sungguh, serta menaati berbagai peraturan dan tata tertib yang ditetapkan oleh pihak sekolah, serta senantiasa menghindari berbagai perbuatan dan perilaku yang tidak terpuji. Maksud dan tujuannya, supaya kelak menjadi manusia yang baik, serta berguna bagi keluarga, bangsa, negara dan agama. Diharapkannya, kegiatan yang sangat positif dan besar manfaatnya bagi warga masyarakat ini, hendaknya dijadikan agenda tahunan, bekerja sama dengan pihak kelurahan.

Sementara Kepala SMP Negeri 13 Kota Sukabumi, Hajah Nani Nuryani, M.Pd. menjelaskan, kegiatan bhakti sosial tersebut akan dijadikan agenda tahunan. Karena sangat positif dan besar manfaatnya bagi warga masyarakat. Selain itu, juga dapat meningkatkan kebersamaan, persatuan dan kesatuan, khususnya dalam meningkatkan keimanan dan ketaqwaan, serta kepedulian dan kesalehan sosial siswa SMP Negeri 13 Kota Sukabumi.

Diharapkannya, kegiatan tersebut dapat memberikan kontribusi secara nyata, terhadap upaya pencapaian Visi Pembangunan Kota Sukabumi, yakni Terwujudnya Kota Sukabumi Sebagai Pusat Pelayanan Berkualitas Bidang Pendidikan, Kesehatan dan Perdagangan di Jawa Barat, Berlandaskan Iman dan Taqwa; serta Visi Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi, yakni Dengan Iman dan Taqwa Mewujudkan Pemerintahan yang Amanah Berparadigma Surgawi, Menuju Kota Sukabumi yang Cerdas, Sehat dan Sejahtera, baik lahir maupun batin, dilandasi nilai-nilai fhilosofis, Sidiq, Tabligh, Amanah, Fathonah.

 
Senin, 15 November 2010
SAAT INI SEMAKIN BANYAK MAHASISWA YANG KEHILANGAN JATI DIRI
Reporter : ENDANG SUMARDI
 

Ketua STAI-STISIP Syamsul Ulum Gunungpuyuh Sukabumi, Profesor Doktor K.H. Dedi Ismatullah Machdi, S.H., M.H. menandaskan, saat ini semakin banyak mahasiswa yang kehilangan jati diri, dan terkena degradasi moral yang cukup parah. Bahkan menurut Ketua STAI-STISIP Syamsul Ulum Gunungpuyuh Sukabumi, bukan hanya mahasiswa saja, akan tetapi bangsa Indonesia pada umumnya sudah lama kehilangan jati diri.

Penandasan Ketua STAI-STISIP Syamsul Ulum Gunungpuyuh Sukabumi tersebut, disampaikan pada acara pembukaan Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Kuliah Taaruf, yang diikuti oleh 430 orang Calon Mahasiswa STAI-STISIP Syamsul Ulum Gunungpuyuh Sukabumi Tahun Akademik 2010-2011, baru-baru ini.

Adapun dampak yang sangat mudah dirasakan saat ini, yakni semakin kehilangan rasa hormat dan budaya malu, termasuk sifat individualisme, seks bebas, narkoba dan kriminalitas, menjadi hal yang lumrah. Demikian pula perilaku dan sikap mahasiswa, pada umumnya sudah tidak mencerminkan seorang mahasiswa.

Ketua STAI-STISIP Syamsul Ulum Gunungpuyuh Sukabumi mengharapkan, dengan dilaksanakannya Diklat Taaruf tersebut, dapat menciptakan jati diri mahasiswa, yang memiliki kualitas AL- Akhlak dan AL-Kharimah yang agung, kulitas kearifan spiritual, kualitas kelulusan keilmuan, dan kualitas kematangan professional.

Berkaitan dengan hal tersebut, Ketua STAI-STISIP Syamsul Ulum Gunungpuyuh Sukabumi, menghimbau kepada seluruh Calon Mahasiswa, untuk memulai dan senantiasa memadukan kemampuan berfikir, yang diwujudkan dalam Indek Prestasi, dengan kemampuan non tekhnis dan non akademik. Dengan demikian, seluruh Calon Mahasiswa ini dapat menjadi Mahasiswa yang mempunyai kecerdasan intelektual, kecerdasan emosional, dan kecerdasan spiritual, serta dapat bergaul dengan segenap elemen yang ada di masyarakat.

 
Kamis, 21 Oktober 2010
UNTUK PASARKAN PRODUK SISWA SMK HARUS DIJALIN KEMITRAAN
Reporter : ENDANG SUMARDI
 

Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Sukabumi, Sugi Prakoso mengatakan, untuk meningkatkan pemasaran produk siswa SMK Kota Sukabumi yang tergabung dalam program vokasional, harus dijalin kemitraan dengan berbagai pihak, khususnya dengan para pengusaha, baik lokal maupun nasional dan internasional.

Karena menurut Ketua Apindo Sukabumi, dengan adanya jalinan kemitraan tersebut, para pengusaha dapat mengetahui berbagai produk yang dihasilkan oleh para siswa SMK Kota Sukabumi, khususnya yang dibutuhkan oleh perusahaannya. Selain itu, juga harus mengetahui layanan dan program, khususnya yang dibutuhkan oleh pasar. Dengan demikian, antara produk dengan kebutuhan pasar dapat selaras, sehingga produk yang dihasilkan dapat dipasarkan dengan baik dan lancar.

Menyinggung kualitas produk yang dihasilkan oleh para siswa SMK Kota Sukabumi, seperti ditandaskan Ketua Apindo Sukabumi, sudah cukup baik, serta tidak perlu diragukan lagi. Namun untuk meningkatkan pemasaran produk siswa SMK tersebut, tidak mudah seperti membalikan tepak tangan, karena setiap perusahaan memiliki kriteria tersendiri.

Sementara Sekretaris Program Kota Vokasional Kota Sukabumi, Andri L Kusumah menjelaskan, produk yang dihasilkan oleh para siswa SMK Kota Sukabumi, saat ini sudah cukup banyak, khususnya dalam bidang elektronik, otomotif dan pertanian, yang kualitasnya tidak kalah oleh produk pabrik-pabrik besar. Antara lain, siswa SMK Negeri 1 merakit sepeda motor dengan merk Esemka, bekerja sama dengan pabrik motor Kanzen, siswa SMK Negeri 2 merakit Laptop dan PC Computer, siswa SMK Negeri 3 dalam bidang Tata Boga, dan siswa SMK Negeri 4 dalam bidang Mesin Pertanian. Diharapkannya, tingkat kepercayaan warga masyarakat terhadap kualitas produk siswa SMK Kota Sukabumi tersebut, dalam setiap harinya dapat meningkat, sehingga warga masyarakat lebih tertarik membeli produk-produk yang dihasilkan oleh para siswa SMK Kota Sukabumi.

 
Minggu, 17 Oktober 2010
PRODUK HASIL KARYA SISWA SMK KOTA SUKABUMI SANGAT DIMINATI
Reporter : ENDANG SUMARDI
 

Produk hasil karya siswa SMK Kota Sukabumi yang tergabung dalam program vokasional, sangat diminati oleh warga masyarakat dari luar Kota Sukabumi, bahkan dari luar negeri. Sedangkan di daerahnya sendiri, yakni di Kota Sukabumi, menurut Sekretaris Program Kota Vokasional Kota Sukabumi, Andri L Kusumah, belum maksimal diminati oleh warga masyarakat.

Dijelaskannya, siswa SMK Kota Sukabumi yang tergabung dalam program vokasional, telah menghasilkan berbagai produk elektronik, otomotif dan pertanian, yang kualitasnya tidak kalah oleh produk pabrik-pabrik besar. Adapun produk siswa SMK Kota Sukabumi yang tergabung dalam program tersebut, yakni siswa SMK Negeri 1 merakit sepeda motor dengan merk Esemka, bekerja sama dengan pabrik motor Kanzen. Selanjutnya siswa SMK Negeri 2 merakit Laptop dan PC Computer, siswa SMK Negeri 3 dalam bidang Tata Boga, dan siswa SMK Negeri 4 dalam bidang Mesin Pertanian.

Dijelaskan pula, belum maksimalnya minat warga masyarakat Kota Sukabumi, khususnya dalam membeli produk hasil program vokasional tersebut terbilang wajar. Karena warga masyarakat, belum mengetahui kualitas produk yang dihasilkan oleh para siswa tersebut. Diharapkannya, kepercayaan warga masyarakat terhadap kualitas produk siswa SMK Kota Sukabumi tersebut, lambat laun dapat meningkat dan berkembang, sehingga warga masyarakat akan lebih tertarik membeli produk hasil para siswa SMK tersebut.

Namun untuk produk vokasional Laptop dan Sepeda Motor, seperti dikatakan Sekretaris Program Kota Vokasional Kota Sukabumi, sudah diminati oleh sebagian warga masyarakat Kota Sukabumi, kendati jumlah peminatnya masih perlu ditingkatkan lagi. Untuk itu, langkah dan upaya kedepan yang harus dilakukan, yakni perlu dibentuk forum sosialisasi, supaya warga masyarakat dapat mengetahui kualitas produk yang dihasilkan oleh para siswa tersebut. Selain itu, pada tahun 2011, pihaknya akan mendaftarkan produk hasil program vokasional tersebut, supaya mendapat label SNI. Dengan demikian, warga masyarakat tidak akan merasa ragu terhadap kualitas produk, khususnya yang dihasilkan oleh para siswa tersebut.

 
Selasa, 8 Juni 2010
SELURUH SISWA KELAS 12 SMA NEGERI 3 KOTA SUKABUMI LULUS 100 PERSEN PADA UJIAN NASIONAL UTAMA
Reporter : ENDANG SUMARDI
 

Seluruh siswa kelas 12 SMA Negeri 3 Kota Sukabumi, dalam tahun pelajaran 2009-2010, lulus 100 persen pada Ujian Nasional (UN) Utama, seperti pada tahun-tahun sebelumnya. Prestasi yang sangat membanggakan semua pihak, khususnya pihak sekolah, para siswa dan orang tua murid, serta Pemerintah Kota Sukabumi dan dinas-instansi terkait ini, ditempuh melalui proses Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) yang baik dan sinergis. Selain itu, juga ditempuh melalui berbagai cara dan upaya. Diantaranya dengan menambah jam pelajaran dan pengayaan, serta remedial dan try out, termasuk pembinaan kesehatan dan keagamaan, melalui pembelajaran Iman dan Taqwa (Imtaq). Maksud dan tujuannya, supaya seluruh siswa kelas 12, dalam menghadapi dan mengikuti UN tersebut, dalam kondisi sehat dan siap, baik mental maupun spiritual.

Disamping itu, juga seluruh siswa kelas 12 SMA tersebut, senantiasa taat dan disiplin, khususnya dalam mengikuti seluruh program yang dilaksanakan oleh pihak sekolah, termasuk menghapal seluruh mata pelajaran, menjaga kesehatan dan menyikapi berbagai hal yang dapat menggangu konsentrasi para siswa dalam menghadapi dan mengikuti UN. Yang tidak kalah penting, juga peran serta orang tua siswa, yang senantiasa pro-aktif membantu, dengan memberi bimbingan dan dorongan, serta mengawasi dan mengarahkan putera-puterinya, khususnya dalam melakukan pembelajaran, baik di sekolah maupun di rumah masing-masing. Kepala SMA Negeri 3 Kota Sukabumi menandaskan, dengan adanya kerja-sama yang baik dan sinergis dari ketiga pihak tersebut, yakni pihak sekolah, para siswa dan orang tua, pelaksanaan UN di SMA Negeri 3 Kota Sukabumi dapat berjalan lancar, serta hasilnya sangat baik dan membanggakan semua pihak.

Demikian disampaikan Kepala SMA Negeri 3 Kota Sukabumi, Drs. Riskardjo, M.Pd., di sela-sela acara kenaikan kelas dan pelepasan siswa kelas 12, hari Selasa, 8 Juni 2010, bertempat di Gelanggang Olah Raga (GOR) Remaja Merdeka Kota Sukabumi, yang dimeriahkan pementasan berbagai jenis kesenian, baik tradisional maupun modern, kreasi siswa SMA Negeri 3 Kota Sukabumi. Selain itu, juga diisi prosesi seni upacara adat Sunda, serta penyerahan hadiah dan piagam penghargaan kepada sejumlah siswa yang berprestasi.

Menyinggung jumlah lulusan SMA Negeri 3 Kota Sukabumi Tahun Pelajaran 2009-2010, seluruhnya mencapai 472 siswa, yang terdiri atas program Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) sebanyak 312 siswa, dan program Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) sebanyak 160 siswa. Ditandaskannya, dari jumlah tersebut, sebanyak 301 siswa sudah diterima di Perguruan Tinggi (PT), melalui Program Penelusuran Minat dan Kemampuan (PMDK). Sedangkan sisanya sebanyak 171 siswa masih menunggu, karena ada beberapa PT yang belum mengumumkan calon mahasiswa yang diterima. Selain itu, juga ada beberapa siswa yang mendaftar ke TNI dan Polri.

 
Minggu, 30 Mei 2010
SISWA SMK NEGERI 1 KOTA SUKABUMI DAPAT KOMPETENSI SESUAI PROGRAM KEAKHLIAN MASING-MASING
Reporter : ENDANG SUMARDI
 

Sebagian besar siswa SMK Negeri 1 Kota Sukabumi, mendapat kompetensi sesuai dengan program keakhliannya masing-masing. Selain itu, menurut Kepala SMK Negeri 1 Kota Sukabumi, Wahyuto, M.T., juga senantiasa diikut-sertakan pada pelatihan keterampilan tambahan, sebagai kegiatan ekstra kurikuler. Antara lain pengenalan teknologi informasi dan komunikasi, autocad, pengenalan internet, bahasa Inggeris dan bahasa Jepang, serta pengembangan diri dan kepribadian. Upaya tersebut dilakukan, dalam rangka membekali sekaligus meningkatkan kemampuan para siswa, khususnya di bidang teknologi informasi, kemampuan berkomunikasi dalam berbahasa asing, serta menanamkan disiplin dan kepribadian, terhadap seluruh siswa SMK Negeri 1 Kota Sukabumi.

Dikatakannya, SMK Negeri 1 Kota Sukabumi, sebagai salah satu sekolah kejuruan di Kota Sukabumi, tetap konsisten serta senantiasa ber-upaya optimal untuk dapat mencarikan tempat kerja bagi para lulusan. Dikatakan pula, pada tahun pelajaran 2009-2010, sebanyak 354 lulusan dapat disalurkan melalui sekolah ke beberapa industri, baik dalam negeri maupun luar negeri. Antara lain, sebanyak 48 lulusan magang di beberapa perusahaan di Jepang melalui JIAEC, dan sebanyak 396 lulusan bekerja di berbagai perusahaan industri dalam negeri. Sedangkan lulusan tahun pelajaran 2009-2010 yang melanjutkan ke berbagai Perguruan Tinggi, seluruhnya berjumlah 35 lulusan, melalui Program Penelusuran Minat dan Kemampuan (PMDK). Dijelaskannya, dari jumlah tersebut, sebanyak 10 lulusan mendapat bea siswa dari 2 Perguruan Tinggi di Bandung dan Jember.

Dalam kesempatan ini, Kepala SMK Negeri 1 Kota Sukabumi, mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada berbagai perusahaan industri dan berbagai pihak, yang hingga saat masih menaruh kepercayaan kepada SMK Negeri 1 Kota Sukabumi, dengan merekrut para lulusan dari berbagai jurusan keakhlian.

Kepala SMK Negeri 1 Kota Sukabumi juga menandaskan, masyarakat dan dunia industri saat ini, senantiasa mengharapkan tenaga kerja yang kompeten di bidangnya, serta mampu berkomunikasi dengan baik. Selain itu, juga dapat bekerja-sama, percaya diri, bersikap terbuka, mempunyai sikap kepemimpinan, serta menguasai ilmu dasar dan terapan, yang menjadi dasar teknologi.

Untuk itu, seluruh lulusan SMK Negeri 1 Kota Sukabumi, diharapkan memiliki kepekaan terhadap pelestarian lingkungan hidup, Hak Azasi Manusia (HAM) dan hak kepemilikan intelektual, serta senantiasa ber-iman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, termasuk memiliki bekal pengetahuan dan keterampilan yang cukup. Maksud dan tujuannya, untuk meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM), yang dibutuhkan oleh masyarakat dan dunia industri, khususnya dalam era globalisasi saat ini, yang penuh dengan tantangan dan persaingan.

 
Rabu, 19 Mei 2010
SISWA SECAPA POLRI SUKABUMI DAPAT PEMBINAAN DAN PEMBEKALAN DARI KAPOLRI
Reporter : ENDANG SUMARDI
 

Sebanyak 1.021 Siswa Secapa Polri Sukabumi, mendapat pembinaan dan pembekalan dari Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri), Jenderal Polisi Bambang Hendarso Danuri. Pembinaan dan pembekalan tersebut, disampaikan Kapolri, saat berkunjung ke Secapa Polri Sukabumi, hari Senin, 17 Mei 2010. Adapun ke-1.021 siswa Secapa Polri yang diberi pembinaan dan pembekalan tersebut, yakni Salabrip Reguler Gelombang I Tahun 2010, yang terdiri dari 521 siswa Calon Perwira, dan 500 siswa peserta Sekolah Alih Golongan. Sedangkan ke-521 siswa Calon Perwira tersebut, merupakan bagian dari 3 ribu 200 Calon Perwira Tahun 2010.

Dalam kesempatannya, Kapolri mengajak kepada seluruh peserta didik tersebut, agar senantiasa menjunjung tinggi tugas dan fungsi bela negara, serta menumbuhkan jiwa patriotisme dan nasionalisme. Selain itu, Kapolri juga mengajak kepada seluruh anggota Polri, agar senantiasa ber-upaya optimal menjalankan tugas dan fungsi, mengayomi dan melindungi masyarakat, serta senantiasa menciptakan suasana wilayah yang aman, tenteram dan tertib, dengan senantiasa menindak tegas, cepat dan sigap, terhadap seluruh pelaku kriminalitas dan pelanggar-pelanggar hukum lainnya.

Hal tersebut sangat penting dilakukan oleh segenap anggota Polri, guna memberikan rasa aman, tenteram dan nyaman kepada segenap lapisan masyarakat. Yang tidak kalah penting bagi seluruh anggota Polri, juga agar senantiasa mewaspadai daerah-daerah rawan bencana, seperti banjir, tanah longsor, gempa dan sebagainya, dengan melakukan upaya antisipasi penanganan secara terpadu.

Kapolri juga berharap kepada seluruh anggota Polri, agar senantiasa menjalin kerjasama dengan masyarakat, khususnya dalam menciptakan suasana keamanan dan ketertiban yang kondusif, serta senantiasa dekat dengan masyarakat. Dengan demikian, Polri akan senantiasa dekat sekaligus disenangi dan disegani oleh masyarakat. Untuk itu, Kapolri menghimbu seluruh anggota Polri, agar senantiasa menghindari tindakan-tindakan yang tidak simpatik, arogan dan sok kuasa, yang tidak mencerminkan perilaku sebagai pelindung, pengayom dan pelayan masyarakat.

 
Rabu, 5 Mei 2010
SEBANYAK 5 RIBU 622 SISWA SD DAN MI SELAMA 3 HARI IKUT UAS BN TAHUN PELAJARAN 2009-2010
Reporter : ENDANG SUMARDI
 

Sebanyak 5 ribu 622 siswa SD dan MI se Kota Sukabumi, selama 3 hari, tepatnya dari tanggal 4 sampai dengan 6 Mei 2010, mengikuti Ujian Akhir Sekolah Bertaraf Nasional (UAS BN) Tahun Pelajaran 2009-2010, untuk mata pelajaran Bahasa Indonesia, Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA). Usai mengikuti UAS BN, seluruh siswa SD dan MI tersebut, juga akan mengikuti Ujian Sekolah selama 3 hari, tepatnya dari tanggal 7 sampai dengan 10 Mei 2010, untuk mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI), Pendidikan Kewarga-negaraan (PKn), Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS), Bahasa Sunda, Bahasa Inggeris dan Komputer.

Kepala Bidang Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan Kota Sukabumi, Jaelani Somantri, S.Pd. menjelaskan, UAS BN bagi siswa SD dan MI tersebut bukan satu-satunya penentu kelulusan. Karena UAS BN hanya merupakan alat pemetaan mutu pendidikan nasional. Adapun yang menentukan lulus atau tidaknya siswa SD dan MI tersebut, tergantung pada hasil rapat dewan guru masing-masing, sesuai dengan aturan dan kriteria yang berlaku. Sebab yang lebih mengetahui kualitas siswa layak tidaknya lulus, yakni dewan guru masing-masing sekolah, baik SD maupun MI.

Dikatakannya, secara keseluruhan, UAS BN dilaksanakan sesuai dengan jadual yang telah ditentukan. Bahkan 3 hari sebelum dilaksanakan UAS BN, tepatnya pada hari Jumat malam tanggal 30 April 2010, naskah soal-soal UAS BN telah diterima dari Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat, untuk didistribusikan ke 7 Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) TK-SD Kecamatan, dengan pengawalan secara ketat dari aparat Kepolisian.

Ditandaskannya, seluruh naskan soal-soal UAS BN tersebut, disimpan di masing-masing UPTD TK-SD. Maksud dan tujuannya, untuk mempermudah masing-masing SD dan MI dalam melakukan pengambilan soal-soal UAS BN tersebut. Bahkan setiap SD dan MI, bisa mengambil soal-soal UAS BN tersebut, dalam setiap harinya mulai pukul 6 pagi.

Menyinggung teknis pelaksanaan UAS BN Tahun Pelajaran 2009-2010, menurut Kepala Bidang Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan Kota Sukabumi, pelaksanaan UAS BN tersebut, pada setiap harinya dimulai pukul 8 sampai dengan pukul 10 pagi. Dijelaskannya, dalam UAS BN tersebut, tidak ada UAS BN Ulangan, yang ada hanya UAS BN Susulan. Itupun hanya berlaku bagi siswa yang berhalangan hadir dalam UAS BN Utama, dengan alasan yang tepat dan bisa diterima, seperti sakit dan sebagainya. Dijelaskan pula, UAS BN Susulan tersebut akan dilaksanakan pada tanggal 10 sampai dengan 12 Mei 2010 mendatang. Sedangkan hasil UAS BN, akan diumumkan paling lambat 3 minggu, setelah pelaksanaan UAS BN Utama.

 
Selasa, 4 Mei 2010
RATUSAN SISWA SMK NEGERI 1 KOTA SUKABUMI DILIRIK PERUSAHAAN INDUSTRI TERNAMA DARI JAKARTA
Reporter : ENDANG SUMARDI
 

Ratusan siswa SMK Negeri 1 Kota Sukabumi, dilirik perusahaan industri ternama dari Jakarta, yakni PT Unilever Indonesia TBK. Bahkan perusahaan tersebut, menurut rencana akan melakukan perekrutan langsung terhadap lulusan SMK ini, pada tanggal 10 dan 11 Mei 2010 mendatang, dengan melakukan interview dan tes kepada 400 siswa SMK ini, termasuk kepada 200 siswa SMK Swasta yang ada di Kota Sukabumi, yang pelaksanaannya akan dilangsungkan di Aula SMK Negeri 1 Kota Sukabumi, jalan Kabandungan Kota Sukabumi.

Kepala SMK Negeri 1 Kota Sukabumi, Wahyuto, M.T. menjelaskan, kendati hasil kelulusan Ujian Nasional (UN) tingkat SMK baru diumunkan beberapa hari yang lalu, namun sebagian lulusan SMK ini banyak diminati oleh berbagai perusahaan industri besar, baik dari dalam maupun dari luar negeri. Hal tersebut membuktikan, bahwa lulusan SMK Negeri 1 Kota Sukabumi ini sangat potensial dan berkualitas, serta mampu bersaing dengan lulusan-lulusan SMK lainnya di Indonesia.

Dikatakannya, perekrutan tenaga kerja terhadap lulusan SMK ini, bukan hanya dilakukan oleh PT Unilever Indonesia TBK saja, akan tetapi masih banyak perusahaan-perusahaan besar lainnya yang akan melakukan perekrutan. Diantaranya PT Keihin, PT Samsung Electric Indonesia, PT Toyota Motor, PT Surya Raya Ruberindo, PT Sanyo Jaya Component, dan PT Astra Honda Motor. Dikatakan pula, dengan banyaknya siswa SMK Negeri 1 Kota Sukabumi yang diterima di berbagai perusahaan besar tersebut, menandakan bahwa Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) di SMK ini, mampu menjawab kebutuhan tenaga kerja terampil di dunia industri.

Kepala SMK Negeri 1 Kota Sukabumi juga menjelaskan, dalam tahun pelajaran 2008-2009 lalu, sebanyak 568 lulusan SMK Negeri 1 Kota Sukabumi dari berbagai jurusan, diantaranya sebanyak 246 lulusan langsung di rekruk oleh berbagai perusahan, baik dari dalam maupun dari luar negeri. Bahkan ada pula yang magang di Negeri Sakura Jepang. Berkaitan dengan hal tersebut, Kepala SMK Negeri 1 Kota Sukabumi merasa optimis, dalam tahun pelajaran 2009-2010 ini pun, sebagian besar lulusan SMK Negeri 1 Kota Sukabumi, bisa disalurkan ke berbagai perusahaan industri.

Dijelaskan pula, selain akan direkrut oleh berbagai perusahaan besar, sejumlah siswa SMK Negeri 1 Kota Sukabumi, juga ada yang telah diterima di berbagai Perguruan Tinggi ternama, melalui jalur PMDK. Antara lain, sebanyak 7 siswa telah diterima di UPI, 9 siswa di Politeknik Manufaktur Bandung, serta 2 siswa diterima di IPB dan UGM. Selain itu, juga ada sejumlah siswa yang mendapat bea siswa, untuk melajutkan pendidikan di Perguruan Tinggi yang ada di Negeri Jiran Malaysia. Untuk itu, Kepala SMK Negeri 1 Kota Sukabumi mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada dewan guru dan seluruh pegawai SMK Negeri 1 Kota Sukabumi, atas segala jerih payah dan dedikasinya, sehingga mampu mencetak lulusan yang berkualitas.

