| Home | Berita | Booklet Kota Sukabumi | Forum | Harga Bahan Pokok | perubahan waktu Sabtu, 19 April 2014
Berita Utama

4/18/2014
UJIAN DINAS PNS TINGKAT I DAN II UNTUK PERIODE 1 OKTOBER 2014
 
4/18/2014
KEBERHASILAN KELURAHAN KARAMAT MERAIH JUARA LOMBA KELURAHAN 2014
 
4/18/2014
KOMODITI BERAS CIHERANG ALAMI PENURUNAN HARGA 2,2 PERSEN
 
Untitled Document
 
Rabu, 19 Januari 2011
KEBERHASILAN SERTIFIKASI GURU DILIHAT DARI KUALITAS DAN KUANTITAS LULUSAN
Reporter : ENDANG SUMARDI
 

Keberhasilan Sertifikasi Guru, dilihat dari kualitas dan kuantitas lulusan. Apabila kedua indikator tersebut masih rendah, menandakan bahwa program tersebut belum mampu meningkatkan kualitas guru. Padahal program tersebut, merupakan salah satu program pemerintah, untuk meningkatkan kualitas guru. Demikian disampaikan Wakil Walikota Sukabumi, Doktor H. Mulyono, M.M., saat membuka secara resmi, pelaksanaan Sosialisasi Sertifikasi Guru Dalam Jabatan, yang diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan Kota Sukabumi, di Gedung Juang 45 Kota Sukabumi, hari Selasa, 18 Januari 2011.

Wakil Walikota Sukabumi mengatakan, banyaknya lulusan Sekolah Lanjutan Atas (SLA) yang diterima di Perguruan Tinggi dan diterima bekerja di berbagai perusahaan, merupakan indikator keberhasilan guru. Namun lulusan SLA yang diterima di Perguruan Tinggi dan diterima bekerja di berbagai perusahaan tersebut, baru keberhasilan secara kuantitas saja. Sedangkan keberhasilan secara kualitas, harus memenuhi beberapa indikator. Diantaranya, setiap lulusan sekolah harus diterima oleh warga masyarakat, serta memiliki kecerdasan emosional. Dengan demikian, setiap lulusan sekolah bukan hanya pintar, akan tetapi juga harus mampu mengendalikan diri, dari berbagai hal yang melanggar norma agama dan hukum. Dikatakan pula, dengan masih adanya aksi vandalisme dan tawuran pelajar, merupakan salah satu indikator belum berhasilnya guru, dalam mendidik para siswanya secara berkualitas. Terlebih setelah para siswanya lulus, tidak mencerminkan sebagai orang yang terdidik.

Untuk itu, Wakil Walikota Sukabumi mengharapkan, dengan adanya Program Sertifikasi Guru ini, jangan dijadikan alat untuk meningkatkan penghasilan saja, akan tetapi juga harus dijadikan alat untuk meningkatkan kualitas guru. Sebab apabila Program Sertifikasi Guru ini dijadikan alat untuk meningkatkan kualitas guru, kesejahteraan warga masyarakat akan meningkat. Karena para siswa dan lulusannya akan berkualitas.

Sementara Kasubbag Kepegawaian Dinas Pendidikan Kota Sukabumi, Dian Sucianti, S.E., M.M. menjelaskan, kuota Sertifikasi Guru untuk tahun 2011, seluruhnya berjumlah 511 orang. Sedangkan Guru Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Kota Sukabumi, seluruhnya berjumlah 2.500 orang lebih, dan yang telah tersertifikasi baru setengahnya, yakni baru 1.257 orang. Sementara Guru Non PNS di Kota Sukabumi, seluruhnya berjumlah 1.427 orang, dan yang telah menerima Inpassing baru 143 orang.

Dikatakannya, dengan program inpassing tersebut, penghasilan Guru Non PNS dengan Guru PNS akan sama, apabila kedudukan dan posisi jabatannya sama. Dikatakan pula, Dinas Pendidikan Kota Sukabumi telah mengajukan sebanyak 427 Guru Non PNS, kepada Kementerian Pendidikan Nasional (Kemendiknas), untuk mendapatkan Inpassing. Adapun target Dinas Pendidikan Kota Sukabumi, yakni pada tahun 2012, Guru Non PNS di Kota Sukabumi yang tidak mengajar di sekolah negeri, seluruhnya telah menerima Inpassing.

 
   
Pemerintah Kota Sukabumi
Jl. R. Syamsudin, S.H. No. 25 Telepon/Fax (+62266) 221123
Sukabumi, Jawa Barat - Indonesia
Kantor Komunikasi dan Informatika Kota Sukabumi 2013