| Home | Berita | Booklet Kota Sukabumi | Forum | Harga Bahan Pokok | perubahan waktu Kamis, 24 April 2014
Berita Utama

4/24/2014
KEMAJUAN DAERAH DINILAI DARI TINGKAT KEMAJUAN PEREKONOMIANNYA
 
4/24/2014
KUMKM MEMAINKAN PERANAN YANG SANGAT VITAL
 
4/24/2014
DWP KOTA SUKABUMI IKUT SOSIALISASI BAHAN PANGAN ASAL HEWAN
 
Untitled Document
 
Jumat, 26 Oktober 2012
SALAH SATU BULAN YANG DIMULIAKAN ALLAH YAKNI BULAN DZULHIJJAH
Reporter : ENDANG SUMARDI
 

Salah satu bulan yang dimuliakan Allah, yakni bulan Dzulhijjah, yang juga disebut bulan besar. Selain itu, bulan Dzulhijjah juga memiliki arti sebagai bulan musim haji. Sedangkan bulan Dzulhijjah disebut bulan besar, karena dalam bulan ini, terdapat peristiwa besar. Demikian disampaikan Pimpinan Pondok Pesantren (Pontren) AL-Asyariyah, Kelurahan Tipar, Kecamatan Citamiang, Kota Sukabumi, K.H. Ayi Rustandi Asyari, S.Pdi., saat menyampaikan Hutbah Idul Adha Tingkat Kota Sukabumi Tahun 1433 Hijriyah, bertempat di Lapangan Merdeka Kota Sukabumi, hari Jumat pagi, 26 Oktober 2012.

Dikatakannya, kebesaran peristiwa pada bulan Dzulhijjah ini, ditandai dengan berkumpulnya jutaan umat Islam di Padang Arafah, dari berbagai belahan dunia, tepatnya pada setiap tanggal 9 Dzulhijjah, sebagai puncak rangkaian ibadah haji, atau disebut AL-Hajju AL-Arafah. Dikatakan pula, jutaan umat Islam tersebut, berkumpul dalam muktamar akbar atau kongres raksasa, untuk mendekatkan diri atau takhorrum kepada Allah, dalam menyempurnakan Rukun Islam yang kelima.

Kemudian pada setiap tanggal 10 Dzulhijjah, seluruh umat Islam merayakannya sebagai Idul Adha atau disebut juga Hari Raya Idul Qurban, karena hal tersebut berkaitan dengan peristiwa sejarah, yang dialami oleh Nabi Ibrahim alaihi salam, puluhan abad yang silam. Diungkapkannya, peristiwa tersebut diawali dengan terjadinya dialog antara Allah dengan para malaikat, yakni para malaikat menanyakan kepada Allah, kenapa memberikan gelar kepada Ibrahim sebagai Kholilullah atau Kekasih Allah?, padahal Ibrahim ini sebagai salah seorang yang disibukan dengan kekayaan dan keluarganya. Pertanyaan para malaikat tersebut dijawab oleh Allah, kalian jangan menilai Ibrahim dengan ukuran lahiriyah, tapi lihatnya dengan hati dan amati perbuatannya. Kemudian Allah mengizinkan para malaikat, untuk menguji keimanan dan ketaqwaan Ibrahim, yang ternyata kekayaan dan keluarganya, sama sekali tidak melalaikannya berbhakti kepada Allah.

Diungkapkan pula, sudah menjadi kebiasaan Nabi Ibrahim, berqurban 1.000 ekor domba, 300 ekor sapi dan 100 ekor unta. Yang membuat takjub manusia dan malaikat, karena Nabi Ibrahim senantiasa berkata, hewan yang diqurbankan di jalan Allah tersebut bukan miliknya. Oleh karenanya, bagi umat Islam yang memiliki kemampuan, disunnahkan memotong hewan qurban, yang dagingnya dibagikan kepada fakir miskin. Adapun maksud dan tujuannya, agar umat Islam memiliki kepekaan sosial yang tinggi, serta senantiasa memerhatikan kepentingan orang lain dan masyarakat umum. Selain itu, juga untuk bertaqorrub kepada Allah, supaya mendapatkan pertolongannya.

 
   
Pemerintah Kota Sukabumi
Jl. R. Syamsudin, S.H. No. 25 Telepon/Fax (+62266) 221123
Sukabumi, Jawa Barat - Indonesia
Kantor Komunikasi dan Informatika Kota Sukabumi 2013