 
Minggu, 25 April 2010
TERBENTUKNYA BSI CAREER CENTER PENEMPATAN KARIER MAHASISWA DAN ALUMNI LEBIH PROFESIONAL
Reporter : ENDANG SUMARDI
 

Dengan terbentuknya BSI Career Center, penanganan persiapan dan penempatan karier mahasiswa dan alumni, akan lebih sungguh-sungguh, serta lebih baik dan professional. Hal tersebut dilakukan, sebagai bukti dan kesungguhan Akademik BSI, melalui pelaksanaan berbagai bidang dan kegiatan, baik yang berhubungan dengan persiapan, maupun yang berhubungan dengan penempatan karir mahasiswa dan alumni.

Adapun program kerja yang berhubugan dengan penempatan karir mahasiswa dan alumni, seperti dikatakan Direktur Bina Sarana Informatika (BSI), Insinyur Naba Aji Noto Seputro, didampingi Kepala Bagian BSI Career Center, Heri Kuswara, S.E., S.Kom., dan Kepala Cabang BSI Sukabumi, Taufik Baidawi, diantaranya Campus Recruitment atau company to Campus, yakni kegiatan rekrutment Sumber Daya Manusia (SDM) langsung dikampus BSI, yang dilakukan oleh Dunia Indistri dan Usaha, dengan berbagai tahapan seleksi kerja. Kegiatan tersebut dilaksanakan setiap bulan, serta dalam setiap bulannya lebih dari lima perusahaan, yang melakukan campus recruitment di Kampus BSI.

Selain itu, juga program BSI Career Canter Fair atau Bursa Kerja BSI. Kegiatan Pameran Bursa Kerja BSI tersebut, dilakukan dalam bentuk pasar kerja, yang dilakukan pada setiap Pasca Wisuda BSI oleh BSI Career Center, dengan mengundang pihak dunia industri dan usaha, melalui berbagai program dan peluang kerja, yang ditawarkan secara langsung kepada mahasiswa dan alumni Akademi BSI. Kegiatan tersebut dilaksanakan lima kali dalam setiap tahun.

Selanjutnya CV Recruitment oleh BSI Career Center, dengan cara menanpung berkas lamaran mahasiswa dan alumni, untuk direkomendasikan ke perusahaan-perusahaan yang membutuhkan SDM, dan dilakukan hampir setiap hari. Kemudian Database Recriutment, yakni pengiriman sejumlah database mahasiswa dan alumni, berdasarkan sortir dan filterasi kualifikasi, yang waktunya disesuaikan dengan permintaan perusahaan.

Sedangkan program lainnya yang dilakukan BSI Career Center, yakni Come To Company atau melalui metode Jemput Bola, yakni berkunjungan ke berbagai dunia industri dan usaha, untuk melakukan kerja-sama dalam berbagai bidang, ter-utama dalam bidang recruitment SDM, yang dilakukan setiap bulan sedikitnya ke empat perusahaan.

Ditandaskannya, untuk memudahkan mahasiswa dan alumni dalam meng-akses Publikasi Peluang Kerja, para mahasiswa dan alumni dapat meng-Update dan meng-Upload lowongan kerja di web site Akademik BSI, www.bsi.ac.id, www.bsiku.com dan www.bsijobs.com, atau melalui Madding BSI Career Center, di seluruh Kampus BSI setiap hari.

 
Minggu, 18 April 2010
BSI SIAP ANTARKAN SELURUH MAHASISWA DAN ALUMNI UNTUK MENJADI ANAK BANGSA YANG CERDAS DAN MANDIRI
Reporter : ENDANG SUMARDI
 

Tingginya angka pengangguran terdidik saat ini, merupakan tantangan dan pekerjaan rumah bagi para pengelola Perguruan Tinggi (PT). Untuk itu, menurut Direktur Bina Sarana Informatika (BSI) selaku Ketua Badan Pengurus Harian BSI, Insinyur Naba Aji Noto Seputro, didampingi Kepala Bagian BSI Career Center, Heri Kuswara, S.E., S.Kom., dan Kepala Cabang BSI Sukabumi, Taufik Baidawi, dunia pendidikan tinggi harus mampu memberikan jalan keluarnya bagi para lulusan PT, supaya dapat cepat terserap oleh lapangan pekerjaan, baik di dunia usaha maupun di dunia industri dan sebagainya. Namun untuk mewujudkan hal tersebut, seperti dikatakan Direktur BSI, bukan merupakan pekerjaan yang mudah, karena jumlah lapangan yang terbuka setiap tahun tidak dapat sepenuhnya menampung seluruh lulusan PT. Selain itu, juga diperparah oleh krisis finansial yang melanda dunia saat ini, serta efek domino dari krisis tersebut berdampak pada pertumbuhan ekonomi di Indonesia, yang ber-ujung pada semakin kecilnya lapangan pekerjaan serta bertambahnya angka pengangguran, akibat terjadinya pengurangan tenaga kerja atau Pemutusan Hubungan Kerja (PHK).

Direktur BSI juga mengatakan, banyaknya pengangguran terdidik di Indonesia, karena banyak alumni PT yang hanya ber-orientasi untuk mencari pekerjaan, bukan menciptakan lapangan pekerjaan. Padahal semua pihak pun mengetahui, bahwa Negara Indonesia merupakan negara yang sangat kaya raya, lengkap dengan potensi kandungan Sumber Daya Alam (SDA) yang sangat luar biasa. Namun sangat disayangkan, karena kekayaan alam yang dimiliki Negara Indonesia tersebut tidak dimanfaatkan dan dikekola secara optimal. Hal tersebut terjadi, akibat minimnya Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas dan semangat kewira-usahaan atau entrepreneur di kalangan masyarakat bangsa Indonesia.

Berkaitan dengan hal tersebut, Akademi BSI sebagai salah satu PT terdepan khususnya dalam mencerdaskan anak bangsa, memiliki tanggung-jawab yang besar dan siap mengantarkan seluruh mahasiswa dan alumninya, untuk menjadi anak bangsa yang cerdas dan mandiri. Ditandaskannya, salah satu bentuk tanggung-jawab yang dilaksanakan BSI untuk mewujudkan hal tersebut, yakni dengan dibentuknya suatu lembaga, yang secara khusus menangani kegiatan kewira-usahaan, sebagai salah satu solusi yang ideal dalam menciptakan berbagai peluang usaha dan lapangan pekerjaan, khususnya bagi mahasiswa dan alumni BSI di seluruh wilayah Indonesia. Selain itu, seluruh mahasiswa dan alumni BSI, senantiasa diberikan motivasi dan arahan, supaya senantiasa siap bersaing secara sehat, baik di dunia usaha maupun di dunia industri.

Menyinggung program kerja yang sudah, yang sedang, dan yang akan dilaksanakan, seperti dijelaskan Direktur BSI, diantaranya Seminar dan Talkshow Entrepreneurship, Training Entrepreneurship, Short Course Entrepreneurship, BSI Entrepreneurship Fair, Online Business Consulting, BSI Entrepreneurship Community, dan Entrepreneurship News.

 
Rabu, 31 Maret 2010
SEBANYAK 5 RIBU 264 SISWA SMP DAN MTS SE KOTA SUKABUMI SELAMA 4 HARI MENGIKUTI UJIAN NASIONAL
Reporter : ENDANG SUMARDI
 

Sebanyak 5 ribu 264 siswa SMP dan MTs se Kota Sukabumi, selama 4 hari, tepatnya dari tanggal 29 Maret sampai dengan 1 April 2010, mengikuti Ujian Nasional (UN) Tahun Pelajaran 2009-2010. Adapun Ke-5 ribu 264 siswa SMP dan MTs tersebut, ber-asal dari 53 SMP dan MTs se Kota Sukabumi, dan ditempatkan di 40 SMP dan MTs se Kota Sukabumi. Karena yang memenuhi persyaratan untuk menyelenggarakan UN, hanya 40 SMP dan MTs. Sedangkan sisanya sebanyak 13 SMP dan MTs, tidak memenuhi persyaratan untuk menyelenggarakan UN.

Pelaksanaan UN SMP dan MTs tersebut, ditinjau langsung oleh Walikota Sukabumi, H. Mokhamad Muslikh Abdussyukur, S.H., M.Si. dan Wakil Walikota Sukabumi, Doktor H. Mulyono, M.M., didampingi oleh sejumlah Kepala Dinas-Instansi terkait, ke sejumlah SMP dan MTs, diantaranya ke SMPN 2, SMPN 1, SMP MW, SMPN 15, SMPN 12, SMPN 8, dan MTs Negeri Warudoyong.

Dalam kesempatannya, baik Walikota Sukabumi maupun Wakil Walikota Sukabumi mengharapkan, seluruh siswa SMP dan MTs di Kota Sukabumi lulus 100 persen, dengan mendapat nilai baik. Ditandaskannya, apabila seluruh siswa SMP dan MTs di Kota Sukabumi lulus 100 persen, dapat memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan kualitas pendidikan Kota Sukabumi, sekaligus meningkatkan peringkat pendidikan di Jawa Barat.

Sementara Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Sukabumi, selaku Ketua Panitia UN Kota Sukabumi Tahun Pelajaran 2009-2010, Drs. Ayep Supriatna menjelaskan, mata pelajaran yang diberikan dalam UN tersebut, seluruhnya berjumlah 4 mata pelajaran. Antara lain, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggeris, Matematika, dan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA).

Ditandaskannya, ke-4 mata pelajaran yang diberikan dalam UN tersebut, dijamin tidak ada kebocoran. Karena kerahasiahan soal-soal UN tersebut, dijaga secara ketat oleh aparat Kepolisian. Selain itu, juga dalam proses pendistribusian soal-soal UN tersebut, pihak Panitia UN Kota Sukabumi bekerja-sama dengan Tim Pemantau Independen (TPI) dari Perguruan Tinggi (PT), termasuk dengan para Pengawas UN dan aparat Kepolisian.

Adapun proses pendistribusian soal-soal UN tersebut, pada setiap hari, tepatnya pada setiap pukul 6 pagi, oleh Panitia UN Kota Sukabumi diserahkan kepada pihak TPI, yang selanjutnya diserahkan kembali kepada pihak Panitia Penyelenggara UN di SMP dan MTs masing-masing. Dikatakannya, soal-soal UN tersebut, setelah diterima oleh pihak Panitia Penyelenggara UN di setiap SMP dan MTs masing-masing, kemudian diserahkan kembali kepada Pengawas UN di setiap kelas, yang selanjutnya diserahkan kembali kepada para siswa, baik SMP maupun MTs.

 
Senin, 29 Maret 2010
SEBANYAK 25 SISWA TK ISLAM MITRA NUSANTARA BERKUNJUNG KE RSPD FM KOTA SUKABUMI
Reporter : ENDANG SUMARDI
 

Sebanyak 25 siswa TK Islam Mitra Nusantara Kelurahan Karamat Kecamatan Gunungpuyuh Kota Sukabumi, hari Sabtu pagi, 27 Maret 2010, berkunjung ke RSPD FM Kota Sukabumi. Adapun maksud dan tujuannya, seperti dikatakan Kepala TK Islam Mitra Nusantara Kota Sukabumi, Iis Supriatin, S.Pd., dalam rangka memperkenalkan serta memberi pengetahuan dan wawasan kepada para siswa, tentang cara-cara, teknik, metode, sarana dan prasarana, serta alat komunikasi penyiaran di RSPD FM Kota Sukabumi.

Menyinggung pendirian TK Islam Mitra Nusantara Kota Sukabumi, menurut Kepala TK Islam tersebut, baru berjalan 5 tahun, terhitung sejak tanggal 14 April 2005. Namun demikian, kendati baru berjalan 5 tahun, tapi TK Islam tersebut telah berhasil meraih sejumlah prerstasi yang cukup membanggakan semua pihak, khususnya pihak TK, para siswa dan orang tua. Antara lain, juara satu Siswa Berprestasi Tingkat Kecamatan Gunungpuyuh, juara satu dan dua Senam Tingkat Kota Sukabumi, serta juara satu, dua dan tiga Mewarnai Tingkat Kota Sukabumi. Yang lebih membanggakan semua pihak, yakni TK Islam tersebut telah meraih Nilai Akreditasi TK A, dengan nilai 94,8. Ditandaskannya, sejumlah prestasi yang berhasil diraih TK Islam tersebut, berkat kebersamaan dan kekompakan dari seluruh komponen TK, serta kelengkapan sarana dan prasarana, termasuk kelengkapan administrasi, baik umum maupun kelas.

Sedangkan visi TK Islam Mitra Nusantara Kota Sukabumi, yakni Ber-iman, Ber-ilmu, Cerdas, Sehat, Ceria, dan Ber-akhlak Mahmudah. Dengan misi, Menanamkan rasa ketaqwaan kepada Allah Taalla sejak dini; Menumbuhkan dan mengembangkan kreativitas, imajinasi apresiatif, serta bersosialisasi dengan sesama teman. Selanjutnya Membentuk sikap mandiri dan menanamkan cara hidup bersih dan sehat; Menjadikan TK sebagai tempat belajar dan bermain; Menanamkan Cinta Tanah Air; Membiasakan berperilaku agamis; dan Memberikan suri tauladan dari warga TK.

Untuk mewujudkan visi dan misi tersebut, TK Islam Mitra Nusantara Kota Sukabumi, didukung oleh sejumlah tenaga pengajar yang profesional, sesuai dengan bidang masing-masing. Antara 1 orang Kepala TK, 4 orang Guru Kelompok, yang terdiri dari 2 orang Guru Laki-Laki dan 2 orang Guru Perempuan, 1 orang tenaga Tata Usaha, dan 1 orang Penjaga TK. Selain itu, juga didukung oleh fasilitas atau sarana dan prasarana yang memadai, diantaranya Ruangan Belajar, Perpustakaan, Tempat Bermain, Mushola, Komputer, dan Alat Musik, seperti Angklung, Keyboard dan Drum Band.

Sedangkan lingkup perkembangan yang dilakukan di TK Islam Mitra Nusantara Kota Sukabumi, diantaranya membiasakan sikap perilaku yang islami, dan 5 kemampuan pengembangan dasar, yang terdiri dari Pendidikan Agama Islam, Bahasa Indonesia, Fisik dan Motorik, Sosial emosional, Kognitif, dan Bahasa Sunda. Sementara kegiatan Muatan Lokal atau Mulok dan Ekstrakurikuler yang dikembangkan di TK Islam Mitra Nusantara Kota Sukabumi, yakni Mengaji Iqro, Membaca, Bermain Musik, Bahasa Inggeris dan Arab, PSA, Prasiaga, Berenang, dan Mewarnai.

 
Rabu, 24 Maret 2010
SEBANYAK 75 SISWA SDN DEWI SARTIKA CBM LAKUKAN PEMANTAUAN JENTIK NYAMUK AIDES AIGEPTY
Reporter : ENDANG SUMARDI
 

Sebanyak 75 siswa SDN Dewi Sartika CBM Kota Sukabumi, yang tergabung dalam Kader Lingkungan dan Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) SDN Dewi Sartika CBM Kota Sukabumi, melakukan pemantauan jentik nyamuk Aides Aigepty, pada bak-bak penampungan air yang ada di lingkungan sekolah, perkantoran, dan perumahan warga masyarakat di sekitar sekolah, radius 500 meter. Diantaranya, perkantoran di lingkungan Setda Kota Sukabumi, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Sukabumi, PT jasa Raharja Perwakilan Sukabumi, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Sukabumi, Koperasi Pegawai Republik Indonesia Pemerintah Kota Sukabumi (KPRI-PKS), Kantor Perpustakaan Umum Daerah Kota Sukabumi, Sekretariat Tim Penggerak PKK Kota Sukabumi, dan sejumlah perumahan warga masyarakat di sekitar lingkungan sekolah.

Kepala SDN Dewi Sartika CBM Kota Sukabumi, Drs. Asep Rukman Wiria, M.M. menjelaskan, pelaksanaan pemantauan jentik nyamuk Aides Aigepty tersebut, selain merupakan program rutin Kader Lingkungan dan UKS SDN Dewi Sartika CBM Kota Sukabumi yang dilaksanakan setiap 4 bulan sekali, juga dalam rangka memperingati Hari Air se Dunia, yang jatuh pada tanggal 22 Maret 2010, serta dalam rangka memperingati Hari Jadi Ke-96 Kota Sukabumi dan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-10 SDN Dewi Sartika CBM Kota Sukabumi, yang jatuh pada tanggal 1 April 2010.

Dijelaskan pula, selain melaksanakan pemantauan jentik nyamuk Aides Aigepty, para Kader Lingkungan dan UKS serta siswa lainnya SDN Dewi Sartika CBM Kota Sukabumi, juga senantiasa aktif melaksanakan gerakan kebersihan dan kegiatan 3-M, yakni Menguras dan Menutup Bak Penampungan Air, serta Membuang atau Mengubur Barang-Barang Bekas, yang dapat digunakan tempat bersarang dan berkembang biak nyamuk Aides Aigepty, termasuk melaksanakan penanaman pohon di sekitar sekolah.

Diharapkannya, dengan dilaksanakannya berbagai kegiatan yang dilakukan oleh para Kader Lingkungan dan UKS serta siswa lainnya SDN Dewi Sartika CBM Kota Sukabumi tersebut, dapat menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, indah, nyaman dan rindang, serta dapat meng-antisipasi munculnya berbagai jenis penyakit, ter-utama penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD), khususnya di sekitar lingkungan sekolah, umumnya di Kota Sukabumi.

Disamping itu, juga dapat menunjang terhadap pencapaian Visi Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi Tahun 2008-2013, yakni Dengan Iman dan Taqwa Mewujudkan Pemerintahan yang Amanah Berparadigma Surgawi, Menuju Kota Sukabumi yang Cerdas, Sehat dan Sejahtera, baik lahir maupun batin.

 
Rabu, 10 Maret 2010
WAKIL WALIKOTA SUKABUMI MENUTUP KEGIATAN PPL MAHASISWA STISIP SYAMSUL ULUM KOTA SUKABUMI
Reporter : GIRI NUGROHO
 

Wakil Walikota Sukabumi, Doktor H. Mulyono, M.M., hari Selasa, 9 Maret 2010, di Rumah Makan Makan Paeon Ligar Jalur Kota Sukabumi, secara resmi menutup kegiatan Praktek Pengalaman Lapangan (PPL) Mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (STISIP) Syamsul Ulum Kota Sukabumi.

Adapun kegiatan PPL yang dilaksanakan selama satu bulan penuh, tepatnya dari tanggal 6 Februari sampai dengan 6 Maret 2010 tersebut, diikuti oleh 28 peserta mahasiswa STISIP Syamsul Ulum Kota Sukabumi, serta mengambil tempat yang tersebar di tiga Kecamatan di Kota Sukabumi, yakni di Kecamatan Baros 9 orang, di Kecamatan Warudoyong 9 orang, dan di Kecamatan Lembur Situ 10 orang.

Wakil Walikota Sukabumi, Doktor H. Mulyono, M.M., dalam sambutannya menegaskan, kegiatan PPL tersebut sangat penting dilaksanakan, karena berkaitan dengan tiga pilar tugas pokok mahasiswa. Antara lain, nasionalis, intelektual, dan agamis. Dikatakannya, apabila para mahasiswa sudah memahami tiga pilar tugas pokok tersebut, dapat menciptakan dan mewujudkan pribadi-pribadi yang unggul dan berdaya saing tinggi dalam berbagai bidang.

Diharapkannya, para mahasiswa yang mengikuti PPL tersebut, dapat mengamalkan seluruh pengalaman dan pengetahuan yang didapat selama mengikuti PPL tersebut, baik di bangku perkuliahan maupun di masyarakat dan di tempat kerja.

Sementara Pembantu Ketua I Bidang Akademik STISIP Syamsul Ulum Kota Sukabumi, Drs. Dadang, M.Si. berharap, para mahasiswa yang mengikuti program PPL tersebut, dapat meng-analisa seluruh obyek PPL, dikaitkan dengan teori yang didapat di bangku perkuliahan. Dengan demikian, para mahasiswa tersebut dapat meningkatkan inovasi, sekaligus meng-aplikasikannya di masyarakat dan di tempat kerja masing-masing, ter-utama bagi para mahasiswa yang sudah bekerja sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS).

 
Rabu, 10 Maret 2010
SDN DEWI SARTIKA CBM AKAN SELENGGARAKAN PEKAN KREATIVITAS SISWA DAN LAUNCHING PSB ONLINE
Reporter : ENDANG SUMARDI
 

SDN Dewi Sartika CBM Kota Sukabumi, selama 4 hari, tepatnya dari tanggal 27 sampai dengan 31 Maret 2010, akan menyelenggarakan Pekan Kreativitas Siswa dan Launching Pusat Sumber Belajar (PSB) Online. Maksud dan tujuannya, dalam rangka memperingati ulang tahun ke-10 SDN Dewi Sartika CBM Kota Sukabumi, yang jatuh pada tanggal 1 April 2010 mendatang.

Adapun kegiatan yang akan dilaksanakan dalam Pekan Kreativitas Siswa dan Launching Pusat Sumber Belajar Online tersebut, seperti dikatakan Kepala SDN Dewi Sartika CBM Kota Sukabumi, Drs. Asep Rukman Wiria, M.M., yakni berbagai perlombaan untuk siswa TK dan SD se Kota Sukabumi, serta berbagai perlombaan intern untuk siswa SDN Dewi Sartika CBM, termasuk untuk Komite Kelas SDN Dewi Sartika CBM. Selain itu, juga akan dilaksanakan sujud syukur, tepatnya pada tanggal 1 April 2010. Dijelaskan pula, kegiatan tersebut mengambil tema, Melalui Pekan Kreativitas Siswa dan Launching Pusat Sumber Belajar Online, Kita Siapkan SDN Dewi Sartika CBM Menghadapi Globalisasi Pendidikan.

Kepala SDN Dewi Sartika CBM Kota Sukabumi menandaskan, kegiatan Pekan Kreativitas Siswa tersebut, sebagai wahana yang tepat, untuk meng-apresiasikan bakat dan minat, serta kemampuan, pengetahuan dan keterampilan para siswa, baik siswa TK maupun siswa SD di Kota Sukabumi. Sedangkan Launching Pusat Sumber Belajar Online, menurut Kepala SDN Dewi Sartika CBM Kota Sukabumi, merupakan momentum yang tepat untuk menyiapkan para siswa, khususnya dalam menghadapi era Information Tecnology atau Teknologi Informasi, menuju SDN Dewi Sartika CBM Kota Sukabumi, sebagai sekolah berbasis teknologi yang bermutu tinggi.

Diharapkannya, kegiatan tersebut dapat berjalan lancar, aman dan tertib. Untuk itu, Kepala SDN Dewi Sartika CBM Kota Sukabumi, menghimbau semua pihak, baik pihak pemerintah maupun swasta dan warga masyarakat khususnya orang tua siswa, agar pro-aktif membantu dan mendukung, baik berupa moril maupun materil.

 
Jumat, 5 Maret 2010
RATUSAN SISWA SMK NEGERI 1 KOTA SUKABUMI SECARA SUKARELA MENDONORKAN DARAH
Reporter : ENDANG SUMARDI
 

Ratusan siswa SMK Negeri 1 Kota Sukabumi, hari Senin, 1 Maret 2010 baru-baru ini, secara sukarela mendonorkan darah. Kegiatan yang dilaksanakan SMK Negeri 1 Kota Sukabumi bekerja-sama dengan Persatuan Donor Darah Indonesia (PDDI) Kota Sukabumi ini, ditinjau langsung oleh Wakil Walikota Sukabumi, Doktor H. Mulyono, M.M. Dalam kesempatan tersebut, Wakil Walikota Sukabumi menjelaskan, baik secara pribadi maupun secara kelembagaan, pihaknya memberikan apresiasi yang tinggi kepada para siswa SMK Negeri 1 Kota Sukabumi, yang telah mendonorkan darah secara sukarela. Karena kegiatan tersebut, akan berdampak pada peningkatan kesadaran para siswa, terhadap pentingnya melakukan donor darah.

Diharapkannya, kegiatan positif tersebut agar dilaksanakan secara rutin setiap tiga bulan sekali, karena akan berpengaruh dan sangat baik terhadap kesehatan. Diharapkan pula, dengan adanya dan meningkatnya kesadaran warga masyarakat termasuk para pelajar dan pegawai dalam melakukan donor darah, dapat memenuhi kebutuhan darah, khususnya di Kota Sukabumi.

Sementara Kepala SMK Negeri 1 Kota Sukabumi, Wahyuto. M.T. menjelaskan, pihaknya secara rutin melaksanakan donor darah, tepatnya pada setiap tiga bulan sekali, bekerja-sama dengan Unit Transfusi Darah Cabang Palang Merah Indonesia (UTDC-PMI) Kota Sukabumi.

Dijelaskan pula, pada setiap melakukan donor darah, jumlah siswa SMK Negeri 1 Kota Sukabumi yang mendonorkan darah rata-rata mencapai 100 siswa. Adapun para siswa yang mendonorkan darah tersebut, yakni para siswa yang telah ber-usia 17 tahun ke atas. Dikatakannya, selain para siswa, para guru dan pegawai Tata Usaha SMK Negeri 1 Kota Sukabumi pun, senantiasa turut serta mendonorkan darah secara rutin, setiap tiga bulan sekali.

Hadir dalam kesempatan tersebut, Kepala Bidang Pemberantasan Penyakit Menular (P2M) Dinas Kesehatan Kota Sukabumi, Dokter Rita Fitrianingsih, M.Kes., unsur dinas-instansi terkait, Wakil Ketua PDDI Kota Sukabumi, Erwin, dan undangan lainnya.

 
Senin, 1 Februari 2010
SELURUH SEKOLAH AGAR SIAPKAN PARA SISWA DALAM HADAPI UJIAN NASIONAL
Reporter : ENDANG SUMARDI
 

Seluruh persekolahan di Kota Sukabumi, agar sungguh-sungguh menyiapkan para siswa dengan baik, khususnya dalam menghadapi Ujian Nasional. Karena kegiatan yang sangat penting bagi seluruh persekolahan tersebut, waktunya tinggal dua bulan lagi, yakni pada bulan Maret atau April 2010 mendatang.

Wakil Walikota Sukabumi, Doktor H. Mulyono, M.M. menjelaskan, persiapan yang baik oleh seluruh persekolahan di Kota Sukabumi khususnya dalam menghadapi Ujian Nasional, akan meningkatkan rasa percaya diri atau confidence para siswa, yang pada gilirannya akan memberikan rasa tenang dan teliti, dalam menyelesaikan setiap soal ujian.

Demikian pula dalam pelaksanaan Ujian Nasional, hendaknya dikelola dengan sebaik dan sebersih mungkin, serta bebas dari berbagai bentuk rekayasa. Karena semua pihak tentu menghendaki, mulai dari pencetakan dan pendistribusian soal hingga pelaksanaan ujian, tidak ada kebocoran soal. Untuk itu, pelaksanaan Ujian Nasional tersebut perlu dikelola secara profesional, ter-utama oleh Panitia Penyelenggara di setiap tingkatan dan para pengawas di setiap ruangan kelas.

Sedangkan kepada para siswa yang akan menghadapi dan mengikuti Ujian Nasional, Wakil Walikota Sukabumi menghimbau, agar senantiasa sungguh-sungguh menyiapkan diri dalam menghadapi Ujian Nasional, dengan cara menghapal seluruh mata pelajaran, mengikuti try out dan pengayaan, yang dilaksanakan oleh sekolah masing-masing.

Himbauan Wakil Walikota Sukabumi tersebut, juga disampaikan kepada para orang tua siswa, agar sungguh-sungguh membimbing dan mengarahkan putera-puterinya, dalam menyiapkan diri menghadapi Ujian Nasional. Karena dengan kerja-sama yang baik dari ketiga pilar tersebut, yakni pihak sekolah, siswa dan orang tua, akan memberikan dampak yang lebih baik terhadap keberhasilan para siswa dalam mengikuti Ujian Nasional.

 
Senin, 25 Januari 2010
KEGIATAN SPONTAN DALAM PENGEMBANGAN DIRI SISWA
Reporter : ENDANG SUMARDI
 

Kegiatan spontan dalam pengembangan diri siswa, yakni kegiatan yang dapat dilakukan kapan saja dan dimana saja, serta tidak dibatasi oleh ruang. Kepala SD Negeri Babakan Sirna II Kota Sukabumi, Ecep Suriat, S.Pdi. menjelaskan, maksud dan tujuan dilaksanakannya kegiatan spontan tersebut, untuk memberikan pendidikan pada saat itu secara spontan, ter-utama dalam disiplin dan sopan santun, serta kebiasaan-kebiasaan yang baik. Diantaranya membiasakan para siswa untuk senantiasa memberi salam, membiasakan para siswa untuk senantiasa membuang sampah pada tempatnya, membiasakan para siswa untuk senantiasa mengantri membeli karcis, berwudu, mendaftar, berkendaraan dan sebagainya, serta membiasakan para siswa dalam mengatasi apabila terjadi silang pendapat. Selain itu, juga membiasakan para siswa dalam mengatasi apabila terjadi suatu konflik atau pertengkaran, serta membiasakan para siswa untuk senantiasa melakukan gotong royong dalam melaksanakan suatu pekerjaan.

Disamping itu, kegiatan dalam pengembangan diri siswa, menurut Kepala SD Negeri Babakan Sirna II Kota Sukabumi, juga bisa ditempuh melalui kegiatan terprogram, yakni kegiatan yang diprogramkan dan direncanakan, baik di kelas maupun di lingkungan sekolah. Adapun tujuannya untuk memberikan wawasan tambahan kepada para siswa, tentang unsur-unsur baru dalam kehidupan bermasyarakat. Antara lain melalui seminar atau workshop tentang Bahaya Demam Berdarah, Bahaya Merokok, Melestarikan Lingkungan Hidup, dan Meningkatkan Kecerdasan. Selanjutnya melakukan kunjungan ke Panti Asuhan, Rumah Sakit dan Museum, serta ke Lokasi Bencana Alam dan Widyawisata. Kemudian mengikuti lomba-lomba dalam bidang akademis, seperti Membaca, Menulis dan Menghitung (Calistung), Sapta Lomba, Olimpiade Matematika dan IPA (MIPA), Siswa Berprestasi, Lomba Kreativitas, Pentas Seni, Bazaar, Pameran Pendidikan, dan Outbond.

Dijelaskan pula, kegiatan dalam pengembangan diri siswa tersebut, juga dapat dilakukan melalui keteladanan, serta dapat dilakukan kapan saja dan dimana saja, khususnya yang berkaitan dengan pemberian contoh yang baik dari guru dan pengelola pendidikan kepada para siswa. Diantaranya memberikan contoh cara berpakaian yang baik dan rapih, berbicara ramah dan santun, datang tepat waktu, memulai kegiatan tepat waktu, mengucapkan terima kasih, tidak merokok, hidup hemat, tidak jajan makanan sembarangan, murah senyum, tidak meludah di sembarang tempat, serta senantiasa berdoa, baik sebelum maupun sesudah melaksanakan kegiatan.

 
Senin, 18 Januari 2010
JUMLAH PESERTA UJIAN NASIONAL DI KOTA SUKABUMI CAPAI 15 RIBU 255 SISWA
Reporter : ENDANG SUMARDI
 

Jumlah peserta Ujian Nasional (UN) Tahun Pelajaran 2009-2010, di Kota Sukabumi mencapai 15 ribu 255 siswa. Jumlah peserta UN tersebut, seperti dikatakan Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Sukabumi, Drs. Ayep Supriatna, termasuk peserta Ujian Akhir Semester Bertaraf Nasional (UAS-BN) SD, MI dan SD Luar Biasa. Antara lain, peserta UAS-BN SD, MI dan SD Luar Biasa Negeri dan Swasta sebanyak 5 ribu 69 siswa, peserta UN SMP, MTs dan SMP Luar Biasa Negeri dan Swasta sebanyak 4 ribu 380 siswa, dan peserta UN SMA, SMK dan MA sebanyak 5 ribu 806 siswa.

Dijelaskannya, pelaksanaan UN tersebut berdasarkan peraturan dari Departemen Pendidikan Nasional (Depdiknas), menyusul telah ditetapkannya Peraturan Menteri Pendidikan Nasional (Permendiknas) Nomor 74 Tahun 2009, Tentang UAS-BN SD, MI dan SD Luar Biasa Tahun Pelajaran 2009-2010, serta Permendiknas Nomor 75 Tahun 2009, Tentang UN SMP, MTs, SMP Luar Bisa, SMA, MA, SMK dan SMA Luar Biasa Tahun Pelajaran 2009-2010. Sedangkan pelaksanaan UN tersebut, sesuai dengan jadual yang dikeluarkan pihak Badan Standar Nasional Pendidikan (BNSP), dijadualkan berlangsung pada bulan Maret dan bulan Mei 2009 mendatang. Dijelaskan pula, pelaksanaan UN tersebut dibagi dalam tiga tahap. Yakni tahap pertama UN Utama, tahap kedua UN Susulan bagi siswa yang mengalami sakit pada waktu pelaksanaan UN Utama, dan UN Ulangan bagi siswa yang tidak lulus pada UN Utama.

Adapun UN Utama bagi siswa SMA, MA, SMK dan SMA Luar Biasa Negeri dan Swasta, dijadualkan berlangsung pada Minggu ketiga hingga Minggu keempat bulan Maret 2009. Sementara UN bagi siswa SMP, MTs dan SMP Luar Biasa Negeri dan Swasta, serta UAS-BN SD, MI dan SD Luar Biasa Negeri dan Swasta, dijadualkan berlangsung pada Minggu pertama hingga Minggu keempat bulan Mei 2009 mendatang. Untuk itu, Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Sukabumi menghimbau semua pihak khususnya para guru dan siswa, agar melakukan persiapan secara optimal, dengan melakukan Try Out dan Pengayaan, termasuk menghapal seluruh mata pelajaran.

 
Senin, 11 Januari 2010
PELAJARAN MUATAN LOKAL BAHASA SUNDA UNTUK KEMBANGKAN KEMAMPUAN DASAR SISWA
Reporter : ENDANG SUMARDI
 

Pelajaran Muatan Lokal Bahasa Sunda, untuk mengembangkan kemampuan dan keterampilan dasar siswa, khususnya dalam menyimak, berbicara, membaca, dan menulis. Sedangkan khusus untuk kelas 1 SD, menurut Kepala SD Negeri Babakan Sirna II Kota Sukabumi, Ecep Suriat, S.Pdi., diutamakan untuk mengembangkan kemampuan dalam menggunakan bahasa Sunda secara sederhana, melalui membaca, menulis dan daya nalar siswa.

Dikatakannya, untuk mengembangkan kemampuan dan keterampilan dasar siswa di SD Negeri Babakan Sirna II Kota Sukabumi, khususnya dalam menggunakan bahasa Sunda, diberikan pengetahuan tentang tata krama dan adat istiadat Sunda.

Sementara Muatan Lokal Bahasa Inggris, diberikan mulai dari kelas 1 sampai dengan kelas 6. Adapun ruang lingkup muatan lokal bahasa Inggris, mencakup keterampilan membaca, menyimak, berbicara dan menulis secara sederhana, dengan penekanan pada keterampilan berbicara, tentang ungkapan-ungkapan yang ada hubungannya dengan lingkungan siswa di sekolah, di rumah dan di masyarakat, dalam rangka menunjang pengembangan pariwisata dan perindustrian di wilayah Provinsi Jawa Barat, khususnya di Kota Sukabumi.

Demikian pula Muatan Lokal Pencak Silat, diberikan mulai dari kelas 1 sampai dengan kelas 6, dengan ruang lingkup mencakup keterampilan dalam melakukan gerakan-gerakan silat, yang ditujukan untuk memberikan kemampuan dalam mengolah tubuh, sehingga memiliki dampak positif pada peningkatan kebugaran dan kesehatan siswa.

Menyinggung Muatan Lokal Karawitan khususnya degungan, diberikan mulai dari kelas 3 sampai dengan kelas 6, dengan ruang lingkup mencakup keterampilan, melakukan latihan dengan menggunakan waditra atau alat-alat degungan, yang ditujukan untuk menggali potensi siswa, sehingga memiliki kompetensi pada pengembangan bakat dan minat di bidang seni karawitan khususnya degungan.

Selanjutnya Muatan Lokal Pendidikan Lingkungan Hidup, diberikan mulai dari kelas 1 sampai dengan kelas 6, dengan ruang lingkup mencakup keterampilan untuk mengenal lingkungan hidup, sehingga mampu membina kemampuan siswa, untuk senantiasa menjaga dan melestarikan, serta terbiasa memiliki sikap peduli terhadap lingkungan, baik di sekolah maupun di rumah dan di masyarakat.

 
Senin, 21 Desember 2009
WALIKOTA SUKABUMI SERAHKAN BEASISWA SEBESAR 100 JUTA RUPIAH KEPADA 200 ORANG SANTRI BERPRESTASI
Reporter : ENDANG SUMARDI
 

Walikota Sukabumi, H. Mokhamad Muslikh Abdussyukur, S.H., M.Si., menyerahkan bantuan beasiswa sebesar 100 juta rupiah, kepada 200 orang santri berprestasi se Kota Sukabumi tahun 2009. Bantuan beasiswa tersebut, diserahkan secara simbolis kepada 7 orang santri, saat membuka secara resmi pelaksanaan Musabaqoh Tilawatil Quran (MTQ) Ke-31 Tingkat Kota Sukabumi Tahun 2009, Jumat malam, 18 Desember 2009, di Lapangan Merdeka Kota Sukabumi.

Dalam sambutannya Walikota Sukabumi menjelaskan, MTQ Tingkat Kota Sukabumi tahun ini, sengaja dilaksanakan berbarengan dengan perayaan tahun baru Islam, 1 Muharam 1431 Hijriyah, dengan harapan, segenap ummat Islam mampu menapaki tahun 1431 Hijriyah ini, menjadi semakin baik dibanding dengan tahun-tahun sebelumnya.

Berkaitan dengan hal tersebut, Walikota Sukabumi mengajak kepada segenap ummat Islam, untuk menjadikan MTQ Tingkat Kota Sukabumi tahun ini, sebagai wahana untuk mengasah dan meningkatkan kemampuan dzikir dan fikir.

Diharapkannya, melalui kegiatan MTQ dan perayaan tahun baru Islam, 1 Muharam 1431 Hijriyah ini, segenap ummat Islam mampu meningkatkan pemahaman dan pengamalan kandungan AL-Quran, khususnya dalam mewujudkan Kota Sukabumi cerdas, sehat dan sejahtera, yang berparadigma surgawi.

Hadir dalam kesempatan tersebut, unsur Muspida, Sekretaris Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Provinsi Jawa Barat, Ketua Umum LPTQ Kota Sukabumi, para Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), Kepala Kantor Departemen Agama Kota Sukabumi, jajaran pengurus Majelis Ulama Indonsia (MUI) Kota Sukabumi, Ketua Tim Penggerak PKK Kota Sukabumi, Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kota Sukabumi, tokoh masyarakat, alim ulama, pemuda dan undangan lainnya.

 
Senin, 30 November 2009
SEBANYAK 184 SISWA SMA, SMK DAN MA SE KOTA SUKABUMI IKUT PELATIHAN JURNALISTIK
Reporter : ENDANG SUMARDI
 

Sebanyak 184 siswa dari 46 SMA, SMK dan MA Negeri dan Swasta se Kota Sukabumi, selama dua hari, tepatnya dari tanggal 28 sampai dengan 29 November 2009, di SMK Negeri 2 Kota Sukabumi, mengkuti Pelatihan Jurnalistik.

Pelatihan Jurnalistik yang diselenggarakan Yayasan Sukabumi Pos bekerjasama dengan Pemerintah Kota Sukabumi ini, dibuka secara resmi oleh Walikota Sukabumi, H. Mokhamad Muslikh Abdussyukur, S.H., M.Si.

Dalam sambutannya, Walikota Sukabumi menjelaskan, pelatihan jurnalistik ini dalam rangka meng-antisipasi Visi Kota Sukabumi Tahun 2005-2025, yakni Terwujudnya Kota Sukabumi Sebagai Pusat Pelayanan Berkualitas Bidang Pendidikan, Kesehatan dan Perdagangan di Jawa Barat, Berlandaskan Iman dan Taqwa.

Ditandaskannya, dalam bidang pendidikan, bukan saja pendidikan yang sifatnya formal, akan tetapi juga pendidikan yang sifatnya informal, pendidikan yang sifatnya general, dan pendidikan yang sifatnya spesial, termasuk pendidikan jurnalistik. Namun demikian, untuk pendidikan jurnalistik, tidak setiap sekolah dan fakultas universitas ada pendidikan jurnalistik, karena ada leg spesialis yang membutuhkan tenaga-tenaga khusus, yang mampu mencetak jurnalis handal, serta dapat melaksanakan visi dan misi seorang jurnalis yang baik. Karena seorang jurnalis yang baik, akan mampu memberikan kontribusi positif, terhadap kemajuan pembangunan nasional.

Walikota Sukabumi mengatakan, semua pihak tentu mengetahui, bahwa tujuan pembangunan nasional, adalah melindungi segenap bangsa dan seluruh tumpah darah Indonesia, serta memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa, dan ikut serta dalam ketertiban dunia.

Dikatakan pula, seorang Walikota hanya memiliki dua mata. Akan tetapi, ketika berita positif muncul dari seorang wartawan, akan memberikan infut terhadap suatu kebijakan. Untuk itu, paradigma tersebut harus senantiasa diwujudkan oleh seorang jurnalis, khususnya dalam membuat suatu konstruksi berita, yang senantiasa didasari oleh send of responsibility. Karena harus diingat, bahwa Negara Indonesia ini adalah Negara Hukum, bukan Negara Kekuasaan. Adapun ciri-ciri dari Negara Hukum, yakni yang pertama bahwa hukum menempati posisi yang tertinggi, dan yang kedua setiap orang dipersamakan kedudukannya dalam hukum. Dengan demikian, kebebasan yang berlaku di Negara Indonesia, adalah kebebasan yang dibingkai oleh norma-norma hukum yang berlaku di Negara Indonesia.

Berkaitan dengan hal tersebut, Walikota Sukabumi menyambut baik dan memberikan apresiasi yang tinggi kepada Yayasan Sukabumi Pos, yang telah melaksanakan pelatihan jurnalistik ini, seraya mengharapkan, dari pelatihan tersebut dapat menghasilkan wartawan-wartawan yang handal, yang mempunyai reputasi tinggi, baik secara lokal dan regional, maupun secara nasional dan internasional, serta mampu mewujudkan cita-cita Republik Indonesia, khususnya cita-cita Kota Sukabumi.

 
Jumat, 4 September 2009
SEBANYAK 86 MAHASISWA BARU STIE STIMIK PASIM SELAMA SATU PEKAN IKUT MASA ORIENTASI
Reporter : ENDANG SUMARDI
 

Sebanyak 86 mahasiswa baru STIE STIMIK PASIM dan Santri baru PPT AL-Fath PASIM Kota Sukabumi, pada bulan Ramadhan Tahun 1430 Hijriyah ini, selama satu pekan mengikuti masa orientasi, tepatnya dari tanggal 3 sampai dengan tanggal 9 September 2009 mendatang. Masa orientasi mahasiswa baru tersebut, dibuka secara resmi oleh Wakil Walikota Sukabumi, Drs. H. Mulyono, M.M., bertempat di Gedung juang 45.

Dalam kesempatannya Wakil Walikota Sukabumi menjelaskan, keberadaan Perguruan Tinggi di Kota Sukabumi, sangat membantu terhadap upaya dan program Pemerintah Kota Sukabumi, khususnya dalam menyiapkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas. Sebab dengan SDM yang berkualitas, dapat membantu terhadap pelaksanaan berbagai bidang pembangunan. Untuk itu diharapkan, seluruh Perguruan Tinggi yang ada di Kota Sukabumi, agar senantiasa ber-upaya optimal meningkatkan kualitas pendidikan, melalui proses pembelajaran yang berkualitas, didukung oleh fasilitas dan tenaga pengajar yang berkualitas.

Sedangkan kepada para mahasiswa baru, Wakil Walikota Sukabumi mengharapkan, agar dalam menimba ilmu di Perguruan Tinggi, dilaksanakan dengan sungguh-sungguh. Sebab tidak semua lulusan SLTA memiliki kesempatan untuk duduk di bangku kuiah. Dikatakannya, dari sekitar 5 ribu lulusan SLTA dalam setiap tahunnya di Kota Sukabumi, yang mampu melanjutkan ke Perguruan Tinggi hanya sekitar 30 persen. Untuk itu, kesempatan ini harus benar-benar dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya.

Sementara Ketua STIE STIMIK PASIM Kota Sukabumi, Fajar Laksana menjelaskan, dilaksanakannya masa orientasi pada bulan Ramadhan ini, sebagai salah satu upaya untuk membekali ilmu keagamaan kepada para mahasiswa baru. Dengan demikian, para mahasiswa baru tersebut memiliki pengetahuan dan wawasan dalam bidang keagamaan yang memadai. Dikatakannya, penutupan masa orientasi mahasiswa baru ini, dijadualkan berlangsung di Masjid Agung Kota Sukabumi, bergabung dengan BAZ dan DKM. Karena pelaksanaan masa orientasi mahasiswa baru ini, bekerjasama degan MUI dan BAZ Kota Sukabumi.

Pada kesempatan tersebut, Ketua STIE STIMIK PASIM Kota Sukabumi, melantik kepengurusan Badan Eksekutif Mahsiswa (BEM) dan Badan Perwakilan Mahasiswa (BPM) STIE STIMIK PASIM Kota Sukabumi.

 
Senin, 24 Agustus 2009
PRODI AGRIBISNIS FAKULTAS PERTANIAN UMMI CETAK MAHASISWA JADI AKHLI DALAM BIDANG AGRIBISNIS
Reporter : ENDANG SUMARDI
 

Program Studi (Prodi) Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Sukabumi (UMMI), mencetak para mahasiswanya menjadi akhli dalam bidang agribisnis. Untuk itu, para mahasiswa di Prodi tersebut, tidak hanya sekedar dicetak untuk menjadi pekerja saja, akan tetapi lebih dari itu, yakni mampu menciptakan lapangan kerja.

Ketua Prodi S-1 Agribisnis Fakultas Pertanian UMMI, Reny Sukmawati mengharapkan, dengan pendidikan yang lebih menitik beratkan pada ilmu terapan, akan berdampak pada mahasiswa setelah lulus, yakni tidak hanya mencari lapangan pekerjaan, akan tetapi mampu menciptakan lapangan pekerjaan baru bagi orang lain. Sebab ilmu terapan atau ilmu praktis yang diajarkan di Prodi Agribisnis Fakultas Pertanian UMMI kepada para mahasiswanya tersebut, terdiri dari kewirausahaan, riset pemasaran, tata niaga pertanian, dan etika bisnis islam.

Ditandaskannya, beberapa mata kuliah tersebut sangat penting diterapkan. Karena masyarakat sangat membutuhkan ilmu seperti ini, untuk menyelesaikan berbagai problem yang dihadapi bangsa Indonesia, ter-utama di Kota dan Kabupaten Sukabumi. Untuk itu, Prodi Agribisnis Fakultas Pertanian UMMI, senantiasa ber-upaya optimal meningkatkan kualitas dan kuantitas mahasiswa.

Dikatakannya, dalam meningkatkan kuantitas mahasiswa, setiap tahun senantiasa disusun sejumlah strategi, untuk menyedot calon mahasiswa yang lebih banyak. Sedangkan dalam meningkatkan kualitas mahasiswa, setiap tahun senantiasa dilaksanakan berbagai kegiatan. Diantaranya try out, seminar, penelitian dan riset, serta rod show ke sekolah dan perguruan tinggi lainya.

Selain itu, juga membuat Kelurahan Binaan, yakni Kelurahan Babakan Kecamatan Cibeureum Kota Sukabumi, dengan mengadakan Prodi Pengembangan Agribisnis, membuat Perpustakaan Agribisnis, dan membuat kompos, termasuk memberi penyuluhan dan mengajarkan cara menanam padi organik kepada masyarakat. Maksud dan tujuannya, dalam rangka upaya meningkatkan pengetahuan, wawasan dan keterampilan, serta perekonomian dan kesejahteraan masyarakat.

 
Selasa, 4 Agustus 2009
DUA SISWA SMP NEGERI 2 RSBI WAKILI JAWA BARAT IKUT OLIMPIADE SAINS TINGKAT NASIONAL
Reporter : ENDANG SUMARDI
 

Dua siswa SMP Negeri 2 Rintisan Sekolah Berstandar Internsional (RSBI) Kota Sukabumi, M. Ali Wardani kelas 8 RSBI 2, dan Refaldi Intri Dwi Putra kelas 9 Bilingual, mewakili Jawa Barat mengikuti olimpiade sains tingkat Nasional, yang berlangsung selama 6 hari, tepatnya dari tanggal 3 hingga 9 Agustus 2009 mendatang, bertempat di Century Park Jakarta.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Sukabumi, Sanusi Harjadireja, S.Pd. mengharapkan, SMP Negeri 2 Kota Sukabumi agar senantiasa melakukan berbagai upaya, khususnya dalam menyiapkan para siswanya, untuk mengikuti olimpiade sains yang digelar setiap tahun. Sebab sebagai RSBI yang unggul, memiliki kapasitas untuk menyiapkan prestasi para siswanya, baik di tingkat regional maupun di tingkat national, bahkan di tingkat internasional.

Sementara Kepala SMP Negeri 2 RSBI Kota Sukabumi, Mumu mengatakan, sebelum bertolak ke Century Park Jakarta, kedua siswa tersebut terlebih dahulu dilatih di Bandung selama 5 hari, tepatnya dari tanggal 29 Juli 2009 hingga 2 Agustus 2009.

Sedangkan terpilihnya kedua siswa mengikuti olimpiade sains tersebut, setelah mereka berhasil bersaing dengan para siswa lainnya dari 26 kota dan kabupaten se Jawa Barat, yang dinilai oleh tim pemantau dari Sub Dinas Pendidikan Dasar dan Menengah Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat, mewakili Kota Sukabumi.

Dijelaskannya, sebelum berangkat ke Bandung dan Jakarta, pihak sekolah telah melengkapi administrasi kedua siswa tersebut, dari Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat dan Ditjen Manajemen Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdamen). Dalam olimpiade tersebut, M. Ali Wardani mengikuti Olimpiade Sains Biologi, dan Refaldi Intri Dwi Putra mengikuti Olimpiade Sains Fisika.

Dijelaskan pula, kedua siswa tersebut memiliki segudang prestasi, baik di tingkat Kota Sukabumi maupun di tingkat Wilayah Bogor dan Jawa Barat. Diharapkannya, kedua siswa tersebut, dalam mengikuti olimpiade sains ini, mampu dan berhasil menjadi yang terbaik.

Menyinggung prestasi yang telah diraih M. Ali Wardani, baik di tingkat Kota Sukabumi maupun di tingkat Wilayah Bogor dan Jawa Barat, diantaranya juara pertama Olimpiade Sains Biologi, juara kedua Musabaqoh Dakwah, dan juara ketiga Lomba Pidato Pendidikan Agama Islam (PAI). Sedangkan prestasi yang telah diraih Refaldi Intri Dwi Putra, diantaranya juara pertama Olimpide Astronomi, juara pertama Olimpiade Sains, juara pertama Lomba Bidang Study MIPA Komputer, juara pertama Lomba Siswa Berprestasi, dan juara pertama Olimpiade Sains Fisika.

 
Minggu, 5 Juli 2009
KAPOLRI LANTIK PERWIRA SISWA SELABRIP REGULER ANGKATAN XXXVII TAHUN 2009
Reporter : ENDANG SUMARDI
 

Kapolri Jenderal Polisi Bambang Hendarso Danuri, hari Jumat, 3 Juli 2009 baru-baru ini, di Gedung Anton Sujarwo Secapa Polri Sukabumi, menutup pendidikan sekaligus melantik Perwira Siswa Selabrip Reguler Angkatan XXXVII Tahun 2009.

Dalam sambutannya, Kapolri mengajak seluruh komponen masyarakat, untuk bersama-sama menyukseskan Pemilihan Umum Presiden dan Wakil Presiden (Pilpres), yang akan berlangsung pada hari Rabu lusa, tanggal 8 Juli 2009, dengan menyalurkan hak pilih dan aspirasi, sesuai pilihan dan hati nurani masing-masing.

Selain itu, Kapolri juga mengajak seluruh komponen masyarakat, untuk senantiasa bersatu padu mengamankan jalannya Pilpres 2009, supaya dapat berjalan dengan lancar, aman dan tertib, serta Langsung, Umum, Bebas dan Rahasia (LUBER).

Dikatakannya, Polri dibantu TNI dan masyarakat, siap melasanakan pengamanan pelaksanaan Pilpres 2009 dengan sebaik-baiknya. Dikatakan pula, tahapan Pilpres 2009 telah dilaksanakan dengan baik, serta berjalan lancar, aman dan tertib, tanpa ada gangguan yang dominant. Namun demikian, Polri dibantu TNI dan masyarakat, akan senantiasa waspada dan siap sedia, karena ada beberapa daerah yang dianggap rawan konflik, seperti Papua dan Maluku, termasuk Jakarta.

Ditandaskannya, daerah-daerah yang dianggap rawan konflik tersebut, menjadi fokus perhatian aparat keamanan, supaya pada pelaksanaan Pilpres 2009 ini dapat berjalan lancar, aman dan tertib, sesuai harapan semua pihak.

Menyinggung masalah adanya kelompok yang mencuri start dalam pelaksanaan kampanye, menurut Kapolri telah ditangani dengan sungguh-sungguh, termasuk masalah Badan Usaha Milik Negara (BUMN), sesuai dengan prosedur, serta peraturan dan per-undang-undangan yang berlaku.

Ditandaskan pula, Polri tetap akan konsisten dan netral, serta professional dan proporsional dalam setiap melaksanakan tugas pengamanan, baik dalam pelaksanaan Pemilihan Umum Legislatif (Pileg), maupun dalam pelaksanaan Pilres.

 
Kamis, 18 Juni 2009
SISWA SMK NEGERI 1 KOTA SUKABUMI JUARA LKS DAN LOMBA SENI TINGKAT NASIONAL TAHUN 2009
Reporter : ENDANG SUMARDI
 

Siswa SMK Negeri 1 Kota Sukabumi, berhasil meraih gelar juara ke-2 Lomba Keterampilan Siswa (LKS) ke-17 Tingkat Nasional Tahun 2009, untuk bidang Computer Cad yang berlangsung di Jakarta, serta juara ke-3 Festival dan Lomba Seni Siswa Tingkat Nasional Tahun 2009, untuk katagori Iklan Layanan Masyarakat yang berlangsung di Yogyakarta belum lama ini.

Adapun siswa yang berhasil meraih gelar juara ke-2 LKS Tingkat Nasional tersebut, yakni Bangun Muhammad. Sedangkan siswa yang berhasil meraih gelar juara ke-3 Festival dan Lomba Seni Siswa Tingkat Nasional, yakni Fikri Zanwar dan Maulana Sentosa.

Kepala SMK Negeri 1 Kota Sukabumi, Wahyuto, M.T. menjelaskan, juara ke-2 LKS Tingkat Nasional, Bangun Muhammad, selain mendapat trophy dan piagam penghargaan, juga mendapat uang pembinaan sebesar 10 juta rupiah, dari panitia penyelenggara. Sedangkan juara ke-3 Festival dan Lomba Seni Siswa Tingkat Nasional, Fikri Zanwar dan Maulana Sentosa, selain mendapat trophy dan piagam penghargaan, juga mendapat uang pembinaan sebesar 3 juta rupiah.

Ditandaskannya, prestasi yang diraih ke-3 siswa tersebut, menjadi kebanggaan tersendiri bagi SMK Negeri 1 Kota Sukabumi, khususnya para guru, orang tua murid, dan ke-3 siswa tersebut, termasuk Pemerintah Kota Sukabumi. Karena dengan diraihnya prerstasi oleh ke-3 siswa tersebut, selain mampu membawa harum nama SMK Negeri 1, juga nama Kota Sukabumi di Tingkat Nasional.

Kepala SMK Negeri 1 Kota Sukabumi mengatakan, keberhasilan dalam meraih perstasi di tingkat nasional tersebut, tidak terlepas dari ketekunan dan keseriusan dari ke-3 siswa tersebut, khususnya dalam mengikuti pelajaran dan bimbingan yang diberikan oleh para guru.

Dikatakan pula, para guru di SMK Negeri 1 Kota Sukabumi, senantiasa memberi dorongan dan motivasi, supaya seluruh siswa di SMK tersebut, dapat berkreasi dan ber-inovasi, khususnya dalam mengembangkan ilmu pengetahuan yang telah didapat dan diberikan oleh para guru.

Keberhasilan yang diraih oleh para siswanya tersebut, menurut Kepala SMK Negeri 1 Kota Sukabumi, akan senantiasa ditingkatkan dan dikembangkan, supaya pada perlombaan dan festival pada tahun-tahun mendatang, baik LKS maupun Festival dan Lomba Seni Siswa Tingkat Nasional, bisa meraih gelar juara pertama.

 
Selasa, 16 Juni 2009
TINGKAT KELULUSAN UN SISWA SMA TAHUN 2009 DI KOTA SUKABUMI CAPAI 99,61 PERSEN
Reporter : ENDANG SUMARDI
 

Tingkat kelulusan Ujian Nasional (UN) siswa SMA tahun 2009, di Kota Sukabumi mencapai 99,61 persen. Kepala Dinas Pendidikan Kota Sukabumi, Sanusi Hardjadiredja, S.Pd. menjelaskan, tingkat kelulusan UN siswa SMA tahun 2009 tersebut, mengalami peningkatan dari tingkat kelulusan UN tahun 2008, yakni mencapai 99,15 persen.

Dikatakannya, tingkat kelulusan UN siswa SMA tersebut, cukup menggembirakan semua pihak, kendati ada siswa yang tidak lulus UN di beberapa sekolah. Dikatakan pula, dari jumlah siswa SMA Negeri dan Swasta yang mengikuti UN tahun 2009 sebanyak 2 ribu 562 orang, ada 10 orang yang tidak lulus, atau hanya 0,39 persen. Jumlah siswa yang tidak lulus UN tersebut sangat kecil, apabila dibandingkan dengan UN tahun 2008. Yakni dari jumlah siswa yang mengikuti UN sebanyak 2 ribu 526 orang, yang tidak lulusnya mencapai 24 orang.

Berkaitan dengan hal tersebut, kepada sejumlah sekolah yang siswanya tidak lulus UN tahun 2009, agar segera melakukan pendataan dan mendaftarkannya ke Dinas Pendidikan Kota Sukabumi, untuk mengikuti Ujian Nasional Persamaan Kesetaraan (UNPK) Paket C, yang dijadualkan berlangsung pada tanggal 23 Juni 2009 pekan depan.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Sukabumi menandaskan, keberhasilan para siswa SMA dalam mengikuti UN tahun 2009 ini, merupakan keberhasilan dan kerja keras semua pihak, yakni para siswa, guru, orang tua murid, aparat instansi terkait, dan Pemerintah Kota Sukabumi, melalui berbagai langkah dan upaya. Diantaranya melalui pengayaan, try out, dan istigosah. Hasilnya cukup membanggakan semua pihak. Buktinya tingkat kelulusan UN siswa SMA tahun 2009 ini, bisa melampaui target.

Menyinggung hasil kelulusan UN siswa SMK tahun 2009, menurut Kepala Dinas Pendidikan Kota Sukabumi akan diumumkan dalam waktu dekat ini. Karena datanya secara lengkap masih diolah dan disempurnakan di Departemen Pendidikan Nasional Jakarta.

Adapun salah satu faktor yang menjadi penyebab terlambatnya hasil UN siswa SMK tahun 2009 tersebut, karena adanya pengulangan UN di sejumlah SMK di Indonesia. Untuk itu, Kepala Dinas Pendidikan Kota Sukabumi menghimbau seluruh siswa SMK, agar bersabar dan senantiasa berdoa, supaya seluruh siswa SMK di Kota Sukabumi, baik Negeri maupun Swasta bisa lulus 100 persen.

 
Sabtu, 13 Juni 2009
SMK KOMPUTER ABDI BANGSA CETAK SISWA UNGGUL DALAM BIDANG KOMPUTER DAN BAHASA INGGERIS
Reporter : ENDANG SUMARDI
 

Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Komputer Abdi Bangsa Kota Sukabumi, mencetak siswa unggul dalam bidang komputer dan bahasa Inggeris. Seperti dikatakan Ketua Yayasan SMK Komputer Abdi Bangsa Kota Sukabumi, H. Asep Deni, seiring dengan perkembangan teknologi dan Informasi yang semakin pesat, Yayasan Abdi Bangsa mencoba menyongsong perkembangan dengan langkah nyata, berupa pembentukan Sumber Daya Manusia (SDM), yang siap menyambut perkembangan tersebut sedini mungkin.

Dijelaskannya, dengan membuka Jurusan Teknik Komputer Jaringan dan Rekayasa Perangkat Lunak, para siswa SMK Komputer Abdi Bangsa diharapkan dapat memiliki kemampuan yang Up to date, sesuai dengan tuntutan dunia kerja atau struktur silabus perguruan tinggi berbasis komputer dan informatika. Hal ini sesuai dengan Visi dan Misi Yayasan Abdi Bangsa, serta Visi dan Misi Kota Sukabumi. Untuk itu, Ketua Yayasan Abdi Bangsa mengharapkan adanya peranserta dari semua fihak, untuk berpartisipasi aktif dalam perjalanan SMK Komputer Abdi Bangsa, demi terciptanya generasi bangsa yang unggul, khususnya dalam Teknologi Komputer dan Bahasa Inggris.

Dalam pada itu, Kepala SMK Komputer Abdi Bangsa Kota Sukabumi, Ismail Goro, S.T. menjelaskan, SMK Komputer Abdi Bangsa dapat berperan aktif di bidang pendidikan, khususnya dalam mencerdaskan anak-anak bangsa. Pada era globalisasi saat ini, SMK Komputer Abdi Bangsa mencoba membekali guru, karyawan dan para siswa, dengan teknologi informasi berbasis internet.

Untuk mewujudkan hal tersebut, pihaknya telah melakukan kerja sama yang baik dengan P.T. Telkom Indonesia, khususnya dalam pemasangan jaringan internet spedy dan hotspot, serta bantuan 2 unit komputer untuk memperlancar kegiatan tersebut. Dengan demikian, SMK Komputer Abdi Bangsa telah menjadi Area Hotspot.

Berkaitan dengan hal tersebut, baik Ketua Yayasan Abdi Bangsa maupun Kepala SMK Komputer Abdi Bangsa, mengucapkan terima kasih kepada P.T. Telkom Indonesia, yang telah bekerja sama dalam pemasangan jaringan internet, sekaligus memberi bantuan 2 unit komputer.

Ditandaskannya, dengan adanya penambahan peralatan, baik hardware maupun software, SMK Komputer Abdi Bangsa siap menghadapi tantangan, dengan memberi bekal ilmu pengetahuan dan keterampilan kepada segenap anak bangsa.

Ditandaskan pula, dalam melaksanakan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM), SMK Komputer Abdi Bangsa didukung oleh para guru yang professional, serta memiliki Kualifikasi Pendidikan Sarjana (S-1) dan Magister (S-2), sesuai dengan bidang dan jurusan yang ada di SMK Komputer Abdi Bangsa Kota Sukabumi.

 
Sabtu, 6 Juni 2009
SEBANYAK 1.000 SISWA SMA DAN SMK DIJADUALKAN DAPAT BEA SISWA
Reporter : ENDANG SUMARDI
 

Dinas Pendidikan Kota Sukabumi, menurut rencana akan memberi bea siswa kepada 1.000 siswa kelas X dan XI tahun 2008-2009, perwakilan dari 37 SMA dan SMK se Kota Sukabumi, baik Negeri maupun Swasta.

Bea siswa tersebut, seperti dikatakan Kepala Bidang Pendidikan Menengah (Dikmen) Dinas Pendidikan Kota Sukabumi, Dra. Ika Sartika, M.Si., diberikan kepada siswa baru dan siswa lama warga Kota Sukabumi, yang masuk pada katogori tidak mampu, dan tidak mendapat Bantuan Khusus Murid (BKM) dari Pemerintah Pusat.

Diharapkannya, bea siswa yang ber-asal dari Pemerintah Kota Sukabumi tersebut, dapat membantu sekaligus meringankan beban sebagian orang tua murid, khususnya yang kurang mampu.

Adapun besaran bea siswa, sudah ditetapkan oleh Pemerintah Kota Sukabumi, yakni baik bagi siswa baru maupun siswa lama, untuk setiap bulannya masing-masing mendapat 75 ribu rupiah. Namun pembayarannya tidak setiap bulan diberikan, akan tetapi diberikan setiap tahun sekali.

Sedangkan persyaratan untuk mendapatkan bea siswa tersebut, setiap siswa diajukan ke Dinas Pendidikan Kota Sukabumi oleh masing-masing SMA dan SMK, yang dilengkapi dengan Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) dari Kelurahan masing-masing siswa, untuk selanjutnya diajukan ke Bagian Administrasi Kesra Setda Kota Sukabumi.

Menyinggung waktu pencairan bea siswa tersebut, menurut Kepala Bidang Dikmen Dinas Pendidikan Kota Sukabumi, belum bisa ditentukan secara pasti, karena harus dikoordinasikan dengan Bagian Administrasi Kesra Setda Kota Sukabumi.

Sementara kuota setiap sekolah untuk mendapatkan bea siswa tersebut tidak sama, karena disesuaikan dengan keberadaan jumlah siswa yang kurang mampu di setiap sekolah.

 
Selasa, 26 Mei 2009
SOSIALISASI GERAKAN MAKAN IKAN BAGI SISWA SD DI KOTA SUKABUMI
Reporter : ENDANG SUMARDI
 

Sosialisasi Gerakan Masyarakat Makan Ikan, bagi siswa SD di Kota Sukabumi, berlangsung Selasa pagi, 26 Mei 2006, di Gedung BBAT Sukabumi. Maksud dan tujuannya, untuk mencapai terciptanya masyarakat Jawa Barat, khususnya Kota Sukabumi yang mandiri, dinamis, sehat dan sejahtera.

Walikota Sukabumi, H. Mokhamad Muslikh Abdussyukur, S.H., M.Si., dalam sambutannya menjelaskan, sampai saat ini yang masih menjadi keprihatinan bangsa Indonesia, yakni fenomena dari sebagian masyarakat Indonesia yang belum mampu berkecukupan pangan, ter-utama makanan pokok dan ikan.

Ketergantungan yang tinggi terhadap beras sebagai makanan pokok sebagian besar penduduk Indonesia, tidak diimbangi dengan jumlah produksi. Hal tersebut mengakibatkan komoditas beras menjadi mahal, bahkan dapat dikatakan mewah bagi sebagian masyarakat Indonesia.

Berkaitan dengan hal tersebut, sekaligus dalam rangka upaya mewujudkan ketahanan pangan keluarga di Indoanesia, pemerintah memandang penting untuk dilaksanakannya peng-aneka-ragaman pangan yang bergizi, dengan penerapan pola makanan Beragam, Bergizi dan Ber-imbang atau 3-B, serta penerapan Aku Cinta Makanan Indonesia.

Dikatakannya, banyak ragam makanan bergizi dan ikan yang cukup tersedia di Indonesia. Namun akibat dari kebiasaan, serta ketidak-pahaman dan ketidak-tahuan, menjadikan sebagian penduduk Indonesia hanya mengandalkan makanan pokok saja yang dijadikan makanan dan gizi.

Untuk itu, dengan memahami dan mengetahui aneka bahan pangan yang ada di Indonesia, diharapkan dapat memotivasi keluarga, untuk senantiasa memanfaatkan pekarangan, guna melengkapi sumber pangan yang telah ada, sekaligus dapat menjamin tersedianya bahan pangan keluarga, baik sebagai sumber kabohidrat dan protein, maupun sebagai sumber vitamin dan mineral.

 
Minggu, 24 Mei 2009
SISWA SECAPA POLRI BERI PENYULUHAN PENYALAHGUNAAN NARKOBA
Reporter : ENDANG SUMARDI
 

Siswa Secapa Polri Kota Sukabumi, yang tergabung dalam SELABRI Reguler 37, hari Selasa, 19 Mei 2009, memberi penyuluhan penyalahgunaan Narkoba, kepada siswa SMK Negeri 2 Kota Sukabumi.

Pemateri Siswa Secapa Polri Kota Sukabumi, Agung Setiawan menjelaskan, Narkoba merupakan bahan atau zat yang sangat berbahaya, apabila penggunaannya disalahgunakan. Diantaranya dapat mempengaruhi terhadap susunan syaraf pusat dalam otak manusia.

Dengan demikian, apabila Narkoba disalahgunakan, akan menyebabkan gangguan terhadap fisik, termasuk psikis dan fungsi sosial manusia yang menyalahgunakannya. Namun demikian, kendati Narkoba sangat membahayakan, tapi tidak sedikit manusia khususnya remaja yang sengaja menyalahgunakan obat haram tersebut.

Berkaitan dengan hal tersebut, agar Narkoba tidak disalahgunakan, semua pihak harus ber-upaya optimal melakukan pencegahan. Sebab Narkoba merupakan isu yang kritis dan rumit, serta tidak bisa diselesaikan oleh satu pihak. Selain itu, Narkoba bukan masalah individu, tapi masalah yang sangat kompleks, yakni masalah semua orang termasuk para pelajar.

Untuk itu, perlu dicari solusi yang baik dan tepat, melibatkan dan memobilitasi semua pihak, baik aparat pemerintah maupun Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) dan komunitas lokal termasuk para pelajar, secara bersama-sama melindungi seluruh anak dari penyalahgunaan Narkoba, dengan memberikan alternatif aktifitas kearah yang lebih baik dan bermanfaat. Disamping itu, para remaja perlu diberi informasi, strategi dan kemampuan, khususnya dalam mencegah dan melindungi diri dari Narkoba.

Ditandaskannya, banyak faktor yang menjadikan remaja terjerumus pada penyalahgunaan Narkoba. Diantaranya faktor individu, lingkungan, keluarga, sekolah, masyarakat, dan ketersediaan barang haram tersebut. Sedangkan dampak dari penyalahgunaan Narkoba, diantaranya infeksi kulit, paru-paru, jantung, HIV-AIDS, gangguan haid, impotent dan kematian.

Sementara dampak lainnya dari penyalahgunaan Narkoba, yakni dapat menyerang mental yang menyalahgunakannya. Seperti menimbulkan rasa malas, prestasi menurun, kriminalitas meningkat, depresi, dan gangguan jiwa.

 
Sabtu, 23 Mei 2009
SMK KOMPUTER ABDI BANGSA MENERIMA PENDAFTARAN SISWA BARU
Reporter : ENDANG SUMARDI
 

Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Komputer Abdi Bangsa Kota Sukabumi, menerima pendaftaran siswa baru, tahun pelajaran 2009-2010. Adapun pendaftaran gelombang pertama, pada tanggal 20 April 2009 sampai dengan 20 Mei 2009, dan pendaftaran gelombang kedua pada tanggal 21 Mei 2009 sampai dengan 20 Juni 2009, mulai pukul 8 pagi sampai dengan pukul 1 siang, di kampus SMK Komputer Abdi Bangsa, jalan Karamat Nomor 55 Kota Sukabumi, Telepon dan Fax 0266 236299.

Sedangkan persyaratan pendaftaran, antara lain mengisi formulir pendaftaran, menyerahkan foto copy Raport SMP atau MTs Semester 5 yang telah dilegalisir sebanyak 2 lembar, dengan rata-rata nilai raport untuk Matematika, Fisika, Biologi dan Kimia, serta Bahasa Inggeris dan Mengetik minimal 6,50, Pas Photo ukuran 2 kali 3 centi meter dan ukuran 3 kali 4 centi meter masing-masing sebanyak 3 lembar, dan membayar biaya pendaftaran sebesar 250 ribu rupiah.

Sementara pelaksanaan tes di Kampus SMK Komputer Abdi Bangsa, yakni untuk tes Minat dan Kompetensi Dasar serta Wawancara Orang Tua pada tanggal 27 Mei 2009, dan tes tertulis Matematika, Fisika, Biologi dan Kimia, serta Bahasa Inggeris dan Pengetahuan Dasar Komputer pada tanggal 28 Mei 2009, mulai pukul 8 pagi sampai dengan pukul 12 siang. Sedangkan pelaksanaan tes gelombang kedua, yakni untuk tes Minat dan Kompetensi Dasar serta Wawancara Orang Tua pada tanggal 24 Juni 2009, dan tes tertulis Matematika, Fisika, Biologi dan Kimia, serta Bahasa Inggeris dan Pengetahuan Dasar Komputer pada tanggal 25 Juni 2009, mulai pukul 8 pagi sampai dengan pukul 12 siang.

Menyinggung program studi yang dikembangkan, menurut Ketua Yayasan, H. Asep Deni dan Kepala SMK Komputer Abdi Bangsa Kota Sukabumi, Ismail Goro, S.T., antara lain Networking and Computer Engineering atau Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ), untuk menciptakan lulusan yang handal dalam bidang Hardware dan Jaringan, serta mampu menggunakan Software berbasis Jaringan. Selanjutnya Software Engineering atau Rekayasa Perangkat Lunak (RPL), untuk menciptakan lulusan yang handal dalam bidang Hardware dan Pemograman. Sedangkan Ekstrakurikuler yang dikembangkan di SMK tersebut, antara lain Scien Club, Photography, Cinematograpgy, Presenter TV dan Radio, Paskibra, School Band, Sport Club, Material Art, Scout, dan Journalistik.

 
Rabu, 13 Mei 2009
SEKOLAH YANG MELAYANI SISWA INKLUSI AGAR MEMBERIKAN PELAYANAN KHUSUS
Reporter : ENDANG SUMARDI
 

Sekolah yang melayani siswa inklusi atau Anak Berkebutuhan Khusus (ABK), agar memberikan pelayanan secara khusus, ter-utama pada saat siswa mengikuti Ujian Akhir Semester Berstandar Nasional (UAS BN).

Hal tersebut disampaikan Wakil Walikota Sukabumi, Drs. H. Mulyono, M.M., saat melakukan sidak UAS BN SD dan MI Tahun 2009, di SDN Kebonkawung Kecamatan Citamiang, hari Senin, 11 Mei 2009.

Adapun pelayanan khusus yang diberikan kepada para siswa inklusi, bisa berupa pemberian tambahan waktu, ter-utama pada saat para siswa mengerjakan soal-soal ujian. Maksud dan tujuannya, untuk memastikan kemampuan para siswa inklusi, dalam mengerjakan soal-soal ujian. Selain itu, juga untuk mengetahui kemampuan berpikir para siswa inklusi, dalam mengerjakan soal-soal UAS BN, yang materi ujiannya sama dengan sekolah-sekolah umum lainnya.

Hal senada juga disampaikan PLH Kepala Dinas Pendidikan Kota Sukabumi, Drs. Ayep Supriatna, yakni siswa inklusi harus mendapat pelayanan secara khusus. Maksud dan tujuannya, supaya siswa inklusi bisa lebih konsen dalam belajar, ter-utama dalam mengerjakan soal-soal ujian.

Dikatakannya, apabila siswa inklusi bersekolah di sekolah reguler harus didampingi oleh guru pendamping atau pengawas, dengan membantu membacakan soal-soal ujian.

Menyinggung jumlah sekolah di Kota Sukabumi yang memberikan pelayanan kepada siswa unklusi, menurut PLH Kepala Dinas Pendidikan Kota Sukabumi, saat ini berjumlah 3 sekolah. Yakni SDN Kebonkawung Kecamatan Citamiang, SDN Baros Kencana CBM Kecamatan Baros, dan SDN Cisarua Kecamatan Cikole.

Dalam pada itu, Kepala SDN Kebonkawung Kecamatan Citamiang, Komarudin menjelaskan, siswa inklusi yang ada di sekolahnya, saat ini berjumlah 29 siswa. Namun siswa yang mengikuti UAS BN hanya 1 orang. Adapun kondisi siswa tersebut, termasuk pada katagori low vision dan lambat dalam belajar. Siswa tersebut, dalam mengerjakan soal-soal UAS BN, diberi tambahan waktu 15 menit, dari setiap soal ujian yang diberikan.

 
Selasa, 12 Mei 2009
SOAL UAS BN SISWA SD DAN MI DIKAWAL SECARA KETAT OLEH APARAT KEPOLISIAN
Reporter : ENDANG SUMARDI
 

Soal Ujian Akhir Semester Berstandar Nasional (UAS BN) siswa SD dan MI, di Kota Sukabumi dikawal secara ketat oleh aparat kepolisian. Maksud dan tujuannya, supaya tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan oleh semua pihak.

Sedangkan untuk menunjang kelancaran dan keberhasilan pelaksanaan UAS BN siswa SD dan MI tersebut, Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat, pada hari Sabtu, 9 Mei 2009, telah mendistribusikan soal-soal UAS BN kepada Panitia UAS BN SD dan MI Tingkat Kota Sukabumi, yang selanjutnya didistribusikan ke setiap Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) TK-SD Kecamatan, disaksikan Wakil Walikota Sukabumi, Drs. H. Mulyono, M.M., PLH Kepala Dinas Pendidikan Kota Sukabumi, Drs. Ayep Supriatna, serta aparat dari kepolisian dan Satpol PP Kota Sukabumi.

Soal-soal UAS BN yang didistribusikan Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat tersebut, menggunakan Truk warna kuning muda, dengan Nomor Polisi D 8579 BP, serta diterima oleh Panitia UAS BN SD dan MI Tingkat Kota Sukabumi, di Aula Dinas Pendidikan Kota Sukabumi.

Adapun soal-soal UAS BN yang diterima oleh Panitia UAS BN SD dan MI Tingkat Kota Sukabumi dari Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat tersebut, sebanyak 273 soal dan lembar jawabannya, yang terbungkus dalam 273 amplop besar dan 66 amplop kecil.

Wakil Walikota Sukabumi, Drs. H. Mulyono, M.M. mengharapkan, pelaksanaan UAS BN siswa SD dan MI di Kota Sukabumi, dapat berjalan lancar. Selain itu, seluruh siswa SD dan MI Kota Sukabumi yang mengikuti UAS BN, bisa lulus 100 persen, sesuai harapan semua pihak.

Sementara Ketua Panitia UAS BN SD dan MI Tingkat Kota Sukabumi, Dra. Ika Sartika, M.Si. menjelaskan, siswa SD yang mengikuti UAS BN tahun ini, seluruhnya berjumlah 4 ribu 958 siswa, dari 119 SD. Sedangkan siswa MI yang mengikuti UAS BN tahun ini, seluruhnya berjumlah 566 siswa, dari 18 MI se Kota Sukabumi. Seluruh siswa SD dan MI tersebut, ditempatkan di 339 ruangan, serta diawasi oleh 678 orang pengawas.

 
Senin, 11 Mei 2009
SISWA SD DAN MI IKUT UAS BN
Reporter : ENDANG SUMARDI
 

Sebanyak 4 ribu 958 siswa SD dan 566 siswa MI se Kota Sukabumi, mengikuti Ujian Akhir Semester Berstandar Nasional (UAS BN), yang berlangsung selama 3 hari, tepatnya dari tanggal 11 sampai dengan 13 Mei 2009.

Ketua Panitia UAS BN SD dan MI Tingkat Kota Sukabumi, Dra. Ika Sartika, M.Si. menjelaskan, pihaknya merasa optimis, bahwa seluruh siswa SD dan MI yang mengikuti UAS BN bisa lulus 100 persen.

Ditandaskannya, UAS BN siswa SD dan MI berbeda dengan Ujian Nasional (UN) SMP dan MTs, serta SMA, SMK dan MA. Karena UAS BN SD dan MI tidak ada passing grade, atau nilai yang menentukan kelulusan.

Adapun mata pelajaran yang di berikan pada UAS BN SD dan MI, sama dengan mata pelajaran yang diberikan pada UN SMP dan MTs, serta SMA, SMK dan MA, yakni Matematika, IPA dan Bahasa Indonesia.

Sedangkan untuk pengawas UAS BN, ditentukan oleh Gugus sekolah masing-masing, yang ada di Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) TK-SD Kecamatan masing-masing. Demikian pula panitia penyelenggara UAS BN SD dan MI, ditangani langsung oleh UPTD TK-SD Kecamatan masing-masing.

Untuk menunjang kelancaran dan keberhasilan pelaksanan UAS BN SD dan MI, Panitia UAS BN SD dan MI Tingkat Kota Sukabumi, memberi kemudahan kepada pihak sekolah untuk melakukan koordinai dengan UPTD TK-SD masing-masing.

Ketua Panitia UAS BN SD dan MI Tingkat Kota Sukabumi, meminta kepada seluruh SD dan MI, agar dalam melaksanakan UAS BN dapat menjaga mutu pendidikan Kota Sukabumi. Sebab hal tersebut akan berpengaruh pada peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Sukabumi, khususnya dalam bidang pendidikan.

 
Selasa, 28 April 2009
DINAS PENDIDIKAN OPTIMIS SISWA KOTA SUKABUMI MAMPU BERSAING DALAM OLIMPIADE SAINS
Reporter : ENDANG SUMARDI
 

Dinas Pendidikan Kota Sukabumi, optimis siswa Kota Sukabumi mampu bersaing dalam Olimpiade Sains Tingkat Jawa Barat, yang dijadualkan berlangsung selama 4 hari, tepatnya dari tanggal 8 sampai dengan 11 Juni 2009.

Untuk menunjang kelancaran dan keberhasilan para siswa dalam Olimpiade Sains Tingkat Jawa Barat tersebut, Dinas Pendidikan Kota Sukabumi melakukan berbagai upaya dan persiapan, termasuk pembinaan kepada para siswa. Diantaranya menyelenggarakan seleksi tingkat Kota Sukabumi, bertempat di SMA Negeri 1 Kota Sukabumi, belum lama ini.

Penanggungjawab Seleksi, Ika Sartika menjelaskan, dilaksanakannya seleksi tersebut, untuk menghasilkan siswa yang benar-benar berkualitas dan layak dalam mengikuti olimpiade tersebut, sehingga para siswa mampu memberikan yang terbaik bagi Kota Sukabumi.

Diharapkannya, para siswa yang terpilih dalam seleksi tersebut, agar senantiasa ber-upaya optimal mempersiapkan diri, dengan rajin menghapal seluruh materi pelajaran yang akan dilombakan. Sebab lomba tersebut, merupakan kesempatan emas bagi para siswa untuk tampil dalam lomba selanjutnya, baik di tingkat nasional maupun di tingkat internasional.

Menyinggung prestasi yang telah diraih siswa Kota Sukabumi dalam Olimpiade Sains tahun lalu, menurut Penanggungjawab Seleksi, yakni berhasil menduduki peringkat kedua Tingkat Jawa Barat.

Diharapkan pula, prestasi yang telah diraih siswa Kota Sukabumi tersebut, agar dijadikan modal bagi siswa Kota Sukabumi dalam Olimpiade Sains Tingtkat Jawa Barat tahun ini, sehingga secara bertahap mampu memperbaiki peringkat, yakni dari peringkat kedua menjadi peringkat pertama di Jawa Barat.

Sementara sejumlah siswa yang terpilih dalam seleksi tersebut mengatakan, mereka akan ber-upaya optimal meningkatkan pengetahuan dan wawasan, dengan senantiasa menghapal seluruh materi pelajaran yang akan dilombakan, supaya dalam lomba tersebut dapat tampil baik, sekaligus membawa nama harum Kota Sukabumi di Jawa Barat.

 
Rabu, 1 April 2009
TIGA SISWA SMA NEGERI 1 RAIH GELAR JUARA LOMBA DEBAT BAHASA INGGRIS
Reporter : ENDANG SUMARDI
 

Tiga orang siswa SMA Negeri 1 Kota Sukabumi, yang terdiri dari Setya Aji Pratama siswa Kelas XI IPA-1, Faiz Alban siswa Kelas XI IPA-5, dan Suci Pratiwi siswa Kelas XI IPA-5, berhasil meraih gelar juara pertama Lomba Debat Bahasa Inggris Tingkat Kota Sukabumi Tahun 2009.

Seperti dijelaskan Kepala SMA Negeri 1 Kota Sukabumi, Drs. H. Tatang Asep Muharam, M.Pd., prestasi yang dicapai ketiga siswa tersebut merupakan keberhasilan semua pihak, serta sistem dan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) para guru dalam melakukan proses Kegiatan Belajar Mengajar (KBM), khususnya dalam menunjang prestasi sekolah menuju Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional (RSBI).

Untuk menunjang kelancaran dan keberhasilan sekolah khususnya dalam mencapai prestasi dalam bahasa Inggris, para guru di SMA Negeri 1 Kota Sukabumi yang belum fasih berbahasa Inggris, diikutsertakan kursus bahasa Inggris. Disamping itu, pihak sekolah juga senantiasa mendatangkan guru bahasa Inggris dari Kanada, untuk memberi pelajaran bahasa Inggris setiap bulan sekali.

Ditandaskannya, dalam melakukan proses KBM, pihaknya lebih banyak menerapkan praktik dibanding teori, ter-utama dalam pelajaran bahasa Inggris.

Sedangkan upaya lainnya yang dilakukan pihak sekolah, yakni senantiasa menanamkan keberanian kepada para siswanya, untuk mengembangkan kemampuan dalam menggunakan bahasa Inggris.

Selain itu, pihak sekolah juga senantiasa membiasakan para siswanya untuk melakukan percakapan dalam bahasa Inggris, baik pada saat belajar maupun pada saat istirahat.

Hasilnya cukup memuaskan dan membanggakan semua pihak. Buktinya dalam Lomba Debat Bahasa Inggris Tingkat Kota Sukabumi Tahun 2009, para siswanya berhasil meraih gelar juara pertama.

 
Selasa, 31 Maret 2009
PULUHAN SISWA SMA DAN SMK BERSIHKAN AKSI VANDALISME
Reporter : ENDANG SUMARDI
 

Puluhan siswa SMA dan SMK se Kota Sukabumi, hari Selasa, 24 Maret 2009, membersihkan aksi vandalisme atau aksi corat-coret di wilayah Kota Sukabumi.

Gerakan yang sangat terpuji dan besar manfaatnya tersebut, dilakukan di tempat-tempat umum, pagar dan dinding bangunan. Dengan demikian, gerakan yang dilakukan para siswa tersebut dapat meningkatkan kebersihan, keindahan dan kesehatan lingkungan, khususnya di wilayah Kota Sukabumi.

Dalam melakukan aksinya, puluhan siswa SMA dan SMK tersebut mengenakan seragam bertuliskan Gerakan Anti Vandalisme. Selain membersihkan aksi corat-coret, para siswa juga melakukan pengecatan kembali bekas tulisan-tulisan yang tidak bermakna tersebut, sehingga tampak bersih dan indah kembali seperti semula.

Sejumlah siswa saat dikonfirmasi RSPD FM, Web Site dan Majalah Berita Kota menandaskan, dilaksanakannya gerakan tersebut, merupakan kepedulian dan keseriusan para siswa, khususnya dalam memerangi aksi vandalisme di Kota Sukabumi, sekaligus meningkatkan kebersihan, keindahan dan kesehatan lingkungan di Kota Sukabumi.

Gerakan yang dilakukan para siswa tersebut, mendapat sambutan positif dari sejumlah unsur pimpinan di Kota Sukabumi, baik di eksekutif maupun di legislatif, termasuk dari para tokoh pendidik, tokoh masyarakat, alim ulama dan pemuda. Karena gerakan yang dilakukan para siswa tersebut, sangat positif dan besar manfaatnya.

Untuk itu, sejumlah unsur pimpinan di Kota Sukabumi, mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada para siswa tersebut, seraya berharap, agar gerakan yang sangat terpuji dan besar manfaatnya tersebut, dilakukan secara rutin.

Diharapkan pula, gerakan yang dilakukan para siswa tersebut, agar dicontoh dan diikuti oleh kaula muda dan para siswa lainnya, guna meningkatkan kebersihan, keindahan dan kesehatan lingkungan di Kota Sukabumi.

 
Jumat, 6 Maret 2009
SEBANYAK 10 SISWA SMK NEGERI 2 GONDOL GELAR JUARA LKS
Reporter : ENDANG SUMARDI
 

Sebanyak 10 siswa SMK Negeri 2, menggondol gelar juara dalam Lomba Keterampilan Siswa (LKS) Tingkat Kota Sukabumi Tahun 2009. Lomba yang berlangsung di SMK Negeri 2 Kota Sukabumi belum lama ini, diikuti 44 siswa SMK se Kota Sukabumi, yang terdiri dari 32 siswa Kelompok Bisnis Manajemen dan 12 siswa Kelompok Teknologi. Ke-44 siswa tersebut, selama satu hari mengikuti 5 jenis lomba, yakni akuntansi, administrasi perkantoran, perdagangan, web desain, dan teknologi informasi atau teknologi komputer jaringan.

Adapun ke-10 siswa SMK Ngeri 2 Kota Sukabumi yang berhasil meraih gelar juara tersebut, antara lain dalam bidang Web Desain, juara satu, Erin Erina, dan juara dua, Arfan Lukmansyah, dalam bidang Perdagangan, juara satu, Novi, dan juara dua, Santi, dalam bidang Akuntansi, juara satu, Wikoyah, dan juara dua, Cica, bidang Kesekretarisan, juara satu, Nesty, dan juara harapan satu, Tiara, serta dalam bidang Teknologi Komputer dan Jaringan, juara satu, Desy Yuliani, dan juara tiga, Dendy Darus Maulana.

Ke-10 siswa dari SMK Negeri 2 Kota Sukabumi tersebut, dinobatkan sebagai duta Kota Sukabumi, untuk mengikuti lomba yang sama Tingkat Jawa Barat, yang dijadualkan berlangsung selama 4 hari, tepatnya dari tanggal 30 Maret sampai dengan 2 April 2009, di Bandung.

Kepala SMK Negeri 2 Kota Sukabumi, Drs. Suharno Sarwono mengatakankan, pihaknya sangat mendukung atas dilaksanakannya lomba tersebut, karena sangat positif dan besar manfaatnya. Antara lain untuk meningkatkan dan mengembangkan potensi yang dimiliki siswa SMK, khususnya dalam dunia industri. Maksud dan tujuannya, supaya seluruh lulusan SMK bisa hidup mandiri, dengan menciptakan sekaligus membuka lapangan kerja di dunia industri. Sedangkan dalam bidang lainnya, para siswa dapat mengembangkan life skill, sehingga mampu bersaing di dunia kerja dengan lulusan dari perguruan tinggi.

Dikatakannya, dalam bidang Perdagangan, seluruh siswa harus mengikuti beberapa sesi lomba, diantaranya stand makanan, melayani konsumen, serta teori dan mempresentasikan produk yang dijual di stand. Sementara dalam bidang Akuntansi, seluruh siswa harus mengikuti teori dan praktik. Kemudian dalam bidang Kesekretarisan, para siswa harus melakukan tes teori dan praktik surat menyurat, serta mempresentasikan tema yang di ambil, menggunakan bahasa Inggris. Sedangkan dalam bidang Teknologi Komputer dan Jaringan, para siswa harus melakukan Pembuatan Server bebasis Linux Debian Woody.

 
Selasa, 3 Maret 2009
SISWA SMP YANG MENGEMUDIKAN KENDARAAN SENDIRI AKAN DITINDAK
Reporter : ENDANG SUMARDI
 

Berkaitan dengan diberlakukannya Kurikulum Keselamatan Berlalu-lintas di sekolah, serta terpilihnya para siswa yang tergabung dalam Patroli Keamanan Sekolah (PKS) Kota Sukabumi terbaik di Indonesia, pihak Dinas Pendidikan Kota Sukabumi akan menindak siswa SMP ke bawah, yang membawa atau mengemudikan kendaraan sendiri ke sekolah. Karena siswa tersebut belum cukup umur, serta belum wajib memiliki Surat Ijin Mengemudi (SIM).

Adapun maksud dan tujuannya, seperti dikatakan Kepala Dinas Pendidikan Kota Sukabumi, Sanusi Hardjadiredja, S.Pd., untuk mengurangi kasus kecelakaan lalu lintas, khususnya di kalangan pelajar. Sebab berdasarkan hasil penelitian, para siswa yang belum cukup umur tersebut, dalam mengemudikan kendaraan, selain kurang hati-hati dan kurang memperhatikan aturan yang berlaku, juga tidak sedikit yang ugal-ugalan, sehingga rawan menimbulkan kecelakaan lalu lintas.

Untuk menunjang kelancaran dan keberhasilan program tersebut, pihak Dinas Pendidikan Kota Sukabumi akan melakukan kerjasama dengan pihak instansi terkait. Diantaranya dengan Polres Kota Sukabumi, Dinas Perhubungan Kota Sukabumi, dan Satpol PP Kota Sukabumi, khususnya dalam menindak siswa SMP ke bawah yang membawa atau mengemudikan kendaraan sendiri, sesuai dengan peraturan dan per-undang-undangan yang berlaku.

Selain itu, Kepala Dinas Pendidikan Kota Sukabumi, menghimbau segenap orang tua murid, agar melarang anaknya yang masih duduk di bangku SMP ke bawah, supaya tidak membawa atau mengemudikan kendaraan sendiri. Karena hal tersebut merupakan salah satu pelanggaran hukum, yakni disamping belum cukup umur, juga belum memenuhi persyaratan dan aturan yang berlaku, sebab belum waktunya membawa atau mengemudikan kendaraan sendiri.

Ditandaskannya, apabila program tersebut berhasil diterapkan, disamping dapat mengurangi kasus kecelakaan lalu lintas di kalangan pelajar, juga dapat meningkatkan keamanan dan ketertiban lalu lintas di Kota Sukabumi.

 
Senin, 2 Maret 2009
SISWA YAYASAN AL-GHAZALI IKUT PENDIDIKAN PAKET B DAN PAKET C
Reporter : ENDANG SUMARDI
 

Siswa Yayasan AL-Ghazali Kecamatan Cikole, mengikuti pendidikan Paket B dan Paket C, setara SMP dan SMA. Seperti yang disampaikan Kepala Unit Pelaksana Teknis Pengembangan Pendidikan Non Formal Informal (UPT PPNFI) Dinas Pendidikan Kota Sukabumi, Yemmi Yohanni, Yayasan AL-Ghazali Kecamatan Cikole, merupakan salah satu yayasan yang menjadi binaannya. Untuk itu, pihaknya akan senantiasa ber-upaya optimal melakukan pembinaan dan pengembangan pendidikan, kepada seluruh siswa yang ada di yayasan tersebut.

Dijelaskannya, yayasan tersebut saat ini menampung anak-anak dari berbagai kalangan, termasuk anak terlantar dan anak jalanan. Berkaitan dengan hal tersebut, pihak UPT PPNFI Dinas Pendidikan Kota Sukabumi, berkewajiban melakukan pembinaan melalui program pembelajaran. Maksud dan tujuannya, supaya seluruh anak yang ditampung di yayasan tersebut menjadi anak-anak yang pintar, cerdas dan terampil. Sebab anak-anak yang ditampung di yayasan tersebut, sama dengan anak-anak lainnya, yakni berhak memper-oleh pendidikan yang layak.

Dijelaskan pula, anak-anak yang dibina pihak UPT PPNFI Dinas Pendidikan Kota Sukabumi tersebut, berkatagori warga belajar Paket B dan Paket C, setara SMP dan SMA, jumlahnya sekitar 35 orang.

Adapun sistem pembinaan yang dilakukan di yayasan tersebut, yakni sistem jumput bola, dimana para Pamong Belajar mendatangi yayasan tersebut, setiap minggu tiga kali. Selain itu, juga sistem pembelajarannya sama dengan di lembaga pendidikan formal, yakni seluruh siswa diwajibkan mengikuti Ujian Nasional.

Yang tidak kalah penting, seluruh siswa yang ditampung di yayasan tersebut, dibekali pendidikan keterampilan, diantaranya keterampilan menjahit. Maksud dan tujuannya, supaya para siswa tersebut bisa mandiri, serta dapat mengembangkan potensi yang dimiliki oleh masing-masing siswa.

Ditandaskannya, melalui program tersebut, pihak UPT PPNFI Dinas Pendidikan Kota Sukabumi, telah meluluskan dua angkatan dari yayasan ini, jumlahnya sekitar 60 orang. Selain itu, melalui program tersebut dapat menunjang terhadap program Pemerintah Kota Sukabumi, yakni program Wajib Belajar Pendidikan 12 Tahun.

 
Minggu, 1 Maret 2009
PEMERINTAH KOTA SUKABUMI SENANTIASA DUKUNG KEGIATAN MAHASISWA
Reporter : ENDANG SUMARDI
 

Pemerintah Kota Sukabumi, senantiasa mendukung kegiatan mahasiswa yang sejalan dengan visi Kota Sukabumi. Adapun visi Kota Sukabumi, yakni Terwujudnya Kota Sukabumi Sebagai Pusat Pelayanan Berkualitas Bidang Pendidikan, Kesehatan dan Perdagangan di Jawa Barat, Berlandaskan Iman dan Taqwa; serta visi Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi tahun 2008-2013, yakni Dengan Iman dan Taqwa Mewujudkan Pemerintahan yang Amanah Berparadigma Surgawi, Menuju Kota Sukabumi yang Cerdas, Sehat dan Sejahtera, dilandasi nilai fhilosofis Sidiq, Tabligh, Amanah, Fathonah.

Demikian disampaikan Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Sukabumi, H. Deden Solehudin, S.Ag., M.M., saat bertatap muka dengan mahasiswa yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Islam (HIMASI) Kota Sukabumi, dan perwakilan mahasiswa dari Universitas Muhammadiyah Sukabumi (UMMI), di Operation Room Setda Kota Sukabumi, hari Rabu, 25 Februari 2009.

Pada acara tatap muka tersebut, para mahasiswa menyampaikan pertanyaan, tentang sejauh mana dukungan Pemerintah Kota Sukabumi, terhadap kegiatan yang dilaksanakan oleh mahasiswa.

Seperti dikatakan Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Sukabumi, setiap kegiatan mahasiswa yang poditif dan besar menfaatnya, khususnya bagi kemajuan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat termasuk program pendidikan, Pemerintah Kota Sukabumi senantiasa memberi dukungan yang positif pula.

Dalam pada itu, mahasiswa UMMI menjelaskan, kegiatan yang akan dilaksanakan pada awal Maret 2009, yakni cyber flash competition. Kegiatan tersebut mendapat apresiasi positif dari Pemerintah Kota Sukabumi. Karena selain sejalan dengan program Pemerintah Provinsi Jawa Barat, yakni menjadikan Cyber Provence, juga sejalan dengan program Kota Sukabumi, khususnya dalam bidang Informasi Teknologi, yang berkaitan erat dengan pendidikan.

Menyinggung program pemerintah yang menggratiskan biaya pendidikan, menurut Asisten Perekonomian dan Pembangunan, hal tersebut telah dilakukan oleh Pemerintah Kota Sukabumi, dengan meng-alokasikan anggaran sebesar 24 persen, dari total Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Sukabumi tahun 2009.

 
Minggu, 1 Maret 2009
SETIAP SISWA YANG MEROKOK AKAN DIKELUARKAN DARI SEKOLAH
Reporter : ENDANG SUMARDI
 

Setiap sekolah di Kota Sukabumi akan bertindak tegas, yakni akan mengeluarkan siswa dari sekolah, bagi setiap siswa yang ketahuan merokok di dalam lingkungan sekolah.

Namun sebelum dikeluarkan, siswa tersebut akan dipanggil sekaligus ditegur dan dibina secara ber-ulang-ulang oleh pihak sekolahnya masing-masing. Apabila teguran dan binaan oleh pihak sekolahnya tidak diindahkan dan tetap ngeyel, siswa tersebut bisa langsung diserahkan dan dikembalikan kepada orang tuanya.

Seperti disampaikan Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Sukabumi, Drs. Ayep Supriatna, tindakan tegas yang akan dilakukan oleh setiap sekolah tersebut, untuk memberi efek jera kepada siswa yang merokok di dalam lingkungan sekolahnya masing-masing.

Menyinggung siswa yang merokok di luar lingkungan sekolah, menurut Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Sukabumi, bukan wewenang dan tanggung jawab pihak sekolah.

Sementara Ketua Komisi III DPRD Kota Sukabumi, Priatman Maman, Sm.Hk., S.Pd., saat dimintai komentarnya mengatakan, salah satu penyebab terjadinya siswa merokok, akibat kurangnya pembinaan dan pengawasan dari guru dan orang tuanya.

Adapun upaya untuk meng-antisipasi hal tersebut, menurut Ketua Komisi III DPRD Kota Sukabumi, bisa dilakukan dengan peningkatan pembinaan dan pengawasan secara ketat oleh para guru dan orang tuanya, sekaligus diberi penjelasan tentang bahaya merokok terhadap kesehatan, baik terhadap kesehatan orang yang merokoknya maupun terhadap orang lain dan lingkungan di sekitarnya.

Hal senada juga disampaikan Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Sukabumi, Profesor Doktor K.H. Dedi Ismatulloh Mahdi, S.H., M.H. Namun menurut Ketua Umum MUI Kota Sukabumi, untuk menunjang kelancaran dan keberhasilan pembinaan dan pengawasan tersebut, para guru pun harus memberi contoh yang baik kepada para siswa, dengan senantiasa menjauhi dan tidak merokok.

 
Senin, 23 Februari 2009
PULUHAN MAHASISWA DAN MAHASISWI HIMBAU MASYARAKAT AGAR GUNAKAN BAHASA SUNDA
Reporter : ENDANG SUMARDI
 

Puluhan mahasiswa dan mahasiswi yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Asal Sukabumi (HIMASI), menghimbau segenap lapisan warga masyarakat Kota Sukabumi ter-utama para remaja, agar tidak merasa malu menggunakan bahasa Sunda, dalam melakukan komunikasi sehari-hari. Himbauan para mahasiswa dan mahasiswi tersebut, disampaikan pada kegiatan long march dan orasi, yang berlangsung pada hari Sabtu sore, 21 Februari 2009.

Dalam melakukan aksinya, para mahasiswa tersebut mengenakan pakaian adat Sunda, seperti Iket, Baju Kampret, Sarung dan Celana Komprang. Demikian pula para mahasiswinya, mereka mengenakan Cindung, Kebaya dan Samping Kebat.

Baik para mahasiswa maupun para mahasiswi, selain mengenakan pakaian adat Sunda tersebut, juga ada yang tidak memakai alas kaki alias nyeker, seperti yang biasa dilakukan oleh orang-orang Sunda pada saat bekerja di sawah dan di ladang.

Disamping itu, dalam kegiatan long marchnya, para mahasiswa dan mahasiwi tersebut, membawa dua buah wayang golek, yakni Gatot Kaca dan Si Cepot, melambangkan perlu adanya kebersamaan antara pejabat dan masyarakat, dalam memelihara dan membudayakan seni budaya Sunda, termasuk dalam menggunakan bahasa Sunda di Kota Sukabumi.

Aksi long march yang dilakukan para mahasiswa dan mahasiswi tersebut, sempat berhenti di depan bundaran Tugu Adipura, menghimbau seluruh lapisan masyarakat Kota Sukabumi, agar menggunakan bahasa Sunda dalam melakukan komunikasi sehari-hari. Selain itu, mereka juga sempat ber-orasi, tentang rusaknya seni budaya Sunda, yang terpengaruh oleh seni budaya asing atau barat. Untuk itu mereka meminta kepada seluruh orang Sunda, agar bersama-sama memelihara sekaligus melestarikan seni budaya Sunda, termasuk bahasa Sunda khususnya di Kota Sukabumi.

Setelah merasa puas menyampaikan aspirasi dan orasinya di depan Tugu Adipura, para mahasiswa dan mahasiswi tersebut melanjutkan aksinya berkeliling Kota Sukabumi. Selanjutnya mereka berhenti di depan pusat perbelanjaan terbesar di Kota Sukabumi, yakni di depan Mayofield Mall Sukabumi, menggelar teatrikal yang menunjukan rusaknya seni budaya Sunda, akibat terkontaminasi oleh pengaruh seni budaya asing atau barat.

Usai menggelar teatrikal di depan Mayofield Mall Sukabumi, para mahasiswa dan mahasiswi yang mendapat pengawalan dan penjagaan secara ketat dari pihak Polres Kota Sukabumi ini, membubarkan diri dengan tertib dan damai.

Aksi yang dilakukan para mahasiswa dan mahasiswi tersebut, mendapat tanggapan posisitf dari berbagai pihak, khususnya dari para tokoh seniman dan budayawan Sunda, termasuk dari Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi.

Mereka mengharapkan, agar aksi yang dilakukan para mahasiswa dan mahasiswi yang tergabung dalam HIMASI tersebut, mendapat tanggapan positif dari segenap lapisan masyarakat khususnya orang Sunda di Kota Sukabumi, minimal dapat menggugah dan memotivasi segenap orang Sunda, untuk memelihara sekaligus membudayakan seni budaya Sunda, termasuk membudayakan bahasa Sunda dalam kehidupan sehari-hari dengan baik dan benar, sesuai undak usuk basa Sunda, yang senantiasa dilandasi oleh silib, sindir, siloka, sastra, jeung sasmita.

 
Kamis, 19 Februari 2009
SEBANYAK 101 SISWA SD AKAN TUNJUKAN KEMAMPUAN DI AKPOL MAGELANG
Reporter : ENDANG SUMARDI
 

Sebanyak 101 siswa SD yang tergabung dalam Patroli Keamanan Sekolah (PKS) Polres Kota Sukabumi, akan menunjukan kemampuan, berupa gerakan baris berbaris di Akademi Kepolisian (Akpol) Magelang Jawa Tengah.

Untuk menunjang kelancaran dan keberhasilan para siswa tersebut, seperti dikatakan Pembina PKS Polres Kota Sukabumi, Aiptu Heliyanti SW, pihaknya sejak tanggal 10 Februari 2009, setiap hari melaksanakan pra latihan, mulai dari pukul 2 siang hingga pukul 5 sore, bertempat di lapangan Merdeka. Dikatakan pula, pra latihan tersebut dijadualkan berlangsung hingga tanggal 25 Februari 2009 mendatang.

Dijelaskannya, seluruh siswa yang tergabung dalam PKS Polres Sukabumi, selama mengikuti pra latihan diberi dispensasi oleh sekolahnya masing-masing, setelah pihak Polres Kota Sukabumi berkoordinasi dengan pihak Dinas Pendidikan Kota Sukabumi.

Dijelaskan pula, pihak Polres Kota Sukabumi, dalam pra latihan tersebut menurunkan pelatih dari Basat Lantas Polres Kota Sukabumi, dan dari Purna Paskibraka Indonesia (PPI) Kota Sukabumi. Adapun gerakan yang akan ditunjukan di Akpol tersebut, yakni gerakan unik dan cantik, Peraturan Baris Berbaris (PBB) Dasar, kreasi seni, variasi formasi, Gatur Lantas, dan Senam Lantas.

Pembina PKS Polres Kota Sukabumi menandaskan, pihaknya merasa optimis, penampilan PKS Polres Kota Sukabumi ini bisa memukau semua orang yang melihatnya, karena sajian yang ditampilkan PKS ini cukup unik dan atraktif. Selain itu, kader PKS binaan Polres Kota Sukabumi ini, pernah tampil di hadapan Presiden RI, Soesilo Bambang Yudhoyono, beberapa waktu yang lalu.

Namun demikian, pihak Polres Kota Sukabumi meminta do’a restu kepada segenap lapisan masyarakat Kota Sukabumi, supaya penampilan PKS Polres Kota Sukabumi di Akpol tersebut, dapat tampil dengan baik dan membanggakan semua pihak, sehingga mampu membawa harum nama Kota Sukabumi.

 
Kamis, 12 Februari 2009
GURU SMK TAMAN SISWA OPTIMAL TANAMKAN DISIPLIN KEPADA PARA SISWA
Reporter : ENDANG SUMARDI
 

Seluruh guru Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Taman Siswa Kota Sukabumi, senantiasa ber-upaya optimal menanamkan disiplin kepada para siswanya.

Wakil Kepala SMK Taman Siswa Kota Sukabumi, Andri Supriyanto menjelaskan, hal tersebut dilakukan, dalam rangka upaya meningkatkan kualitas pendidikan para siswanya, supaya mampu bersaing dengan para siswa lainnya di Kota Sukabumi dalam berbagai bidang pendidikan, baik intra maupun ekstra kurikuler.

Selain itu, juga dalam rangka upaya mencapai visi pembangunan Kota Sukabumi, yakni Terwujudnya Kota Sukabumi Sebagai Pusat Pelayanan Berkualitas Bidang Pendidikan, Kesehatan dan Perdagangan di Jawa Barat, Berlandaskan Iman dan Taqwa; serta visi Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi tahun 2008-2013, yakni Dengan Iman dan Taqwa Mewujudkan Pemerintahan yang Amanah Berparadigma Surgawi, Menuju Kota Sukabumi yang Cerdas, Sehat dan Sejahtera.

Untuk itu, para siswa yang melanggar aturan, seperti bolos dan bandel, para guru senantiasa memberikan peringatan, pelajaran dan pembinaan, termasuk pus-ap atau lari mengelilingi lapangan upacara. Selain itu, juga ada siswa yang dipotong rambutnya.

Wakil Kepala SMK Taman Siswa Kota Sukabumi mengharapkan, dengan diberikannya peringatan tersebut, para siswa yang melanggar aturan akan merasa malu dan jera. Dengan demikian, para siswa tersebut akan senantiasa mematuhi aturan, serta mengikuti berbagai mata pelajaran yang diberikan secara sungguh-sungguh.

Ditandaskannya, berbagai aturan dan mata pelajaran yang diberikan, harus senantiasa dipatuhi dan diikuti oleh seluruh siswa. Maksud dan tujuannya, untuk menciptakan sekaligus meningkatan kualitas pendidikan para siswanya, cerdas, pintar dan terampil, sesuai harapan semua pihak, khususnya harapan para orang tuanya. Sebab para orang tua dalam menyekolahkan anak-anaknya tersebut, tidak cuma-cuma. Akan tetapi membutuhkan biaya yang tidak sedikit, untuk memenuhi berbagai keperluan sekolah dan anak-anaknya.

 
Jumat, 9 Januari 2009
SISWA SMK NEGERI 4 DALAM WAKTU DEKAT MEMILIKI GEDUNG BARU
Reporter : ENDANG SUMARDI
 

Sebanyak 144 siswa SMK Negeri 4 Kota Sukabumi, dalam waktu dekat akan memiliki gedung baru. Sebab pembangunan gedung baru milik SMK tersebut, saat ini sudah hampir rampung 100 persen.

Demikian disampaikan Wakil Walikota Sukabumi, Drs. H. Mulyono, M.M., usai melakukan peninjauan terhadap proyek pembangunan gedung SMK Negeri 4 Kota Sukabumi, baru-baru ini.

Dijelaskannya, hampir selama satu tahun ini, para siswa SMK Negeri 4 tersebut, dalam melakukan proses Kegiatan Belajar dan Mengajarnya, menumpang di SMK Negeri 1 Kota Sukabumi. Untuk itu diharapkan, mulai tahun pelajaran 2009–2010, seluruh siswa SMK Negeri 4 Kota Sukabumi, bisa belajar di gedungnya sendiri.

Wakil Walikota Sukabumi menandaskan, dilaksanakannya pembangunan gedung baru SMK Negeri 4 Kota Sukabumi tersebut, sebagai salah satu upaya meng-implementasikan kebijakan Pemerintah Pusat dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat, khususnya untuk mewujudkan Kota Sukabumi sebagai Kota Vokasional.

Adapun salah satu persyaratan untuk mewujudkan Kota Vokasional tersebut, diantaranya jumlah siswa SMK harus lebih banyak dari jumlah siswa SMA. Yakni 60 persen untuk siswa SMK, dan 40 persen untuk siswa SMA. “Dengan adanya SMK baru tersebut, diharapkan dapat memenuhi keinginan serta kebijakan Pemerintah Pusat dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat”, katanya.

Sementara Kepala Dinas P dan K Kota Sukabumi, Sanusi Harjadireja, S.Pd. menjelaskan, selain dilaksanakannya pembangunan gedung baru SMK tersebut, pihak Dinas P dan K juga telah menyiapkan sebanyak 15 orang tenaga pendidik, yang akan ditugaskan di SMK tersebut.

Menyinggung fasilitas yang dibangun di SMK Negeri 4, seperti dikatakan Kepala Dinas P dan K Kota Sukabumi, yakni selain ruangan kelas juga dibangun ruangan praktek, khusus bagi siswa jurusan otomotif.

 
Senin, 5 Januari 2009
CETAK MAHASISWA JADI PEMIMPIN INOVATIF DAN PROGRESIF
Reporter : ENDANG SUMARDI
 

Mencetak mahasiswa menjadi pemimpin inovatif dan progresif, dalam memahami realita kedaerahan dan kebangsaan. Demikian tema yang diangkat dalam kegiatan kaderisasi mahasiswa, yang berlangsung selama dua hari, di Gedung Pelatihan TK Fathia Kecamatan Cibeureum, baru-baru ini.

Kegiatan tersebut dibuka oleh Walikota Sukabumi, H. Mokhamad Muslikh Abdussyukur, S.H., M.Si., dan ditutup oleh Wakil Walikota Sukabumi, Drs. H. Mulyono, M.M.

Kegiatan yang diikuti puluhan mahasiswa dari 20 Perguruan Tinggi yang tergabung dalam Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Asal Sukabumi (PB HIMASI) ini, menghadirkan sejumlah pemateri. Diantaranya Pendiri HIMASI, Yusuf Suminta Pura, mantan Diplomat RI untuk kawasan Uni Eropa. Selanjutnya IKA HIMASI, Idun Suwarna, Anton Rahman, Fajar Laksana, Abdul Manan, dan Rahmat Hidayat.

Ketua PB HIMASI, Ervo Sutejo menjelaskan, metode training pada kegiatan tersebut, diantaranya presentasi dan pemaparan materi, diskusi kelompok dan Tanya jawab. Kemudin motode penugasan, post test, pri test, games dan ice breaking.

Sementara Master of Training Kaderisasi, Banyu Citra Anggara menjelaskan, kegiatan yang diisi materi sejarah HIMASI, management organisasi dan kepemimpinan, pengantar logika dan ideologi, teknik dan simulasi persidangan ini, untuk meluruskan sejarah perjuangan HIMASI kepada mahasiswa dan masyarakat, sekaligus untuk memper-erat jalinan silaturahmi, antar mahasiswa dan alumni HIMASI.

Dalam pada itu, Koordinator Steering Commite, Ferry Gustaman menjelaskan, secara teknis, bentuk pengarahan yang diberikan kepada para peserta, bertujuan untuk mempersiapkan mahasiswa yang kreatif dan inovatif.

 
Jumat, 28 November 2008
53 ORANG SISWA SECAPA POLRI MENDONORKAN DARAH
Reporter : Endang Sumardi
 

Sebanyak 53 orang siswa Secapa Polri Sukabumi Detasement I dan II, mendonorkan darah. Kegiatan sosial tersebut, dilaksanakan oleh Dinas Kesehatan Kota Sukabumi, di Ruangan Pertemuan Setda Kota Sukabumi, dalam rangka memperingati ke-44 Hari Kesehatan Nasional Tingkat Kota Sukabumi, hari Minggu pagi, 23 November 2008.

Walikota Sukabumi, H. Mokhamad Muslikh Abdussyukur, S.H., M.Si. menjelaskan, dalam peringatan ke-44 Hari Kesehatan Nasional Tingkat Kota Sukabumi, pemerintah telah menaruh perhatian besar dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat, diantaranya melalui Jaminan Kesehatan Masyarakat (JAMKESMAS).

Namun untuk meningkatkan kemandirian masyarakat dalam memelihara kesehatan, menjadi bagian yang paling penting dan menentukan, khususnya dalam meningkatkan derajat dan kualitas kesehatan.

Berkaitan dengan hal tersebut, Walikota Sukabumi mengintruksikan kepada seluruh aparat instansi terkait, agar ber-upaya optimal meningkatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat, supaya masyarakat semakin sehat dan produktif.

Sementara Inspektur Komandan Bataliyon Siswa Secapa Polri Sukabumi, Ipda Tedi Setiadi menjelaskan, aksi sosial donor darah yang dilakukan siswa Secapa Polri tersebut, dilaksanakan secara rutin setiap tahun sekali. Maksud dan tujuannya, untuk menjaga kesehatan siswa Secapa Polri. Selain itu, aksi sosial donor darah sangat penting dilakukan oleh aparat kepolisian, sebagai wujud kepedulian dan kemanusiaan aparat kepolisian kepada masyarakat, khususnya yang membutuhkan darah.

Dalam pada itu, Ketua Panitia Penyelenggara peringatan ke-44 Hari Kesehatan Nasional Tingkat Kota Sukabumi, Dokter Edi Yuswardi, SPB menjelaskan, dari tangan-tangan calon perwira polisi tersebut, pihak panitia penyelenggara berhasil mengumpulkan sebanyak 60 labu kantung darah, untuk disumbangkan kepada masyarakat yang membutuhkan darah.

 
Jumat, 31 Oktober 2008
RIBUAN SISWA IKUT SOSIALISASI GERAKAN PEMASYARAKATAN MAKAN IKAN
Reporter : ENDANG SUMARDI
 

Ribuan siswa TK, PAUD dan SD perwakilan dari 7 Kecamatan se Kota Sukabumi, mengikuti sosialisasi Gerakan Pemasyarakatan Makan Ikan. Kegiatan yang digelar Tim Penggerak PKK Provinsi Jawa Barat, Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jawa Barat, Tim Penggerak PKK Kota Sukabumi, dan Dinas Pertanian Kota Sukabumi ini, berlangsung di Gedung Juang 45 Kota Sukabumi, Kamis pagi, 30 Oktober 2008.

Walikota Sukabumi, H. Mokhamad Muslikh Abdusyukur, S.H., M.Si. menjelaskan, sosialisasi tersebut merupakan keinginan pemerintah, untuk mewujudkan kesinambungan pemahaman dan kesadaran masyarakat, akan pentingnya mengonsumsi ikan, dari satu generasi ke generasi lainnya.

Ditandaskannya, daging ikan memiliki kandungan gizi yang relatif sama dengan gizi yang terkandung dalam daging ternak lainnya. Menurut hasil penelitian, satu atau lebih asam animo esensial yang berasal dari ikan dapat meningkatkan kecerdasan anak yang mengonsumsinya.

Ditandaskan pula, untuk mencapai keberhasilan sekaligus melestarikan pemasyarakatan mengonsumsi ikan, perlu dilakukan suatu gerakan terpadu yang berkelanjutan. Untuk itu diharapkan, semua pihak agar mendukung gerakan tersebut. Dengan demikian, kegiatan mengkomsumsi ikan dapat menjadi suatu budaya masyarakat sehari hari.

Kepada para orang tua, diharapkan agar mendorong anak-anaknya, untuk senantiasa mengonsumsi ikan. Walikota Sukabumi juga mengharapkan, dengan sosialisasi Gerakan Pemasyarakatan Makan Ikan ini, dapat mengikis anggapan tabu dari semua orang tua, yang masih enggan memberi masakan ikan yang berprotein tinggi kepada anak-anaknya.

Sementara salah seorang pengurus Tim Penggerak PKK Provinsi Jawa Barat, Eti Eryawan menjelaskan, sosialisasi Gerakan Pemasyarakatan Makan Ikan tersebut, dilaksanakan secara terus menerus di seluruh Kota dan Kabupaten di Jawa Barat. Karena dengan memakan ikan secara rutin, dapat memenuhi gizi dan kesehatan keluarga, sekaligus meningkatkan perkembangan otak dan kecerdasan anak.

 
Kamis, 30 Oktober 2008
SEBANYAK 30 SISWA SD DAN 20 SISWA SMP IKUT PELATIHAN
Reporter : ENDANG SUMARDI
 

Sebanyak 30 siswa SD dan 20 siswa SMP se Kota Sukabumi anggota Patroli Keamanan Sekolah (PKS), Sabtu lalu, di Ruangan Pertemuan UPTD TK-SD Kecamatan Cikole, mengikuti pelatihan.

Kepala Dinas P dan K Kota Sukabumi, Sanusi Harjadireja, S.Pd. menjelaskan, program PKS sangat menunjang terhadap pengetahuan dan pemahaman anak/ akan pentingnya tertib berlalu lintas secara baik dan benar. Untuk itu, Kepala Dinas P dan K Kota Sukabumi, menghimbau seluruh tingkatan sekolah yang ada di Kota Sukabumi, agar membentuk PKS.

Sementara Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasat Lantas) Polres Kota Sukabumi, AKP Dodi Arahmansyah menjelaskan, dilaksanakannya pelatihan tersebut, karena pengetahuan dan pemahaman siswa akan pentingnya tertib berlalu lintas sangat minim.

Hal tersebut menjadi salah satu masalah yang perlu ditangani dan diantisipasi. Sebab apabila dibilarkan dan tidak dibekali pengetahuan akan pentingnya tertib berlalu lintas sejak dini, anak-anak tersebut pada saat menginjak dewasa tidak akan mengetahui dan berhati-hati dalam berlalu lintas, khususnya di jalan raya.

Ditandaskannya, anak-anak sangat rentan mengalami kecelakaan lalu lintas, khususnya pada saat pulang sekolah. Hal tersebut terjadi, karena anak-anak sangat sulit diatur. Selain itu, juga gerak-gerik dan perilaku mereka, senantiasa mengkuti kehendak dan kemauannya sendiri.

Untuk menangani dan meng-antisipasi hal tersebut, diperlukan peran serta dari semua pihak, baik dari para guru dan orang tua siswa, maupun dari aparat kepolisian.

Untuk itu diharapkan, melalui pelatihan tersebut dapat memberikan pengetahuan dan pemahaman sejak dini kepada anak-anak, akan pentingnya tertib berlalu lintas dengan baik dan benar. Dengan demikian, angka dan kerawanan kecelakaan lalu lintas terhadap anak-anak, dapat ditekan dan dikurangi.

Hadir dalam kesempatan tersebut, Kepala Bagian Tata Usaha Dinas P dan K, Ayep Supriatna, Kepala Seksi Kesiswaan Bidang Pra Pendidikan Dasar, Dian Sucianti, Badan Urusan Klinik Polres Kota Sukabumi, AIPTU Agus, para Penilik dan Guru, serta undangan lainnya.

 
Rabu, 29 Oktober 2008
PEMERINTAH KOTA SUKABUMI AKAN MENAMPUNG SISWA YANG TIDAK MAMPU
Reporter : ENDANG SUMARDI
 

Pemerintah Kota Sukabumi melalui Dinas P dan K Kota Sukabumi, akan mengambil tindakan dan menampung siswa yang tidak mampu, supaya dapat melanjutkan sekolah.

Kepala Dinas P dan K Kota Sukabumi, Sanusi Harjadireja, S.Pd., menjelaskan, guna merealisasikan rencana tersebut, pihak Dinas P dan K akan menunjuk satu sekolah disetiap kecamatan, untuk menjadi perwakilan penampungan siswa yang tidak mampu. “Rencana tersebut, akan dimulai pada tahun pelajaran 2009-2010 yang akan datang”, ujarnya.

Adapun perwakilan sekolah-sekolah yang ditunjuk untuk menampung siswa yang tidak mampu tersebut baru 6 sekolah, yakni SMP Negeri 4, SMP Negeri 12, SMP Negeri 13, SMP Negeri 14, SMP Negeri 15, dan SMP Negeri 16. Ditandaskannya, apabila pihak sekolah yang ditunjuk tersebut merasa keberatan menampung siswa yang tidak mampu, pihak Dinas P dan K akan mengambil tindakan tegas, yakni memberhentikan kepala sekolah dari jabatannya.

Sementara Kepala SMP Negeri 4 Kota Sukabumi, Muji Purwono mengatakan, pihaknya sangat mendukung rencana pemerintah tersebut, karena sangat baik dan positif, khususnya dalam membantu siswa yang tidak mampu.

Dijelaskannya, SMP Negeri 4 sebagai satu-satunya SMP Negeri yang ada di wilayah Kecamatan Gunung Puyuh Kota Sukabumi, akan menjadi perwakilan SMP lainnya, dalam menampung siswa yang tidak mampu.

Kepala SMP Negeri 4 Kota Sukabumi menandaskan, pihaknya akan senantiasa mendukung berbagai program dan kebijakan yang digulirkan Dinas P dan K Kota Sukabumi. Karena berbagai program dan kebijakan yang digulirkan Dinas P dan K tersebut, sebagai salah satu upaya pemerintah, khususnya dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan sumber daya manusia di Kota Sukabumi.

 
Minggu, 19 Oktober 2008
SISWA SDN CIPANENGAH CBM DAN TK NEGERI PEMBINA CIPANENGAH BELAJAR CUCI TANGAN
Reporter : ENDANG SUMARDI
 

Sebanyak 540 siswa SDN Cipanengah CBM dan 104 siswa TK Negeri Pembina Cipanengah, belajar mencuci tangan dengan baik dan benar.

Hal tersebut di lakukan, dalam rangka menperingati Hari Cuci Tangan Pakai Sabun Sedunia Tingkat Kota Sukabumi, hari Rabu, 15 Oktober 2008, bertempat di SDN Cipanengah CBM dan TK Negeri Pembina Cipanengah.

Kepala Bagian Tata Usaha Dinas P dan K Kota Sukabumi, Ayep Sipriatna menandaskan, hasil penelitian Yayasan Jantung Sehat Indonesia, dari sebanyak 4 ribu 863 siswa SD, SMP, SMA dan SMK yang di diagnosa, hanya 4 orang yang memiliki fisik sehat secara sempurna. Sedangkan yang masuk dalam kategori baik hanya 7 persen, yang masuk dalam kategori cukup 20 persen, dan sisanya masuk dalam kategori kurang baik.

Data tersebut menunjukkan, bahwa tingkat kesehatan anak sekolah masih rendah. Hal tersebut menjadi tantangan bagi semua pihak, khususnya dalam meningkatkan kesehatan anak sekolah di Kota Sukabumi.

Dijelaskannya, dilaksanakan cuci tangan dengan baik dan benar di SDN Cipanengah CBM dan TK Negeri Pembina Cipanengah tersebut, selain untuk menghilangkan mikro organisme khususnya bakteri, juga untuk membentuk pola hidup sehat siswa di sekolah tersebut.

Untuk menunjang kelancaran dan keberhasilan program tersebut di Kota Sukabumi, Kepala Bagian Tata Usaha Dinas P dan K Kota Sukabumi, menghimbau segenap guru dan siswa, agar mendukung sekaligus meng-implementasikan program tersebut, supaya segenap siswa gemar mencuci tangan dengan baik dan benar, guna meningkatkan kesehatan anak sekolah di Kota Sukabumi.

 
Minggu, 12 Oktober 2008
WAKIL WALIKOTA DAN WAKIL KETUA DPRD AKAN SALURKAN ASPIRASI PARA MAHASISWA
Reporter : ENDANG SUMARDI
 

Wakil Walikota Sukabumi, Drs. H. Mulyono, M.M., berjanji akan menyalurkan aspirasi para mahasiswa yang tergabung dalam Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI), tentang pengesahan RUU Pornografi.

Ditandaskannya, kendati pengesahan RUU tersebut tengah dibahas dan merupakan kewenangan pusat, akan tetapi Pemerintah Kota Sukabumi tidak akan tinggal diam atas maraknya pornografi. Oleh karenanya, Pemerintah Kota Sukabumi akan menyalurkan aspirasi yang disampaikan para mahasiswa tersebut ke pusat. Selain itu, Pemerintah Kota Sukabumi akan memasukan pornografi ke dalam Peraturan Daerah, Tentang Anti Maksiat. Ditandaskan pula, Pemerintah Kota Sukabumi akan menindak tegas terhadap setiap orang yang sengaja memamerkan gambar pronografi di muka umum.

Hal senada juga disampaikan Wakil Ketua DPRD Kota Sukabumi, Drs. H. Munandi Saleh. Dikatakannya, pihak DPRD Kota Sukabumi akan menampung sekaligus menyalurkan aspirasi para mahasiswa tersebut ke pusat. Karena pengesahan RUU tersebut, merupakan isu nasional dan kewenangan pusat.

Sementara Ketua KAMMI Daerah Sukabumi, Rizal Adityanto, saat ber-orasi menyampaikan aspirasi para mahasiswa tersebut, hari Kamis baru-baru ini, meminta kepada pemerintah, agar segera mengesahkan RUU Pornografi. Karena apabila tidak segera disahkannya RUU tersebut, aksi pornografi dan porno-aksi akan semakin marak.

Dikatakannya, dengan semakin maraknya aksi pornografi yang ditayangkan di media cetak dan elektronik, akan berdampak negatif terhadap upaya peningkatan dan derajat moral bangsa.

Demikian pula dengan porno-aksi yang sering dipamerkan oleh para selebritis, baik di media cetak maupun di media elektronik, akan berpengaruh terhadap kehidupan buruk masyarakat, khsusnya di kalangan kaum muda.

 
Sabtu, 11 Oktober 2008
SEBANYAK 243 MAHASISWA BARU STIE STMIK PASIM SUKABUMI IKUT PEMBINAAN DAN PELANTIKAN
Reporter : ENDANG SUMARDI
 

Sebanyak 243 mahasiswa baru STIE STMIK Pasim Sukabumi, hari Kamis baru-baru ini, bertempat di kampus sekolah tinggi tersebut, mengikuti pembinaan dan pelantikan.

Walikota Sukabumi, H. Mokhamad Muslikh Abdussyukur, S.H., M.Si. mengharapkan, dengan dilaksanakannya pembinaan tersebut, para mahasiswa sebagai calon pimpinan pada masa mendatang, dapat menuntut ilmu dengan sungguh-sungguh.

Apalagi STIE STMIK Pasim Sukabumi, saat ini telah memiliki kampus yang refresentatif. Kondisi tersebut dapat menunjang terhadap kelancaran dan keberhasilan pendidikan di sekolah tinggi tersebut, termasuk Visi Kota Sukabumi, yakni Terwujudnya Kota Sukabumi Sebagai Pusat Pelayanan Berkualitas Bidang Pendidikan, Kesehatan dan Perdagangan di Jawa Barat, Berlandaskan Iman dan Taqwa.

Diharapkan pula, seluruh perguruan tinggi di Kota Sukabumi, dapat membentuk para lulusannya untuk menjadi entrepreneur. Hal tersebut perlu dilakukan, supaya seluruh lulusannya dapat menciptakan lapangan pekerjaan, bukan mencari lapangan pekerjaaan. Dengan demikian, tingkat pengangguran di Kota Sukabumi dapat dikurangi.

Sementara Ketua STIE STMIK Pasim Sukabumi, Fajar Laksana menjelaskan, dilaksankannya pembinaan tersebut, untuk memberikan motivasi kepada para mahasiswa baru, khususnya dalam menuntut ilmu di sekolah tinggi tersebut.

Ditandaskannya, sebanyak 50 persen lulusan STIE STMIK Pasim Sukabumi, telah terserap oleh lapangan pekerjaan, baik di perusahaan-perusahaan maupun di kantor-kantor di Kota dan Kabupaten Sukabumi.

Sedangkan sisanya sebanyak 50 persen, di didik supaya dapat menciptakan lapangan pekerjaan sendiri. Karena di sekolah tinggi ini, selain diberikan pendidikan teori juga diberikan pendidikan praktik yang seimbang. Maksud dan tujuannya, untuk menunjang skill para lulusan.

Hadir dalam kesempatan tersebut, Ketua MUI Kabupaten Sukabumi, K.H. Jejen Zaenal Abidin, Ketua Dewan Syuriah Pengurus Cabang NU Kabupaten Sukabumi, K.H. Mudrikah, Ketua Tanfidz Pengurus Cabang NU Kabupaten Sukabumi, K.H. Dodi, dan undangan lainnya.

 
Rabu, 17 September 2008
RATUSAN SISWA DI KOTA SUKABUMI DALAM WAKTU DEKAT AKAN MENERIMA BAGUS
Reporter : ENDANG SUMARDI
 

Ratusan siswa di Kota Sukabumi, dalam waktu dekat akan menerima Bantuan Gubernur Untuk Siswa (Bagus), dari Gubernur Jawa Barat.

Bantuan tersebut akan diberikan kepada 174 siswa SMP dan MTS, serta 129 siswa SMK Negeri dan Swasta se Kota Sukabumi. Adapun besar bantuan tersebut, yakni untuk masing-masing siswa SMP dan MTs sebesar 500 ribu rupiah, serta untuk masing-masing siswa SMK sebesar 750 ribu rupiah.

Seperti dikatakan Kepala Bagian Tata Usaha selaku PLT Kepala Dinas P dan K Kota Sukabumi, Sanusi Harjadireja, S.Pd., bantuan tersebut diberikan kepada siswa dari keluarga kurang mampu. Maksud dan tujuannya, untuk mencegah anak-anak dari keluarga tidak mampu putus sekolah.

Dijelaskannya, untuk mendapatkan bantuan tersebut, setiap siswa harus melampirkan Formulir Keterangan Tidak Mampu (FKTM) dari Ketua RT, RW dan Lurah masing-masing.

Dijelaskan pula, untuk tingkat SMP dan MTS, bantuan tersebut merupatan tahun ketiga. Sedangkan untuk tingkat SMK, bantuan tersebut merupakan tahun pertama.

Bantuan tersebut, akan dikirim melalui Kantor POS, untuk selanjutnya diambil langsung oleh pihak sekolah atau oleh masing-masing siswa. Selain itu, bantuan tersebut dapat di gunakan para siswa untuk memenuhi kebutuhan sekolah, diantaranya untuk Buku, Sepatu, Seragam, Alat-Alat Tulis dan Transportasi.

Menyinggung kuota bantuan tersebut, menurut PLT Kepala Dinas P dan K Kota Sukabumi, secara langsung diajukan oleh pihak sekolah masing-masing. Karena yang lebih mengetahui keadaan siswa, yakni sekolah masingh-masing. Selain itu, agar pemberian bantuan tersebut benar-benar tepat sasaran, masing-masing sekolah membutuhkan waktu lebih kurang 5 bulan, untuk melakukan seleksi. Sedangkan Dinas P dan K, hanya memfalidasi data.

 
Selasa, 26 Agustus 2008
RATUSAN MAHASISWA STIKES IKUT PENGENALAN PROGRAM STUDI
Reporter : ENDANG SUMARDI
 

Ratusan Mahasiswa Baru Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) Kota Sukabumi jurusan Keperawatan dan Kebidanan, mengikuti pengenalan program studi. Kegiatan tersebut, secara resmi dibuka oleh Sekretaris Daerah Kota Sukabumi, H. Mohamad Muraz, S.H., M.M., hari Senin, 25 Agustus 2008, bertempat di kampus STIKES Kota Sukabumi.

Dalam sambutannya, Sekretaris Daerah Kota Sukabumi mengharapkan, segenap mahasiswa STIKES Kota Sukabumi, agar senantiasa ber-upaya optimal dan sungguh-sungguh, disertai disiplin yang tinggi dalam mengikuti dan mempelajari seluruh mata kuliah yang diajarkan, supaya bisa lulus dengan nilai yang baik dan berkualitas.

Ditandaskannya, berbicara pendidikan yang baik dan berkualitas, bukan hanya dilihat dari kualitas fisik gedung yang baik dan mahasiswa yang banyak, akan tetapi lebih dari itu, yakni harus memiliki nilai lebih dan nilai tambah.

Untuk itu Sekretaris Daerah Kota Sukabumi meminta, dengan dilaksanakannya pengenalan program studi ini, seluruh mahasiswa STIKES Kota Sukabumi dapat memahami sekaligus meningkatkan pendidikannya, termasuk keahliannya sesuai dengan bidang dan jurusannya masing-masing, ditunjang dengan keahlian bahasa dan computer. Dengan demikian, seluruh lulusan STIKES Kota Sukabumi, memiliki nilai tambah yang benar-benar bermanfaat bagi masa depan, khususnya setelah lulus dari STIKES, serta dapat mengembangkan potensi dan keahliannya, sesuai dengan bidang dan jurusannya masing-masing.

Selain itu, seperti pada tahun-tahun yang lalu, seluruh lulusan STIKES Kota Sukabumi dapat direkrut menjadi pegawai di Rumah Sakit, baik di Rumah Sakit Pemerintah maupun di Rumah Sakit Swasta. Bahkan banyak yang direkrut oleh Rumah Sakit - Rumah Sakit Manca Negara, seperti Rumah Sakit - Rumah Sakit di Arab Saudi, Malaysia, Singapura, Bruney Darussalam dan sebagainya.

 
Selasa, 12 Agustus 2008
WAKIL WALIKOTA SUKABUMI SECARA SIMBOLIS MENYERAHKAN BEA SISWA
Reporter : ENDANG SUMARDI
 

Wakil Walikota Sukabumi, Drs. H. Mulyono, M.M., Selasa pagi, 12 Agustus 2008, di Ruangan Pertemuan Setda Kota Sukabumi, secara simbolis menyerahkan Bea Siswa dari Yayasan Lembaga GN-OTA Kota Sukabumi, kepada 97 siswa. Antara lain kepada 40 siswa SD, 13 siswa MI dan 5 siswa SLB, masing-masing sebesar 120 ribu rupiah, serta Seragam Sekolah, Tas dan Sepatu. Selanjutnya kepada 23 siswa SMP, 2 siswa MTs, 9 siswa SMA dan 5 siswa MA, masing-masing sebesar 240 ribu rupiah, serta Seragam Sekolah dan Sepatu.

Dalam sambutannya, Wakil Walikota Sukabumi mengucapkan terima kasih kepada Yayasan Lembaga GN-OTA Kota Sukabumi, yang setiap tahun menyerahkan Bea Siswa kepada para siswa. “Hal ini merupakan wujud nyata kepedulian Yayasan tersebut, dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan kesejahteraan masyarakat Kota Sukabumi”, katanya.

Ditandaskannya, pembangunan bidang pendidikan bukan merupakan tanggung-jawab pemerintah semata, akan tetapi tanggung-jawab semua pihak, yakni pemerintah, swasta dan masyarakat. Untuk itu, Wakil Walikota Sukabumi menghimbau segenap lapisan masyarakat termasuk sektor swasta dan perbankan, agar berpartisipasi aktif membantu memajukan dan meningkatkan kualitas pendidikan Kota Sukabumi, baik berupa moril maupun materil. “Maksud dan tujuannya, untuk mewujudkan visi Kota Sukabumi, sebagai pusat pelayanan jasa terpadu dalam bidang perdagangan, pendidikan dan kesehatan, serta visi Kota Sukabumi Sehat, Cerdas dan Sejahtera”, ujar Wakil Walikota Sukabumi.

Sementara Ketua Yayasan Lembaga GN-OTA Kota Sukabumi, Hajah Esih Muraz dan Ketua Panitia Penyerahan Bea Siswa, Drs. H.A. Hamdan, M.M. menjelaskan, Bea Siswa sebesar 16 juta 320 ribu rupiah yang diserahkan kepada 97 siswa tersebut, ber-asal dari 37 Orang Tua Asuh. Antara lain 14 orang dari unsur Pemerintah Kota Sukabumi, 1 orang dari unsur Perbankan, 19 orang dari unsur Pengusaha Swasta, 1 orang dari unsur Dharma Wanita Persatuan, dan 1 orang dari unsur Yayasan Lembaga GN-OTA.

 
Rabu, 9 Juli 2008
SISWA DIKTUPA POLRI DAPAT PEMBEKALAN DARI MENPAN
Reporter : ENDANG SUMARDI
 

Sebanyak 799 Siswa Diktupa Polri Regular 35 Gelombang 1 Tahun 2008, Selasa, 8 Juli 2008, di Secapa Polri Sukabumi, mendapat pembekalan dari Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara (Menpan),Taufik Effendi.

Dalam kesempatannya Menpan menjelaskan, berbagai pemahaman situasi dan kondisi serta ilmu pengetahuan yang luas, output yang hendak dicapai yakni Polisi yang siap membela Negara, siap membela kehormatan bangsa, serta siap menjaga kesatuan dan persatuan. Selain itu, juga senantiasa mendengar pendapat orang lain, siap menang dan siap kalah, serta senantiasa mematuhi aturan dan per-undang-undang yang berlaku. Selanjutnya senantiasa bertanggungjawab, mengembangkan sifat tolong-menolong, tidak anarkis, senantiasa memerhatikan nasib orang lain, senantiasa meningkatkan budaya gotong-royong, tidak mementingkan diri sendiri, kelompok atau golongan, ringan sama dijinjing berat sama dipikul.

Dikatakannya, untuk menciptakan kondisi kehidupan masyarakat, bangsa dan negara yang aman, bersatu, rukun dan damai, serta senantiasa menjunjung tinggi hukum dan per-undang-undangan yang berlaku, sangat tergantung pada sikap dan prilaku penegak hukum itu sendiri.

Untuk itu, segenap Calon Perwira Polri agar mampu merubah sikap dan perilaku, serta lebih dewasa dalam setiap melaksanakan tugas dan pengabdian kepada bangsa dan Negara. Dengan demikian, kondisi keamanan, kesetaraan, HAM dan perekonomian, dapat tercipta dengan baik dan berkesinambungan. Selain itu, kondisi tersebut juga dapat menjadi sebuah pondasi yang kokoh, khususnya dalam melaksanakan berbagai bidang pembangunan.

Diharapkan pula, para Calon Perwira Polri, agar senantiasa mengajak semua pihak, untuk menata kembali sistem ketatanegaraan RI, berdasarkan semangat, jiwa, nilai dan konsensus dasar Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945 dan NKRI, khususnya dalam membangun Indonesia di berbagai bidang, sesuai amanat Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945.

 
Senin, 30 Juni 2008
WAKIL WALIKOTA SUKABUMI WISUDA SISWA YAYASAN PENDIDIKAN DARUL AMAL
Reporter : ENDANG SUMARDI
 

Wakil Walikota Sukabumi, Drs. H. Mulyono, M.M., mewisuda 47 siswa Yayasan Pendidikan Darul Amal, Kelurahan Karang Tengah Kecamatan Gunung Puyuh, dari jumlah keseluruhan 160 siswa. Antara lain, 30 siswa TK Islam Terpadu, 60 siswa TK Al-Qur’an, 50 siswa Taman Pendidikan Al-Qur’an, dan 20 siswa Tilawatil Qur’an Lil Aulad.

Pelaksanaan wisuda siswa Yayasan Pendidikan Darul Amal tersebut, berlangsung baru-baru ini, di Kampung Ciseureuh, RT 1 RW 5 Kelurahan Karang Tengah.

Dalam sambutannya, Wakil Walikota Sukabumi mengatakan, anak-anak yang diwisuda tersebut, bukan akhir dari belajar, akan tetapi merupakan awal perjuangan, guna menghadapi berbagai rintangan dan tantangan dimasa yang akan datang, untuk mendapatkan ilmu dan amal yang lebih tinggi, demi masa depan anak-anak, yakni menjadi panutan di masyarakat.

Pada bagian akhir sambutannya, Wakil Walikota Kota Sukabumi mengucapkan selamat kepada anak-anak yang telah diwisuda, seraya mengharapkan, agar melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi, guna menunjang kelancaran dan keberhasilan program Pemerintah Kota Sukabumi, yakni Wajib Belajar 12 Tahun.

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Walikota Sukabumi menyerahkan bantuan sebesar 750 ribu rupiah, kepada Ketua Yayasan Darul Amal Kelurahan Karang Tengah, Ustadz Wawan Munawar.

Ketua Yayasan Pendidikan Darul Amal menjelaskan, pada awalnya Yayasan tersebut merupakan sebuah Pesantren, dipimpin oleh seorang kiyai, sekitar tahun 1982. Namun pada tahun 1993, Pesantren tersebut dirubah menjadi sebuah yayasan, yang diberi nama Yayasan Darul Amal, sesuai harapan masyarakat setempat dan sekitarnya. Maksud dan tujuannya, untuk meningkatkan ilmu pengetahuan dan kencerdasan anak-anak sejak dini, baik dalam ilmu pengetahuan keagamaan maupun ilmu pengetahuan umum.

Ditandaskannya, Yayasan Pendidikan Darul Amal telah 15 kali melaksanakan Imtihan, tepatnya dari tahun 1993 hingga 2008. Namun yang dihadiri oleh pucuk pimpinan Kota Sukabumi baru kali ini. Untuk itu, Ketua Yayasan Darul Amal mengucapkan terima kasih, atas atensi pucuk pimpinan tersebut, yang telah berkenan menghadiri sekaligus menyerahkan bantuan dan mewisuda siswa Yayasan Pendidikan Darul Amal.

 
Selasa, 27 Mei 2008
53 SISWA SIAP IKUTI LKS DAN OLIMPIADE SAINS
Reporter : Ratna/Tim Liputan
 

Walikota Sukabumi, H. Mokh. Muslikh Abdussyukur, S.H., M.Si., Senin, 26 Mei 2008, melepas 29 siswa SMK dan 24 siswa SMA se Kota Sukabumi yang akan mengikuti Lomba Keterampilan Siswa (LKS) dan Olimpiade Sains Tingkat Propinsi Jawa Barat di Ruang Pertemuan Setda Kota Sukabumi.

Dalam sambutannya Walikota Sukabumi mengingatkan kepada para siswa yang mengikuti lomba tersebut, agar senantiasa percaya diri, jangan kalah sebelum bertanding. Karena dalam mengikuti lomba tersebut, bukan hanya mewakili sekolah masing-masing, akan tetapi juga membawa nama pemerintah dan masyarakat Kota Sukabumi.

“Pepatah mengatakan, jika kita naik tanpa persiapan maka kita akan turun tanpa kehormatan. Camkan hal ini agar kita senantiasa siap untuk menghadapi kekalahan. Karena kalau menghadapi kemenangan, saya yakin, semua orang pasti siap,” ujar walikota.

Ditambahkannya, para peserta sebagai duta Kota Sukabumi, hendaknya dapat menunjukkan keunggulan dengan meraih prestasi di tingkat Jawa Barat, supaya dapat mewakili Jawa Barat ke tingkat nasional.

Dalam kesempatan tersebut, Walikota Sukabumi menyerahkan bendera Kota Sukabumi dan uang saku, kepada tim Pembina, untuk para pembimbing dan siswa yang ikut dalam lomba tersebut.

Plt Kepala Dinas P dan K Kota Sukabumi, Sanusi Harjadireja, S. Pd., menjelaskan, LKS tingkat SMK se-Jawa Barat ini dilaksanakan dari tanggal 26 hingga 29 Mei 2008, dan untuk Olimpiade Sains tingkat SMA dilaksanakan dari tanggal 1 hingga 6 Juni 2008.

 
Senin, 12 Mei 2008
SISWA SECAPA POLRI SIAP AMANKAN PROSESI PELANTIKAN WALIKOTA
Reporter : Ratna/Tim Liputan
 

Kepala Detasemen Markas Secapa Polri Sukabumi, M. Budoyo, mengemukakan, 800 siswa Secapa Polri siap diturunkan untuk membantu mengantisipasi situasi keamanan di Markas Secapa Polri saat pelaksanaan prosesi pelantikan Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi periode 2008-2013, Selasa, 13 Mei 2008.

“Para siswa ini akan bersiaga jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Beberapa titik yang dianggap rawan termasuk semua jalan masuk ke lingkungan Secapa Polri, telah siap diantisipasi. Mereka akan berseragam lengkap dengan helm namun tanpa senjata karena tugas kami hanya mengamankan markas. Sementara tugas utama ada pada pihak Polresta Sukabumi,” ungkapnya.

Beberapa titik tersebut diantaranya, Jl. Bhayangkara, Pintu Utama, beberapa pintu masuk, lapangan voli, lapangan golf, lapangan bola dan beberapa tempat strategis lainnya yang mungkin bisa disusupi oleh warga, terutama yang berencana melakukan demonstrasi pada saat hari pelantikan.

Menurut Budoyo, perintah bantuan pengamanan ini disampaikan langsung oleh Kepala Secapa Polri. Para siswa ini telah dilatih secara khusus dan telah ikut diturunkan sejak sebelum pelaksanaan Pemilu Walikota dan Walikota. Selain para siswa, para personil Secapa Polri lainnya juga siap siaga untuk membantu mengantisipasi situasi keamanan pada pelaksanaan pelantikan Walikota dan Wakil Walikota.

 
Rabu, 7 Mei 2008
SISWA BERPRESTASI DAPAT PENGHARGAAN
Reporter : Tim Liputan
 

Hari Pendidikan Nasional tahun 2008 di Kota Sukabumi diwarnai dengan penyerahan bantuan uang pembinaan pengembangan seni budaya sebesar 20 juta rupiah, serta uang “kadeudeuh”, trophy dan piagam penghargaan, kepada siswa berprestasi, juara Lomba Kompetensi Siswa (LKS) SMK, Olimpiade Sains Nasional, Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (OOSN), Lomba Karya Nyata Keteladanan Kursus, serta Pamong Belajar dan Penilik Pendidikan Luar Sekolah. Bantuan ini diserahkan langsung oleh Walikota Sukabumi, H. Mokh. Muslikh Abdussyukur, S.H., M.Si., Jumat, 2 Mei 2008.

Penghargaan juga diberikan kepada juara Festival Kompetensi dan Kreativitas Siswa TK, SD dan SMP, Guru Berprestasi, juara Debat Berbahasa Inggeris, juara Penyelenggaraan dan Instruktur Kursus Terbaik, serta kepada juara Lomba Kelurahan Tingkat Kota Sukabumi, yakni Kelurahan Baros, Kelurahan Gunung Parang, dan Kelurahan Nyomplong.

Pada kesempatan tersebut, Walikota Sukabumi menyampaikan sambutan Menteri Pendidikan Nasional, Prof. Dr. Bambang Sudibyo, M.BA., diantaranya menandaskan, dalam kurun waktu 3 tahun tepatnya dari tahun 2005 hingga 2007, hasil yang telah dicapai melalui pendanaan masal pendidikan, antara lain program Bantuan Operasional Sekolah (BOS), dengan membebaskan sekitar 70,3 persen murid SD dan MI, serta SMP dan MTs dari pungutan biaya operasional, sekaligus dapat membebaskan seluruh siswa miskin dari pungutan.

Kemudian peningkatan kualifikasi, kompetensi serta sertifikasi pendidik dan tenaga kependidikan secara masal, yakni pada tahun 2007 telah berhasil ditingkatkan kualifikasi 81.800 guru hingga S-1 atau D-4, serta 8.540 dosen hingga S-2 dan S-3, termasuk dilaksanakan sertifikasi untuk 147.217 guru.

 
Jumat, 25 April 2008
SISWA SAKIT DAN TUNA NETRA TETAP SEMANGAT IKUTI UN
Reporter : Ratna Nurseha
 

Ujian Nasional tingkat SMA/SMK/MA secara serentak telah dilaksanakan di 33 Propinsi di Indonesia selama tiga hari, Selasa-Kamis, 22-24 April 2008. Di Kota Sukabumi, Ujian Nasional untuk tingkat SMA/SMK/MA tahun 2008 diikuti oleh 5.475 siswa. Secara umum, pelaksanaan UN di Kota Sukabumi berjalan lancar dan aman tanpa hambatan berarti. Beberapa siswa memang sempat mengalami jatuh sakit saat hari pertama UN. Satu diantaranya adalah Asma Tasriyah, Seorang siswi SMA Negeri 5 Kota Sukabumi. Ama, demikian siswi ini dipanggil, jatuh sakit saat mengikuti UN hari pertama. Ia mengeluh sakit pada bagian kepala dan perut. Setelah dikonfirmasi, yang bersangkutan mengatakan bahwa ia memang memiliki penyakit maag kronis yang sudah diderita sejak duduk di kelas X.

Walaupun pihak sekolah sudah memberi keringanan bagi siswa yang sakit untuk mengikuti UN susulan, namun Ama menyatakan tetap ingin mengikuti UN bersamaan dengan siswa yang lain, meskipun ia harus mengerjakan soal di ruang UKS dengan dibantu seorang pengawas.

Ama sempat mendapat perhatian dari Walikota Sukabumi, H. Mokh. Muslikh Abdussyukur, SH., M.Si., saat meninjau pelaksanaan UN di SMA Negeri 5, Selasa pagi, 22 April 2008. Walikota juga sempat memberi motivasi dan mendoakan Ama agar cepat sembuh dan dapat mengikuti UN dengan lancar.

Pihak Dinas Kesehatan Kota Sukabumi yang diwakili dr. Rita Fitrianingsih, saat memeriksa kondisi Ama, Rabu 23 April 2008, mengatakan, bahwa ini merupakan hal yang wajar terjadi saat Ujian Nasional karena kondisi psikis siswa yang berbeda-beda.

“Apalagi jika siswa sebelumnya sudah sakit, tentu ini akan mempengaruhi kondisi fisik dan psikis siswa yang tegang karena situasi Ujian. Untuk selanjutnya, Dinas Kesehatan melalui Puskesmas di tiap kecamatan akan mengirim tenaga medis untuk mengantisipasi kejadian serupa,” ungkap dr. Rita.

“Ketegangan ini akan berkurang jika pihak sekolah dapat menciptakan suasana lebih santai ketika istirahat misalnya. Seperti yang kita lihat disini, saya kira dengan memperdengarkan musik bagi anak-anak saat istirahat, ini merupakan salah satu cara sekolah untuk mengurangi ketegangan siswa saat UN,” lanjut dr. Rita.

SISWA TUNA NETRA TETAP IKUTI UN

Lain Ama, lain pula Irfan Abdul Jabbar. Siswa yang memiliki keterbatasan dalam penglihatannya ini, tetap diizinkan mengikuti Ujian Nasional di MAN 1 Kota Sukabumi. Ditemui pada hari kedua UN, Rabu, 23 April 2008, Irfan mengaku, meski seorang tuna netra, ia tidak mengalami kesulitan dalam mengerjakan soal-soal UN. Dengan merendah Irfan mengatakan memang ada beberapa soal yang dianggapnya sulit, namun ia berharap, tetap dapat mengikuti UN hingga selesai.

Pembantu Kepala Madrasah Bidang Kurikulum, Suprijadi, menjelaskan, sejak Pemerintah Kota Sukabumi mencanangkan program pendidikan inklusi pada tahun 2005 lalu, MAN 1 Kota Sukabumi memberikan fasilitas bagi siswa berkebutuhan khusus yang mengikuti UN di sekolah ini. Termasuk Irfan, siswa MA Al-Istiqomah yang menggabungkan UN tahun 2008 ini ke MAN 1 Kota Sukabumi. Irfan mengikuti UN di ruangan khsusus didampingi Ufah, orang kepercayaan ayahnya yang ditugasi untuk membacakan soal dan mengisi lembar jawaban komputer.

Irfan yang mengalami kebutaan sejak umur 9 tahun karena kecelakaan, tidak berkecil hati. Meski kemampuan belajarnya agak kurang karena keterbatasan yang ia miliki, namun ia optimis dapat menjalani UN tahun ini.

Dalam beberapa hal, Irfan mengaku sempat kesulitan. Seperti belum adanya alat bantu yang memudahkan dalam mengerjakan soal hitungan. Terlebih rumus-rumus yang rumit seperti dalam pelajaran matematika dasar. Untuk pelajaran berhitung, Irfan mengaku ia hanya mampu mengingat penambahan, pengurangan, pengalian dan pembagian. Irfan berharap ada sumbangan alat bantu baik dari pihak pemerintah maupun swasta untuk membantu siswa-siswa yang memiliki keterbatasan seperti dirinya untuk dapat memudahkan belajar.

 
Rabu, 26 Maret 2008
300 SISWA SIAP MERIAHKAN HUT BHAYANGKARA TINGKAT NASIONAL
Reporter : Ratna Nurseha
 

Sebanyak 300 orang siswa dari 18 Sekolah Dasar se-kota Sukabumi, serius mengikuti latihan persiapan HUT Bhayangkara Tingkat Nasional. HUT Bhayangkara ke-62 yang jatuh pada tanggal 1 Juli 2008 nanti, secara nasional akan dipusatkan di Kota Cilegon Propinsi Banten.

Demikian ditandaskan Kanit Dikjasa Polresta Sukabumi, Agus Herman, Rabu, 26 Maret 2008, disela-sela pembinaan dan latihan para siswa Patroli Keamanan Sekolah, yang akan tampil pada HUT Bhayangkara tingkat nasional 1 Juli 2008 mendatang.

“Menurut rencana, acara ini akan dihadiri Presiden RI, Susilo Bambang Yudhoyono, Kapolri, dan sejumlah pejabat Kepolisian RI,” ungkap Agus.

Latihan dan pembinaan bagi siswa PKS ini, dimulai sejak Januari lalu. Meliputi pelajaran baris berbaris, pembinaan mental, dan pemberian motivasi. Melibatkan para Pembina Patroli Keamanan Sekolah dari Polresta Sukabumi, Secapa Polri dan Dinas P dan K Kota Sukabumi. Sedangkan para siswa yang terlibat, berasal dari sekolah-sekolah yang ditunjuk Dinas P dan K Kota Sukabumi.

Sementara itu, Koordinator latihan, Yanti, mengharapkan, untuk memotivasi para siswa agar lebih bersemangat mengikuti latihan, kiranya Pemerintah Kota Sukabumi dapat memberi perhatian dan dukungan, baik moril maupun materil. Karena pada saatnya nanti, para siswa ini bukan hanya membawa nama Polresta Sukabumi, tetapi lebih luas lagi membawa nama baik Kota Sukabumi di tingkat Nasional.

 
Sabtu, 22 Maret 2008
KOPERASI DWP SERAHKAN ZAKAT MAAL, BEA SISWA DAN HADIAH
Reporter : ENDANG SUMARDI
 

Koperasi Dharma Wanita Persatuan (DWP) “Reugreug Pageuh” Kota Sukabumi, menyerahkan zakat maal kepada BAZ Pemda Kota Sukabumi sebesar 5 juta rupiah, serta bea siswa kepada 20 anak SD dan SMP, puta-putri anggota koperasi golongan 2, 1 dan Pegawai Honorer, masing-masing sebesar 175 ribu rupiah.

Selain itu, juga menyerahkan iuran tahunan dan bantuan kepada Dekopinda Kota Sukabumi sebesar 1 juta 120 ribu rupiah, serta hadiah kepada 3 orang bendahara terbaik, yakni Dhini Koes Endang dari Unit Setda, Maman Sutisna dari Dinas Pol PP dan Kesbang, serta Nasrudin dari Dinas Perhubungan.

Kemudian kepada 3 orang anggota penyimpan manasuka terbanyak, antara lain Dra. Lilis Astri, M.M. dari Unit Dinas P dan K, Hajah Titin Sulastri, S.H. dari BKD, dan Anne Nurwidayanti dari BKD. Selanjutnya kepada 3 orang anggota penyimpan terbesar, masing-masing Dra. Lilis Astri, M.M. dari Unit Dinas P dan K, Encum Sumiati dari Bawasda, dan Hajah Titin Sulastri, S.H. dari BKD, serta kepada 3 orang anggota pemberi jasa terbanyak, masing-masing Juariah Sukiman dari Unit Kantor Depag, Encum Sumiati dari Bawasda, dan Dra. Hajah Lilis Astri, M.M. dari Dinas P dan K.

Zakat maal, bea siswa dan hadiah tersebut, diserahkan Ketua DWP Kota Sukabumi, Hajah Esih Muraz, pada Rapat Anggota Tahunan (RAT) Koperasi DWP “Reugreug Pageuh” Kota Sukabumi, Selasa lalu, di Gedung Juang 45.

Program lainnya yang tidak kalah menarik dari Koperasi DWP “Reugreug Pageuh” Kota Sukabumi, yakni pada tahun 2007 memberangkatkan 3 orang pengurus dan pengawas, untuk melaksanakan umroh ke tanah suci Mekah, serta memberi bantuan kursus komputer gratis kepada putera-puteri anggota.

Sedangkan untuk tahun 2008, akan memberangkatkan 3 orang pengurus dan pengawas untuk melaksanakan umroh ke tanah suci Mekah, serta kursus Bahasa Inggeris gratis bagi putera-puteri anggota. Sementara program untuk tahun 2009 dan seterusnya, Koperasi DWP “Reugreug Pageuh” Kota Sukabumi, setiap tahun akan memberangkatkan masing-masing 2 orang anggota, untuk melaksanakan umroh ke tanah suci Mekah, dengan cara diundi.

 
Senin, 17 Maret 2008
WALIKOTA SUKABUMI SERAHKAN BAGUS KEPADA 212 SISWA SMK
Reporter : ENDANG SUMARDI
 

Walikota Sukabumi, H. Mokhamad Muslikh Abdussyukur, S.H., M.Si., menyerahkan Bantuan Gubernur Untuk Siswa (BAGUS), kepada 212 siswa SMK dari 17 SMK se Kota Sukabumi, masing-masing siswa sebesar 750 ribu rupiah.

Bantuan tersebut diserahkan kepada 17 Kepala SMK se Kota Sukabumi, pada Upacara Hari Kesadaran Nasional, Senin pagi, 17 Maret 2008, bertempat di Halaman Apel Setda Kota Sukabumi.

Dalam sambutannya Walikota Sukabumi menjelaskan, pendidikan merupakan salah satu pilar, dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Untuk itu, peningkatan akses masyarakat terhadap pendidikan yang berkualitas, bukan saja menjadi suatu keharusan, melainkan telah menjadi mandat bagi bangsa Indonesia, sesuai tujuan Negara Indonesia, sebagaimana tertuang dalam Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945, diantaranya melindungi, mencerdaskan dan menyejahterakan seluruh rakyat.

Ditandaskannya, pelayanan dalam bidang pendidikan tidak terbatas hanya dengan memberi akses kepada masyarakat untuk memper-oleh pendidikan secara merata, akan tetapi seluruh masyarakat harus memper-oleh pendidikan yang berkualitas.

Walikota Sukabumi mengharapkan, dengan diserahkannya BAGUS tersebut, dapat meningkatkan mutu pendidikan masyarakat Kota Sukabumi, untuk menunjang peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Sukabumi, yang saat ini telah mencapai angka 76.

Pada bagian lain sambutannya, Walikota Sukabumi berharap kepada seluruh PNS di lingkungan Pemerintah Kota Sukabumi, agar senantiasa ber-upaya optimal meningkatkan peran dan tanggung-jawab, guna mewujudkan aparatur pemerintah yang professional, bersih dan tidak tercela, guna mewujudkan kepemerintahan yang baik atau “good governance”, sekaligus mewujudkan pemerintahan yang amanah berparadigma surgawi, yakni pemerintahan yang adil dan jujur, menuju masyarakat yang “hayattan thayyibah”.

 
Kamis, 13 Desember 2007
SEBANYAK 1600 SISWA IKUT PERAGAAN MANASIK HAJI
Reporter : ENDANG SUMARDI
 

Sebanyak 1600 siswa RA, TK Islam, TAAM dan PAUD se Kota Sukabumi, Kamis pagi, 13 Desember 2007, bertempat di lapangan Merdeka, secara antusias mengikuti peragaan Manasik Haji Tahun 2007.

Kepala Kantor Departemen Agama Kota Sukabumi, K.H. Abu Bakar Sidiq, M.Ag., dalam sambutannya saat membuka secara resmi kegiatan tersebut menjelaskan, peragaan Manasik Haji bagi siswa RA, TK Islam, TAAM dan PAUD se Kota Sukabumi ini, merupakan program tahunan IGRA Kota Sukabumi, sebagai salah satu media pengenalan praktik ibadah haji, baik bagi para pendidik maupun para peserta didik usia pra sekolah.

Diharapkannya, melalui kegiatan tersebut dapat meningkatkan motivasi bagi para guru dan orang tua murid, untuk melaksanakan ibadah haji. Selain itu, juga dapat meningkatkan syi’ar dan da’wah islamiyah, silaturahmi dan peningkatan keberhasilan pembelajaran Pendidikan Agama Islam, sesuai peran dan fungsi IGRA sebagai salah satu sarana untuk meningkatkan profesionalisme guru-guru RA, TK Islam, TAAM dan PAUD, dalam melaksanakan tugas dan fungsi sebagai pendidik dan pengajar.

Adapun tema yang diangkat dalam pelaksanaan kegiatan tersebut, yakni “Melalui Peragaan Manasik Haji Tahun 2007, Kita Ciptakan Generasi Islam yang Soleh dan Solehah”.

Sementara Ketua Panitia Penyelenggara, Irma Hermawati, dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada semua pihak, khususnya kepada pihak Pemerintah Kota Sukabumi, Kantor Departemen Agama Kota Sukabumi, para guru dan segenap orang tua siswa, yang telah berpartisipasi aktif baik berupa moril maupun materil, sehingga peragaan Manasik Haji Tahun 2007 bagi siswa RA, TK Islam, TAAM dan PAUD se Kota Sukabumi ini, dapat dilaksanakan dengan baik, lancar, aman dan tertib, sesuai harapan semua pihak.

 
Rabu, 15 Agustus 2007
BEASISWA YL GN-OTA
Reporter : Riksan Satyaprawira
 

Pendidikan merupakan hak semua masyarakat tanpa pandang kelas. Oleh karena itu merupakan suatu tugas dan kewajiban bersama antara pemerintah dan masyarakat dalam hal memberikan hak kepada seluruh lapisan masyarakat untuk mengenyam pendidikan. Yayasan Lembaga GNOTA ( Gerakan Nasional Orangtua Asuh ) merupakan sebuah yayasan yang bertujuan agar setiap anak – anak usia sekolah yang kebetulan berasal dari keluarga tidak mampu, dapat terus mengenyam pendidikan yang layak. Hal inilah yang dapat dijadikan kesimpulan dari sambutan Walikota Sukabumi yang dibacakan oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan kota Sukabumi, Ir.H.F.Kusumajaya, MM., pada acara penyerahan beasisiwa kepada anak asuk SD/MI, SMP/MTs dan SMK/SMA, hari Rabu 15 Agustus 2007 bertempat di Ruang Pertemuan Setda Kota Sukabumi.

Sedangkan dalam laporannya, Ketua YL GN-OTA Kota Sukabumi, Ny.Hj.Esih Muraz menyampaikan bahwa pada saat ini orang tua asuh berjumlah 40 orang, yang terdiri dari orangtua asuh untuk SD/MI sebanyak 32 orang dan orang tua asuh untuk MSP/MTs sebanyak 8 orang. Sedangkan anak asuh berjumlah 73 orang yang terdiri dari SD/MI sebanyak 32 orang, SMP/MTs/PKBM sebanyak 17 orang, dan untuk tingkatan SMA/SMK/MA sebanyak 4 orang. Untuk kali ini ada peralihan bagi 4 orang anak asuh tingkatan SMA/SMK/MA walaupun dari bantuan 40 orangtua asuh ditujukan bagi SMP/MTs/PKBM. Namun karena 4 orang anak asuh ini sangat membutuhkan maka diadakan pengalihan bantuan. Sedangkan untuk 20 orang anak asuh, bantuan disalurkan langsung oleh orangtua asuh yang bersangkutan.

Sedangkan dana bantuan yang diberikan pada kesempatan kali ini adalah sebesar Rp.8.980.000,- dengan rincian Rp.3.940.000 untuk 32 anak SD/MI, Rp.4.080.000,- diberikan kepada 17 anak SMP/MTs, dan sebanyak Rp.960.000 diberikan kepada 4 orang anak asuh tingkatan SMA/SMK/MA. Selain itu juga setiap anak asuh diberikan bantuan pakaian seragam sekolah.

 
Senin, 2 Juli 2007
SISWA KELAS 6 SD LULUS 100 PERSEN
Reporter : ENDANG SUMARDI
 

Siswa kelas 6 SD di Kota Sukabumi, dalam ujian tahun pelajaran 2006-2007 lulus 100 persen. Sedangkan siswa SMP lulus 99,98 persen, dan siswa SMA lulus 98,8 persen.

Demikian disampaikan Kasi Kesiswaan pada Bidang Prapendas Dinas P dan K Kota Sukabumi, Dian Anggraeni, M.M.Pd., saat memberi sambutan pada acara syukuran kenaikan kelas dan pelepasan siswa kelas 6 SDN Benteng 2, Sabtu 30 Juli 2007, di Aula SD setempat.

Dijelaskannya, seluruh siswa SMP dan SMA yang tidak lulus, telah mengikuti ujian Paket “B” dan Paket “C”. Diharapkannya bisa lulus 100 persen, sehingga dapat melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi.

Pada bagian lain sambutannya, Kasi Kesiswaan mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Kepala, Komite Sekolah dan Dewan Guru SDN Benteng 2, yang telah secara optimal mendukung berbagai program pemerintah khususnya Dinas P dan K, sehingga berbagai program yang digulirkan dapat berjalan lancar dan membuahkan hasil yang cukup membanggakan semua pihak.

Sementara Kepala SDN Benteng 2, Tuti Ruslilawati, S.Pd., dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada jajaran Komite Sekolah dan orang tua murid, yang telah memberi dukungan dan bantuan baik berupa moril maupun materil, sehingga acara syukuran kenaikan kelas dan pelepasan siswa kelas 6 SD tersebut dapat terwujud, berjalan lancar, aman dan tertib.

Ditandaskannya, siswa kelas 6 “A” dan “B” yang berjumlah 61 orang lulus 100 persen, dengan meraih nilai di atas rata-rata. Adapun nilai tertinggi pertama 7,15 diraih Monik Suandari siswi kelas 6 “B”, dan nilai tertinggi kedua 7,12 diraih Muhammad Taufiq Satia Nugraha siswa kelas 6 “A”.

Kepada siswa kelas 6, Tuti Rustilawati berharap, agar seluruhnya melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi, baik ke SMP Negeri dan Swasta, maupun ke SMP Terbuka, atau ke Madrasah Tsanawiyah dan PKBM Paket “B”.

Ditandaskan pula, SDN Benteng 2 setiap tahun mengalami peningkatan yang cukup signifikan, baik kualitas maupun kuantitas siswa, termasuk proses Kegiatan Belajar Mengajar dalam berbagai bidang pendidikan. Keberhasilan tersebut dapat diraih, berkat kerja keras dan jalinan kerja-sama yang harmonis antara Kepala Sekolah dengan Dewan Guru, termasuk dengan seluruh siswa, serta dukungan orang tua murid baik berupa moril maupun materil, dalam menunjang proses dan kelancaran Kegiatan Belajar Mengajar.

Sementara Ketua Komite Sekolah setempat, Tri Kartika, dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada Kepala Sekolah dan Dewan Guru, yang telah ber-upaya optimal mendidik seluruh siswa dalam berbagai bidang pendidikan, baik intra maupun ekstra kurikuler, sehingga sejumlah siswa SD Benteng 2 bisa meraih prestasi, baik dalam bidang akademik maupun non akademik.

Dalam pada itu, Ketua Panitia Penyelenggara, Deri Koswari, S.Pd. menjelaskan, dilaksanakan acara tersebut merupakan program tahunan sekaligus sebagai akuntabilitas sekolah kepada segenap orang tua murid, khususnya dalam bidang pendidikan non akademik. Selain itu, juga dalam rangka upaya melestarikan dan mengembangkan kreatifitas siswa dan guru dalam bidang kesenian, khususnya seni Sunda.

Acara syukuran yang bertemakan “Kenaikan dan Perpisahan Kelas 6 Kita Wujudkan Siswa dan Alumni yang Kreatif Berpola Pikir Positif dan Cinta Almamater” ini, dimeriahkan berbagai jenis kesenian, baik tradisional maupun modern. Diantaranya Upacara Adat, Tari Klasik dan Modern, Rampak Sekar, Anggana Sekar, Pembacaan Piisi, Solo, Paduan Suara dan Vocal Group, kreasi guru dan siswa SD setempat.

Seluruh jenis kesenian yang ditampilkan, sangat menarik dan membuat terharu seluruh siswa, orang tua murid dan undangan, terlebih Tari Jaipong yang ditampilkan salah seorang siswi kelas 5 “A”, Nanda, diiringi lagu “Maung Lugay”, selaras dengan gerak sang penari yang cukup atraktif dan dinamis.

Dalam kesempatan tersebut, diserahkan berbagai hadiah kepada siswa yang berprestasi, dari kelas 1 sampai kelas 6.

Adapun yang hadir pada kesempatan tersebut, diantaranya para Pengawas TK-SD/ Penilik PLS/ jajaran Komite Sekolah, orang tua murid, siswa dan undangan lainnya.

 
Selasa, 18 Juli 2006
SISWA AKPER MELAKSANAKAN KULIAH KERJA NYATA DI KELURAHAN KARANG TENGAH
Reporter : Endang Sumardi
 

Sebanyak 78 Siswa Akper Kota Sukabumi, dari tanggal 17 hingga 29 Juli 2006, melakukan Kuliah Kerja Nyata di wilayah Kelurahan Karangtengah.

Kedatangan ke-78 siswa tersebut, diterima Lurah Karangtengah, Soleh, S.Ip., Senin 17 Juli 2006, di Ruangan Pertemuan Kelurahan setempat, untuk selanjutnya ditempatkan di 4 wilayah RW, yakni di wilayah RW 2 Situawi, RW 5 Ciseureuh, RW 11 Situawi, dan wilayah RW 16 Kampung Leles.

Dalam sambutanya Lurah Karangtengah menjelaskan, penempatan ke-78 siswa Akper tersebut, didasarkan pada hasil monitoring Lurah Karangtengah dan Kepala Puskesmas Karangtengah, karena mayoritas penduduk di ke-4 wilayah RW tersebut, sangat membutuhkan bimbingan kesehatan, termasuk kesehatan lingkuangan.

Diharapkannya, dengan kehadiran ke-78 siswa Akper tersebut, dapat meningkatkan pengetahuan dan wawasan serta perilaku hidup sehat masyarakat Kelurahan Karangtengah, khususnya warga RW 2, RW 5, RW 11 dan RW 16.

Pada bagian lain sambutannya, Soleh menjelaskan, luas wilayah Kelurahan Karangtengah seluruhnya mencapai 249.6 hektar, dihuni oleh 12.163 jiwa, yang terdiri dari 6.183 jiwa laki-laki dan 5.980 jiwa perempuan, tersebar di 16 wilayah RW dan 67 RT. Sedangkan sarana kesehatan yang telah ada, yakni 1 Puskesmas dan 16 Pos Yandu.

Sementara sejumlah masyarakat yang turut serta hadir menyambut kedatangan ke-78 siswa tersebut, mengucapkan terimakasih kepada semua pihak, khususnya kepala Lurah dan Kepala Puskesmas Karangtengah, yang telah menempatkan para siswa Akper tersebut, untuk melakukan Kuliah Kerja Nyata di wilayah RW 2, RW 5, RW 11 dan di wilayah RW 16. Sebab kata sejumlah masyarakat, dengan kehadiran para siswa Akper terebut sangat besar manfaatnya, terutama dalam meningkatkan pengetahuan dan wawasan, serta perilaku hidup sehat masyarakat, khususnya di ke-4 wilayah RW tersebut, umumnya di Kelurahan Karangtengah

 
Kamis, 16 Maret 2006
Walikota Sukabumi Terima Siswa DIKTUKPA POLRI Reguler 33 Tahun 2006
Reporter : Deden Dendayasa
 

Kota sukabumi secara geografis dikelilingi oleh daerah pegunungan, memiliki luas 48, 231 km2 diapit oleh dua kota besar, Bandung dan Jakarta, dengan udara sejuk, kota Sukabumi secara adiministratif terbagi 7 kecamatan dan 33 kelurahan. Letak yang sangat strategis, menjadikan penduduknya berjumlah 269.142 jiwa dipengaruhi oleh dinamika yang terjadi di Bandung dan Jakarta terutama dalam perkembangan sosial dan budaya. Walikota Sukabumi, H. Mokh. Muslikh, S.H., M.Si., pada upacara penerimaan siswa Diktukpa Polri reguler 33 tahun 2006 yang dilangsungkan baru-baru ini (7/3) di lapangan Sutadi Ronodipuro Secapa Polri Sukabumi dengan dihadiri Anggota Wakil Ketua DPRD, unsur Muspida tingkat II, Kepala Secapa Polri , Alim ulama dan tokoh masyarakat serta para siswa diktukpa. Eksistensi Secapa Polri, secara history background lahir sejak pemerintahan hindia belanda , merupakan aset yang sangat berharga bagi pemerintah kota sukabumi, terlebih diselaraskan dengan visi Kota Sukabumi, sebagai pusat pelayanan jasa terpadu di bidang perdagangan, pendidikan dan kesehatan. Keberadaan Secapa Polri dan kehadiran para siswanya dari seluruh pelosok tanah air, telah memberikan warna tersendiri dalam kehidupan masyarakat Kota Sukabumi. Ditegaskan H. Mokh. Muslikh Abdussyukur, S.H., M.Si., dalam berinteraksi, masyarakat kota sukabumi memiliki toleransi yang cukup tinggi terhadap kehadiran para pendatang dari manapun, termasuk kehadiran para siswa diktukpa polri setiap angkatan, sikap seperti ini menjadikan kehidupan masyarakat Kota Sukabumi relatif tentram , aman dan nyaman. Lebih lanjut dikemukakan Walikota, banyaknya polisi di Kota Sukabumi, cukup berpengaruh kepada pembinaan tertib lalu lintas, dapat kami informasikan “ bahwa Kota Sukabumi pada tahun 2006 ini untuk keenam kalinya akan menerima penghargaan pemerintah berupa piala Wahana Tata Nugraha dari Presiden RI, atas prestasi dalam bidang tata tertib lalu lintas. Prestasi yang diraih, tentunya sebagai bukti keberhasilan dari aspek kebijaksanaan transportasi yang ditempuh, karena pelaksanaan koordinasi yang baik antara pemerintah daerah, unsur-unsur penegak hukum, pengguna jalan dan masyarakat pada umumnya. “ Kami menerima secara resmi para siswa Diktukpa polri reguler angkatan 33 menjadi warga kota Sukabumi, dengan harapan, semoga dapat menjalani masa pendidikan di Secapa Polri sesuai program yang telah ditetapkan “ Selama menjadi warga kota Sukabumi, tentunya para siswa dapat berakulturasi secara positif dengan warga-warga lainnya dan mampu memberikan dorongan terhadap visi pemerintah kota Sukabumi untuk mewujudkan, pemerintahan yang amanah berparadigma surgawi, yaitu pemerintahan yang dijalankan secara adil dan jujur untuk mencapai kehidupan masyarakat yang tertib, aman, dan sejahtera lahir maupun bathin”.

 
   
Pemerintah Kota Sukabumi
Jl. R. Syamsudin, S.H. No. 25 Telepon/Fax (+62266) 221123
Sukabumi, Jawa Barat - Indonesia
Kantor Komunikasi dan Informatika Kota Sukabumi 2013